Showing posts with label 2018 at 08:04PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:04PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Panggil Menteri, Jokowi Minta Harga Beras Distabilkan

Jokowi memanggil para menteri untuk mengevaluasi masalah kenaikan harga beras

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri ke Istana Presiden pada Kamis (27/12) untuk membahas masalah kenaikan harga beras. Sejumlah menteri yang tampak hadir yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Dirut Bulog Budi Waseso.

"Ya bicara soal beras, gitu-gitu. Jadi nggak ada yang khusus. Pengecekan saja, bapaknya mengecek. 'Gimana sih, beras sekarang, kok saya dengarnya naik?' 'Enggak ah, ada memang dikit, tapi ya gitu-gitu'," kata Darmin di Kompleks Istana Presiden, Jakarta.

Menurut Darmin, Jokowi memanggil para menteri untuk mengevaluasi masalah yang terjadi. Meskipun Darmin mengakui terjadi kenaikan harga beras dalam tiga pekan terakhir ini, namun kenaikan masih dianggap wajar.

"Ada kenaikan sedikit beras, pada bulan Desember, tiga minggu terakhir. Tapi kalau dihitung-hitung ya dari Rp 11 ribu, Rp 10 ribu. Jadi nggak banyak," tambah dia.

Untuk mengatasi masalah kenaikan harga beras ini, Presiden memerintahkan agar dilakukan operasi pasar yang lebih besar di berbagai daerah. Darmin mengatakan, operasi pasar dilakukan salah satunya di Jakarta. Pada Desember ini, operasi pasar yang dilakukan Bulog sebanyak 64 ribu ton dalam sebulan.

"Bulog itu operasi pasarnya sehari, bulan Desember ini kira-kira 64 ribu ton. Sebulan sorry. Itu berarti, sehari 2 ribu berapa ton sehari. Dan itu sebagian di Jakarta, tapi sebagian juga di daerah-daerah," ujar dia.

Jokowi pun kembali menekankan, agar kenaikan harga beras yang terjadi akhir-akhir ini dapat segera diturunkan kembali. "Presiden minta yang naik satu-dua bulan ini turunkan lagi supaya balik," ucap Darmin.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyampaikan, operasi pasar akan dilakukan mulai Januari 2019 nanti. Operasi pasar ini dinilai diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan harga sebelum panen raya. Panen raya sendiri diprediksi akan terjadi pada April, Mei, dan Juni.

"Nah sebelum itu kita mengantisipasi supaya tidak ada lonjakan harga. Maka kita operasi pasar selama 3 bulan yang masif. Tadi Presiden gitu. Supaya tidak ada lonjakan harga," jelas Buwas.

Hingga saat ini Bulog memiliki stok beras sekitar 2,2 juta ribu ton. Angka itu dinilainya cukup untuk operasi pasar. "Kita berharap 4 bulan ini bisa terserap habis. Syukur-syukur bisa 1,5 juta terserap. Kalau terserap, bulan Mei, Juni, kita panen raya. Saya harus menyerap sebanyak mungkin dari petani," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AhK9pw
December 27, 2018 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AhK9pw
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Persija Juara, Teco Pelatih Terbaik Liga 1

Gelandang Persija Rohit Chand juga menjadi pemain terbaik Liga 1 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Persija Jakarta menutup Liga 1 2018 sebagai juara. Bukan cuma itu, tim Macan Kemayoran, juga mendominasi dua dari tiga gelar lain sepanjang kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air tersebut.

Selain membawa predikat juara, Persija juga mengantarkan Stefano Cugurra Teco dan Rohit Chand sebagai pelatih dan pemain terbaik Liga 1 musim ini. Gelar juara Persija musim ini, setelah berhasil menang 2-1 atas Mitra Kukar FC pada laga ke-34, pekan final Liga 1, di stadion GBK Jakarta, Ahad (9/12).

Kemenangan tersebut, membuat Persija bertahan di puncak klasemen akhir Liga 1 dengan torehan total 62 angka. Macan Kemayoran, unggul dua angka dari tim penghuni tangga kedua, PSM Makassar.

Gelar juara Liga 1 musim ini, mengakhiri mimpi juara Macan Kemayoran. Selama 17 tahun, Persija gagal meraih podium tertinggi kompetisi sepak bola di Tanah Air. Persija terakhir kali juara, pada kompetisi Liga Indonesia 2001. Juara Liga 1 musim ini, pun melengkapi gelar juara kejuaraan pramusim 2018, yakni Piala Presiden 2018.

Usai perayaan gelar juara di GBK Jakarta, operator kompetisi sepak bola nasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), juga menyematkan Teco sebagai pelatih terbaik di Liga 1 2018. Pelatih muda asal Brasil tersebut, menyingkirkan dua rivalnya, yakni Robert Rene Alberts dari PSM, dan Mario Gomez dari Persib Bandung.

Perlu dicatat prestasi Teco kali ini. Sebab, keberhasilannya membawa Persija juara, merupakan titel pertama miliknya sejak berkarier sebagai pelatih.

Sedangkan gelar pemain terbaik, didapuk kepada Rohit Chand. Gelandang asal Nepal ini dinilai sebagai pemain paling berpengaruh bagi timnya sepanjang Liga 1.

Gelandang 26 tahun tersebut, mengalahkan dua pesaingnya sesama kandidat pemain terbaik dari dua tim berbeda. Yakni striker Persebaya Surabaya David da Silva, dan gelandang serang dari PSM Wlljan Pluim.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uo2TMB
December 09, 2018 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Uo2TMB
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Esma Saida, Balita Yaman yang Terselamatkan dari Gizi Buruk

Perang saudara di Yaman menyebabkan lebih dari 20 juta orang menghadapi kelaparan.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, ADEN – Esma Saida seorang balita berusia lima bulan merupakan anak dari Rachida Taleb mengalami kekurangan gizi yang sangat buruk. Dilansir dari CBS News, kondisi Esma kian membaik setelah menjalani proses perawatan.

Esma telah berada di rumah sakit al-Sadaqa di kota pelabuhan Yaman, Aden selama hampir satu pekan. Di sana dia makan dengan formula kaya vitamin dan kalori. 

Hal itu dapat menambah berat badannya secara bertahap. Bahkan, menurut keterangan CBS News Esma sekarang memiliki kekuatan yang cukup dalam kepalan kecilnya untuk memegang jari CBS News.

Taleb mengatakan dia dan keluarganya tinggal di Taiz, sebuah kota kecil yang dikepung ketika perang saudara di Yaman selama tiga tahun. 

Suaminya bergabung dengan milisi lokal dan terbunuh. Taleb ditinggalkan sendirian dengan bayinya dan tidak memiliki penghasilan.

Esma lahir prematur dan tidak disusui. Taleb memiliki formula yang begitu sedikit sehingga dia terus membuatnya semakin encer dan membawa Esma dalam masalah.

Taleb dan Esma berhasil lolos dari pertempuran di Taiz dan mencapai Aden.

Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan pada Jumat (7/12) bahwa krisis kemanusiaan terburuk di dunia semakin memburuk. 

Perang saudara di Yaman telah menyebabkan lebih dari 20 juta orang di Yaman menghadapi kelaparan.

"Kami merasa ngeri bahwa 85 ribu anak di Yaman mungkin telah mati karena kelaparan ekstrem sejak perang dimulai," kata Direktur Save the Children di Yaman, Tamer Kirolos, Jum'at (8/12) seperti dilansir dari CBS News.

Selain itu, Tamer juga mengatakan banyak anak yang terbunuh oleh bom dan peluru. Sementara menurutnya, kelaparan yang terjadi semestinya dapat dicegah.

Senada dengan itu, Dana Darurat Anak Internasional PBB memberikan gambaran yang sama suramnya tentang krisis kemanusiaan di Yaman.

"Saat ini di Yaman, ada 400 ribu anak di bawah usia lima tahun yang sangat kekurangan gizi. Mereka bisa meninggal setiap hari," kata Juliette Touma, Kepala Komunikasi untuk UNICEF di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Sebelumnya, perwakilan dari pihak-pihak yang berperang di Yaman berkumpul hari Kamis (6/12) di sebuah kastil di kota Swedia, Rimbo, sebelah utara Stockholm, untuk pembicaraan damai yang didukung PBB dan ditujukan untuk menghentikan perang.

Kedua pemerintah yang diakui internasional, yang didukung oleh koalisi yang disponsori dan dipimpin Saudi, dan gerilyawan Houthi yang selaras dengan Iran mengatakan mereka berjuang untuk perdamaian.

Pejabat mengaku telah berusaha untuk memunculkan harapan, tetapi mereka berharap setidaknya langkah-langkah kecil tersebut akan membantu meringankan krisis kemanusiaan Yaman yang kian memburuk.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rt4Ry2
December 08, 2018 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rt4Ry2
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

In Picture: Peringati Hari Bakti PU, Menteri PUPR Ziarah ke TMP Cikutra

Tujuh pegawai PU gugur saat mempertahankan Gedung Sate pada 3 Desember 1945.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memimpin upacara Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, dalam rangka Peringatan Hari Bakti PU ke-73, Senin (3/12).

Kegiatan tersebut bertepatan dengan peristiwa bersejarah gugurnya tujuh pegawai PU atau Sapta Taruna saat mempertahankan Gedung Sate pada 3 Desember 1945. Basuki berharap Kementerian PUPR bisa memberikan sumbangsih yang terbaik bagi pemerataan pembangunan ke seluruh penjuru negeri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G5w6Jc
December 03, 2018 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G5w6Jc
via IFTTT
Share:

Rupiah rises on relaxation of trade war

Rupiah gains 35 points against US dollar on Monday.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Indonesian currency rupiah rose in value in inter bank transaction on Monday afternoon. Rupiah gained 35 points to close at the level of 14,246 per U.S. dollar from 14,281 earlier.

Financial market observer from Bank Woori Saudara Indonesia Rully Nova said here on Monday, the relaxation of trade war between the two world's economic giants the United States and China was one of the main factors triggering the rupiah appreciation.

On the sidelines of the G20 summit meeting in Argentina U.S. President Donald Trump and Chinese President Xi Jinping met and agreed to relax trade war, Rully Nova said.

"The result was an armistice with the United States stopping plan to impose high tariff on Chinese goods and China agreeing to imports more U.S. goods to redress the bilateral trade and reduce deficit suffered by the United States," he said.

The marker reacted positively to the relaxation in tension between the world's largest economies and investors returned to the market buying risk assets in emerging market, he added. The Central Bureau of Statistics (BPS) recorded inflation was only 0.27 percent in November bringing the inflation in the January-November 2018 to 2.49 percent with year-on-year inflation at 3.23 in November. 2018.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rkETwh
December 03, 2018 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rkETwh
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

DPD Nilai BPJS Kesehatan Perlu Dievaluasi

Masih ditemukan banyak masalah meski BPJS Kesehatan sudah dilaksanakan 5 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDA ACEH -- Ketua Komite III DPD-RI Dedi Iskandar Batubara menilai kinerja BPJS Kesehatan perlu dievaluasi. Menurut dia, masih ditemukan banyak persialan meski Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sudah berjalan hampir lima tahun.

Beberapa persoalan terkait besaran iuran dengan manfaat, ketersediaan layanan dan tenaga kesehatan, serta efektivitas kinerja BPJS Kesehatan perlu segera dievaluasi dan diperbaiki.

“Kondisi ini mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas layanan kesehatan, masyarakat peserta BPJS Kesehatan menjadi korban, layanan kesehatan yang diterima menjadi terbatas, antrian yang panjang untuk memperoleh layanan rawat jalan, rawat inap maupun tindakan medis, sistem rujukan menjadi rumit dan hak untuk memperoleh obat pun menjadi berkurang," kata dia dalam acara rapat kunjungan kerja antara delegasi Komite III DPD-RI dengan Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Selasa (27/11).

Komite III DPD-RI berharap agar persoalan yang dihadapi BPJS Kesehatan dapat segera diatasi. Menurut dia, peran serta pemerintah daerah dan semua stakeholder dapat ditingkatkan dalam mendukung program JKN yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aceh, Dermawan, mengungkapkan sejak  2010, pemerintah daerah Aceh sudah memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi rakyatnya. Program itu bernama program Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh. Dan dimulai tahun 2014, mengikuti program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

“Pemprov Aceh menganggarkan dana setengah triliun untuk program jaminan kesehatan. Peningkatan infrastruktur Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lainnya ditingkatkan dan menjadi program prioritas,” kata Dermawan.

Pada kesempatan tersebut, Senator dari Aceh, Rafli Kande menyatakan diperlukan sistem pelayanan kesehatan yang optimal, sinergi dan terintegrasi, sehingga proses evaluasi menjadi sebuah hal yang penting dilakukan agar masyarakat dapat mengapresiasi program JKN.

Wakil Ketua Komite III DPD RI, Abdul Aziz menyatakan pelayanan kesehatan merupakan prioritas utama. Diperlukan kerja keras untuk mengatasi berbagai persoalan, baik di hulu terkait perencanaan, maupun persoalan ketidaksesuaian soal tarif yang menjadi biang masalah.

“Pemerintah jangan sampai mengambil kebijakan yang tidak realistis. Untuk mengatasi permasalahan dana dan pelayanan BPJS Kesehatan, diperlukan perencanaan yang realistis,” kata Abdul Aziz.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r71xIw
November 27, 2018 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2r71xIw
via IFTTT
Share: