Showing posts with label 2018 at 11:33PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 11:33PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Masjid Al Muttaqin Isi Malam Akhir Tahun dengan Zikir

Acara diawali dengan khataman Quran 30 Juz.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Masjid Al Muttaqin yang terletak di Bogor Utara, meramaikan malam akhir tahun Masehi 2018 dengan kegiatan zikir dan muhasabah, Senin (31/12). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama dengan PPPA Daarul Quran dan beberapa komunitas Islam.

Menurut Ketua DKM Masjid Al Muttaqin, Noviar Baderanie, inti dari kegiatan tersebut yakni tabligh akbar yang diawali khataman Quran 30 Juz bersama beberapa komunitas Islam. “Terdapat komunitas Islam yang turut serta, seperti Teman Hijrah, Sahabat Masjid, ODOJ, Rumah Tahfiz, Halaqoh Khatmil Quran DPP Ustad Sam Sam Nur Hidayat,” ucapnya.

Acara yang dimulai sejak sore hari itu diawali dengan khataman Quran 30 Juz, dilanjutkan dengan buka puasa sunnah bersama. Acara inti dimulai setelah Shalat Isya dan dilanjutkan zikir akbar. Setelah itu dilanjutkan tausiyah.

Acara itu juga diselingi dengan pemutaran video tentang Muslim Uighur dan dilanjutkan dengan doa bersama untuk Uighur. Dalam acara itu juga disalurkan santunan kepada 100 anak yatim. Sebagai tausiyah penutup, tampil ustaz Hilman Fauzi.

DKM Masjid Al Muttaqin menggelar acara ini di malam akhir tahun Masehi, bertujuan untuk menghimpun anak-anak serta remaja dan pemuda yang tergabung dalam komunitas Islam agar bisa mengisi waktu malam pergantian tahun ini dengan kegiatan bermanfaat. “Bukan hura- hura di jalanan, tapi mereka kita fasilitasi untuk ada dan mengikuti kegiatan di masjid,” ucapnya.

Dia juga menjelaskan, kaitan dengan adanya sesi doa untuk sejuta Muslim Uighur. Menurutnya, karena gagasan ini muncul dari keprihatinan dan kepedulian sesama Muslim. “Sebelumnya kita sudah juga lakukan pengumpulan dana, maka saat ini kita akan lakukan doa bersama untuk Uighur,” tuturnya kepada Republika.co.id.

Noviar mengatakan, di acara itu DKM juga menyediakan fasilitas berbuka puasa, makan malam, dan ada pemberian bingkisan. Terdapat beberapa penceramah juga seperti KH Roudl Bahar, Ustad Hilman Fauzi, Ustad Imron Rosyadi Haetami dan Ustad Sam-Sam Nur Hidayat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LIyGUi
December 31, 2018 at 11:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LIyGUi
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Nasib Bruno Silva di PSIS Diputus Usai Kembali dari Brasil

Pemain yang sudah mencetak 16 gol itu kembali ke kampung halamannya di Sao Paolo.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Manajemen PSIS Semarang baru akan menentukan nasib penyerang asal Brasil, Bruno Silva, setelah ia kembali ke Indonesia. Pemain yang sudah mencetak 16 gol itu kembali ke kampung halamannya di Sao Paolo, Brasil.

Direktur Umum PSIS Semarang Khairul Anwar mengatakan, Bruno hanya dikontrak selama semusim, yakni pada 2018.

"Dari hasil evaluasi pelatih memang mengusulkan agar Burno dipertahankan," katanya di Semarang, Senin (24/12).

Menurut dia, sebagai pendatang baru di Liga Indonesia, Bruno termasuk pemain yang menjadi incaran klub lain.

"Dia menempati peringkat pertama pemain dengan assist terbanyak," tambahnya.

Keputusan untuk mengontrak Bruno, lanjut dia, akan ditentukan usai pemain itu kembali ke Indonesia dari berlibur di Sao Paolo.

Dari tiga pemain asing yang dimilili PSIS, kata dia, baru Ibrahim Conteh yang sudah dipastikan bertahan untuk memperkuat tim pada kompetisi musim depan. Sementara untuk Petar Planic, menurut dia, manajemen memutuskan untuk tidak lagi menggunakan jasanya.

Ia menambahkan ada sejumlah nama pemain asing yang juga menjadi incaran PSIS, termasuk pemain asal Asia.

"Kuota empat pemain asing akan kami penuhi untuk musim depan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BFclCz
December 24, 2018 at 11:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BFclCz
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Kemkominfo Blokir 961.456 Laman Konten Negatif

Situs pornografi menjadi situs paling banyak diblokir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama tahun 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran terhadap 961.456 situs yang memuat konten negatif.

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu mengatakan, pihaknya juga normalisasi sebanyak 430 situs karena adanya klarifikasi dari pemilik situs dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

"Berdasarkan data terhitung hingga November 2018, situs pornografi menjadi situs paling banyak diblokir oleh Kementerian Kominfo sepanjang tahun 2018," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima Republika, Jumat (21/12).

Total sebanyak 106.466 situs yang mengandung konten pornografi ditutup karena adanya aduan dari masyarakat ataupun permintaan lembaga. Jumlah itu menjadikan jumlah keseluruhan situs pornografi yang telah diblokir sebanyak 883.348 situs sejak tahun 2010.

Peringkat kedua dan ketiga situs yang terbanyak diblokir di tahun 2018 adalah situs perjudian dan penipuan. Masing-masing sebanyak 63.220 dan 2.639.

Total keseluruhan situs perjudian yang telah diblokir sejak tahun 2010 sebanyak 70.663 situs. Adapun situs penipuan mencapai 2.639 situs.

Sementara, akun platform media sosial yang paling banyak diblokir selama Tahun 2018 adalah Facebook dan Instragram. Berdasarkan database penanganan konten, tercatat sebanyak 8.903 akun facebook dan instagram telah diblokir karena memuat konten negatif.

Kemudian,  jumlah akun media sosial twitter yang telah diblokir sebanyak 4985. Adapun Youtube sebanyak 1.689 akun.

Kemkominfo juga mencatat akun file sharing yang telah diblokir sebanyak 517, telegram sebanyak 502 akun. Adapun akun Line dan BBM masing-masing 18 dan 5 akun.

"Sesuai dengan Undang-Undang No 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, terdapat 12 kelompok konten yang dikategorikan sebagai konten negatif," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EADTMC
December 21, 2018 at 11:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EADTMC
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

KPK Telah Identifikasi Sumber Uang Suap Meikarta

KPK terus mendalami apakah ada peran korporasi dalam kasus ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengidentifikasi dugaan sumber-sumber uang suap dalam kasus pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Namun KPK belum menyebut sumber-sumber uang suap tersebut.

"Kami sudah mengidentifikasi dugaan sumber-sumber uang suap tersebut dan terus mendalami apakah ada peran korporasi dalam kasus ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/11).

Febri mengatakan, meski KPK sudah mengidentifikasi dari mana sumber dana suap terkait perizinan Meikarta, namun ia tidak bisa mengungkap hal tersebut. "Tentu saja karena itu materi di penyidikan saya belum bisa menyampaikan secara lebih lengkap saat ini," ujar Febri.

Dalam penyidikan kasus itu, KPK pada Jumat juga memeriksa tiga orang antara lain dua saksi masing-masing PNS pada Dinas DPMPTSP Pemkab Bekasi Sukmawatty Karnahadijat dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor serta satu tersangka Fitra Djaja Purnama (FDP) yang merupakan konsultan Lippo Group.

"Dari pihak Pemkab, kami mempertajam dan mendalami dugaan pelanggaran aturan yang terjadi dalam proses rekomendasi dan proses perizinan proyek Meikarta tersebut," kata Febri.

Sedangkan untuk tersangka Fitra Djaja, KPK mendalami proses pemberian uang, instruksi pemberian dari siapa saja, dan juga soal sumber uang yang diberikan diduga sebagai suap kepada pejabat di Pemkab Bekasi.

KPK total telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus itu antara lain Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor (SMN).

Selanjutnya, Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati (DT), Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (NHY), dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Diduga, pemberian terkait dengan izin-izin yang sedang diurus oleh pemilik proyek seluas total 774 hektare yang dibagi ke dalam tiga fase/tahap, yaitu fase pertama 84,6 hektare, fase kedua 252,6 hektare, dan fase ketiga 101,5 hektare.

Pemberian dalam perkara ini, diduga sebagai bagian dari komitmen "fee" fase proyek pertama dan bukan pemberian yang pertama dari total komitmen Rp13 miliar, melalui sejumlah dinas, yaitu Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, dan DPM-PPT.

KPK menduga realisasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp7 miliar melalui beberapa kepala dinas, yaitu pemberian pada  April, Mei, dan Juni 2018.

Adapun keterkaitan sejumlah dinas dalam proses perizinan karena proyek tersebut cukup kompleks, yakni memiliki rencana pembangunan apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit hingga tempat pendidikan sehingga dibutuhkan banyak perizinan, di antaranya rekomendasi penanggulangan kebakaran, amdal, banjir, tempat sampah, hingga lahan makam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KwUIsQ
November 23, 2018 at 11:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KwUIsQ
via IFTTT
Share: