Showing posts with label 2018 at 02:59AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 02:59AM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Malam Tahun Baru, Gubernur Banten Imbau Warga Istighosah

Usai bencana tsunami, ia tak ingin ada perayaan tahun baru yang berlebihan.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Menghadapi Tahun Baru 2019, Gubernur Banten Wahidin Halim mengimbau agar seluruh masjid yang ada di wilayah Provinsi Banten untuk melaksanakan Shalat Ghaib dan berdzikir bersama. Warga juga diharapkan memanjatkan doa agar Banten selalu ada dalam keselamatan dan lindungan Allah SWT.  

Hal ini dinyatakan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam surat edarannya tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di Provinsi Banten. Surat edaran tersebut ditujukan kepada bupati/walikota se-Provinsi Banten, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Kepala OPD/biro Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pimpinan Lembaga/Organisasi Keagamaan. Surat Edaran tersebut dikeluarkan dalam rangka memelihara ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat.

Adapun surat tersebut menyatakan imbauan untuk menjauhi dan tidak melakukan kegiatan apapun di sepanjang pantai dan mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan ibadah. Bagi yang beragama Islam agar diisi dengan kegiatan di masjid sekitar rumahnya, diisi dengan istighosah, berdzikir dan berdoa, serta melaksanakan Shalat Ghaib bagi para korban tsunami Selat Sunda.

          

Gubernur dan seluruh pegawai Pemprov Banten awalnya akan melaksanakan Shalat Istighosah di tempat yang terkena bencana. Namun setelah beberapa tempat disurvei ternyata rata-rata lokasi dan fasilitas umum masih dalam kondisi pembenahan dan pembersihan sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar acara atau kegiatan yang melibatkan ribuan orang jamaah.

Apalagi, acara ini rencananya akan dihadiri juga para pegawai Pemprov Banten yang mencapai lebih dari 4.000 orang. Untuk itu, pegawai Pemprov Banten dan jamaah dari warga akan difokuskan Shalat Ghaib dan dzikir bersama di Mesjid Raya Al-Bantani KP3B, Kota Serang. Masjid-masjid sekitar wilayah yang terkena bencana juga akan menggelar acara sama.

Gubernur pun akan mengirimkan perwakilan pemprov dan meminta MUI di setiap daerah tersebut untuk memimpin doa dan dzikir di malam tahun baru ini.

           

Selanjutnya, Gubernur Banten mengharapkan agar malam tahun baru di Banten tidak ada hal yang kontras. Di sisi lain ada yang menderita karena bencana dan sisi lain ada yang berlebihan merayakannya.

"Kami sedang prihatin atas kejadian musibah tsunami yang melanda pesisir Banten, tadinya saya ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, tapi ternyata keadaannya belum memungkinkan. Kita doakan saja bersama-sama," ujar Wahidin, Ahad (30/12).

         

Oleh karena itu, atas kondisi keprihatinan akan bencana tsunami di Banten, setiap walikota dan bupati di wilayah Provinsi Banten, baik yang daerahnya terkena bencana maupun tidak, akan menyelenggarakan pula Istighosah dan juga telah mengedarkan surat imbauan dan mengajak kepada warga yang beragama Islam agar melakukan Istighosah, Shalat Ghaib, dan berdoa bersama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EW8xQA
December 31, 2018 at 02:59AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EW8xQA
via IFTTT
Share:

Saturday, December 22, 2018

Real Madrid Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia Antarklub

Real Madrid menang 4-1 atas Al Ain.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Real Madrid kembali mengklaim sebagai klub terbaik dunia setelah menjuarai Piala Dunia Antarklub 2018 usai menaklukan Al Ain. Madrid menang dengan skor telak 4-1 pada partai final yang berlangsung di Sheikh Zayed, Ahad (23/12) dini hari WIB.

Berkat kemenangan ini Los Blancos sukses total telah meraih empat gelar kompetisi tersebut, menyalip catatan Barcelona. Tak hanya itu, Madrid juga mampu meraih trofi itu dalam tiga musim berturut-turut yakni 2016, 2017, dan 2018.

Peluit babak pertama berbunyi Madrid langsung mengambil inisiatif permainan. Hasilnya, pemenang gelar Ballon d'Or Luka Modric sukses mencetak gol pada menit ke-14. Skor 1-0 bagi el Real. Gol tersebut bertahan hingga turun minum.

Al Ain yang berhasil menggasak jawara Copa Libertadores River Plate seperti kehabisan akal. Permainan mereka kerap dipatahkan dengan mudah oleh pemain belakang Madrid. Hingga pada menit ke-60 gelandang tengah Marcos Llorente menggandakan skor menjadi 2-0.

Pasukan Zoran Mamic yang harus memulihkan ketertinggalan dua gol, berupaya mengubah situasi dengan melakukan segala percobaan untuk bisa merobek gawang Madrid.

Sayang peluang emas pada menit ke-74 gagal berbuah gol. Caio menerima umpan panjang dan menembus lini pertahanan Madrid kandas dihadang penjaga gawang Thibaut Courtois. Marcus Berg yang berdiri bebas langsung menyambar bola muntah, tetapi tenadanganya masih tak terarah.

Justru Madrid yang menambah pundi-pundi golnya. Kapten Sergio Ramos sukses menanduk umpan silang Modric pada menit ke-78 dan membuat skor menjadi 3-0.

Usai unggul telak, pelatih Santiago Solari melakukan rotasi dengan memasukan dua penggawa asal Brasil Casemiro, dan Vinicius Junior. Kesebelasan asal Uni Emirat Arab (UEA) masih bisa membalas satu gol melalui fulbek, Tsukasa Shiotani, pada menit ke-86. Namun, pesta kemenangan Madrid hadir melalui gol bunuh diri Yahia Nader.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QMKPgX
December 23, 2018 at 02:59AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QMKPgX
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Pemerintah Segera Resmikan Bandara Morowali

Direncanakan, persemian dilakukan pada akhir pekan ini oleh Presiden Joko Widodo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang penghujung tahun 2018, pemerintah segera meresmikan Bandara Morowali, Sulawesi Tengah yang sudah selesai dibangun. Direncanakan, persemian dilakukan pada akhir pekan ini oleh Presiden Joko Widodo.

Dirjen Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti mengungkapkan, keberadaan Bandara Morowali sangat diperlukan. Khususnya untuk menunjang konektivitas masyarakat Morowali menuju kota-kota lain yang jaraknya cukup jauh.

“Bandara ini dioperasionalkan untuk membuka konektivitas dari Kabupaten Morowali menuju kota-kota yang lebih besar di sekitarnya seperti Palu, Poso, Kendari dan Makassar,” kata Polana di Jakarta, Jumat (22/12).

Polana mengatakan, fasilitasnya bandara sudah diuji coba dan berfungsi dengan baik. Sementara, dari sisi sumber daya manusia juga telah siap untuk mendukung pengoperasian bandara.  Baik dari sisi keselamatan, keamanan, maupun kenyamanan penerbangan.

Ia menuturkan, bandara Morowali mulai dibangun pada tahun 2007 dengan dana APBD oleh inisiatif Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali. Sempat terhenti, memasuki 2010 pembangunan kembali dilakukan. Dimulai dari pembangunan landasan pacu, taxiway dan apron serta sisi darat seperti terminal penumpang dan gedung perkantoran.

Bandara Morowali dibangun di atas lahan seluas 158 hektar. Bandara ini mempunyai panjang landasan pacu berukuran 1500 meter x 30 meter,  taxiway 192 meter x 18 meter, dan apron 80 meter x 70 meter. Bandara itu, lanjut Polana, juga memiliki gedung terminal seluas 1000 meter persegi dengan kapasitas pelayanan untuk 100 orang.

Di dalam gedung terminal terdapat fasilitas dua gerbang X-Ray, dua unit conveyor belt untuk bagasi penumpang keberangkatan dan kedatangan serta dua unit counter check-in. Selain itu, bandara juga dilengkapi beberapa gedung penunjang lainnya seperti gedung perkantoran dan gedung fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

Polana mengatakan, sebelum adanya Bandara Morowali, transportasi masih sebatas menggunakan jalur darat dan laut. Kontur Morowali yang berada di kawasan pegunungan dan bentang alam kapur membuat perjalanan jalan cukul lama.

Sebagai contoh, jika hendak ke Morowali dari Palu, ibu kota Sulawesi Tengah harus ditempuh dalam 12 perjalanan. Dari Makassar, Sulawesi Selatan harus ditempuh dalam waktu 23 jam. Sedangkan dari Kendari, Sulawesi Tenggara memakan waktu sekitar 8-9 jam.

“Bandara menjadi salah satu prasarana transportasi yang menjadi akses yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan potensi wilayah di Kabupaten Morowali”, tutur Polana.

Morowali, kata Polana,  memiliki pertambangan nikel terbesar di Asia Tenggara. Oleh sebab itu, seluruh potensi wilayah, termasuk sumber daya manusia dan objek wisata harus dipacu.

Untuk diketahui, Kabupaten Morowali memiliki luas 3037,04 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 113.132 jiwa pada tahun 2016. Kabupaten Morowali terdiri dari 9 kecamatan dan 133 desa/kelurahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T5MDON
December 22, 2018 at 02:59AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T5MDON
via IFTTT
Share: