Showing posts with label 2019 at 04:43PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:43PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Orang Beruntung

Sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ridwan Hasan Putra

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasihati supaya menaati ke benaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran" (QS al Ashr [103]: 1 – 3).

Pada surah al-Ashr, kita memahami bahwa orang tidak akan merugi jika beriman (mengaktifkan hati), mengerjakan amal saleh (mengaktif kan pancaindra/fisik), dan saling me nasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran (mengaktifkan akal sebanyak dua kali). Berdasarkan surah al-Ashr, manusia tidak akan merugi jika mengaktifkan tiga antena manusia, yaitu hati, pancaindra, dan akal.

Dalam cara berpikir suprarasional, tiga antena ini membentuk bangunan tiga dimensi virtual yang ber fungsi sebagai wadah rezeki untuk menampung rezeki yang datangnya dari langit (rahmat Allah). Jika sese orang imannya kuat, banyak melakukan amal saleh, dan konsisten saling menasihati dalam ketaatan dan kesa baran, wadah rezekinya akan besar sehingga rezeki yang diperoleh atau yang dimilikinya pasti besar. Orang yang seperti ini walaupun tidak terlihat bersusah payah dalam mencari nafkah, rezekinya pasti banyak.

Sebaliknya, jika orang tersebut imannya lemah, amal salehnya se dikit, dan jarang saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran, wa dah rezeki orang tersebut akan se dikit sehingga rezeki yang diperoleh atau dimilikinya akan sedikit pula. Orang seperti ini walaupun kerja su sah payah membanting tulang siang dan malam, rezeki yang diperolehnya pasti sedikit. Orang seperti ini ter ma suk orang yang merugi karena usaha kerasnya tidak menghasilkan sesuatu sesuai harapan karena wadah rezekinya kecil.

Fakta seperti ini sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita pahami lebih jauh, wadah re zeki itulah sebenarnya penentu be sar atau kecilnya rezeki yang akan diterima, bukan dari usaha atau kerja kerasnya dalam mencari nafkah. Oleh karena itu, marilah kita berlombalom ba untuk memperbesar wadah rezeki ini melalui aktivitas beramal saleh dan saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Rezeki ini tidak harus berupa uang, pangkat, atau jabatan. Rezeki bisa juga berupa anak yang saleh dan pintar, keluarga sehat dan bahagia, dimudahkan dalam berbagai urusan, dll.

Hal yang jauh lebih penting, wa dah rezeki yang dimaksud dalam tulisan ini bukan hanya untuk me nam pung rezeki untuk bekal kepentingan dunia, melainkan juga untuk bekal kehidupan akhirat. Makin banyak re zeki yang ditampung melalui berbagai amal ibadah, akan makin banyak bekal yang dimiliki untuk kehidupan akhirat.

Jika seorang Muslim ingin membuat wadah rezekinya membesar dengan cepat agar bekal hidup yang di milikinya banyak, yang harus dilakukan adalah melakukan perbuatan baik secara berjamaah dan untuk kepentingan orang banyak serta dilakukan pada waktu di mana pintu rahmat dibuka sebesar-besarnya, yaitu pada bulan Ramadhan. Mari manfaatkan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya agar kita tidak menjadi orang yang merugi atau menjadi orang beruntung. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wuuWPK
May 30, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wuuWPK
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 29, 2019

Masjid di Rancaekek, Nyaman untuk Persinggahan Pemudik

Masjid PLN di Rancaekek bisa disinggahi untuk pemudik beristirahat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Perjalanan mudik tentu amat melelahkan. Sebagian memilih untuk berangkat pada malam hari dan ada yang di siang hari. Sepanjang perjalanan, pemudik perlu beristirahat sejenak di tempat yang nyaman.

Bagi pemudik yang melintasi Jalan Raya Rancaekek, ada masjid yang nyaman dan tepat untuk beristirahat. Masjid PT PLN (Persero), namanya. Letaknya berada setelah pabrik Kahatex dari arah Bandung.

Halaman masjid ini cukup luas dan terdapat area parkir untuk beberapa mobil dan tentunya motor. Kesejukan amat terasa saat memasuki masjid ini. Beberapa pohon yang rindang tegak berdiri menghiasi halaman masjid yang dibangun pada 2013 lalu itu.

Pelataran Masjid PLN juga cukup luas. Lantai pelatarannya terbuat dari keramik dengan warna coklat yang cerah. Pemudik bisa beristirahat ataupun merebahkan badan di pelataran yang bersih ini.

Di sisi masjid, tersedia air mineral untuk bisa dinikmati para jamaah. Tak perlu takut barang hilang karena ada tempat penitipan yang siaga selalu.

Saat masjid ini disambangi Republika.co.id, suasana masih tampak sepi. Belum ada pemudik yang mondar-mandir. Penjaga masjid tersebut, Adi, menuturkan biasanya masjid ini baru ramai pada H-2 lebaran.

"Kalau sudah masuk H-2 sudah ramai. Apalagi pas malam takbiran. Banyak (pemudik) yang istirahat di sini. Yang pakai mobil banyak, yang pakai motor juga banyak," kata dia.

Adi mengungkapkan, di halaman masjid ini juga tersedia posko relawan yang bisa dimanfaatkan pemudik. Di dalamnya ada layanan medis untuk membantu memastikan kesehatan pemudik saat berkendara. Jadi, tak ada salahnya bagi Anda pemudik untuk singgah di masjid ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EEnciw
May 29, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EEnciw
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 28, 2019

Ribuan Botol Miras di Tasikmalaya Dimusnahkan

Tasikmalaya melakukan pemusnahan 2.193 botol minuman keras.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Polres Tasikmalaya Kota melakukan pemusnahan terhadap 2.193 botol minuman keras (miras), yang berhasil disita selama operasi pekat 2019, Selasa (28/5). Ribuan botol miras itu dimusnahkan dengan digilas menggunakan alat berat,

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf mengatakan, pemusnahan itu dilakukan untuk meminimalisir peredaran miras di masyarakat. Ia ingin ke depannya aparat kepolisian lebih maksimal untuk melakukan pencegahan peredaran miras.

"Saya ingin lebih maksimal lagi. Polisi bersama TNI dan stakeholder terkait serta alim ulama kita akan terpadu membasmi dan menanggulangi miras di Kota Tasikmalaya," kata dia, Selasa (28/5).

Menurut dia, proses pemusnahan miras itu sekaligus sebagai bentuk komitmen bahwa aparat benar-benar melakukan pengawasan peredaran minuman beralkohol tersebut. Sebab, ia menilai, peredaran miras saat ini telah sangat mengkhawatirkan.

Febry mengakui, peredaran miras dalam bentuk botolan memang berkurang. Namun dampakny, peredaran miras oplosan semakin meningkat.

"Analisis kami, karena susah mencari miras, banyak oplosan. Jadi dicampur obat lalu dikonsumsi. Akibatnya korban akan lebih banyak," kata dia.

Karena itu, Febry mengajak semu pihak untuk ikut serta dalam mengawasi peredaran miras, khususnya dalam bentuk oplosan. Dengan begitu, masa depan generasi muda bangsa dapat terselamatkan dari bahaya miras.

Dalam pemusahan itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman juga ikut menyaksikan langsung. Bukan hanya memusnahkan miras, pagi itu polisi juga 125.743 butir petasan berbagai jenis cara dimasukkan ke dalam air.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EBkf20
May 28, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EBkf20
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Ace Apa Dasar Penolakan Hasil Pemilu?

Rekapitulasi berjenjang itu bisa menjadi wadah beradu data bagi kubu 02.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin mempertanyakan alasan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak hasil Pemilu 2019. Sebab, proses rekapitulasi suara berjenjang dari mulai TPS, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi melibatkan semua pihak, termasuk kubu 02.

Juru bicara TKN 01 Ace Hasan Syadzily mengatakan forum rekapitulasi berjenjang itu bisa menjadi wadah beradu data bagi kubu 02. Ia menyebutkan saksi dan koalisi kubu 02 menemukan ada ketidakcocokan atau ketidaksesuaian data.

"Kalau mereka menerima dan menandatanganinya, berarti mereka menerimanya. Jadi sangatlah lucu kalau mereka tiba-tiba di tingkat rekapitulasi KPU Pusat menolak. Dasar penolakannya apa? Karena secara berjenjang mereka telah menyetujuinya," ujar Ace kepada Republika, Ahad (19/5).

Karena itu, ia menegaskan, penolakan terhadap hasil Pemilu 2019 tak akan mempengaruhi hasil rekapitulasi suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Saya kira penolakan BPN tidak akan berpengaruh terhadap hasil Pemilu 2019, baik hasil pemilihan presiden maupun hasil pemilihan legislatif," kata 

Selain itu, dia melanjutkan, sikap BPN 02 yang enggan melakukan gugatan hasil perhitungan pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK), juga tak akan mengubah hasil pengumuman KPU. Dengan tidak adanya gugatan, menurut dia membuat KPU dapat mengumumukan dan menetapkan hasil Pemilu 2019 pada 25 Mei 2019.

Untuk itu, agenda nasional pemilu Indonesia segera selesai dan menyudahi perhelatan itu dengan kepemimpinan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Amin) sebagai capres-cawapres terpilih secara resmi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HEANa5
May 19, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HEANa5
via IFTTT
Share:

People Power, Politikus Nasdem: Filipina dan Indonesia Beda

Gerakan people power Filipina didukung internasional, kubu Prabowo tak digubris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate menilai wacana people power tak relevan untuk digunakan di Indonesia. Menurutnya, wacana people power yang saat ini ramai diperbincangkan hanya demi kepentingan sekelompok orang saja.

Johnny membandingkan people power di Filipina dengan yang baru diwacanakan di Indonesia pada 22 Mei. Ia merasa ada banyak perbedaan, salah satunya KPU di Filipina diangkat Presiden. Sedangkan di Indonesia, KPU diangkat oleh anggota DPR.

"Pemilu ini ada people power tidak relevan dengan Indonesia. Karena dibanding Filipina, yang di Indonesia hanya narasi beberapa orang saja," katanya pada Republika.co.id, Ahad (19/5).

Perbedaan lainnya, kata dia ialah dukungan militer pada negara yang lebih solid di Indonesia. Adapun dari segi kecurangan, pengawasan pemilu di Indonesia dinilai lebih berjenjang untuk mencegah kecurangan terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

"Di sini militer solid dukung negara karena pemilu demokratis. Di sana ada gerakan tuntut keadilan pemilu. Di Indonesia pemilu adil, pengawasan berjenjang dari daerah. ketat. Tidak ada ruang kecurangan, kalau ada kecurangan TSM itu narasi yang dibangun kubu yang tidak trima kekalahan," jelasnya.

Ketika people power terjadi di Filipina, lanjut Johnny, mendapat dukungan dari negara dan lembaga internasional. Namun di Indonesia, kubu Prabowo yang ingin melakukan people power malah tak dihiraukan dunia internasional.

"Di Filipina didukung dunia internasional. Di Indonesia sekarang enggak," sebut Sekjen partai NasDem tersebut.

Istilah people power pertama kali digunakan pada revolusi sosial damai di Filipina sebagai buntut protes rakyat Filipina pada 1986. Aksi damai yang terjadi sepanjang empat hari itu dilakukan jutaan orang di Metro Manila. Tujuannya mengakhiri rezim otoriter Presiden Ferdinand Marcos sekaligus pengangkatan Corazon Aquino sebagai presiden.

People power ditandai sebagai perlawanan damai melalui aksi demonstrasi turun ke jalan setiap hari. Peristiwa ini juga diklaim sebagai momen yang melahirkan kembali demokrasi di Filipina.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VNNklC
May 19, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VNNklC
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Pengalaman Puasa Direktur WHO Asia Tenggara di India

Prof dr H Tjandra Yoga Aditama menuturkan pengalaman puasanya di India

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI – Kesehatan memang harta yang paling berharga. Beruntunglah mereka yang masih dikaruniai Tuhan fisik dan psikis yang prima.

Belum lama ini saat awal Ramadhan, saya menjenguk teman sejawat yang menjalani transplantasi hati di Institut Ilmu Bedah Hati (ILBS), Delhi, India. Kebetulan, saat itu menjelang berbuka puasa. Sebelum masuk ke ruangan, saya menyempatkan diri mencari tahu rumah sakit yang disebut-sebut terbaik seantero Delhi ini.

ILBS tergolong rumah sakit mono-superspeciality. Fasilitas medis di sini sangat mumpuni menangani sakit hati dan empedu (liver and biliary diseases). Rumah sakit (RS) ini mulai didirikan pada 2009 lalu oleh pemerintah daerah Delhi.

ILBS rata-rata melakukan ratusan transplantasi hati dan ginjal setiap tahun. Dokter bedah yang mengoperasi teman sejawat saya mengaku, sudah melakukan sekitar 500 transplantasi hati sepanjang kariernya.

Teman sejawat yang menjadi donor diambil 65 persen hatinya. Pascabedah, dia dirawat dua hari di ruang ICU, untuk kemudian pindah ke ruang rawat biasa sekitar 10 hari. Akhirnya, dia bisa keluar RS.

Sementara untuk resipiennya, seluruh hatinya diangkat. Dia menjalani ganti hati dengan hati baru dari pendonor. Resipien akan dirawat di ICU beberapa hari terlebih dahulu, untuk kemudian pindah ke ruang rawat biasa.

***

Selain kesehatan, ada pula tantangan lainnya menjalani Ramadhan di negeri orang. Kalau di India, waktu berpuasa lumayan panjang. Tak seperti di Tanah Air. Di Delhi, tempat saya bekerja, waktu subuh jatuh pada pukul 04.05 pagi waktu Delhi. Azan maghrib baru masuk pada pukul 19.05. Jadi, harus betul-betul dilatih fisik yang terbiasa durasi puasa di Indonesia.

Selanjutnya, persoalan iklim. Suhu di Delhi lumayan panas. Siang hari bisa mencapai 40 derajat celcius. Lebih baik tidak sering-sering keluar ketika mentari sedang terik-teriknya. Hati-hati pula serangan panas (heat stroke).

Tak ketinggalan, penetapan awal puasa. Di Indonesia, banyak organisasi Muslim atau pemerintah sendiri yang menetapkan awal Ramadhan. Untuk kasus India, tahun ini awal Ramadhan ditetapkan pada Selasa, 7 Mei 2019. Alasannya, otoritas di sini pada Ahad (5/5) masih belum bisa melihat bulan.

Saya ingat, waktu itu saya sempat ragu. Apakah ikut otoritas India atau Indonesia. Akhirnya, saya memutuskan ikut pemerintah Indonesia saja. Setidaknya, ada dua alasan yang jadi sandaran saya.

Pertama, banyak negara yang memulai puasa Ramadhan pada Senin, 6 Mei. Kedua, toh beberapa negara bagian di India juga memulai puasa Ramadhan pada 6 Mei.

Bagi banyak warga negara Indonesia (WNI) di India, agenda buka puasa bersama sudah menjadi kebiasaan yang favorit. Untuk di kawasan New Delhi, KBRI menyelengarakan acara tersebut secara rutin. Misalnya, pada Sabtu (11/5) malam. Sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Kumpul-kumpul dengan sesama WNI di perantauan memang menyenangkan. Namun, adakala muncul kerinduan terhadap Tanah Air tercinta.

Kalau sudah begini, masakan bisa jadi pelampiasan. Saya sudah mempersiapkan Ramadhan tahun ini dengan “bekal” dari Jakarta. Ada bumbu opor, rendang, sambal goreng, dan lain-lain. Supaya awet, disimpan di kulkas. Kapanpun keluarga bisa menikmatinya kala berbuka dan sahur.

Tips Sehat

Secara fisik dan ilmu kesehatan, seseorang dapat berpuasa, kendati iklim tempat tinggalnya panas atau durasi puasanya lebih lama daripada di negeri asal. Saya pribadi punya lima resep untuk menjaga kesehatan selama bulan suci Ramadhan. Ini supaya sampai Idul Fitri nanti kondisi badan tetap fit dan, insya Allah, jiwa kembali fitri. Amiin.

Pertama, sahur yang cukup. Artinya, tubuh mesti diasup dengan makanan yang bergizi dan minum air mineral secara cukup.

Kedua, sedapat mungkin kita lama menghindari terpaan sinar matahari kala siang hari. Apalagi, di tempat saya tinggal. Seperti diungkapkan sebelumnya, suhu siang hari di New Delhi bisa menembus 40 derajat celcius.

Ketiga, jangan malas. Aktivitas fisik tetap dilakukan selama berpuasa. Setidaknya, jalan kaki ke kantor juga bagus. Bagi orang kantoran, jangan hanya duduk saja berjam-jam lamanya di depan komputer.

Keempat, berbuka puasa dengan secukupnya. Jangan jadikan buka puasa ajang “balas dendam” karena sudah menahan lapar dan dahaga belasan jam. Penuhi kebutuhan tubuh dengan makanan dan minuman yang bergizi.

Kelima, tentu yang paling penting, niatkan puasa Ramadhan semata-mata untuk meraih ridha Allah SWT.

*) Penulis adalah Prof dr H Tjandra Yoga Aditama, Mantan Kepala Badan Litbang Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kini, dia bekerja di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kantor regional Asia Tenggara yang berkedudukan di New Delhi, India.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30dV8LZ
May 12, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30dV8LZ
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Wiranto: Hentikan Delegitimasi Penyelenggara Pemilu

Wiranto mengatakan aparat penegak hukum tidak akan ragu-ragu menindak tegas siapapun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, meminta pihak yang mencoba mendelegitimasi lembaga pemerintah untuk segera mengentikan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, aparat penegak hukum tidak akan ragu-ragu menindak tegas siapapun.

"Pihak-pihak yang masih terus melakukan upaya-upaya untuk memecah-belah persatuan bangsa, mendelegitimasi lembaga pemerintah, dan menyebarkan fitnah dan ujaran kebencian untuk segera menghentikan kegiatannya," ujar Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Wiranto menerangkan, ia mendapatkan banyak informasi dari berbagai pihak yang mengatakan, masih ada pihak-pihak tertentu yang berupaya memecah belah bangsa. Pihak yang terus melakukan ujaran kebencian, fitnah, hasutan, serta ajakan untuk melakukan tindakan yang inkonstitusional untuk memecah-belah kesatuan dan persatuan bangsa.

"Dalam hal ini, aparat penegak hukum tidak akan ragu-ragu lagi untuk menindak tegas siapa pun yang nyata-nyata melawan hukum, yang bertujuan untuk mendelegitimasi penyelenggara pemilu," ujarnya.

Penyelenggara pemilu, kata dia, saat ini tengah fokus untuk menuntaskan perhitungan suara. Di tengah proses itu, banyak petugas pemilu yang menjadi korban meninggal dunia.

Menurut Wiranto, seharusnya penyelenggara pemilu, terutama yang menjadi korban, dihargai oleh seluruh elemen masyarakat. "Karena mereka betul-betul sudah melakukan tugasnya dengan baik, dengan aman, dengan sukses," terang Wiranto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VijS71
May 06, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VijS71
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Kemenristekdikti Dorong Buruh Tingkatkan Profesionalisme

Kemenristekdikti juga mendorong peneliti untuk melakukan penelitian masalah buruh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Muhammad Dimyati mendorong para buruh meningkatkan kompetensi profesionalisme dalam memperingati Hari Buruh. Dia pun mendorong peneliti untuk melakukan penelitian masalah buruh.

"Buruh di Indonesia harus ditingkatkan keterampilan profesionalismenya agar meningkat dan masa depannya lebih baik," ujar Dimyati, Jakarta, Rabu (1/5).

Dia mengatakan para peneliti dapat juga melakukan riset yang hasil penelitiannya untuk mendorong kesejahteraan buruh dan pembangunan kapasitasnya. Ia mengatakan Kemenristekdikti memiliki dana abadi riset baru tahun pertama sebesar Rp 990 miliar.

Ia menambahkan dana riset ini nantinya bisa diakses oleh siapa pun. Dana tersebut juga hendaknya digunakan terutama peneliti untuk melakukan penelitian di Indonesia untuk berbagai bidang termasuk terkait masalah buruh.

Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan dana abadi riset tersebut harus digunakan sebaik-baiknya oleh anak-anak bangsa untuk melakukan berbagai penelitian. Hasil penelitian demi meningkatkan pembangunan bangsa dan sumber daya manusia Indonesia.

Dia mendorong agar dana abadi riset tersebut ditingkatkan ke depan karena hasil riset akan melahirkan berbagai inovasi dan terobosan baru untuk meningkatkan daya saing bangsa. Dia juga berpesan agar tenaga kerja Indonesia semakin terampil sehingga mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan kehidupan yang lebih sejahtera.

Demikian pula Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat dalam memperingati Hari Buruh Internasional untuk bekerja keras secara profesional. "Dengan kerja keras, terampil dan produktif, kita harus memastikan bahwa hidup kita hari ini lebih baik dari hari kemarin. Dan, hari esok lebih baik dari hari ini," demikian Presiden dalam cuitannya di media sosial Twitter @jokowi, dikutip Antara di Jakarta, Rabu.

Jokowi menjelaskan dirinya bersama seluruh rakyat Indonesia turut bergembira memperingati Hari Buruh Internasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wg0OCN
May 01, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wg0OCN
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Indonesia Berpeluang Ekspor Kendaraan Listrik ke Australia

Kendaraan listrik akan mendapat keringanan pajak lebih besar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri otomotif Indonesia berpeluang melakukan ekspor ke Australia, khususnya bagi kendaraan berpenggerak listrik atau electric vehicle (EV).

Hal itu sebagai tindaklanjut dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang disepakati pemerintah Indonesia dan Australia. 

Saat ini, kesepakatan itu masih menunggu ratifikasi parlemen kedua negara. Apabila telah disahkan maka ekspor kendaraan EV akan menjadi prioritas bagi Australia. " Ini peluang besar bagi EV nasional, bukan hanya di dalam negeri tapi pasar Australia yang besarnya sekitar 1 juta kendaraan pertahun," kata Menperin, Airlangga Hartarto setelah meresmikan Indonesia International Motor Show (IIMS), Rabu (25/4).

Pemerintah juga akan menyiapkan kebijakan tentang kendaraan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV), namun yang diutamakan yang berbasis listrik. Sehingga kendaraan yang berpenggerak listrik akan memperoleh fasilitas keringanan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) yang terendah. Apabi;la emisi tinggi, makan kendaraan akan memperoleh PPnBM tinggi. 

Menurut Airlangga pameran otomotif IIMS sudah dilakukan secara konsisten dalam 11 tahun terakhir. Kegiatan ini merupakan bagian dari ekosistem induatri otomotif nasional karena sejumlah komponen kendaraan bermotor seperti ban, mesin, kaca, baja sebagian besar sudah dibuat di Indonesia. Pihaknya berharap tahun ini angka ekspor sudah mencapai 400 ribu kendaraan.

Airlangga juga menyebutkan  kendaraan komersial seperti angkutan umum yang menggunakan listrik, membutuhkan sarana pengisian baterei. Fasilitas tersebut dinilai vital dan diharapkan sebelum 2025 fasilitas pengisian baterei sudah tersedia di beberapa kota.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XBgJMm
April 25, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XBgJMm
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Rumah Zakat Beri Mainan Anak untuk Desa Leran Kulon

Bantuan ini menjadikan Posyandu semakin menyenangkan bagi anak-anak.

REPUBLIKA.CO.ID, TUBAN -- Untuk memberikan pelayanan kesehatan, Pemerintah Desa Leran Kulon Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur (Jatim) menjalankan program Polindes, dan Posyandu yang ada  di tujuh titik pelayanan. Fasilitator Desa Berdaya berkunjung untuk sinergi program kesehatan dan di antara program yang perlu segera diadakan adalah sarana permainan anak.

Sabtu (13/4) tepatnya pukul 11.00, Fasilitator Desa Berdaya berkesempatan menyerahkan bantuan sarana berupa maianan anak dan sarana edukasi ke salah satu kader Polindes di Desa Leran Kulon yang menjadi pusat pelayanan kesehatan. Bantuan diterima oleh Lilik yang merupakan istri dari kepala Desa Leran Kulon dan ditemani oleh Bidan Desa Umi.

“Kami berterima kasih kepada Rumah Zakat yang telah memberikan bantuan ini, Insya Allah ini sangat bermanfaat bagi kemajuan Polindes dan Posyandu yang ada di Desa Leran Kulon,” ujar Lilik seperti dalam siaran pers.

Selain itu Umi juga menjelaskan, dengan bantuan ini menjadikan Posyandu semakin menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan posyandu diadakan setiap bulan di tujuh titik  di Desa Leran Kulon.

"Semoga dengan hadirnya Rumah Zakat Desa Leran Kulon semakin memberikan banyak kemanfaatan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2P9Gtw8
April 16, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2P9Gtw8
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Malaysia akan Jual Kapal Pesiar Hasil Sitaan Korupsi 1MDB

Kapal pesiar sitaan korupsi 1MDB akan dijual seharga 126 juta dolar AS.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Malaysia akan menjual kapal pesiar super (superyatch) yang diduga dibeli dengan dana curian dari dana negara 1MDB ke operator kasino Genting Malaysia Bhd seharga 126 juta dolar AS. 

Ini merupakan penjualan aset besar pertama oleh Kuala Lumpur untuk memulihkan miliaran yang hilang dari dana tersebut.

"Superyacht Equanimity adalah salah satu aset yang diduga dibeli  buron Low Taek Jho dan rekan-rekannya dengan uang yang diambil dari dana tersebut," kata penyidik AS dan Malaysia.

Jho Low, seperti yang dikenalnya, diduga membayar 250 juta dolar AS untuk kapal pesiar setinggi 91 m, yang memiliki lapisan interior dari marmer dan daun emas, spa dan sauna, kolam renang sepanjang 20 meter, sebuah bioskop, dan helipad.

Malaysia telah memasarkan kapal pesiar mewah untuk dijual pada   Oktober, menetapkan harga minimum 130 juta dolar AS, tetapi telah berjuang untuk menemukan pembeli dengan harga itu. 

"Banyak tawaran diterima, dan beberapa lebih dari 100 juta dolar AS," kata Jaksa Agung Tommy Thomas dalam sebuah pernyataan pada Rabu (3/4). Dia menambahkan bahwa Genting akan membayar 126 juta dolar AS pada akhir April.

Thomas mengatakan pemerintah bernegosiasi langsung dengan Genting Malaysia dan sebagai hasilnya akan menghemat 4,4 juta dolar AS untuk komisi agen.

Dalam pernyataan terpisah, Genting mengatakan akuisisi tersebut akan memberikan perusahaan keunggulan unik dan kompetitif untuk bisnis pelanggan premiumnya. Pembelian tidak akan memengaruhi pendapatan 2019, kata pihak Genting.

1MDB, yang didirikan oleh mantan perdana menteri Najib Razak, sedang diselidiki oleh setidaknya enam negara untuk pencucian uang dan korupsi. Departemen Kehakiman AS mengatakan sekitar 4,5 miliar dolar AS disedot dari 1MDB, dan digunakan oleh Low dan rekan-rekannya untuk membeli kapal pesiar, jet pribadi, serta lukisan Picasso, perhiasan, dan real estat.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, telah bersumpah untuk memulihkan uang yang diduga dicuri dari 1MDB. 

Polisi Malaysia telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan mengajukan tuntutan pidana terhadap Low, tetapi keberadaannya tidak diketahui. Low telah berulang kali membantah melakukan kesalahan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2K37aDR
April 03, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2K37aDR
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Pembantaian Keji di Masjid Christchurch

Pembantaian keji di Masjid Christchurch.

Foto: Republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID,

Jumat, 15 Maret 2019

- 13.40 Penembak memasuki Masjid Al Noor Deans Ave di Christchurch, Selandia Baru dan menembaki jamaah dengan senapan otomatis. Dia menyiarkan langsung aksinya di Facebook.

- 14.10 Polisi tiba di Masjid Al Noor. Di saat yang sama, penembak lain memasuki Linwood Islamic Center yang berjarak 6 Km dari Masjid Al Noor.

- 14.17 Sejumlah sekolah di Christchurch ditutup.

- 14.54 Komisioner Polisi Selandia Baru Mike Bush mengatakan situasi serius dan berkembang.

- 16.00 Bush mengumumkan satu orang ditahan.

- 16.12 Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut serangan itu hari terkelam di Selandia Baru.

- 16.28 Polisi meminta seluruh masjid ditutup.

- 17.30 Polisi mengumumkan menahan empat orang. Bush mengonfirmasi dua alat peledak ditemukan di kendaraan dekat Masjid Al Noor.

- 18.10 Facebook dan Twitter mengatakan akan menghapus video serangan.

- 19.30 Ardern menyebut penembakan sebagai serangan teroris terencana.

- 21.00 Bush mengatakan 49 orang meninggal.

- 21.52 Seorang tersangka dibebaskan. Tiga lainnya tetap ditahan.

- 22.14 Polisi mengumumkan pria kulit putih berusia 28 tahun dikenai tuduhan pembunuhan.

Sabtu, 16 Maret 2019

- 08.30 Penembak yang dikenai tuduhan pembunuhan tiba di pengadilan Christchurch District Court. Dia ditahan tanpa permohonan penangguhan penahanan hingga 5 April.

- 09.30  Ardern mengatakan jumlah korban meninggal 49 orang. Identifikasi sedang berlangsung. Dia berjanji mengubah UU senjata.

- 13.00 Kepala bedah Dewan Kesehatan Distrik Canterbury Greg Robertson mengonfirmasi 48 orang dibawa ke RS Christchurch. RS masih merawat 39 pasien. Tujuh orang telah keluar dari RS,

Sumber : Republika.co.id
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W23MKB
March 17, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W23MKB
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Teroris Selandia Baru Pakai 5 Senjata untuk Tembaki Muslim

Brenton Tarrant memperoleh lisensi senjata api pada November 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON --  WELLINGTON -- Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern akan mengubah undang-undang kepemilikan senjata api. Hal ini menyusul terjadinya aksi penembakan massal di Masjid Al Noor, Christchurch dan Masjid Linwood pada Jumat (15/3) lalu.

"Undang-undang senjata kita akan berubah," ujar Ardern dilansir CNN, Sabtu (16/3).

Ardern mengatakan, pelaku teror di kedua masjid tersebut menggunakan lima senjata yang terdiri dari dua senjata semi otomatis dan dua senapan gentel dan satu lagi senjata berkokang.

Pelaku yang diidentifikasi bernama Brenton Tarrant memperoleh lisensi senjata api pada November 2017, dan mulai membeli senjata api secara legal pada Desember 2017.

"Kami sedang meninjau rangkaian peristiwa kemarin yang mengarah pada pemegang lisensi senjata, dan kepemilikan senjata. Saya kembali menegaskan, undang-undang senjata kita akan berubah," kata Ardern.

Penembakan massal terakhir yang terjadi di Selandia Baru yakni sekitar 30 tahun lalu. Ketika itu seorang pria bernama David Gray mengamuk dan menewaskan 13 orang. Setelah serangan tersebut, undang-undang kepemilikan senjata pertama kali disahkan pada 1983. Perdebatan berikutnya menyebabkan amandemen 1992 tentang regulasi senjata api semi otomatis.

Undang-undang kepemilikan senjata api Selandia Baru dinilai paling longgar divantara kebanyakan negara Barat, selain Amerika Serikat (AS). Dalam undang-undang tersebut, pemilik senjata membutuhkan lisensi dan tidak harus mendaftarkan senjata mereka.

Kepolisian Selandia Baru memperkirakan terdapat 1,2 juta senjata api yang dimiliki oleh masyarakat. Dengan jumlah tersebut sama dengan satu senjata untuk tiga orang. Jumlah ini dinilai cukup tingg dibandingkan Australia yang mempunyai 3,15 juta senjata, dengan perkiraan satu senjata untuk delapan orang.

Meski undang-undang kepemilikan senjata di Selandia Baru terbilang longgar, tindak kriminalitas yang melibatkan senjata api di negara tersebut tergolong rendah. Pada 2015 tercatat hanya delapan kasus pembunuhan yang menggunakan senjata. Hal ini setara dengan satu kematian per 100 ribu orang.

Pemilik senjata di Selandia Baru harus berusia di atas 16 tahun dan dinyatakan lulus pemeriksaan oleh polisi. Undang-undang kepemilikan senjata api Selandia Baru tidak berubah secara substansial sejak 1992.

Lima tahun kemudian, sekitar 1997, pensiunan hakim Pengadilan Tinggi, Thomas Thorp merekomendasikan perubahan besar terhadap undang-undang kepemilikan senjata api. Thorp mengusulkan agar senjata api didaftarkan secara individual, dan senapan mesin yang dimiliki pibadi dapat dinonaktifkan secara permanen.

Di 79 negara yang disurvei oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pendaftaran senjata api merupakan landasan untuk pengendalian senjata.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XUJ8hg
March 16, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XUJ8hg
via IFTTT
Share:

Sunday, March 10, 2019

KRL Sudah Bisa Beroperasi Sampai Stasiun Bojonggede

Banyak penumpang yang memilih menggunakan transportasi lain karena menunggu lama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasca KRL Bogor-Jakarta Kota terguling di Kebon Pedes terguling, sejumlah penumpang menumpuk di Stasiun Depok. Pantauan Republika.co.id pada pukul 16.16 WIB, KRL dari Jakarta ke Bogor sudah dapat beroperasi hingga Stasiun Bojonggede.

Sejumlah penumpang terlihat menunggu di peron empat untuk melanjutkan perjalanan hingga ke Stasiun Bojonggede. Meski demikian, sejumlah penumpang yang menunggu banyak pula yang memilih untuk menggunakan transportasi lain karena menunggu terlalu lama. "Saya sudah nunggu lebih dari satu jam, naik angkot sajalah," kata Siti, salah seorang calon penumpang.

Dewi, penumpang lainnya juga memilih untuk menggunakan moda transportasi ojek online setelah menunggu selama kurang lebih satu jam. "Iya keretanya sampai Bojonggede doang, tapi enggak datang-datang dari tadi," kata Dewi yang hendak menuju ke Stasiun Citayam bersama anak dan suaminya.

Pada pukul 16.25 WIB, kereta arah Bojonggede sudah diberangkatkan dari Stasiun Depok. Kondisi kondisi tersebut penuh sesak. Sepeninggal kereta, kondisi peron kembali lengang.

Hingga kini petugas dari kepolisian dan tentara sudah terpantau di lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi. Selain itu pihak kereta api juga masih berlanjut mengevakuasi kereta yang anjlok tersebut.

Sementara Executive Vice President PT KAI Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah, menghimbau agar masyarakat tidak memadati lokasi kejadian anjloknya kereta. "Kami mohon kepada masyarakat agar menjauh dan menjaga jarak demi kelancaran evakuasi," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemungkinan jalur tersebut sudah bisa diperbaiki secepatnya. Selain itu ia juga menambahkan bahwa kondisi kerusakan pada kedua gerbong tidak terlalu parah. "Kodisi kerusakan tidak terlalu parah," ujar Dadan (10/3).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2J1Rali
March 10, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2J1Rali
via IFTTT
Share:

Friday, February 22, 2019

Baznas Depok Edukasi Pelajar Tangani Resiko Bencana

Persiapan dalam menghadapi bencana setidaknya perlu diketahui para pelajar.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Hujan lebat yang terjadi dalam pekan ini mengakibatkan longsor dan banjir di Kecamatan Beji, Tapos, dan Cilodong. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Depok tidak lepas dari ancaman bencana.

Untuk itu, Baznas Kota Depok mengadakan kegiatan penanganan bencana dan edukasi pengurangan risiko bencana bagi pelajar di sekolah-sekolah dengan program bertajuk Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kota Depok Goes to School. Hadir 350 pelajar yang diselenggarakan di SMAN 8, Cilodong, Depok, Jumat (22/2).

Wakil Komandan BTB Kota Depok, Taufik Ibrahim, menjelaskan persiapan dalam menghadapi bencana setidaknya perlu diketahui para pelajar. "Perlu mengenali tempat kita berada, mempersiapkan tas siaga yang berisi surat-surat penting dan bahan makanan minimal untuk dua hari ke depan, mencatat nomor-nomor penting seperti Polisi, TNI, Damkar, PMI dan RS." ujar Ibrahim di Depok, Jumat (22/2).

Pihaknya, lanjut Ibrahim dengan cepat merespons kejadian bencana di Perum Tirta Mandala, Kecamatan Cilodong. "Nah, perlu para pelajar mengetahui cara penaganan bencana. Inilah pentingnya kegiatan ini dilakukan," tutur Ibrahim.

Dia menambagkan, pihak Baznas membutuhkan banyak relawan untuk membantu penanganan bencana. "Untuk menjadi relawan yang harus dimiliki siswa, utamanya adalah mental siap menghadapi segala kemungkinan, selain persiapan alat bantu bencana yang harus digunakan. Berikutnya kita dapat bekerja sama untuk melakukan simulasi bencana saat mereka di kelas untuk melihat kesiapan murid-murid menghadapi bencana," jelas Ibrahim.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMAN 8, Cilodong, Depok, Eka Mustika, M.Pd menyambut baik program BTB Goes To School. "SMAN 8 Depok salah satu visinya berbudaya lingkungan jadi kami selalu mengadakan kegiatan di hari-hari peringatan lingkungan. Pada Hari Peduli Sampah Nasional 2019 ini kami mengadakan tiga kegiatan yakni lomba penanaman bibit, donor darah dan edukasi tanggap bencana oleh Baznas Depok," ujar Eka.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SUPPB0
February 22, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SUPPB0
via IFTTT
Share:

MRT Diyakini tak Pengaruhi Penjualan Mobil

MRT sebatas akan mengubah pola penggunaan kendaraan di masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasar otomotif di wilayah Jakarta dan sekitarnya dinilai tidak akan terpengaruh dengan kehadiran Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT). MRT menurut rencana beroperasi secara komersial pada Maret 2019.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto mengatakan kehadiran sistem transportasi umum tidak akan mempengaruhi penjualan produk otomotif. Namun bisa jadi mengubah pola masyarakat dalam menggunakan kendaraannya.

"Tentunya penjualan otomotif akan bergantung pada pertumbuhan ekonomi, juga pendapatan per kapita. Bukan tergantung pada sistem transportasi. Saya melihat di negara dengan sistem transportasi mapan, dengan angkutan massal yang sudah baik misalnya Singapura sampai Hong Kong melalui jaringan bus, LRT, MRT, hingga monorail, penjualan mobil mereka tidak berkurang," kata Jongkie.

Menurut Jongkie, pendapatan masyarakat merupakan faktor utama yang mempengaruhi penjualan produk otomotif. Sedangkan kehadiran transportasi umum yang baik layaknya negara maju, justru memudahkan mobilitas masyarakat saat hari kerja, dan mereka bisa menggunakan kendaraan pribadi saat akhir pekan.

"Jika pendapatannya meningkat, mereka akan tetap membeli mobil. Kalau pendapatannya termasuk golongan mampu beli, saya yakin mereka tetap membeli. Tapi bisa yang berubah adalah penggunaannya. Jika Senin sampai Jumat pakai angkutan massal, nanti akhir pekan pakai mobil bersama-sama keluarga, entah makan bareng atau ke mana pun sesuai kebutuhan," kata Wakil Presiden Komisaris PT Hyundai Mobil Indonesia itu.

Kendati demikian, Jongkie tidak menampik apabila ada calon konsumen yang mengurungkan niatnya memiliki kendaraan pribadi apabila sistem transportasi di Indonesia semakin mapan.

"Memang ada persentasi ke sana, tapi kecil," ucap Jongkie. Ia menambahkan, mobil akan tetap dibeli sesuai kebutuhan.

Jodie O'tania selaku Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia juga menuturkan hal yang sama, yakni kehadiran MRT tidak akan berpengaruh signifikan pada penjualan otomotif. Ia meyakini ada saja konsumen mobil mewah yang menggunakan transportasi massal yang nyaman. Namun mereka akan menggunakan mobil pribadinya saat libur atau akhir pekan guna menunjang gaya hidup.

"Kami bermain di segmen premium dengan karakter konsumen premium yang berbeda. Jika memang mereka pakai transportasi massal, bisa saja saat weekend pakai mobil bersama keluarga. Jadi pengaruhnya (MRT terhadap penjualan otomotif) tidak signifikan," kata Jodie seusai peluncuran BMW X4 di Jakarta.

Peluang

Jongkie mengatakan, rencana kehadiran MRT Jakarta fase I rute Lebak Bulus-Bundaran HI juga bisa dijadikan peluang oleh produsen kendaraan komersial untuk menawarkan produk bus kecil atau sedang, sebagai armada pengumpan dari wilayah permukiman menuju stasiun MRT. Kendati menurut rencana akan terdapat sejumlah halte Transjakarta yang terintegrasi dengan stasiun MRT, namun menurut dia, apabila pengguna MRT banyak dari daerah penyangga, misalnya Tangerang Selatan, armada bus pengumpan akan dibutuhkan guna memudahkan akses para penumpang.

Kemudahan akses tentunya akan menjadi stimulus bagi masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum. "Itu angkutan umum bus, baik sedang atau kecil, jadi mungkin saja akan ada kebutuhan untuk kendaraan komersial sebagai pengumpan. Dari rumah naik bus ke stasiun MRT," kata Jongkie.

Pembangunan infrastruktur, mulai sistem transportasi hingga pembangunan jalan tol di daerah, turut memberikan stimulus positif bagi industri otomotif. Menurut dia, sistem transportasi massal yang mapan berpotensi mengurangi kemacetan dan menciptakan mobilitas yang cepat kepada warganya, yang tetap bisa menggunakan kendaraan pribadi saat akhir pekan.

Pembangunan infrastruktur jalan tol, katanya, juga membuat pemilik kendaraan tidak ragu menjajal kemampuan kendaraan pribadinya untuk menempuh perjalanan keluar kota bersama keluarga.

"Pastinya mendukung positif pembangunan infrastruktur. Pengguna mobil akan menikmati kenyamanan, kedinamisan, dan performa kendaraan saat melakukan perjalanan jarak jauh," kata dia.

Jongkie mengatakan, tidak hanya kendaran komersial yang menikmati akses jalan tol di luar kota untuk pengiriman barang. Pemilik kendaraan pribadi juga menikmati keleluasaan, efisiensi waktu dan biaya saat mengemudi keluar kota.

"Jika pakai jalan biasa, berapa kali injak rem dan berapa biaya bensin yang dihabiskan? coba hitung. Tol memang berbiaya, tapi kendaraan komersial dan penumpang sama-sama menikmatinya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E1eda0
February 22, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E1eda0
via IFTTT
Share:

Thursday, February 21, 2019

Elektabilitas Hanya 0,4 Persen Menurut LSI, Ini Respons PSI

Survei LSI Denny JA menyatakan elektabilitas PSI kurang dari satu persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu)  PSI, Sumardi mengatakan mengapresiasi semua bentuk survei termasuk hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. PSI akan menjadikan hasil survei LSI untuk melakukan pembenahan. Sebelumnya, LSI merilis hasil survei yang menunjukkan elektabilitas PSI kurang dari satu persen.

“Secara umum, kami menghargai semua survei secara positif termasuk dari LSI. Namanya survei adalah metode ilmiah, sehinga kami terima hasil tersebut dan kami jadikan bahan masukan partai,” tandas Sumardi kepada Republika, Rabu (20/2) di Jakarta.

Ia menambahkan, selama masih ada margin of error di dalam suatu survei PSI tidak bisa memperdebatkan permasalah hasil survei tersebut. “Margin of error dari survei LSI kan sebesar 2,8 persen jadi kalau ditambahkan dengan hasil survei PSI 0,4 persen totalnya 3,2 persen, masih plus minus artinya tidak bisa diperdebatkan,” ujarnya.

Berdasarkan beberapa survei yang lain, lanjutnya, elektabilitas PSI sudah capai angka dua persen. Survei internal yang dilakukan oleh PSI sendiri pun menunjukkan angka 2,6 persen.

"Beberapa survei yang lain menunjukkan angka dua persen namun kami tetap menghargai hasil survei LSI,” tuturnya.

Selain itu menurutnya, kalangan menengah kedua yang memilih PSI merupakan kalangan yang tidak ekspresif menyampaikan pendapatnya, sehingga ini juga menjadi pertimbangan hasil survei tersebut. Pihaknya perlu mempelajari lebih lanjut terkait hasil survei PSI karena menurutnya tidak serta merta menerima bulat –bulat hasil tersebut. Ada beberapa yang perlu diperhatikan kembali.

LSI melakukan survei ini pada 18-25 Januari 2019 dengan menggunakan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuisioner. Margin of error survei ini adalah 2,8 persen.

Berdasarkan survei yang dilakukan tersebut, selain PSI terdapat tiga partai yang memiliki elektabilitas di bawah satu persen. Berikut rincian elektabilitas parpol tersebut:

Perindo

Agustus: 1,7 persen

September: 1,4 persen

Oktober: 3 persen

November: 2,2 persen

Desember: 1,9 persen

PSI

Agustus: 0,2 persen

September: 0,2 persen

Oktober: 0,2 persen

November: 0,9 persen

Desember: 0,1 persen

Berkarya

Agustus: 0,1 persen

September: 0,4 persen

Oktober: 0,2 persen

November: 0,1 persen

Desember: 0,1 persen

Garuda

Agustus: 0,1 persen

September: 0,2 persen

Oktober: 0,2 persen

November: 0 persen

Desember: 0,2 persen

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SdZuxn
February 21, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SdZuxn
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Perhatian Islam pada Sektor Perhotelan (1)

Islam menjadi inspirasi dalam sejarah sektor perhotelan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada zaman sekarang, keberadaan hotel atau penginapan dapat dengan mudah dijumpai, baik di daerah maupun perkotaan. Sebagai bagian dari bisnis pariwisata (hospitality industry), sejarah perhotelan telah merentang jauh ke masa silam.

Catatan Guinness World Records menyebutkan, Nisiyama Onsen Keiunkan yang berdiri sejak 705 di Perfektur Yamanashi, Jepang, sebagai hotel tertua di dunia. Kompleks yang terletak di kaki Pegunungan Akaishi itu sampai saat ini masih beroperasi. Pengaturannya berdasarkan manajemen keluarga, yang telah aktif turun-temurun dari era sang pendiri, Fujiwara Mahito.

Bagaimanapun, menyambut pelancong tidak semata-mata persoalan industri. Keramahan (hospitality) terhadap turis, baik domestik maupun mancanegara, biasanya juga mencerminkan tingginya adab negeri tuan rumah.

Tolok ukurnya bisa macam-macam, termasuk adanya fasilitas penginapan umum yang dapat dinikmati secara cuma-cuma. Dalam konteks ini, peradaban Islam boleh dianggap sebagai perintis sektor public hospitality yang pada akhirnya berkembang menjadi ceruk bisnis di era modern.

Prof Raghib as-Sirjani dalam Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia (2011) menjelaskan, kaum Muslimin telah mengenal sistem perhotelan sejak awal.

Sandarannya antara lain surah an-Nur ayat 29 yang artinya, “Tidak ada dosa atasmu memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan.

Sebagian ulama menafsirkan firman tersebut, bahwa yang dimaksud dengan “rumah-rumah” (buyuutan) adalah fasilitas yang sengaja dibangun untuk para pelancong sebagai tempat mereka menginap dan menempatkan barang-barang untuk sementara waktu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SMuaLA
February 20, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SMuaLA
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

21 SMP Negeri di Purwakarta tak Bisa Selenggarakan UNBK

21 SMP itu masih menyelenggarakan ujian nasional kertas dan pensil

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, melansir ada 21 SMP yang belum bisa menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sarana dan prasarana sekolah tersebut belum menunjang sehingga sekolah itu masih menyelenggarakan ujian nasional kertas dan pensil (UNKP).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, mengatakan, ada 110 SMP negeri dan swasta di Purwakarta. Dari 110 sekolah itu, yang sudah melaporkan siap melaksanakan UNBK 2019 ada 89 sekolah. Sisanya, 21 sekolah lagi menyatakan diri belum siap.

"21 sekolah yang belum siap UNBK ini, merupakan SMP negeri semua," ujar Purwanto, kepada Republika, Selasa (19/2).

Meski demikian, pihaknya menjamin jika ujian nasional ini akan berjalan dengan baik. "Tidak apa-apa, karena tujuannya sama saja, yakni mengantarkan siswa pada tahap akhir pembelajaran. Yang penting, 100 persen siswa SMP di Purwakarta, bisa lulus UN semua. Itu targetnya," ujar Purwanto.

Menurutnya, ada empat model penyelenggaraan UNBK di Purwakarta ini. Pertama, model sekolah yang penyelenggaraannya masih menumpang ke sekolah lain. Misalnya, SMP yang jumlah komputernya belum memadai, maka akan numpang ujian di SMA atau SMK terdekat yang punya komputer banyak.

"Ada 34 sekolah, yang menggunakan model ini," ujarnya.

Kemudian, model kedua yaitu UNBK mandiri. Jumlahnya ada 49 sekolah, yang sudah bisa menyelenggarakan UNBK sendiri. Dengan begitu, sekolah ini sudah memiliki perangkat komputer yang memadai.

Ketiga, model penyelenggaraan UNBK gabungan yang dilakukan jika jumlah siswanya kurang dari 20 orang. Di Purwakarta, ada tiga sekolah yang menggunakan model penggabungan.

Terakhir, lanjut Purwanto, penyelenggaraan UNBK mandiri dan menumpang. Model ini, mengindikasikan jumlah siswa maupun jumlah komputernya tidak memenuhi standar. Sehingga, mereka bergabung dengan sekolah lain. Namun, penyelenggaraan ujiannya mandiri. Ada tiga sekolah, yang menyelenggarakan UNBK mandiri dan menumpang ini.

"UNBK untuk SMP ini, akan diselenggarakan pada 22-25 April mendatang," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SZXOfC
February 19, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SZXOfC
via IFTTT
Share:

Saturday, February 16, 2019

Mengunjungi Uniknya Wisata Batu Angkek-Angkek

Banyak orang sudah datang dari jauh malah tidak pernah bisa mengangkat batu.

REPUBLIKA.CO.ID, BATUSANGKAR- Anda pernah mendengar tentang'batu angkek-angkek' ? salah satu objek wisata budaya di Minangkabau. Itu adalah salah satu objek wisata unik dari Sumatra Barat yang tingkat kepopulerannya telah mendunia.

Batu angkek-angkek atau batu angkat-angkat merupakan objek wisata yang sudah dijadikan cagar budaya oleh pemerintah Kabupaten Tanah Datar sejak tahun 1980.

Batu angkek-angkek terletak di Desa Balai Tabuah, Nagari Tanjung, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi  Sumatera Barat. Jarak desa ini sekitar 7,5 kilometer dari Kota Batusangkar.

Dari objek wisata Istana Pagaruyung, jarak batu angkek-angkek sepanjang 11 kilometer. Dengan menaiki kendaraan roda dua atau roda empat, batu angkek-angkek dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit dari Kota Batusangkar.

Hadi Putra Lagani, salah satu pengelola objek wisata batu angkek-angkek ini mengatakan rata-rata pengunjung datang karena masih dalam satu rangkaian perjalanan ke Istana Pagaruyung.

"Kalau orang jalan-jalan ke istana Pagaruyung, bisanya mereka lanjut ke sini. Karena batu angkek-angkek masih satu rangkaian dengan istana Pagaruyung," kata Hadi, kepada Republika.co.id, Sabtu (16/2).

Tapi pendatang ke batu angkek-angkek kata Hadi juga ada yang memang berniat berkunjung langsung tanpa harus ke Istana Pagaruyung lebih dulu. Karena kepopuleran batu angkek-angkek yang sudah sangat sering diliput media nasional sampai internasional mengundang rasa penasaran para pelancong lokal, nasional sampai wisatawan mancanegara.

Hadi menyebutkan paling sedikit batu angkek-angkek menerima kunjungan satu hari sekitar 60 orang. Ketika hari libur atau tanggal merah, mereka bisa kedatangan tamu sampai 500 orang lebih sehari.  Pengunjung yang datang sangat beragam. Mulai dari turis bisa, kalangan artis, budayawan, pakar, sampai pejabat pernah berkunjung dan mecoba batu angkek-angkek.

Tidak Semua Orang Berhasil Mengangkat

Hadi mengatakan usia batu angkek-angkek sudah mencapai 500 tahun lebih. Warna batu ini kuning keemasan. Ada beberapak bagian berlobang hitam karena mengelupas. Satu sisi cembung seperti punggung kura-kura. Sisi satunya lagi datar. Di bagian punggung batu ada tulisan kata Allah SWT dan Nabi Muhanmmad SAW yang sudah tertulis sejak waktu yang sangat lama.

Keunikan batu ini terletak kepada beratnya yang selalu berubah-ubah. Hadi menjelaskan sejak dulu mitos tentang baru angkek-angkek ini ialah, batu akan bisa terangkat oleh orang yang doa dan keinginannya terkabul.

Tapi Hadi menimpali, batu angkek-angkek tidak untuk dijadikan tempat meminta doa atau mewujudkan harapan. Setiap doa yang terkabul kata dia hanyalah atas kuasa Allah SWT, bukan karena persetujuan batu angkek-angkek.

Republika.co.id mencoba mengangkat batu ini. Batu terletak di bagian tempat yang agak tinggi di dalam rumah gadang  atau disebut di atas Bandua dalam Bahasa Minang. Kita disarankan membaca salam di dalam hati ketika hendak mendekati batu. Kemudian kita duduk bersimpuh di depan batu. Sebelum mengangkat, disarankan membaca basmallah dan salawat nabi sebanyak tiga kali. Setelah itu batu diangkat dengan cara merangkulkan kedua tangan.

Percobaan pertama gagal. Batu seperti lengket dengan kuat ke lantai. Ketika mencoba mengangkatnya sekuat tenaga, batu sama sekali tidak bergeser sedikitpun dari tempatnya. Seakan batu itu terhubung kuat ke pusat inti bumi.

Ketika gagal mencobanya, pengelola meminta untuk istirahat sejenak. Setelah itu mencobanya lagi, dimulai dengan salam, basmallah, solawat dan saya membacakan doa dan keinginan kepada Allah SWT di dalam hati. Percobaan kedua ini dengan khusuk dan pikiran fokus. Percobaan kedua ini berhasil.

Batu yang saya rangkul perlahan bergeser dan terangkat sampai ke pelukan di atas paha.  Setelah meletakkan batu di tempatnya kembali, pengunjung disarankan memberikan seserahan ala kadarnya atau sumbangan seikhlasnya saja.

Hadi mengatakan bisa mengangkat batu angkek-angkek ke atas paha sudah termasuk pencapaian bagus buat pengunjung. Karena ada banyak sekali orang sudah datang dari jauh malah tidak pernah bisa mengangkat batu. Hadi mengatakan modal kekuatan dengan otot kekar  dan usia muda saja tidak cukup buat mengangkat batu ini. Bila dibilang sulit tidak juga, karena lanjut Hadi ada juga orang tua di atas 80 tahun malah bisa mengangkat batu dengan mudah.

"Mitosnya kalau bisa angkat batu angkek-angkek, doa terkabul. Tapi kita tidak boleh terlalu meyakini itu karena jatuhnya nanti ke syirik. Anggap saja ini sebagai media suport untuk sebuah niatan yang baik.  Penambah semangat. Kalau berhasil mengangkat, artinya keluar dari sini harus semangat untuk mewujudkan harapan. Kalau gagal, ya tidak masalah. Biasa saja," ucap Hadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SDaABe
February 16, 2019 at 04:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SDaABe
via IFTTT
Share: