Showing posts with label 2018 at 06:14PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:14PM. Show all posts

Saturday, December 22, 2018

Ini Pesan Peringatan Hari Ibu di Bukittinggi

Peringatan Hari Ibu menjadi momentum kebangkitan bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI -- Puncak peringatan hari ibu (PHI) ke-90 digelar di Lapangan Kantin Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, Sabtu (22/12). Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Yohana Yembise menyebutkan, peringatan hari ibu di Indonesia tidak dimakani seperti peringatan di negara lain dengan sebutan mother's day.

Bila di negara lain peringatan serupa merupakan penghargaan kepada kaum ibu yang selama ini berjasa di dalam peran domestik, di Indonesia Hari Ibu diperingati sebagai momentum untuk mengenang dan menghargai semangat serta perjuangan kaum perempuan dalam merebut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan.

"Hari ibu mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna hari ibu sebagai momentum kebangkitan bangsa. Dan perjuangan kaum perempuan tidak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia," jelas Yohana, Sabtu (22/12). 

Ia menyebutkan, PHI ke-90 kali ini mengangkat tema 'Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa'. Yohana menuturkan berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi dan berdampak kepada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, seperti terjadinya kekerasan dan bentuk-bentuk perlakuan diskriminasi lainnya.

"Oleh karena itu, diperlukan keseriusan melalui berbagai cara untuk mencegahnya. Peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama/pilar untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai,  karakter, dan budi pekerti," katanya.

Selain mendorong stakeholder untuk memberikan perhatian, pengakuan, dan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, PHI juga diharapkan dapat membawa pengaruh dan energi positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak, dan kemajuan perempuan. Hal ini memberikan keyakinan besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Hal ini, ujar Yohana, terbukti perempuan mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change) dalam berbagai sektor kehidupan.

Kegiatan di Bukittinggi ini menutup seluruh rangkaian kegiatan PHI ke-90 tahun 2018 untuk menyuarakan aspirasi kaum perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana tak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada 6 (enam) pimpinan organisasi perempuan, yaitu OASE KK, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), TP PKK Pusat, Dharma Pertiwi, Dharma Wanita Persatuan Pusat, dan Bhayangkari. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AbkNK1
December 22, 2018 at 06:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AbkNK1
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Kroos: Real Madrid Ingin Terus Mengukir Sejarah

Los Blancos berpeluang merebut trofi Piala Dunia Antarklub, tiga musim berurutan.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Gelandang Real Madrid Toni Kroos puas dengan penampilan timnya pada Piala Dunia Antarklub. Madrid lolos ke final usai menumbangkan Kashima Antlers 3-1, di Stadion Syekh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Kroos mengakui, El Real tidak memulai dengan baik laga yang berakhir pada Kamis (20/12) dini hari WIB itu. Perlahan tapi pasti, skuat polesan Santiago Solari mengendalikan permainan.

"Kami memperlakukan seperti di Liga Spanyol dan Liga Champions. Kami ingin memenangkannya, kami ingin terus membuat sejarah," kata penggawa tim nasional Jerman, dikutip dari Marca.

Los Blancos berpeluang merebut trofi Piala Dunia Antarklub, tiga musim berurutan. Pada final nanti, Si Putih bertemu wakil tuan rumah Al Ain.

Duel Madrid vs Al Ain berlangsung di Stadion Syekh Zayed, Sabtu (22/12). Kroos berharap timnya tetap fokus menampilkan performa maksimal kontra the Boss.

Pada kesempatan serupa, eks Bayern Muenchen memuji aksi Gareth Bale. Winger asal Wales mencetak hat-trick ke gawang Kashima.

"Dia tidak dalam kondisi 100 persen fit, tapi dia memainkan pertandingan yang hebat," ujar Kroos.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PRwudB
December 20, 2018 at 06:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PRwudB
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Local govt should avoid using brokers to disburse funds

Finance Minister says local govt could easily be seduced by brokers.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Finance Minister Sri Mulyani Indrawati reminded the regional governments to refrain from using brokers for the process of disbursing transfer funds to the regions. She reminded that it was not in accordance with the prevailing governance.

Indrawati, during a speech at the transfer program to the regions and village funds in the 2019 budget year in Jakarta on Monday, said that the action had the potential to violate the law, as it was a corrupt behavior that could harm state finances.

"Many local governments, especially those newly elected district heads and their mayors, could easily be seduced by such things," he noted.

She stated that many brokers were operating and claimed to be able to help with the disbursement of the budget, including officials in the Ministry of Finance, who were caught red-handed by the KPK. This condition still occurs, because many local government employees have not fully obtained information regarding the procedures for disbursing transfer funds to the regions, even though distribution can be done through electronic-based networks.

To that end, the Ministry of Finance encourages commitment with the KPK, so that such practices of violation of the law in disbursing the state budget do not happen again, and the number of "white-collar" crimes committed by regional heads would decrease every year.

"We are working with the KPK to clean up and to encourage transparency and accountability, so that governance will be better," Indrawati revealed.

At present, there are various services in the form of website consultations, teleconferences, and information centers at the Directorate General of Fiscal Balance to provide information regarding the process of disbursing transfer funds to regions.

This network-based interactive process can be effective in suppressing leakage of goods expenditures, especially the cost of official travel, because the regional heads no longer need to come to Jakarta to obtain information about transfer of funds to the regions.

Previously, she also revealed that as many as 111 regional heads were related to cases of transfer of funds to regions that were not in accordance with governance, and most were involved in the process of channeling Special Allocation Funds (DAK).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EsI6me
December 11, 2018 at 06:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EsI6me
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Dukung Wanita Sarikat Islam, Menag: Ketahanan Keluarga Utama

Wanita Sarikat Islam (WSI) fokus dalam penguatan keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri peringatan satu abad Wanita Syarikat Islam (WSI) di Gedung Nusantara V MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (7/12) siang. 

Dalam sambutannya, Lukman mendukung agar kedepannya WSI terus memperkuat ketahanan keluarga. 

"Saya mendengar langsung dari Ketum WSI, saat ini dan ke depan WSI memiliki fokus perhatian untuk bagaimana memberikan ketahanan dalam keluarga. Dan ini sesungguhnya amat mendasar. Kita tahu keluarga sangat penting," ujar Lukman di Gedung Nusantara V MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (7/12).

Menurut Lukman, seorang ibu dalam keluarga merupakan sekolah pertama. Karena, menurut dia, seorang ibulah yang memberikan pendidikan pertama kali bagi setiap anak-anaknya. Namun, saat ini kasus kekerasan di dalam keluarga juga tak dapat dihindarkan. 

"Karena itu saya sangat senang jika WSI menfokuskan untuk penguatan keluarga. Karena saat ini angka kekerasan terhadap perempuan juga meningkat, perceraian juga banyak," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Wanita Syarikat Islam, Valina Singka Subekti menyampaikan bahwa Wanita Syarikat Islam mendukung sepenuhnya untuk segera direalisasikan UU penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

Hal tersebut dirasa sangat penting karena berdasarkan data yang ada menunjukkan bahwa semakin meningkatnya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak seperti KDRT, pelecehan seksual, dan tindak perkosaan serta kasus incest.

"Karena itu, WSI memandang sangat penting bagi WSI untuk memprioritaskan program-program penguatan ketahanan keluarga," kata Valina.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E6GZrh
December 07, 2018 at 06:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E6GZrh
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

DIY Waspadai Peningkatan inflasi Jelang Akhir Tahun

Inflasi bulanan pada November ini mencapai 0,46 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Budi Hanoto, mengungkapkan tekanan inflasi dapat berlangsung lebih tinggi, terlebih menjelang akhir tahu.Sebab, hal tersebut sejalan dengan peningkatan permintaan atau demand saat libur akhir tahun.

"Kondisi ini perlu diwaspadai," kata Budi, dalam keterangan resminya, Senin (03/12).

Tercatat, inflasi bulanan pada November ini mencapai 0,46 persen (mtm). Dengan inflasi tersebut, akumulasi inflasi sepanjang 2018 di DIY tercatat sebesar 2,08 persen (ytd). Sementara, laju inflasi tahunan mencapai 3,00 persen (yoy).

Menurut Budi, pencapaian ini tercatat lebih tinggi dibandingkan nasional yaitu sebesar 0,27 persen (mtm). Apabila dibandingkan dengan kondisi inflasi kota-kota di Pulau Jawa lain, lanjutnya, Yogyakarta menempati urutan kedua tertinggi setelah Kota Serang yang mengalami inflasi sebesar 0,47 persen.

Faktor utama pendorong inflasi karena terjadinya kenaikan harga dari sejumlah komoditas pangan. Selain itu juga adanya tekanan harga dari tarif transportasi umum.

Dalam mengantisipasi berlanjutnya tekanan inflasi ke depan, ada beberapa upaya yang dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY. Upaya tersebut di antaranya, melakukan pemantauan harga dan pasokan di pasar tradisional, pasar modern serta distributor

"Hal ini dilakukan bersama dengan Satgas Pangan dan aparat keamanan untuk menjamin kelancaran supply dan distribusi bahan pangan," tambah Budi.

Selain itu, dilakukan operasi pasar komoditi lainnya serta operasi pasar beras. Pun dengan optimalisasi Rumah Pangan Kita untuk penyaluran distribusi sembako, efektivitas Kios Segoro Amarto, Segoro Amarto Mobile, Toko Tani Indonesia, dan Toko Tani Centre dalam distribusi bahan pangan, juga dilakukan.

"Diharapkan stabilisasi harga di daerah dapat terus terjaga dan sasaran inflasi 2018 sebesar 3,5 persen (yoy) dapat tercapai," ujar Budi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PhOgX7
December 04, 2018 at 06:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PhOgX7
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

KPU akan Sosialisasikan Cara Mencoblos ke Disabilitas Mental

KPU tetap mendata penyandang disabilitas mental berdasarkan identitas kependudukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan, mengatakan pihaknya akan melakukan sosialisasi tentang pemilu dan tata cara pemungutan suara kepada penyandang disabilitas mental. KPU tetap mendata penyandang disabilitas mental berdasarkan identitas kependudukan.

"Kenapa perlu, karena kan tidak semua penyandang disabilitas ini memahami soal pemilu, bahkan masih ada yang tidak mengerti sama sekali," ujar Viryan kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/11).

Viryan melanjutkan, dalam pelaksanaan pemungutan suara nanti mereka bisa didampingi oleh pendamping atau tidak didampingi. Kepada penyandang disabilitas mental yang msih sehat tidak diperlukan hak pilih saat mencoblos nanti.

Sebaliknya, bagi mereka yang sedang dalam kondisi tidak sehat bisa didampingi oleh pendamping dari keluarga atau petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Karenanya, sosialisasi soal pemilu kepada penyandang disabilitas mental tetap perlu.

Viryan pun  mengungkapkan, pendataan penyandang disabilitas mental sebenarnya bukan hal baru dalam pemilu. Sebab, dalam pemilu-pemilu sebelumnya, pendataan semacam i ni sudah pernah dilakukan.

"Dalam regulasi kepemiluan sejak pemilu 1955 sampai  pemilu 2016, seluruh warga negara indonesia yang berusia 17 tahun atau telah menikah memiliki hak pilih termasuk di dalamnya penyandang disabilitas mental. Jadi tidak ada larangan (bagi penyandang disabilitas mental untuk menggunakan hak pilih). Yang dilarang (memilih) hanya mereka yang sudah dicabut hak pilihnya," tegas Viryan.

Baca juga: Suara Penyandang Disabilitas Mental Penting Diakomodasi

Kemudian, sebelum Pilkada 2015 lalu saat pembentukan UU Pilkada yang memiliki klausul bagi penyandang disabilitas mental. Ketika telah disahkan, UU Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada menyebutkan selain warga negara yang dicabut hak pilihnya dan tidak sedang mengalami gangguan kejiwaan atau ingatan boleh menggunakan hak pilih.

Selanjutnya, UU ini diuji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). MK lantas memutuskan mereka diberikan kesempatan sebagai pemilih kecuali, sedang mengalami gangguan ingatan atau mengalami gangguan kejiwaan permanen yang dibuktikan dengan surat dokter.

"Maka mereka nanti akan kami data berdasarkan dokumen kependudukan, yaitu [unya KTP-el atau suket. Dalam pendataan nanti, kamia akn menyasar Rumas Sakit Jiwa,, panti sosial dan rumah penduduk," tambahnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QhVaQO
November 23, 2018 at 06:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QhVaQO
via IFTTT
Share:

Tenaga Kerja Berkualitas Mengurangi Angka Pengangguran

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Peningkatan pada guru juga sangat penting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno menjelaskan, fokus utama untuk dunia pendidikan saat ini yakni revitalisasi SMA/SMK. Sandiaga ingin tenaga kerja dihasilkan dari sistem pendidikan yang berkualitas dan juga tuntas.

Sandiaga juga akan memikirkan nasib para pengajar. Menurut dia, peningkatan pada guru juga sangat penting.

Ia menambahkan, saat ini seharusnya bersama-sama memikirkan bagaimana para lulusan sarjana tidak menambah angka pengangguran di Indonesia.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DFjp4T
November 23, 2018 at 06:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DFjp4T
via IFTTT
Share: