Showing posts with label May 29. Show all posts
Showing posts with label May 29. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

'Pesbukers' Dapat Teguran dari MUI, Begini Respons ANTV

ANTV berjanji akan mengevaluasi kualitas tayangan Pesbukers.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— MUI memberi sorotan khusus pada program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan di ANTV pada bulan Ramadhan 1440 H/2019 ini. Ramadhan tahun lalu, 2018, dua program ini termasuk lima program yang MUI rekomendasikan untuk dihentikan tayangannya, karena kontennya yang buruk, apalagi untuk bulan Ramadhan. Tahun ini tetap tayang, dan tanpa perubahan isi secara signifikan. 

Menyikapi teguran tersebut, GM Marketing Communication ANTV, Monica Desideria, mengatakan pihaknya sangat memperhatikan teguran MUI tersebut. Bahkan pihak televisi sudah menerima surat teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk kemudian ditindaklanjuti.

“Surat dari KPI sudah diterima bagian Corporate Communication melalui Bagian Regulatory siang ini,” ujarnya dalam keterangannya kepada Republika.co.id di Jakarta, Rabu (29/5).   

Monica memastikan, pihak ANTV akan melakukan evaluasi terhadap program Pesbukers. Mereka berjanji akan segera memperbaiki adegan yang ditampilkan dalam program Pesbuker agar layak disajikan selama Ramadhan.  

“Kami akan melakukan perbaikan atas masukan program Pesbukers tersebut. Akan segera kami eksekusi secepatnya,” kata Monica Desideria.

Dalam konferensi pers hari ini, Rabu (25/9), MUI menegaskan kedua program tersebut mengandung konten tayangan yang tak sejalan dengan nafas Ramadhan. 

Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi, mengatakan tayangan yang dibintangi Luna Maya, Vega, Raffi Ahmad, Angel Lelga, Ayu Ting-ting, Aziz, Ruben, Eko Patrio, Zaskia Gotik ini banyak berisi dialog dan adegan yang tidak pantas. 

Misal, adegan pelukan mesra, lama, dan erat antara Sangket dan Anjela, pasangan kekasih yang berulang tahun saat itu dan ditepuktangani oleh pemain lainnya.  

“Dari tahun ke tahun, Sahurnya Pesbukers tidak ada perubahan. Masih menayangkan canda berlebihan, saling ejek, hina-menghina dan hura-hura,” kata dia. 

Masduki menyerukan masyarakat tidak menonton program ini, apalagi anak-anak dan remaja. Dunia iklan disarankan tidak mendukung program yang tidak mendidik dan berselera rendah seperti ini. Komisi I DPR yang membidangi penyiaran, perlu lebih serius menempuh langkah-langkah yang membuat industri televise lebih mematuhi regulasi, nilai agama, dan asas-asas kepatutan dan kesopanan dalam masyarakat. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ws9Hhq
May 29, 2019 at 09:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ws9Hhq
via IFTTT
Share:

Kebersamaan Sahur Ibu Shinta Nuriah dengan Kaum Dhuafa

Ibu Shinta Nuriah melaksanakan sahur bersama dengan kaum dhuafa marginal.

REPUBLIKA.CO.ID, BONDOWOSO— Setiap Ramadhan tiba, hampir setiap hari Ibu Shinta Nuriah Abdurrahman Wahid, berkeliling ke sejumlah tempat untuk mengajak para dhuafa dan kaum terpinggirkan melakukan buka puasa bersama.

Namun, mantan ibu negara itu telah meninggalkan kegiatan tersebut. Bukan berarti dia meninggalkan kebiasaannya untuk bersantap bersama kaum tidak punya itu, melainkan hanya mengubah waktunya, dari berbuka bersama menjadi sahur bersama. 

Istri almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini memiliki alasan mengenai sahur bersma ini. "Kalau buka bersama itu kan bersama-sama membatalkan puasa, kalau sahur artinya bersama-sama mengajak orang berpuasa. Jadi daripada mengajak orang membatalkan puasa, saya sekarang memilih mengajak orang puasa. Kalau sahur bersama artinya kan saya mengajak orang besok berpuasa. Perkara besok setelah sahur bersama mereka puasa atau tidak, bukan urusan saya, yang penting saya sudah mengajak," kata perempuan berkerudung yang lahir di Jombang, Jawa Timur, 8 Maret 1948, ini dalam kegiatan sahur bersama dengan masyarakat di pendopo Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Rabu (29/5) dini hari .

Ibu Shinta yang dalam kegiatan itu didampingi Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin, Dandim Bondowoso Letkol Inf Tarmuji, Kapolres Bondowoso AKBP Febriansya dan sejumlah anggota Forkopimda itu juga mengemukakan alasan lainnya memilih kegiatan sahur keliling.

"Alasan lainnya karena kalau buka puasa bersama itu kan sudah banyak dan ada dimana-mana. Ada di masjid, hotel-hotel, rumah gedongan dan lainnya. Bahkan kadang yang mengundang untuk buka puasa bersama itu tidak puasa, termasuk kadang-kadang yang buka puasa bersama juga tidak puasa," katanya sambil tersenyum.

Ibu dari empat anak yang menyandang gelar magister humaniora atau MHum bidang kajian perempuan di Universitas Indonesia ini mengemukakan bahwa dalam kegiatan Ramadhan itu biasanya dia makan bersama dengan kuli bangunan, abang becak, pengamen, dan lainnya. Dia kemudian makan sahur bersama dengan mereka di kolong jembatan, di pasar-pasar atau di pinggir jalan bersama dengan para pengamen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JMWk47
May 29, 2019 at 09:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JMWk47
via IFTTT
Share:

Malam Nanti Arsenal Incar Dua Target Sekaligus

Trofi Liga Europa akan mengakhiri puasa trofi Arsenal selama 25 tahun lamanya.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Juru taktik Arsenal, Unai Emery, menegaskan timnya mengincar dua target saat menghadapi Chelsea di partai final Liga Europa pada Kamis (30/5) malam dinihari pukul 02.00 WIB nanti. Jika mampu memenangkan laga di Azarbaijan tersebut, The Gunners tidak hanya meraih trofi tapi sekaligus meraih tiket Liga Champions musim depan.

''Ada dua target di sini, tetapi target paling penting bagi kami adalah memenangkan gelar. Target kedua adalah membantu kita mencapai Liga Champions,'' kata Emery, seperti dilansir BBC Sports, Rabu (29/5).

Arsenal sebelumnya gagal meraih tiket Liga Champions lewat kompetisi domestik setelah hanya mampu finis di urutan kelima klasemen Liga Primer Inggris. Posisinya terpaut dua poin dari Chelsea yang mengamankan tiket Liga Champions dengan mengoleksi 72 poin di posisi ketiga klasemen Liga Inggris.

Jika sukses memenangkan laga di Baku nanti, Arsenal bukan hanya berpeluang tampil di turnamen Liga Champions musim depan. Klub asal London itu juga pastinya mengukir sejarah memenangkan trofi Liga Europa untuk pertama kalinya. Trofi tersebut sekaligus jadi gelar satu-satunya Mesut Oezil cs musim ini, yang mengakhiri puasa trofi selama 25 tahun lamanya.

Namun demikian, Emery menyadari bahwa Chelsea pun sangat berambisi membawa pulang trofi Liga Europa. Kedua tim asal London ini dinilainya bakal saling jegal dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Olimpiade, Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5) dini hari WIB nanti. ''Setiap gelar sangat penting bagi kami. Chelsea pastinya juga menginginkan gelar tersebut,'' kata Emery.

Bicara pengalaman mentas di laga final, Arsenal dan Chelsea sama-sama telah merasakan panasnya atmosfer pertandingan pamungkas Liga Europa. Namun, the Blues bisa dikatakan lebih difavoritkan karena pernah menjuarai trofi itu pada musim 2013 usai mengalahkan Benfica 2-1 di Stadion Johan Cruyff.

Sementara Arsenal yang akan tampil untuk kali kedua di final Liga Europa, sama sekali belum pernah meraih trofi tersebut. Di partai final 2000, the Gunners menyerah oleh Galatasaray lewat adu penalti dengan skor 1-4 di Stadion Parken, Denmark.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30RnLz1
May 29, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30RnLz1
via IFTTT
Share:

Tiga Masjid Biru Di Dunia

Sepanjang sejarah Islam, tercatat tiga masjid di dunia yang memiliki kekhasan.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Masjid merupakan tempat ibadah shalat umat Muslim. Setiap masjid memiliki keunikan dan kekhasannya sendiri. Keunikan dan kekhasan ini dapat dilihat dari pendiri, bentuk, bahkan warna cat yang digunakan. 

Sepanjang sejarah Islam, tercatat tiga masjid di dunia yang memiliki kekhasan. Masjid-masjid bersejarah tersebut dikenal dengan warna khas yang dimilikinya. Masjid biru, tidak hanya bentuknya yang khas, tiga masjid biru ini dinilai sebagai masjid biru tercantik di dunia.

Pertama, masjid biru di Turki, Masjid Sultan Ahmed. Masjid ini merupakan peninggalan bani Utsmaniyah. Kedua, masjid biru Yerevan di Armenia, peninggalan abad ke-18 dan ketiga masjid biru di Afghanistan. Berikut ini sekelumit sejarah ketiga masjid tersebut: 

Masjid Sultan Ahmed di Turki

Masjid biru Sultan Ahmed, hingga saat ini masih berfungsi sebagai masjid. Masjid ini dibangun antara 1609 dan 1616 selama pemerintahan Ahmed I.

Masjid ini dibangun oleh Mehmet Aga dengan arsitektur berdasarkan penggabungan dua prototipe rumah ibadah, yakni Aya Sofia dan Masjid Sulaiman. Di masjid ini juga terdapat pemakaman Raja Ahmed I, madrasah, dan rumah sakit.

Masjid ini disebut masjid biru karena sebagian besar interiornya berwarna biru. Interior biru dapat dilihat dinding masjid yang menggunakan ubin berwarna biru berhiaskan lukisan tangan sebanyak 20 ribu buah.

Selain dicat biru, dinding masjid ini juga dihiasi dnegna kaligrafi terbesar pada masanya. Kaligrafi ini dibuat oleh Sayyid Kasim Gubari.

Masjid ini dibangun sebagai bentuk penegasan bahwa bani Utsmani kembali berkuasa di wilayah Turki setelah berperang dengan Persia. Masjid ini menjadi masjid kekaisaran pertama setelah lebih dari 40 tahun mereka berkuasa.

Masjid Biru di Armenia

Masjid biru Yerevan merupakan satu-satunya masjid tersisa yang berada di Armenia. Masjid ini dibangun pada 1766 sekitar abad ke-18 di bawah Dinasti Safawiyah. Masjid biru dibangun di ibu kota Armenia, Yerevan, sehingga masjid ini pun disebut sebagai Masjid Yerevan.

Arsitekturnya seindah masjid biru di Turki. Masjid ini sempat ditutup oleh Pemerintah Soviet hingga Armenia merdeka pada 1990. Selama di bawah kendali Soviet, masjid ini hanya digunakan sebagai museum dengan beragam fasilitas, seperti ruang galeri foto hingga perpustakaan. Masjid biru Yerevan dikenal sebagai masjid biru terlihat dari kubah utamanya yang berwarna biru.

Masjid Biru Mazar I Sharif Afghanistan

Masjid biru ini terletak di Mazar i Sharif yang juga menjadi nama masjid ini. Masjid Mazar i Sharif dibagun pada masa Sultan Ahmad Sanjar penguasa Dinasti Seljuk pada 1512.

Masjid ini pernah rusak parah ketika agresi Genghis Khan pada 1220 M. Pada abad ke-15, Sultan Husayin Mirza Bayqarah kembali merenovasinya dan tetap mempertahankan kekhasan masjid ini dengan warna birunya.

Masjid ini konon terdapat makam sepupu Nabi Muhammad, Ali bin Abi Thalib. Meskipun klaim makamnya juga pernah disebutkan di Irak. Masjid ini besar dan indah dengan atap dan berlantai biru. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VVFp0F
May 29, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VVFp0F
via IFTTT
Share:

Mengapa Tiket Mudik Pesawat Mahal? Ini Penjelasan Kemenhub

Tiket mahal bukan untuk satu rute langsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan angkat bicara terkait informasi soal harga tiket pesawat yang meroket saat masa mudik Lebaran 2019 ini.  

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Nur Isnin Istiartono, mengatakan harga tiket yang terlampau mahal itu bukan untuk satu rute langsung, melainkan transit di lebih dari satu titik.

"Setelah dicek, rute Jakarta-Surabaya ternyata yang dibeli Jakarta-Makassar-Bali baru ke Surabaya," kata Isnin, saat konferensi pers Press Background "Strategi Jelang Masa Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2019", di Kemenhub, Jakarta, Rabu (29/5). 

Pernyataan tersebut, menyusul pemberitaan harga tiket pesawat mencapai Rp21 juta serta di sejumlah agen perjalanan daring (OTA) ditemukan tiket pesawat Jakarta-Balikpapan hingga Rp 8 juta.

Isnin mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan memperhatikan secara rinci dalam pembelian tiket. “Tanpa disadari itu, hati-hati,” katanya.

Isnin akan mengoordinasikan kepada agen perjalanan daring terkait harga tiket tersebut. "Kami koordinasi dengan online travel agent, jangan sampai penumpang lupa cek sehingga berpengaruh dengan tingginya harga tiket," katanya.

Isnin menyatakan saat ini belum ada maskapai yang melanggar tarif batas atas (TBA). "Kemarin kita dapatkan masukan melebih TBA, tapi hasil pengawasan tidak ada yang melibihi TBA," katanya pula. 

Sebelumnya, menjelang masa puncak mudik Lebaran Idul Fitri 1440 H, banyak masyarakat yang masih mencari tiket pesawat untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman. Sayangnya, masyarakat masih menemukan bahkan membeli tiket pesawat yang harganya tidak masuk akal untuk sekali perjalanan.

Sebelumnya, Republika.co.id mendapatkan informasi dari seseorang yang mengeluhkan adanya harga tiket Jakarta-Padang Garuda Indonesia dijual di agen penjualan tiket daring seharga Rp 6,8 juta. Meski mahal, tiket tersebut pun habis terjual. Padahal, Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri, TBA Jakarta-Padang untuk pesawat jet hanya sekitar Rp 1,4 juta.

Keluhan yang sama juga muncul, masyarakat menemukan penjualan tiket rute Jakarta-Pekanbaru Lion Air mencapai Rp 6,6 juta. Padahal, dalam aturan KM 106 Tahun 2019, TBA rute Jakarta-Pekanbaru hanya sekitar Rp 1,4 juta.

Tak hanya itu saja, Garuda Indonesia pada hari ini (29/5) juga membantah penjualan tiket pesawat Bandung-Medan seharga Rp 21 juta. Garuda juga sudah mengklaim tidak memiliki rute Bandung-Medan, tetapi yang ada hanya Jakarta-Medan dengan harga tiket Rp 2,1 juta dan sudah sesuai aturan TBA.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QteGaG
May 29, 2019 at 08:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QteGaG
via IFTTT
Share:

Netgrit Nilai Proses dan Hasil Penghitungan KPU Sudah Tepat

enurut Netgrit, kesalahan yang dilakukan KPU pada Pemilu 2019 tidak signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil pemantauan lembaga Netgrit terhadap proses penghitungan suara Pemilu 2019 menunjukkan hasil penghitungan pemilu oleh KPU RI berjalan dengan tepat dan tidak perlu diragukan. Menurut Netgrit, kesalahan yang dilakukan KPU pada Pemilu 2019 tidak signifikan.

"Kita tidak perlu ragu dengan apa yang dihasilkan KPU," ujar pendiri sekaligus peneliti senior Netgrit, Hadar Nafis Gumay dalam acara pemaparan hasil pemantauan, di Media Center KPU RI, Jakarta, Rabu (29/5).

Komisioner KPU periode 2012-2017 itu, mengatakan hasil penghitungan yang dilakukan Netgrit tidak jauh berbeda dengan hasil penghitungan KPU RI. Selain itu, Netgrit memang menemukan adanya sejumlah kesalahan dalam proses pencatatan hasil pemilu seperti salah hitung serta salah salin dari plano kepada salinan C1.

Namun menurut Netgrit, kesalahan itu tidak signifikan. "Kesalahan terjadi di 24.479 TPS. Jumlah itu hanya tiga persen dari total TPS yang ada," ujar Hadar.

Dia mengatakan, apabila secara kasar seluruh suara pemilih di 24.479 TPS tersebut diberikan kepada salah satu pasangan Pilpres 2019 saat ini kalah, tetap saja tidak akan membalikkan hasil. Dalam rekomendasinya, Netgrit menyampaikan perlu penyederhanaan administrasi penghitungan suara dan peningkatan pemahaman dan keterampilan petugas KPPS.

Mereka juga merekomendasikan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU untuk diperbaiki menjadi lebih ramah pengguna, menjamin akurasi data, mampu menunjukkan perkembangan input secara langsung, dan terdapat SOP yang dapat diverifikasi serta menerima masukan publik. KPU juga diimbau menggunakan foto C1 plano sebagai sumber data Situng dan tidak lagi menggunakan salinan C1 plano untuk mencegah kemungkinan salah menyalin data.

Sedangkan rekapitulasi berbasis foto C1 plano yang ditabulasikan secara nasional, dinilai dapat menjadi alternatif rekapitulasi manual berjenjang yang selama ini ada. Sehingga, hasil pemilu akan diperoleh dengan cepat, tepat, dan terpercaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wu1SaQ
May 29, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wu1SaQ
via IFTTT
Share:

Kiai Tolchah Hasan, Sosok Pecinta Ilmu di Mata Para Muridnya

KH Tolchah Hasan dikenal sebagai sosok yang mencintai ilmu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mantan menteri agama era KH Abdurrahman Wahid, KH Tolchah Hasan, meninggal dunia pada Rabu (29/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Sosok almarhum meninggalkan kesan tersendiri bagi sejumlah tokoh dan pemuka agama. 

Dalam pandangan Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Nafis, almarhum merupakan ulama yang patut diteladani generasi Muslim saat ini. 

Karena, menurut dia, Kiai Tolchah merupakan ulama yang sangat dengan ilmu pengetahuan. Bahkan, dari beberapa orang kiai yang dekat dengan Kiai Cholil, Kiai Tolchahlah yang paling senang dengan ilmu. 

"Ada satu hal yang beda dari beliau. Saya dekat dengan Kiai Makruf, Kiai Hasyim Muzadi dan Kiai Tolchah. Nah Kiai Tolchah itu punya spesifik adalah senang ilmu," ujar Kiai Cholil saat ditemui Republika.co.id di kantor MUI,  Rabu (29/5).   

Karena senang dengan ilmu, Kiai Tolchah pun sangat senang membaca buku. Beliau akan memburu setiap ada buku-buku baru yang berkualitas. "Beliau itu selalu baca. Dan pasti selalu memburu buku-buku baru. Itu yang bisa diteladani kita," ucap Kiai Cholil.  

Pengasuh Pondok Pesantren Cendikia Amanah Depok ini merasa kehilangan atas wafatnya Kiai Tolchah. Apalagi, Kiai Tolchah sudah menganggap Kiai Cholil seperti anaknya sendiri.   

"Saya ikut belasungkawa. Saya dengan beliau itu kayak anaknya. Jadi saya banyak dapat pelajaran dari beliau. Memang beliau guru di NU. Ketika beliau jadi Wakil Rais Aam saya jadi ketua Lembaga Bahtsul Masail," kata Kiai Cholil.  

Selain itu, pada saat Kiai Tolchah menjadi Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang pertama, Kiai Cholil juga diangkat sebagai sekretaris BWI. Keduanya pun mengurus BWI selama dua periode atau selama tujuh tahun. 

"Jadi beliau sudah menaggap kayak anak. Sampai kalau saya di Malang diminta bareng-bareng di Sabilillah (Masjid Sabillah), di Unisma. Dan banyak saya mendapatkan pelajar dari beliau," kata Kiai Cholil.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KdNmMr
May 29, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KdNmMr
via IFTTT
Share:

Cerita Wakapolsek Jatinegara yang Jadi Korban Aksi 22 Mei

Dia mengalami patah rahang dan harus menginap di rumah sakit (RS) Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakapolsek Jatinegara, AKP Agus Sumarno mengungkapkan kisruh yang terjadi pada aksi 22 Mei 2019. Agus merupakan salah satu korban dari aksi kekerasan itu mengalami patah rahang dan harus menginap di rumah sakit (RS) Polri.

"Saya dikeroyok dan diserang sekitar 10 samapai 15 orang. Ada yang pakai batu dan tangan kosong," ujar Agus yang masih dirawat di Gedung Promoter, RS Polri, Jakarta, Rabu (29/5).

Agus menjelaskan, sekitar pukul 02.30 WIB, masyarakat memberikan laporan ke Polsek. Masyarakat menyebut sedangkan terjadi pembakaran ban di Jalan Otista Raya.

Mengetahui hal itu, Agus kemudian merekomendasikan laporan tersebut kepada Polres. Dia, bersama dengan sejumlah personel terjun kelapangan dan mencoba menghalau aksi masa. "Kami berupaya menghalau mereka, dengan dibantu pasukan dari Polda Sumbar, Raimad dan Rajawali Polres yang lain sudah menghalau. Kami komunikasi lewat HT bahwa di sana sudah mulai rusuh batu kayu dilempar," ujarnya.

Massa, kata Agus, semakin sulit untuk dikendalikan. Mereka kemudian melempari polisi dengan batu, kayu dan nampak bom molotov. Sedangkan, saat mendatangi lokasi, Agus tidak membawa persiapan yang cukup untuk kemanan diri.

"Saya datang dari Polsek pakai pakai dinas dan langsung diserang. Digebuki di sana. Saya tidak pakai senjata. Hanya bawa gas air mata. Perlengkapan itu saja," ungkapnya.

Pihak Polres, kata Agus mencoba terus menghalau. Namun, masa terus berdatangan sehingga Agus dan anggotanya kewalahan menghadapi masa yang membawa batu.

"Kepalanya kena dua jahitan. Dari sana saya sudah gelap dan pusing. Diberikanlah pertolongan pertama, dibawa ke RS Hermina, lalu saya dirujuk ke RS Polri," terangnya.

Dia menyatakan, meskipun mendapat serangan dari masa aksi 22 Mei, hal itu tak sedikitpun membuatnya trauma sebagi anggota kepolisian. Dia menyebut akan selalu siap untuk melayani masyarakat. "Saya tidak trauma sebagai anggota dan pelayanan masyarakat akan siap terus melayani," ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30TpmEf
May 29, 2019 at 08:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30TpmEf
via IFTTT
Share:

Georgia Akui Islam Sebagai Agama Resmi

Masjid yang berada di Georgia pun mendapat pengawasan dari Departemen Muslim Georgia

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Mayoritas penduduk Georgia memeluk Kristen. Saat ini, Muslim di Georgia hanya 9,9 persen dari seluruh populasi penduduknya. Pada sensus 2002, jumlah Muslim mencapai 433.784 orang. Namun, komunitas Muslim di Georgia memperkirakan jumlah Muslim lebih besar, yakni sekitar 800 ribu orang.

Pada Juli 2011 lalu, Parlemen Georgia mengeluarkan undang-undang baru mengizinkan kelompok minoritas agama yang memiliki hubungan historis dengan Georgia untuk didaftarkan sebagai agama resmi. Islam termasuk empat agama yang diakui di Georgia.

Masjid yang berada di Georgia pun mendapat pengawasan dari Departemen Muslim Georgia yang didirikan sejak Mei 2011. Sejak saat itu, urusan Muslim Georgia menjadi tanggung jawab pemerintah yang berada di Baku.

Kelompok Muslim terbesar di Georgia adalah orang Azerbaijan yang tinggal di tiga distrik di sebelah barat daya Georgia berbatasan langsung dengan Azerbaijan. Mereka berjumlah 284.761 orang. Ada juga komunitas kecil, Checens dan Avars, yang berada di sebeah timur dan timur laut Georgia.

Ada dua kelompok utama Muslim Georgia, yaitu Muslim Adjara Laut Hitam yang berbatasan dengan Turki. Jumlah mereka mencapai 115.261 orang. Dan kelompok Meskhetian, yang berasal dari Soviet, sebanyak 3.000 orang. Mereka pindah ke Georgia setelah diusir oleh Josef Stalin.

Saat ini, Muslim Georgia dipimpin oleh Dewan Muslim Kaukasus. Kepala Dewan Muslim dipimpin oleh Syekh ul Islam Allakhshukur Pashazade. Sedangkan Muslim di Tbilisi dipimpin oleh Ali Aliyef, secara terpisah Adjara dipimpin oleh Jemal Paksadze sejak 2010.

Meskipun Georgia adalah negara Kristen, satu dari sepuluh warga Georgia adalah Muslim. Islam beberapa bulan terakhir diketahui telah menyentuh desa-desa etnis Chechnya dan Kist di Pankisi di Georgia sebelah barat laut.

Komunitas Muslim Adjara di Georgia Barat berjumlah 115 ribu orang atau 30 persen dari populasi di wilayah ini. Tidak seperti Azeris, Chechnya atau Kists, Adjara adalah Muslim etnis asli Georgia. Mereka tinggal di negara tempat Islam dimusuhi.

Komunitas Muslim di Georgia harus sering kali membuktikan kesetiaannya kepada negara Georgia. Islam pertama kali tiba di Adjara abad ke-16, di sebuah wilayah bekas Kekaisaran Ottoman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wr8Ey2
May 29, 2019 at 08:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wr8Ey2
via IFTTT
Share:

Arsenal-Chelsea Sama-Sama Pernah Merasakan Atmosfer Panasnya

Arsenal dan Chelsea sama-sama telah merasakan atmosfer laga puncak Liga Europa.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Pertandingan final Liga Europa tidak lama lagi akan tersaji pada Kamis (30/5) malam dinihari pukul 02.00 WIB. Dua klub elite Inggris, Arsenal dan Chelsea, akan saling bertarung di partai puncak tersebut.

Bicara pengalaman mentas di laga final, Arsenal dan Chelsea sama-sama telah merasakan panasnya atmosfer pertandingan puncak Liga Europa. Namun, the Blues bisa dikatakan lebih difavoritkan karena pernah menjuarai trofi itu pada musim 2013 usai mengalahkan Benfica 2-1 di Stadion Johan Cruyff.

Sementara, Arsenal harus puas dengan menempati posisi runner-up setelah kalah dari di partai final 2000. Bertemu klub Galatasaray asal Turki, pasukan Meriam London menyerah 1-4 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Pada laga malam nanti, Chelsea diprediksi tidak akan diperkuat gelandang tengah N'Golo Kante. Pemain asal Prancis mengalami sedikit masalah pada lututnya.

''Kami akan mencoba pada detik terakhir untuk memulihkannya, setidaknya untuk sebagian permainan,'' kata pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, seperti dilansir Football Italia, Rabu (29/5). ''Karena kami sedikit ketat di lini tengah, tetapi saat ini kami tidak memiliki jaminan.''

Sarri pun mengingatkan pemainnya agar mewaspadai serangan balik Arsenal. ''Kami tahu Arsenal sangat berbahaya saat melakukan serangan balik. Jadi, malam nanti akan menjadi pertandingan yang sulit,'' ujarnya.

Sarri menilai pemainnya secara mental telah datang dengan cara yang benar. Permainan malam nanti dinilainya sangat penting karena bisa menyempurnakan perjalanan Chelsea musim ini menjadi musim yang luar biasa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QvKSu4
May 29, 2019 at 08:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QvKSu4
via IFTTT
Share:

Fadli Nilai Aneh Prabowo ke Dubai Dapat Perhatian Luar Biasa

Menurut Fadli, selama ini Prabowo sering bepergian ke luar negeri untuk berbisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mempertanyakan sejumlah pihak yang mempersoalkan kepergian ketua umumnya Prabowo Subianto ke Dubai, Uni Emirat Arab. Fadli menilai, selama ini Prabowo memang kerap bepergian ke luar negeri dan tidak pernah dirahasiakan.

"Sejak dulu juga biasa seperti itu. Cuma kali ini kok mendapat perhatian yang luar biasa, yang menurut saya agak aneh," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5).

Fadli juga mempersoalkan beredarnya manifes atau daftar penumpang pesawat yang ditumpangi Prabowo dan rombongan ke Dubai. Fadli menilai tak lazim atas beredarnya informasi yang seharusnya rahasia tersebut.

"Pertanyaannya apakah memang manifes keberangkatan seseorang itu boleh dipublikasikan dan apakah boleh imigrasi menyebarluaskan informasi seperti ini," kata Fadli.

"Ini kan urusan privat, bukan urusan kenegaraan, dinas. Jadi menurut saya agak aneh. Ini informasi yang bersifat privat kemudian disebarluaskan sedemikian rupa," ujar Fadli lagi.

Wakil Ketua DPR itu pun menjelaskan bahwa kepergian Prabowo kali ini bukanlah urusan khusus, melainkan untuk bertemu koleganya. Menurutnya, setelah dari Dubai, Prabowo juga akan melanjutkan perjalanan menuju Austria untuk urusan bisnis.

"Ya itu saya kira dalam rangka pertemuan, bisnis. Beberapa waktu lalu juga sempat ke Malaysia, Thailand pasca-Pilpres juga. Pernah ke Brunei juga. Biasa saja. Pak Prabowo itu kan banyak sekali kawan-kawannya," ujarnya.

Sebelumnya, beredar kabar Prabowo Subianto terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab menggunakan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdana Kusuma menggunakan Private Jet Ambraer 190/ Lineage 1000 noreg : 9HNYC. Selain itu, beredar juga manifest pesawat yang ditumpangi Prabowo bersama sejumlah orang di antaranya, Tedy Arman, Yoriko Fransisko Karundeng, Gibrael Habel Karapang, dua orang warga Rusia Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva, satu orang warga Amerika bernama Justin, dan satu orang warga Jerman Mischa Gemermann.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ws1QAs
May 29, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ws1QAs
via IFTTT
Share:

Pesantren Tahfiz Kiai Marogan Gelar Bazar Murah Ramadhan

Bazar Pesantren Tahfiz Kiai Marogan Palembang bekerjasama dengan Bulog.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG—  Pesantren Tahfiz Kiai Marogan Palembang bekerja sama dengan Bulog mengadakan bazar sembako murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah/2019.

Bazar sembako murah digelar untuk warga sekitar Talang Jambe dan Talang Betutu Palembang, Rabu.

Pengurus Pesantren Tahfiz Kiai Marogan Palembang, Ustaz Fauzan Yayan, mengatakan menyambut hari kemenangan setelah berpuasa Ramadhan, perlu disambut dengan suka cita.

Untuk merayakan kemenangan itu, warga di sekitar Pesantren Tahfiz Kiai Marogan diberikan kesempatan untuk membeli bahan makanan dengan harga yang relatif murah.

Masyarakat menyambut antusias bazar sembako murah tersebut, terbukti 300 paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng yang dijual dengan harga Rp 75 ribu per paket habis terjual dalam waktu sekitar dua jam.

Selain paket sembako, dalam kegiatan bazar sembako murah itu, panitia juga menyediakan daging beku murah dengan harga Rp80 ribu/kg.

Selama Ramadhan ini dan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri sejumlah instansi pemerintah dan swasta di Kota Palembang menggelar bazar atau pasar sembako murah.

Sebelumnya Dinas Perdagangan Sumatra Selatan menggelar pasar sembako murah di Kota Palembang untuk mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan Sumatra Selatan, Yustianus, mengatakan momentum Ramadhan ini pihaknya menyiapkan tiga kegiatan pasar sembako murah untuk membantu masyarakat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan pasar murah Ramadhan pertama digelar di wilayah Kecamatan Sukarami Palembang pada 8 Mei, kedua di halaman Kantor Gubernur Sumsel pada 17 dan 18 Mei, dan ketiga di wilayah Kecamatan Sako Palembang pada 23 Mei.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XcIP0t
May 29, 2019 at 08:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XcIP0t
via IFTTT
Share:

Chelsea Waspadai Serangan Balik Arsenal

Maurizio Sarri tidak terlalu memikirkan rumor bahwa dirinya dilirik Juventus.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengingatkan pemainnya agar mewaspadai serangan balik Arsenal. Dua klub elite Inggris itu akan saling menghancurkan dalam laga final Liga Europa di Stadion Olimpiade, Baku, Azarbaijan, Kamis (30/5) malam dinihari pukul 02.00 WIB nanti.

''Kami tahu Arsenal sangat berbahaya saat melakukan serangan balik. Jadi, malam nanti akan menjadi pertandingan yang sulit,'' ujar Sarri, seperti dilansir Football Italia, Rabu (29/5).

Sarri menilai pemainnya secara mental telah datang dengan cara yang benar. Permainan malam nanti dinilainya sangat penting karena bisa menyempurnakan perjalanan Chelsea musim ini menjadi musim yang luar biasa.

Namun demikian, Sarri menegaskan bahwa apapun hasil final Liga Europa nanti tidak akan mengubah pandangannya tentang para pemain Chelsea yang dinilainya sudah tampil luar biasa sepanjang musim ini. Hasil laga malam nanti juga tidak menjadi dasar atas cara klub seharusnya mengevaluasi pelatihnya.

Mantan pelatih Napoli ini pun mengaku tidak terlalu memikirkan rumor bahwa dirinya dilirik Juventus untuk menggantikan Massimiliano Allegri. Dalam beberapa pekan terakhir, Sarri memang santer dikait-kaitkan dengan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu.

Saat ini Sarri mengaku hanya ingin fokus untuk bisa mengalahkan Arsenal demi mempersembahkan trofi bagi para fan the Blues. ''Jadi, saya tidak akan menyerah untuk kemenangan di final ini,'' kata Sarri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wi8EjD
May 29, 2019 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wi8EjD
via IFTTT
Share:

Makkah Tuan Rumah Pertemuan OKI dan KTT Negara Teluk

Makkah menyiapkan diri menyambut tamu negara-negara Muslim dan negara Teluk.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH – Otoritas Arab Saudi di Makkah tengah melakukan persiapan jelang sejumlah agenda besar yang akan berlangsung di kota itu. Makkah akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi negara-negara Teluk dan Arab pada Kamis mendatang. Selain itu, di kota itu juga akan berlangsung pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang akan dilaksanakan pada Jumat mendatang.

Rencananya dalam KTT negara Teluk nanti akan membahas sejumlah hal, yang paling signifikan yakni terkait serangan terhadap kapal komersial di perairan teriorial Uni Emirat Arab (UAE). 

Selain itu juga membahas tentang serangan milisi Houthi yang didukung Iran terhadap stasiun pompa minyak di Arab Saudi yang dilakukan pada awal bulan ini. 

KTT nantinya akan membahas tentang dampak perkembangan kasus tersebut terhadap perdamaian regional dan internasional, selain itu juga dampak pada pasokan minyak global. 

KTT itu pun menjadi perhatian Sekretariat Jendral Dewan Ulama Senior di Makkah, Arab Saudi. Terlebih agenda besar itu berlangsung di pekan terakhir Ramadhan saat dimana jumlah jamaah umrah tengah meningkat untuk melakukan ibadah. Lebih dari 3 juta jamaah tengah melakukan umroh memasuki pekan terakhir Ramadhan.  

“Semua warga Muslim, Arab dan Teluk menantikan pertemuan ini untuk menyatukan barisan mereka dan melindungi bangsa ini dari kejahatan dan perselisihan,” kata para cendekiawan seperti dilansir Asharq Al Awsat pada Rabu (29/5).  

Jelang agenda penting itu, pihak berwenang Arab Saudi di Makkah mengambil langkah-langkah keamanan dan persiapan pelaksanaan KTT. Otoritas setempat pun memasang sebanyak 2500 kamera keamanan untuk memantau kota. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I7P9zY
May 29, 2019 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I7P9zY
via IFTTT
Share:

Komnas HAM Tolak Gabung TPF Aksi 22 Mei Bentukan Polri

Komnas HAM tidak ingin mencederai independensi Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) menolak tawaran untuk bergabung dalam Tim Pencari Fakta (TPF) yang diusulkan Polri. Sebab, jika Komnas HAM tergabung dalam TPF makan akan dikhawatirkan mencederai independensi lembaga tersebut.

"Kalau kami tergabung di dalamnya, pada di level proses tidak baik," kata Komisioner Komnas HAM, Muhammad Choirul Anam saat dihubungi, Rabu (29/5).

Choirul menjelaskan, Komnas HAM akan melakukan investigasi sediri agar tetap independen sesuai dengan amat Undang-Undang. Meskipun demikian, pihaknya menyatakan akan melakukan kerjasama dengan semua pihak.

"Semua pihak akan kami mintai keterangan, informasi dan kita ajak bekerja sama untuk mengungkapnya (kekerasan 22 Mei), termasuk kepolisian," ujarnya.

Choirul mengatakan, proses kerja antara Komnas HAM dan kepolisian dalam mengungkap fakta tidak dapat dicampur aduk. Dia menyebut kedua lembaga tersebut memiliki proses di level masing-masing dengan mempertimbangkan kewenangan dan kewajiban.

Karena itu, dia meminta agar dalam menjalankan proses penelusuan, kedua pihak tidak saling berkaitan. Nantinya, kedua lembaga tersebut dapat membahas secara bersama setelah mendapatkan hasil dalam penelusuan.

"Yang pasti komunikasi tindak lanjut pada hasil, bukan pada proses. Temuan-temuan itu nanti kami rangkum bersama dan kami akan jadikan laporan untuk direkomendasikan kepada semua pihak termasuk pihak kepolisan," ujarnya.

Sebelumnya, kerja tim pencari fakta (TPF) bentukan Polri terkait korban kericuhan 22 Mei akan melibatkan lembaga independen seperti Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal menerangkan, TPF bekerja dengan dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Moechgiyarto.

Rencananya, Moechgiyarto akan melakukan komunikasi dengan Komnas HAM untuk mengajak bekerja sama hari ini. "Pak Irwasum rencananya akan berkomunikasi (dengan Komnas HAM)," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WchFKH
May 29, 2019 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WchFKH
via IFTTT
Share:

Islam Tiba di Georgia Sejak Khalifah Utsman

Islam di Georgia ada sejak 654 M, saat pasukan Arab tiba di negara tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Islam di Georgia ada sejak 654 M, saat orang-orang Arab pertama kali tiba di negara kawasan Eropa Timur ini. Pada 735 M, mereka berhasil mendapatkan kekuasaan atas sebagian besar negara tersebut.

Saat itu, tentara Arab di masa kekhalifahan Utsman menaklukkan Georgia Timur dan mendirikan pemerintahan Islam. Di tahun itu juga, Marwan II menguasai Tbilisi dan menempatkan seorang emir Arab. 

Selama pemerintahan Arab, Kota Tsibilisi tumbuh menjadi pusat perdagangan Islam di Eropa Utara. Selain itu, wilayah ini juga menjadi pos utama Arab sebagai provinsi penyangga saat menghadapi Bizantium dan Khazar. Seiring waktu banyak dari penduduk Tbilisi memeluk Islam.  

Pada 1386 dan 1404, Georgia menjadi sasaran invasi tentara Turco-Mongol Timur. Selama tujuh invasi, pasukan ini menguasai ibu kota Georgia, Tbilisi, dan menangkap Raja Bagrat V pada 1386.

Pada akhir 1401, Mongol menyerang Kaukasus, kemudian Raja Georgia menuntut perdamaian dengan mengirim saudaranya sebagai pertukaran. Saat itu, Mongol sedang bersiap untuk menyerang Ottoman.

Mongol pun berusaha mendinginkan situasi dan meminta pasukan bantuan kepada Georgia sebagai syarat perdamaian. Dinasti Safawi di Georgia kemudian terus bersitegang dengan Ottoman karena menguasai Kaukasus. Dari awal abad ke-16 hingga paruh kedua abad ke-18 Safawi terus bersitegang dengan beberapa kerajaan di Gerogia, karena Georgia saat itu bukanlah negara tunggal.

Safawi kemudian berusaha menguasai Kerajaan Kartli dan Kakheti di timur dan kerajaan Samtske dan Saatabago di selatan. Sedangkan Georgia barat dikuasai oleh Ottoman. Kemudian pada 1503 kerajaan ini seluruhnya bergabung dengan Persia.

Pada 29 Mei 1555, Dinasti Safawi dan Kekaisaran Ottoman mengakhiri ketegangan dengan perjanjian di Amasya setelah sebelumnya terjadi peperangan pada 1532 hingga 1555. 

Dalam perjanjian tersebut wilayah Kaukasus dibagi dua, Georgia barat dan bagian barat Georgia Selatan jatuh ke tangan Ottoman dan Georgia timur yakni kerajaan Kartli dan Kakheti serta bagian selatan Georgia jatuh ke tangan Safawi Iran.   

Pada 1639, kekuasaan Safawi berada di bawah pemerintahan Islam. Pada 1703, Kerajaan Kartli dipimpin oleh Vakhtang VI dan pada 1716 dia pun mengadopsi aturan Islam. Namun, dia harus menghentikan operasi militer.

Belakangan, dia menerapkan aturan pro Rusia dengan harapan mendapatkan bantuan militer. Namun, ternyata dia gagal mendapatkannya. Selama beberapa abad raja-raja Georgia dan bangsawan memeluk Islam dan menjadi bagian dari Dinasti Safawi, Afsharid dan Qajar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30U5twQ
May 29, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30U5twQ
via IFTTT
Share:

Rp 70 Juta untuk Menag Disebut Bisyaroh, Ini Bantahan KPK

Penerimaan Rp 70 juta oleh Menag Lukman terungkap dalam dakwaan Haris Hasanuddin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, disebut menerima Rp 70 juta dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin berdasarkan dakwaan Haris yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta, hari ini. Namun, pengacara Haris menyebut uang itu bukanlah fee melainkan bisyaroh.

JPU KPK Wawan Yunarwanto membantah bahwa Rp 70 juta dari Haris untuk Lukman adalah Bisyaroh. "Bisyaroh itu kan istilah ya bantuan atau ucapan terima kasih. Tapi kan kita tidak bisa melepaskan antara bisyaroh itu dengan jabatan menteri agama, apalagi momennya adalah ketika terdakwa akan maju sebagai kepala kanwil jadi kita tak bisa melepaskan itu bisyaroh dan jabatan itu, itu pasti ada kaitannya dengan jabatan itu, itu pasti ada kaitan dengan jabatan itu," kata Wawan.

Wawan juga membenarkan Rp 50 juta dari total yang diserahkan ke Lukman, adalah hasil patungan sejumlah Kakanwil Kemenag. "Iya betul, jadi kan di sana itu ada semacam tradisi kalau ada menteri datang itu ada semacam tarikan. Sebenarnya itu kan sifat tarikan itu ilegal. Tidak tahu sumber duitnya dari mana untuk operasional menteri selama di luar daerah itu," ungkap Jaksa Wawan.

Namun menurut Wawan, KPK melihatnya uang itu sebagai pemberian kepada menteri. "Karena berdasarkan aturan kunjungan kerja menteri ada anggaran yang memfasiltasinya. Kami melihatnya itu pemberian kepada menteri dari Haris karena pemberian dari Haris masuknya dari situ," ungkap Wawan.

Sebelumnya, pengacara Haris, Samsul Huda Yudha mengatakan pemberian uang senilai total Rp 70 juta untuk Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Ketua Umum PPP non-aktif Romahurmuziy alias Romi bukan ditujukan sebagai fee melainkan sebagai bisyaroh. Samsul membenarkan adanya pemberian uang baik kepada Lukman maupun Romi.

"Terkait pemberian Rp 5 juta betul, Rp 250 juta betul, kemudian Rp 20 juta pada Maret di Ponpes Jombang betul, itu tidak ada istilahnya komitmen atau bentuk jual beli jabatan, tidak pernah Pak Menteri ataupun Pak Romi meminta sesuatu tidak pernah, yang ada itu bentuk tradisi lama yang diambil dari Bahasa Arab namanya bisyaroh," kata Samsul.

Terungkapnya pemberian Rp 70 juta dari Haris kepada Lukman terbilang informasi bagi publik. Lukman terakhir  diperiksa KPK pada Kamis (23/5). Saat itu ia mengaku dicecar ihwal uang yang ditemukan dari laci ruang kerjanya sejumlah Rp 180 juta dan 30 ribu dolar AS.

"Iya (uang di laci meja kerja) saya jelaskan bahwa semua itu adalah akumulasi. Pertama, dana operasional Menteri yang saya simpan dalam laci meja kerja saya. Lalu juga sebagian dari honorarium yang saya terima saat saya memberikan kegiatan pembinaan, ceramah baik di internal Kementerian Agama maupun di luar Kementrian Agama," tutur Lukman di Gedung KPK Jakarta, Kamis (23/5).

Selain itu, lanjut Lukman, uang di dalam laci tersebut sebagian juga merupakan sisa dana perjalanannya, baik perjalanan dinas dalam negeri maupun ke luar negeri. "Dari semua itu adalah akumulasi dari ketiga sumber tadi, yang lalu kemudian biasa saya simpan di laci meja kerja saya," terang Lukman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JJ13nn
May 29, 2019 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JJ13nn
via IFTTT
Share:

Arus Mudik Dimulai Malam Ini

Penyelenggara jalan tol akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1440 H akan dimulai malam ini (29/5). Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan hal tersebut dimungkinkan terjadi setelah pemantauan yang dilakukan sejak pagi hingga siang hari ini.

“Di Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utama, Cikampek Utama masih lengang (siang tadi) tapi mulai nanti malam (malam ini) mungkin akan mulai puncak arus mudik bisa terjadi,” kata Budi di Gedung Kemenhub, Rabu (29/5).  

Untuk menghadapi arus mudik tersebut, Budi mengatakan masyarakat perlu memahami beberapa rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan. Beberapa di antaranya yakni sistem satu jalur dan contraflow yang akan diterapkan secara berjadwal.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani mengatakan sebelum sistem satu jalur maka pemudik akan melalui sistem lawan arus atau contraflow terlebih dahulu.

Contraflow akan dimulai jam 06.00 WIB dari kilometer 25 sampai kilometer 61. Selanjutnya pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB baru mulai sistem satu jalur dari kilometer 70 mulai dari tgl 30 Mei sampai 2 Juni 2019,” jelas Yani.

Yani menambahkan, untuk arus balik, sistem satu jalut juga tetap akan dilakukan mulai dari 7-9 Juni 2019. Sistem satu jalur saat arus balik akan dilakukan mulai dari kilometer 263 sampai kilometer 70 dari 14.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Selanjutnya, Budi menambahkan selama menghadapi arus mudik dan balik, masyarakat harus mengutamakan aspek keselamatan. “Kerawanan keselamatan lalu lintas biasanya dari Tegal ke wilayah timur itu wilayah puncak kelelahan. Kecelakaan parah biasanya terjadi dari Semarang ke Solo,” jelas Budi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K6yf7I
May 29, 2019 at 07:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K6yf7I
via IFTTT
Share:

Koeman dan Martinez Enggan Tanggapi Rumor ke Barcelona

Sejumlah nama masuk bursa calon pengganti Valverde sebagai pelatih Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Rumor Ernesto Valverde bakal berpisah dengan Barcelona terus berembus. Sejumlah nama masuk bursa calon pengganti entrenador berusia 55 tahun itu.

Pelatih tim nasional Belanda, Ronald Koeman salah satunya. Dalam sebuah konferensi pers, Koeman diminta bereaksi terkait hal ini.

"Saya tidak akan menjawabnya," kata eks juru taktik Feyenoord dikutip dari Marca, Rabu (29/5).

Koeman bukan orang baru bagi Barcelona. Saat menjadi pemain, yang bersangkutan membela klub raksasa Katalan dari tahun 1989 hingga 1995.

Ketika memasuki dunia kepelatihan, pria 56 tahun itu pernah berada di kamar ganti Blaugrana. Pada 1998 hingga 2000 Koeman menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di Barca.

Saat ini, Koeman fokus ke timnas Belanda. Armada De Orange bakal bermain di semifinal Liga Antarbangsa Eropa melawan Inggris.

Berikutnya, Roberto Martinez. Saat ini eks arsitek tim Everton masih menangani tim nasional Belgia.

Sama seperti Koeman, Martinez enggan menanggapi keterkaitannya dengan Barca. Ia fokus pada Red Devils. Eden Hazard dan rekan-rekan akan bertarung di kualifikasi Piala Eropa 2020.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WthYA9
May 29, 2019 at 07:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WthYA9
via IFTTT
Share:

Anies Ajak Warga DKI Salurkan ZIS Melalui Bazis DKI

Dana dari muzakki Jakarta tidak disetorkan ke pusat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak warga DKI untuk menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekahnya melalui Badan Amil Zakat (Baznas) Bazis DKI Jakarta. Hal ini ia sampaikan di Balai Agung, Balaikota DKI Jakarta, Rabu (29/5).

"Kami mengajak seluruh jajaran dan warga DKI Jakarta, yang berminat untuk menyalurkan zakat, infaq, sedekahnya, baiknya lewat Baznas Basis DKI," ujarnya.

Anies menyebut, dengan menyalurkan ZIS melalui Bazis DKI, maka uang tersebut akan dikelola di Jakarta. Nantinya, dana ZIS yang sudah disalurkan akan diterima manfaatnya oleh sesama warga DKI Jakarta.

Pengelola Bazis DKI kali ini disebut merupakan pengurus baru setelah dilakukan inkosporasi dengan lembaga Baznas. Bazis DKI ini dibuat tahun 1968, dan menjadi badan amil pertama yang dikelola bersama-sama dengan Pemda DKI Jakarta.

Inkorporasi dilakukan beberapa waktu kebelakang karena adanya peraturan baru dari pemerintah. Karena Bazis DKI sudah ada sebelum Baznas, maka DKI satu-satunya Basnaz yang ada tambahan nama di belakangnya.

"Kita satu-satunya yang bernama Baznas Bazis DKI Jakarta. Karena baznas menyadari ini bagian dari sejarah panjang, maka itu perlu diberikan tandanya," lanjutnya.

Menurut Anies, meski dalam pengelolaannya menjadi bagian dari Baznas nasional, tetapi seluruh dana yang terkumpul melalui Basnaz Bazis DKI dikelola 100 persen oleh DKI. Dana dari muzakki Jakarta tidak disetorkan ke pusat.

Dalam upaya mendukung penerimaan dana ZIS dari muzakki Jakarta, Anies pun menyiapkan tempat di Balai Kota DKI Jakarta. Tujuannya agar lebih menghemat biaya dan uang yang dikumpulkan lebih bisa dimanfaatkan daripada menyewa tempat di luar.

"Mulai tahun ini kegiatan Basnaz Bazis DKI diselenggarakan di Balai Kota. Zakat nilainya Rp 3,5miliar, tapi biaya sewa lokasinya (JCC) Rp 500juta. Alhamdulillah tahun ini diselenggarakan si Balai Agung," ujarnya.

Terakhir, ia berharap jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta bisa membayarkan zakatnya melalui Baznas Bazis DKI Jakarta. Untuk pelaksanaannya, ia menyebut ke depan akan bekerjasama dengan Bank DKI.

Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta, Luthfi Fathullah menyebut dana yang dihimpun alam disalurkan kepada mustahiq di DKI Jakarta. Berbagai program pun sudah disiapkan untuk membantu pemerintah meminimalisir angka kemiskinan di ibu kota ini. "Target penerimaan bisa naik. Targetnya Rp 400 miliar," ujar Luthfi.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MftVFI
May 29, 2019 at 07:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MftVFI
via IFTTT
Share: