Showing posts with label 2018 at 05:02PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:02PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

JPPI Menilai Konsep HOTS Belum Diajarkan Secara Optimal

Ketidakoptimalan itu disebabkan oleh mutu para pendidik yang masih rendah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai, proses ajar yang mengacu pada cara berpikir dengan nalar tinggi atau High Order Thinking Skill (HOTS) di berbagai daerah masih belum merata dan optimal. JPPI menyimpulkan ketidakoptimalan itu disebabkan oleh mutu para pendidik yang masih rendah, bahkan belum paham tentang konsep HOTS.

Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matriaji mengungkapkan, dari hasil penelitiannya masih banyak daerah yang belum mengintervensi dan mengalokasikan anggaran untuk peningkatan mutu para pendidik. Alhasil, mutu pendidik di berbagai daerah masih rendah.

“Misalnya kami kemarin melakukan penelitian di Banten, Jawa Timur dan Kepulauan Riau (Kepri) anggaran untuk peningkatan kualitas guru itu tidak ada yang lebih dari satu persen. Anggaran pendidikan yang 20 persen di lokal banyak yang dipakai gaji guru, infrastruktur, atau rapat. Kalau alokasi 1 persen kita berharap apa untuk guru?” Ungkap Ubaid saat dihubungi Republika, Kamis (27/12).

(Baca: Kemendikbud Klaim Telah Optimal Latihkan Soal HOTS pada Guru)

Untuk itu, Ubaid juga memprediksi pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2019 masih akan menimbulkan kegaduhan. Mengingat, soal-soal UN tahun 2019 bakal menyajikan soal HOTS.

Ubaid bahkan mengibaratkan, kebijakan pemerintah untuk menyajikan soal HOTS dalam Ujian Nasional seperti 'obsesi tanpa aksi'. Dia menegaskan, materi dan cara berpikir bernalar tinggi (HOTS) sangat penting bagi perkembangan otak anak. Untuk itu seharusnya ada upaya strategis pemerintah dalam menguatkan materi ajar HOTS.

“Soal HOTS ini sebenarnya hanya keinginan dari pemerintah pusat orang Jakarta yang ingin dinasionalkan. HOTS itu juga perkara penting jadi bagaimana HOTS ini dikuatkan di sekolah-sekolah,” kata Ubaid.

Sementara itu, Ubaid juga mempertanyakan kajian ilmiah yang dijadikan dasar pemajuan jadwal UN tahun 2019. Karena menurut dia, dengan dimajukannya jadwalnya harus dibarengi dengan kesiapan pemerintah dalam hal infrastruktur dan lainnya. Terlebih persiapan UN Berbasis Komputer (UNBK) yang mana perlu menyiapkan jaringan, komputer dan lain-lain.

“Infrastruktur atau alat persiapan UNBK yang menunjang itu tidak dibangun, sehingga tidak sesuai antara keinginan dan kebutuhan yang ada dilapangan. Dan ini lagi-lagi korbannya adalah murid,” tegas Ubaid.

Sebelumnya, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi menyampaikan, waktu pelaksanaan UN 2019 akan bergeser ke depan dibandingkan tahun 2018. UN tahun 2018 akan dimulai pada bulan April, sedangkan UN tahun 2019 dimulai pada bulan Maret. Dia berdalih, pergeseran ini karena menyesuaikan waktu puasa Ramadhan yang diproyeksikan mulai tanggal 5 Mei 2019.

UN SMK/MAK tahun 2019, terus Bambang, akan dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2019, sedangkan UN SMA/MA pada tanggal 1,2, 4, dan 8 April 2019. UN Program Paket C/Ulya pada tanggal 12-16 April 2019.

"Kalau UN SMP/MTs pada tanggal 22-25 April 2019, sedangkan UN Program Paket B/Wustha pada tanggal 10-13 Mei 2019," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GInPLs
December 27, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GInPLs
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 26, 2018

Warga Serang Sebut belum Ada Penyuluhan Terkait Bencana

Kepala Desa menyebut penyuluhan mitigasi bencana masih belum menyeluruh

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Tsunami yang berpusat di Selat Sunda menghantam wilayah Lampung dan Banten dengan senyap. Sebagian warga menyebut, saat kejadian hanya bisa pasrah karena tidak tau apa yang mesti dilakukan.

Salah satu warga Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Ade mengatakan, saat tsunami menerjang wilayahnya pada Sabtu (23/12) lalu, dirinya hanya berpikir untuk melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi.

Dengan hanya berbekal baju yang menempel di tubuhnya, ia berlari menuju sebuah tanjakan tidak jauh dari rumahnya. Di sisi lain, ia menyaksikan warga yang terlihat panik dan kebingungan selama tsunami berlangsung.

"(Di sini) nggak ada korban meninggal. Karena panik dan bingung makanya ada yang dapet luka sobek di badannya," katanya kepada Republika.co.id.

Ia menyampaikan, bencana serupa baru pertama kali terjadi dan belum pernah ada informasi atau penyuluhan tentang kemungkinan bencana. "Belum ada, yang kita tahu namanya bencana bisa datang kapan aja. Kita kan harus waspada," ujarnya.

Sementara, Plt. Kepala Desa Bulakan, Wahyuddin membenarkan bahwa di wilayahnya belum tersentuh penyuluhan mitigasi bencana. Kendati demikian, ia mengklaim bahwa warga sudah diberi pemahaman tentang wilayah tempat tinggal yang dekat dengan laut sehingga rawan bencana.

"Penyuluhan sambil berjalan aja, belum ada penyuluhan yang warga itu dikumpulkan dalam satu tempat," ungkapnya kepada Republika.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TbGbps
December 26, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TbGbps
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

Vs Newcastle, Klopp: Rafael Diterima Baik di Anfield

The Reds tak terkalahkan dalam 18 partai terakhir di Liga Primer.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Liverpool bakal mengusung misi untuk mengamankan tiga poin saat bersua tim papan bawah Newcastel United pada lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-19 di Stadion Anfield, Rabu (26/12) malam WIB. Laga bertajuk 'Boxing Day' tentu menjadi tantangan tersendiri bagi armada Juergen Klopp.

The Reds tak terkalahkan dalam 18 partai terakhir di Liga Primer, tiga imbang dan 15 menang. Alhasil, untuk sementara Liverpool bertengger di posisi puncak dengan perolehan nilai 48 poin unggul empat poin dari rival terdekat, Manchester City.

Namun, kali ini the Anfield Gank bakal kembali bertemu lawan yang menerapkan skema bertahan, Newcastle United, yang diarsiteki Rafael Benitez. Meski begitu, Klopp menilai timnya harus tetap waspada dan tetap bereaksi seperti saat mengalahkan Wolverhampton Wanderes akhir pekan kemarin.

"Saya berharap kami tetap lapar dan berambisi untuk menang. Itulah yang harus ditunjukkan saat berhadapan dengan Newcastle," ujar Klopp dilansir laman resmi klub, Selasa (25/12).

Meski begitu, Klopp menyadari setiap klub memiliki permainan berbeda meski mengusung taktik bertahan. Ia pun tetap meminta para pemainnya agar bisa beradaptasi dengan berbagai hal yang dilakukan di atas lapangan.

"Rafael Benitez dengan semua kualitasnya, dapat mengatur pertahanan dengan cukup baik. Itu bagus untuknya, tak begitu baik untuk kami. Tetapi kami masih akan berusaha untuk mengalahkan mereka," sambung pria asal Jerman.

Pelatih berusia 51 tahun lantas menilai kehadiran Rafa, sapaan akrab Benitez, di Anfield bakal disambut hangat oleh para pendukung Liverpool. Pasalnya, Rafa pernah sukses membawa Liverpool meraih gelar Liga Champions pada 2005 silam.

Klopp juga menyukai karakteristik yang ada dalam diri Benitez. Klopp menyebut, pria asal Spanyol itu merupakan pribadi yang baik. "Ini menunjukkan para Liverpudlians jelas tak mudah melupakannya. Saya rasa hal ini bagus untuknya."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sjw1mJ
December 25, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sjw1mJ
via IFTTT
Share:

Saturday, December 22, 2018

Vs Juventus, Under: Roma Harus Tunjukkan Semangat Besar

Hingga memasuki pertengahan musim 2018/2019 Roma belum tampil inkonsisten.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- AS Roma bakal melakoni partai berat dengan berkunjung ke markas Juventus di Stadion Allianz, Ahad (23/12) dini hari WIB pada lanjutan Serie A Italia giornata 17. Jelang laga, penyerang sayap Roma Cengiz Under menegaskan timnya harus menunjukkan semangat yang kuat untuk mengalahkan Bianconeri.

"Ini merupakan periode yang sulit bagi kami dan kami harus kembali untuk memenangkan pertandingan," ujar Under dilansir Football Italia, Jumat (21/12).

Hingga memasuki pertengahan musim 2018/2019 Roma belum tampil inkonsisten. Pasukan Eusebio Di Francesco masih berkutat di papan tengah klasemen dengan meraih 24 poin dari enam kemenangan, enam seri, dan empat kekalahan.

Namun, pada akhir pekan kemarin il Giallorossi baru saja memetik kemenangan krusial 3-2 atas Genoa. Kemenangan itu dipandang membawa dampak positif bukan hanya kepada pemain dan staf, tapi kepada seluruh pendukung Roma. "Terpenting adalah Roma menunjukka masih bersaing di sini," sambung Under.

Pesepak bola asal Turki itu lantas mengatakan, timnya segera bersiap melawan juara bertahan Juventus akhir pekan nanti. Selain harus mempersiapkan kondisi dengan baik, Under juga mengingatkan pentingnya kemenangan di partai besar. "Ini adalah partai sulit, karena Juventus sangatlah hebat. Kami harus bersatu dan bertarung untuk menunjukan semangat tim yang kuat," kata dia.

Pemain 21 tahun itu telah mencatat 14 penampilan bersama il Lupi di pentas Serie A musim ini. Ia total telah mencetak lima gol dan empat assist di dua ajang, Liga Italia dan Liga Champions.

Under pun mengaku bila performanya dapat meningkat apabila mendapat bantuan dari rekan-rekan setimnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rQLZZN
December 22, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rQLZZN
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Cukai Plastik Dorong Industri Hijau

Dana cukai akan dikembalikan lagi ke hulu melalui industri hijau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deputi I Komisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan Indonesia, Adrie Charviandi mengatakan, ada dua hal yang harus ditegaskan dari penerapan cukai. Pertama, cukai hanya untuk industri kantong plastik, bukan plastik secara keseluruhan. Kedua, industri yang dituju pun hanya mereka yang bersifat konvensional atau tidak ramah lingkungan. 

Adrie mengatakan, pemahaman ini harus diluruskan oleh pemerintah ke industri terkait untuk menghindari kesalahpahaman. Selama perusahaan masih berada di koridor ramah lingkungan atau tergolong industri hijau, mereka tidak akan dikenakan biaya cukai. 

Dengan penerapan cukai kantong plastik ini, Adrie menilai, akan berdampak positif terhadap pengembangan industri hijau di Indonesia. "Sebab, industri akan terdorong untuk mengaplikasikan konsep industri hijau. Kalau mereka sudah menerapkannya, mereka zero tarif," tuturnya ketika dihubungi Republika.co.id, Selasa (11/12).

Adrie menjelaskan, dana cukai yang didapatkan dari perusahaan konvensional akan dikembalikan lagi ke hulu melalui industri hijau. Ketika ada perusahaan yang  merasa tidak sanggup secara modal, mereka akan dibantu dengan dana cukai. 

Adrie mengakui, kebijakan cukai kantong plastik tidak dapat berdiri sendiri untuk memberikan dampaknya terhadap lingkungan. Kebijakan ini akan efektif terhadap pengurangan sampah apabila diberlakukan bersama dengan kebijakan lain. Seperti, penerapan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) serta pengelolaan bank sampah. 

Diketahui, saat ini, pemerintah tengah menyusun rancangan peraturan pemerintah tentang barang kena cukai berupa kantong plastik. Inti dalam peraturan itu adalah mengarah pada produksi plastik yang ramah lingkungan.

Baca juga, Kebijakan Kantong Plastik Turunkan Kinerja Industri

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ruvd2u
December 11, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ruvd2u
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Mavericks Hentikan Empat Kemenangan Beruntun Clippers

Kemenangan Mavericks tak lepas dari pertahanan yang kokoh dari dua pemainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Laju empat kemenangan beruntun Los Angeles (LA) Clippers akhirnya terhenti. Dallas Mavericks adalah klub yang menghentikan laju positif pemilik catatan kemenangan 15-7 ini.

Sebenarnya, Clippers berpeluang melanjutkan catatan positifnya. Kala pertandingan menyisakan 46 detik, sebuah tembakan tiga angka Lou William melesak mulus sehingga membuat Clippers unggul 110-109.

Namun ternyata ini adalah angka terakhir yang dicetak Clippers pada laga Senin (3/12) di American Airlines Center. Sebaliknya, tuan rumah Dallas Mavericks (11-10) berhasil menambah lima angka lagi untuk memenangkan pertandingan kali ini dengan skor 114-110.

Kemenangan Mavericks tak lepas dari pertahanan yang kokoh dua pemainnya DeAndre Jordan dan Dennis Smith Jr, terutama di pengujung laga. Termasuk sebuah block mulus yang dilakukan Smith yang menggagalkan upaya Tobias Harris untuk menyamakan kedudukan 112-112. Serta defensive rebound yang dilakukan Jordan setelah tembakan tiga angka Lou William gagal saat pertandingan menyisakan lima detik.

DeAndre Jordan yang dalam 10 tahun terakhir memperkuat Clippers, menjadi tembok yang tangguh bagi Mavericks. Selain mencetak 16 angka, 23 rebound berhasil dibukukannya, 17 di antaranya adalah defensive rebound yang membuat Clippers kesulitan meraih angka dari second chance. 

Poin terbanyak bagi Mavericks kali ini dibukukan Harrison Barnes dengan 30 angka, pemain cadangan JJ Barea mengemas 24 angka, Wesley Matthews 14 angka, dan Dorian Finney-Smith mencetak 10 angka.

Sementara di kubu Clippers, ada lima pemain yang mencetak dua digit angka, yakni Monterzl Harrell mengemas double-double 23 angka dan 10 rebound, Lou Williams yang juga memulai laga dari bangku cadangan menyusul dengan 21 angka dan 8 assist. Danilo Gallinari mencetak 21 angka, disusul Tobias Harris menambahkan 15 angka, dan Avery Bradley melengkapi daftar dengan catatan 12 angka.

Hasil ini membuat Clippers memiliki nilai sama dengan pimpinan klasemen Wilayah Barat, Denver Nuggets dengan catatan 15-7. Sedangkan, Mavericks di peringkat delapan wilayah yang sama. Selanjutnya, Mavericks menjamu Portland Trail Balzers. Sementara Clippersa kan berkunjung ke markas New Orleans Pelicans.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Eb1DYk
December 03, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Eb1DYk
via IFTTT
Share:

Koalisi Saudi Setujui Evakuasi Milisi Houthi ke Oman

Evakuasi militan Houthi yang terluka dinilai bisa memperlancar pembicaraan damai.

REPUBLIKA.CO.ID, SANAA -- Koalisi yang dipimpin Arab Saudi dan Uni Emirat Arab di perang Yaman memindahkan 50 anggota militan Houthi yang terluka. Mereka akan dievakuasi dari Sana'a ke Muscat, Oman menggunakan pesawat milik PBB.

Pengumuman itu dilakukan setelah utusan PBB untuk Yaman, Martin Griffiths meminta adanya sikap baik sebelum rencana pembicaraan damai di Swedia dilakukan. Evakuasi ini menjadi langkah penting untuk memulai negosiasi setelah negara-negara maju menekan penghentian perang yang sudah terjadi selama empat tahun ini. 

"Pesawat PBB akan tiba di bandara internasional Sanaa hari Senin untuk mengevakuasi 50 militan yang terluka ditemani dengan tiga orang dokter dari Yaman dan satu dokter dari PBB dari Sanaa ke Muscat," kata jurubicara koalisi Arab Saudi di Yaman, Turki al-Maliki, seperti dilansir dari Aljazirah, Senin (3/12).

Nasib militan yang terluka sebelumnya menjadi batu sandungan dalam pembicaraan damai yang batal pada bulan September lalu. Pasukan militer Ameriak Serikat setuju untuk memfasilitasi evakuasi medis sesuai dengan permintaan Griffiths.

Maliki mengatakan sesuai apa yang diminta Griffiths evakuasi ini dilakukan atas dasar kemanusiaan dan sikap untuk menumbuhkan kepercayaan. Sampai kini belum ada tanggapan baik dari militan Houthi maupun PBB.

Usulan pembicaraan damai yang ditengahi PBB didukung baik militan maupun koalisi yang dipimpin Arab Saudi. Kedua belah pihak rencananya akan bertemu di Swedia pada pekan ini. Namun, Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres membatalkan pertemuan awal Desember dan ia berharap pembicaraan damai akan dilakukan pada tahun ini.   

Sebelumnya militan Houthi mengatakan mereka akan menghadiri pertemuan tersebut dengan syarat keamanan mereka dijamin. Pembicaraan damai yang gagal sebelumnya direncanakan dilakukan di Jenewa, Swiss. Pembicaraan tersebut gagal karena militan Houthi tidak mau meninggalkan Sana'a sebab PBB tidak bisa menjamin keselamatan mereka.

Mereka juga menuduh PBB gagal menjamin keamanan militan yang terluka untuk dievakuasi ke Oman. Kegagalan pembicaraan damai pada 2016 lalu di Kuwait yang memakan waktu 108 hari membuat militan Houthi terdampar di Oman selama tiga bulan.

Baru-baru ini, Griffiths mengadakan pertemuan secara terpisah dengan kedua belah pihak yang bertikai untuk mempersiapkan pembicaraan damai di Swedia. Peneliti Gulf International Forum, Sigurd Neubauer menyambut evakuasi ini sebagai perkembangan yang positif.

"Faktanya kami sedang membahas isu ini, yang mana sebelumnya sangat terbatas, ini sebuah kemenangan diplomatik, kami harus selalu optimistis tapi tetap hati-hati karena hasil yang pertama-tama kami lihat apakah pembicaraan ini jadi dilakukan atau tidak," kata Neubauer.

Neubauer menambahkan jika ternyata pembicaraan damai ini terjadi maka yang menjadi pertanyaanya apakah militan Houthi, PBB, dan koalisi Arab Saudi mau menyerahkan pelabuhan Hodeidah ke PBB. Hal itu penting karena untuk menyalurkan bantuan kemanusian ke seluruh Yaman.

"Jika itu terjadi, maka proses pembicaraan damai akan berjalan sesuai jalur tapi yang pertama apakah dan kapan pembicaraan damai dilakukan," kata Neubauer.

Kepala Bantuan PBB Mark Lowcock memperingatkan pada pekan lalu Yaman sedang mengalami bencana kemanusiaan dalam kunjungannya. Yaman hancur setelah meletusnya perang saudara pada 2014 lalu ketika militan Houthi yang bersekutu dengan pasukan yang setia dengan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh mengepung kota terbesar di Yaman.

Arab Saudi memberi bantuan militer kepada pemerintahan Yaman yang sah melawan pemberontak pada Maret 2015 lalu. Mereka ingin membantu membangun kembali pemerintahan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.

Akibat perang tersebut sebanyak 14 juta warga Yaman terancam kelaparan. Sementara, tiga perempat populasinya atau sekitar 22 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Organisasi-organisasi yang memberikan bantuan di Yaman memperkirakan ada sekitar 85 ribu anak-anak yang mungkin akan mati karena kelaparan dan kolera. Sementara itu, sudah puluhan ribu rakyat sipil tewas karena serangan udara koalisi yang dipimpin Arab Saudi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2So1iEH
December 03, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2So1iEH
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Rumah Zakat Gelar Penyuluhan Ternak Lele di Semarang

Penyuluhan terkait pemberian pakan yag tepat untuk mendapatkan hasil lele maksimal.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Bertempat di balai RT 5 dan 4, Kelurahan Wonolopo, Mijen, Kota Semarang, Rumah Zakat bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) mengadakan penyuluhan bertema manajemen pemberian pakan lele. Penyuluhan diberikan kepada kelompok ternak budi daya lele "Mina Tirta Mulia".

Kegiatan ini dihadiri 20 orang peserta dari kelompok ternak budi daya lele. Dalam penjelasannya Kristiawan, selaku pemateri, memaparkan pentingnya pengelolaan budi daya lele. "Untuk mendapatkan hasil jumlah yang maksimal dibutuhkan bahan pakan yang padat gizi baik protein maupun karbohidratnya," ujarnya seperti dalam siaran pers Rumah Zakat.

Kristiawan menambahkan, bahan pakan juga mempunyai dua manfaat selain untuk menambah berat badan juga untuk bertahan hidup.

Merespons penyuluhan yang diberikan Rumah Zakat, Kelompok Mina Tirta Mulia menyatakan rasa terima kasihnya. Mereka mengaku senang dengan penyuluhan yang diberikan.

"Terima kasih Rumah Zakat atas penyuluhan ini. Alhamdulillah program ini sangat bermanfaat," ucap Untung selaku ketua kelompok ternak lele tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DL4jLi
November 26, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DL4jLi
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 21, 2018

KPK Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Century

KPK membuka kembali penyelidikan kasus Bank Century.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkomitmen segera menyelesaikan penanganan kasus korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. KPK membuka kembali penyelidikan kasus Century lewat pemeriksaan beberapa saksi pada pekan lalu.

"Tentunya pimpinan sudah komit bahwa ini memang sudah harus selesai, segera. Jadi, tunggu saja prosesnya," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/11).

KPK menduga bahwa dalam kasus Bank Century tersebut tidak dilakukan oleh satu orang. Berdasarkan putusan yang sudah berkekuatan hukum dengan terdakwa mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Devisa BI Budi Mulya, saat itu terdapat beberapa orang yang diduga juga harus bertanggung jawab.

"Kan itu pasti prosesnya sudah pasti ya mengembangkan putusan yang sudah ada dari Budi Mulya, itu sudah pasti. Kemudian bagaimana itu diproses, penyidik yang akan lebih tahu," ucap Saut.

Sebelumnya, KPK pada Rabu (14/11) juga telah meminta keterangan dari Budi Mulya di Lapas Sukamiskin, Bandung, dalam penyelidikan kasus Bank Century. Untuk diketahui, Budi Mulya merupakan terpidana tindak pidana korupsi dalam pemberian FPJP kepada Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Budi Mulya telah dijatuhi putusan kasasi pada 8 April 2015 yaitu penjara selama 15 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 8 bulan kurungan. Selain itu, KPK pada Selasa (13/11) juga telah meminta keterangan dari mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Miranda Swaray Goeltom dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso,

Selanjutnya pada Kamis (15/11), mantan Gubernur Bank Indonesia dan Wakil Presiden RI 2009-2014 Boediono dan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi Agus Sarwono juga telah diminta keterangan dalam penyelidikan kasus korupsi Bank Century itu.

Kelanjutan penyelidikan kasus Bank Century berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan oleh jaksa penuntut umum (JPU), penyidik, dan tim yang ditunjuk pascaputusan hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Effendy Mochtar yang memerintahkan KPK tetap melanjutkan kasus Bank Century.

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mempraperadilankan kembali KPK karena amar putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menyatakan memerintahkan termohon (KPK) untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FAEy2G
November 21, 2018 at 05:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FAEy2G
via IFTTT
Share: