Showing posts with label April 16. Show all posts
Showing posts with label April 16. Show all posts

Tuesday, April 16, 2019

KPU Gelar Pleno Soal Rekomendasi Pemilu Lanjutan di Sidney

KPU belum menerima rekomendasi tertulis dari Bawaslu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, mengatakan akan menggelar rapat pleno setelah ada rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) soal pemilu susulan di Sidney. KPU menurutnya akan mempertimbangkan sejumlah hal menyusul rekomendasi tersebut. 

Hingga Selasa (16/4) petang, Hasyim mengaku belum menerima rekomendasi tertulis dari Bawaslu. Jika sudah ada secara tertulis, maka KPU akan menggunakannya sebagai rujukan rapat pleno. Namun, Hasyim menegaskan pleno digelar Selasa malam.

"Plenonya malam ini. Kami akan pelajari rekomendasi itu. Dan kami harus cek segala macam persiapan, surat suara, penyelenggara, waktu dan sebagainya. Itu jadi pertimbangan," tegas Hasyim saat dihubungi, Selasa.

Sebelumnya, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fritz Edward Siregar, mengatakan pihaknya merekomendasikan kepada Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) untuk melakukan pemungutan suara lanjutan di Sidney, Australia. Pemungutan suara lanjutan khusus untuk pemilih yang sudah terdaftar di TPSLN namun tidak bisa menggunakan hak pilih karena TPS ditutup pukul 18.00 waktu setempat.

"Bawaslu memerintah kepada Panitia Pemilhan Luar Negeri Sydney melalui Komisi Pemilhan Umum Republik Indonesia, untuk melakukan pemungutan susulan di TPS bagi pemilih yang sudah mendaftarkan dirinya, tapi belum dapat menggunakan hak pilihnya karena TPS yang ditutup PPLN," ujar Fritz saat konferensi pers di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa.

Sebagaimana diketahui, beredar sebuah petisi di media sosial yang meminta agar dilakukan "Pemilu Ulang Pilpres di Sydney Australia". Dalam pemilihan yang dilaksanakan pada Sabtu 13 April 2019 di Sydney, ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang mempunyai hak pilih tidak diizinkan melakukan memberikan suaranya, padahal sejak siang sudah mengantre panjang di depan TPS Townhall.

"Ratusan orang (yang) sudah mengantre sekitar dua jam tidak dapat melakukan hak dan kewajibannya untuk memilih karena PPLN dengan sengaja menutup TPS tepat jam 18.00 tanpa menghiraukan ratusan pemilih yang mengantre di luar. Untuk itulah komunitas masyarakat Indonesia menuntut pemilu ulang 2019 di Sydney Australia," tulis petisi tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GprVpo
April 16, 2019 at 08:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GprVpo
via IFTTT
Share:

Bawaslu: Masih Ada Kekurangan Logistik Jelang Pencoblosan

Selain itu masih ada juga laporan logistik yang rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Afifuddin, masih menerima laporan kekurangan logistik jelang hari H pemungutan suara Pemilu 2019. Selain itu, masih ada sejumlah laporan kerusakan logistik dari daerah.

"Terkait dengan logistik, memang beberapa daerah menyampaikan ke kami, ada distribusi logistik kurang," ujar Afif dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Kemudian, masih ada pula laporan logistik yang rusak. Afif menyontohkan di Kabupaten Boyolali sebanyak 101 kotak suara terkena hujan. Akibatnya, kotak suara tersebut menjadi basah dan lembab.

Menurut Afif, kemungkinan besar ratusan kotak suara tidak bisa dipakai pada 17 April atau besok. Atas berbagai temuan dan laporan ini, Bawaslu kemudian menyampaikan kepada KPU. "Mungkin KPU sedang menyiapkan skenario pergantian dan sebagainya.  Itu merupakan domain teman-teman di KPU," tambahnya.

Terpisah, Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, mengatakan pada H-1 atau Rabu, seluruh logistik harus sudah sampai di TPS. Karena itu, seluruh logistik semestinya sudah dicek.

"Pastilah ditemukan apabila ada logistik misalnya surat suara rusak, bilik misalnya yang tidak memenuhi standar. Jadi petugas kami di lapangan itu melakukan cek terakhir untuk memastikan bahwa logistik pemilu dapat di pergunakan sebagaimana mestinya. Kami sudah menginstruksikan kepada jajaran KPU sampi di tingkat TPS, untuk memastikan bahwa logistik pemilu itu dapat di pergunakan memenuhi syarat dan layanan sehingga kami berharap kejadian faktor alam bisa karena kehujanan, atau faktor alam yang lain itu dapat diminimalisasi," jelas Wahyu.

Hari H pemungutan suara jatuh pada Rabu (17/4). Pada hari H nanti, masyarakat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih akan memilih presiden-wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota dan anggota DPD RI.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IAQSzQ
April 16, 2019 at 08:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IAQSzQ
via IFTTT
Share:

In Picture: Mengintip Pembuatan TPS Bernuansa Asia Afrika di Bandung

TPS bernuansa Konferensi Asia Afrika bertujuan untuk mengajak masyarakat mencoblos.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Warga secara swadaya membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa (16/4).

Menjelang pencoblosan, panitia dan warga membuat TPS bernuansa Konferensi Asia Afrika yang bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tertarik menggunakan hak pilih pada Pemilu serentak pada 17 April 2019 sekaligus untuk memperingati hari Konferensi Asia Afrika.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Iz4FqI
April 16, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Iz4FqI
via IFTTT
Share:

Ini Pesan Penting Kiai Maruf Jelang Pencoblosan

Maruf mengatakan Pilpres bukan perang tapi cari pemimpin terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa pencoblosan Pilpres 2019 sudah di depan mata. Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin berpesan kepada seluruh warga Indonesia agar menyikapi hasil Pilpres 2019 dengan hati lapang. Karena, kata dia, Pilpres bukanlah perang.

"Saya berharap semua menyikapi Pilpres dengan hati lapang. Karena Pilpres bukan perang tapi cari pemimpin terbaik. Baiknya jangan kayak maksa orang harus menang sampai terjadi konflik. Saya minta masyarakat jangan sampai begitu," ujar Kiai Ma'ruf kepada wartawan di kediamannya, Jalan Sitibondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini percaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menyelenggarakan Pemilu dengan seadil-adilnya. Karena itu, menurut dia, kepentingan bangsa harus selalu didahulukan. "Kepentingan bangsa didahulukan. Dengan cara bermartabat. Saya masih percaya KPU penyelenggara Pemilu. Menurut saya mereka gunakan cara sesuai aturan," ucap ulama asal Banten ini.

Jika pun nantinya masyarakat menemukan adanya pelanggaran, maka masyarakat tidak boleh menggunakan cara-cara yang melanggar aturan. Karena, menurut Kiai Ma'ruf, sudah ada mekanismenya sendiri untuk menyelesaikannya. "Kalau ada pelanggaran harus jangan disikapi tidak sesuai aturan. Semua ada mekanismenya. Jangan sampai cara-cara radikal, keras, mengamuk. Kita harus sikapi dengan dewasa," kata Mantan Rais Aam PBNU ini.

Seperti diketahui, pencoblosan Pilpres 2019 akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (17/4) besok. Kiai Ma'ruf sendiri rencananya akan mencoblos di TPS dekat rumahnya yang ada di Jakarta Utara, tepatnya di TPS 051 Jalan Deli Lorong 27 RT 007/008 Koja.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gr2EeF
April 16, 2019 at 07:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gr2EeF
via IFTTT
Share:

Pemilu 2019, MUI Yakin Masyarakat akan Tetap Rukun

MUI mencatat inteloransi hanya menjangkiti sebagian kecil masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Yusnar Yusuf, meyakinkan intoleransi yang menjangkiti masyarakat Indonesia tak lebih dari 1 persen. 

Bahkan, Yusnar menyebut orang yang bersikap intoleran pada hakikatnya hanyalah orang yang ingin memperkeruh kerukunan dan keharmonisan yang sudah terjalin lama di Indonesia.  

“Berdasarkan data bidang kerukunan agama MUI, persentase intoleransi warga Indonesia itu semakin kecil, baik itu pada umat Islam maupun umat beragama lainnya,” jelas Yusnar saat ditemui Republika.co.id di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Selasa (16/4).  

Dia menganggap Pemilu 2019 adalah bagian dari pesta demokrasi lima tahunan, Terciptanya kubu-kubu politik adalah sebuah kewajaran. Masyarakat Indonesia, kata dia, juga sudah bijak dalam menerima siapapun yang akan menempati kursi presiden maupun legislatif.  

“Tidak ada masalah. Dan kita sama sama berdoa supaya pemilu ini dimudahkan, agar jalan Indonesia menjadi negara maju juga lebih mudah,” kata dia.   

MUI, kata dia, juga sudah memberi imbauan agar para pemilih mampu menghindari hal-hal yang bersifat provokatif dan memicu keributan. Sebaliknya, dia mengimbau masyarakat mampu menjaga ketenangan dan kerukunan saat pemilihan berlangsung maupun pascapemilu.   

Dia mengatakan, sejak tiga bulan lalu, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk memberikan ketenangan pada setiap umat beragama dan menghindari hal hal yang dapat memicu perbuatan yang tidak diharapkan dalam menyambut kontestasi lima tahun tersebut.   

“Bangsa Indonesia ini kan seperti timah, kalau dipanaskan dia akan mencair (terbelah) tapi begitu sudah didinginkan kembali, maka dia akan kembali menggumpal (bersatu),” tutup Yusnar. 

Secara terpisah, staf peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Elisabeth Andriyana, menganggap polarisasi pemilih pada pemilu kali ini lebih ekstrem dibanding pemilu sebelumnya. Indonesia, kata dia, perlu melatih diri untuk menerima perbedaan dan menjadi salah satu bagian dari keberagaman itu. 

“Ini yang menjadi PR untuk presiden terpilih nantinya agar keberagaman dapat dilindungi dan dijaga. Kalau intoleran tidak dicegah maka peradaban yang muncul nantinya akan lebih intoleran,” kata Adriyana saat ditemui di Jakarta, Senin (15/4).

  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Iz4EmE
April 16, 2019 at 07:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Iz4EmE
via IFTTT
Share:

Intrik Membuat Lembaga Wakaf Rintisan Syaghab Disita

Kudeta terhadap al-Muqtadir melemahkan upaya Syaghab pertahankan lembaga wakaf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kritikan demi kritikan, hujatan atau kecaman datang silih berganti ditujukan ke pemerintahan Sayyidah Syaghab. Sejarawan Ibnu Thabathaba (709 H/932 M) menyebutkan dua faktor utama penyebab rapuhnya kekuasaan Syaghab.

Pertama, usia al-Muqtadir yang masih sangat belia saat berkuasa, yaitu 13 tahun. Kedua, hegemoni perempuan yang berlebihan di lingkaran istana. Bahkan, al-Muqtadir memberhentikan sepihak beberapa menteri dan menggantinya dengan menteri perempuan.

Kondisi ini memantik intrik politik di internal keluarga kerajaan. Riak-riak kecil konflik membesar dan berakhir pada upaya kudeta yang melibatkan petinggi militer. Setelah gagal pada percobaan kudeta perdana, akhirnya al-Muqtadir tewas terbunuh dalam kudeta kedua pada 320 H. Kematian sang anak itu, membuat “taring” Syaghab kian melemah.  Sebagian besar harta kekayaan Syaghab yang menjadi incaran utama pengudeta, disita.

Bahkan, atas nama ketamakan dan kerakusan dunia, al-Qahir, salah satu pemimpin kudeta, memaksa Syaghab untuk menjual atau melepaskan lembaga wakaf. Ini dengan maksud inventaris harta lembaga-lembaganya itu bisa diambil alih secara paksa.

Namun, permintaan tersebut ditolak Syaghab. Menurutnya, wakaf adalah bentuk amal yang konstan dan tidak boleh dialihnamakan. Ia mengutip surah al-Baqarah ayat 181. “Saya membangun wakat ini atas nama filantropi dan kedekatan antara Makkah dan Madinah, untuk para dhuafa, dan aku tak akan pernah menjualnya,” katanya kepada al-Qahir dengan tegas.

Tetapi, apa daya dahaga duniawi telah membutakan mata hati al-Qahir. Lembaga berikut asetnya itu pun disita lalu dikeruk untuk kepentingan pribadi al-Qahir. Di mata manusia, aset tersebut boleh punah, tetapi di mata Allah SWT segala jerih payahmu akan abadi. Sekekal namamu sebagai perempuan perintis lembaga wakaf, wahai Syaghab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gm3t75
April 16, 2019 at 07:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gm3t75
via IFTTT
Share:

Anies: Ini Hak Kita, Kesempatan untuk Menentukan Arah

Anies mengimbau warga untuk menggunakan hak suaranya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengimbau kepada masyarakat untuk menunaikan hak suaranya dalam pencoblosan pemilihan umum (pemilu) pada Rabu (17/4). Menurut dia, baik pilpres maupun pileg adalah kesempatan warga untuk menentukan arah.

"Datang ke TPS, kemudian tunaikan hak suaranya, sampai situ pulang," ujar Anies usai kunjungannya di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu, Selasa (16/4).

Hal itu yang disampaikan Anies untuk menjawab rencana beberapa warga yang ingin golput. Ia meminta, warga jangan membiarkan hak suara terbuang begitu saja.

"Ini adalah hak kita, ini adalah kesempatan bernegara. Kesempatan untuk menentukan arah. Karena itu, jangan biarkan kesempatan menentukan itu terbuang percuma. Karena kita punya hak untuk menentukan," jelas Anies.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tak terlibat dalam menyelenggarakan pesta demokrasi ini. Akan tetapi, kata Anies, pihaknya mendukung penyelenggaraan dengan membatu menyiapkan kebutuhan KPU.

"Karena pengamanan itu bukan tugas Satpol juga, (pengamanan pemilu) tugas kepolisian dengan TNI. Apapun yang dibutuhkan, misalnya butuh transportasi kita siap, membutuhkan tempat kita siap. tapi kita sifatnya supportif," kata Anies.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UEKK0x
April 16, 2019 at 07:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UEKK0x
via IFTTT
Share:

Komnas Haji Minta Kuota Haji Tambahan Direspons Serius

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Komite Nasional Haji dan Umrah menyatakan pemerintah harus segera mengambil sikap menyusul tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu jamaah. Apakah hasil diplomasi ini akan dipergunakan atau dibiarkan lewat begitu saja? 

Baca Juga:

Ketua Komnas Haij dan Umrah, Mustolih Siradj mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang melakukan diplomasi haji tingkat tinggi kepada Raja Salman bin Abdul Aziz untuk menambah jumlah kuota haji.

Pasalnya, penambahan kuota merupakan salah satu persoalan yang paling krusial dalam pelaksanaan ibadah haji. Karena itu, dengan adanya tambahan kuota ini, dia mendorong pemerintah Indonesia benar-benar merespon dan merealisasikan kebijakan yang sudah diberikan oleh Kerajaan Saudi.

"Kuota 10 ribu bukan jumlah yang sedikit, sehingga ini patut diapresiasi dan disyukuri,” kata dia kepada Republika.co.id, di Jakarta, Selasa (16/4).    

Mustolih menyebutkan setidaknya, ada sekitar 3,4 juta jamaah haji tunggu di Indonesia. Menurut Mustolih, penambahan kuota itu setidaknya bisa sedikit mengurai atau mengurangi antrean panjang kuota jamaah haji tunggu di Indonesia. 

Selain itu, kata dia, calon jamaah umumnya juga menantikan adanya percepatan waktu agar mereka bisa segera menunaikan ibadah haji. Kebijakan penambahan kuota haji juga sangat langka terjadi. Karena menurutnya, kebijakan pemerintah Saudi terkait haji juga kerap mengalami pasang surut. 

Mustolih mengakui butuh persiapan dan segala kebutuhan yang berkaitan dengan jamaah haji. Misalnya, terkait pesawat yang akan mengangkut jamaah, hotel atau pemondokan jamaah di Saudi, bis antarjemput di tanah suci, dan katering jamaah haji. 

Mustolih mengatakan itu menjadi tantangan bagi Kemenag untuk mempersiapkan segala kebutuhan bagi kuota jamaah haji tambahan ini. Tentunya, pemerintah Indonesia seyogianya bisa meminimalkan kendala. Mengingat, dana untuk pelaksanaan ibadah haji pun tersedia. 

"Saya kira ini menjadi tantangan bagi Kemenag sebagai penyelenggara bagaimana merespons kebijakan penambahan kuota ini dengan cepat. Termasuk misalnya dengan penambahan petugas, pesawat, booking hotel atau akomodasi dan lainnya, perlu disosialisasikan dan dibahas secara serius," lanjutnya.

Jika tidak direalisasikan tahun ini, dia khawatir calon jamaah haji tunggu bisa menjadi bersikap apatis terhadap penyelenggara. Jamaah haji yang menunggu antrean, terutama lansia (lanjut usia), bisa kecewa jika tambahan kuota ini tidak diterapkan tahun ini. Hal itu lantaran kesempatan sudah terbuka bagi Indonesia. 

Selain itu, Mustolih mengatakan bahwa sistem e-hajj (elektronik haji) yang dibuat kerajaan Saudi juga sudah menyesuaikan tambahan 10 ribu bagi calon jamaah haji Indonesia. Sehingga, dia menekankan agar jangan sampai diplomasi tingkat tinggi antara Presiden Jokowi dan Raja Salman ini menjadi tidak ada implikasinya.    

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GiPZt2
April 16, 2019 at 07:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GiPZt2
via IFTTT
Share:

In Picture: Jalan Rusak di Kemiri Muka Depok Kondisinya Berlumpur

Kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki itu mengganggu aktivitas warga.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Kendaraan menghindari kubangan pada jalan yang rusak di Jalan Pertamina, Kemiri Muka, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/4).

Kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki itu mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZbxhfD
April 16, 2019 at 07:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZbxhfD
via IFTTT
Share:

Juve vs Ajax, Duel Menuju Empat Besar

Laga 8 besar Liga Champions, Juventus vs Ajax Amsterdam.

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID,

Juventus Vs Ajax Amsterdam
Leg Kedua Perempat Final Liga Champions
Rabu (17/4) Pukul 02.00 WIb
Stadion Juventus, Turin

Juventus

- Cristiano Ronaldo mencetak 8 gol dalam 6 laga vs Ajax, termasuk 1 gol di leg pertama pekan lalu saat Juve ditahan Ajax 1-1.
- Selalu menang dalam 5 laga kandang terakhir di semua kompetisi (3-0 vs Frosinone, 4-1 vs Udinese, 3-0 vs Atletico Madrid, 1-0 vs Empoli, 2-1 vs AC Milan)
- Tak terkalahkan dalam 13 laga kandang terakhirnya di semua kompetisi (M 12, S 1, K 0)
- Tak terkalahkan dalam 7 laga terakhir melawan klub-klub Belanda (M 4, S 3, K 0)

Ajax

- Menang 5 kali dan hanya kalah 1 kali dalam 6 laga tandang terakhir di semua kompetisi (M 5, S 0, K 1), mencetak 21 gol dan kebobolan 6 gol
- Memenangi 10 dari 12 laga terakhir di semua kompetisi (M 10, S 1, K 1)
- Dusan Tadic menyumbang 2 gol saat Ajax unggul telak 6-2 Excelsior di Eredivisie Belanda. Musim ini, Tadic sudah mencetak 6 gol di Liga Champions, unggul 1 gol dari bintang Juve, Ronaldo.

Head-to-Head di Kompetisi Level Eropa

Pertandingan: 13
Juventus menang: 6 (16 gol)
Imbang: 5
Ajax menang: 2 (10 gol)

Pertemuan Terakhir

11-04-2019 Ajax 1-1 Juventus (UCL)
26-02-2010 Juventus 0-0 Ajax (UEL)
19-02-2010 Ajax 1-2 Juventus (UEL)
24-11-2004 Juventus 1-0 Ajax (UCL)
16-09-2004 Ajax 0-1 Juventus (UCL)

Sumber: uefa.com/90min/skysports
Pengolah: endro yuwanto

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UotNm4
April 16, 2019 at 07:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UotNm4
via IFTTT
Share:

Kemendikbud Upayakan Perbaiki Kekurangan Sekolah Anak TKI

Saat ini, sekolah anak TKI di Malaysia kekurangan guru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih terus mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada di sekolah anak TKI atau community learning center (CLC). Sebab, hingga saat ini masih banyak CLC di wilayah Malaysia yang perlu diberi perhatian lebih.

Menurut Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen), Poppy Dewi Puspitawati pihaknya selalu berusaha meningkatkan layanan pendidikan di seluruh Indonesia. Dimana pun anak Indonesia, menurutnya berhak mendapatkan kualitas pendidikan yang memadai.

"Kami senantiasa meningkatkan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia dimanapun berada. Tentu akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya," kata Poppy pada Republika.co.id, Selasa (16/4).

Baik dari segi bantuan dana maupun guru, sudah terus diberikan kepada sekolah anak TKI dimanapun berada. Poppy mengatakan Kemendikbud terus berusaha memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak Indonesia.

Kekurangan guru juga terjadi di salah satu sekolah anak TKI yakni CLC Sandakan, Sabah, Malaysia. Terkait hal ini, sampai pada akhir tahun lalu Kemendikbud telah mengirimkan lebih dari 100 guru ke Malaysia untuk memenuhi kebutuhan guru untuk anak Indonesia di sana.

Guru-guru yang dikirimkan oleh Kemendikbud mengajar di sekolah anak TKI yang tersebar di wilayah Sarawak dan Sabah. Saat ini, tercatat lebih dari 200 CLC di Malaysia terdiri dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Meskipun demikian, saat ini kekurangan guru kembali terjadi. Menurut Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Supriano kekurangan guru tersebut terjadi karena ada 48 guru CLC yang lulus CPNS. Hal ini menyebabkan para guru yang lulus tersebut harus mengajar di tempat ia diterima sebagai CPNS.

Adapun untuk memenuhi kembali kebutuhan guru untuk CLC di Malaysia, Supriano mengatakan pihaknya terus mengusahakan penambahan tenaga pengajar. Saat ini, Kemendikbud sedang melakukan proses penambahan guru untuk mengisi kekosongan tersebut.

"Kami sedang proses penambahan guru. Memang guru-guru anak TKI diusahakan terus," kata Supriano.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IA2Aur
April 16, 2019 at 07:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IA2Aur
via IFTTT
Share:

Aliansi Mahasiswa Cipayung Serukan Milenial tak Golput

Mahasiswa akan ikut mengawasi jalannya pemilu

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA --  Organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus mendorong penyelenggaraan Pemilu 2019 yang bersih dan damai. Di samping itu, Cipayung Plus yang diisi oleh HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI, IMM, KMHDI, dan HIKMAHBUDHI itu menyatakan akan terjun langsung mengawasi penyelenggaraan pemilu hingga berakhir.

Organisasi kemahasiswaan ini tegas menyebutkan, seruan people power yang menolak hal pemilu, bukanlah esensi demokrasi.  Ketua Umum HMI Saddam Al Jihad mengatakan, perhelatan pemilu ini adalah momentum untuk merayakan demokrasi dari rakyat oleh rakyat. Karena itu, agenda demokrasi harus menciptakan kebahagiaan sekaligus kemenangan bagi rakyat. 

"Sementara itu ada pihak yang mendorong people power bukan bagian dari demokrasi. Sebab, people power dan demokrasi berbeda," kata Saddam dalam konferensi pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Menurut Saddam, siapa pun yang menang di Pemilu ini adalah kemenangan rakyat. Karena itu, dia mengharapkan semua pihak-pihak yang berupaya membuat kekacauan agar mengurungkan upayanya. 

"Saya juga meminta jangan sampai kita golput karena suara milenial adalah suara penentu keberlanjutan Republik Indonesia," kata Saddam.

Sementara itu Ketua Umum GMNI Robatullah K Jaya mendesak Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu melaksanakan Pemilu 2019 yang damai dan netral. Di samping itu, Roybatullah juga mengharapkan tidak ada lagi perpecahan antarmasyarakat pascapemilu. 

"Kami mengimbau rakyat Indonesia menjaga persatuan serta mendorong upaya yang sudah dijanjikan dilakukan dan cita-cita proklamasi. Selain itu, sebagaimana kita ketahui 17 April ini merupakan pesta demokrasi terbesar karena pemilihan caleg dan presiden sehingga perlu dijaga kondusivitasnya," kata dia.

Dalam konferensi pers ini, Cipayung Plus juga membacakan deklarasi pemilu damai. Menurut Ketua Umum GMKI Korneles Jacob, deklarasi ini dibacakan sebagai upaya Cipayung Plus sebagai organisasi kemahasiswaan turut langsung menciptakan Pemilu yang umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. 

Cipayung Plus, kata Korneles, merasakan bahwa Pemilu adalah sarana terwujudnya kedaulatan rakyat, di mana setiap warga negata memiliki hak unyik menentukan wakil dan pemimpin mereka. Dengan kata lain, pemilu menjadi pilar penting bagi terwujudnya demokrasi sebagai proses politik rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. 

Terkahir, Cipayung Plus memerintahkan kepada seluruh anggotanya untuk membuka posko Pemilu di tingkat daerah hingga pusat. Sekian itu, para anggota juga diminta mengawal proses pemungutan hingga penghitungan suara di TPS-TPS.

"Menginstruksikan semua kader Cipayung Plus untuk membuka posko Pemilu di sekretariat tingkat daerah dan wajib mengawal proses pemungutan dan penghitungan suara TPS masing-masing. Hal ini sangat penting sebagai sumbangsih semua kader Cipayung Plus dalam mewujudkan Pemilu yang jujur dan transparan," tutur dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UVcYDV
April 16, 2019 at 07:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UVcYDV
via IFTTT
Share:

JK says political disparity won't cause conflict

The 2019 simultaneous election in Indonesia will take place Wednesday, Apr 17.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vice President Jusuf Kalla (JK) said political disparuty in the community would not cause prolonged conflict or even divide people of Indonesia. The differences in the community will end after 2019 election is held completely, he said.

“When election, certainly people will split but it will not cause conflict and dispute,” JK said on Tuesday.

According to JK, the implementation of election in Indonesia since New Order era has never resulted a prolonged conflict between candidate pairs and also people with different political choices. He said after election day, people will not be different again.

JK explained for example in government, each party is different. However, after being into the government, most of them accepted the result and return to unity.

The 2019 simultaneous election in Indonesia will take place Wednesday, Apr 17. People in the country will vote for country’s leaders and representatives for the next five years. The polling stations (TPS) will open at 7 am and close at 1 pm.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KGWLOD
April 16, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KGWLOD
via IFTTT
Share:

Beto Goncalves: Gunakan Hak Pilih Penting untuk Indonesia

Beto Goncalves akan menggunakan hak pilihnya di pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain klub Madura United Alberto "Beto" Goncalves da Costa yang telah menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada 2018, menganggap penting pemilihan umum presiden dan wapres perdana di Indonesia, Rabu (17/4). Beto pun akan menunaikan hak pilihnya pada pemilu besol.

"Menurut saya pemilu itu sangat penting demi kemajuan negara," kata Beto ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Selasa (16/4).

Sebagai warga Indonesia, pria kelahiran Brazil itu menganggap dirinya bertanggung jawab untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi bangsa. Masyarakat, dia melanjutkan, sudah semestinya memiliki kepedulian atas masa depan bangsa.

Beto sudah memegang teguh nilai-nilai tersebut sejak dirinya masih menjadi warga negara Brazil. Di Brazil, pesepak bola yang sudah berlaga di Indonesia sejak 2008 itu menjadi saksi betapa warga di sana melek dengan situasi politik terutama ketika pemilu.

"Keadaan pemilu di sana mirip dengan di Indonesia. Kampanye di mana-mana. Saya juga masih memantu perkembangan di Brazil terutama melalui media sosial," kata mantan pemain SriwijayaFC itu.

Sesuai dengan rencana Alberto Goncalves dan istrinya akan menggunakan hak pilih di Surabaya, tempat mereka berdomisili saat ini. "Saya dan istri mencoblos di dekat apartemen," kata penyerang yang tampil bersama tim nasional Indonesia di Asian Games 2018 dan Piala AFF 2018 tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UX2fsw
April 16, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UX2fsw
via IFTTT
Share:

Herman Dzumafo Senang Bisa Ikut Nyoblos di Pemilu Serentak

Herman mengatakan keikutsertaan dalam pemilu membuatnya menjadi WNI tulen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain klub Bhayangkara FC Herman Dzumafo Epandi antusias menyambut hari pemungutan suara Pemilu serentak 2017, para Rabu (17/4) besok. Herman yang telah resmi menjadi WNI sejak 2017, mengatakan keikutsertaannya dalam pemilu akan membuatnya menjadi warga Indonesia tulen.

"Saya senang ikut pemilu. Itu akan membuat saya jadi warga Indonesia yang sesungguhnya," ujar Dzumafo ketika dihubungi dari Jakarta, Selasa (16/4).

Pria kelahiran Kamerun itu pun sengaja terbang ke tempat tinggalnya di Pekanbaru untuk memberikan suaranya pada pemilu, Rabu (17/4). Dzumafo terbang dari Jakarta pada hari ini, karena pihak Bhayangkara memang memberikan libur kepada pemainnya saat pemilu.

"Saya memang sengaja kembali ke rumah untuk mencoblos. Saya berharap pemimpin terpilih bisa membuat Indonesia tetap aman," ujar lelaki berusia 39 tahun itu.

Sementara berbicara spesifik sepak bola, Dzumafo juga memiliki harapan dunia lapangan hijau Indonesia bisa lebih baik. "Semoga sepak bola Indonesia lebih maju, lebih bersih. Namun, masyarakat Indonesia juga harus membantu demi kemajuan bersama," kata Dzumafo.

Sebagai informasi, berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru, total ada 507.213 daftar pemilih tetap (DPT) dengan rincian pemilih laki-laki 250.082 dan perempuan 257.131 orang. Di Pekanbaru ada 2.448 tempat pemungutan suara (TPS) dan 12.240 kotak suara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2InNLvW
April 16, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2InNLvW
via IFTTT
Share:

Sayyidah Syaghab Perintis Lembaga Wakaf Pertama

Gemerlap harta tak membuat Syaghab buta mata hati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Filantropi muncul dan tumbuh bersamaan dengan perkembangan peradaban manusia. Aksi kepedulian terhadap sesama tersebut ada yang terlembagakan oleh negara ataupun bersifat nonformal yang dikoordinasikan oleh masyarakat. Keberadaan institusi ini memiliki peran dan fungsi strategis, tak terkecuali mendukung kinerja pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Sepanjang sejarah, aksi solidaritas kepada dhuafa dan mereka yang memerlukan itu didominasi kalangan pria. Namun, ternyata tercatat pula sejumlah nama perempuan yang ikut andil mendirikan lembaga sosial. Sayyidah Syaghab membuktikan hal itu.

Ibunda kandung dari Khalifah Dinasti Abbasiyah, al-Muqtadir Billah, itu disebut-sebut sebagai sosok perintis lembaga wakaf dari kalangan kaum Hawa. Selama sang anak berkuasa sepanjang 295-320 H/ 908- 938 M, ia menjadi keluarga khalifah dari golongan perempuan pertama yang membuka pelayanan publik di bidang sosial.

Kekayaan harta yang dimiliki tak membuat ibu suri yang berasal dari kalangan dayang istana itu tenggelam dalam gemerlap duniawi. Dikisahkan, hartanya melimpah berupa intan dan permata serta emas berlian. Untuk pengelolaan kekayaannya itu, ia menunjuk sejumlah petugas administrasi dan accountingyang disimpan di Irak. Nasib dayang istana tersebut memang cukup beruntung. Kehidupannya berubah saat ia dipersunting oleh Khalifah al-Mutawakkil (205-247 H/847-861 M), ayahanda al-Muqtadir.

Komitmennya terhadap kelompok marjinal dan tak mampu itu terbukti dengan banyak lembaga wakaf yang ia dirikan di berbagai sudut kota hingga pelosok pedesaan. Ia menugaskan para pegawai istana dan menggaji mereka untuk mengemban tugas mulia tersebut. Layanan yang diberikan meliputi kesehatan, pemenuhan bahan pokok, bantuan pelunasan utang piutang, dan aksi filantropi lainnya.

Lembaga wakaf menyalurkan bantuan pula bagi para peziarah Makkah dan Madinah. Perempuan yang memiliki julukan Ummu Gharib ini berkeyakinan bahwa wakaf merupakan manifestasi pribadi yang takwa. Ia pun berharap, dengan aktivitasnya itu namanya akan tetap kekal seabadi pahala wakaf yang ia garap.

Tak hanya piawai di bidang filantropi, ibunda al-Muqtadir itu juga mempunyai antusiasme tinggi atas tercapainya keadilan bersama bagi masyarakat. Ia mendirikan tribun khusus untuk pengaduan warga. Ini ditempuh untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat. Syaghab pun menunjuk sederet asisten perempuan di istana sebagai hakim.

Awalnya, niatan baiknya tak diterima mulus oleh warga. Ia bahkan mendapatkan kecaman karena melibatkan perempuan dalam peradilan. Tribun pengaduan masyarakat itu pun sepi peminat. Syaghab membaca kondisi ini secara cermat, dengan sigap mendaulat Abu al-Hasan agar menduduki posisi hakim. Solusinya itu berbuah manis. Pusat pengaduan itu pun akhirnya ramai dan menjadi rujukan berbagai kalangan dalam rangka mencari keadilan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XivnrM
April 16, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XivnrM
via IFTTT
Share:

Pakar: Iklan di Industri Keuangan Perlu Diatur

Kebanyakan masyarakat dirugikan karena informasi iklan yang tidak jelas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar pemasaran Hermawan Kartajaya menilai langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melindungi konsumen dengan menerbitkan pedoman mengenai aturan periklanan di industri keuangan sudah tepat. Hermawan mengakui, banyak strategi pemasaran digunakan untuk tujuan tidak baik.

"Banyak iklan yang menjanjikan produk keuangan tertentu akan menghasilkan keuntungan yang berlipat padahal belum tentu," ujar Hermawan saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (16/4).

Hermawan mengungkapkan, dengan maraknya digitalisasi, masyarakat menjadi lebih mudah dibujuk. Karena produk keuangan bersifat regulatif, menurut Hermawan akan sangat berbahaya jika tidak diatur.

Hermawan mengatakan kebanyakan masyarakat dirugikan karena informasi yang disajikan diiklan tidak diterangkan secara jelas. Misal, iklan menggunakan kata 'gratis' tapi nyatanya terdapat ongkos tersembunyi. 

Dia menambahkan, banyak iklan yang sifatnya menjual janji karena ada tuntutan persaingan yang ketat dari industri. Oleh karena itu, Hermawan menyarankan agar masyarakat lebih jeli lagi saat membaca iklan. Menurut Hermawan, tidak sedikit konsumen yang kurang memahami istilah dan persyaratan di industri keuangan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IoEoMx
April 16, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IoEoMx
via IFTTT
Share:

Akhirnya, Saluran Tersumbat di Jalan Raya Setu diperbaiki

Saluran tersumbat yang sempat membuat banjir jalan Raya Setu kini diperbaiki

Jalan Raya Setu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi yang sempat tergenang air karena saluran airnya tersumbat akhirnya diperbaiki. Berdasarkan pantauan di lokasi, saat ini jalan yang berdekatan dengan Pasar Setu tersebut genangan air sudah mulai berkurang dibanding sebelumnya.

Terlihat juga masih ada beberapa petugas atau pekerja yang sedang memperbaiki saluran yang tersumbat. Mereka mengangkat sampah dan tanah yang menyumbat saluran tersebut dan memasukannya ke dalam karung.

Selain itu masih ada beberapa pekerja yang membongkar sebagian pinggir jalan untuk membuat saluran air agar air berjalan dengan lancar. Walaupun hingga saat ini pekerjaan belum selesai sepenuhnya, setidaknya sudah perbaikan yang dilakukan sehingga masyarakat bisa lebih nyaman melintasi jalan tersebut tanpa harus teeciprat air selokan.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi, Kabupaten Bekasi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GnyUOq
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GnyUOq
via IFTTT
Share:

ACT Beri Pelatihan Medis ke IRT

Penting bagi IRT memahami dalam menerapkan penanganan pertama pada kecelakaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Permasalahan kesehatan masih menjadi permasalahan yang banyak diderita sebagian besar masyarakat. Sebagian besar penyakit dan permasalahan kesehatan berubah menjadi fatal.

Tidak menutup kemungkinan, ketidaktahuan masyarakat tentang penanganan medis bisa mengakibatkan korban jiwa. Khususnya, tentang penanganan pertama yang harus dilakukan.

Melihat pentingnya keterampilan medis bagi masyarakat, Akademi Relawan Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan pelatihan penanganan pertama pada kecelakaan (P3K).

Pelatihan diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga (IRT). Sebab, penting bagi mereka memahami dan sigap dalam menerapkan penanganan pertama pada kecelakaan di tengah-tengah keluarga.

Pelatihan diisi pula simulasi P3K agar masyarakat bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan. Mengecek denyut nadi, jalan pernapasan, perawatan luka ringan, dan untuk patah tulang.

Instruktur Medis, Rahmad Widodo mengatakan, jika penanganan pertama pada kecelakaan bia dilakukan seluruh ibu-ibu rumah tangga, akan ada banyak penyakit berbahaya yang bisa dicegah.

"Setiap individu harapannya dapat menguasai keterampilan medis tingkat dasar, agar ketika mendapat peristiwa kecelakaan dapat menjadi penolong pertama," kata Widodo beberapa waktu lalu.

Pelatihan sendiri diberikan kepada masyarakat di Dusun Nanggulan, Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok. Setidaknya, ada 51 ibu-ibu setempat yang turut serta.

Ketua PKK Dusun Naggulan, Mei berharap, pelatihan seperti ini terus dilakukan. Tujuannya, agar masing-masing ibu bisa memiliki kemampuan menangani kondisi darurat.

"Bisa menjadi dokter untuk rumahnya sendiri dan tidak sedikit-sedikit ke puskesmas," ujar Mei.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UEY84Y
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UEY84Y
via IFTTT
Share:

Kiat Menyulap Transit Mall Bagi Pengguna MRT

Beroperasinya MRT memberikan dampak positif bagi bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proyek properti yang berada didekat kawasan Transit Oriented Development (TOD) diyakini akan memiliki nilai jual lebih tinggi. TOD dinilai menjadi jawaban bagi kebutuhan gaya hidup modern masyarakat perkotaan yang membutuhkan akses cepat, mudah dan nyaman ke lokasi tujuan. 

Karena itu pembangunan fasilitas publik, seperti pusat bisnis modern atau mix used sebaiknya terkoneksi dengan sarana transportasi massal seperti mass rapid transit (MRT). 

"Ini akan meningkatkan quality of life karena adanya konektivitas akses," kata Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, dalam diskusi akhir pekan lalu.

Saat ini perkantoran yang dilengkapi hunian dan sarana transportasi massa menjadi pilihan menarik masyarakat perkotaan.  Seperti halnya MRT yang melayani rute Lebak Bulus hingga bunderan Hotel Indonesia telah memberikan efek positif bagi pengembangan bisnis kawasan yang dilalui MRT. Terutama, kawasan TB Simatupang maupun RA Kartini hingga Lebak Bulus yang banyak berdiri perkantoran modern. 

"Jumlah peningkatan memang belum dihitung, tapi pasti ada peningkatan seginifikan, di Blok M Plaza revenue naik 20 persen, " kata Yoga.

Karena itu pihaknya melalui anak usaha PT Intiland yakni PT Inti Sarana Ekaraya, menjalin kerjasama dengan PT Menara Prambanan untuk mengembangkan kawasan mix used Point Square Jakarta Selatan. Kawasan bisnis dan hunian high rise seluas 2,5 hektar ini dinilai strategis karena terletak di simpul antara kawasan TB Simatupang dengan Pondok Indah. 

Apabila sebelumnya menjadi mal ini pusat perdagangan, kini dengan beroperasinya MRT akan berkembang menjadi mal transit. Pusat bisnis dan hunian yang bersebelahan dengan stasiun MRT ini akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang bagi naik turun penumpang ojek online yang hendak menggunakan MRT, busway atau sebaliknya. Pihaknya akan membangun sejenis sky bridge yang menghubungankan terminal dengan pusat perbelanjaan. Total investasi untuk pengembangan proyek tersebut mengkabiskan biaya Rp 400 miliar lebih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GkPOxa
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GkPOxa
via IFTTT
Share: