Showing posts with label 2019 at 09:49PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:49PM. Show all posts

Wednesday, March 6, 2019

MUI NTT: Hari Raya Nyepi Perekat Antarumat Beragama

Perayaan Nyepi diharapkan menjadi motivasi Pemilu 2019 damai dan aman.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menilai perayaan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu merupakan perekat dalam membangun hubungan kekerabatan antarumat beragama di daerah ini.   

"Pertama saya mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi dan semoga kedamaian dan kerukunan tetap langgeng di NTT," kata Ketua MUI NTT, Abdul Kadir Makarim, kepada Antara di Kupang, Rabu (6/3), terkait dengan perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis (7/3).

Kedua, tentunya karena perayaan Nyepi ini berbarengan dengan dimulainya masa puasa bagi umat Katolik yang ditandai dengan penerimaan Abu pada Rabu (6/3).

"Di sisi lain, perayaan dua hari raya keagamaan ini berlangsung pada saat bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi berupa Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019, yang kami harapkan dapat membawa angin sejuk dalam membangun kebersamaan di negeri ini," katanya.

Menurut Makarim, kondisi ini terjadi karena saat ini aroma perpecahan antaranak bangsa mulai tercium di mana-mana, terutama di media sosial (medos). 

Menurut dia, saling menghina, saling mengejek, saling memfitnah satu sama lain, sesungguhnya sangat mengganggu umat beragama yang sedang merindukan kedamaian dan kenyamanan dalam hidup.

"Ingat bahwa tekad kita masyarakat NTT tetap menjadikan NTT sebagai Nusa Tetap Tenang (NTT) untuk mewujudkan terciptanya Nusa Terindah Toleransi (NTT)," katanya. 

Dia menyebutkan, boleh berbeda dalam memilih tapi tidak berarti harus berbeda dalam segalanya. “Kita masih masyarakat NTT yang terus merindukan Nusa Terindah Toleransi," katanya. 

Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Kota Kupang menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pawai Ogoh-ogoh. 

Sedangkan umat Katolik mengawali masa puasanya dengan menerima abu sebagai bentuk pertobatan selama masa penantian. 

Makarim berharap semua perayaan bisa berjalan dengan lancar. "Saya senang karena ada pawai ogoh-ogoh. Agama dan budaya bisa berjalan beriringan," ucap Makarim.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Txdwil
March 06, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Txdwil
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

RPP JPH Telah Diterima Presiden

BPJPH terus melakukan sosialisasi ke beberapa lembaga, baik produsen maupun auditor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badang Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sukoso mengatakan, draft Rancangan Peraturan Pemerintah Jaminan Produk Halal (RPP JPH) telah diserahkan kepada presiden. Aturan itu akan memberikan mandat Badan Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam memberi sertifikat halal.

“Sudah di tangan presiden. Semua Menteri sudah tandatangan dan setuju. Komisi delapan juga sudah. Kurang apa? Sekarang sudah urusannya presiden,” kata Sukoso saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (19/2).

Saat ditanya mengenai kelanjutan gerakan BPJPH selama menunggu pengesahan RPP JPH oleh presiden, Sukoso menjelaskan saat ini BPJPH tengah mengerjakan beberapa pekerjaan lain, seperti mempersiapkan draf Kementerian Agama. Selain itu, dia juga mengaku saat ini BPJPH terus melakukan sosialisasi ke beberapa lembaga, baik produsen maupun auditor.

Kan pekerjaan yang lain masih banyak. Mempersiapkan drafnya ke Kementrian Agama, mengurus draf peraturan lainnya, masih banyak yang perlu dikerjakan,” kata dia.

Dia mengatakan, saat ini juga akan sosialisasi ke universitas Pasundan, Bandung. "Kita yang namanya kerja itu harus bersama-sama kalau sendiri tidak bisa. Jadi memang harus mengandung banyak patnership dan yayasan, masyarakat,” jelas Sukoso.

Menurut Sukoso, setelah ditandatangi presiden, PP JPH nantinya akan menjadi regulasi pokok pelaksanaan JPH oleh BPJPH. Bersamaan dengan itu, pihaknya terus melakukan beragam persiapan, mulai dari melakukan pelatihan auditor halal, membangun kerja sama dengan PTKN maupun PTKIN terkait penyediaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), hingga membangun aplikasi layanan bernama Sistem Informasi Halal (Sihalal).

Segera setelah regulasi pelaksana UU JPH tersebut disahkan dan sistem aplikasi online yang saat ini tengah dibangun, BPJPH dapat beroperasi secara efektif. Selanjutnya pengajuan pendaftaran sertifikasi halal akan dilaksanakan di BPJPH.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BKb3aa
February 19, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BKb3aa
via IFTTT
Share:

Friday, February 15, 2019

TKN Siapkan Penampilan Jokowi pada Debat Kedua Capres

TKN mengatakan tema kedua debat capres merupakan program prioritas Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin sudah mempersiapkan gaya penampilan Joko Widodo dalam frame televisi pada debat kedua calon presiden. TKN mengatakan tema kedua debat capres merupakan program prioritas Jokowi.

"Ada tim yang menyiapkan secara khusus bagaimana penampilan capres Joko Widodo pada debat kedua, yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi," kata Sekretaris TKN Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, di Media Center Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (15/2).

Debat kedua capres akan diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Sultan, Senayan Jakarta, pada Minggu (17/2) mulai pukul 20.00 WIB, dan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi. Debat kedua capres menampilkan tema tentang energi, sumber daya alam, lingkungan, pangan, dan infrastruktur.

Menurut Hasto, tema yang ditampilkan pada debat kedua ini merupakan bagian dari program prioritas dari pemerintahan Presiden Joko Widodo yang berkesinambungan. "Program kerja prioritas Presiden Joko Widodo seperti infrastruktur mendapat dukungan dari rakyat," katanya.

Prioritas program pemerintahan Presiden Joko Widodo, menurut dia, adalah program fisik seperti pembangunan infrastruktur serta program nonfisik yakni pembangunan sumber daya manusia. "Kombinasi pembangunan ini akan mendorong percepatan pertumbungan ekonomi Indonesia, sehingga Indonesia pada 2045 akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi yang diperhitungkan di dunia," katanya.

Hasto menambahkan, TKN juga mempersiapkan debat kedua sesuai dengan Peraturan KPU. "Pada prinsipnya, kami akan terus memperkuat rasa tanggung jawab kepada bangsa dan negara dengan menampilkan gagasan-gagasan yang membumi, visioner,  serta gagasan yang berdasarkan pada kinerja serta seluruh potensi daerah," katanya.

Hasto menegaskan, capaian dan prestasi Presiden Joko Widodo pada pembangunan infrastruktur telah mendorong banyak kepala daerah memberikan dukungan terbuka kepada Joko Widodo. "Kepala daerah merasakan betul aspirasi masyarakat di daerahnya, diakomodasi dan diimplementasikan oleh Presiden Jokowi. Pak Jokowi juga secara intensif melakukan komunikasi dengan kepala daerah," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ed4cry
February 15, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ed4cry
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Luis Suarez Berharap Valverde Perpanjang Kontrak di Barca

Di musim pertamanya, Valverde memenangkan gelar La Liga Spanyol dan Copa del Rey.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Luis Suarez berharap Ernesto Valverde melanjutkan kerjanya di Barcelona. Striker Barca itu mengaku akan senang melihat sang pelatih bertahan di Camp Nou.

Sebab, kontrak Valverde akan habis pada 2020. Posisinya masih menimbulkan keraguan karena pada Desember tahun lalu Valvere merasa masa depannya masih belum jelas.

Di musim pertamanya, Valverde memenangkan gelar La Liga Spanyol dan Copa del Rey. Musim ini, Barca masih mempunyai peluang untuk mendapatkan tiga trofi, mengingat La Blaugrana saat ini masih berada di puncak klasemen sementara La Liga, bertahan di babak 16 besar Liga Champions, dan semifinal Copa del Rey.

Oleh karena itu, Suarez bergabung dengan Jordi Alba yang mendukung pelatihnya untuk tetap menjadi juru taktik Lionel Messi dkk.

''(Spekulasi) mengejutkan saya, karena dari apa yang saya pahami, masih ada satu tahun kontraknya yang tersisa. Saya akan senang jika dia (memperpanjang kontrak) karena dia adalah pelatih hebat dan memiliki staf yang luar biasa, serta memiliki kepercayaan pada para pemain,'' ujar Suarez dikutip dari FourFourTwo, akhir pekan lalu.

Suarez senang dengan cara Valverde melatih. Sebab pelatih yang juga mantan pemain Barca itu menghormati pemain yang bicara soal situasi pertandingan. Selain itu, Valverde juga menjadi pendengar yang baik saat para pemain ingin bicara.

Kondisi tersebut menjadi penting, karena ada saat di mana situasi sedang sulit dan harus dihadapi dengan banyak pemain top di dalamnya. Valverde menjaga agar semua pemain bahagia. ''Kami semua sangat bahagia. Dia memiliki kepercayaan yang tinggi untuk para pemainnya,'' jelas Suarez.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SuyON7
February 05, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SuyON7
via IFTTT
Share:

Monday, February 4, 2019

Kangkung, Si Hijau Kaya Nutrisi

Olahan sayur kangkung (ilustrasi)

Foto: Republika
EMBED
Kangkung mampu menurunkan kadar kolesterol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kangkung makanan populer yang memiliki banyak manfaat
. Sayuran ini mengandung banyak air, zat besi, vitamin C, hingga vitamin A.

Penelitian juga menemukan kangkung mampu menurunkan kadar kolesterol. Bahkan, kangkung juga mampu mengembangkan resistensi terhadap diabetes

Selain itu, kangkung pun berkhasiat sebagai pencahar, sehingga bermanfaat bagi penderita pencernaan dan sembelit.

  • Video Created:
  • Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BkGTKr
February 04, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BkGTKr
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

Menuntut Ilmu tak Kenal Batas Usia

Tidak ada kata terlambat untuk kembali mengkaji ilmu-ilmu Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak ada alasan untuk tidak belajar di usia senja. Tidak ada kata terlambat untuk kembali mengkaji ilmu-ilmu Islam. Tak perlu pula merasa malu atau minder karena dianggap terlambat memulai mengkaji Islam. Banyak sekali dalam sejarah Islam dikisahkan, betapa banyak orang-orang yang lanjut usia, tetapi tidak sungkan untuk belajar ilmu agama.

Ibnu Mandah berangkat menuntut ilmu di usia 20 tahun dan menghabiskan usianya selama 45 tahun untuk menuntut ilmu di perantauan. Di usia yang sudah senja, 65 tahun, ia baru pulang dan menjadi ulama besar di kampung halamannya.

Ja'far bin Durustuwaih pernah mengisahkan, suatu kali ia berada dalam majelis ilmu Ali bin Al-Madini. Ketika waktu Ashar tiba, majelis itu telah penuh sesak oleh para penuntut ilmu yang akan dimulai esok harinya. Setiap pelajar tidak mau meninggalkan tempat duduknya, takut akan terisi oleh orang lain. Mereka menungguinya sepanjang malam agar mendapatkan posisi yang di depan.

Bahkan seorang bapak tua, kisah Ja'far, terpaksa buang air kecil di jubahnya, karena ia takut pergi ke kamar mandi dan meninggalkan tempat duduknya. “Saya melihat seorang yang sudah tua di majelis tersebut buang air kecil di jubahnya. Karena ia khawatir tempat duduknya diambil, apabila ia berdiri untuk buang air kecil ke kamar mandi,” kata Ja'far mengisahkan.

Betapa antusiasnya orang-orang terdahulu mencari ilmu agama. Bahkan, dalam kisah Ja'far, orang yang sudah tua sekalipun tak kalah bersemangatnya dari anak muda. Semangat inilah yang sudah pudar pada umat Islam saat ini. Semangat menuntut ilmu semakin pudar, seiring bertambahnya usia. Padahal, kewajiban menuntut ilmu tak pernah berkurang dengan bertambahnya usia.

Dunia pendidikan sudah lama mendengungkan istilah long life education (pendidikan seumur hidup). Demikian juga pengakuan negara seperti tertuang dalam UU Nomor 2 Tahun 1989 tentang penegasan pendidikan seumur hidup yang dikemukakan dalam pasal 10 ayat 1. Padahal, sebenarnya Islam sendiri telah terlebih dahulu mengemukakan istilah ini. Betapa banyak kisah-kisah yang memberi teladan bahwa menuntut ilmu tak kenal batas usia.

Dunia sains abad modern sudah membuktikan, otak manusia masih bisa dipakai dalam waktu ratusan bahkan ribuan tahun. Manusia hanya memakai 10 persen dari otaknya. Ini membuktikan, kapasitas dan daya tampung otak manusia tak pernah penuh. Ia akan bisa dipakai untuk belajar oleh orang yang sudah tua renta berusia ratusan tahun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GXQlJa
January 06, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GXQlJa
via IFTTT
Share: