Showing posts with label March 06. Show all posts
Showing posts with label March 06. Show all posts

Wednesday, March 6, 2019

MUI NTT: Hari Raya Nyepi Perekat Antarumat Beragama

Perayaan Nyepi diharapkan menjadi motivasi Pemilu 2019 damai dan aman.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menilai perayaan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu merupakan perekat dalam membangun hubungan kekerabatan antarumat beragama di daerah ini.   

"Pertama saya mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi dan semoga kedamaian dan kerukunan tetap langgeng di NTT," kata Ketua MUI NTT, Abdul Kadir Makarim, kepada Antara di Kupang, Rabu (6/3), terkait dengan perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis (7/3).

Kedua, tentunya karena perayaan Nyepi ini berbarengan dengan dimulainya masa puasa bagi umat Katolik yang ditandai dengan penerimaan Abu pada Rabu (6/3).

"Di sisi lain, perayaan dua hari raya keagamaan ini berlangsung pada saat bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi berupa Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019, yang kami harapkan dapat membawa angin sejuk dalam membangun kebersamaan di negeri ini," katanya.

Menurut Makarim, kondisi ini terjadi karena saat ini aroma perpecahan antaranak bangsa mulai tercium di mana-mana, terutama di media sosial (medos). 

Menurut dia, saling menghina, saling mengejek, saling memfitnah satu sama lain, sesungguhnya sangat mengganggu umat beragama yang sedang merindukan kedamaian dan kenyamanan dalam hidup.

"Ingat bahwa tekad kita masyarakat NTT tetap menjadikan NTT sebagai Nusa Tetap Tenang (NTT) untuk mewujudkan terciptanya Nusa Terindah Toleransi (NTT)," katanya. 

Dia menyebutkan, boleh berbeda dalam memilih tapi tidak berarti harus berbeda dalam segalanya. “Kita masih masyarakat NTT yang terus merindukan Nusa Terindah Toleransi," katanya. 

Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Kota Kupang menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pawai Ogoh-ogoh. 

Sedangkan umat Katolik mengawali masa puasanya dengan menerima abu sebagai bentuk pertobatan selama masa penantian. 

Makarim berharap semua perayaan bisa berjalan dengan lancar. "Saya senang karena ada pawai ogoh-ogoh. Agama dan budaya bisa berjalan beriringan," ucap Makarim.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Txdwil
March 06, 2019 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Txdwil
via IFTTT
Share:

Penyeberangan Jawa-Bali Ditutup Selama Nyepi

Penyeberangan Jawa-Bali-Lombok ditutup selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan, selama Hari Raya Nyepi penyebrangan Jawa-Bali-Lombok dititup sementara. Imelda mengatakan penutupan tersebut dilakukan di lintasan Ketapang-Gilimanuk dan Lembar-Padangbai selama 24 jam pada saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941.

Imelda menjelaskan hal tersebut sesuai dengan surat edaran Gubernur Bali dan rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan penyeberangan terkait Hari Raya Nyepi Tahun 2019. "Hasil koordinasi akan dilakukan penutupan sementara layanan operasional penyeberangan di dua lintasan yang menghubungkan wilayah Jawa, Bali, dan Lombok," kata Imelda, Rabu (6/3).

Imelda mengatakan pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Ketapang hari ini pukul 23.00 WIB atau 24.00 WITA. Sedangkan pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Gilimanuk Kamis (7/3) pukul 05.50 WITA atau 04.50 WIB. Selanjutnya, kata Imelda, pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Lembar pada Rabu (6/3) pukul 19.30 WITA.

Selanjutnya, pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Padangbai pada Kamis (7/3) pukul 03.00 WITA. Imelda menuturkan penyebrangan dari dan ke Bali akan kembali beroperasi normal pada Jumat (8/3).

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar mengatur jadwal perjalanannya dengan baik," jelas Imelda.

Saat penyebrangan sudah dibuka kembali, pemberangkatan kapal pertama dari Ketapanh pukul 05.00 WIB atau 06.00 WITA. Selanjutnya, penyebrangan dari Pelabuhan Gilimanuk akan menyesuaikan dengan jadwal yang berlaku, dengan jadwal kapal diatas pukul 06.00 WITA.

Sementara pemberangkatan kapal pertama dari Pelabuhan Lembar pada Jumat (8/3) pukul akan dimulai pada 04.30 WITA. Selanjutnya untuk pemberangkatan dari Pelabuhan Padangbai pada pukul 09.00 WITA.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IS8d91
March 06, 2019 at 09:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IS8d91
via IFTTT
Share:

Hadapi Mujahidin Indonesia Timur, TNI-Polri Harus Bersinergi

Langkah itu agar tidak memberi ruang terhadap kelompok MIT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Polri bersama TNI melalui Satuan Tugas (Satgas) Tinombala untuk bersinergi dengan Tim Satgas Gabungan Intelijen (SGI) dalam memberantas kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang keberadaannya sudah terdesak.

"Langkah itu agar tidak memberi ruang terhadap kelompok MIT dengan melakukan pengamanan dan menindak tegas terhadap sisa anggota kelompok MIT," kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/3).

Selain itu, menurut Bamsoet, begitu akrab disapa, langkah sinergi itu untuk melakukan pemulihan stabilitas keamanan pada wilayah yang dinilai rawan terhadap konflik, guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Dia menilai teror yang disebar kelompok MIT telah menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat, serta gangguan keamanan di pesisir Poso, Sulawesi Tengah.

"Saya juga mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendukung upaya Pemerintah Pusat maupun TNI dan Polri dalam hal Pengamanan dan pembersihan kelompok MIT, mengingat Indonesia akan menghadapi Pemilu 17 April 2019," ujarnya.

Bamsoet juga meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Daerah meminta perangkat desa mengimbau masyarakat agar dapat bekerjasama dengan aparat keamanan.

Hal itu, menurut dia, dapat dilakukan dengan cara memberikan informasi kepada aparat keamanan tentang keberadaan kelompok MIT untuk memberi kemudahan bagi aparat keamanan mengetahui keberadaaan kelompok tersebut.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TC1hkw
March 06, 2019 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TC1hkw
via IFTTT
Share:

Habib Zein Umar Mundur dari Mustasyar PBNU, Ini Alasannya

Kiai Zen mundur dengan alasan ada hal yang tak sejalan dengan aspirasi umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Habib Zein Umar bin Smith menyatakan mundur dari jabatannya sebagai salah satu Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk periode kepengurusan saat ini. Mustasyar adalah jajaran dewan penasehat syuriah. Biasanya, posisi ini terdiri atas para ulama sepuh NU yang tidak hanya dituakan dalam konteks usia, tetapi juga kedalaman ilmu pengetahuan, agama, dan spiritualnya.

Dalam pernyataan tertulisnya yang ditujukan kepada seluruh pengurus DPP, DPW dan DPC Rabithah Alawiyah, Habib Zein Umar mengatakan bahwa posisi tersebut merupakan kehormatan yang harus dijaga. Ia mengaku mengundurkan diri dari jabatannya karena menyikapi perkembangan dan langkah-langkah PBNU selama kepengurusan saat ini.

"Saya berpendapat ada hal-hal yang tidak sejalan dengan aspirasi umat Islam. Lebih-lebih seringnya pengurus PBNU mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang kurang bijak," demikian pernyataan Habib Zein dalam keterangan rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (6/3).

Pernyataan-penyataan tersebut, menurutnya, telah menimbulkan reaksi dan kegaduhan di kalangan umat Islam serta pihak lainnya. Sehingga, hal itu dinilai dapat merugikan wibawa organisasi.

Selain itu, sebagai mustasyar, Habin Zein mengungkapkan bahwa ia juga tidak dapat berfungsi dengan benar dalam memberikan saran dan nasihat kepada organisasi ini. Karena itu, dengan pertimbangan yang panjang, Kiai Zen memutuskan untuk mengajukan surat pengunduran diri sebagai mustasyar PBNU terhitung sejak 28 Jumadil Akhir 1440 H/5 Maret 2019.

Meskipun demikian, Ketua Umum Rabithah Alawiyah ini mengatakan akan tetap menjalin silaturahim dengan para kyai, masyaikh, ulama, para pimpinan pondok pesantren di lingkungan NU. Ia juga akan tetap menjalin silaturahim dengan berbagai lembaga dakwah maupun pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam. Sehingga, kata dia, terjalin saling pengertian yang baik.

"Semoga kita selalu diberikan petunjuk oleh Allah SWT, dan diberi kemampuan untuk mengatakan yang haq walaupun hal itu pahit," katanya.

Sebelumnya, Munas Alim Ulama NU di Banjar, Jawa Barat, telah menghasilkan salah satu keputusan yang telah menimbulkan kegaduhan. Hal itu terkait larangan penyebutan kata 'kafir' kepada non-Muslim. Hal itu kemudian memancing reaksi dari kalangan umat Islam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H3MMQG
March 06, 2019 at 08:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H3MMQG
via IFTTT
Share:

Pemerintah Harus Ringankan Beban Bulog

Bulog kehilangan pasar akibat adanya BPNT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Said Abdullah, meminta pemerintah untuk meringankan beban yang dialami Bulog saat ini. Khususnya, imbas dari adanya peralihan program Beras Keluarga Sejahtera (Rastra) menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Said mengatakan, Bulog kehilangan pasar akibat adanya BPNT. Di satu sisi, Bulog sebagai BUMN diberi tugas untuk menjadi pengaman stok demi mengantisipasi lonjakan harga beras yang terjadi sewaktu-waktu.

Saat ini, Bulog sudah memiliki unit bisnis penjualan beras premium melalui usaha Rumah Pangan Kita atau RPK. Namun, kata Said, porsi bisnis tersebut belum sebesar perusahaan beras swasta pada umumnya.

“Harus ada kajian yang lebih kuat untuk menempatkan Bulog sebagai entitas bisnis. Mau ditaruh dimana Bulog? Sementara satu sisi bebannya terlalu berat,” kata Said kepada Republika.co.id, kemarin.

Said menilai, jika Bulog diarahkan untuk menjadi entitas bisnis, maka pemerintah harus berani melepas Bulog agar benar-benar menjadi pemain di pasar komoditas beras. Namun, jika tetap diebebani sebagai buffer stock, pekerjaan Bulog akan bertambah berat untuk menghidupi korporasi.

“Kalau begini terus repot. Nanti justru terlalu besar ekspektasi terhadap Bulog,” kata dia.

Selain itu, Said pun menyinggung tentang pembentukan Badan Pangan Nasional yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Menurut Said, pembentukan dan pendirian Badan Pangan Nasional akan membantu pemerintah untuk lebih berkonsentrasi  menyusun konsep penanganan pangan di Indonesia yang kerap bermasalah. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HhmD0i
March 06, 2019 at 08:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HhmD0i
via IFTTT
Share:

Eddy Sindoro Divonis 4 Tahun Penjara

Vonis tersebut lebih rendah daripada tuntuntan jaksa, yakni lima tahun penjara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chairman PT Paramount Enterprise International Eddy Sindoro divonis empat tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan. Eddy Sindoro dinyatakan bersalah melakukan tindakan memberikan uang kepada panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Eddy Sindoro telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primer," kata Ketua Majelis Hakim Hariono saat pembacaan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (6/3).

Hakim meyakini Eddy Sindoro telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan melanggar Pasal 5 Ayat (1) Huruf a Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Adapun hal-hal yang memberatkan terdakwa Eddy tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi dan tidak mengakui perbuatannya. Sementara itu, hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum, dan mempunyai tanggungan keluarga.

Atas putusan tersebut, Eddy menerimanya. "Yang Mulia Majelis Hakim, terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Mendengar pertimbangan Majelis Hakim saya sangat terkejut. Akan tetapi, karena saya percaya Majelis Hakim mewakili Tuhan, maka saya terima," ucap Eddy.

Sementara itu, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. Eddy terbukti telah memberikan uang sejumlah Rp150 juta dan 50.000 dolar AS kepada panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution agar melakukan penundaan pelaksanaan aanmaning (pemanggilan) terhadap PT Metropolitan Tirta Perdana (PT MTP) dan menerima pendaftaran peninjauan kembali PT Across Asia Limited (PT AAL).

Vonis tersebut lebih rendah daripada tuntuntan JPU KPK yang menuntut Eddy dengan pidana penjara selama 5 tahun dan pidana denda sebesar Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tSTr7S
March 06, 2019 at 08:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tSTr7S
via IFTTT
Share:

Banyak Masjid Berdiri di Trinidad dan Tobago

Saat ini terdapat 25 masjid di Pulau Trinidad.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bersamaan dengan meningkatnya pembangunan pedesaan di Trinidad pada 1870, masjid pun mulai bermunculan di setiap desa atau wilayah. Setiap masjid dipimpin oleh seorang imam. John Morton, seorang misionaris, dalam catatan hariannya menulis bahwa masjid mulai bermunculan di Trinidad pada 1860-an. Ia mendeskripsikan masjid sebagai “bangunan mungil yang cantik dengan atap berkilau.”

Pada masa itu, komunitas Muslim umumnya membangun masjid dengan bahan utama kayu. Biasanya, masjid digunakan sebagai tempat ibadah bagi kaum pria. Hal ini terus berlangsung sampai 1928, ketika kaum perempuan dari pemukiman Peru mulai datang ke masjid untuk menghadiri perayaan khusus, seperti shalat saat Idul Adha dan Idul Fitri.

Pada awal 1930, maktabs(kelas agama) mulai diadakan di masjid-masjid. Yang bertindak sebagai guru dalam kelas ini adalah para mamatau jamaah dewasa yang sudah menguasai ilmu agama dan sudah mengajarkannya kepada anak-anak. Kelas agama ini mengajarkan bahasa Arab, bahasa Urdu, cara beribadah, juga pengetahuan dasar Islam.

Saat ini terdapat 25 masjid di Pulau Trinidad. Sedangkan, di Pulau Tobago terdapat dua masjid. Masjid terbesar di negara ini adalah Jinah Memorial Mosque di Saint Joseph yang dibangun pada 1954. Beberapa organisasi Muslim saat ini juga berkembang di Trinidad.

Di antara organisasi-organisasi itu adalah Perhimpunan Sunnat-ul-Jamaat Anjuman, Liga Muslim Trinidad, Kepercayaan Islam, dan Syarikat Dakwah Islam Afrika Selatan dan Karibia. Pemerintah Trinidad secara resmi juga mengakui hari besar umat Islam, di antaranya Idul Fitri. Saat Idul Fitri, umat Islam diizinkan menggelar shalat Id di stadion nasional di Port of Spain. Setiap tahunnya, sedikitnya 100 Muslim Trinidad menunaikan ibadah haji.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SIH48k
March 06, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SIH48k
via IFTTT
Share:

TKN Sebut Survei Polmark tidak Progresif

Polmark merupakan lembaga survei yang kredibel, tetapi jangan salah membaca hasil.

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Lukman Edy menanggapi hasil survei dari lembaga Polmark Indonesia yang menyebut capres nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin hingga Februari 2019 cenderung stagnan. Lukman menyebut survei yang dilakukan Polmark tidak mengambarkan peningkatan pemilih. 

"Angka yang mereka keluarkan adalah angka agregat. Angka yang tidak menggambarkan progresifitas," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/3).

Lukman menerangkan, angka agregat merupakan hasil survei yang diperoleh dari responden (sampel) daerah dalam waktu yang berbeda. Karena itu, hasil yang diumumkan Polmark tidak memperlihatkan peningkatan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin selama proses kampanye.

Politikus PKB ini menjelaskan, survei yang bisa memperlihatkan hasil peningkatan maupun penurunan adalah survei yang dilakukan didalam suatu daerah dan dilakukan dengan waktu yang sama. Kendati demikian, menurutnya, Polmark merupakan salah satu lembaga survei yang kredibel. 

Namun, Lukman mengimbau agar masyarakat tidak salah memahami hasil survei yang diumumkan oleh lembaga riset. "Jangan salah membaca survei PolMark," kata dia.

Sebelumnya, Polmark mengumumkan hasil survei yang dilakukan pada kurun waktu Oktober 2018 hingga Februari 2019 meliputi 73 daerah pemilihan (dapil) dari total 80 dapil di seluruh Indonesia. Dari survei tersebut, Jokowi-Ma'ruf elektabilitasnya pada angka 40,4 persen.

Capres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga memperoleh suara sebesar 25,8 persen. Sisanya sebesar, 33,8 persen merupakan undecided voter atau pemilih yang belum menentukan pilihan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XHCN8X
March 06, 2019 at 07:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XHCN8X
via IFTTT
Share:

RD Enggan Remehkan Perseru

Rahmad Darmawan pernah memiliki pengalaman pahit saat bertemu dengan Perseru.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PS Tira Persikabo akan bertemu Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (7/3). Pelatih PS Tira Persikabo, Rahmad Darmawan (RD), sudah kembali memimpin timnya.

PS Tira Persikabo memang unggul dari segi catatan dibandingkan Perseru. Namun, RD tidak ingin meremehkan tim asuhan Putu Gede tersebut.

Di pertandingan sebelumnya, Perseru Serui memang kalah dari Persebaya Surabaya. Namun di babak pertama, Perseru unggul dua gol lebih dulu.

"Menurut saya Perseru memang selalu tampil seperti itu dengan kembalinya Coach Putu Gede," kata RD di Jalan Lengkong, Kota Bandung, Rabu (6/3).

RD pernah memiliki pengalaman pahit saat bertemu dengan Perseru. Salah satunya saat Liga 1 2018 lalu. Kala itu Perseru menang di saat Sriwijaya FC yang dibesut RD mampu menguasai jalannya pertandingan.

"Kami menyerang dari pertama sampai 90 menit, dia punya satu peluang, gol. Kami punya peluang 10, nggak gol-gol. Memang itu tipikal gaya dia taktik dalam bermain," jelas RD.

RD pun menekankan pada timnya bahwa fokus adalah hal utama di sepak bola. Meskipun sudah mengantongi poin penuh dari laga sebelumnya melawan Persib, ia meminta anaknya tidak meremehkan Perseru. "Karena motivasi yang tinggi, terus kemudian para pemain juga punya rasa ingin memenangkan pertandingan yang baik dan itu yang menurut saya harus dipertahankan," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Hh9K6k
March 06, 2019 at 07:51PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Hh9K6k
via IFTTT
Share:

Trinidad dan Tobago Rutin Jadi Tuan Kegiatan Keislamanan

Umat Islam di negara ini terbagi menjadi dua generasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Trinidad dan Tobago adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Laut Karibia. Kepulauan Karibia terdiri atas belasan negara kecil, seperti Guyana, Trinidad dan Tobago, Suriname, dan lainnya. Kawasan ini cukup terkenal di seantero dunia karena keindahan alamnya. Tak heran, Karibia menjadi salah satu tujuan wisata terpopuler di dunia.

Di tengah aktivitas turisme yang kerap kali melupakan nilai-nilai agama, banyak masyarakat Karibia yang tetap mementingkan nilai-nilai ketuhanan. Komunitas Muslim pun, meski bukan mayoritas, telah hidup di kawasan ini sejak lama. Jumlah mereka cukup besar sehingga turut memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Mereka memeluk Islam karena agama ini dinilai mengajarkan keseimbangan hidup di dunia dan akhirat.

Ahmad Khan, yang juga ketua Islamic Missionaries Guild International, sebuah lembaga keagamaan yang berkedudukan di Guyana, menjelaskan, jumlah umat Islam di kepulauan Karibia mencapai sekitar 400 ribu jiwa. Mereka tersebar di sejumlah negara di kawasan ini, yakni Barbados, Grenada, Dominika, Puerto Rico, Kepulauan Virgin, dan Jamaika.

Seperti dilaporkan fiqhislam.com, konsentrasi terbesar umat Islam Karibia berada di Guyana dengan populasi mencapai 120 ribu jiwa. Sedangkan, di Trinidad dan Tobago terdapat sekitar 100 ribu jiwa. Meski begitu, di Trinidadlah pusat keislaman kawasan ini.

Di republik seluas 1.980 meter persegi dengan penduduk 1,3 juta jiwa ini kerap diselenggarakan kegiatan keislaman berskala internasional. Pangeran Arab Saudi, Muhammad Ibnu Faisal, misalnya, pernah datang ke Trinidad untuk menghadiri sebuah konferensi dakwah Islam.

Secara geografis, Trinidad dan Tobago terletak di bagian selatan Karibia. Negeri ini memiliki aneka ragam budaya. Sikap tenggang rasa dan toleransi agama telah menjadi bagian dari masyarakat Trinidad sejak lama. Selain Islam, dua agama terbesar lainnya adalah Kristen dan Hindu. Negeri kepulauan yang pernah diduduki oleh bangsa Spanyol, Inggris, dan Prancis ini memiliki sejarah panjang dalam hal perbudakan dan kuli kontrak. Hal ini memberi sumbangan besar bagi keragaman budaya negeri ini.

Dalam hal dakwah dan penyebaran Islam di Trinidad, saat ini tercatat dua tokoh agama yang paling berperan, yakni Nizam Mohammed dan Noor Mohammed Hassanali. Mereka giat berdakwah di masjid-masjid dan kegiatan itu berhasil membangkitkan ghirah(semangat) keislaman di kalangan komunitas Muslim.

Tahun lalu, salah satu dari mereka memberikan khotbah Idul Fitri di sebuah lapangan besar di Jean Pierre Cultural Complex di Port of Spain. Saat itu, sekitar 4.000 jamaah memenuhi lapangan tersebut. “Muslim di Trinidad meski tidak terlampau besar, sangat terorganisasi,” ungkap Imtiaz Ali (32 tahun), seorang Muslim Trinidad.

Dikatakan, umat Islam di negara ini terbagi menjadi dua generasi. Pertama, generasi yang masih memegang teguh tradisi. “Mereka sulit menerima Islam yang dinamis,” lanjut Ali. Sedangkan, kelompok kedua adalah generasi muda Muslim. “Tahun lalu, ada sekitar 100 orang dari Trinidad yang menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci dan sebagian besar berasal dari kalangan generasi muda.”

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HkTnFN
March 06, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HkTnFN
via IFTTT
Share:

Purwakarta akan Bangun Taman Serbaguna

Taman serbaguna Purwakarta akan menjadi pusat pelestarian kebudayaan sunda.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Kabupaten Purwakarta, dalam waktu dekat akan memiliki taman serbaguna. Taman tersebut luasnya akan mencapai 20 hektare.

Taman tersebut akan berada di area Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari. Taman tersebut akan terintegrasi dengan pertanian, peternakan, pendidikan, pariwisata, kebudayaan, dan religi.

Ketua DKM Tajug Gede Cilodong, Dedi Mulyadi, mengatakan, taman tersebut akan menjadi pusat pelestarian kebudayaan sunda. Namun, terintegrasi dengan sektor lainnya. Karena itu, area ini dinamakan Taman Giri Harja, yang artinya wilayah yang diharapkan membawa kemakmuran bagi masyarakatnya.

"Taman ini, luasnya mencapai 20 hektare. Di dalamnya, akan banyak fasilitas. Salah satunya mal pertanian atau bale kariaan untuk produk pertanian," ujar Dedi, kepada Republika.co.id, Rabu (6/3).

Area Tajug Gede Cilodong ini, kata Dedi, luasnya baru 10 hektare. Namun, ke depan, akan ada penambahan lahan sehingga, totalnya mencapai 20 hektare.

Taman Giri Harja ini, akan memerkenalkan sistem kebudayaan sunda. Sebab, di area ini ada etalase khusus padi gogo (huma) yang merupakan salah satu aplikasi kebudayaan nenek moyang Jawa Barat. Lalu, akan ada area seperti hutan mini, yang khusus ditanami pepohonan khas Indonesia termasuk, pohon untuk pembuatan kesenian wayang golek. Salah satunya, pohon lame (Alstonia scholaris) yang tetap harus dilestarikan. Rencananya, ada 100 ribu pepohonan khas dan langka yang akan ditanam di kawasan ini.

Taman itu juga akan dilengkapi perkebunan hortikultura. Saat ini, sudah ada kerja sama antara produsen benih hortikultura, untuk terus memandu budidaya hortikultura tersebut. Jadi, lanjut Dedi, warga yang menyambangi Tajug Gede untuk menunaikan shalat, bisa sekalian keliling kebun, atau keliling sawah huma.

Bahkan, di area taman ini juga akan ada kawasan peternakan seperti, peternakan kelinci, domba dan lainnya. Tak hanya itu, warga juga bisa membeli produk-produk pertanian, yang dihasilkan petani binaan DKM tajug.

Selain itu, akan ada area khusus untuk anak-anak supaya mudah menghafal huruf hijaiyah. Selepas shalat di tajug, pengunjung bisa bermain di taman disertai orang tuanya.

"Jadi, di Taman Giri Harja ini, kita ingin memadukan sisi religiusitas dengan aplikasi ajaran nenek moyang, yang melestarikan soal alam," ujarnya.

Bahkan, kata Dedi, pihaknya ingin area ini menjadi multi fungsi, bisa menjadi laboratorium pertanian bagi petani ataupun pelajar dan sebagai museum kebudayaan. Taman juga bisa menjadi area instagramable yang khusus disuguhkan bagi pecinta seni fotografi.

Taman ini, targetnya bisa rampung sampai akhir tahun mendatang. Adapun, biaya untuk pembangunannya sekitar Rp 50 miliar. Biaya tersebut merupakan sumbangan dari berbagai pihak, termasuk pihak swasta yang mau menyumbangkan bibit benih sayuran yang akan ditanam di area ini.

"Untuk ke depannya, bisa dikelola oleh Pemkab melalui dinas pertanian atau dinas pendidikan. Bahkan, bisa dikelola sama pihak ketiga. Sebab, jika dikelola oleh DKM akan kewalahan," ujarnya.

Sementara itu, Dadan Sunandar Sunarya, putra dari dalang Asep Sunandar Sunarya mengatakan sangat bahagia dengan adanya Taman Giri Harja ini. Apalagi, nama taman ini tercetus karena jasa Abah Asep Sunandar Sunarya di dunia seni tradisional. Abah Asep yang merupakan maestro wang golek di Jawa Barat.

"Sangat terima kasih, dengan adanya inisiasi Taman Giri Harja ini. Semoga, dengan adanya taman ini, dicontoh oleh daerah lain," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tQZyth
March 06, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tQZyth
via IFTTT
Share:

Polisi Selidiki Paket Senjata Api dari Luar Negeri

Paket senjata api berisi senjata api yang belum dirakit, impor dari luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, SURAKARTA -- Polres Kota Surakarta akan menyelidiki barang berupa paket berisi senjata api laras panjang yang dikirim dari luar negeri melalui pos pengiriman barang Amerika Serikat. Barang tersebut telah diserahkan petugas Kantor Bea Cukai Surakarta kepada Polres setempat, Rabu (6/3).

"Kami telah menerima paket barang dari petugas Kantor Bea Cukai Surakarta berisi senjata api yang belum dirakit, impor dari luar negeri," kata Kapolres Kota Surakarta Kombes Pol Ribu Hari Wibowo, di Mapolres setempat, Rabu.

Menurut Kapolres pihaknya menerima senpi yang diduga ilegal satu paket ditemukan oleh petugas Bea Cukai melalui kiriman Pos dari Amerika Serikat. Ada beberapa unit yang dikirim adalah bagian-bagian dari senjata api laras panjang itu.

Petugas Bea Cukai awalnya menunggu hingga 30 hari paket barang itu. Namun tidak ada yang mengambil, dan kemudian disita lalu diserahkan ke Polresta Surakarta untuk diselidiki.

"Hal ini, bukti senergitas antara Polri dengan pihak Kantor Bea Cukai yang berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengiriman keluar masuk barang dari Indonesia maupun luar negeri," kata Kapolres.

Menurut dia paket tersebut dikirim dengan alamat penerima bernisial IK di Jalan Adi Sucipto No. 4 Solo. Namun, setelah dicek ke alamat tersebut, ternyata fiktif. "Kami akan selidiki bersama untuk menemukan alamat pengirim dan siapa penerimanya," kata Kapolres.

Menurut Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Surakarta Aris Baroto, barang paket senjata api tersebut dalam kondisi terurai. Antara lain popor senjata api tiga buah dan sparepart perlengkapan senjata banyak jenis.

Namun, pihaknya tidak menemukan amunisi dari senjata api yang dikirim melalui jasa Pos dari Amerika Serikat itu. "Kami melakukan penegakan dan kami serahkan ke kepolisian, terkait dengan Undang-Undang Darurat, barang berupa senjata harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian," kata Baroto.

Wakil Kepala Polres Kota Surakarta AKBP Andi Rifai menambahkan pembelian senjata api dari luar negeri semuanya harus ada izin dari Bagian Intelkam Mabel Polri. Menurut Andi Rifai, mekanisme barang impor dari luar masuk terlebih dahulu Bagian Intelkam, untuk mengecek masalah surat izin impor dan sebagainya.

Jika benar kemudian disalurkan melalui organisasi resmi, seperi Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin). Organisasi resmi Perbakin importir di dalam negeri setelah mendapatkan surat izin kemudian mereka membawa ke luar negeri atau pabrik pembuatan senjata.

Barang masuk harus dicek kembali. Jika sesuai izinnya, langsung disalurkan melalui Perbakin. "Senjata kiriman dari luar itu, buatan AS dengan merek Viper memiliki kaliber 7.62 mm. Senjata target itu, biasanya untuk berburu dengan jarak jangkau efektif sekitar 500 meter," kata Andi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HiPl0Q
March 06, 2019 at 07:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HiPl0Q
via IFTTT
Share:

Pelatih Persebaya Klaim Persib Lebih Diuntungkan

Persebaya kehilangan empat pemain yang harus membela timnas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persebaya Surabaya akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (7/3). Dalam gelaran ini, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, dipastikan melakukan rotasi.

Hal ini karena empat pemain Persebaya, Otavio Dutra, Ruben Sanadi, Osvaldo Haay, dan Rachmat Irianto dipanggil oleh timnas Indonesia. Djanur, sapaan akrab Djadjang menyatakan, hal itu menguntungkan kubu Persib.

"Kalau soal untung-untungan, kami yang sebenarnya rugi karena ada lima pemain kami absen, sementara Persib cuma satu. Itu jadi keuntungan buat Persib," kata Djanur di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Rabu (6/3).

Persib memang hanya kehilangan Febri Hariyadi. Djanur menilai Persib tanpa Febri tetap menjadi Persib yang kuat. "Semua pemain di sana cukup berkualitas, jadi ketika ini gak main itu gak main, (pertandingan) ini sama imbang, sama baik, sama bagus jadi tetap harus kami waspadai," katanya.

Di sisi lain, Djanur juga menyoroti keputusan pelatih Persib, Miljan Radovic, yang memaksakan diri untuk menurunkan Esteban Vizcarra. Padahal, Vizcarra baru saja pulih dari cedera lengan. "Termasuk Esteban, dia punya kelebihan tersendiri walaupun cukup lama absen di pertandingan. Kalau dia comeback besok di pertandingan itu juga akan jadi perhatian kami," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ERtk7B
March 06, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ERtk7B
via IFTTT
Share:

Rumah Zakat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Kuansing

Rumah Zakat juga memberikan bantuan berupa sembako dan 240 kaleng kornet Superqurban

REPUBLIKA.CO.ID, KUANSING -- Rumah Zakat Action kembali menurunkan tim relawannya dalam aksi kemanusian di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantansingingi (Kuansing). Sebanyak empat orang tim relawan di turunkan langsung menuju lokasi dampak banjir di lokasi tersebut.

Suardi sebagai Koordinator Lapangan menjelaskan, ketinggian air diperkirakan satu hingga dua meter. Sudah 325 rumah terendam banjir, 15 rumah rusak parah, 823 jiwa ada yang mengungsi ke rumah keluarga.

"Ada yang masih tetap tinggal di dalam rumah yang masih bisa ditinggali," ungkapnya, beberapa waktu lalu seperti dalam siaran pers.

Rumah Zakat juga memberikan bantuan berupa sembako dan 240 kaleng kornet Superqurban untuk disebarkan. Jarak tempuh yang dilalui dari Kota Pekanbaru sekitar lima hingga enam jam perjalanan dengan menggunakan mobil. Sesampainya dilokasi, relawan langsung berkoordinasi dengan kepala desa setempat.

Kepala Desa Petapahan, Syafrilis sangat berterima kasih kepada relawan yang sudah turun untuk membantu seluruh warga di Desa Petapahan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VFhItU
March 06, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VFhItU
via IFTTT
Share:

Bawaslu Duga WNA Masuk DPT Akibat Kesalahan Pencocokan Data

WNA masuk DPT diduga kesalahan saat pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menduga masuknya warga negara asing (WNA) ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) berasal dari kesalahan saat dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan.

"Temuan sekarang kemungkinan dari coklit atau pendaftaran pemilih update, mungkin juga dari panitianya karena (bentuk) KTP-nya kan hampir sama tapi warga negara beda," kata Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu (6/3).

Dugaan itu muncul berdasarkan pernyataan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri bahwa WNA itu tidak berasal dari daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4). Oleh karena itu, dugaan masuknya data WNA berasal dari kesalahan tim di lapangan.

Bagja enggan berspekulasi lebih jauh. Namun, ia menyatakan, pihaknya bersama KPU akan segera menjelaskan akar permasalahan masuknya WNA ke DPT pada publik. Pihaknya juga sudah meminta KPU segera membuang nama WNA agar tak masuk dalam DPT.

Menurut Bagja, masuknya WNA ke dalam DPT ini bisa menimbulkan masalah. Bahkan, kata dia, bila tidak diselesaikan, maka bisa berpotensi dilakukan pemungutan suara ulang. "Karena orang tidak berhak bisa milih, kan jadi masalah," ujar dia.

Bagja menambahkan, Bawaslu sendiri telah berkeliling melakukan pengecekan terhadap data melalui panitia di wilayah. Namun, ia mengakui, sejumlah petugas tidak bisa sepenuhnya mendapat pendampingan dari pusat.

"Karena coverage-nya luas, kami di Panwascam cuma tiga orang tapi hampir data temuan pemilih ganda kita lakukan, data yang tidak benar juga dilakukan (dikoreksi) Bawaslu, pemilih ganda, yang meninggal itu kita temukan dan langsung beri masukan ke KPU dan KPU lakukan update," kata Bagja menambahkan.

Data tersebut, kata Bagja pun akan dicocokkan kembali, terutama dalam kaitan masuknya WNA ke DPT. "Kami harapkan dibersihkan lagi dan semoga nggak ada masalah ini lagi ke depan, karena kan hal baru juga WNA punya KTP, tapi teman-teman Dukcapil bilang berikan DP4 tanpa WNA," ujar Bagja.

Sementara itu, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakhrullah menyebut bahwa nama WNA yang masuk ke DPT tidak berasal dari daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4). "Dari perwakilan KPU menyatakan bahwa masuknya WNA dalam DPT tidak bersumber dari daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) pilpres 2014, DP4 pilkada 2015, DP4 pilkada 2018, dan DP4 pilpres 2019," ujar Zudan saat dikonfirmasi pada Rabu (6/3).

Dengan demikian, Zudan memastikan, masuknya WNA dari DPT dapat dipastikan tidak berasal dari data kependudukan yang dimiliki oleh Dukcapil Kemendagri. Namun, saat disinggung tentang dari mana masuknya data 103 WNA dalam DPT saat ini, Zudan enggan berspekulasi.

Dia hanya menjelaskan, 103 WNA tersebut tersebar di 16 provinsi. Adapun persebaran provinsi beserta jumlah data WNA yang masuk DPT per 4 Maret yakni Aceh (2 WNA), Sumatra Utara (1 WNA), Sumatra Barat (3 WNA), Jambi (1 WNA), Lampung (1 WNA), Kepulauan Bangka Belitung (1 WNA), Jawa Barat (10 WNA), Jawa Tengah (13 WNA), DIY (3 WNA), Jawa Timur (16 WNA), Banten (6 WNA), Bali (35 WNA), NTB (8 WNA), NTT (1 WNA), Sulawesi Utara (1 WNA), dan Papua (1 WNA).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ERtkV9
March 06, 2019 at 07:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ERtkV9
via IFTTT
Share:

Awal Mula Masuknya Islam ke Trinidad dan Tobago

Budak-budak dari Afrika Barat itu pertama kali tiba di Trinidad pada 1777

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Menurut para ahli sejarah, Islam dibawa keTrinidad dan Tobago oleh budak-budak berkulit hitam dari suku Mandigo di Afrika Barat, bukan oleh orang-orang dari India Timur. Buktinya, pada sekitar tahun 1800, sudah cukup banyak orang di Trinidad yang memeluk Islam dan mereka adalah orangorang dari suku Mandigo.

Sementara itu, laporan yang dibuat penulis Omar Hasan Kasule pada 1978 menyebutkan, budak-budak dari Afrika Barat itu pertama kali tiba di Trinidad pada 1777 untuk menggarap perkebunan teh. Dari tahun ke tahun, jumlah mereka terus bertambah dan menjadi 20 ribu orang pada 1802.

Dalam Ensiklopedia Dunia Islam disebutkan, orang-orang India Timur datang belakangan dengan tetap menjaga hubungan dengan negara asal sehingga dapat menjaga keimanan Islamnya. Orang-orang India Timur ini pertama kali datang ke Trinidad sebagai pelayan berdasar perjanjian.

Mereka datang pada perayaan ulang tahun Trinidad, 31 Mei 1845, menggunakan kapal Fatel Razeck yang berlabuh di Port of Spain. Mereka tiba bersama buruh lainnya yang beragama Hindu dari Uttar Pradesh, India, dengan jumlah keseluruhan 225 orang.

Adapun perjanjian yang diterima para buruh ini adalah kerja paksa tak dibayar. Para buruh tani ini bekerja di perkebunan tebu selama periode tertentu, biasanya lima tahun, untuk menghapus utang-utang mereka.

Islam, sebuah ajaran spiritual yang luar biasa, menunjukkan kekuatannya dan hidup di tengah-tengah mereka yang berada di bawah tekanan perbudakan. Orang-orang dari India Timur ini, misalnya, meski hidup di ba wah iklim perbudakan, mampu menjalankan Islam secara murni dan penuh loyalitas.

Dalam catatan sejarah Islam di Trinidad, muncul tokoh stabilitas Islam di Trinidad. Dialah Sayad Abdul Aziz. Ia mampu membaca, menulis, dan memahami bahasa Urdu, selain ahli di bidang matematika dan bidang teknik. Menurut caribbeanmuslims.com, Aziz yang merupakan mantan buruh di Afghanistan datang ke Trinidad pada 1883 untuk menyebarkan Islam.

Aziz tinggal di Princes Town, bagian selatan Trinidad, namun pengaruhnya terasa di seluruh koloni. Keramahannya membuat setiap orang bisa merasakan atmosfer Islam yang teduh dan bersahabat. Ia kemudian mendirikan perkumpulan Islam pertama, Islamic Guardian Association.

Sejak merdeka pada 1962, perekonomian Trinidad dan Tobago berangsur membaik. Dari sebelumnya bergantung pada ekspor gula, Trinidad kini menjadi negara pengekspor minyak dan menjadikannya sebagai negeri paling makmur dan paling maju industrinya di Karibia.

Sensus 1990 menunjukkan, tak ada agama dominan di Trinidad dan Tobago. Tercatat, sebanyak 36 persen penduduk Trinidad beragama Katolik Romawi, 23 persen memeluk Hindu, 13 persen penganut Protestan, dan delapan persen beragama Islam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SMcRFA
March 06, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SMcRFA
via IFTTT
Share:

Lantik Pejabat, Emil Minta Ada Gebrakan 100 Hari

Para pejabat ini merupakan hasil lelang terbuka pengisian Jabatan Pimpinan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melantik sebanyak 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II Pemda Provinsi Jabar di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (6/3). Para pejabat ini merupakan hasil lelang terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilakukan sejak November 2018 lalu.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 821.2/Kep.175-BKD/2019 dan Nomor: 821.2/Kep.176-BKD/2019 tentang Pengangkatan dan Alih Tugas Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil mengatakan, bahwa sebenarnya ada 15 jabatan yang dilakukan seleksi. Namun satu jabatan yaitu Kepala Dinas Kesehatan akan dilakukan seleksi ulang karena ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi serta jumlah peserta seleksi yang sedikit.

Menurut Ridwan Kamil, pihaknya ingin menempatkan karir pejabat ini berdasarkan aturan dan kompetensi. Selain itu, proses seleksi juga dilakukan tanpa intervensi dan semua proses dilakukan oleh panitia seleksi independen.

“Setelah tiga besar baru ada proses diskresi, karena harus ada chemistry,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Terkait program 100 hari, Emil meminta kepada para pejabat untuk membuat gebrakan di dinas atau OPD yang dipimpinnya. Ia pun yakin dengan para pejabat yang terpilih, karena dalam proses seleksi panitia mendapat masukan seperti dari KPK, BIN, dan berbagai pihak lainnya. 

“Mereka saya targetkan 100 hari ada gebrakan-gebrakan di level dinas, kemudian membantu membereskan urusan urusan yang tertunda, khususnya yang barang/jasa. Karena lelang banyak tertunda gara-gara menunggu ini (proses seleksi dan pelantikan),” kata Emil seraya mengatakan ia meyakini inilah kabinet yang mantap.

Emil pun meminta, agar para pejabat ini bisa menjadi cermin bagi bawahan dan masyarakat. Karena segala perbuatan baik lisan, gerak tubuh, hingga raut wajah akan menjadi perhatian. Selain itu, keputusan yang diambil dan cara mendelegasikan berbagai tugas pun harus menjadi contoh bagi banyak pihak.  

“Oleh karena itu, tolong ditingkatkan lagi semangat belajar leadership," katanya.

Emil menilai, hari ini pintar saja tidak cukup, hari ini IQ saja tidak cukup, jadi semua harus punya EQ atau akhlak dalam merajut kepemimpinan. "Anda juga harus punya SQ agar bathin ini selalu tenang dengan niat semata-mata lillahita’ala dan beribadah,” katanya.

Emil juga menyampaikan tiga nilai yang harus dimiliki pejabat ASN. Di antaranya, integritas, melayani bukan dilayani, serta profesional. Implementasi Dynamic Governance juga menjadi pesan Emil, agar tujuan yang ingin dicapai tidak terhambat oleh aturan yang ada.

“Segera terapkan konsep pemerintahan Birokrasi Dinamis atau LAN (Lembaga Administrasi Negara) menyebutnya  Agile Bureaucracy. Harus gesit, jangan gara-gara nggak ada peraturan tujuan yang dimatikan," katanya.

Selain itu, kata dia, seharusnya dibalik tujuan yang dikejar aturannya disesuaikan dan aturannya dibikin secepatnya. "Konsep, aturan yang tidak sesuai dengan zaman sekarang itu menghambat inovasi,” kata Emil.

Dari 14 pejabat yang dilantik, empat orang diantaranya adalah perempuan dan sepuluh orang laki-laki. Sembilan pejabat merupakan ASN Pemda Provinsi Jawa Barat dan lima pejabat berasal dari luar ASN lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat. 

Berikut para Pejabat Eselon II Pemda Provinsi Jawa Barat yang dilantik Ridwan Kamil hari ini:

1. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, lr. Bambang Tirtoyuliono, M.M.

2. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Drs. Kusmana Hartadji, M.M.

3. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Drs. Mochamad Ade Afriandi, M.T. 

4. Kepala Dinas Perhubungan, Hery Antasari, S.T. 

5. Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Ir. A. Koswara, M.P. 

6. Kepala Dinas Sumber Daya Air Linda Al Amin, S.T., M.T.  

7. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, H. Engkus Sutisna, S.T., M.T.

8. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si. 

9. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Setiaji, S.T., M.Si. 

10. Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah, Dr. Drs. H. R. Iip Hidajat, M.Pd.

11. Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah, Dr. Ika Mardiah, M.Si. 

12. Kepala Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia Sekretariat Daerah, Dr. Eni Rohyani, S.H., M.Hum. 

13. Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah, Ir. Hermansyah, M.Si. 

14. Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Sekretariat Daerah, Dr. Hj. Ida Wahida Hidayati, S.H., S.E., M.Si.    

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XPfOca
March 06, 2019 at 06:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XPfOca
via IFTTT
Share:

Kemenpora-BPJS TK Beri Santunan ke Keluarga Ramon

Keluarga Ramon Setiyono mendapat santunan kematian Rp 45 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, PEMALANG -- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemepora) RI dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) menyerahkan santunan kepada keluarga salah satu atlet baseball nasional, Ramon Setiyono yang meninggal.

Menteri Pemuda da  Olah Raga (Menpora) RI, Imam Nahrawi, menyampaikan pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan hak dari almarhum Ramon Setiyono yang menjadi peserta jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu Menpora sampaikan saat mengunjungi rumah duka Ramon di Desa Banglarangan, Ampelgading, Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (6/3) siang.

Menpora berharap semua atlet semestinya dapat mendaftarkan diri menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya resiko para atlet ini khususnya harus betul-betul dilayani dan disiapkan jika terjadi sesuatu sewaktu-waktu. 

"Semua atlet Asian Games dicover BPJS semua tak terkecuali Ramon yang akan mendapat bantuan santunan dan manfaat dari BPJS karena Ramon selain atlet juga guru olahraga di Kota Semarang," kata Imam.

Pemberian hak atlet tersebut, lanjutnya, adalah tindak lanjut dari kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dan KOI yang didukung pemerintah. Bahwa seluruh atlet Asian Games termasuk atlet pelatnas, pelatda dan yang dilindungi daerah wajib dilindungi dan mendapat jaminan kesejahteraan dan jaminan sosial serta jaminan kesehatan.

Dirpel BPJS Ketenagakerjaan Krisna Syarif mengatakan ini adalah bentuk negara melindungi atlet dan melindungi non-ASN. "Jaminan sosial merupakan hak individu dan hak asasi semua warga negara diatas 18 tahun termasuk kepada alm Ramon Setiyono," katanya.

Keluarga Ramon Setiyono mendapat santunan kematian Rp 45 juta dan bantuan manfaat Rp 75 juta dengan total Rp 120 juta.

Ketua Umum PB Perbasasi Andika Manoarfa di tempat yang sama menyampaikan, baseball nasional kehilangan seorang atlet yang merupakan atlet terbaik Indonesia saat ini.

"Almarhum Ramon adalah pitcher terbaik Indonesia saat ini yang sampai saat ini masih tergabung dengan di timnas yang disiapkan membela Indonesia di East Asia Cup dan SEA Games 2019," kata Andika.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GZQeMc
March 06, 2019 at 06:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GZQeMc
via IFTTT
Share:

Wali Kota Jakarta Utara Tinjau Genangan di Kelapa Gading

genangan di lokasi tersebut disebabkan kebocoran sheet pile di Kali BGR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau meninjau lokasi genangan di Jalan Boulevard Bukit Gading Raya (BGR), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/3). "Ini kita meninjau lokasi genangan. Kedalamannya sekitar 10 sampai 15 centimeter saja," kata Syamsuddin saat ditemui di Jalan Boulevard BGR.

Dia menjelaskan, genangan di lokasi tersebut disebabkan kebocoran sheet pile di Kali BGR. Sheet pile adalah material konstruksi yang berbentuk lembaran yang ditanamkan di tanah secara vertikal untuk menahan tanah agar tidak terjadi longsor.

Syamsuddin kemudian memerintahkan jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk membuat kolam olak. Kolam olak itu kemudian digunakan untuk membuang air di genangan sepanjang 50 meter ke kali menggunakan pompa mobile. "Genangannya kita buang lagi ke kali. Disiapkan dua pompa sisi kanan dan kiri kali," katanya.

Peninjauan lokasi genangan ini juga turut dihadiri Pelaksana Tugas Dinas SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal, Kasudin SDA Jakarta Utara Santo dan Lurah Kelapa Gading Barat Suci Cyntia Pola Putri. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XHp9T6
March 06, 2019 at 06:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XHp9T6
via IFTTT
Share:

Baznas Labuhanbatu Bantu Pemerintah Entaskan Kemiskinan

Ada lima program Baznas Labuhanbatu yang diselaraskan dengan pemerintah kabupaten

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Ketua Baznas Labuhanbatu, Erwin Siregar menjelaskan ada lima program yang diselaraskan dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, yakni program Labuhanbatu sejahtera dan makmur melalui modal usaha kepada 270 keluarga fakir miskin, selanjutnya program pendidikan kepada 600 siswa miskin, program Labuhanbatu sehat dan program kemanusiaan.

Pihaknya menyalurkan zakat sebanyak Rp103,4 juta di Kecamatan Pangkatan dengan rincian, sejumlah 60 orang fakir Rp300 ribu/orang, sebanyak 280 orang miskin Rp250 ribu/orang.

Bantuan renovasi rumah kepada warga Desa Alur Naga Kecamatan Pangkatan sebesar Rp10 juta dan bantuan kesehatan kepada warga Rp1 juta.

Selanjutnya, penyaluran zakat kepada lima siswa tingkat SLTA sebanyak Rp300 ribu/orang, siswa SLTP sebanyak enam orang Rp250 ribu/orang, sejumlah 12 orang siswa SD Rp200 ribu/orang dan bantuan kepada 6 orang bilal mayit Rp200 ribu/orang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VFBPby
March 06, 2019 at 06:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VFBPby
via IFTTT
Share: