Showing posts with label 2018 at 03:55PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:55PM. Show all posts

Wednesday, December 26, 2018

Kemendikbud Dorong Perusahaan Buka Program Magang untuk SMK

Partisipasi dari perusahaan dinilai efektif meningkatkan kompetensi siswa SMK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong perusahaan multinasional membuka program pemagangan atau praktek kerja lapangan bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Partisipasi dari perusahaan dinilai efektif meningkatkan kompetensi siswa SMK.

"Pemagangan sangat penting untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK, ini merupakan implementasi dari program revitalisasi pendidikan vokasi sesuai amanat Presiden Joko Widodo,” ungkap Kepala Sub Direktorat Penyelarasan Kejuruan Kemendikbud Saryadi Guyatno usai pemulangan siswa magang di Casio Thailand, Rabu (26/12).

Model pemagangan yang dilakukan Casio yaitu dengan menjaring 20 siswa terbaik dari SMK di Jawa dan Sumatera. Selama tiga bulan sejak Oktober hingga Desember 2018 kemarin, siswa terpilih dikirim ke Casio Thailand untuk menempa kompetensi dan kreatifitasnya.

Menurut Saryadi, puluhan siswa tersebut diajarkan cara proses pembuatan jam dan kalkulator secara langsung di salah satu pusat produksi Casio. Untuk itu di berharap perusahaan multinasional lain bisa mengikuti jejak Casio dalam melakukan pemagangan.

Sementara itu, Education Manager Casio Indonesia Mutia Meilina berharap program pemagangan yang telah dilakukan oleh Casio mampu meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) juga pendidikan di Indonesia.

Selain mempelajari proses produksi, jelas Mutia, siswa yang mengikuti program ini juga dilatih kebudayaan kerja sesuai dengan standar Casio. Kedisiplinan, ketertiban dan kerja keras menempa siswa program iintrenship selama mengikuti program di Thailand.

Para siswa juga diajarkan semua proses produksi mulai dari perakitan hingga proses pengiriman barang ke seluruh dunia yang merupakan konsumen Casio.

"Bagi kami kedisiplinan merupakan awal dari lahirnya pribadi yang tangguh dan tentu semua akan berujung pada produk yang prima sesuai dengan standar pasar global," ujar Mutia.

Salah satu siswa peserta magang Ronaldo Widiyanyo Siswoyo mengakui program yang digagas atas kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Casio Computer ini telah banyak memberikan pelajaran bagi peserta program. Menurut dia, program pemagangan ini menjadi penyempurna dari semua materi ajar yang diberikan di sekolah.

“Kami banyak mendapatkan pelajaran dari program ini, bukan hanya kemampuan teknis tapi juga karakter kedisiplinan terus diajarkan oleh seluruh karyawan Casio selama tuga bulan di Thailand," ujar dia.

Kemendikbud dan Casio menjalin kerja sama dibidang pendidikan. Kerja sama yang di teken langsung oleh Mendikbud Muhadjir Effendy ini menjadi salah satu dari rangkaian program revitalisasi pendidikan vokasi. Selain memberangkatkan siswa ke Thailand, Casio juga melatih ribuan guru matematika di seluruh Indonesia dan membina 20 SMK dan SMA.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EL8EOU
December 26, 2018 at 03:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EL8EOU
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

BPJS Siap Bayarkan Santunan Korban Tsunami di Banten-Lampung

[unable to retrieve full-text content]

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, menyatakan keprihatinan dan kesedihan mendalam atas terjadinya tsunami yang melanda sejumlah kawasan di daerah Provinsi Banten dan Lampung. Direktur Pelayanan...
http://bit.ly/2QRyPuG
December 25, 2018 at 03:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QRyPuG
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

AS Tarik Pasukan dari Suriah, Prancis: Ini Cukup Serius

Prancis menganggap milisi ISIS belum benar-benar lenyap.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengomentari keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) yang menarik seluruh pasukannya dari Suriah. Ia menilai keputusan tersebut cukup serius karena Prancis menanggap milisi ISIS belum benar-benar lenyap dari negara tersebut.

“Kami tidak berbagi analisis bahwa teritorial khalifah (ISIS) telah dimusnahkan. Ini keputusan yang sangat serius dan kami pikir pekerjaan harus selesai,” ujar Parly pada Jumat (21/12).

Ia turut mengomentari tentang mundurnya Menteri Pertahanan AS Jim Mattis karena berbeda pandangan dengan Trump perihal penarikan seluruh pasukan AS dari Suriah. Menurut Parly, Mattis adalah prajurit hebat dan mitra untuk semua kesempatan.

Trump telah mengumumkan akan menarik seluruh pasukan AS dari Suriah. Hal itu dilakukan karena Trump mengklaim milisi ISIS telah berhasil dikalahkan di negara tersebut.

Baca juga,  Trump akan Tarik Seluruh Pasukan AS di Suriah.

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah berupaya membujuk Trump agar tak melakukan hal tersebut. Dia menilai, kehadirian militer AS masih dibutuhkan untuk memastikan bahwa ISIS benar-benar telah dihabisi di Suriah.

Prancis diketahui merupakan sekutu AS di Suriah. Paris memiliki pasukan khusus yang berbasis di bagian utara Suriah. Dalam operasi penumpasan ISIS, militer Prancis bekerja sama dengan pasukan Arab dan Kurdi.

Selain di Suriah, Trump dilaporkan sedang merencanakan penarikan 5.000 pasukan AS di Afghanistan. Hal itu juga memicu kekhawatiran karena AS merupakan sekutu Afghanistan memerangi milisi Taliban. Hingga kini, belum ada tanda-tanda konflik melawan Taliban yang telah berlangsung selama 17 tahun akan berkahir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QH9kfn
December 21, 2018 at 03:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QH9kfn
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

Jaksa Ungkap James Riady Pernah Bertemu Neneng Hasanah

Pertemuan untuk membicarakan perkembangan perizinan pembangunan proyek Meikarta.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Jaksa Penuntut Umum KPK mengungkapkan, CEO Lippo Group James Riady bersama Billy Sindoro pernah menemui Bupati Bekasi Nonaktif Neneng Hasanah di rumah pribadinya. Pertemuan untuk membicarakan perkembangan perizinan pembangunan proyek Meikarta.

"Terdakwa (Billy Sindoro) dan James Riady memperlihatkan gambar pembangunan proyek Meikarta kepada Neneng Hasanah," ujar jaksa KPK, I Wayan Riyana saat membacakan surat dakwaan Billy Sindoro di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/12).

Setelah pertemuan tersebut, pada bulan Mei 2018, PT Lippo Cikarang mengajukan permohonan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk 53 apartemen dan 13 basement. Permohonan tersebut dimasukan melalui bidang tata ruang dan bangunan.

Usai permohonan diterima Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Neneng memanggil Dewi Tisnawati (Kepala DPMPTSP) terkait masalah perizinan diselesaikan. "Dewi Tisnawati menjawab perhitungan teknis belum ada," kata jaksa.

Dewi Tisnawati kemudian menandatangani izin lingkungan kegiatan pembangunan area komersial (apartemen dan fasilitas pendukungnya) di Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Ditemui usai persidangan, mantan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, membantah pertemuan dengan James Riyadi dan Neneng Hasanah membicarakan terkait perizinan proyek Meikarta. Billy mengatakan, pertemuan tersebut hanya membahas masalah umum, bukan terkait Meikarta.

Namun, ia tidak menjelaskan apa saja masalah yang dibahas tersebut. "Hanya bicara masalah umum saja, tidak membicarakan Meikarta," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PLUpLB
December 19, 2018 at 03:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PLUpLB
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Juve Vs Inter: Gengsi Derby d’Italia

Juventus mendominasi kemenangan di Derby d’Italia.

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh Frederikus Bata

TURIN -- Derby d'Italia yang bergengsi antara dua tim raksasa Negeri Piza, Juventus dan Inter Milan, bakal kembali tersaji. Si Nyonya Tua siap menjamu Nerazzurri pada giornata ke-15 Seri A musim 2018/2019 di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (8/12) dini hari WIB.

Rivalitas klasik kedua kubu membuat tensi menjelang laga meninggi di stadion berkapasitas 41.507 kursi itu. Pelatih Juventus, Massi miliano Allegri, menilai timnya bakal disulitkan Inter.

Ini mengingat Derby d'Italia kerap melibatkan emosi pemain demi mempertaruhkan nama besar tim. Termasuk juga mengamankan posisi papan atas di klasemen sementara Seri A. Saat ini, Juventus memuncaki klasemen sementara Seri A dengan mengantongi 40 angka dari 14 laga. Giorgio Chiellini cs unggul 11 angka dari Inter yang menempati urutan ketiga.

Allegri menaruh respek pada catatan positif La Beneamata menjelang bentrokan di Stadion Allianz. Menurut mantan pelatih AC Milan itu, Derby d'Italia bakal berlangsung menarik dan layak ditonton para pencinta si kulit bundar.

"Laga bakal sengit sekaligus tontonan yang menarik. Melawan tim hebat dengan banyak pemain berkualitas, kami harus memastikan berada dalam kondisi terbaik," kata Allegri, seperti dikutip dari Football Italia, Kamis (6/12).

Inter datang ke Turin dengan kepercayaan diri tinggi. Tercatat dari 10 laga terakhir tim asal Kota Mode itu di Seri A, Inter meraih delapan kemenangan. Sis nya satu kekalahan dan satu hasil imbang. Teranyar skuat Nerazzurri bermain imbang 2-2 melawan AS Roma di Stadio Olimpico.

Itu membuat rentetan hasil positif La Beneamata sedikit tersendat. Alhasil, jarak dengan Juventus di papan klasemen melebar.

Tak ada pilihan lain bagi skuat polesan Luciano Spalletti demi memangkas jarak dengan si Nyonya Tua. Tiga angka krusial di Turin wajib di rebut Inter demi menjaga asa merebut scudetto musim 2018/ 2019 ini. "Saya benar-benar tidak puas jika hanya meraih satu angka di Turin," kata kapten Inter Mauro Icardi.

Performa penyerang be kebangsaan Argentina itu sedang bagus-bagusnya. Sejauh musim 2018/2019 ini berjalan, eks pemain Sampdoria itu telah melakoni 16 laga dan mencetak 11 gol di berbagai kompetisi. Icardi juga baru saja terpilih sebagai pemain terbaik Seri A musim 2017/2018. Otomatis predikat itu membuat kepercayaan diri bomber ber usia 25 tahun itu semakin melambung.

Hanya saja, bukan perkara mudah menjebol gawang Juventus. Terbukti, Bianconeri belum terkalahkan di kompetisi terelite Negeri Spageti. Sebuah rekor baru diciptakan Paulo Dybala cs. Juventus menjadi tim Italia pertama yang meraih 40 angka dari 14 pertandingan. Hal tersebut gambaran konsistensi si Nyonya Tua. Belum lagi bicara ke dalaman skuat.

Apalagi, Juventus bermaterikan para pemain dengan kemampuan merata di setiap lini. Terbukti ketika badai cedera melanda, tren kemenangan Bianconeri belum terputus. Makin lengkap ketika lini depan tuan rumah diisi oleh sang monster, Cristiano Ronaldo.

Sejauh musim ini berjalan, eks pemain Real Madrid itu telah mencetak 10 gol di Seri A. Ini sinyal bahaya bagi pertahanan Inter. Akan tetapi, Juventus bukan cuma Ronaldo seorang. Masih ada Dybala, Mario Mandzukic, hingga Juan Cuadrado yang bisa membuat perbedaan ketika laga genting.

Sejumlah legenda hidup tim nasional (timnas) Italia mengomentari Derby d'Italia ini. Mantan jenderal lapangan tengah Juventus, Andrea Pirlo, menilai tuan rumah lebih difavoritkan ketimbang tim tamu. Ia memprediksi, laga bakal berlangsung dengan tensi tinggi.

Sementara itu, Christian Vieri yang merupakan eks bomber Inter berpendapat tak ada yang benar-benar dominan di partai seperti ini. Ia meyakini, Inter bakal menjinakkan si Nyonya Tua.

Duel sengit di Turin ini bakal menjadi Derby d'Italia kali ke-234. Tercatat dari 233 Derby d'Italia yang sudah berlangsung, Juventus menang 105 kali, Inter menang 71 kali, dan sisanya 57 laga berakhir imbang. n ed: citra listya rini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Upbj6u
December 07, 2018 at 03:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Upbj6u
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Serangan Buaya ke Warga Meningkat Pesat di Timor Leste

Buaya yang menyerang warga diprediksi berasal dari Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Serangan buaya terhadap manusia mengalami peningkatan 20 kali lipat di Timor Leste dalam 10 tahun terakhir. Para pakar menduga bahwa buaya-buaya tersebut berasal dari kawasan Northern Territory (NT) di Australia.

Dua orang peneliti Sebastian Brackhane dan Grahame Webb menerbitkan penelitian mereka beberapa bulan lalu yang mengatakan bahwa buaya-buaya dari NT berenang sejauh 600 km untuk mencapai Timor Leste. Buaya itu menyerang rata-rata satu orang per bulan.

Namun, seorang pakar buaya lainnya, Adam Britton tidak percaya dengan dugaan tersebut. Dia mengatakan buaya-buaya tersebut bisa saja migrasi dari Papua Barat atau bahkan dari Queensland.

Satu-satunya cara untuk memastikan hal tersebut adalah melakukan tes DNA, hal yang akan segera dilakukan oleh Dr Webb dan Brackhane. Bila memang terbukti ini akan menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pengelolaan buaya di Australia selama ini.

Kebanyakan mereka yang diserang buaya di Timor Leste adalah para nelayan, atau sedang mengambil air atau mandi, kegiatan sehari-hari yang penting bagi warga di sana. Meski teori migrasi itu belum lagi berhasil dibuktikan, Dr Webb mengatakan kasus ini bisa menjadi perbincangan menarik dari sisi konservasi.

"Di seluruh dunia, menurut sepengetahuan saya tidak ada yang seperti ini." kata Webb.

"Keberhasilan konservasi buaya di sebuah negara, pada dasarnya di negara maju berdampak serius terhadap tingkat kematian di negara lain, sebuah negara berkembang."

'Tidak ada penjelasan lain lagi"

Semua ini bermula dari perjalanan Sebastian Brackhane melakukan perjalanan ke Timor Leste untruk menulis tesis S2 mengenai konflik antara manusia dan buaya pada 2014. Di sana, Brackhane mendapat penjelasan dari para tetua di sana bahwa terjadi peningkatan serangan buaya di kawasan pantai di sana.

Dari data yang dikumpukannya, Sebastian menemukan bahwa serangan buaya meningkat sejak 2007, jumlah buaya asli di Timor Leste sebenarnya berkurang. Brackhane kemudian menanyakan hal tersebut kepada pakar buaya di NT Dr Grahame Webb.

"Saya mulai melihat kemungkinan bahwa buaya-buaya ini berasal dari Norhern Territory." kata Webb.

"Semakin dalam saya mempelajarinya, semakin banyak alasan untuk menjelaskan apa yang ditemukan Brackhane bahwa adanya peningkatan tajam serangan buaya."

"Meskipun bukti-bukti masih bukti kedua, namun tidak ada penjelasan lain lagi yang cocok dengan apa yang terjadi di lapangan."

Mereka kemudian mempublikasikan artikel penelitian di Jurnal Wildlife Management (Manajemen Satwa Liar). Penelitian mereka menemukan adanya 130 serangan buaya di Timor Leste selama 11 tahun, dengan 52 persen korban tewas. Antara 1996 sampai 2006, serangan buaya adalah kurang dari satu per tahun. Namun antara 2007 sampai ke 2014, terjadi peningkatan 23 kali lipat, menjadi 13 serangan per tahun.

"Penjelasan sementara yang kami simpulkan, konsisten dengan pengetahuan tradisional di Timor Leste, adalah meningkatnya kedatangan buaya besar yang berasal dari Australia." kata artikel tersebut.

Ketika ditanya mengapa dia yakin buaya itu berasal dari NT dan bukannya dari tempat lain, Dr Webb menyebut beberapa faktor.

"Pertama buaya dari Northern Territory memang lebih banyak dibandingkan di daerah lain." katanya.

Kedua adalah buaya sudah pernah terlihat berada di anjungan minyak lepas pantai antara NT dan Timor Leste. Dr Webb juga mengatakan bahwa sebagian besar buaya yang pernah terlihat di perairan NT tidak pernah kembali lagi ke habitat asal sehingga menunjukkan adanya migrasi buaya ke tempat lain.

Satu-satunya kemungkinan meningkatnya populasi buaya dengan cepat di Timor Leste adalah karena buaya yang berasal dari tempat lain. Dr Webb mengatakan dia tidak tahu mengapa buaya memutuskan untuk menyeberangi Laut Timor. Namun, dia mengatakan hal tersebut mungkin terjadi dan diperlukan waktu 15 hari untuk melakukannya.

Namun seorang pakar buaya lainnya Dr Adam Britton yang juga pernah meneliti mengenai buaya di Timor Leste, skeptis dengan teori tersebut. Hal itu karena dia lebih yakin bahwa buaya melakukan migrasi dengan pindah dari satu pulau ke pulau lain.

"Lebih mudah untuk melakukan perjalanan antar pulau."

"Buaya-buaya itu bisa jadi datang dari Papua Barat atau bahkan dari Queensland." "

Diperlukan uji DNA

Membandingkan DNA buaya di Tinor Leste dan yang berada di Northern Terrtory adalah hal yang paling mudah untuk membuktikan apakah migrasi itu benar atau tidak, namun tidak mudah dilakukan. Karena buaya adalah satwa yang dilindungi sehingga mengimpor sampel DNA dari Timor Leste ke Australia tidaklah gampang, karena Australia bagian dari Konvensi Perdagangan Internasional Satwa Liar dan Fauna, sementara Timor Leste tidak.

Dr Webb dan Brackhane sedang berusaha mewujudkan hal tersebut. Kedutaan Australia di Dili telah membantu badan di Timor Leste menjadi 'otoritas yang yang kompeten' sehingga bisa melakukan transfer legal sampel DNA ke Australia.

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zqVd32
November 26, 2018 at 03:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zqVd32
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

JK Sebut Tiga Hal yang Bisa Kuatkan Keberadaan Masjid

Tiga hal itu meliputi fisik, pengurus, dan yang mengisi masjid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) berharap masjid di seluruh Indonesia dapat menggabungkan tiga hal untuk menguatkan keberadaan tempat ibadah ini.

"Jadi, ada tiga hal: fisiknya, pengurusnya, dan yang mengisinya. Jadi, bagaimana sinergi antara tiga hal itu. Tiga sisi itu harus ditingkatkan kemampuannya," kata Jusuf Kalla saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DMI di Hotel Sahid Jakarta, Minggu.

Dari segi fisik, JK berharap bangunan masjid tidak hanya menonjolkan kualitas material bangunan. JK menilai masjid yang pembangunannya menelan biaya mahal, justru kualitas penyerapan suaranya kurang baik.

Masjid yang dibangun dengan menggunakan lantai marmer dan dinding kaca justru akan menimbulkan kualitas suara yang buruk sehingga khotbah dari penceramah tidak dapat didengarkan dengan jelas oleh jemaah.

"Semakin modern itu masjid atau semakin mahal itu masjid, semakin jelek itu suaranya. Lihat saja masjid (yang) lantainya marmer, kaca dia punya dinding-dindingnya macam-macam itu, semakin jelek itu suara kalau begitu," kata JK.

Sementara itu, di sisi pengurus, Wapres berharap para pengurus DMI baik di pusat maupun daerah dapat menjalankan program kerja yang sudah disepakati bersama denan baik. Wapres meminta program-program DMI yang ada di pusat harus sampai ke tingkat bawah, yakni di kepengurusan masjid di seluruh Indonesia.

"Saya minta program-program tadi yang jalan agar betul-betul menjadi bagian daripada program selanjutnya. Saya katakan waktu pembukaan, saya tidak mau DMI ini kegiatannya hanya rapat, muktamar, rakernas, rapat, muktamar, rakernas saja. Jangan begitu," tegasnya.

Terakhir, di sisi sumber daya manusia, Wapres meminta ada pelatihan yang diselenggarakan DMI untuk meningkatkan fungsi masjid menjadi lebih baik lagi. JK mengatakan bahwa pelatihan atau pendidikan untuk pengurus masjid dapat dilakukan dengan cara saling berbagi. Masjid dengan fasilitas lebih baik, menurut dia, harus mau membagikan ilmunya kepada masjid yang kurang mampu.

"Nanti bikin pelatihan dari masjid ke masjid. Siapa masjid yang bagus perpustakaannya, nanti diundang untuk memberikan pelajaran bagaimana memperbaiki perpustakaan di masjid. Siapa yang baik PAUD-nya, diundang mengajar supaya masjid di daerah membina PAUD. Begitu juga yang lainnya," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qfpv2A
November 25, 2018 at 03:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qfpv2A
via IFTTT
Share: