Showing posts with label 2018 at 05:42PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:42PM. Show all posts

Friday, December 21, 2018

Mengapa Trump Pilih Keluar dari Suriah?

Menhan AS memilih mundur setelah tak sepakat dengan Trump.

REPUBLIKA.CO.ID,  Presiden AS Donald Trump membuat keputusan mengejutkan. Ia berkomitmen menarik seluruh pasukan AS dari Suriah. Tak hanya itu, Trump disebut juga akan mengeluarkan 2.500 personel militer AS dari Afghanistan.

Langkah Trump tersebut menuai kontroversi, bahkan di tubuh partainya sendiri Partai Republik yang menolak sikap Trump. Menhan AS Jim Mattis bahkan memilih mundur daripada menjalankan perintah Trump. 

Salah satu alasan utama Trump mengakhiri perang di Suriah adalah karena faktor ISIS. Kelompok ISIS dinilainya telah kalah. Sehingga tak ada alasan bagi tentara AS untuk berada di sana.

Trump seperti enggan untuk melanjutkan opsi perlawanan terhadap pemerintahan Bashar al-Assad seperti presiden terdahulu. Karena itu, mundurnya AS akan menjadi angin segar bagi Assad.

"Kita telah mengalahkan ISIS, satu-satunya alasan mengapa (tentara) saya tetap di sana selama masa kepresiden ini," cicit Trump.

Baca juga, Trump akan Tarik Seluruh Pasukan AS di Suriah.

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengatakan, penarikan pasukan menandai dimulainya fase berikutnya dalam perjuangan dengan ISIS. Lima tahun lalu, kata ia, ISIS adalah kekuatan yang sangat kuat dan berbahaya di Timur Tengah, dan sekarang Amerika Serikat telah mengalahkan mereka.

“Kemenangan atas ISIS di Suriah ini tidak menandakan akhir dari Koalisi Global atau kampanyenya. Kami bertransisi ke fase berikutnya dari kampanye ini," kata Sanders lagi.

Rencana penarikan pasukan AS di Suriah sebenarnya sempat digulirkan beberapa waktu lalu. Namun pada saat itu, rencana tersebut terhalang karena Trump dibujuk oleh sekutu dan penasihatnya untuk tetap menyelesaikan perjuangan melawan ISIS dan menahan Iran.

Penasihat keamanan nasional Trump sendiri, John Bolton, dengan gigih menentang keputusan tersebut, karena alasan yang berbeda. Pada sidang umum PBB pada bulan September Bolton menyatakan: "Kami tidak akan pergi selama pasukan Iran berada di luar perbatasan Iran dan itu termasuk proxy dan milisi Iran," kata Bolton.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Jim Mattis telah menulis surat pengunduran  diri karena berbeda pendapat dengan Presiden AS Donald Trump. Trump menolak nasihatnya dan menarik pasukan AS yang berada di Suriah.

Gedung Putih mengatakan Mattis merilis surat tersebut setelah bertatap muka dengan Trump di mana kedua orang tersebut juga menunjukan perbedaan mereka. "Karena Anda memiliki hak untuk memiliki Menteri Pertahanan yang dalam hal ini memiliki pandangan yang selaras dengan Anda dan persoalan lainnya, saya yakin ini langkah yang tepat bagi saya untuk mengundurkan diri dari posisi saya," kata Mattis dalam surat tersebut, Jumat (21/12).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LtTTkS
December 21, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LtTTkS
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

JPU KPK Sebut Zainudin Hasan Terima Gratifikasi Rp 7 M

Bupati Lampung Selatan nonaktif menolak isi dakwaan dari JPU KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Selain perkara suap fee proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan, Terdakwa Zainudin Hasan, Bupati Lampung Selatan nonaktif tersebut terjerat perkara gratifikasi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mendakwanya telah menerima uang gratifikasi sebesar Rp 7 miliar.

Sidang perdana terdakwa Zainudin Hasan dengan Hakim Ketua Mien Trisnawaty berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang, Senin (17/12). Terdakwa hadir mengenakan baju batik berpeci hitam dengan pengawalan dua anggota polisi dari Brimob Polda Lampung lengkap persenjataan.

Dalam pembacaan dakwaannya, JPU KPK Subari Kurniawan menyebutkan terdakwa telah menerima uang gratifikasi totalnya mencapai Rp 7 miliar. Uang tersebut diserahkan dari PT Bara Mega Cipta Mulya.

Saat menerima uang gratifikasi dari perusahaan itu, terdakwa menggunakan nomor rekening Bank Mandiri atas nama Sudarman. Semua uang yang terima terdakwa menggunakan rekening bank tersebut atas nama Sudarman.

"Sejak menerima uang tersebut, terdakwa tidak melaporkan kepada KPK dalam batas waktu 30 hari," kata JPU KPK Subari.

Terdakwa tidak melaporkan penerimaan uang tersebut kepada KPK dalam batas waktu tersebut, JPU KPK menyatakan uang yang diterima terdakwa sebagai bentuk penyuapan karena berlawanan dengan tuga dan kewajiban sebagai seorang bupati di Kabupaten Lampung Selatan.

JPU menyebut tindakan dan perbuatan terdakwa diancam pidana berdasarkan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Seusai sidang, terdakwa Zainudin Hasan yang juga adik Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan membantah isi dakwaan JPU KPK tersbeut. Ia keberatan dengan isi dakwaan JPU dan menolak semuanya. "Isi dakwaan itu tahun 2010, sedangkan saya baru menjabat bupati tahun 2016," katanya kepada wartawan.

Menurutnya, dakwaan yang dilontarkan JPU KPK tersebut berlangsung pada tahun 2010 sedangkan ia menjabat bupati Lampung Selatan tahun 2016. "Saya tidak mungkin menerima suap Rp 7 miliar itu," Zainudin Hasan mengelak tuduhan tersebut.

Zainudin menjelaskan, sebelum menjadi bupati, ia telah berbisnis, sehingga tidak mungkin disebut miskin karena sejak kecil ia sudah berbisnis. Tuduhan yang menyerangnya menerima gratifikasi Rp 7 miliar, ia menyebutkan sebagai merampok hartanya di siang bolong.

Dalam kesempatan sidang selanjutnya, ia akan memberikan pembelaan terkait dakwaan JPU tersebut. Sebelumnya, terdakwa Zainudin Hasan terjerat perkara suap fee proyek infrastruktur di Dinas PUPR Lampung Selatan dengan menerima suap sebesar RP 100 miliar dari berbagai pihak sebagai komitmen penentuan rekanan proyek.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PHDoC5
December 17, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PHDoC5
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Gelar Rakernas II, Mathlaúl Anwar Soroti Tahun Politik

Mathlaúl Anwar tidak berafiliasi politik dan mengajak umat tetap rawat persatuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mathla’ul Anwar (MA) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Jakarta, Sabtu (8/12). Bertepatan dengan dinamika tahun politik, Mathla’ul Anwar kembali mengingatkan seluruh kader dan umat Islam Indonesia untuk bahu-membahu merawat keutuhan NKRI.

Pada Rakernas II kali ini, Ormas Islam yang telah berdiri sejak 1916 silam itu mengusung tema ‘Revitalisasi Peran dan Kontribusi Mathla’ul Anwar dalam Merawat NKRI’. 

Ketua Umum PBMA Sadeli Karim mengatakan, menjelang penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019, banyak isu penting yang harus dikonsolidasikan, baik secara internal maupun eksternal.

“PBMA meminta kepada seluruh pengurus, anggota, simpatisan, dan keluarga besar di seluruh dunia untuk menjaga ketertiban, harmoni serta kondusivitas kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama jelang tahun politik 2019,” kata Sadeli di Jakarta, Sabtu siang.

Sadeli menuturkan, berkenaan dengan tema merawat NKRI tersebut, MA ingin memperkuat fakta bahwa umat Islam memiliki peran dan kontribusi besar dalam perjuangan serta menjaga kemerdekaan. Oleh sebab, itu segala bentuk pilihan politik dan perbedaan pendapat hendaknya disikapi secara santun dan sebaik-baiknya.

“Mathla’ul Anwar tidak berafiliasi dengan partai politik manapun, tapi warga MA dianjurkan untuk memilih partai politik dengan visi dan misi yang sama dengan nafas MA,” tutur dia.

Sekretaris Jenderal PBMA Oke Setiadi Affendi mengatakan, dalam organisasi MA tidak ada tradisi dukung-mendukung terkait urusan politik. MA sebagai Ormas memiliki dua fungsi utama. Pertama, sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang pendidikan dan kedua perekat umat dari seluruh golongan.

Menurut Oke, MA sejauh ini terlibat aktif dalam menanamkan pendidikan politik sesuai falsafah ‘baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghafur’ kepada masyarakat. Namun, itu semua tidak lepas dari Pancasila sebagai dasar negara.

Dia menjelaskan, tafsiran kata thayyibatun pun sesuai dengan landasan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Kita berikan pemahaman kepada semua warga MA agar bisa menjaga negara sehingga menjadi baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BXJfQr
December 08, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BXJfQr
via IFTTT
Share:

Pacific Caesar Tumbangkan Siliwangi 89-68

Duo pemain asing Pacific Caesar jadi motor kemenangan tim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duo pemain impor Pacific Caesar Surabaya, Matthew van Pelt dan Qa'rraan Calhoun, membukukan raihan dwiganda demi mengantarkan timnya membekap Bogor Siliwangi. Pacific Caesar menang dengan skor 89-68 dalam laga lanjutan Seri II Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2018-2019 di Britama Arena, Jakarta, Sabtu.

Van Pelt mencapai dwiganda lewat 26 poin dan 14 assist, sedangkan Calhoun melalui 24 poin dan 14 rebound, dibantu 17 poin yang dicetak Indra Muhammad.

Sebaliknya, bagi Siliwangi, dua pemain asing mereka juga tampil dominan. Yakni dwiganda 25 poin dan 24 rebound dari Michael Vigilance Jr., serta 13 poin milik Martavious Irving. Namun rekan setim mereka tak satu pun mencapai raihan poin dua digit lagi.

Kemenangan Pacific kali ini juga tidak lepas dari efektivitas mereka tiap kali memperoleh kesempatan menyerang. Terlihat dengan raihan 21 poin lewat fast break, dibandingkan Siliwangi yang hanya memperoleh 6 poin dari hal tersebut.

Hasil itu merupakan kemenangan kedua yang diraih Pacific yang kini telah mencatatkan dua kali menang dan sekali kalah (2-1). Sedangkan bagi Siliwangi (1-4), dengan hasil tersebut mereka melewati Seri II tanpa kemenangan.

Pacific tak pernah dalam keadaan tertinggal sejak lemparan pemula pertandingan dilakukan.

Setelah membuka dengan keunggulan 4-0 lewat jump shot Calhoun dan layup Yerikho Tuasela, Pacific melesat melesakkan 11 poin tanpa balas untuk menegaskan keunggulan 18-5 di sisa waktu 3 menit 53 detik kuarter pertama.

Sayangnya, Siliwangi berhasil memangkas jarak dengan rentetan poin 12-5 demi menutup kuarter pertama dalam keadaan tertinggal 17-23.

Pacific kembali memperlebar jarak menjadi 11 poin jauhnya dengan mengemas 21 poin tambahan di kuarter kedua dan menyudahi paruh pertama pertandingan dalam keunggulan 44-33 atas Siliwangi.

Siliwangi berjibaku untuk memperoleh 21 poin tambahan di kuarter ketiga. Namun Pacific menjawabnya dengan mengantongi 23 poin untuk kembali menambah keunggulan menjadi 67-54 saat periode tersebut berakhir.

Sebanyak 22 poin tambahan di kuarter pamungkas kian memantapkan kemenangan Pacific menjadi 89-68 atas Siliwangi.

Pacific masih menyisakan satu pertandingan yang menjadi pemungkas Seri II yakni melawan NSH Jakarta pada Ahad (9/12).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L2ljhv
December 08, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2L2ljhv
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Message of peace, unity from 212 Alumni Reunion Rally

Novel Bamukmin says three millions people involved in 212 Alumni Reunion Rally.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — The 212 Alumni Reunion went peacefully and smoothly on Sunday (Dec 2). No security disturbance occured although big masses involved on the event held at National Monument (Monas) area, Central Jakarta.

The event is expected to strengthen the spirit of Muslims in this political year. Masses were seen coming since early morning on Sunday. They sung yells and raised tawheed (Laa Ilaha Ilallah, the oneness of God) flags.

The ways to location of 212 Alumni Reunion become more crowded before finally it could not be crossed by vehicles as participants thronged the area. Participants came not only from Jakarta and surrounding areas, but also from Sumatra and other regions.

“This the moment of the unity of Muslims throughout Indonesia to constantly foster our da'wah struggle," said Nato, a participant of 212 Alumni Reunion from Bandung Regency, West Java.

According to Nato, 212 Alumni Reunion is a rally that really awaited by Muslims in Indonesia. The 212 Reunion becomes an event for hospitality with Muslims from Sabang to Merauke.

Meanwhile, on the main stage of 212 Alumni Reunion, a series of agendas were carried out since fajr. Among the agendas were remembrance, celebration of Maulid Nabi Muhammad SAW (the birthday of Prophet Muhammad peace be upon him), and speeches from ulemas, clerics, and noted figures.

Speech also delivered by ulema from Palestine, Taisir Hamdan Sulaiman, also Jakarta Governor Anies Baswedan. He thanked God for the ability to fullfil some promises as capital city leader.

“Alhamdulillah one year down for the ‘trip’ in Jakarta. One by one of the promises, Insya Allah (God will) to be fulfilled,” Anies said.

Anies expected 212 Alumni Reunion participants to maintain order, not only for this event, but also on their way home. It was in order to convey the message that the participants of the action are people fighting for unity and justice.

The 212 Alumni Reunion spokesman, Novel Bamukmin said there were at least three million people who attended the event. He stressed the reunion as a momentum of togetherness and full of peace. In addition, the event also related to commitment of Muslims to keep 2019 presidential election peaceful.

“There is no other flag, except Red and White flag and tawheed flag,” Novel said.

A number of political figures also attended 212 Alumni Reunion. They are a presidential candidate number 02 Prabowo Subianto and People's Consultative Assembly speaker Zulkifli Hasan.

The masses of 212 Alumni Reunion started to disperse in the afternoon. They cleaned up the garbage left.

“From the predictions and coordination of relevant stakeholders, the event on Dec 2 is managed properly, so that the situation can take place safely and conducively. The community is increasingly aware and smart that security is a shared responsibility," said National Police spokesman Dedi Prasetyo.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Rv3wSJ
December 03, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Rv3wSJ
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Muhammadiyah Duga Ada Kekeliruan LPJ Kemah

Muhammadiyah menghormati proses hukum, tetapi meminta polisi tak fokus pada LPJ.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Pimpinan Pusat Mummadiyah menemukan adanya dugaan kekeliruan administrasi dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Kegiatan Kemah Pemuda Islam yang disusun oleh panitia kemah dari Pemuda Muhammadiyah. Dugaan ini setelah Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah melakukan kajian.

"Setelah mempelajari dokumen dalam bentuk fotokopian LPJ kegiatan Kemah Pemuda Islam yang disusun oleh panitia kemah dari Pemuda Muhammadiyah, kami menemukan dokumen yang patut diduga telah terjadi kesalahan administrasi pelaporan karena ketidakpahaman panitia," kata kuasa hukum Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Trisno Rahardjo saat jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (29/11).

Menurut Trisno, saat ditunjuk sebagai kuasa hukum, Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia PP Muhammadiyah memang belum memeriksa dan mengetahui dokumen LPJ secara penuh. Sebab, pihak panitia masih sibuk dengan kegiatan Muktamar Pemuda Muhammadiyah, 25 sampai 28 November 2018.

"Dari item-item dokumen yang akhirnya kami dapatkan, kami lihat ada persoalan tentang pembayaran. Inilah persoalan yang perlu kami lihat secara objektif bahwa polisi melakukan penyidikan karena memang ada persoalan hukum," katanya.

Menurut Trisno, kekeliruan administrasi itu baru disadari panitia kemah setelah ada panggilan dari kepolisian. Karena LPJ harus segera dilaporkan, panitia melakukan penyusunan secara tergesa-gesa.

"Ada kemungkinan yang tidak pas ketika itu dilaporkan, kemudian kami juga melihat ada persoalan," katanya.

Dengan demikian, terkait dengan persoalan hukum yang saat ini telah ditangani penyidik Polda Metro Jaya, menurut dia, secara keseluruhan dapat dimengerti oleh panitia kemah dari Pemuda Muhammadiyah. "Kami menghormati seluruh proses hukum yeng tengah dilaksanakan oleh penyidik pada Polda Metro Jaya," katanya.

Kendati demikian, Trisno meminta penyidikan tidak hanya terfokus pada dokumen LPJ, tetapi juga pada ukuran kesuksesan acara pelaksanaan kegiatan. Ia mengatakan tujuan utama kegiatan tersebut, yakni adanya kebersamaan antara pemuda Islam.

Trisno mengemukakan PP Muhammdiyah menginginkan agar persoalan yang melibatkan Panitia Kemah Pemuda Muhammadiyah bisa disampaikan secara komprehensif dan objektif. "Harus menyampaikan hal yang benar-benar terjadi sehingga hasil pemeriksaan menjadi baik dan bagus serta penyidik juga bisa sangat terbuka melakukan pemeriksaan," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melibatkan GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah menggelar Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia di Pelataran Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, 16 sampai 17 Desember 2017. Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan kepolisian dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), status kasus tersebut ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.

Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simajuntak, Ketua Pelaksana Ahmad Fanani, panitia dari Kemenpora Abdul Latif, dan panitia dari GP Ansor Safaruddin pada hari Senin (19/11).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BFyfH6
November 29, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BFyfH6
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Gitar Megadeth Dilelang untuk Korban Palu dan Donggala

Megadeth bahagia bisa menggelar konser dan berbagi untuk korban bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Megadeth akan melelang gitar bertandatangan mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Acara amal ini akan dilaksanakan pada 30 November 2018 di Hard Rock Cafe Jakarta.

Sebelum dilaksanakannya acara JogjaRockarta Festival 2018 di Stadion Kridosono Yogyakarta pada 27 Oktober 2018 lalu, Dave Mustaine (vokal & gitar), David Ellefson (bass), Kiki Loureiro (gitar) dan Dirk Verbeuren (drum) menandatangani gitar seri Dean Guitars Dave Mustaine Signature VMNT.

Gitar ini akan dilelang dalam acara JogjaRockarta Charity Auction for Palu & Donggala Guitar Signed by Megadeth dan seluruh hasilnya disumbangkan kepada korban gempa di Palu dan Donggala. Megadeth melakukan lelang sebagai bukti kepedulian mereka kepada korban bencana alam di beberapa daerah di Indonesia.

"Bencana alam yang menimpa Palu dan Donggala merupakan kesedihan yang tidak hanya dirasakan oleh kami sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, akan tetapi juga oleh banyak masyarakat dunia. Salah satunya seperti yang dirasakan oleh para personel Megadeth. Mereka merasakan kesedihan yang sama karena seperti yang kita ketahui, gempa berkekuatan besar yang menimpa Palu dan Donggala tersebut telah memakan banyak korban," kata Anas Syahrul Alimi CEO Rajawali Indonesia Communication sekaligus promotor JogjaRockarta Festival melalui keterangan resminya, Senin (26/11).

Sementara itu, Dave Mustaine menyampaikan kepada pihak promotor bahwa lelang gitar adalah ide brillian dan sesuatu yang sangat menarik bagi seluruh personel Megadeth. Kedatangan mereka ke Indonesia kali ini tidak hanya menjadi momen pertemuan bersejarah antara Megadeth bersama para penggemarnya, namun memberi kesempatan band rock ini membantu korban bencana.

"Ini adalah sesuatu hal yang sangat menarik, di mana kami melakukan kegiatan amal bersama-sama dengan gitar yang kami tanda tangani sendiri. Dan kami memberikan apresiasi yang sangat tinggi akan hal ini," jelas Dave.

Project Director JogjaRockarta Festival, Bakkar Wibowo melanjutkan, "JogjaRockarta Charity Auction for Palu & Donggala Guitar Signed by Megadeth" pada akhir November 2018 nanti akan menghadirkan /Rif sebagai bintang tamu, yang juga ikut serta dalam lelang. Acara tersebut akan dimulai pada pukul 20.00 WIB dan hanya digelar pada 30 November 2018.

Bagi yang berminat mengikuti lelang Dean Guitars Dave Mustaine Signature VMNT bertanda tangan personil Megadeth tersebut, bisa menghubungi promotor melalui hotline di nomor 085252164343.

"Lelang gitar ini merupakan komitmen & bagian dari upaya Jogjarockarta Festival utk ikut serta membantu saudara-saudara kita di Palu & Donggala. Acara ini juga merupakan rangkaian dari Road to Judast Priest Live In Concert yang siap digelar pada 7 Desember 2018 mendatang di Allianz Ecopark Ancol Jakarta," kata Bakkar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r3ReFb
November 26, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2r3ReFb
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Pemprov Tekan Pencemaran Sampah Di Teluk Lampung

Infrastruktur penanganan sampah sedang disiapkan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berusaha untuk menekan bertambahnya sampah-sampah rumah tangga yang datang dari sungai hingga bermuara ke Teluk Lampung. Pemprov sedang menerapkan dua langkah penanganan sampah di Teluk Lampung agar dapat menekan laju sampah sebesar 70 persen pada tahun 2025.

“Bappeda Lampung telah membahas masalah sampah yang telah mencemari Teluk Lampung. Saat ini sedang dilakukan penanganan sampah dengan dua langkah awal,” kata Kepala Bagian Humas dan ndar Lampung, Ahad (25/11).

Ia mengatakan masalah sampah yang telah mengotori dan mencemari perairan Teluk Lampung menjadi perhatian penuh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo. Bappeda Lampung dan pihak terkait membahas masalah sampah yang meningkat di Teluk Lampung tersebut sejak pertengahan tahun ini.

Dalam jangka pendek, pembahasan di Bappeda Lampung, ia menyatakan ada dua langkah yang ditempuh penanganan sampah. Pertama, koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan kabupaten yang berdekatan dengan Teluk Lampung. Koordinasi tersebut terkait dengan kebiasaan buruk pembuangan sampah oleh masyarakat ke sungai, yang bermuara ke Teluk Lampung.

Kedua, Pemprov Lampung sedang menyiapkan infrastruktur penanganan sampah dengan membuat penangkal atau perangkap sampah dari sungai yang ada di kota Bandar Lampung agar tidak masuk ke perairan Teluk Lampung. Pasalnya, sampah-sampah yang berada di Teluk Lampung didominasi atau kiriman dari sungai-sungai dalam kota Bandar Lampung.

Menurut dia, dua langkap pertama dalam jangka pendek tersebut, setidaknya dapat menekan laju sampah sebesar 70 persen hingga tahun 2025. Sampah-sampah tersebut seperti yang ada di Kelurahan Sukaraja, Kota Bandar Lampung, dapat diminimalisir agar tidak masuk lagi ke Teluk Lampung.

Pemprov Lampung saat ini, ujar Heri, masih mendesain bangunan penangkap sampah yang berada di muara Teluk Lampung, agar sampah-sampah kiriman dari sungai-sungai kecil di Kota Bandar Lampung, tidak langsung masuk perairan Teluk Lampung.

Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Lampung  Ahmad Lianurzen menyatakan, pemerintah pusat menargetkan Lampung dapat mengurangi sampah di laut hingga 70 persen pada 2025 mendatang. Target itu dapat terealisasi jika manajemen pengolahan sampah dan limbah dapat terbangun dengan baik.

Muara sungai-sungai yang ada ke Teluk Lampung yakni di Bandar Lampung, Lampung Selatan, dan Pesawaran. Sedangkan dibagian Selatan-Tenggara menjadi mulut Teluk berhadapan Selat Sunda. Selain limbah rumah tangga, di pesisir Teluk Lampung juga terdapat tambak-tambak udang, yang limbahnya juga terkadang mengalir ke perairan teluk pascapanen. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DXqoqO
November 25, 2018 at 05:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DXqoqO
via IFTTT
Share: