Showing posts with label April 06. Show all posts
Showing posts with label April 06. Show all posts

Saturday, April 6, 2019

Real Madrid Susah Payah Kalahkan Eibar

Karim Benzema menjadi pahlawan los Blancos setelah mencetak dua gol

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Real Madrid akhirnya mampu mengalahkan tamunya Eibar dalam pertandingan lanjutan La Liga Spanyol pekan ke-31 di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (6/4) malam WIB. Karim Benzema menjadi pahlawan los Blancos setelah mencetak dua gol dalam pertandingan itu.

Sejak awal laga, Real Madrid langsung mencoba mencuri gol. Pada menit ke-9, publik Santiago Bernabeu sempat berteriak senang karena Karim Benzema mampu memgoyak gawang Eibar. Namun wasit menganulir gol tersebut karena Benzema terlebih dulu terperangkap offside.

Meski menguasai jalannya pertandingan, namun los Blancos tetap tidak bisa mencetak gol. Justru tim tamu yang mengejutkan tuan rumah. Pada menit ke-39, gelandang Eibar Marc Cardona membobol gawang Keylor Navas. Berawal dari pergerakan Gonzalo Escalante di dalam kotak penalti Madrid, pemain itu kemudian mengirimkan umpan pendek ke Cardona yang tidak terkawal, sebelum akhirnya melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi Navas.

Hingga babak pertama pertama berakhir, Madrid tidak bisa mencetak gol penyeimbang. Di babak kedua, kedua tim tampil dengan tempo tinggi. Pendukung Real Madrid sempat dibuat gembira, setelah Benzema menyarangkan bola ke gawang Eibar, namun lagi-lagi, wasit menganulir gol tersebut karena menganggap pemain asal Prancis itu offside.

Benzema akhirnya benar-benar mencetak gol yang disahkan wasit pada menit ke-59. Memanfaatkan umpan silang Asensio, Benzema menanduk bola dari jarak dekat yang gagal diantisipasi oleh kiber Eibar. Madrid 1-1 Eibar.

Untuk menambah daya gedor, Zidane kemudian menarik Luca Modrid dan memasukan Lucas Vazquez serta Gareth Bale dan memasukan Toni Kross dipertengahan babak kedua. Upaya Madrid untuk menambah keunggulan selalu digagalkan oleh rapinya barisan pertahanan Eibar.

Akhirnya Madrid memperoleh gol kemenangan pada menit ke-81. Toni Kross mengirimkan umpan dari sisi kanan kotak penalti Eibar yang langsung ditanduk dengan sempurna oleh Karim Benzema. Hingga pertandingan berakhir, Madrid menang dengan skor 2-1 atas Eibar.

Dalam laga itu, secara ball possesion kedua tim tidak berbeda jauh, Madrid menguasai 57 persen penguasaan bola berbanding 43 persen Eibar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UljJiL
April 06, 2019 at 11:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UljJiL
via IFTTT
Share:

Umat Islam di Bulgaria Mulai Berperan di Berbagai Bidang

Mayoritas Muslim di Bulgaria menganut mazhab Sunni.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Republika Bulgaria. Menurut Kantor Berita Islam Internasional (IINA), negara yang terletak di Eropa Tenggara itu adalah rumah bagi 2,5 juta hingga 3 juta umat Muslim. Islam adalah agama minoritas terbesar kedua di negara yang memiliki luas wilayah sekitar 110.994 kilometer persegi itu, yakni mencapai 25 persen dari total populasi.

Umat Islam di negeri yang dibentengi Pegunungan Balkan dan Pegunungan Rodopi itu telah menjadi bagian penting dari Bulgaria. Jika dipilah berdasarkan etnis, mayoritas Muslim di negara beribu kota Sofia itu terdiri atas tiga etnis besar, yakni Turki, Bulgaria, dan Roma.

Mayoritas Muslim di Bulgaria menganut mazhab Sunni. Umumnya, umat Islam tersebar di berbagai kota, seperti di Rhodopes, Provinsi Smolyan, sebelah selatan Pazardzhik dan Provinsi Kardzhali, serta  di bagian Timur  Provinsi Blagoevgrad. Ada pula yang menetap di Provinsi Lovech, utara Bulgaria. Selain itu, ada pula penganut mazhab Syiah yang tersebar di Razgrad, Sliven, dan Provinsi Silistra.

Berdasarkan data pada kantor Mufti Agung di Sofia, saat ini terdapat 1.458 masjid. Padahal, pada era kekuasaan Turki Usmani, di wilayah itu tersebar sekitar 2.356 masjid, 174  mushala, 142 madrasah, dan 400 lembaga wakaf. Namun, setelah perang banyak sarana ibadah dan gedung-gedung keislaman yang dihancurkan, ujar sumber di Mufti Agung Sofia.

Umat Islam di Bulgaria sudah mulai berperan di berbagai bidang.  Beberapa tahun lalu, Muslim di negara itu mampu mendirikan partai politik bernama partai Uni Demokratik Islam. Partai yang didirikan etnis Turki itu, menurut kantor berita Sofia berlandaskan pada agama dan etika dasar, serta tidak rasial. Inilah partai Islam pertama di negeri itu yang bersanding dengan delapan partai Kristen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KdjotW
April 06, 2019 at 11:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KdjotW
via IFTTT
Share:

KPPU Desak Bulog Batalkan Impor Bawang Putih

Impor baru bisa dipahami jika memang darurat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendesak pemerintah membatalkan rencana bulog impor bawang putih. Komisi menyelidiki pula dugaan kelambanan seleksi Rekomendasi Impor Produk Hortikultira (RIPH) terhadap importir yang sudah melakukan wajib tanam. 

"Atau ada miss juga kenapa perencanaannya RIPH-nya jadi molor. Jadi kita masih pelajari hal itu, sebelumnya kita berikan rekomendasi. Jangan sampai impor oleh Bulog itu justru dimanfaatkan oleh sejumlah importir swasta yang ingin bermain "nakal" kata Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih, Jumat (5/4).

Ia mengungkapkan, pihaknya memang memantau penunjukkan impor oleh Bulog ini. Dan, terhadap kebijakan tersebut. pihak Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) sudah dipanggil.

KPPU mengakui, keistimewaan impor bawang putih kepada Bulog sejatinya dapat dipahami, jika keadaan tersebut benar-benar darurat. Jika tidak, seharusnya impor tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Jangan juga pelaku swasta yang melakukan impor, untuk menghindari kewajiban menanam lima persen meminjam tangan Bulog. Artinya sudah tidak lagi dalam persaingan yang sehat dengan pelaku usaha importir yang lain," imbuh Guntur.  

Ketua KPPU sendiri, Kurnia Toha menegaskan, pihaknya tetap meminta kebijakan itu dibatalkan. Ia  mengatakan, dalam prinsip persaingan usaha tidak boleh ada diskriminasi.  “Dilihat dari prinsip persaingan usaha gak tepat, kan untuk swasta harus menanam, tapi ini untuk ini kan (Bulog) tidak perlu menanam. Ini kan diskriminasi,” katanya. 

Diakui, KPPU tidak bisa memaksa pemerintah untuk tidak menjalankan kebijakan itu.  Komisi hanya bisa memberi nasehat.”Kita gak bisa menghukum pemerintah kan, tapi pemerintah yang baik tentu harus adil,” imbuhnya.

Terhadap kebijakan ini, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi IV meminta Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memberikan data pendukung yang menunjukan negara dalam keadaan darurat ketersediaan bawang putih.  Jika tidak, Dewan meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) tak menanggapi Rekomendasi Impor Produk Holtikultura yang diberikan Kementan.  Apalagi, kini operasi pasar digelar, menunjukkan adanya stok. 

“Kalau tidak bisa memberikan data pendukung, Kemendag jangan keluarkan izin impor Bulog itu. Karena akan merusak persaigan usaha. Kecuali ada darurat baru bisa,” tegas  Wakil Ketua Komisi VI DPR Azam Asman Natawijana, di Jakarta, Jumat (5/4). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2U1Q3Ca
April 06, 2019 at 11:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2U1Q3Ca
via IFTTT
Share:

Islam Bersemi di Bulgaria

kontak pertama umat Islam dengan Bulgaria terjadi pada pertengahan abad ke-9 M.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kini, jumlah umat Islam di Bulgaria hanya 25 persen dari total populasi. Padahal, pada saat Kekhalifahan Turki Usmani menguasai wilayah itu selama lima abad, jumlah umat Islam di Bulgaria sempat mencapai 60 persen dari total populasi. Sejak 1880, ketika Kristen Eropa Barat menguasai negeri itu, jumlah umat Islam pun menyusut.

Lalu, sejak kapan Islam bersemi di Bulgaria?

Sebuah dokumen menyebutkan bahwa kontak pertama umat Islam dengan Bulgaria terjadi pada pertengahan abad ke-9 M.  Ketika itu, seorang utusan dari negeri Islam datang ke Bulgaria.

Menurut HT Norris dalam Islam in the Balkans: religion and society between Europe and the Arab world,  hal itu dibuktikan dengan adanya surat dari Paus Nicholas kepada Boris Bulgaria yang isinya bahwa Saracen (umat Islam) harus dimusnahkan.

Di era kekuasaan Tsar Simeon, menurut Norris, pengaruh Islam mulai muncul dalam bidang seni di Bulgaria. Pada abad ke-11 dan 12 M, orang-orang Turki mulai masuk ke Bulgaria. Menurut para sejarawan, sebagian dari orang Turki yang datang ke wilayah itu adalah umat Islam.

Migrasi umat Islam ke Bulgaria mulai terjadi ketika Dinasti Seljuk berkuasa. Wilayah Bulgaria jatuh ke tangan umat Islam pada 1385, ketika Kekhalifahan Turki Usmani menduduki Kota Sofia.  Sejak itulah, selama lima abad, Bulgaria berada dalam kekuasaan Islam.  Kekuasaan Islam di Bulgaria berakhir ketika pasukan tentara Turki Usmani kalah dalam sebuah pertempuran.

Kondisi umat Islam pun makin tersudut. Jumlah pemeluk Islam terus menyusut. Terlebih, di era kekuasaan rezim Zhikov yang menganut aliran Marxis dan Lenin, yakni Komunis, kebebasan beragama tercerabut di Bulgaria. Pada 1989, sebanyak 310 ribu umat Muslim dari etnis Turki meninggalkan Bulgaria, karena rezim Komunis memaksa mereka berganti nama dan mengharuskan mereka meninggalkan praktik dan tradisi keislaman.

Setelah rezim Komunis terjatuh, umat Islam di Bulgaria mulai merasakan kembali kebebasan beragama. Di kampung-kampung, pengajian Alquran kembali dibuka. Bahkan, kaum Muslim pun memiliki surat kabar sendiri, bernama  Musulmani. Kini, Islam menjadi agama minoritas terbesar kedua di Bulgaria.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VuPe6s
April 06, 2019 at 11:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VuPe6s
via IFTTT
Share:

Oke Oce Bisa Dikembangkan Secara Nasional

Sudah 200.000 lebih anggota yang bergabung di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program Oke Oce yang berjalan di Jakarta bisa dikembangkan secara nasional. Program ini diharapkan akan menciptakan pengusaha-pengusaha baru.

Sekjen Oke Oce Nasional Zulfikar Priyatna mengatakan udah mulai memperluas jangkauan Oke Oce ke hampir seluruh provinsi di Indonesia. Sekitar 700 pelatihan sudah dilakukan secara serentak.

"Dan sudah 200.000 lebih anggota yang bergabung di Indonesia,” kata Zulfikar, dalam acara Sosialisasi Oke Oce Nasional di kantor DPD PKS Kota Bogor, Sabtu (6/4).

Zulfikar mengatakan Oke Oce yang sudah diprakarsai di Jakarta hingga saat ini masih terus berjalan. Sudah sekitar 12.000 pengusaha baru dilahirkan dan menyerap 20.000 tenaga kerja melalui Oke Oce di Jakarta. Karenanya Oke Oce sangat layak dikembangkan secara nasional.

Sementara Caleg DPR RI, Mohammad Kasif, mengatakan ia akan menjadikan program Oke Oce sebagai fokus perhatiannya. Ia akan mengawal Oke Oce Nasional di Kota Bogor dan Cianjur, yang menjadi daerah pemilihannya.

Beberapa programnya antara lain menghasilkan pengusaha-pengusaha baru, program pikul bareng, membentuk Baitul Mal Wattamwil di setiap kelurahan, pelatihan-pelatihan wirausaha, hingga pendampingan para pengusaha dalam melebarkan sayap usaha.

"Kami ingin memastikan ke depannya mereka yang akan memulai usaha mendapatkan dana secara mudah dan tidak terjerat riba. Karenanya saya akan mendorong di setiap keluarahan ada BMT atau koperasi syariah" kata Mohammad Kasif.

Sementara itu, Kepala Aksi Cepat Tanggap (ACT) area Bogor,Depok, dan Bekasi Catur Widodo yang juga menjadi pembicara dalam acara ini mengatakan program Oke Oce banyak yang sejalan dengan program ACT seperti warung wakaf yang sudah digagas dan dijalankan ACT di sejumlah daerah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DbYPrV
April 06, 2019 at 11:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DbYPrV
via IFTTT
Share:

Tantangan Umat Islam di Bulgaria

Muslim Bulgaria mengimbau agar umat Islam tak terprovokasi Islamofobia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada Jumat, 20 Mei 2001, umat Islam yang sedang menunaikan ibadah shalat Jumat di Masjid Agung Banya Bashi, Sofia, diserang dengan lemparan batu oleh  pendukung Partai Ataka, yang dikenal sangat anti-Islam.

Puluhan umat Islam terluka akibat lemparan batu dari gerombolan anti-Islam. Sejumlah jamaah juga dipukuli. Tak hanya itu, aksi brutal pendukung partai yang anti-Islam itu juga membakar sajadah yang digunakan jamaah yang shalat Jumat di pelataran masjid.

Umat Islam di Bulgaria pun mengecam aksi brutal itu. Wali Kota Sofia waktu, Yordanka Fandukova, mengingatkan agar setiap warganya untuk menaati hukum dan aturan yang berlaku. Islam adalah agama yang diakui dan dilindungi oleh konstitusi Bulgaria, cetusnya.

Meski begitu, kalangan Islam menilai pemerintah lamban merespons aksi penyerangan terhadap kaum Muslim itu. Sepekan setelah aksi penyerangan, parlemen Bulgaria mengutuk aksi brutal pendukung Partai Ataka yang menyerang umat Islam ketika shalat di luar masjid.

Seluruh anggota parlemen, kecuali wakil dari Partai Ataka, menyebut tindakan brutal yang menyerang umat Islam itu sebagai sebuah ‘ancaman bagi keamanan nasional’. Betapa tidak. Jumlah umat Islam mencapai 25 persen dari total populasi. Sebuah kekuatan yang tak boleh diremehkan. Parlemen Bulgaria juga akan melakukan investigasi internal terhadap kasus ini.

Jaksa Agung, Nikolay Kokinov, berjanji akan mempertimbangkan dan mengkaji pelarangan partai itu. Hal itu diungkapkan Kokinov setelah mendapat desakan dari para ulama dan tokoh Muslim agar Partai Ataka dinyatakan sebagai partai terlarang karena telah menyebarkan permusuhan.

Selain menyerang jamaah, para pendukung Partai Ataka juga memprotes pengeras suara di Masjid Banya Bashi yang merupakan satu-satunya masjid di ibu kota Bulgaria itu. Suara azan yang dikumandangkan lewat pengeras suara dinilai pendukung Partai Ataka telah menimbulkan kebisingan.

Imam Masjid Banya Bashi, Mustafa Hadji, pun merespons keberatan dari kalangan yang anti-Islam itu. Pengelola Masjid Banya Bashi pun terpaksa harus menurunkan dua pengeras suara dan mengecilkan pengeras suara yang tersisa. Keputusan untuk menurunkan volume pengeras suara masjid itu ditetapkan setelah Wali Kota Sofia, Yordanka Fandukova, serta Menteri Dalam Negeri, Tsvetan Tsvetanov, bertemu dengan Imam Masjid Banya Bashi.

Membutuhkan Masjid Baru

Saat ini, umat Muslim yang menetap di Kota Sofia tengah mendambakan hadirnya masjid yang baru. Menurut Sekretaris Jenderal Mulim Bulgaria, Hyussein Hafuzov, bangunan  Masjid Banya Bashi – satu-satunya tempat ibadah umat Islam di ibu kota Bulgaria – sudah tak mampu lagi menampung jamaah, terutama ketika hari Jumat dan hari-hari raya keislaman.

Sehingga, kata Hafuzov, umat Islam meminta agar Pemerintah Kota Sofia mendukung pembangunan masjid kedua bagi umat Islam di kota itu. Saat ini, kata dia, setiap hari Jumat, Masjid Banya Bashi dipenuhi sekitar 1.500 jamaah. Lantaran tak tertampung, akhirnya banyak jamaah yang terpaksa shalat di luar masjid dan pinggir jalan.

Ini karena ruangan masjid tak mampu menampung seluruh jamaah, ungkap Hafuzov. Tokoh Muslim Bulgaria mengimbau agar umat Islam tak terprovokasi dengan serangan yang dilakukan para pendukung partai yang anti-Islam. Selain membutuhkan bangunan masjid yang baru, umat Islam di Bulgaria juga mendambakan hadirnya madrasah-madrasah yang dapat mendidik anak-anak mereka sesuai ajaran Islam. N

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I2NZbw
April 06, 2019 at 11:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I2NZbw
via IFTTT
Share:

Anggota DPRD Berharap Pergub Rusun Ditunda

Anggota DPRD berharap pergub rusun ditunda untuk meredam kisruh pengelolaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Ellyzabeth CH Mailoa meminta  Gubernur Anies Baswedan segera meredam kisruh yang terjadi di industri rumah susun (rusun) atau apartemen di DKI Jakarta. Sebab terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik, justru berdampak pada masuknya berbagai kepentingan untuk menguasai pengelolaan apartemen sehingga memunculkan konflik.

Ia pun berharap Gubernur Anies menunda pemberlakuan Pergub Nomor 132 agar tidak menimbulkan konflik berkelanjutan. Selain itu, Pergub tersebut juga terbit tanpa ada Peraturan Pemerintah (PP), sehingga akan menjadi preseden buruk bagi sistem perundangan di Indonesia. 

“Lebih baik ditunda dulu, secara hukum lemah, belum lagi implentasinya dilapangan malah bikin gaduh,” kata dia berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (6/4)

Menurutnya, keberadaan peraturan pemerintah (PP) merupakan mandat dari undang-undang. Sehingga jika memang harus diterbitkan PP terlebih dulu, sudah seharusnya mengikuti aturan main tersebut. “Kalau aturannya seperti itu, harusnya PP dikeluarkan dulu sebelum aturan lainnya seperti permen dan pergub,” katanya.

Ia khawatir pergub tersebut diluncurkan tanpa mengkaji lebih dalam dan melibatkan stakeholder terkait dalam menyusun peraturan. Sebab sejak UU No 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun diterbitkan, hingga saat ini belum ada aturan turunan berupa PP yang merupakan mandat dari UU. Itu artinya, masih ada kendala yang belum bisa diselesaikan sehingga PP tersebut belum diterbitkan. 

“Oleh karena itu kami berharap Pergub ini bisa ditinjau ulang agar kepentingan semua pihak terakomodir dan tidak menimbulkan konflik seperti saat ini,” ujar Ellyzabeth.

Dengan adanya konflik di lingkungan apartemen, juga akan berdampak pada kegiatan pekerja di apartemen, seperti security, petugas kebersihan, operator lift, dan lainnya. Hadirnya Pergub 132 juga mengharuskan Rapat Umum Anggota Luar Biasa dilakukan dengan segera, untuk memilih P3SRS yang baru di seluruh apartemen di Jakarta. Hal itupun memunculkan keresahan dikalangan penghuni. 

Selain itu, juga tidak ada jaminan pengurus P3SRS baru yang terpilih nanti dapat menjalankan fungsinya dan mengelola apartemen dengan lebih baik. Yang menjadi kekhawatiran mayoritas penghuni justru adalah penurunan layanan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WOEiRq
April 06, 2019 at 11:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WOEiRq
via IFTTT
Share:

Derby Jatim, Persebaya Hadapi Arema di Final Piala Presiden

Persebaya akan menjadi tuan rumah di leg pertama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Final Piala Presiden 2019 akan mempertemukan dua klub asal Jawa Timur, yakni Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya. Berdasarkan hasil undian di kantor PSSI pada Sabtu (6/4) malam, Bajul Ijo akan menjadi tuan rumah pada leg pertama Final Piala Presiden 2019.

Partai final pertama akan diselenggarakan pada 09 April 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Sementara Arema FC akan bertindak sebagai tuan rumah pada partai final laga kedua di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 12 April 2019, dilansir dari laman resmi PSSI.

Persebaya berhasil melaju ke babak final setelah mempermalukan Madura United di kandang sendiri dengan skor akhir 3-2. Sebelumnya, Persebaya juga sudah mengantongi kemenangan agregat 1-0 atas Madura United pada laga pertama yang berlangsung di Surabaya.

Sementara Arema FC telah lebih dulu mendapatkan tiket ke babak final usai menekuk Kalteng Putra di kedua laga dengan skor 3-0, baik saat bermain kandang maupun tandang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VxEYup
April 06, 2019 at 11:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VxEYup
via IFTTT
Share:

BPN: 7 Juta Orang Bakal Hadiri Kampanye Akbar Prabowo-Sandi

Kampanye akbar akan dimulai dengan shalat subuh berjamaah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) memprediksi sebanyak tujuh juta orang akan menghadiri kampanye akbar pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Ahad (6/4) besok. Kampanye akbar akan dimulai dengan shalat subuh berjamaah.

"Insya Allah mudah-mudahan tujuh juta publik, nanti khususnya Jabodetabek bisa hadir di sana, dan antusianya sudah sangat tinggi," ujar anggota Direktorat Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Indra di d'consulate, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4).

Jutaan pendukung Prabowo-Sandi tersebut akan datang tanpa dibayar atau diberi imbalan oleh BPN. Indra mengatakan, mereka akan hadir secara sukarela karena punya harapan agar paslon nomor urut 02 tersebut menang dalam Pilpres 2019.

"Paling penting adalah kehadiran mereka inisiatif sendiri, swadaya sendiri, dengan kendaraan, patungan, logistik, transportasinya dan tidak ada diarahkan apalagi dibiayai," ujar Indra.

Ia mengatakan, Prabowo-Sandi dipastikan hadir dalam kampanye akbar tersebut. Meski beberapa waktu lalu, kesehatan dari mantan Danjen Kopassus tersebut sedikit menurun.

"Prabowo-Sandi luar biasa, mereka fit," ujar Indra.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menjelaskan, Prabowo-Sandi nantinya menyampaikan sejumlah dalam pidatonya. Salah satunya adalah pengembangan ekonomi di Indonesia.

Ia mengatakan, Prabowo tidak hanya berpihak kepada pengusaha besar, tetapi juga pelaku usaha kecil yang akan digulirkan karena mereka merupakan penopang ekonomi Indonesia. "Program berpihak kepada rakyat, sumber daya alam berpihak kepada rakyat, itu yang akan disampaikan. Konsep dasar seperti itu," ujar Indra.

Perlu diketahui, kampanye akbar Prabowo-Sandiaga akan dihadiri oleh pimpinan partai politik koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (7/4).

Selain para politisi akan hadir pula para ulama, habaib, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Menurut jadwal, beberapa tokoh ulama juga akan memberikan tausiah.  Acara sendiri akan dimulai dengan salat Subuh berjemaah pada pukul 04.00 WIB. Lalu diakhiri dengan pidato Prabowo dan Sandiaga Uno pada pukul 10.00 WIB.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FX9hUp
April 06, 2019 at 10:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FX9hUp
via IFTTT
Share:

Pentingnya Bangun Komunitas dan Jalin Relasi

Komunitas akan menggali potensi diri

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Sebagai upaya memasifkan edukasi literasi, Jaringan Sekolah Indonesia Dompet Dhuafa Pendidikan menginisiasi gerakan Gemari Baca sebagai cara untuk membangun sistem kerelawanan yang biasa disebut Duta Gemari Baca.

Duta Gemari Baca merupakan kumpulan pemuda yang memiliki minat khusus dalam pengembangan literasi dan semangat kontribusi yang tinggi, melalui para Duta diharapkan jangkauan pengembangan literasi masyarakat bisa jauh lebih luas dan efektif, saat ini Duta Gemari Baca telah sampai di Batch 5.

Untuk mengasah kemampuan para Duta Gemari Baca Batch 5 dalam memahami pentingnya membangun komunitas serta menjalin relasi dengan masyarakat dan para pemangku kebijakan, pada Jumat (05/04) para Duta mengikuti Community and Volunteer Management bersama Andi Angger Sutawijaya, Direktur Turun Tangan, yang dilaksanakan di Lembaga Pengembangan Insani, Bogor, Jawa Barat.

“Pemuda adalah penggerak, sejak dulu hingga saat ini pemuda memegang peranan penting dalam peradabaah. Salah satu cara yang bisa kita lakukan ialah berkolaborasi membentuk sebuah komunitas. Kenapa? Karena kita, para pemuda, bukan soal jumlah usia, tapi cara dia memandang tentang masa depan,” kata Angger.

Selama dua jam 26 peserta terpilih akan diajarkan cara berkomunikasi, membangun networking, dan cara mengelola komunitas dan relawan yang baik. 

”Apa sih yang menjadi tantangan saya ketika membangun sebuah kekuatan dalam sebuah komunitas?” Tanyakan kepada diri kalian dan gali potensi diri kalian agar bisa memaksimalkan kemampuan komunitas dan relawan di dalamnya,” jelas Angger.

Selain menjelaskan pentingnya membangun komunitas mumpuni, Angger turut memaparkan berbagai tips dan trik serta cara jitu dalam memaksimalkan kemampuan komunitas serta relawan melalui nilai-nilai kerelawanan yang sudah di internalisasi. Dalam paparannya ia menambahkan jika komunitas yang baik ialah komunitas yang mampu berkolaborasi secara luas, sinergis, dan berkelanjutan.

“Workshop ini akan menjadi bekal untuk para Duta, mereka adalah harapan bangsa ini. Saya yakinmereka mampu membangun komunitas dan jaringan luar biasa kelak. Saya percaya Duta mampu menjadi motor penggerak dalam mengembangkan komunitas dan relawan di komunitasnya masing-masing,” tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D2OE8G
April 06, 2019 at 10:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D2OE8G
via IFTTT
Share:

Jokowi Diyakini Bisa Raup 60 Persen Lebih Suara Muhammadiyah

Capres Jokowi dinilai bisa meraup suara mayoritas Muhammadiyah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembina Jaringan Matahari Bagus Suksmo Djati optimis calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) akan menang disegmen Muhammadiyah. Bagus memprediksi, mantan wali kota Solo itu bakal mendulang suara sebesar 60 persen lebih.

"Saya yakin pemilih Muhammadiyah itu rasional sehingga tidak mudah termakan hoaks dan kampanye ketakutan", kata Bagus Suksmo Djati dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (6/4).

Bagus berpendapat, angka 60 persen ini tidak mengada-ada. Hal itu, dia melanjutkan, melohat hasil survei terbaru yang dilakukan Indo Barometer menyebutkan Jokowi dipilih sebesar 45 persen di Muhammadiyah sedang Prabowo hanya memperoleh angka 35 persen.

Bagus mengungkapkan, Jaringan Matahari mendorong agar Alumni Perguruan Muhammadiyah yang mendukung capres pejawat bekerja lebih keras dan cerdas dalam memenangkan Jokowi di Muhammadiyah.

Optimisme itu dibagikan Bagus saat konsolidasi alumni perguruan Muhamadiyah. Kegiatan yang difasilitasi oleh Jaringan Matahari dan Forum Relawan Jokowi ini bertujuan untuk membangkitkan semangat para alumni perguruan Muhammadiyah seluruh Indonesia.

Koordinator acara Alumni Wahono mengatakan, ciri pendukung Jokowi di muhammadiyah itu cenderung diam dan menghindari konflik. "inilah yang kami sebut dengan Silent Majority, mereka merupakan kekuatan besar untuk memenangkan Jokowi jika diaktivasi dan dibangkitkan," katanya.

Sementara, konsolidasi Alumni Perguruan Muhammadiyah ini merumuskan empat seruan untuk alumni perguruan Muhammadiyah diseluruh Indonesia. Pertama, mengajak sepada seluruh alumni perguruan muhammadiyah yang selama ini menjadi silent majority untuk bangkit dan berani bersama-sama menunjukkan sikap dan suaranya dalam mendukung Joko Widodo untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Kedua, mengajak seluruh alumni perguruan Muhammadiyah menjadi penggerak dan partisipan aktif dalam pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin bagi keluarga dan lingkungannya. Ketiga, menyerukan kepada seluruh alumni perguruan Muhammadiyah menjadi garda depan dalam melawan persebaran hoax yang telah merusak demokrasi dan sendi-sendi kehidupan bangsa.

"Terakhir, menyerukan kepada seluruh alumni perguruan Muhammadiyah untuk bersama menolak segala bentuk tindakan yang berlawanan dengan konstitusi dalam perebutan kekuasaan, seperti gagasan people power," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vqx7hT
April 06, 2019 at 10:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vqx7hT
via IFTTT
Share:

Pakistan Kerahkan 1.790 Petugas Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama dan Kerukunan Antar Agama Pakistan akan mengerahkan sebanyak 1.790 Staf Kesejahteraan Haji untuk pelaksanaan haji tahun ini. Petugas haji ini akan bertugas untuk menyediakan layanan kesehatan bagi jamaah, dan membantu jamaah dalam menjalankan kewajiban agama mereka selama di Arab Saudi. 

Baca Juga:

Dilansir dari Associated Press of Pakistan (APP), pengaturan terkait petugas haji ini hampir rampung diselesaikan oleh pemerintah. Menurut seorang pejabat kementerian, Misi Medis Haji terdiri dari 552 orang. Mereka termasuk dokter, tenaga ahli, paramedis, dan lainnya. Petugas medis ini akan dikerahkan untuk memberikan bantuan medis kepada jamaah asal Pakistan. 

Sementara itu, pemerintah Pakistan juga tengah membahas untuk mengerahkan kontingen staf kesejahteraan, Moavineen (pembantu), yang dipilih dari kementerian federal, departemen, pemerintah provinsi, polisi, pertahanan sipil, kepanduan, dan organisasi sektor publik lainnya. Selain itu, akan ada kuota 10 persen yang dicadangkan bagi pengulang (repeater). 

Berita Terkait

Pemerintah Pakistan juga akan mempekerjakan petugas pembantu haji lokal (Moavineen e-Hujjaj), yang dapat berkomunikasi dalam bahasa Arab dengan agen-agen Saudi untuk memfasilitasi jamaah haji Pakistan. Staf kementerian tersebut akan dikerahkan dan bertugas melakukan tugas-tugas administratif dan menyangkut kesejahteraan jamaah. 

Mereka akan bekerja di ruang kontrol utama yang didirikan di Makkah dan Madinah, Sel Keberangkatan Madinah, kantor lapangan di Mina dan beberapa tempat lainnya di tanah suci. Mereka akan bekerja untuk layanan Mashaair dan sel koordinasi dengan maskapai penerbangan untuk penerbitan dan perubahan tiket dan tugas lainnya yang berkaitan dengan haji.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G3FgUb
April 06, 2019 at 09:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G3FgUb
via IFTTT
Share:

Drama Lima Gol, Persebaya Lolos ke Final Piala Presiden

Persebaya taklukan Madura United dengan skor 3-2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Derbi Suramadu antara Persebaya Surabaya kontra Madura United berlangsung dramatis. Kedua tim ini bertemu pada leg kedua untuk memperebutkan tiket ke babak final Piala Presiden 2019. Laga berlangsung di Stadion Gelora Madura, Pamekasan, Sabtu (6/4) malam WIB. Laga berakhir dengan skor 3-2, kemenangan bagi kubu tamu.

Pada babak pertama, Madura United yang bertindak sebagai tuan rumah bermain dengan tempo cepat dan lakukan serangan bertubi-tubi yang berlangsung dalam durasi cukup lama. Bahkan tim tamu hanya diberi kesempatan beberapa kali untuk lakukan serangan balik, namun serangan balik dari skuat Bajul Ijo juga cukup berbahaya bagi tim asuhan Dejan Antonic.

Sejak menit pertama, David Laly sudah melakukan serangan yang efisien ke barisan pertahanan Persebaya. Namun sayang, umpan yang David berikan kepada Alberto Goncalves alias Beto belum bisa dimanfaatkan dengan baik. Gagal membuahkan hasil dari serangan pembuka itu, Zah Rahan lepaskan tendangan yang cukup keras dan terarah pada menit ke-9, namun Miswar masih bisa menepisnya dengan baik.

Selama 15 menit pertandingan berlangsung, Andik Vermansyah dan kawan-kawan memberikan serangan bertubi-tubi ke gawang Miswar. Namun sayang, rangkaian serangan itu masih belum berhasil dan harus terhenti saat David Laly dinilai melakukan pelanggaran oleh wasit. Belum usai, pada menit-16 Andik juga mencoba peruntungannya dengan melakukan tendangan langsung ke arah gawang, beruntung Miswar berada dalam posisi yang tepat dan berhasil menangkap tendangan keras itu.

Di menit ke-27 percobaan lainnya dilakukan oleh Marckho, pemain berusia 24 tahun itu mencoba lakukan placing ke tiang jauh gawang yang dijaga Miswar, sayang tidak ada teman yang menyambutnya.

Andik Vermansyah dan David Laly terlihat beberapa kali bertukar posisi. Rakic juga sempat mendapatkan kesempatan saat mendapatkan umpan dari Zah Rahan, sayang tandukkannya masih melenceng.

Sementara itu, Persebaya beberapa kali lakukan serang balik, salah satunya saat Osvaldo Haay berada di posisi onside di depan gawang pada menit ke-15 namun berhasil digagalkan bek Madura yang tersisa di belakang. Persebaya geram dapatkan serangan bertubi-tubi. Tensi tinggi, Hidayat berusaha menghalau Andik, namun sliding tackle yang dilakukan dinilai berbahaya sehingga mendapat kartu kuning. Jalilov yang berusaha protes juga dihadiahi kartu kuning oleh wasit.

Pada menit ke-30 Persebaya akhirnya mendapat kesempatan untuk menyerang saat Jamie Xavier melakukan handsball. Hadiah tendangan bebas masih belum membuahkan hasil. Serangan balik lainnya dilakukan oleh Osvaldo Haay namun juga masih berhasil digagalkan. Selain itu, kesempatan emas juga dimiliki Jalilov saat mendapatkan umpan dari Lizio pada menit ke-44. Namun, babak pertama harus berakhir dengan skor kacamata.

Pada babak kedua, Madura United akhirnya bisa mencuri gol terlebih dahulu melalui tandukan Rakic pada menit ke-54 saat menerima umpan dari Zah Rahan. Namun selang enam menit, Persebaya berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Otavio Dutra.

Serangan balasan dilakukan Madura, gol kedua diciptakan oleh Beto pada menit ke-67 setelah menerima umpan terobosan Rakic dan mengakhiri dengan sontekan ke tiang dekat. Persebaya balikkan keadaan melalui gol pada menit ke-82 oleh sundulan Balde, pertandingan pun berakhir setelah Hansamu Yama berikan kontribusi gol ketiga Persebaya di menit ke-94. Persebaya melaju ke babak selanjutnya dan akan menantang Arema Fc yang telah lebih dulu menaklukkan Kalteng Putra.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2U62wFa
April 06, 2019 at 09:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2U62wFa
via IFTTT
Share:

Musik Celentung Pecahkan Rekor Dunia

Celentung alat musik bambu khas Selaawi

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Pertunjukan musik celentung alat musik bambu khas Selaawi, Kabupaten Garut, memecahkan rekor dunia versi RHR (Record Holder Republic). Permainan musik yang ditampilkan dalam Gebyar Pesona Budaya Garut 2019 itu dibawakan oleh ratusan siswa berpakaian batik.

Pada Sabtu (6/4) pencatat rekor yang berbasis di Amerika Serikat itu menilai permainan celentung yang digelar di Alun-alun Garut. Permainan itu tampil memecahkan rekor dunia dengan peserta terbanyak yang dibawakan oleh 206 siswa berseragam batik. Dalam pemecahan rekor itu, para peserta membawakan dua lagu, yaitu lagu daerah dan Indonesia Pusaka dalam waktu 10 menit.

Vice President of RHR, Lia Mutisari mengatakan, jenis alat musik ini tidak pernah ada dan masuk kategori unik menurut dunia. "Semoga menjadi inspirasi gerakan kebudayaan dalam mengharumkan nama Indonesia di mata dunia," kata Lia dalam keterangan resminya, Sabtu (6/4).

Celentung merupakan alat musik yang terbuat dari bambu dengan panjang sekitar 30 cm. Dua bandul yang terpasang di sisi bulatan bambu berfungsi sebagai penabuh. Cara bermainnya dengan dikecrek menggunakan satu tangan. Nada yang dihasilkan oleh celentung berbeda-beda, mirip angklung yang memiliki nada do, re, mi, fa, sol, la, si. 

Tiap orang membunyikan masing-masing nada secara bergantian. Suara celentung yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi yang memainkannya. Apalagi jika dikolaborasikan dengan alat musik lain seperti kecapi dan kendang. 

Celentung memang merupakan alat musik baru khas Selaawi yang diperkenalkan pada Gebyar Pesona Budaya Garut 2019. Namun, peluncuran perdananya langsung mendunia dan mampu memecahkan rekor RHR.

Kepala Dinas Pariwisata Garut, Budi Gan Gan Gumilar mengatakan, selama ini celentung menjadi mainan sekaligus budaya bermusik bagi warga Selaawi. Namun, baru saat ini celentung diperkenalkan ke publik.

"Mungkin alat musik ini agak asing di telinga kita. Maklum saja, keberadaan celentung, hanya ada di Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YSPdvb
April 06, 2019 at 09:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YSPdvb
via IFTTT
Share:

Umbas: Kerja Nyata Jokowi Bungkam Semua Hoaks

Ketua Relawan Arus Bawah menilai kecintaan rakyat terhadap Jokowi semakin besar.ri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Relawan Arus Bawah Joko Widodo (Jokowi), Michael Umbas menilai, kecintaan masyarakat pada sosok Jokowi makin tak terbendung di setiap kampanye. Dia mengatakan, teranyar di Batam sampai banyak peserta kampanye paslon 01 yang pingsan akibat berdesak-desakan.

Ia mengatakan, gelombang dukungan rakyat yang terus membuncah di setiap kampanye Jokowi menjadi bukti nyata rakyat akan selalu berpihak pada pemimpin yang dihujam fitnah bertubi-tubi. Lanjutnya, rasa sayang dan cinta pada Jokowi terus tumbuh dan membesar karena kobaran api fitnah serta ujaran kebencian yang menjadi-jadi.

"Jokowi telah melewati rangkaian peristiwa dan waktu sebagai pemimpin yang teruji," kata Michael Umbas  dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (6/4).

Umbas mengatakan, hasil kerja nyata telah membungkam semua fitnah dan hoaks serta ujaran kebencian yang diproduksi lawan. Dia melanjutkan, pada akhirnya kebenaran yang akan menang.

Menurut Umbas, Jokowi juga menjalankan falsafah kepemimpinan Jawa Narimo Ing Pandum yakni bekerja dengan ikhlas meski diterpa rintangan. Dia menambahkan, keikhlasan dalam gerak langkah kebaikan Jokowi yang terus bekerja tanpa pamrih berbuah hasil setimpal yakni kepercayaan penuh rakyat.

Umbas mengatakan, untuk memastikan kemenangan yang makin nyata, segenap kekuatan akan dikerahkan. Partai, relawan, kelompok pendukung, organisasi profesi, alumni, asosiasi dan berbagai elemen rakyat akan bahu membahu mengawal hingga 17 April 2019.

"Kita tidak pernah menganggap remeh lawan, justru kekuatan elemen Jokowi-KH Maruf Amin terus mengkristal dan makin militan menjaga kemenangan di angka terhormat. Kami percaya rakyat berbaju putih akan berduyun-duyun ke TPS mencoblos baju putih," ujar Umbas.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TWTmdW
April 06, 2019 at 09:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TWTmdW
via IFTTT
Share:

Puasa Ramadhan Bagi Wanita Hamil dan Menyusui

Hukum berpuasa bagi setiap Muslim pada Ramadhan adalah wajib.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA — Hukum berpuasa bagi setiap Muslim pada Ramadhan adalah wajib. Utamanya, bagi mereka yang sudah memasuki masa baligh, berakal, tidak sedang dalam perjalanan (musafir), tidak sakit.

Sementara, bagi Muslimah wajib jika sedang suci dari haid dan nifas. Hukum wajib berpuasa ini juga berlaku bagi wanita yang sedang dalam keadaan hamil dan menyusui. Bila kondisi Muslimah ini sehat, tidak lemah, tidak sakit-sakitan, dan tidak memiliki kekhawatiran akan kondisi janin yang dikandung atau anak yang disusui serta dirinya sendiri, ia wajib berpuasa.

Kondisi fisik seorang wanita yang sedang hamil dan menyusui memang cenderung berbeda dengan kondisi wanita yang tidak pada kondisi tersebut. Kalori yang dibutuhkan untuk memberi asupan bagi buah hati untuk ibu hamil sekitar 2.200-2.300 kalori per hari. Sementara, bagi Muslimah yang menyusui, dibutuhkan sekitar 2.200-2.600 kalori.

Kondisi ini menimbulkan konse kuensi yang berbeda bagi para ibu dalam menghadapi puasa Ramadhan. Ada yang merasa baik-baik saja dan ada yang da lam kondisi tidak kuat atau meng kha watirkan jika harus berpuasa. Nabi SAW dalam HR Ahmad bersabda, "Sesung guh nya Allah 'azza wa jalla menghilang kan pada musafir separuh shalat. Allah pun menghilangkan puasa pada musafir, wanita hamil, dan wanita menyusui."

Dalam menanggapi apakah ibu yang tidak puasa ini memiliki kewajiban meng qadha atau membayar fidyah, ada banyak pendapat tentang hal ini. Menurut pendapat pertama dari Imam Syafi'i, Imam Malik, dan Imam Ahmad, Muslimah hamil dan menyusui yang tidak puasa saat Ramadhan wajib mengqadha dan mem beri makan kepada orang mis kin sesuai dengan hari puasa yang ia tinggalkan.

Pendapat kedua dari Al Auza'i, Ats Tsauriy, Abu Hanifah, dan murid-muridnya. Mereka berpendapat cukup mengqadha atau mengganti puasa di hari lain. Pendapat ketiga dari Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Ishaq, dan Syaikh Al Albani yang me nyatakan, cukup memberi makan ke pada orang miskin tanpa mengganti puasa.

Pendapat lainnya dari Imam Malik dan Ulama Syafi'iyah yang menyatakan, mengqadha hanya bagi wanita hamil, sementara bagi wanita yang menyusui mengqadha serta memberi makan bagi orang miskin sesuai hari ia tidak puasa. Terakhir, pendapat dari Ibnu Hazm yang menyebut tidak perlu mengqadha mau pun memberi makan orang miskin.

Ibnu Abbas yang dikeluarkan oleh Ibnu Jarud dalam Al Muntaqho dan Al Baihaqi berkata, "Keringanan dalam hal ini adalah bagi orang yang tua renta dan wanita tua renta dan mereka mampu ber puasa. Mereka berdua berbuka jika mereka mau dan memberi makan ke pada orang miskin setiap hari yang di ting galkan, pada saat ini tidak ada qadha bagi mereka. Kemudian, hal ini dihapus de ngan ayat (yang artinya), "Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu." 

Namun, hukum fidyah ini masih tetap ada bagi orang yang tua renta dan wanita tua renta jika mereka tidak mampu berpuasa. Kemudian, bagi wanita hamil dan menyusui jika khawatir mendapat bahaya maka dia boleh berbuka (tidak berpuasa) dan memberi makan orang miskin bagi setiap hari yang ditinggalkan." Dari Nafi' dikisahkan Ibnu Umar pernah membahas tentang kondisi ini.

Dalam Irwa'ul Gholil (4/20) disebutkan, "Putri Ibnu Umar yang menikah dengan orang Quraisy sedang hamil. Ketika ber puasa saat Ramadhan, dia merasa ke hausan. Kemudian, Ibnu 'Umar memerintahkan putrinya tersebut untuk berbu ka dan memberi makan orang miskin bagi setiap hari yang ditinggalkan." Adapun cara membayar fidyah, yaitu ukurannya setengah sho' kurma, gan dum, atau beras sebagaimana yang biasa dimakan oleh keluarganya. Ukuran satu sho' sama dengan sekitar 2,5 hingga tiga kg.

Adapun cara menunaikannya, yaitu pertama memberi makanan pokok yang biasa ia makan kepada orang miskin. Jika ia memiliki utang puasa selama tujuh hari maka ada tujuh orang miskin yang masing-masing diberi 1,5 kg kurma/beras/gandum.

Cara kedua, yaitu membuat suatu hidangan makanan seukuran fidyah yang menjadi tanggungannya, lalu mengundang orang miskin dan diberi makan hing ga mereka merasa kenyang. Misal kan, ia memiliki utang lima hari puasa, maka diundanglah lima orang miskin untuk diberi makan. Lebih bagus jika makanannya ditambah dengan lauk dan sayur.

Membayar fidyah ini tidak sah bila dilakukan dengan memberi uang. Adapun waktu pembayaran fidyah adalah pada hari itu ketika tidak melaksanakan puasa atau boleh juga diakhirkan hingga akhir Ramadhan sebagaimana yang dilakukan oleh Anas bin Malik. Dan tidak boleh pembayaran fidyah ini dilakukan sebelum Ramadhan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G3C0Ir
April 06, 2019 at 09:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G3C0Ir
via IFTTT
Share:

Data dan Fakta Jelang Barcelona vs Atletico Madrid

Barcelona bakal menjamu Atletico Madrid di Stadion Camp Nou

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Barcelona siap menjamu Atletico Madrid dalam pertandingan lanjutan La Liga Spanyol pekan ke-31, di Stadion Camp Nou, Ahad (7/4) dini hari WIB>. Laga diprediksi bakal berlangsung sengit, dengan aksi jual beli serangan dan adu tangguh di lini pertahanan.

Dalam laga ini, Valverde belum bisa menurunkan Arturo Vidal karena larangan tampil. Barcelona kemungkinan bakal menurunkan Samuel Umtiti dan Clement Lenglet untuk mengisi lini bek tengah. Sedangkan Gerard Pique dan Lionel Messi siap bertanding melawan Atletico Madrid.

Di kubu Atletico, Santiago Arias siap tarung dan akan mengisi posisi sebagai bek kanan, di belakang Juanfran. Sedangkan Alvaro Morata masih dibangkucadangkan karena belum pulih benar dari cedera engkel, sementara Diego Costa siap bertanding setelahb sebelumnya menderita cedera hamstring. Koke dan Saul diharapkan berperan sebagai pemain yang siap melakukan jelajah lapangan, mengingat Angel Correa masih belum bisa tampil

Fakta Laga:

  • Barcelona tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir di kompetisi Liga Spanyol.
  • Barcelona tidak terkalahkan dalam 18 laga kandang melawan Atletico Madrid di semua kompetisi.
  • Atletico Madrid mampu menorehkan clean sheet dalam enam dari tujuh laga terakhir di kompetisi Liga Spanyol.
  • Barcelona sekurangnya rata-rata melesakkan dua gol dalam 10 dari 11 laga kandang di kompetisi Liga Spanyol.
  • Atletico Madrid meraih enam kali menag dari tujuh laga terakhir di kompetisi Liga Spanyol.
  • Atletico Madrid rata-rata mampu mencetak di bawah 2,5 gol dalam enam pertandingan dari tujuh laga di ajang Liga Spanyol.
  • Barcelona rata-rata mencetak di bawah 2,5 gol dalam tiga laga terakhir melawan Atletico Madrid di semua kompetisi.

Prakiraan susunan pemain:

Barcelona (4-3-3)

Stegen (penjaga gawang), Alba, Lenglet, Pique;, Roberto, Arthur, Busquets, Rakitic, Coutinho, Surez, Messi

Pelatih: Ernesto Valverde

Atletico Madrid (4-4-2):

Oblak (penjaga gawang), Luis, Godin, Gimenez, Arias, Koke, Rodrigo, Partey, Niguez, Griezmann, Costa

Pelatih: Diego Simeone

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VrrGzp
April 06, 2019 at 09:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VrrGzp
via IFTTT
Share:

Hindari Konsumsi Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan memicu craving

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Obesitas pada anak dapat dihindari salah satunya dengan mengurangi konsumsi karbohidrat olahan, demikian saran dokter spesialis anak dari RSCM, dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K).

"Terapi obesitas pada usia remaja punya tingkat keberhasilan 10-20 persen saja. Kalau enggak mau keto (diet rendah karbohidrat), kurangi konsumsi karbohidrat olahan. Jajanan yang ada di mini market, jika langsung dimakan, akan langsung meningkatkan kadar gula. Indeks glikemik akan langsung tinggi," ujar Piprim di Jakarta, Sabtu (6/4).

Piprim mengatakan karbohidrat olahan seperti yang banyak ditemui di toko ritel justru memicu craving atau ingin mengosumsi suatu terus menerus dan tidak mengenyangkan."Berbeda dengan makanan alami yang langsung diciptakan Allah, misalnya telur, daging, ikan dan bahan pangan lain berikut lemaknya itu mengenyangkan," katanya.

Ketika seseorang mengonsumsi karbohidrat olahan pabrik, lanjut Piprim, orang itu mampu menghabiskan makanan itu dalam jumlah banyak seorang diri. "Itu namanya sugar craving. Siklusnya, insulin naik dulu, sedangkan gulanya turun. Begitu gula turun, dia lapar lagi dan mengambil (makanan) lagi," ujar Piprim.

Para ahli kesehatan menyarankan semua orang mengonsumsi sayuran dan buah meskipun tidak semua buah aman dikonsumsi bagi penderita diabetes, salah satunya pisang.

Piprim mengatakan kadar gula dalam pisang tinggi sehingga justru berbahaya dikonsumsi berlebihan, apalagi jika Anda penderita diabetes.

Satu potong pisang besar bisa mengandung 17 gram atau 4,25 sendok teh gula. Sementara, satu cangkir buah anggur mengandung 15 gram atau 3,75 gram sendok teh gula.

"Buah mesti dicari yang nutrisi tinggi tapi enggak langsung diubah oleh tubuh menjadi gula. Misalnya alpukat, stroberi, atau buah lain keluarga berry, bengkuang, timun dan buah berserat tinggi," kata Piprim.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D0Ft93
April 06, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D0Ft93
via IFTTT
Share:

Anak Perlu Nutrisi Tepat Hindari Infeksi Pernafasan

Ketika anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pakar Nutrisi Ayu Kusuma Dewi mengatakan anak harus mendapatkan nutrisi yang tepat agar terhindar dari penyakit seperti infeksi saluran pernapasan dan diare.

"Ketika anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa mengganggu seperti infeksi saluran pernapasan dan diare," katanya di Atrium Jogja City Mall (JCM) Yogyakarta, Sabtu (6/4).

Pada peluncuran modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia", Ayu mengatakan hasil riset menunjukkan 41,9 persen anak Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pernapasan dan 12,2 persen anak masih sering terkena diare.

Oleh karena itu, menurut dia, anak harus mendapatkan nutrisi yang tepat, yang dapat dilakukan dengan memberikan asupan probiotik seperti Lactobacillus rhamnosus.

"Lactobacillus rhamnosus telah teruji secara klinis dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh," kata Ayu.

Psikolog Tri Novita Herdalena mengatakan menjadi tanggung jawab orang tua untuk mempersiapkan anak dengan berbagai kecakapan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan membekali mereka dengan karakter yang kuat agar dapat membawa Indonesia semakin maju.

"Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika generasi muda dalam usia produktif tidak memiliki kecakapan dan karakteristik yang unggul," kata Novita.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vrwu7X
April 06, 2019 at 08:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vrwu7X
via IFTTT
Share:

Jokowi Imbau Warga Deli Jangan Percaya Hoaks

Jokowi meminta masyarakat untuk melawan hoaks.

REPUBLIKA.CO.ID, DELI -- Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyrakat Deli Serdang untuk tidak percaya dengan berita bohong, hoax dan fitnah yang menghantam dirinya dan cawapres Ma'ruf Amin. Dia meminta masyrakat untuk melawan hoaks tersebut.

"Rakyat Deli Serdang, dan Sumatera Utara umumnya, harus lawan itu. Harus berani merespon, dan mengatakan bahwa itu berita bohong. Saya yakin, rakyat Sumatera Utara yang militan tidak mau dibohongi," kata Jokowi dalam keterangan remsi di Jakarta, Sabtu (6/4).

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat melakukan kampanye terbuka di Gedung Olahraga Futsal Dispora Sumatera Utara di Jalan Pancing, Deli Serdang pada pada Jumat (5/4) malam. Dalam kesempatan itu, Jokowi disambut teriakan horas kemenangan tanpa henti oleh pengunjung yang hadir.

"Saya benar-benar bangga dan mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, dan tokoh-tokoh di Deli Serdang ini yang masih menunggu. Ini luar biasa sekaligus menunjukkan militansi dan kekuatan kita semua di Sumatera Utara," katanya.

Melihat militansi tersebut Jokowi optimis diirnya mampu mendulang suara lebih banyak ketimbang Pilpres 2014 lalu. Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, pada Pemilu 2014 lalu dirinya hanya mendapatkan 55 persen di kawasan tersebut.

Jokowi mengatakan, saat itu dirinya juga belum memiliki keluarga di kawasan tersebut. Berbeda dengan saat ini yang telah meiliki keluarga, Jokowi berharap suaranya meningkat paling tidak hingga 65 persen.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga meminta masyarakat untuk menilai hasil kinerja pemerintahan yang dipimpinnya untuk membangun Sumatera Utara. Termasuk, dia melanjutkan, sejumlah proyek infrastruktur yang kini sedang dikebut agar selesai tahun ini.

Pria asal Solo itu mengungkapkan, saat ini jalan tol Medan-Binjai sudah beroperasi sebagian. Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi juga hampir rampung. Berikutnya, akan dibangun jalan tol Tebing Tinggi-Pematangsiantar-Sibolga, serta jalan Tol Binjai-Langsa, Aceh.

"Deli Serdang juga akan dibangun rel kereta api yang terhubung ke Medan demi mendukung mobilisasi penduduk dan barang," tambahnya.

Jokowi kemudian mengajak masyarakat yang hadir untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April nanti. Dia meminta pemilih untuk memberikan suara mereka pada kadidat yang mengenakan pakaian putih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D0NMBM
April 06, 2019 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D0NMBM
via IFTTT
Share: