Showing posts with label May 06. Show all posts
Showing posts with label May 06. Show all posts

Monday, May 6, 2019

Ratusan Warga Antre Ikuti Tradisi Pembagian Bubur Samin

Warga antre di Masjid Darussalam Solo demi mendapatkan bubur samin

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Ratusan warga dari berbagai daerah mengikuti tradisi pembagian bubur samin yang merupakan makanan khas Banjarmasin. Ratusan warga mengantre bubur untuk takjil berbuka puasa dalam rangka menyambut Ramadhan di Masjid Darussalam Kampung Jayengan Serengan Solo, Senin (6/5) sore.

Tradisi pembagian bubur samin kepada warga sekitar masjid sudah dilakukan sejak 1930 oleh para saudagar asal Banjarmasin yang merantau di Solo. Hingga sekarang tradisi ini tetap dilestarikan. Ratusan warga sudah mengantre sejak pukul 15.30 WIB demi mendapatkan bubur samin.

Choirul Anwar selaku perwakilan Yayasan Darussalam Solo mengatakan bubur samin merupakan makanan khas Banjarmasin. Bubur ini dibuat dengan komposisi beras, santan, aneka sayuran, rempah-rempah, susu, serta daging sapi.

Sekitar 50 kilogram bubur diolah setiap hari untuk konsumsi para jamaah yang hadir. Proses memasak dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Choirul menjelaskan bubur samin akan dibagikan selama bulan puasa. Pembagian bubur akan dilaksanakan mulai Senin (6/5) hingga 4 Juni 2019 menjelang berbuka puasa.

Menurutnya dana yang dibutuhkan untuk kegiatan pembagian bubur samin khas Banjarmasin tersebut total sekitar Rp 100 juta. Dana ini berasal sumbangan dari berbagai pihak. Bahkan, ada dana bantuan dari luar negeri karena mengetahui kegiatan pembagian bubur samin ini.

Acara pembagian bubur samin di Masjid Darussalam juga dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo. Achmad mengapresiasi pembagian bubur samin di Masjid Darussalam Solo setiap menjelang buka puasa.

"Kegiatan ini dilakukan setiap tahun karena dapat menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat Solo serta rasa gotong royong juga tetap terpelihara. Solo menjadi kota yang aman, nyaman, dan pantas dikunjungi serta ditinggali," katanya.

Sarjono, salah satu warga Solo, sengaja datang ke Masjid Darussalam Jayengan untuk mendapatkan bubur samin. Ia meyakini orang mendapat bubur ini akan banyak berkah dan rejeki. "Bubur ini juga mempersatukan warga karena semua masyarakat berbagai golongan datang ingin merasakan bubur samin yang lezat ini," kata pria 40 tahun itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JjXSS3
May 06, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JjXSS3
via IFTTT
Share:

Jasa Raharja Salurkan Santuan Rp 614,41 Miliar

Jasa Raharja meluncurkan aplikasi JRku untuk memudahkan pengajuan santunan via online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepanjang kuartal I tahun 2019, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp 614,41 miliar. Jumlah santunan tersebut naik sebesar 5,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 582,11 milliar.

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S mengatakan dalam menghadapi tantangan di Era Digital, Jasa Raharja juga telah melakukan inovasi-inovasi dengan meluncurkan aplikasi JRku yang dapat diunduh di Google Play Store untuk android dan App Store untuk IOS.

"Aplikasi ini bermanfaat bagi masyarakat karena dengan aplikasi ini masyarakat dapat mengajukan santunan secara online, mengecek masa berlaku SWDKLLJ yang tertera di STNK kendaraan dengan mengentry Nomor Polisi," ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Senin (6/5).

Uniknya menurut dia melalui panic button yang ada di dalam aplikasi, masyarakat dapat melaporkan apabila ada kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi serta memberikan informasi daerah rawan kecelakaan agar pengguna lain dapat berhati hati apabila melalui daerah tersebut.

Khusus bagi Perusahaan Otobus (PO) melalui aplikasi JRku ini pihak perusahaan dapat langsung menyetorkan iuran wajib yang dipungut dari penumpang pada saat penumpang tersebut membayar tarif ongkos angkut.

"Dengan adanya kerja sama host to host data penumpang, layanan integrated cash management dan launching aplikasi JRku, maka diharapkan pelayanan Jasa Raharja akan semakin prima atau optimal sebagai bentuk kehadiran Negara ditengah-tengah masyarakat," ucapnya.

Selain itu, PT Jasa Raharja bersama PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), PT Angkasa Pura I (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelni dan Perum Damri bersinergi dengan mengadopsi inovasi – inovasi terutama dalam hal perkembangan otomatisasi teknologi 4.0. Salah satunya dengan melakukan integrasi sistem data dan transaksi secara real time.

Budi mengatakan kerja sama host to host Data yang dibangun Jasa Raharja dapat lebih memastikan keterjaminan bagi para penumpang, mempermudah pengelolaan data, variatif dan komplek, sehingga dapat mengetahui potensi pendapatan sektor iuran wajib dan memperoleh data pembanding terhadap data data yang selama ini dikirimkan oleh operator alat angkutan umum

“Perjanjian Kerja Sama Integrasi Data ini memenuhi prinsip-prinsip Good Corporate Governance sebagaimana arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk memperoleh data pembanding dari pihak ketiga atas data yang dikirimkan oleh operator," ucapnya.

Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk pemanfaatan big data bagi para pihak, analisis dan evaluasi terhadap data-data yang dimiliki.

"Bi data ini juga sebagai bahan pertimbangan kami untuk pengambilan keputusan, serta dapat memberikan kepastian keterjaminan bagi penumpang pengguna alat angkutan umum," ucapnya.

Dalam melayani korban atau keluarga korban, Jasa Raharja menggandeng BNI melalui kerja sama Layanan integrated cash management, yang memudahkan operator operator alat angkutan umum dapat menyetorkan iuran wajib yang dipungut melalui virtual account.

Selain hal tersebut layanan ini mendukung mempercepat proses administrasi penyerahan santunan kepada korban atau keluarga korban dan penggantian biaya perawatan rumah sakit, sehingga dapat menunjang PRIME (Proaktif, Ramah, Iklas, Mudah dan Empati).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J2V78w
May 06, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J2V78w
via IFTTT
Share:

Jokowi Bahas Alternatif Daerah Calon Ibu Kota Negara

Jokowi menyebut ada tiga alternatif daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas lagi wacana pemindahan ibukota negara. Pemerintah akan berkonsultasi dengan lembaga-lembaga negara.

Jokowi pun menyebut telah ada tiga alternatif daerah yang sudah menyiapkan lahan dalam rencana ini, sekaligus dengan luasannya.

"Kami siapkan tiga alternatif daerah yang juga menyiapkan lahannya. Ada 80.000 hektare, 120.000 hektare, dan 300.000 hektare," kata kata Jokowi,menjelang buka puasa bersama dengan para pimpinan lembaga negara, di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/5).

Jokowi mengatakan dibandingkan dengan luas Jakartasaat ini maka lahan yang disediakan sudah cukup memadai. "Kita tahu di Jakarta ini ada 66.000 hektare, sehingga apa yang tersedia sudah cukup hanya untuk ibu kota pemerintahan. Tinggal putuskan,'' katanya.

Ia mengundang para pimpinan lembaga negara untuk berbuka puasa bersama sekaligus menyinggung dan mengkonsultasikan rencana pemindahan ibu kota.

"Pemindahan ibukota ini akan segera kita putuskan. Tapi saat ini kita akan konsultasikan kepada lembaga-lembaga terkait dengan ini," katanya.

Ia mengundang sejumlah ketua dan pimpinan lembaga negara untuk berbuka puasa bersama. Mereka yang hadir di antaranya Ketua MPR,Zulkifli Hasan, Ketua DPR, Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR,Ahmad Basarah, Wakil Ketua MPR, Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, Wakil Ketua DPR, Ahmad Muqowam, Wakil Ketua DPR,Fahri Hamzah, Ketua DPD,Oesman Sapta Odang, Wakil Ketua DPD,Nono Sampono, dan Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman.

Selain itu, terlihat pula hadir Menteri Agama, Lukman Saifuddin, Mensesneg,Pratikno, Menkopolhukam, Wiranto, Menko PMK, Puan Maharani, Menteri PUPR,Basuki Hadimuljono, dan Menteri/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

Sementara masalah biaya, ia menekankan rencana itu tidak akan membebani APBN.

"Meskipun secara detil yang kami minta, kalau angkanya seperti itu tidak masalah asal tidak dikerjakan satu tahun. Yang penting anggaran kita siap. Saya sampaikan, tidak membebani APBN," katanya.

Jokowi menegaskan akan serius perihal rencana itu. "Oleh sebab itu, kami nantinya akan menindaklanjuti, konsultasi dengan lembaga negara yang terkait, baik dari sisi hukum dan politis," katanya. Ia bersama pimpinan lembaga negara berbuka bersama kemudian menunaikan salat magrib berjamaah di dalam Istana Negara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/303J9kj
May 06, 2019 at 07:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/303J9kj
via IFTTT
Share:

BPS: Pertanian Dongkrak Pertumbuhan PDB Kuartal I 2019

Peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin strategis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-I 2019 sebesar 5,07 persen secara year on year (YoY). Tercatat, pertumbuhan PDB di sektor pertanian pada kuartal ini positif atau mengalami peningkatan dengan kontribusi sebesar 1,81 persen. 

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2019 terhadap kuartal sebelumnya diwarnai faktor musiman. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat tumbuh ekspansif sebesar 14,10 persen,” demikian dikatakan Kepala BPS, Suhariyanto di Jakarta Senin, (6/5).

Pertumbuhan kuartal-I 2019 terhadap kuartal sebelumnya sebesar 14,10 persen ini, sektor pertanian tumbuh lebih besar dari sektor kehutanan dan perikanan. Yakni sektor pertanian tumbuh 19,67 persen, sektor kehutanan malah pertumbuhannya minus 10,58 dan sektor perikanan hanya bisa tumbuh 1,85 persen.

Berangkat dari hal ini, Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) Bambang Sugiharto menilai keliru jika pertumbuhan ekonomi pada kuartal-I 2019 dikatakan melempem karena disebabkan pertumbuhan PDB sektor pertanian negatif. Padahal, secara umum saja, baik itu sektor pertanian, perikanan dan kehutanan, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi secara year on year (YoY) sudah sangat jelas positif yakni 1,81 persen.

Bambang mengatakan, kalau membandingkannya dengan pertumbuhan PDB sektor pertanian pada kuartal I-2018 yang tumbuh sebesar 3,34 persen YoY, maka tidak tepat. Karena di tahun lalu, musim puncak panen padi terjadi bulan Maret, tapi di tahun ini justru di bulan April.

“Pergeseran puncak panen inilah salah satu faktor yang berperan signifikan pertumbuhan PDB kuartal-I tahun ini lebih rendah dibanding tahun lalu. Jadi kita menganisasi data pertumbuhan ekonomi, harus lah komprehensif,” ujar Bambang.

Pihaknya menyayangkan melihat kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan PDB hanya dilihat dari PDB sub sektor tanaman pangan. Padahal, sektor lainnya tumbuh lebih besar salah satunya sektor peternakan mampu tumbuh 7,95 persen YoY atau lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 3,94 persen Yoy.

“Lagi pula, sangat dangkal analisasinya menilai kinerja sektor pertanian hanya di kuartal-I 2019 saja. Lihat lah kenaikan PDB sektor pertanian dari tahun ke tahun sebagai indikator keberhasilan pembangunan pertanian,” sebutnya.

Buktinya, Selama periode 2013-2017, akumulasi tambahan nilai PDB Sektor pertanian yang mampu dihasilkan mencapai Rp1.375 Triliun atau naik 47 persen dibandingkan dengan tahun 2013. Selanjutnya, pada tahun 2018 ini, nilai PDB mencapai 395,7 triliun dibandingkan Triwulan III tahun lalu yang hanya Rp 375,8 triliun

Selain tumbuh positif, peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin penting dan strategis, hal ini terlihat dari kontribusinya yang semakin meningkat. Pada tahun 2014, Sektor Pertanian (termasuk kehutanan dan perikanan) berkontribusi sekitar 13,14 persen terhadap ekonomi nasional dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 13,53 persen.

"Kalau diperhitungkan dengan industri agro dan penyediaan makanan dan minuman yang berbasis bahan baku pertanian, kontribusinya bisa mencapai 25,84 persen. Dan ini berdampak pada perekonomian skala nasional," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J13lxP
May 06, 2019 at 07:22PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J13lxP
via IFTTT
Share:

Tantangan Puasa bagi Penderita Asam Lambung

Penderita asam lambung umumnya mengalami GERD

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan puasa tiba, umat Muslim menyambutnya dengan suka cita. Tapi tidak bagi penderita masalah asam lambung. Bulan Ramadhan sering kali menjadi tantangan bagi mereka. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), penyakit yang disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan, merupakan salah satu permasalahan yang umumnya muncul pada penderita asam lambung.

Puasa Ramadan yang mewajibkan adanya jeda 12 hingga 13 jam di antara waktu makan dapat memicu atau memperburuk penyakit ini. GERD akan muncul terutama jika tidak diikuti oleh pola makan dan gaya hidup sehat.

“Orang yang berpuasa membutuhkan pola makan seimbang dengan nutrisi yang tepat, terlebih jika mereka memiliki masalah asam lambung,” ujar Head of Personal Health Philips Indonesia Yongky Sentosa dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Senin (6/5).

 

GERD dapat ditandai dengan adanya sensasi terbakar atau nyeri pada bagian atas perut atau dada yang disebut juga dengan heartburn. Gejala lain yang mungkin muncul pada penderita GERD adalah mual, kembung, sakit saat menelan, mulut terasa asam, dan rasa tidak nyaman pada tenggorokan. Faktor utama yang menjadi risiko penyakit GERD adalah pola makan, manajemen stres, dan pola tidur yang tidak tepat.

“Berbagai penelitian menjelaskan berpuasa dapat mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dan teratur. Penderita GERD yang berpuasa dapat menurunkan gejala GERD mereka, selama dilakukan dengan benar dan tidak makan berlebihan saat berbuka puasa. Berpuasa dengan cara-cara yang benar akan membantu mengatasi GERD,” ujar ahli nutrisi Rita Ramayulis.

Wanita yang juga Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association ini menjelaskan makanan yang dikonsumsi penderita GERD harus mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan  tetapi juga tidak menstimulasi naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Makanan yang disarankan untuk penderita GERD adalah makanan yang mudah dicerna, tidak mengandung gas, atau lemak yang tinggi. Pengolahan makanan diutamakan dengan cara direbus, dikukus, ditumis, dan menggunakan santan encer. 

Jenis makanan tertentu dapat meningkatkan jumlah asam dalam lambung yang menimbulkan gangguan lambung dan gejala GERD lainnya. Meskipun makanan pemicu munculnya GERD berbeda pada setiap orang, terdapat beberapa kategori makanan yang dapat dihindari untuk mencegah kambuhnya penyakit.

Makanan yang harus dihindari penderita GERD contohnya makanan yang mengandung gas, kadar gula tinggi, dan makanan pedas. Makanan yang tinggi serat, lemak, dan makanan yang sulit dicerna juga harus dikurangi karena dapat membuat kerja lambung lebih berat. 

Secara umum prinsip pembagian makanan untuk penderita GERD adalah porsi kecil dan tidak boleh mengonsumsi makanan sekaligus dalam jumlah besar. Selama berpuasa, konsumsi makanan dibagi menjadi empat kali waktu makan yaitu sahur, berbuka, makan malam, dan camilan malam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jm5L9p
May 06, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jm5L9p
via IFTTT
Share:

KPU Pertanyakan Keaslian Form C1 yang Diamankan di Menteng

Sejumlah form C1 itu diamankan di Menteng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KPU mempertanyakan keaslian sejumlah formulir C1 asal beberapa daerah di Jawa Tengah. Di mana, saat ini sejumlah formulis C1 itu diamankan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Kalau ada dokumen seperti itu, itu betul dokumen yang sumbernya dari KPU atau tidak, asli atau tidak," kata anggota KPU Hasyim Asyari, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Menurut dia, terdapat beberapa cara dalam memastikan keaslian formulir C1 yang ditemukan itu; di antaranya dokumen asli yang berasal dari KPU mempunyai hologram. "Kalau yang disampaikan kepada saksi, kepada Panwas itu bentuknya fotokopian, oleh karena itu harus dipastikan itu," kata dia.

Lebih lanjut, dari segi substansi angka yang terdapat dalam C1 harus sama antara hasil perhitungan di TPS maupun di PPK. "Kalau angka-angkanya tidak sesuai, ini kan berarti beda dengan produk KPU atau produk dalam proses pemilu yang resmi," ujar dia.

Ia menambahkan agar tidak menimbulkan spekulasi maka perlu dilakukan adanya konfirmasi ataupun pengecekan. "Karena itu dalam situasi ini supaya tidak menimbulkan spekulasi-spekulasi di lapangan, maka kemudian harus dikonfirmasi kepada KPU," kata Hasyim.

Pada Sabtu (4/5) lalu terdapat dua kardus bertuliskan: Kepada Yth Bapak Toto Utomo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jl Kertanegara No 36 Jakarta Selatan serta Dari Moh Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jl HOS Cokro Aminoto no 93 Menteng Jakarta Pusat.

Kedua kardus itu masing-masing berisi 2.006 dan 1.761 formulir C1 dan diamankan di Jalan Besuki, Menteng, Jakarta Pusat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J3ACs1
May 06, 2019 at 07:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J3ACs1
via IFTTT
Share:

Pengendalian Resistensi Antimikroba Menjadi Kebutuhan Negara

Resistensi antimikroba menjadi isu global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Resistensi antimikroba membutuhkan perhatian berbagai pihak. Meski lima kementerian memberikan atensi terhadap hal tersebut, masyarakat tetap harus mewaspadainya agar tidak meluas.

Resistensi antimikroba merupakan masalah lintas-sektor yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Rencana Aksi ini disusun oleh lima Kementerian, yakni Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Keuangan. Pada implementasinya, berbagai kementerian dan lembaga lainnya juga ikut terlibat, khususnya dalam peningkatan kesadaran masyarakat.

Ketua Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba Kementerian Kesehatan Hari Paraton menjelaskan, Mengendalikan resistensi ini bukanlah kewajiban, tetapi kebutuhan sebuah negara. "Oleh karena itu kita harus memiliki rencana untuk bertindak yang melibatkan berbagai sektor,” katanya di Jakarta pada Senian (6/5).

Bahaya resistensi ini adalah isu kesehatan global yang kini dampaknya sudah terlihat di Indonesia. Rencana Aksi Nasional Pengendalian Resistensi Antimikroba periode 2017-2019 mendapat apresiasi dari Penasihat Regional WHO untuk Asia Tenggara Klara Tisocki. 

“Rencana aksi ini mencakup lima tujuan yang luas dan komprehensif. Selanjutnya, Indonesia mungkin dapat lebih fokus pada beberapa tujuan utama dengan implementasi yang lebih terukur,” jelasnya. 

Adapun lima tujuan strategis tersebut adalah (1) peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat serta tenaga kesehatan; (2) pembangunan sistem surveilans nasional AMR; (3) higienitas, pencegahan dan pengendalian infeksi; (4) optimalisasi penggunaan antimikroba dengan bijak; (5) mendorong investasi berkelanjutan untuk riset dan pengembangan obat, vaksin, dan intervensi lain. 

Sepanjang pertemuan evaluasi yang berlangsung pada tanggal 2 dan 3 Mei di Jakarta, perwakilan kementerian dan lembaga membahas kegiatan apa saja yang sudah dilakukan. Mereka juga membahas tantangan yang dihadapi serta menyusun rencana aksi baru untuk periode 2020-2024. 

Pertemuan ini diselenggarakan atas dukungan FAO, WHO dan pendanaan dari USAID. Kementerian dan lembaga telah melakukan berbagai kegiatan, meskipun pengukuran dampaknya perlu diperkuat. Beberapa pencapaian ini antara lain terbitnya Peraturan Menteri Pertanian nomor 14 tahun 2017 yang melarang penggunaan antibiotik sebagai pemacu pertumbuhan hewan ternak. Juga peningkatan kesadaran masyarakat, akademisi dan tenaga kesehatan melalui kampanye GEMA CERMAT dan kerja sama dengan 11 Fakultas Kedokteran Hewan di seluruh Indonesia. 

Team Leader Unit Khusus Badan Pangan dan Pertanian PBB di bidang Kesehatan Hewan (FAO ECTAD Indonesia) James McGrane mengajak seluruh pihak terkait untuk segera bertindak mengendalikan resistensi antimikroba. Berbagai studi telah dilakukan baik di tingkat global maupun nasional, kini saatnya fokus pada aksi dan solusi.

“Tenaga kesehatan hewan dan manusia berada pada garda terdepan harus mempraktekkan penggunaan antibiotik yang bijak, sementara masyarakat dan peternak harus mengikuti anjuran tenaga kesehatan,” ujarnya

Pembahasan RAN PRA 2020-2024 ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama lintas sektor dalam mengendalikan dan mengurangi laju AMR di Indonesia, serta melibatkan lebih banyak lagi kementerian dan lembaga yang terlibat seperti Kemenko PMK, Kemenko Perekonomian, KLHK, Kemenristekdikti, Bappenas, dan BPOM.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H2BGdu
May 06, 2019 at 07:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H2BGdu
via IFTTT
Share:

Toko Sembako Terbakar di Pasar Baru Bekasi

Ada tujuh mobil pemadam kebakaran diturunkan agar api tidak menjalar ke toko lain.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sebuah toko yang menjual sembako di Pasar Baru Bekasi ludes terbakar si jago merah pada Senin (6/5) pukul 14.00 WIB. Sebanyak tujuh mobil pemadam kebakaran diturunkan agar api tidak menjalar ke toko lain.

Mobil pemadam sempat kesulitan memadamkan api di toko tersebut karena lokasinya yang berada di sebuah gang sempit. Tampak warga sekitar yang rumahnya bersebelah dengan toko tersebut mulai mengevakuasi barang-barang mereka. Mereka siap siaga jika saja api terus menjalar.

Akhirnya si jago merah dapat dinakkan tim pemadam kebakaran pada pukul 16.00 WIB. Sehingga api tidak jadi menjalar ke toko lain ataupun rumah warga di sekitar.

Pemlik toko yang ludes terbakar, Hengki (60), mengatakan, kejadian itu akibat adanya korsleting arus listrik. Setelah korsleting terjadi, arus listrik di ruko tiga tingkat itu sempat mati sebentar. "Trus nyala lagi, rupanya api juga ikut menyala," kata Hengky di depan tokonya yang hangus terbakar, Senin (6/5).

Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak saat percikan api mulai muncul di bagian atas lantai satu tokonya. "Apinya karena dibagikan atas, jadi tidak bisa segera dimatikan," kata dia.

Hengki menjelaskan, lantai satu tokonya itu berfungsi sebagai gudang. Ketika percikan api terus keluar akibat korsleting akhirnya menyambar semua barang-barang yang ada disana. "Itu kan semua sembako, barang mudah terbakar, terutama rokok," kata Hengki sembari terus menatapi tokonya itu.

Akibat kejadian itu, Hengi memperkirakan, dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Meski demikian, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H3w9n3
May 06, 2019 at 07:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H3w9n3
via IFTTT
Share:

KPK Geledah Pengadilan Negeri Balikpapan

enggeledahan terkait penyidikan dugaan penerimaan suap perkara di PN Balikpapan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KPK menggeledah Pengadilan Negeri (PN) Balikapapan, Kalimantan Timur, Senin (6/5). Penggeledahan terkait penyidikan dugaan penerimaan suap perkara pidana di Pengadilan Negeri Balikpapan pada 2018.

"Hari ini, Senin 6 Mei 2019, penyidik melakukan penggeledahan di kantor PN Balikpapan, dan rumah SDM (Sudarman), swasta. Semua lokasi penggeledahan di Balikpapan," kata kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Yuyuk Andriati di gedung KPK Jakarta, Senin (6/5).

Selain di PN Balikpapan dan rumah Sudarman, KPK juga melakukan penggeledahan di tiga lokasi lainnya. "Pada hari Minggu, 5 Mei 2019 dilakukan penggeledahan di rumah KYT (Kayat) kemudian rumah FAZ (Fahrul Azami). Ini adalah panitera muda dan satu lagi kantor JHS (Johnson Siburian) pengacara di Balikpapan," tambah Yuyuk.

Ada sejumlah barang yang disita KPK dari penggeledahan tersebut. "Hasil dari penggeledahan ada beberapa yang disita oleh penyidik yang pertama adalah beberapa dokumen yang terkait dengan proses pidana pemalsuan dokumen, kemudian ada slip penyetoran dana, barang elektronik yang terkait dengan perkara dan beberapa surat dan register perkara pidana terkait perkara yang disidik," ungkap Yuyuk.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan tiga orang tersangka yaitu hakim PN Balikpapan Kayat sebagai tersangka penerima suap sedangkan dua orang pihak swasta yaitu Sudarman dan Jhonson Siburian selaku pengacara Sudarman sebagai tersangka pemberi suap. Dalam perkara ini, Sudarman dan dua terdakwa lain disidang di PN Balikpapan dengan Nomor Perkara: 697/Pid.B/2018/PN Bpp dalam kasus pemalsuan surat pada 2018.

Setelah sidang, Kayat bertemu dengan Jhonson dan menawarkan bantuan dengan fee Rp 500 juta jika ingin Sudarman bebas. Sudarman belum bisa memenuhi permintaan Kayat tersebut, namun ia menjanjikan akan memberikan Rp 500 juta jika tanahnya yang ada di Balikpapan sudah laku terjual.

Untuk meyakinkan Kayat, Sudarman sampai menawarkan agar Kayat memegang sertifikat tanahnya dan akan memberikan uang setelah tanahnya laku terjual. Namun, Kayat menolak dan meminta fee diserahkan dalam bentuk tunai saja.

Sudarman lalu dituntut 5 tahun penjara namun Sudarman malah diputus lepas dengan tuntutan tidak diterima sehingga Sudarman dibebaskan. Karena uang belum diserahkan pada Januari 2019, Kayat menagih janji Sudarman melalui Jhonson karena Kayat menyampaikan akan pindah tugas ke Sukoharjo dan menagih janji fee dan bertanya "oleh-olehnya mana".

Pada 3 Mei 2019, karena sudah mendapatkan uang muka dari pihak pembeli tanahnya, Sudarman mengambil uang sebesar Rp 250 juta di satu bank di Balikpapan. Dari jumlah tersebut, Rp 200 juta dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam dan Rp 50 juta dimasukkan dalam tas.

Sudarman lalu menyerahkan uang Rp 200 juta kepada Jhonson dan Rosa Isabela yang merupakan staf Jhonson untuk diberikan kepada Kayat di restoran padang. Rosa dan Jhonson menyerahkan uang sebesar Rp 100 juta kepada Kayat di PN Balikpapan sedangkan sisa Rp 100 juta ditemukan di kantor Jhonson.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YbObJp
May 06, 2019 at 07:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YbObJp
via IFTTT
Share:

Lima Amalan yang Menguntungkan

Lima amalan ini menguntungkan secara dunia dan akhirat, asalkan dilakukan konsisten

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Yuyu Yuhannah     

Rasulullah SAW menyampaikan lima amalan istimewa yang bisa menyebabkan berbagai keuntungan bagi manusia. Syaratnya, amalan itu dilaksanakan secara tekun dan konsisten.

Shalat Dhuha

Yang pertama adalah apabila rezeki ingin berkah, maka perbanyaklah mengerjakan shalat dhuha. Tubuh manusia itu ibarat mesin yang membutuhkan energi untuk memacu dan mendorong segala aktivitasnya. Energi itu diperlukan untuk memperbaiki kinerja, menambah daya semangat, dan membuat segala perbuatan baik konsisten dilakukan.

Shalat dhuha merupakan bagian dari energi yang bisa memperbaiki sistem kinerja dalam tubuh manusia, sekaligus merupakan bentuk permohonan kepada yang mempunyai tubuh manusia untuk melimpahkan rezeki yang halal dan berkah.

Shalat Malam

Kedua, kalau ingin kuburan diterangkan, kata Rasulullah, perbanyaklah mengerjakan shalat malam (qiyamullail). Rasulullah SAW mengatakan bahwa setiap malamnya kuburan kita memanggil (jika manusia peka). Makanya, jika ingin kuburan kita diterangkan kelak tak ada jalan lain untuk membawa penerangnya, yakni dengan bis shalatillail (mengerjakan shalat malam) secara tekun.

Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq--salah seorang sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga--selalu menangis ketika melaksanakan shalat malam. Pernah suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepadanya. “Mengapa engkau selalu menangis ketika shalat tahajud padahal jaminan Allah sudah kau dapatkan (masuk surga)?”

Kata Abu Bakar kira-kira, “Ya Rasul, seandainya saya dimasukkan ke dalam neraka ‘enak’ karena disiksanya bareng-bareng. Tapi, bila disiksa di dalam kubur, sungguh sangat menyeramkan karena cuma sendiri.”

Puasa

Ketiga, jika ingin dimudahkan menyeberang jembatan, sirotholmustaqim, maka haruslah memperbanyak berpuasa (baik yang wajib maupun sunah) dan bersedekah. Salah satu manfaat puasa Ramadhan yakni bisa masuk surga dengan pintu khusus, ar-rayyan.

Dengan berpuasa maka kejujuran manusia benar-benar diuji karena dilakukan hanya Allah yang mengetahui. Maka, orang yang berpuasa Ramadhan akan dimasukkan Allah ke dalam surga secara rahasia.

Selain puasa, juga bersedekah bisa menjadi instrumen seseorang dimasukkan ke dalam surga. Kata Rasulullah, setiap orang yang meninggal maka segala halnya akan terputus kecuali tiga perkara, salah satunya amal jariyah (bersedekah).

Tadarus Alquran

Keempat, jika ingin dimudahkan ketika menjawab pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir perbanyaklah membaca Alquran (qira’atul qur’an). Rasulullah pernah berdialog dengan para sahabat dan mengatakan, “Wahai sahabat, di dunia ini sesungguhnya Allah mempunyai keluarga.” Sahabat bertanya, “Siapa keluarga Allah itu ya Rasul?” Kata Rasulullah, “Dialah yang senang membaca Alquran.”

Zikir

Kelima, memperbanyak dzikrullah (berzikir kepada Allah) untuk dimudahkan ketika di akhirat kelak. Seringlah mengucapkan, La ilaha illallah, tiada Tuhan selain Allah. Bahkan, kata Imam al-Ghazali setelah mengucapkan dzikrullah sebaiknya tidak minum dalam waktu lima belas menit karena daki (kotoran) di dalam hati kita tengah rontok.

Maka, itulah lima amalan yang apabila dilaksanakan secara konsisten akan banyak mendapatkan keuntungan utama sebagaimana yang diidam-idamkan oleh banyak orang Islam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VQaEyj
May 06, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VQaEyj
via IFTTT
Share:

Masyarakat Jakarta Diajak Puasa Plastik Selama Ramadhan

Pada Ramadhan 2018, sampah di DKI meningkat empat persen atau 289 ton tiap hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat DKI Jakarta diajak mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai guna menekan suplai volume sampah plastik selama Ramadhan di wilayah itu. Istilahnya, "puasa plastik" karena sampah plastik di Indonesia sudah sangat luar biasa banyak.

"Jakarta menghasilkan 6.000-8.000 ton sampah setiap hari dengan volume plastik mencapai 10-15 persen. Sampah itu yang kita hasilkan setiap hari dan meningkat saat Ramadhan," kata Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Rasyadi,di Jakarta, Senin (6/5).

Ia menuturkan, penambahan volume sampah plastik terjadi akibat meningkatnya pola konsumsi masyarakat saat berbuka puasa dan sahur. Iklan produk makanan dan minuman yang tayang di banyak media massa selama Ramadhan memicu budaya konsumeristis tersebut.

"Masyarakat harus punya kendali agar tidak mengandalkan produk-produk yang masih menggunakan sampah plastik sekali pakai," ujarnya.

Ia mengungkapkan, ada banyak cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi sampah plastik. Misalnya, membawa wadah makanan dan botol minuman sendiri saat ngabuburit maupun membeli takjil.

"Dari hal sederhana seperti itu, kita dapat berkontribusi untuk pengurangan sampah plastik selama Ramadhan," katanya.

Merujuk data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DKI Jakarta, Ramadhan 2018 tercatat volume sampah meningkat empat persen atau meningkat 289 ton setiap hari dibanding bulan sebelumnya. Volume sampah yang meningkat itu berupa sampah organik rumah tangga, plastik dan pembungkus makanan.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta, Tubagus Soleh, menerangkan, sampah plastik yang diproduksi masyarakat saat ini telah mencemari lautan, air, tanah dan udara. Polusi plastik itu telah menimbulkan bencana bagi lingkungan.

"Di pesisir Kepulauan Seribu, kami sering menemukan penyu dan hewan laut mati akibat pencemaran plastik, termasuk terumbu karang juga mulai rusak. Ini berdampak bagi perubahan ekosistem penting di Jakarta," katanya.

Soleh mendesak pemerintah tegas dalam membuat regulasi tentang penanganan sampah. Selain itu, dia juga menuntut produsen makanan dan minuman untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai dalam berbagai kemasan produk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LmonbZ
May 06, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LmonbZ
via IFTTT
Share:

Buka Bersama, Jokowi Singgung Rencana Pemindahan Ibu Kota

Jokowi mengundang pemimpin lembaga negara berbuka puasa di Istana Negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung rencana pemindahan ibu kota saat mengundang para pimpinan lembaga negara untuk berbuka puasa bersama di Istana Negara Jakarta. Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut sejumlah tamu undangan dan para pimpinan lembaga negara yang hadir di Istana Negara, Jakarta, Senin, sekitar pukul 17.00 WIB.

Pada kesempatan itu, Presiden menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa sekaligus memanjatkan syukur karena pelaksanaan pemilu yang berjalan lancar. Namun, hal yang ditekankannya pada acara tersebut adalah perihal pemindahan ibu kota yang ditegaskan oleh Presiden akan dibahas lebih serius.

"Pada kesempatan yang baik ini mumpung saya bertemu dengan Ketua dan Pimpinan Lembaga Negara saya ingin menyinggung hal yang berkaitan dengan ibu kota," katanya.

Presiden menegaskan, telah mempertimbangkan berbagai hal untuk serius mengkaji lebih dalam perihal pemindahan ibu kota. Ia juga menekankan pemindahan ibu kota diarahkan untuk tidak membebani APBN.

"Oleh sebab itu, kami akan tindak lanjuti konsultasi dengan lembaga-lembaga negara terkait dengan ini, baik dari sisi hukum dan politis," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VNZwSw
May 06, 2019 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VNZwSw
via IFTTT
Share:

Teknologi Asap Cair Kendalikan OPT di Temanggung

Kementan juga menyosialisasikan penerapan pengendalian OPT yang ramah lingkungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Organisme pengganggu tumbuhan (OPT) menjadi momok kaum petani Temanggung Jawa Tengah. Hal tersebut mengakibatkan hasil panen tidak maksimal, bahkan membuat petani menjadi buntung.

Agar hal itu tidak terjadi, Pemerintah Kabupaten Temanggung Jawa Tengah menggencarkan sosialisasi penggunaan bahan pengendali OPT yang ramah lingkungan. Pada acara bimbingan teknis budidaya bawang putih ramah lingkungan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Masrik Amin menjelaskan tentang budidaya ramah lingkungan yang sudah dicanangkan sejak 2016. 

“Dukungan tersebut antara lain dibuktikan bahwa Dinas dan petugas POPT sering menyosialisasikan penggunaan bahan pengendali OPT yang ramah lingkungan,” tutur Masrik pada Senin (6/5).

Narasumber pada kegiatan itu menyosialisasikan kewaspadaan dan pengendalian OPT virus, ulat bawang, cendawan, dan nematoda pada bawang putih secara ramah lingkungan. Antara lain pengendalian ulat bawang menggunakan Spodoptera litura - Nuclear Polyhedrosis Virus ( Sl-NPV),  implementasi PHT pada pengendalian cendawan dan nematoda, serta tindakan pencegahan dari mulai pengolahan lahan sampai pascapanen. 

Bantuan Kementan

Direktorat Perlindungan Hortikultura juga memberikan bantuan berupa perangkap feromon sex kepada Dinas Pertanian yang nantinya akan diberikan kepada petani. Kementan juga menyosialisasikan penerapan pengendalian OPT yang ramah lingkungan seperti penggunaan perangkap feromon sex, pembuatan PGPR, Trichoderma dan pembuatan asap cair.

OPT yang sering menyerang tanaman bawang putih di daerah ini antara lain layu Fusarium. Salah satu bahan pengendali OPT yang mulai diterapkan petani adalah asap cair. Menurut Rohmad Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Temanggung, asap cair merupakan hasil kondensasi/pengembunan uap hasil pembakaran baik langsung atau tidak langsung dari bahan yang mengandung lignin, selulosa, hemiselulosa dan senyawa karbon lainnya. 

Proses pembuatan asap cair pembakaran tanpa udara, pengembunan dengan mendinginkan asap sehingga berubah menjadi cair menghasilkan fenol, karbonil, asam, furan, alkohol, lakton, hidrokarbon, polisiklik, aromatik, dll.  Bahan baku asap cair antara lain kayu, bongkol kelapa sawit, tempurung kelapa, sekam, serbuk gergaji kayu dan tongkol jagung. 

Menurut Cuk Sudaryanto, petugas POPT kecamatan Candiroto, Kelompok Tani Suluh Remboko sudah menerapkan penggunaan asap cair ini untuk mengendalikan penyakit layu yang disebabkan cendawan fusarium pada bawang putih. Setelah 2 kali aplikasi hasilnya alhamdulillah efektif.

Bahan baku yang digunakan petani  untuk membuat asap cair adalah sekam dengan alat yang digunakan hasil modifikasi petani sendiri. Dosis yang dipakai untuk 1 liter asap cair dilarutkan ke dalam 15 liter air tawar kemudian diaduk rata dan untuk tangki kapasitas  14 liter hanya membutuhkan 2 gelas dari campuran tadi, tutur Cuk.

Kementan memberikan atensi kepada petani, terutama yang bercocok tanam bawang putih. Sebab komoditas tersebut mendapat perhatian khusus yang ditargetkan untuk swasembada pada 2021. Temanggung merupakan salah satu daerah sentra produksi sayuran termasuk bawang putih. 

Dalam rangka menyukseskan program swasembada bawang putih, Temanggung ini menjadi salah satu kabupaten penyedia benih bawang putih, hal tersebut karena luas tanam bawang putih di daerah ini cukup luas. Berdasarkan data realisasi luas tanam tahun 2018, luas bawang putih di Kabupaten Temanggung seluas 2.689 hektare.

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan swasembada bawang putih adalah serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Pengendalian OPT umumnya masih dilakukan petani dengan menggunakan pestisida kimia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H4Ulph
May 06, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H4Ulph
via IFTTT
Share:

Khofifah Ajak ASN Jatim Perbanyak Sedekah Selama Ramadhan

Ajakan Khofifah ini karena sedekah selama Ramadhan berlipat pahalanya.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim untuk meningkatkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama bulan suci Ramadhan. 

Sebab, kata dia, pada dasarnya para ASN sudah berkecukupan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup layaknya. Sehinggga, mestinya tidak lagi merasa keberatan untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.  

"Bala bencana tidak akan mendahului sedekah, untuk itu segeralah bersedekah. Tradisi berbagi, sedekah, mengeluarkan infak pada Ramadhan lebih ditingkatkan lagi," ujar Khofifah saat mencanangkan Gerakan Membayar ZIS melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, di halaman Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Nomor 110 Surabaya, Senin (6/5).   

Khofifah mengatakan, peningkatan ZIS diharapkan bisa menyempurnakan proses ibadah pada Ramadhan. Tentunya, kata dia, agar diiringi pula dengan ibadah lainnya seperti tarawih, termasuk tadarus. 

Khofifah mengingatkan, pembayaran ZIS yang dilakukan bisa melalui pembayaran tunai, BPD serta Bank Mandiri. "Kalau hari ini siapapun yang mau infak, sedekah, bahkan zakat juga bisa. Ada tiga opsi yang bisa dipilih dengan tim yang sudah disediakan Baznas untuk mengkoordinasikan tiap-tiap OPD di pemprov," ujar Khofifah. 

Lebih lanjut dia mengatakan, pada pertengahan Ramadhan, Khofifah juga menginginkan agar gerakan membayar ZIS di lingkungan ASN Pemprov Jatim bisa digelar kembali. 

Pembayaran ZIS pada pertengahan Ramadhan tersebut, kata dia, difokuskan agar para ASN mau menyalurkan zakat. "Sehingga pada akhirnya, harapan kita keberkahan dan kemuliaan Ramadhan akan Allah turunkan ke bumi Jawa Timur,  ke ASN Jawa Timur, ke seluruh masyarakat Jawa Timur, dan tentu ke seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia," kata Khofifah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/302JP9c
May 06, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/302JP9c
via IFTTT
Share:

Lima Langkah Mencontoh Nabi Muhammad saat Ramadhan

Hendaknya kita mencontoh Nabi Muhammad saat bulan suci Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Dr Hasan Basri Tanjung     

Bisakah kita mencontoh cara dan adab puasa Rasulullah SAW? Tentu saja bisa, karena beliau SAW adalah teladan bagi umatnya (QS [33]:21). Hanya saja, sejauh mana kita bisa menirunya? Di situlah letak perbedaan kualitas setiap orang.

Ibadah puasa diwajibkan Allah SWT kepada orang beriman dengan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan (QS [2]:183). Nah, saatnya dicek ulang, apakah puasa kita sesuai sunah Nabi SAW? Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menyebutkan adab puasa Nabi SAW.

Sahur

Pertama, bersahur sekadarnya. Nabi SAW selalu bersahur walaupun seteguk air. Bersahurlah kalian, karena makan sahur itu berkah. (HR Muttafaq alaih). Beliau berniat sejak malam hari dan bersahur, lalu banyak beristighfar (QS [3]:17). Jadi, kelirulah jika banyak makan sahur agar esok hari tidak lapar dan haus. Beliau SAW juga mengakhirkan sahur hingga menjelang Shubuh. Waktu saya kecil, sahur itu setelah tengah malam dan tidur lagi. Selain tidur seusai sahur tidak baik, juga shalat subuh bisa-bisa kesiangan.

Mawas Diri

Kedua, berbenah sepanjang hari. Puasa bukan hanya menahan diri dari yang membatalkan, seperti makan, minum, dan seks, tetapi juga dari yang menodai puasa, seperti berkata burul, dusta, marah, menipu, dan zalim (HR Ibnu Hibban). Nabi SAW menjaga diri dari kata dan laku yang  meremehkan orang. Jika ada yang mengusik, beliau ajarkan kita berkata, "inni shaaim" (aku sedang puasa). Sejujurnya, kita bisa menjaga dari yang membatalkan, tetapi sering kali gagal mengendalikan diri dari yang menodainya.

Aktif

Ketiga, beraktivitas seperti biasa. Boleh jadi kita salah kaprah. Ketika puasa mengurangi produktivitas kerja. Puasa dianggap beban yang melemahkan. Tidur sebagai ibadah dijadikan dalil dan dalih sekaligus. Nabi SAW mengajarkan puasa itu menguatkan jiwa seorang Mukmin. Bukankah sebagian besar perang yang dipimpinnya seperti Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan? Beliau dan sahabatnya tetap berpuasa hingga ada yang gugur syahid dalam pertempuran.

Cermat Berbuka

Keempat, berbuka tetap terkendali. Kita mampu menahan dari makan dan minum pada siang hari, tetapi sering tidak terkendali saat berbuka. Segala macam menu dihabiskan sampai kekenyangan. Kita berbuka seperti balas dendam atas rasa lapar dan haus seharian. Badan pun terasa berat dan mata mengantuk saat menjalankan shalat. Mampukah kita mencontoh Nabi SAW yang hanya berbuka dengan beberapa buah kurma atau segelas air, lalu berdiri shalat maghrib?

Bangun Malam

Kelima, terjaga pada malam hari.  Nabi SAW menghidupkan malam Ramadhan dengan ibadah. Shalat malam yang lama, baik di masjid maupun di rumah bersama keluarga. Terutama pada pengujung malam, lailatul qadar akan turun. Beliau lebih giat iktikaf, tilawah Alquran, zikir, dan istighfar. Sementara kita semakin sedikit beribadah, tetapi banyak berdesakan di mal atau pasar. Sibuk menyambut Lebaran dengan pakaian baru dan lupa, Ramadhan akan segera berlalu. Allahu a'lam bish-shawab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DUhs3L
May 06, 2019 at 06:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DUhs3L
via IFTTT
Share:

Bawaslu Putuskan Lanjutkan Dugaan Kecurangan Situng KPU

Bawaslu akan memeriksa KPU dan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan melanjutkan penanganan perkara dugaan kecurangan Situng KPU.  Pada Selasa (7/5), Bawaslu akan memeriksa KPU dan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.  

"Menetapkan, menyatakan laporan pelapor diterima dan ditindaklanjuti dengan sidang pemeriksaan," ujar Ketua Bawaslu Abhan dalam sidang pendahuluan yang digelar di Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (6/5).

Abhan melanjutkan, sidang akan dilanjutkan pada Selasa pukul 14.00 WIB. "Agenda sidang besok adalah mendengarkan jawaban dari pelapor dan terlapor sekaligus saksi dan bukti dari kedua belah pihak," lanjutnya.  

BPN Prabowo-Sandiaga Uno melaporkan dua kasus dugaan kecurangan kepada Bawaslu. Keduanya yakni soal Situng KPU dan soal lembaga hitung cepat (quick count).  

Laporan ini dilakukan setelah BPN menemukan dugaan pelanggaran administrasi dalam entry data Situng KPU.  Menurut BPN, kesalahan entri data hasil pindai formulir  C1 itu mengarah kepada kecurangan yang merugikan paslon Prabowo-Sandiaga Uno.  

Sementara itu, kuasa hukum BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Maulana Bungaran, dalam petitumnya, meminta Bawaslu menghentikan rekapitulasi hasil pemilu dalam Situng KPU. BPN pun meminta Bawaslu menyatakan KPU terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran administratif pemilu. 

"Memerintahkan terlapor menghentikan situng, memerintahkan terlapor  hanya melaksanakan penghitungan hasil pemilu secara manual dan berjenjang serta Meminta KPU melaksanakan putusan ini," tegas Maulana.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JeYXKW
May 06, 2019 at 06:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JeYXKW
via IFTTT
Share:

Brunei Moratorium Hukuman Mati Pelaku LGBT

Sultan Brunei Hasanal Bolkiah mengumumkan moratorium hukum mati pelaku LGBT.

Dalam pidatonya Minggu malam (5/5), Sultan Hassanal Bolkiah mengatakan moratorium hukuman mati yang sudah diterapkan pada hukum pidana umum Brunei juga akan diperluas ke hukum syariah baru, yang mencakup hukuman rajam untuk berbagai tindak kejahatan.

Undang-undang syariah, yang juga mencakup hukuman amputasi tangan dan kaki bagi pencuri, mulai berlaku sepenuhnya bulan lalu. Hal ini menjadikan Brunei sebagai satu-satunya negara di Asia Timur dan Tenggara yang menerapkan hukum syariah di tingkat nasional.

Langkah tersebut memicu kemarahan dari dunia internasional. PBB mengecam keputusan Brunei itu sebagai pelanggaran HAM, sementara para selebritas yang dipimpin oleh aktor George Clooney menyerukan agar hotel-hotel milik Brunei diboikot.

Moratorium hukuman mati

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Sultan menyampaikan komentar publik pertamanya menanggapi kehebohan itu. Ia mengatakan ada "banyak pertanyaan dan kesalahan persepsi" mengenai hukum syariah.

"Baik hukum umum maupun hukum syariah bertujuan untuk memastikan perdamaian dan keharmonisan negara ini," tegasnya, seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Di bawah hukum pidana umum, Brunei menerapkan hukuman gantung untuk tindak kriminal seperti pembunuhan dan perdagangan narkoba. Namun, sejak tahun 1957 tidak ada pelaku tindak pidana tersebut yang dieksekusi.

"Kami telah mempraktikkan moratorium de facto atas eksekusi hukuman mati untuk kasus-kasus berdasarkan hukum umum. Ini juga akan diterapkan pada kasus-kasus di bawah (hukum pidana syariah)," kata Sultan seperti dilaporkan oleh AFP.

Masalah hak asasi manusia

Organisasi hak asasi manusia mengatakan pengumuman yang disampaikan Sultan itu tidak cukup. "Itu tidak mengubah apa pun," kata Matthew Woolfe, pendiri kelompok hak asasi The Brunei Project, kepada AFP. "Pengumuman ini tidak memberi solusi apa pun untuk mengatasi masalah HAM lainnya terkait hukum syariah."

Menurut Woolfe, hukuman itu harus dihapuskan karena "tidak ada yang menghentikan pemerintah Brunei jika mereka ingin mencabut moratorium kapan pun," katanya pada kantor berita Reuters.

Hukuman maksimum untuk pelaku seks sesama pria di bawah hukum syariah adalah hukuman mati dengan dilempari batu, tetapi pelaku juga dapat dijatuhi hukuman penjara yang panjang atau hukuman cambuk.

Wanita yang melakukan hubungan seksual dengan wanita lain dihukum 40 pukulan batang tebu atau hukuman penjara maksimum 10 tahun.

Hukuman lain dalam undang-undang syariah Brunei, seperti hukuman cambuk dan amputasi anggota badan karena mencuri tetap akan berlaku.

Dalam pidatonya, Sultan juga berjanji bahwa Brunei akan meratifikasi konvensi PBB menentang penyiksaan yang ditandatangani beberapa tahun lalu.

Phil Robertson, wakil direktur Asia untuk organisasi HAM Human Rights Watch, mengatakan bahwa "seluruh undang-undang yang melanggar hak asasi manusia harus dihapuskan. Moratorium hukuman mati ini tidak berdampak besar, sudah jelas bahwa Sultan hanya membahas bagian paling mengerikan dari UU Syariah untuk meredam kritik dan kemarahan internasional," katanya seperti dikutip dari Reuters.

Lega namun tetap didiskriminasi

Meskipun kaum gay Brunei lega lantaran hukuman mati karena melakukan hubungan homoseksual tidak akan diterapkan, mereka mengatakan undang-undang itu masih mendorong diskriminasi terhadap kaum LGBT.

"Masih akan ada kebencian terhadap orang-orang LGBT," kata Khairul, seorang lelaki gay di Brunei, kepada AFP.

"Undang-undang ini harus diubah. Selama undang-undang ini ada, maka akan selalu ada stigmatisasi terhadap orang-orang LGBT dan non-Muslim di Brunei."

Sultan Brunei, yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia dan telah berkuasa selama lebih dari lima dekade, mengumumkan rencana hukum pidana syariah pada 2013.

Bagian pertama hukum syariah diperkenalkan pada tahun 2014 dan mencakup hukuman yang tidak terlalu ketat, seperti denda atau hukuman penjara untuk pelanggaran seperti melewatkan solat Jumat.

na/hp (afp, rtr)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J2VGiB
May 06, 2019 at 06:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J2VGiB
via IFTTT
Share:

Usai Diperiksa KPK, Sofyan: Karyawan-Karyawati PLN Aman Ya

Sofyan Basir hari ini diperiksa sebagai tersangka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KPK belum menahan Direktur Utama PT PLN non-aktif Sofyan Basir seusai diperiksa pertama kalinya sebagai tersangka dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Pada hari ini, Sofyan diperiksa penyidik selama kurang lebih tujuh jam.

"Nah yang pasti selamat berbuka puasa dulu, selamat hari perayaan Ramadhan, masyarakat aman listriknya, karyawan-karyawati PLN aman ya semua berjalan dengan baik. Ini bulan suci Ramadhan baru saja selesai pemeriksaan," kata Sofyan Basir di gedung KPK Jakarta, Senin (6/5).

Sofyan mengaku dicecar 15 pertanyaan. "Baru pemeriksaan awal, ada 15 pertanyaan yang diajukan dan seperti biasa, standar saja masih identitas, kemudian ditanya tupoksi (tugas pokok fungsi) sebagai dirut, kemudian mengenai penandatanganan kontrak yang kemarin, jadi sedikit masalah di Riau- 1, yang lain belum ada," kata penasihat hukum Sofyan yang mendampingi pemeriksaan kliennya, Susilo Aribowo.

Sofyan mengaku ia belum ditanya mengenai penunjukan perusahaan tertentu untuk mengerjakan PLTU Riau-1. Ia mengaku akan menghormati proses hukum di KPK dan berlaku kooperatif.

"Ya karena proses hukum kita harus hormati, kita harus jalankan dengan baik, KPK profesional, ikuti saja," ungkap Sofyan.

Sofyan Basir diumumkan sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 pada Selasa (23/4). Sofyan diduga membantu bekas anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan pemilik saham Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo mendapatkan kontrak kerja sama proyek senilai 900 juta dolar AS atau setara Rp 12,8 triliun.

KPK juga sudah mengirimkan surat permohonan cegah untuk Sofyan sejak 25 April 2019 hingga enam bulan ke depan. Terkait perkara ini, sudah ada tiga orang yang dijatuhi hukuman yaitu mantan Menteri Sosial yang juga mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham divonis 3 tahun penjara ditambah denda Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan.

Eni Maulani Saragih pada 1 Maret 2019 lalu juga telah divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan ditambah kewajiban untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 5,87 miliar dan 40 ribu dolar Singapura. Sedangkan Johanes Budisutrisno Kotjo diperberat hukumannya oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menjadi 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lpkbs2
May 06, 2019 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lpkbs2
via IFTTT
Share:

Tradisi Unik Ramadhan di Mesir yang Masih Lestari Saat ini

Tradisi Ramadhan di Mesir berusia ratusan tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bulan Ramadhan memiliki nilai sakralitas yang sama di kalangan umat Muslim di berbagai negara. Namun, masyarakat di masing-masing wilayah yang berbeda menunjukkan semangat mereka sendiri yang unik. Ada tradisi dan kebiasaan yang tetap dilestarikan dari generasi ke generasi. 

Di negara-negara Timur Tengah dengan mayoritas Muslim, ada berbagai tradisi yang kini masih dilakukan begitu memasuki Ramadhan. Di Mesir, kegiatan menyambut Ramadhan begitu ramai. 

Anak-anak berlarian di sekitar lingkungan rumah mereka sembari mengayunkan fanoos (lentera) kecil dan menyanyikan "wahawi ya wahawi", sebuah lagu yang melegenda yang dinyanyikan saat merayakan awal Ramadhan. Orang-orang Mesir juga menghiasai rumah mereka, jalan-jalan dan lorong jalan dengan 'fawanees' (jamak dari fanoos).

Mesir dikenal karena masakan mereka yang lezat. Namun sudah menjadi kebiasaan di sana, jika makanan berat disantap untuk berbuka puasa, sedangkan sahur dengan makanan ringan. 

Umumnya, keluarga dan teman berkumpul di masjid-masjid dan beribadah bersama. Seteah selesai shalat, mereka berkumpul di rumah-rumah atau di kafe-kafe di bawah cahaya dan lampu gantung sembari menikmati 'shisha' dan teh. Shisha merupakan gaya merokok tembakau ala Timteng dengan menggunakan tabung berisi air. Dalam tabung itu, tembakau dipanaskan dengan ditambahkan rasa buah-buahan.

Kebiasaan Ramadhan yang mengakar kuat di Mesir dan di sepanjang wilayah Mediterania Timur adalah 'mesaharati', yakni seorang pria yang berkeliaran di lingkungan dengan membawa drum kecil. 

Dilansir dari Arab News, Senin (6/4), mesaharati kerap membangunkan orang-orang pada satu atau dua jam sebelum sahur. Dia biasanya meneriakkan kata-kata semacam ini "Bangun yang mengantuk, nyatakan kesatuan keabadian." Mesaharati biasanya merupakan tetua lingkungan. Ia memanggil setiap tetangga dengan nama sebelum menuju lingkungan berikutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H41R3t
May 06, 2019 at 06:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H41R3t
via IFTTT
Share: