Showing posts with label 2019 at 07:07PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:07PM. Show all posts

Sunday, May 26, 2019

Menhub Masih Temukan Bus tak Laik Jalan di Kampung Rambutan

Sudah 70 persen bus melakukan rampcheck.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi hari ini meninjau kesiapan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Dalam tinjauanya, Budi masih menemukan bus yang masih tidak laik jalan untuk mengangkut pemudik setelah dilakukan rampcheck.

"Secara kebetulan tadi saya melakukan rampcheck ada satu bus Primajasa tidak memenuhi syarat tertentu, oleh karenanya kita tidak bisa mengizinkan bus tersebut untuk melakukan perjalanan,” kata Budi di Terminal Kampung Rambutan, Ahad (26/5).

Budi menegaskan, menjelang musim mudik sebentar lagi, pemerintah akan meningkatkan pelayanan dari terminal. Untuk itu, Budi menegaskan semua pihak terkait disiplin melakukan rampcheck untuk keselamatan penumpang selama perjalanan mudik.

Dia mengakui selama ini sosialisasi rampcheck sudah disosialisasikan di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Lampung. "Tidak hanya dilakukan di Jakarta namun di semua tempat lakukan. Sehingga jangan sampai ada bus-bus yang tidak lengkap karena rampcheck merupakan kualifikasi boleh tidaknya bus digunakan," ungkap Budi.

Meskipun begitu, Budi menegaskan secara keseluruhan sudah sebanyak 70 persen bus melakukan rampcheck dan terisisa 30 persen lagi untuk diperiksa kelaikannya. Untuk itu, Budi memastikan Kemenhub akan melakukan rampcheck secara random dan masing-masing operator itu harus melakukannya sendiri juga.

"Nanti kita lihat secara random, jika kita temui ada bus yang tidak laik di tiga titik, kita secara tertulis akan menegur,” tutur Budi.

Terlebih, Budi menuturkan pada musim mudik ini sebanyak 150 ribu kendaraan diprediksi akan menuju Jawa Tengah. Lalu puncak mudik diprediksi akan terjadi pada 31 Mei 2019 dan sehari sebelumnya pemudik mulai banyak melakukan perjalanan menuju ke kampung halaman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30NVjhB
May 26, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30NVjhB
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Duh, Banyak Motor Melintas di Atas Trotoar Jl RS Fatmawati

Sejumlah sepeda motor sengaja melintas di atas trotoar Jl RS Fatmawati Jaksel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah sepeda motor melintas di atas trotoar di Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (21/5). Kondisi jalan yang macet dikawasan jalan Raya Fatmawati membuat para pengendara nekat melintas diatas trotoar jalan.

Hal ini dilakukan untuk mempersingkat waktu di Jalan. Namun hal ini merupakan pelanggaran lalu lintas. Trotoar yang seharusnya digunakan pejalan kaki justru malah di serobot oleh pengendara motor.

Hal ini sangat menganggu bagi para pejalan kaki. Beberapa pejalan kaki bahkan  sampai harus ada yang menghindar karena ada motor yang melintas. Kondisi ini nampaknya memang sudah sering terjadi di kawasan ini. Sehingga mungkin tak ada yang menegur mereka yang melintas diatas trotoar.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi, Jakarta

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hue01Y
May 21, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hue01Y
via IFTTT
Share:

Sistem Ganjil-Genap akan Diberlakukan di Pelabuhan Merak

Pelabuhan Merak

Foto: Republika TV/Fakhtar Khairon Lubis
EMBED
Sistem ganjil-genap akan diberlakukan di Pelabuhan Merak-Bakauheni.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi mengatakan sistem ganjil-genap akan diberlakukan di Pelabuhan Merak-Bakauheni.

Budi menjelaskan sistem tersebut akan diberlakukan kepada pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat.

Namun, untuk penyeberangan pagi hingga siang hari, sistem ganjil-genap tak akan diberlakukan.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Havid Al Vizki     Video Editor | Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YGtR3m
May 21, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YGtR3m
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

JK Ingatkan Pentingnya Kerja Sama Internasional soal Bencana

JK menyampaikan pesan soal bencana itu di forum internasional di Jenewa, Swiss.

REPUBLIKA.CO.ID, Laporan Fauziah Mursid/Wartawan Republika.co.id dari Jenewa, Swiss

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan kembali pentingnya kerjasama internasional untuk pengurangan risiko kebencanaan. Hal itu disampaikan JK saat menghadiri forum internasional pengurangan risiko kebencanaan di PBB, Global Platform on Disaster Risk Reduction (UNDRR) di Jenewa, Swiss, Kamis (16/5).

JK menilai, tidak bisa suatu bangsa mengabaikan pentingnya kerjasama internasional. Karenanya, di forum yang bertujuan untuk mengkaji ulang penerapan pengurangan risiko bencana, JK menyinggung penguatan implementasi Kerangka Sendai pengurangan risiko bencana.

"Marilah kita menegaskan kembali komitmen bersama kita dalam pemajuan kerja sama internasional, khususnya untuk memastikan implementasi 6 target prioritas Kerangka Sendai lainnya," di International Conference Center Geneva (CICG), Jenewa, Swiss, Kamis (16/5).

Menurut JK, kerjasama multilateral memainkan peranan penting dalam upaya bersama dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana. Karenanya itu, JK memastikan kesiapan dan komitmen Indonesia untuk ikut mendukung perwujudan kerjasama internasional dalam pengurangan risiko bencana.

JK menerangkan, Indonesia bersedia untuk menjajaki kemungkinan kerjasama di berbagai bidang dengan negara-negara lain.

"Bidang riset, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta peningkatan kapasitas masyarakat lokal dalam menghadapi fenomena alam yang berulang ini," ujar JK.

JK membeberkan pengalaman Indonesia saat dilanda bencana gempa dan tsunami besar di tahun 2004 lalu di Aceh. JK menerangkan, Indonesia saat itu tidak bisa sendiri dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi dan membutuhkan negara-negara lain.

Karenanya, JK menyampaikan terimakasih atas dukungan negara-negara sahabat dan organisasi internasional pada saat penanganan bencana tersebut. Selain itu, menurut JK, pengalaman tersebut mengajarkan perlunya mitigasi dan kesiapan masyarakat menghadapi bencana.

"Kita memahami bahwa tidak ada satupun negara yang dapat menghadapi sendiri dampak dari bencana, karenanya Indonesia percaya bahwa kerjasama internasional memainkan peranan yang sangat penting," ujar JK.

Ia mengatakan, sebagai wujud komitmen Indonesia terhadap kerjasama internasional pengurangan risiko bencana, terdapat program-program bersama di bidang peningkatan kapasitas. Khususnya melalui mekanisme triangular dan Kerja Sama Selatan-Selatan, diantaranya dengan Fiji, India, Selandia Baru, Australia, Korea Selatan, Jepang, Swiss, Amerika Serikat, dan negara-negara ASEAN.

Selain itu, JK mengungkap program-program berbagi pengalaman serta praktik terbaik, diantaranya dengan negara-negara ASEAN dan Uni Eropa.

"(Juga) latihan gabungan bersama negara-negara ASEAN, khususnya di bawah skema Simulasi Tanggap Darurat Bencana di Kawasan ASEAN (ARDEX)," katanya.

Menutup pidatonya yang berlangsung kurang lebih tiga setengah menit itu, JK juga  menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas solidaritas masyarakat internasional kepada Indonesia saat terjadinya gempa bumi dan tsunami di Lombok, Palu, dan Selat Sunda

“Bagi Indonesia, solidaritas ini merupakan bukti nyata komitmen dunia internasional dalam mendukung pengurangan risiko bencana sebagaimana telah menjadi jiwa Kerangka Sendai,” pungkasnya.

Sejumlah tokoh yang hadir mendampingi Wapres JK antara lain, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani, Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo serta Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30ohomy
May 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30ohomy
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Mahalnya Tiket Pesawat Berpotensi Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Berbagai kinerja sektor ekonomi terdampak mahalnya harga tiket pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kenaikan harga tiket pesawat berpotensi melambatkan pertumbuhan nasional. Hal itu karena ada berbagai kinerja sektor perekonomian yang dirasakan terdampak akibat meningkatnya harga penerbangan tersebut.

"Salah satu faktor yang berperan besar dalam melambatnya pertumbuhan ekonomi itu adalah adanya kenaikan harga tiket pesawat," kata peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman di Jakarta, Jumat (10/5).

Menurut dia, kenaikan harga tiket pesawat yang cukup tinggi tersebut perlu untuk diatasi, karena sektor transportasi udara berperan tidak hanya untuk mendorong mobilitas manusia antar daerah di negara kepulauan. Namun, yang juga sama pentingnya adalah perannya terhadap sektor pariwisata di Indonesia.

Ilman mengingatkan bahwa bukan rahasia apabila sektor pariwisata tumbuh, maka tingkat konsumsi di daerah tersebut juga akan kuat. Ia juga menuturkan bahwa beberapa daerah di Indonesia yang bergantung besar terhadap sektor pariwisata pun juga terkena dampak dari kenaikan harga tiket pesawat akhir-akhir ini. Sehingga akhirnya akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

"Pertumbuhan PDRB di Bali dan Nusa Tenggara saja, yang notabene menjadi tempat pariwisata utama, itu memiliki tingkat pertumbuhan sebesar 4,64 persen atau masih di bawah capaian nasional," katanya.

Dengan demikian, menurut dia, maka kenaikan tiket pesawat tentunya memiliki hubungan terhadap performa sektor pariwisata. Selain itu, ujar dia, arus mudik yang akan mendatang juga pasti akan dipengaruhi dengan harga tiket pesawat yang berlaku.

"Sehingga penting bagi pemerintah untuk terus memperbaiki struktur pasar dan struktur harga di sektor transportasi udara tersebut," ujarnya.

Sebagaimana diwartakan, pertumbuhan ekonomi pada Q1 2019 berada di angka 5,07 persen. Sedangkan, target target pertumbuhan ekonomi yang digagas pemerintah adalah sebesar 5,3 persen pada 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VexECH
May 10, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VexECH
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Lima Amalan yang Menguntungkan

Lima amalan ini menguntungkan secara dunia dan akhirat, asalkan dilakukan konsisten

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Yuyu Yuhannah     

Rasulullah SAW menyampaikan lima amalan istimewa yang bisa menyebabkan berbagai keuntungan bagi manusia. Syaratnya, amalan itu dilaksanakan secara tekun dan konsisten.

Shalat Dhuha

Yang pertama adalah apabila rezeki ingin berkah, maka perbanyaklah mengerjakan shalat dhuha. Tubuh manusia itu ibarat mesin yang membutuhkan energi untuk memacu dan mendorong segala aktivitasnya. Energi itu diperlukan untuk memperbaiki kinerja, menambah daya semangat, dan membuat segala perbuatan baik konsisten dilakukan.

Shalat dhuha merupakan bagian dari energi yang bisa memperbaiki sistem kinerja dalam tubuh manusia, sekaligus merupakan bentuk permohonan kepada yang mempunyai tubuh manusia untuk melimpahkan rezeki yang halal dan berkah.

Shalat Malam

Kedua, kalau ingin kuburan diterangkan, kata Rasulullah, perbanyaklah mengerjakan shalat malam (qiyamullail). Rasulullah SAW mengatakan bahwa setiap malamnya kuburan kita memanggil (jika manusia peka). Makanya, jika ingin kuburan kita diterangkan kelak tak ada jalan lain untuk membawa penerangnya, yakni dengan bis shalatillail (mengerjakan shalat malam) secara tekun.

Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq--salah seorang sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga--selalu menangis ketika melaksanakan shalat malam. Pernah suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepadanya. “Mengapa engkau selalu menangis ketika shalat tahajud padahal jaminan Allah sudah kau dapatkan (masuk surga)?”

Kata Abu Bakar kira-kira, “Ya Rasul, seandainya saya dimasukkan ke dalam neraka ‘enak’ karena disiksanya bareng-bareng. Tapi, bila disiksa di dalam kubur, sungguh sangat menyeramkan karena cuma sendiri.”

Puasa

Ketiga, jika ingin dimudahkan menyeberang jembatan, sirotholmustaqim, maka haruslah memperbanyak berpuasa (baik yang wajib maupun sunah) dan bersedekah. Salah satu manfaat puasa Ramadhan yakni bisa masuk surga dengan pintu khusus, ar-rayyan.

Dengan berpuasa maka kejujuran manusia benar-benar diuji karena dilakukan hanya Allah yang mengetahui. Maka, orang yang berpuasa Ramadhan akan dimasukkan Allah ke dalam surga secara rahasia.

Selain puasa, juga bersedekah bisa menjadi instrumen seseorang dimasukkan ke dalam surga. Kata Rasulullah, setiap orang yang meninggal maka segala halnya akan terputus kecuali tiga perkara, salah satunya amal jariyah (bersedekah).

Tadarus Alquran

Keempat, jika ingin dimudahkan ketika menjawab pertanyaan dari malaikat Munkar dan Nakir perbanyaklah membaca Alquran (qira’atul qur’an). Rasulullah pernah berdialog dengan para sahabat dan mengatakan, “Wahai sahabat, di dunia ini sesungguhnya Allah mempunyai keluarga.” Sahabat bertanya, “Siapa keluarga Allah itu ya Rasul?” Kata Rasulullah, “Dialah yang senang membaca Alquran.”

Zikir

Kelima, memperbanyak dzikrullah (berzikir kepada Allah) untuk dimudahkan ketika di akhirat kelak. Seringlah mengucapkan, La ilaha illallah, tiada Tuhan selain Allah. Bahkan, kata Imam al-Ghazali setelah mengucapkan dzikrullah sebaiknya tidak minum dalam waktu lima belas menit karena daki (kotoran) di dalam hati kita tengah rontok.

Maka, itulah lima amalan yang apabila dilaksanakan secara konsisten akan banyak mendapatkan keuntungan utama sebagaimana yang diidam-idamkan oleh banyak orang Islam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VQaEyj
May 06, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VQaEyj
via IFTTT
Share:

Masyarakat Jakarta Diajak Puasa Plastik Selama Ramadhan

Pada Ramadhan 2018, sampah di DKI meningkat empat persen atau 289 ton tiap hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat DKI Jakarta diajak mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai guna menekan suplai volume sampah plastik selama Ramadhan di wilayah itu. Istilahnya, "puasa plastik" karena sampah plastik di Indonesia sudah sangat luar biasa banyak.

"Jakarta menghasilkan 6.000-8.000 ton sampah setiap hari dengan volume plastik mencapai 10-15 persen. Sampah itu yang kita hasilkan setiap hari dan meningkat saat Ramadhan," kata Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Rasyadi,di Jakarta, Senin (6/5).

Ia menuturkan, penambahan volume sampah plastik terjadi akibat meningkatnya pola konsumsi masyarakat saat berbuka puasa dan sahur. Iklan produk makanan dan minuman yang tayang di banyak media massa selama Ramadhan memicu budaya konsumeristis tersebut.

"Masyarakat harus punya kendali agar tidak mengandalkan produk-produk yang masih menggunakan sampah plastik sekali pakai," ujarnya.

Ia mengungkapkan, ada banyak cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi sampah plastik. Misalnya, membawa wadah makanan dan botol minuman sendiri saat ngabuburit maupun membeli takjil.

"Dari hal sederhana seperti itu, kita dapat berkontribusi untuk pengurangan sampah plastik selama Ramadhan," katanya.

Merujuk data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DKI Jakarta, Ramadhan 2018 tercatat volume sampah meningkat empat persen atau meningkat 289 ton setiap hari dibanding bulan sebelumnya. Volume sampah yang meningkat itu berupa sampah organik rumah tangga, plastik dan pembungkus makanan.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta, Tubagus Soleh, menerangkan, sampah plastik yang diproduksi masyarakat saat ini telah mencemari lautan, air, tanah dan udara. Polusi plastik itu telah menimbulkan bencana bagi lingkungan.

"Di pesisir Kepulauan Seribu, kami sering menemukan penyu dan hewan laut mati akibat pencemaran plastik, termasuk terumbu karang juga mulai rusak. Ini berdampak bagi perubahan ekosistem penting di Jakarta," katanya.

Soleh mendesak pemerintah tegas dalam membuat regulasi tentang penanganan sampah. Selain itu, dia juga menuntut produsen makanan dan minuman untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai dalam berbagai kemasan produk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LmonbZ
May 06, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LmonbZ
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Bagaimana Membangunkan Sahur pada Zaman Nabi SAW?

Nabi Muhammad SAW memerintahkan Bilal bin Rabah untuk azan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW menganggap sahur sebagai hal yang penting. Sebab, waktu bersahur penuh berkah, sebagaimana utamanya bulan suci Ramadhan.

Dalam sebuah hadis riwayat Ahmad, Rasulullah mengimbau umatnya ketika Ramadhan, "Bersahurlah, sesungguhnya dalam sahur itu penuh dengan barakah."

Sahur merupakan santap hidangan sebelum jatuh waktu Subuh sebagai persiapan menjalani puasa seharian. Orang Arab pada umumnya memakan roti, daging, atau kurma.

Rasulullah SAW menyarankan umat Islam agar mencukupi sajian sahur sehingga kuat untuk menjalani puasa: "Sahur itu makanan yang barakah, janganlah kalian meninggalkannya, walaupun hanya meneguk setengah air."

Tradisi Membangunkan Sahur

Dalam masa kini, bangsa Arab tidak jauh berbeda dengan bangsa Indonesia terkait tradisi membangunkan orang-orang untuk sahur. Seperti disebutkan dalam Ensiklopedia Peradaban Islam Makkah, penduduk kota tersebut memiliki kelompok-kelompok yang bertugas membangunkan orang-orang untuk sahur.

Caranya dengan keliling kampung-kampung dan membawa lentara khas Arab (fanus) serta menabuh gendang (duf al-bazah) secara berirama. Mereka juga kerap meneriakkan yel-yel untuk menyemarakkan suasana.

Akan halnya zaman Rasulullah, upaya membangunkan warga Muslim untuk menunaikan sahur lebih terpusat. Dalam arti, suara azan digunakan sebagai tanda dimulainya waktu bersahur. Rasulullah SAW memerintahkan Bilal bin Rabah untuk mengumandangkan azan sebagai tanda waktu santap sahur.

Adapun Abdullah bin Ummi Maktum ditugaskan oleh beliau SAW untuk azan sebagai tanda masuknya waktu Subuh atau usainya sahur. "Sesungguhnya Bilal azan pada waktu malam, maka makan dan minumlah kalian sampai terdengar azan Ibnu Ummi Maktum," demikian sabda Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan Bukhari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZOxmpw
April 30, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZOxmpw
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

MUI Depok Minta Film Kucumbu Tubuh Indahku Dilarang

MUI menilai film Kucumbu Tubuh Indahku berseberangan dengan norma agama.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK— Giliran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, mengedarkan dan menyurati Wali Kota Depok untuk melarang pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku. 

Edaran ini menyusul surat keberatan Wali Kota Depok Mohammad Idris kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) perihal film yang dinilai mengandung konten negatif perihal kehidupan Lesbi, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) tersebut.   

Dalam surat itu, MUI Kota Depok sangat keberatan film yang disutradarai oleh Garin Nugroho itu ditonton masyarakat Depok. "Kami minta Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku di bisokop-bioskop di Kota Depok," ujar Ketua MUI Depok KH A Dimyathi kepada wartawan di Depok, Jumat (26/4).  

Menurut Dimyathi, MUI Kota Depok memiliki beberapa pandangan agar film Kucumbu Tubuh Indahku tidak layak ditonton. Pertama, film tersebut tidak sesuai dengan norma-norma kesusilaan yang di masyarakat, khususnya dengan prinsip dan nilai-nilai agama Islam. 

Kedua, film itu sangat berpotensi untuk merusak generasi muda Islam di Kota Depok untuk prilaku seks bebas dan menyimpang. "Lalu ketiga, kami sangat mendukung langkah Wali Kota Depok dengan melarang penayangan film tersebut di wilayah Depok," terang Dimyathi. 

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, melarang film Kucumbu Tubuh Indahku ditayangkan di bioskop-bioskop di Depok. Film tersebut diduga kental dengan unsur tak mendidik yang terkesan membolehkan prilaku LGBT.  

Wali Kota Depok kemudian mengeluarkan surat keberatan yang ditujukan pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dalam surat dengan nomor 460/165-huk- DPAPMK tanggal 24 April 2019 itu disebutkan bahwa film tersebut berdampak pada keresahan di masyarakat. Pasalnya dalam film tersebut terdapat adegan penyimpangan seksual.

Idris mengatakan, beberapa adegan dalam film tersebut bertentangan dengan norma agama. Selain itu juga berpengaruh pada pola pandang masyarakat terutama generasi muda sehingga mengganggap perilaku penyimpangan seksual merupakan perbuatan yang biasa dan dapat diterima. “Ini yang bahaya," kata Idris. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IHcs6N
April 26, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IHcs6N
via IFTTT
Share:

In Picture: Menkeu Tinjau Fasilitas Riset Bio Farma

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Menteri Keuangan, Sri Mulyani, meninjau fasilitas riset dan pengembangan vaksin Bio Farma di Bandung, Jumat (26/4). Kunjungan Sri Mulyani ini dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut kesiapan Bio Farma, setelah pada 16 April 2019, Direksi Bio Farma melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan terkait rencana pengembangan ekspor dan kerja sama Bio Farma dengan berbagai lembaga internasional.

Direktur Utama Bio Farma M Rahman Roestan, menyampaikan bahwa saat ini Bio Farma mendapat banyak kepercayaan dari lembaga internasional. Selain kerja sama dengan Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF), PATH, UNICEF dan WHO, terdapat potensi kerjasama dengan pemerintah Maroko dalam pengembangan fasilitas produksi vaksin dan produk biologi lainnya.

“Saat ini tim Bio Farma sedang berada di Maroko untuk mendiskusikan lebih lanjut tentang kerja sama ini,” ujar Rahman

Terkait dengan rencana berbagai kerja sama Bio Farma dengan pihak luar negeri, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa pemerintah, dalam hal ini melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendukung pengembangan usaha Bio Farma. LPEI juga akan melakukan pendampingan penuh khususnya mengenai pemberian fasilitas pembiayaan, penjaminan dan asuransi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IY4R2I
April 26, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IY4R2I
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Jimly Imbau Masyarakat Tenang Soal Hasil Pemilu

Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie

Foto: Republika TV/Surya Dinata
EMBED
Jimly Asshiddiqie mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri pascapemilu 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri pascapemilu 2019.

Jimly pun menyarankan agar menyerahkan semua proses mekanisme penghitungan suara kepada KPU. Jimly juga meminta agar tidak ada pengerahan massa terkait hasil keputusan pemilu.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Surya Dinata     Video Editor | Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vjBuzR
April 25, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vjBuzR
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Pembentukan Holding BUMN Perbankan Masih Sesuai Rencana

Kementerian BUMN menargetkan holding perbankan terbentuk tahun ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menyiapkan skema holding perbankan. Pembentukan ini akan membuat efisiensi di antara bank milik negara segera terwujud.

Adapun empat bank anggota holding antara lain Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Menurut Direktur Utama BRI Suprajarto saat ini proses skema holding masih berjalan. Hanya saja perlu ada kematangan antar kementerian terkait semisal Kementerian Keuangan.

Holding perbankan memang ada di kementerian (BUMN), Mei bisa berjalan. Kita lihat masih ada banyak yang belum smooth tapi Mei bisa (terealisasi),” ujarnya saat acara ‘Paparan Kinerja BRI Kuartal I 2019’ di Gedung BRI Pusat, Rabu (24/4).

Suprajarto mengatakan perseroan akan terus mendukung perwujudan holding perbankan. Namun, dia mengakui saat ini belum ada tanda-tanda yang lebih kongkrit skema holding perbankan .

“Kalau Mei berharap bisa speed up mungkin kalau pas Mei nanti ada tanda-tanda yang lebih kongkrit,” ucapnya.

Sementara Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo menambahkan saat ini anggota holding perbankan terus melakukan koordinasi dan rapat persiapan, dimulai infrastruktur internal dan hal lainnya yang mendukung skema holding perbankan.

“Secara implemtasi memang belum tapi target semester satu masih on track, kita tunggu saja. Ini hanya proses saja, proses berikutnya antar kementerian misal Kemenkeu dan lain-lain,” ungkapnya.

Sebelumnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut saat ini proses holding keuangan (perbankan) masih berlanjut. Langkah ini dilakukan agar tercipta efisiensi perbankan pemerintah.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan pihaknya tengah menyelesaikan revisi draft holding perbankan dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Sudah kita revisi lagi tentang masukan dari KKSK Kemenkeu, OJK dan BI dan kita mau diskusi lagi dengan tim salah satunya KKSK,” ujarnya usai acara ‘Penandatangan Perjanjian Pembelian Saham antara BTN dan PMN’ di Gedung Kementerian BUMN, Senin (22/4).

Gatot menjelaskan revisi tersebut mencakup pertimbangan efisiensi dari pembentukan holding perbankan. Menurutnya, revisi ini dibutuhkan agar rencana pembentukan menjadi lebih realistis dan tercapai quick win masing-masing pihak.

“Jadi holding pasti ada efisiensi dan kita bisa seperti yang kita lakukan bersama ATMLink, itu kan sudah efisiensi bagus,” ucapnya.

Kendati demikian, Gatot menyakini pihaknya tetap akan melanjutkan rencana pembentukan holding tersebut yang tuntas pada tahun ini.

"Tahun ini insyaAllah (selesai)," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IFlz7U
April 24, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IFlz7U
via IFTTT
Share:

Mengapa Anggaran Kuota Haji Tambahan Perlu dari APBN?

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi telah memberi kuota tambahan kepada Indonesia sebanyak 10 ribu jemaah haji. Terkait itu, Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) menilai penambahan kuota tersebut patut diapresiasi.

Baca Juga:

Bagaimanapun, komisioner KPHI Syamsul Ma'arif menyebut tidak mungkin biaya untuk 10 ribu jemaah itu diambil dari anggaran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sebab, lanjut dia, dana optimalisasi sudah habis untuk membantu pemberangkatan jamaah haji reguler tahun ini. Artinya, BPKH sudah tidak sanggup lagi bila sampai diharuskan mengeluarkan dana lagi demi membiayai kuota tambahan tersebut.

“Sekarang ini posisinya uang optimalisasi itu sudah digunakan habis oleh penyelenggara. Maka, pendapat saya jika ini mau dilakukan oleh pemerintah, saya memberikan masukan agar biaya tambahan diambil dari APBN sepenuhnya. Jangan mengambil uang jamaah (yang belum berangkat),” kata Syamsul Ma'arif dalam sambungan telepon, Rabu (24/4).

Sebagai informasi, sambung dia, para calon jemaah haji reguler yang hendak berangkat pada tahun ini dibebankan sebesar Rp 35,2 juta. Padahal, secara keekonomian, seharusnya tiap mereka menyetor uang hingga Rp 70 juta untuk memenuhi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Artinya, talangan untuk mereka berasal dari dana optimalisasi untuk memenuhi selisih biaya.

“Kalau ditambah lagi dipaksakan 10 ribu kuota tambahan itu, ini dari mana mau diambilkan (uang) untuk menambahi? Yang sekarang saja sudah habis. Itu saja menggunakan optimalisasi sebagian milik mereka yang belum berangkat,” papar Syamsul.

Berita Terkait

Dia mengandaikan bila dipaksakan juga dana dari BPKH dipakai untuk memberangkatkan 10 ribu jemaah hasil dari penambahan kuota. Bila sampai demikian, maka BPKH terpaksa memakai dana setoran awal milik calon jemaah haji yang belum berangkat ke Tanah Suci. Syamsul memandang, cara tersebut berpeluang memunculkan keraguan (syubhat) secara syariat.

"Menggunakan sebagian dana milik orang lain yang belum berangkat, ini  menjadi hajinya subhat kalau mereka tahu. Dan itu menurut saya sebuah kezaliman, menggerus modal setoran awal jamaah yang belum berangkat,” jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XEuny8
April 24, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XEuny8
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Akhirnya, Saluran Tersumbat di Jalan Raya Setu diperbaiki

Saluran tersumbat yang sempat membuat banjir jalan Raya Setu kini diperbaiki

Jalan Raya Setu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi yang sempat tergenang air karena saluran airnya tersumbat akhirnya diperbaiki. Berdasarkan pantauan di lokasi, saat ini jalan yang berdekatan dengan Pasar Setu tersebut genangan air sudah mulai berkurang dibanding sebelumnya.

Terlihat juga masih ada beberapa petugas atau pekerja yang sedang memperbaiki saluran yang tersumbat. Mereka mengangkat sampah dan tanah yang menyumbat saluran tersebut dan memasukannya ke dalam karung.

Selain itu masih ada beberapa pekerja yang membongkar sebagian pinggir jalan untuk membuat saluran air agar air berjalan dengan lancar. Walaupun hingga saat ini pekerjaan belum selesai sepenuhnya, setidaknya sudah perbaikan yang dilakukan sehingga masyarakat bisa lebih nyaman melintasi jalan tersebut tanpa harus teeciprat air selokan.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi, Kabupaten Bekasi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GnyUOq
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GnyUOq
via IFTTT
Share:

ACT Beri Pelatihan Medis ke IRT

Penting bagi IRT memahami dalam menerapkan penanganan pertama pada kecelakaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Permasalahan kesehatan masih menjadi permasalahan yang banyak diderita sebagian besar masyarakat. Sebagian besar penyakit dan permasalahan kesehatan berubah menjadi fatal.

Tidak menutup kemungkinan, ketidaktahuan masyarakat tentang penanganan medis bisa mengakibatkan korban jiwa. Khususnya, tentang penanganan pertama yang harus dilakukan.

Melihat pentingnya keterampilan medis bagi masyarakat, Akademi Relawan Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan pelatihan penanganan pertama pada kecelakaan (P3K).

Pelatihan diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga (IRT). Sebab, penting bagi mereka memahami dan sigap dalam menerapkan penanganan pertama pada kecelakaan di tengah-tengah keluarga.

Pelatihan diisi pula simulasi P3K agar masyarakat bisa memberikan pertolongan pertama ketika terjadi kecelakaan. Mengecek denyut nadi, jalan pernapasan, perawatan luka ringan, dan untuk patah tulang.

Instruktur Medis, Rahmad Widodo mengatakan, jika penanganan pertama pada kecelakaan bia dilakukan seluruh ibu-ibu rumah tangga, akan ada banyak penyakit berbahaya yang bisa dicegah.

"Setiap individu harapannya dapat menguasai keterampilan medis tingkat dasar, agar ketika mendapat peristiwa kecelakaan dapat menjadi penolong pertama," kata Widodo beberapa waktu lalu.

Pelatihan sendiri diberikan kepada masyarakat di Dusun Nanggulan, Kelurahan Maguwoharjo, Kecamatan Depok. Setidaknya, ada 51 ibu-ibu setempat yang turut serta.

Ketua PKK Dusun Naggulan, Mei berharap, pelatihan seperti ini terus dilakukan. Tujuannya, agar masing-masing ibu bisa memiliki kemampuan menangani kondisi darurat.

"Bisa menjadi dokter untuk rumahnya sendiri dan tidak sedikit-sedikit ke puskesmas," ujar Mei.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UEY84Y
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UEY84Y
via IFTTT
Share:

Kiat Menyulap Transit Mall Bagi Pengguna MRT

Beroperasinya MRT memberikan dampak positif bagi bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Proyek properti yang berada didekat kawasan Transit Oriented Development (TOD) diyakini akan memiliki nilai jual lebih tinggi. TOD dinilai menjadi jawaban bagi kebutuhan gaya hidup modern masyarakat perkotaan yang membutuhkan akses cepat, mudah dan nyaman ke lokasi tujuan. 

Karena itu pembangunan fasilitas publik, seperti pusat bisnis modern atau mix used sebaiknya terkoneksi dengan sarana transportasi massal seperti mass rapid transit (MRT). 

"Ini akan meningkatkan quality of life karena adanya konektivitas akses," kata Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Bisnis Intiland, dalam diskusi akhir pekan lalu.

Saat ini perkantoran yang dilengkapi hunian dan sarana transportasi massa menjadi pilihan menarik masyarakat perkotaan.  Seperti halnya MRT yang melayani rute Lebak Bulus hingga bunderan Hotel Indonesia telah memberikan efek positif bagi pengembangan bisnis kawasan yang dilalui MRT. Terutama, kawasan TB Simatupang maupun RA Kartini hingga Lebak Bulus yang banyak berdiri perkantoran modern. 

"Jumlah peningkatan memang belum dihitung, tapi pasti ada peningkatan seginifikan, di Blok M Plaza revenue naik 20 persen, " kata Yoga.

Karena itu pihaknya melalui anak usaha PT Intiland yakni PT Inti Sarana Ekaraya, menjalin kerjasama dengan PT Menara Prambanan untuk mengembangkan kawasan mix used Point Square Jakarta Selatan. Kawasan bisnis dan hunian high rise seluas 2,5 hektar ini dinilai strategis karena terletak di simpul antara kawasan TB Simatupang dengan Pondok Indah. 

Apabila sebelumnya menjadi mal ini pusat perdagangan, kini dengan beroperasinya MRT akan berkembang menjadi mal transit. Pusat bisnis dan hunian yang bersebelahan dengan stasiun MRT ini akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang bagi naik turun penumpang ojek online yang hendak menggunakan MRT, busway atau sebaliknya. Pihaknya akan membangun sejenis sky bridge yang menghubungankan terminal dengan pusat perbelanjaan. Total investasi untuk pengembangan proyek tersebut mengkabiskan biaya Rp 400 miliar lebih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GkPOxa
April 16, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GkPOxa
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Ahli Gizi Tekankan Pentingnya Menu Sarapan Beragam

Menu sarapan beragam menyediakan cukup energi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ahli gizi menekankan pentingnya menyediakan menu sarapan dengan kandungan gizi beragam untuk anak. Menu yang beragam bertujuan supaya anak punya cukup energi mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

"Sarapan yang baik itu keberagaman, unsur karbohidrat, protein, vitamin, mineral," kata Guru Besar Bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor Ali Khomsan, Kamis (11/4). Ia mengatakan masyarakat umumnya tidak menyiapkan sarapan dengan banyak unsur gizi. Umumnya sarapan yang disajikan hnaya mengandung karbohidrat dan protein seperti nasi goreng dan telur, bubur ayam, atau sereal.

Menurut dia, sarapan sereal saja tidak akan bisa memenuhi kebutuhan kalori untuk mendukung kegiatan belajar. Dibutuhkan tambahan makanan dengan unsur gizi lain seperti susu, kacang-kacangan, potongan buah, atau yogurt. Kendati demikian, menurut Ali yang paling mengkhawatirkan adalah anak-anak tidak sarapan sama sekali sebelum berangkat ke sekolah.

Ali mengemukakan berbagai survei terhadap anak-anak sekolah di Indonesia menunjukkan 40 persen sampai 60 persen anak tidak sarapan sebelum berangkat sekolah. "Penelitian-penelitian membuktikan anak yang selalu sarapan memiliki prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan anak yang kadang-kadang sarapan atau yang tidak sarapan sama sekali," kata dia.

Ali menganjurkan para orang tua memastikan anak-anak sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Dengan demikian anak punya bekal energi untuk menyerap pelajaran dan melakukan berbagai kegiatan di sekolah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KB6TZo
April 11, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KB6TZo
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Pekanbaru Andalkan Wisata Halal Jadi Penopang Pendapatan

Tren pendapatan dari sektor pariwisata terus meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mulai mengandalkan sektor pariwisata, khususnya wisata halal untuk menjadi kontributor utama dalam pendapatan asli daerah (PAD). Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, mengatakan, hal itu karena melihat tren pendapatan dari sektor pariwisata terus meningkat.

Firdaus menuturkan, pada 2017 total pendapatan daerah dari pariwisata mencapai Rp 122 miliar. Setahun setelahnya, pendapatan sektor pariwisata naik menjadi Rp 145 miliar. “Tahun ini kita harapkan naik lagi, paling tidak 40 persen dari total pendapatan,” kata Firdaus saat ditemui di Jakarta, Selasa (9/4).

Ia mengatakan, sebanyak 50 persen cadangan minyak dan gas nasional berasal dari Provinsi Riau. Namun, sumber migas itu bukan berasal dari Kota Pekanbaru. Oleh sebab itu, Pemerintah Pekanbaru memprioritaskan sektor perdagangan, jasa, pengolahan sumber daya pertanian, dan pariwisata.

Pada Selasa ini, pihaknya menandatangani nota kesepahaman bersama Kementerian Pariwisata untuk menjadikan Pekanbaru sebagai destinasi wisata halal unggulan di Indonesia. Karenanya, Firdaus mengatakan siap menggandeng asosiasi pelaku usaha wisata halal, kuliner, ritel, dan perjalanan untuk bisa menerapkan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) sebagai parameter kualitas wisata halal.

Selain itu, ia menggarisbawahi indikator-indikator utama yang dibutuhkan dalam menyajikan wisata halal untuk para wisatawan Muslim mancanegara. Yakni pelayanan serta cara mendapatkan makanan halal, fasilitas beribadah yang mudah, serta kawasan wisata terbuka yang ramah Muslim.  “Maka dari itu, di setiap titik-titik tertentu, harus diberikan kemudahan bagi wisatawan Muslim menjangkau hal-hal itu,” ujarnya.

Pekanbaru, kata Firdaus, memilih konsep tema pariwisata pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE). Konsep pariwisata MICE yakni suatu jenis kegiatan pariwisata direncanakan oleh kelompok dengan jumlah besar yang direncanakan dengan matang. Mereka, para wisatawan yang berkelompok dalam jumlah besar berangkat bersama untuk suatu tujuan tertentu di suatu daerah.

Konsep tersebut, kemudian dikombinasikan dengan alternatif wisata yang berada di sekitar Kota Pekanbaru. Kombinasi itu, kata Firdaus, telah dituangkan dalam program Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan atau yang disingkat Pekan Sikawan. Kawasan ini menjadi terintegrasi untuk dapat bersama-sama meningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Di Jakarta dan Jabodetabek, di kami ada Pekan Sikawan,” ujarnya.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OXL4BD
April 09, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OXL4BD
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Sayyid Ahmad Khan, Pendiri Aligarh Muslim University (2)

Aligarh Muslim University jadi inspirasi antara lain Ponpes Modern Gontor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kampus Muhammadan Anglo-Oriental (MAO) College sejak 1920 berevolusi menjadi Aligarh Muslim University (AMU). Bangunannya berdiri di kompleks seluas kira-kira 470 hektare di Aligagh, Uttar Pradesh, India.

Ada lebih dari 300 pelajaran yang ditawarkan AMU dalam upaya sintesis keilmuan Islam dan Barat. Hal ini tidak lepas dari cita-cita sang pendiri, Sayyid Ahmad Khan, yang hendak meneguhkan lembaga tersebut sebagai jembatan antarperadaban. Sampai saat ini, ribuan alumni AMU telah berkontribusi di banyak bidang kehidupan, baik dalam negeri India maupun komunitas Muslim global.

Di antara hal yang cukup istimewa, Sayyid Ahmad Khan sudah jauh-jauh hari memperjuangkan emansipasi perempuan via pendidikan di AMU. Hal ini menjadi salah satu kajian Profesor David Lelyvel, penulis buku Aligarh’s First Generation: Muslim Solidarity in British India. Seperti dikutip dari kuliahnya yang termuat situs resmi AMU, akademisi William Paterson University ini mengungkapkan awal mula ketertarikan sang sayyid terhadap isu perempuan.

Enam tahun sebelum Universitas MAO berdiri, Sayyid Ahmad Khan melawat ke Inggris. Di sana, dia berjumpa dengan tokoh pendidikan Mary Carpenter. Sebelumnya, figur kelahiran Exeter, Inggris, ini telah berkeliling India untuk meninjau bagaimana kaum perempuan memeroleh hak-hak dasar.

Menurut Lelyvel, Ahmad Khan menyumbang sejumlah tulisan untuk antologi yang dihimpun Carpenter. Dia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap sistem pendidikan modern di Inggris, Mesir, dan Turki Utsmaniyah yang telah menempatkan kaum perempuan setara dengan laki-laki. Dalam artikelnya yang lain, Ahmad Khan mengajak kaum hawa di India untuk bangkit melawan keterpurukan.

Kelak, para alumni awal dari Universitas MAO meneruskan semangat emansipasi perempuan yang telah diperjuangkan Sayyid Ahmad Khan. Pada 1930, seorang cucu pendiri MAO, Sayyid Ross Masood, menyampaikan pidato pada Konferensi Pendidikan Muslim di Benaras yang mengecam keras praktik-praktik pengucilan perempuan (purdah) dalam tradisi lokal. Pimpinan AMU itu juga mengajak para peserta agar mempermudah akses pendidikan tinggi bagi kaum hawa.

AMU juga terlibat dalam mengangkat harkat kaum difabel. Sejak 1927, lembaga ini membuka sekolah khusus untuk mereka yang kehilangan indra penglihatan. Dengan memanfaatkan teknologi cetak yang khusus, materi pelajaran disampaikan melalui huruf braille. Pada awal abad ke-20, langkah AMU ini dapat dikatakan merintis advokasi hak-hak komunitas pinggiran untuk mendapatkan kesempatan pendidikan tinggi. Banyak kebijakan yang dicetuskan Sayyid Ahmad Khan yang kemudian menginspirasi para tokoh pendidikan Islam di Asia maupun dunia pada umumnya.

AMU menandakan permulaan modernisme Islam di Anak Benua India. Hal ini ditegaskan Muhammad Iqbal, seorang penyair besar sekaligus filsuf Muslim. Menurutnya, Sayyid Ahmad Khan telah berjasa besar dalam merintis semangat umat Islam dalam menyongsong abad modern. Para pengikut Nabi Muhammad SAW diingatkan agar tidak lemah dan terperdaya dalam sikap beragama yang eksklusif. Melalui dunia pendidikan, Ahmad Khan telah mewariskan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan modern kepada generasi-generasi yang datang kemudian.

Jadi Inspirasi Gontor

Dalam konteks yang lebih luas, AMU menginspirasi banyak lembaga pendidikan, baik itu di dalam negeri India maupun luarnya. Sintesis yang dihasilkan Sayyid Ahmad Khan, yakni antara pendidikan Islami dan Barat, dapat dikatakan cukup berhasil, mewujud dalam sistem kurikulum AMU. Di antara contoh institusi yang mengambil AMU sebagai inspirasi adalah Pondok Pesantren Modern Gontor.

Para tokoh pendiri Gontor memahami betul watak pendidikan berkemajuan yang dapat disesuaikan dengan tradisi pesantren, yang memang telah begitu lama hidup di Nusantara.

Tentunya, kiprah Sayyid Ahmad Khan di dunia pendidikan tidak sebatas pendirian AMU. Dia juga membentuk Konferensi Edukasi Muslim Seluruh India (All India Muhammadan Educational Conference/AIMEC) pada 1886. Sejak saat itu, AIMEC rutin diselenggarakan setiap tahun di kota-kota yang berbeda seantero India. Tujuan pendiriannya, antara lain, untuk menyebarkan dan mengembangkan sistem pendidikan modern di tengah umat Islam Anak Benua India.

Belakangan, AIMEC tidak sekadar membahas persoalan pendidikan, melainkan juga politik Islam. Pada gelaran konferensinya yang ke-20, salah seorang tokoh Muslim India, Nawab Viqar al-Mulk, mengajukan usul pembentukan Liga Muslim India (All India Muslim League/AIML). Peristiwa ini berlangsung pada akhir tahun 1906, ketika situasi politik sedang cukup tegang antara komunitas Muslim dan komunitas agama lain di India.

Sejak saat itu, AIML menjadi partai politik pertama di era modern India. Pada 1947, para tokoh AIML, termasuk Sayyid Ahmad Khan, Liaquat Ali Khan, dan Muhammad Ali Jinnah, membidani lahirnya negara Islam Pakistan yang resmi lepas dari India.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YWWFFH
April 08, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YWWFFH
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Perwakilan Uighur Adukan Nasib kepada ACT

Kepada ACT mereka mengadukan nasib yang dialami selama ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyambut kedatangan perwakilan masyarakat Uighur yang menemui mereka di sela-sela Konferensi Hak Asasi Manusia Internasional Uighur 40th Session Human Rights Council di Kantor Perserikatan Bangsa Bangsa di Jenewa, Swiss. Kepada ACT mereka mengadukan nasib yang dialami selama ini.

Senior Vice President ACT Syuhelmaidi Syukur mengatakan saat pertemuan, perwakilan masyarakat Uighur menyatakan rasa syukurnya atas dukungan Muslim di Indonesia terhadap mereka. Mereka merasakan besarnya perhatian Indonesia atas apa yang dialami Muslim Uighur.

"Dan untuk itu mereka berterima kasih," kata Syuhelmaidi, seperti dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (5/4) lalu.

ACT menurut Syuhelmaidi, ditemui oleh perwakilan masyarakat Uighur karena dianggap punya perhatian khusus terhadap isu mereka. Menanggapi hal itu ACT terus menyemangati dan memberikan dukungan.

"Kepada masyarakat Uighur, ACT mengungkapkan hasratnya untuk bisa menggelar pertemuan internasional di Indonesia," kata Syuhelmaidi.

Namun belum ditetapkan waktunya, Syuhelmaidi mengatakan, tiba-tiba ACT diundang menghadiri Konferensi Hak Asasi Manusia Internasional Uighur 40th Session Human Rights Council di Kantor Perserikatan Bangsa Bangsa di Jenewa, Swiss. Dalam forum itu, Komisaris PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet dan perwakilan banyak pihak, negara maupun Lembaga nonpemerintah secara resmi mengecam situasi yang mengkhawatirkan di Uighur.

Muslim Uighur menurut Syuhelmaidi, mengalami perlakuan buruk. Sudah sepatutnya apa yang terjadi pada Uighur mengundang protes masyarakat internasional.

"Saya lihat dukungan atas nasib Uighur datang dari banyak NGO Eropa. Mengingat Indonesia juga menentang penindasan, perjuangan ini secara konstitusi dibenarkan. Indonesia menganut politik bebas dan aktif, kebijakan yang memberi posisi terhormat sehingga Indonesia cukup diperhitungkan dunia," katanya.

Berbekal testimoni Muslimah yang pernah menjalani kamp "penahanan" untuk Uighur, ACT memfasilitasi advokasi Muslim Uighur ini untuk bisa menyuarakan nasibnya lebih nyaring. Termasuk memberi kesempatan diskusi media, sehingga dunia simpati kepada Muslim Uighur.

"Optimisme harus mengemuka dari ACT sebagai tumpuan harapan Muslim Uighur, dan lobi internasional  mengemuka dalam alir argumentasi yang intensif," ujar Syuhelmaidi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VqmtYJ
April 06, 2019 at 07:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VqmtYJ
via IFTTT
Share: