Showing posts with label 2019 at 10:55PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:55PM. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Bank Muamalat Buka Opsi Tambahan Modal Rp 2 Triliun

Bank Muamalat membuka opsi tambahan modal Rp 2 triliun berdasar keputusan RUPSLB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Muamalat Indonesia membuka opsi untuk tambahan modal sebesar Rp 2 triliun. Komisaris Independen Bank Muamalat, Iggi H Achsien mengatakan perusahaan masih berupaya mencari tambahan dengan berbagai opsi.

Ia mengungkap, saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (17/5), disebutkan kembali hasil RUPS pada Juni 2018. Salah satu keputusannya adalah menyetujui tambahan modal Rp 2 triliun lainnya. 

"Ini masih tetap berlaku, Rp 2 triliun lagi insyaAllah, tapi kita selesaikan yang saat ini dulu," kata Iggi usai RUPS kepada wartawan.

RUPSLB Bank Muamalat telah menyetujui masuknya dana segar sebesar Rp 2 triliun yang berasal dari konsorsium Al Falah Investment Limited dan konsorsium Koperasi Simpan Pinjam Jasa. Al Falah suntikkan dana Rp 1,7 triliun dan Kospin Jasa sebesar Rp 300 miliar.

Iggi mengatakan setelah ini perusahaan akan mengajukan perizinan pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah mendapat restu dan efektif, masa penawaran Right Issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) akan dimulai. 

Ia menyampaikan masa penawaran akan berlangsung setelah pertengahan Juni. Sementara untuk sisa Rp 2 triliun lainnya, opsi penawaran umum seperti saat ini dirasa akan sulit jika dikejar tahun ini. 

"Kalau mekanismenya melalui penawaran umum, rasanya agak repot, secara realistis Juli mulai lagi audit dulu jadi panjang," kata dia.

Iggi tidak menutup kemungkinan ada skema atau opsi lain jika ingin dikejar tahun ini. Bisa melalui uang muka setoran modal, tier dua, subordinate, dan bentuk-bentuk setoran modal lainnya yang ada di peraturan OJK.

Namun proses-proses ini akan dikonsultasikan dengan susunan pemegang saham yang baru. Apakah diperlukan lagi dana tambahan, berapa jumlahnya, bagaimana cara yang optimal, dan lain-lainnya.

Untuk opsi roadshow mencari investor baru, Iggi mengatakan perusahaan ingin fokus menyelesaikan langkah ini terlebih dulu. Setelah itu baru memulai langkah lanjutan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hz4lWO
May 18, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hz4lWO
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Jangan Sampai Anak Meremehkan Berbohong

Rasulullah SAW membenci dusta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam kehidupan sehari-hari banyak orang tua atau orang dewasa berbohong kepada anak kecil. Ada yang berbohong dengan menakut-nakuti, berjanji ingin memberi sesuatu, mengatakan hendak pergi ke sebuah tempat, atau sengaja berbohong untuk sekedar bermain dan bercanda.

Pada zaman Rasulullah SAW, perbuatan seperti itu ditandai dengan munculnya perilaku seorang ibu yang mau memberi sesuatu kepada 'Abdillah bin Amir, anaknya, disaksikan Rasulullah SAW. Melihat peristiwa tersebut, beliau menegur ibu itu. Jika si ibu tak menepati janji, maka ia dicatat berdusta satu kali (riwayat Ahmad bin Hanbal dan Abu Dawud).

Pada mulanya orang tua bersikap begitu hanya untuk membujuk agar anak berhenti menangis, menurut kepada orang tua dan menghiburnya. Padahal ini dapat mengakibatkan anak meremehkan dusta yang menimbulkan rasa kurang hormat terhadap kejujuran.

Padahal, dusta merupakan perbuatan yang paling dibenci Rasulullah. Sedemikian bencinya sehingga bila terlihat seseorang berdusta dari segi apa saja, walau hanya sekali, beliau akan mengingatnya sebagai pendusta, kecuali jika diketahui ia telah bertaubat (riwayat Ahmad).

Manusia diharapkan selalu bersikap jujur dalam menangani segala persoalan. Sikap ini bisa terpatri dalam jiwa, jika sejak masa kanak-kanak telah ditanamkan, dibiasakan, dilatih tentang kejujuran, dinasehati, diberi contoh, dijelaskan bahwa dusta sangat dibenci Allah dan Rasul-Nya, dalam perkataan maupun perbuatan.

Anak, dengan fungsi persepsi dan konatifnya, akan menerima, mengenal dan meniru perbuataan orang lain untuk diperlihatkan sebagai bagian kepribadiannya. Kemampuan yang melekat padanya hingga dewasa merupakan hasilnya mempelajari sesuatu. Orang tua bisa menjadi objek atau model baginya untuk ditiru seluruh kepribadiannya.

Seorang anak yang mengetahui bahwa orang tuanya pernah berbohong kepadanya, menghilangkan rasa percaya diri anak kepadanya. Sosok ayah dan ibu mereka yang selama ini menjadi kebanggaan karena kelembutan dan kejujuran yang pernah diajarkan, lenyap begitu saja bersamaan dengan hilangnya wibawa orang tua di hadapan anaknya.

Namun, adakalanya orang tua dihadapkan pada satu masalah yang membuat mereka tidak bisa berbuat lain kecuali berbohong kepada anak. Sebab itu, orang tua diharapkan berhati-hati dalam memilih situasi di mana anak tidak dapat membuktikan kebohongan orang tuanya. Tapi, akan lebih baik bagi kepentingan perkembangan kepribadian mereka, apabila ia bisa menghindari kebohongan sama sekali.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Z7N4M9
April 12, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Z7N4M9
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Isra' Mi'raj, Menag Ajak Umat Berlaku Adil dan Moderat

Menag berpendapat Isra' Mi'raj momentum meneguhkan konsistensi beragama.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKOHARJO— Menteri Agama RI Lukman Hakim mengajak kaum Muslim untuk bersikap adil dan tetap menjaga perdamaian sesuai dengan pesan pada peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW.

"Moderat artinya berimbang, adil, dan tidak berlebihan merupakan ajaran terpenting dalam Islam," katanya pada peringatan Isra' Mi'raj 2019 di GOR Pandawa, Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (3/4).

Dia mengatakan, kaum Muslim harus berlaku adil karena lebih dekat dengan takwa dan kebencian tidak sepatutnya dilawan kebencian. Kebencian akan sirna jika dibalas dengan cinta. Perbedaan tidak seharusnya melahirkan adagium, ‘kami versus mereka’. 

“Melainkan harus menumbuhkan kesempatan bahwa kami adalah mereka dan mereka adalah kami karena kami dan mereka adalah kita," katanya.

Dia juga meminta kaum Muslim kembali meneguhkan sikap memilih jalan tengah atau wasatiyah dalam beragama, berbangsa, dan bernegara.

"Bangsa Indonesia berdiri dari masyarakat yang plural dan multikultural, beragam etnis, agama, budaya, dan adat istiadat.

Kami berharap momentum ini bisa meningkatkan persaudaraan sesama Muslim, anak bangsa, dan umat manusia," katanya.

Sementara itu, dia tidak menampik menjaga kerukunan dan mengelola kehidupan keagamaan saat ini terasa lebih sulit akibat terpaan limbah media sosial dan derasnya arus disrupsi teknologi komunikasi dan informasi. 

Namun bagaimanapun, kata Menag, komitmen keagamaan dan kebangsaan ini diperlukan demi terciptanya suasana keagamaan dan kebangsaan yang kondusif terutama jelang pesta demokrasi yang meniscayakan adanya keberpihakan dan pilihan.  

Menurut dia, semua keragaman, keberpihakan, dan pilihan harus dilakukan dalam semangat persatuan dan bingkai NKRI. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uK7htu
April 03, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uK7htu
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Naomi Osaka Putus Hubungan dengan Sang Pelatih

Selain Osaka, Bajin pernah bertandem dengan sejumlah petenis putri kelas dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, Entah apa yang terjadi dengan Naomi Osaka. Petenis putri nomor satu dunia itu memutuskan hubungan dengan pelatih Sascha Bajin.

Melalui media sosial, sosok berkebangsaan Jepang itu mengumumkan keputusannya. Tak lupa, ia menyelipkan kata-kata respek untuk eks mentornya tersebut.

"Saya tidak akan lagi bekerja sama dengan Sascha. Saya berterima-kasih padanya atas semua karyanya. Saya berharap ia mendapat hal terbaik di masa depan," kata Osaka dikutip dari BBC, awal pekan ini.

Bajin berhasil menaikkan level Osaka. Sekitar dua tahun lalu, pemilik dua gelar grand slam itu menghuni peringkat ke-72 dunia. Tapi kini, petenis yang menetap di Florida, Amerika Serikat, tersebut berada di puncak dunia.

Karena keberhasilan tersebut, Bajin jadi pelatih WTA terbaik 2018. Pada kesempatan serupa, ia membalas respek dari Naomi. Tokoh 34 tahun mengaku bangga, terlibat dalam perjuangan sang jawara. "Perjalanan yang sangat menyenangkan. Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari ini," ujar Bajin.

Belum diketahui, penyebab putusnya hubungan antara pemain dan pelatih itu. Namun sangat disayangkan. Selain bersama Naomi, Bajin pernah bertandem dengan sejumlah petenis putri kelas dunia, seperti Serena Williams, Victoria Azarenka, dan Caroline Wozniacki.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TSZhl5
February 17, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TSZhl5
via IFTTT
Share:

Sunday, January 27, 2019

Efek Medsos Pengaruhi Minat Belajar Agama di PTAIN

Kecenderungan instan masyarakat dan pragmatisme pelajar juga menjadi faktor penyebab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Agama (Kemenag) menyebut minat calon mahasiswa untuk mengambil jurusan prodi keagamaan mengalami penurunan setiap tahunnya. Hal ini diakibatkan sejak Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) membuka prodi umum. 

Direktur PTKIN Kemenag, Arskal Salim, mengatakan calon mahasiswa juga mengkhawatirkan potensi pekerjaan dari prodi keagamaan di PTKIN.

“Sebagian besar pendaftar melihat potensi bisa mereka dipekerjakan akan melihat mana prodi ketika keluar (lulus) bisa langsung kerja. Makanya jadi guru, hakim, pegawai bank sementara untuk prodi syariah, PAI, keagamaan kurang diminati terutama di IAIN,” ujarnya kepada Republika.co.id, Ahad (27/1). 

“Sejak terbuka menjadi UIN jadi kesannya ketika UIN buka pada 2002 ketika dipresentasikan maka prodi umum banyak di buka, seperti ekonomi syariah, teknologi informasi, komunikasi, kedokteraan, dan lain-lain, jadinya ke arah sana,” ungkapnya. 

Menurutnya, selama ini Kemenag secara pro aktif memberikan beasiswa afirmasi dan beasiswa prestasi bagi mahasiswa khususnya prodi keagamaan. Hal ini dipersiapkan untuk menarik minat calon mahasiswa. “Sebenarnya di UIN besar masih diminat (Prodi keagamaan) cukup tinggi, misal prodi di fakultas ushuludin masih diminati di UIN Jakarta, UIN Bandung, UIN Jogyakarta tapi ini (penurunan minta Prodi keagamaan) sudah menjadi perhatian kita makanya ada beasiswa yang dipersiapkan agar menarik calon mahasiswa, lulusan pesantren untuk mau belajar di prodi di Fakultas Ushuludin,” ucapnya. 

Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk lembaga tes masuk PTKIN. Langkah ini guna memperkuat minat calon mahasiswa khususnya prodi keagamaan. “Pak Menag sudah menyampaikan jajaran direktorat PTKIN untuk membentuk tim kajian untuk lembaga tes masuk PTKIN, kami siapkan dua bulan untuk merekrut orang-orangnya mempetakan apa saja pekerjaannya pada 2020 nanti kita sudah lagi menggunakan kepanitiaan tapi sudah menggunakan lembaga tes masuk PTKIN,” ungkapnya. 

Di sisi lain, ia melihat penurunan minat Prodi keagamaan lantaran adanya alternatif metode pembelajaran keagamaan dari media sosial. 

Secara khusus, ia meminta PTKIN dapat menerapkan teknologi secara memadai untuk mewadahi ilmu keagamaan berbasis internet.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RRVQ18
January 27, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RRVQ18
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Batan Bantu Korban Tsunami Lampung 300 Tabung Gas

Bantuan berupa tabung gas atau peralatan dapur untuk memasak tersebut sangat tepat.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG SELATAN -- Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memberikan bantuan 300 tabung elpiji 3 kilogram atau gas melon bagi korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan. Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan Dulkahar, Sabtu (19/1) membenarkan adanya bantuan yang diantarkan langsung oleh oleh distributor elpiji yang berada di Kalianda.

"Iya, hari ini sudah sampai 200 tabung, dan kemungkinan besok sisanya akan datang lagi 100 tabung elpiji ukuran 3 kilogram," kata Dulkahar di Posko Logistik.

Dulkahar menambahkan, bantuan berupa tabung gas atau peralatan dapur untuk memasak tersebut sangat tepat. Mengingat nantinya banyak pengungsi yang menempati hunian sementara pasti membutuhkan peralatan dapur tersebut.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Prof Dr Mugiyono mewakili Batankepada Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan Dulkahar selaku Kepala Logistik di rumah dinas bupati Lamsel, di Kalianda, Jumat (18/1) kemarin. "Setelah berkonsultasi dan mendapat penjelasan dari tim di media center, kami sepakat untuk memberikan bantuan berupa tabung gas elpiji ini. Karena ini memang sangat dibutuhkan, semoga bisa bermanfaat dan tepat sasaran," kata Mugiyono.

Selain menyerahkan bantuan, Mugiyono juga berharap ke depan Batan bisa menjajaki kerja sama dengan Pemkab Lamsel, seperti di bidang pertanian, perikanan, dan lainnya. Menurutnya, teknologi berbasis nuklir juga bisa dimanfaatkan dalam dunia pertanian, seperti dalam pengembangan bibit unggul, pengawetan makanan, dan lain sebagainya.

"Batan sudah melahirkan banyak varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi, selain itu rasa yang dihasilkan juga enak. Nanti kita bisa bantu pertanian Kabupaten Lampung Selatan dengan memanfaatkan teknologi nuklir ini," kata Mugiyono.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Mugiyono beserta rombongan berpamitan kepada tim untuk mencari bantuan yang telah disepakati berupa 300 tabung gas ukuran 3 kg senilai Rp 50 juta. Sebanyak 200 tabung gas 3 kg dari Batan tersebut, telah tiba di posko logistik rumah dinas bupati Lamsel, Sabtu ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AVpurx
January 19, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AVpurx
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

Istana Tunda Pelantikan Kepala BNPB

Kepala BNPB yang saat ini dijabat Willem Rampangilei dikabarkan diganti Doni Monardo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelantikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang semula dijadwalkan pada 2 Januari 2018 ditunda.

"Mohon maaf, pelantikan Kepala BNPB, tidak jadi besok, ditunda. Barusan Mensesneg memberi tahu soal penundaan pelantikan Kepala BNPB yang baru," kata Staf Khusus Presiden Johan Budi SP di Jakarta, Selasa malam (1/1).

Sebelumnya, melalui pesan pula Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menginformasikan hal serupa mengenai penundaan pelantikan Kepala BNPB yang baru, menggantikan Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei.

Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal melantik karena pagi harinya akan melakukan kunjungan kerja ke Lampung.

"Menginfokan ....Besok tidak ada pelantikan ya ..... Maaf jika sudah dengar ada pelantikan," tulisnya.

"Pagi Bapak Presiden ke Lampung, lokasi bencana," tambahnya.

Sebelum diputuskan ditunda, Presiden Joko Widodo dijadwalkan mengganti Kepala BNPB yang semula dijabat oleh Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei. Staf Khusus Presiden Johan Budi SP ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik pengganti Willem Rampangilei sebagai Kepala BNPB yang baru.

Penggantian itu segera diikuti dengan pelantikan Kepala BNPB yang baru oleh Presiden Jokowi. Letjen TNI Doni Monardo yang saat ini menjabat sebagai Sekjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) disebut akan menggantikan Willem yang menjabat sebagai Kepala BNPB sejak 7 September 2015.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F07JKy
January 01, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F07JKy
via IFTTT
Share: