Showing posts with label January 31. Show all posts
Showing posts with label January 31. Show all posts

Thursday, January 31, 2019

Martial Perpanjang Kontrak Bersama MU

Anthony Martial kembali menjadi pemain kunci Iblis Merah musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Gonjang ganjing masa depan Anthony Martial akhirnya menemui kejelasan. Martial sepakat untuk memperpanjang kontrak bersama Iblis Merah hingga Juni 2024.

Dikutip dari Sky Sports, Kamis (31/1), pemain internasional Prancis itu akan menerima gaji 250 ribu pound atau sekitar Rp 4,5 miliar per pekan.

Kontrak Martial memang akan habis akhir musim ini, sebelum memutuskan mengaktifkan lagi klausul kontrak jangka panjang. Pembicaraan perpanjangan kontrak ini telah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, mantan pemain AS Monaco tersebut sempat menolak perpanjangan kontraknya Oktober tahun lalu.

Martial sempat berkonflik dengan Jose Mourinho musim panas lalu, saat kembali ke Prancis dalam tur pramusim di Amerika Serikat demi menghadiri ulang tahun anaknya. Saat itu, agennya sempat mengutarakan, pemain berusia 23 tahun tersebut ingin hengkang dari Old Trafford karena merasa tidak diberikan kesempatan sebagai pemain inti.

Namun, Martial kembali menjadi pemain kunci musim ini, baik saat masih dilatih Mourinho maupun Ole Gunnar Solskjaer. Martial tampil dalam 22 laga dari 24 pertandingan di Liga Primer Inggris. Sejak bergabung ke MU pada 2015, ia telah tampil sebanyak 104 laga dan mencetak 32 gol.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G0rWBd
January 31, 2019 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G0rWBd
via IFTTT
Share:

Sedikitnya 12 Orang Tewas Akibat Polar Vortex di AS

AS mengalami suhu dingin yang ekstrem.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Cuaca dingin ekstrem yang melanda beberapa negara bagian Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan sedikitnya 12 orang tewas. Jumlah korban diprediksi masih akan bertambah karena suhu belum meningkat. 

Dilaporkan the Washington Post, otoritas berwenang di sejumlah daerah seperti Rochester, Minn, Peoria, dan Illnois telah mengumunkan adanya korban meninggal yang diyakini akibat suhu dingin ekstrem. Di Iowa, seorang mahasiswa tergeletak di belakang aula akademik Universitas Iowa. 

Dia diduga mengalami kedinginan. Mahasiwa itu pun meninggal di rumah sakit. Namun kepolisian setempat belum merilis keterangan resmi perihal penyebab kematian mahasiswa tersebut. 

Di Detroit, polisi menemukan seorang pria yang terbujur kaku tanpa jaket penghangat di dekat rumahnya. Dia diyakini tewas akibat suhu dingin yang menusuk. Terdapat dua orang lainnya yang ditemukan tewas diduga akibat hawa dingin di Detroit. 

Di Milwaukee, seorang pria berusia 55 tahun ditemukan tewas membeku di dekat garasi rumahnya. Dia diduga pingsan saat menyekop salju di area rumahnya. Karena tak ada yang melihat atau menolong, dia pun meninggal akibat dingin. 

Otoritas berwenang di negara-negara bagian AS yang terdampak hawa dingin telah mengimbau warganya agar tetap berada di rumah. Mereka yang melakukan aktivitas di luar ruangan diperingatkan agar berhati-hati karena jalanan licin akibat es. 

Ledakan udara dingin di wilayah kutub telah menyebabkan suhu di beberapa negara bagian AS menurun drastis hingga minus 30-40 derajat celcius. Fenomena itu dikenal dengan istilah polar vortex. 

Menurut National Weather Service (NWS) polar vortex merupakan besar bertekanan rendah dan berudara dingin yang mengeliling kedua kutub di bumi. Saat musim dingin, polar vortex menguat. 

Istilah 'vortex' mengacu pada aliran udara berlawanan arah jarum jam yang membantu menjaga udara dingin di dekat kutub. Sering kali selama musim dingin di belahan bumi utara, pusaran kutub mengembang dan mengembuskan udara dingin ke selatan. 

Hal tersebut yang menyebabkan beberapa negara bagian di AS, seperti North Dakota, South Dakota, dan Minnesota, dibekap suhu dingin cukup ekstrem.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WzFEQS
January 31, 2019 at 10:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WzFEQS
via IFTTT
Share:

Dinas Bina Marga DKI Sebut Tiga JPO Miliki Keunikan

Desain artistik, lift untuk disabilitas dan orang lanjut usia, dan, pencahayan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang ada di Jalan Sudirman, yakni Bundaran Senayan, Gelora Bung Karno, dan Polda Metro Jaya, disebut memiliki ciri-ciri dan keunikan tersendiri. Ciri itu antara lain, desain artistik, fasilitas lift untuk memudahkan para disabilitas, wanita hamil, orang tua lanjut usia, dan ibu membawa anak.

“Lalu, ketiga JPO itu juga memiliki tata pencahayaan yang menarik. Serta dilengkapi dengan kamera CCTV untuk menambah keamanan dan kenyamanan,” kata Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Imam Adi Nugraha, Kamis (31/1).

Menurutnya, konsep pembangunan JPO baru yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi memang semacam JPO tersebut. Hal itu tak menutup kemungkinan pada masa yang akan datang, Dinas Bina Marga DKI juga akan membangun JPO lainnya dengan pendekatan yang sama.

“Kami upayakan sama, tetapi tergantung juga dengan ketersediaan lahan di lokasi tersebut,” kata dia. 

Sementara, pemprov menyiapkan anggaran APBD 2019 sebanyak Rp 78 miliar untuk membangun 10 JPO. Pembangunannya ditargetkan rampung pada Juni mendatang.

JPO-JPO yang akan di bangun pada 2019 ini antara lain Jalan Daan Mogot tepatnya di Jalan Terusan; Jalan Kyai Caringin tepatnya di RS Tarakan; Jl Suryopranoto tepatnya di Petojo; dan di Jalan Sahardjo tepatnya di SD Menteng Atas. Lalu, di Jalan Warung Jati Barat  di Masjid As-alafiyah; Jalan Pos teprnya di Pasar Baru busway; Jalan Tubagus Angke tepatnya di RPTRA Kalijodo, dan Jalan Bekasi Raya tepatnya di Taman Modern. Selanjutnya, di Jalan Kolonel Sugiyono teptanya di Maasjid Al Abidin dan Jalan Bintaro Permai.

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Jakarta, Nirwono Yoga memberikan beberapa catatan terkait dengan akan dibangunnya JPO-JPO yang ada di DKI Jakarta. Menurutnya, hal yang terpenting adalah JPO harus ramah untuk anak-anak, orang tua lansia, ibu hamil, dan para penyandang disabilitas. 

“JPO dibuat menarik tetapi yang lebih penting harus dibuat ramah untuk anak-anak, lansia, dan disabilitas,” jelas Nirwono.

Selain itu, JPO juga harus terhubung dengan halte bus Transjakarta. Hal itu penting, untuk terciptanya integrasi transportasi dan mendorong masyarakat untuk berpindah ke transportasi publik dari dan ke tempat-tempat.

Dia juga mengingatkan kepada pemprov untuk memprioritaskan JPO-JPO yan telah dibangun namun mengalami kerusakan. Sebab, hal itu lebih mendesak untuk digunakan. 

“Faktor keamanan dan keselamatan pengguna JPO hrs diutamakan,” kata Nirwono. 

Masyarakat, kata dia, juga diharapkan untuk segera melaporkan JPO mana saja yang tengah mengalami kerusakan yang parah, berbahaya, dan tidak layak pakai. Agar JPO-JPO itu menjadi prioritas pemprov untuk segera diperbaiki. 

“Dari 10 JPO yang sudah diusulkan bisa saja digantikan oleh JPO yang paling mendesak untuk segera diperbaiki sekarang,” jelas dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RuuXen
January 31, 2019 at 10:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RuuXen
via IFTTT
Share:

Beto dan Jaime Siap Bawa Persija Berjaya di Kualifikasi LCA

ersija akan berhadapan dengan Home United.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua pemain pinjaman Persija Jakarta dari Madura United, Alberto 'Beto' Goncalves dan Jaimerson 'Jaime' da Silva menyatakan siap membawa Macan Kemayoran berjaya di kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) 2019. Persija akan berhadapan dengan Home United.

"Saya akan membantu semaksimal mungkin agar Persija lolos dari kualifikasi Liga Champions Asia," ujar Beto, dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Kamis (31/1).

Penyerang tim nasional Indonesia yang dinaturalisasi dari Brasil itu mengakui dirinya senang mendapatkan kepercayaan dari Persija. Menurut dia, hal tersebut menjadi motivasi bagi dirinya untuk menampilkan performa maksimal selama masa peminjaman.

Hal senada juga diutarakan oleh Jaimerson da Silva, bek tengah yang pada tahun 2018 memperkuat Persija. Ketika itu, dia membantu tim berjuluk Macan Kemayoran meraih tiga gelar juara dalam setahun.

"Saya sangat senang kembali ke Persija. Saya berharap dapat mengulang kegembiraan tahun lalu di sini," tutur pria yang akrab disapa Jaime itu.

Persija mendatangkan tiga pemain pinjaman untuk menjalani laga kualifikasi Liga Champions Asia 2019 yang dimulai pada Selasa (5/2). Macan Kemayoran menghadapi Home United di Singapura.

Selain Beto dan Jaime, Persija juga meminjam gelandang Rishadi Fauzi. Mereka direkrut untuk sementara karena empat pemain baru Persija yakni Vinicius Lopez, Jakhongir Abdumuminov, Bruno Matos dan Ryuji Utomo tidak dapat diturunkan di kualifikasi LCA karena sertifikat transfer internasional (ITC) belum selesai. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Uxm5a2
January 31, 2019 at 10:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Uxm5a2
via IFTTT
Share:

Kisah Keteladanan Ustaz Arifin Saat Dirawat

Semangat Arifin selalu luar biasa, bahkan semangatnya mengalahkan orang yang sehat.

REPUBLIKA.CO.ID,  BOGOR -- Ustaz Muhammad Arifin Ilham baru saja selesai menjalani perawatan di Penang, Malaysia. Banyak cerita keteladanan Pimpinan Majelis Az-Zikra tersebut saat menjalani perawatan yang diceritakan keluarga dan sahabatnya.

Muhammad Alvin Faiz anak Ustaz Arifin menceritakan, sebagai seorang anak selalu berusaha mengingatkan ayah yang sedang sakit agar cukup istirahat. Namun semangat ayah selalu luar biasa, bahkan semangatnya mengalahkan orang yang sembuh.

"Kemarin di Penang (Ustaz Arifin) Shalat Subuh, jaraknya 800 meter ke masjid, tetapi abi (ayah) jalan kaki, malu kita yang muda, abi tetap semangat," kata Alvin saat konferensi pers usai menyambut kedatangan Ustaz Arifin di Masjid Az-Zikra, Kamis (31/1). 

Ia mengaku masih khawatir ayahnhya yang sudah sembuh nanti jatuh sakit lagi karena kelelahan. Dia mun mengatakan nantinya akan dibatasi. "Sebab ayah harus istirahat maksimal sesuai anjuran dokter," katanya.

Pembina Yatim Piatu Dhuafa Pesantren Az-Azikra Depok, Ustaz Abdul Syukur juga menceritakan, suatu malam Ustaz Arifin melaksanakan Shalat Tahajud. Karena terasa ada yang mengganjal di dada, beliau batuk-batuk kemudian mengeluarkan darah.

"Yang selama ini mengganjal di dada beliau itu darah alhamdulillah keluar bahkan gumpalan-gumpalan, beliau menyatakan mulai malam itu lega sekali rasanya," terangnya.

Ustaz Abdul yang juga sahabat Ustaz Arifin mengatakan, sebenarnya Ustaz Arifin tidak mau cerita ini disampaikan ke publik. Tapi Ustaz Abdul ingin mengungkapkan pandangannya tentang sosok Ustaz Arifin.

Ia menyampaikan, dalam keadaan sakit, Ustaz Arifin tetap memberikan keteladanan. Beliau melakukan shalat malam berjamaah bersama istrinya. Saat bertemu orang yang tidak mampu, beliau memberi kepada orang yang tidak mampu.

"Saat berjalan kalau ada sampah, beliau pungut, ini aktivitas beliau yang kelihatannya kecil, tapi sebenarnya ini sesuatu yang luar biasa, sehingga satpam, office boy di sana sangat senang dengan beliau," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Ustaz Arifin sampai di Masjid Az-Zikra pada Kamis (31/1) siang tepat pada waktu shalat Zuhur. Begitu tiba, Ustaz Arifin langsung melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di masjid, kemudian pulang ke rumahnya untuk istirahat.

Ratusan santri dan para alim ulama turut menyambut kedatangan Ustaz Arifin di Masjid Az-Zikra. Mereka bersuka cita menyambut Ustaz Arifin dengan teriakan takbir. Majelis Az-Zikra menyampaikan, meski kesehatan Ustaz Arifin sudah ada kemajuan, namun ustaz harus cukup istirahat dalam masa penyembuhan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GddUM3
January 31, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GddUM3
via IFTTT
Share:

Momen Sandiaga Bernyanyi Untuk Ahmad Dhani

Sandiaga bernanyi sebagai bentuk kekaguman terhadap Ahmad Dhani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno membawakan lagu berjudul 'Hadapi dengan Senyuman' karya band Dewa 19 di Media Center Prabowo-Sandiaga, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (31/1). Sandiaga menyebut lagu tersebut sengaja ia persembahkan untuk pentolan Dewa 19 Ahmad Dhani yang saat ini mendekam di Lapas Cipinang. 

"Kita ingin bernyanyi untuk Ahmad Dhani sebagai bentuk dukungan, judulnya 'Hadapi dengan Senyuman'," kata Sandiaga. 

Sandiaga pun memetik gitarnya diikuti kedua petinggi Badan Pemenangan Nasional lainnya yang ikut mengiringi. Beberapa tamu yang hadir juga ikut menyanyi bersama Sandi.

"Menyerahlah untuk menang," tutup Sandi di akhir nyanyiannya.

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzhar Simanjuntak mengatakan ide menyanyi murni muncul dari Sandiaga. Hal itu tidak bisa dilepaskan dari kekaguman Sandiaga terhadap sosok Ahmad Dhani yang dia anggap sosok yang tegar.

Lagu 'Hadapi Dengan Senyuman' merupakan karya band Dewa 19 yang dirilis tahun 2004 dalam album Laskar Cinta. Ahmad Dhani divonis terkait ujaran kebencian terkait cicitannya di twitter. Atas kasus tersebut Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara.  

Sebelumnya Sandiaga dan Dahnil menjenguk musisi Ahmad Dhani di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta, Kamis (31/1) siang. Dahnil pun mengibaratkan pentolan Dewa 19 itu seperti musisi asal Inggris John Lennon. 

"Dhani ini kalau kita ibaratkan kaya John Lennon gitu lho. John Lennon tuh juga begitu matang sebagai musisi kemudian memilih jalan politik untuk mengkritik. Nah Mas Dhani melakukan hal serupa biasanya kalau udah begitu makin jadi itu," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (31/1).

Dahnil pun memuji langkah Dhani yang secara berani mengambil langkah politik untuk melawan rezim. Padahal sebagai artis, Dhani bisa menikmati kemewahan yang ia miliki. 

"Itu bagi saya adalah good entry ya, langkah yang positif," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FYNcY5
January 31, 2019 at 10:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FYNcY5
via IFTTT
Share:

Datangi Rumah Sakit, ABG Sukabumi Minta Disuntik Mati

Pihak rumah sakit memutuskan untuk melakukan pendampingan terhadap ABG itu.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Anak baru gede (ABG) berjenis kelamin perempuan yang diduga putus cinta mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kepada petugas, anak yang masih duduk di bangku sekolah menengah ini meminta untuk disuntik mati

"ABG berinisial L (18 tahun) yang mengaku warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi masih berstatus sebagai pelajar ini datang ke rumah sakit dan langsung minta ke petugas medis untuk disuntik mati. Saat kami menanyakan apa alasannya, perempuan tersebut mengaku baru putus dengan pacarnya," kata Humas RSUD R Syamsudin SH Wahyu Handriana di Sukabumi, Kamis (31/1).

Informasi yang dihimpun, ABG tersebut tiba-tiba datang ke rumah sakit milik Pemkot Sukabumi tersebut pada Kamis, dan masuk ke ruang instalasi gawat darurat (IGD). L yang datang sendiri tersebut langsung mendatangi sejumlah petugas dan meminta untuk segera disuntik mati.

Petugas yang mendengar keinginan dari ABG itu langsung dibuat kaget dan mengamankannya ke ruang khusus. Di ruangan itu, L bercerita panjang lebar perihal keinginannya agar disuntik mati. 

Mendengar keluh kesah dari L, akhirnya disimpulkan bahwa dirinya tengah depresi akibat putus cinta. Akhirnya petugas rumah sakit pun berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari tahu keberadaan keluarganya sebagai antisipasi mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Kami pernah juga menangani kasus seperti ini, jadi pihak rumah sakit memutuskan untuk melakukan pendampingan terhadap L disamping juga berkoordinasi dengan polisi untuk diawasi," kata dia.

Wahyu mengatakan, yang dikhawatirkan L bertindak nekat apalagi tengah depresi, sehingga pengawasan ketat, baik dari kepolisian dan orang tuanya perlu dilakukan, jangan sampai terjadi sesuatu terhadap dirinya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UqQ4QA
January 31, 2019 at 10:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UqQ4QA
via IFTTT
Share:

Kasus DBD Tertinggi di Wilayah Jakarta Selatan

Dari 722 kasus DBD di DKI, wilayah Jakarta Selatan tertinggi yakni ada 250 kasus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Seksi Penyakit Menular, Tular Vektor, dan Zoonotik Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Inda Mutiara mencatat, jumlah kasus tertinggi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di DKI Jakarta adalah di wilayah Jakarta Selatan. Dari data total kasus DBD per 29 Januari yaitu sebanyak 722 kasus, wilayah Jakarta Selatan memiliki jumlah terbanyak kasus DBD bila dibandingkan dengan wilayah yang lainnya.

Tercatat, ada sebanyak 250 kasus dsi Jaksel. Disusul Jakarta Timur yang memiliki jumlah kasus sebanyak 200 kasus. “Betul, jumlah tertinggi adalah di Jakarta Selatan, ada sebanyak 250 kasus,” kata Inda kepada Republika.co.id, Kamis (31/1).

Dia mengatakan, tingginya jumlah kasus DBD di Jakarta Selatan, dikarenakan kondisi kelembaban udara yang tinggi di wilayah tersebut. Lalu penyebab kedua, adalah wilayahnya yang luas dan juga memiliki jumlah penduduk yang banyak.

Menurut pemantauan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dua wilayah yang memiliki jumlah kasus DBD tertinggi tersebut, berada di kecamatan-kecamatan yang memiliki banyak lahan kebun kosong atau lahan luas. Contohnya, di wilayah Jakarta Selatan yaitu di Kecamatan Jagakarsa dan juga di Kecamatan Cipayung yang ada di Jakarta Timur.

“Di kedua kecamatan tadi memang cukup banyak terdapat area tanah-tanah atau kebun. Mungkin ini salah satu kecenderungannya,” jelas dia.

Sebab, menurutnya, tanah kosong atau tanah yang tidak berpenghuni akan menyulitkan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Artinya, masyarakat dan juga pemerintah daerah kesulitan memastikan adanya sampah plastik atau kontainer-kontainer lainnya yang menjadi medium perkembangan jentik nyamuk.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai penyakit DBD, apalagi saat ini masih musim hujan. Masyarakat tetap diimbau untuk melakukan program PSN

Yaitu dengan 3M, yang terdiri atas menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain. Lalu, menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain-lain.

Serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.

Sementara, angka tertinggi kasus DBD selanjutnya yaitu Jakarta Barat dengan angka 197 kasus DBD lalu disusul Jakarta Utara dengan 44 kasus dan Jakarta Pusat dengan 31 kasus. Sehingga bila dijumlah secara keseluruhan per 29 Januari, ada sebanyak 722 kasus DBD di DKI Jakarta.

“Data ini berdasarkan laporan dari rumah sakit (RS) dan Puskesmas ke website surveilans Dinkes DKI setiap hari. Dan untuk penyakit-penyakit potensi KLB, termasuk DBD, kami dari Puskesmas harus turun ke rumah pasien untuk konfirmasi dan penyelidikan epidemiologi,” jelas Inda.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DKEAlr
January 31, 2019 at 10:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DKEAlr
via IFTTT
Share:

Sergio Ramos Siap Perkuat Madrid Hadapi Girona

Kepercayaan diri El Real meningkat dengan kembalinya Ramos.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kabar positif untuk penggemar Real Madrid. Kapten El Real, Sergio Ramos, pulih dari cedera.

Ramos siap berlaga saat Madrid bertandang ke markas Girona pada leg kedua perempat final Copa del Rey. Duel di Estadi Municipal de Montilivi itu berlangsung pada Jumat (1/2) dini hari WIB.

"Sergio dalam keadaan bugar. Dia telah berlatih bersama rekan setim. Kabar baik untuk kami," kata pelatih Madrid Santiago Solari dikutip dari Four Four Two, Kamis (31/1).

Sebelumnya, Ramos tidak tampil 90 menit saat Real Madrid bertemu Espanyol pada ajang La Liga Spanyol, beberapa hari lalu. Solari menarik yang bersangkutan pada babak pertama lantaran ada gangguan di lutut.

Beruntung Si Putih memenangkan partai tersebut dengan skor 4-2. Kini ada Girona di depan mata.

Kepercayaan diri El Real meningkat dengan kembalinya Ramos. Apalagi Los Merengues memiliki modal berharga jelang laga ini.

Selain kemenangan 4-2 di leg pertama, secara keseluruhan Madrid selalu menang dalam tiga laga terakhir di berbagai kompetisi. Situasi bertolak belakang dialami Girona.

Skuat Blanquivermells selalu kalah dalam tiga partai terakhir. Itu terjadi di berbagai ajang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FWU7kw
January 31, 2019 at 10:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FWU7kw
via IFTTT
Share:

TGB: Utamakan Jaga Persatuan

Situasi politik akan semakin menghangat sampai hari pencoblosan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia Tuan Guru Bajang (TGB) mengingatkan bahwa ada kepentingan yang jauh lebih besar dari pemilu, yaitu menjaga keutuhan dan kebersamaan. Apalagi, situasi semakin menghangat sampai hari pencoblosan Pemilu Serentak 2019 pada 17 April mendatang.

"Tetap saja perlu diingat bahwa ada kepentingan jauh lebih besar dari 17 Aprilm yakni menjaga keutuhan dan kebersamaan," kata TGB usai menemui Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, di Kompleks Parlemen, Kamis (31/1).

TGB mengatakan, dalam pertemuan tersebut dirinya menyampaikan kepada Bambang bahwa di tengah situasi politik sekarang ini ada polarisasi di masyarakat. Karena itu ia menilai perlu terus dipromosikan pemahaman agama yang moderat dan itu yang terus disampaikannya ke masyarakat, bahwa beragama harus memperkokoh Indonesia.

Menurut dia, saat ini ada potensi 30 ribu alumni Al Azhar yang terus terjun ke masyarakat dan mengajak berpikir jangka panjang bukan untuk kepentingan sesaat. "Karena itu, perlu terus mempromosikan pemahaman agama yang moderat kepada masyarakat. Beragama harus memperkukuh ber-Indonesia," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, TGB ditemani sejumlah alumni Al Azhar lainnya seperti Ikhwanul Kiram Mashuri, Nanang Firdaus Masduki, Arif Budiman dan Neneng Herbawati. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GiT5ir
January 31, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GiT5ir
via IFTTT
Share:

Tagar #JokowiPilihanTepat Jadi Trending Topik, Ini Isinya

Warganet ungkap keberhasilan Jokowi lewat tagar itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang debat kedua Pilpres pada 17 Februari 2019, lini masa media sosial Twitter, pada Kamis (31/1), sempat diramaikan tanda pagar (tagar) #JokowiPilihanTepat. Berdasarkan pantauan, tagar #JokowiPilihanTepat sempat menempati peringkat kedua trending topik Indonesia dengan 1.676 tweets.

Para warganet di media sosial Twitter pun ramai-ramai menuliskan #JokowiPilihanTepat dan ditambahkan dengan beragam unggahan foto maupun video dari Jokowi. Pemilik akun @SpeakersNow mencuit, "kesehatan rakyat jadi nomer satu, kesejahteraan rakyat jadi nomer satu, semua yang dilakukan semata-mata hanya untuk mengabdi pada rakyat", lalu ditambah hashtag #JokowiPilihanTepat.

MurTayo di akun @MurtadhaOne mencuitkan, "Selepas tinjau program penyambungan listrik gratis di Muara Gembong, seharusnya Presiden langsung kembali menuju ke Jakarta. Tiba2 Jokowi berkata, Saya ingin melihat yg saya dengar tadi SMP 1 Muara Gembong ini bangunannya (rusak) parah,"

Sebagaimana yang sudah diketahui, Jokowi yang saat ini berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin, akan kembali bertarung melawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 17 April mendatang untuk memperebutkan posisi RI-1.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FZwmID
January 31, 2019 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FZwmID
via IFTTT
Share:

Temui Jokowi, Pelaku Marketplace Minta PPN Dihapuskan

Perlu insentif bagi marketplace yang juga menampung barang dari pelaku UKM

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri marketplace khusus busana Muslim HijUp, Diajeng Lestari, menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka pada Kamis (31/1) sore ini. Bersama sejumlah perancang busana Muslim kenamaan, Diajeng secara khusus menyampaikan tantangan-tantangan yang ia hadapi dalam berkiprah di industri busana Muslim kepada Presiden Jokowi. Salah satu poin yang disuarakan adalah insentif bagi marketplace atau platform jual beli daring yang juga menampung barang dagangan dari para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Diajeng menyebutkan, UKM busana Muslim perlu didorong karena mereka menyumbang porsi hingga 98 persen dari keseluruhan penjual yang memanfaatkan platform daring HijUp untuk menawarkan produknya. Diajeng mengakui insentif perpajakan seperti revisi Pajak Penghasilan (PPh) final dari 1 persen menjadi 0,5 persen memang dianggap memudahkan pelaku UMKM.

Namun ia beranggapan masih ada ganjalan bagi pelaku UMKM, khususnya yang bergerak di bidang busana Muslim, yakni besaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen yang dikenakan kepada pembeli dan dipungut oleh penyedia marketplace.

"Pembebasan untuk pajak pertambahan nilai (PPN) karena kita melihat bahwa subsidi pajak itu penting sekali dengan adanya persaingan global seperti saat ini pemain-pemain UKM ini perlu dibesarkan," jelas Diajeng usai menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Kamis (31/1).

Penjelasan Diajeng bukan tanpa alasan. Januari ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 210 Tahun 2019 yang berisi pengenaan pajak terhadap pedagang dan e-commerce yang menjual barang. Dalam beleid tersebut, penyedia marketplace diminta memungut, menyetor, dan melaporkan PPN dan PPh terkait penyediaan layanan platform marketplace kepada pedagang dan penyedia jasa.

"Karena saat ini kita bersaing bukan hanya dari level UKM ya, tapi kita harus bersaing menjadi pemain global juga, karena kita lihat banyak dari brand internasional juga menyasar market populasi Muslim Indonesia," jelas Diajeng.

HijUp, ujar Diajeng, saat ini mewadahi lebih dari 300 desainer busana Muslim Indonesia dan satu tahun ke belakang berhasil mencatatkan visitor (pengunjung) sekitar 7 juta dari seluruh dunia. HijUp juga telah mengirim produk yang dijual ke 52 negara.

Istri pendiri Bukalapak.com, Ahmad Zaky ini mengungkapkan kepada Jokowi bahwa HijUp.com sejak 10 tahun lalu sudah mencanangkan Indonesia untuk menjadi pusat busana Muslim dunia.

"Golnya adalah tahun 2020 pak yang mana dalam 48 minggu lagi, kita ingin Indonesia jadi pusat busana Muslim. Tentunya ini merupakan visi besar bersama," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Tp6SYi
January 31, 2019 at 09:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Tp6SYi
via IFTTT
Share:

Allegri Puji Wasit yang Mengusirnya dari Lapangan

Kejadian itu merupakan akibat suasana emosi Allegri yang tak terhindarkan.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengaku setuju dan memuji keputusan wasit yang mengusirnya dari lapangan saat timnya mengalami kekalahan 0-3 dari Atalanta. Allegri diminta pergi dari arena pada paruh pertama perempat final Coppa Italia, Rabu (30/1), karena melemparkan mantelnya ke lapangan setelah timnya tertinggal 0-2.

Melansir Reuters, Kamis (31/1), kejadian itu merupakan akibat suasana emosi Allegri yang tak terhindarkan karena mengetahui tim asuhannya mengalami kekalahan pertama di musim ini.

"Adalah tindakan benar untuk mengeluarkan saya dari lapangan, saya gelisah, dan keputusan wasit sudah tepat. Saya puji sikap wasit," kata Allegri kepada wartawan.

Juventus tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan liga sebelumnya musim ini dan hanya dua kali kalah di Liga Champions. Tetapi Allegri mengatakan, Juve bisa menelan kekalahan suatu waktu.

"Itu sudah pasti. Kami mengalami malam yang buruk di sepak bola, mungkin mental kami sedikit lelah. Sangat mengecewakan bagi kami untuk kalah, tetapi hal yang gila jika berpikir Juventus bisa memenangkan setiap pertandingan musim ini," kata Allegri

Meski begitu, Allegri mengatakan hal terpenting adalah belajar dari kesalahan. "Seperti yang saya katakan, inilah sepak bola. Jika Anda bereaksi dengan benar, maka ini dapat membantu Anda meningkatkan tingkat kefokusan," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BcYQe5
January 31, 2019 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BcYQe5
via IFTTT
Share:

Pertamina Beri Bantuan untuk Pengungsi Banjir Pekalongan

Ratusan orang masih mengungsi karena banjir di Pekalongan dan Kudus.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah

Bantuan yang diserahkan melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) ini, berupa sejumlah bahan pokok kebutuhan para pengungsi.

“Yakni terdiri dari 1,5 ton beras, 70 dus mie instan, 70 dus air mineral, perlengkapan bagi balita dan lainnya,” ungkap Unit Manager Communication and CSR MOR IV, Andar Titi Lestari, Kamis (31/1).

Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Senior Supervisor CSR and Small Medium Enterprise and Partnership Program (SMEPP) MOR IV, Ujang Supriadi.

Penyerahan dilaksanakan  Posko Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus yang berada di Desa Jati Wetan dan Posko Utama BPBD Kabupaten Pekalongan, yang berada di Kecamatan Wiradesa.

Ia juga menjelaskan, sasaran penerima manfaat ini adalah warga terdampak banjir yang hingga saat ini masih menghuni sejumlah posko- posko pengungsian serta tempat penampungan sementara.

Berdasarkan hasil koordinasi antara Pertamina dengan BPBD Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Kudus, masih ada sejumlah wilayah terdampak dari bencana banjir yang saat ini belum kembali ke rumah masing- masing, terutama kaum perempuan dan anak- anak.

Di Kabupaten Pekalongan, sedikitnya 800 jiwa masih mengungsi di Posko Utama BPBD Kabupaten Pekalongan, di Kecamatan Wiradesa. Sedangkan di Kabupaten Kudus, sebanyak 207 jiwa masih mengungsi di Posko Utama BPBD, Desa Jati Wetan.

Salah satu staf posko BPBD Kabupaten Pekalongan, Nidom menjelaskan, hingga saat ini, masih banyak pengungsi yang memutuskan untuk bertahan diposko- posko pengungsian.. “Karena  genangan banjir belum surut,” ujar dia.

Andar menambahkan, bantuan sosial ini adalah bagian dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan merupakan bentuk komitmen kepedulian Pertamina terhadap persoalan- persoalan masyarakat.

TJSL dilaksanakan dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan CSR yang meliputi berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, manajemen bencana maupun bantuan khusus.

Disamping itu, landasan pelaksanaan CSR Pertamina adalah ‘People, Planet and Profit atau (3P). Landasan tersebut bahkan dijadikan fokus Pertamina dalam menjalankan operasinya.

“Di mana, distribusi maupun produk yang dikembangkan dan dihasilkan perlu memprioritaskan kelestarian lingkungan dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TpS6jR
January 31, 2019 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TpS6jR
via IFTTT
Share:

Tourism Minister forms team to evaluate paid baggage policy

Paid baggage policy is feared to impact tourism sector.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Ministry of Tourism has set up a team in response to the impact of the paid baggage policy on low-cost carriers (LCC). It was feared that the policy to have a direct effect on the tourism sector.

Head of the Ministry of Tourism Communication Bureau Guntur Sakti in Jakarta said on Thursday that in response to the policy of Tourism Minister Arief Yahya, a team, chaired by Special Staff of the Tourism Minister in Rifajantoro Gambling Accessibility, had been sent to coordinate with the Ministry of Transportation's Director General of Air Transportation.

"This team has reported about the situation and conditions on the field, including the turmoil that arose in the community and industry. The team also submitted a request seeking direct attention from the authorities, so that conditions in the market remain under control," he explained.

Kemenpar also continues to coordinate with the Ministry of Transportation and the Coordinating Ministry of Maritime Affairs to seek common ground and the best solution to the problem. He stressed that the paid baggage policy for LCC in the country had a direct impact on the tourism sector.

He noted that the free baggage revocation policies at LCC and the still high price of airplane tickets generally have a direct impact on Indonesia's tourism sector.

"Travel agents, for instance, are currently hesitant, not even daring to sell packages, while on the other hand, our SME sector has also been hit significantly," he stated.

Hotel occupancy was also affected by a significant decline in various destinations.

"This paid baggage policy also reduces the number of aircraft passengers, and tourists cancel travel plans to several places," he stated.

He emphasized the importance of maintaining a conducive climate for the development of the tourism sector in the country without neglecting the continuity of business in the aviation world.

Recorded baggage service provisions earlier listed in the Minister of Transportation Regulation Number PM 185 of 2015 concern Passenger Service Standards for Economy Class Domestic Scheduled Commercial Air Transport. Article 22, point C, stipulates that airlines, with no minimum standard services, or LCC, can charge fees for carrying checked baggage.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RYuUMV
January 31, 2019 at 09:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RYuUMV
via IFTTT
Share:

PN Surabaya Gelar Sidang Perdana Ahmad Dhani Pekan Depan

Ahmad Dhani menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah menetapkan jadwal persidangan perdana terhadap tersangka musisi Ahmad Dhani dalam perkara pencemaran nama baik pada 7 Februari mendatang. Sidang perdana mengagendakan pembacaan dakwaan dan dipimpin oleh Hakim R Anto Wiyono.

"Sudah ditunjuk tiga hakim yang akan menyidangkan perkara ini, yang dipimpin oleh Hakim R Anton Wiyono," kata Juru bicara PN Surabaya Sigit Sutriono kepada wartawan di Surabaya, Kamis (31/1).

Seperti diketahui, pentolan grup band Dewa 19 itu sebelumnya pada pekan lalu dijatuhi hukuman satu tahun enam bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam perkara ujaran kebencian. Saat ini, Ahmad Dhani saat ini sedang menjalankan masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta.

Sigit menjelaskan, dalam perkara yang akan disidangkan di PN Surabaya pada Kamis pekan depan, Dhani dijerat Pasal 27 ayat 3, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 11 Tahun 2008, sebagaimana telah direvisi menjadi UU Nomor 19 Tahun 2016, tentang Pencemaran Nama Baik.

Perkara ini, lanjut dia, terkait ucapan Ahmad Dhani di media sosial, yang dinilai menyinggung sebuah kelompok atau organisasi massa saat digelar aksi Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018.

"Selanjutnya terkait upaya mendatangkan Ahmad Dhani yang saat ini sedang menjalani masa hukuman di Lapas Cipinang untuk dihadirkan dalam persidangan di Surabaya menjadi wewenang kejaksaan," ujarnya.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Surabaya Didik Adytomo memastikan saat ini sedang melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk melakukan pemindahan penahanan Ahmad Dhani ke Surabaya.

"Sampai sekarang masih sedang kami upayakan pemidahan penahanan Ahmad Dhani ke Surabaya agar lebih memudahkan jalannya persidangan di PN Surabaya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CT4eTz
January 31, 2019 at 09:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CT4eTz
via IFTTT
Share:

Cerita Penyintas Cegah Penularan HIV dari Ibu ke Anak

Perempuan HIV positif bisa memiliki anak dengan HIV negatif

REPUBLIKA.CO.ID, Seorang perempuan berdiri di tengah panggung Balai Agung yang ada di Balai Kota DKI Jakarta. Ia berdiri di hadapan orang nomor satu di ibu kota, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajarannya di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.

"Saya salah satu perempuan yang terinfeksi HIV. Saya terinfeksi HIV sejak tahun 2005 dan pada saat itu di tahun yang sama saya juga melahirkan anak yang ke dua," ujar Bunga (nama samaran) yang berusia 38 tahun itu, Rabu (30/1).

Ia dengan lantang menceritakan apa yang dialaminya. Saat ia mengetahui dirinya terkena virus HIV yang ditularkan suaminya. Ketika itu, suami Bunga pun tengah dalam kondisi sakit.

Bunga hanya memikirkan cara agar virus HIV yang berada dalam tubuhnya tak ia turunkan ke anaknya yang masih dalam kandungan. Ia berjuang agar HIV itu tak tertular kepada anaknya.

"Pada saat saya dalam kondisi hamil dan suami saya sedang sakit. Di situlah saya diperkenalkan dengan program PPIA atau pencegahan penularan dari ibu ke anak," kata Bunga.

Ia merasa bersyukur di momen yang tepat mengetahui cara agar HIV tak tertularkan kepada anaknya. Ia rutin mengikuti program pencegahan penularan HIV dari ibu ke bayi yang di kandungnya (PPIA).

Bunga mengatakan, bagi orang tua penyintas HIV/AIDS (ODHA) tak usah khawatir, tak usah pantang menyerah. Setiap perempuan dengan HIV positif masih bisa memiliki anak yang negatif HIV.

"Program ini (PPIA) penting sekali, karena dengan program ini perempuan HIV positif bisa memiliki anak dengan HIV negatif," kata dia.

Dua tahun setelah Bunga dinyatakan terjangkit virus HIV, pada 2007 suaminya pun meninggal. Kemudian pada 2013, ia dipertemukan dengan jodohnya dan menikah. Bunga pun kini memiliki suami yang sama-sama mengidap HIV.

Ia dipertemukan pasangannya di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang juga bergerak di bidang HIV/AIDS. Dari pernikahannya yang kedua itu, Bunga dikaruniai seorang anak.

Ia kembali bersyukur, anaknya pun memiliki HIV negatif. Di samping itu, ia meminta agar perempuan yang ada di Indonesia terutama di Jakarta, memeriksakan kesehatan HIV/AIDS sejak dini.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti meminta warga ibu kota berperan aktif mendeteksi kesehatan. Ia tak memungkiri masih ada stigma negatif dan diskriminasi terhadap penyintas HIV/AIDS.

"Untuk HIV kita mempunyai prediksi secara nasional adalah 100 ribu. Kami masih ketemu sekitar 55 ribu, 60 persen menemukan (kasus HIV/AIDS)," kata Widyastuti.

Untuk itu, Dinas Kesehatan DKI meluncurkan aplikasi berbasis website Jak-Track. Berisi sistem informasi yang terintegrasi ini dapat dimanfaatkan warga Jakarta. Setiap warga ibu kota dapat melakukan pendaftaran online untuk tes HIV.

Nantinya, pasien HIV juga akan mendapatkan rujukan antarlayanan. Termasuk penjadwalan dan pemantauan kegiatan mentoring klinis dan program ke fasilitas kesehatan.

Widyastuti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menjadi bagian dari kesepakatan global dalam rangka menurunkan kasus penyebaran virus HIV/AIDS. Diantaranya Fast Track: Ending the AIDS Epidemic by 2030 dengan target 90-90-90.

Ia memaparkan, maksud dari target tersebut adalah 90 persen orang mengetahui status HIV-nya. 90 persen orang dengan HIV positif mengakses pengobatan antiretroviral therapy (ART). 90 persen orang yang berada dalam pengobatan mengalami supresi virus HIV.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S1lkZW
January 31, 2019 at 08:52PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S1lkZW
via IFTTT
Share:

Kabupaten Grobogan Siap Penuhi Kebutuhan Jagung Peternak

Produksi jagung di Grobogan menyumbang 29,3 persen dari produksi jagung Jawa Tengah

REPUBLIKA.CO.ID, GROBOGAN -- Kabupaten Grobogan merupakan salah satu lumbung jagung nasional. Produksi jagung di wilayah ini  menyumbang 29,3 persen dari produksi jagung Jawa Tengah dan 2,8 persen untuk  nasional. Saat ini, petani jagung di Grobogan sedang panen raya.

Bupati Grobogan Sri Sumarni, bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi melakukan panen jagung bersama di desa Telawah, Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan. Panen dilakukan di areal pertanaman jagung seluas 190 ha dari luasan panen saat ini se-Kecamatan Karangrayung sebesar 4.126 hektare.

“Bisa kita lihat bersama kualitas jagung yang dihasilkan sangat bagus, saat ini harga jagung di tingkat petani sangat menggembirakan dengan kisaran diatas Rp 5 ribu per kg pipil kering. Harga ini merupakan harga tertinggi yang pernah diterima petani, sehingga kami berharap kebijakan pemerintah Pusat agar tetap memperhatikan petani jagung,” kata Sri.

Menurut Sri Sumarni, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk melakukan impor jagung.

"Produksi jagung  di Kabupaten Grobogan sangat besar. Kami mewakili petani di Kabupaten Grobogan menyampaikan tidak ada alasan untuk impor jagung. Biarlah petani menikmati harga tinggi," tegasnya. 

Panen jagung dalam jumlah yang  cukup besar di Kabupaten Grobogan diperkirakan akan berlangsung mulai minggu kedua Februari mendatang. Setidaknya terdapat areal pertanaman seluas 41.035 hektare yang akan panen dan diperkirakan akan menghasilkan produksi jagung sebanyak 246.210 ton.

Produksi di Kabupaten Grobogan tersebut, sekaligus menjadi bukti bahwa potensi produksi jagung dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan, suplai jagung dari Jawa Tengah maupun Grobogan cukup bagus.

"Suplai dari Grobogan dan Jawa Tengah sudah bisa memenuhi kebutuhan peternak besar dan kecil. Minggu depan sampai Maret akan terus dilakukan panen diberbagai propinsi," ujar Agung.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Edhie Sudaryanto dalam kesempatan ini membantah dengan tegas adanya pihak-pihak yang menyebutkan saat ini tidak ada panen jagung.

"Faktanya, jagung di Kabupaten Grobogan sedang memasuki musim panen. Siapa bilang tidak ada panen," ujarnya.

Menurut Edhie panen raya jagung di Grobogan diperkirakan pada Februari 2019 seluas 41.035 hektare. Dari panen ini  diperkirakan akan menghasilkan produksi jagung sebanyak 246.210 ton.

Pada kesempatan ini juga telah disepakati pembelian jagung oleh GMPT dan petani  dengan harga Rp.5.200/kg kadar air 35 persen. Pihak GMPT menyangupi untuk membeli jagung petani berapapun jumlahnya.

Usai panen, Agung mengajak wakil dari Kemenko Perekonomian, Satgas Pangan Mabes Polri, Ditjen Peternakan Kementan, Anggota GPMT jateng, PT Malindo, Charoen Phokpand, Cargill, Newhope,  Kepala BPTP, Dinas KP,  Dinas Pertanian, Bulog Divre dan subdivre Grobogan keliling beberapa desa untuk melihat hamparan jagung yang begitu luas dan siap panen.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MGOpUw
January 31, 2019 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MGOpUw
via IFTTT
Share:

Ketua TKD Jabar Tolak Kriminalisasi Rocky Gerung

Dedi Mulyadi meminta semua kalangan mengerti budaya lapor melapor.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Barat untuk Jokowi-Ma'ruf Amin, Dedi Mulyadi, menolak kriminalisasi terhadap Rocky Gerung. Karena itu, Dedi meminta semua kalangan untuk mengerti budaya lapor melapor, karena perbedaan gagasan pemikiran yang bersifat intelektual atau akademis.

"Rocky Gerung, dilaporkan ke kepolisian atas dugaan penistaan agama. Saya tidak sependapat dengan yang melaporkannya," ujarnya, Kamis (31/1).

Dedi menyebutkan, bahwa apa yang disampaikan Rocky Gerung itu adalah bersifat pemikiran intelektual dan akademis. Karenanya, sangat berbeda antara gagasan pemikiran dengan ujaran kebencian. Ia menilai, kriminalisasi ide atau gagasan hanya akan membangkrutkan khasanah intelektual. Oleh karena itu, dirinya meminta hentikan budaya kriminalisasi ide atau gagasan tersebut, baik dari pendukung pasangan nomor urut 01 ataupun 02.

"Mari hormati kebebasan berpikir. Kalau ada yang tidak sepakat dengan gagasan dan pikiran itu, lawanlah dengan ide dan argumen yang lainnya. Hentikan kriminalisasi intelektualitas, karena akan menjadi masyarakat bodoh," jelasnya.

"Karena logika kekuatan dengan kerumunan itu hanya akan melahirkan kebodohan baru," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Pengacara: Besok Siang, Rocky Gerung Datang ke Polda Metro

Pengamat politik Rocky Gerung tidak bisa memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, untuk klarifikasi atas laporan yang dibuat Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian, terkait ucapannya yang menyebut "kitab suci adalah fiksi". Rocky tak bisa hadir karena masih berada di luar kota.

"Tidak dapat hadir, belum kami bicarakan dengan penyidik," kata Kuasa Hukum Rocky Gerung, Haris Azhar, saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (31/1).

Rencananya, jika Rocky Gerung telah selesai dengan urusannya di luar kota, ia akan hadir di Polda Metro Jaya besok, Jumat (1/2). "Besok siang (Rocky Gerung hadir)," ujar Haris lagi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RWqrdP
January 31, 2019 at 08:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RWqrdP
via IFTTT
Share:

Kemenpan-RB Masih Matangkan Aturan Penggajian P3K

Rekrutmen harus disertai kesanggupan anggaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) masih akan mematangkan peraturan soal perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal ini menanggapi banyaknya daerah yang menolak perekrutan tersebut karena harus membayar gaji P3K dengan APBD.

"Intinya rekrutmen harus disertai kesanggupan anggaran. Tapi semua masih dalam pematangan," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Kemenpan-RB Mudzakir, pada Republika, Kamis (31/1).

Terkait apakah Kemenpan-RB akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah ataupun Kementerian Keuangan soal anggaran ini, Mudzakir mengatakan masih belum bisa memastikannya. Namun, ia menegaskan akan menerima masukan-masukan serta mematangkan peraturan tersebut.

"Kita juga masih perkuat koordinasi dengan semua kementerian dan lembaga terkait," kata dia lagi.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan PP Nomor 49 Tahun 3018 tentang Manajemen P3K. Salah satu peraturan di dalamnya adalah pembayaran P3K dibayarkan oleh pemerintah daerah dan anggarannya ada di dalam APBD.

Meskipun demikian, Kemenpan-RB tidak akan mengangkat pegawai honorer menjadi PPPK dengan sekaligus. Pengangkatan honorer menjadi PPPK akan dilakukan bertahap. Dengan begitu kebutuhan anggaran pun tak terlalu besar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CX9yFD
January 31, 2019 at 08:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CX9yFD
via IFTTT
Share: