Showing posts with label 2019 at 07:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:59PM. Show all posts

Sunday, May 12, 2019

Berdayakan Mitra BMD, Baznas Gelar Kampoeng Ramadhan

BMD lembaga keuangan non-profit bagi pembiayaan mustahik untuk mengembangkan usaha.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar acara Kampung Ramadhan di Desa Jabon Mekar, Parung, Bogor yang merupakan salah satu tempat pengembangan program Baznas Mircofinance Desa (BMD). Kepala Divisi Pendayagunan Baznas Randi Swandaru mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan usaha para pelaku usaha mikro mitra BMD khususnya di momentum bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini juga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para mustahik, karena terdapat bazar yang menampilkan produk-produk hasil produksi para mustahik," kata Randi setelah meresmikan Kampoeng Ramadhan Baznas Desa Jabon Mekar, Sabtu, (11/5).

Randi menjelaskan, Kampoeng Ramadhan ini, setidaknya diramaikan oleh 30 peserta BMD yang menjajakan produknya, mulai dari makanan, pakaian, hingga alat-alat kebutuhan rumah tangga. Selain itu, adapula 15 tim santriwan dan santriwati desa setempat turut memeriahkan acara dengan mengikuti lomba marawis Kampoeng Ramadhan. 

"Kampoeng Ramadhan ini memfasilitasi pelaku usaha mikro dan mitra BMD Jabon Mekar dalam mengembangkan jaringan pemasaran produk-produk dengan menyediakan tempat berjualan di even bazar," ujar Randi.

BMD sendiri merupakan lembaga keuangan non-profit yang menyediakan sarana pembiayaan terhadap mustahik untuk mengembangkan usahanya. Selain untuk membantu perekonomian warga setempat, Kampoeng Ramadhan juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti beragam perlombaan, doorprize, tausiah, dan sejumlah kegiatan lain. 

Ina Yuliana, Kepala Desa Jabon Mekar mengaku, senang atas hadirnya lembaga keuangan BMD. Dia berharap setelah kegiatan Kampoeng Ramadhan Baznas usai, lokasi ini bisa terus digunakan sebagai tempat usaha, tempat perputaran ekonomi sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh semua masyarakat.

"Alhamdulillah Baznas mendukung desa kami, cita cita kami telah tercapai atas kegiatan ini dan adanya BMD disini. Lapak ini akan kami optimalkan untuk aktivitas ekonomi warga di Desa Jabon Mekar,” katanya.

Kampoeng Ramadhan Baznas tidak hanya membuka bazar bagi para pelaku usaha mikro, gerai zakat untuk konsultasi dan membayar zakat dibuka, para pengunjung juga dihibur dengan acara talkshow dan pentas seni. Selain dibuka di Jabon Mekar, Kampoeng Ramadhan juga diselenggarakan di BMD Lombok di Kecamatan Kuripan pasa 11–15 Mei 2019, dan BMD Sigi, Sulawesi Tengah Desa Kabobona 16–18 Mei 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HftYgb
May 12, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HftYgb
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Sampaikan Kesimpulan, KPK Yakin Menangkan Praperadilan Romi

Pada Jumat (10/5) Tim biro hukum KPK sudah menyampaikan kesimpulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini banyak kekeliruan dalam permohonan praperadilan yang diajukan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Lembaga antirasuah pun yakin Hakim Tunggal praperadilan akan menolak praperadilan terkait penetapan tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kementrian Agama tersebut.

"Kami yakin sekali bahwa sejumlah poin yang diajukan di RMY tersebut itu keliru dan sehingga tentu kami berharap nanti putusan pengadilannya putusan hakim praperadilannya akan menolak praperadilan itu atau setidaknya menyatakan tidak diterima sehingga proses penyidikan ini akan terus berjalan," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat (10/5).

Pada Jumat (10/5) Tim biro hukum KPK sudah menyampaikan kesimpulan. Menurut Febrii pada prinsipnya, KPK sangat yakin dengan kesimpulan dan bukti sekitar 60 dokumen menjadi bukti di persidangan dan juga keterangan ahli.

"Kalau sudah kesimpulan berarti rangkaian persidangannya selesai tinggal menunggu keputusan, informasi yang saya dapatkan dari biro hukum jadwalnya kalau tidak hari Senin itu hari Selasa pekan depan tetapi itu sepenuhnya tergantung dari jadwal di pengadilan negeri ya kami akan mengikuti itu," ujar Febri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JbKArt
May 10, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JbKArt
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Warga Terdampak Banjir Cimanuk Mulai Terserang Penyakit

Warga terdampak banjir cimanuk terserang ISPA, diare, dan dermatitis.

REPUBLIKA.CO.ID,  INDRAMAYU – Sejumlah penyakit mulai menyerang warga yang terdampak bencana banjir luapan sungai Cimanuk di Kabupaten Indramayu. Semua fasilitas kesehatan yang ada pun dinyatakan siap melayani para korban bencana tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, mengatakan, jajarannya telah diperintahkan untuk terus memantau penyakit pascabanjir. Dari data yang masuk sementara ini, sejumlah penyakit diketahui menyerang warga korban banjir.

"Penyakit yang paling banyak menyerang korban banjir adalah infeksi saluran napas akut (ISPA), diare, dan dermatitis," kata Deden, Jumat (12/4).

Untuk melayani para korban banjir, Dinas Kesehatan sudah membuka posko di sejumlah titik lokasi selama banjir melanda beberapa hari terakhir. Selain mendirikan posko, semua fasilitas kesehatan pun siap melayani para korban bencana.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Indramayu, Ahmad Bahtiar, menyatakan, pemda sudah membahas penanganan penyakit pasca banjir. Semua puskesmas dan rumah sakit pun sudah diinstruksikan untuk melayani para korban banjir.

"Dinas Kesehatan sudah siap," tukas Bahtiar.

Bahtiar pun bersyukur saat ini banjir sudah surut. Warga yang mengungsi pun sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, banjir telah merendam 19 desa di lima kecamatan di Kabupaten Indramayu. Di belasan desa itu, total ada 8.271 rumah warga yang terendam dengan ketinggian bervariasi. Sedangkan jumlah warga yang terdampak banjir itu mencapai 24.813 jiwa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2P5Ieuf
April 12, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2P5Ieuf
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Pemerintah Fokus Garap Digitalisasi UMKM

Saat ini terdapat 62.922.617 badan usaha di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan sebanyak 50 persen badan usaha skala mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masuk ke sektor ekonomi digital pada 2024. Hal itu akan dituangkan dalam Rancangan Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Sekarang sedang dibahas RPJMN 2020-2024 dimana 50 persen UMKM ditargetkan sudah masuk ke sektor digital. Tapi ingat, tidak semua UMKM cocok untuk masuk ke digital, ada yang lebih pas dengan cara konvensional,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan di Jakarta, Kamis (11/4).

Mengacu data terakhir Kemenkop dan UKM, terdapat 62.922.617 badan usaha di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 99,99 persen merupakan kelas UMKM. Lebih detail, usaha menengah sebanyak 58.627 unit, usaha kecil 757.090 unit, dan 62.106.999 skala mikro.

Dalam konteks UMKM ini, digitalisasi yang dimaksud yakni mendorong para pelaku UMKM untuk menggunakan teknologi sebagai cara memasarkan produk atau yang disebut ekonomi digital. Adapun UMKM yang bergerak di sektor manufaktur, didorong untuk masuk menjadi bagian dari revolusi industri keempat dengan memanfaatkan teknologi dalam proses produksi.

Rully mengklaim, sementara ini pemerintah telah melakukan sejumlah program sebagai upaya untuk mendorong UMKM masuk ke era ekonomi digital. Diantaranya melalui pendampingan dan pelatihan teknologi informasi dan komunikasi. Pelatihan itu dikawal oleh 18 kementerian lembaga dengan dikoordinatori oleh Kemenkop UKM.

Meski demikian, Rully mengakui, berbagai program pelatihan yang telah diberikan tidak sepenuhnya dapat membawa UMKM masuk ke ekonomi digital. Namun setidaknya para pelaku dan pendiri UMKM telah siap menerima hal-hal baru yang berkembang di dunia usaha.

“Yang jelas, sekitar 3 persen UMKM setiap tahun terus masuk ke sektor digital. Ini salah satu manfaat yang dirasakan dari pelatihan yang diberikan,” ujarnya.

 Selain itu, UMKM terus diupayakan untuk dapat mengakses permodalan dari perbankan serta memperoleh kemudahan perpajakan sebagai insentif fiskal dari pemerintah. “Kita melakukan upaya peningkatakn kompetensi UMKM supaya bisa dikembangkan di kemudian hari,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Kw5Cma
April 11, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Kw5Cma
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Bowo Sebut Nusron Wahid Minta Siapkan Amplop Serangan Fajar

KPK mengakui ada cap jempol di amplop barang bukti kasus Bowo Sidik Pangarso.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tersangka kasus suap kerja sama pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik dengan PT Humpuss Transportasi Kimia Bowo Sidik Pangarso mengungkapkan politikus Partai Golkar, Nusron Wahid   yang menginstruksikannya supaya menyiapkan 400 ribu amplop. Amplop-amplop itu nantinya bakal digunakan untuk 'serangan fajar' alias vote buying dalam Pemilu 2019.

"Ya Nusron meminta saya untuk menyiapkan 400 ribu amplop untuk menyiapkan itu (serangan fajar)," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (9/4).

Sayangnya Bowo hanya melontarkan satu informasi baru itu. Sebab sejurus kemudian, ia segera masuk ke dalam mobil tahanan lalu meninggalkan gedung KPK.

Sementara itu, kuasa hukum Bowo, Saut Edward Rajagukguk mengkonfirmasi pernyataan kliennya itu. Ia membocorkan Bowo mengungkapkan informasi tersebut kepada penyidik KPK.

"Memang amplopnya mau dibagi ke Jawa Tengah atas perintah pimpinan dia pak Nusron Wahid. Pimpinan di pemenangan pemilu. Bappilu Jateng Kalimantan. Ini langsung disampaikan bowo ke penyidik," ujarnya.

Saut menjelaskan amplop itu rencananya disebarkan di daerah pemilihan Bowo, yaitu di dapil Jawa Tengah II. Tujuan pembagian amplop supaya Bowo kembali terpilih ke parlemen.

"Supaya banyak yang memilih mereka berdua. Karena di dapil yang sama," bebernya.

Tak berhenti sampai disitu, Saut mengungkapkan Nusron ikut menyiapkan 600 ribu amplop. Sehingga bila dikalkulasi dengan milik Bowo maka jumlah amplop yang dikumpulkan mencapai satu juta amplop.

"Katanya 600 ribu yang menyiapkan Nusron wahid. Dia 400 ribu amplopnya. Pak wahid 600 ribu. Pak Bowo 400 ribu amplop," ungkapnya.

Saut menekankan amplop tersebut hanya digunakan guna pemenangan pada pemilihan legislatif. Ia menyatakan amplop itu tidak berhubungan dengan salah satu pasangan calon di Pemilihan Presiden 2019. Walau diketahui ada simbol jempol disana.

"Cap jempol dibuat karena supaya tahu bahwa amplop ini sampai atau ndak nanti. Sebagai tanda saja lah. Mereka punya pengalaman bahwa amplop itu tidak disampaikan kepada yang bersangkutan. Nah untuk menghindari itu dibuat tanda cap jempol," jelasnya.

Sebelumnya, KPK mengatakan 400 ribu amplop yang menjadi barang bukti dalam kasus suap yang menjerat Anggota DPR RI Bowo Pangarso diisi dalam waktu satu bulan. Setidaknya ada Rp 8 miliar dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu dalam 400 ribu amplop itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IospOi
April 09, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IospOi
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

100 Ribu Peserta akan Hadiri Kampanye Prabowo di Solo

BPN Prabowo-Sandi memperkirakan tidak semua bisa masuk ke Stadion Sriwedari.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Sekitar 100 ribu peserta dijadwalkan akan menghadiri kampanye super akbar calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Stadion Sriwedari Surakarta pada Rabu (10/4). Jumlah ini meningkat dari konfirmasi awal.

"Awalnya yang konfirmasi hadir sekitar 40.000-50.000 peserta, tetapi kemungkinan akan sampai 100.000 peserta," kata Ketua Panitia Pelaksana Kampanye Super akbar sekaligus Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Ferry Juliantono di Solo, Senin (7/4).

Ia memperkirakan tidak semua bisa masuk ke Stadion Sriwedari mengingat banyaknya peserta yang hadir. Menurut dia, bagi peserta yang tidak bisa masuk ke stadion bisa menggunakan Jalan Bhayangkara sebagai titik kumpul peserta kampanye.

"Sedangkan untuk titik parkir nanti di Stadion Manahan, baik untuk roda dua maupun roda empat," katanya.

Terkait hal itu, BPN meminta maaf kepada masyarakat sekitar yang kemungkinan akan merasa terganggu kenyamanannya. Karena itu, dia mengatakan, panitia akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengatur lalu lintas.

Ia mengatakan sebagai rangkaian acara, pada pukul 09.00 WIB akan ada kegiatan zikir dan doa bersama. Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB akan ada hiburan yang di antaranya menghadirkan penyanyi muda Nisya Sabyan dan Al Ghazali.

"Sedangkan Pak Prabowo dijadwalkan akan hadir di lokasi pada pukul 13.00 WIB, didampingi sejumlah tokoh nasional. Kemungkinan pukul 15.00 WIB sudah selesai," katanya.

Ia mengatakan beberapa tokoh nasional yang akan hadir di antaranya Amien Rais, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, dan Titiek Soeharto.

Sementara itu, Sekjen Aliansi Masyarakat Madani (AMM) Bambang Sukoco mengatakan kampanye super akbar tersebut bukan hanya kampanye rapat umum tetapi juga menjadi pesta bagi rakyat. "Kami juga akan menyediakan makanan gratis untuk para peserta," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VtMkyU
April 08, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VtMkyU
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Abramovich Bakal Jual Chelsea, Ini Komentar Sarri

Roman Abramovich dilaporkan bakal melepas the Blues dalam waktu dekat.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Presiden Chelsea Roman Abramovich dilaporkan bakal melepas the Blues dalam waktu dekat. Menanggapi hal tersebut pelatih Maurizio Sarri percaya bosnya takkan menjual the Blues dan akan selalu berkomitmen dengan klub asal London Barat.

Wajah taipan asal Rusia sudah tak pernah mejeng di Stamford Bridge sejak Mei 2018 silam. Ia dilarang masuk ke Negeri Elizabeth karena masalah visa. Alhasil, Abramovich dirumorkan bakal melego the Blues.

"Dia memiliki beberapa masalah sekarang, tetapi dia terlibat dengan klub, dengan tim," kata Sarri dilansir Four Four Two, Ahad (7/4).

Adapun keputusan Abramovich untuk berpindah warga nergara dari Rusia menjadi Israel membuat visanya tidak bisa diperpanjang. Hubungan diplomatik yang memanas antara Inggria dan Israel serta Rusia menjadi pemicu.

Meski demikian, pelatih asal Italia percaya bosnya tidak akan menjual klub yang telah ia besarkan dan berharap masalah segera cepat berakhir.

"Sama di Napoli (bekas klub Sarri), presiden Aurelio (De Laurentiis) tidak ada di tempat latihan setiap hari. Dia berada di tempat latihan sebulan sekali. Jadi sangat mirip sekali."

Saat ini Chelsea tengah berjuang untuk mengakhiri kompetisi Liga Primer Inggris 2018/2019 di zona Liga Champions. Klub berjuluk the Roman Emperor untuk sementara bertengger di urutan kelima dengan perolehan nilai 63. Selanjutnya pada pekan ke-33 Chelsea akan menjamu rival sekota West Ham United di Stadion Stamford Bridge, Selasa (9/4) dini hari WIB.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I1Zj7T
April 07, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I1Zj7T
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Niat dan Kedudukannya dalam Islam

Niat yang tertinggi kualitasnya disebut sebagai ikhlas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Niat terletak di dalam hati. Niat seringkali tidak terdeteksi melalui rupa atau lisan. Yang pasti, Allah SWT Mahamengetahui apa-apa yang terbersit dalam hati dan pikiran manusia.

Di antara banyak hadis, terdapat satu yang menyinggung soal keutamaan niat. Dari Umar bin Khaththab RA, Rasulullah SAW bersabda, "Segala amal perbuatan bergantung pada niat dan setiap orang akan memperoleh pahala sesuai dengan niatnya. Maka barangsiapa yang berhijrah dengan niat mencari keuntungan duniawi atau untuk mengawini seorang perempuan, maka (pahala) hijrahnya sesuai dengan niatnya itu". (HR. Bukhari)

Penjelasannya, Rasulullah SAW mengucapkan hadis ini ketika beliau hijrah ke Yatsrib atau Madinah. Saat itu, tersiar informasi bahwa ada seseorang yang ikut berhijrah karena mengejar wanita tunangannya. Nama wanita itu Ummul Qais. Sehingga pada waktu itu terkenal sebuah istilah muhajjir Ummul Qais atau yang berhijrah karena Ummul Qais. Niat biasanya diartikan sebagai getaran batin untuk menentukan jenis ibadah yang kita lakukan.

Contoh, kalau kita melakukan shalat pukul 05.30, ada beberapa kemungkinan; shalat Syukrul Wudhu, shalat Tahiyatul Masjid, shalat Fajar, Istikharah, atau shalat Shubuh. Setidaknya ada enam kemungkinan. Kita lihat semuanya sama, gerakannya sama, bacaannya sama, rakaatnya sama, tapi ada satu yang membedakannya yaitu niat. Masalah niat termasuk salah satu masalah yang mendapatkan perhatian "serius" dalam kajian Islam.

Niat dibahas panjang lebar baik itu dalam ilmu fikih, ushul fikih, maupun akhlak. Dalam ilmu fikih, niat ditempatkan sebagai rukun pertama dari rangkaian ibadah, seperti dalam shalat, zakat, puasa, maupun ibadah haji. Niat dalam ushul fikih biasanya dijadikan salah satu faktor yang menentukan status hukum suatu perbuatan. Nikah adalah salah satu contohnya. Ia bisa berstatus wajib, haram, dan sunnat, tergantung pada niat dari nikah tersebut.

Begitu pula ketika seseorang memakai gelar haji setelah pulang dari Makkah, hukumnya bisa wajib, bisa sunnat, bahkan haram. Tingkatannya sangat tergantung pada niat untuk apa ia memakai gelar haji tersebut. Niat dalam sudut pandang akhlak pengertiannya lebih menunjukkan getaran batin yang menentukan kuantitas sebuah amal. Shalat yang kita lakukan dengan jumlah rakaat yang sama, waktu yang sama, dan bacaan yang sama, penilaian bisa berbeda antara satu orang dengan yang lainnya tergantung kualitas niatnya.

Niat yang tertinggi kualitasnya disebut ikhlas; sedangkan niat yang paling rendah kualitasnya disebut riya atau sum'ah, yaitu beribadah karena mengharapkan sesuatu selain keridhaan Allah. Rasulullah SAW pernah menyampaikan kekhawatiran tentang sesuatu yang di kemudian hari bisa menjangkiti umatnya. Beliau bersabda, "Sesungguhnya ada sesuatu yang aku takutkan di antara sesuatu yang paling aku takutkan menimpa umatku kelak, yaitu syirik kecil.

Para sahabat bertanya, 'Apakah syirik kecil itu?' Beliau menjawab, riya. Dalam sebuah hadis diceritakan pula bahwa di akhirat kelak akan ada sekelompok orang yang mengeluh, merangkak, dan menangis. Mereka berkata, "Ya Allah di dunia kami rajin melakukan shalat, tapi kami dicatat sebagai orang yang tidak mau melakukan shalat".

Para malaikat menjawab, 'Tidakkah kalian ingat pada waktu kalian melakukan shalat kalian bukan mengharap ridha Allah, tapi kalian mengharap pujian dari manusia, kalau itu yang kalian cari, maka carilah manusia yang kau harapkan pujiannya itu." Jelaslah, bahwa kualitas sebuah amal berbanding lurus dengan kualitas niat yang melatarbelakanginya.

Bila niat kita lurus, maka lurus pula amal kita. Tetapi bila niat kita bengkok, maka amal kita pun akan bengkok. Agar niat kita senantiasa lurus dan ikhlas, alangkah baiknya apabila kita menghayati kembali janji-janji yang selalu kita ucapkan saat shalat, "Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup, dan matiku hanyalah untuk Allah seru sekalian alam".

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KjuMEi
April 05, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KjuMEi
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Khofifah Ucapkan Terima Kasih pada Gus Ipul-Puti

Persaingan keduanya hanya terjadi saat kontestasi Pilgub Jatim 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar mengucapkan terima kasih kepada pasangan mantan pesaingnya di Pilgub Jatim 2018, Saifullah Yusuf-Puti Gubtur Soekarno. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Khofifah di hadapan relawan pendukungnya, saat menggelar pidato kerakyatan di Tugu Pahlawan Surabaya, Kamis (14/2).

"Saya sampaikan terima kasih kepada Gus Ipul dan Mbak Puti. Dengan besar hati Mbak Puti telah berkunjung ke rumah saya, dengan besar hati Gus Ipul juga berkunjung ke rumah saya," kata Khofifah.

Ucapan terima kasih yang dilontarkan Khofifah sebagai tanda persaingan keduanya hanya terjadi saat kontestasi Pilgub Jatim 2018. Artinya, saat ini mereka memiliki tujuan yang sama, yakni menjadikan Jatim sebagai provinsi yang berkemajuan dan berkemakmuran.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga sempat menyanyikan lagu Kabeh Sedulur Kabeh Makmur, yang merupakan selogan pasangan Gus Ipul-Puti semasa kampanye di Pilgub Jatim 2018. "Saya dan Mas Emil setuju bahwa kita semua sedulur, bahwa kita semua punya tugas memakmurkan Jawa Timur," ujar Khofifah.

Khofifah juga menyatakan akan mengadopsi beberapa program Gus Ipul-Puti untuk dijalankan selama lima tahun kepemimpinannya. Khofifah bahkan mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Gus Ipul-Puti, dan mendapat persetujuan dari keduanya, untuk mengadopsi program-programnya.

"Kami sudah berkomunikasi langsung dengan Gus Ipul, Mbak Puti, bahwa ide-ide, gagasan-gagasan, dan program-program substantif dari beliau, yang dulu dirumuskan oleh timnya beliau, kami sudah izin untuk bisa kita akomodasi di dalam program lima tahun ke depan," kata Khofifah.

Di antara program yang akan diadopsi adalah penerapan sistem teknologi ke desa-desa di semua wilayah Jawa Timur untuk mendorong kemajuan desa, atau dikenal dengan program Desa Cemara. Desa Cemara ini berarti desa cerdas maju dan sejahtera. Program ini sebenarnya mirip dengan program yang diterapkan Bupati Banyuwangi, Azwar Anas yakni smart kampung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tuEOHP
February 14, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tuEOHP
via IFTTT
Share:

Kemenag Siapkan Buku Induk Moderasi Beragama

Buku ini untuk menjawab hal-hal yang fundamental terkait dengan moderasi beragama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan menerbitkan buku induk moderasi beragama. Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, menilai buku panduan atau buku putih moderasi beragama sangat penting karena sebagai panduan dalam mengimplementasikan program. 

“Buku ini untuk menjawab hal-hal yang fundamental terkait dengan moderasi beragama. Misalnya, apa yang dimaksud dengan moderasi beragama, apa saja pokok-pokok agama, termasuk apa batasan tentang penodaan agama,” ujarnya dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, di Jakarta, Kamis (14/2). 

Ia menyebut penyusunan buku harus melibatkan orang dan kelompok yang otoritatif dan ahli dalam bidang keagamaan. Pelibatan ahli dalam penyusunan buku ini penting guna mendapatkan perspektif yang lebih luas.

Pada 2018, Ditjen Pendidikan Islam sudah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama. Pokja ini yang nantinya akan bertanggung jawab dalam proses penyusunan buku moderasi beragama. 

Selain itu, Ia juga meminta Pokja Moderasi Beragama dapat membangun fondasi yang kuat tentang moderasi beragama. Pandangan dan pengetahuan ini perlu dipahami secara paradigma maupun epistemologinya.

Ketua Pokja Moderasi Beragama, Aceng Abdul Aziz, mengatakan timnya terus bersinergi dengan masing-masing direktorat dalam implementasi program moderasi beragama. 

"Secara khusus Tim Pokja memang tidak memiliki program, akan tetapi kami sudah membuat road map pengarusutamaan moderasi beragama, dan sudah dikoordinasikan pelaksaanya dengan masing-masing direktorat," ujar Aceng.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GHiOB3
February 14, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GHiOB3
via IFTTT
Share:

Friday, February 1, 2019

Fenomena Tanah Ambles Muncul di Gunung Kidul

Diameter tanah ambles mencapai sekitar 1 meter.

REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNG KIDUL -- Fenomena tanah ambles membentuk sebuah lubang muncul di ladang milik warga di wilayah Padukuhan Dadapan, Desa Petir, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta DIY). Diameter tanah ambles mencapai sekitar 1 meter.

"Lubang ini muncul diketahui kemarin (Kamis 31/1) pagi, saat sampai di sini sudah muncul lubang," kata pemilik lahan, Sujoko (45) di Gunung Kidul, Jumat (1/2).

Sujoko mengeku tidak mendengar atau melihat tanda jika tanahnya akan ambles. "Lubangnya di atas diameternya 1 meter tetapi kedalamannya sekitar 5 meter, dan di dalam lebarnya sekitar 6 meter. Bentuknya seperti gentong air itu, di atas kecil tetapi di bawah melebar," katanya.

Sujoko mengatakan, lokasi tanah ambles sudah diberikan garis polisi, dan sudah ditinjau dari BPBD Gunung Kidul. "Kami masih menunggu saja, untuk sementara hanya memasukkan tanah dan sampah ke dalam lubang," katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gunung Kidul Edy Basuki mengatakan terjadinya fenomena ini, karena karakteristik Gunung Kidul yang merupakan pegunungan karst. Banyak cekungan atau celah tanah dan juga terdapat sungai bawah tanah.

"Kalau tanah ambles biasanya di tempat itu sebelumnya memeng daerah yang dulu ada cekungan kemudian dalam waktu yang lama tertimbun tanah. Adanya hujan dan air menggenang air yang bercampur tanah masuk ke lubang kecil atau disebut ponor. Itu yang mengakibatkan ambles. Itu fenomena yang biasa di kawasan karst," katanya.

Tanah ambles di Gunung Kidul muncul di beberapa titik pada akhir 2017 sampai awal 2018 lalu. Seperti di Kecamatan Rongkop ada 32 titik. Diameternya pun bervariasi dari mulai 2 meter hingga ada yang mencapai 7 meter.

"Tahun-tahun dulu juga ada peristiwa seperti ini. Hanya tidak banyak. Kalau orang-orang tua pasti tahu cekungan itu di mana saja," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S1vvh1
February 01, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S1vvh1
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 30, 2019

BPJS Kesehatan dan Jasa Raharja Tandatangani Kesepakatan

Kerja sama agar tak terjadi tumpang tindih penjaminan kecelakaan lalu lintas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan PT Jasa Raharja menandatangani perjanjian kerja sama. Kerja sama tersebut untuk koordinasi penjaminan kecelakaan lalu lintas agar tidak tumpang tindih antarlembaga penjaminan. 

"Diharapkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan akan semakin tepat sasaran tidak tumpang tindih antarlembaga penjamin satu dengan yang lain," kata Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Bayu Wahyudi dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (30/1).

Ketentuan penyelenggaraan koordinasi manfaat jaminan kecelakaan lalu lintas telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan didukung oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 141/PMK.02/2018 tentang Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan dalam Pemberian Manfaat Pelayanan Kesehatan.

Bayu menjelaskan, PT Jasa Raharja adalah penjamin pertama sampai dengan batas plafon sesuai ketentuan untuk kasus-kasus kecelakaan lalu lintas ganda serta kecelakaan penumpang alat angkutan umum. Setelah melewati plafon tersebut, maka korban akan dialihkan penjaminannya pada BPJS kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Saat ini BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja juga menggandeng pihak kepolisian dalam hal integrasi sistem informasi kasus kecelakaan lalu lintas. Harapannya proses administrasi dalam penentuan siapa lembaga penjamin dapat diidentifikasi dengan cepat.

"Kami mengimbau masyarakat, apabila mengalami kasus kecelakaan lalu lintas untuk segera mengurus surat Laporan Polisi (LP). LP adalah syarat penjaminan oleh PT Jasa Raharja," katanya.

Untuk itu masyarakat juga diharapkan proaktif melaporkan kejadian tersebut ke PT Jasa Raharja karena lembaga tersebut sebagai penjamin pertama akan membiayai pelayanan kesehatan sampai dengan plafon Rp 20 juta. Apabila melebihi akan dijamin oleh BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan.

Bayu juga menekankan untuk penjaminan kecelakaan lalu lintas yang berhubungan dengan kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya bukan merupakan manfaat program Jaminan Kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan.   Hal tersebut merupakan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja yang ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen untuk ASN dan PT Asabri untuk prajurit. 

Selama ini tidak jarang korban kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja biaya perawatan kesehatannya masih ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Dengan adanya perjanjian kerja sama ini diharapkan penjaminan kesehatan sesuai peruntukannya bisa terorganisir lebih optimal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DIp4qt
January 30, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DIp4qt
via IFTTT
Share:

Friday, January 25, 2019

Saudi Gandeng Jaringan Hotel Terbesar Asia Selatan

IHRAM.CO.ID, MAKKAH – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menandatangani kesepakatan (MoU) dengan OYO Hotels, jaringan perhotelan terbesar Asia Selatan dan tercepat dunia. 

MoU ditandatangani di hadapan Menteri Haji dan Umrah Saudi Dr. Mohammad Saleh bin Taher Benten, dan pendiri sekaligus CEO grup OYO Hotels and Homes, Ritesh Agarwal. 

Agarwal mengatakan, ia merasa bangga dan merasa terhormat telah dipilih oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi untuk memberikan solusi teknologi terbaik di kelas mereka sebagai bagian dari upaya terpuji Kerajaan Arab Saudi untuk menerapkan visi 2030. 

Kesepakatan itu akan meningkatkan kompetensi pengoperasian hotel dalam mendukung visi 2030 dan memanfaatkan sistem OS dan Krypton kelas dunia OYO menuju peningkatan ruang hidup bagi jamaah haji. 

"Kami ingin menjadi mitra utama kementerian dalam membantu menyambut 30 juta jamaah umrah dan haji ke kerajaan, dan memastikan tempat tinggal yang nyaman dan damai saat mereka melakukan perjalanan ke kota-kota suci Makkah dan Madinah," kata Agarwal.   

Melalui kemitraan itu, OYO akan menyediakan akses kementerian ke rangkaian teknologinya, yang mencakup teknologi OYO OS dan Krypton.

Dilansir di Trade Arabia, Jumat (25/1), akses teknologi tersebut memungkinkan kementerian memberikan pelayanan dan keramahan yang tinggi di kota-kota suci Makkah dan Madinah. 

Dengan inisiatif ini, perusahaan telah menegaskan komitmennya  mendukung visi Arab Saudi pada 2030 untuk meningkatkan jumlah jamaah haji dan umrah menjadi 30 juta per tahun. 

Di samping, memanfaatkan teknologi untuk membantu memastikan bahwa ribuan jamaah memiliki akses terhadap akomodasi yang berkualitas dan terjangkau selama mereka berkunjung ke tanah suci. 

Serangkaian teknologi OS khas OYO adalah sistem operasi yang akan membantu Kementerian Haji dan Umrah Saudi dalam mengelola inventaris, pengadaan, dan juga menyediakan check-in cepat dan check-out di sejumlah akomodasi di bawah lingkupnya. 

Selanjutnya, OS menawarkan aplikasi untuk perawatan hotel dan audit dan aplikasi untuk memperkenalkan solusi untuk berbagai aspek manajemen akomodasi seperti manajemen biaya, pelatihan staf, dan keterlibatan bersama dengan manajemen kinerja untuk staf hotel. 

Semua aspek ini bersatu untuk memberikan efisiensi berbasis teknologi untuk ruang hidup. Krypton adalah aplikasi audit seluler OYO yang memungkinkan audit properti tepat waktu sambil memastikan pengalaman tamu yang luar biasa. 

Di bawah MoU itu, OYO akan bekerja dengan Kementerian Haji dan Umrah dalam meningkatkan, menerapkan dan mengaudit standar aspirasi bagi akomodasi yang terjangkau dan berkualitas di bangunan yang ada di kota suci Makkah, melalui penggunaan teknologi dan aplikasi yang dipatenkan. 

Berita Terkait

Dalam prosesnya, grup rangkaian teknologi OYO bertujuan untuk menciptakan lebih dari 3.000 peluang kerja lokal dan meningkatkan lebih dari 15 ribu kamar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S61Hip
January 25, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S61Hip
via IFTTT
Share:

Thursday, January 24, 2019

BPN Prabowo-Sandi: Debat Kedua Ajang Capres Diuji

Ujian pengetahuan atasi persoalan SDA, energi, pangan, lingkungan, dan infrastruktur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera, menilai debat kedua calon presiden menjadi ajang para kandidat diuji secara mendalam. Ujian terkait pengetahuan dalam mengatasi persoalan di bidang sumber daya alam, energi dan pangan, lingkungan hidup, serta infrastruktur.

"Publik harapannya meminta agar capres kita benar-benar diuji secara utuh dan mendalam, kalau perlu 'dikuliti'," kata Mardani, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/1).

Dia mengatakan karena peserta debat kedua adalah para capres, maka utamanya menjadi ajang ujian kepemimpinan kedepan sehingga KPU harus berpihak kepada publik. Karena itu, dia berharap pertanyaan yang diberikan KPU sifatnya menggali kelebihan visi-misi para capres sehingga jawaban yang disampaikan tidak bersifat normatif.

"Misalnya, Prabowo ingin swasembada pangan, bagaimana cara dan peta jalannya. Lalu Jokowi bangga dengan infrastruktur, jelaskan asal dananya dan bagaimana analisis keuntungannya," ujarnya.

Karena itu, Mardani menilai biarkan moderator atau panelis menggali berbagai pertanyaan sehingga debat menjadi edukasi bagi publik yang baik. Politikus PKS itu mengaku tidak mempermasalahkan siapa yang akan ditunjuk KPU sebagai moderator atau panelis dalam debat kedua namun harus menjaga integritasnya.

"Ketika di forum kelihatan berpihak kepada salah satu kandidat, itu namanya bunuh diri. Namun, ketika berpihak kepada rakyat, pertanyaan-pertanyaannya akan tajam, maka dia sedang membangun karakter diri," ujarnya.

Dia berpesan kepada moderator debat harus menjadi guru yang terbaik bagi masyarakat dengan pertanyaan-pertanyaan yang dalam, tajam dan tidak menyerang.

Debat kedua capres isu sumber daya alam, energi dan pangan, lingkungan hidup, dan infrastruktur yang akan dilaksanakan Senin (17/2) di Hotel Sultan, Jakarta. Debat akan disiarkan di stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), GTV, MNC TV, dan Inews TV.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dw81YE
January 24, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dw81YE
via IFTTT
Share:

Monday, January 14, 2019

Lombok Barat Keluhkan Kurangnya Alat Rekan dan Cetak KTP-El

Dari 514.817 penduduk yang wajib KTP, baru 90,57 persen yang sudah memiliki KTP-el.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lombok Barat (Lobar) Muridun mengeluhkan kurangnya alat rekam dan cetak KTP elektronik atau KTP-el. Hal ini membuat pelayanan administrasi kependudukan  di Lombok Barat terkesan lamban. 

Ia menyebutkan, dari 514.817 penduduk yang wajib KTP, baru 90,57 persen atau 466.276 orang yang telah memperoleh KTP-El. "Kendala kita melakukan pencetakan KTP elektronik adalah alat rekam dan cetak yang terbatas," ujar Muridun di Lombok Barat Bupati, Senin (14/1).

Muridun menjelaskan, alat-alat tersebut sepenuhnya aset pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Masalahnya itu aset pusat, jadi mempersulit kita dalam melakukan perbaikan. Kita sudah laporkan ke pusat dan diminta menunggu teknisinya datang atau alat itu kita kirim untuk diperbaiki," kata Muridun. 

Sekretaris Dinas Dukcapil Lobar Fathurrahman mengatakan, setiap kecamatan hanya memiliki alat rekam, sedangkan alat cetaknya hanya ada di Kantor Dinas Dukcapil Lobar. "Alat cetak rekam saat ini yang masih aktif hanya dua unit. Di kantor Dinas Dukcapil Lobar masih butuh tiga unit lagi karena beban kerja bertambah," ujar Fathurrahman.

Beban yang dimaksud Fathurrahman adalah pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) yang sampai saat ini belum memiliki alat rekam cetak. Selain alat rekam, Dinas Dukcapil Lobar juga memiliki keterbatasan pegawai operator.

"Untuk tenaga PNS, dua bidang utama hanya memiliki staf PNS sebanyak sepuluh orang, sisanya tenaga yang kita tetapkan dinas yang berjumlah 35 orang dengan honor yang sangat minim," ungkap dia.

Fathurrahman menyebutkan, 514.817 penduduk Lobar wajib memiliki KTP-El, dari total penduduk Lobar yang sebanyak 717 ribu. "Kalau mengacu pada jumlah itu, maka lebih dari 200 ribu jiwa harus memiliki KIA. Kita berharap alat cetak rekam yang masih kurang bisa dilengkapi," katanya menambahkan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RLmIPm
January 14, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RLmIPm
via IFTTT
Share:

Thursday, January 10, 2019

Mafhud MD: Indonesia Bukan Negara Agama dan Bukan Sekuler

Perdebatan dua kutub itu berakhir pada kompromi Negara Pancasila.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Para pendiri Negara Indonesia pernah berdebat untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam atau sekuler. Setelah perdebatan panjang, dua kelompok yang ingin membuat negara Islam dan sekuler memutuskan menjadikan Indonesia sebagai negara Pancasila.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Prof Mahfud MD saat Dialog Kebangsaan Lintas Agama di Gedung PP Muhammadiyah, Kamis (10/1).

"Indonesia bukan negara agama, apakah pernah ada keinginan dari pemimpin kita untuk menjadikan Indonesia menjadi negara agama? Pernah," kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Prof Mahfud mengatakan, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dulu berpikir untuk mendirikan negara Islam. Di Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) KH Abdul Kahar Muzakkir dan KH Wahid Hasyim jelas ingin negara Islam.

Tapi di lain pihak ada kelompok lain, yakni Sukarno (Bung Karno). Bung Karno mengatakan tidak boleh Indonesia dijadikan negara Islam atau negara agama. 

Mahfud menyebut pada 1938, Bung Karno mengatakan Indonesia harus menjadi negara sekuler dan tidak ada hubungannya dengan agama. Bung Karno dan kelompok yang ingin membuat negara Islam berdebat.

"Terjadi pertentangan (perdebatan) itu lalu ketemulah kompromi, permufakatan itu Indonesia bukan negara agama seperti yang diinginkan Natsir (Mohammad Natsir), Muhammadiyah, dan NU tetapi juga bukan negara sekuler yang diinginkan Bung Karno, ketemunya di Negara Pancasila," ujarnya.

Mahfud menjelaskan, di negara Pancasila, semua agama dilindungi. Setiap pribadi mendapat perlindungan yang sama sesuai konstitusi. Di sinilah anak bangsa menemukan toleransi di dalam pluralitas. 

Mahfud mengingatkan, jangan bertengkar dan saling membunuh karena perbedaan. Sebab kalau Tuhan mau, Tuhan bisa menciptakan satu jenis agama dan satu jenis ras saja, tapi Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda. 

Mahfud menjelaskan, awalnya Bung Karno memang menginginkan Indonesia jadi negara sekuler. Dalam hal ini sekuler bukan berarti Bung Karno tidak Islam. Sekuler itu memisahkan urusan negara dengan agama. Kalau Bung Karno pribadi sangat Islam. 

"Barang kali lebih Islam Bung Karno dari pada kita, Bung Karno shalatnya rajin dan belajar Muhammadiyah, dia (Bung Karno) Islam banget, menjadi guru di Muhammadiyah, tapi ketika mau mendirikan negara, kata Bung Karno kita pisahkan negara dari agama itu agar Islam maju," jelas Prof Mahfud.

Ia melanjutkan, menurut Bung Karno, Islam maju kalau tidak ada hubungannya dengan negara, Islam akan majukan di luar negara. Kemudian Mohammad Natsir menyampaikan bahwa tidak benar membuat negara sekuler, ajaran Islam lengkap jadi harus mendirikan negara Islam. Tujuh tahun mereka berdebat. Kemudian berkompromi di BPUPKI, ketemulah negara Pancasila seperti sekarang ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QyIvoV
January 10, 2019 at 07:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QyIvoV
via IFTTT
Share: