Showing posts with label January 23. Show all posts
Showing posts with label January 23. Show all posts

Wednesday, January 23, 2019

Menang Duel Sengit Vs Tunggal Jepang, Gregoria Cedera Lagi

Ia sudah ditunggu unggulan dua asal India Pusarla Sindhu atau Li Xuerui dari Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gregoria Mariska Tunjung berhasil memenangkan laga sengit melawan wakil Jepang Aya Ohori. Namun kemenangan yang diraih tunggal putri Indonesia itu harus dibayar dengan kambuhnya cedera pinggang Gregoria.

Dalam babak pertama Daihatsu Indonesia Masters 2019, yang digelar Rabu (23/1), Jorji sapaan akrab Gregroria, memenangkan laga sengit dengan skor 18-21, 21-18, dan 21-18 dalam waktu 66 menit. Hasil ini membuat gadis kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah, ini lolos ke babak selanjutnya.

Namun apakah Jorji bisa bermain di babak kedua hingga berita ini ditulis belum bisa dipastikan. Pasalnya, usai laga Jorji tidak bisa hadir dalam acara jumpa pers karena harus mendapat perawatan cedera pinggangnya.

Saat di akhir gim ketiga, Aya melakukan pukulan panjang yang dibiarkan oleh Jorji. Bola keluar menandai berakhirnya pertandingan 21-18 untuk Jorji. Namun Jorji yang terjatuh tidak mampu bangkit. Setelah sempat mendapat perawatan barulah ia bisa bangun dan bersalaman dengan Aya dan kedua wasit.

Salah seorang panitia menyebut Jorji belum bisa ikut jumpa pers karena sedang dalam pemeriksaan cedera. Kemungkinan adalah cedera pinggang yang pernah dideritanya.

Duel Jorji melawan Aya memang ketat sepanjang laga. Tidak hanya ketat perolehan angkanya, namun juga dalam meraih angka didapat melalui permainan yang menguras stamina.

Gim satu walau sempat unggul 11-10, 17-15, namun Jorji harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 18-21. Namun di dua gim terakhir Jorji tidak mau membuat kesalahan lagi.

Gim dua setelah tertinggal 11-13, Jorji selanjutnya terus memimpin dan menutup dengan 21-18. Begitu juga di gim ketiga ditutup dengan skor 21-18. Jika besok Jorji bisa tampil, ia akan menunggu pemenang antara unggulan dua asal India Pusarla Sindhu melawan Li Xuerui dari Cina.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RKlyod
January 23, 2019 at 09:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RKlyod
via IFTTT
Share:

Jerman Minta Rusia Berhenti Langgar Perjanjian Nuklir

Produksi rudal nuklir dengan daya jangkau 500-5.500 kilometer adalah dilarang.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan telah membahas tentang perjanjian Intermediate-range Nuclear Forces (INF) dengan Rusia. Ia meminta Moskow berhenti melanggar INF agar perjanjian itu tetap langgeng.

"Saya telah berbicara dengan kolega Rusia saya tentang hal itu (INF) dan mengatakan kepadanya bahwa kami mengandalkan Rusia untuk mengoreksi pelanggaran perjanjian tersebut dan melucuti rudal jelajahnya sehingga perjanjian INF masih memiliki peluang," kata Maas pada Rabu (23/1).

INF ditandatangani Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet pada 1987. Perjanjian tersebut melarang kedua belah pihak memproduksi atau memiliki rudal nuklir dengan daya jangkau 500-5.500 kilometer.

Pekan lalu AS mengatakan telah gagal menegosiasikan perjanjian INF dengan Rusia. Oleh sebab itu Washington akan memulai proses penarikan diri dari INF bulan depan.

"Kami tidak dapat menemukan jalan baru kemarin dengan Rusia," kata Wakil Menteri AS untuk Kontrol Senjata dan Keamanan Internasional Andrea Thompson seusai bertemu perwakilan Rusia di Jenewa, Swiss, pekan lalu.

Awali 2019, Erdogan dan Putin akan Gelar Pertemuan

Dia mengklaim Rusia menolak mengizinkan inspeksi terhadap sistem rudalnya yang diduga melanggar ketentuan INF. "Berdasarkan diskusi kemarin dan retorika yang sesuai hari ini, kami tidak melihat indikasi bahwa Rusia akan memilih kepatuhan," ujarnya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan negaranya tetapkan akan berupaya menyelamatkan INF.  Ia akan terus melalukan pendekatan ke AS agar sudi mengubah keputusannya.

Berbeda dengan pernyataan Thompson, Lavrov mengatakan negaranya telah menawarkan agar para ahli AS dapat menginspeksi dan melihat rudal 9M729 ketika negosiasi di Jenewa berlangsung. Keberadaan rudal itu, menurut AS, telah melanggar INF. Namun tawaran itu ditolak.

"Logika semua pendekatan AS yang disuarakan kemarin hanya itu, 'Anda melanggar perjanjian, kami tidak melanggar, oleh karena itu Anda, Rusia, wajib melakukan apa yang kami minta dari Anda dan kami tidak harus melakukan apa pun'," kata Lavrov.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CCUJb9
January 23, 2019 at 09:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CCUJb9
via IFTTT
Share:

Indikator: Basis Pemilih Koalisi Prabowo Terpecah ke Jokowi

Fenomena ini disebut sebagai split-ticket voting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia menunjukan, pemilih parpol pengusung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terbelah, karena tidak seluruhnya memilih pasangan nomor urut 02 itu. Fenomena ini disebut sebagai split-ticket voting, dimana elite parpol yang tidak sejalan dengan keinginan basis massa mereka.

Peneliti senior Indikantor Politik Indonesia, Rizka Halida menyebutkan sebanyak 44,8 persen pemilih Partai Berkarya memilih Prabowo-Sandi, namun 42,1 pemilih Partai Berkarya akan memilih pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Selain itu, pemilih Partai Demokrat juga terbelah mendukung Prabowo-Sandi 54,1 persen, sementara 40,5 persen pemilih Partai Demokrat memilih paslon nomor urut 01.

"Pada kelompok partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi, Demokrat dan Berkarya paling banyak terbelah mendukung petahana, sekitar 40-42 persen," ujar Rizka dalam pemaparan hasil survei, Rabu (23/1).

Pemilih Partai Gerindra menjadi yang paling solid memilih Prabowo-Sandi dengan persentase sebesar 81,5 persen. Sebesar 14,1 persen pemilih Gerindra memilih Jokowi-Maruf, dan sisanya tidak menjawab atau tidak tahu. Begitu pun PKS dan PAN basis massanya terbelah ke kubu Jokowi-Ma'ruf. Sekitar 21-26 persen memilih nomor urut 01.

Fenomena itu disebut sebagai split-ticket voting, yaitu pilihan elite partai yang tidak sejalan dengan keinginan basis massa mereka. Survei Indikator dilakukan pada 16-26 Desember 2018 dengan melibatkan 1.220 responden yang dipilih secara random (multistage random sampling).

Metode survei yang digunakan yaitu dengan wawancara tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Margin of error survei ini plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen (dengan asumsi simple random sampling).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B9m2dh
January 23, 2019 at 09:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B9m2dh
via IFTTT
Share:

Indonesia Barokah tabloid must be investigated: BPN

Copies of Indonesia Barokah tabloid were sent to mosques, Islamic boarding schools.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Director of Advocacy and Law of the National Winning Body (BPN) of Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad asked the authority to investigate the release of the Indonesia Barokah tabloid. BPN assessed that contents of the tabloid were tendentious and cornered presidential candidates number 02.

"We have reported it to the authorities because the tabloid is tendentious and the publisher is not accountable. It has the potential to disrupt public order and divide the community," Dasco said at the Parliament Complex, in Jakarta, on Wednesday (Jan 23).

Dasco said that BPN received reports that the tabloid had massively released to people's residences. The distribution areas were in Central Java and West Java. BPN then took legal steps related to the release of the tabloid.

"We immediately reported it as it was circulated massively and then has the potential to disrupt public order and rises restlessness in those communities," said the Gerindra party politician.

The Indonesia Barokah tabloid was known to circulate in a number of mosques and Islamic boarding schools in Majalengka Regency, West Java. The tabloid was alleged to contain black campaign towards one of the presidential candidates.

The regional election supervisory board (Bawaslu) was investigating the case. The circulation of the tabloids among others was found at the At-Taqwa Mosque in the Vocational School of Bhakti Kencana Health in Jatiwangi.

Chairman of the Election Supervisory Committee (Panwaslu) of Jatiwangi Subdistrict in Majalengka, Sonny Pratama Wijaya revealed, the committee had confirmed directly to the school. Jatiwangi Panwaslu then immediately went to community leaders, religious leaders and other community elements.

Apparently, they also got the tabloids. So far, there were 104 copies of the tabloid found in Bandung regency and 12 copies in Jatiwangi District in Majalengka.

"The tabloid has been reported to the Election Supervisory Body of Majalengka Regency to be followed up," said Sonny.

Meanwhile, the police handed over this case investigations to the Press Council. The police would investigate this case if there was an element of criminal offense in the publication and dissemination of the tabloid.

"This is the task of the Press Council. So the press council must stand in front, which conducts an assessment of the tabloid," said spokesperson of the National Police, Brigadier General Dedi Prasetyo at the National Police Headquarters, in South Jakarta, on Wednesday (Jan 23).

The Press Council will assess whether the tabloid committed journalistic violations or not. If a criminal violation was found, the Press Council could provide recommendations to the police to follow up on the findings.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T8axtt
January 23, 2019 at 09:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T8axtt
via IFTTT
Share:

Halau Rudal dan Pesawat Israel, Rusia Bekali Suriah S-300

Dengan senjata anti-rudal ini, Suriah akan mampu menghalau serangan Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS— Surat kabar Rusia Kommersant melaporkan Suriah siap menggunakan sistem anti-rudal S-300 pada Maret mendatang. Dilansir dari Middle East Monitor, Rabu (23/10), sistem anti-rudal S-300 akan digunakan setelah proses pelatihan menggunakan sistem tersebut selesai. 

Kommersant melaporkan pada Maret nanti kemungkinan S-300 akan digunakan untuk melindungi Damaskus dan daerah sekitarnya. 

Anggota Komite Pertahanan dan Keamanan Dewan Federasi Rusia, Franz Klintsevich mengatakan kru Suriah saat ini masih menjalani pelatihan. 

"Pesawat tempur Israel sekarang menyerang Suriah karena mereka masih berada di luar jangkauan sistem pertahanan udara, tapi setelah S-300 digunakan, tidak ada yang dapat melarikan diri dari mereka," kata Klintsevich, di Kommersant.  

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pertahanan udara Suriah berhasil menghalau serangan udara Israel di bandara Damaskus. Mereka juga mengumumkan melakukan beberapa instalasi pada Senin (20/1) lalu.  

Pada November lalu Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan mereka sedang melatih personil militer Suriah untuk menggunakan sistem pertahanan udara S-300. Memperingatkan apa yang mereka sebut sebagai 'pihak asing' yang melakukan provokasi militer di Suriah. 

Kelompok advokasi hak asasi manusia di Suriah, yakin The Syrian Observatory for Human Right mengatakan sebanyak 21 orang tewas dalam serangan udara Israel di Suriah. 

Menurut Syrian Observation mereka yang tewas antara lain enam orang anggota pasukan pemerintah Suriah, 12 anggota Garda Revolusi Iran dan tiga orang lainnya dari negara lain.  

Kelompok itu mengatakan serangan udara Israel Senin lalu menjadi serangan yang paling keji dan berdampak luas. Menjadi serangan yang paling menghancurkan bagi Iran di Suriah. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FK4ybe
January 23, 2019 at 09:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FK4ybe
via IFTTT
Share:

Menag Tegaskan Peran MUI dan LPPOM dalam Sertifikasi Halal

BPJH ditargetkan akan beroperasi aktif dalam pelabelan halal Oktober mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan sampai saat ini Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) masih terus bekerja untuk bisa melakukan sertifikasi jaminan produk halal (JPH). 

Menurut dia, BPJPH akan mengejar target tersebut  hingga 17 Oktober 2019, yaitu batas waktu mandatori produk halal. 

"Halal kita terus bekerja sampai dengan nanti Oktober 2019 untuk pertama kalinya proses pelabelan halal akan dilakukan BPJPH," ujar Lukman saat ditemui usai membuka Rapat Kerja Nasional (Raker) di Hotel Shangri La Jakarta, Rabu (23/1) sore. 

Namun, menurut Lukman, Majelis Ulama Indonesia (MUI) nantinya akan tetap memiliki kewenangan untuk proses penerbitan sertifikasi halal. Akan tetapi MUI dengan  LPPOM-nya masih memiliki tiga kewenangan utama yang ada pada diri mereka. 

“Pertama, terkait dengan fatwa kehalalannya itu dari sudut agama itu tetap menjadi kewenangan MUI," ucap Lukman. 

Kedua, lanjut dia, MUI juga memiliki kewenangan untuk melakukan sertifikasi terhadap Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Ketiga, MUI juga tetap memiliki kewenangan untuk menyertifikasi auditor di LPH tersebut.  

"Untuk menentukan para pelaku yang ada di LPH, para auditornya itu para pemeriksanya itu menjadi kewenangan MUI," kata Lukman. 

Jadi, menurut dia, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang dibentuk Kemenag sejak 2017 lalu sebenarnya nantinya hanya untuk mengurus hal-hal yang sifatnya administratif saja dalam memberikan sertifikasi halal kepada perusahaan. 

"Jadi BPJPH yang ada di Kemenag itu semata menangani hal-hal yang sifatnya adimistratif saja sebenarnya," jelas Lukman.

BPJPH sampai saat ini masih belum bisa bekerja lantaran Peraturan Pemerintah Jaminanan Produk Halal (PP JPH) belum diterbitkan pemerintah. 

Kepala BPJPH, Prof Sukoso membenarkan PP tersebut sampai saat ini belum juga ditandangani Presiden Joko Widodo. 

"Belum," ujar Sukoso saat dikonfirmasi lebih lanjut melalui pesan singkatnya, Rabu (23/1).  

Setelah ditandatangani semua menteri terkait, draf Rancangan Peraturan Pemerintah Jaminan Produk Halal (RPP JPH) tersebut sudah diserahkan ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Selanjutnya, Kemensetneg akan mengirimkan draft RPP JPH itu ke Istana Presiden. 

Menurut Sukoso, setelah ditandatangi presiden, PP JPH nantinya akan menjadi regulasi pokok pelaksanaan JPH oleh BPJPH. Bersamaan dengan itu, pihaknya terus melakukan beragam persiapan, mulai dari melakukan pelatihan auditor halal, membangun kerjasama dengan PTKN maupun PTKIN terkait penyediaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), hingga membangun aplikasi layanan bernama Sistem Informasi Halal (SIHALAL). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FRR1h4
January 23, 2019 at 09:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FRR1h4
via IFTTT
Share:

Indef: Bagasi Berbayar Seharusnya Turunkan Tarif Pesawat

Bagasi berbayar bisa membuat masyarakat lebih memilih bepergian ke luar negeri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai pemberlakuan bagasi berbayar seharusnya dapat menurunkan harga tiket pesawat.

"Sekarang kalau misalnya tiket pesawat tersebut tidak memasukkan biaya bagasi yang dihitung sendiri, mestinya buat konsumen adilnya harga (tiket) pasti akan turun karena tidak memasukkan biaya bagasi," ujar Enny di Jakarta, Rabu (23/1).

Dia menjelaskan bahwa kalau selama ini dikatakan bagasinya cuma-cuma sebenarnya bukan gratis tapi sudah distandarisasi. Jadi dengan batas bagasi mulai dari 0 sampai dengan 20 kilogram ini disamakan.

Ketika disamakan, sambung Enny, tentunya biaya bagasi sudah termasuk ke dalam biaya atau tarif tiket pesawat atau penerbangan. "Dengan ditiadakannya hak konsumen untuk mendapatkan bagasi gratis tetapi biaya tiket pesawatnya sama, ini tidaklah tepat. Artinya ada ketidakadilan bagi konsumen sehingga hal tersebut harus ditinjau ulang," tuturnya.

Dampak dari bagasi berbayar ini, menurut Enny, juga dapat membuat masyarakat akan memilih untuk bepergian ke luar negeri ketimbang berwisata di dalam negeri, mengingat harga tiket untuk penerbangan ke luar negeri jauh lebih murah dibandingkan penerbangan domestik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FHPH0N
January 23, 2019 at 09:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FHPH0N
via IFTTT
Share:

Lawan Kena Kartu Kuning, Kevin: Mereka Ribet

Kevin melayangkan dua kali protes kepada wasit

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan ganda putra peringkat 1 dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo tidak mudah untuk melangkah ke babak kedua turnamen Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Di babak pertama, pertandingan panas dilakoni Marcus/Kevin melawan pasangan Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Emil Seidel, Rabu (23/1).

Marcus/Kevin mencuri gim pertama dengan mudah, 21-14. Mereka juga sempat unggul di gim kedua dengan 11-7 dan 13-8. Namun Mark/Seidel mengubah strategi dengan bermain bola-bola pendek di depan net. Strategi ini berhasil meredam serangan Marcus/Kevin.

Mark/Seidel mampu mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan dengan 15-15. Bahkan mereka mampu membalikkan keunggulan dengan 16-19. Meski Marcus/Kevin sempat mengejar dengan 19-19, Mark/Seidel mampu merebut gim kedua dengan 19-21.

Di gim ketiga, pertandingan berjalan memanas. Setelah kedudukan 8-8, Marcus/Kevin unggul dengan 11-8. Saat Marcus/Kevin unggul dengan 15-9, ada insiden kartu kuning yang diberikan wasit kepada Mark/Seidel.

Ini karena Seidel meminta ijin kepada wasit untuk mengelap lapangan dimana Mark terjatuh saat mengambil bola terakhir. Namun wasit tidak mengijinkannya. Seidel pun memaksakan ke tempat penyimpanan tasnya dan mengambil handuk serta mengelap lapangan sendiri. Wasit pun memanggil Seidel dan 'menghadiahinya' kartu kuning.

Saat kedudukan 16-9, Kevin juga melancarkan protes kepada wasit karena pasangan Jerman terus mengulur waktu untuk menerima servis dari Kevin. Saat kedudukan 18-12, Kevin juga kembali melayangkan protes atas aksi Mark/Seidel ini.

Marcus/Kevin tidak membutuhkan waktu lama untuk mengakhiri pertandingan. Mereka menang dengan 21-15. "Mereka memang agak ribet," gerutu Kevin saat jumpa pers usai pertandingan soal beberapa kali protesnya.

Kevin menjelaskan di gim pertama ia dan Marcus telah menjalankan strategi dengan baik. Di gim kedua pun, juga sudah unggul jauh. "Tapi lawan minta break (istirahat) mulu, terus akhirnya kita kehilangan gim kedua," tutur Kevin.

Marcus menambahkan saat di gim kedua, posisi lapangannya juga kalah angin. Sehingga pukulan bola-bola atasnya agak goyang. "Kita juga baru satu kali latihan, jadi agak susah," kata Marcus.

Untuk pertandingan di babak selanjutnya, Kevin mengatakan akan tetap fokus dan bermain maksimal. "Kita siapkan diri saja, fokus. Kalau bisa main maksimal, apapun pasti kita lakukan," tegas Kevin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FTeC0F
January 23, 2019 at 09:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FTeC0F
via IFTTT
Share:

Modalku Fokus Pelayanan Lebih Cepat

Modalku tidak terlalu mengejar target ekspansi bisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fintech Modalku menargetkan pertumbuhan bisnis minimal sama seperti satu tahun belakangan dengan minimal penyaluran kredit hingga Rp 3 triliun. Meski demikian, CEO Modalku, Reynold Wijaya mengatakan tidak terlalu mengejar target ekspansi bisnis.

Sebab, fintech adalah adalah dunia yang dinamis sehingga target pertumbuhan akan dievaluasi setiap waktu. "Kita pasti ingin tumbuh, minimal sama seperti tahun lalu, pembiayaan Rp 3 triliun, yang jelas kita akan lebih agresif," kata dia dalam perayaan ulang tahun ketiga Modalku di Jakarta Pusat, Rabu (23/1).

Menurutnya, Modalku akan lebih fokus meningkatkan pelayanan yang lebih cepat, prima dan terarah. Ia ingin lebih banyak melayani UMKM Indonesia dan membantu pemerintah meningkatkan inklusi keuangan Indonesia yang tahun ini ditargetkan mencapai 75 persen.

COO Modalku, Iwan Kurniawan menambahkan tahun ini mereka fokus pada tiga tujuan. Pertama meningkatan kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejak berdiri, Modalku selalu menaati regulasi yang ada agar pertumbuhan industri P2P lending di Indonesia kuat namun tetap sehat.

Teknologi Tingkatkan Pendapatan UKM Hingga 40 Persen

Tahun ini, kepatuhan hukum atau complience akan lebih ditekankan agar industri P2P lending semakin terorganisir dan berkomitmen terhadap perlindungan konsumen. Kedua, Modalku akan memperluas kerja sama dengan e-commerce.

Di tahun 2018, Modalku meluncurkan Saldo Prioritas bersama Tokopedia sebagai layanan untuk melancarkan arus kas penjual online. Tahun ini, pinjaman usaha bagi e-commerce akan diperluas dan terus diperbarui.

"Ketiga, kami ingin meningkatkan kecepatan layanan terutama pencairan dana, dari yang biasanya 4-5 hari menjadi 1-2 hari," kata dia.

Peminjaman untuk usaha mikro biasanya berkisar Rp 5 juta, sementara usaha kecil bisa mencapai Rp 500 juta. Untuk usaha menengah pinjaman bisa mencapai Rp 2 miliar.

Hingga 2018, Modalku telah menyalurkan kredit sebesar Rp 2,2 triliun di Indonesia. Sementara di kawasan Asia Tenggara termasuk Singapura, Indonesia dan Malaysia, total pembiayaan sekitar Rp 4 triliun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R5nqTj
January 23, 2019 at 09:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2R5nqTj
via IFTTT
Share:

Ahok's supporters start to gather at Mako Brimob

Teman Ahok says no event or gathering held to celebrate Ahok freedom.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Supporters of former Basuki Tjahaja Purnama "Ahok" started to gather at Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, West Java. They wanted to celebrate the release of former Jakarta governor on Thursday (Jan 24).

"If necessary, I will stay here to celebrate the release of Ahok tommorow," one of "Ahoker" named Agus here on Wednesday (Jan 23).

Beside Agus, four other supporters with checkered shirt also gathered at a bus shelter in front of Gideon Church, near Mako Brimob. Agus who came from North Jakarta said he spontaneously driven to visit Mako Brimob soon after hearing the relase date of Ahok.

Agus opined that Ahok is a figure needed by the country. He loved Ahok for being populist and has a good performance during his administration.

Another Ahoker, Wibowo also welcomed the release of Ahok after serving the two-years sentence in blasphemy case.

"We do not know yet about the next agenda after the release of Ahok, we will see," Wibowo who came from Depok said.

Wibowo said that two years ago, he came to Mako Brimob when Ahok was transfered from Cipinang Prison. He wanted to be there when Ahok is being released.

Meanwhile, Chairman of Ahok Friends Association, Muhammad Fahtoni said the community did not prepare special event to celebrate the release of Ahok. According to him, it was done to fullfil Ahok's request.

Fathoni said Ahok has asked his supporters to not holding any event to greet his freedom. Ahok made the request in a written statement a while ago.

"Pak Ahok says in his letter to avoid holding event or gathering, so we do not prepare any celebration and will use social media instead," he said when contacted by Republika.co.id, Wednesday.</span>

Ahok was convicted in a blasphemy case and sentenced to 2 years in prison. He has been serving a jail term since May 2017.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CIsA2u
January 23, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CIsA2u
via IFTTT
Share:

Jaksa Agung Usul Razia Besar-besaran Buku Ajaran Komunisme

Kejagung akan membentuk clearing house untuk menyita buku ajaran komunis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jaksa Agung HM Prasetyo mengusulkan agar dilakukan razia besar-besaran atas buku-buku yang diduga berisi ajaran Partai Komunis Indonesia (PKI). Hal ini, diusulkan Prasetyo menyusul adanya penyitaan buku oleh aparat pada toko di sejumlah daerah.

"Saya usulkan kalau mungkin ya lakukan razia besar besaran saja, karena toko di berbagai tempat menyatakan 'ini bukan hanya di tempat saya di tempat lain ada' ini yang perlu dicermati lagi," kata Prasetyo usai menghadiri rapat di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (23/1).

Kejaksaan Agung (Kejakgung) sendiri akan membentuk clearing house terkait kasus penyitaan buku di sejumlah daerah lantaran tersebut. Clearing house akan difungsikan sebagai pusat khusus menguji konten buku-buku sitaan tersebut.

"Sedang diproses ya, nanti kita bentuk clearing house untuk meneliti kontennya seperti apa," ujarnya.

Prasetyo justru mengapresiasi aparat yang menemukan dan mengamankan buku-buku yang disebut mengandung ajaran komunisme itu. Ajaran tersebut dilarang di Indonesia. Maka itu, Kejaksaan perlu waktu untuk meneliti konten buku tersebut. Kejaksaan akan meneliti konten buku-buku apakah benar telah melanggar sebagaimana diatur dalam TAP MPRS Nomor XXV THN 1966 (Larangan Komunis).

"Tentunya ini perlu waktu untuk penelitian," katanya.

Sebelumnya, pada Desember 2018 lalu, aparat TNI Polri menyita ratusan buku di Pare, Kediri, Jawa Timur. Penyitaan juga dilakukan oleh aparat TNI Polri di Padang pad buku-buku yang mengandung ajaran komunisme.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RJj09U
January 23, 2019 at 09:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RJj09U
via IFTTT
Share:

OJK: Perlu Regulasi Khusus Atur Industri Keuangan Digital

Sejumlah startup belum memiliki legalitas untuk produk jasa keuangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menilai, perkembangan industri digital tidak dapat terlepas dari isu legal, baik resiko maupun regulasinya. Sebab, banyak di antara mereka tidak termasuk dalam industri jasa keuangan, tapi produknya sudah masuk ke jasa keuangan.

Wimboh menjelaskan, tidak menutup kemungkinan konsep produk mata uang dan pinjaman dari perusahaan digital berkembang ke pasar modal. Dengan konsep tersebut, menurutnya, perusahaan digital (khususnya startup, red) membutuhkan dua jenis regulasi.

Pertama, untuk lembaganya seperti PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menggarap Gojek. Kedua, regulasi untuk produknya seperti Gopay.

"Ini sama dengan lembaga jasa keuangan yang mengeluarkan surat utang atau saham harus tunduk pada peraturan OJK," katanya dalam diskusi Antisipasi Disrupsi Teknologi Keuangan Era 4.0 di Jakarta, Rabu (23/1).

Tapi, saat ini, isunya adalah sejumlah startup belum memiliki legalitas untuk produk jasa keuangan. Apabila mereka mengeluarkan produk peminjaman seperti yang dilakukan lembaga pembiayaan dan perbankan, harus mendapatkan izin dari OJK. Sementara itu, jika produknya berupa payment maupun currency, otoritasnya ada di Bank Indonesia.

Wimboh mengakui, perkembangan dan penetrasi teknologi menjadi penyebab utama dari kondisi ini. Perusahaan non jasa keuangan sekarang dapat mengeluarkan ragam produk dengan teknologi seperti Gojek dan Tokopedia. "Betapa rumitnya," ujarnya.

Menurut Wimboh, ke depannya, konsep perusahaan nonjasa keuangan yang mengeluarkan jasa keuangan harus diatur segera melalui regulasi khusus dalam bentuk undang-undang. Pada dasarnya, regulasi tersebut bisa dikeluarkan oleh masing-masing lembaga melalui legal framework-nya seperti yang telah dilakukan sebelumnya.

Tapi, perkembangan teknologi dan industri digital kini sudah tidak lagi dapat dikelola oleh pengaturan legal framework. Sebab, akan menyulitkan proses perizinannya dan jaminan regulasi untuk perlindungan konsumen.

Wimboh mengatakan, saat ini, produk-produk perbankan yang sudah diregulasi akan lebih bagus apabila bekerjasama dengan fintech. Bentuknya beragam, termasuk unit bisnis. "Kalau ketentuannya masih kurang, OJK dapat mengeluarkannya," ucapnya.

Terpenting, Wimboh menekankan, fungsi OJK untuk melindungi hak masyarakat dapat terlaksana. Baik itu produk fintech maupun konvensional harus mampu melindungi hak masyarakat. Apabila masyarakat ada yang merasa tertipu nantinya, dapat melaporkan ke OJK.

Deputi Komisioner OJK Institute Sukarela Batunanggar mengatakan, ada beberapa hal yang akan membentuk tatanan sektor jasa keuangan di Indonesia selama beberap tahun ke depan. Termasuk di antaranya, disruptive technology, sehingga memunculkan pemain baru di fintech yang menawarkan kompetisi bagi lembaga jasa keuangan incumbent.

Kedua, perubahan perilaku konsumen yang lebih suka bertransaksi dengan gawai. Ketiga, pergeseran fokus perbankan dari product centric menjadi consumer centric.

"Mereka kini fokus menawarkan berbagai opsi dan channel sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat," tutur Sukarela.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FJknPu
January 23, 2019 at 09:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FJknPu
via IFTTT
Share:

BNI Dorong Peningkatan Bisnis Anak Perusahaan

Entitas anak usaha akan kembali pada performa prima pada 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatatkan kinerja anak perusahaan yang tidak terlalu membahagiakan tahun ini. Meski demikian kinerja anak perusahaan BNI disepanjang 2018 tetap menunjukkan tren peningkatan yang positif.

Wakil Direktur BNI, Herry Sidharta mengatakan lima anak perusahaan berkontribusi 9,24 persen terhadap laba bersih BNI. BNI group memiliki lima perusahaan anak yang meliputi BNI Syariah, BNI Life, BNI Multifinance, BNI Sekuritas dan BNI Asset Management.

"Kinerja perusahaan anak memang ada yang tidak sesuai harapan, seperti BNI Life, Manager Investasi dan Sekuritas," katanya dalam paparan kinerja BNI tahun 2018 di Grha BNI, di Jakarta Pusat, Rabu (23/1).

BNI Life dengan basis asuransi juga beroperasi untuk investasi. Sama seperti BNI Sekuritas dan BNI Asset Management. Menurutnya laba yang dihasilkan tidak signifikan karena kondisi pasar modal yang kurang baik pada 2018.

Meski demikian, secara keseluruhan bisnis ketiganya tetap surplus. Sementara BNI Syariah dan Multifinance mencatatkam transaksi yang sesuai harapan dengan profit meningkat.

Kredit BNI Tumbuh 16,2 Persen

Herry mengatakan tahun 2019 diperkirakan entitas anak usaha akan kembali pada performa prima karena tekanan pada 2019 akan lebih berkurang. Direktur BNI, Adi Sulistyowati menyampaikan laba BNI tumbuh ditopang oleh pertumbuhan kredit.

Ini menciptakan Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/ NII) yang tumbuh 11,0 persen yoy yaitu dari Rp 31,94 triliun pada akhir 2017 menjadi Rp 35,45 triliun pada akhir 2018. NII tersebut menjadi sumber pertumbuhan laba bersih BNI yang utama.

Untuk mendorong kinerja entitas anak sekaligus mendorong pertumbuhan anorganik, BNI berencana mengakuisi perusahaan kecil. Baik dari perbankan, asuransi yang bisa menguatkan BNI Life, maupun multifinance. Herry menolak menjelaskan lebih lanjut.

"Ada beberapa perusahaan jadi target kami baik di perbankan maupun insurance untuk melengkapi kita sebagai lembaga keuangan yang profitable. Nanti saya sampaikan lagi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R5lSbX
January 23, 2019 at 09:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2R5lSbX
via IFTTT
Share:

Ginting tak Mau Terbebani Sebagai Juara Bertahan

Ginting akan berdiskusi dengan pelatih mengenai lawan besok

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anthony Sinisuka Ginting mengikuti langkah Jonatan Christie ke babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2019 usai memastikan kemenangan straight game atas Kashyap Parupalli (India), 21-12, 21-16, Rabu (23/1). Ini merupakan kemenangan Anthony yang keempat atas Parupalli. Pekan lalu di Malaysia Masters, Anthony juga menang atas Parupalli dengan skor 21-17, 25-23.

“Puji Tuhan bisa lewati pertandingan pertama dengan baik. Saya sudah ‘pegang’ game pertama dan kedua. Kami baru berhadapan di Malaysia Masters dan saya belajar dari situ, kenapa di akhir perolehan angkanya bisa ketat,” kata Anthony setelah pertandingan.

“Waktu di Malaysia Masters saya terpancing main menyerang, smash terus, lawan sudah jaga, ini jadi bumerang buat saya, jadi saya banyak mati sendiri. Hari ini saya berusaha lebih menikmati permainan,” tambahnya.

Anthony bersiap untuk menghadapi lawan di babak kedua, antara Lin Dan atau Zhao Junpeng yang sama-sama dari Cina. “Untuk besok, saya jaga kondisi badan, recovery, fokus dan nanti malam lihat video main. Setelah ini akan ketemu pelatih untuk diskusi. Mau lawan siapa saja harus siap,” tutur juara bertahan ini.

Anthony tak mau terbebani dengan status juara bertahan, ia lebih memilih untuk fokus ke satu demi satu pertandingan. “Tidak ada tekanan, tahun ini pesertanya lebih lengkap, jadi tidak gampang buat juara lagi. Mempertahankan gelar tak segampang meraih gelar, saya tidak mau mau memikirkan itu. Tahun lalu sudah juara, tahun ini pertandingannya beda lagi,” sebutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Mrktvs
January 23, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Mrktvs
via IFTTT
Share:

Ahok Sudah Tanda Tangani Kontrak Jadi Pembawa Acara Televisi

Pengacara mengatakan kontrak tersebut sudah ditandatangani sejak lama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Teguh Samudera mengatakan kliennya sudah meneken kontrak untuk menjadi pembawa acara di salah satu stasiun televisi. Teguh mengatakan kontrak tersebut sudah ditandatangani Ahok sejak lama.

"Beliau kan sudah dapat kontrak untuk membawakan acara di stasiun televisi. (Kontraknya) sudah ditandatangani, sudah lama," ujarnya kepada Republika.co.id, Rabu (23/1).

Namun, Teguh tidak mengungkapkan di stasiun televisi mana Ahok akan menjadi pembawa acara. Selain itu, juga belum dapat dipastikan kapan Ahok akan tampil di televisi sebagai pembawa acara. "Mulai kapan acaranya, lihat besok," ucapnya.

Ahok, yang menjadi narapidana kasus penistaan agama ini akan bebas pada Kamis (24/1) besok. Setelah menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Ahok akan langsung beristirahat di rumahnya di Pantai Mutiara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Rencananya setelah beberapa hari di Jakarta, kata Teguh, Ahok akan bertolak ke kampung halamannya di Belitung Timur. "Nanti mungkin setelah beberapa hari di Jakarta, kalau memang sudah cukup, baru ke Beltim (Belitung Timur)," ucap Teguh.

Terkait bebasnya Ahok itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan tidak ada penanganan khusus dalam mengawal mantan Gubernur DKI itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sIgtxx
January 23, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sIgtxx
via IFTTT
Share:

Lawan Cedera, Jonatan Christie Beruntung Simpan Tenaga

Ia akan menghadapi pemenang pertandingan antara dua pemain tunggal putra Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, beruntung dapat menyimpan tenaga setelah lawan mainnya pada pertandingan putaran pertama Indonesia Masters 2019, Rasmus Gemke, mengundurkan diri di gim kedua di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1). Jonatan menang 21-16, 0-0 atas pebulu tangkis Denmark itu selama 18 menit permainan.

"Mungkin ada beberapa bola jauh yang diambilnya sehingga otot pahanya tertarik. Saya bersyukur pada pertandingan ini karena bisa simpan tenaga untuk pertandingan berikutnya," kata atlet asal klub Tangkas, Jakarta itu.

Meskipun punya kenangan manis sebagai peraih medali emas Asian Games 2018, Jonatan mengaku masih tetap gugup ketika harus tampil di Istora Senayan yang merupakan sebagai stadion legendaris cabang olahraga bulu tangkis Indonesia.

"Kami sebagai atlet tentu sama karena diharapkan bermain bagus oleh para penonton. Permainan pertama tentu gugup meskipun bermain bagus dalam Asian Games di sini. Tapi, saya berusaha keluar dari zona gugup itu," kata Jonatan.

Atlet yang menempati peringkat 12 dunia itu mengaku berusaha tampil tenang dan menikmati setiap permainannya pada Indonesia Masters 2019. "Saya harus jaga poin-poin awal sehingga tidak terlalu jauh dari poin lawan. Saya bersyukur dapat keluar dari tekanan lawan tadi," katanya.

Pada pertandingan putaran kedua, Jonatan akan menghadapi pemenang pertandingan antara dua pemain tunggal putra Cina Lu Guangzu dengan Shi Yuqi. "Pemain Cina  atlet yang ulet dan kuat dalam pertahanan. Saya harus antisipasi itu. Situasi angin di lapangan juga berbeda dengan latihan kemarin. Saya harus bisa untuk antisipasi kalah angin atau menang angin besok," kata Jonatan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MsbR7U
January 23, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MsbR7U
via IFTTT
Share:

Menkeu Ingin Dana Repatriasi Pajak tak 'Lari' dari Indonesia

Holding period dana repatriasi dari program amnesti pajak akan berakhir tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap, dana repatriasi dari program amnesti pajak bisa tetap bertahan di Indonesia. Untuk mendukung hal itu, Sri menginstruksikan pada aparat Ditjen Pajak agar dapat menjaga kepercayaan pemilik dana tersebut.

"Saya berharap, kita mampu menciptakan confidence sehingga dana atau aset itu tetap bisa terjaga berada di Indonesia," kata Sri di kantor Kemenkeu, Jakarta pada Rabu (23/1).

Masa tahan atau holding period dana repatriasi dari program amnesti pajak akan berakhir tahun ini. Dana repatriasi yang berjumlah Rp 147 triliun itu pun terbebas dari kewajiban berada di tanah air.

Sri mengatakan, Kemenkeu juga akan berkoordinasi dengan instansi lain untuk mendukung harapan tersebut. "Tentu kita berharap dengan ekonomi kita tetap stabil dan tumbuh baik ini akan menimbulkan kepercayaan terhadap para pemilik dana tersebut untuk tetap menanamkan di Indonesia," kata Sri.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan mengatakan, dana repatriasi amnesti pajak memang sudah dibebaskan dari masa tahan pada tahun ini. Akan tetapi, menurut Robert, saat ini kondisi pasar keuangan di Indonesia masih cukup menarik.

Hal itu terbukti dengan aliran dana masuk yang terjadi sejak akhir 2018 hingga saat ini. "Jadi tanpa aturan pun dia akan datang sendiri. Kalau melihat itu kita optimis walau Rp 140 triliun itu bebas dia tidak akan buru-buru pergi," kata Robert.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CGEwSf
January 23, 2019 at 08:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CGEwSf
via IFTTT
Share:

Masjid di Malaysia Terima Donasi Via Aplikasi Digital

Aplikasi ini memudahkan transaksi donasi masyarakat ke masjid tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Sumbangan atau donasi di masjid Kampung Kerinchi di Kuala Lumpur, Malaysia, kini dapat dilakukan melalui layanan elektronik. Layanan e-wallet serbaguna Touch and Go (TnG) Digital Sdn Bhd berkolaborasi dengan Masjid Ar-Rahah di Kampung Kerinchi untuk memungkinkan masyarakat memberikan sumbangan menggunakan aplikasi e-wallet TnG. 

Chief Executive Officer TnG Digital, Syahrunizam Samsudin, mengatakan publik sekarang dapat memberikan sumbangan atau kontribusi menggunakan kode Quick Response (QR) pada smartphone mereka. 

"TnG Digital ingin menjadikan teknologi lebih inklusif dan membantu komunitas Kampung Kerinchi melalui platform yang mudah dan aman," kata Syahrunizam saat peluncuran layanan e-wallet TnG di Kuala Lumpur, Selasa (22/1), dilansir di Bernama, Rabu (23/1). 

Syahrunizam mengatakan, masjid Ar-Rahah adalah masjid pertama di Lembah Pantai yang menggunakan layanan e-wallet TnG. 

Ia menambahkan, penggunaan QR di masjid tersebut akan mendorong masjid di seluruh negeri untuk menggunakan teknologi serupa untuk memfasilitasi operasi sehari-hari dan pengumpulan sumbangan.

"Setiap kontribusi sekecil apa pun sangat berarti. Kami berharap teknologi ini akan membuat pengumpulan donasi mudah dan aman," tambahnya. 

Langkah ini menandai dimulainya sebuah kolaborasi satu tahun yang mencakup kelas-kelas untuk pemuda atau anggota generasi 13, serta program komunitas dan kewirausahaan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ROf4Vq
January 23, 2019 at 08:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ROf4Vq
via IFTTT
Share:

Benih Padi Baroma Siap Diproduksi dalam Skala Besar

Beras basmati selama ini dikenal sebagai komoditas aromatik asal India.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- Kementerian Pertanian, dalam waktu dekat akan segera melepas benih padi varietas basmati beraroma (Baroma). Varietas yang telah dirakit di Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Sukamandi, Subang ini, tinggal menunggu payung hukum untuk diproduksi dalam skala besar. 

Kepala BB Padi Sukamandi, Priatna Sasmita, mengatakan, selangkah lagi varietas Baroma siap meramaikan perbenihan padi nasional. Dengan begitu, beras tipe basmati yang aslina dari bagian utara India dan Pakistan ini, bisa diproduksi secara massal. Bahkan, didorong menjadi komoditas unggulan untuk pasar ekspor.

"Tinggal menunggu penandatanganan SK oleh pak menteri. Jadi, tahapannya tinggal selangkah lagi," ujar Priatna, kepada Republika.co.id, Rabu (23/1).

Priatna menjelaskan, keberadaan beras basmati atau di Indonesia akan menjadi varietas Baroma ini, sangat digemari di kalangan menengah ke atas. Setiap hari, permintaannya mengalami kenaikan. Sehingga, pemerintah terpaksa harus mengekspor beras ini dari negara asalnya.

Tapi, kondisi tersebut terjadi selama 10 tahun silam. Mengingat, sejak adanya permintaan mengenai beras basmati ini, pemerintah berupaya untuk meminimalisasi impor beras. Salah satu upayanya, dengan meneliti varietas basmati ini untuk dijadikan benih lokal khas Indonesia.

Karena itu, Kementan melalui BB Padi, merakit varietas padi khusus tersebut. Perakitan padi unggul ini, telah dilakukan selama 10 tahun terakhir. Dengan menggunakan plasma nutfah yang ada, dan telah menghasilkan sejumlah rekombinasi persilangan yang potensial, maka dihasilkan galur-galur harapan.

Bahkan, galur yang dihasilkan ini setara atau lebih tinggi dari padi tipe basmati asal India dan Pakistan tersebut. Pemuliaan beras ini, menggunakan metode seleksi pedigree, bulk, dan seleksi silang berulang.

"Hasilnya, diperoleh galur  dan dua di antaranya galur harapan yang mempunyai sifat agronomis seperti basmati. Tetapi, bisa beradaptasi bagus di eksosistem Indonesia yang mayoritas dataran rendah," ujar Priatna.

Varietas baroma ini, lanjutnya, telah siap untuk diproduksi dalam skala besar. Namun, sebelum menuju kesana, varietas ini diuji melalui sidang penilaian pelepasan varietas, yang telah dilaksanakan di Bogor.

Sementara itu, Pemulia padi tipe Basmati, Heni Safitri, mengaku, beras basmati selama ini dikenal sebagai komoditas aromatik asal India. Dengan memiliki tekstur khas, yang hanya bisa dibudidayakam di dataran tinggi. Tetapi, dengan terobosan baru, pemulia di BB Padi Sukamandi mampu merakit beras ini menjadi varietas unggul baru.

"Beras basmati kita atau namanya Baroma, akan dibudidayakan di dataran rendah. Tekstur nasinya agak pera, dan ukurannya lebih panjang 1,5 sampai dua kali dari panjang beras lokal biasa," ujar Heni.

Keunggulan lainnya, lanjut Heni, potensial hasil dari beras Baroma ini bisa mencapai 9,1 ton per hektar. Lalu, mempunyai indeks glikemik yang relatif rendah. Serta, kadar amilosnya cukup tinggi sekitar 26 persen. Serta, yang terpenting beras ini akan mengeluarkam aroma khas yang harum.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sExQPS
January 23, 2019 at 08:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sExQPS
via IFTTT
Share:

Angkasa Pura Buka Terminal Kargo Baru di Bandara Semarang

Trafik pergerakan kargo Bandara Ahmad Yani Semarang meningkat 34 persen

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PT Angkasa Pura I (Persero) membuka terminal kargo dan pos baru di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Terminal kargo baru ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta bisnis pengiriman barang melalui pesawat terbang.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji di Semarang, Rabu (23/1), mengatakan bahwa terminal kargo dan pos baru yang dioperasikan mulai hari ini mempunyai kapasitas tiga kali lebih besar dibandingkan terminal kargo lama.

Terminal kargo dan pos yang baru ini menempati lahan seluas 2.560 meter persegi. Luas lahan tersebut kurang lebih empat kali lebih luas dibandingkan dengan terminal kargo dan pos lama yang hanya memiliki luasan 639 meter persegi.

Ia menyebutkan permintaan pengangkutan kargo dan pos melalui jalur udara mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan trafik penumpang pesawat terbang tiap tahunnya.

Pada 2017, trafik pergerakan kargo Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang tercatat sebesar 17.630 ton. Kemudian pada 2018 meningkat menjadi 23.556 ton, atau tumbuh sebesar 34 persen atau lebih tinggi dibandingkan 2017 yang hanya 17 persen

Menurut dia, capaian pertumbuhan kargo tersebut jauh lebih tinggi dari pertumbuhan trafik penumpang yakni dari 4,4 juta penumpang pada 2017 menjadi 5,1 juta penumpang pada 2018. "Trafik pergerakan kargo pada 2018 yang tercatat 23.556 ton sudah melebihi kapasitas terminal kargo lama Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang hanya sebesar 20.000 ton per tahun," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk mengatasi keterbatasan kapasitas dan mempertimbangkan tren pertumbuhan permintaan kargo dari dan menuju Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan perluasan serta penambahan kapasitas melalui pembangunan terminal kargo dan pos baru.

"Perluasan terminal kargo dan pos ini merupakan jawaban atas tantangan peningkatan pergerakan barang, pertumbuhan trafik penerbangan, serta tentunya kebutuhan layanan yang tinggi dari pengguna jasa," ujarnya.

Ia berharap dengan adanya terminal kargo dan pos baru yang lebih luas di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani ini akan memudahkan para eksportir komoditas lokal di Provinsi Jawa Tengah untuk mengekspor produk mereka ke pasar luar negeri.

"Potensi kargo disini sangat bagus untuk keluar negeri sehingga ada beberapa masukan, bisa gak penerbangannya direct ke luar negeri karena (para eksportir) pertanian butuh mengirim melati segar ke Singapura harus fresh nggak bisa mampir, (sektor) perikanan juga demikian," katanya.

Devy menegaskan PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa mendukung peningkatan perekonomian wilayah dengan menyediakan jasa pelayanan kebandarudaraan untuk mendukung pergerakan orang dan barang melalui pesawat udara.

Layanan dengan kapasitas yang memadai untuk menampung trafik kedua hal itu akan memudahkan kegiatan distribusi barang sehingga menjadi lebih efisien dan efektif.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AZH91s
January 23, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AZH91s
via IFTTT
Share: