Showing posts with label 2018 at 07:05PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:05PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

KY Usulkan 63 Orang Hakim Dijatuhi Sanksi

KY mengeluh MA tidak melaksanakan sebagian usul sanksi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus mengatakan hasil penanganan laporan masyarakat diputuskan dalam Sidang Pleno. Berdasarkan Sidang Pleno, ada 39 dari 290 putusan yang dinyatakan terbukti melanggar KEPPH.

Berdasarkan hal tersebut, KY merekomendasikan penjatuhan sanksi kepada 63 hakim terlapor dengan rincian: 40 hakim terlapor direkomendasikan untuk dijatuhi sanksi ringan, 11 hakim terlapor direkomendasikan untuk dijatuhi sanksi sedang, dan 12 hakim terlapor direkomendasikan untuk dijatuhi sanksi berat.

"Untuk sanksi ringan, KY memberikan teguran ringan terhadap sembilan orang hakim, teguran tertulis terhadap 18 orang hakim, dan pernyataan tidak puas secara tertulis terhadap 13 hakim," ujar Jaja di Gedung KY Jakarta, Senin (31/12).

Untuk sanksi sedang, KY memberikan penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun terhadap satu orang hakim, nonpalu paling lama enam bulan terhadap tujuh orang, dan penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun terhadap tiga orang.

Untuk sanksi berat, KY memberikan sanksi nonpalu selama tujuh bulan terhadap satu orang hakim, nonpalu selama dua tahun terhadap dua orang hakim, penurunan kenaikan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun terhadap tiga orang hakim, dan pemberhentian tetap tidak dengan hormat terhadap enam orang hakim.

Hakim yang paling banyak dijatuhi sanksi berasal dari Pengadilan Tinggi Jayapura (enam orang), kemudian ada PN Ponorogo, PN Balikpapan, PN Rantau Prapat, PN Tais, PN Malang, PN Muara Bungo, PN Mempawah, PN Lubuk Pakam, dan PA Surakarta yang masing-masing tiga orang hakim. KY juga memberikan sanksi kepada dua hakim di Mahkamah Agung.   

Kualifikasi perbuatan hakim yang dinyatakan terbukti melanggar KEPPH didominasi bersikap tidak profesional (42 orang), tidak menjaga martabat hakim (delapan orang), berselingkuh (enam orang), kesalahan pengetikan (lima orang), dan tidak berperilaku adil (dua orang).

Salah satu permasalahan yang sering terjadi terkait rekomendasi sanksi KY adalah MA tidak melaksanakan sebagian usul sanksi yang disampaikan oleh KY. Adanya tumpang tindih penanganan tugas pengawasan antara KY dan MA juga menjadi problem yang dihadapi.

Selain itu, KY sering tidak memperoleh akses informasi atau data yang dibutuhkan saat menangani laporan masyarakat karena MA atau badan peradilan di bawahnya tidak bersedia memberikan hal itu. Hakim terlapor maupun saksi dari pihak pengadilan juga tidak memenuhi panggilan KY.  

Sementara untuk pemantauan persidangan KY menerima 581 permohonan pemantauan persidangan, yaitu 517 permohonan masyarakat dan 64 inisiatif KY. Dari jumlah itu, KY dapat melakukan pemantauan terhadap 278 permohonan.

Adapun 10 Provinsi terbanyak menyampaikan permohonan pemantauan persidangan ke KY secara berturut-turut adalah: DKI Jakarta sebanyak 126 permohonan, Jawa Timur sebanyak 79 permohonan, Jawa Tengah sebanyak 49 permohonan, Jawa Barat sebanyak 43 permohonan, Sumatera Utara sebanyak 42 permohonan, Sumatera Selatan sebanyak 36 permohonan, Riau sebanyak 32 permohonan, Sulawesi Utara sebanyak 20 permohonan, Sulawesi Selatan sebanyak 20 permohonan, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 19 permohonan.

Sampai saat ini KY telah melaksanakan pemantauan persidangan terhadap 101 perkara. Adapun rincian wilayahnya adalah Jawa Timur (21 perkara), DKI Jakarta (17 perkara), Riau (17 perkara), Jawa Barat (12 perkara), Jawa Tengah (12 perkara) . Dominasi jenis perkara yang dipantau yaitu perdata (57 perkara), pidana khusus (46 perkara), pidana biasa (34 perkara), dan lainnya. Dari hasil pemantauan yang dilakukan, sebanyak 5 dari 101 perkara dinyatakan terdapat pelanggaran KEPPH. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Suhkgy
December 31, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Suhkgy
via IFTTT
Share:

Pengelolaan Zakat yang Menggembirakan

Pengelolaan zakat Tanah Air sudah menuju ke arah yang benar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia terus mengembangkan potensi zakatnya. Sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim, tentu potensi ini akan memberikan dampak signifikan.

Indeks Zakat Nasional alami kenaikan dari 0,48 di tahun 2017 menjadi 0,51 di tahun 2018 per November 2018. Nilai ini termasuk dalam rentang kinerja cukup baik. Selain itu, dampak zakat terhadap kesejahteraan mustahik juga masuk dalam kategori baik dilihat dari nilai nasional Indeks Kesejahteraan Baznas yaitu 0,76.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat kenaikan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) nasional sebesar 31,8 persen. Pengumpulan tersebut berasal ZIS dan DSKL dari Baznas, Lembaga Amil Zakat (LAZ), Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Indonesia.

Data pengumpulan ini akan dapat dilaporkan secara lengkap dan detail pada awal 2019 mendatang. Dari catatan penghimpunan Baznas Pusat menunjukkan hasil menggembirakan, yakni pencapaian yang melebihi target menjadi sebesar Rp 203 Miliar pada tahun ini. Ini berarti pencapaian sebesar 101 persen dari target yang diharapkan sebesar 200 Miliar dalam RKAT Baznas di awal 2018.  

Dari capaian itu, tak heran berdampak pada capaian program. Baznas misalnya, telah melahirkan 156 Warung Z-Mart, empat unit lembaga keuangan Baznas Microfinance Desa (BMD), empat Lumbung Pangan, 17 Balai Ternak dan 74 titik Zakat Community Development (ZCD). Sepanjang 2018, Baznas berhasil menyalurkan dana zakat sebesar 89,89 persen, yang berarti pengelolaan zakat dilaksanakan dengan sangat efektif.

Sepanjang 2018, Baznas Pusat telah membantu mustahik sebanyak 768,886 jiwa. Baznas juga menyusun 30 buku kajian, termasuk di antaranya berupa kajian untuk mengukur keberhasilan pemberdayaan melalui Buku Indeks Desa Zakat, berbagai Jurnal Internasional Zakat, serta Buku Manajemen Risiko Pengelolaan Zakat.   

Keberhasilan ini belum termasuk capaian dari Lembaga Amil Zakat Nasional. Laznas yang ada di Indonesia secara positif telah mengalami perkembangan. Beragam program yang berjalan telah dirasakan masyarakat. Sifat bantuan pun mulai mengarah produktif. Ini artinya, masyarakat mulai diajarkan dan diarahkan guna meningkatkan kualitas hidupnya. Baik dari sisi akidah maupun ekonomi.

Indikator lain dari perkembangan positif pengelolaan zakat tanah air dilihat penobatan Indonesia sebagai negara terdermawan di dunia. Charity Foundation menempatkan RI di peringkat pertama dalam World Giving Indeks 2018 dengan skor 59.

Salah satu indikator kedermawanan dari WGI adalah tingkat donasi. Dalam hal ini, lembaga filantropi yang berbasis pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dinilai punya peran besar.

Tingkat perolehan total dana dari sumber donasi keagamaan, khususnya zakat, memang kerap menanjak. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat, ada kenaikan sekitar 20 persen total pengumpulan dana ziswaf dari berbagai laznas.

Ini artinya, pengelolaan zakat Tanah Air sudah menuju ke arah yang benar. Tentu saja, optimalisasi dan inovasi juga harus dilakukan. Caranya, tentu membutuhkan studi komprehensif. Baznas maupun Laznas harus tahu apa yang dibutuhkan masyarakat. Mereka harus pula menyentuh hingga keakar-akarnya. Target pun harus lebih tegas yakni mengubah mustahik menjadi muzaki. Misi ini tidak bisa ditawar lagi.

Kelak, keberhasilan peran Baznas dan Laznas lain, akan melahirkan kekuatan baru dari umat. Sebuah kekuatan dashyat yang akan memberikan perubahan positif bagi pembangunan bangsa. Perlu diingat pula, kelas menengah umat Islam belumlah signifikan. Roda ekonomi terbatas pada kalangan tertentu. Situasi ini jangan diratapi. Justru harus menjadi pemicu semangat untuk melakukan perubahan.

Perlu diingat, tantangan Indonesia ke depan tidaklah mudah. Sudah terlalu lelah bangsa ini ribut urusan kekuasaan. Sementara, rakyat di bawahnya harus berpikir keras dengan kemampuan daya beli yang terbatas. Jadi, sudah saatnya zakat memainkan peran lebih.

Imam Al Ghazali menjelaskan, transaksi terbesar orang mukmin dengan Allah SWT terlaksana dengan jihad. Mereka mengorbankan nyawanya demi bertemu Allah Azza Wa Jalla. Harta sesungguhnya merupakan transaksi dengan nilai yang lebih ringan dibandingkan nyawa. "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri me reka dan harta mereka dengan surga bagi mereka," (QS at-Tau bah [9]: 111).

Jadi,  masih juga belum berzakat?

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2s2lFvP
December 31, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2s2lFvP
via IFTTT
Share:

Friday, December 28, 2018

Kemenpora: Satgas Harus Berantas Mafia Bola Sampai Akarnya

Satgas diharapkan mengembalikan kepercayaan masyarakat atas sepak bola nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aksi Satgas Antimafia Sepak Bola menangkap sejumlah pejabat dan pengurus PSSI mendapatkan apresiasi banyak pihak. Pemerintah, lewat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), mengapresiasi kinerja cepat tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tersebut.

Sekretaris Kemenpora Gatot Dewa Broto mengatakan, pembentukan satgas menjadi jilid baru dalam aksi bersih-bersih sepak bola di Indonesia. “Kemenpora mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi tim satgas ini,” ujar dia pada Jumat (28/12).

Kemenpora, kata Gatot, punya harapan tinggi agar Satgas Antimafia Sepak Bola mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat atas sepak bola nasional. “Harapan kami (Kemenpora) agar satgas ini semaksimal mungkin. Jangan hanya menyidik permukaan dan kulitnya saja. Tetapi harus sampai ke akar-akarnya,” kata dia.

Gatot menambahkan, Kemenpora dengan kewenangan yang ada, akan ikut membantu satgas dengan memberikan informasi dan data-data akurat yang terkait dengan banyaknya skandal pengaturan pertandingan di kompetisi nasional.

Bukti dari upaya Kemenpora ikut membantu satgas terkait skandal pengaturan pertandingan di Bareskrim Polri pada Rabu (26/12). Kepada penyidik, Gatot meminta keseriusan Mabes Polri mengusut tuntas semua skandal pertandingan sepak bola di Tanah Air. “Itu yang harus menjadi komitmen Satgas Antimafia Sepak Bola yang harus dibuktikan di hadapan publik,” ujar dia.

Keseriusan satgas pun bisa dibilang terbukti. Pada Kamis (27/12), satgas melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka yang terlibat dalam skandal pengaturan pertandingan di Liga 3. Dua tersangka di antaranya, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng dan anggota Komite Wasit, Priyanto. Satu tersangka lainnya, yakni Anik Yuni Artikasari, putri Priyanto yang juga terlibat dalam perwasitan persepakbolaan di Indonesia.

Pada Jumat (28/12), satgas pun kembali menangkap tersangka lain di Yogyakarta, yaitu anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto. Karopenmas Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini satgas sudah menahan empat nama tersebut di Jakarta. Keempatnya, kata Dedi ditetapkan tersangka atas satu kasus pelaporan yang terkait dalam skandal sepak bola nasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BVk2F5
December 28, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BVk2F5
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Russel Bawa Nets Kalahkan Raptors

Meski kalah, Raptors dengan catatan menang-kalah 21-6 masih memuncaki klasemen Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- D’Angello Russel memimpin timnya Brooklyn Nets mengalahkan Toronto Raptors dalam lanjutan kompetisi bola basket NBA pada Sabtu (8/12) WIB di Barclays Center, New York, Amerika Serikat. Tuan rumah Nets menang tipis 106-105.

Russel memiliki peran penting dalam kemenangan kali ini dengan sumbangan 29 angka, termasuk enam angka di babak tambahan waktu. Raptors sebenarnya berpeluang pulang dengan membawa kemenangan.

Namun sayang saat memiliki waktu 24 detik di waktu tambahan, ketika tertinggal 105-106. Kahwi Leonard yang dipercaya membawa bola, tidak melakukan eksekusi akhir. Setelah menghabiskan waktu 20 detik Kahwi memberikan bola ke Kylie Lowry. Lowry sempat masuk ke paint area, tetapi justru memberikan umpan ke luar garis tiga angka kepada Fred Van Vleet.

Meskipun dalam kondisi bebas dan tidak terjaga, tembakan Vleet hanya mengenai ring dan bola memantul dikuasai pemain Nets, berbarengan dengan bel akhir pertandingan. Sehingga, tidak mengubah kedudukan 105-106. Raptors pun gigit jari.

Selain D’Angelo Russel yang mencetak 29 angka, ada lima pemain lainnya yang mencetak dua digit, yakni Spencer Dinwiddie 17 angka, Jarret Allen mencetak double-double 12 angka, 10 rebound, Allen Crabe dan Rondae Hollis-Jefferson sama-sama mencetak 11 angka dan 4 rebound, serta DeMarre Carrol menambah 10 angka.

Kahwi Leonard menjadi top skorer bagi Raptors dengan 32 angka, termasuk lima angka di babak tambahan waktu. Jonas Valanciunas menambah dengan 24 angka, serta Pascal Siakam menyumbang 16 angka. Lowry yang bermain 36 menit hanya mencetak 3 angka dan 11 assist.

Meski kalah, Raptors dengan catatan menang-kalah 21-6 masih memuncaki klasemen Wilayah Timur. Nets yang menang-kalah 9-18 di peringkat 11 Wilyahah Timur. Selanjutnya, Nets akan menghadapi New York Knicks dan Raptors bertemu Millwaukee Bucks.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L4Bfjp
December 08, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2L4Bfjp
via IFTTT
Share:

Saudi Didesak Izinkan Pengawas Independen Pantau Aktivis

Saudi dilaporkan menahan setidaknya 11 aktivis perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH – Organisasi hak asasi nanusia Human Rights Watch (HRW) yang berbasis di Amerika Serikat mendesak Arab Saudi mengizinkan pengamat independen memantau kondisi aktivis hak-hak perempuan yang ditahan pemerintah. Desakan dilakukan sehubungan dengan adanya dugaan bahwa para aktivis tersebut telah disiksa.  

Kendati demikian Saudi telah membantah laporan yang diterbitkan HRW dan Amnesty International tentang dugaan penyiksaan terhadap para aktitivis perempuan yang ditahannya. Riyadh menyebut laporan itu palsu.  

Namun HRW meragukan bantahan Saudi. Hal itu berkaitan dengan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Pada awalnya Saudi membantah tentang keterlibatan pejabat-pejabatnya dalam pembunuhan tersebut. Namun penyidikan menyingkap hal sebaliknya.  

"Kebohongan konsisten Arab Saudi tentang peran pejabat senior dalam pembunuhan Jamal Khashoggi berarti  penyangkalan pemerintah bahwa ia menyiksa para aktivis perempuan ini tidak cukup baik," ujar Wakil Direktur HRW untuk Timur Tengah Michael Page, dikutip laman Aljazirah, Jumat (7/12).

HRW mengaku mendapat laporan terbaru dari sumber-sumber pada 28 November yang mengungkap bahwa Pemerintah Saudi telah menyiksa dan melecehkan secara seksual empat aktivis hak perempuan. Penyiksaan termasuk sengatan listrik dan cambukan. 

Sumber tersebut mengatakan penyiksaan itu mungkin sedang berlangsung. "Kecuali pemantau independen mampu mengonfirmasi kesejahteraan para aktivis perempuan, ada banyak alasan untuk percaya bahwa pihak berwenang Saudi telah memperlakukan mereka dengan kekejaman yang tak tergambarkan," ujar Page. 

Saat ini Saudi dilaporkan menahan setidaknya 11 aktivis perempuan. Empat di antaranya diduga telah disiksa. Mereka ditangkap sekitar bulan Mei, tepat sebelum Saudi mencabut larangan mengemudi bagi kaum perempuan. (Kamran Dikarma)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BXW7Gc
December 08, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BXW7Gc
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Polda Belum Terima Laporan Jual-Beli Blanko KTP-el

Ada kesalahan fatal dalam keisengan korban.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya belum menerima laporan terkait dugaan jual-beli blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-E) secara daring. Demikian disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat.

"Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya berkaitan dengan E-KTP," kata

Argo juga tak mau menduga-duga soal laporan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI. "Nanti kita tunggu saja bagaimana perkembangan dari temuan tersebut," ucap Argo.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya menanggapi aduan penjualan blanko KTP elektronik pada 4 Desember 2018.

Baca juga, Kemendagri Bantah Sistem Pengaman KTP-el Jebol.

Perwakilan Ditjen Dukcapil Kemendagri sebagai pelapor menjerat pelaku melalui pasal mengenai perdagangan atribut administrasi kependudukan, yaitu Pasal 96A Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengungkapkan, penjualan blanko KTP elektronik dilakukan oknum NI berdasarkan hasil identifikasi awal diduga yang bersangkutan kerabat mantan pejabat Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Bahtiar menuturkan pihaknya telah melaporkan dugan tindak pidana tersebut ke Polda Metro Jaya. "Setelah dilakukan pelacakan dan investigasi ditemukan bahwa diduga seseorang berinisial 'NI' yang mencuri Blanko KTP-el, sekitar Maret 2018 karena pada 13 Maret 2018 blanko KTP-el diserahkan ke daerah dan blangko tersebut dicoba dijual sekarang," ujarnya.

Hanya iseng

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arief Fakhrulloh, mengatakan motif pelaku penjualan blanko KTP-el di toko online hanya untuk iseng. Pelaku mencuri blanko KTP-el yang disimpan oleh ayahnya sendiri.

Berdasarkan penelusuran Kemendagri, telah ditemukan pelaku penjualan blanko bernama Nur Ishadi Nata. Dirinya merupakan anak dari mantan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tulang Bawang (Provinsi Lampung).

Pencurian itu dilakukan Ishadi saat ayahnya masih menjabat sebagai kepala dinas. Sementara saat ini, kata Zudan, ayah Ishadi sudah pensiun dari jabatannya.

Zudan mengaku juga dirinya telah berkomunikasi dengan Ishadi. Menurut pengakuan pelaku, dirinya hanya iseng menjual blanko KTP-el lewat online. "Pelaku yang lahir pada 1991 itu mengaku hanya iseng saja. Memang hanya keisengan yang risikonya terlalu besar," ujar Zudan kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Kamis (6/12).

Zudan mengakui ada akibat fatal dari keisengan ini. Selain membuat gaduh, pelaku juga menurunkan kepercayaan masyarakat soal sistem administrasi kependudukan.

Dia melanjutkan, blanko yang dicuri Ishadi merupakan blanko yang dikirim ke daerah Tulang Bawang pada 13 Maret 2018 lalu. Saat dicuri, blanko berada di rumah pelaku. "Ayah pelaku menyimpan blanko di rumahnya. Kejadiannya kapan kami masih belum bisa memastikan," kata Zudan.

.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SxL4bU
December 07, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SxL4bU
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Momiji, Bunga Cantik Jepang di Aston Simatupang

Beragam pilihan kuliner Jepang menjadi andalan restoran Momiji.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuliner Jepang sudah sangat mendunia. Tak heran kalau di kota besar seperti Jakarta, tidak sulit mencari restoran Jepang.

Jika Anda kebetulan berada di sekitar kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, restoran Jepang Momiji bisa jadi pilihan. Momiji tepatnya berada di lantai dua Aston Prioroty & Conference Center

Marketing & Communications Manager Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center, Paundra Hanutama, mengatakan momiji memiliki arti bunga dalam bahasa Jepang. Seperti bunga yang cantik, restoran Momiji tertata dengan apik membuat mereka yang bersantap merasa nyaman.

Momiji menawarkan beragam makanan Jepang. Mulai dari sushi, ramen, hingga set menu ala Jepang. "Makanan favorit di sini ada set value, salah satunya set menu dengan sirloin steak," kata Paundra.

Momiji memadukan penggunaan bahan dari Jepang dan Indonesia. "Ciri khas kami bahannya semua fresh."

Sejak 1 Desember 2018, Momiji menawarkan menu all you can eat untuk sushi dan sashimi. Dengan harga mulai dari Rp 150 ribu, tamu bisa menikmati beragam sushi. Paundra mengatakan, promo bahkan mencakup all you can eat dim sum.

"Untuk dimsum ada hakaw, chicken feet, bakpau, untuk sushinya ada sashimi, onigiri, dan macam-macam," kata Paundra.

Promosi berlaku saat jam makan siang dan makan malam. Yaitu dari pukul 12.00-15.00 WIB serta berlanjut di pukul 18.00 sampai 21.00 WIB.

Paundra menjamin penikmat dimsum dan sushi akan terpuaskan dengan beragam pilihan. "Jangan khawatir restoran kami juga halal," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Sr1wuw
December 06, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Sr1wuw
via IFTTT
Share:

Internet di Sumbar Putus, Butuh Perbaikan Berjam-Jam

Dampaknya dirasakan masyarakat di Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, dan Aceh.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Jaringan internet Telkomsel di wilayah Sumatra bagian tengah hingga utara putus sejak Kamis (6/12) siang. Macetnya layanan internet dirasakan masyarakat di Provinsi Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, dan Aceh. Pihak Telkomsel mengungkapkan, gangguan layanan terjadi untuk layanan data internet akibat gangguan di sistem perangkat layanan data. Sedangkan layanan voice dan SMS tetap berfungsi dengan normal. Hingga pukul 18.00 WIB, layanan internet tak kunjung pulih.

"Saat ini tim Telkomsel tengah berupaya dengan maksimal untuk memulihkan gangguan ini dengan cara merecovery sistem data tersebut. Gangguan ini diharapkan akan berangsur pulih dalam waktu dua jam ke depan," ujar VP ICT Network Management Area Sumatera, Awal R Chalik, Kamis (6/12).

Sejak siang hari, masyarakat sudah banyak yang mengeluhkan putusnya jaringan internet Telkomsel. Pelanggan mengaku kecewa karena Telkomsel sendiri selalu mengandalkan kuatnya jaringan dalam setiap promosi produknya. Apalagi saat ini semakin banyak profesi yang bergantung pada mulusnya jaringan internet.

"Pekerjaan kami bergantung pada jaringan internet. Dan setopnya jaringan hari ini membuat saya tak bisa bekerja optimal. Padahal selama ini Telkomsel menonjolkan jaringannya yang katanya paling kuat," kata Fandy Yogari (25 tahun), seorang karyawan BUMN di Kota Padang, Kamis (6/12).

Manager Corporate Communication PLN Area Sumatra, Hadi Sucipto, menyebutkan bahwa putusnya layanan internet hari ini disebabkan karena terganggunya jaringan kabel optik. Ia menegaskan, perusahaan sedang berupaya maksimal untuk mengembalikan jaringan ke kondisi normal. Hadi juga berjanji layanan lainnya kepada pelanggan tetap diberikan seperti biasa.

"Telkomsel memohon maaf atas ketidaknyamanan layanan internet yang dirasakan pelanggan. Saat ini kami sedang berupaya maksimal agar layanan tersebut dapat berfungsi normal kembali," kata Hadi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EdvYFu
December 06, 2018 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EdvYFu
via IFTTT
Share: