Showing posts with label 2019 at 03:36PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:36PM. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Penjualan Honda pada April 2019 Naik 43 Persen

Pada April tercatat penjualan Honda sebesar 11.631 unit naik dari bulan sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasuki bulan April 2019, PT Honda Prospect Motor  (HPM) mencatatkan peningkatan penjualan 43 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Maret, tercatat penjualan sebesar  8.144 unit dan pada April naik menjadi 11.631 unit.

Direktur Pemasaran dan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy mengatakan, beberapa model yang menyumbang kontribusi terbesar adalah Honda Brio Satya, Honda Mobilio dan Honda HR-V. “Selama bulan April, Honda Brio Satya berkontribusi hingga 31 persen dengan meraih penjualan sebanyak 3.650 unit,” kata Jonfis dalam keterangan pers kepada Republika.co.id, Sabtu (18/5).

Penjualan Honda Brio Satya di bulan April itu juga meningkat 4 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 3.520 unit. Kemudian, Honda Mobilio menyumbang penjualan sebesar 20 persen untuk Honda setelah membukukan penjualan 2.271 unit di bulan April. Penjualan Honda Mobilio juga meningkat 46 persen dari bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.558 unit.

“Honda HR-V 1.5L berkontribusi sebesar 16 persen untuk Honda di bulan April dengan penjualan sebanyak 1.846 unit. Model ini juga mengalami peningkatan penjualan tertinggi dibanding bulan sebelumnya, yang tercatat sebanyak 636 unit,” ujarnya.

Sementara penjualan model Honda lainnya di bulan April terdiri dari Honda Jazz sebanyak 1.253 unit, Honda CR-V 1.159 unit, Honda Brio RS 717 unit, Honda HR-V 1.8L sebesar 326 unit, Honda BR-V 306 unit, Honda Civic Hatchback 13 unit, Honda City 41 unit, Honda Civic Turbo 27 unit, Honda Odyssey 14 unit dan Honda Civic Type R 8 unit.

“Penjualan di bulan April didukung oleh berbagai program penjualan yang memberikan kemudahan konsumen untuk membeli mobil Honda. Di bulan Mei ini, kami juga masih menawarkan berbagai program yang memberikan nilai lebih bagi konsumen, terutama menyambut musim Mudik dan Lebaran tahun ini,” kata di.

Di sepanjang bulan Mei 2019, Honda menawarkan program “Semarak Mudik bersama Honda” bagi konsumen yang melakukan pembelian mobil Honda Mobilio dan Honda BR-V. Hadiah langsung yang didapat konsumen meliputi uang tol senilai Rp 2 juta, uang bensin senilai Rp 2,5 juta, gratis paket perawatan berkala, dan bingkisan senilai Rp. 2,5 juta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JrlpBu
May 18, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JrlpBu
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Jokowi-Maruf Raih Suara Terbanyak dari 27 Kabupaten di Papua

Perhitungan suara tingkat provinsi yang belum tuntas di Kepulauan Yapen dan Jayapura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Sebanyak 27 kabupaten di Provinsi Papua telah melakukan pleno rekapitulasi khususnya untuk suara pilpres di tingkat provinsi. Secara keseluruhan, suara terbanyak diraih oleh pasangan bernomor urut 01Joko Widodo-Ma''ruf Amin dengan persentase 90 hingga 100 persen.

Adapun jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi Papua sebanyak 3.542.544 orang yang tersebar di 15.250 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hingga berita ini diturunkan Kamis (16/5), proses pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara untuk tingkat Provinsi Papua di Jayapura belum tuntas, yakni untuk Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kota Jayapura.

Sedangkan hasil dari rekapitulasi perhitungan suara terakhir yakni Kabupaten Intan Jaya pada Rabu malam (15/5) menyatakan pasangan nomor urut 01 unggul dibandingkan nomor urut 02. Ketua KPU Kabupaten Intan Jaya Krismas Bagau di Jayapura, mengatakan dari hasil pemilihan presiden, pasangan calon presiden dan wakil presiden 01 Joko Widodo-Ma''ruf Amin meraih 74.029 suara dan pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 11.309 suara.

"Jumlah surat suara yang tidak sah di Kabupaten Intan Jaya sebanyak dua lembar, sedangkan jumlah surat suara sah sebanyak 85.338 lembar, " katanya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Theodorus Kossay mengatakan pihaknya masih memperbaiki hasil rekapitulasi perhitungan suara dari Kepulauan Yapen dan masih menunggu pelaksanaan rekapitulasi sejumlah distrik di Kota Jayapura yang belum tuntas. "Kami telah menggelar rapat bersama dan mengajukan permohonan tambahan waktu rekapitulasi ke KPU RI selama satu hingga dua hari," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JRaGQj
May 16, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JRaGQj
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Takjil Hajjah Mumun Sabang Ludes dari Sebelum Maghrib

Kolak betawi Hajjah Mumun bisa laris ratusan porsi setiap harinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kalau Anda berada di Jalan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, coba cari salah satu lapak takjil yang legendaris di sana. Namanya lapak Hajjah Mumum.

Lapak takjil yang berlokasi dekat dengan gang Sabang Smartfren Gallery itu seringkali telah tutup sebelum maghrib tiba. "Iya kita mulai buka sekitar jam dua, jam tiga. Sebelum maghrib biasanya juga sudah habis," kata anak Hajjah Mumun, Dian (43), kepada Republika.co.id.

Bahkan larisnya lapak Hajjah Mumun juga diakui oleh padagang takjil lainnya, Indra (38). Ia mengatakan, kolak betawi milik Hajjah Mumun tersebut sangat laris. "Satu harinya ribuan porsi itu," tuturnya.

Lapak yang saat ini dikelola oleh dua anak perempuan Hajjah Mumun menawarkan beberapa makanan untuk berbuka seperti kolak biji salak, kolang-kaling, pacar cina, serta singkong. Harga satu porsinya adalah Rp 10 ribu.

Selain itu, lapak yang saat ini dikelola oleh Dian dan Megawati (40) itu juga menawarkan kudapan mi bihun dengan harga Rp 5 ribu, gorengan seperti, risol, tahu, martabak, dan tempe seharga Rp 2 ribu. Tak ketinggalan lontong seharga Rp 2 ribu.

Dengan jualannya tersebut, Dian mengaku, setiap harinya omzet yang dihasilkan dapat mencapai Rp 10 juta. "Tapi ya namanya dagang pasti ada naik turunnya," ujarnya.

Dian dan Megawati tak tahu pasti berapa porsi kolak yang terjual dalam setiap harinya. "Kalau 500 ada kali ya, soalnya nggak ngitung juga, ada yang beli 10, 50, 100 juga ada," kata Dian.

Ia menambahkan, lapak takjil Hajjah Mumun akan buka hingga H-2 Lebaran. Meskipun ia tidak mudik. Akan tetapi, juru masak yang membantu mereka akan pulang kampung menjelang Lebaran.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DZTS5R
May 10, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DZTS5R
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Pupuk Indonesia Sudah Salurkan 2,8 Juta Ton Pupuk Subsidi

Total penyerapan pupuk subsidi yang telah disalurkan sebesar 91 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 2,86 juta ton hingga April 2019. Adapun total penyaluran ini terdiri dari semua jenis-jenis pupuk yang disubsidi pemerintah, yakni urea, SP-36, ZA, NPK dan pupuk organik.

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana mengatakan total penyerapan pupuk tersebut mencapai 91 persen dari alokasi untuk periode waktu Januari-April 2019 sebesar 3,1 juta ton.

“Secara keseluruhan, total penyaluran pupuk bersubsidi tersebut sudah mencapai 32 persen dari total alokasi Tahun 2019  yang ditetapkan oleh Pemerintah” ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (30/4).

Dalam penyalurannya, Pupuk Indonesia mengikuti Peraturan yang ditetapkan dalam Permentan No 47 tahun 2018 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi sebesar 8,874 juta ton.

Wijaya menjelaskan memasuki musim tanam ini, total pupuk urea yang telah tersalurkan mencapai 1,25 juta ton, pupuk jenis SP-36 sebesar 304 ribu ton, pupuk ZA sebesar 289 ribu ton, NPK sejumlah 802 ribu ton dan pupuk organik 215 ribu ton. “Secara keseluruhan, penyaluran pupuk bersubsidi berjalan cukup baik,” jelas Wijaya.

Mengenai kondisi stok saat ini, Wijaya juga menambahkan juga saat ini stok pupuk bersubsidi mencapai 305 persen dari kewajiban yang ditetapkan Pemerintah. Total stok sampai Lini 3 mencapai 1.114.655 ton, atau cukup untuk memenuhi kebutuhan enam minggu ke depan.

“Stock building ini, dilakukan juga untuk mengantisipasi arus mudik dan larangan angkutan menjelang lebaran. Sejumlah daerah diperkirakan sudah memasuki musim tanam pada Bulan Ramadhan ini, jadi Insyaallah kebutuhan pupuk bersubsidi tetap bisa terpenuhi,” jelas Wijaya.

Ia juga menegaskan para produsen pupuk akan mempercepat proses distribusi dari lini 3 atau gudang kabupaten, ke lini 4 yaitu ke kios-kios. “Jangan sampai pada saat dibutuhkan, pupuk tidak ada di kios-kios,” ungkapnya.

Kemudian, untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan pupuk para petani, Pupuk Indonesia selaku holding telah menginstruksikan kepada anak-anak perusahaan untuk menyiapkan stok pupuk nonsubsidi di setiap kios. Masih banyak petani yang belum tergabung dalam kelompok tani atau belum menyusun RDKK, sehingga mereka kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi.

"Ada juga yang kebutuhan pupuknya melebihi dari alokasi yang sudah ditetapkan,” ucapnya.

Untuk itu, perseroan telah meminta kepada para produsen pupuk untuk tetap menyiapkan pupuk nonsubsidi guna memenuhi kebutuhan petani di lapangan. Wijaya juga mengimbau agar para petani tetap menebus pupuk bersubsidi hanya di kios-kios resmi.

Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat petani dapat terpenuhi apabila petani melakukan penebusan di kios menggunakan uang cash atau tunai, membeli pupuk di kios resmi dan membeli pupuk dalam kemasan utuh.

Dalam menyalurkan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia menugaskan para produsen pupuk, yaitu Petrokimia Gresik, Pupuk Kaltim, Pupuk Iskandar Muda, Pupuk Kujang dan Pusri Palembang untuk mendistribusikan pupuk sesuai dengan tanggung jawab wilayahnya masing-masing.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DDziYM
April 30, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DDziYM
via IFTTT
Share:

Saturday, April 27, 2019

Ribuan Suku Asli Brasil Protes Kebijakan Presiden Bolsonaro

Presiden Bolsonaro dinilai mengancam lahan reservasi tempat tinggal suku asli Brasil.

REPUBLIKA.CO.ID, SAO PAULO -- Ribuan orang yang mewakili lebih 300 suku adat berunjuk rasa mendatangi kantor-kantor pemerintah di Brasilia pada Jumat (26/4). Mereka memprotes kebijakan-kebijakan Presiden Jair Bolsonaro yang mengancam lahan-lahan reservasi mereka.

Dengan mengecat tubuh dan penutup kepala terbuat dari bulu-bulu burung Amazon berwarna-warni, mereka mengayunkan busur dan anak panah dan memukul-mukul drum sambil meneriakkan lagu-lagu perlawanan. Aksi itu terjadi pada akhir pawai tiga-hari di ibu kota Brasil itu dan menyerukan pembebasan lahan.

"Keluarga kami dalam keadaan bahaya, anak-anak kami berada di bawah ancaman, orang-orang kami diserang. Atas nama apa yang mereka katakan kemajuan ekonomi mereka ingin membunuh orang-orang kami," kata David Karal Popygua, seorang anggota suku adat Guarani Mbya dari Negara Bagian Sao Paulo.

Bolsonaro, seorang kapten yang berubah jadi politisi, terpilih sebagai presiden pada Oktober dengan dukungan dari sektor pertanian yang telah mendorong bagi akses kepada lahan-lahan dan kendali lingkungan hidup yang sedikit. Mereka juga menginginkannya untuk mengendurkan undang-undang kepemilikan senjata.

Salah satu langkah pertamanya setelah naik ke tampuk kekuasaan pada 1 Januari ialah membubarkan FUNAI, badan yang mengurusi suku adat, menangani keputusan-keputusan damarkasi reservasi kepada Kementerian Pertanian yang dikendalikan oleh kepentingan perladangan.

"Memalukan bagi negara yang punya pemerintahan yang tidak memahami perjuangan orang-orang dari suku adat dan tak punya pengetahuan mengenai semua populasi suku asli," kata Daran, kepala suku Tupi Guarani.

Brasil memiliki lebih 850 ribu orang suku asli yang jumlahnya kurang dari satu persen dari penduduknya. Mereka tinggal di kawasan-kawasan reservasi yang seluas sekitar 13 persen dari wilayah negara itu.

Pemerintah tidak segera memberikan komentar mengenai protes-protes tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UKn9qC
April 27, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UKn9qC
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Sore Sebelum Kenduri

Sial benar ibu Nyak Syukri karena bermenantukan perempuan hampir seumurannya

Ada bergoni daun ubi di depan para perempuan itu, daun ubi yang akan digunakan untuk kenduri, mereka duduk melingkar di bawah pohon belimbing wuluh yang berada di belakang rumah Kak Puteh, Kak Puteh yang akan mengawinkan putranya dengan gadis dari seberang sungai, esok hari. “Kemarau, kemarau telah membuat daun-daun ubi menjadi seperti ini, mengerut dan tidak segar,” Kak Na terus memisahkan daun ubi dengan tangkainya.

“Tolong ambilkan aku sedikit daun ubi itu, biar aku bantu kau pisahkan dengan tangkainya,” Wa Rabumah yang baru saja sampai di tempat itu melepas sandalnya dan duduk tepat di samping Kak Na.

“Masuk saja kau ke dalam, cari pisau, lihat itu yang sudah dipisahkan tangkainya cukup banyak, Cuda Hendon kewalahan memotongnya.”

Wa Rabumah bangkit berdiri, kemudian melangkah ke dalam melalui pintu belakang untuk menanyakan pisau pada yang empu rumah. Kesibukan persiapan kenduri terlihat jelas; sebagian perempuan kampung bergerombol membersihkan ayam, mencabut bulu-bulunya, membelah dadanya, mengambil tembolok dan membuangnya, mereka juga membelah bagian antara kedua kaki ayam, mengeluarkan jeroan dan bahan dalam lainnya dengan sangat cekatan. Sementara di lingkaran yang lain, beberapa perempuan terlihat merajang cabe hijau, bawang merah, dan bawang putih, kesemuanya saling berbicara di antara sesamanya yang menimbulkan suara berisik.

“Dari mana Kak Puteh mendapatkan daun-daun ubi ini, ya?” tanya Cuda Hendon.

“Sepertinya dari kebun Nyak Syukri,” Wa Rabumah yang muncul kembali dengan pisau di tangan, mengambil tempat duduk di tempat yang tadi ditinggalkannya.

“Ah, kau menyebut nama itu, aku jadi ingat lagi, tragis nian nasib anak muda itu, masak harus menikahi janda yang lebih cocok menjadi ibunya,” timpal Kak Na, matanya tetap fokus pada daun-daun ubi yang sedang dipisahkan dengan tangkainya.

“Aku dengar Kak Nun memang mengejar-ngejar Nyak Syukri, orang kampung sering menemukan perempuan itu menunggui Nyak Syukri membersihkan kebun.”

“Sungguh keterlaluan Kak Nun itu, pemuda bau kencur saja diembat.”

“Sudah-sudah, itu memang sudah jodohnya Nyak Syukri,” sela Cuda Hendon.

“Ah, aku kasihan pada ibunya Nyak syukri, ibunya sampai menangis-nangis di halaman rumah biar mereka tak jadi menikah. Sial benar nasib ibunya, bermenantukan perempuan yang hampir seumur dirinya sendiri.” Kak Na mengeluarkan daun-daun ubi dari goni yang lain.

“Ada berapa orang tamu yang diundang oleh Kak Puteh?” tanya Wa Salamah yang terkantuk-kantuk di antara daun-daun ubi. Perempuan itu seperti mengalihkan topik pembicaraan.

“800 orang, sudah termasuk tamu dari pihak pengantin perempuan.”

“Kudengar dia menyediakan 20 kilo kacang untuk bumbu pecal, 10 karung beras, 60 ekor ayam, selain itu juga ada tauco cabe hijau dan kulit ayam, dan juga teri kering teuphep untuk tamu yang tidak doyan makan ayam.”

“60 ekor ayam?”

“Iya. Kenapa, Wa Salamah?”

“Apa cukup? 800 tamu seharusnya ada 100 ekor ayam.”

“Ah, tetua kampung yang bilang saat rapat peujok buet cukup 60 ekor.”

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XIRjfF
April 26, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XIRjfF
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Yenny Wahid dan Nilai-Nilai Toleransi

Pembangunan toleransi dan perdamaian melalui 'Desa Damai' dicanangkan sejak 2012,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bersentuhan dengan berbagai budaya dan agama sejak kecil, menumbuhkan toleransi yang kuat dalam diri Yenny Wahid. Nilai- nilai toleransi yang diperjuangkannya dan berbagai upayanya dalam pemberdayaan perempuan, membuatnya meraih Tokoh Perubahan Republika 2018.

Putri dari almarhum presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid atau Gus Dur ini, telah terekspos ke beragam budaya, ragam pemikiran, dan aliran agama dari berbagai kenalan ayahnya yang berasal dari mancanegara.

Terlahir di tengah keluarga pesantren di Jombang, ia juga memiliki pemahaman nilai- nilai keislaman dan budaya Jawa yang kuat, baik secara teori maupun praktek. Ini menjadi bekal bagi Yenny dan tiga saudara perempuannya untuk melangkah keluar, tidak hanya ke Jakarta tapi juga ke luar negeri.

“Ini semua sangat membentuk watak kami yang inklusif, menerima bahwa semua orang berhak untuk mempercayai kebenarannya masing-masing. Tidak bisa kita memaksa orang untuk mengikuti jalan kebenaran kita,” tutur Yenny.

Pengalamannya berkerja sebagai koresponden media Australia, serta belajar di AS, semakin membentuk sikap toleran yang telah terpupuk sejak dini. Pengalaman saat berinteraksi dengan orang-orang asing di luar negeri membuatnya menyadari kondisi minoritas. Bahwa menjadi minoritas akan sangat terasa kalau diberlakukan tidak enak dan juga terasa kalau diperlakukan nyaman. “Dari sana pemikiran toleransi itu mengental,” ujar Yenny.

Adanya keinginan untuk menjembatani perbedaan di Indonesia telah mendorong Yenny mendirikan The Wahid Institute yang sekarang berubah nama menjadi The Wahid Foundation. Yayasan ini pada awalnya mengadakan berbagai diskusi mengenai keberagaman dengan mengundang pemikir Islam dan Barat. Kemudian gerakan yayasan ini semakin berkembang menjadi pembangunan toleransi dan perdamaian dari tingkat bawah melalui program Desa Damai (Peace Village) yang dicanangkan sejak 2012.

Program ini memakai berbagai pendekatan, tidak hanya pendekatan transfer nilai, tapi juga ekonomi, dan penguatan perempuan. Penguatan nilai- nilai aparatur negara di tingkat lokal.

Desa Damai ini memberikan akses permodalan dan ekonomi kepada ibu-ibu dari berbagai budaya dan agama di desa-desa. Tujuannya untuk membangun dialog antara mereka sendiri, yang untuk mencari persamaan, sehingga tercipta kerukunan, keguyuban, dan kerjasama. Saat ini sudah terdapat 9 desa di Pulau Jawa yang menyatakan diri sebagai Desa Damai.

"Desa ini menciptakan suasana yang toleran, dan juga menumbuhkan perekonomian mereka. Kini sudah puluhan ribu masyarakat yang terdampak dari program ini," kata Yenny. 

Berdayakan Perempuan

Pemberdayaan perempuan menjadi salah satu perhatian khusus bagi Yenny Wahid, peraih penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2018. Upayanya membentuk memberdayakan para ibu dalam ekonomi tingkat desa telah membawanya sampai ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Menurut Yenny, hal ini karena nilai- nilai islam yang diajarkan kepadanya sejak kecil. "Orang yang paling bermanfaat adalah orang yang berguna untuk sesama. Tidak boleh hidup hanya untuk diri sendiri," kata Yenny.

Keyakinan inilah yang mendorongnya untuk melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong perekonomian masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Melalui The Wahid Foundation yang didirikannya, ia menggerakkan pembangunan toleransi dan perdamaian dari tingkat bawah melalui program Desa Damai (Peace Village). 

Program ini memakai berbagai pendekatan, tidak hanya pendekatan transfer nilai, tapi juga ekonomi, dan penguatan perempuan. Penguatan nilai- nilai aparatur negara di tingkat lokal.

Yenny memaparkan, program ini sangat penting karena persoalan-persoalan mendasar, seperti keadilan yang berkaitan dengan kesejahteraan, harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengajak mereka berdiskusi.

Desa Damai ini memberikan akses permodalan dan ekonomi kepada ibu-ibu dari berbagai budaya dan agama di desa-desa. Tujuannya untuk membangun dialog antara mereka sendiri, yang untuk mencari persamaan, sehingga tercipta kerukunan, keguyuban, dan kerjasama. Ketika ada kerjasama apalagi di bidang ekonomi, maka ada usaha bersama yang banyak orang merasa memiliki, sehingga usaha akan menjadi lebih maju.

“Kita berangkat dari pemikiran mereka itu kecenderungannya, mainnya dengan kelompok mereka sendiri. Ibu-ibu majlis taklim mainnya sesama mereka saja, ibu-ibu gereja juga mainnya sesama mereka saja, begitu juga agama lain. Jarang sekali setelah keluar dari bangku sekolah, kalau bangku sekolah negeri, sering berinteraksi dengan orang dengan latar belakang berbeda,” ujar Yenny.

Program yang dibentuk sejak 2012 ini telah membuahkan hasil, dengan sebanyak 9 desa di Pulau Jawa mendeklarasikan diri sebagai Desa Damai. Para perempuan di desa-desa tersebut dibekali dengan akses permodalan untuk meningkatkan ekonomi mereka, dengan membuat usaha tingkat desa. One village, one product. Meskipun dalam prakteknya, masyarakat desa membuat lebih banyak produk. Jadi secara ekonomi, sembilan desa tersebut menjadi lebih kuat.

Para ibu di desa tersebut memiliki tambahan penghasilan, melalui beragam usaha seperti One Laundry, yang membuat agen laundry, serta One Cookies yang membantu produk kue para ibu-ibu dijual dengan kemasan menarik sehingga memiliki daya jual lebih tinggi.

Tidak hanya memberi bantuan ekonomi, program ini juga melakukan transfer nilai, nilai-nilai tentang toleransi perdamaian dan juga untuk masa depan yang lebih cerah. Contohnya dengan fasilitasi cara membuat perencanaan keluarga. 

“Dulunya terbelit utang, Sekarang bisa nabung. Sederhana memang, tapi syarat untuk orang bisa maju, dia punya target masa depan, dan mengelola hidupnya untuk mencapai target tersebut. Salah satunya target keuangan, sehingga masa depan lebih terjamin,” tuturnya.

Kesuksesan ini membawa badan PBB untuk pemberdayaan perempuan, UN Women, berinisiatif mengajak The Wahid Foundation untuk bekerjasama pada 2015. Kemudian tahun lalu, Yenny diundang ke PBB untuk mengenalkan program-program ini yang menunjukkan keberhasilan Indonesia mendorong perdamaian dan toleransi, sekaligus pemberdayaan perempuan. 

UN Women kemudian mengundang dua perempuan penerima manfaat langsung program Desa Damai ke acara UN Women yang diselenggarakan di Jepang.

"Ini suatu kebanggaan untuk para ibu-ibu ini. Tidak hanya meningkatkan ekonomi mereka, tapi juga rasa percaya diri mereka. Sebagai perempuan, mereka bisa berkontribusi besar," kata Yenny. 

Acara penganugerahan Tokoh Perubahan Republika 2019 akan diselenggarakan di Djakarta Theatre pada Rabu (24/4) malam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W59Br1
April 24, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W59Br1
via IFTTT
Share:

Mengapa Banyak Petugas KPPS Meninggal? Ini Kata Bawaslu

Ada petugas yang menunggu logistik pemilu sampai pagi hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Rahmat Bagja,  mengungkapkan penyebab petugas kelompok penyelenggara pemungutan  suara (KPPS) sakit hingga meninggal. Menurutnya, persoalan distribusi logistik seperti surat dan kotak suara menjadi salah satu pemicu hal tersebut.

"(KPU) buka saja kalau memang ada masalah untuk logistik. Tapi bukan kemudian ini curang. Ini masalah yang menjadi  pemicu teman-teman kelelahan itu salah satunya adalah permasalahan logistik yang harus ditunggu. Ini ada kejadiannya," ujar Bagja ketika dijumpai di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Dia melanjutkan, di lapangan ada kejadian logistik tertukar dan  adapula logistik yang menjadi rebutan.  Selain itu, ada KPPS yang menjaga logistik sejak pukul 22.00 malam atau pukul 24.00 malam sampai pagi hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. 

"KPU harus buka-bukaan soal masalah itu. kenapa ada yang menunggu logistik dari jam 22.00 atau jam 24.00 malam sampai jam 04.00 pagi dan kemudian harus bertugas dari jam 07.00 pagi lagi," tegas Bagja.

Kelelahan itu bertambah saat KPPS harus melayani pencoblosan hingga menyelesaikan penghitungan hasil pemungutan suara. 

''Menghitung  kalau presiden gampang hanya satu lembar HVS. Kalau DPR kan harus di balik lagi dan itu memerlukan waktu. Misalnya jaraknya tiga meter  antara saksi dengan KPPS yang menghitung. Itu pasti tidak bisa terbaca. Maka harus mendekat dan itu salah satu yang membuat teman-teman juga kelelahan," tambah Bagja.

Sebelumnya, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU),  Viryan, mengatakan jumlah kelompok panitia pemungutan suara (KPPS)  yang meninggal saat bertugas kembali bertambah. Hingga Selasa (23/4) sore,  sebanyak 119 orang KPPS gugur saat bertugas melaksanakan Pemilu 2019.

"Berdasarkan  data yang kami  himpun hingga pukul 16.30 WIB, petugas  kami yang mengalami  musibah ada 667 orang. Sebanyak 119 meninggal  dunia, kemudian

548 jatuh sakit, " ujar Viryan saat dijumpai wartawan di Kantor KPU,  Menteng,  Jakarta Pusat, Selasa sore.

Seluruh KPPS yang mengalami musibah ini tersebar di 25 provinsi.  Menurut Viryan, semua petugas tersebut akan mendapat jaminan santunan dari pemerintah.

Sebab,  Menteri Keuangan  (Menkeu) Sri Mulyani sudah menyatakan akan memberikan  dukungan santunan. "Kemenkeu  kan sudah memberikan pernyataan akan memberikan santunan. Kami apresiasi juga  sudah ada beberapa pemerintah provinsi yang juga menyatakan akan ikut  memberikan santunan," jelas Viryan. 

Pemberian santunan ini, kata dia,  akan menjadi prioritas KPU.  Teknis penyaluran santunan saat ini sedang dibahas oleh  bagian keuangan KPU. 

Viryan mengungkapkan saat ini proses rekapitulasi  hasil pemilu sudah sampai tingkat kecamatan.  Karena itu,  KPU berharap tidak ada lagi korban jiwa yang gugur saat menyelesaikan  tugasnya. 

"Kami harap tidak ada lagi korban meninggal  dunia atau sakit. Kemarin kami juga menyampaikan  dan mendapat respons positif  dari Kemenkeu soal bantuan kesehatan di kecamatan. Kami ucapkan terimakasih kepada Kemenkeu yang mendukung santunan atau layanan kesehatan kepada jajaran  kami di kecamatan," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DtQAHG
April 24, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DtQAHG
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Akui Terima Suap Terkait Meikarta, Neneng Kapok Jadi Bupati

Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah menjalani sidang di Pengadilan Tipikor.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG --  Terdakwa perkara suap yang juga Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin mengaku menyesal telah menerima suap terkait proyek perizinan pembangunan Meikarta dan merasa kapok telah menjadi bupati. Hal itu diutarakan Neneng dalam sidang lanjutan perkara Meikarta di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Rabu (10/4).

"Saya sudah mengundurkan diri tapi SK (surat keputusan) dari Kemendagri nya belum turun," kata Neneng.

Neneng mengaku kapok menjadi kepala daerah saat ditanya pengacaranya dan juga tak mau lagi terlibat di urusan partai politik. Karier Neneng di pemerintahan, ia rintis sebagai kader Partai Golkar.

"Apakah mau kembali menjadi bupati?," tanya pengacara.

"Tidak ingin," kata Neneng sambil menangis.

Neneng pun mengakui perbuatannya. Dia menyesali apa yang sudah dia perbuat.

"Sangat besar (penyesalan). Intinya saya merasa bersalah," kata Neneng.

Neneng diduga telah menerima uang suap sebesar Rp 10 miliar dari Grup Lippo untuk memuluskan perizinan proyek Meikarta. Sebelumnya, Neneng menjabat selama dua periode sebagai Bupati Bekasi dan ia beserta sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terseret kasus suap tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UOmE2P
April 10, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UOmE2P
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Boeing Kurangi Produksi Pesawat Model 737

Produksi akan turun dari 52 pesawat sebulan menjadi 42 dari pertengahan April.

REPUBLIKA.CO.ID, CHICAGO -- Boeing untuk sementara waktu memangkas produksi pesawat terlarisnya, Boeing 737, menyusul kecelakaan di Ethiopia dan Indonesia. Produksi akan turun dari 52 pesawat sebulan menjadi 42 dari pertengahan April.

Dilansir di BBC News, Sabtu (6/4), disebutkan, keputusan itu merupakan tanggapan terhadap penghentian pengiriman 737 MAX8, tipe pesawat yang terlibat dalam dua kecelakaan. Pesawat saat ini dikandangkan karena temuan awal menunjukkan sistem anti-stall mengalami kesalahan.

Ethiopian Airlines 737 Max jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Addis Ababa pada bulan Maret, menewaskan semua 157 orang di dalamnya. Jenis yang sama diterbangkan oleh maskapai Indonesia Lion Air, yang jatuh ke laut Jawa lima bulan sebelumnya, tak lama setelah lepas landas dari Jakarta. Kecelakaan itu merenggut nyawa 189 orang.

Dalam kedua kasus, temuan awal menunjukkan pilot kesulitan menggunakan sistem anti-stall, yang dikenal sebagai MCAS, yang menyebabkan hidung pesawat mengarah ke bawah berulang kali.

Laporan dari pihak berwenang Ethiopia yang dikeluarkan, pada Kamis (4/4), mengatakan bahwa pilot penerbangan ET302 berulang kali mengikuti prosedur yang direkomendasikan oleh Boeing sebelum kecelakaan. "Kami sekarang tahu bahwa kecelakaan Lion Air flight 610 dan Ethiopian Airlines flight 302 disebabkan oleh rantai kejadian yang sama, dengan mata rantai umum yang salah mengaktivasi fungsi MCAS pesawat. Kami memiliki tanggung jawab untuk menghilangkan risiko ini, dan kami tahu bagaimana melakukannya," kata pernyataan dari Chief Executive Officer Boeing, Dennis Muilenburg.

Dia menambahkan bahwa Boeing membuat kemajuan dalam memperbarui perangkat lunak MCAS dan menyelesaikan pelatihan baru untuk pilot Max. "Saat kami terus bekerja melalui langkah-langkah ini, kami sedang menyesuaikan sistem produksi 737 sementara untuk mengakomodasi jeda dalam pengiriman Max. Ini memungkinkan kami untuk memprioritaskan sumber daya tambahan untuk fokus pada sertifikasi perangkat lunak dan mengembalikan Max ke penerbangan," katanya.

Tingkat ketenagakerjaan saat ini akan dipertahankan, kata pernyataan itu, dan sebuah komite baru sedang dibentuk untuk melihat kebijakan dan proses untuk desain dan pengembangan pesawat terbang yang Boeing bangun.

Setelah pernyataan itu, saham Boeing turun lebih dari 1 persen dalam perdagangan setelah jam kerja menjadi 387,14 dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VqIiXV
April 06, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VqIiXV
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Capres Dinilai Belum Punya Konsep Jelas Soal Keamanan Siber

Kemanan siber nasional harus diangkat dalam debat capres malam ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang debat keempat Pilpres 2019 yang mengangkat tema pertahanan-keamanan, ideologi, pemerintahan, dan hubungan internasional pada malam ini, ktitikan muncul dari pakar keamanan siber. Kedua capres dinilai belum memberikan konsep jelas terkait keamanan siber di Indonesia.

"Kalau perang fisik memang terlihat lebih menakutkan, tapi bayangkan kalau misalnya suatu hari perang siber terjadi, yang menyebabkan semua data, gawai, komputer tidak bisa berfungsi lagi, bahkan uang di bank pun tidak bisa diambil," kata Pakar Keamanan Siber yang juga Ketua Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, Sabtu, (30/3).

Dalam paparannya, Pratama menyebutkan bahwa kerugian indonesia akibat keamanan siber mencapai Rp 483 triliun dan ada kemungkinan bertambah pada tahun ini. Sehingga, perlu perbaikan segera jika Indonesia tidak ingin lebih rugi dari yang terjadi di 2018.

Menurutnya, ketahanan dan keamanan siber nasional merupakan hal yang penting diseriusi pemimpin pada masa ini. Sehingga, perhatian capres terkait teknologi informasi yang hanya berkutat pada Unicorn dan fintech hanya akan membuat Indonesia semakin rentan dalam keamanan sibernya.

Walaupun telah memiliki badan siber khusus, Pratama menjelaskan, bahwa badan siber di Indonesia belum disinergikan dengan institusi pemerintah lain. Sehingga, tugas dan perannya secara konkret dalam menjaga ketahanan siber nasional belum signifikan

"Dibentuk tahun 2018 tapi tida dapat angvaran, pada tahun 2019 ini juga belum dilibatkan secara formal dalam pemilu kan jadi nggak jelas," tutur Pratama.

"Intinya harus ada security awareness dari pemerintah," jelas Pratama.

Saat ini Indonesia berada di urutan 83 dalam urusan keamanan siber. Urutan itu di bawah Ghana, Vietnam, juga negara tetangga Malaysia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V51k61
March 30, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V51k61
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Guru Pasimah dan Hadiah Kelas Model

Bu Pasimah rela bertukar kelas dengan ruangan bertembok tripleks dan retak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- SDN 2 Plosokerep Indramayu merupakan sekolah yang terletak di pematang sawah dan telah berdiri sejak 39 tahun yang lalu. Sekolah ini merupakan satu dari 48 sekolah penerima manfaat program Sekolah Literasi Indonesia (SLI) yang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan) di 18 wilayah Indonesia. 

SLI bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas sekolah itu sendiri dengan pendekatan literasi. Agar program terimplementasi dengan baik, pada setiap wilayah program SLI, DD Pendidikan menempatkan seorang Konsultan Relawan atau biasa disapa Kawan SLI. 

Jumrawati adalah Kawan SLI yang bertugas di Kota Indrmayu, tempat Guru Pasimah mengajar. Dituturkan Jumra, Guru Pasimah merupakan seseorang sosok hebat. 

“Beliau adalah sosok yang sederhana dan selalu mendahulukan kepentingan orang lain daripada diri sendiri,” ungkap Jumra.

Guru Pasimah memberanikan diri untuk menjanjikan ruangan kelas tempat dia mengajar bertukar dengan kelas yang dindingnya bertembokan tripleks, retak pada atap bangunan, bahkan lantai kelas pun tidak nampak bagus. Meskipun hal ini banyak menuai tantangan dari beberapa orang tua siswa, Bu Guru Pasimah tetap pada pendiriannya. Pengorbanan beliau ini bertujuan untuk mendukung kelas 3 sebagai kelas model di sekolah. 

Bu Pasimah tidak mengeluhkan karena dia harus membersihkan dan membenahi beberapa bagian kelas yang memang sudah tidak nyaman lagi. Ia mengubah dan memberikan beberapa hiasan berupa balon berwarna warni menghiasi tepi papan tulis, beberapa pajangan dipasang untuk menutupi retaknya dinding kelas dan beberapa potongan plastik untuk menutupi bolongnya lantai.

Ada nasihat dari Bu Pasimah yang akan dipegang selalu oleh Jumra. “Apapun perlakuan dan kondisi sekolah, kita harus terus mendampingi," katanya. 

Hingga saat ini, sejumlah pertemuan telah dilakukan dan disepakati. Hal ini diharapkan menjadi harapan bagi SDN 2 Plosokerep Indramayu untuk lebih baik lagi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ugy9Ql
March 29, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ugy9Ql
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

Perkuat Kemandirian Warga, Rumah Zakat Resmikan Berkah Mart

Berkah Mart dibentuk sebagai langkah dalam memperkuat pemberdayaan dan kemandirian.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Rumah Zakat resmikan Berkah Mart di Desa Berdaya Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada Rabu (20/3). Badan Usaha milik masyarakat (Bummas) ini dibentuk sebagai salah satu langkah dalam memperkuat pemberdayaan dan kemandirian di Desa Berdaya Cikeusik.

Lahirnya Berkah Mart ini berasal dari koperasi warga Cikeusik yang diinisiasi oleh fasilitator Desa Berdaya. “Awalnya koperasi hanya memiliki layanan simpan pinjam, Alhamdulilah kini bisa dikembangkan menjadi Bummas, Berkah Mart,” ujar fasilitator Desa Berdaya Cikeusik, Aang Kunaepi, seperti dalam siaran persnya.

Menurut Aang anggota koperasi berkah bersama saat ini sudah beranggotakan 60 orang. Ia pun berharap semoga anggota koperasi bertambah lebih banyak lagi.

Tak hanya mendapatkan dukungan masyarakat, Berkah Mart juga mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat yang diwakili oleh Camat Cikeusik, Dani Ramdhani.

“Saya mengajak bapak ibu warga masyarakat cikeusik untuk menjadi anggota koperasi berkah bersama dan tentunya belanja di Berkah Mart,” ujar Dani Ramdhani.

Rumah Zakat hadir di Desa Cikeusik dengan program Desa Berdaya sejak tahun 2017, sejak tahun itu pula pemberdayaan masyarakat sudah berjalan. Adapun program pemberdayaan yang sudah dijalankan adalah program pemberdayaan ekonomi

melalui ternak domba dan Nonagro, koperasi berdaya, pemberdayaan kesehatan melalui revitalisasi Posyandu dan kebun gizi, sedangkan program pendidikan melalui rumah baca dan rumah belajar, sementara itu dibidang lingkungan diimplementasikan melalui Bank sampah.

Desa Berdaya Rumah Zakat selain di Cikeusik sudah tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 1.423 desa berdaya. Untuk provinsi banten ada sekitar 40 desa berdaya yang tersebar di Pandeglang, Serang, Lebak, Cilegon, Tangerang, dan Rangkas Bitung.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Yb8CY4
March 21, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Yb8CY4
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 20, 2019

Semen Padang Minta Gusti Randa Segera Gelar KLB PSSI

Semen Padang berharap ketua umum sementara segera menyelenggarakan KLB PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Rinold Thamrin meminta agar ketua umum sementara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Gusti Randa mampu menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) sesuai dengan amanat yang telah ada. Semen Padang berhadap KLB menghasilkan pengurus baru yang bisa membawa sepak bola Indonesia semakin maju.

"Pengangkatan ini merupakan keputusan exco dan tentu kami hormati," katanya di Padang, Rabu (20/3).

Menurutnya, besar harapan masyarakat Sumbar khususnya agar KLB ini dapat segera terselenggara dan mampu menghasilkan kepengurusan PSSI yang baru. "Kami tentu berharap Ketum sementara PSSI yang baru mampu menyatukan visi agar Kongres Luar Biasa (KLB) segera terselenggara," katanya.

Rinold mengatakan, banyak polemik yang dihadapi PSSI tentunya tidak berdampak pada kompetisi. Kemudian dengan adanya pengurus yang baru nanti tentu besar harapan sepak bola semakin maju lagi.

Sebelumnya anggota komite eksekutif (exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Gusti Randa mengaku sudah ditunjuk oleh Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai pemimpin sementara PSSI. "Penugasan ini dituangkan dalam Surat Keputusan. Ketua umum Pak Joko Driyono memiliki diskresi untuk menunjuk saya sebagai bagian dari exco agar menjabat atau menduduki posisi itu," ujar Gusti Randa.

Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini menyatakan resmi ditunjuk oleh Joko Driyono untuk memimpin PSSI. Dengan demikian, Gusti Randa untuk sementara memimpin kerja PSSI mulai dari soal timnas sampai menyiapkan segala hal menyangkut Kongres Luar Biasa (KLB) yang sudah disepakati.

Sebagai informasi, Statuta PSSI tidak menyebutkan satu pun kata mengenai "diskresi" ketua umum untuk menunjuk penggantinya. Statuta PSSI, tepatnya pasal 39, menyatakan bahwa apabila ketua umum tidak ada atau berhalangan, maka wakil ketua umum dengan usia tertua akan menggantikannya.

Berdasarkan itu, seharusnya Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto yang menempati posisi ketua umum ketika Joko Driyono berhalangan. Akan tetapi, Gusti Randa memiliki alasan mengapa dia, bukan Iwan Budianto yang memimpin PSSI.

"Ini sifatnya penugasan dan itu kewenangan diskresi dari ketua umum. Ketua umum sendiri saat ini posisinya non aktif dan itu diperbolehkan agar beliau mempunyai waktu untuk menyelesaikan perkara hukum yang dijalaninya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YaeErO
March 20, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YaeErO
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Hamilton Samai Rekor Kualifikasi Schumacher di Australia

Pembalap asal Inggris itu menorehkan enam kali pole position di Sirkuit Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pembalap Formula Satu (F1), Lewis Hamilton, akan memulai GP seri pertama musim 2019 dari pole position. Ia pun memecahkan rekor pembalap legenda F1 Michael Schumacher.

Pembalap asal Inggris itu menorehkan enam kali pole position di Sirkuit Australia dan delapan kali di Sirkuit Albert Park, Melbourne. Catatan tersebut mengimbangi rekor mantan pembalap Ferrari, Michael Schumacher di satu sirkuit.

Raihan posisi start pertama itu diraih Hamilton setelah mengalahkan rekan setimnya, Valtteri Bottas, di ronde terakhir kualifikasi, Sabtu (16/3). Hamilton mengamankan posisi terdepan di lap terakhir balap Q3 dengan catatan waktu 1 menit 20,486 detik.

Sedangkan rekan setimnya sesama Mercedes, Bottas, mengikuti Hamilton di posisi kedua dengan catatan waktu hanya selisih 0,112 detik di akhir fase kualifikasi. Di posisi ketiga, Sebastian Vettel dari tim Ferrari gagal menandingi Mercedes dengan bertengger di posisi ketiga kualifikasi. Sementara rekan setim dari Ferrari, Charles Leclerc, hanya menduduki posisi kelima.

Di satu sisi, kejutan dihadirkan tim Red Bull yang dinahkodai Max Verstappen. Pembalap asal Belanda tersebut mendobrak dominasi Mercedes dan Ferrari dengan berada di possisi keempat kualifikasi bersama mesin Honda.

Berikut hasil kualifikasi GP Melbourne, Australia

1. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport 1m20.486s

2. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport + 0.112s

3. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 0.704s

4. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 0.834s

5. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 0.956s

6. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team + 1.340s

7. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team + 1.613s

8. Lando Norris GBR McLaren F1 Team + 1.818s

9. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 1.828s

10. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 2.295s

-- Q2 CUTOFF 1m22.532s --

11. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team 1m22.562s

12. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team 1m22.570s

13. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda 1m22.636s

14. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing 1m22.714s

15. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda 1m22.774s

-- Q1 CUTOFF 1m22.966s --

16. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team 1m23.017s

17. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda 1m23.020s

18. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team 1m23.084s

19. George Russell GBR  ROKiT Williams Racing 1m24.360s

20. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing 1m26.067s

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TCezym
March 16, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TCezym
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

DMI Rilis Panduan Masjid Ramah Anak

DMI juga sebelumnya merilis gerakan nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (Semarak).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Dewan Masjid Indonesia (DMI) merilis buku Panduan Pengembangan Masjid Ramah Anak, hari ini. Hal itu diungkapkan Ketua Pimpinan Pusat DMI Bidang Pemberdayaan Potensi Muslimah, Anak, dan Keluarga (PPMAK) Maria Ulfah Anshor.

Dia menjelaskan, buku tersebut merupakan hasil kerja sama antara Departemen PPMAK PP DMI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPAA), dan Direkrorat Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama.

"Alhamdulillah, buku Panduan Pengembangan Masjid Ramah Anak telah kami sosialisasikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I DMI Tahun 2018," tutur Maria Ulfah dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Senin (11/3).

Buku ini, lanjut dia, akan menjadi rujukan utama dalam menguatkan konsolidasi dan koordinasi gerakan nasional Sejuta Masjid Ramah Anak (Semarak) yang diinisiasi DMI. Program ini adalah salah satu unggulan dari PP DMI.

Sebagai bagian dari pusat pembangunan bangsa, partisipasi aktif masjid dapat ditingkatkan dengan cara merespons dan mengimplementasikan Semarak. Maria Ulfah juga berharap, seluruh masjid yang termasuk binaan DMI dapat mengimplementasikan program tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum PP DMI Muhammad Jusuf Kalla (JK) menghimbau agar setiap masjid dapat menjadi wadah pengembangan aktivitas anak-anak. Menurut sosok yang juga wakil presiden RI itu, orang tua lebih baik mengarahkan buah hatinya untuk meramaikan lingkungan masjid daripada berkeliaran di jalan-jalan, mal, atau tempat lain yang cenderung berpotensi bahaya bagi mereka.

"Di luar waktu sholat, masjid bisa digunakan untuk aktivitas anak-anak," ucap JK.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Hax1aR
March 11, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Hax1aR
via IFTTT
Share:

250 Warga Kapuas Hulu Operasi Katarak Gratis

Operasi itu adalah upaya pemerintah mengurangi angka katarak di Kapuas Hulu.

REPUBLIKA.CO.ID, PUTUSSIBAU -- Sebanyak 250 warga Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mengikuti operasi mata katarak yang diselenggarakan pemerintah daerah setempat dan pihak ketiga. "Itu upaya pemerintah membantu masyarakat yang terkena katarak," kata Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir, saat membuka bakti sosial Operasi Mata Katarak di Rumah Sakit Putussibau, Kapuas Hulu, Senin (10/3).

Nasir mengatakan operasi katarak tidak dipungut biaya bagi masyarakat. Dia bergarap dengan operasi ini, warga Kapuas Hulu yang terkena mata katarak berkurang dari tahun ke tahun.

"Operasi mata katarak itu sudah sering dilakukan secara gratis sebagai upaya pemerintah mengurangi angka katarak di Kapuas Hulu," kata Nasir.

Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, Harisson mengatakan bakti sosial operasi mata katarak itu dilaksanakan selama dua hari sejak hari ini, yang diikuti oleh 250 warga Kapuas Hulu. "Pasien yang datang untuk operasi mata dari berbagai kecamatan, jika memang bisa ditangani dua hari kita laksanakan dua hari," ucap Harisson.

Salah seorang dokter pelaksana, Dokter Spesialis Mata Mia mengatakan penyebab mata katarak rata-rata karena proses penuaan dan masyarakat lebih banyak beraktivitas di luar rumah. "Penyebabnya karena penuaan dan mata sering kena cahaya matahari," ujar Mia.

Menurut Mia, untuk mengantisipasi mata katarak atau memperlambat terkena katarak sebaiknya jika melakukan aktivitas diluar rumah sering menggunakan kaca mata atau jika berpergian menggunakan helm tertutup. "Untuk mata katarak itu rata-rata pada usia 50 tahun keatas, memang ada usia muda tetapi jarang sekali," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HsOiev
March 11, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HsOiev
via IFTTT
Share:

Friday, February 15, 2019

Jalur Ganda KA Kroya-Purwokerto Mulai Diuji Coba

Uji coba menyebabkan keterlambatan sejumlah kereta.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Secara bertahap, jalur ganda kereta api dari Purwokerto-Kroya yang akan selesai proses pembangunannya, mulai diuji coba. Setelah uji coba jalur ganda antara Stasiun Purwokerto-Notog dan Kroya-Randegan berjalan lancar, pada Jumat (15/3), PT KAI mulai melakukan ujicoba untuk jalur ganda antara stasiun Notog-Kebasen.

"Alhamdulillah, proses ujicoba di jalur Notog-Randegan juga berjalan lancar. Namun karena masih ujicoba, maka kecepatan KA juga dibatasi sehingga beberapa KA yang melintas di jalur tersebut masih mengalami keterlambatan," kata Manajer Humas PT KAIn Daop 5 Purwokerto, Supriyanto.

Dia menyebutkan, pembangunan jalur ganda KA antara Notog hingga Randegan memang merupakan pembangunan yang sejak awal diperkirakan akan memakan waktu paling lama. Hal ini mengingat di ruas jalur tersebut harus dibangun tiga terowongan, dan satu jembatan panjang yang membentang di atas Sungai Serayu.

Untuk itu dia menyatakan, jajaran PT KAI merasa bersyukur karena proses pembangunan rel ganda antara Purwokerto-Kroya, secara keseluruhan sudah hampir dapat diselesaikan. Hal ini mengingat pembangunan jalur ganda di ruas koridor tersebut, memang dinilai sebagai yang paling berat.

Menurutnya, dengan selesainya pembangunan di ruas jalur antara Purwokerto-Kroya, maka proses pembangunan jalur ganda yang masih ditunggu penyelesaiannya adalah ruas antara Kutoarjo-Kroya. "Saat ini, pembangunan rel ganda yang keseluruhan dilaksanakan Ditjen  Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, juga sedang dalam tahap pembangunan," kata dia.

Dia menyebutkan, bila seluruh ruas jalur antara Purwokerto-Kutoarjo telah terbangun rel ganda, maka perjalanan KA dari Solo-Yogya-Purwokerto-Jakarta akan semakin cepat. Hal ini karena tidak ada lagi KA yang harus berhenti di stasiun, menunggu persilangan KA yang datang dari arah berlawanan.

Dalam ujicoba Jumat (15/2) tersebut, KA penumpang yang pertama melintas di jalur barru adalah KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember yang melintas sekitar pukul 08.00. Dalam ujicoba tersebut, perjalanan KA dari Notog hingga Kebasen dibatasi dengan kecepatan 5 km. Setelah itu, secara berturut-turut melintas KA Serayu jurusan Purwokerto-Bandung, KA Ranggajati jurusan Cirebon-Jember, KA Serayu jurusan Pasarsenen-Purwokerto, dan KA Sawunggalih jurusan Kutoarjo-Pasarsenen.

Supriyanto mengakui, pelaksanaan ujicoba ini menyebabkan perjalanan sejumlah KA yang melalui jalur baru tersebut mengalami keterlambatan. Hal ini karena rangkaian KA harus melintas dengan kecepatan rendah. "Keterlambatan yang terjadi bervariasi, ada yang terlambat hingga 2 jam, ada juga yang 1 jam," kata dia.

Untuk itu, atas nama PT KAI dia memohon maaf pada para penumpang dan calon penumpang atas keterlambatan tersebut. Menurutnya, bila proses ujicoba selesai dan jalur KA yang baru dibangun sudah mapan posisinya, maka KA bisa kembali melintas dengan kecepatan normal.

Bahkan dia menyebutkan, dengan selesainya pembangunan rel ganda ini, maka waktu tempuh KA bisa disingkat karena perjalanan KA tidak lagi harus terhambat oleh persilangan di stasiun. "Kalau jalur ganda antara Stasiun Purwokerto-Kroya ini sudah dioperasikan secara normal, maka waktu tempuh antara antara stasiun Kroya-Purwokerto bisa dipangkas hingga 30-40 menit," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DLu5NU
February 15, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DLu5NU
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 12, 2019

7 Warna Kiswah dan Insiden Terbakarnya Penutup Ka'bah

IHRAM.CO.ID, Kiswah atau penutup Ka’bah tidak hanya berfungsi sebagai ‘selimut’, tetapi juga kiswah memiliki unsur estetika yang sangat tinggi dan diperhitungkan. Banyak sekali riwayat yang menyebutkan warna dari kiswah. 

Setidaknya ada tujuh riwayat yang menyebutkan ragam warna kiswah, yaitu di antaranya yait coklat, merah, putih, kuning, hijau, hitam, dan warna keemasan. 

Masing-masing warna ini pernah menjadi warna utama kiswah dalam catatan sejarah. Akan tetapi warna yang paling mendominasi adalah warna hitam, hingga sekarang. 

Perpaduan warnanya bisa berganti-ganti, terkadang penuh satu warna, atau dua warna yaitu warna dasar dan warna sekunder untuk pemanis. Seperti yang tampak sekarang, warna keemasan sebagai warna untuk teks ayat Alquran, sedangkan warna dasarnya adalah warna hitam. 

Warna merah dan putih juga pernah dikombinasi sebagai warna kiswah ketika menggunakan kain dari Yaman.     

Brokat dan sutra merupakan bahan yang sering digunakan untuk kiswah. Biasanya kiswah tersebu terdiri dari beberapa kain yang disusun dan di bagian paling atas adalah kiswah yang bertuliskan ayat-ayat Alquran.  

Pergantian kiswah memang semula tidak ada ketentuannya, namun belakangan kiswah diganti setiap tahun sekali. Biasanya kiswah diganti pada 10 Muharram, awal Rajah, 27 Ramadhan, hari tarwiyah,, atau ketika 10 Dzulhijjah. 

Pada masa Rasulullah SAW dan umat Islam menaklukkan Makkha, Rasul memilih tidak mengganti kiswah yang diletakkan oleh Suku Quraish dan tetap mempertahankannya. 

Berita Terkait

Kiswah tersebut diganti ketika terbakar akibat seorang perempuan yang membakar dupa di sekitar Ka’bah. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DwDJUj
February 12, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DwDJUj
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Petani Ciamis Gembira Terima Bibit Durian dari Presiden

Bibit durian yang diberikan meliputi durian Pelangi Warna Merah dan Bawor Banyumas

REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bergerak cepat merealisasikan instruksi Presiden Jokowi untuk memberi bantuan bibit durian ke petani di Ciamis. Para petani mengapresiasi pemberian bantuan ini.

"Alhamdulillah, kami dari Kelompok tani Pasopati Hokte Nusantara mendapatkan bibit durian dari Bapak Presiden Jokowi. Yang mana Bapak Jokowi dekat dengam rakyat, selalu sidak, permintaan masyarakat langsung sampai," kata Tobiin, Ketua Kelompok Tani Pasopati Hokte Nusantara Desa Cilacap Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Sabtu (9/2).

Tobiin dan petani lainnya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas dukungan pemberian bantuan bibit durian. Adapun bibit durian yang diberikan tersebut meliputi durian Pelangi warna merah, Bawor Banyumas, Matahari dan Musangking. Bibit durian ini akan ditanam di lahan seluas 1 hektare.

"Mudah-mudahan, kelompok tani kami menanan durian yang lebih maju dan sukses," ujar Tobiin.

Perlu diketahui, Tobiin merupakan salah satu petani yang berdialog dengan Presiden Jokowi saat penyerahan Surat Keputusan (SK) pemanfaatan hutan sosial oleh rakyat, di Cianjur, Jawa Barat, kemarin Jumat (8/2).

Dalam dialog tersebut, Tobiin mengatakan dirinya ingin menanam durian di lahan yang dia dapat. Namun bibit durian tersedia banyak tapi harganya mahal. Karenanya, Presiden Jokowi langsung meminta Menteri Pertanian untuk memberikan bantuan durian.

"Tadi saya mau minta durian malah diminta. Ya nanti saya ngomong ke Menteri Pertanian," kata Jokowi.

Direktur Jenderal Hortikuktura, Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan bibit durian tersebut. Ia mengapresiasi petani yang memanfaatkan lahan untuk ditanam durian.

"Ini sejalan dengan program yang sedang kami jalankan. Kementan sedang fokus meningkatkan produksi durian lokal yang kualitasnya bersaing dengan durian negara lain. Kemudian, daerah harus membangun kebun-kebun durian percontohan dan mampu memasok ke supermarket maupun ekspor," kata Suwandi.

Perlu diketahui, saat ini Kementan tengah menggerakan Program Gemar Tanam dan Konsumsi Buah Sayur Lokal (Gertam Kombusa), melalui pemanfaatan pekarangan, lahan kosong ditanami buah dan sayur bahkan teras rumahpun ditanami cabai dan sayuran dalam pot dan polibag.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SnoGGC
February 09, 2019 at 03:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SnoGGC
via IFTTT
Share: