Showing posts with label 2019 at 04:55PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:55PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Merapi Muntahkan 122 Lava Pijar Tiga Pekan Terakhir

Tingkat aktivitas Merapi masih ditetapkan waspada.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sebanyak 122 guguran lava pijar telah dimuntahkan Gunung Merapi selama tiga pekan terakhir. Tidak heran, hingga kini tingkat aktivitasnya masih ditetapkan waspada atau level dua.

Jumlah itu mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama pada April. Itu bisa dilihat dari pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).

Pasalnya, sepanjang April dengan 127 guguran, baru ada 115 guguran lava pijar untuk periode 1-28 April 2019. Berbeda, justru ada penurunan guguran awan panas pada Mei jika dibandingkan April.

Sebab, pada periode yang sama, Gunung Merapi sudah mengeluarkan 18 guguran awan panas. Sedangkan, tiga pekan terakhir Mei, baru ada tiga guguran awan panas dimuntahkan.

Namun, untuk lava pijar, rata-rata guguran terjauh Mei lebih tinggi jika dibandingkan April. Jika lava pijar terjauh pada April berkisar 1.100 meter, pada Mei semakin rajin mengeluarkan di atas 1.100 meter.

Bahkan, guguran lava pijar sempat mencatat jarak luncur 1.500 meter pada 20 Mei 2019. Lebih lanjut, jumlah guguran berjarak luncur di atas 1.100 terbilang cukup banyak.

Selain itu, jumlah guguran lava pijar harian pada Mei lebih banyak jika dibandingkan April. Sepanjang April, cuma satu kali guguran lava pijar harian mencapai 10 kali yaitu pada 12 April 2019.

Sedangkan, selama tiga pekan terakhir Mei, setidaknya sudah terdapat tiga kali jumlah guguran lava pijar harian mencapai atau melebihi 10 kali. Yaitu, 7 dan 16 Mei dengan 10 kali dan 20 Mei dengan 18 kali.

Pada Selasa (28/5) siang, Petugas PGM Ngepos, Heru Suparwaka melaporkan, cuaca Gunung Merapi cukup cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke selatan, dan barat daya dan barat.

Suhu udara berkisar 20.8-29 derajat celcius, dengan kelembaban udara 22-74 persen. Sedangkan, tekanan udara sekitar puncak Gunung Merapi berkisar 567.6-708 milimeter merkuri.

"Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-I hingga 0-III, sedangkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dengan tinggi 20 meter di atas puncak kawah," kata Heru, Selasa (28/5).

Selain itu, terjadi delapan guguran dengan amplitudo 3-55 milimeter dan durasi 25.105 detik. Terjadi pula satu gempa fase banyak dengan amplitudo tiga milimeter berdurasi tiga detik.

Bisa dibilang, hampir setiap hari ada guguran lava pijar yang terjadi, kecuali 2,9 dan 27 Mei 2019. Hal itu cukup menunjukkan tingginya aktivitas guguran yang masih dikeluarkan Gunung Merapi.

Untuk itu, Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, masih merekomendasikan radius tiga kilometer dari puncak agar tidak ada aktivitas manusia. Kecuali, penyelidikan BPPTKG atau mitigasi bencana BPBD.

"Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius tiga kilometer dari puncak, dan agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi," ujar Hanik. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QC9UIh
May 28, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QC9UIh
via IFTTT
Share:

Jalur Nasional di Cianjur Tertutup dari Angkutan Barang

Larangan melintas dimulai dari 30 Mei sampai 2 Juni 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Jalur jalan nasional yang membentang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tertutup dari kendaraan besar dan pengangkut barang. Jalur nasional ditutup mulai 30 Mei hingga 2 Juni. Sanksi tegas akan diberikan kepada pengemudi kendaraan yang tetap nekat melintas.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Cianjur, Muhammad Iqbal Safaruddin mengatakan pembatasan tersebut sudah diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 37 Tahun 2019 tentang Pengaturan Lalulintas pada masa Lebaran 2019.

"Selama masa angkutan Lebaran tahun ini dari 30 Mei sampai 2 Juni, mobil barang dibatasi beroperasi di ruas jalan tol dan jalan nasional dan dilanjutkan sepekan setelahnya atau saat musim arus balik, mulai 8-10 Juni," katanya, Selasa (28/5).

Ia menjelaskan ada beberapa jenis kendaraan barang yang dikecualikan dalam pembatasan operasional. Kendaraan itu seperti mobil pengangkut BBM atau BBG, barang ekspor-impor pelabuhan, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, paket pos, barang pokok dan sepeda motor.

"Untuk kebutuhan pokok dan bahan bakar tetap bisa melintas, untuk memenuhi kebutuhan saat lebaran. Terkait hal tersebut sudah gencar kami sosialisasikan ke pemilik kendaraan angkutan barang yang ada di Cianjur, meskipun belum sepenuhnya tersosialisasikan," katanya.

Namun, katanya, pihaknya menargetkan sebelum 30 Mei, sudah tersosilisasikan keseluruh lapisan mulai dari supir hingga pengusaha jasa angkutan barang agar tidak beroperasi di waktu yang ditentukan. Dia menambahkan, kendaraa yang melanggar dan tetap beroperasi di luar dari jenis angkutan yang dikecualikan, maka akan ditindak tegas mulai dari penilangan hingga sanksi lainnya.

"Tertutupnya jalur nasional ini, termasuk untuk mengantisipasi terjadinya macet total seiring meningkatnya volume kendaraan pemudik yang melintas. Untuk penindakan kita berkordinasi dengan kepolisian," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wo6r6H
May 28, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wo6r6H
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Konsumsi Premium Sumbar Meningkat 47 Persen Jelang Lebaran

Pertamina menyiagakan TBBM dan mobil tanki di beberapa tempat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG- Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo mengatakan  konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Sumatra Barat meningkat cukup tinggi selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini. Lonjakan paling tinggi ini ada pada konsumsi BBM jenis premium yakni sebesar Rp 47 persen.

"Kami memasok sebanyak 1,5 juta liter premium per hari disalurkan sejak Mei, dibanding konsumsi normal 1,01 juta liter per hari," kata Roby, Kamis (23/5).

Roby menambahkan Konsumsi Biosolar di Sumbar juga menunjukkan kenaikan sebesar satu persen atau setara 1,2 juta liter per hari. Pertamina memang sudah memprediksi konsumsi BBM di Sumbar selama bulan Ramadhan 1440 H meningkat. Untuk itu mereka sudah membentuk Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (Rafi) Pertamina branch Sumbar untuk memeriksa kesiapan SPBU dalam penyaluran dan pelayanan pada konsumen.

Tim Satgas Rafi yang terdiri dari sales executive retail, petugas quality control dan general service, melakukan pemeriksaan berkala setiap pekan. Sejauh mereka telah mengunjungi sembilan SPBU di wilayah kota Padang. Tim memeriksa kelancaran penyaluran dan kualitas BBM, akurasi dispenser, serta layanan konsumen seperti mushalla dan toilet.

Roby melanjutkan, Pertamina mengantisipasi kenaikan konsumsi BBM dengan menyiagakan Terminal BBM (TBBM) dan armada mobil tangki di beberapa titik. Stok yang tersedia di TBBM Teluk Kabung Sumbar, mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai 15 hari ke depan.

"Kami menyiapkan 184 armada mobil tangki berikut 19 unit tambahan untuk distribusi ke SPBU. Selain itu kami menyiapkan dua SPBU kantong di Kabupaten Agam dan Lima Puluh Koto," ujar Roby.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hzc4p7
May 23, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hzc4p7
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Kemendikbud Berikan Anggaran Rp 3,7 Triliun untuk NTT

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan fisik maupun nonfisik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,7 triliun untuk Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut digunakan untuk pengembangan pendidikan, baik fisik maupun nonfisik.

"Bantuan yang diberikan untuk pengembangan pendidikan di NTT termasuk yang terbesar, baik Dana Alokasi Khusus(DAK) maupun Bantuan Khusus dari Kemendikbud," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Rabu (24/4).

Bantuan pendidikan yang diberikan, diantaranya, melalui penguatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di daerah perbatasan, dengan memberikan fasilitas TIK kepada tiga sekolah di Kabupaten Belu. Sekolah yang mendapat bantuan tersebut adalah SMPN 1 Atambua, SMPN 2 Atambua, dan SMP Bina Karya Atambua. Masing-masing sekolah mendapatkan 20 unit komputer dan 1 unit server.

"Bantuan TIK tersebut direncanakan akan turun ke masing-masing sekolah pada bulan Agustus 2019. Saya berharap setelah bantuan dari Kemendikbud ini turun semua sekolah di Kabupaten Belu sudah memiliki laboratorium komputer. Mohon kerja sama pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan TIK di masing-masing sekolah," kata Muhadjir.

Pada kesempatan ini Wakil Gubernur NTT, Yosef A Nar Soe, menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dalam meningkatkan pendidikan di daerahnya. Ia mengatakan Pemprov NTT telah mengalokasikan dana pendidikan melalui APBD sebesar 20 persen, atau sekitar Rp 1,08 triliun untuk pengembangan pendidikan pada tahun 2019. 

"Sudah banyak Pemerintah pusat membantu kita. Kita harus terus berkomitmen dalam memajukan pendidikan di NTT, khususnya dalam peningkatan kompetensi guru," kata dia menerangkan.

Yosef berharap para guru dapat terus mendampingi anak-anak didik untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. "Saya berharap para guru dan tenaga kependidikan dapat terus bersemangat dan memberikan dedikasinya dalam mendidik anak. Janganlah berhenti kita untuk belajar," kata Yosef.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vnwzOp
April 25, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vnwzOp
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Mahfud Minta Peserta Pemilu tak Bertindak di Luar Konstitusi

Semua pihak diminta tidak bertindak di luar konstitusi, terutama untuk peserta pemilu

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menegaskan jika hingga saat ini belum ada pemenang resmi dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. "Pemenang Pemilu, termasuk pilpres baru bisa diketahui saat pengumuman rekapitulasi suara pada 22 Mei 2019 oleh KPU," kata Mahfud MD di Sleman, Jumat (19/4).

Menurut dia, hasil quick count atau hitung cepat masing-masing orang boleh percaya dan boleh tidak tidak. "Namun hasil quick count percaya atau tidak, itu tidak mengikat belum resmi. Hasil hitungan internal masing-masing pihak juga belum resmi," katanya.

Mahfud mengimbau kepada semua pihak agar tidak bertindak di luar konstitusi, terutama untuk peserta pemilu. "Kontestan pemilu untuk cukup mengawasi penghitungan sampai tiba tanggal penetapan oleh KPU, yaitu 22 Mei 2019," katanya.

Ia juga meminta semua pihak agar tidak bertindak di luar konstitusi, yang bisa dilakukan adalah mengawasi proses serta mengumpulkan atau menyiapkan bukti-bukti di setiap kecamatan, ketika penghitungan di kecamatan termasuk penghitungan di kabupaten atau kota.

"Nanti dibawa semua sebagai bukti, apalagi jika merasa ada kecurangan, pada 22 Mei itu ada di mana yang keliru," katanya.

Menurut Mahfud, jika nantinya pada tanggal 22 Mei yaitu saat pengumuman oleh KPU ada pihak yang tidak puas, maka bisa mengajukan gugatan. "Tentunya proses pengajuan gugatan pemilu itu melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Instrumen hukum sudah disediakan oleh konstitusi dan negara ini untuk tidak berlaku curang," katanya.

Ia mengatakan, saluran hukum sudah ada dan waktu masih cukup. Karena di KPU akan sampai 22 Mei, kalau mau mengajukan gugatan satu minggu semua paling lama sudah mendaftarkan sengketa ke MK. "Kemudian satu minggu lagi di MK diteliti administrasinya baru sesudah itu sidang selama 30 hari berturut-turut untuk meneliti ulang bukti-bukti," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GygADP
April 19, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GygADP
via IFTTT
Share:

Monday, April 15, 2019

Menkopolhukam Tegaskan tak Ada Eksodus Jelang Pencoblosan

Warga Indonesia yang ke luar negeri dan ke dalam negeri stabil atau tak ada lonjakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menegaskan tidak ada eksodus atau perpindahan masyarakat ke luar negeri menjelang pelaksanaan Pemilu serentak pada 17 April 2019. Sebelumnya, ada kekhawatiran warga eksodus ke luar negeri.

Wiranto mengatakan kekhawatiran muncul karena adanya pemilih yang ketakutan ada isu hoaks ancaman kerusuhan sehingga takut dan pergi ke luar negeri. "Namun, setelah kita teliti dan memberikan penjelasan, maka dari laporan memang tidak terjadi eksodus itu," kata Wiranto usai rapat koordinasi kesiapan akhir pengamanan tahapan pemungutan dan perhitungan suara Pemilu serentak 2019, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (15/4).

Rapat itu dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Kepala BIN Budi Gunawan, tiga kepala staf angkatan, Mendagri Tjahjanto Kumolo, dan Menkominfo Rudiantara, Kepala BSSN Djoko Setiadi serta perwakilan lembaga dan kementerian terkait. Rapat itu mengundang aparat keamanan, penyelangara pemilu di seluruh daerah melalui video conference.

Wiranto melanjutkan, berdasarkan hasil grafik mingguan warga Indonesia yang pergi keluar negeri dan ke dalam negeri kondisinya stabil, tidak ada lonjakan. "Tidak ada angka-angka yang mengisyaratkan bahwa sebelum Pemilu ini ada eksodus," ujar purnawirawan jenderal bintang empat ini.

Dia mengatakan, berdasarkan data yang diperolehnya jumlahnya sekitar 70.000 yang keluar, sementara yang masuk 74 ribu orang. Ini artinya bahwa masyarakat Indonesia sangat antusias untuk memberikan hak suaranya dalam pencoblosan.

Wiranto pun mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir adanya isu kerusuhan karena menjelang pencoblosan aparat keamanan, yakni kepolisian dibantu TNI akan mengamankan masyarakat yang akan gunakan hak pilihnya di TPS. "Jadi, sekali lagi kita mengharapkan masyarakat tidak ragu-ragu untuk datang ke TPS pada waktunya untuk memberikan hak pilihnya," tutur Wiranto.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menambahkan, tidak ada perpindahan masyarakat Indonesia berlebihan keluar negeri menjelang pencoblosan. "Saat ini datanya normal semua. Jadi data yang masuk dan keluar dalam skala yang normal. bahkan datanya lebih banyak yang masuk mulai tagl 11-17 April 2019," kata dia.

Menurut dia, Polri dibantu TNI akan memberikan jaminan kepada masyarakat yang akan gunakan hak pilihnya pada Pemilu nanti.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GcZwBU
April 15, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GcZwBU
via IFTTT
Share:

In Picture: Berteduh di Bawah Jalan Layang, Pemotor Bikin Macet

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pengendara sepeda motor berteduh di bawah Jalan Layang Non Tol (JLNT) saat hujan di Jalan Prapanca Raya, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (15/4).

Tindakan berteduh di bawah jalan layang saat hujan tersebut mengganggu ketertiban berlalu lintas dan membuat kemacetan bagi pengendara lain.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UzW7ad
April 15, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UzW7ad
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Daop Madiun Jual 6.896 Tiket Kereta Lebaran Tambahan

Tiket KA tambahan itu dibuka guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun menjual sebanyak 6.896 tiket Kereta Api (KA) tambahan Lebaran tahun 2019 setiap harinya. Penjualan dimulai pada Sabtu (6/4) ini.

"Tiket KA tambahan itu dibuka guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat masa angkutan Lebaran 2019. Tiket itu dijual mulai 6 April dini hari," ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko kepada wartawan, Sabtu.

Menurut dia, ada 10 perjalanan KA tambahan Lebaran 2019 yang naik dan turun penumpang di wilayah Daop 7 Madiun. Yakni, KA Brantas Lebaran kapasitas 1.868 kursi, Gajayana Lebaran 900 kursi, Matarmaja Lebaran kapasitas 1.580 kursi, Pasundan Lebaran kapasitas 1.368 kursi, dan KA Sancaka Lebaran sebanyak 1.180 kursi.

"Masing-masing terdapat dua KA, sehingga jumlah KA tambahan lebaran yang melewati Daop Madiun ada 10 perjalanan KA," kata dia.

Ia menjelaskan, secara nasional, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjual tiket 50 perjalanan KA tambahan dengan total sebanyak 29.456 kursi KA tambahan per harinya mulai tanggal 6 April 2018 pukul 00.01 WIB. Jumlah tersebut meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 27.072 kursi KA tambahan.

Adapun penambahan dilakukan untuk KA-KA dengan berbagai rute yang menjadi favorit masyarakat. Di antaranya adalah dari keberangkatan Stasiun Pasar Senen dan Gambir menuju Tegal, Semarang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Malang, dan lainnya.

Untuk mendapatkan tiket KA tambahan itu, masyarakat dapat melakukan pemesanan tiketnya melalui aplikasi "KAI Access", website kai.id, dan berbagai channel penjualan tiket resmi KAI lainnya.

Ixfan menambahkan, bagi calon pengguna jasa KA, ada beberapa tips yang bisa digunakan saat melakukan pembelian tiket KA untuk mudik dan balik Lebaran 2019. Di antaranya, usahakan agar koneksi internet stabil selama proses pencarian tiket. Kemudian, cari rute dan tanggal alternatif.

"Jika tiket yang diinginkan habis, calon pemudik bisa cari rute alternatif. Misalnya, jika rute Jakarta menuju Solo habis, Anda bisa memesan jalur Jakarta–Bandung terlebih dahulu, lalu diteruskan dari Bandung menuju Solo yang relatif masih banyak," katanya.

Ixfan mengimbau masyarakat agar membeli tiket lebaran di channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar.

"Selama masa posko tersebut, seluruh pegawai KAI akan dimaksimalkan untuk membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun," kata Ixfan.

Masa Angkutan Lebaran 2019 PT KAI akan berlangsung selama 22 hari mulai tanggal 26 Mei sampai dengan16 Juni 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ui45oh
April 06, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ui45oh
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Survei Jelaskan Pengaruh Caleg Terhadap Raihan Suara Parpol

Ada lima parpol berpotensi lolos ambang batas parlemen lima persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil survei LSI Denny JA menyebutkan bahwa suara dan posisi partai politik di Pemilu 2019 sangat ditentukan kemampuan partai tersebut mengoptimalkan para calon anggota legislatifnya. Berdasarkan survei terbaru LSI Denny JA, lima parpol berpotensi lolos ambang batas parlemen 4 persen.

"Jika menghitung secara populasi nasional, pengaruh caleg terhadap suara dan posisi partai sebesar 15,6 persen. Artinya suara dan posisi parpol di Pemilu 2019 sangat ditentukan kemampuan partai tersebut mengoptimalkan pengaruh caleg terhadap partai," kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar di Jakarta, Jumat (5/4).

Dia mengatakan, posisi dan dukungan parpol tidak hanya ditentukan persepsi dan kesan parpol di mata pemilih, namun faktor caleg yang dicalonkan di setiap daerah pemilihan (dapil) memiliki kontribusi besar pada posisi parpol. Rully menjelaskan, berdasarkan survei LSI Denny JA, sebesar 60,3 persen responden menyatakan lebih mempertimbangkan memilih caleg yang dikenal.

"Dan hanya 26,6 persen publik yang menyatakan lebih mempertimbangkan memilih parpol, lalu 13,1 persen tidak menjawab," ujarnya.

Rully mengatakan, meskipun faktor caleg cukup penting dalam menopang posisi dan dukungan parpol, namun persoalannya tidak banyak caleg yang mampu menopang suara parpol. Karena menurut dia, hanya 25,8 persen menyatakan mengenal caleg yang akan dipilihnya dan 70,6 persen menyatakan tidak mengenal caleg yang akan dipilih.

Hasil survei LSI Denny JA menyebutkan lima partai politik berpotensi lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Lima partai itu adalah PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKB.

"Lima partai politik yang berpotensi lolos parlemen karena elektabilitasnya konsisten di atas 4 persen yaitu PDIP, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PKB," kata Rully .

Rully menjelaskan, berdasarkan survei LSI Denny JA, elektabilitas kelima parpol tersebut adalah PDIP 24,6 persen, Gerindra 13,4 persen, Golkar 11,8 persen, Partai Demokrat 5,9 persen, dan PKB 5,8 persen.

Sementara itu, lima parpol yang masuk partai papan tengah ialah Partai Nasdem 2,5 persen, PKS 3,9 persen, PPP 2,9 persen, Perindo 3,9 persen, dan PAN 3,1 persen. "Hanura, PBB, PKPI punya potensi lebih besar tidak lolos parlemen karena tidak pernah melewati angka elektabilitas 1 persen dalam survei LSI Denny JA sejak Agustus 2018," ujarnya.

Dalam survei itu, elektabilitas Hanura 0,9 persen, PBB 0,2 persen, PKPI 0,1 persen, Partai Garuda 0,1 persen, Partai Berkarya 0,7 persen, dan PSI 0,2 persen. Namun, dia menjelaskan, semua parpol masih punya potensi untuk menaikkan dukungan dan mengubah peringkat dalam Pemilu 2019.

"Variabel yang sangat menentukan tersebut adalah pengaruh langsung caleg terhadap pemilih sebesar 15,6 persen," katanya.

Survei LSI Denny JA itu dilakukan pada 18-26 Maret 2019 dengan menggunakan metode multistage random sampling yang melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi. Survei tersebut menggunakan metode wawancara tatap muka menggunakan kuesioner dengan margin of error +/- 2,8 persen.

Syarat celeg berhasil

Mantan Komisioner Komisi Pemiliha Umum (KPU) Hadar Gumay menilai, tingkat keterkenalan caleg di mata pemilih akan memengaruhi kualitas pemilihan umum (pemilu). Menurutnya, pemilu dengan sistem pemilihan proporsional yang daftar calonnya terbuka, memilih calon (orangnya) adalah karakter utamanya.

Karena itu, Hadar mengatakan dalam pemilu langsung, pemilih perlu mengetahui calon yang akan dipilih. "Pemilih harus mempunyai informasi cukup tentang calon, adalah syaratnya," katanya saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (3/3).

Hadar melanjutkan, caleg saat ini kurang dalam mengenalkan dirinya ke masyarakat. Padahal, pemilih perlu informasi tentang caleg. Ia menegaskan, calon sendiri perlu turun mengenalkan dirinya, termasuk kapasitas dan kualitas dirinya kepada masyarakat.

"Tidak cukup hanya poster atau spanduk dengan foto dan nomor urutnya," tegasnya.

Manajer Pemantauan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Alwan Ola Riantoby mengatakan, selama ini para caleg terkesan malas untuk berkampanye langsung ke masyarakat. Hal itu menyebabkan pendidikan politik tak berjalan baik.

Alwan mengatakan, salah satu faktor yang membuat caleg enggan berkampanye langsung adalah lebih ramainya kampanye pilpres ketimbang pileg. Karena itu, banyak caleg lebih memilih menyelipkan kampanyenya di sela kampanye calon presiden dan wakil presiden.

Selain itu, para caleg pejawat juga merasa sudah punya basis massa di  wilayah masing-masing. Dengan begitu, lanjut dia, mereka merasa tak perlu lagi berkampanye secara intens.

"Memang ada beberapa caleg baru intensitas kampanyenya tinggi. Tapi di wilayah tertentu yang dianggap tak bisa mendulang suara, dia tidak melakukan kampanye sama sekali. Hanya asal ada saja namanya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ONytRk
April 05, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ONytRk
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Di PBB Indonesia Sponsori Konsensus Global Perangi Terorisme

Indonesia menegaskan perlunya mendorong dialog global promosikan perdamaian.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno LP Marsudi menegaskan perlunya aksi bersama untuk mendorong dialog global yang mempromosikan toleransi dan perdamaian. Dalam pengesehan resolusi Sidang Majelis Umum (SMU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Retno mengatakan, tidak ada satu pun negara yang terbebas dari rasisme, intoleransi, dan kebencian.

"Sehingga sangat dibutuhkan dialog yang isunya mengedeoankan toleransi dan oerdamaian," ujar Menlu saat pengesahan SMU PBB untuk memerangi terorisme dan tindakan kekerasan yang dimotivasi oleh kebencian terhadap agama di New York dalam rilis pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (3/4).

Upaya tersebut, kata Retno termasuk memajukan dialog antar agama dan antar peradaban di dunia. Sebagai negara yang terdiri dari berbagai ras, suku etnis, dan agama, Indonesia pun menyampaikan kesiapan berbagi pengalaman menyoal kultur kebhinekaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

"Dalam hal ini pula, Indonesia merupakan salah satu dari co-sponsor resolusi yang dengan tegas menyikapi aksi terorisme di Christchurch, Selandia Baru pada tanggal 15 Maret 2019," katanya. Dengan demikian, Indonesia mengecam keras aksi terorisme yang menyebabkan 50 korban meninggal, termasuk satu orang warga negara Indonesia, serta puluhan korban cedera lainnya.

Sebelumnya, pada tanggal 15 Maret 2019, Indonesia bersama Kuwait telah mensponsori Press Statement DK PBB yang mengutuk kejadian keji tersebut. Dengan telah disahkannya Resolusi SMU PBB melalui konsensus, maka upaya Indonesia untuk menyikapi secara cepat dan tegas aksi terorisme di Christchurch telah berhasil mendapatkan dukungan lebih luas dari negara-negara di dunia.

Pada saat yang sama, Menlu Retno menggarisbawahi pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan dan memelihara budaya toleransi di kalangan masyarakat. "Untuk itu, saya  mengapresiasi kepada pimpinan dan masyarakat Selandia Baru yang cepat bereaksi dan menunjukkan solidaritasnya terhadap umat Muslim pasca aksi terorisme di Christchurch," tutup Retno.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ue8mJv
April 03, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ue8mJv
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Peta Dukungan Ormas Islam di Pilpres 2019 Menurut Survei LSI

Mayoritas pemilih NU mendukung Jokowi-Maruf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis survei elektabilitas pasangan calon presiden 2019 berdasarkan katagori ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Front Pembela Islam (FPI), PA 212. Hasilnya, mayoritas pemilih NU cenderung memilih Jokowi-Maruf Amin dengan persentase range sekitar 62,4-68,8 persen dibandingkan ke Prabowo-Sandiaga sebanyak 31,2-37,6 persen.

"Jika pemilih muslim dipilah lagi ke dalam asosiasi/kedekatan mereka terhadap organisasi keagamaan, maka Jokowi-Maruf masih unggul di pemilih yang merasa dekat dengan NU dan pemilih yang merasa tak jadi bagian dari organisasi manapun," ujar Peneliti Senior LSI Denny JA Ardian Sopa di Kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (2/4).

Ardian melanjutkan, sementara untuk pemilih muslim yang merasa bagian dari Muhammadiyah, PA 212, FPI dan ormas lainnya cenderung mengungguli Prabowo-Sandiaga. Di pemilih Muhammadiyah, rentang dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga sebesar 51,3-57,7 persen, sementara dukungan terhadap Jokowi-Maruf sebesar 42,3-48,7 persen.

"Untuk pemilih PA 212 yang basenya sekitar 0,6 persen, rentang dukungan kepada Prabowo-Sandiaga sekitar 80,1-86,5 persen. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf rentang dukungan 13,5-19,9 persen," kata Ardian.

Sebelumnya di segmen agama, Jokowi-Maruf masih unggul di pemilih muslim dalam range sekitar 55-61,4 persen. Sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga sebesar 38,6-45 persen.

"Di Islam sendiri lebih banyak Jokowi-Maruf dengan unggul 55-61,4 persen. Sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga 38,6-45 persen," ujar Ardian.

Menurutnya, elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam survei LSI Denny JA kali ini dalam bentuk range lantaran swing voters dibagi secara proporsional ke masing-masing calon.

Adapun, secara umum survei LSI Denny JA terbaru menunjukkan, elektabilitas pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Jokowi-Maruf Amin masih unggul dari kompetitornya pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi unggul dalam bentuk range sekitar 56,8-63,2 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat range sekitar 36,8-43,2 persen.

"Saat ini elektabilitas Jokowi-Maruf masih unggul telak selisih dua digit dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga," ujar Ardian.

Menurut Ardian, hasil tersebut dilakukan jika Pemilihan Presiden dilaksanakan pada rentang 17-26 Maret 2019, saat pengumpulan data survei dilakukan. Ardian mengatakan, tampilan elektabilitas masing-masing capres dibuat dalam bentuk range karena LSI memperhitungkan angka elektabilitas dengan margin of error dan asumsi golput terjadi secara proposional.

Survei LSI Denny JA dilakukan di 34 provinsi di Indonesia menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan kepada 1.200 responden melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error dari survei yang dilakukan selama rentang 18-26 Maret 2019 sekitar 2,8 persen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HR0EOJ
April 02, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HR0EOJ
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

In Picture: Cegah Rabies, Hewan Peliharaan Warga Divaksinasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petugas memberikan vaksin untuk hewan peliharaan milik warga di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasamala, Tebet, Jakarta, Kamis (21/3).

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Jakarta Selatan melakukan vaksinasi kepada hewan peliharaan milik warga untuk mencegah adanya hewan penular rabies (HPR) di wilayah DKI Jakarta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Yfjkgf
March 21, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Yfjkgf
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Bank Sampah Rumah Zakat di Undang Pelatihan ke Hiroshima

Rumah Zakat mendapat kesempatan ikut pelatihan pengolahan sampah di Hiroshima.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Perpustakaan Bank Sampah binaan Rumah Zakat di Desa Berdaya Pamoyanan, Bogor, medapatkan berbagai apresiasi. Salah satunya mendapatkan undangan pelatihan ke Hiroshima, Jepang.

Setelah meraih Juara II Lomba Pelopor Pengelolaan Sampah tahun 2016 dari pemerintah Bogor, Elan Jaelani selaku Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan pengelolaan sampah di Hiroshima.

“Eksistensi Perpustakaan Bank Sampah kami cukup baik dan diapresiasi oleh Pemerintah Kota Bogor. Alhamdulillah saya bersama 12 perwakilan lainnya mendapatkan undangan dari lembaga sosial di Jepang yang bekerja sama dengan Kota Bogor untuk mengikuti pelatihan pengelolaan sampah di Hiroshima,” ujar Elan, Rabu (13/3), seperti dalam siaran persnya.

Elan menambahkan, program bank sampah ini juga merupakan salah satu cara untuk mendidik anak-anak agar peduli terhadap lingkungan. Sebelum mereka membaca buku, Elan memberikan tugas kepada anak-anak untuk mengambil sampah anorganik yang nantinya akan ditimbang dan ditabung di bank perpustakaan sampah.

“Awalnya saya hanya mengajak anak sendiri untuk rajin membaca. Waktu itu anak saya mengajak teman-temannya ke rumah untuk bermain sambil membaca. Karena semakin banyak anak yang datang ke rumah untuk membaca buku, akhirnya saya menyimpan semua buku di halaman rumah, jadi siapapun boleh membaca,” jelas Elan.

Keberhasilan Perpustakaan Bank Sampah Desa Pamoyanan yang terletak di  Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan tersebut, menarik media massa untuk menyebarluaskannya. Dengan adanya berbagai program pendidikan dan lingkungan di Desa Berdaya Pamoyanan memberikan dampak positif bagi anak-anak.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TJKw79
March 13, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TJKw79
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 12, 2019

Malaysia Terapkan Tahfiz Alquran untuk Tes Perguruan Tinggi

Mata pelajaran ini bertujuan mendekatkan calon mahasiswa dengan Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, SERI KEMBANGAN – Dewan Ujian Malaysia (MEC) akan mengenalkan mata pelajaran tahfiz Alquran untuk ujian sijil tinggi persekolahan Malaysia (STPM) mulai tahun ini. STPM adalah ujian pra-universitas yang diambil siswa di Malaysia, yang sebelumnya dikenal sebagai sertifikat sekolah tinggi (HSC).

Ketua Komite Silabus Ujian Tahfiz Alquran STPM, Prof Zulkifli Mohd Yusoff, mengatakan pengenalan mata pelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan pendaftaran siswa ke universitas negeri. 

Di samping itu, kata dia, program ini juga bertujuan untuk membiasakan mata pelajaran yang berkaitan dengan Alquran kepada siswa dan masyarakat.

"Ujian pertama untuk semester pertama akan diadakan pada November tahun ini dan area subyek akan mencakup enam topik, seperti keterampilan pengucapan Alquran dan 10 pembacaan qiraat yang berbeda," katanya kepada wartawan pada pengumuman hasil STPM 2018 di Seri Kembangan, Selangor, Malayia, seperti dilansir dari Bernama, Selasa (12/3).  

Dia mengatakan, tujuan mengenalkan mata pelajaran tahfiz Alquran juga untuk mempersiapkan calon sijil pelajaran Malaysia (SPM) yang telah melalui kurikulum tahfiz terpadu untuk menempuh pendidikan lebih lanjut di tingkat STPM.

Menteri Pendidikan Malaysia, Dr Maszlee Malik, mengatakan kementerian berharap sekolah tahfiz swasta juga akan memberikan siswa mereka kesempatan untuk mendaftar untuk mata pelajaran ujian STPM tahun ini.  

"Pengenalan subjek Tahfiz Alquran menunjukkan komitmen pemerintah untuk pengembangan Islam di negara ini," kata Malik. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HerEHz
March 12, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HerEHz
via IFTTT
Share:

Friday, February 22, 2019

Majalah 'al-Manar' dan Diseminasi Modernisme Islam (2)

Al-Manar yang terbit di Indonesia digagas Sumatra Thawalib

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengaruh majalah Al-Manar meluas pada level Dunia Islam. Di Indonesia, misalnya, dalam permulaan abad ke-20 juga terbit majalah bernama sama.

Al-Manar dari Nusantara ini diterbitkan Jam’iyah Sumatra Thawalib di Padang Panjang, Sumatra Barat. Tentunya, Al-Manar terbitan Mesir (yang diasuh Rasyid Ridha) juga sampai bersirkulasi di Sumatra dan Jawa. Terima kasih kepada para lulusan Haramain asal Nusantara, khususnya Minangkabau, yang pulang dari rantau.

Susunan redaksi majalah Al-Manar yang produksi Padang Panjang itu dipimpin Zainuddin Labay El-Yunusy. Dia merupakan tokoh penting yang menggerakkan modernisme Islam di Sumatra Barat.

Majalah itu sendiri terbit perdana pada 16 April 1919. Sebagaimana yang terbitan Mesir, Al-Manar ini bertujuan menyebarkan gagasan-gagasan pembaruan dalam bidang agama. Redaksi juga memperkenalkan kepada para pembaca akan paham-paham yang bersifat ukhuwah, semisal nasionalisme dan semangat kebangsaan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IsbZ97
February 22, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IsbZ97
via IFTTT
Share:

Polisi Tetapkan Dua Tersangka di Kasus Ledakan Taman Anggrek

Tersangka dinilai lalai dalam proses pengerjaan di food court Mal Taman Anggrek.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polres Metro Jakarta Barat telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ledakan gas yang terjadi di gerai makanan (food court) Mal Taman Anggrek pada Rabu (20/2). Tersangka adalah karyawan pusat perbelanjaan tersebut.

"Tadi malam telah dilaksanakan gelar perkara dan berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada, kami menetapkan dua orang tersangka, yaitu atas nama KA dan FA," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi kepada media, Jumat (22/2). Kedua tersangka berinisial KA (penyelia teknik) dan FA (teknisi) adalah karyawan Mal Taman Anggrek.

Dijelaskannya bahwa pada Rabu ada pekerjaan pemindahan gerai food court dari lantai 4 ke lantai 2. Batas waktu pengerjaan selama satu hari dan food court baru di lantai dua ditargetkan selesai pada Kamis (21/2).

"Pemindahan itu harus mencopot meteran gas. Sebelumnya mereka ini sudah pernah melakukan pengerjaan serupa," ujarnya.

Namun dalam proses pelepasan meteran gas kali ini ternyata ada prosedur yang tidak dilaksanakan oleh kedua pegawai tersebut. Kepala teknisi padahal sudah memerintahkan untuk melaksanakan pencopotan meteran dengan sesuai prosedur standar operasional (SOP).

Setelah pipa dicopot, valve (katup) harus ditutup dan meteran gas diganti dengan dop. Kemudian dop itu harus juga ditutup oleh flange sehingga gas tidak keluar.

"Pada hari itu ada tiga (meteran) yang dicopot tapi dop yang tersedia hanya dua sehingga dua orang ini, spekulasi ini tidak perlu ditutup. (Meteran) Dicopot 08.00 WIB kemudian setelah dicopot, meteran satu dan dua ditutup dengan dop, sedangkan yang ketiga hanya ditutup oleh valve dengan alasan dop sedang dibuat," ungkapnya.

Pelanggaran SOP itu berujung peristiwa ledakan yang menyebabkan tujuh orang terluka. Sebanyak empat orang masih harus menjalani perawatan di RS Royal Taruma. Dari empat korban yang dirawat, tiga harus dirawat intensif karena luka bakar yang mengenai saluran pernapasan yang dikhawatirkan akan membuat korban sesak napas.

Karena perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 188 KUHP dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran dan melukai orang lain dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tawyen
February 22, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tawyen
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Indonesia to suffer 24,398 mmscfd gas deficit in 2050

State oil/gas enterprises are encouraged to find energy sources outside Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia is projected to suffer 3.82 million barrels per day (bpd) of oil deficit and 24,398 million standard cubic feet per day (mmscfd) of gas deficit in 2050, Pertamina EP Director Nanang Abdul Manaf stated. Based on the balance of primary energy sources, the country will witness an oil deficit of 1.39 million bpd and a gas deficit of 2.837 mmscfd in 2025, he remarked here on Tuesday.

Manaf noted that several steps to be taken to increase production and offset deficit in 2025 and 2050 include incentives for exploration activities as a precautionary measure against long-term issues, including accelerating POD/POFD, secondary and tertiary recovery project (EOR), and exploring the upside potential of a mature field.

"In addition, we need to encourage state oil and gas enterprises or national energy companies to find energy sources outside Indonesia," he remarked at an energy seminar.

The seminar also featured Chief of the Upstream Oil and Gas Regulatory Special Task Force (SKK Migas) Dwi Soetjipto, Pertamina Upstream Director Dharmawan Samsu, and President Director of PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Hilmi Panigoro.

During the panel discussion, participants agreed that oil energy will continue to play a huge role until 2050 due to its increasing consumption.

Soetjipto remarked that Indonesia has 128 basins of which only 54 have been explored and exploited. From the 54 exploited basins, Indonesia holds proven oil reserves of 3.2 billion barrels.

"If there is a giant discovery, the reserves will hopefully increase," he added.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IpjPAk
February 20, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IpjPAk
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Diterpa Isu Konsultan Politik Rusia, BPN: Itu Salah Besar

Isu konsultan Rusia bermula dari video Prabowo menyalami pejabat Kedubes Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Luar Negeri Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Irawan Ronodipuro, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menggunakan konsultan asing dalam menghadapi pilpres 2019. Ia menyebut pernyataan capres pejawat Joko Widodo (Jokowi) mengenai hal ini adalah sebuah kesalahan besar.

"Saya sebagai Direktur luar negeri BPN tahu betul bahwa kita tidak ada sama sekali konsultan asing," ujar Irawan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (5/2).

Menurut Irawan, BPN beranggotakan banyak anak bangsa yang memang mendapatkan pendidikan di luar negeri. Akan tetapi, tak ada konsultan politik asing di antaranya.

Irawan menjelaskan, isu ini muncul pertama kali menyusul beredarnya potongan video seorang pejabat dari Kedutaan Besar Rusia menyalami Prabowo sebelum capres nomor urut 02 tersebut menyampaikan pidato 'Indonesia Menang' di JCC, Jakarta 14 Januari lalu. Irawan mengakui, pihaknya memang mengundang sejumlah pejabat tinggi dari kedutaan besar negara sehabat dan ada 13 perwakilan yang datang.

"Jadi siapa yang memberikan masukan kepada presiden?  Itu salah besar," ujarnya.

Menurut Irawan, isu ini telah memprovokasi dan mengganggu suasana demokrasi yang diharapkan terus berlangsung damai hingga pemilu berakhir. Ia menyesalkan tuduhan tersebut, apalagi tudingan datang dari Presiden.

"Hubungan  diplomasi yang kami lakukan adalah hal biasa saja, yang juga dilakukan banyak partai politik, apalagi sekarang Pak Prabowo adalah calon presiden," katanya.

Irawan berpendapat para perwakilan negara asing tentu ingin mengetahui program-program calon presiden. Apalagi, Rusia itu adalah negara sahabat.

"Sayang sekali kalau pihak Jokowi menyerang seperti itu," kata Irawan.

Irawan pun meminta kepada kubu Jokowi agar fokus meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat di sisa masa jabatannya. "Di sini, kami difitnah. Sementara di sana justru mereka lebih banyak mendatangkan tenaga kerja asing. Memangnya Indonesia kurang tenaga kerja?" kata Irawan.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menekankan capres pejawat Joko Widodo tidak menuding Negara Rusia mencampuri Pilpres Indonesia. Hal ini terkait pernyataan soal propaganda ala Rusia. 

"Pernyataan itu konteksnya bukan antarnegara," ujar Airlangga setelah melakukan silaturahmi dengan DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Jakarta, Senin (4/2) malam. 

Airlangga mengatakan suatu negara memang tidak boleh ikut mencampuri proses politik dalam negeri negara lain. Menurut Menteri Perindustrian itu, pernyataan Jokowi soal propaganda ala Rusia berkaitan dengan cara penyebaran kebohongan dan fitnah yang ditujukan kepada Jokowi secara masif, yang identik dengan cara konsultan politik Rusia. 

Sebelumnya, capres pejawat Joko Widodo mengatakan pihak yang selama ini menudingnya sebagai antek asing menggunakan konsultan politik asing untuk menebarkan fitnah. Menurut Jokowi, mereka menggunakan propaganda ala Rusia dengan cara menyebarkan kebohongan dan fitnah terus menerus. Jokowi mengingatkan bahwa cara-cara semacam itu akan memecah belah masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ULgf4Z
February 05, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ULgf4Z
via IFTTT
Share:

Friday, February 1, 2019

Menjelaskan Soal Menstruasi dengan Nyaman pada Anak

Berbicaralah senormal mungkin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Membicarakan tentang menstruasi secara terbuka kepada anak masih dianggap tabu oleh sebagian orang tua. Tidak sedikit orang tua yang menghindari obrolan tentang hal itu ketika ditanyai oleh anaknya.

Sebagian ada yang menjelaskan dengan terang-terangan, namun ada pula yang mengaku tidak nyaman. Menurut para ahli, menghindari topik pembicaraan tentang menstruasi bukanlah solusi yang tepat.

Orang tua tidak perlu khawatir pembicaraan ini akan berakhir buruk atau membuat anak trauma. Berbicaralah senormal mungkin. Disiarkan Femina In, berikut beberapa tips membicarakan menstruasi yang nyaman bersama anak.

Mulai disaat yang tepat

Tidak ada aturan yang baku kapan orangtua harus memulai obrolan ini. Namun, menurut para ahli, waktu yang paling tepat untuk melakukannya yaitu ketika anak menceritakan pengalaman menstruasi yang dialami temannya di sekolah.

Terbuka terhadap pertanyaan

Jangan membuat anak putus asa karena Anda sebagai orang tua mengabaikan pertanyaannya tentang menstruasi. Orang tua juga tidak dianjurkan mengalihkan pertanyaan anak dengan hal lainnya.

Bahkan ketika ada iklan tentang pembalut di TV, orang tua tidak perlu buru-buru menukar salurannya. Pertanyaan anak yang spesifik akan membantu Anda menjawab pertanyaannya dengan jelas.

Tidak perlu menutup-nutupi

Jika anak sudah ada keinginan untuk mencari tahu, orang tua harus memberikan informasi secara terbuka apa adanya. Gunakan terminologi yang tepat agar anak bisa menerima informasi yang disampaikan. Orang tua juga bisa mengajak anak mempelajarinya melalui buku pelajaran biologi atau video.

Bicarakan dengan ahlinya

Jika Anda masih tidak memiliki ide atau cara bagaimana memulainya, berkonsultasilah pada guru atau pembimbing di sekolah. Poin utamanya adalah orang tua harus merasa nyaman untuk memulai obrolan yang normal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GfsySP
February 01, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GfsySP
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Kevin/Marcus Pun Lolos ke Final Malaysia Masters

Indonesia mengirimkan dua wakilnya ke babak final Malaysia Masters 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu memastikan satu tempat di final Malaysia Masters 2019, ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, ikut lolos ke partai puncak. Dengan begitu, Indonesia mengirimkan wakil keduanya ke babak final Malaysia Masters 2019.

Kevin/Marcus memastikan tiket final setelah mengalahkan wakil tuan rumah Goh V Shem/Tan Wee Kiong dengan skor 21-18 dan 24-22. Dari gim pertama dimainkan, Kevin/Marcus kerap tertinggal dari lawan. Namun Kevin/Marcus berhasil menikung angka untuk merebut kemenangannya.

Gim kedua berlangsung tak jauh berbeda dari sebelumnya. Kevin/Marcus terus tertinggal hingga 14-17. Kondisi membaik ketika ganda putra nomor satu dunia itu berhasil merebut match point dengan 20-17. Sayang tak langsung menang, laga justru berubah ketat lagi ketika Kevin/Marcus tersusul 20-20. Kevin/Marcus beberapa kali melakukan kesalahan sendiri sehingga harus terlibat setting point sebelum akhirnya menang 24-22.

“Lawan kami hari ini bermain bagus. Sementara saya tadi melakukan banyak kesalahan di akhir gim kedua. Beruntung kami bisa mengatasinya dan menang di gim kedua,” kata Marcus dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (19/1). “Tentu kami senang bisa lolos ke final. Tapi ini masih belum selesai. Kami masih punya satu pertandingan buat besok. Kami berharap bisa menjadi juara di sini.”

Selanjutnya di babak final, Kevin/Marcus masih menunggu lawan antara dua wakil tuan rumah, Aaron Chia/Sho Wooi Yik dan Ong Yes Sin/Teo Ee Yi. “Untuk besok kami harus bermain lebih baik dari hari ini dan lebih fokus lagi,” jelas Kevin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HnXYsu
January 19, 2019 at 04:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HnXYsu
via IFTTT
Share: