Showing posts with label 2019 at 03:35PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:35PM. Show all posts

Sunday, May 26, 2019

Koper Jamaah Haji akan Diangkut Petugas Hingga Hotel

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Koper jamaah haji Indonesia akan diangkut oleh petugas khusus hingga hotel tempat menginap di Arab Saudi. Dengan demikian, jamaah tidak perlu mengurus bagasinya saat tiba di bandara Madinah maupun Jeddah.

Baca Juga:

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag RI Sri Ilham Lubis mengatakan bagasi jamaah akan diurus oleh pihak Maktab Wukala Almuwahhad dan diantar sampai hotel tempat jamaah. Pengurusan bagasi itu dilakukan sejak pengurusan bea cukai.

"Alhamdulillah, telah ditandatangani kontrak angkut bagasi jamaah haji dari bandara Arab Saudi langsung ke hotel. Kontrak ditandatangani pihak Kantor Urusan Haji (KUH) dengan Maktab Wukala Almuwahhad," kata Sri Ilham kepada wartawan di Jakarta, Ahad (26/5).

Berita Terkait

Selanjutnya, kata dia, pihak Maktab Wukala dan Kemenag akan menyusun prosedur bersama untuk penanganan bagasi jamaah di bandara. "Kami akan menempatkan petugas khusus di dalam pintu bandara untuk memastikan bagasi terangkut semua ke hotel jamaah," kata dia.

Menurut Sri Ilham, koper jamaah akan diangkut dengan kendaraan boks khusus. Pada mobil tersebut akan dipasang alat lacak untuk memudahkan penelusuran. "Apabila ada koper jamaah yang hilang di bandara dan dalam perjalanan, maka akan diberikan asuransi 100 dolar AS," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wn0jeN
May 26, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wn0jeN
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

UMP-MDMC Banyumas Gelar Pesantren 'Vertical Rescue'

UMP-MDMC Banyumas menyambut semarak Ramadhan dengan menggelar pesantren kilat

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Muhammadiyah Disaster Manajament Centre (MDMC) Banyumas bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar pelatihan untuk evakuasi bencana. Acara ini yang dihelat di halaman gedung R Fakultas Teknik dan Sains UMP ini dikemas dengan judul Pesantren Vertical Rescue.

Ketua penyelenggara acara ini, Maghfiroh Fitri Nur Aini menyebutkan, kegiatan ini bukanlah pesantren biasa. Dinamakan pesantren karena dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Akan tetapi, acara ini juga jadi kesempatan para santri mempelajari banyak hal dari segi evakuasi bencana.

'Belajar mengenai teknik-teknik penyelamatan,'' jelas mahasiswi Fakultas Agama Islam UMP ini, Senin (20/5).

Dengan demikian, kata Fitri, para santri yang berasal dari kalangan penyelamat MDMC Banyumas dapat meningkatkan pemahaman tentang tindakan pertolongan kedaruratan.

Selain belajar mengenai teknik-teknik memberi pertolongan, Fitri juga menyebutkan, selama kegiatan pesantren juga diajarkan cara pemulasaran jenazah. Materi ini diberikan karena dalam kejadian bencana, kerap kali terjadi upaya untuk menangani jenazah, termasuk kondisi jenazah yang sudah tidak utuh.

Ketua MDMC Banyumas Sismanan menambahkan, MDMC Banyumas telah menggagas Sekolah Relawan yang sudah berlangsung kurang lebih dua tahun. Menurutnya, seluruh relawan ini antara lain untuk memberikan spesifikasi relawan dalam bidang vertical rescue.

"Pesantren VR ini adalah bagian awal dari spesifikasi relawan penanggulangan bencana terutama bagi relawan bidang operasi SAR. Kami berharap model seperti ini dikembangkan dengan latihan lain seperti latihan WASH, Shelter, logistik, dapur umum dan lain lain. Ke depan kami ingin semua relawan mempunyai bidang tugas yang spesifik sesuai kebutuhan tanggap darurat," papar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YwtGYi
May 20, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YwtGYi
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

Wiranto: Kalau tak Ingin Ditangkap, Jangan Macam-Macam

Wiranto meminta masyarakat berhati-hati dan menaati hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengatakan negara ini memang negara demokrasi, tapi bukan berarti benar-benar bebas melakukan apapun. Ada rambu-rambu hukum yang mengatur kebebasan itu agar tak mengganggu kebebasan orang lain.

"Ada kemudian penangkapan tokoh-tokoh ekstrem yang nyata-nyata melanggar hukum ada. Supaya tahu bahwa negeri ini ada hukumnya, nggak sebebas-bebasnya," kata Wiranto di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/5).

Menurutnya, negara Indonesia memang negara demokrasi. Tapi, itu bukan berarti seseorang dapat melakukan apapun sebebas-bebasnya. Ada rambu-rambu hukum yang mengatur kebebasan tersebut agar tak mengganggu kebebasan orang lain.

"Jangan sampai mengancam keamanan negara, jangan. Kami ini aparat keamanan hanya masuk di wilayah itu, menjaga itu. Kalau masyarakat sudah taat hukum, ya kami santai-santai saja," ujarnya.

Namun, kata Wiranto, yang terjadi saat ini adalah ada masyarakat yang secara nyata melenggar hukum. Masyarakat yang seperti itu, akan ditindak aparat keamanan. Dia tidak ingin pemerintah dikatakan kejam dan kembali ke orde baru karena melakukan hal itu.

"Jangan katakan Pak Wiranto kejam, kembali orde baru, kolonial, kami hanya menjaga hukum ditegakkan karena Republik Indonesia negara hukum. Kalo nggak ingin ditangkep ya jangan macam-macam. Jangan langgar hukum," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JTIyf0
May 18, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JTIyf0
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

APBI Kerja Sama dengan China Jaga Pasar Ekspor Batu Bara

China merupakan penyerap terbesar batu bara Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pertambangan Batubara China, China National Coal Association (CNCA). Kerja sama ini untuk memastikan bahwa pasar batu bara kedua negara bisa tetap terjalin dengan baik. 

Ketua Umum APBI, Pandu Sjahrir menjelaskan kerja sama tersebut adalah merupakan kerja sama bilateral agar kedua negara bisa saling bekerja sama dan mengetahui kebijakan apa yang akan ditempuh dua negara dalam sektor batu bara.

"Kita da MoU untuk antara CNCA. Jadi ini lebih untuk melindungi secara policy, jadi kita punya akses langsung ke policy maker di sana," kata Pandu, Jumat (17/5).

Pandu menambahkan, dengan kerja sama ini pengusaha batu bara Indonesia bisa mengetahui secara langsung kebijakan yang akan diambil Pemerintah China, sehingga pengusaha bisa mengantisipasi dampak atas kebijakan yang diambil.

"Bagusnya mereka ada akses, kita paling nggak membangun relasi, biar saling tahu. Dan ini juga kepentingan kita," tuturnya.

Menurut Pandu, Kerja sama ini juga akan membuat penjualan batu bara Indonesia di China lebih baik. China merupakan penyerap terbesar batu bara Indonesia.

Perjanjian Kerja sama akan direalisasikan dalam bentuk penandatanganan nota Kesepahaman, rencananya akan dilakukan 24 Mei 2019 disaksikan Kementerian Perdagangan Indonesia.

"Untuk bisa lebih banyak penjualan secara langsung. Walupun dari sisi eksportir, sudah ada pemain yang mengekspor langsung, bagaimana hubungan antara Indoensia dengan China untuk juga diprioritasin, kalau batu bara prioritasnya dari kita aja," ujar Pandu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LLy9ES
May 17, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LLy9ES
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Masjid Pusaka Banua Lawas, Simbol Persatuan Muslim-Dayak

Masjid Pusaka Banua Lawas dibangun sejak 1625

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG— Masjid Pusaka di Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, menjadi salah satu bukti sejarah persatuan antara masyarakat Muslim dan warga Dayak yang rata-rata menganut Kepercayaan Kaharingan.

Menurut Masduk, salah seorang warga sekitar masjid yang dibangun sejak 1625 masehi oleh Khatib Dayan dan Sultan Abdurahman beserta warga setempat itu, kini telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya yang dilindungi undang-undang.

Berdasarkan sejarah, kata dia, pembangunan masjid tua itu, diprakarsai Khatib Dayan dan saudaranya Sultan Abdurrahman dari Kesultanan Banjar yang berpusat di Kuin.

Menyelesaikan pembangunan masjid yang hingga kini masih terpelihara dengan baik itu, Kedua tokoh tersebut dibantu tokoh masyarakat Dayak, juga Datu Ranggana, Datu Kartamina, Datu Saripanji, Langlang Buana, Taruntung Manau, Timba Sagara, Layar Sampit, Pambalah Batung dan Garuntung Waluh.

Masjid bersejarah dengan gaya arsitektur tradisional beratap tumpang tiga itu, juga berdiri pesanggra¬han atau tempat pemujaan keper¬cayaan Kaharingan Suku Maanyan dalam bentuk sederhana.

"Dulunya banyak orang suku Maanyan yang tinggal di Banua Lawas karena itu ada tempat pemujaan," jelas satu warga setempat Masduk.

Selain bersejarah, masjid yang hingga kini masih banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, juga memiliki beberapa keunikan lainnya, yaitu atap bubungan tinggi dengan dikelilingi jendela berbahan kayu bernuansa kesultanan.

Bagian utama ruang masjid, terdapat empat tiang soko guru dan 17 tiang pendukung yang terbuat dari kayu ulin, menambah keunikan masjid yang menjadi bukti sejarah tentang perjuangan Islam dalam merebut kemerdekaan dari penjajah.

Masjid yang juga dikenal dengan sebutan Masjid Pasar Arba sering dikunjungi warga luar Kabupaten Tabalong.

Selain sebagai tempat ibadah di dalam masjid juga terdapat makam penghulu Rasyid salah satu ulama Islam yang berjuang mengangkat senjata melawan Belanda dalam Perang Banjar. Masjid Pusaka juga menyimpan beduk asli dan petaka sepanjang 110 centimeter.

Selama Ramadhan masjid ini juga dimanfaatkan warga setempat untuk beribadah dan menggelar pengajian. "Pengajian wanita dilaksanakan tiap Ahad dan ceramah setelah shalat Shubuh," ungkap Masduk

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LHhlPp
May 15, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LHhlPp
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Tiket KA Bandara Direncanakan Terintegrasi dengan Damri

Nantinya penumpang hanya membayar satu kali untuk menggunakan KA Bandara dan Damri.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kereta Api (KA) Bandara menunjang layanan menuju Yogyakarta International Airport (YIA) mulai dioperasikan oleh PT KAI Daop 6, Senin (6/5) ini. Untuk saat ini, pembelian tiket KA Bandara masih secara langsung di stasiun yang menjadi pemberhentian KA Bandara ini.

KA Bandara ini melayani mulai dari Stasiun Maguwo melewati Stasiun Tugu dan Wates menuju Stasiun Wojo. Harga tiket dari Stasiun Maguwo menuju Wojo sebesar Rp 30 ribu.

Kepala PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Purwanto, mengatakan ada tiket khusus yang diberikan kepada penumpang yang menggunakan layanan KA Bandara ini. Namun, belum disiapkan pembelian tiket secara online.

Walaupun begitu, pihaknya akan segera menyiapkan pembelian tiket secara online. Tentunya agar memudahkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang.

"Pemesanan tiket bisa di hari keberangkatan. Tapi nanti bisa online. Hari ini sudah ada penumpang Citilink yang beli di Maguwo dan turun di Wojo," kata Eko di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Senin (6/5).

KA Bandar yang tidak langsung berhenti di YIA, mengharuskan penumpang menggunakan shuttle bus atau Damri menuju YIA. Namun, saat ini tiket untuk menaiki Damri masih dibedakan dengan KA Bandara.

Namun, ada rencana tiket KA Bandara dan Damri dapat diintegrasikan. Sehingga, penumpang hanya perlu membayar satu kali untuk menggunakan KA Bandara dan Damri menuju YIA.

"Nanti ke depan kemungkinan juga harusnya yang lebih simple (terintegrasi) seperti itu. Sehingga lebih praktis dan penumpang lebih gampang. Jadi sekali beli, dia bisa sampai ke tujuan meskipun modanya ganti," kata Eko.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wqelrt
May 06, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wqelrt
via IFTTT
Share:

Partisipasi Pemilih di Sumut Lampaui Target Nasional

Partisipasi masyarakat yang menyalurkan hak politiknya mencapai 79,91 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Partisipasi masyarakat yang menyalurkan hak politiknya dalam pemilu serentak 17 April 2019 di Provinsi Sumatera Utara mencapai 79,91 persen. Persentase itu melampaui target nasional 77,5 persen.

Ketua KPU Sumut Yulhasni mengatakan partisipasi pemilih di daerah ini cukup memuaskan. Bahkan, ia mengatakan, partisipasi pada tahun ini jauh melampaui pastisipasi pada Pilpres 2014.

"Pilpres tahun 2014 tingkat partisipasi pemilih hanya 69 persen. kalau 2019 mencapai 79,91 persen bahkan melewati target nasional yang hanya 77,5 persen," katanya saat membuka pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 untuk tingkat Sumut, Senin (6/5).

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan tingginya tingkat partisipasi pemilih tersebut tidak terlepas dari kerja keras KPU kabupaten/kota, relawan demokrasi, Bawaslu maupun pihak-pihak terkait lainnya dalam menyosialisasikan pemilu serentak 2019 kepada masyarakat. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada para media, baik media cetak maupun daring.

Ia mengatakan media secara rutin memberitakan pemilu serentak tersebut, sehingga masyarakat semakin familiar terhadap pesta demokrasi tersebut terutama pada pemilih pemula. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian dan TNI yang terus mengawal proses pemilu dari awal hingga sekarang sehingga pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DO84i4
May 06, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DO84i4
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Pesantren Nuu Waar Terus Berbenah Tingkatkan Kualitas

Menyambut Ramadhan para santri Nuu Waar jaga tradisi khatam Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesantren Nuu Waar terus melakukan pembenahan fasilitas guna menunjang aktivitas santri. Selain masjid, sarana dan prasarana pesantren juga terus dikembangkan.

Presiden Yayasan Al Fatih Kaffah Nusanatara, Ustaz Fazlan Gharamatan menjelaskan, pembenahan ini dilakukan guna memperkuat proses pembinaan para santri dalam aktivitas belajarnya. Melalui pembenahan ini diharapkan, para santri bisa dengan semangat menuntut ilmu.

"Para santri ini begitu bergembira. Mereka terus menjaga semangat menuntut ilmu," kata dai yang kondang dengan dakwah sabunya ini, Selasa (30/4).

Dikatakan Ustaz, saat ini sudah berjalan pembangunan masjid. Dapur umum juga sudah diperbaiki. Juga pusat jajanan untuk para santri sudah disiapkan. Ruang kelas pun diperbaiki. Begitu juga dengan sarana kegiatan para santri juga disiapkan.

Ustaz pun menyambut secara terbuka bagi para donatur yang hendak membantu pengembangan pesantren melalui penyaluran donasi yang diberikan. "Kami mengajak bapak/ibu untuk turut bersama mengembangkan sumber daya generasi Muslim," kata Ustaz.

Menyambut Ramadhan, Alhamdulillah, hari inipara santri Pondok Pesantren Nuu Waar  melanjutkan tradisi khataman Alquran. Adapun metode khataman Alquran yang dilaksanakan terbagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok membacakan satu juz Alquran.

''Dengan cara itu, para santri dapat mengkhatamkan Alquran secara bersamaan dengan beberapa kali khatam,'' ungkap Ustaz Fadzlan.

Ustaz Fadzlan menjelaskan, tujuan dari khataman Alquran yang digelar Pondok Pesantren Nuu Waar setiap Ramadhan, agar para santri dapat mencintai Alquran. ''Tujuannya agar para santri terbiasa membaca Alquran,'' papar Ustaz Fadzlan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XZYbFC
May 02, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XZYbFC
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Avengers: Endgame Pecahkan Rekor Penjualan Tiket di Cina

Avengers: Endgame diperkirakan tembus penghasilan 450 juta dolar di Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES --  Avengers: Endgame karya Russo bersaudara sangat dinanti-nantikan hampir di berbagai negara. Salah satu pasar film global terbesar, Cina, pun merasakan kegemparan dari puncak waralaba Marvel Cinematic Universe (MCU).

Pada Selasa (22/4) tengah hari waktu Beijing, diumumkan untuk pemesanan tiket awal untuk film di Cina pada hari Rabu (23/4) telah mencapai 90 juta dolar AS. Penjualan itu menetapkan rekor presales baru sepanjang masa, melebihi film lokal Monster Hunt 2 dan Avengers: Infinity War.

Prediksi menyatakan, Avengers: Endgame diperkirakan mendapatkan lebih dari 20 juta dolar dalam pratinjau tengah malam hari ini, lebih dari dua kali lipat catatan pratinjau yang dimiliki oleh Furious 8 dengan 9,1 juta dolar pada 2017.

Angsuran ke-22 di MCU ini adalah puncak dari perjalanan 11 tahun yang dimulai dengan Iron Man dan merupakan sekuel langsung ke dari Infinity War tahun lalu. Awal waralaba bertepatan dengan dimulainya era meledaknya box office Cina, sehingga seluruh pengemar film di Cina menanti cerita yang akan disajikannya.

Artisan Gateway, grup pelaporan box office terkemuka Cina memperkirakan Endgame akan menghasilkan sekitar 270 juta dolar selama lima hari pembukaannya. Perusahaan memperkirakan Endgame akan menyelesaikan filmnya sebagai film Hollywood pertama yang menghasilkan lebih dari 450 juta dolar di Cina. Rekor sebelumnya dipegang oleh The Fate of the Furious dengan 392 juta dolar.

Tapi, pasar film Cina terkenal sulit untuk diprediksi, karena berita dari mulut ke mulut dan dengungan secara daring telah dikenal untuk melumpuhkan kekecewaan penggemar yang sangat bergairah atau mengangkat lebih banyak film yang tidak jelas untuk mengisi box office secara tidak terduga.

Secara keseluruhan, beberapa prediksi menyatakan Endgame diharapkan tidak mengalami kesulitan dalam mencetak pembukaan terbesar di box office global dengan 850 juta - 900 juta dolar. Di Amerika Utara, film tersebut juga diharapkan untuk menggeser kursi Infinity War dalam perolehan penjualan tiket di pekan pertama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W2q2Ex
April 24, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W2q2Ex
via IFTTT
Share:

Monday, April 22, 2019

Bayi di Pesawat Air Asia Wafat Setelah Dibacakan Al Fatihah

Bayi di pesawat itu merupakan anak dari pasangan muda asal Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Seorang perempuan Perth, Australia Nadia Parenzee menggendong bayi orang asing berumur dua bulan ketika ia meninggal dalam pelukannya. Bayi tersebut meninggal dalam penerbangan Air Asia. Parenzee menggambarkan insiden itu sebagai situasi paling menantang yang bisa dilalui seseorang.

Poin utama:

• Nadia Parenzee menawarkan bantuan kepada orang tua bayi itu setelah ia merasa tertekan.

• Bayi itu, yang ia panggil Farah, meninggal dalam pelukannya ketika ia mencoba menenangkannya.

• Ia mengatakan orang tua bayi yang berasal dari Arab Saudi itu tengah memulai kehidupan baru di Australia.

Parenzee adalah penumpang dalam penerbangan AirAsia D7236 dari Kuala Lumpur ke Perth pada Senin (22/4) pagi, ketika ia menawarkan diri untuk membantu pasangan yang bayinya benar-benar gelisah dan menangis terus menerus.

"Saya menawarkan bantuan kepada orang tuanya dan pramugari karena saya bisa melihat orang tua baru itu merasa stres," tulisnya dalam postingan Facebook.

"Ketika saya menutup mata untuk tidur, pramugari Air Asia menepuk pundak saya untuk membantunya. Orang tua itu menawarkan bayinya kepada saya dengan rasa putus asa di mata mereka. Saya menggendongnya dan segera membaca Surah Al-Fatihah.”

"Lalu bayi Farah mengambil nafas terakhirnya dan menjadi lemas. Saya segera tahu ada sesuatu yang salah dan berteriak kepada para penumpang untuk mengetahui apakah ada dokter di dalam pesawat."

Parenzee mengatakan 2,5 jam berikutnya kekacauan terjadi, dengan upaya resusitasi (bantuan pernafasan) berlanjut sampai pesawat mendarat.

Mulai hidup baru di Australia

Ia mengatakan, orang tua bayi perempuan itu, yang merupakan pasangan asal Saudi, terbang ke Perth untuk memulai kehidupan baru bagi keluarga mereka di Australia. "Hati saya mati rasa dan saya tak tahu bagaimana merasakannya, tetapi saya benar-benar merasa terhormat telah memeluknya dan membacakan doa sebelum ia meninggal," tulis Parenzee.

"Kepada staf Air Asia yang menakjubkan, Anda luar biasa dan saya memuji profesionalisme Anda," ujarnya.

Seorang juru bicara Air Asia mengonfirmasi ada kondisi darurat medis di dalam pesawat, yang ditemui oleh tim spesialis medis dan Kepolisian Australia Barat pada saat kedatangannya di Bandara Internasional Perth.

Petugas sedang menyelidiki insiden itu dan akan menyiapkan laporan untuk forensik. "Kami tak bisa mengomentari lebih lanjut tentang situasi medis bayi tersebut, namun kami bersimpati atas kondisi bayi dan keluarga yang terlibat," kata juru bicara AirAsia dalam sebuah pernyataan.

Ikuti berita-berita lainnya di situs ABC Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PlXMdD
April 22, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PlXMdD
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Masa Tenang Kampanye, Alat Peraga Kampanye Dibersihkan

Penertiban alat kampanye dilakukan sejak Ahad dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Memasuki masa tenang Pemilu 2019, pembersihan alat peraga kampanye (APK) dilakukan di sejumlah daerah dan di antaranya melibatkan masyarakat.  

Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pembersihan dilakukan sejak Ahad (14/4) dini hari. Namun, ada beberapa APK yang harus dibersihkan menggunakan alat berat.  

"Ada (APK) yang dipasang di baliho tinggi, di tower, ada di reklame yang cukup tinggi. Itu yang butuh alat bantu," kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, Amir Nashirudin saat dikonfirmasi Republika.co.id, Ahad (14/4).  

Amir mengatakan, APK yang membutuhkan alat bantu yakni yang dipasang di tempat tinggi. Kebanyakan, APK tersebut terdapat di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.  

"Sleman khususnya Depok yang banyak baliho di tempat-tempat tinggi yang butuh alat bantu. Karena kita data kemarin seperti Depok itu ada 150-an (APK) yang butuh alat bantu," kata Amir. 

Pihaknya pun berkoordinasi dengan Bawaslu tingkat kota dan kabupaten dalam melakukan pembersihan APK. Bahkan, dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) baik tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten dan kota. 

Kepolisian dan TNI juga ikut membantu proses pembersihan APK ini. Tidak hanya itu, peserta Pemilu juga telah diminta untuk membantu menurunkan APK secara mandiri. 

Dia menyebutkan, ada kesadaran dari peserta Pemilu untuk menurunkan sendiri APK nya masing-masing. Walaupun memang tidak seluruh APK yang dibersihkan. 

Secara terpisah, Bawaslu Kota Kediri, Jawa Timur, melibatkan warga dalam upaya membersihkan alat peraga kampanye. 

"Kami juga instruksikan pengawasan partisipasi. Jika ada tetangga sekitar yang berkenan berpartisipasi dipersilakan balihonya untuk dibersihkan. Jadi, kami dibantu warga," kata Ketua Bawaslu Kota Kediri Mansyur di Kediri, Ahad.

Dia mengatakan, pembersihan APK sudah dimulai sejak Ahad dini hari. Proses pembersihan dilakukan oleh panitia pengawas pemilu. Bawaslu Kota Kediri juga akan melibatkan Satpol PP Kota Kediri saat pembersihan APK yang akan dilakukan pada Ahad malam di jalan-jalan protokol Kota Kediri. Seluruh pembersihan itu serentak dilakukan hingga seluruh kecamatan.

"Malam ini secara formal dengan Satpol PP, kalau informalnya dari sejumlah partai ada yang sudah menurunkan. Jadi, kami kirim surat ke partai politik dan di hari pertama ada yang memulai menurunkan dari partai politiknya," kata dia.

Dia menyebut, sejumlah kelurahan sudah bersih dari APK misalnya di Kelurahan Tosaren, Kelurahan Pakelan, Kecamatan Pesantren. Proses pembersihan tetap dilakukan hingga sehari menjelang pemberian hak suara Pemilu 2019.

"Pembersihan terus berjalan sampai H-1 Pemilu 2019. Untuk barang ada sebagian di SatpolPP, namun ada juga yang di kami. Intinya kami simpan dulu, jika ada yang membutuhkan dari peserta pemilu maupun warga yang minta bisa," ujar dia.   

Di Kabupaten Garut maupun di tingkat kecamatan serempak membersihkan APK dengan menyusuri ruas jalanan di setiap kecamatan di Garut, Jawa Barat, Ahad, karena sudah memasuki masa tenang yang melarang kampanye sebelum pencoblosan 17 April 2019.

Komisioner Bawaslu Garut, Asep Nurjaman mengatakan, seluruh jajaran Bawaslu maupun Panwascam di masing-masing kecamatan sudah bergerak sejak tengah malam untuk menertibkan seluruh alat peraga kampanye.

"Penertiban sudah dimulai tadi malam pukul 00.00 WIB," kata Asep. 

Seluruh petugas di lapangan, kata dia, akan terus menelusuri sejumlah ruas jalan untuk mencari alat peraga kampanye yang masih terpasang, untuk selanjutnya ditertibkan.

Bawaslu Garut, lanjut dia, sebelumnya telah mengimbau seluruh pendukung atau simpatisan peserta pemilu untuk inisiatif menertibkan seluruh alat peraga kampanye karena saat ini sudah masa tenang pemilu selama tiga hari ke depan.

"Sebelumnya Bawaslu Garut telah menyampaikan imbauan untuk ikut menertibkan," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UUDL33
April 14, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UUDL33
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Syaikhu Berharap Proses Penetapan Wagub DKI Dipercepat

Syaikhu mengaku siap mengemban amanah itu jika nanti terpilih.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta Ahmad Syaikhu berharap proses penetapan di DPRD DKI Jakarta bisa secepat mungkin untuk diselesaikan. Nama Syaikhu sebelumnya telah diajukan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersama satu nama lain, yakni Agung Yulianto untuk mengisi kekosongan posisi Wakil Gubernur (Wagub) pada 4 Maret 2019.

“Harapan saya semoga bisa secepatnya diputuskan,” ungkap Ahmad Syaikhu usai mengahadiri kampanye Calong Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno di Lapangan Kobra, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (02/4).

Menanggapi adanya rencana DPRD DKI Jakarta untuk menetapkan Cawagub seusai Pemihan Umum (Pemilu) 17 April nanti, Syaikhu mengaku memahami kondisi sekarang dimana sedang sibuk menuju hari meunuju hari pencoblosan. “Memang susah juga kalau sebelum Pilres, ya. Mempercepat atau memperlambatnya itu tergantung kawan-kawan di DPRD DKI,” ucap mantan Wakil Wali Kota Bekasi itu.

Selain berharap agar proses itu segera selesai, Syaikhu juga menyebutkan, ia siap mengemban amanah itu jika nanti terpilih. “Kita akan bersinergis dan mendukung program-program Pak gubernur (Anies Baswedan),” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Kekosongan kursi wagub itu telah berlangsung sejak Sandiaga resmi mengundurkan diri pada 27 Agustus 2018. Hingga hari ini, sudah lebih dari setengah tahun posisi itu kosong. Anies Baswedan terpaksa menjalankan roda pemerintahan seorang diri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FJRRun
April 03, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FJRRun
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

PLTU Lontar Unit IV Berpotensi Hemat Biaya Rp 300 Miliar

Pembangunan PLTU Lontar Unit IV ditargetkan selesai pada September 2019

REPUBLIKA.CO.ID, BANTEN -- Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Unit IV di Balaraja, Banten berpotensi menghemat anggaran sebesar Rp 300 miliar. Potensi penghematan tersebut bisa didapat jika pembangunannya selesai tepat waktu.

"Jika unit IV PLTU Lontar selesai pada bulan September 2019 ini bisa menghemat biaya Rp 300 miliar," kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS di Balaraja, Banten, Jumat (29/3).

Proyek ekstensi PLTU Lontar Unit IV memiliki kapasitas 315 MW, di mana sudah ada tiga unit yang sudah beroperasi sebelumnya. Nilai invenstasi proyek ini mencapai sekitar 205 juta dolar AS, yang dikerjakan oleh konsorsium Sumitomo, Black and Veatch Internasional Caompany dan PT Satyamitra Surya Perkasa.

PLTU Lontar IV akan memberikan dampak signifikan untuk listrik di Jawa Bagian Barat utamanya daerah DKI Jakarta dan Banten. Dengan adanya proyek tersebut diharapkan dapat menyokong perekonomian Provinsi Banten yang sudah banyak berkembang menjadi kawasan perumahan dan industri.

"Banten kawasan industrinya berkembang pesat maka butuh sokongan utama dari sektor pemenuhan kelistrikan," kata Haryanto.

Pembangkit-pembangkit yang direncanakan beroperasi di Jawa-Bali pada 2019 tersebut antara lain PLTU Lontar Unit 4, Banten 315 MW, Blok 2 PLTG Grati, Jawa Timur 160 MW, dan Steam Turbin PLTGU Tanjung Priok Blok M, Jakarta 200 MW.

Saat ini, beban puncak sistem Jawa-Bali mencapai 27.070 MW dan akan bertambah 1.400 MW menjadi 28.470 MW pada akhir 2019. Sementara, tambahan daya pembangkit yang direncanakan hingga akhir 2019 sedikitnya mencapai 3.000 MW.

"Dengan demikian, sistem kelistrikan interkoneksi Jawa-Bali tentunya akan semakin andal. Margin reserve (cadangan daya) juga makin meningkat menjadi di atas 30 persen," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JLNODa
March 29, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JLNODa
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Soal Mimpi dan Milenial, Inilah kata Iwan Sunito

You don’t have to be great to start, but you have to start to be great.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Supermentor yang digagas Dino Patti Djalal terus bergeliat. Kegiatan yang menghadirkan sejumlah tokoh asal Tanah Air digelar di University of Sydney, Sabtu (23/3). Salah satu pembicara yang hadir pada acara yang dihadiri para mahasiswa Indonesia di Asutralia yakni CEO Crown Group, Iwan Sunito.

Berikut wawancara kami dalam bentuk tanya jawab dengan Iwan Sunito. 

Tanya (T): Apa yg akan disampaikan pak Iwan, seputar apa saja?

Jawab (J): Saya akan menyampaikan beberapa hal sederhana dalam meraih mimpi ataupun impian dalam hidup. Seringkali saya mendapati banyak anak-anak muda memiliki mimpi yang luar biasa, namun mereka tidak mengerti bagaimana mencapainya. Ini yang ingin saya sampaikan kepada mereka, beberapa langkah sederhana namun memiliki impact yang luar biasa.

T: Bagaimana pak Iwan menilai optimisme kalangan anak muda sekarang?

J: Seperti halnya generasi kami sebelumnya, anak-anak muda sekarang memiliki optimisme yang tinggi. Idealisme yang luar biasa yang didukung  pengetahuan yang lebih luas akibat akses tanpa batas terhadap dunia informasi.

Namun, segala kelebihan tersebut memiliki kelemahan, terkadang ada dari mereka yang tidak tau bagaimana memulainya.

Ini yang ingin saya harapkan dari sharing sabtu ini untuk melihat paradigma baru, salah satunya you don’t have to be great to start but you have to start to be great.

T: Adakah trik khusus menyampaikan pesan pada anak muda (milenial)?

J: My heart desire is to ignite the fire and their passion and To equip them with simple tools of life and principles from my life experience that they can learn from. My ultimate goal is to see Life transformed. Yang tidak mau menjadi mau, yang tidak bisa menjadi bisa, yang tidak percaya menjadi percaya bahwa they are born for a great purpose.

T. Misal bagaimana menciptakan profesionalisne atau hasil karya dan pengakuan atau respons bagus dari dunia luar?

J: Intinya kita harus berani bersaing dan berkompetisi. Jangan rendah diri. Karena saya banyak melihat kemampuan anak-anak muda Indonesia sangat mumpuni.

Namun seringkali saya juga melihat mereka kurang mendapatkan kesempatan dan sudah minder duluan.Satu hal yang utama, sebelum kita berkompetisi, Equip Yourself dengan hal-hal yang berguna.

Dan jangan mudah minder Karena sering kali bukan bisa agak tidak bisa, tapi mau atau tidak mau. Kalau mau Semua pasti akan kita usahakan dan  no is not the answer. Contohnya saja waktu anda jatuh cinta. Semua tidak yang tidak bisa karena mau memenangkan yang diidamkan.

T:Apa ada kaitan antara hunian nyaman dgn hasil studi para mahasiswa?

J: Saya kira bukan hanya untuk mahasiswa. Selama hunian yang dimiliki itu nyaman, kita dapat melakukan aktivitas belajar dan bekerja dengan tenang dan nyaman, bahkan hal ini dapat meningkatkan produktifitas mereka.

T: Apa saja kebutuhan yg diharapkan anak2 muda milenial ini selama  menjalani studi dan jauh dari keluarga, baik di dlm maupun di luar negeri dalam melahirkan penerus yang handal?

J: Berdasarkan pengalaman saya pribadi yang pernah tinggal jauh dari keluarga selama mengemban pendidikan di luar negeri, yang dibutuhkan adalah kemandirian serta keinginan untuk terus belajar akan hal-hal baru tanpa mengenal rasa putus asa.

Seringkali karena kita hidup sendirian di luar negeri ataupun di luar daerah, kondisi yang memaksa kita untuk mandiri dan terus belajar. Itulah yang nantinya akan menjadi dasar untuk menjadi generasi penerus yang handal. Generasi yang penuh dengan kemandirian, memiliki pengetahuan yang luas serta selalu semangat dalam berinovasi dan berjuang. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HVg3fY
March 24, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HVg3fY
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

AS akan Bekukan Pengiriman Pesawat F-35 ke Turki

Pembekuan pengiriman F-35 dilakukan setelah Turki membeli sistem S-400 Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) akan membekukan persiapan pengiriman pesawat jet F-35 ke Turki. Langkah tersebut dapat menjadi sinyal paling kuat Washington terhadap Ankara tentang pembelian sistem pertahanan udara S-400.

AS mencapai titik puncak dalam perselisihan dengan Turki, sekutu NATO mereka. Langkah itu dilakukan setelah AS gagal menyakinkan Presiden Tayyep Erdogan pembelian sistem pertahanan udara dari Rusia dapat merusak kesepakatan F-35.

"S-400 itu komputer, F-35 itu komputer, Anda tidak menghubungkan komputer Anda dengan komputer lawan dan pada dasarnya itu yang kami lakukan," kata Pelaksana Tugas Asisten Menteri Pertahanan bidang Urusan Keamanan Internasional AS, Katie Wheelbarger, Kamis (21/3).

Wheelbarger mengakui keputusan untuk membekukan pengiriman itu belum dilakukan. Tapi sekarang pertimbangan Washington untuk membatalkan pengiriman jet yang dibangun Lockheed Martin itu sedang diproses.

"Ada keputusan yang terus mencul tentang hal-hal yang disampaikan sebagai antisipasi mereka mengambil alih pesawat itu jadi banyak hal yang bisa dihentikan untuk mengirim sinyal kepada mereka (bahwa kami serius," kata Wheelbarger.

Namun, pejabat pemerintah AS lainnya mengatakan AS sedang mencari alternatif untuk gudang mesin F-35 selain di Turki. Tapi pejabat tersebut tidak menjelaskan maksudnya. Pemerintah AS mengatakan alternatif lainnya membangun gudang di Eropa Barat. Turki memiliki gudang mesin F-35 di kota Eskisehir.

Menurut direktur Center for Strategic and International Studies bidang Turki, Bulent Aliriza pembatalan program F-35 akan menjadi krisis yang paling serius antara AS-Turki selama beberapa dekade terakhir. Ketegangan antara kedua negara sudah melampaui kesepakatan F-35.

Sebab, mereka juga berselisih tentang strategi di Suriah, sanksi ke Iran, dan penahanan staf konsulat AS. "(Kebuntuan F-35) ini lebih kepada sebuah gejala, bukan penyebab masalah antar-kedua negara," kata Aliriza. 

Banyak pejabat AS yang tidak menyebutkan nama mereka dalam membahas isu ini karena dikhawatirkan Turki menjauh dari NATO dan meningkatkan hubungan mereka dengan Rusia. Kehadiran kontraktor dan pejabat Rusia di Turki yang menjadi depot mesin F-35 mengejutkan banyak pejabat AS.

Ketegangan ini dapat semakin panas. Jika Ankara terus melanjutkan kesepakatan mereka dengan Rusia. Imbasnya Turki dapat diberi sanksi oleh AS. 

Walaupun AS berharap Turki dapat melepaskan S-400 tapi para pakar berpendapat Erdogan tidak akan menarik kesepakatan tersebut. Sudah berulang kali Presiden Turki itu mengatakan ia tidak bisa menarik kesepakatan dari Rusia. "Tidak ada yang bisa meminta kami untuk menjilat ludah kami sendir," kata Erdogan kepada pendudukungnya pada awal Maret lalu.

Keputusan untuk membatalkan pengiriman F-35 ke Turki dapat menimbulkan masalah yang lebih luas lagi. Terutama karena Turki juga membantu pembangunan pesawat itu. Mereka berkontribusi dalam membuat beberapa kompenen seperti peralatan mendarat, kokpit dan mesin pesawat.

Wheelbarger mengakui Pentagon juga mengalami kebuntuan dalam mencari pemasok komponen F-35 lainnya terutama dari negara-negara NATO. "Ini rencana program yang hati-hati, untuk memastikan Anda tetap memiliki rantai pasokan," katanya tanpa berspekulasi Turki akan membatalkan program F-35.

Washington sudah lama membujuk Turki untuk membeli sistem pertahanan udara mereka Raytheon Patriot. Erdogan mengatakan Turki masih terbuka untuk membeli sistem pertahanan udara dari AS jika persyaratannya terpenuhi.

Juru bicara Pentagon Eric Pahon mengatakan penawaran AS 'termasuk kerja sama antara pemerintah dalam pengembangan sistem'. Walaupun Turki sudah membuka diri atas kemungkinan pembelian S-400 dan Patriot tapi AS memperingatkan Turki, mereka akan menarik penawaran Patriot kecuali Ankara membatalkan kesepakatan dengan Moskow.

Isu ini juga menjadi bahan perdebatan di Kongres AS. Parlemen AS sudah memblokir semua penjualan senjata kepada Turki sampai kesepakatan S-400 ditunda. Legislator AS dapat memperbaharui undang-undang yang melarang pemerintahan Presiden AS Donald Trump menjual senjata ke Turki jika mereka membeli S-400.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tn8xg6
March 21, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tn8xg6
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 20, 2019

Ibnu Al Jawzi Pandai Berpidato

Kemampuan pidato Ibnu Al Jawzi Berasal dari sahabat, Abu Al Hasan Al Zaghuni.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengaruh Ibnu Aqil juga terlihat dalam kemampuan Ibnu Al Jawzi dalam kepandaiannya berpidato dan melakukan propaganda. Ia belajar pula dari sahabat Ibnu Aqil yang bernama Abu Al Hasan Al Zaghuni.

Bahkan, Ibnu Al Jawzi pernah mendapat bimbingan dari cendekiawan Muslim di Baghdad yang sangat menguasai kemampuan berpidato, yaitu Abu Al Qasim Al Harawi. Ia diajari dasar-dasar berpidato dan beberapa naskah pidato yang harus dikuasainya.

Suatu hari, pada saat Abu Al Qasim Al Harawi sedang melakukan ceramah perpisahan kepada penduduk Baghdad, ia meminta Ibnu Al Jawzi yang masih belia untuk naik ke atas mimbar dan menyampaikan pidato yang telah ia hafalkan, di depan 50 ribu orang.

Bahkan, pada masa selanjutnya, Ibnu Al Jawzi merupakan salah satu cendekiawan dalam lintasan sejarah yang sangat menguasai seni berpidato. Jika melihat urutan generasi, ada Ibnu Sam'un yang memiliki kemampuan tinggi dalam seni berpidato.

Lalu, muncul Ibnu Aqil yang merupakan salah satu murid Ibnu Sam'un. Kemudian, Ibnu Al Jawzi yang mendapatkan pengetahuan itu dari Ibnu Aqil. Ibnu Aqil menjadi cendekiawan bersinar di bidang tersebut pada abad ke-11. Dan, satu abad berikutnya, giliran nama Ibnu Al Jawzi yang bersinar.

Dalam bukunya mengenai seni berpidato atau berceramah, Ibnu Al Jawzi menyebutkan serangkaian nama yang memiliki kemampuan berpidato setelah Nabi Muhammad. Ia memulai daftar itu dengan menyebutkan 16 nama sahabat Nabi Muhammad, termasuk empat khalifah yang pertama.

Setelah itu, ia menyebutkan para ahli pidato atau penulis khotbah dari berbagai wilayah dan kota-kota di dunia Islam. Dalam karya itu, ia mengungkapkan, dari Makkah lima orang, Madinah enam orang, Yaman satu orang, Kufah tujuh orang, dan Basrah sebanyak 16 orang.

Sedangkan, dari Rayy terdapat tiga orang, Balkh tiga orang, Naisapur satu orang, Suriah tiga orang, Mesir satu orang, Maroko satu orang, Konstantinopel satu orang, dan Baghdad satu orang. Ibnu Al Jawzi menyebutkan daftar itu dalam karya yang ia beri judul Kitab Al Qushshash.

Secara umum, buku yang ditulis Ibnu Al Jawzi ini mengupas tentang perkembangan seni berpidato. Selain buku tersebut, ia memberikan penjelasan tentang topik yang sama dalam buku lainnya. Buku ini merupakan karya biografi historis yang berjudul Muntazham.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TitdG3
March 20, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TitdG3
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

Komisi VIII dan Panja BPIH 2019 Tinjau Pemondokam

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Komisi VIII DPR/RI bersama Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Haji (BPIH) 2019 seminggu yang lalu bertolak ke Arab Saudi. Kegiatan kunjungan kerja (kunker) ini dilakukan untuk melihat progress penyelenggaraan ibadah haji 2019.

Baca Juga:

"Komisi VIII membagi dua grup untuk kunker ke Arab Saudi. Grup pertama berangkat Februari 2019 dan kedua awal Maret 2019. Kita ingin memastikan pelayanan yang terbaik diberikan kepada calon jamaah haji (calhaj) kita, utamanya aspek pemondokan, makanan atau catering, dan transportasi," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR/RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi Republika, Ahad (17/3).

Ace melihat dari segi anggaran, yang paling banyak membutuhkan dana adalah masalah pemondokan. Oleh karena itu pemondokan menjadi hal penting yang diperhatikan oleh Komisi VIII saat berkunjung kemarin.

Pihaknya melihat langsung pemondokan mana yang layak untuk disewa dan digunakan oleh calhaj Indonesia dan mana yang tidak. Termasuk meninjau kembali pemondokan yang digunakan tahun lalu apakah masih bisa digunakan atau tidak.

Ace juga menyebut ada yang berbeda perihal pemondokan dibanding tahun lalu. Tahun ini posisi pemondokan disesuaikan dengan embarkasi atau wilayah masing-masing calhaj.

"kalau dulu kan terpecah-pecah. Provinsi Jawa Barat (Jabar), misalnya, dulu ditempatkan di sektor satu, tiga, dan sebagainya. Dan jaraknya jauh. Nah sekarang diharapkan di satu zonasi yang sama," lanjutnya.

Ia menyebut dulu sistem penempatan pemondokan khususnya saat di Mekah dilakukan berdasarkan qur'ah atau pengundian. Namun untuk tahun ini hal tersebut tidak lagi berlaku. Penempatan pemondokan akan disesuaikan dengan embarkasi dan zonasi jamaah.

Berita Terkait

"Nah sekarang kita minta supaya zonasi per-embarkasi. Misal sektor satu untuk provinsi A, B, dan seterusnya. Sektor dua provinsi C, D. Zonasi ini diharapkan membantu proses dan penertiban calhaj," ujar Ace.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TZnsBK
March 18, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TZnsBK
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Kemendikbud Alokasikan Dana Rp 900 M untuk Pelatihan Guru

Ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada tahun 2019 telah mengalokasikan dana sebesar Rp 900 miliar untuk pelatihan guru. Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik.

"Mulai tahun ini, pemerintah menganggarkan hampir Rp 900 miliar yang nantinya akan digelontorkan ke Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi dalam sambutannya saat membuka Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) 2019 di Pendopo Bupati Serang, Banten, Jumat (15/3).

Didik berharap, dengan digelontorkannya anggaran ini, para tenaga pendidik bisa saling berkomunikasi dan proaktif membahas berbagai masalah pendidikan dalam forum MGMP. Selain itu, para tenaga pendidik dapat lebih sering beraktivitas melakukan pelatihan di lokasinya masing-masing sesuai dengan kebijakan zonasi pendidikan yang bertujuan meningkatkan percepatan kualitas layanan pendidikan.

Di samping itu, Didik juga mengapresiasi Kabupaten Serang yang telah memberikan perhatian cukup tinggi kepada para guru, baik guru pegawai negeri maupun guru honorer. "Saya bangga dengan Kabupaten Serang yang sangat memerhatikan guru-gurunya baik PNS maupun honorer," katanya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang juga hadir pada kegiatan ini mengatakan, di Kabupaten Serang saat ini ada 971 guru honorer K2. Kabupaten Serang mengalokasi anggaran sebesar Rp 7,795 miliar untuk membayar gaji guru honorer K2 dan non-kependidikan.

"Kami juga memberikan insentif bagi guru dan tenaga kependidikan non-K2. Anggaran yang disiapkan sebanyak Rp 14,959 miliar untuk 1.000 lebih honorer non-K2," kata Ratu Tatu.

Selain itu, kepada para kepala sekolah, guru, dan siswa yang hadir pada perhelatan Gebyar Pendidikan dan Pendidikan, Ratu Tatu menyampaikan setiap guru honorer K2 di Kabupaten Serang mendapatkan honor Rp 750 ribu per bulan, sedangkan non-K2 mendapat honor Rp 500 ribu per bulan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2F6348h
March 16, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2F6348h
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Telah Kitab Klasik Jadi Rutinitas Kiai Maruf Jelang Debat

Kitab klasik memuat persoalan-persoalan yang kontekstual.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Telaah kitab klasik dan buku menjadi aktivitas keseharian yang belakangan lebih sering dilakoni calon wakil presiden nomor urut 1, KH Ma’ruf Amin jelang debat Pilpres 2019 putaran ketiga pada Ahad (17/3) mendatang. 

Di samping membaca, agenda Kiai Ma’ruf juga lebih banyak berdiskusi tentang isu terkini bersama tim. 

Tak ada agenda menerima tamu atau menghadiri kegiatan di luar daerah, hingga perhelatan debat. 

“Menjelang debat, selain saya mendengarkan informasi dari para pengambil keputusan, pelaksana teknis dan para akademisi, saya juga membaca tulisan (buku dan artikel), komentar (di media). Saya juga memperbanyak baca kitab klasik,” papar Ma'ruf kepada wartawan, Rabu (13/3).

Menurut Ma’ruf, dalam kitab juga banyak isu kekinian yang sebetulnya sudah dibahas para ulama klasik. Tinggal bagaimana menyesuaikan dengan konteks yang terjadi saat ini, kemudian dikomparasikan dengan teori para sosiolog, antropolog, ekonom, ahli kesehatan, dan penelitian mutakhir.

“Dalam kitab juga banyak sumber-sumber yang bisa dijadikan rujukan. Juga paradigma-paradigma, mabadi'-mabadi' (prinsip dasar) yang menurut saya penting untuk jadi landasan berpikir,” ujarnya.

Kiai Ma’ruf dikenal mumpuni dalam mengulik teori fikih dan ushul fikih yang kemudian, setelah dibahas bersama ulama lain dan para pengambil kebijakan, jadi landasan hukum dan pokok pikiran dalam sejumlah regulasi yang diundangkan secara resmi oleh DPR dan Pemerintah. 

Di antaranya, UU Nomor 21 tahun 1998 tentang Perbankan Syariah, UU Nomor 33 tentang Jaminan Produk Halal tahun 2014, tentang Jaminan Produk Halal dan lain-lain.

“(Dalam debat nanti), saya juga akan mengombinasikan pemikiran yang secara konsep, (dengan pelaksanaan) secara teknis dan juga pandangan-pandangan ulama yang sangat filosofis,” imbuhnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2O33BMj
March 13, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2O33BMj
via IFTTT
Share:

Monday, March 11, 2019

Juara All England, Jokowi: Selamat Hendra dan Ahsan

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi kepada Ahsan dan Hendra melalui Instagram.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pasangan ganda putra senior Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menjuarai kejuaraan All England 2019 di Birmingham, Inggris. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyampaikan apresiasi dan ucapan selamatnya kepada Ahsan dan Hendra.

"Dari Tanah Air, saya dan seluruh rakyat menyampaikan selamat!," ucap Jokowi dalam akun Instagramnya pada Senin (11/3) pagi.

Jokowi menuliskan, prestasi yang ditorehkan oleh Hendra dan Ahsan sangat membanggakan. Di luar dugaan, pasangan yang dijuluki "The Daddies" berhasil melaju ke partai puncak dan mengungguli lawannya.

"Selamat pagi. Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan merebut juara ganda putra bulu tangkis All England 2019 di Birmingham, Inggris, semalam," kata Presiden.

Jokowi mengatakan, meskipun bertanding dalam kondisi cedera, namun Hendra dan Ahsan mampu menunjukan semangat optimisme melawan ganda Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik.  "Mereka sempat tertinggal pada gim pertama, tapi semangat dan optimisme untuk menjadi juara membuat The Daddies bangkit merebut dua gim berikutnya," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tXkQFG
March 11, 2019 at 03:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tXkQFG
via IFTTT
Share: