Showing posts with label February 17. Show all posts
Showing posts with label February 17. Show all posts

Sunday, February 17, 2019

Dua Capres Akur Soal Sawit, Nobar di Walhi Pun Meriah

Dua capres akur dalam berbicara soal kelapa sawit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suasana nonton bareng (nobar) di kantor Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Jakarta, Ahad (17/2) malam, menjadi lebih meriah, Penyebabnya saat dua calon presiden (capres) akur berbicara soal kelapa sawit dalam debat capres putaran kedua.

Area nobar yang digelar Koalisi Golongan Hutan yang sebelumnya hening tiba-tiba menjadi riuh dengan tawa oleh puluhan aktivis dan milenial peduli lingkungan. Itu setelah mendengar jawaban Capres Prabowo Subianto yang menutup pertanyaan terkait komoditas sawit. "... kita akan genjot sawit, aren, kasava untuk bisa dimanfaatkan (untuk biofuel)," kata Prabowo.

Sebelumnya ia juga mengatakan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas penting yang menjanjikan, bisa untuk biofuel. Dia membenarkan ada pengembangan biofuel B20, namun Brasil sudah mampu mencapai B90. Menurut Prabowo, pemanfaatan sawit bisa lebih lagi untuk meningkatkan pemasukan untuk petani.

Sedangkan petahana, Capres Joko Widodo sebelumnya mengatakan akan mengurangi energi fosil dengan menaikkan pemanfaatan minyak kelapa sawit untuk bahan bakar nabati (BBN) B100. Ia menyebutkan produk kelapa sawit saat ini sudah mencapai 46 juta ton per tahun dan melibatkan 16 juta petani di Indonesia.

Pengembangan sawit untuk BBN B20 sudah mencapai 98 persen, dan akan digenjot menjadi B100. Pengembangan tersebut sudah direncanakan supaya pemenuhan energi tidak lagi tergantung bahan bakar fosil.

Manajer Kampanye Keadilan Iklim Eksekutif Nasional Walhi Yuyun Harmono mengaku cukup kecewa dengan rencana pengembangan biofuel B100 tersebut. Ini menjadi catatan penting, karena ada kekhawatiran pengalihan emisi dari fosil ke sektor lahan mengingat pengembangannya akan membutuhkan lahan yang sangat luas.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Partnership for fovernance Reform (Kemitraan) Monica Tanuhandaru mengatakan keduanya masih mendorong penggunaan sawit untuk bahan bakar. Namun barang kali justru menempatkan Indonesia ke posisi rentan.

Menurut dia, tidak ada yang salah dengan kelapa sawit, apalagi jika dikonversi ke energi. Tapi risiko jumlah lahan yang digunakan untuk pengembangannya dikhawatirkan menempatkan rakyat pada posisi rentan.

Sedangkan Plt Direktur Eksekutif Koaksi Indonesia Nuly Nazlia juga mengkhawatirkan rencana pengembangan bahan bakar B100. Dia mengatakan, untuk produksi B30 saja membutuhkan luasan sekitar empat juta hektare (ha) lahan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SFIEN6
February 17, 2019 at 11:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SFIEN6
via IFTTT
Share:

Jokowi: Tidak Ada yang Saya Takuti untuk Kepentingan Negara

Jokowi menyebut pernah menutup Petral dalam rangka mengusir mafia migas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan pernyataan pamungkas bahwa tidak ada yang ia takuti bila untuk kepentingan negara. Jokowi mengatakan hal tersebut untuk menutup pernyataan pamungkas dalam debat capres kedua.

"Tidak ada yang saya takuti, untuk kepentingan masyarakat dan negara, kecuali Allah," kata Jokowi dalam Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Jakarta, Ahad (17/2) malam.

Jokowi menyebutkan pernah menutup Pertamina Energy Trading Limited (Petral) dalam rangka mengusir mafia minyak dan gas bumi (migas). Capaian yang ia sebutkan di antaranya adalah alih kelola blok Masela, Blok Mahakam dan perusahaan tambang emas Freeport Indonesia.

Jokowi mengatakan hal tersebut didapatkan dari pengalaman memimpin kota sebagai wali kota. Selain itu, ia juga menyebutkan pernah memimpin provinsi sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Butuh ketegasan dan keberanian dalam menjadi seoarang pemimpin," tegas Jokowi.

Debat capres kedua yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, terdiri dari enam segmen, di mana pada segmen pertama kedua capres akan dipersilakan mengambil pertanyaan secara acak.

Berdasarkan susunan acara debat kedua yang beredar di kalangan wartawan, pada segmen pertama, masing-masing capres akan menjelaskan visi-misi. Kemudian mereka akan mengambil pertanyaan terkait tema infrastruktur, energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup yang akan ditanyakan pada segmen-segmen berikutnya.

Pada segmen kedua, para capres akan mendalami visi-misi terkait infrastruktur serta energi dan pangan. Pada segmen ketiga, para capres akan mendalami visi-misi terkait sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Dalam segmen kedua dan ketiga, masing-masing capres diberikan waktu untuk saling menanggapi visi-misi lawan. Kemudian pada segmen keempat, akan berlangsung debat eksploratif. Dimana pertanyaan yang telah disusun panelis telah diaktualisasikan dalam bentuk video, dan akan ditanggapi para capres.

Pemilihan video dilakukan secara acak oleh Ketua KPU RI pada segmen pertama.

Selanjutnya pada segmen kelima masing-masing capres berhak mengajukan pertanyaan kepada lawannya secara bebas namun pertanyaan tetap harus seputar tema debat. Di bagian akhir yakni segmen enam, para capres akan memberikan pernyataan penutup.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BFkTdk
February 17, 2019 at 11:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BFkTdk
via IFTTT
Share:

Jokowi: Penenggelaman Kapal Dongkrak Produktivitas Nelayan

Sepanjang 4,5 tahun memimpin, ada 7.000 lebih penangkapan kapal asing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Presiden Nomer Urut 01, Joko Widodo menjelaskan salah satu bentuk langkah pemerintah untuk bisa meningkatkan produktivitas nelayan adalah menindak tegas aksi illegal fishing dan kapal kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Jokowi memerinci, sepanjang 4,5 tahun ia memimpin ada 7.000 lebih penangkapan kapal asing.

Ia juga menjelaskan 488 kapal di antaranya sudah ditenggelamkan. Ia menjelaskan, hal ini menjadi salah satu cara agar nelayan bisa meningkatkan produktifitas.

"Masa depan ekonomi negara kita indonesia, kta sudah mengejar 7.000 penangkapan kapal asing dan illegal fishing di perairan kita 488 kapal yang sudah kita tenggelamkan. Itu kesempatan kita untuk memanfaatkan sumberdaya alam agar mereka bisa lebih sejahtera," ujar Jokowi di debat putaran kedua, Ahad (17/2).

Jokowi menjelaskan selain mendapatkan kesempatan untuk bisa meningkatkan produktivitas, pemerintah juga mendukung kesejahteraan nelayan dengan memberikan akses pendanaan melalui bank mikro yang melayani pinjaman modal untuk nelayan.

"Bank-bank mikro nelayan itu hingga hari ini sudah menyalurkan kredit yang cukup untuk nelayan. Akses modal yang selama ini tidak mereka dapatkan aksesnya," ujar Jokowi.

Jokowi pun tidak menampik persoalan nelayan memang tidak berhenti sampai saat ini saja. Ia tak menampik jika masih ada persoalan yang membelenggu nelayan. Hanya saja, kata Jokowi, pihaknya tidak kemudian tutup telinga dan hanya menerima laporan saja. Ia menjelaskan pihaknya akan berusaha untuk bisa menyelesaikan persoalan yang belum selesai pada waktu mendatang.

"Jam 12 malam pak saya ke tambak lorok untuk lihat keadaan sebetulnya petani. Ya kalau memang ada hal-hal yang kurang dan belum kita lakukan, itu proses koreksi yang musti kita betulkan. Ada yang belum dan sudah kita kerjakan," ujar Jokowi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TUERbh
February 17, 2019 at 11:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TUERbh
via IFTTT
Share:

Wiranto Jelaskan Ledakan Saat Debat Capres

Ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan pada saat debat berlangsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menjelaskan soal kejadian ledakan pada saat pelaksanaan debat kedua Pilpres, Ahad (17/2). Dia menegaskan tidak ada korban jiwa dan materi akibat ledakan itu.

Menurut Wiranto, dirinya sudah mengetahui berita ledakan dari Kapolda Metro Jaya. "Saya mendengar ada Kapolda, ada Pangdam. Sudah menjelaskan kepada saya. Itu ledalan dari petasan yang besar, tidak ada korban manusia, korban materi, " ujar Wiranto kepada wartawan di Hotel Sultan, Ahad malam.

Dia menduga, ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan pada saat debat berlangsung. Karena itu, Wiranto memastikan kondisi saat ini aman. "Ancaman dari mana? Tidak. Biarkan saja," tegas Wiranto.

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi. Sebab, setelah dilakukan identifikasi di lokasi, ledakan bersumber dari mercon besar.

"Tidak usah mengada-ada. Sementara penjelasan dari Kapolda yang langsung. masuk ke wilayah ledakan itu, diidentifikasi ledakan dari mercon besar. maksud bagaimana kita dalami lag," tegas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SVG197
February 17, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SVG197
via IFTTT
Share:

Pengamat: Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Grasah-grusuh

Pembangunan infrastruktur juga dinilainya kurang efisien

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh calon presiden petahana Joko Widodo tidak efisien. Terkait hal ini, Ketua Masyarakat Infrastruktur Indonesia Harun Alrasyid Lubis mengatakan hal itu antara lain disebabkan adanya penunjukan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), alih-alih melibatkan swasta.

Menurut Harun Alrasyid, seharusnya pembangunan infrastruktur dilakukan melalui proses tender. Hal itu supaya terjadi kompetisi yang sehat.

"Khususnya yang infrastruktur lewat Perpres (peraturan presiden), penunjukan BUMN. (Sebagai contoh) LRT karena tidak ada kompetisi atau tender, jadi harga menjadi tidak kompetitif," ujar Harun Alrasyid Lubis kepada Republika.co.id, Ahad (17/2).

Dia menambahkan, pemerintah pada masa mendatang hendaknya memperbaiki sistem tender dalam berbagai pembangunan infrastruktur. Melalui sistem tender yang baik, maka dapat memberikan harga yang lebih baik, sehingga cenderung menghemat dari sisi pembiayaan.

"Tapi kan kemarin grasah-grusuh, mau cepat, akhirnya memang menyisakan risiko," kata Harun kemudian.

DItegaskannya, pembangunan infrastruktur harus diperhitungkan secara hati-hati supaya bisa dilakukan secara berkelanjutan. Mesti ada pula Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, mulai dari aspek perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan, untuk kemudian pemeliharaan.

Di satu sisi, pembangunan infrastruktur memang penting untuk Indonesia bila ingin menjadi negara maju. Namun, perlu target yang realistis. Menurut dia, saat ini ada 225 daftar proyek pembangunan infrastruktur. Jumlah itu dinilainya menandakan pemerintah saat ini terlalu ambisius.

Baca juga: 'Infrastruktur Harus untuk Rakyat, Bukan Sebaliknya'

Sebelumnya, penantang kubu pejawat mengkritik pembangunan infrastruktur pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu disampaikan Prabowo Subianto dalam kesempatan debat Pilpres 2019 putaran kedua, Ahad (17/2) malam.

Menurut calon presiden (capres) nomor urut 02 itu, infrastruktur harus dibangun demi kepentingan rakyat. Oleh karena itu, dia menggarisbawahi pentingnya keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan infrastruktur.

"Banyak infrastruktur yang dikerjakan, dilaksanakan dengan grasah-grusuh. Tanpa feasibility study yang benar dan ini mengakibatkan banyak proyek infrastruktur yang tidak efisien, yang rugi, bahkan sangat sulit untuk dibayar," papar Prabowo di hadapan Jokowi dalam acara debat di The Sultan Hotel, Jakarta, Ahad (17/2).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N9a7AE
February 17, 2019 at 11:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N9a7AE
via IFTTT
Share:

Jokowi: Banyak Ladang Minyak Lepas Pantai Belum Tergarap

Jokowi akan mendorong ladang minyak memberi pendapatan yang banyak ke kas negara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo menyoroti sektor hulu migas nasional. Ia menyatakan bahwa banyak sekali ladang minyak di lepas pantai yang belum tereksplorasi dengan baik di kawasan perairan nasional.

"Kita dorong agar ladang-ladang minyak memberi manfaat dan pendapatan yang banyak kepada negara," kata Jokowi dalam Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Jakarta, Ahad (17/2).

Selain itu, ujar dia, juga diperlukan infrastruktur yang terkait dengan pengembangan sektor kelautan secara besar-besaran. Ia mencontohkan mengenai program tol laut yang telah lama dikerjakan selama ini oleh pemerintah untuk membangun konektivitas Nusantara.

Debat capres putaran kedua ini diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Minggu (17/2) malam, yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB. Tema yang diangkat pada debat kedua tersebut adalah infrastruktur, energi dan pangan, serta sumber daya alam dan lingkungan hidup.

-------

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BFh9su
February 17, 2019 at 11:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BFh9su
via IFTTT
Share:

Kherbet Ghazale, Kota Tua Suriah Saksi Bergulirnya Peradaban

Kherbet Ghazale memiliki peradaban yang maju sejak era Romawi hingga saat ini

REPUBLIKA.CO.ID, DARAA – Kota tua Kherbet Ghazale yang menyimpan banyak peninggalan benda-benda bersejarah menjadi saksi pentingnya tempat yang berada di kawasan Horan, Daraa Suriah.  

Menurut Kepala penggalian arkeologi, Wael Kiwan, kota tua Kherbet Ghazale memiliki peradaban yang maju sejak era Romawi hingga saat ini. 

Rumah-rumah kuno yang terbuat dari batu bata hitam dan lengkungan kubah telah bergaya Romawi menjadi salah satu contoh Pemukiman itu berdiri era Romawi.  

Beberapa bangunan kuno di wilayah itu seperti kastil Bizantium, Rumah Al Bdeiwis, dan Rumah kuno Al Omor. Menurut Kiwan kota tua Kherbet  Ghazale mengalami perkembangan pesat di era Islam. 

“Kota itu berkembang pesat di era Islam contohnya untuk bangunan bersejarah sejak zaman itu yakni Masjid Al Omari. Kota tua itu sangat penting karena lokasinya di jalur kereta api al Hijaz,” kata Kiwan seperti dilansir Sana pada Sabtu (16/2). 

Kherbet Ghazale terletak di bagian timur laut provinsi Daraa di wilayah selatan, 20 km dari provinsi di samping jalan raya internasional.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TOdEqJ
February 17, 2019 at 11:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TOdEqJ
via IFTTT
Share:

In Picture: KPU Gelar Debat Kedua Calon Presiden

Tema debat : energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menggelar debat kedua calon presiden di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/2) malam.

Debat kedua ini mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. 

Dalam debat kedua ini hanya diikuti oleh kedua calon presiden tanpa didampingi oleh calon wakil presiden.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GydeBQ
February 17, 2019 at 11:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GydeBQ
via IFTTT
Share:

TKN: Hasil Debat Kedua Tentukan Preferensi Swing Voter

Pemaparan viai misi tahap kedua akan mengubah pemilih golput untuk menentukan pilihan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto mengatakan, penyampaian visi misi kedua pasangan calon (paslon) merupakan podium yang akan menentukan preferensi pilihan bagi kelompok swing voters. Dia mengatakan, pemaparan viai misi itu juga akan mengubah pemilih golput untuk menentukan pilihan mereka.

"Kami meyakini bahwa dari pemaparan visi misi awal capres tersebut, Jokowi lebih menampilkan problematika bangsa dan menjawab agenda solusi, bukan retorika," kata Hasto Kristiyanto di Jakarta, Ahad (17/2).

Menurut Hasto, Prabowo lebih banyak menyampaikan persoalan dengan solusi yang hanya mengulang rekomendasi PBB sebagaimana pada 2014 lalu. Dia mengatakan, sementara Jokowi benar-benar mengungkap pentingnya energi terbarukan dan keberhasilannya di dalam mengatasi kebakaran hutan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Sekretaris Jendral PDIP ini melanjutkan, gagasan tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dan pengendalian sampah plastik adalah contoh lain bagaimana Jokowi berbicara persoalan faktual. Dia mengatakan, sementara untuk kesekian kalinya Prabowo mengungkapkan swasembada air.

Hasto mengatakan, swasembada air tanpa penjelasan dan agenda menjalankannya menjadi bukti bahwa Prabowo cenderung mengulang masalah lama dan miskin pengalaman. Dia melanjutkan, nampak Jokowi lebih memahami persoalan bangsa.

"Visi misi capres tersebut menjadi awal penilaian agenda strategis kedua paslon," kata Hasto lagi.

Hasto berharap berharap agar para pakar dan pengamat dapat memberikan penilaian obyektif tentang kualitas kedua calon. Dia mengatakan, obyektivitas para pakar sangat diperlukan mebgingat Indonesia harus dipimpin pleh sosok visioner, namun memiliki kemampuan teknokratis dan manajerial untuk menyelesaikan masalah pokok bangsa tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EeXfq0
February 17, 2019 at 10:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EeXfq0
via IFTTT
Share:

Naomi Osaka Putus Hubungan dengan Sang Pelatih

Selain Osaka, Bajin pernah bertandem dengan sejumlah petenis putri kelas dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, Entah apa yang terjadi dengan Naomi Osaka. Petenis putri nomor satu dunia itu memutuskan hubungan dengan pelatih Sascha Bajin.

Melalui media sosial, sosok berkebangsaan Jepang itu mengumumkan keputusannya. Tak lupa, ia menyelipkan kata-kata respek untuk eks mentornya tersebut.

"Saya tidak akan lagi bekerja sama dengan Sascha. Saya berterima-kasih padanya atas semua karyanya. Saya berharap ia mendapat hal terbaik di masa depan," kata Osaka dikutip dari BBC, awal pekan ini.

Bajin berhasil menaikkan level Osaka. Sekitar dua tahun lalu, pemilik dua gelar grand slam itu menghuni peringkat ke-72 dunia. Tapi kini, petenis yang menetap di Florida, Amerika Serikat, tersebut berada di puncak dunia.

Karena keberhasilan tersebut, Bajin jadi pelatih WTA terbaik 2018. Pada kesempatan serupa, ia membalas respek dari Naomi. Tokoh 34 tahun mengaku bangga, terlibat dalam perjuangan sang jawara. "Perjalanan yang sangat menyenangkan. Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi bagian dari ini," ujar Bajin.

Belum diketahui, penyebab putusnya hubungan antara pemain dan pelatih itu. Namun sangat disayangkan. Selain bersama Naomi, Bajin pernah bertandem dengan sejumlah petenis putri kelas dunia, seperti Serena Williams, Victoria Azarenka, dan Caroline Wozniacki.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TSZhl5
February 17, 2019 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TSZhl5
via IFTTT
Share:

Prabowo tak Ingin Terus Diadu dengan Jokowi

Jika memang tidak ada perbedaan yang perlu dibahas, maka tak perlu diadu lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, tak banyak berbeda pendapat dengan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, saat menjawab pertanyaan soal pencemaran lingkungan. Ia juga mengatakan, jangan terus diadu jika memang tidak ada perbedaan pendapat.

"Saya kira cukup masalah ini ya. Untuk apa bertele-tele lagi. Dalam hal ini kita sama ingin berantas pencemaran lingkungan," ujar Prabowo dalam debat di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Ahad (17/2).

Prabowo juga mengatakan, ia tak ingin diadu terus-menerus dengan Jokowi terkait pandangan masing-masing. Menurutnya, jika memang tidak ada perbedaan yang perlu dibahas, maka tak perlu diadu lagi. "Kalau beda, jangan kita dibikin diadu-adu terus. Kalau tidak ada banyak perbedaaan, buat apa kita ribut lagi Pak?" kata Prabowo sembari tertawa kepada Jokowi.

Mendengar pernyataan dari Prabowo, Jokowi tersenyum dan tak banyak menanggapi. Calon petahana itu mengambil mic dari mejanya dan menjawab setuju dengan apa yang dikatakan oleh Prabowo. "Ya, saya setuju saja," ungkap Jokowi.

Dalam debat eksploratif tersebut, mereka membahas soal pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh pertambangan. Di mana masih ada lubang bekas tambang yang belum direklamasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V5H581
February 17, 2019 at 10:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V5H581
via IFTTT
Share:

5 Anggota Brimob Kalsel Bergabung di Pasukan Perdamaian

Para personel tersebut akan ditempatkan di Afrika Tengah dan Sudan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN— Sebanyak lima personel dari Satuan Brimob Polda Kalimantan Selatan terpilih dan tergabung dalam Satgas Misi Perdamaian Dunia di bawah organisasi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN).

"Alhamdulilah tahun ini lima personel kami terpilih dalam kontingen Satgas Polri untuk melaksanakan tugas ke beberapa negara rawan konflik," kata Komandan Satuan Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Ardiansyah Daulay di Banjarmasin, Ahad (17/2) .

Dia mengatakan, kelima personel itu telah berangkat menuju masing-masing tempat penugasan, di antaranya ke Afrika Tengah untuk Satgas FPU I MINUSCA dan ke Darfur Sudan untuk Satgas Garbha II FPU 11 UNAMID.

"Untuk Satgas MINUSCA ada Iptu Sunardi sebagai Danru 3 Pleton SWAT, Brigadir Dhuta Galih dan Brigadir M. Maulida Ayani. Sedangkan Satgas Garbha UNAMID ada Brigadir Hidayatullah dan Briptu M Modasir," jelas Daulay kepada Antara.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani mengaku bangga atas terpilihnya personel Polri di Banua, sehingga turut membawa nama harum daerah di kancah dunia.

"Suatu prestasi membanggakan bagi personel yang terpilih karena tentunya melalui seleksi yang begitu ketat. Saya sebagai Kapolda memberikan apresiasi tinggi dan semoga sukses dalam tugas serta keluarga diharapkan selalu mendukung dan berdoa, karena keluarga adalah pemberi motivasi dan semangat," ucap Kapolda.

Upacara pemberangkatan Satgas Garbha II FPU 11 UNAMID dan Satgas FPU I MINUSCA sendiri telah berlangsung pada 14 Februari 2019 dengan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjadi Irup di Rupattama Mabes Polri.

Pada tahun ini Polri mengirimkan pasukan FPU sebanyak 401 personel dengan rincian 345 polisi laki-laki dan 56 polisi wanita.

Satgas FPU I MINUSCA sebanyak 140 personel, antara lain 126 polisi laki-laki dan 14 polisi wanita yang ditempatkan Afrika Tengah. 

Selain itu, Polri juga mengirimkan Satgas Garbha II FPU 11 UNAMID sebanyak 180 personel yang terdiri 165 polisi laki-laki dan 15 polisi wanita yang bertugas di Darfur Sudan serta IPO (Individual Police Officer) sebanyak 81 personel, antara lain 54 polisi laki-laki dan 27 polisi wanita.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ts6n4d
February 17, 2019 at 10:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ts6n4d
via IFTTT
Share:

Jokowi: Saya Kerap ke Kampung Nelayan

Jokowi menginginkan adanya kebijakan yang tepat untuk nelayan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyatakan dirinya kerap meninjau ke kampung-kampung nelayan untuk melihat tingkat kesejahteraan nelayan di berbagai daerah. Bahkan Jokowi menceritakan bahwa ia pernah ke kampung nelayan pada sekitar pukul dua malam hanya berdua dengan sopirnya.

"Saya melihat hampir setiap minggu, setiap bulan ke kampung nelayan," kata Jokowi dalam Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Jakarta, Ahad (17/2).

Menurut Jokowi, ia pernah ke kampung nelayan di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah, pada sekitar pukul dua malam untuk memastikan bagaimana kondisi nelayan  di lapangan. Jokowi menyatakan bahwa ia menginginkan adanya kebijakan yang tepat untuk nelayan termasuk membangun Bank Mikro Nelayan.

Debat capres putaran kedua ini diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Ahad (17/2) malam, yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB. Tema yang diangkat pada debat kedua tersebut adalah infrastruktur, energi dan pangan, serta sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SFp97l
February 17, 2019 at 10:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SFp97l
via IFTTT
Share:

Bruno Matos Rindukan Sosok Simic

Pemain asal Brasil itu berharap kasus yang menimpa Simic di Australia segera selesai.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Gelandang Persija Jakarta Bruno Matos merindukan kehadiran rekannya, Marko Simic, di tim. Ini terjadi usai Persija itu ditahan imbang 2-2 oleh Tira-Persikabo di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2018/2019.

"Simic bisa membantu kami menjadi lebih baik," ujar Matos di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Ahad (17/2).

Pemain asal Brasil itu pun berharap kasus yang menimpa Simic di Australia segera selesai. Marko Simic diduga melakukan pelecehan dalam penerbangan menuju Australia dan tidak boleh meninggalkan Negeri Kanguru sampai setidak-tidaknya 9 April 2019 atau saat ia menjalani sidang kedua.

Matos mengaku tidak sabar kembali bekerja sama dengan pemain Kroasia berusia 31 tahun tersebut. "Semoga masalah Simic cepat tuntas," jelas dia.

Bruno Matos menyelamatkan Persija dari kekalahan dengan dua golnya ke gawang Tira-Persikabo di leg perdana babak 16 besar Piala Indonesia 2018-2019 yang berakhir dengan skor 2-2. Dua gol Matos dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Ahad, dicetak pada menit ke-39 dan menit ke-79 (penalti).

Sampai akhir babak pertama, Tira-Persikabo sejatinya unggul 2-1 berkat gol Loris Arnaud di menit ke-37 dan Ciro Henrique di menit ke-45.

Dua gol tandang membuat Persija dalam posisi diuntungkan di pertandingan leg kedua yang akan berlangsung di markas Persija, Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/2), mulai pukul 19.00 WIB.

Skuat Macan Kemayoran hanya butuh hasil imbang dengan maksimal skor imbang 1-1 untuk lolos ke perempat final Piala Indonesia 2018/2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DMUv1B
February 17, 2019 at 10:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DMUv1B
via IFTTT
Share:

Ditagih Janji Setop Impor,Jokowi Klaim untuk Stabilkan Harga

Jokowi menyebut meski masih ada impor, namun angkanya terus ditekan setiap tahunnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keseruan debat calon presiden (capres) pada Ahad (17/2) malam ini kembali muncul di segmen kelima saat masing-masing kandidat diizinkan untuk bertanya. Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya kepada capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi), soal janjinya saat kampanye pilpres 2014 lalu bahwa ia akan menyetop impor.

Prabowo mempertanyakan sikap Jokowi sebagai presiden yang justri membuka keran impor di era pemerintahannya. "Ternyata dalam 4 tahun memimpin, bapak banyak sekali impor. Ada datanya semua. Ini terus terang saja, yang kami dengar sangat memukul kehidupan petani kita. Petani tebu, panen tapi gula dari luar masuk dalam jumlah yang sangat besar. Jutaan ton," ujar Prabowo, Ahad (17/2).

Menjawab lontaran pertanyaan dari Prabowo, Jokowi memilih menjelaskan dengan data impor jagung. Jokowi menyebut bahwa meski masih ada impor, namun angkanya terus ditekan dari tahun ke tahun.

Jokowi membacakan data bahwa impor jagung tahun 2014 lalu sebesar 3,5 juta ton. Angka ini terus menyusut hingga menjadi 180 ribu ton pada 2018 lalu.

Artinya, lanjut Jokowi, ada peningkatan produksi jagung sebesar 3,3 juta ton dalam kurun waktu 4 tahun belakangan.

Jokowi menambahkan argumennya dengan data produksi beras. Tahun 1984 silam, ujarnya, Indonesia berhasil swasembada beras dengan angka produksi 21 juta ton per tahun.

Namun angka produksi beras tahun 2018 lalu melonjak menjadi 33 juta ton per tahun. Dari angka itu, kebutuhan konsumsi Indonesia sebesar 29 juta ton per tahun. Artinya ada surplus sebesar 2,8 juta ton beras per tahun.

"Kenapa impor, karna impor untuk jaga ketersediaan stok dan stabilitasi harga, cadangan bencana, dan gagal panen. Cadangan kalau kena hama. tanpa itu berat," jelas Jokowi.

Namun Prabowo memandang bahwa jawaban Jokowi terdengar 'sering disampaikan'. Prabowo kembali mempertanyakan penjelasan Jokowi bahwa produksi beras Indonesia sudah surplus. Lantas, ujar Prabowo, bila memang surplus mengapa masih harus impor?

"Strategi yang kita lakukan beda. Kita ingin berdayakan produsen kita sendiri. Kalau memang sudah kelebihan setok kenapa harus impor? Apakah tidak lebih baik devisa itu dihemat dan digulirkan kita buka lahan baru, bantu benih, pupuk. Pupuk sampai ke petani," ujar Prabowo.

Prabowo bahkan mengingatkan Jokowi bahwa Menteri Perdagangan di era pemerintahan saat ini telah mengubah keputusan menteri. Prabowo menyebutkan bahwa di masa lalu pemerintah dilarang melakukan impor dalam waktu sebulan sebelum panen hingga dua bulan setelah panen.

"Sekarang boleh impor pak. Ini yang dikelukan petani kita di mana-mana dan ini masalah mendasar," kata Prabowo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X8RfGA
February 17, 2019 at 10:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X8RfGA
via IFTTT
Share:

Jokowi: BUMN Perikanan Bantu Serap Ikan Nelayan

Perindo dan Perinus sudah sangat membantu untuk membeli berbagai sumber daya perikana

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa berbagai BUMN sektor perikanan yang ada di Nusantara sangat membantu dalam menyerap pasokan ikan yang telah ditangkap nelayan. Jokowi mengemukakan hal tersebut setelah Prabowo menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun BUMN bidang perikanan bila terpilih.

"Mungkin Bapak (Prabowo) belum tahu kita punya yang namanya Perindo dan Perinus," kata Jokowi dalam Debat Capres 2019 Putaran Kedua di Jakarta, Ahad (17/2).

Menurut Jokowi, Perindo dan Perinus sudah sangat membantu untuk membeli berbagai sumber daya perikanan yang dibeli dari tangkapan rakyat.

Debat capres putaran kedua ini diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Ahad (17/2) malam, yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB. Tema yang diangkat pada debat kedua tersebut adalah infrastruktur, energi dan pangan, serta sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GubaL5
February 17, 2019 at 10:34PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GubaL5
via IFTTT
Share:

Madura United Gunduli Sriwijaya FC 5-0

Tuan rumah fokus pada permainan dengan mengandalkan kerja sama antarpemain.

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Madura United FC menaklukkan Sriwijaya FC dengan skor 5-0 pada laga leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Ahad (17/2) malam. Sejak pertandingan babak pertama dimulai, Laskar Sape Kerrap terlihat tampil dominan.

Sriwijaya sesekali berupaya melakukan serangan balik dan keluar dari tekanan Madura United. Namun, selalu berhasil dipatahkan.

Pada babak pertama, tim tuan rumah unggul dengan skor 3-0 yang dicetak oleh Jaimerson Da Silva Xavier, Andik Vermansyah, dan Greg Nwokolo. Pada babak kedua, Sriwijaya berupaya mempersempit ketertinggalan atas tim tuan rumah, namun belum berhasil mencetak gol. Sebaliknya, Laskar Sape Kerrap berhasil menambah satu gol melalui tendangan Andik Vermansyah sehingga skor berubah menjadi 4-0.

Skor yang terpaut jauh ini membuat pelatih Sriwijaya Hartono Ruslan berupaya menambah daya gedor dengan memasukkan Ahmad Fatoni Usman untuk menggantikan Adistya Wicaksana menjelang berakhirnya babak kedua.

Namun pergantian pemain ini tidak berarti karena hanya dalam hitungan menit setelah Ahmad Fatoni bergabung dengan Laskar Wong Kito, Madura kembali berhasil mencetak gol melalui tendangan Aleksandar Rakic. Skor 5-0 untuk Madura United tidak berubah hingga peluit panjang ditiup oleh wasit Abdul Rahman Salasa.

"Kekalahan ini akan menjadi evaluasi kami untuk menghadapi laga berikutnya," kata pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan seusai pertandingan.

Sementara, pelatih Madura United FC Dejan Antonic menyatakan, kemenangan Madura United atas Sriwijaya kali ini tidak lepas dari kerja keras dan upaya anak asuhnya untuk fokus pada permainan dengan mengandalkan kerja sama antarpemain. "Tapi ini bukan berarti Madura sudah bagus. Perbaikan akan terus kami lakukan agar bisa lebih baik lagi," kata dia menjelaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IkxxVf
February 17, 2019 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IkxxVf
via IFTTT
Share:

Pesan Rasulullah: Ajarkan kepada Anakmu 3 Perkara

Kalau sudah cinta Nabi dan keluarganya, yang lahir adalah ketaatan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK – Rasulullah mengingatkan setiap Muslim agar mengajarkan cinta Nabi dan keluarga Nabi, kepada anak-anaknya. “Rasulullah bersabda, yang intinya adalh ajarkan kepada anak  tiga  perkara. Yakni, cinta kepada nabimu, cinta kepada keluarga nabi, dan ajarkan membaca Alquran,” kata Ustaz Saroni SAg, MPd saat mengisi tausiyah peringatan Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian dan peluncuran Pondok Pesantren Darul Akhyar, Kampung Parungbingung, Depok, Ahad (17/2).

Saroni menambahkan, ketiga hal di atas sangat penting.  “Sebab,  bila tiga  perkara ini ada pada seseorang, maka  yang terjadi adalah anak akan cinta dan patuh kepada orang tua, serta  sayang kepada kawan dan guru; suami sayang istri dan istri akan sayang suami;  semua kita akan sayangke pada saudara,” ujar Saroni yang juga Pimpinan Ponpes Said Yusuf, Kampung Parungbingung, Depok, melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (17/2).

Lalu, kenapa harus cinta yang diutamakan? “Sebab, kalau sudah cinta,  maka yang timbul adalah  ketaatan,” tutur Saroni.

Pimpinan Ponpes Darul Akhyar, KH Dr Syamsul Yakin MA mengutarakan, dalam kesempatan tersebut Ponpes Darul Akhyar mengundang lima penceramah yang semuanya putra asli Kampung Parungbingung.  Mereka adalah  Drs K H Muhtaji Matridi, KH Syaroni N SAg, MPd, KH Damronih Lc,  Ustaz Firkah Maulana HM, dan  Ustazah Hj Ruwaitoh M. 

“Alhamdulillah, Kampung Parungbingung, Depok telah melahirkan banyak ulama level nasional. Semoga dengan adanya Ponpes Darul Akhyar, akan lebih banyak lagi ulama yang lahir dari Parungbingung. Baik putra asli Parungbingung, maupun mereka yang berasal dari manapun yang menuntut ilmu di pondok-pondok pesantren yang ada di Parungbingung,” tutur Syamsul Yakin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V9yott
February 17, 2019 at 10:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V9yott
via IFTTT
Share:

Di Kandang Sendiri, Real Madrid Dipermalukan Girona 1-2

Solari membangkucadangkan Vinicius J setelah 12 kali turun di starting eleven.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Perburuan gelar juara La Liga Spanyol, Real Madrid, semakin berat ketika menemui kekalahan yang mengejutkan atas Girona 1-2 di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, Madrid, Ahad (17/2). Madrid, yang kini berjarak sembilan poin dari pemimpin klasemen Barcelona, tak hanya gagal mengamankan poin namun kapten Sergio Ramos juga diusir ke luar lapangan menjelang peluit panjang.

Padahal Madrid sedang mengincar kemenangan enam kalinya berturut-turut di liga ketika sundulan Casemiro, yang memanfaatkan umpan silang Toni Kroos, membuka keunggulan bagi Madrid di menit ke-25.

Namun Girona, yang belum pernah menang di liga sejak November tahun lalu, membalas gol Madrid di babak kedua pada menit ke-65 lewat tendangan penalti karena handsball Ramos yang kemudian dieksekusi dengan baik oleh Cristhian Stuani.

Striker Spanyol Cristian Portu membuat gol kedua bagi Girona 10 menit kemudian. Bola tembakan Anthony Lozano dari sayap kiri ditepis oleh kuper Thibaut Courtois, Portu pun menyambut bola muntah itu untuk gol penentu kemenangan Girona.

Gareth Bale dan Vinicius Jr yang masuk di babak kedua menyia-nyiakan kesempatan untuk menyamakan kedudukan dan malam menjadi semakin suram bagi Madrid ketika Ramos diganjar kartu kuning kedua di akhir babak kedua. Itu merupakan kali ke-25 Ramos diusir ke luar lapangan ketika membela Madrid.

Pelatih Santiago Solari membuat perubahan enam pemain dari formasi Madrid ketika mengalahkan Ajax 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Solari membangkucadangkan Vinicius J setelah 12 kali turun di starting eleven dan juga Bale.

Namun mungkin kesalahan terbesarnya adalah memainkan bek kiri Marcelo yang kurang fit sejak terakhir kali tampil pada 6 Januari. Girona memanfaatkan hal tersebut untuk menyerang dari sayap di babak kedua. Portu bisa bergerak bebas dan beberapa kali mengancam gawang Madrid sebelum membuat gol penentu kemenangan Girona.

Courtois hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-95. Menyambut bola tendangan bebas, sundulan kepala kiper asal Belgia itu masih melebar.

Girona bermain percaya diri setelah gol penyeimbang. Sementara, Madrid kurang bisa mengendalikan diri untuk bisa bangkit dari ketertinggalan di pertandingan itu.

Hingga pekan ke-24, Madrid berada di peringkat tiga klasemen dengan 45 poin, sementara Barcelona di puncak dengan 54 poin diikuti oleh Atletico Madrid dengan 47 poin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V21B9p
February 17, 2019 at 10:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V21B9p
via IFTTT
Share:

Jokowi Sebut Pemerintahnya tidak Bagi Lahan Milik Prabowo

Pemerintah sudah membagikan konsesi lahan hutan sosial hingga hak ulayat 2,6 juta ha

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintahnya tidak ikut membagikan sejumlah hektare lahan kepada calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Jokowi saat menanggapi Prabowo terkait pemberian konsesi lahan guna mewujudkan reforma agraria dalam Debat Capres 2019 Putaran kedua di Jakarta, Ahad (17/2) malam.

Jokowi menegaskan pembagian konsesi lahan di era pemerintahannya dilakukan hanya bagi rakyat berekonomi sulit agar bisa menjadi aset produktif. "Pembagian yang saya sampaikan sebesar 2,6 juta hektare itu agar produktif, kami tidak berikan ke perusahaan yang gede-gede. Saya tahu Pak Prabowo memiliki lahan luas di Kaltim sebesar 220 ribu hektare dan di Aceh tengah 120 ribu hektare. Saya hanya ingin sampaikan pembagian seperti ini tidak dilakukan di masa pemerintahan saya," ujarnya.

Calon petahana itu menuturkan, dalam dua tahun terakhir, pihaknya telah membagikan konsesi lahan lewat kehutanan sosial hingga hak ulayat sebanyak 2,6 juta hektare dari 12,7 juta hektare lahan yang telah disiapkan.

"Kita juga mendampingi mereka agar tanah-tanah ini jadi produktif. Ada yang ditanami kopi, buah, jagung. Artinya kami tidak hanya berikan konsesi lahannya tapi juga mendampingi agar tanahnya bisa produktif," ujarnya.

Selain itu, Jokowi menyebut pihaknya telah membagikan 5 juta sertifikat tanah kepada rakyat miskin pada 2017. Sedangkan pada 2018, jumlah sertfikat yang diberikan lebih dari 7 juta sertifikat.

Menurut mantan Wali Kota Solo itu, pemberikan sertifikat tanah dilakukan agar rakyat memiliki hak hukum atas tanah yang mereka miliki. "Sertifikat ini bisa digunakan untuk jaminan dan akses permodalan ke bank. Dengan demikian, sisi akses keuangan juga mereka miliki. Ini fungsi redistribusi aset dan ini akan terus kami lakukan," ujarnya.

Debat capres putaran kedua ini diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Minggu (17/2) malam, yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB.

Tema yang diangkat pada debat kedua tersebut adalah infrastruktur, energi dan pangan, serta sumber daya alam dan lingkungan hidup. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EeLL5L
February 17, 2019 at 10:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EeLL5L
via IFTTT
Share: