Showing posts with label 2018 at 03:12PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:12PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Bentangkan Bendera ISIS di Masjid, Sekelompok Pria Dikecam

Hingga saat ini identitas pelaku yang bertopeng belum diketahui.

REPUBLIKA.CO.ID, SRINAGAR — Sejumlah pria mengusik suasana di Masjid Jamia Srinagar, Kashmir, usai pelaksanaan shalat Jumat,  pada 28 Desember lalu. Mereka mengintrupsi kegiatan ibadah dengan mengibarkan bendera Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). 

Dilansir di The Siasat Daily pada Ahad (30/12), hal itu terekam dari sebuah video yang tengah menjadi perbincangan di jagat maya. Hal itu lantaran aksi seorang pria yang menyela kegiatan usai shalat Jumat dengan mengibarkan bendera ISIS. 

Seorang pria bertopeng duduk di mimbar masjid mengenakan sepatu. Tak hanya itu, dia langsung mengibarkan bendera ISIS yang terlipat di tangannya.  

Seorang jamaah masjid berusaha menghentikan aksi itu, tetapi gagal. Pria bertopeng tersebut enggan menghentikan aksinya. Jamaah itu mengatakan bahwa tindakan pria bertopeng itu menodai masjid. 

Para pemimpin dan pengurus Masjid Jamia mengutuk insiden itu. Mereka menduga, tindakan itu adalah konspirasi terorganisir yang melukai sentimen rakyat. 

Dilansir di News18 pada Ahad (30/12), para pejabat mengatakan Ketua Konferensi Hurriyat, Mirwaiz Umar Farooq yang menyampaikan khUtbah Jumat di masjid itu, menceritakan insiden itu terjadi setelah khutbah selesai. 

Panitia pelaksana masjid di Masjid Anjuman Auqaf Jama menganggap insiden itu sengaja dan terorganisir. Peristiwa itu langsung menuai kecaman dan kemarahan dari Muslim. “Ini sangat melukai perasaan mereka pengurus masjid,” kata dia. 

Dia mengatakan, saat ini identitas para pria bertopeng itu belum diketahui. Selain itu, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut. 

Dia menegaskan masyarakat Auqaf tidak bisa menteloleransi pihak-pihak yang mengusik kesucian masjid dan mimbar. Dia mengatakan Masjid Jamia adalah pusat spiritual, agama, dan politik masyarakat Khasmir. Selain itu, masjid itu adalah warisan budaya kolektif.   

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QcH7YE
December 30, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QcH7YE
via IFTTT
Share:

Saturday, December 29, 2018

MUI Sambut Baik Perda Larangan Mushalla di Basement Gedung

Tempat yang disediakan untuk shalat haruslah di tempat yang layak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengatakan, MUI menyambut baik adanya ketentuan dari pemerintah daerah agar mal dan gedung-gedung yang ada memiliki tempat bagi kaum muslimin melaksanakan ibadah shalat. Sebab, ibadah shalat adalah perbuatan yang mulia. Karenanya, tempat yang disediakan untuk shalat haruslah di tempat yang layak dan bukan di tempat-tempat yang dianggap kurang layak dan kurang pantas. 

"Hal ini bila kita renungkan tentu tidak akan merugikan kepada si pemilik. Karena, dengan adanya masjid dan mushalla bila waktu shalat sudah tiba, tentu para pengunjung akan bisa shalat pada waktunya dengan pergi ke masjid yang sudah disediakan," kata Anwar, melalui pesan elektronik kepada Republika.co.id, Sabtu (29/12).

Keberadaan masjid tersebut, menurutnya, tentu akan memberikan ketenangan kepada para pengunjung. Sehingga, mereka bisa betah dan berlama-lama di mal dan gedung bersangkutan. Hal itu tentu akan sangat menguntungkan mal dan pemilik bangunan itu sendiri.

Dia menambahkan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara berdasar atas ketuhanan yang Maha Esa. Ini artinya, kata Anwar, agama memiliki peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Oleh karena itu, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini, negara menjamin kemerdekaan setiap  penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya. Dalam hal ini, dia mengatakan, umat Islam harus beribadah dan melaksanakan ibadah shalat 5 kali dalam sehari semalam. 

"Maka, adanya masjid dan mushalla sebagai tempat untuk melaksanakan perintah ibadah tersebut menjadi sesuatu yang mutlak," tambahnya. 

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung baru saja mengesahkan peraturan daerah (perda) tentang gedung dan bangunan. Salah satu poinnya ialah mewajibkan bangunan atau gedung untuk menyediakan tempat ibadah yang layak. Dalam perda itu disebutkan tempat ibadah seperti mushala yang disediakan pemilik gedung atau perkantoran, tidak boleh berada di basement. Basement ini umumnya digunakan sebagai tempat parkir kendaraan pengunjung mall atau gedung. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BL0Jy8
December 29, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BL0Jy8
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Mobile Quran Gelar Trauma Healing Tsunami di Banten

MoQu memotivasi anak-anak pengungsi dengan cerita menarik dan menghibur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Guna meredakan kepanikan korban, Mobile Qur’an (MoQu) PPPA Daarul Qur’an menggelar aksi trauma healing untuk korban tsunami di Banten, Rabu (26/12). Kegiatan dilaksanakan di SDN Kertajaya 2, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Acara dongeng ceria bersama 30 anak. Sedangkan di Posko SDN Kertajaya 2 tercatat ada 29 KK," ucap Shalip, Trainer MoQu, dalam siaran pers yang diterima, Kamis (27/12).

Sejak kemarin, hujan turun sepanjang hari. Hal tersebut membuat anak-anak hanya dapat mengurung diri dan bermain di dalam kelas. Berlarian hingga kejar-kejaran, sebagai pengganti rasa takut yang masih saja menghantui.

"MoQu memotivasi anak-anak pengungsi dengan cerita menarik dan menghibur. Namun tetap tersirat makna untuk tetap bersyukur kepada Allah walaupun dalam segala kondisi," kata Kak Aliph, begitu panggilan akrabnya.

Ia menambahkan, anak-anak sangat bergembira mendengarkan cerita dari MoQu. Dongen inspiratif tersebut seakan mampu untuk menyulap tangis mereka menjadi tawa yang segar.

"Mereka sangat senang. Bisa tersenyum dan tertawa lepas. Asyik mendengarkan cerita. Harapannya dengan itu bisa sedikit mengurangi trauma mereka yang beberapa hari ini mengungsi," ujarnya.

Tak hanya berbagi keceriaan lewat dongeng, MoQu pun membagikan susu dan snack. Antusias anak-anak sejak awal hingga acara usai mengisyaratkan bahwa mereka masih tegar menghadapi hidup meski sebagian harta bahkan anggota keluarga telah Allah ambil.

“Terima kasih kepada donatur yang telah menyalurkan bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda melalui PPPA Daarul Qur’an,” tutur Shalip.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CBKZz2
December 27, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CBKZz2
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Ombak Setinggi Pohon Ketapang dan Kesaksian Johan

Jasad korban meninggal dunia akibat gelombang tsunami di Puskesmas Carita (ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi
EMBED
Bencana tsunami Selat Sunda menerjang Banten dan sekitarnya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Salah satu korban selamat dari bencana tsunami Selat Sunda, Johan menceritakan kesaksiannya saat terjadi gelombang tinggi air laut yang menimpa Desa Bulakan, Kecamatan, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Senin (24/12).

"Saat kejadian saya sedang membeli ikan di kawasan Teluk. Namun, ketika pulang kembali ke rumah terlihat sampah dan puing-puing yang diduga dari rumah penduduk sudah berserakan di tengah jalan."

Berikut kisah Johan saat bencana tsunami Selat Sunda menerjang kawasan Banten dan sekitarnya.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Afrizal Rosikhul Ilmi
  • Video Editor:
  • Sadly Rachman

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LwYanx
December 24, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LwYanx
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pertamina Bantu SD di Sumbawa

Total dana untuk bantuan yang dikucurkan ini bernilai sekitar Rp 200 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, SUMBAWA -- PT Pertamina (Persero) melalui Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Badas kembali menunjukkan kepeduliannya. Kali ini perhatian difokuskan ke dunia pendidikan. SDN Badas, di Labuhan Badas Sumbawa, menjadi sekolah sasaran bantuan CSR yang disalurkan Pertamina TBBM Badas di akhir tahun 2018 ini.

Bantuan yang diberikan adalah untuk peningkatan sarana prasarana sekolah dan sarana multimedia di SDN Badas. Antara lain pemberian sarana berupa laptop, proyektor, LCD, serta bantuan pengecatan gedung sekolah dan renovasi tiga toilet.

Selain itu, juga ada bantuan berupa meja kursi dan lemari untuk enam kelas. Bantuan paving block untuk jalan hingga pembuatan papan nama sekolah. Total dana untuk bantuan ini bernilai sekitar Rp 200 juta.

Seremoni serah terima bantuan dilakukan, Selasa (11/12), di SDN Badas. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh kepala Pertamina TBBM Badas Satriyo Hadi Wibowo kepada Pemda Sumbawa. Bantuan diterima oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ikhsan.

Selain dihadiri murid dan para guru, upacara penyarahan bantuan juga dihadiri Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Camat Labuhan Badas, dan UPT pendidikan.

Kepala Pertamina TBBM Badas Satriyo Hadi Wibowo berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat. Terutama untuk memajukan dan meningkatan kualitas dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Khususnya sekolah yang berada di sekitar TBBM Badas.

“Menciptakan pendidikan yang berkualitas masuk menjadi salah satu tanggung jawab sosial kita sebagai perusahaan yang berada di sekitar masyarakat. Pemberian bantuan CSR seperti ini menjadi salah satu upaya kami,” ujar Satriyo Hadi Wibowo.

Diakui, bantuan pendidikan untuk SDN Badas merupakan bantuan CSR ke empat yang disalurkan PT Pertamina TBBM Badas di tahun 2018 ini. Sebelumnya TBBM Badas telah menyalurkan CSR berupa bantuan air bersih bagi masyarakat wilayah Sampar Maras, Labuan Badas.

Selanjutnya Pertamina juga menyerahkan bantuan sembako dan BBM jenis Solar kepada masyarakat korban gempa di wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. Ada pula kegiatan Peduli Lingkungan yakni bersih-bersih pantai Saliper Ate sekaligus pemberian bantuan tong sampah.

“Insyaallah, kami akan terus memberikan perhatian sosial kepada masyarakat melalui CSR kami. Meskipun dalam bidang yang berbeda. Pertamina tetap peduli,” katanya seperti dalam siaran persnya.

Bupati Sumbawa melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris daerah Kabupaten Sumbawa, Muhammad Ikhsan, memberikan apresiasinya. Ia mengaku bangga dengan komitmen PT Pertamina TBBM Badas untuk terus membantu masyarakat melalui program CSRnya.

Hal itu diakui sangat membantu. Bukan hanya bagi masyarakat secara umum. Namun juga bagi pemerintah. “Terima kasih kami sampaikan kepada Pertamina. Semoga ke depan bisa terus membantu masyarakat dan daerah secara umum,” ujar Ikhsan dalam sambutannya.

Di bagian lain Ikhsan berpesan kepada pihak sekolah, agar bantuan yang telah diberikan dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik bagi kemajuan pendidikan sekolah. Ia berharap program CSR ini mampu memberikan alternatif terobosan baru dalam mendukung kualitas pendidikan di Sumbawa.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SFgZHA
December 13, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SFgZHA
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

JK Dorong BPKH Investasi Dana Haji di Sektor Infrastruktur

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengingatkan agar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dapat menginvestasikan dana haji di sektor infrastruktur ketimbang deposito. Sebab, investasi di sektor infrastruktur lebih menguntungkan dan memiliki prospek jangka panjang, sedangkan deposito ada risiko inflasi dan nilai tukar.

Baca Juga:

"Menurut saya intinya ialah investasi yang aman tapi nilainya lebih tinggi, maka kalau berani beli itu jalan tol Jakarta-Bandung pasti feasible, beli pembangkit listrik dari PLN, itu pasti nilainya lebih tinggi mungkin di atas 15 persen. Kalau yang lain, malah hanya deposito dia tujuh sampai delapan persen sekarang ini, lama-lama akan turun. Begitu stabil Amerika maka deposito hanya lima persen. Lima persen sudah akan kalah dengan inflasi dan nilai tukar," ujar Jusuf Kalla ketika memberikan pengarahan dalam Rakernas BPKH, di Kementerian Agama, Rabu (12/12).

Jusuf Kalla berpendapat, investasi deposito keuntungannya kecil karena nilainya semakin menurun dan justru dapat membahayakan BPKH secara jangka panjang. Adapun, nilai tukar bisa naik sebesar 30 persen dalam kurun waktu lima tahun seperti yang dialami saat ini.

Oleh karena itu, BPKH didorong untuk berinvestasi di sektor yang memiliki yield lebih tinggi daripada inflasi dan nilai tukar. Apalagi, 90 persen biaya haji dibayarkan dalam mata uang real dan dolar AS.

"Jadi persoalannya di mana investasi yieldnya, di atas inflasi dan di atas nilai tukar diperkirakan, ini baru BPKH bisa suistain," kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla mengingatkan agar BPKH berinvestasi dengan baik, dan benar sehingga tidak mengalami kerugian seperti Bumiputera. Adapun, BPKH didesain untuk dipimpin oleh para ahli keuangan yang berani berinvestasi.

"Banyak hal-hal yang gagal, banyak kita mengumpulkan uang tapi tak berani investasi dengan baik, dengan betul. Seperti Bumiputera, masalah. Asuransi pemerintah bobol sekian puluh triliun, karena kesalahannya bukan menerima uang tapi kesalahan berinvestasi," ujar Jusuf Kalla.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu mengatakan, hingga 2022 BPKH menargetkan nilai dana kelolaan mencapai Rp 150,7 triliun. Adapun total nilai dana kelolaan BPKH sejak 2017 selalu meningkat.

Berdasarkan data BPKH, pada 2017 nilai dana kelolaan BPKH sebesar Rp 102,7 triliun, kemudian pada 2018 naik menjadi Rp 111,8 triliun. Pada 2019, BPKH menargetkan nilai dana kelolaan sebesar Rp 121,3 triliun.

Sementara itu, BPKH menargetkan nilai manfaat keuangan haji sebesar Rp 9,75 triliun hingga 2022. Adapun pada 2017, nilai manfaat keuangan haji sebesar Rp 5 triliun. Kemudian meningkat menjadi Rp 6,08 triliun pada 2018. Anggito mengatakan, pada 2019, BPKH menargetkan nilai manfaat keuangan haji mencapai Rp 7,02 triliun.

Berita Terkait

"BPKH sudah menyusun rencana strategis yang dimulai tahun depan, yakni menanamkan investasi langsung di sektor perhotelan, transportasi, dan katering dengan menggandeng Islamic Development Bank (IDB) untuk bisa berinvestasi di Arab Saudi," ujar Anggito.

Selain itu, BPKH juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah BUMN dalam melakukan investasi di Arab Saudi, antara lain dengan Garuda Indonesia dan Pertamina. Anggito mengatakan, BPKH terus meningkatkan tata kelola terutama prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan dana kelolaan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Eh5su1
December 12, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Eh5su1
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Pertamina Gandeng Himbara Permudah Transaksi di SPBU-SPLU

Pertamina akan mengusung Green Eenrgy Statsion di setiap stasiun bahan bakar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) akan menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mempermudah transaksi pembayaran di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan stasiun pengisian listrik umum (SPLU). Upaya tersebut dilakukan terkait konsep Pertamina yang mulai mengusung Green Energy Station (GES) di tiap stasiun pengisian bahan bakar.

"Kami akan bekerja sama dengan Himbara untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran di SPBU dan SPLU," kata Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta, Senin (10/12).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan,  Pertamina siap menghadapi disruption business dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak kearah kendaran listrik. Pertamina akan menghadirkan fasilitas pengisian listrik untuk kendaraan listrik dalam rangka mengembangan Ekosistem Bisnis Kendaraan Listrik kedepan.

Dia menjelaskan, konsep utama Green Energy Station (GES) memiliki 3 konsep. Konsep Pertama, Konsep Green yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area SPBU yang dimiliki. Kedua, Konsep Future yang memiliki EV Charging Station.

Ketiga, Konsep Digital yaitu myPertamina yang menjadikan pembayaran di SPBU cashless serta ada self-service. "Ke depan GES diproyeksikan menjadi tempat untuk pengisian baterai EV serta tempat untuk swapping baterai yang didedikasikan untuk sepeda motor listrik kecil," ujar Nicke.

Saat ini pilot project GES telah hadir menjawab tantangan tersebut. Di SPBU ini telah terpasang 4 (empat) unit charging station dimana 2 (dua) unit merupakan tipe fast charging yang mampu mengisi penuh baterai kendaraan listrik dalam waktu kurang dari 15 menit dan 2 (dua) unit merupakan tipe normal charging.

Dalam pengembangan konsep tersebut, Pertamina mendapatkan dukungan penuh dari berbagai sektor mulai dari Pemerintah melalui Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, serta sinergi BUMN dengan Telkom dan PLN, Lembaga Pendidikan melalui UI, dan pelaku bisnis kendaraan listrik BMW, Toyota, Mitsubishi, dan Gesits serta pelaku bisnis charging station Bosch.

"Seluruh pihak berada dalam satu visi yang sama untuk menghadirkan suatu ekosistem energi masa depan terbaik untuk Indonesia," tambah Nicke.

GES diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan ritel Pertamina melalui sistem yang cepat dan handal. Kecepatan tersebut didukung dengan sistem digitalisasi SPBU melalui standarisasi POS System dan cashless payment melalui MyPertamina.

Pertamina telah bersinergi dengan Telkom dalam menghadirkan konsep cashless payment MyPertamina dan dashboard monitoring system untuk mempermudah Management maupun stakeholder terkait untuk memantau secara langsung penjualan yang terjadi di setiap titik SPBU.

Pada SPBU GES juga akan disediakan fasilitas swapping battery untuk menjawab kebutuhan motor listrik. Saat ini Pertamina telah bekerjasama denga GESITS untuk pengembangan motor listrik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zR3WvD
December 10, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zR3WvD
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

3 Panggung dan Sound System Ribuan Watt Siap Dukung Aksi 212

Panggung utama difungsikan sebagai tempat para tokoh dan ulama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang perhelatan Reuni 212, kawasan Monas Sabtu (1/12) siang sudah terlihat beberapa persiapan yang dilakukan panitia. Persiapan yang sedang dirancang panitia saat ini di antaranya menyiapkan bangunan panggung yang terletak di sisi gerbang sebelah barat. Ada tiga buah panggung yang sedang didirikan.

Menurut Mehdi, panitia divisi Perlengkapan dan Media, ketiga panggung tersebut terdiri atas panggung utama yang berada di tengah. Panggung utama difungsikan sebagai tempat para tokoh dan ulama. 

Di sebelah kanan panggung utama terdapat panggung khusus ulama dan tokoh perempuan. Sedangkan di sebelah kiri panggung utama terdapat panggung serba guna yang difungsikan untuk tempat penampilan nasyid, perkusi serta orasi.

Mehdi mengatakan, panggung utama mempunyai ukuran luas 12 x 10 meter. Kedua panggung di sisi kiri kanan mempunyai ukuran yang sama namun sedikit lebih kecil dari panggung utama. “Ketiga panggung tersebut pemasangannya sudah selesai sekitar 80 persen. Namun tambahan untuk ornamen-ornamen lainnya diperkirakan baru akan bisa selesai sore atau malam hari nanti,” ujar Mehdi.

Selain panggung, terlihat juga beberapa tenda yang sudah terbangun di sekitar panggung. Tenda-tenda tersebut nantinya digunakan sebagai tenda logistik, tenda kesehatan, tenda media center, tenda relawan, serta tenda yang disediakan bagi penyandang disabilitas.

Mehdi mengatakan, tenda-tenda baru sebagian terpasang, belum semuanya. Rencananya tenda- tenda lainnya akan mulai dipasang di berbagai titik lokasi sekitar Monas siang hari ini.

Mehdi yang sedang menangani teknis pengerjaan panggung mengatakan bahwa, panitia juga akan memasang sound system di sekitar panggung. Sound system tersebut menurutnya mempunyai daya kekuatan 80 ribu watt. Namun kekuatan secara total dari seluruh sound system bisa mencapai 160 ribu watt. 

Sebab selain sound system yang ada di sekitar panggung, panitia penyelenggara menyiapkan juga di delapan titik lokasi sekitar Monas. Masing-masing titik berkekuatan 10 ribu watt.

Selain persiapan teknis menyangkut panggung, tenda maupun sound system, persiapan lainnya juga terlihat dari beberapa tempat kebersihan yang sudah mulai disediakan di sekitar sisi Monas. Beberapa mobil barracuda beserta aparat keamanan dari kepolisian maupun tentara juga sudah mulai berjaga-jaga di sekitar lokasi aksi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Q2hJts
December 01, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Q2hJts
via IFTTT
Share:

Sudirman Said Klaim Punya Data Korupsi 15 Tahun Terakhir

Sudirman tak sepakat Soeharto disebut sebagai guru korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said menyebut bahwa sebagian besar kasus korupsi selama 15 tahun terakhir. Berdasarkan klaim data yang dimilikinya, empat tahun terakhir merupakan era yang paling banyak terjadi kasus korupsi. 

"Saya punya data 15 tahun, dari 600 orang itu pejabat publik kena korupsi, itu 302 di antaranya terjadi di empat tahun terakhir," kata Sudirman di Jakarta, Sabtu (1/12).

Selain itu mantan pembantu Presiden Jokowi di kabinet kerja tersebut juga memberi catatan bahwa ada empat dari tujuh pimpinan lembaga negara yang di tangkap KPK di pada empat tahun terakhir ini. Politikus Partai Gerindra tersebut berharap agar korupsi menjadi perhatian serius oleh semua pihak.

"Mudah-mudahan ini bisa jadi PR bersama siapapun yang memerintah. Ini tanggung jawab bersama bukan cuma partai," ungkapnya.

Sudirman juga menyatakan tak sepakat dengan pernyataan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin Ahmad Basarah yang menyebut bahwa presiden kedua RI Soeharto adalah guru korupsi. Ia menilai penting bagi masyarakat untuk belajar dari para pemimpin di masa lalu. Pasalnya, banyak hal-hal baik yang bisa diambil dari para pemimpin di masa lalu.

Selain itu, ia menambahkan korupsi tidak bisa disudutkan kepada satu orang tertentu. Menurutnya korupsi merupakan penyakit yang harus diselesaikan bersama-sama.

"Kita mesti belajar dari para pendahulu hal-hal yang baik, dan Pak Harto menurut saya adalah guru pembangunan bukan guru korupsi," tegasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin Ahmad Basarah menyebut maraknya korupsi di Tanah Air dimulai sejak era Presiden Soeharto. Ia menyebut, Soeharto merupakan guru korupsi di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Basarah menanggapi pernyataan calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto. Saat itu, Prabowo menyebut korupsi di Indonesia seperti kanker stadium empat.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira tak sepakat dengan pernyataan tersebut. Ia menilai proses untuk menjadi seorang pemangku kekuasaan di pemerintahan butuh waktu yang panjang.

"Mereka itu jadi pejabat by procces dari sebelumnya, kebetulan saja kali sekarang (tertangkapnya)," tuturnya.

Baca juga: Sekjen MUI Minta Hormati Orang Yang Ingin Ikut 'Reuni 212'

Baca juga: Catatan tentang KSAD, Pangeran Istana di Menara Tentara

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RtpZzq
December 01, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RtpZzq
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Sejuta Manfaat Buah Rambutan

Jus daun rambutan juga berdampak pada pusat saraf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rambutan dianggap sebagai 'buah super'. Buah ini memiliki banyak manfaat kesehatan berkat zat-zat yang terkandung dalam daun, kulit, daging hingga bijinya.

Berikut ini manfaat rambutan secara keseluruhan kaya manfaat untuk tubuh manusia, dilansir laman Boldsky, Jumat (30/11).

Manfaat pertama rambutan adalah membersihkan ginjal berkat kandungan fosfot dalam daging rambutan yang menyaring limbah dari tubuh. Sedangkan mineralnya membantu fungsi ginjal bekerja dengan baik.

Tujuh Makanan Picu Rosacea

Manfaat kedua adalah menguatkan tulang karena mengonsumsi rambutan dapat memasok sejumlah zat besi, kalsium dan fosfor ke tubuh. Unsur itu berkontribusi meningkatkan kekuatan tulang dengan memperbaiki dan mengembangkan tulang agar lebih kuat serta mengurangi kemungkinan keretakan dan penyakit.

Manfaat ketiga adalah meningkatkan kualitas sperma karena tingginya kandungan vitamin C yang meningkatkan dan menjaga kualitas serta kesehatan sperma.

Rambutan juga dapat mencegah diabetes karena bijinya punya sifat anti-diabetes yang berfungsi menjaga tingkat gula darah tetap stabil. Namun, biji rambutan tidak bisa langsung dikonsumsi, melainkan harus direbus lalu mengeringkannya terlebih dahulu.

Manfaat berikutnya adalah mencegah kanker sebab kulit rambutan memiliki sifar anti-kanker. Kandungan asam galat dan flavonoid pada kulit buah berfungsi melawan radikal bebas berbahaya dalam sistem tubuh. Kulit rambutan juga mampu menghilangkan zat karsinogenik.

Manfaat keenam adalah meredakan rasa sakit karena adanya sifat analgesik pada daun yang sudah dikenal dalam pengobatan Cina. Mengonsumsi jus daun rambutan juga berdampak pada pusat saraf sehingga otak berpikir bahwa rasa sakitnya berkurang.

Keunggulan terakhir adalah dapat meningkatkan kesehatan jantung berkat kandungan vitamin C yang tinggi pada rambutan. Vitamin C mencegah timbulnya penyakit dan menghilangkan radikal berbahaya, yang juga berfungsi membantu memperkuat dan memperbaiki dinding pembuluh darah yang rusak.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rcHfNK
November 30, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rcHfNK
via IFTTT
Share:

Kemenhub Usulkan Jalur Puncak Ditutup Sementara

Pascaretakan talud penyangga di lerengan jalur Puncak, perlu adanya upaya perbaikan

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi merekomendasikan penutupan jalur Puncak untuk sementara. Hal tersebut dianggap perlu dilakukan sebagai respons peristiwa penahan tanah (talud) yang retak di Riung Gunung, Cisarua, pada Rabu (27/11). Penutupan itu pun agar perbaikan bisa cepat dilakukan.

Menurut Budi, pascaretakan talud penyangga di lerengan jalur Puncak, perlu adanya upaya perbaikan yang cepat sehingga jalur dapat digunakan kembali sebagaimana mestinya. "Ini adalah rekomendasi kami (Kemenhub), jalur Puncak baiknya ditutup sementara," ujarnya, Jumat (30/11).

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, volume kendaraan pada akhir tahun di wilayah tersebut cenderung meningkat. Menurutnya, dalam masa perbaikan talud, kendaraan jenis apapun dilarang melintas di wilayah yang ada untuk mengantisipasi longsor bencana dan juga membantu percepatan perbaikan.

Budi melihat, salah satu faktor terpenting terjadinya tanah ambles hingga menyebabkan retakan di lokasi pengerjaan talud adalah adanya beban kendaraan melintas secara simultan. Curah hujan tinggi di wilayah Puncak juga membuat pergeseran tanah menjadi semakin cepat.

"Jangan sampai begitu volume kendaraan melintas meningkat, kerusakan terjadi kembali. Dampaknya bisa lebih parah nantinya," ujarnya.

Terkait lamanya usulan penutupan sementara, Budi menilai, Kemenhub akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Korp Lalu Lintas dan Polres Bogor. Ia juga berharap dalam dua pekan terakhir jalur lalu lintas di wilayah Puncak dapat kembali normal. Terkait adanya rekomendasi penutupan jalur Puncak, Kasat Lantas Polres Bogor

Ajun Komisaris Hasby Ristama menjelaskan secara teknis, penutupan sementara masa perbaikan bisa saja diterapkan sama halnya dengan yang dilakukan Polres Bogor pascalongsor Februari lalu.

"Untuk optimalisasi perbaikan, bisa saja diterapkan penutupan jalur. Kendaraan roda empat dari Bogor atau Jakarta hanya bisa melintas hingga simpang Safari atau Tugu. Arah sebaliknya terjadi penyekatan di Ciloto, Cianjur. Untuk roda dua, saya rasa masih bisa melintas di lokasi perbaikan," katanya.

Namun demikian, ia masih menunggu terkait rekomendasi tersebut dari pihak berwenang, yaitu kementerian baik Kemenhub maupun Bina Marga dan Kementerian Pengerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FOIuwN
November 30, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FOIuwN
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Jokowi: Kita Memilih Indonesia Sentris

Pembangunan harus dilakukan merata agar ada sentra-sentra ekonomi baru di luar Jawa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan akan terus memacu pembangunan di luar Jawa selama masa pemerintahannya berjalan. Menurutnya, hal ini dilakukan agar ada pemerataan kesejahteraan dan kemajuan seluruh wilayah Indonesia.

"Orientasi kita memang tidak Jawa Sentris, tidak hanya di Pulau Jawa tapi Indonesia Sentris, inilah perubahannya," kata Presiden dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Selasa (27/11).

Saat acara ulang tahun Ke-18 Metro TV pada Senin malam, Jokowi menyebut pembangunan infrastruktur besar-besaran terjadi, di mana ratusan kilometer jalan nasional, tol, puluhan bandara dan pelabuhan dibangun pemerintah. "Akan tetapi, beragam infrastruktur itu tak melulu dibangun di Pulau Jawa, karena kita ingin membangun Indonesia untuk sebuah keadilan sosial," tutur Jokowi.

Presiden mengatakan pembangunan harus dilakukan merata agar ada sentra-sentra ekonomi baru di luar Pulau Jawa. Dia menunjukkan ketiadaan ego politiknya dengan memilih pembangunan dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kalau saya orang politik, yang benar (infrastruktur) dibangun di Jawa karena penduduk padat, 60 persen kurang lebih. Return (timbal balik) ekonomi di sini di Jawa, dan return politik juga baik. Tapi risiko itu sudah dihitung dan kami memilih yang Indonesia sentris karena kami ingin membangun Indonesia untuk keadilan sosial, untuk memunculkan sentra-sentra ekonomi baru," ujar Jokowi.

Beragam infrastruktur yang dibangun disadari Jokowi tak akan terasa dampaknya secara instan. Dia menyebut pembangunan masif yang dilakukan saat ini ibarat pil pahit yang harus dirasakan sebelum Indonesia menjadi bangsa dan negara kuat serta sehat.

Dia mengungkit sejak berkuasa sudah ada banyak program yang pemerintahannya jalankan untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Selain pembangunan masif menggunakan realokasi dana subsidi, pemerintahan Jokowi juga telah memangkas banyak regulasi untuk mempermudah izin usaha.

Hasilnya, peringkat kemudahan berusaha di Indonesia baik dari posisi 120 lebih ke 72 dari seluruh negara di dunia. "Pemberdayaan ekonomi kecil kami lakukan. Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebelumnya 22-23 persen kita subsidi bunganya, menjadi  7 persen yang bisa dinimati UMKM. Bank wakaf mikro juga kami dirikan di pondok-pondok pesantren. Memang belum banyak, tapi paling tidak kami mulai ekonomi umat juga perlu diperhatikan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BzEY5u
November 27, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BzEY5u
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 21, 2018

Ini Klarifikasi Supardi Atas Isu Match Fixing

Ia mengakui tuduhan itu atas dugaan pelatih karena kekalahan Persib atas PSMS.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kapten Persib Bandung Supardi Nasir mengklarifikasi tuduhan match fixing yang dituduhkan padanya. Pemain asal Pekanbaru ini membeberkan kebenaran atas tuduhan yang diberikan kepadanya.

Menurut Supardi, pelatih Persib Mario Gomez percaya bahwa tidak mungkin pemainnya melakukan hal tidak terpuji tersebut. Gomez juga telah meminta maaf pada Supardi dan pemain lain atas kesalahpahaman tersebut.

"Dia sudah minta maaf tadi bahwa dia buat kesalahan. Saya tahu dia marah dengan kondisi, mungkin terbawa oleh itu. Jika dari awal dibicarakan mungkin tidak akan terjadi seperti ini dari awal," kata Supardi di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (21/11).

Supardi mengakui tuduhan tersebut atas dugaan pelatih karena kekalahan Persib atas PSMS saat itu. "Dia bilang 'ok kamu bicara, kamu buat kesalahan, ok,' semua clear bahwa tidak mungkin terjadi di tim kami seperti coach duga-duga, yang selama ini beredar," jelas Supardi.

Pemain bernomor punggung 11 ini juga menyatakan sudah memaafkan atas apa yang terjadi padanya. Supardi menyatakan, yang terpenting adalah jajaran pelatih percaya pada pemain dan tidak akan mengorek masalah itu lagi.

"Dia agak emosi waktu kejadian, karena dia punya karakter selalu ingin menang, pemain juga seperti itu. Tidak ada pemain yang mau kalah di tim ini. Intinya, tidak benar dan dia sudah mengakui terbawa situasi dan emosi," tegas Supardi.

Supardi berterima kasih pada Bobotoh yang tidak termakan isu tersebut. Apalagi jabatannya sebagai kapten tim yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. "Insya Allah ada hikmahnya untuk saya dan pemain lain. Saya harap jangan pernah terjadi lagi seperti ini. Terima kasih support, doa, kepercayaannya. Loyalitas pemain tidak usah diragukan lagi, mereka pasti fight," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BpgziR
November 21, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BpgziR
via IFTTT
Share:

Syuting Bersama, Park Bo Gum Sulit Dekati Song Hye Kyo

Hye Kyo menyebut sebelum syuting ia sama sekali tak mengenal Park Bo Gum

REPUBLIKA.CO.ID,  SEOUL-- Aktor Park Bo Gum beradu akting dengan aktris Song Hye Kyo dalam drama TVN “Encouter”. Dalam konferensi pers “Encounter”, Bo Gum mengungkapkan bagaimana rasanya bekerja dengan Hye Kyo.

Bo Gum mengatakan merasa terhormat dapat bekerja sama dengan istri dari Song Joong Ki. Pada awalnya, Bo Gum agak sulit mendekati Hye Kyo.

Tetapi saat berjalannya syuting dan berbicara tentang masing-masing karakter, mereka berdua menjadi semakin dekat.

“Kakak Hye Kyo merawatku dengan baik dan penuh perhatian. Dia memberikan makanan dan memberikan nasehat bertindak yang baik. Dia cantik dalam segala hal,” kata Bo Gum, seperti yang dikutip dari Soompi, Rabu (21/11).

Selain itu, Song Hye Kyo mengungkapkan orang-orang sepertinya berpikir ia dan Bo Gum sangat dekat. Tetapi, sejujurnya mereka tidak mengenal satu sama lain dengan baik sebelum bertemu karena “Encounter”.

Selama syuting, Hye Kyo banyak berbincang dengan sutradara dan Bo Gum di lokasi syuting. “Tidak ada perbedaan pendapat dalam setiap percakapan dan kami selalu berada di jalur yang sama sehingga pembuatan film di Kuba dan Korea berjalan lancar,” ujar Hye Kyo.

Selanjutnya perempuan kelahiran 1981 ini juga ditanya tentang komentar dari suaminya. “Ia (Joong Ki) berkata untuk bekerja keras dan dia akan menikmati menonton (“Encounter”)” katanya.

“Encounter” akan tayang perdana pada 28 November 2018. Drama ini akan tersedia di Viki.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Klb9bl
November 21, 2018 at 03:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Klb9bl
via IFTTT
Share: