Showing posts with label 2019 at 04:38PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:38PM. Show all posts

Friday, May 24, 2019

Kumpulkan Make Up Bekas untuk Rias Jenazah

Make up kedaluwarsa atau yang siudah tidak terpakai bisa digunakan merias jenazah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendengar kata jenazah, sebagian orang mungkin bisa menimbulkan rasa takut dan bahkan menaikkan bulu kuduk. Diminta untuk mendekat saja sudah enggan apalagi untuk meriasnya dengan make up layaknya mempercantik orang hidup.

Tidak banyak orang mau melakukan hal tersebut terlebih melakukannya dengan cuma-cuma tanpa bayaran. Padahal biaya kebutuhan make up tidak murah dan membutuhkan modal yang banyak. Gloria Elsa, wanita yang tinggal di Jakarta Selatan, mampu melakukan itu semua.

Elsa memilih pekerjaan yang tidak biasa yakni merias jenazah. Elsa membantu orang-orang di sekitarnya khususnya warga nonmuslim yang meninggal namun memiliki kekurangan secara finansial. Dia menyebut apa yang dikerjakannya itu sebagai wujud terima kasihnya kepada Sang Pencipta.

"Misi utama saya setiap berangkat untuk merias jenazah orang Kristen dan Katolik yang meninggal adalah membantu orang. Karena saya meyakini bahwa inilah cara saya sendiri untuk berterima kasih kepada Tuhan atas segalanya yang terjadi dalam hidup dan keluarga saya," ujar Elsa.

Bukan hal yang mudah untuk merias jenazah karena kulit jenazah berbeda dengan orang yang masih hidup. Apalagi dirinya bekerja tanpa bantuan orang lain. Kapanpun dan di manapun selama masih di Jakarta ia harus sesegera mungkin datang ketika dihubungi.

"Merias jenazah berbeda dengan merias orang yang masih hidup. Jika kita tidak cepat, make up tersebut tidak akan bisa menempel dengan sempurna di wajah jenazah. Saya harus sudah menyiapkan peralatan saya secara rapi agar dapat langsung berangkat ketika mendapat panggilan," tutur Elsa.

Dia mengakui make up bukan barang yang murah apalagi jasanya juga tidak dibayar. "Tetapi saya tidak berhenti di situ jika make up habis. Pasti ada saja teman-teman yang menyumbangkan make up mereka yang sudah kedaluwarsa atau tidak digunakan lagi," terangnya.

Selain melakukan untuk amal, alasan kuat lainnya yang membuat Elsa tetap bertahan adalah amanah yang dikatakan suaminya ketika masih hidup. Saat suaminya sakit, ia sempat dibantu oleh banyak kerabat dan masyarakat sekitar untuk merawat suaminya. Walau akhirnya suaminya meninggal, namun ia dan suami sempat merasakan kebaikan orang-orang sekitar.

Dari kebaikan orang sekitar tersebut, ia merasa harus membalas pertolongan tersebut dengan berganti membantu orang lain yang membutuhkan. "Suami saya dulu sebelum meninggal pernah mengatakan bahwa saya harus tetap melanjutkan profesi sebagai perias jenazah bagaimanapun keadaan saya nanti ke depannya. Hal itu menjadi motivasi saya sendiri juga setiap membantu orang," ucap Elsa.

Selain menekuni profesi sebagai perias jenazah, Elsa juga merupakan seorang fotografer. Dirinya memilih model big size yang sebagai objek foto. Ia juga aktif di beberapa kegiatan sosial lainnya.

"Saya juga seorang fotografer dari model-model big size. Selain itu saya juga pernah menjadi sekretaris di organisasi sosial UNICEF dan menulis beberapa buku. Ya lumayan untuk membantu ekonomi keluarga sehari-hari," tutur Elsa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HzS45q
May 24, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HzS45q
via IFTTT
Share:

PGN Dukung Safari Ramadan BUMN di Bali

PGN juga memberikan bantuan 1.000 Alquran dalam Safari Ramadhan BUMN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Bersama PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) dan PT Balai Pustaka (Persero) menyelenggarakan bakti sosial Ramadhan bertema One Nation On Vision One Family to Excellence di Bali. Kegiatan ini bagian menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah.

Selain itu, kegiatan inipun perwujudan dari semangat program “BUMN Hadir Untuk Negeri Tahun 2019” di Provinsi Bali. Rangkaian kegiatan antara lain pembagian 1.000 Alquran yang acara seremonialnya secara resmi disalurkan oleh perwakilan PGN, didampingi oleh perwakilan mitra Kimia Farma, Hotel Indonesia Natour dan Balai Pustaka bertempat di Mesjid Agung Sudirman, Denpasar, Bali.

Bantuan ini merupakan bagian dari 34 ribu Alquran yang disalurkan di 34 propinsi oleh BUMN pada waktu yang bersamaan dan menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) ‘’BUMN Hadir Untuk Negeri’’ yang telah digulirkan sejak tahun 2015 lalu. Program “BUMN Hadir Untuk Negeri” bertujuan menciptakan kondisi dan mendorong agar BUMN di Indonesia dapat memberikan sumbangan yang terbaik bagi negeri dan rakyat Indonesia.

Diprakarsai oleh Kementerian BUMN dan di fasilitasi oleh perusahaan-perusahaan BUMN, program ini merupakan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan dan memupuk rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air kepada seluruh masyarakat di seluruh pelosok negeri. Sejauh ini keberadaan program “BUMN Hadir Untuk Negeri” telah menjadi aksi nyata BUMN untuk ikut serta membangun kesejahteraan dan juga berperan dalam pemerataan hasil pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rangkaian program “BUMN Hadir Untuk Negeri” di tahun ini diselenggarakan bersamaan dengan rangkaian Peringatan 21 tahun Kementerian BUMN yang mengambil tema “One Nation One Vision One Family Excellence”, yang diselenggarakan dalam periode bulan Februari-Mei 2019.

PGN yang menjadi PIC untuk kegiatan di propinsi Bali, bersama Co-PIC, yaitu Kimia Farma, Hotel Indonesia Natour dan Balai Pustaka merasa gembira dapat mendukung program “BUMN Hadir Untuk Negeri” dengan menjalankan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1440 Hijriah di Provinsi Bali.

Seperti diutarakan oleh Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama, PGN mendapatkan amanah untuk menjalankan program BUMN Hadir Untuk Negeri dengan salah satu rangkaian kegiatannya Safari Ramadhan 1440 Hijriah yang menyalurkan 1.000 Alquran di Propinsi Bali. Dimana bantuan ini melengkapi 34 ribu Alquran yang disalurkan di 34 propinsi oleh BUMN secara serentak hari ini.

''Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi umat muslim Bali dan semoga keberadaan BUMN dapat semakin maju dan berkembang sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya seperti dalam siaran pers.

Harapannya, bantuan penyaluran Alquran kelak membentuk karakter masyarakat khususnya kaum Muslim Indonesia agar menjadi insan yang menjunjung nilai spiritual dalam bermasyarakat, sehingga dengan karakter keimanan individu yang kuat dapat membentuk karakter masyarakat terbaik.

“Kegiatan pembagian Alquran ini juga diharapkan agar masyarakat Muslim yang ada di Indonesia semakin mencintai Alquran dan menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat dalam membaca Alquran yang sekarang ini tengah digalakkan oleh pemerintah,” ujar Rachmat.

Sebagai informasi, program “BUMN Hadir Untuk Negeri” yang dijalankan tahun 2019 ini mencakup 6 kegiatan yaitu 1) Siswa Mengenal Nusantara (Peringatan Hari Kemerdekaan RI), 2) Upacara HUT Kemerdekaan RI, 3) Safari Ramadhan, 4) Mudik Gratis, 5) Peringatan Natal dan Tahun Baru serta 6) Peringatan HUT Kementerian BUMN ke-21.

Khusus, untuk kegiatan Safari Ramadhan di Bali, selain bantuan pembagian Alquran, juga akan dilakukan santuan bagi 1.000 anak yatim dan bantuan untuk 10 Panti Asuhan, Pondok Pesatren dan Yayasan Sosial.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YR8V9X
May 24, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YR8V9X
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Serunya Ngabuburit Milenial di Insan Cendekia Madani

Ngabuburit Milenial di ICM dihadiri oleh para siswa SMP dan SMA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Roadshow Ngabuburit Milenial yang dihelat Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan) bersama B3e Production dan Nurul Fikri berlanjut ke sekolah keenam, yaitu sekolah Insan Cendekia Madani (ICM). Acara yang dihelat pada (21/05) ini mendapat sambutan antusias dari warga sekolah.

Ngabuburit Milenial di ICM dihadiri oleh para siswa SMP dan SMA, yaitu Kelas 7, 8, 10, dan 11 yang berjumlah hampir sebanyak 200 anak. Mereka mengikuti setiap mata acara dengan tertib dan bersemangat. Pemutaran film series karya rumah produksi B3e Production makin menambah antusiasme para remaja itu. 

Saat sesi talkshow, mereka juga menyimak dengan penuh perhatian. Mereka membanjiri para talent B3e Production yang bertindak sebagai narasumber dengan rupa-rupa pertanyaan menarik dan kritis. Salah satu momen spesial adalah saat terjadi interaksi timbal balik antara Putri Mounda dengan salah satu penanya.   

Awalnya Mounda memberikan pesan kepada para peserta bahwa berbagi itu tidak perlu menunggu diri kita menjadi hebat terlebih dahulu. “Berbagi bisa kapan saja. Berbagi tidak hanya melulu soal materi, tetapi juga bisa berupa inspirasi,” ujar Mounda. 

Salah satu siswa kemudian menanggapi pernyataan Mounda tersebut dengan kritis. “Jika seperti pernyataan Kakak tadi, bagaimana kalau misalnya kita ternyata belum punya cukup ilmu lalu berbagi, bukankah itu dapat menyesatkan?” ungkapnya

Dengan senyum kemudian Mounda meluruskan pernyataannya agar tidak salah dipahami. “Prinsip dasar yang tidak boleh hilang adalah ilmu harus ada sebelum amal. Jadi ketika mau berbagi tetap harus punya ilmunya dulu agar tak menyesatkan. Dan berbagi tak harus yang susah-susah ya Adik-Adik, bisa dimulai dari hal sederhana yang kita punya, misalnya senyum,” pungkas Mounda. 

Imbauan berbagi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh para siswa saat momen donasi on the spot. Para siswa dan guru mendonasikan sebagian harta yang mereka bawa saat acara, hingga terkumpul 3 juta rupiah. Donasi tersebut kemudian akan disalurkan pada program-program DD Pendidikan. 

Demikianlah, Ngabuburit Milenial sejatinya bukan hanya acara untuk mengisi waktu jelang berbuka saja. Lebih jauh, acara ini dibuat untuk memberikan motivasi kepada para remaja agar dapat menggunakan waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat. Juga acara ini menyerukan agar kelak para remaja dapat bertumbuh menjadi penerus bangsa yang kaya akan kreativitas dan memiliki kepedulian terhadap sesama dan bangsanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30FyRH1
May 23, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30FyRH1
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 22, 2019

BPOM Banyumas Cek Distributor Kerupuk Berpewarna Tekstil

BPOM Banyumas temui distributor kerupuk yang mengandung rhodamin b

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banyumas bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Purbalingga mulai menelusuri sumber bahan makanan yang menggunakan bahan kimia berbahaya. Salah satunya dengan mendatangi pembuat kerupuk di Desa Karangkemiri Kecamatan Kemangkon. Kerupuk di sana diketahui mengandung bahan perwarna tekstil rodhamin B dalam proses pembuatannya.

Namun saat pemilik usaha ditemui, disebutkan bahwa kerupuk canthir yang berada di rumahnya diproduksi oleh pengusaha di Lampung. "Kami tidak memproduksi kerupuk itu sendiri. Kami hanya menjadi pengepul untuk kemudian didistribusikan di wilayah Purbalingga," jelas pemilik rumah bernama Sri Purwatiningsih, Rabu (22/5).

Dalam pemeriksanaan BPOM dan Dinkes Purbalingga sebelumnya, petugas menemukan adanya kerupuk canthir yang mengandung rhodamin B. "Memang pewarna yang digunakan tidak murni mengunakan rhodamin B. Ada juga pewarna makanannya. Tapi kenapa juga produsennya menggunakan pewarna tekstil, padahal sudah menggunakan pewarna makanan," kata Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Banyumas, Gaung Ranggatama.

Petugas meminta pengepul yang menyimpan kerupuk tersebut segera mengembalikan kerupuk pada produsennya. "Kami sarankan agar kerupuk ini dikembalikan. Kami tidak memproses kasus ini secara hukum karena yang bersangkutan baru sekali melakukan pelanggaran," katanya.

Ranggatama menyatakan jika di kemudian hari yang bersangkutan masih menjual kerupuk chantir yang mengandung rhodamin b, maka pihaknya tidak akan segan mengambil langkah yang lebih tegas. "Tentu sanksinya lebih tegas, diberikan peringatan kedua atau bahkan pemusnahan di tempat dan jika masih berulang lagi bisa diproses secara pidana," tegasnya.

Sekretaris Dinkes Purbalingga Umar Fauzi mengatakan pihaknya telah memberikan sosialisasi pada para pengepul agar tidak mendatangkan kembali kerupuk yang mengandung bahan berbahaya. "Karena baru pertama kali, maka kita berikan upaya-upaya yang sifatnya pembinaan dulu," kata Umar.

Namun jika ternyata yang bersangkutan masih menjual kerupuk canthir yang mengandung rhodamin b, kasusnya akan ditindak secara hukum. "Hal ini dilakukan agar masyarakat terlindungi dari bahan makanan yang berbahaya sehingga masyarakat dapat mengonsumsi makanan dengan aman," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HwWyKl
May 22, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HwWyKl
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

Cendekiawan Muda Muhammadiyah Serukan Persatuan Nasional

Pernyataan Cendekiawan Muda Muhammadiyah ini dalam rangka peringatan Harkitnas

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sejumlah akademisi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyerukan agar segenap elemen bangsa mengutamakan persatuan nasional. Hal ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Senin (20/5) di Hall Dome UMM, Malang, Jawa Timur.

Mereka yang tergabung dalam Cendekiawan Muda Muhammadiyah UMM ini terdiri atas Nasrullah, Pradana Boy, Rina Wahyu Setyaningrum, Luluk Dwi Kumalasari dan Yana Safry.

Juru bicara (Jubir) Cendekiawan Muda Muhammadiyah UMM, Pradana Boy menjelaskan, perkumpulan akademisi ini terdorong adanya situasi kebangsaan saat ini yang menurutnya mengalami banyak gejolak. "Yang mungkin bagi sebagian orang membingungkan," kata Pradana kepada wartawan di Hall Dome UMM, Senin (20/5).

Jika masalah pergejolakan tidak dikelola dengan baik, maka akan terjadi masalah yang tak diinginkan. Dalam hal ini akan menjadi ancaman terhadap persatuan dan kesatuan anak bangsa.

Berdasarkan fenomena tersebut, Pradana mengatakan, pihaknya memiliki sebuah agenda besar untuk kepentingan bangsa. Agenda ini tidak akan tercapai apabila persatuan tak menjadi bagian kehidupan Indonesia. Para cendekiawan muda Muhammadiyah UMM ingin menumbuhkan rasa kebangkitan nasional dengan semangat energi positif Ramadhan.

"Karena sebuah kesadaran dan tanggung jawab sosial sebagai cendekiawan didukung oleh mentor Muhammadiyah dan UMM, kami bermaksud menyertakan seruan kebangsaan. Berlima di sini sama-sama membacakan seruan kebangsaan," tambah pria yang disapa Boy ini.

Adapun isi seruan bangsa tersebut antara lain, menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai fondasi kebangkitan bangsa Indonesia. Dengan demikian dpaatemcaoai kemajuan dan membangun masa depan yang gemilang.

Poin kedua, yakni menghormati setiap proses demokrasi dan memandangnya sebagai mekanisme rutin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Juga tidak menjadikannya sebagai pemicu fragmentasi dan konflik antaranak bangsa.

Selanjutnya, mengajak para tokoh masyarakat dan pemimpin agama untuk menjadi perekat umat. Mereka juga harus menjadi penyejuk situasi serta peredam ketegangan.

Diharapkan juga agar membantu bersama-sama menghindari menjadikan agama sebagai tameng dan instrumen meraih kepentingan-kepentingan sesaat. Pasalnya, nilai-nilai agama terlalu luhur untuk terus menerus diproduksi dan direproduksi sebagai legitimasi. Terlebih terhadap kepentingan-kepentingan primordial yang bersifat temporal dan fragmentasi.

"Dan mendukung pemerintah sah saat ini untuk bersikap tegas dan kiat dalam menghadapi setiap upaya memecah belah bangsa," jelas Boy bersama para cendekiawan muda Muhammadiyah UMM lainnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WbRkMd
May 20, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WbRkMd
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Polsek Muntok Sita 1.050 Petasan tanpa Merek

Pemberantasan petasan di Muntok akan terus dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, MUNTOK -- Polisi Sektor Muntok, Kepulauan Bangka Belitung menyita ribuan buah petasan tanpa merek ukuran sedang dari seorang pedagang di Pasar Muntok. "Sebanyak 1.050 buah petasan ukuran sedang kami sita dari seorang pedagang pada kegiatan patroli yang digelar pada Kamis (16/5) siang," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto diwakili Kapolsek Muntok AKP Alfian, Jumat (17/5).

Menurut dia, pemberantasan petasan di bulan Ramadhan 1440 Hijriyah akan terus dilakukan untuk memberikan rasa aman, tertib dan nyaman bagi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa. Patroli dan pengawasan langsung kepada penjual kembang api akan terus dilakukan seiring dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan selama bulan puasa dan setelah Lebaran.

"Selain menyita 1.050 buah petasan ukuran sedang, pada kegiatan itu kami juga menahan penjual berinisial MI (20 tahun) warga Kampung Telukrubiah, Muntok," ujarnya lagi.

Petasan sebanyak itu ditemukan petugas saat melakukan pemantauan di sejumlah penjual kembang api di Pasar Muntok dan sekitarnya yang saat ini sudah cukup marak. Penertiban di lokasi itu menindaklanjuti informasi dari warga yang menyebutkan adanya salah seorang pedagang kembang api di Pasar Muntok yang menjual petasan ukuran sedang.

Berdasarkan informasi itu, personel kepolisian menindaklanjuti dengan pemantauan dan mendatangi pedagang satu per satu untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. "Pemantauan dengan datang langsung ke lapak-lapak para pedagang, dan sesampainya di lapak MI ditemukan barang bukti tersebut," katanya.

Barang bukti sebanyak 1.050 buah petasan kemudian disita. Penjual kemudian dibawa ke Mapolsek Muntok untuk dimintai keterangan.

"Kami sudah memberikan imbauan kepada para pedagang kembang api untuk tidak menjual petasan, jika dilanggar akan kami tindak tegas demi tercipta situasi kamtibmas yang kondusif," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JpwhzE
May 17, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JpwhzE
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Sirkuit Zandvoort Jadi Arena Baru Balap FI Tahun 2020

Penyelenggara Formula One mengumumkan penggunaan Sirkuit Zandvoort.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyelenggara Formula One (F1) resmi mengumumkan sirkuit Zandvoort, Belanda, sebagai arena terbaru mulai musim balap 2020. Hal tersebut menandai berakhir masa penantian sirkuit tersebut selama 35 tahun.

Tahun 1985 menjadi tahun terakhir diselenggarakannya F1 di lintasan yang terletak tak jauh dari Amsterdam itu. Pihak F1 menyatakan, kontrak sirkuit Zandvoort akan berlangsung selama tiga tahun atau 2023. CEO F1, Chase Carey menyampaikan rasa antusiasnya menyusul kesepakatan kontrak yang baru saja diteken. Menurutnya, bertambahnya sirkuit di Eropa menandakan penghargaan sejarah bagi olahraga tenaga mesin itu.

"Minat masyarakat Belanda terhadap balapan sangat tinggi, terutama karena ada Max Verstappen yang berasal dari sana," kata Carey seperti dilansir laman resmi F1.

Senada dengan itu, Presiden Federasi Automobil Dunia, Jean Todt menyatakan kegembiraannya terhadap keputusan F1 kembali ke Belanda setelah puluhan tahun. Jean menegaskan bahwa pihak penyelenggara saat ini harus bekerja ekstra keras dalam aspek standar keamanan lintasan dan kenyamanan bagi para peserta balap.

"Tak dapat diragukan lagi, akan ada lautan oranye di tribun tahun depan," ujarnya.

Di sisi lain, bertambahnya sirkuit Zandvoort membuat balap F1 menjadi 23 dari 21 edisi,  bersamaan dengan digelarnya GP seri Vietnam. Hal itu menjadikan sirkuit benua Eropa yang menghelat F1 menjadi 12 kali.  Angka tersebut semakin mendominasi benua biru dalam gelaran F1.

Saat ini, ada enam sirkuit di benua Asia (Australia, Bahrain, Cina, Singapura, Jepang, UEA) dan hanya empat lintasan di benua Amerika (AS, Meksiko, Brasil, Kanada) yang menyelenggarakan balapan.

Di atas kertas, sirkuit yang memiliki sertifikasi dari federasi utomobil internasional juga mendominasi. Menurut data FIA per Desember 2018, tercatat 126 sirkuit yang bersertifikat: 41 sirkuit tingkat pertama dan 85 sirkuit tingkat kedua.  Dari 41 sirkuit tingkat pertama, sebanyak 23 di antaranya berada di benua Eropa dengan Jerman sebagai negara dengan sirkuit terbanyak. Sementara di tingkat kedua, dari 85 sirkuit, tercatat 37 sirkuit berada di benua yang sama.

Sementara di benua Asia, hanya ada 40 sirkuit dengan 17 bersertifikat tingkat pertama dan 23 lainnya di tingkat kedua. Indonesia tak termasuk negara dengan sirkuit yang bersertifikasi kedua tingkat versi FIA. Pendanaan pembangunan suatu sirkuit menjadi salah satu penyebab mandeknya gelaran olahraga balap di suatu negara.

Belum lama ini, Presiden Brasil, Jair Bolsonaro mengumumkan pemindahan sirkuit balap F1 dari sirkuit Interlagos, Sao Paulo, ke sirkuit Jacarepagua di Rio de Janeiro.  Hijrahnya arena balap itu disebabkan karena kontraktor tak mendapat dukungan dana serta terlilit utang.

"Manajemen F1 telah memutuskan untuk mempertahankan Grand Prix di Brasil, tetapi Sao Paulo menjadi tempat yang kurang praktis karena kondisi dukungan finansial dan hutang yang ada di sana," kata Bolsonaro seperti dilansir Motorsport, Kamis (9/5).

Senada dengan itu, Indonesia mulai berbenah seiring pembangunan sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, yang direncanakan bakal menjadi arena balap MotoGP.  Pembangunan lintasan yang berkonsep buka-tutup itu pun mengandalkan pinjaman Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) secara bertahap, hingga mencapai Rp 3,6 T.

Meski demikian, masih ada optimisme bagi sirkuit yang jauh dari benua Eropa untuk mewujudkan mimpi adanya arena balap yang dipakai untuk gelaran F1 ataupun MotoGP. Di Vietnam, pemerintah, penyelenggara, dan pemodal bekerjasama membangun sirkuit Hanoi dengan merancang lintasan yang mirip seperti Mandalika dan Monako. Terletak di jantung kota, sirkuit tersebut 'memakan' sekitar dua per tiga jalan raya aktif demi perhelatan akbar tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VDKTC3
May 15, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VDKTC3
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Pengacara Mendadak Diperintahkan Romi Cabut Praperadilan

Hakim menolak praperadilan yang diajukan oleh Romi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tersangka kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy alias Romi, mencabut gugatan praperadilannya sebelum putusan sidang dibacakan. Pengacara Romi, Maqdir Ismail pun menjelaskan alasan mengapa kliennya mencabut praperadilan sebelum putusan sidang.

"Atas permintaan Pak Romi, jadi sudah disampaikan di dalam surat itu, pokoknya dia bilang saya (Romi) mau cabut, saya ingin konsentrasi menghadapi perkara ini," ujar Maqdir usai Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (14/5).

Maqdir sendiri tak mengerti mengapa kliennya itu mencabut praperadilan sebelum putusan dibacakan. Ia mengatakan, baru mendapat permintaan itu dari Romi pada Selasa (14/5) pagi. "Saya itu baru dapat perintah baru hari ini, sekitar jam 10 atau 11-an (pagi), sebelum berangkat ke sini (PN Jakarta Selatan)," ujar Maqdir.

Romi pun berpesan kepada Maqdir, bahwa pencabutan praperadilannya baru boleh diberitahu usai putusan dibacakan. Meski begitu, dengan adanya pencabutan ini Romi tak mengakui bahwa proses penanggkapannya pada 15 Maret 2019 adalah sah.

"Tidak, tidak ada urusan dengan itu. Pencabutan ini kalau dia (Romi) katakan, dibacakan putusan atau tidak dibacakan putusan kita terima," ujar Maqdir.

Perlu diketahui, Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Agus Widodo menolak praperadilan yang diajukan oleh Romahurmuziy. Dengan begitu, putusan itu menyatakan penetapan tersangka yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah sah.

Hakim berpendapat, penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah sah. Ia menambahkan, penetapan tersangka telah sesuai dengan KUHP yang tertuang dalam surat perintah penangkapan pid.00/01/03/2019.

Salah satu pertimbangan hakim adalah dua barang bukti yang dimiliki KPK. Menurut hakim Agus, hal itu cukup untuk menetapkan Romi sebagai tersangka.

"Menyatakan eksepsi termohon tidak dapat diterima sepenuhnya. Menolak permohonan praperadilan pemohon (Romi) untuk seluruhnya," ujar hakim Agus membacakan putusan di PN Jakarta Selatan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HiB4Ra
May 14, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HiB4Ra
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Gersena Fokus Lahirkan Generasi Hafal Alquran Terbaik

Saat ini lebih dari puluhan ribu anak-anak dididik jadi ahlul Quran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gerakan Sedekah Nasional (Gersena) telah terlaksana hingga tahun ke sepuluh pada 2019 ini. Bagi PPPA Daarul Qur’an, gerakan ini memberikan banyak sekali manfaat khususnya dalam setiap program-program tahfizhul Qur’an yang telah digulirkan.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an Tarmizi As Shidiq mengatakan, Gersena kali ini difokuskan untuk melahirkan generasi penghafal Alqur’an terbaik. Karena saat ini lembaganya tengah mengelola dan mengkoordinir puluhan ribu anak-anak muda untuk menjadi ahlul Qur’an.

“Saat ini kami memberikan beasiswa kepada 148 mahasisawa-mahasiswi penerima Beasiaswa Tahfizh Qur’an (BTQ) for Leaders. Ada pula 315 santri penghafal Qur’an dari 10 Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Takhassus yang tersebar di 10 kota besar serta 1.027 Rumah Tahfizh yang berada di 27 provinsi dengan 35.072 santrinya,” ujar Tarmzi dalam siaran persnya.

BTQ for Leaders tutur Tarmizi, adalah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa/mahasiswi penghafal Alqur’an berprestasi. Melalui program ini, lembaganya membantu biaya kuliah sampai lulus. Sementara Pesantren Takhassus adalah beasiswa untuk santri yatim- dhuafa penghafal Alqur’an.

“PPPA Daarul Qur’an juga memberikan beasiswa kepada mereka sampai lulus SMP/SMA. Baik kader BTQ dan Pesantren Takhassus, semua dibimbing secara intensif baik dalam tahfizhul Qur’an maupun ditatar memiliki jiwa kepemimpinan dan menjadi seorang da’i yang siap mendawamkan Qur’an,” ucap Tarmizi.

Tarmizi mengatakan, saat ini Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas. Indonesia tidak boleh kehabisan generasi terbaik untuk melanjutkan perjuangan bangsa.

Angka Partisipasi Kasar (APK) generasi Indonesia yang melanjutkan ke pendidikan tinggi hanya sekitar 18,7% yaitu 4,6 juta jiwa, sedangkan remaja usia belajar di perguruan tinggi mencapai 25 juta jiwa. Artinya, ada sekitar 21,4 juta lulusan SLTA tidak mampu melanjutkan pendidikan kejenjang perguruan tinggi.

Fakta tersebut, mendasari Daarul Qur’an merintis Kampus Pembumi Al-Qur’an yaitu Institut Daarul Qur’an (Idaqu) yang tengah dipersiapkan pembangunannya pada tahun ini. IDAQU memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam mencetak pendidik, pemimpin dan entrepreneur yang berkarakter Qur’ani, berwawasan global, dan berpengetahuan luas pada tahun 2023.

“Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat ikut dalam Gersena untuk menjadi bagian lahirnya sarjana penghafal Al-Qur’an melalui program Kaderisasi 1.000 Sarjana Penghafal Al-Qur’an dan Pembangunan Idaqu,” ujar Tarmizi.

Gerakan Sedekah Nasional 27 April diharapkan menjadi pendorong bagi masyarakat untuk sedekah secara berjamaah, dari mulai pengusaha, direktur, karyawan, pedagang, dokter, ibu rumah tangga, pengusaha online dan seluruh elemen terlibat dalam gerakan ini, tidak terkecuali karyawan dan insan Daarul Qur'an sendiri menjadi pelaku sedekah.

"Gerakan ini sudah dimulai sejak lima tahun lalu, diawali oleh Jody Brotosuseno owner Waroeng Group berkomitmen menyedekahkan seluruh omzet usahanya, dan diikuti para pengusaha lainnya yang bersedekah sebagian penghasilannya, ada pula yang menyedekahkan pendapatan usahanya pada tanggal 27 Apri,” jelas Tarmizi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WaT1pX
April 28, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WaT1pX
via IFTTT
Share:

Festival Bambu akan Jadi Agenda Tahunan Purwakarta

Disporaparbud akan menginventarisasi jumlah perajin kerajinan bambu yang ada di Jabar

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Ratusan pengunjung, memadati Alun-alun Pasanggrahan Padjajaran Kabupaten Purwakarta. Para pengunjung ini, ingin melihat kerajinan bambu yang dipamerkan di lokasi tersebut. Sebab, pada akhir pekan ini Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan setempat, menggelar Festival Bambu Kreatif. Selanjutnya, festival bambu akan menjadi agenda tahunan.

Sekda Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana, mengatakan, festival bambu kreatif 2019 ini, merupakan acara untuk meningkatkan potensi perajin bambu. Serta, meningkatkan nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Karena, selama ini bambu di Purwakarta, banyak yang dijual begitu saja dalam bentuk gelondongan. Harga jualnya juga relatif rendah, yakni kisaran Rp 5.000 sampai Rp 10 ribu per gelondong.

"Padahal, jika sudah diberi sentuhan seni dan artistik, bambu punya nilai ekonomis yang tinggi," ujar Iyus, saat membuka acara tersebut, Ahad (28/4).

Purwakarta, merupakan salah satu wilayah yang memiliki banyak tanaman bambu. Bahkan, menjadi sentra bambu. Salah satunya, di Kecamatan Sukasari. Tetapi, bambu tersebut belum mendapatkan sentuhan seni pada umumnya.

Karena itu, dengan adanya festival ini diharapkan bisa mengubah cara pandang mengenai pemanfaatan bambu ini. Mengingat, bambu bisa dijadikan bahan apa saja yang punya manfaat luar biasa. Mulai dari bahan bangunan, perabot rumah tangga, sampai alat musik, sampai alat permainan untuk anak-anak. Jika sudah diberi sentuhan seni ini, maka bambu tersebut akan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

 

Kabid Pariwisata Disporaparbud Purwakarta, Heri Anwar, mengaku, festival ini akan menjadi agenda tahunan. Kedepan, pihaknya akan menginventarisasi jumlah perajin kerajinan bambu yang ada di Jabar. Hasil karya mereka bisa ditampilkan di festival yang sama pada 2020 mendatang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DFF2Bk
April 28, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DFF2Bk
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Bukalapak Nantikan Plaftorm Komunikasi Fatwa

Bisnis halal sangat potensial sehingga inisiasi KNKS dinanti.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bukalapak antusias menantikan platform komunikasi fatwa yang diinisiasi Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Apalagi, inovasi putra-putri Indonesia teramat cepat.

Public Policy & Government Relation Manager Bukalapak Ma Isa Lombu menjelaskan, Bukalapak tidak didesain sebagai lokapasar (marketplace) halal, tapi Bukalapak memberikan alternatif. Bukalapak juga mengupayakan agar substansi kesyariahan berbisnis tidak dilanggar.

Isa mengatakan, pihaknya masih terus bicara dengan KNKS terkait hal itu. Dari akad, proses, dan produk, Bukalapak melihat yang paling mudah adalah intervensi pada produk. "Kami ikhtiarkan ada section produksi halal di Bukalapak," ungkap Isa seusai diskusi ekonomi digital syariah dalam IIE FEST di Bandung, Jumat (25/4).

Bukalapak yakin mayoritas produk di sana halal. Namun, Bukalapak ingin menghadirkan seksi produk yang memang sudah berserifikat halal.

Bukalapak sudah menyampaikan ke KNKS mengenai dua solusi. Pertama, memberi insentif dan disinsentif terkait halal. Kedua, inovasi anak bangsa difasilitasi.

Bukalapak berharap produk platform komunikasi fatwa yang digagas KNKS segera muncul. "Perusahaan teknologi kan banyak. Butuh banyak produk yang perlu fasilitasi," ucap Isa.

Secara rasional, bisnis halal sangat potensial. Kalau ada yang melanggar, Isa yakin karena ketidaktahuan saja. "Inovasi anak Indonesia itu luar biasa, masa nunggu?" ujar Isa.

Kalau produk teknologi komunikasi fatwa itu, Bukalapak yakin perkembangan industri halal berbasis teknologi bisa cepat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GHB7ph
April 26, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GHB7ph
via IFTTT
Share:

Saturday, April 20, 2019

BPN Prabowo-Sandi Meminta Pendukungnya Tetap Tenang

Pendukung Prabowo-Sandi diminta untuk tak terprovokasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengimbau para pendukungnya untuk tetap tenang. Selain itu, tidak terprovokasi dan tetap mengawal proses penghitungan suara agar tidak terjadi kecurangan.

"Kami sudah imbau para pendukung untuk tetap santai dan tenang, tunggu perkembangan, dan mengawal proses penghitungan suara," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Irfan Yusuf di Jakarta, Sabtu (20/4).

Dia mengimbau kepada semua pihak untuk menjalani kehidupan seperti biasa karena tidak ada yang berubah pascapilpres 2019. Menurut dia, masyarakat pasti akan menerima apapun hasil akhir Pilpres apabila para penyelenggara Pemilu bersikap jujur dan adil.

"Apapun hasilnya, apakah kalah atau menang pasti diterima kalau prosesnya berlangsung jujur dan adil," ujarnya.

Irfan Yusuf yang biasa dipanggil Gus Irfan itu mengatakan petugas dan penyelenggara Pemilu harus bersikap jurdil, kalau tidak maka rakyat akan kecewa.

Dia menilai, masyarakat sudah dewasa melihat dan menilai sejauh mana kejujuran dan keadilan diwujudkan dalam proses Pemilu.

"Kami harap penyelenggara Pemilu bersikap jurdil, yang menjadi asas pelaksanaan Pemilu. Masih ada waktu sebelum pengumuman, kalau bisa dilaksanakan maka rakyat akan menerima dengan baik," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Pi0scj
April 20, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Pi0scj
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Dua Ketua KPPS Bekasi Meninggal Selama Proses Pencoblosan

Kedua Ketua KPPS tersebut kelelahan

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sebanyak dua orang ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia akibat tak sempat beristirahat selama proses pencoblosan dan penghitungan suara di TPS. Fransiskus Asis Ismantara (52 tahun) meninggal dunia karena kelelahan menyelesaikan proses penghitungan suara hingga Kamis (18/4) dini hari. Ia memaksakan diri untuk tidak beristirahat demi memastikan proses perhitungan suara TPS 031 di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Rawalumbu bisa selesai. Bahkan ia langsung mengantarkan formulir C1 atau rekapitulasi hasil suara ke kelurahan.

Ismantara memang berperan sebagai ketua KPPS TPS 031. Selain itu proses pemungutan suara juga dilangsungkan di rumahnya di Jalan Manggis, RT 7 RW 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Rawalumbu, Kota Bekasi. Adik ipar korban, Maria Yuli (41) menyebutkan, kematian sang kakak karena tak beristirahat sama sekali sejak pemungutan suara dimulai pada Rabu pagi.

"Dia sampai perhitungan suara selesai jam 1 atau jam 2 gak ada tidur sama sekali, terus pagi sudah mulai ngeluh sakit dadanya," kata Yuli di depan rumah sang kakak, Jumat (19/4).

Namun, kata Yuli, kakak iparnya itu tidak mau dibawa ke rumah sakit ataupun dipanggilkan dokter ke rumah. Iswantara hanya meminta istrinya untuk mengerok punggungnya karena sakit di dadanya itu sudah sampai ke bagian punggung pada Kamis pagi itu.

Akhirnya, pada Jumat (19/4) pukul 03.00 WIB barulah Iswantara mau dilarikan ke Rumah Sakit St Elisabeth Rawalumbu. Namun nyawanya tak tertolong, pukul 04.40 ia pun meninggal dunia.

Kabar duka tak hanya datang dari Kelurahan Bojong Rawalumbu, suasana duka juga menyelimuti rumah Ahmad Selahudin (42) pada Kamis (18/4) siang. Salahudin selaku ketua KPPS 081 di RT 03 RW 10, Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor pada Kamis pagi. Kala itu, ia baru saja menyelesaikan proses penghitungan suara dan mengantarkan formulis C1 ke Kelurahan.

Salahudin belum sempat beristirahat sejak proses pemungutan suara dimulai dan hendak mengantarkan sang anak menuju sebuah pesantren di daerah Depok. Dia menambahkan, kondisi Salahudin saat berkendara memang kurang baik, dia diduga mengantuk karena belum tidur demi menghitung surat suara TPS 081.

"Jadi adik saya berangkat dari rumah abis subuh, sekitar jam 5 lewat, posisinya itu dia abis antar surat suara ke kelurahan, langsung berangkat antar anaknya ke pesantren karena hari ini dia mau ada ujian," kata kakak korban, Ahmad Saefudin di kediamannya, Jumat (19/4).

Sementara itu, anggota KPPS 081 Kranji, Satria, mengatakan, proses penghitungan suara di TPS-nya baru benar-benar rampung sekitar pukul 04.00 WIB. Alamarhum, kata dia, terlibat di TPS sejak awal hingga surat suara dan berita acara diserahkan ke Kelurahan.

"Sampai semua selesai, almarhum ikut, sampai ke keluarahan, kalau satu hari sebelum pemungutan beliau enggak sampai begadang, cuma sampai sekitar jam 12 malam, nah kalau untuk penghitungan suara memang kondisinya belum tidur," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UrWyOL
April 19, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UrWyOL
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Fitriani Terhenti di Putaran Pertama Malaysia Open

Hasil ini mengulang pencapaian Fitrianti di Malaysia Open 2018 lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pemain tunggal putri Indonesia, Fitriani, belum mampu lolos ke putaran dua Malaysia Open 2019. Ia kalah dari Sung Ji Hyun dari Korea Selatan dua gim langsung, 15-21, 15-21.

Hasil ini mengulang pencapaian Fitrianti di Malaysia Open 2018 lalu. Saat itu ia juga dihentikan Sung pada babak pertama.

Fitriani tak berhasil mencuri kemenangan di gim pertama. Ia terus tertinggal dari awal hingga lawan menyentuh poin 21 lebih dulu.

Masuk ke gim dua, Fitriani sempat unggul tipis dari Sung. Sayang hal tersebut tak berlangsung lama karena Sung berhasil membalikkan keadaan dan merebut kemenangan di gim kedua.

“Di gim pertama saya coba buat nurunin bola. Awal-awal saya belum bisa masuk ke pola main. Di akhir baru mulai enak mainnya. Tapi lawan banyak melarikan bola, sementara kaki saya kurang siap. Jadi banyak ketinggalan langkahnya,” ujar Fitriani dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (3/4).

Fitriani dengan Sung sudah empat kali berhadapan sebelumnya. Namun sayang, tunggal putri asal klub Exist Jakarta tersebut masih belum bisa mendapat satu kemenangan pun dari Sung. “Pelatih sempat memberikan masukan untuk memperhatikan kebiasaan lawan. Cuma mungkin karena kami masih baru, jadi penyeseuaian juga dengan instruksi pelatih baru,” kata dia.

Kehilangan Fitriani, tunggal putri Indonesia masih memiliki satu wakil lagi yang belum bertanding. Ia adalah Gregoria Mariska Tunjung. Di putaran pertama, Gregoria akan berhadapan dengan Ratchanok Intanon dari Thailand. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JXMWvg
April 03, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JXMWvg
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Kedubes AS Peringatkan Warga Terkait Hukum Syariah Brunei

Penerapan Hukum Pidana Syariah di Brunei rencananya mulai berlaku Rabu (3/4).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR SERI BEGAWAN -- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Brunei Darussalam memperingatkan keamanan warganya ihwal penerapan hukuman syariah di negara tersebut. Penerapan Hukum Pidana Syariah (SPC) yang masih kontroversial itu rencananya mulai berlaku Rabu (3/4).

Dilansir di CNS News, Selasa (2/4), rencana penerapan hukum syariah di Brunei Darussalam menuai kritik dan boikot dari selebritas Barat. Namun, Kesultanan Brunei tetap membela hak kedaulatannya untuk memberlakukan hukum tersebut. Hukuman syariah yang dimaksud, termasuk dilempari batu sampai mati, amputasi anggota badan, cambuk, dan hukuman penjara terhadap tindakan yang melanggar hukum Islam.

Kedutaan Besar AS di Bandar Seri Begawan mengeluarkan peringatan keamanan atas implementasi hukuman syariah. Hukuman tersebut tidak hanya berlaku bagi warga Brunei, tetapi juga idividu dari setiap agama atau kebangsaan.

“SPC berlaku terlepas dari agama atau kewarganegaraan individu, meskipun beberapa bagian dari undang-undang memiliki penerapan khusus untuk Muslim,” kata pernyataan Kedubes AS di Brunei Darussalam.

Hukum syariah disepakati lima tahun lalu. Namun, penerapannya baru dilakukan saat ini. Hukum tersebut akan merajam seorang pelaku zina dan sodomi hingga meninggal, baik untuk Muslim maupun non-Muslim.

Dalam sebuah pernyataan, kantor perdana menteri menjelaskan Brunei Darussalam adalah negara berdaulat Islam dan sepenuhnya independen dalam menegakkan aturan hukumnya sendiri. Brunei selalu mempraktikkan sistem hukum ganda, yakni yang didasarkan pada hukum syariah dan hukum umum.

Kantor perdana meneteri menyatakan kedua sistem hukum itu akan terus berjalan secara paralel untuk menjaga perdamaian dan ketertiban, melestarikan agama, kehidupan, keluarga, dan individu tanpa memandang jenis kelamin, kebangsaan, ras, dan keyakinan. SPC disebut bertujuan mendidik, menghormati, dan melindungi hak-hak yang sah dari semua individu, masyarakat, atau kebangsaan setiap agama dan ras.

Menurut hukum tersebut, setiap Muslim yang menghina Nabi Muhammad SAW atau Muslim yang menyatakan dirinya sebagai non-Muslim, akan dijatuhi hukuman mati. Sementara hukuman lain, seperti mempropagandakan agama selain Islam untuk seorang Muslim atau bahkan kepada orang yang tidak memiliki kepercayaan agama didenda hingga 14.700 dolar AS (20 ribu dolar Brunei) dan penjara hingga lima tahun.

Tindak pidana pencurian akan dikenakan hukuman amputasi tangan kanan pada pergelangan tangan untuk pelanggaran pertama, kaki kiri pada pergelangan kaki untuk pelanggaran kedua. Muslim yang meminum minuman beralkohol dihukum 40 cambukan untuk pelanggaran pertama, 80 cambukan untuk pelanggaran kedua, 80 cambukan ditambah hukuman penjara hingga dua tahun untuk pelanggaran ketiga.

Tindakan percobaan bunuh diri akan diganjar dengan penjara hingga satu tahun dan denda sekitar 2.950 dolar AS. Kemudian, laki-laki yang berpakaian seperti perempuan di depan umum atau sebaliknya tanpa alasan yang masuk akal akan mendapat kurungan tiga bulan penjara dan denda hingga 740 dolar AS. Bagi laki-laki yang tidak melaksanakan shalat Jumat dikenakan denda mulai dari 148 dolar AS hingga 740 dolar AS.

Aktor Hollywood George Clooney menyerukan boikot terhadap sekelompok hotel mewah milik Brunei Darussalam di AS dan Eropa. Boikot serupa diminta pada 2014, ketika hukuman berbasis syariah pertama kali disepakati.

Hotel-hotel yang populer di kalangan selebritas, antara lain Beverly Hills Hotel dan Hotel Bel-Air di Los Angeles, Dorchester di London, dan lainnya di Paris, Milan, London, Ascot, Jenewa, dan Roma. Penyanyi pop Inggris Elton John mendukung seruan George Clooney melalui akun Twitter pribadinya.

“Saya memuji teman saya, George Clooney, karena mengambil sikap menentang diskriminasi anti-gay dan kefanatikan yang terjadi di negara Brunei, tempat di mana orang-orang gay dilecehkan, dengan memboikot hotel-hotel Sultan,” tulis dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2K1nbdx
April 02, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2K1nbdx
via IFTTT
Share:

Pengamat: Bawaslu Harus Ambil Alih Kasus Polisi Garut

Suatu kekeliruan jika kasus tersebut diminta diproses secara internal oleh kepolisian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) menilai dugaan keberpihakan aparat kepolisian di Garut, Jawa Barat (Jabar) terhadap salah satu pasangan calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) dapat membahayakan proses pemilihan umum (pemilu). Karena itu, Sigma mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera mengusutnya.

“Suatu kekeliruan jika kasus tersebut diminta diproses secara internal oleh kepolisian,” kata Direktur Sigma Said Salahudin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/4).

Menurut dia, aparat kepolisian tidak bisa memproses, apalagi membuat kesimpulan ihwal dugaan keberpihakan aparat kepolisian pada salah satu capres dan cawapres. Kepolisian harus menunggu hasil pemeriksaan dari Bawaslu.

Said mengatakan, sebelumnya tugas mengawasi netralitas ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri pada pemilu-pemilu menjadi kewenangan masing-masing lembaga. Namun, kewenangan tersebut menjadi yurisdiksi Bawaslu untuk Pemilu 2019.

“Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah pemilu, Bawaslu diperintahkan untuk mengawasi ASN, TNI, dan Polri,” ujar Said.

Dia menjelaskan amanat tersebut secara tegas tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam rangka melaksanakan perintah tersebut, Bawaslu telah membentuk satu peraturan tersendiri. Perbawaslu Nomor 6 Tahun 2018 mengatur ihwal tata cara, prosedur, dan mekanisme pengawasan oleh jajaran pemgawas terhadap ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.

“Jadi, kalau ada kasus dugaan pelanggaran netralitas, maka tidak bisa langsung dilakukan oleh instansi bersangkutan,” kata Said.

Dia mengatakan, kendati berwenang memeriksa dugaan pelanggaran pemilu, tetapi Bawaslu tidak berwenang memberikan sanksi. Sebab, dia melanjutkan, pengenaan sanksi terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran netralitas adalah atasan oknum itu. Bawaslu hanya bertugas memberikan rekomendasi.

“Berdasarkan rekomendasi dari Bawaslu itulah, nantinya Polri baru dapat menentukan sikap, apakah kasus di Garut itu terbukti sebagai pelanggaran atau tidak,” tutur Said.

Dia mengusulkan pengenaan hukuman harus berat. Alasannya, pelanggaran netralitas dapat menimbulkan efek buruk, berupa ketidakpercayaan publik kepada pemerintah. Dia menjelaskan, apabila ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses penyelenggaraan pemilu semakin meluas, maka hal itu dapat membahayakan proses pemilu.

“Rakyat dapat saja menolak hasil pemilu,” kata dia.

Bahkan, dia melanjutkan, jika suatu pelanggaran netralitas terbukti dilakukan secara terstrukur, sistematis, dan masif oleh suatu instansi pemerintah, maka hal itu justru merugikan capres-cawapres yang memperoleh dukungan dari instansi bersangkutan. Alasannya, Mahkamah Konstitusi dapat menganulir capres dan cawapres yang memenangkan pemilu dengan cara-cara curang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UvoqG8
April 02, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UvoqG8
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

PPI Tiongkok Raih Rekor MURI Kartu Pos

PPI Tiongkok meraih rekor MURI untuk 'Postcard 1001 Senyum untuk IndonesiaKu'

Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) Departemen Sosial dan Pengabdian Masyarakat kembali memberikan kontribusi kepada masyarakat Indonesia dengan suksesnya kegiatan bertajuk postcard (kartu pos) 1001 senyum buat para pelajar Sekolah Dasar (SD) di beberapa pelosok tanah air.

PPIT juga berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia atau MURI karena keberhasilannya mengirimkan lebih dari 2000 lembar kartu pos kepada murid sekolah dasar diberbagai pelosok Tanah Air.

“PostCard 1001 Senyum” merupakan kegiatan dengan membagikan kartu pos yang ditulis oleh berbagai kalangan pelajar bahkan tenaga kerja di Tiongkok dan Indonesia untuk memotivasi pentingnya pendidikan serta semangat dalam bercita-cita kepada pelajar Sekolah Dasar di 23 sekolah dan 1 lokasi pedalaman Indonesia dari Sumatra hingga Papua.

Melalui proses yang panjang hingga mengumpulkan kartu pos dari berbagai wilayah di Tiongkok. Setelah dikompilasi, kemudian surat ini dikirim ke Indonesia dan mendapat bantuan langsung dari para Pengajar Muda Indonesia, salah satunya Valentin Danuwirya yang turut membantu menampung hingga mendistribusikan kartu pos dari awal kegiatan hingga pengambilan dokumentasi di lokasi tujuan.

Sejumlah 19 Pengajar Muda Indonesia turut membantu di beberapa lokasi seperti Pegunungan Bintang Papua, Natuna, Bima, Jambi, Lombok, dan Makassar.

Keikutsertaan dari berbagai pihak hingga melibatkan 19 Cabang dan 7 Ranting PPIT, beberapa organisasi keagamaan seperti Organisasi di Xiamen OMK (Orang Muda Katolik Xiamen), KBMK (Keluarga Buddhis Manggala), Garuda Choir Club, Garuda, Keluarga OBM Guangzhou Istaqwa Guangzhou, serta pelajar Indonesia yang juga tergabung dalam PPIT memberi respon aktif untuk turut menuliskan kartu pos ini. Dan hasil kartu pos yang didapatkan melampaui target sebanyak 2018 kartu pos.

Suksesnya kegiatan ini ditandai dengan tanggapan positif dari para pelajar SD yang mendapatkan kartu pos, dan beberapa SD diantaranya berkeinginan untuk mengirim pesan balasan. Bahkan kegiatan ini mendapat apresiasi dari Rekor MURI dari Museum MURI dengan kategori “Pengiriman Kartu Post Terbanyak dari Alamat Luar Negeri ke Sekolah di Indonesia”.

Dan piagam ini diterima langsung oleh Ketua Umum PPI Tiongkok, Fadlan Muzakki, yang langsung membawa kabar gembira ini ke Tiongkok untuk menjadi hadiah besar dari hasil kerja keras para pelajar dari tingkat pusat, cabang, hingga ranting.

Beberapa tanggapan para pengajar muda yang menerima kartu pos sangat beragam, salah satunya Ojan di Bima, mengabarkan bahwa “kartu posnya lucu-lucu dan pasti anak-anak akan suka”. Adanya dokumentasi para pelajar yang bergiliran membaca kartu pos menjadi bukti bahwa kegiatan ini mendapat respons yang baik di mata para pelajar Sekolah Dasar yang dituju. Juga tanggapan dari Rahmat dan Julyestri mengatakan, “kartu posnya sudah sampai, terima kasih”.

Dan masih banyak tanggapan positif lainnya. Ini merupakan sebuah kerja keras dan kolaborasi para pelajar Indonesia di Tiongkok, dan pencapaian yang sangat luar biasa PPIT menjadi salah satu dari Perhimpunan Pelajar Indonesia di 56 Negara lainnya yang berhasil mendapat penghargaan Rekor MURI.

Berikut lampiran informasi wilayah pembagian kartu pos 1001 senyum:

Wilayah Indonesia Barat:

• Natuna, Kepulauan Riau

SDN 002 Kelarik, 148 siswa

SDN 003 Gunung Putri, 125 siswa

SDN 004 Pian Tengah, 64 siswa

SDN 003 Setumuk, 43 siswa

SDN Air Nusa 118 siswa

SDN Batu Berian 100 siswa

SDN 005 Kerdau, 27 siswa

SDN 003 Pengadah, 74 siswa

Total = 699 kartu pos

• Jambi

Suku Pedalaman Jambi = 40 anak Total = 40 kartu pos

Wilayah Indonesia Timur:

• Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua

SD INPRES Aboding : 100 siswa

SD INPRES PEPERA : 100 siswa

SD INPRES ABIRIP : 100 siswa

SD INPRES MIMIN : 100 siswa

SD INPRES BUMBAKON : 100 siswa

SD INPRES ARGAPILONG : 100 siswa

Total = 600 kartu pos

Wilayah Indonesia Tengah:

• Lombok, Kabupaten Lombok Utara

SDN 1 Mumbul sari

SDN 2 nyar

SDN 4 Tegal Maja

SDN 8 Sokong

SDN 2 Medana

MI Tarbiatul Islamiyah

SDN 1 Tanjung

Total akan dikirim 50 pcs setiap sd di Lombok.

• Uma Lengge Mengajar, kecamatan Wawo, Bima: 250 siswa

Total = 250 kartu pos

• The Floating School – Makassar = 79 Anak

Total = 79 kartu pos

Pengirim: Achmad Syafii AB – Pusmedkom PPI Tiongkok

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2um1aLM
March 21, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2um1aLM
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Hamilton Sebut Kemenangan Bottas Langkah Positif Mercedes

Hamilton harus mengakui dominasi rekan satu timnya Valtteri Bottas yang finis pertama

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Lewis Hamilton harus puas di posisi kedua pada balapan pembuka seri Formula Satu (F1) 2019, GP Australia, di Albert Park, Melbourne, Australia, Ahad (17/3). Hamilton harus mengakui dominasi rekan satu timnya Valtteri Bottas yang finis pertama.

Namun Hamilton tak begitu menyesali hasil di balapan pembuka. Dia justru menyebut hasil ini adalah langkah positif bagi Mercedes.

"Itu adalah akhir pekan yang benar-benar luar biasa bagi tim," katanya kepada Sky Sports, dilansir dari Mirror.

Pembalap asal Inggris ini menyebut bahwa akhir pekan ini adalah pekan yang solid bagi tim. Semua orang bahagia atas pencapaian Bottas.

Karena itu tak ada alasan bagi Hamilton untuk tidak senang. Hamilton menilai Bottas menjalani balapan dengan baik dan layak memenangkan GP Australia 2019.

"Itu akhir pekan yang solid, saya hanya harus bekerja pada awal yang lebih baik. Tidak ada masalah, saya hanya tidak mendapatkan hasil bagus," kata Hamilton.

Hamilton menambahkan, hasil ini menjadi langkah awal baik bagi tim dalam perebuatn gelar juara musim ini. Dia menegaskan tak terlalu merisaukan catatan personalnya. Menurut Hamilton, dirinya hanya perlu berlatih dan bekerja keras untuk balapan berikutnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HAQuAR
March 17, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HAQuAR
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

Ketat Sejak Menit Awal, Persija Vs Becamex Masih Imbang 0-0

Kedua tim menghadirkan permainan sengit sejak menit pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertandingan babak pertama antara Persija Jakarta melawan klub asal Vietnam, Becamex Bhin Duong, masih imbang. Namun, kedua tim menghadirkan permainan sengit sejak menit pertama.

Di awal pertandingan, Persija langsung menggedor pertahanan tim tamu dengan beberapa umpan tarik langsung ke kotak penalti lawan. Senada dengan itu, Becamex juga beberapa kali menekan pertahanan Persija di awal pertandingan. Permainan yang keras sejak awal sudah tersaji dengan sejumlah pelanggaran.

Di menit ke-17, Becamex sempat menceploskan bola ke gawang Persija, namun dianulir wasit karena terdapat pelanggaran atas Andritany. Skor tetap kacamata.

Dengan formasi 4-3-3, Persija memaksimalkan lini sayap kiri dan kanan untuk berusaha membombardir pertahanan Becamex. Dari kiri, Heru Santoso mengalirkan beberapa bola lambung ke tengah serta Riko Simanjuntak yang menusuk dari sisi kanan.

Skuat Macan Kemayoran mencoba mengais kesempatan dari tim lawan dengan tendangan langsung dari Ismed Sofyan dan Bruno Matos. Namun percobaan tersebut belum berhasil merobek gawang kiper lawan. Laga antara Persija kontra Becamex Bhin Duong masih imbang hingga turun minum.

Susunan Pemain

Persija Jakarta:

Andritany Ardhiyasa (c), Ismed Sofyan, Ryuji Utomo, Maman Abdurahman, Dany Saputra, Ramdani Lestaluhu, Bruno Matos, Rohit Chand, Riko Simanjuntak, Escobar Silvio, Heri Susanto.

Becamex Bhin Duong FC:

Bui Tan Truong (c), Veniamin Shumeyko, To Van Vu, Victor Mansaray, Ho Tan Tai, Ali Rabo, Tran Huu Dong Trieu, Nguyen Anh Tai, Wander Luiz, Dinh Hoan Max, Ho Sy Giap

Wasit: Mongkolchai Pechsri

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tCdMOz
February 26, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tCdMOz
via IFTTT
Share:

Thursday, February 21, 2019

Satgas: Jokdri Mungkin Saja Jadi Tersangka Kasus yang Lain

Terkait aliran dana, tim penyidik masih melakukan kajian dan pendalaman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Anti Mafia Bola Polri kembali memeriksa Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/2). Dalam pemeriksaan lanjutan itu, penyidik menggali keterangan dari tersangka yang akrab disapa Jokdri itu terkait aliran dana kompetisi sepak bola di Indonesia.

"Pertanyaan berkaitan dengan perusakan, menyuruh merusak, kemudian ada beberapa aliran dana, dan dari barang-barang sitaan," kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola sekaligus Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/2/).

Di sisi lain, untuk mendalami aliran dana tersebut, Satgas Anti Mafia Bola Polri juga akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksai Keuangan (PPATK). Jika aliran dana yang dimaksud berhasil ditemukan, Argo menyatakan, tidak menutup kemungkinan Jokdri akan menjadi tersangka dalam kasus pidana yang lain.

"Kemungkinan itu bisa terjadi ya. Semua kemungkinan bisa terjadi, misalnya dalam suatu penyidikan ada muncul pidana lain, bisa kami buatkan laporan polisi," ujar Argo.

Tapi, sambung Argo, terkait aliran dana itu masih dalam kajian dan pendalaman tim penyidik. Sebelumnya, Joko Driyono sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Senin (18/2), terkait perusakan barang bukti. Ada 32 pertanyaan yang disiapkan tim penyidik.

Namun, dalam pemeriksaan hari itu belum seluruh pertanyaan diajukan pada Jokdri.  "Pertanyaan kemarin baru 17 buah, dan kami lanjutkan hari ini," jelas Argo.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H1nZw7
February 21, 2019 at 04:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H1nZw7
via IFTTT
Share: