Showing posts with label 2019 at 05:24PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:24PM. Show all posts

Sunday, May 26, 2019

Jelang Akhir Kompetisi, Gattuso Minta Maaf pada Wartawan

'Kadang-kadang Anda menulis berita sampah, tetapi itu bagian dari pekerjaan Anda.'

REPUBLIKA.CO.ID, FERRARA -- Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso secara khusus menyapa wartawan jelang laga pekan ke-38 Serie A. Milan akan berhadapan dengan tuan rumah SPAL di Stadion Paolo Mazza, Ferrara, Senin (27/5) dini hari WIB.

Gattuso menyadari selama berkompetisi, terkadang ia bereaksi tak sedap. Ada saja perkataan atau tindakannya yang mengkritisi para jurnalis. 

Karena itu, ia meminta maaf. "Terkadang saya kehilangan kesabaran, tapi itu bagian dari keperibadian saya," kata juru taktik 41 tahun dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia, Ahad (26/5).

Selanjutnya ia menyampaikan terima kasih. Gattuso menilai awak media tetap profesional dalam keadaan apa pun.

"Kadang-kadang Anda menulis berita sampah, tetapi itu bagian dari pekerjaan Anda," ujarnya.

Milan sedang berjuang demi tiket Liga Champions musim depan. Hingga pekan ke-37, pasukan merah-hitam bertengger di posisi kelima klasemen sementara.

Dengan mengantongi 65 poin, Rossoneri tertinggal satu angka di belakang Inter Milan (4), dan Atalanta (3). Dengan demikian, Hakan Calhanoglu dan rekan-rekan masih bergantung pada hasil pertandingan lain.

Andai Inter serta Atalanta meraih kemenangan di giornata pamungkas, maka Il Diavolo menuju Liga Europa. "Tidak ada seorang pun di klub ini yang mewajibkan kami untuk lolos ke Liga Champions. Kami hanya diminta untuk mencoba," ujar Gattuso menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YKIYIQ
May 26, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YKIYIQ
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

In Picture: Laporan Kecurangan Pemilu dari BPN Ditolak Bawaslu

Laporan atas dugaan kecurangan dinyatakan tak menyertakan bukti yang memadai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan tidak memproses laporan dugaan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif (TSM) yang dituduhkan pada paslon Joko Widodo - Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Laporan atas dugaan tersebut dinyatakan tak menyertakan bukti yang memadai.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30yfuQo
May 20, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30yfuQo
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Ini Kata Pelatih Soal Penampilan Praveen/Melati

Praveen/Melati sempat lengah saat sudah memimpin perolehan skor di game pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, NANNING -- Kepala pelatih ganda campuran PBSI, Richard Mainaky, memberi komentar seputar penampilan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Pasangan ranking tujuh dunia ini dikalahkan Chris Adcock/Gabrielle Adcock, 17-21, 18-21, pada laga melawan Inggris di babak penyisihan Grup B Piala Sudirman 2019.

Jika melihat catatan rekor pertemuan sebelumnya, kedudukan memang imbang 2-2. Duo Adcock menang dalam dua pertemuan pertama di Malaysia Open 2018 dan Thailand Open 2018 dengan skor 21-18, 18-21, 21-18 dan 14-21, 21-17, 21-18. Namun pada dua pertemuan terakhir di Japan Open 2018 dan Fuzhou China Open 2018, Praveen/Melati menang straight game dengan skor 23-21, 21-18 dan 21-6, 21-16.

"Kalau lihat rekor pertemuan kan imbang, memang dari awal tidak bisa diperkirakan siapa yang menang. Di game pertama Praveen/Melati unggul, tapi mereka tidak bisa mengatasi masalah non-teknis yang datang dari lawan," ujar Richard dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (19/5).

Beberapa kali pasangan Inggris meminta servis diulang dengan alasan belum siap menerima servis dan sudah mengisyaratkan dengan mengangkat tangan. Richard juga menilai Duo Adcock sering mengulur waktu dengan meminta break dan mengganggu konsentrasi saat pasangan Indonesia hendak servis.

"Saya merasa pasangan Inggris bermain dengan taktik dan strategi yang kurang sportif dan merugikan kami. Mungkin Praveen/Melati yang terlalu polos atau bagaimana, mereka tidak pernah protes kepada wasit. Praveen mau servis di-break terus, banyak cara-cara yang tidak fair, seharusnya ini menjadi perhatian wasit juga," beber Richard.

Kekalahan ini, lanjut Richard, memang tidak bisa menjadi alasan. Namun tetap saja ia menyatakan bahwa pasangan Inggris memakai strategi yang tidak fair dan ia mendengar ini terjadi juga dengan pemain lain di tim Indonesia. "Susy Susanti tadi juga sudah sampaikan bahwa Praveen/Melati jangan terlalu polos, kalau merasa lawan tidak sportif ya harus protes ke wasit," jelas dia.

Terlepas dari hal non-teknis ini, Richard juga mengatakan bahwa Praveen/Melati sempat lengah saat sudah memimpin perolehan skor di game pertama. Di game kedua pun Praveen/Melati unggul jauh 14-10.

"Soal ketidaksiapan antisipasi servis lawan, itu memang terjadi di game pertama. Praveen/Melati sudah coba atasi di game kedua, sudah mereka tungguin flick service lawan. Tapi lagi-lagi di poin kritis, lawan menerapkan taktik yang tidak fair menurut saya, dan ini merugikan kami," kata Richard.

Richard juga merasa bahwa pada pertandingan ini, Praveen/Melati tidak kalah secara teknik permainan, namun kalah dalam mengatasi strategi non-teknis yang diterapkan lawan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EjyMiT
May 19, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EjyMiT
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Bidik Mustahik Layak Lewat Tebar Zakat Fitrah Dompet Dhuafa

Program Tebar Zakat Fitrah Dompet Dhuafa akan membidik langsung mustahik yang layak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat yang hendak mengeluarkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada Dompet Dhuafa, kini tidak perlu khawatir lagi kepada siapa donasi mereka akan diberikan. Karena Dompet Dhuafa memiliki sebuah program Tebar Zakat Fitrah, yang akan membidik langsung para mustahik yang memang layak dapatkan bantuan.

Ketua Program Ramadhan Dompet Dhuafa, Udhi Tri Kurniawan, mengatakan program ini sudah dilakukan kampanyenya sejak sebelum Ramadhan. “Nah, ini sebenarnya upaya kita untuk memastikan zakat fitrah kita merata,” ujar dia saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (5/5).

Selain merata, manfaat dari ZIS masyarakat juga dirasakan langsung oleh kelompok masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan di beberapa wilayah, yang mungkin belum terjangkau di beberapa wilayah Indonesia.

Bahkan, termasuk juga wilayah-wilayah pascabencana seperti Banten, Lombok, Palu, atau Bengkulu, dan wilayah-wilayah itu jadi sasaran prioritas program ini. “Jadi masyarakat Jabodetabek (karena Jabodetabek perputaran ekonomi terbesar), yang mau berzakat di Dompet Dhuafa, jadi mengetahui bahwa penyalurannya ini ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Udhi.

Terkait khusus wilayah-wilayah terdampak bencana alam, Dompet Dhuafa juga memiliki program tersendiri yang menyasar wilayah Banten, Palu, Lombok, dan Bengkulu, yang baru-baru ini memang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

“Ada beberapa pendekatan program. Baik itu program yang hanya dengan dukungan atas pelaksanaan ibadah, termasuk juga event seperti distribusi bantuan untuk Lebaran maupun berkaitan dengan kesehatan,” papar dia.

Ia berharap Tebar Zakat Fitrah ini akan membawa manfaat secara menyeluruh dan adil, dan masyarakat yang berzakat bisa ikut mengawasi kemana saja donasi-donasi ini tersalurkan kepada para mustahik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DPN8Y9
May 05, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DPN8Y9
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

Dalam Setahun Warga Australia Tertipu Rp 500 Miliar

Salah satu bentuk penipuan yang memakan korban banyak adalah jenis ATO scams.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Walau sudah dikeluarkan peringatan secara teratur, namun jumlah kerugian yang dialami warga Australia setiap tahun karena penipuan semakin meningkat. Menurut Lembaga Perlindungan Konsumen Australia (ACCC) 2018, jumlah kerugian mencapai hampir setengah miliar dolar atau setara dengan Rp 500 miliar.

Namun, ACCC mengatakan angka itu pun mungkin baru puncak gunung es saja. Jumlah kerugian yang tidak dilaporkan mungkin jauh lebih besar lagi. ACCC mengatakan kerugian akibat penipuan yang dilaporkan di 2018 mencapai 489 juta dolar Australia, naik 44 persen dari angka di 2017 yaitu 340 juta dolar Australia.

Namun, menurut wakil ketua ACCC Delia Rickard dalam laporan tahunan berjudul Targeting Scams, angka itu bisa lebih tinggi lagi. "Kita tahu tidak semua mereka yang mengalami kerugian melaporkan ke lembaga pemerintah," kata Richard.

Salah satu bentuk penipuan yang memakan korban banyak tahun lalu dimana terjadi peningkatan 900 persen adalah jenis penipuan yang disebut ATO scams. ATO adalah kependekan dari Australian Tax Office, Kantor Pajak Australia.

Bentuk penipuan yang banyak memakan korban adalah warga menerima panggilan telepon dari suara seperti robot, yang meminta dengan nada mengancam agar mereka menelepon kembali. "Bila kami tidak menerima telepon Anda, maka akan dikeluarkan perintah penahanan dan Anda akan ditahan," begitu kira-kira bunyi pesan tersebut.

Jenis telepon lain adalah telepon seolah-olah dari petugas ATO yang memberitahu korbannya bahwa mereka berutang pajak yang besar. Ketika menelepon, penipu mengatakan perintah penahanan sudah dikeluarkan dan akan dibatalkan bila korban membeli voucher Apple Itunes seharga ribuan dolar, dan kemudian memberikan kode kepada penipu untuk bisa mencairkan uangnya.

Nomor telepon yang digunakan seolah-olah berasal dari dalam Australia padahal sebenarnya dilakukan dari luar negeri. "Di 2018, ATO menerima 114.625 laporan mengenai orang yang mengaku dari ATO, dengan kerugian mencapai 2,8 juta dolar Australia (sekitar Rp 28 miliar)," demikian laporan ATO.

Namun penipuan model ATO ini semakin canggih tahun lalu dengan korban diminta membayar lewat kartu Google Pay dan juga mata uang Bitcoin. Menurut ATO, tahun lalu korban warga Australia membayar 732.917 dolar Australia lewat Bitcoin, 647.817 dolar Australia lewat kartu Google Play dan 496.701 dolar Australia lewat kartu Itunes.

Peningkatan penipuan asmara dan investasi

Salah satu penipuan yang paling meningkat kejadiannya adalah penipuan berkedok asmara online. Pada 2017 kerugian adalah 42 juta dolar Australia (sekitar Rp 420 juta). Namun, pada 2018 naik menjadi sekitar Rp 600 juta atau naik 44 persen.

Para penipu ini biasan ya mencari korban lewat situs kencan online (termasuk Tinder), atau melalui media sosial termasuk Facebook dan Instagram. "Mereka memainkan perasaan korban guna mendapatkan uang, hadiah dan detail personal," kata ACCC.

Namun penipuan yang paling banyak memakan korban adalah jenis penipuan investasi. ACCC mencatat korban mengalami kerugian 86 juta dolar Australia, terjadi peningkatan 34 persen dari kerugian yang sama di 2017.

"Cara yang paling banyak yang terjadi adalah para penipu ini menelepon korban secara acak dan kemudian menawarkan investasi muluk, dan korban kemudian terjebak," kata ACCC.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ULCt6u
April 29, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ULCt6u
via IFTTT
Share:

Cerita Happy Salma Rintis Bisnis Perhiasan

Happy dan mitranya sepakat mengangkat budaya Indonesia ke karya perhiasannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Happy Salma bukan hanya menyukai perhiasan untuk dipakainya dalam kegiatan tertentu. Ia bahkan menjadikan perhiasan sebagai ladangnya untuk berbisnis.

Bersama rekannya Dewi Sri Luce Rusna dan Franka Franklin Makarim mereka mengembangkan bisnis perhiasan Tulola Jewelry. Bisnisnya  sudah berdiri sejak beberapa tahun belakangan.

Happy berperan menangani konsep kreatif dan pemasaran. "Saya suka perhiasan yang mencerminkan budaya. Saya menyukai budaya Indonesia. Motif-motif komunal. Bagaimana melangsungkan itu semua biar bisa tetap hidup," ujarnya, menjelaskan mengapa ia terjun pada bisnis perhiasan.

Tulola memiliki ciri khas mengeksplorasi tradisi perhiasan Indonesia. Karyanya selalu mengambil ide dasar dari cerita, kisah, mitos bahkan semangat akan kekayaan Ibu Pertiwi.

Seratus persen produk Tulola merupakan karya tangan (handmade) yang terinspirasi oleh kekayaan Indonesia, sejarahnya hingga karya sastra dan keberagamannya. Awalnya, Tulola Jewelry berasal dari kisah Dewi Sri Luce Rusna yang memulai semuanya di garasi rumah.

Dewi Sri Luce Rusna sendiri merupakan anak dari Desak Nyoman Suarti yang dikenal sebagai seorang maestro perak sukses di Bali yang mampu menembus pasar Internasional. Ketika bisnis keluarga mulai redup, Dewi Sri mempertahankan tukang-tukang terbaiknya dan mengajak bekerja di rumahnya untuk membantunya ketika menerima pesanan dari luar negeri sambil secara perlahan mulai membuat desain hanya untuk sahabat dekat dan pasar terbatas saja. Situasi tersebut yang kemudian menarik perhatian Happy Salma.

Dengan Dewi Sri, Happy Salma bertukar pikiran mengenai budaya Indonesia dan kekayaan motif perhiasan Tanah Air yang akhirnya melahirkan konsep kreatif dari beragam produk Tulola Jewelry. Kesamaan ketertarikan dan visi yang akhirnya mengantarkan keduanya untuk bekerja sama lebih serius.

“Desain Tulola terinspirasi dari kekayaan motif komunal hingga akhirnya melahirkan motif baru dan dari macam ragam bentuk desain masa lampau yang diinovasikan. Ini adalah bentuk apresiasi kami untuk negeri tercinta. Bagi kami yang terpenting adalah teknik seni murni dalam pembuatan perhiasan serta motif-motif komunalnya. Perkembangan industri perhiasan yang cepat serta merta membuat Tulola untuk terus memperkaya diri dengan berinovasi hingga melahirkan beragam motif baru, desain hingga pemasaran yang efektif," ujar Dewi Sri Luce Rusna di sela pembukaan butik ketiga di Plaza Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, Tulola Jewelry telah memiliki delapan koleksi diantaranya koleksi ‘Juwita Malam’ (tahun 2011) yang terinspirasi dari lagu ‘Juwita Malam’ karya Ismail Marzuki; koleksi ‘Pita Loka’ (tahun 2013) yang terinspirasi dari kisah Dyah Pitaloka dari tanah Pasundan. Lalu koleksi ‘Tanah Air’ (tahun 2014) yang merupakan rupa dan wajah Tanah Air di masa lampau, di era tahun sebelum kemerdekaan dan awal kemerdekaan Tanah Air, yang terinspiirasi dari buku Douwes Dekker; koleksi ‘Bumi Manusia’ (tahun 2015) yang merupakan sebuah penghormatan pada sastrawan besar Indonesia.

Masiha ada koleksi Pramoedya Ananta Toer; koleksi ‘Lingkaran Semesta’ (tahun 2016) yang merupakan perwujudan dari takdir dan kejadian yang menimpa manusia, koleksi ‘Truth’ (tahun 2017) yang menerjemahkan semangat dan terima kasih untuk Sahabat Tulola; koleksi ‘Ubud’ (tahun 2018) yang terinspirasi dari kekayaan alam dan arsitektur Ubud dan akhirnya koleksi ‘Dewi Seri’ (tahun 2018) yang terinspirasi dari padi sebagai simbol siklus kehidupan.

Harga perhiasan dimulai dari Rp 800 ribu hingga jutaan rupiah. Ada anting, kalung, gelang, juga bros.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZKJ5Wu
April 29, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZKJ5Wu
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Dumai

Tim KPK menggeledah rumah dinas Wali Kota Dumai dan Kantor Sekretariat Wali Kota

REPUBLIKA.CO.ID, DUMAI -- Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua tempat di Kota Dumai, Riau pada Jumat (26/4). Dua rumah yang digeledah yaitu rumah dinas Wali Kota di Jalan Putri Tujuh dan Kantor Sekretariat Wali Kota Dumai di Jalan Tuanku Tambusai.

Tim penyidik KPK memasuki Kantor Sekretariat Wali Kota Dumai pukul 10.30 WIB. Sedangkan penggeledahan di kediaman dinas Wali Kota Zulkifli As dimulai sejak pagi dan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB.

Penyidik KPK datang ke rumah dinas Wali Kota menggunakan dua mobil minibus dan segera masuk ke dalam rumah. Selama proses pemeriksaan, mereka mendapat pengawalan personel kepolisian bersenjata dari Polres Dumai.

Belum dapat diketahui pasti terkait kegiatan KPK tersebut di Kota Dumai. Tetapi dilaporkan tim penyidik fokus pada ruang kerja Wali Kota di kantor sekretariat dan rumah dinas Zulkifli As yang juga politisi Nasdem tersebut.

Wali Kota Dumai Zulkifli As yang ditemui wartawan yang sudah menunggu di luar rumah tidak memberi keterangan terkait kegiatan KPK tersebut. Di saat akan menunaikan ibadah Salat Jumat maupun ketika pulang Zulkifli tetap diam.

Selama penggeledahan tim KPK juga memanggil dan memeriksa sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkot Dumai untuk dimintai keterangan. Kepala Bagian Hukum Sekretariat Pemkot Dumai Dede Mirza mengaku ikut mendampingi tim penyidik yang fokus menggeledah di ruang kerja Zulkifli As. Sejumlah dokumen turut disita petugas.

"Saya diminta asisten agar mendampingi dan menyaksikan kegiatan penyidik di ruang kerja wali kota dan mereka ada berlima, sejumlah kepala dinas dipanggil juga oleh tim KPK," kata Dede.

Wali Kota Dumai Zulkifli As sebenarnya pernah dimintai keterangan KPK di Jakarta. Ia dipanggil terkait dugaan kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah RAPBN-P tahun anggaran 2018.

KPK juga telah menetapkan empat tersangka dalam kasus itu. Mereka adalah anggota Komisi XI DPR Amin Santono, Eka Kamaluddin (perantara), Yaya Purnomo (mantan pejabat Kemenkeu yang terkena OTT), serta seorang kontraktor Ahmad Ghiast.

Penyidik KPK juga pernah memeriksa dua orang saksi dari Kabupaten Kampar dalam kasus tersebut yakni ajudan Bupati Kampar Auliya Ulillah Usman dan Kepala Bappeda Kampar Azwan.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Mei 2018, Yaya Purnomo dan beberapa orang lainnya sebenarnya telah diintai KPK. Dia diduga sering bertemu dengan sejumlah pejabat daerah untuk mengurus anggaran negara yang mengalir ke daerah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UW5zot
April 26, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UW5zot
via IFTTT
Share:

Bawaslu: 55 Pengawas Pemilu Meninggal Dunia Saat Bertugas

Pembayaran santunan ke pengawas yang meninggal dan sakit akan segera dilunasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Afifuddin,  mengatakan ada 55 pengawas pemilu yang meninggal dunia saat bertugas. Bawaslu mengupayakan pembayaran santunan untuk mereka dipercepat.

"Sampai hari ini sudah ada 55 pengawas pemilu yang meninggal  dunia.  Kami bersedih sebab kejadian ini seperti terus-menerus bertambah. Sikap terbaik kami adalah mendoakan mereka sambil melanjutkan tugas mereka. Itu bentuk pernghargaan terbaik untuk pahlawan demokrasi," ujar Afif kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat,Jumat (26/4).

Dia melanjutkan, banyaknya jumlah pengawas yang meninggal menurutnya akan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan pemilu. Terlebih,  saat ini ada pengawas yang jatuh sakit dan masih bertugas di lapangan.

"Banyak sekali yang sudah diinfus masih ngawasi. Artinya mereka ini sudah enggak lihat apa yang mereka dapatkan.  Tapi yang ada di bayangan  mereka itu merah-putih dan pemilu berhasil.  Maka sebenarnya kami minta mereka istirahat sebab kan kondisi-kondisi seperti itu sudah bsia dibackup, " jelasnya.

Lebih lanjut, Afif mengungkapkan pembayaran santunan kepada pengawas yang meninggal dunia dan pengawas yang sakit akan segera dibayarkan.  Saat ini,  Bawaslu masih menunggu persetujuan dari Kemenkeu soal besaran santunan yang akan dibayarkan.

Namun,  dari Bawaslu daerah dan Bawaslu RI juga akan memberikan bantuan. "Kalau sudah ada persetujuan dari Kemenkeu kami rencanakan akan segera eksekusi meski harus menalangi dulu," tambah Afif.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GCnkiD
April 26, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GCnkiD
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Konsultasi Syariah: Umrah dengan Berutang (Pembiayaan)

Konsumen boleh umrah dengan utang asal tidak melalaikan hal lain yang lebih penting.

REPUBLIKA.CO.ID, Diasuh Oleh: Dr Oni Sahroni, Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI

Assalamualaikum wr wb.

Ustaz, saya mau bertanya, saya berniat tahun ini berangkat umrah. Namun, karena ada kondisi mendesak, uang untuk umrah itu saya pakai dulu untuk keperluan lain. Ada teman saya yang menyarankan untuk mengambil pembiayaan biaya talangan umrah di Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dengan hanya membayar DP dulu, apakah boleh saya mengambil pembiayaan tersebut?

(Ibuu Indah – Bogor)

---

Waalaikumussalam wr wb.

Dari aspek fikih, produk pembiayaan umrah di Lembaga Keuangan Syariah (LKS) itu telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dengan rambu-rambu syariah berikut. Di antaranya, menggunakan skema sesuai syariah, seperti jual beli murabahah serta konsumen mempunyai kemampuan melunasi kewajibannya dan tidak meninggalkan kewajiban yang lain yang harus segera ditunaikan.

Produk pembiayaan umrah di LKS dikenal juga dengan pembiayaan umrah atau pembiayaan paket umrah. Pembiayaan paket umrah adalah pembiayaan konsumtif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pembelian jasa paket perjalanan ibadah umrah melalui LKS yang telah bekerja sama dengan agen perjalanan penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) atau biro perjalanan umrah (travel agent) sesuai dengan prinsip syariah.

Atau, pembiayaan paket umrah adalah program pembiayaan paket perjalanan umrah LKS berdasarkan prinsip akad murabahah (jual beli) dari biro perjalanan umrah tertentu dengan menggunakan jaminan BPKB kendaraan atau sejenisnya.

Menurut fikih, ada beberapa rambu-rambu umrah dengan cara berutang, yaitu:

Pertama, transaksinya adalah transaksi yang halal. Dalam produk pembiayaan umrah, skema yang digunakan adalah skema jual beli tidak tunai atau yang dikenal dengan jual beli murabahah.

Perusahaan pembiayaan syariah menjual paket umrah kepada konsumen dengan margin. Jual beli murabahah tersebut diperbolehkan (halal) menurut syariah sebagaimana Fatwa DSN MUI Nomor 111/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Jual-Beli Murabahah.

Sebagian ulama mendasarkan kebolehan murabahah juga pada qias (analogi) terhadap jual beli tauliyah. Jual beli tauliyah adalah seseorang menjual barang kepada orang lain dengan harga yang sama dengan harga belinya dan penjual menyampaikan harga belinya kepada pembeli.

Sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan, "Rasulullah SAW membeli unta untuk hijrah dari Abu Bakar dengan harga at par (tauliyah). Ketika Abu Bakar ingin menghibahkan unta tersebut, Rasulullah mengatakan: Tidak …. Saya akan membayar sesuai dengan harga pokok pembelian (tsaman)."

Sebagaimana sesuai dengan firman Allah SWT, "Allah SWT menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba." (QS al-Baqarah: 275).

Kedua, sebagai penjual, lembaga keuangan syariah harus memastikan telah memiliki secara prinsip paket umrah tersebut dengan membelinya atau dengan minimum telah terjadi ijab qabul jual beli antara LKS dengan biro perjalanan umrah atau travel agent, sehingga dengan telah memilikinya bisa menjual paket tersebut kepada konsumen.

Hal ini sebagaimana pendapat mazhab Syafi'i yang menempatkan ijab qabul sebagai akad dan telah terjadi perpindahan kepemilikan. Begitu juga sebagaimana Standar Syariah Internasional AAOIFI yang memperbolehkan serah terima nonfisik, seperti halnya serah terima fisik.

Ketiga, konsumen tersebut punya kemampuan untuk melunasi kewajiban atau utangnya. Dalam produk pembiayaan paket umrah di LKS, biasanya setiap konsumen yang diterima pengajuan pembiayaanya itu sudah dianggap mampu memenuhi kewajibannya.

Keempat, konsumen tersebut yang berumrah dengan cara berutang, tidak melalaikan/mengorbankan hajat lain yang lebih penting. Sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW yang berlaku dalam fikih prioritas (fikih aulawiyat dan fikih muwazanah). Di mana tingkat kebutuhan setiap orang itu bertingkat-tingkat, yaitu : dharuriyat (primer atau necessities), hajiyat (sekunder atau needs), dan tahsiniyat (tersier atau complememtary).

Mudah-mudahan, Allah SWT meridhai dan memberkahi setiap ikhtiar kita. Wallahu a'lam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UK1nrY
April 18, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UK1nrY
via IFTTT
Share:

Monday, April 15, 2019

Organisasi Remaja untuk Tangani Masalah Sosial Cianjur

Harapannya masalah sosial bisa diselesaikan sampai akar rumput.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Fasilitator Desa Berdaya, Azizah Nuraini, membentuk sejumlah organisasi remaja untuk menjadi mitra strategisnya dalam menangani berbagai permasalahan sosial.

"Harapannya, dengan melibatkan organisasi remaja ini maka permasalahan sosial mampu diselesaikan hingga akar rumput," ujarnya usai penandatanganan kesepakatan bersama.

Selain masalah sosial, berbagai masalah mendasar seperti pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian serius Azizah dalam menggandeng organisasi remaja ini.

"Semoga kerja sama yang merupakan bagian upaya penguatan Remaja mampu meningkatkan layanan menyentuh lini bawah terutama kaum remaja, serta mampu memberikan perlindungan secara maksimal," katanya.

Sementara itu Kepala Desa Mulyasari Iyan Sopyan mendukung pembentukan organisasi remaja ini karena Remaja memegang peranan penting dalam pembangunan daerah sehingga diharapkan pelaksanaan kerja sama dapat berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi bagi pembangunan Desa.

"Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan baik sehingga remaja di Mulyasari lebih tangguh dan mandiri," kata Iyan Sopyan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IEWysP
April 15, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IEWysP
via IFTTT
Share:

Bekali Anak Kemampuan Menghadapi Perundungan

Orang tua harus membekali anaknya kemampuan menghadapi perundungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati mengatakan anak-anak sejak dini harus belajar mengambil keputusan dalam merespons sesuatu. Mereka harus dibekali kemampuan agar tahu cara bersikap ketika menghadapi perundungan atau bullying.

"Kalau dia (anak) marah bagaimana dia mengekspresikan, itu penting menurut saya, karena kalau dia marah dia harus bagaimana. Itu harus diajarkan ke anak-anak kita," kata Rita kepada wartawan pada diskusi Ada Apa Dengan Remaja? Berkaca dari Kasus Perundungan di Era Digital di Pusat Dokumentasi dan Data Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Jakarta, Senin.

Rita mengatakan orang yang potensial dirundung adalah mereka yang berkarakter kurang percaya diri, memiliki ketergantungan tinggi pada orang lain, sulit mengambil keputusan, tidak asertif atau tegas, mudah terbawa perasaan, dan citra diri kurang baik.

Sementara, pelaku potensial yang melakukan perundungan adalah mereka yang bisa jadi awalnya adalah korban perundungan, memiliki agresivitas tinggi, mencari perhatian, ingin dianggap paling hebat, citra diri kurang baik, dan bersikap emosional.

Menurut Rita, dalam pola asuh, orang tua tidak harus bersikap otoriter terhadap semua yang dilakukan anak. Orang tua tak perlu mendikte dan memerintah anak serta mengambil atau memaksakan keputusan sepihak tanpa mendengar pendapat buah hatinya.

Hal tersebut justru akan mempengaruhi pembentukan karakter anak. Alhasil, ketika anak mengalami perundungan, dia tidak mampu membela diri atau merespons dengan baik.

"Kalau dia biasa bersikap, dia juga bisa bersikap pada hal-hal yang tidak mungkin seperti kalau di-bully, dia bisa bilang emang kenapa, mau bagaimana, itu sebenarnya keterampilan dasar," tuturnya.

Oleh karena itu, dia mengatakan kepribadian yang baik dan pola asuh yang baik menjadi kunci untuk mendidik anak agar bisa menghadapi perundungan.

"Berpendidikan itu juga tidak korelasi positif dengan pengasuhan yang baik kok, karena kan sebenarnya itu ilmu sendiri yang memang orang tua harus, nyatanya stunting itu sepertiga dari keluarga mampu, berarti itu kan bukan masalah itu, tapi kesadaran mengasuh anak," ujarnya.

Rita mengatakan cara orang tua menyelesaikan masalah sangat berpengaruh pada bagaimana anak-anak belajar bersikap karena anak-anak belajar dari melihat orang tua yang menjadi contoh langsung bagi mereka. Jika orang tua menyelesaikan persoalan dengan marah dan mengomel, maka tidak menutup kemungkinan anak-anak akan meniru tindakan dan melakukannya dalam kehidupan mereka.

Oleh karena itu, orang tua harus menanamkan nilai-nilai positif dan melakukan tindakan positif dalam keseharian mereka yang akan menjadi contoh bagi anak-anak.

"Orang tua memang harus memiliki pengetahuan yang baik, komitmen yang baik dan memiliki waktu untuk bersama anak," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GpLC0B
April 15, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GpLC0B
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Peluang dan Tantangan NTB Pascagempa

ercepatan pemulihan ekonomi NTB harus dikaitkan dengan peluang pertumbuhan ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pengamat ekonomi dan juga pendiri Berugak Lombok, Supiandi, mengatakan percepatan pemulihan ekonomi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pascagempa seharusnya juga dikaitkan dengan peluang pertumbuhan ekonomi yang didorong investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah.

Supiandi menyampaikan, 70 persen penduduk NTB mendiami Pulau Lombok, di mana sebelum gempa terjadi, jumlah penduduk miskin di NTB sebanyak 737 ribu jiwa atau 14,75 persen.

"Gempa yang terjadi beberapa bulan lalu memiliki dampak penurunan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,5 persen dan meningkatkan jumlah penduduk miskin menjadi 806 ribu jiwa atau 15.88 persen," ujar Supiandi, Rabu (3/4).

Supiandi menambahkan, bencana gempa juga menyebabkan kerusakan di tujuh kabupaten dan kota di NTB dengan nilai kerusakan mencapai Rp 12,4 triliun dan kerugian sebesar Rp 2,49 triliun. Untuk memulihkan kembali dibutuhkan anggaran sekitar Rp 10,19 triliun.

Supiandi memandang pemulihan pascagempa membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, industri, LSM, dan masyarakat. Bantuan yang berasal dari pemerintah pusat sudah diberikan secara bertahap melalui berbagai jenis program. Pemerintah daerah juga sudah melakukan upaya maksimal dalam penanganan bencana.

"Meskipun begitu, banyak hal yang bisa dikritisi seperti kurangnya program mitigasi bencana padahal NTB merupakan daerah yang memiliki potensi bencana cukup tinggi," kata Supiandi.

Khusus sektor pariwisata, kata dia, sepertinya pemerintah daerah dan industri pariwisata tidak memiliki perencanaan yang baik tentang penanganan wisatawan jika terjadi bencana. Terbukti para wisatawan yang sedang berlibur di NTB pada saat itu panik dan beberapa menjadi korban. Ke depan, lanjut Supiandi, pemerintah daerah dan industri pariwisata wajib memiliki perencanaan ini.

"Gempa bisa menjadi bencana sekaligus berkah bagi masyarakat NTB, bencana karena menimbulkan kerugian yang cukup tinggi dan berkah itu sendiri ditandai dengan atensi yang tinggi terhadap NTB. Meskipun terjadi bencana, pandangan positif masih bertengger di NTB, terbukti dari tinggi nya permintaan untuk investasi di NTB saat ini," ucap Supiandi.

Supiandi menilai, saat ini NTB menjadi primadona untuk menanam masa depan. Dia menyebutkan pemerintah pusat dan daerah berkolaborasi mewujudkan NTB yang lebih baik.

"Tahun 2021 akan digelar MotoGP di sirkuit Mandalika, ini akan mendatangkan wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Mulai dari pembalap, makanik, para sponsor dan tentunya para fans fanatik Moto GP," lanjut Supiandi.

Kata dia, kesempatan ini harus disiapkan dan dilaksanakan secara matang. Jika tidak, NTB hanya akan menjadi tempat nonton saja, sementara aktivitas lain seperti belanja, menginap, dan berwisata akan dilakukan di pulau tetangga (Bali) yang sudah memiliki infrastruktur dan pelayanan yang lebih memadai.

"Kunci utama adalah sumber daya manusia NTB yang siap. Untuk Bumdes dan UMKM NTB, ambilah bagian menjadi produsen makanan, pakaian dan oleh-oleh khas NTB. Jutaan wisatawan siap membeli produk Anda, mereka sudah membangun imajinasi betapa unik dan masyhurnya karya warga NTB," ungkap Supiandi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YIORqU
April 03, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YIORqU
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Iran Kembali Dilanda Banjir Bandang

Sejumlah pengguna media sosial merekam video yang menggambarkan situasi banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran kembali dilanda banjir bandang pada Senin (1/4). Kali ini, gelombang banjir terbaru terjadi di provinsi barat negara itu, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

VOA melaporkan banjir melanda beberapa kota di Provinsi Lorestan. Sejumlah pengguna media sosial di Iran juga merekam video yang menggambarkan situasi banjir tersebut.

Salah satu rekaman memperlihatkan sebuah rumah yang rubuh di sekitar sungai dengan air mengalir deras dan berlumpur. Selain itu, terdapat video yang menunjukkan banjir menggenang dengan ketinggian mencapai atap bangunan-bangunan di Mamulan.

Banjir bandang pertama kali melanda Iran pada 19 Maret lalu, dimulai dari wilayah timur laut negara itu. Gelombang kedua bencana ini kemudian terjadi di wilayah barat dan barat daya pada 25 Maret.

Kantor berita resmi Iran IRNA melaporkan setidaknya 44 orang tewas dalam gelombang banjir tersebut. Dalam gelombang banjir terbaru, sekitar 400 kota dan desa di 15 provinsi tergenang dan membuat sekitar 60 ribu keluarga harus dievakuasi.

Pejabat berwenang juga melaporkan banjir telah membuat setidaknya 25 ribu rumah di banyak wilayah Iran hancur. Dikutip dari kantor berita Fars, Presiden Hassan Rouhani telah memerintahkan pihak berwenang di lokasi-lokasi banjir menggunakan semua kapasitas yang tersedia untuk mengevakuasi warga.

Pemerintah Iran juga memerintahkan secara darurat pembuangan air dari reservoir yang meluap. Pihak berwenang negara itu, termasuk Rouhani dan pejabat-pejabat lainnya telah mendapat kecaman dari banyak pengguna media sosial yang menuding sejak mereka terlalu lamban untuk mengatasi gelombang banjir bandang yang terjadi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WClc0I
April 02, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WClc0I
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Memperjuangkan Nasib Kami Guru PAUD Non Formal

Guru PAUD non formal yang juga mendidik anak bangsa tetap berada di strata terendah

Permohonan guru PAUD non formal, untuk mendapatkan persamaan hak masih saja memerlukan perjuangan yang cukup berat. Pasalnya Mahkamah Konstitusi  (MK)  akhirnya menolak untuk mengabulkan permohonan tersebut. 

Hal ini dikarenakan dalam undang-undang guru dan dosen disebutkan, yang berhak mandapatkan tunjangan atau insentif lainnya dari pemerintah adalah guru-guru dari lembaga pendidikan yang bersifat formal. Sementara, untuk guru PAUD non formal posisi mereka belum termasuk ke dalam cakupan undang-undang tersebut.

Guru PAUD  yang lembaganya bersifat non formal, mereka masuk ke dalam kategori tutor. Tutor lembaga non formal tidak berhak untuk mendapatkan hak-hak yang sama seperti guru guru formal dalam undang-undang.

Melihat kenyataan yang demikian, kami merasa perlu adanya upaya dari berbagai pihak yang terkait terutama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemendikbud harus mengupayakan adanya perubahan atau revisi UU  guru dan dosen, agar guru PAUD non formalpun bisa mendapatkan hak yang sama dengan guru - guru di lembaga formal.

Apabila tidak ada perubahan terus menerus dalam bentuk undang -undang, kondisi guru PAUD non formal yang sama-sama berjuang mendidik anak bangsa akan terus berada dalam strata terendah dalam tingkat perhatian dari pemerintah, baik dalam hal kesejahteraan maupun hak - hak lainnya. 

Pengirim: Herlina, Guru PAUD kabupaten Bogor

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Fz1r3a
March 27, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Fz1r3a
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

Cara Pemain Warkop DKI Reborn Tumbuhkan Chemistry

Bermain gim menjadi cara pemeran Warkop DKI Reborn jalin keakraban.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aliando Syarief, Adipati Dolken dan Randy Danistha akan berperan sebagai Dono, Kasino dan Indro dalam dua film terbaru Warkop DKI Reborn. Aliando, Adipati dan Randy memiliki cara tersendiri untuk membangun chemistry bisa memerankan sosok tiga sahabat ikonik ini dengan baik.

Salah satu cara yang mereka lakukan untuk membangun kedekatan adalah dengan bermain gim. Permainan dipilih sebagai media untuk mengakrabkan diri karena ketiga aktor pemeran Dono, Kasino dan Indro sangat menyukai gim.

"Kebetulan kita semua suka main gim nih. Beberapa kali kita main gim bareng," ungkap Adipati saat ditemui usai sesi perkenalan aktor untuk film Warkop DKI Reborn Ketiga dan Keempat bersama Falcon Pictures, di Jakarta.

Selain menghabiskan waktu untuk bermain gim bersama-sama, Adipati mengatakan ketiganya juga beberapa kali pergi berjalan-jalan bersama. Kegiatan-kegiatan sederhana ini ternyata sangat membantu mereka untuk memperkuat chemistry antara satu sama lain.

"Jadi obrolannya masuk," lanjut Adipati.

Selain mengakrabkan diri antarsesama pemain, Aliando, Adipati dan Randy juga melakukan pendekatan kepada keluarga besar Warkop DKI. Ketiganya sudah bertemu dan berbincang-bincang dengan keluarga Indro, keluarga almarhum Dono serta keluarga almarhum Kasino.

"Sama sudah ke makam juga, ziarah," jelas Adipati.

Adipati mengaku sudah bertemu langsung dengan anak-anak dan istri dari almarhum Kasino. Sedangkan Aliando mengatakan sudah bertemu langsung dengan anak-anak dari almarhum Dono.

Randy yang berperan sebagai Indro berkesempatan untuk langsung bertemu dengan sosok yang akan ia perankan dalam film. Randy seringkali berinteraksi dengan Indro untuk memahami karakter Indro lebih jauh dan mempelajari gestur-gestur khas yang kerap ditunjukkan Indro ketika berbicara.

"Banyak gerakan-gerakan Mas Indro yang terinspirasi dari wayang, makanya kalau ngomong mesti gerak juga (dagu) ini," terang Randy.

Film Warkop DKI Reborn Ketiga dan Keempat akan disutradarai oleh Rako Prijanto. Proses syuting dimulai sejak 18 Maret 2019 dan diperkirakan akan berlangsung selama 52 hari. Syuting akan dilakukan di dua negara yaitu Indonesia dan Maroko.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Th12rf
March 18, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Th12rf
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Perum Perindo Siap Kelola Pasar Ikan Modern Muara Baru

Pasar Ikan Modern Muara Baru dibangun dengan dana APBN 2018 sebesar Rp 150 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) siap mengelola dan menjadikan Pasar Ikan Modern (PIM) sebagai upaya menjadikan produk perikanan kelautan yang modern, bersih, nyaman, aman dan tertata dengan baik. Saat ini, Perum Perindo menjadi satu-satunya perusahaan pengelola pelabuhan perikanan yang ada.

Direktur Utama Perum Perindo, Risyanto Suanda, memastikan, pihaknya akan mengelola pasar ikan modern secara profesional. “Dengan begitu, produk kami bisa memiliki daya tawar dan daya saing yang kuat di pasar lokal maupun luar negeri,” kata Risyanto dalam keterangan resmi diterima Republika.co.id, Rabu (13/3).

Untuk diketahui, pada sore hari ini, Pasar Ikan Modern di Muara Baru, Jakarta Utara, akan diresmikan olen Presiden Joko Widodo. Rencananya, peresmian akan digelar pada pukul 18.00 WIB. Risyanto menuturkan, kehadiran PIM Muara Baru akan mendorong perbaikan produk olahan ikan Indonesia.

Hal itu pun akan terbantukan dengan posisi Pelabuhan Muara Baru saat ini yang menjadi tujuan utama para pembeli produk perikanan baik dari dalam maupun luar negeri.

“PIM juga merupakan sarana bagi pedagang kecil dan menengah untuk semakin mengenalkan produk-produk perikanan mereka kepada pembeli yang lebih luas mengingat seluruh pedagang yang berjualan di PIM adalah UKM perikanan kelautan,” ujarnya.

Selain itu, kata Risyanto, keberadaan Pasar Ikan Modern akan memperkuat pelabuhan perikanan Nizam Zachman Muara Baru sebagai salah satu destinasi wisata bahari dan kuliner di Indonesia. Adapun PIM Muara Baru dalam sehari-hari akan beroperasi mulai pukul 16.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Sebagai informasi, Pasar Ikan Modern merupakan proyek milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dikelola oleh Perum Perindo. PIM Muara Baru dibangun dengan dana APBN 2018 sebesar Rp 150 miliar. Bangunan berlantai tiga tersebut mulai dibangun pada Februari 2018 oleh PT PP.

PIM terdiri dari 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering (dry market). Fasilitas lain yang terdapat di PIM yakni cold storage, food court, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Limbah (IPALI), klinik, ATM , ruang pertemuan dan masjid.

Di PIM, konsumen dapat membeli berbagai jenis ikan. Seperti misalnya udang, cumi, gurita, sotong, tuna, tongkol, cakalang, bandeng, jambal dan sebagainya. Pembeli juga dapat meminta ikan segarnya untuk diolah langsung menjadi masakan untuk langsung disantap di area food court.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CemTtu
March 13, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CemTtu
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 12, 2019

JK Pastikan Pemerintah Upayakan Pembelaan WNI di Luar Negeri

JK menilai pembelaan tentu bergantung dari tiap kasus hukum WNI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan upaya pembelaan tak terbatas hanya pada kasus Siti Aisyah. Ia mengatakan pemerintah terus mengupayakan pembelaan terhadap seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki kasus hukum di luar negeri. 

Namun, JK menilai pembelaan tentu bergantung dari tiap kasus hukum WNI. "Pemerintah selalu berusaha untuk membebaskan ataupun mengurangi hukumannya, setidak-tidaknya. Tergantung kasusnya. Kalau kasusnya ada bukti bahwa dia membunuh membunuh, ya, tetapi kalau tidak ada bukti maka pemerintah selalu melobi," kata JK saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (12/3).

Ia menerangkan untuk Siti Aisyah yang didakwa dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, memang kasus yang menyita perhatian. Itu karena melibatkan tiga negara antara lain Indonesia, Malaysia, dan Korea Utara.

"Semua tergantung kasusnya. Kalau kasus Siti Aisyah memang kasus hot. Karena menyangkut 3 negara. Indonesia, Malaysia, Korea Utara," katanya.

Selain itu, dalam kasus tersebut, Siti Aisyah juga memang tidak cukup bukti. "Kita menghormati keputusan pengadilan yang menyatakan tidak cukup bukti. Dia bebas karena tidak cukup bukti. Karena itu yang lainnya tentu tergantung kasusnya," kata JK.

Sebelumnya, Pengadilan Malaysia membebaskan Siti Aisyah yang sebelumnya dituduh terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un pada 2017 lalu. Pada persidangan Senin (11/3) di Pengadilan Tinggi Syah Alam, Selangor, Malaysia, agenda persidangan adalah pembacaan dengar dari tersangka lain asal Vietnam, Doan Thi Huaong.

Namun, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Malaysia memutuskan menghentikan tuntutan atas Siti Asiyah. "Pada kesempatan persidangan tersangka warga negara Vietnam, Siti Aisyah hadir. JPU Malaysia mengajukan kepada hakim untuk menghentikan tuntutan kepada Siti Aisyah," ujar Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arrmanatha Nasir di Ruang Palapa, Kemenlu, Jakarta.

Armanatha mengatakan, pembebasan Siti Aisyah merupakan satu proses yang panjang dari Pemerintah Indonesia. Sejak penahanannya, Presiden Indonesia Joko Widodo menginstruksikan koordinasi erat dengan Kemenlu, Kemenkumham, Badan Intelijen Negara, dan Mabes Polri untuk memberikan pendampingan dan pembelaan terhadapnya.

"Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng, yang ditunjuk Indonesia, sejak awal mengatakan, tidak ada bukti yang cukup kuat untuk menghukum Siti atas tuduhan pembunuhan," ujar Armanatha.

Siti Aisyah dijadwalkan melakukan pembacaan dengar di persidangan pada akhir April atau awal Mei mendatang. Dengan putusan hakim yang membebaskannya, Siti tidak akan mengikuti persidangan berikutnya dan akan segera dipulangkan ke Indonesia.

"Tahap selanjutnya adalah proses administrasi di pengadilan serta ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan selanjutnya diatur jadwal penerbangan ke Indoneisa," ujar Armanatha.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cj7Tuy
March 12, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cj7Tuy
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

Anak Bunuh Ibu Kandung di Sumsel

Polisi menyelidiki motif pembunuhan anak bunuh ibu kandung.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kepolisian Sektor Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, terus menyelidiki motif seorang pemuda yang membunuh ibu kandungnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Kurniawi mengatakan, Selasa (26/2), Edian (23) diketahui tega membunuh ibu kandungnya sendiri, Marlina (40) dengan cara memukul menggunakan kayu balok. "Kami masih menginterograsi Edian untuk mengetahui motifnya dan sekaligus mendalami apakah yang bersangkutan ada gangguan jiwa," kata dia.

Aksi pembunuhan itu terjadi di rumah mereka di Desa Kemu, Pulau Beringin, OKU Selatan, Senin (25/2) siang. Pelaku menghabisi nyawa ibunya saat sedang mencuci pakaian.

Baca juga, Pembunuh Ibu Kandung di Lampung Diringkus Polisi.

Edian mendatangi ibunya secara tiba-tiba yang sedang mencuci pakaian di kamar mandi. Berdasarkan keterangan pelaku, sang ibu dipukul berulang kali di bagian leher, kepala hingga punggung lebih dari 10 kali.

Korban pun seketika tewas di kamar mandi tersebut, sementara pelaku langsung diamankan warga. Hingga kini polisi terus memeriksa tersangka untuk memastikan apakah mempunyai riwayat gangguan jiwa. Sementara ibu kandungnya telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi lanjutan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H3VIou
February 26, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H3VIou
via IFTTT
Share:

Sunday, February 24, 2019

Indonesia ke Final Piala AFF U-22 Usai Bungkam Vietnam

Gol kemenangan Indonesia diciptakan oleh Luthfi Kamal melalui tendangan bebas

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOMPENH -- Timnas Indonesia U-22 melaju ke final Piala AFF U-22. Tim asuhan Indra Sjafri berhasil menaklukkan Vietnam 1-0 pada laga semifinal di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Ahad (24/2) sore.

Gol kemenangan Indonesia diciptakan oleh Luthfi Kamal melalui tendangan bebas pada menit ke-70. Indonesia akan menunggu pemenang laga Kamboja vs Thailand di partai puncak.

Jalannya laga

Timnas U-22 memulai laga dengan tekanan kepada Vietnam. Bermain sabar, Marinus Wanewar dkk berusaha mencari celah. Pada menit keenam tim polesan Indra Sjafri memperoleh peluang perdana.

Kerja sama apik Asnawi Mangkualam dengan Gian Zola berhasil menembus pertahanan Vietnam. Sayang, sepakan Zola masih melebar.

Pada menit ke-12, Asnawi berakselerasi di sayap kanan. Pergerakannya harus dihentikan secara ilegal. Tapi tak ada ancaman berarti untuk penjaga gawang Vietnam Phan Van Bieu.

Dua menit berselang, tendangan sudut pertama didapatkan Vietnam. Tetapi gawang Awan Setho tak terancam. Justru M Luthfi mengerang kesakitan di depan kotak penalti.

Sejak sepak pojok ini, Vietnam terus menghadirakn ancaman. Menit ke-20, Tran Duc Nam mendapatkan peluang pertama setelah menang duel dengan Nurhidayat, tapi upayanya masih melambung.

Menit ke-25, Vietnam mendapatkan tendangan bebas jauh di luar kotak penalti. Bola mengarah langsung ke Awan Setho, tapi tangkapannya tak lengket. Beruntung, ia sigap menangkap bola kembali sebelum disambat satu pemain Vietnam di depan gawang.

Menit ke-27, Vietnam kembali mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Indonesia setelah Firza Andika melakukan pelanggaran. Tapi pertahanan rapi timnas U-22 membuat para pemain Vietnam terperangkap offside.

Setelah water break, timnas U-22 baru bisa mengancam pada menit ke-35. Tendangan bebas Bagas Adi sempat memantul ke tanah dan gagal diamankan sempurna oleh Vietnam, tapi tak ada pemain kita yang menyambar. Semenit berselang, tendangan mendatar Sani Rizki juga tak cukup membahayakan gawang tim Naga Emas.

Wasit Thant Zin Oo memberikan kartu kuning kepada Bagas Adi pemain Vietnam Le Van Xuan setelah terjadi pelanggaran keras pada menit ke-38. Gawang timnas U-22 selamat dari ancaman karena sepakan bebas Vietnam masih naik tipis di atas mistar.

Menjelang babak pertama berakhir, timnas U-22 mencoba mengancam melalui Gian Zola dan kemudian Witan. Tapi kesemuanya tak menghasilkan peluang matang.

Memsuki babak kedua, timnas U-22 menggebrak. Peluang emas didapatkan pada menit ke-48. Umpan silang Witan berhasil disambut Marinus, tapi tandukannya bisa diamankan Phan Van Bieu.

Sejak ini, timnas U-22 terus mengancam Vietnam lewat serangan balik. Namun gol yang dinanti belum juga datang.

Menit ke-59 dan 60, Tran Duc Nam dua kali mendapatkan peluang. Pertama lewat tendangan bebas. Tandukannya melambung di atas Awan Setho. Beberapa detik berselang, ia mendapatkan bola kesalahan antisipasi Nurhidayat. Sepakan kerasnya di tepi kotak penalti masih bisa diamankan Awan Setho.

Indra Sjafri kemudian memasukkan M Rafi Syarahil menggantikan Sani Riski pada menit ke-60. Masuknya Rafi membuat lini tengah timnas U-22 lebih bertenaga.

Timnas U-22 akhirnya bisa menjebol gawang Vietnam. Berawal dari permainan satu dua, Marinus memberikan operan terobosan. Gian Zola yang mencoba masuk ditahan tepat di depan kotak penalti. Wasit Thant Zin Oo memberikan tendangan bebas untuk Indonesia. Sepakan melengkung Luthfi Kamal tak mampu ditahan Phan Van Bieu.

Kebobolan membuat Vietnam tersengat dan meningkatkan serangan. Pelatih Nguyen Quoc Tuan memasukkan penyerang Tran Danh Trung menggantikan gelandang Nguyen Huu Thang pada menit ke-73.

Vietnam mendapatkan peluang dari tendangan bebas pada menit ke-78 setelah Rafi melakukan pelanggaran. Saat ini pula Indra memasukkan Hanif Sjahbandi menggantikan Gian Zola.

Tapi, Nguyen Van Hanh terlambat menyambut bola di yang bergulir di ujung gawang Awan Setho. Sepak pojok untuk Vietnam.

Dari sepak pojok, sempat terjadi kemelut. Dua pemain Vietnam tumbang saat duel, tapi wasit Thant Zin Oo tak menilai sebagai pelanggaran.

Sepuluh menit akhir, timnas U-22 lebih berkonsetrasi bertahan. Vietnam mendapatkan peluang emas pada menit ke-85 saat satu pemainnya lepas dari kawalan di depan kotak penalti menerima umpan silang. Namun Firza bergerak cepat menyapu bola sehingga hanya menghasilkan sepak pojok yang tak membahayakan gawang Awan Setho.

Menit ke-87, Indra melakukan pergantian terakhir dengan memasukkan Rachamt Irianto menggantikan Witan. Dengan waktu tersisa ditambah injury time empat menit, timnas U-22 dapat mengamankan kemenangan dan melangkah ke final.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Vj0QZT
February 24, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Vj0QZT
via IFTTT
Share:

Friday, February 22, 2019

Mahfud MD Ungkap Tiga Gerakan Kacaukan Pemilu

Mahfud temukan sejumlah insiden dengan pola berulang jelang pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengungkapkan adanya tiga model gerakan yang bertujuan mengacaukan Pemilihan Umum 2019. Salah satunya ledakan di Jakarta saat debat kedua calon presiden.

Selain ledakan saat debat capres, juga ada pembakaran mobil dan motor di Jawa Tengah, dengan pola yang sama dan jam kejadian juga sama. Ketika ada yang tertangkap mengaku iseng, keesokan harinya kembali terjadi.

"Dua minggu lalu saya bertemu Kapolri katanya sudah ada 27 kasus. Dengan pola yang sama itu merupakan gerakan mengacau pemilu," kata Mahfud MD usai menghadiri kegiatan Jelajah Kebangsaan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (22/2).

Selain itu, lanjut dia, saat ini banyak beredar berita bohong atau hoaks, yang jelas tidak benar hingga masyarakat resah. Salah satu contohnya berita hoaks dicoblosnya surat suara tujuh kontainer, dan adanya berita hoaks bahwa KH Ma'ruf Amin akan diganti di tengah jalan jika pasangan Jokowi-Maruf menang Pemilu. Padahal, katanya, semua informasi itu tidak mendasar.

Mahfud mengatakan, gerakan mengacau pemilu yang lainnya adalah munculnya isu yang bertentangan dengan akal sehat. Seperti KPU dinilai sebagai antek dan didekte oleh pemerintah.

"Percayalah tuduhan itu tidak benar, karena selama saya menjadi Ketua MK, mengadili kasus-kasus seperti itu KPU independen, dan KPU itu dibentuk oleh partai politik, tapi kenapa dituduhkan kepada pejawat. Mohon maaf Anda boleh pilih siapa saja, tetapi Anda melakukan sesuatu yang bertentangan dengan akal sehat itu sama saja merongrong pemilu dan kredibilitas pemilu," ujar pria kelahiran Madura itu.

Mahfud MD berpesan dari kubu manapun agar tidak memproduksi dan menyebar berita-berita hoaks dalam pemilu.

"Janganlah menyebar berita hoaks, kita akan terhormat apabila fair dalam kontestasi, karena hoaks hasilnya tidak akan baik dan menimbulkan sakit hati antara satu dengan yang lain. Tetapi apabila kalah secara terhormat dan menang secara terhormat, maka negara ini dapat berjalan dengan baik," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T7scER
February 22, 2019 at 05:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T7scER
via IFTTT
Share: