Showing posts with label 2018 at 12:25AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 12:25AM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Harga BBM Nonsubsidi Layak Turun

Harga BBM nonsubsidi

Foto: Tim infografis Republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q9fFLu
December 31, 2018 at 12:25AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q9fFLu
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Ifa Fachir Garap Musik untuk Film Keluarga Cemara

Ifa ternyata kecanduan mengerjakan ilustrasi musik sinema.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musisi Ifa Fachir dipercaya menggarap musik untuk film Keluarga Cemara. Selain mengaransemen ulang lagu "Harta Berharga" yang sangat identik dengan film, Ifa juga mengerjakan ilustrasi musik pada sinema.

"Ini pertama kalinya saya dipercaya mengerjakan lagu tema dan ilustrasi musik sekaligus. Tidak gampang tapi lumayan bikin kecanduan," ungkap pria 35 tahun asal Jakarta itu.

Dalam film, lagu ikonik "Harta Berharga" dilantunkan penyanyi Bunga Citra Lestari. Selain itu, Ifa juga menciptakan lagu baru berjudul "Seperti Cemara" yang dinyanyikan Zara JKT 48 dan Widuri Putri Sasono, pemeran Euis dan Ara.

Ifa menceritakan, tembang itu lahir tatkala dia membaca naskah film yang menurutnya sangat menginspirasi. Terlebih, saat skenario diterjemahkan menjadi adegan visual oleh sutradara Yandy Laurens.

Setiap hubungan antartokoh mendasari Ifa menggagas ilustrasi musik dalam film. Ada momen di mana musiknya mewakili rasa terharu, senang, sedih, bahkan kelucuan yang sepele alias 'receh'. Semua menjadi hal baru bagi Ifa.

Keluarga Cemara juga menjadi debut penyutradaraan film panjang pertama bagi sineas Yandy Laurens. Dia menceritakan bahwa pada 2016 produser Angga Dwimas Sasongko mengajaknya terlibat dalam proyek film.

Tidak hanya sebagai sutradara, Yandy juga menulis skenario bersama Gina S Noer. Dia sangat menikmati seluruh proses kreatif bersama tim. Film dianggapnya cocok sebagai tontonan segala usia yang akan merekatkan hubungan keluarga.

"Kekuatan dalam film ini adalah adanya berbagai sudut pandang lintas generasi. Anak bisa mengerti sudut pandang orang tua dan anak bisa mengerti apa yang dilakukan orang tua adalah demi kebaikan mereka," kata dia.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lv2yDB
December 22, 2018 at 12:25AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lv2yDB
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Ribuan Pengunjung Padati Festival Nusantara Marandang

Festival tersebut menonjolkan kuliner khas Minangkabau khususnya randang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Festival Nusantara Marandang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), berhasil menyita perhatian masyarakat pada Ahad (2/12). Festival yang menonjolkan kuliner khas Minangkabau khususnya randang ini tampak dipadati oleh pengunjung.

"Kami tidak menduga animo masyarakat (besar). Seperti surprise ya," ujar Kepala Biro Humas Pemprov Sumatera Barat Jasman Rizal kepada Republika.co.id.

Jasman memperkirakan ada ribuan pengunjung yang datang meramaikan festival yang digelar di area Parkir Timur Senayan ini. Pengunjung terlihat mulai memadati area Festval Nusantara Marandang sejak pukul 12.00 WIB. Suasana festival terlihat semakin ramai ketika menjelang malam.

Melihat animo yang besar dari masyarakat, Jasman merasa cukup bangga. Ia merasa bangga karena melihat besarnya penghargaan masyarakat terhadap randang sebagai kuliner khas Minangkabau.

"Ternyata penghargaan orang-orang terhadap randang sebagai kuliner Minangkabau itu sangat apresiatif," kata Jasman.

Festival Nusantara Marandang mulai dibuka sejak pukul 09.00 WIB. Di festival ini, para pengunjung bisa menikmati sajian kuliner khas Minangkabau, khususnya randang.

Selain berwisata kuliner, pengunjung Festival Nusantara Marandang juga dapat menyaksikan demo memasak yang dihadiri langsung oleh ahli memasak randang dari Koperasi Wanita IKABOGA. Melalui demo memasak ini, para pengunjung dapat mempelajari bagaimana cara memasak randang yang autentik khas Minangkabau.

Jasman mencontohkan, cara memasak randang asli Minangkabau adalah dengan memperhatikan rasio daging dan kelapa yang digunakan. Setiap satu kilogram daging harus disertai dengan 10 kilogram kelapa.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam memasak randang dengan cara otentik ala Minangkabau adalah dengan memperhatikan media memasaknya. Randang asli minangkabau tidak boleh dimasak dengan api dari kompor biasa, tetapi harus menggunakan bara api.

Selain demo memasak, Festival Nusantara Marandang juga dimeriahkan oleh lomba memasak randang. Lomba memasak randang ini dihadiri oleh perwakilan dari tiap-tiap provinsi yang ada di Indonesia. Pemecahan rekor Muri untuk hasil kreasi memasak randang terbanyak pun menambah kemeriahan dari Festival Nusantara Marandang.

Yang lebih menarik, para pengunjung juga bisa melihat dan membeli beragam kreasi randang yang mungkin jarang ditemui. Beberapa di antaranya adalah randang jengkol, randang belut hingga randang paru. "Baik dari segi fungsi dan jenisnya, ada 400 (jenis randang)," ucap Jasman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DWt4nI
December 03, 2018 at 12:25AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DWt4nI
via IFTTT
Share: