Showing posts with label 2019 at 10:17PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:17PM. Show all posts

Friday, February 15, 2019

Espanyol 'Rasuki' Penggila Bola di Cina

Wu Lei juga sudah mulai populer di kalangan penggemar Espanyol.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Klub La Liga Spanyol, Espanyol, sudah mulai merasuki para penggila sepak bola di Cina. Ini setelah bergabungnya striker Shanghai SIPG, Wu Lei, ke klub yang bermarkas di Barcelona, Spanyol, itu.

Selang dua pekan setelah proses transfer dari klub Liga Super Cina (CSL) yang bermarkas di Kota Shanghai ke Espanyol yang menempati peringkat ke-12 La Liga itu, 400 potong replika kostum Wu Lei di klub barunya sudah habis dipesan.

Espanyol masih akan meluncurkan replika kostum Wu Lei edisi terbatas melalui toko daring pada 22 Februari 2019 saat bertanding melawan Huesca. Sebanyak 300 penggemar harus bersedia antre mendapatkan 100 potong replika kostum Wu Lei bertuliskan latin dan karakter Mandarin. Mereka juga bersaing mendapatkan 100 kostum bertuliskan nama Borja Iglesias (striker) dan Marc Roca (gelandang) dengan tulisan latin dan aksara Cina.

Koran olahraga Diario AS, Jumat (15/2) melaporkan bahwa Espanyol menerima pesanan dari Cina sebanyak 5.000 kostum. Dalam debutnya bersama Espanyol, Wu Lei telah bermain selama 80 menit saat bertanding melawan Villareal dan Rayo Vallecano.

Wu Lei juga sudah mulai populer di kalangan penggemar Espanyol, terutama setelah tendangan penaltinya membawa keunggulan klubnya 2-1 atas Rayo.

Sementara di Xi'an, Provinsi Shaanxi, kostum Wu Lei dijadikan kado spesial Hari Kasih Sayang. Wang Linna, penggemar sepak bola di wilayah baratdaya Cina, memesan kostum Wu Lei kepada temannya yang sedang berwisata ke Barcelona untuk dihadiahkan kepada sang kekasih.

"Di mata gibol Cina, Wu adalah pahlawan," kata perempuan yang kekasihnya juga penggemar sepak bola itu. "Selamat kepada Espanyol. Sekarang Anda telah memiliki 1,4 miliar lebih penggemar baru," tulis Chen Xiaoyang di laman Sina Weibo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N8yrmn
February 15, 2019 at 10:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N8yrmn
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

McLaren Luncurkan Mobol untuk F1 Musim 2019

Mobil ini akan menjadi tunggangan Carlos Sainz dan Lando Norris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- McLaren meluncurkan mobil balap terbarunya, MCL34, pada Kamis (14/2). Mobil ini akan menjadi tunggangan Carlos Sainz Jr. dan Lando Norris pada balapan Formula 1 musim 2019.

Jet darat yang didominasi warna oranye dan biru tua itu diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran di markas McLaren di Woking, Inggris Raya, demikian laman resmi Formula1.com pada Kamis.

MCL34 memiliki desain sayap depan yang lebih sederhana dan bargeboard yang lebih ringkas karena mengikuti regulasi baru. Mobil ini menggunakan mesin Renault dan akan digeber untuk pertama  kalinya di tes pramusim di Sirkuit Barcelona-Katalunya pada 18 Februari nanti.

"Ini akan menjadi tahun yang hebat bagi kami," kata CEO McLaren Zak Brown sebelum peluncuran. "Saya kira kami memiliki bakat-bakat yang luar biasa. Semua orang akan sangat menantikan melihat kami di balapan Australia."

Mobil McLaren tahun lalu, MCL33, tampak sebagai salah satu mobil terkuat di papan tengah ketika dikendarai Fernando Alonso dan Stoffel Vandoorne di awal musim.

Mereka finis di peringkat enam konstruktor tahun lalu menggunakan mesin Honda.

"Saya kira kami akan mendapati dua pebalap Grand Prix yang muda dan sangat cepat. Kemudian semua orang di McLaren telah bekerja sangat keras untuk memastikan kami membuat mobil balap yang lebih baik daripada yang kami hasilkan di 2018," kata Brown.

McLaren yang pernah dominan pada zaman Ayrton Senna dan Alain Prost belum pernah memenangi balapan sejak 2012. Terakhir kali mereka merebut gelar juara dunia adalah ketika bersama Lewis Hamilton pada 2018.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DBU4Hm
February 14, 2019 at 10:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DBU4Hm
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Rumah Zakat Gelar Pelatihan Tahsin untuk Guru TPA

Pelatihan tahsin untuk meningkatkan kualitas guru TPA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah Zakat bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Leran Kulon menggelar pelatihan tahsin Alquran untuk guru TPA. Pelatihan Tahsin AlQuran dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu, 1-2 Februari.

Kegiatan dilaksanakan di Masjid Abdurrahman Bin Auf Leran Kulon. Pelatihan ini diikuti oleh 35 Peserta dari perwakilan TPA di Leran Kulon serta Dewan Guru KB-TK-SD Muhammadiyah di Leran Kulon.

Pimpinan Ranting Muhammadiyah berharap pelatihan ini bisa menjadi bekal dan motivasi bagi para dewan guru alquran baik di TPA maupun di Sekolah untuk terus mencetak generasi qurani.

"Semoga dengan sinergi program bersama Rumah Zakat ini bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat khususnya di Desa Leran Kulon" ujar Pimpinan Ranting Muhammadiyah.

Pendidikan di Lembaga Alquran setingkat TPA – TPQ kini sudah mulai banyak di tinggalkan. Banyak factor yang mendasarinya, diantaranya adalah masalah SDM dan dewan gurunya.

Mulai tidak ada guru sampai belum ada bekal yang cukup untuk mengajarkan alquran. Pelatihan ini diharapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GeI2HE
February 05, 2019 at 10:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GeI2HE
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Ribuan Orang Hadiri Kajian Muslimah Bareng Oki Setiana Dewi

Sakinah, mawadah warahmah menjadi wasilah untuk membangun ketahanan keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ribuan orang memadati kajian Muslimah di Pendopo Kota Bandung, Sabtu (19/1). Kajian yang digelar rutin bersama istri Wali Kota Bandung yang juga Ketua PKK Kota Bandung Siti Muntamah Oded kali ini bertema ‘Keluarga di Mata Muslimah’.

Kajian kali ini pun mengundang Oki Setiana Dewi yang merupakan public figure dan juga aktif untuk berdakwah mensyiarkan Islam di Indonesia. Kajian Muslimah Pendopo yang rutin ini diadakan untuk bisa membantu produktifitas warga kota Bandung terutama bagi kaum perempuan baik sebagai pribadi Muslimah, anak dan juga istri serta peran lainnya.

Sejalan dengan visi Kota Bandung yaitu unggul, nyaman, sejahtera dan agamis maka ibu dari tujuh anak ini menjadikan pendopo sebagai sarana menuntut ilmu terutama agama. Wali Kota Bandung, Oded M Danial yang juga hadir mengajak kepada warga untuk terus mencintai keluarga. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan hidup ini.

"Keluarga itu harus kita sayangi dan cintai. Sakinah, mawadah warahmah menjadi wasilah untuk membangun ketahanan keluarga," kata Oded seperti dalam siaran persnya. 

Kajian rutin satu bulan sekali itu dihadiri sekitar 2.000 peserta dan memadati Pendopo Kota Bandung. Perlu diketahui, Kamus Pendopo memberikan ruang bagi muslimah untuk mendalami pemahaman tentang agama khususnya perihal keluarga.

Pada kajian kali ini, Isteri Wali Kota Bandung, Siti Muntamah mengatakan, keluarga merupakan satu konsistensi sistem yang diturunkan untuk dijaga para manusia.

"Setiap Muslimah mengagungkan keluarga yang menjadi eksistensi dan ruang ekspresi. Perempuan di keluarga salah satu fungsi pagar rumah tangga khususnya suami. Itu yang harus selalu diingat," tutur Umi yang menjadi sapaan akrabnya.

Menurut Umi, menjadi Muslimah sekaligus seorang isteri dan ibu perlu rasa ikhlas untuk menjalankan kehidupan dalam rumah tangga. "Beri perhatian kita kepada anak dan suami. Kasih sayang seorang perempuan kepada keluarga itu menjadi pahala yang luar biasa, insya Allah," katanya.

Sementara itu, ustazah Oki Setiana Dewi mengatakan, sebagai seorang perempuan wajib mencontoh Siti Khadijah yaitu isteri Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, istri Rasulullah itu memiliki kemahiran dalam menjalin keluarga. Mengurus anak dan suami yang baik, menjadi dambaan para Muslimah.

"Siti Khadijah sosok inspiratif, membina dengan lisan, pandangan dan mendidik keluarga yang baik," katanya.

Oki yang juga artis mengingatkan para Muslimah untuk menjaga perilaku ataupun tutur kata. Karena perilaku para Muslimah harus berdasarkan ajaran Agama Islam.  "Jika terjadi sesuatu dalam hidup itu kita harus sabar. Jangan coba-coba curhat di media sosial. Jaga lisan mulut kita," imbaunya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hoj0qW
January 19, 2019 at 10:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hoj0qW
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 16, 2019

PPIU Rugi Miliaran Rupiah Akibat Kebijakan Biometrik

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Permusyawarakatan Antarsyarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (PATUHI) memperkirakan, banyak Panitia Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang rugi akibat kebijakan rekam biometrik Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Kebijakan tersebut membuat calon jamaah umrah tertunda keberangkatannya sehingga tiket pesawat dan hotel yang sudah dipesan PPIU, hangus. 

Sekretaris Jenderal PATUHI Muharom Ahmad mengatakan, sejak diberlakukan kebijakan rekam biometrik sebagai persyaratan mengurus visa bagi calon jamaah umrah pada 17 Desember 2018. Banyak calon jamaah umrah yang kesulitan mendapatkan visa dikarenakan sulitnya akses menuju kantor Visa Facilitation Services (VFS) Tasheel untuk melakukan rekam biometrik.

Muharom menjelaskan, lokasi kantor VFS Tasheel sangat jauh dari domisili calon jamaah umrah. Mereka telat melakukan rekam biometrik dan terlambat mendapatkan visa. Sehingga keberangkatan calon jamaah umrah harus mundur atau tertunda dari jadwal yang sudah diatur oleh PPIU.

"Dengan tertundanya keberangkatan jamaah, secara otomatis, tiket penerbangan yang seyogyanya untuk pemberangkatan dan pemulangan jamaah jadi hangus, mau tidak mau hal itu menjadi tanggung jawab penyelenggara (PPIU) karena sudah melakukan booking seat pada maskapai yang akan digunakan," kata Muharom kepada Republika.co.id, Rabu (16/1).

Dikatakan Muharom, akomodasi hotel tempat jamaah menginap di Makkah atau Madinah juga hangus jika calon jamaah umrah tidak datang tepat pada waktu yang telah disepakati. Menurutnya, para PPIU telah mengalami kerugian sekitar Rp 30 miliar akibat terjadi pengunduran waktu terbang dan pesan hotel untuk jamaah umrah selama di Arab Saudi. 

Dia memperkirakan, sudah ada sekitar 2.000 calon jamaah umrah yang tertunda keberangkatannya akibat kesulitan melakukan rekam biometrik. Jika dihitung kerugiannya, harga tiket pesawat calon jamaah umrah sekitar Rp 12 juta sampai Rp 13 juta. Ditambah biaya hotel yang hangus pada dua malam pertama dari tanggal pesan sebesar Rp 2 juta.

"Maka rata-rata PPIU mengalami kerugian Rp 15 juta per jamaah, jika dikalikan 2.000 jamaah maka sudah mencapai Rp 30 Miliar kerugiannya," ujarnya.

Anggota Dewan Pembina PATUHI Joko Asmoro menegaskan, jika kebijakan rekam biometrik tetap diberlakukan tentunya akan sangat menyulitkan calon jamaah umrah dan merugikan PPIU. Maka daripada PPIU terus mengalami kerugian, PATUHI akan menghentikan pemberangkatan ibadah para calon jamaah umrah supaya PPIU tidak mengalami kerugian yang lebih besar lagi.

"Inilah sebagai bentuk dan rasa prihatin kami serta tanggung jawab moral kepada calon jamaah umrah Indonesia," ujarnya.

Joko menerangkan, biasanya para PPIU telah mengatur dan menyiapkan jadwal akomodasi seperti penerbangan, hotel dan katering sampai akhir program penyelenggaraan ibadah umrah di bulan Syawal setiap tahunnya. Jadi, dalam kondisi seperti sekarang ini harus dibatalkan semua hingga sebulan ke depan. Kalau tidak dibatalkan, risikonya sangat besar.

Berita Terkait

Sebelumnya, mengenai kerugian yang diderita para PPIU telah disampaikan langsung kepada Kepala Kamar Dagang Kota Makkah di Saudi Arabia. Jadi bukan hanya pengusaha Indonesia saja yang akan mengalami kerugian, pengusaha di Arab Saudi termasuk maskapai penerbangan yang akan mengangkut calon jamaah umrah juga rugi. 

"Hal ini harus dipahami bersama, karena di luar kemampuan kami dan kami tak ingin masyarakat Muslim Indonesia yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah dirugikan," tegas Joko.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TWeyRL
January 16, 2019 at 10:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TWeyRL
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

11 Korban Longsor di Sirnaresmi Telah Diidentifikasi

11 korban tersebut sudah dievakuasi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Sebanyak 11 orang korban bencana longsor di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi dipastikan meninggal. Belasan korban tersebut ditemukan petugas gabungan pada Senin (31/12) malam dan Selasa (1/1).

Ke-11 orang korban meninggal yang sudah evakuasi adalah Hendra (38 tahun), Sasa (4), Elan (3 bulan), Ukri (50), Riska (27), Rita (15), Yanti (38), Ahudi (60), dan Suryani (35), Jumhadi (47) dan Yami (26). Mereka ditemukan sejak Senin (31/12) sore hingga Selasa (1/1) sore. Data ini merupakan yang terakhir dikeluarkan posko tanah longsor di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok.

Danrem 061 Suryakencana Kolonel Inf M Hasan kepada wartawan di lokasi bencana di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi menyatakan hingga kini tersisa sebanyak 20 orang yang masih hilang. Sebabnya total korban yang dilaporkan hilang mencapai 35 orang.

Dari jumlah tersebut 15 orang yang ditemukan meninggal dan sebanyak 11 sudah berhasil dievakuasi. Sementara 4 orang lainnya masih berada di lokasi bencana dan akan segera evakuasi.

Menurut Hasan, total jumlah warga yang terdampak bencana mencapai 101 orang. Rinciannya sebanyak 63 orang selamat, tiga orang luka-luka, meninggal dunia sembilan orang, dan belum ditemukan 20 orang.

Kasi Ops Basarnas Jakarta Made Oka menambahkan, lokasi bencana longsoran ke rumah penduduk sekitar 200 meter. Ia menerangkan ada dua kategori rumah yang terkena yakni parsial lebar 50 meter dan panjang 70 meter.

'' Bila ada warga yang merasa kehilangan keluarga bisa melaporkannya ke posko bencana,'' kata Oka.

Namun kata Oka, data yang diperoleh petugas berasal dari aparat Desa Sirnaresmi. Di mana datanya telah lengkap sesuai dengan nama dan alamat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QfTuDe
January 01, 2019 at 10:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QfTuDe
via IFTTT
Share: