Showing posts with label 2019 at 03:20PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:20PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Banyak Orang Tua tak Pernah Jelaskan Menstruasi ke Anak

Tidak adanya penjelasan mengenai menstruasi membuat kerentanan pada anak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 63 persen orang tua siswa-siswi tidak pernah memberikan penjelasan yang benar dan gamblang terkait menstruasi kepada anak-anaknya baik anak laki-laki dan perempuan. Sehingga, hal itu mengakibatkan kerentanan kondisi anak-anak perempuan ketika mereka mengalami menstruasi, terutama yang mengalami pertama kali.

Fakta itu berdasarkan hasil studi Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) yang dilakukan Yayasan Plan Internasional Indonesia pada 2018 di sembilan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Provinsi DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

"Kami ingin menyebarluaskan bahwa isu kebersihan menstruasi ini penting dan banyak remaja kita yang bermasalah dengan ini," Ketua Pelaksana Harian Jejaring Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Laisa Wahanudin dalam Festival Anak Muda: Aksi Remaja Untuk Peduli Menstruasi untuk memperingati Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia, Jakarta, Selasa (28/5).

Studi itu juga mengungkapkan 45 persen orang tua tersebut juga menegaskan tidak perlu menjelaskan hal terkait menstruasi terutama kepada anak laki-laki dengan alasan tidak pantas atau tabu. Dari hasil studi, pengetahuan siswa tentang kebersihan menstruasi masih buruk, dan siswa tidak memahami hubungan antara alat reproduksi dengan MKM.

Laisa Wahanudin menuturkan kurangnya penyebarluasan pengetahuan itu kepada anak-anak perempuan dan laki-laki memberikan kerentanan baik secara psikis maupun fisik bagi perempuan yang belum mengalami menstruasi atau pun sudah mengalami menstruasi. Kurangnya pengetahuan kepada masyarakat terutama anak-anak perempuan dan laki-laki tentang mestruasi, maka menyebabkan kesadaran dalam merespons menstruasi di masyarakat masih rendah dan perlakuan terhadap kondisi menstruasi yang kurang tepat.

Pada acara itu, Jejaring AMPL melakukan kampanye Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya kebersihan menstruasi bagi masyarakat. Sejumlah organisasi yang terkait dalam jejaring ini melakukan sosialisasi dan kampanye tentang arti penting MKM.

Jejaring AMPL adalah perkumpulan dari beberapa organisasi, kementerian terkait, lembaga donor, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, pihak swasta, jurnalis, dan individu atau pemerhati yang bergerak dan peduli untuk mendorong tercapainya akses universal 100 persen air minum aman, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Dalam rangka mendukung kampanye Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia, ada enam organisasi dalam Jejaring AMPL yang terlibat aktif, yaitu UNICEF, Yayasan Plan International Indonesia, SNV Indonesia, Simavi, Wahana Visi Indonesia, YPCII, dan SPEAK Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W6pba2
May 28, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W6pba2
via IFTTT
Share:

Saturday, May 25, 2019

Gerindra: Prabowo Belum Berencana Bertemu Jokowi

Prabowo akan fokus mengawal proses gugatan hasil Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono menegaskan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto belum merencanakan bertemu calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo karena masih fokus mengawal proses gugatan hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Prabowo belum ada rencana dengan Jokowi. Belum ada komunikasi juga," kata Ferry di Jakarta, Sabtu (25/5).

Dia mengatakan, Prabowo, Sandi, dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi saat ini masih fokus dalam gugatan Pilpres 2019. Oleh karena itu, menurut dia, konsentrasi difokuskan untuk menyelesaikan gugatan yang direncanakan pada 28 Juni sudah diketahui Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut.

"Kan belum ada komunikasi dan rencana pertemuan," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi beberapa kali menegaskan telah berinisiatif untuk bertemu Prabowo. Dia mengatakan inisiatif dirinya bertemu Prabowo muncul setelah pemungutan suara Pilpres 17 April 2019.

"Sudah saya sampaikan, saya sudah berinisiatif sejak awal setelah pencoblosan," kata Jokowi, di Jakarta, Rabu (22/5).

Dia mengatakan telah mengutus orang kepercayaannya untuk berkomunikasi dengan Prabowo namun hingga saat ini belum berhasil. Orang tersebut adalah Menteri Koordiantor Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K1ymBn
May 25, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K1ymBn
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Lima Alasan Umum Seseorang Jatuh Cinta

Seiring bertambahnya usia, Anda memahami cinta bukan perasaan semata tapi pilihan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cinta sering dianggap perasaan dan emosi yang bisa membuat seseorang menggila. Hal-hal kecil seperti berpegangan tangan, elusan di rambut atau punggung, atau makan cokelat bersama semuanya dianggap sebagai tanda cinta. Seiring bertambahnya usia, Anda mulai memahami cinta bukanlah perasaan semata melainkan pilihan.

Anda memilih tetap menyayangi seseorang ketika kondisi sulit sekalipun. Anda memilih untuk tetap bertanggung jawab terhadap pasangan dan menghormati janji suci yang pernah diucapkan. Berikut adalah lima alasan umum seseorang jatuh cinta dilansir Womanitely, Rabu (15/5).

1. Menjadi pribadi lebih baik

Biasanya kebanyakan orang jatuh cinta dengan seseorang yang mereka anggap menarik dan pantas, sekaligus orang yang menyukainya. Berpasangan dengan seseorang menciptakan situasi di mana Anda menemukan peluang untuk mengembangkan diri.

Memiliki pasangan bisa memperluas pikiran Anda dan membuat pribadi Anda menjadi lebih baik. Ketika Anda merasakan manfaat di mana Anda bisa lebih berkembang setelah mengenalnya, Anda pun seperti mendapat gelombang kebahagiaan.

2. Kontak mata kuat

Mempertahankan kontak mata dengan seseorang yang dicintai memungkinkan Anda melihat jauh ke dalam jiwanya. Ini menciptakan ketertarikan mendalam satu sama lain.

Bahkan untuk dua orang yang belum pernah bertemu sebelumnya, tatapan mata memesona bisa menciptakan koneksi mendalam seolah Anda telah mengenalnya begitu lama. Koneksi ini bisa dianggap cinta.

3. Merasa terhubung luar dalam

Anda jatuh cinta ketika tubuh selaras dengan respons eksternal yang muncul dari sosok seseorang. Pemicunya bisa dari penciuman, visual, pendengaran, dan sentuhan yang terjadi dalam urutan, waktu, dan tempat yang tepat. Secara ilmiah ini disebut hubungan romantis. Seseorang bisa jatuh cinta dipicu berbagai rangsangan eksternal dan proses neurokimia yang kompleks.

4. Aroma tubuh

Banyak orang jatuh cinta dengan pasangan karena aroma tubuh. Ini mungkin terkesan kurang masuk akal namun wangi tubuh bisa memunculkan asmara antara pria dan wanita. Sinyal dari aroma tubuh seseorang masuk ke otak melalui sistem penciuman dan akhirnya Anda jatuh cinta.

5. Hormon

Hormon berperan besar membuat dua orang jatuh cinta. Apakah mulut Anda mengering dan jantung berdebar begitu bertemu dengan orang yang disukai? Nah, ini adalah respons stres awal yang terjadi ketika tubuh melepaskan hormon seperti serotonin, dopamin, dan adrenalin ke dalam aliran darah.

Orang yang Anda sukai melepaskan dopamin tinggi saat bertemu Anda. Neurotransmitter ini membantu merangsang perasaan senang luar biasa. Efeknya sama seperti yang dirasakan otak saat seseorang menggunakan kokain.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LXcHgv
May 15, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LXcHgv
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

LBQ Al-Utsmani Salah Satu Pionie Pencetak Hafiz

LBQ Al-Utsmani mendedikasikan diri dalam pembelajaran tajwid dan tahfiz

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lembaga Pendidikan Alquran (LBQ) Al-Utsmani juga merupakan salah satu pionir pencetak hafiz di Indonesia. Lembaga yang dibangun pada 1995 ini mende dikasikan diri dalam pembelajaran tajwid dan tahfiz. Ketua Yayasan Al-Utsmani Ustaz Efendi Anwar menyebut, ada dua program utama yang disiapkan oleh lembaga bagi peserta yang ingin mengikuti kegiatan. Yaitu, bimbingan di dalam lembaga dan di luar lembaga.

"Bimbingan di dalam lembaga dibagi menjadi dua, ada program pesantren atau asrama dan pulang-pergi. Bimbingannya juga dibagi beberapa jenjang, ada untuk TK atau PAUD, SD, hingga dewasa. Tapi, un tuk pilihan asrama wajib lulusan SMA/ MA sederajat," ujar Ustaz Efendi, beberapa waktu lalu.

Bagi peserta yang memilih program asrama, mereka akan penuh mendapat pendidikan dan pembelajaran tentang Alquran setiap hari. Bagi yang memilih pulang-pergi, pertemuan seminggu tiga kali, dua kali, hingga seminggu sekali untuk kategori dewasa. Sementara, untuk usia SD hingga SMA minimal sepekan tiga kali. Peserta usia TK atau PAUD pertemuan dilakukan lima kali dalam sepekan.

Tujuan berdirinya Al-Utsmani adalah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya mempelajari, membaca, menghafal, serta mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Lembaga juga ingin mengenalkan Rasm (tulisan) Utsmani sebagai salah satu yang digunakan dalam penulisan Alquran di Indonesia dan menjadi kesepa katan bersama.

Hingga kini, Al-Utsmani telah mengajar lebih dari 3.000 peserta didik dengan jum lah alumni 2.540 orang. Al-Utsmani memiliki program UTSMANI 2020 dengan mem bangun cabang di berbagai daerah. Program ini juga menargetkan melakukan pengkaderan 1.000 hafiz dan guru Alquran serta memberi beasiswa santri PDHQ sebanyak 100 orang setiap tahun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30cINaZ
May 12, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30cINaZ
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Israel Tembak Warga Palestina Usai Gencatan Senjata

Tentara Israel telah menewaskan 275 demonstran dan melukai 17.000 lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Tembakan Israel menewaskan seorang warga Palestina di Gaza selama aksi demonstrasi pada Jumat (10/5). Insiden ini pecah setelah kesepakatan gencatan senjata dicapai pada Senin (6/5) yang mengakhiri hari pertempuran.

''Abdullah Abd al-Aal (24 tahun) ditembak di bagian perutnya saat melakukan aksi demonstrasi di dekat pagar pembatas Israel di timur Rafah di Jalur Gaza selatan,'' sebut laporan Kementerian Kesehatan Gaza, seperti dikutip Aljazirah, Sabtu (11/5).

Jumat kemarin merupakan aksi protes pertama di sana sejak maraknya serangan mematikan pekan lalu. Kementerian itu mengatakan bahwa total 30 warga Palestina terluka dalam protes pada Jumat. Termasuk empat anak-anak dan satu paramedis yang luka ringan akibat tembakan Israel ke kepala.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan bahwa sejak dimulainya protes Great March of Return mingguan tahun lalu, tentara Israel telah menewaskan lebih dari 275 demonstran dan melukai 17 ribu lainnya. Korban-korban tersebut secara resmi dirujuk ke rumah sakit.

Protes yang dimulai pada 30 Maret 2018, menuntut agar pengungsi Palestina memiliki hak untuk kembali ke rumah mereka. Rakyat Palestina yang telah terusir selama berdirinya Israel itu menuntut pencabutan lengkap blokade Gaza selama 12 tahun oleh Israel.

Demonstrasi minggu ini dipandang sebagai ujian utama untuk gencatan senjata yang disepakati antara Gaza dan Israel dengan dimediasi oleh Mesir dan PBB. Kelompok-kelompok Palestina, Hamas dan Jihad Islam, di Gaza menembakkan ratusan roket ke Israel mulai Sabtu (4/5) pekan lalu. Ini sebagai balasan setelah pasukan Israel menewaskan empat warga Palestina dalam dua insiden terpisah pada 3 Mei.

Israel membalasnya dengan melepaskan penembakan artileri yang diarahkan pada 200 titik pemukiman sipil di jalur tersebut. ''Pesawat tempur Israel melakukan sekitar 150 serangan,'' menurut laporan kantor media pemerintah di Gaza.

Selama tiga hari, sebanyak 25 warga Palestina terbunuh bersama empat warga Israel. Perjanjian gencatan senjata diumumkan oleh faksi-faksi Palestina pada Senin pagi.

Para demonstran kini menyerukan pawai besar-besaran pada 15 Mei untuk menandai ulang tahun ke-71 dari apa yang disebut orang Palestina sebagai Nakba atau "malapetaka". Yakni, hari ketika ratusan ribu warga Palestina terpaksa melarikan diri karena diusir dari rumah mereka pada 1948 yang memuluskan pendirian negara Israel.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E0Bny8
May 11, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E0Bny8
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Kali Mookevart Kalideres Jadi Tempat Warga Buang Sampah

Tumpukkan sampah nampak terlihat di sepanjang sisi Kali Mookervaart, Kalideres

Tumpukkan sampah nampak terlihat di sepanjang sisi Kali Mookervaart, Kalideres Jakarta Barat. Sampah-sampah tersebut berasal dari sampah rumah tangga milik warga. 

Sampah yang didominasi oleh sampah plastik ini dibuang di atas tumpukkan tanah yang ada di pinggir kali. Beberapa ada yang masih menumpuk dan sebagian lainnya berserakan diantar pohon-pohon luar di pinggir kali. 

Di kawasan tersebut sebenarnya juga terdapat petugas kebersihan. Namun entah kenapa sampah-sampah ini dibiarkan begitu saja. Di kawasan ini juga tidak ada papan petunjuk larangan membuang sampah. Sehingga memungkinkan warga lebih mudah untuk membuangnya ke pinggir kali. 

Sampah-sampah tersebut juga nampaknya sengaja ditumpuk lalu dibakar. Sampah-sampah di pinggir kali tersebut harus segera diangkut agar tak semakin menumpuk.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi, Jakarta

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hctzdg
May 10, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hctzdg
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Nilai Ujian Nasional SMA Sederajat Naik Tipis

Rata-rata nilai UN untuk semua jenjang dan mata pelajaran mengalami peningkatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyerahkan hasil ujian nasional (UN) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), dan program kesetaraan Paket C kepada pemerintah daerah pada tanggal 3 Mei 2019. Rata-rata nilai UN untuk semua jenjang dan mata pelajaran mengalami peningkatan namun tidak banyak.

"Sekarang ini (nilainya) murni, karena sudah hampir seratus persen menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Ternyata tahun ini menunjukkan kenaikan, meskipun sedikit. Saya kira ini perlu disyukuri. Sebuah titik awal yang baik," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno, dalam konferensi pers UN, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (7/5).

Sebagai cermin hasil pembelajaran, kata dia, hendaknya hasil UN menjadi umpan balik peningkatan mutu pembelajaran di kelas. Totok menyatakan, capaian hasil UN perlu dianalisa secara komprehensif untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi capaian.

"Hasil UN ini selanjutnya akan dianalisis untuk mendiagnosa topik-topik yang harus diperbaiki di setiap sekolah untuk setiap mata pelajaran UN. Hasil analisis tersebut akan didistribusikan ke semua dinas pendidikan untuk ditindaklanjuti dengan program-program peningkatan mutu pembelajaran," kata Totok.

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan, Bambang Suryadi, mengatakan, selain menjadi pilihan ujian bagi generasi mendatang, UNBK dirasa lebih efektif dan efisien dalam konteks waktu, energi, pikiran, dan biaya. Ke depannya, ia berharap bukan hanya pelaksanaan UN yang membaik, namun juga nilai para peserta meningkat.

"Ketika pelaksanaan UN sudah berintegritas, tantangan berikutnya terletak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Kita harapkan capaian integritas ini sejalan dengan capaian akademik," ujar Bambang.

Nilai rata-rata UN untuk tingkat SMK seluruhnya mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu. Matematika mengalami kenaikan 1,53 poin, Bahasa Inggris kenaikannya 1,19 poin, dan teori kejuruan naik sebanyak 1,4 poin.

Sementara itu, untuk nilai rata-rata UN SMA juga mengalami kenaikan namun ada mata pelajaran yang nilainya turun. Jurusan IPA Bahasa Indonesia naik 1,58 persen, Bahasa Inggris naik 0,06 poin, matematika naik sebanyak 2,04 poin, Fisika naik 2,2 poin, dan Biologi naik 1,83 persen. Selain itu, Kimia menjadi satu-satunya mata pelajaran yang mengalami penurunan yakni turun 0,22 poin.

Nilai UN SMA IPS juga mengalami kenaikan tipis. Bahasa Indonesia naik 0,34 poin, Bahasa Inggris naik 2,15 poin, matematika naik 1,42 poin, ekonomi naik 4,62 poin, sosiologi naik 0,28 poin, dan geografi naik 0,13 poin. Sementara itu untuk UN SMA Bahasa mata pelajaran Bahasa Indonesia naik 1,4 poin, Bahasa Inggris naik 1,56 poin, Matematika naik 2,22 poin, Sastra naik 0,03 poin, antropologi naik 1,27 poin, dan bahasa asing naik 0,12 poin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LwxHuf
May 08, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LwxHuf
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Teguh, Teduh Bersaudara dalam Bingkai NKRI

Apalagi beda pilihan jangan sampai mengorbankan tujuan yang lebih mulia

Judul di atas terilhami dari acara Silaturrahim Nasional dalam rangka Hari Jadi ke-282 Pondok Pesantren Sidogiri, Senin 22 April 2019, tepatnya lima hari setelah Pemilu.

Silaturahim ini dihadiri KH Yahya Cholil Staquf (Katib Aam PBNU), Dr. M. Saad Ibrahim, MA (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur) dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al-Attas (Ketua Umum Front Santri Indonesia-FPI).

Pondok Pesantren Sidogiri menghadirkan tiga narasumber dari perwakilan tiga ormas, seperti sedang "mengingatkan kita", saya khususnya, bahwa beda cara, apalagi beda pilihan jangan sampai mengorbankan tujuan yang lebih mulia; Beragama dan bernegara dengan menjunjung tinggi persatuan dan keutuhan. Dalam konteks pascapemilu, ada yang lebih penting dari sekedar mempertahankan suksesi kepemimpinan lima tahunan, yaitu teguh merawat dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia, teduh dalam persatuan dan terus merajut ukhuwah (persaudaraan) sesama anak bangsa. Hasil Pemilu serahkan kepada pihak KPU dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur demokrasi.

Membangun Harmonisasi dan Menjaga NKRI

Islam itu agama yang selalu menyeru pesan damai. Bukan saja khusus bagi pemeluknya, tapi juga kepada semua pemeluk agama-lain. Inilah hakikat Islam Rahmatan lil 'alamin yang menjadi tren cara berkehidupan umat Muslim dunia, terlebih di Indonesia yang terdiri dari berbagai ras, suku, budaya dan agama.

Harmonisasi rakyat Indonesia sudah berjalan lama; hidup secara damai, berdampingan, gotong royong dengan tetap menghormati agama dan budaya masing-masing. Akar keharmonisan yang berjalan lama di Indonesia karena sama-sama didasari saling menjaga tiga pilar persaudaraan, yaitu; Persaudaraan sebangsa dan setanah air (ukhuwah wathaniyah), persaudaraan sesama pemeluk agama Islam (ukhuwah Islamiah), dan persudaraan sesama manusia (ukhuwah Insaniyah).

Semangat dan kokohnya tiga pilar persaudaraan di atas dalam rangka menjaga NKRI dianggap linier dengan hasil keputusan Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI se-Indonesia yang berbunyi;

1. Kesepakatan bangsa Indonesia untuk membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai ikhtiar untuk memelihara keluhuran agama dan mengatur kesejahteraan kehidupan bersama, adalah mengikat seluruh elemen bangsa.

2. Pendirian NKRI adalah upaya final bangsa Indonesia untuk mendirikan negara di wilayah ini.

3. Wilayah NKRI dihuni oleh penduduk yang sebagian besar beragama Islam, maka umat Islam wajib memelihara keutuhan NKRI dan menjaga dari segala bentuk pengkhianatan terhadap kesepakatan dan upaya pemisahan diri (separatisme) oleh siapa pun dengan alasan apa pun.

4. Dalam rangka menghindarkan adanya pengkhianatan dan/ atau pemisahan diri (separatisme) negara wajib melakukan upaya-upaya nyata untuk menciptakan rasa adil, aman dan sejahtera secara merata dan serta penyadaran terhadap elemen-elemen yang cenderung melakukan pengkhianatan atau separatisme.

5. Upaya pengkhianatan terhadap kesepakatan bangsa Indonesia dan pemisahan diri (separatisme) dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sah, dalam pandangan Islam termasuk bughat. Sedangkan bughat adalah haram hukumnya dan wajib diperangi oleh negara.

6. Setiap orang, kelompok masyarakat, lembaga-lembaga atau organisasi-organisasi yang melibatkan diri, baik secara terang-terangan maupun tersembunyi, dalam aktivitasnya yang mengarah pada tindakan pemisahan diri (separatisme) dari NKRI adalah termasuk bughat.

TENTANG PENULIS

ABDUL MUIZ ALI, Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat dan Pengurus Lembaga Dakwah PBNU.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DPoh6I
May 06, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DPoh6I
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Jokowi-Maruf Menang Telak di Hong Kong

PDIP meraih suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif 2019 di Hong Kong.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, menang telak atas pesaingnya pasangan kandidat nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Hong Kong. Perolehan suara pasangan calon nomor urut 01 sebesar 38.945 suara, sementara pasangan calon nomor urut 02 sebesar 5.967 suara.

Hasil tersebut berasal dari total suara sah yang berjumlah 44.912 surat suara. "Untuk suara tidak sah berjumlah 1.598 surat suara," kata Ketua Panitia Penyelenggara Luar Negeri (PPLN) Hong Kong, Suganda Supranto, saat membacakan hasil rekapitulasi dalam formulir model DA I Luar Negeri di Kantor KPU, Jakarta, Ahad (5/5).

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif 2019 di Hong Kong dengan 20.064 suara. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menciptakan kejutan dengan menduduki peringkat kedua dengan 4.507 suara, sementara Partai Kebangkitan Bangsa menyusul di peringkat ketiga dengan 3.903 suara.

Pemilu Legislatif 2019 di Hong Kong diikuti 45.765 pemilih dari 181.009 WNI yang terdaftar sebagai pemilih, di antaranya 40.179 suara dinyatakan sah dan 5.586 suara tidak sah.

Suganda mengatakan, jumlah warga negara Indonesia (WNI) di Hong Kong yang terdaftar sebagai pemilih sebanyak 181.009 pemilih dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), pemilih tambahan (DPTb) dan pemilih kategori khusus (DPK). Namun, kata dia, kurang dari 50 persen dari total pemilih yang terdaftar yang menggunakan hak suaranya.

Menurut Suganda, minimnya angka partisipasi pemilih di Hong Kong disebabkan padatnya jadwal kerja WNI yang mayoritas berprofesi sebagai buruh migran. Selain itu, adanya angin kencang yang melanda Hong Kong dalam beberapa waktu terakhir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VM3gny
May 05, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VM3gny
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Film Remaja Doremi & You Rilis Dua Lagu Tema

Film remaja Doremi & You akan tayang pada Juni mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film anak/remaja yang akan segera tayang, Doremi & You, merilis dua lagu tema berjudul "Harmoni" dan "Hari Ini Indah". Lagu tersebut dinyanyikan oleh para pemeran, yaitu Naura, Devano, Danendra, Nashwa Zahira, Fatih Unru, dan Toran Waibro.

"Harmoni" dan "Hari Ini Indah" ditulis oleh musisi Mhala dan Tantra "Numata". Penggarapan aransemen dipercayakan kepada Andi Rianto untuk "Hari Ini Indah" dan Biancadimas (Dimas Wibisana dan Bianca Nelwan) untuk tembang "Harmoni".

"Lagu "Harmoni" bercerita bahwa setiap manusia memiliki kesukaan dan pilihan berbeda, tergantung selera masing-masing. Alangkah lebih indah jika setiap perbedaan itu bisa berjalan beriringan dan membuat kita menjadi lebih kaya," kata Mhala.

Bekerja sama dengan Trinity Optima Production dan HP Record, lagu "Harmoni" (versi pop) yang dibawakan oleh Naura dan Devano akan dirilis sebagai original motion picture soundtrack. Lagu tersebut bisa diakses lewat sejumlah kanal digital mulai 3 Mei.

"Para penggemar bisa mendengarkan lagunya di seluruh platform digital sebagai pemanasan sebelum nonton filmnya nanti di bioskop," kata Ridla An-Nuur selaku produser film lewat pernyataan resminya.

Film Doremi & You bercerita tentang Putri (Naura), Anisa (Nashwa), Imung (Fatih Unru), dan Markus (Toran). Mereka berusaha mengganti uang ekstrakurikuler paduan suara yang tidak sengaja dihilangkan dengan mengikuti kompetisi menyanyi.

Perjuangan keempat sahabat memenangkan kompetisi menjadi berat saat Reno (Devano), asisten pelatih paduan suara yang diharapkan mau melatih mereka, justru menjadi saingan berat. Kelanjutan perjuangan mereka bisa disimak pada film mendatang.

Sinema besutan rumah produksi GoodWork ini telah merampungkan proses syuting di Yogyakarta. Doremi & You merupakan karya terbaru sutradara BW Purbanegara yang sebelumnya sukses menggarap film Ziarah.

Doremi & You diproduseri oleh Lexy Mere, Arifin Wiguna, dan Ridla An-Nuur. Rencananya, film itu akan tayang di bioskop Indonesia pada akhir Juni 2019, bertepatan dengan masa liburan sekolah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GKc8QY
May 02, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GKc8QY
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

In Picture: 35 Penjual Baso dari Jabar Berkumpul di Festival Baso Juara

Festival Baso Juara Munggahan 2019 digelar untuk memanjakan pecinta baso di Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Penjual memanggang kuliner bakso saat Festival Baso Juara Munggahan 2019 di Denma Kodam III Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (27/4).

Festival Baso Juara yang melibatkan sedikitnya 35 penjual bakso dari berbagai daerah di Jawa Barat tersebut bertujuan untuk memanjakan pecinta dan penikmat baso sebagai salah satu kuliner khas Indonesia serta untuk meningkatkan wisata kuliner Kota Bandung, sekaligus munggahan jelang Ramadhan

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZCT3sF
April 28, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZCT3sF
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Benarkah PSI dan Perindo Kalah karena Ketumnya Non-Muslim?

siapa pun orang Indonesia punya kesempatan sama meraih prestasi di bidang politik

Hari ini saya termenung, ada akun asli menuangkan kekecewaannya di Twitter, lantaran beberapa hitung cepat memprediksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belum sukses masuk DPR RI.  “Sempet optimis dengan hadirnya Grace Natalie, berarti akan ada panutan untuk perempuan-perempuan muda double (or even, triple) minority lainnya. Tapi ternyata Indonesia memang belum siap ketemu kami para perempuan double & triple minority ini”. tulis akun itu.

Saya garisbawahi kesimpulan dalam kalimat “Tapi ternyata Indonesia memang belum siap” dan delapan kata setelahnya. Sebab kalimat itulah yang menyulut saya termangu lama. Sebelumnya, saya juga mendengar beberapa orang mengatakan “PSI dan Perindo tak mungkin lolos, ketumnya double minority, Kristen dan Cina”.

Saya lebih sering diam, hanya sekali saya tanggapi dalam sebuah obrolan di TIM, Cikini menjelang tahun baru 2019. “Sekjendnya PSI dan Perindo kan orang Muhammadiyah. PKS di tahun 1999 juga gagal memenuhi ambang batas parlemen, karena suaranya hanya 1.36 persen, bukankah Ketum PKS agamanya Islam," kata saya kala itu.

Jadi, Grace Natalie (PSI), Hary Tanoesoedibjo (Perindo) belum dapat empat persen suara (versi quick count) bukan karena agama dan sukunya. Sama halnya dengan Yusril Ihza Mahendra (PBB), Oesman Sapta Odang (Hanura), Ahmad Ridha Sabana (Garuda), Tommy Soeharto (Partai Berkarya), Diaz Faisal Malik Hendropriyono (PKPI) belum dapat empat persen suara, juga bukan karena agama dan sukunya.

Saya memaklumi protes simpatisan PSI di atas, dan saya juga tidak mengganggap itu mewakili PSI. Kita tentunya menyadari keberagaman alasan seseorang dalam memilih, dan kita menghormati itu. Saya yakin sekali pemilih PSI dan Perindo banyak yang berbeda latar belakang dengan Ketum PSI maupun Perindo.

Saya hanya ingin tegaskan, siapa pun orang Indonesia yang double, triple, bahkan quadruple minority sekalipun telah terbukti punya kesempatan sama meraih prestasi di bidang politik, bisnis di Indonesia. Di bidang bisnis banyak sekali bukti.

Di politik, Ahok yang double minority pernah dipilih rakyat jadi Bupati Kabupaten Belitung Timur dan kembali dipilih rakyat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Banyak contoh lainnya sejak zaman Soekarno-Hatta hingga sekarang. NKRI ini surga bagi agama, etnis apa pun. Saya sendiri kurang sreg dengan istilah double minority ini.

Indonesia ini mayoritas Muslim, tetapi mengapa PBB dan PPP sedikit banget suaranya, padahal lambang PBB bulan sabit-bintang, dan PPP lambangnya Ka’bah yang menjadi kiblat umat Islam. Apa kurang Islamnya Yusril Ihza Mahendra, MS Kaban dkk dan Suharso Monoarfa, Asrul Sani, Muhammad Arwani Thomafi dkk? Tentu tidak. Masyarakat punya logika dan kecerdasan sendiri dalam menentukan pilihan politiknya.

Saya pernah kalah dalam sebuah pemilihan ketua umum organisasi mahasiswa, saat itu saya menyalahkan pemilih, untung ada senior yang mengingatkan “kritik dirimu, tim suksesmu, jangan menyalahkan pemilih, instrospeksi itu ke dalam bukan ke luar”. Kata senior itu. Tentu tidak setara membandingkan pileg dan pemilihan umum mahasiswa, itulah sebab saya memaklumi jika ada orang yang menyalahkan pemilih, kemungkinan besar mereka tergesa-gesa menyimpulkan.

Maksud saya menulis ini, agar orang tidak cepat menggangguk pada opini-opini yang membuat bangsa ini pesimis. Apalagi jika ujung-ujungnya yang jadi kambing hitam salah satu golongan dalam bangsa kita. Label-label negatif terhadap umat Islam dan umat lainnya pasti merugikan kepentingan nasional Indonesia.

Dua ribu sembilan belas hingga selanjutnya kita berharap benturan antara kelompok yang mengaku paling pancasila dan kelompok paling pancasila lainnya berkurang atau semoga hilang. Cara pandang dan isu kita harus naik kelas.

Kemudian, janganlah kita menyalahkan rakyat atau utamanya pemilih karena kegagalan partai dan idola kita. Di tengah banyaknya provokasi elite, pelabelan negatif yang dibuat timses untuk menjatuhkan lawan, masyarakat tetap tenang. Jika ada “award” dalam pemilu 2019, maka rakyat Indonesia yang paling berhak.

Sebagai penutup, saya kutip pidato Bung Karno saat ia menceramahi seluruh pemimpin dunia dalam sidang Umum PBB pada 30 September 1960, “Bukan pelucutan senjata yang membuat perdamaian, tetapi pelucutan kebencian dari hati manusia” kata Soekarno waktu itu. Judul pidatonya To Build The World a New. Salam NKRI, mari sama-sama instrospeksi.

TENTANG PENULIS

HARIQO WIBAWA SATRIA, Direktur Eksekutif Komunikonten.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IUw9qX
April 25, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IUw9qX
via IFTTT
Share:

Monday, April 22, 2019

Hasto Minta Kubu 02 tak Mengklaim Kemenangan tanpa Data

Hasto menyarankan kubu Prabowo agar membuka data secara lengkap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan klaim kemenangan kubu 02 Prabowo-Sandi merupakan bagian dari provokasi. Ia berharap kubu lawannya menyampaikan klaim kemenangan dengan disertai data agar tidak menimbulkan kerancuan.

"Kami imbau elite politik untuk tidak klaim secara sepihak tanpa pertanggungjawabkan data, rekapnya maka itu bagian dari provokasi yang bisa berdampak pada rusaknya upaya membangun kepercayaan pada sistem demokrasi," katanya ketika konferensi pers di kantor DPP PDIP pada Senin, (21/4).

Sekertaris TKN Jokowi-Maruf itu menyarankan kubu Prabowo agar membuka data secara lengkap dari level kecamatan hingga nasional. Ia menyayangkan, bila data yang digunakan kubu Prabowo hanya parsial saja.

"Membuka ruang hitung yang terintegrasi di tingkat provinsi, kota. PDIP perkuat transparansi dan akuntabilitas suara rakyat harus dihormati dan tidak boleh diklaim pihak mana pun tanpa didukung data," ujarnya.

Hasto berharap masyarakat menghargai perhitungan suara yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. Ia mengimbau masyarakat tidak mudah termakan hoaks yang menjurus pada upaya mendelegitimasi pemilu.

"Kami dorong sistem ini, KPU sebagai penyelenggara. Bila ada kesalahan kode etik ada DKPP, dan ada Bawaslu. Kalau enggak puas, ada kecurangan, sesuai hukum maka laporkan," ucapnya.

Sebelumnya, kubu 02 Prabowo sudah mengklaim memperoleh kemenangan 62 persen lewat hasil hitungan internal mereka. Bahkan, Prabowo sudah tiga kali melakukan konferensi pers untuk menegaskan klaim kemenangannya di pilpres.

Sayangnya, data kemenangan itu tak dipublikasikan pada masyarakat secara rinci. Prabowo hanya mengutarakan hasil real count diperoleh dari penghitungan di 320 ribu TPS dan sekitar 40 persen total suara masuk.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ILZOCA
April 22, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ILZOCA
via IFTTT
Share:

Monday, April 15, 2019

Hiking, Piknik Sekaligus Jaga Kesehatan Mental

Hiking menggabungkan dua antidepresan yaitu olahraga dan alam

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hiking atau naik gunung merupakan aktivitas yang menyenangkan apalagi bagi mereka yang mencintai alam. Selain sebagai sarana piknik, hiking dapat diartikan sebagai olahraga sekaligus membantu menjaga kesehatan mental.

Dilansir Mind Body Green, hiking merupakan aktivitas olahraga yang bisa dilakukan secara solo atau bersama-sama (grup). Hiking adalah olahraga yang menggabungkan dua antidepresan paling manjur yaitu olahraga dan alam.

Berolahraga memang merupakan aktivitas yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Akan tetapi seringkali tujuan olahraga itu berubah hanya perihal bentuk tubuh yang indah dan agar terlihat baik.

Tak jarang pula, tujuan berolahraga juga berubah yaitu untuk menyenangkan orang lain. Pola pikir demikian malah dapat merusak kesehatan kesehatan fisik kita. Pola pikir itu pun dapat mendorong kebiasaan yang merusak sehingga mengalihkan perhatian kita dari manfaat olahraga yang jauh lebih baik yaitu perbaikan kesehatan mental.

"Alam sangat penting untuk kesehatan mental kita. Penelitian telah menunjukkan menatap pohon dan tanaman hijau dapat mengurangi stres dan kecemasan dan meningkatkan suasana hati Anda,” kata psikiater holistik Ellen Vora.

Vora juga mencatat keluar ruangan dan menuju ke alam merupakan aktivitas yang sangat penting untuk kesehatan mental. Banyak dari masyarakat saat ini kerap menghabiskan hari-hari kita bekerja keras di belakang komputer dan berinteraksi dengan ponsel.

"Kita sebagai manusia berevolusi saat dikelilingi oleh dan selaras dengan dunia alami. Dalam keberadaan modern, kita telah begitu tidak tersentuh dengan itu. Kita menghabiskan hari-hari  di bilik tanpa jendela dan menatap layar. Pemutusan hubungan dengan alam ini dapat membuat lebih dalam bagian dari diri kita merasa terasing dan sangat jauh dari rumah,” kata Vora.

Hiking memberikan hasil yang terbaik dari dua hal yaitu alam dan fisik. Menurut Vora hal itu menghubungkan tubuh dengan alam kembali. Sembari memompa hati, hiking menyebabkan ledakan serotonin, dopamin, dan sekresi.

Dia menyarankan jika tubuh membutuhkan sensasi alamiah, maka pertama-tama katakan pada diri sendiri untuk serius melakukan pendakian. Kemudian kumpulkan tekad diri lalu lakukan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PcZrC1
April 15, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PcZrC1
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Kisah Imam Muda di Inggris Perangi Budaya Geng

Imam Muda ini menceritakan bagaimana komunitas Islam mencegah radikalisasi.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Salah satu komunitas Muslim di Inggris mencegah radikalisme dan budaya geng dengan Islam. Imam muda di Inggris, Noor Hadi menceritakan bagaimana komunitas Islam telah mencegah radikalisasi dan budaya geng dengan program penjangkauan kaum muda.

Pria berusia 23 tahun itu bergabung dengan Masjid Baitul Futuh, Morden, London melakukan pekerjaan ekstensif untuk memberantas ekstremisme. Gerakan itu mengajarkan perdamaian, cinta dan harmoni, serta pentingnya keadilan.

Pengurus masjid yang berdiri sejak 1889 itu bekerja sama dengan komunitas Islam dan generasi muda setempat, seperti kerja bakti, donor darah, dan penggalangan dana untuk Seruan Poppy. Hadi sendiri sudah menghabiskan 6,5 tahun di Jamia Ahmadiyya UK, yakni sebuah perguruan tinggi Islam yang dibangun khusus. Hadi mengatakan komunitasnya memiliki 40 ribu anggota di Inggris. Dia membanggakan komunitasnya tidak pernah menjadi mangsa radikalisme atau ekstremisme atau melakukan tindakan terorisme.

Menurut dia, ada sejumlah sebab atas kondisi itu, pertama komunitasnya memiliki rasa kepemimpinan, tidak seperti komunitas Muslim lainnya. “Kami memiliki pemimpin spiritual yang memimpin dengan memberi contoh,” kata Hadi dilansir di Standard.co.uk, Sabtu (13/4).

Kedua, komunitas itu memiliki organisasi pelengkap yang dibentuk untuk anak-anak sejak usia empat atau lima tahun hingga remaja. Organisasi itu ditujukan untuk laki-laki dan perempuan Muslim. “Kami ingin mengingatkan mereka Islam mengajarkan perdamaian, dan ini adalah ajaran Islam yang sebenarnya,” ujar dia.

Selain itu, Hadi mengatakan komunitas juga mengajarkan agar anggota menjadi warga negara setia di negara tempatnya tinggal. “Jika seorang anak diajarkan hal ini sejak usia sangat muda, tidak hanya dia mendengar ini terus-menerus, tetapi kami juga melibatkan mereka dalam komunitas,” kata dia.

Hal itu membuat seseorang tidak akan pernah menyakiti masyarakat, karena Muslim merasa menjadi bagian dari lingkungan itu. “Saat ini, di London, anda lihat banyak kejahatan pisau dan budaya geng, dan saya pikir menjadi bagian dari komunitas ini mencegah banyak hal,” ujar Hadi.

Dia beranggapan, usia muda membuat seseorang ingin menjadi bagian dari kelompok yang lebih besar. Anak muda yang kesepian bisa menjadi mangsa terlibat dalam budaya geng yang menjauhkannya dari Tuhan.

Hadi tertarik mengubah narasi seputar Islam yang memiliki pandangan negatif. Dia percaya media memiliki peran besar untuk menggerakkan sudut pandang seseorang tentang Islam. Dia beranggapan Iilamofobia berkembang pada lingkungan kelompok yang kurang terbuka pola pikirnya.

“Tidak ada yang bisa menangkal dia, meskipun kita menjangkau banyak orang, dan itu menyedihkan, karena itu mengarah pada hal-hal seperti serangan Selandia Baru,” kata Hadi.

Hadi berperan sebagai jembatan untuk berdialog atau mencoba menjawab pertanyaan yang mungkin ditakuti orang-orang. Namun, salah satu tantangan terbesarnya adalah tidak bisa menunjukkan betapa indahnya Islam karena Hadi hanya menjawab stereotip negatif sepanjang waktu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UkhTcR
April 14, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UkhTcR
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Melonjaknya Harga Bawang, Emak-emak Meradang

Wajar emak-emak meradang karena melonjaknya harga bawang.

Masih terus terulang, mayoritas harga kebutuhan pangan menanjak. Kenaikan tertinggi terjadi pada harga bawang merah sebesar 5,92 persen atau sebesar Rp 2.000 per kilogram (kg) menjadi Rp 35.800 per kg. Kenaikan harga terjadi hampir di seluruh wilayah 

Padahal kenaikan bawang merah dan bahan pangan lainnya akan menimbulkan dampak kenaikan lainnya. Rumah tangga adalah pihak yang paling merasakan dampak kenaikan pangan. Maka wajar, emak-emak meradang karena melonjaknya harga bawang. 

Presiden Jokowi mengemukakan, meskipun 4,5 tahun ini pemerintah berkonsentrasi dan fokus pada pembangunan infrastruktur, termasuk di antarannya berupa jalan-jalan produksi menuju ke kebun, menuju ke sawah lewat anggaran dana desa, namun swasembada pangan tidak bisa dilakukan secara instan. Disampaikan oleh Presiden saat pembukaan Rapat Koordinasi dan Diskusi Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), di Istana Negara. 

Sementara Lembaga Center of Reform on Economics (CORE) memaparkan, saat ini pemerintah Indonesia hanya terpaku pada ketahanan pangan. Padahal, yang diperlukan Indonesia adalah kedaulatan pangan untuk menyejahterakan para petani. Ketahanan pangan saat ini lebih mendukung pada agribisnis dan industri-industri pangan besar. Sedangkan petani tradisional dan buruh tani masih dikesampingkan. 

Laporan Global Food Security Index yang diterbitkan the Economist (2013). Indonesia tercatat berada pada peringkat ke 66 dari 106 negara yang disurvei tentang kemananan pangannya. Negeri kita memiliki skor 45.6 yang menunjukkan ketahanan pangan masih menjadi persoalan serius yang belum terpecahkan dengan tuntas. Kerawanan pangan masih dirasakan oleh 21 juta jiwa atau 9 persen dari populasi. 

Sementara Islam memiliki konsep dan vis dalam mewujudkan ketahanan pangan. Tanah yang tidak diproduktifkan akan dikelola siapa saja dengan memproduktifkannya atau menanaminya. Kemudian menjamin terlaksananya mekanisme pasar yang baik. Negara diwajibkan memghilankan dan memberantas distorsi pasar, seperti penimbunan, riba, monopoli, dan penipuan. 

Dalam sistem Islam juga menyediakan informasi ekonomi dan pasar serta membuka aklses informasi itu untuk semua sehingga akan meminimalkan terjadinya informasi asimetris yang dimanfaatkan oleh pelaku pasar mengambil keuntungan secara tidak benar. Maka, wajaib bagi kita untuk mengingatkan pemerintah akan kewajiban mereka dalam melayani urusan umat, termasuk persoalan pangan dengan menerapkan syariah yang bersumber dari Allah SWT. 

Pengirim: Rindyanti Septiana SHi, Pegiat Literasi Islam & Kajian Islam Politik Medan

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FWDH9z
April 07, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FWDH9z
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Selat Malaka Jalur Perdagangan Paling Padat di Dunia

arus lalu lintas kapal mencapai kurang lebih 200 kapal per-harinya.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Selat Malaka dan Selat Singapura memiliki peran strategis baik secara nasional maupun internasional, terutama pada sektor perdagangan dan kegiatan ekonomi. Pasalnya, Selat Malaka merupakan jalur perdagangan paling padat di dunia, sebagai rute utama jalur lalu lintas perdagangan dari wilayah India ke Timur Tengah dengan Asia Timur ke Pasifik, dan sebaliknya.

Selain itu, Selat Malaka juga menjadi salah satu selat tersibuk di dunia dengan arus lalu lintas kapal mencapai kurang lebih 200 kapal per-harinya. Kondisi geografis Selat Malaka yang menghubungkan Laut Cina Selatan dengan Laut Andaman-Teluk Bengala-Samudera India, terkadang juga menyebabkan kondisi cuaca berubah ekstrem sehingga kapal sering mengalami tubrukan dan kandas. 

"Oleh sebab itulah, diperlukan upaya peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim di wilayah Selat Malaka dan Selat Singapura melalui pelaksanaan pemanduan di wilayah tersebut," kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut, M. Tohir saat melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Wilayah Khusus (DPWK) Indonesian Maritime Pilots' Association (INAMPA) Kepulauan Riau (Kepri) dan ASEAN di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (2/4). 

Pelantikan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera INAMPA dari Kementerian Perhubungan kepada Ketua DPWK Kepri dan ASEAN. Adapun Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun turut hadir membuka acara tersebut.

"Atas nama Kementerian Perhubungan, saya menyampaikan apresiasi terhadap komitmen INAMPA yang menjadikan wilayah Kepri sebagai salah satu fokus kerja INAMPA serta mendukung penuh program Pemerintah tentang Pemanduan Selat Malaka dan Selat Singapura," ujar Tohir dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Selasa (2/4).

Tohir mengataka, Pemerintah Indonesia secara resmi telah melaksanakan pemanduan di Perairan Selat Malaka dan Selat Singapura sejak tanggal 10 April 2017. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Perhubungan telah memberikan pelimpahan pemanduan kepada PT. Pelindo I (Persero) untuk melaksanakan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal pada Perairan Pandu Luar Biasa Selat Malaka dan Selat Singapura.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjutnya, Ditjen Perhubungan Laut juga telah mempersiapkan SDM Pandu Laut Dalam sejak tahun 2008 yang merupakan salah satu persyaratan mutlak untuk dapat memandu di Selat Malaka dan Selat Singapura. Adapun jumlah SDM Pandu Laut Dalam yang telah disertifikasi adalah sejumlah 28 orang. 

Tohir menambahkan, pelaksanaan pemanduan di Selat Malaka dan Selat Singapura juga memberikan manfaat yang besar dalam perwujudan penegakan kedaulatan bangsa, meningkatkan pengawasan lalu lintas dan pergerakan kapal yang berlayar di Selat Malaka dan Selat Singapura serta sebagai salah satu sumber devisa negara yang cukup signifikan. 

"Sebagai organisasi profesi perwira pandu maritim di seluruh Indonesia, saya minta agar INAMPA dapat melaksanakan pelayanan pemanduan secara profesional dan kompetetif dengan menyiapkan tenaga pandu yang profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan dalam bertugas sehingga akan terjamin keselamatan pelayarannya," imbuhnya.

Pihaknya juga berharap INAMPA dapat menjadi mitra strategis Pemerintah dalam mengembangan pelayanan pemanduan di Indonesia sekaligus bersama-sama mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YGFkk2
April 02, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YGFkk2
via IFTTT
Share:

Wolverhampton vs MU, Pantang Terjegal.

Liga Inggris Wolverhampton vs MU.

Foto: republika

REPUBLIKA.CO.ID, 

Manchester United bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers, Stadion Molineux, Rabu (3/4) dini hari WIB dengan misi kemenangan. MU pantang terjegal jika ingin asa finis empat besar terwujud pada akhir musim ini.

Fakta jelang laga
- MU keluar dari empat besar setelah Arsenal memetik kemenangan 2-0 atas Newcastle.
- MU bisa kembali ke empat besar jika menaklukkan Wolverhampton. Iblis Merah wajib menang mengingat liga tinggal menyisakan 7 laga.
- Empat tim bersaing sangat ketat untuk finis di empat besar dengan 7 laga tersisa, yakni Arsenal (63), Tottenham Hotspur (61), MU (61) dan Chelsea (60).
- Romelu Lukaku (gangguan kaki) fit membela MU setelah hanya menyaksikan kemenangan timnya atas Watford 2-1 dari bangku cadangan.
- Anthony Martial juga tersedia meskipun mendapatkan pelanggaran keras saat beraksi lawan Watford dan sempat diragukan bermain.
- MU wajib berhati-hati karena Wolverhampton memenangkan lebih banyak poin melawan tim 6 besar musim ini (2 menang, 4 imbang 3 kalah).
- Terlebih, Wolverhampton merupakan tim yang menyingkirkan MU di perempat final Piala FA. Iblis Merah takluk 1-2 di Stadion Molineux pada 17 Maret lalu.
- MU menghindari dua kekalahan beruntun di kandang Wolverhampton pada semua kompetisi untuk kali pertama sejak Agustus 1980.
- Ole Gunnar Solskjaer bisa mengandalkan Paul Pogba yang tajam pada laga tandang. Lima dari 8 gol tandang MU di Liga Primer Inggris melibatkan Pogba  (2 gol, 3 assist).

sumber: premierleague.com
pengolah: israr itah

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OHpa5k
April 02, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OHpa5k
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Memphis Depay Disarankan Kembali ke Liga Primer Inggris

MU memiliki peluang untuk memulangkan Depay kembali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penampilan apik Memphis Depay bersama tim nasional (timnas) Belanda dan Olympique Lyon, membuat sejumlah pihak menyarankannya untuk kembali bermain di Liga Primer Inggris. Salah satu yang menyarankan hal tersebut adalah legeda Prancis dan Arsenal, Robert Pires.

"Saya pikir Memphis Depay dapat kembali ke Liga Primer Inggris dan menuntaskan masalahnya yang belum selesai di liga itu," ujar Pires dikutip dari Metro, Rabu (27/3).

Memphis Depay sebelumnya pernah bermain di Liga Primer Inggris bersama Manchester United (MU) pada awal 2017. Bahkan, di klub berjuluk Iblis Merah tersebut, ia mengenakan jersey dengan nomor 7 yang dianggap keramat.

Namun sayangnya, ia dicap sebagai pemain gagal saat itu. Karena tak dapat menunjukkan permainan terbaiknya dan lebih sering menjadi penghangat di bangku cadangan.

"Depay mungkin merasa tidak diberi kesempatan untuk tampil maksimal saat masih muda. Sekarang saya pikir momennya tepat, untuk kembali ke Liga Primer Inggris," ujar Pires.

Depay pun sudah beberapa kali mengutarakan niatnya untuk kembali bermain di Liga Primer Inggris. Kabarnya, Manchester City dan Chelsea menjadi klub yang paling ingin menggunakan jasa pemain tim nasional Belanda tersebut.

MU juga memiliki peluang untuk memulangkan Depay kembali. Karena, adanya klausul pembelian kembali saat MU menjualnya Olympique Lyon. "Ia bisa saja kembali ke Manchester United atau bergabung dengan klub lain di Liga Inggris, itu bentuk pembuktian bahwa (Manchester) United telah salah membuangnya,"  jelas Pires.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HV0x3Z
March 27, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HV0x3Z
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Gelandang Rusia Akui Sulit Kawal Hazard

Hazard mencetak dua gol ke gawang Rusia dalam laga ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Gelandang Rusia Ilzat Akhmetov mengakui kualitas permainan timnas Belgia. Kedua tim baru saja bertemu pada laga perdana Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup I di Brussels, Belgia. Hasilnya, Rusia takluk 1-3 dari Belgia di Stadion King Baudouin, Jumat (22/3) dini hari WIB.

Akhmetov menerangkan sejak awal kubunya wajib bermain di level yang sama dengan tuan rumah. Namun pada praktiknya sulit dilakukan.

Ia menilai pergerakan para penggawa Belgia susah dibendung, salah satunya Eden Hazard. "Dia sangat cepat dan sulit untuk mengejar dia sepanjang pertandingan," kata Akhmetov, dikutip dari laman UEFA.

Hazard mencetak dua gol ke gawang Rusia dalam laga ini. Pertama saat kedudukan 1-1, ia diganjal di kotak penalti oleh Yuri Zhirkov. Hazard mampu mengonversi tendangan penalti menjadi gol untuk memberi timnya keunggulan 2-1 pada akhir babak pertama.

Hazard kembali menyarangkan gol ketiga pada menit ke-88 ketika ia menerima umpan di dalam kotak penalti setelah tendangan Batshuayi diblokir. Tim tamu menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah wasit memberikan kartu merah di menit-menit terakhir untuk Aleksandr Golovin.

Penggawa Rusia lainnya, Denis Cheryshev mengakui sejak awal timnya bakal kesulitan. Sebab, Iblis Merah dipenuhi pemain top dunia.

Aken tetapi, tetap saja ia merasa kecewa melihat hasil ini. "Kami harus belajar dari kesalahan dan tampil lebih baik lagi," ujar pemain Valencia yang dipinjamkan ke Villareal itu.

Senada dengan Cheryshev, pelatih Beruang Merah, Stanislav Cherchesov meminta anak asuhnya tampil lebih baik pada laga lanjutan. Rusia akan bertemu Kazakhstan pada partai kedua Grup I, di Astana Arena, Ahad (21/3) malam WIB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YfxygN
March 22, 2019 at 03:20PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YfxygN
via IFTTT
Share: