Showing posts with label 2019 at 07:17PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:17PM. Show all posts

Friday, May 24, 2019

Telkom Tunjuk Ririek Adriansyah Sebagai Dirut

RUPST Telkom juga merombak jajaran dewan komisaris

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 PT Telkom Indonesia merombak jajaran direksi. Salah satunya menunjuk Ririek Adriansyah sebagai direktur utama menggantikan Alex Sinaga yang habis masa jabatannya.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada manajemen Telkom sebelumnya dan karyawan atas kerja keras pencapaian kinerja pada 2018," kata Ririek usai menggelar RUPST di Jakarta, Jumat (24/5).

Ririek menyampaikan optimismenya kepada pelanggan dan para pemegang saham bahwa perseroan dapat tumbuh lebih baik lagi ke depannya. Menurut Ririek, untuk penguatan kapabilitas digital, Telkom menjalankan strategi inorganik, melalui pendekatan akuisisi atau melalui kerja sama, baik oleh Telkom maupun entitas perusahaan.

Selain itu, RUPST Telkom juga mengangkat Rhenald Kasali menjadi komisaris utama menggantikan Hendri Saparini. Rhenald Kasali sebelumnya menjabat komisaris utama PT Angkasa Pura II (AP II). Telkom Indonesia menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat ini.

Dua agenda penting dalam RUPST tersebut adalah perombakan dewan direksi dan komisaris serta persetujuan pembagian dividen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VPmhBw
May 24, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VPmhBw
via IFTTT
Share:

Wisatawan ke Gunung Kidul Diprediksi tak Tinggi Saat Lebaran

Libur Lebaran dinilai terlalu singkat sehingga kunjungan wisatawan tidak tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNG KIDUL -- Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan kunjungan 172.540 wisatawan untuk seluruh objek wisata saat libur Lebaran 2019.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono mengatakan pada Lebaran 2019 ini, Dispar tidak menargetkan jumlah kunjungan wisata yang terlalu tinggi karena berdekatan dengan libur sekolah pada akhir Juni hingga pertengahan Juli 2019.

"Kami tidak mematok target tinggi terkait jumlah kunjungan wisatawan pada libur Lebaran tahun ini karena pada masa Lebaran ini, hari libur yang ada dinilai terlalu singkat," kata Harry di Gunung Kidul, Jumat (24/5).

Ia memprediksi libur Lebaran efektif antara 6 Juni hingga 9 Juni, selebihnya libur sebelum Lebaran banyak digunakan untuk kegiatan belanja, di pasar atau di mal. Sehingga, Dispar hanya menargetkan sejumlah 172.540 wisatawan saat libur Lebaran nanti.

Wisatawan diperkirakan akan memadati kawasan pantai selatan Gunung Kidul. Kemudian wisata non-pantai, objek wisata Gua Pindul juga masih menjadi primadona.

"Kami memperkirakan 80 persen wisatawan berlibur ke pantai karena Gunung Kidul identik dengan keindahan pantainya," katanya.

Terkait lonjakan wisatawan saat libur nasional, Harry mengatakan Dispar tidak bisa berbuat banyak mengatasi lonjakan wisatawan. Wisatawan sendiri datang sesuai jadwal acara mereka sehingga kepadatan pengunjung sulit teratasi.

"Biasanya kan wisatawan sudah punya agenda acara, jam sekian di sini, kemudian beberapa jam lagi pindah, seperti itu," kata dia.

Ia berharap pengelola menyediakan fasilitas atau wahana lain agar tidak terjadi tumpukan wisatawan yang masuk ke dalam gua. Sehingga, pengunjung dapat menunggu sembari melakukan aktivitas lain.

"Kalau bisa transit, kan ada ruang tunggu dengan diisi kegiatan. Harapan kami seperti itu," kata Harry.

Harry mengharapkan para pelaku wisata dapat memanfaatkan singkatnya masa libur Lebaran kali ini. Utamanya pada pelaku usaha kuliner. Selama ini, banyak wisatawan yang datang ke Gunung Kidul tapi minim yang menjajakan uangnya di lokasi wisata. Hal itu harus disikapi kreatif oleh pelaku usaha.

"Jangan menjual makanan dan oleh-oleh dengan harga di atas kewajaran. Hal ini akan membuat wisatawan enggan datang dan merusak citra wisata di Gunung Kidul. Boleh menaikkan harga makanan, minuman dan oleh-oleh, tapi yang wajar. Wisata maju, masyarakat juga yang diuntungkan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30E5Dsp
May 24, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30E5Dsp
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Final Coppa Italia, Atalanta dan Lazio Dapat Dorongan Moral

Atalanta dan Lazio akan menjalani laga Final Coppa Italia tengah pekan depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atalanta dan Lazio sama-sama mendapat dorongan moral menjelang partai final Piala Italia di Stadion Olimpico, Roma, pada Kamis (16/5) dini hari WIB. Sebab, kedua tim itu berhasil membukukan kemenangan dalam laga pekan ke-36 Liga Italia masing-masing.

Atalanta menang pada Sabtu (11/5) malam WIB dengan skor 2-1 atas tamunya Genoa dalam laga pertama mereka pindah ke Stadion MAPEI, Reggio Emilia, sebagai kandang baru di sisa musim ini. "Ini kemenangan yang penting untuk menempatkan kami di kondisi mental terbaik jelang final," kata Gasperini dalam komentar purnalaga dilansir laman resmi Atalanta.

Gelandang Robin Gosens menyebut kemenangan itu diraih dengan sulit namun sukses mengantarkan timnya menuju momen penting. "Ini laga sulit namun kami puas karena bisa meraih tiga poin. Final itu momen yang penting bukan cuma bagi kami, tetapi untuk kota Bergamo," ujarnya.

Wajar Gosens mengatakan hal itu, mengingat Atalanta terakhir kali tampil di final Piala Italia dan menjadi juara pada 1963 silam. Sementara itu, Lazio juga meraih kemenangan dengan skor serupa di kandang Cagliari pada Minggu dini hari WIB. Bagi sang pelatih, Simone Inzaghi, itu menjadi modal penting menjelang laga final.

"Mulai besok kami akan melakukan persiapan untuk final. Dalam pertandingan tadi para pemain begitu bersemangat di lapangan dan hasil kemenangan bakal menjadi modal penting jelang menghadapi Atalanta," katanya dalam komentar purnalaga dilansir laman resmi Lazio.

Di sisi lain, Inzaghi juga mengungkapkan gelandang Sergej Milinkovic-Savic berpeluang untuk kembali merumput dan membela Lazio di partai final "Kemarin dia sudah sempat ikut latihan pematangan penyelesaian, meski masih merasakan sakit. Kami akan meninjau lebih jauh besok dan di hari-hari menjelang final," ujarnya.

Lazio bakal menjalani penampilan ke-10 di final Piala Italia, dan mereka terakhir menjadi juara pada 2013 lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jydx0g
May 12, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jydx0g
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

YBM PT PLN UP2D Jateng dan DIY Ajak Dhuafa Sambut Ramadhan

Kegiatan diwujudkan melalui pembagian bingkisan berupa paket sembako.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sambut datangnya bulan Ramadhan, Yayasan Baitul Maal (YBM) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berbagi kebahagiaan dengan warga dhuafa Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah ini, diwujudkan melalui pembagian bingkisan berupa paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada 50 kaum dhuafa penerima manfaat.

Manager PT PLN (Persero) UP2D Jawa Tengah dan DIY, Hamsyah, mengatakan kegiatan berbagi kebahagiaan bersama kaum dhuafa tersebut merupakan salah satu upaya pemberdayaan zakat karyawan PLN. Selama ini, karyawan PLN UP2D yang beragama Muslim menyisihkan sebagian rezekinya setiap bulan untuk dikelola dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan amal, oleh Yayasan Baitul Maal (YBM).

“Kali ini diwujudkan melalui pembagian bingkisan dhuafa, kepada 50 penerima manfaat yang berhak, di wilayah Kelurahan Bambankerep ini,” jelasnya, Selasa (7/5).

Hamsyah berharap, dengan adanya program pembagian bingkisan dhuafa tersebut dapat memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat, khususnya kaum dhuafa yang sangat membutuhkan. “Ramadhan ini merupakan bulan penuh rahmat dan berkah, oleh karena itu kami para karyawan Muslim PLN ingin berbagai kebahagiaan dengan masyarakat kurang mampu agar bisa merayakan Ramadhan kali ini dengan kebahagiaan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pantia Amaliyah Ramadhan 1440 Hijriah, Hendra Cahyo Utomo, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi kebahagiaan melalui pembagian bingkisan dhuafa tersebut dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama telah dibagikan kepada 25 keluarga fakir miskin pada saat awal Ramadhan, dan 25 keluarga pada saat akhir Ramadhan di wilayah sekitar Kantor PLN UP2D Jawa Tengah dan DIY tersebut secara door to door.

Khusus menyambut bulan suci Ramadhan kali ini, YBM PT PLN (persero) UP2D juga telah menyiapkan berbagai kegiatan amalan lainnya. “Selain program pemberian bingkisan dhuafa ini, Yayasan Baitul Maal juga menyelenggarakan kegiatan Cinta Anak Yatim, Peduli Purnakarya, program Muslimah Tangguh dan Santunan Gharimin,” jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JpeszV
May 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JpeszV
via IFTTT
Share:

Laba Tunas Grup Tumbuh 14 Persen pada Kuartal I 2019

Proyeksi penjualan dan laba sepanjang 2019 sangat tergantung pada situasi pasar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Tunas Ridean Tbk (Tunas Grup) berhasil mempertahankan kinerja positif sepanjang kuartal pertama 2019, di tengah lesunya industri otomotif. Pendapatan bersih kuartal I 2019 meningkat 6 Persen menjadi Rp 3.567 miliar dari kuartal 1 2018 yang sebesar Rp 3.525 miliar.

Hal tersebut dipaparkan Direktur Keuangan Tunas Grup, Kent Teo dalam public expose Tunas Grup di Mandarin Hotel, Jakarta, Selasa (7/5).

Laba Grup juga meningkat 14 persen pada kuartal I 2019 menjadi Rp 160 miliar dari perolehan laba kuartal I 2018 yang sebesar Rp 141 miliar. “Bisnis otomotif menyumbang 60 persen dari total laba kuartal I 2019, diikuti pembiayaan (MTF) menyumbang laba 31 persen, dan bisnis rental 9 persen,” ungkap Kent.

Direktur Utama Tunas Grup, Rico Setiawan menjelaskan, proyeksi penjualan dan laba sepanjang 2019 sangat tergantung pada situasi pasar. Pasar mobil awal tahun agak tertekan. “Memang jelang election (pemilu) penjualan mobil turun, tetapi jelang lebaran biasanya start growing. Kalau motor stabil karena di kuartal I 2019 kita masih growing,” jelas Roco.

Dia mengutip data Gaikindo bahwa penjualan turun 13 persen di awal tahun. Namun, lanjutnya, Tunas Grup meyakini akan terjadi market recovery di semester kedua. “Hasilnya kami perkirakan sama seperti tahun lalu setelah proses recovery,” jelas Rico di kesempatan yang sama.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil baru nasional turun 13 persen pada kuartal pertama tahun 2019 menjadi 254 ribu unit, dari 294 ribu unit di kuartal pertama tahun 2018. Sementara dari data Pemerintah dan AISI, penjualan motor baru nasional naik 15 persen pada kuartal pertama tahun 2019 menjadi 1.681 ribu unit, dari 1.457 ribu unit di kuartal pertama tahun 2018.

"Untuk Grup Tunas, penjualan mobil baru juga turun 7 persen pada kuartal pertama tahun 2019 dikarenakan intensitas persaingan. 13.749 unit menjadi 12.844 unit," paparnya.

Penurunan penjualan dialami oleh Tunas Toyota turun 2 persen selama kuartal pertama tahun 2019 dibandingkan dengan penurunan penjualan Toyota nasional, yakni dari 7.837 unit di periode yang sama 2018 menjadi 7.680 unit di kuartal 1 2019.

Penjualan Tunas Daihatsu  juga turun 11 persen selama kuartal pertama tahun 2019 dikarenakan tingkat persediaan yang lebih rendah, yakni dari 5.430 unit menjadi 4.821 unit. Penjualan Tunas BMW juga turun 38 persen selama kuartal pertama tahun 2019, menjadi 206 unit dari 333 unit di awal 2018. Hal ini karena pangsa pasar yang terbatas dan harga yang kurang kompetitif dengan jenis yang lain.

"Berbeda dengan penjualan mobil yang melemah, penjualan sepeda motor melalui Tunas Honda justru naik 10 persen selama kuartal pertama tahun 2019 didukung oleh peningkatan pasokan. Yakni dari 51.732 ribu unit awal tahun lalu menjadi 56.846 ribu unit motor saat ini," ungkap Rico.

Selain itu, armada Tunas Rental ikut melemah sebagaimana penjualan mobil. Penurunan armada per Maret 2019 disebabkan oleh berakhirnya kontrak jangka panjang dengan beberapa pelanggan korporasi dari 8.534 unit menjadi 8.224 unit, turun sebanyak 5 persen.

Namun dari bisnis pembiayaan melalui MTF, pelepasan kredit baru terus meningkat mencapai 6 persen selama kuartal pertama tahun 2019 meskipun pasar otomotif menurun. Rp. 6.599 miliar menjadi Rp. 6.963 miliar.

"Komitmen Tunas Grup tetap berinvestasi demi menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat. Capex 2019 kita anggarkan Rp 729 miliar dengan rincian Rp 489 miliar untuk rental, dan Rp 240 miliar untuk otomotif," tutup Rico.

Kinerja 2018

Untuk diketahui, pasar mobil nasional pada 2018 naik 7 persen menjadi 1,2 juta unit. Sedangkan penjualan mobil Tunas Grup turun 6 persen menjadi 48.326 unit dikarenakan intensitas persaingan. Pasar motor nasional naik 8 persen menjadi 6,4 juta unit.

Sedangkan penjualan sepeda motor Tunas Grup yang terutama berlokasi di Sumatra mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga hasil pertanian yang menyebabkan kenaikan penjualan sebesar 11 persen menjadi 248.857 unit.

Alhasil laba bersih Tunas Grup di 2018 mencapai Rp 560,2 miliar naik 18 persen dari periode 2017. Laba Grup dari bisnis otomotif naik 21 persen menjadi Rp 292,9 miliar, disebabkan oleh meningkatnya marjin dari perdagangan mobil dan kenaikan penjualan unit motor. 

Sementara kontribusi Top of Formlaba dari bisnis rental naik 12 persen menjadi Rp 69,7 miliar. Pembiayaan dari MTF memberikan kontribusi laba sebesar Rp 197,6 miliar, melonjak 15 persen dari tahun 2017.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J4oOpx
May 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J4oOpx
via IFTTT
Share:

KPK: Sebagian Poin Praperadilan Romi Masuk Pokok Perkara

Sidang lanjutan praperadilan Romi hari ini digelar di PN Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa sebagian poin permohonan praperadilan yang diajukan anggota DPR RI Romahurmuziy alias Romi telah masuk pada pokok perkara. Sidang lanjutan  praperadilan Romi hari ini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

"Apabila dicermati dalil-dalil permohonan praperadilan tersebut telah memasuki materi pokok perkara dugaan tindak pidana korupsi yang seharusnya disampaikan pemohon (Romi) dalam pembelaan (pleidoi) pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi," kata anggota tim Biro Hukum KPK Efi Laila di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

PN Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Agus Widodo menggelar sidang lanjutan praperadilan dengan agenda jawaban KPK atas permohonan praperadilan yang diajukan Romi. Menurutnya, pembuktian dalam pemeriksaan perkara tindak pidana korupsi merupakan wewenang mutlak atau absolut dari Majelis Hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi sebagai satu-satunya pengadilan yang berwenang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara tindak pidana korupsi.

"Lembaga praperadilan tidak pula menentukan apakah perkara cukup alasan ataukah tidak untuk diteruskan ke pemeriksaan sidang pengadilan. Penentuan diteruskan ataukah tidak suatu perkara tergantung kepada penuntut umum," ucap Efi.

Oleh karena itu, kata dia, tidak ada kewenangan hakim praperadilan untuk menilai materi pokok perkara, mengingat lembaga praperadilan merupakan sarana pengawasan horizontal yang terbatas melakukan pemeriksaan formil. "Lingkup kewenangan praperadilan yang diberikan KUHAP adalah memeriksa dan memutus sah atau tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan, penghentian penuntutan, permintaan rehabilitasi apabila perkara tidak diajukan ke pengadilan," kata Efi.

Selain itu, kata dia, lingkup kewenangan lembaga praperadilan telah diperluas berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 21/PUU-XII/2014 tanggal 28 April 2015 yang menyatakan lingkup kewenangan praperadilan mencakup juga mengenai sah atau tidaknya penetapan tersangka, penggeledahan, dan penyitaan. Mahkamah Agung, kata dia, telah memberikan pedoman mengenai pemeriksaan praperadilan sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 2 ayat (2) dan ayat (4) PERMA 4/2016 yang pada pokoknya bahwa pemeriksaan praperadilan terhadap permohonan tentang tidak sahnya penetapan tersangka hanya menilai aspek formil.

"Yaitu, apakah ada paling sedikit dua alat bukti yang sah dan tidak memasuki materi perkara dan persidangan perkara praperadilan tentang tidak sahnya penetapan tersangka, penyitaan, dan penggeledahan dipimpin oleh Hakim Tunggal karena pemeriksaannya tergolong singkat dan pembuktiannya yang hanya memeriksa aspek formil," ujar Efi.

Adapun, poin permohonan Romi yang seharusnya masuk pokok perkara seperti masalah pertemuan, pemberian uang, dan lain-lain. Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

Diduga sebagai penerima Muhammad Romahurmuziy. Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JpdTGj
May 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JpdTGj
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

In Picture: Petugas Bersihkan Kali Sunter dari Limbah Sampah

Kali Sunter diduga tercemar limbah dari pabrik tahu dan limbah sampah rumah tangga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petugas saat membersihkan sampah yang mengalir di Kali Sunter, Cipinang Melayu, Jakarta, Jumat (3/5).

Kurangnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan membuat Kali Sunter diduga tercemar oleh limbah dari pabrik tahu dan limbah sampah rumah tangga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IVEP0Z
May 03, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IVEP0Z
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Respons KPU Atas Tudingan Kecurangan Entri Data Situng

KPU menegaskan Situng bisa dikoreksi dengan merujuk kepada data dalam formulir C1.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Dian Erika Nugraheny, Ali Mansur, Arif Satrio Nugroho

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, meminta BPN Prabowo-Sandiaga Uno melaporkan data kesalahan entri data Situng KPU. Dengan demikian, kesalahan entri data bisa langsung diperbaiki.

"Kalau ada datanya,  laporkan kepada kami. Sehingga bisa diperbaiki," ujar Arief kepada wartawan di Kantor Bawaslu, Thamrin,  Jakarta Pusat,  Selasa (30/4).

Arief pun menjelaskan, mekanisme koreksi saat ada kesalahan entri data pada Situng KPU. Kesalahan entri data pada Situng KPU bisa dikoreksi dengan merujuk kepada data dalam formulir C1.

"Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dengan salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1," ujar Arief.

Arief melanjutkan, entri data ke dalam Situng harus merujuk kepada data formulir C1. Sehingga, data yang dimasukkan ke dalam Situng KPU harus sama dengan data dalam C1.

"Kalau tidak sama tidak boleh.  Kemudian jika ada kesalahan (rekapitulasi) nanti akan dikoreksi di tingkat kecamatan," ungkap Arief.

Jika entri data tidak sesuai dengan formulir C1 akan dikoreksi. Namun,  jika data dalam formulir C1 salah, akan dikoreksi di tingkat kecamatan.

"Jadi data entri yang ditampilkan pada menu hitung suara adalah data yang disalin apa adanya sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS. Jadi C1 itu tertulis 123 maka dientry 123. Ditulis apa adanya," tuturnya.

Arief menambahkan, data yang ditampilkan dalam Situng KPU bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. "Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka," ungkapnya. 

Terpisah, Komisioner  KPU,  Ilham Saputra, meminta BPN menyampaikan bukti data kesalahan entri Situng. Jika ada laporan,  akan semakin mudah bagi KPU untuk melakukan perbaikan.

"Lapor kepada kami mana datanya?" tegas Ilham. 

Sebelumnya, BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus mendesak agar dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) kecurangan Pemilu 2019. Desakan itu berdasarkan temuan banyaknya kecurangan dalam proses pemilu yang digelar pada 17 April lalu. Apalagi tim IT BPN telah menemukan ribuan kecurangan.

"Melihat besarnya persentase kesalahan input, maka tuntutan untuk membentuk Tim Pencari Fakta kejahatan pemilu dengan agenda utama audit forensik Situng KPU sangat mendesak,” tegas Koordinator juru bicara Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak dalam jumpa pers di Media Center di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (29/4).

Menurut Dahnil, pemilu yang jujur dan adil tidak akan bisa tercapai jika penyelenggara pemilu tidak kredibel dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, imbuh dia, TPF kecurangan pemilu sangat diperlukan. Itu dilakukan untuk menjaga kualitas demokrasi.

"Langkah tersebut sangat diperlukan untuk menjaga kualitas demokrasi dari hal-hal teknis yang diragukan dan membuat sistem itu tidak dipercaya oleh publik," kata Dahnil.

Kemudian terkait dugaan kecurangan, Koordinator Relawan IT BPN, Mustofa Nahrawardaya mengklaim pihaknya menemukan 9.440 kesalahan input di aplikasi Situng KPU. Temuan itu diperoleh dari hasil verifikasi manual di laman Situng KPU dalam tiga terakhir sejak 27 hingga 29 April 2019.

Mustofa melanjutkan, timnya telah meneliti 172.174 TPS dari 404.290 TPS yang sudah masuk ke Web Situng KPU atau sebanyak 42 persen dari total data TPS yang sudah diverifikasi ditemukan error sebanyak 6 persen. “Dalam setiap hari kami menemukan lebih dari 1.000 kesalahan entri. Kesalahan itu meliputi selisih suara, jumlah pemilih melebihi DPT, dan jumlah suara sah tidak cocok dengan total suara,” terangnya.

Bahkan, lanjut Mustofa, temuan kesalahan itu konsisten dalam tiga hari terakhir dan tidak ada perbaikan. Sedangkan kesalahan terbesar berasal dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jabar, timnya menemukan kesalahan di sebanyak 764 TPS (8 persen), Jateng 706 TPS (7,4 persen), dan Jatim sebanyak 385 (4 persen). Kemudian jika dijumlah total kesalahannya mencapai 19,4 persen.

Selain itu, pihaknya juga menemukan indikasi ada pola input dari daerah tertentu tinggi yang menguntungkan pasangan calon nomor urut 01, dan merugikan pasangan calon nomor urut 02. Menurut Mustofa, polanya sangat baku dan konsisten, ada yang sangat cepat, tapi ada yang sangat lambat.

"Ini sangat mencurigakan. Angkanya sangat mirip dan konsisten dengan hasil quick count yang dipublikasikan oleh lembaga survei. Kebetulan ini sangat tidak masuk akal," kata Mustofa.

Relawan IT BPN akan melaporkan ribuan kesalahan entri data Situng KPU  kepada Bawaslu dan KPU. Dengan laporan tersebut diharapkan Bawaslu dan pihak terkait bisa mengkaji dan mengambil tindakan lebih konkrit.

“Semula kami berencana akan melaporkan temuan ini  hari Rabu 1 Mei. Tapi karena Rabu hari libur Mayday, Insya Allah hari Kamis tanggal 2 Maret kami akan ke Bawaslu dan KPU. Sekalian menunggu audit manual yang dilakukan oleh teman-teman hari ini dan besok selesai,” kata Mustofa.

Terpisah, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf semakin yakin Paslon 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin bakal memenangi Pilpres 2019 setelah data Situng KPU sudah melebihi 50 persen dan Jokowi tetap unggul. TKN pun menepis tudingan kecurangan yang terus digaungkan kubu Paslon 02.

"Soal kecurangan yang mereka sampaikan, jangan hanya koar-koar di media sosial. Buktikan dan laporkan ke Bawaslu," kata Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, Selasa (30/4).

Ace menjelaskan, UU Pemilu sudah menjelaskan bahwa jika ada kecurangan dan pelanggaran pemilu, maka sudah diatur tentang mekanisme penyelesaiannya. "Baca kembali UU Pemilu yang justru dibuat oleh kita bersama," kata Ace yang juga anggota DPR RI itu.

Ace pun meminta BPN Prabowo Sandi membuktikan jika ada kecurangan untuk kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang, misalnya Bawaslu. Apabila ada persengketaan hasil pilpres atau pileg, kecurangan maupun pelanggaran, kata dia, maka dapat diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau mereka menilai bahwa penyelenggara pemilu dianggap melanggar etika, misalnya tidak netral, mereka dapat melaporkannya kepada DKPP," kata politikus Golkar itu melanjutkan.

Saat ini, Ace menyatakan, pihaknya sudah yakin bahwa Jokowi Ma'ruf memenangi Pilpres. TKN meyakini hasil hitung cepat yang disampaikan lembaga-lembaga survei tidak jauh berbeda hasilnya dengan perhitungan resmi yang sekarang ini sedang berlangsug di KPU.

"Melihat kecenderungan suara yang masuk berdasarkan Situng KPU terlihat sangat jelas sekali kami unggul dengan selisih antara 9 - 10 juta suara," kata Ace menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V3uyWZ
April 30, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V3uyWZ
via IFTTT
Share:

Lelaki Buta yang Mencintai Nabi Muhammad SAW

Ibnu Ummi Maktum mencintai Rasulullah melampaui diri dan keluarganya.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Hasanul Rizqa

Ibnu Ummi Maktum hanyalah lelaki biasa dari Makkah. Kedua matanya buta sejak kecil. Tidak banyak yang diketahui dari sosok ini sebelum masa kedatangan Islam. Namanya mulai tercatat dalam sejarah ketika Nabi Muhammad SAW melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi di kota kelahirannya.

Waktu itu, Rasulullah SAW kerap membuka majelis ilmu di kediaman Ibnu al-Arqam. Yang datang dari pelbagai golongan, mulai dari kaum papa hingga saudagar rekan dagang Nabi SAW.

Orang-orang lemah, seperti Ibnu Ummi Maktum datang secara diam-diam ke rumah Ibnu al-Arqam untuk mendengar penuturan Rasulullah, sosok yang sejak belia sudah bergelar al-Amin (orang paling terpercaya).

Seperti dinarasikan dalam kitab Shuwar min Siyar ash-Shahabiyyat (2015) karya Abdul Hamid as-Suhaibani, Ibnu Ummi Maktum begitu terpesona mendengarkan ayat suci Alquran yang disampaikan Nabi Muhammad dalam majelis tersebut.

Firman Allah langsung turun ke hatinya dan memberikan ketenangan dalam diri lelaki buta itu. Ibnu Ummi Maktum merupakan salah satu yang pertama-tama memeluk Islam sebelum Nabi melakukan dakwah secara terang-terangan.

Pada akhirnya kondisi Makkah benar-benar tidak kondusif untuk penyebaran risalah Islam. Kaum kafir Quraisy sangat semena-mena membatasi hak warga Makkah yang telah menjadi Muslim. Saat itulah, Allah telah mengizinkan Rasulullah mengadakan hijrah. Apalagi, sejumlah utusan dari Yastrib (nama Madinah sebelumnya) sudah mendatangi Rasulullah dan melakukan sumpah setia (baiat).

Ibnu Ummi Maktum berserta istri dan anaknya termasuk golongan Muslim Makkah yang berpindah ke Yastrib sebelum hijrahnya Rasulullah SAW. Di Madinah, Ibnu Ummi Maktum lebih dikenal dengan nama Abdullah bin Qais.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJZ4ew
April 30, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJZ4ew
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

ADPRIL Sarankan Tidak Lakukan Perayaan Kemenangan

Perayaan Kemenangan sebaiknya dilakukan setelah penghitungan manual KPU selesai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Advokat Independen untuk Pemilihan Jujur dan Adil (ADPRIL) menyerukan agar parpol, pasangan calon, maupun pendukung dan simpatisan, agar tidak melakukan perayaan kemenangan, hanya atas dasar hasil penghitungan cepat atau hasil penghitungan manual sementara yang dilakukan oleh KPU.

Dalam siaran pers yang ditandatangani Ketua ADPRIL​​​ Andi Ryza, dan ​​​Ketua Dewan Penasihat Hamdan Zoelva, disebutkan bahwa hasil penghitungan manual sementara tidak menggambarkan hasil pemilihan secara keseluruhan, karena proses penghitungan yang belum selesai seluruhnya.

Hamdan menyebutkan penghitungan yang dijadikan dasar dalam menentukan atau menetapkan calon terpilih adalah hasil penghitungan manual yang dilakukan berjenjang dari tingkat TPS, PPS, PPK, KPU Kabupaten, KPU Provinsi dan KPU. "Oleh karena itu siapa yang akan ditetpakan menjadi calon terpilih, menurut hukum harus menunggu hasil penetapan resmi dari KPU berdasarkan penghitungan dan rekapitulasi berjenjang yang dilakukan oleh KPU,” kata Hamdan, Jumat (18/4).

Pasangan calon atau partai politik yang tidak setuju atau mempersoalkan hasil penghitungan manual oleh KPU hanya dapat mengajukan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi. Oleh karena itu, untuk memberikan bukti hukum yang cukup bagi siapa pun yang mengajukan perselisihan hasil pemilihan Umum, harus membawa bukti-bukti kesalahan atau kecurangan pada penghitungan yang dilakukan oleh KPU.

Disebutkan pula, hasil penghitungan cepat (quick count) yang dirilis oleh beberapa lembaga survei jelas tidak dapat dipergunakan sebagai bukti hukum untuk menentukan pemenang Pipres 2019. Hitung cepat merupakan kegiatan akademis dengan menggunakan metodologi ilmu pengetahuan untuk memprediksi perolehan hasil pemilihan umum.

Oleh karena itu, menurut Hamdan, ADPRIL, meminta kepada para pasangan calon, tim kampanye, partai politik, serta simpatisan masing-masing untuk bersabar menungggu hasil penghitungan manual yang dilakukan oleh KPU, yang menurut jadwal paling lambat akan diumumkan pada tanggal 22 Mei 2019.

Untuk menjamin proses penghitungan tersebut berjalan benar, jujur dan adil, maka kepada pasangan calon, tim kampanye serta para simpatisan mengawal proses penghitungan tersebut. Mereka juga bisa mengumpulkan bukti-bukti sebagai bahan yang menjadi alat bukti yang akan diajukan ke pengadilan apabila merasa keberatan atas penghitungan dan penetapan yang dilakukan oleh KPU.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Usp96z
April 19, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Usp96z
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Lihat Langkah Tim Pemadam Selamatkan Ular Terjepit Tembok

Tim Pemadam Kebakaran selamatkan ular yang terjepit tembok di Pejaten

Tim pemadam kebakaran berupaya menyelamatkan ular Sanca Kembang yang terjepit tembok di Jalan Jati Murni, Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (18/4). Petugas berupaya menjebol tembok tersebut agar ular bisa diselamatkan.

Menurut warga sekitar ular tersebut telah terjepit semenjak siang hari dan kemudian berhasil diselamatkan oleh petugas. 

Pengirim: Fani, Jakarta

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DgDUUf
April 18, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DgDUUf
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Persebaya Imbang, Bonek Nyalakan Flare dan Lempar Botol

Persebaya Surabaya gagal memanfaatkan laga kandang untuk menang dari Arema FC.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Persebaya Surabaya hanya mampu bermain imbang dengan skor 2-2 ketika menjamu Arema FC pada leg 1 final Piala Presiden di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/4). Gol persebaya dicetak oleh Irfan Jaya, dan Damian Emanuel Lizio. Sementara gol balasan dari tim tamu diceploskan Hendro Siswanto dan Konate Makan.

Tidak puas dengan hasil imbang tersebut, pendukung Persebaya Surabaya, Bonek Mania sempat melakukan pelemparan botol, setelah pertandingan berakhir. Tidak hanya itu, flare juga terlihat menyala di sudut-sudut Stadion Gelora Bung Tomo. Bahkan bunyi ledakan kembang api juga sempat terdengan berkali-kali.

Meski demikian, aksi tersebut tidak berlangsung lama. Aparat keamanan dan Panitia Pelaksana langsung bisa meredam aksi suporter yang kecewa dengan hasil yang diraih klub kesayangannya. Bonek mania juga berduyun-duyun ke luar stadion dengan tertib.

Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman mengatakan, dirinya sangat memahami kekecewaan para suporter atas hasil yang diraih anak asuhnya tersebut. Namun demikian, kata Djanur, bukan hanya Bonek yang merasa kecewa atas hasil tersebut. Semua pemain dan jajaran pelatih juga kecewa.

Maka dari itu, dia meminta agar Bonek Mania tetap memberi dukungan kepada Persebaya Surabaya, meskipun hasil pertandingan yang dilangsungkan kurang memuaskan. "Ya mungkin Bonek kecewa dengan apa yang terjadi di lapangan. Tapi kita semua juga kecewa. Saya mengimbau ke Bonek, tolong dukung lah pemain yang ada sekarang," kata Djanur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UqpdJb
April 09, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UqpdJb
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Ribuan Mushaf Alquran

Wakaf ini diharapkan dapat mendukung langkah kmeningkatkan ketakwaan umat.

REPUBLIKA.CO.ID, TANAH DATAR -- Jelang bulan Ramadan 1440 H, Sinar Mas mewakafkan mushaf Alquran bagi sejumlah masjid yang berada di Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Ramadan senantiasa dipenuhi aktivitas merajut ketakwaan, di mana mendalami makna yang terkandung dalam Alquran adalah salah satunya. Kami berharap, wakaf hari ini dapat mendukung langkah kita meningkatkan ketakwaan,” kata Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin selepas penyerahan simbolik 1.000 mushaf kepada istri Wakil Presiden RI, Hj Mufidah Jusuf Kalla yang turut disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin yang juga Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia di Masjid Raya Tanjung Bonai. Seluruh Alquran ini, nantinya akan diteruskan ke sejumlah masjid yang ada di wilayah Tanah Datar.

Saleh mengungkapkan, di lingkup Sinar Mas terdapat tak kurang dari 300 sarana peribadatan Islam baik  masjid maupun mushala. Karena itu, pihaknya berupaya menjadikannya wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai, toleran dan peduli sesama.

“Wakaf adalah bentuk kepedulian yayasan, sembari turut memenuhi ketersediaan Alquran di masyarakat,” ujarnya, dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (8/4).

Selain itu, pertimbangan mewakafkan mushaf dipilih karena versi cetak tetap menjadi pilihan utama umat muslim. “Teknologi digital memang semakin maju dan menjadi alternatif yang baik guna mendalami nilai-nilai keislaman. Namun kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan.”  

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program Wakaf Quran untuk Negeri yang telah berlangsung sejak tahun 2008 dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas. Sepanjang kurun waktu tersebut, tersalurkan lebih dari 800 ribu mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. Tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 150 ribu mushaf, berikut 25 ribu Juz Amma.

Wakaf, menurut Saleh adalah kesempatan Sinar Mas menjalankan program corporate social responsibility mengedepankan produk dan merek andalan sendiri. Seluruh Alquran yang diwakafkan, dicetak di atas kertas Sinar Tech atau lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP) yang dikembangkan oleh Indah Kiat Pulp & Paper Tangerang Mills guna pencetakan kitab suci dan buku agama. Quran Paper yang memenuhi sertifikat halal dari MUI karena bahan baku dan proses produksinya memenuhi kaidah kehalalan ini, hingga 90 persen produksinya di ekspor ke berbagai negara Asia dan Afrika.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OTudQv
April 08, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OTudQv
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Jokowi Minta Masyarakat Pilih Pemimpin Berekam Jejak Baik

Jokowi juga berpesan agar masyarakat terus menjaga kerukunan dan persatuan.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Calon presiden petahana Joko Widodo mengingatkan masyarakat agar memilih pemimpin berpengalaman. Tidak hanya itu, ia mengingatkan, masyarakat untuk memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak yang baik.

"Kalau memilih pemimpin itu, ya, yang dilihat memiliki pengalaman atau belum, track record baik atau gak, rekam jejak itu harus dilihat," kata Jokowi saat menghadiri kirab karnaval politik di Kota Tangerang, Ahad (7/4). 

Jokowi juga berpesan agar masyarakat terus menjaga kerukunan dan persatuan meskipun berbeda pilihan politik. "Jangan sampai antartetangga ga saling ngomong karena pilpres, antar kampung ga saling berbicara, ga boleh. Karena kita semua adalah saudara sebangsa setanah air," ucapnya. 

Saat pencoblosan nanti, Jokowi juga mengingatkan agar massa pendukungnya mengenakan pakaian putih saat pencoblosan pada 17 April nanti. Ia juga mengingatkan agar masyarakat berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya. 

"Pakai baju putih karena yang akan dicoblos bajunya putih," tambahnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YUbFEi
April 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YUbFEi
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

1.000 Guru Ngaji di Purworejo Siap Tangkal Hoaks

Persebaran hoaks telah menyasar segala lapisan masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 1.000 guru mengaji dari berbagai daerah di Kabupaten Purworejo menyatakan siap menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks. Hal tersebut disampaikan para guru mengaji pada silaturahim yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kabupaten Purworejo, Sabtu.

Dalam pertemuan tersebut, Ganjar menyebutkan bahwa persebaran hoaks telah menyasar segala lapisan masyarakat, tidak terkecuali di kalangan para santri. Oleh karena itu, Ganjar mengajak seribu guru mengaji di Purworejo untuk melakukan pengawalan agar para santri tidak turut menyebar atau jadi korban hoaks.

"Sebenarnya seribu guru ngaji ini mampu mengurangi dan memagari tindakan-tindakan hoaks yang membikin kebencian dan membikin kemarahan karena kalau orang habis mengaji itu hatinya senang mendapatkan pencerahan berarti ngajinya bener, tapi kalau habis ngaji kok emosi, hanya pengen perang dan marah-marah, patut dipertanyakan itu," ucapnya.

Guna mengantisipasi hal itu, lanjut Ganjar, para guru mengaji yang harus jadi tameng kuat dalam memberi penjelasan pada santri sehingga kalau ini bisa berjalan, maka kehidupan bermasyarakat lebih tenang, anak lebih berkarakter, orang lebih hati-hati, serta anak-anak bisa berkembang dengan sangat waras.

Dalam pertemuan di Pondok Pesantren Nuril Anwar itu, Ganjar juga menyerahkan insentif untuk ustaz dan ustazah se-Kabupaten Purworejo. Pemberian insentif ini merupakan perwujudan janji kampanye Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Meimoen ketika memenangi Pemilihan Gubernur Jateng 2018.

Sebelumnya, pemberian insentif telah dilakukan kepada para guru mengaji, guru madrasah diniyah, dan pengurus pondok pesantren dengan total insentif pada APBD 2019 senilai R 205 miliar yang diperuntukkan 171.131 orang.

Basuki Rahmat, salah seorang guru mengaji dari Winong, Kabupaten Purworejo, membenarkan pernyataan Ganjar. Ia mengaku sering mendapatkan aduan santri tentang makna dan cara menangkal hoaks.

Basuki merinci langkah-langkahnya menghadapi pertanyaan dan memberi penjelasan pada santri tentang hoaks itu dan yang menjadi catatan penting untuk mengenali hoaks adalah biasanya suatu berita kabar itu berisi caci maki atau menjelekkan orang lain.

"Hoaks itu, jika di media sosial ada yang menjelek-jelekkan orang lain, jangan langsung diterima. Jangan diterima mentah-mentah, tapi 'digodog' dulu dengan bertanya pada kiai, selanjutnya jangan dibagi atau dikirimkan ke yang lain, setop," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G3XHIu
April 06, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G3XHIu
via IFTTT
Share:

Monday, February 18, 2019

Kehidupan Muslim Pigmi di Kamerun

Sebagian besar orang Pigmi tinggi di daerah huta

REPUBLIKA.CO.ID, Orang Pigmi yang berada di Kamerun adalah penghuni tertua Afrika. Saat ini, ada sekitar 120 ribu orang pigmi di dunia. Sebagian besar orang Pigmi tinggi di daerah hutan, dekat samudera Atlantik Kamerun tapi juga tersebar di Rwanda, Burundi, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Zambia, Gabon dan Angola.

Kata Pigmi sendiri berasal dari mitologi Yunani yang berarti kerdil. Ya, nama tersebut disematkan lantaran tinggi orang Pigmi hanya sekitar 120 hingga 150 cm. Kendati demikian, gaya hidup mereka menarik perhatian. Mereka hidup secara tradisional. Orang Pigmi secara bertahap mulai menerima agama dan budaya luar, salah satunya adalah Islam.

Orang Pigmi punya gaya hidup yang sangat sederhana dan menyenangkan. Mereka tinggal di pondok sementara, yang dibangun dengan batang bambu dan dedaunan besar yang dikumpulkan dari pepohonan. Orang Pigmi menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk berburu di hutan dan mengumpulkan buah-buahan. Mereka tak menggunakan uang sebagai alat transaksi jual beli, namun mereka melakukannya dengan barter yakni menukar produk atau benda yang dimilikinya dengan milik kelompok lain.

Memang komunitas Muslim Pigmi sangat kecil, kebanyakan tinggal di daerah hutan dekat kota Kribi, Kamerun. Di sana terdapat dua masjid. Semuanya dimulai setelah kunjungan seorang Muslim pada 2004.

Tapi sebelum itu, orang Pigmi tak memiliki pengetahuan tentang agama monoteistik, karena mereka tidak memiliki kontak dekat dengan dunia luar. Dengan hati, orang Pigmi hidup mengenal hutan. Itu merupakan salah satu dari banyak karakteristik orang Pigmi yang terkenal kerdil namun kuat di Kamerun.

Akan tetapi daerah permukiman orang Pigmi kian berkurang diduga karena adanya kepentingan industri asing. Daerah permukiman orang-orang Pigmi dikenal sangat kaya akan sumber daya alamnya. Bahkan BBC dalam sebuah artikelnya menyatakan kawasan permukiman orang-orang Pigmi itu menyimpan bahan alam untuk pengobatan.

“Satu tanaman, gouga, ketika direbus dengan air, diklaim dapat menyembuhkan malaria. Yang lain, pando, konon meredakan rasa sakit ketika digosokkan pada kulit. Cara hidup di hutan ini tampaknya bagi orang luar menjadi primitif, tetapi nyatanya sangat canggih,” seperti dilansir My Salaam pada Senin (18/2)

Seorang yang diwawancarai mengatakan dalam artikel itu bahwa orang-orang Pigmi mempunya semua sumber daya alam yang dibutuhkan karena berada di sekitar mereka. Ketika mencari informasi tentang orang Pigmi, mungkin tak banyak orang yang membantu. Banyak sumber yang berbicara tentang orang-orang Pigmi, sebagai orang tradisional dan lainnya namun dengan cara merendahkan.

Sebuah sumber menyatakan bahwa sebelum orang Pigmi memeluk Islam mereka hidup bertelanjang dan berburu binatang liar. Tetapi setelah Islam datang, mereka diperkenalkan dengan kehidupan beradab. Terlepas dari masuknya Islam di wilayah itu, orang Pigmi selalu menjadi orang dengan sejarah dan budaya yang kaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2NcmA6R
February 18, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2NcmA6R
via IFTTT
Share:

Indra Sjafri Akui Timnas U-22 tak Bisa Kembangkan Permainan

Pelatih berusia 56 tahun tersebut menyatakan, pertandingan pertama selalu sulit.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOM PENH -- Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengakui, hasil imbang 1-1 melawan Myanmar pada laga pertama Grup B Piala AFF U-22 disebabkan anak asuhnya belum bisa mengembangan permainan pada awal laga.  Pelatih berusia 56 tahun tersebut menyatakan, pertandingan pertama selalu sulit. 

"Babak pertama bisa dilihat, gol Myanmar datang karena kesalahan kita. Kurang siap mengantisipasi pergerakan pemain lawan," kata Indra usai pertandingan, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (18/2).

Menurutnya, Myanmar main ngotot dengan tekanan tinggi. Sehingga anak asuhnya sulit mengembangkan permainan pada awal laga. Ia akan mengevaluasi kelemahan dari laga ini. Apalagi, pertandingan selanjutnya diprediksi akan berjalan ketat karena timnas U-22 akan melawan Malaysia. 

"Tapi. kita akan tetap terapkan attacking game dan target harus menang," tambahnya. 

Ia menilai Awan Setho dkk pelan-pelan bangkit usai tertinggal terlebih dahulu. Tapi Indra juga menuturkan, performa timnas U-22 hari ini bukan seperti biasa dan saat seperti di uji coba sebelumnya.

Indra enggan menyalahkan kondisi lapangan yang kurang baik. Sebab Myanmar juga main di lapangan sama. "Harus adaptasi memang ya, saya setuju. Tapi bukan alasan kita tidak bisa poin penuh," jelasnya.  

Sementara itu, gelandang timnas U-22, Rafi Syarahil, tetap bersyukur dengan hasil imbang ini karena dia kawan-kawannya sudah berjuang maksimal. Rafi turun dari bangku cadangan pada laga inmi.

Para pemain, kata dia, harus terus beradaptasi dengan lapangan sintetis yang digunakan di ajang ini. Belum lagi kondisi cuaca yang lebih panas dari Jakarta. 

"Saya bersyukur dengan apa pun hasilnya meski bermain seri. Kita tadi udah berusaha dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Rafi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SZGWWa
February 18, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SZGWWa
via IFTTT
Share:

Thursday, January 24, 2019

Studi Ungkap Bahaya Laten dari Beragam Manfaat Aspirin

Meski menurunkan risiko jantung, aspirin diyakini meningkatkan pendarahan

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebuah studi besar dari tim peneliti Inggris, telah memeriksa data dari lebih dari selusin uji klinis yang berbeda. Studi dilakukan untuk menyimpulkan bahwa bahaya penggunaan aspirin setiap hari dapat melebihi potensi manfaat bagi individu, yang umumnya sehat.

Pada paruh kedua abad ke-20 aspirin dikenal sebagai obat pencegahan yang efektif untuk serangan jantung. Kemudian pada akhir 1980-an penggunaan sehari-hari secara teratur direkomendasikan oleh dokter, terutama untuk pasien yang lebih tua.

Selama beberapa tahun terakhir, keamanan dari rekomendasi umum ini telah dipertanyakan oleh beberapa peneliti yang menyarankan aspirin meningkatkan risiko seseorang menderita peristiwa pendarahan serius. Dan sebuah meta-studi baru mendukung masalah ini, mereka menyimpulkan bahwa peningkatan risiko perdarahan, kemungkinan besar menghilangkan manfaat kardiovaskular.

Penelitian baru mengumpulkan data dari 13 percobaan, yang terdiri lebih dari 160 ribu subyek. Sementara ditemukan bahwa penggunaan aspirin memang mengurangi peristiwa kardiovaskular dibandingkan dengan subyek yang tidak menggunakan aspirin, itu juga meningkatkan kejadian peristiwa perdarahan besar.

Kevin McConway, seorang peneliti dari Open University merangkum hasil yang menjelaskan bahwa dari 10.000 orang sehat, sekitar 61 orang biasanya menderita serangan jantung atau stroke tanpa penggunaan aspirin setiap hari. Sedangkan penelitian baru menunjukkan hanya 57 akan menderita masalah yang sama jika menggunakan aspirin.

"Hanya empat lebih sedikit dari 10 ribu, tetapi itu masih memiliki beberapa kepentingan mengingat seberapa umum penyakit tersebut dan seberapa serius penyakit kardiovaskular," kata McConway, dilansir dari laman New  Atlas, Kamis (24/1).

"Kelemahannya adalah meningkatnya kejadian pendarahan besar, termasuk pendarahan di dalam tengkorak dan otak atau pendarahan besar di perut atau usus," lanjut McConway.

Dibandingkan dengan manfaat perlindungan potensial ini, McConway menyarankan dari 10.000 subjek sehat yang biasanya sekitar 16 mengalami peristiwa perdarahan yang merugikan pada tahun tertentu. Jumlah ini meningkat menjadi 23 ketika mempertimbangkan penggunaan aspirin. Jadi kesimpulan umumnya adalah, membandingkan risiko dengan manfaatnya, aspirin mungkin lebih berbahaya daripada manfaatnya jika seseorang sehat, dan tidak berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

Penulis utama studi baru ini, Sean Zhang berharap penelitian baru ini akan membantu memperjelas kapan pasien harus diresepkan, atau tidak boleh menggunakan aspirin sebagai obat pencegahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CFdGtO
January 24, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CFdGtO
via IFTTT
Share:

Friday, January 18, 2019

ONE Championship Rangkul Pengemudi Jasa Transportasi Online

Para pengemudi bisa menyaksikan langsung pertarungan di area VVIP.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia ONE Championship selaku penyelenggara kejuaraan bela diri campuran terkemuka di Asia akan memberi ruang bagi para pengemudi jasa transportasi dalam jaringan (daring) untuk berbagi kisah inspiratif jelang partarungan akbar ONE: Eternal Glory di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (19/1). Manajemen ONE Championship akan berkolaborasi dengan Grab sebagai salah satu penyedia jasa transportasi di Indonesia untuk mengajak para mitra pengemudinya berbagi kisah inspiratif.

Kerja sama ini akan diluncurkan di Indonesia dan Filipina, karena riset menunjukkan, ONE Championship memiliki banyak penggemar di kedua negara ini. "Cerita dan kisah inspiratif dari mitra pengemudi ini akan ditayangkan dalam laga ONE Championship layaknya seorang juara dunia ONE," kata Chief Commercial Officer, ASEAN ONE Championship Hari Vijayarajan dalam keterangan resminya, Jumat (18/1).

Selain itu, mitra pengemudi juga dapat menyaksikan langsung laga ONE Championship sebagai tamu eksklusif atau VVIP. Ini termasuk akses ke belakang panggung supaya bisa beratap muka dengan para patarung ONE Championship.

Mereka juga mendapatkan kesempatan eksklusif memasuki area Super Fan di mana dapat dengan mudah melihat langsung para petarung berjalan memasuki arena pertandingan. Selain itu ada juga kegiatan apresiasi dari penumpang dengan merchandise eksklusif ONE x Grab dan kegiatan menggalang dana untuk tujuan kemanusiaan.

"Kami bangga dapat mengumumkan kerja sama strategis dengan ONE Championship untuk merayakan mitra pengemudi kami sebagai juara di luar arena pertandingan. Mitra pengemudi kami memiliki semangat luar biasa untuk terus menyediakan layanan terbaik bagi para pelanggan," kata Direktur Pemasaran Grab Indonesia Mediko Azwar.

ONE Championship 2019 seri Jakarta bakal mempertandingkan sejumlah pertarungan yang menjanjikan sensasi menegangkan. Indonesia selaku tuan rumah juga menurunkan petarung-petarung terbaiknya. Untuk sektor putri ada nama Priscilla Hertati Lumban Gaol yang akan berhadapan dengan wakil India, Puja Tomar.

Selain itu ada petarung pria, Stefer Rahardian yang akan berhadapan dengan wakil Filipina pada kelas jerami (Strawweight) Robin Catalan. Untuk laga puncak akan mempertemukan pemegang sabuk juara dunia kelas jerami asal Filipina, Joshua Pacio melawan penantang gelar wakil Jepang, Yosuke Saruta. Total ada 12 petarung yang akan baku hantam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CrEKMU
January 18, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CrEKMU
via IFTTT
Share:

Monday, January 7, 2019

Perubahan Sistem Pengelolaan Sampah di Banyumas Jadi Polemik

Masyarakat diminta untuk memilah sendiri sampah yang dihasilkan.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Perubahan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih menjadi polemik di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat di perkotaan. Banyak warga di perumahan maupun dunia usaha, yang kebingungan karena tukang pengangkut sampah yang sebelumnya bekerja mengambil sampah mereka, sudah tidak bekerja lagi.

''Ini pemkab mau bagaimana? Kalau memang akan ada perubahan aturan mengenai sampah mestinya disosialisasikan atau disiapkan dulu sarananya. Kalau sampah dibiarkan menumpuk begini kita kan jadi repot,'' jelas Nining (38 tahun), seorang warga Perumahan Semampir Kecamatan Purwokerto Utara, Senin (7/12).

Hal serupa diungkapkan Evi (52), ibu rumah tangga warga perumahan Tanjung Elok Kecamatan Purwokerto Selatan. Ia mengaku, selama ini mengeluarkan uang Rp 20 ribu untuk pengangkut sampah yang mengambil sampah dari depan rumahnya, dan Rp 10 ribu untuk petugas yang mengambil sampah dari shelter sampah di perumahannya.

Dengan perubahan aturan mengenai sampah ini, sampah yang dibuang di tempat sampah depan rumahnya memang masih tetap diambil petugas sampah setiap hari. Namun sampah yang dari rumah tangga yang ditimbun di shelter, dia lihat sudah beberapa hari ini tidak diambil petugas untuk dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Kalangan pengusaha restoran dan hotel di Purwokerto, juga mengaku kebingungan dengan perubahan aturan ini. Seorang pengusaha rumah makan yang enggan disebutkan namanya, mengaku sudah beberapa hari terakhir tidak ada tukang sampah yang mengambil sampah di rumahnya. 

''Saya tidak keberatan bila harus membayar retribusi sampah. Tapi kami harus menghubungi siapa agar sampah di restoran kami bisa diambil?'' katanya.

Sebelumnya, bupati Banyumas memang telah mengubah kebijakan mengenai masalah pengelolaan sampah sejak awal Januari 2019 ini. Melalui Surat Edaran Bupati bernomor 660.1/7776/2018, pengelolaan sampah yang semula menggunakan pola kumpul, angkut, dan buang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir), berubah dengan pola pengelolaan sampah mulai dari sumbernya.

Melalui pola ini, masyarakat diminta untuk memilah sendiri sampah yang dihasilkan, manfaatkan sampah yang bisa dimanfaatkan, dan memusnahkan sisa sampah yang tidak terpakai. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak bisa mengolah sampah, diminta untuk menjalin kerja sama dengan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang mengelola hanggar di TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu).

Melalui perubahan pola ini, pemkab sudah tidak lagi mengurusi masalah sampah, karena sudah diserahkan pada KSM. Demikian juga, TPA yang selama ini dikelola Pemkab Banyumas melalui Dinas Lingkungan Hidup, sudah tidak ada lagi.  

Terkait polemik tersebut, Bupati Banyumas Achmad Husein, telah mengumpulkan para lurah/kades, camat, dan kelompok KSM pengelola TPST di Setda Banyumas, Ahad (6/1) petang. Dalam pertemuan itu, bupati menjelaskan TPA di Banyumas memang sudah tidak ada lagi. Sebagai gantinya, pemkab telah membangun beberapa TPST.

''Di TPST, sampah yang diambil petugas akan masuk hanggar, kemudian dipilah-pilah berdasarkan jenisnya. Misalnya, sampah plastik dan kertas dikumpulkan jadi satu, sedangkan sampah organik diolah menjadi kompos,'' katanya.

Persoalan yang muncul dalam pertemuan itu, antara lain menyangkut lokasi titik kumpul sampah di kawasan perumahan dan biaya yang harus dikeluarkan warga. Perwakilan KSM mengaku tidak sanggup bila harus mengambil sampah dari rumah ke rumah, mengingat keterbatasan tenaga kerja.

Yang juga menjadi persoalan, hingga saat ini ternyata baru ada dua TPST beroperasi untuk melayani sampah di wilayah Kota Purwokerto dan sekitarnya. Yakni, TPST di Desa Kedungrandu Kecamatan Patikraja dan TPST di Desa Karangcegak Kecamatan Sumbang. Dua TPST ini dinilai belum memadai bila harus mengatasi produksi sampah di Purwokerto yang mencapai sekitar 600 ton per hari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RbJ1hE
January 07, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RbJ1hE
via IFTTT
Share: