Showing posts with label 2018 at 09:30PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:30PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Lazis Wahdah Bantu Korban Tsunami di Gubuk Persawahan

Sebagian besar warga masih mengungsi ketika malam hari di pegunungan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim relawan dari Lembaga Zakat Infaq Sedekah (Lazis) Wahdah Islamiyah kembali mengunjungi warga terdampak tsunami di Kampung Paniis, Pandeglang, Banten, Sabtu (29/12). Tim relawan melihat kondisi warga tersebut masih mengungsi. Mereka pun masih dalam keadaan memprihatinkan sepekan setelah bencana terjadi.

Sebagian besar warga masih mengungsi ketika malam hari di pegunungan dengan tenda seadanya. Sebagian juga memilih tinggal di gubuk persawahan.

"Kami sekeluarga lima hari sebelumnya mengungsi di gunung atas, baru beberapa malam ini tinggal di sini," ujar Ade (40 tahun) yang ditemui Relawan Wahdah Islamiyah di gubuknya.

Mereka kini berada di gubuk persawahan, setelah lima hari naik ke gunung untuk menghindari tsunami. Mereka bersyukur dapat selamat dari bencana yang menerjang hampir seluruh pesisir utara Banten ini. 

Di gubuk dengan dinding terbuka inilah dia tinggal sementara bersama sempat keluarga lainnya. Bersama anggota keluarga mereka masih mengungsi karena rumahnya telah rata diterjang tsunami.

"Alhamdulillah walau sekarang tinggal di kondisi seperti ini tetapi yang terpenting bisa selamat dari tsunami." lanjutnya sesaat setelah menerima paket sembako dari LAZIS Wahdah.

Tak hanya mengunjungi korban, tim relawan juga memberikan paket sembako kepada mereka. Rombongan pun menyalurkan 43 paket sembako lainnya di gubuk dan tenda pengungsian. Mereka menyalurkan bantuan secara langsung agar tepat sasaran kepada warga terdampak bencana tsunami. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BPcqUp
December 31, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BPcqUp
via IFTTT
Share:

Friday, December 28, 2018

Baznas akan Tingkatkan Pengumpulan Zakat 2019

Penggunaan dana ZIS turut membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan lebih meningkatkan kualitas penghimpunan dan penyaluran ZIS pada 2019.  

Wakil Ketua Baznas, Dr Zainulbahar Noor, mengatakan Baznas akan lebih intensif lagi dalam mensosialisasikan zakat dengan menggunakan perkembangan teknologi. 

Dia mengklaim Baznas semakin mendapatkan kepercayaan dari para calon muzaki dan muzaki. Karena itu, Baznas di 34 provinsi dan 514 kabupaten/ kota harus menggunakan akuntan publik (KAP) dalam penyusunan laporan setiap akhir tahun dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian. 

"Kemudian program Baznas ke depan melaksanakan standardisasi operasional dan pelaksanaan program dengan penyusunan Standard Operation Procedure (SOP) yang berlaku menyeluruh, hingga saat ini baru Baznas pusat dan Baznas Provinsi Jawa Barat yang mendapatkan ISO 9001-2015," kata Dr Zainulbahar kepada Republika.co.id, di Jakarta, Jumat (28/12). 

Ia menyampaikan, dana zakat kenyataannya adalah sumber dana besar yang dapat membantu pendanaan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Serta dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat.  

Maka Baznas tetap mengimbau kepada Pemerintah Indonesia supaya dapat membantu meningkatkan pengimpunan zakat. Supaya pemerintah mengeluarkan Perpres pembayaran zakat sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Baznas juga akan berupaya agar DPR RI dan Pemerintah Indonesia memperhatikan pelaksanaan amendemen UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Zakat. Supaya fungsi Baznas bisa lebih efektif lagi.  

Sebelumnya, Baznas pusat mencatat ada kenaikan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) pada 2018. ZIS dan DSKL yang dihimpun Baznas pusat tahun ini mencapai Rp 203 Miliar, sementara tahun sebelumnya Rp 154 Miliar. Artinya ada kenaikan sebesar 31,8 persen dari tahun sebelumnya.

Ketua Baznas, Prof Bambang Sudibyo, mengatakan, berdasarkan catatan Baznas pusat, penghimpunan ZIS yang dilakukan Baznas tahun ini melebihi target. Berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) awal tahun 2018, targetnya Baznas menghimpun ZIS dan DSKL sebesar Rp 200 Miliar, tapi Baznas bisa menghimpun Rp 203 Miliar.

Ia menyampaikan, meningkatnya jumlah penghimpunan ZIS yang dilakukan Baznas tidak lepas dari kinerja semua pihak. Penghimpunan dan penyaluran zakat juga semakin bermanfaat terhadap mustahik. 

"Program-program penyaluran dana zakat tahun ini juga lebih terukur dengan adanya pendampingan dan monitoring program sehingga mustahik merasakan manfaat yang lebih besar," jelasnya.

Baznas juga menginformasikan, jumlah seluruh penghimpunan ZIS yang dikumpulkan Baznas, Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan UPZ se-Indonesia diperkirakan mencapai Rp 8,1 Triliun. Baznas memang belum dapat menghitung pengumpulan LAZ dan UPZ se-Indonesia pada Desember ini.

"Tapi kami perkirakan dengan pencapaian tahunan Rp 6,24 Triliun, maka kita bisa dapatkan perkiraan pencapaian 2018 dapat tembus pada angka Rp 8,1 Triliun," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Th7UoW
December 28, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Th7UoW
via IFTTT
Share:

Gunung Anak Krakatau Meletus 15 Kali

Tinggi letusan Gunung Anak Krakatau teramati 200-300 meter.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung sepanjang setengah hari Jumat (28/12) teramati sebanyak 15 kali letusan. Tinggi letusan mencapai 200 hingga 3.000 meter dan warna asap hitam.

Dalam rilis diterima di Bandarlampung, Jumat malam, Deny Mardiono AMd, staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, menyampaikan, laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 28 Desember 2018, pukul 12.00 hingga 18.00 WIB, secara visual gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 100-200 meter di atas puncak kawah.

Teramati 15 kali letusan dengan tinggi 200-3.000 meter dan warna asap hitam. Asap letusan tidak berlanjut, teramati tipe letusan Surtseyan. Pada saat tidak ada letusan, puncak gunung api Anak Krakatau tidak terlihat lagi. Tidak terdengar suara dentuman dan tidak teramati awan panas.

Aktivitas kegempaan letusan 27 kali, amplitudo 12-25 mm, durasi 32-211 detik. Tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 4-25 mm (dominan 10 mm).

Gunung api di dalam laut dengan ketinggian 338 meter dari permukaan laut (mdpl) sepanjang pengamatan itu, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup kencang ke arah Timur. Suhu udara 29-32 derajat Celsius dan kelembaban udara 59-66 persen.

Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 Km dari kawah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CEXeeh
December 28, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CEXeeh
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

KPK Pastikan Penyidikan Kasus Century Jalan Terus

Penyidik sedang mengusut fakta-fakta dari persidangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memastikan  pengusutan kasus Bank Century terus berlanjut.

"Ya itu berjalan terus. Sampai sekarang berjalan terus. Makanya kan sudah banyak yang dipanggil sebagai saksi sebagai apa. Kami nanti akan simpulkan pada ekspose berikutnya siapa yang akan kami tersangkakan.Kasusnya kan berkembang terus," ujar Agus saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik sedang menyelidiki terkait dengan fakta-fakta yang muncul di sidang kasus Century.

Diketahui,dalam kasus Bank Century, Budi Mulya selaku pejabat Bank Indonesia saat itu terbukti bersalah melakukan korupsi dalam pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT. Bank Century, Tbk. dan proses penetapan PT. Bank Century, Tbk. sebagai bank gagal berdampak sistemik.

"Publik saya kira sudah mengetahui juga bahwa ada putusan di Pengadilan Tipikor yang sudah berkekuatan hukum tetap untuk salah satu terdakwa Budi Mulya pada saat itu, maka tentu KPK perlu mencari siapa pihak lain yang harus bertanggung jawab karena kami duga tidak mungkin kebijakan tersebut tidak mungkin perbuatan-perbuatan dalam kasus Bank Century itu hanya dilakukan oleh satu orang saja," terang Febri.

"Tetapi KPK tetap harus berhati-hati untuk melakukan proses itu sekarang masih di tahap penyelidikan dan materi penyelidikannya belum bisa kami sampaikan," tambah Febri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AgsxKB
December 25, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AgsxKB
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Jalan Utama Penghubung Anyer-Carita Sudah Bisa Dilalui

Jalan penghubung Anyer-Carita sempat putus oleh terjangan tsunami, Sabtu (22/12).

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Jalan Raya Cilegon-Pasauran yang menjadi jalan utama penghubung Pantai Anyer dan Carita sempat tertutup puing-puing akibat tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam. Saat ini, kondisi jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan dari kedua arah.

"Kami menyisir mulai dari kilometer 140 sampai Labuanagar mobilitas kendaraan tidak terganggu," kata Ketua Pelaksanaan Jalan Nasional II Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unit 01 Kementrian PUPR Toto Suharto di saat ditemui di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Ahad (23/12).

Namun, Toto mengaku bingung mencari tempat untuk membuang puing-puing tersebut. Untuk sementara, puing-puing hanya dipinggirkan dari jalanan.

Dia mengatakan, tiga dari tujuh alat berat sudah diturunkan untuk membersihkan puing-puing bekas tsunami. Empat unit alat berat tambahan akan diterjunkan pada Senin (24/12).

Tsunami menerjang pesisir Selat Sunda pada Sabtu malam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, proses evakuasi terhadap korban tsunami Selat Sunda masih terus berlanjut. Akan tetapi, tim evakuasi menghadapi kendala tersendiri saat melakukan pencarian.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, ada beberapa jalur evakuasi menuju ke lokasi bencana yang belum bisa dilalui. Jalurnya terputus akibat terjangan tsunami.

Selain itu, pohon tumbang juga menyulitkan proses evakuasi. Demikian juga dengan keberadaan material yang dibawa oleh arus tsunami yang memenuhi jalur evakuasi.

"Akses jalan masih belum semuanya bisa dijangkau, seperti Jalan Raya Serang-Pandenglang putus akibat diterjang tsunami dan Jalan Raya Tanjung Lesung yang tadi pagi sampai siang masih sukar ditembus akibat pohon tumbang dan material yang dihanyutkan tsunami," kata Sutopo di BPBD DI Yogyakarta, Ahad (23/12).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EN7nI5
December 23, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EN7nI5
via IFTTT
Share:

Saturday, December 22, 2018

PATUHI Ajukan Solusi Terkait Kebijakan Biometrik

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Banyak pihak merasa disulitkan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi menerapkan rekam biometrik oleh Visa Facilitation Services (VFS) Tasheel. Perekaman biometrik di VS Tasheel ini sebagai syarat calon jamaah umrah mendapatkan visa umrah. Karenanya, Permusyawaratan Antarsyarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (PATUHI) mengajukan solusi untuk permasalahan itu.

"Ada pun solusi terbaik dalam penerapan (kebijakan) rekam biometrik ini adalah dilakukan di embarkasi atau bandara keberangkatan jamaah saja," kata Sekretaris Jenderal PATUHI, H Muharom Ahmad melalui pesan tertulis kepada Republika.co.id, Sabtu (22/12).

Muharom menyampaikan alasannya mengapa rekam biometrik sebaiknya dilakukan di embarkasi atau bandara. Sebab Indonesia adalah negara yang terdiri dari 17.504 pulau dan 514 kabupaten/kota. Selain itu yang menjadi pertimbangan adalah total calon jamaah umrah lanjut usia mencapai 10 persen dari total jamaah umrah yang ada.

Ia juga menerangkan infografis calon jamaah umrah Indonesia. Pada 1439 Hijriah atau periode 2017-2018, tercatat ada sebanyak 1.050.000 jamaah umrah Indonesia. Jamaah yang umrah dengan biaya 3.000 dolar AS hingga 3.500 dolar AS berjumlah tiga persen dan didominasi jamaah dari kota besar. Jamaah yang umrah dengan biaya 2.500 dolar AS hingga 3.000 dolar AS sebanyak tujuh persen, juga didominasi jamaah dari kota besar.

Sedangkan, jamaah yang umrah dengan biaya 2.000 dolar AS hingga 2.500 dolar AS ada sebanyak 10 persen dan didominasi oleh jamaah dari kota-kota kecil. Kemudian jamaah yang umrah dengan biaya 1.600 dolar AS hingga 2.000 dolar AS sebanyak 30 persen. Mereka ini kebanyakan berasal dari pedesaan.

"Sementara jamaah yang umrah dengan biaya 1.300 dolar AS hingga 1.600 dolar AS yang terbesar dengan jumlah 50 persen. Ini didominasi calon jamaah dari pedesaan atau wilayah terpencil," ujarnya.

Muharom menegaskan, berdasarkan data infografis tersebut, maka ada 50 persen calon jamaah umrah akan kesulitan dengan kebijakan rekam biometrik di kantor VFS Tasheel. Sementara VFS Tasheel hanya ada di kota-kota besar saja.

Calon jamaah umrah juga terkendala waktu saat pulang pergi ke VFS Tasheel, antrean di VFS Tasheel yang panjang dan mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi serta penginapan saat pergi ke kantor VFS Tashell. Kebijakan rekam biometrik juga akan menghambat penjadwalan grup-grup umrah yang sudah dijadwalkan penyelenggara umrah.

"Untuk itu kami usulkan agar perekaman biometrik ini dilakukan di bandara embarkasi keberangkatan umrah saja, yakni di Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar. Hhal ini bisa dilakukan empat jam sebelum jadwal penerbangan," jelasnya.

Kementerian Agama (Kemenag) juga telah meminta Pemerintah Arab Saudi untuk meninjau ulang kebijakan rekam biometrik di kantor VFS Tasheel. Kepala Seksi Identifikasi dan Penanganan Masalah Ibadah Umrah dari Kemenag, Ali Machzumi mengatakan, calon jamaah umrah Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan.

Berita Terkait

Namun, geografis Negara Indonesia sangat luas dan berbentuk kepulauan. Sehingga masyarakat Indonesia membutuhkan moda transportasi darat, laut dan udara untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain. "Atas pertimbangan ini kami sangat berharap akan pertimbangan yang matang dari Pemerintah Arab Saudi (terkait kebijakan rekam biometrik)," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EIO2Ys
December 22, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EIO2Ys
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Umat Islam di Lampung Turun ke Jalan Bela Muslim Uighur

Aksi bela Muslim Uighur juga menyediakan donasi keliling yang digagas ACT Lampung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Sejumlah umat Islam dari berbagai elemen dan organisasi massa keislaman bersatu menggelar aksi damai turun ke jalan untuk membela Muslim Uighur yang tertindas di negaranya sendiri, Jumat (21/12). Mereka mendesak pemerintah Indonesia bersikap tegas atas penindasan Muslim Uighur oleh pemerintahan Republik Rakyat Cina.

Aksi umat Islam terdiri dari 49 organisasi dan elemen yang menamakan diri Forum Komunikasi Umat Islam Lampung tersebut bergerak dari depan Masjid Taqwa Jalan Kotaraja dan melakukan longmarch (berjalan kaki) Jalan Raden Intan menuju Bundaran Tugu Adipura, pusat Kota Bandar Lampung. Sepanjang jalan mereka berorasi bergantian mengecam tindakan pemerintahan komunis Cina yang menindas dan menganiaya Muslim Uighur.

Tak hanya kaum lelaki, aksi demo damai tersebut juga diikuti kaum perempuan dengan membaw spanduk, banner, dan bendera tauhid. Aparat kepolisian berjaga dan tidak menutup jalan, karena aksi berlangsung tertib dan kendaraan masih diperbolehkan melintas meski badan jalan menyempit.

Ulul, salah seorang orator aksi damai Bela Muslim Uighur mengatakan, umat Islam di Indonesia mayoritas melindungi umat agama lain yang minoritas, sedangkan umat Islam yang minoritas di negara lain malah sebaliknya menindas dan menganiayanya. Umat Islam minoritas tersebut berada di Pattani, Rohingya, dan terakhir Muslim di Uighur.

“Islam mayoritas di Indonesia melindungi umat (lain) minoritas. Kenapa di negara ada umat Islam minoritas malah ditindas dan dianiaya. Sedangkan kita umat Islam mayoritas di Indonesia hanya berdiam diri,” kata Ulul disambut takbir peserta aksi.

Ia mengatakan, Pemerintah Indonesia jangan berdiam diri dan buta mata dan hati dengan kejadian yang terjadi pada Muslim di dunia. “Pemerintah jangan berdiam diri, buta, dan tidak peduli. Kami minta pada Presiden Jokowi untuk mendengarkan kami rakyatmu,” katanya.

Sedangkan orator lainnya Ustadz Ansyori menyatakan, manusia di muka bumi ini harus beriman kalau tidak maka akan saling membunuh. Kenapa manusia saling menghilangkan nyawa manusia yang lain, karena mereka tidak beriman. “Itulah yang terjadi dengan Muslim Uighur, dimana rasa keimanan kita. Rebut kembali kekuasaan untuk menghentikan tindakan komunis Cina tersebut,” katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Indonesia malah dilecehkan negara-negara Internasional yang memiliki mayoritas Muslim terbesar di dunia. Menurut dia, Indonesia tidak memposisikan dirinya sebagai negara besar yang dapat berperan aktif menghentikan kesewenang-wenangan terhadap Muslim di Uighur.

Ia bersyukur masih ada anak-anak muda Muslim di Indonesia yang masih peduli dengan sesama Muslim dunia lainnya seperti di Uighur. Kepedulian umat Islam dengan saudaranyanya sesama umat Islama sangatlah penting. Muslim di Uighur tidak bisa shalat, dan mengerjakan syariat Islam, karena kekejamanan komunis Cina.

Menurut dia, umat Islam yang ada di Indonesia harus mendoakan umat Muslim Uighur, dan turut membelanya hingga bisa berangkat ke negera tersebut. "Antum anak muda siap berangkat, siap berangkat (membela Muslim Uighur)?" tanya Ustadz Ansyori dijawab siap dan takbir peserta aksi.

Sedangkan Abdurrais dari FKAR Lampung mengatakan, umat Islam di Indonesia adalah umat Muslim terbesar di dunia. Tanah dan langsit di Indonesia sama dengan tanah dan langit di Uighur. "Pantaskah kita untuk tidak berbelasungkawa atas yang terjadi saudara kita di sana. Adakah getaran hati untuk membela saudara sesama Muslim," ujarnya.

Aksi Bela Muslim Uighur di Lampung tersebut juga menyediakan donasi keliling yang digagas Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung. Para relawan ACT Lampung dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) berkeliling ke peserta aksi untuk menggalang dana yang akan disalurkan kepada Muslim Uighur dengan segera. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ShfsYw
December 21, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ShfsYw
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

TMII Tambah Tong Sampah Hadapi Libur Akhir Tahun

450 ribu pengunjung ditargetkan kunjungi TMII selama musim liburan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menambah jumlah tong sampah dalam menghadapi musim libur Natal dan Tahun Baru. TMII juga menambah jumlah petugas untuk mengarahkan masyarakat agar membuang sampah di tempatnya.

"Kami memperbanyak jumlah tong sampah di sejumlah titik yang ada di TMII. Ini dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya sampah plastik yang dibuang sembarangan pada saat musim liburan," ujar Panitia pekan liburan Natal dan Tahun Baru Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Dwi Windyarto.

Dwi mengatakan tong sampah yang disediakan merupakan tong sampah yang terpilah baik organik, anorganik dan juga kertas. TMII menargetkan ada sekitar 450 ribu pengunjung yang akan berkunjung ke tempat wisata yang terletak di wilayah Jakarta Timur itu pada saat libur Natal dan Tahun Baru.

Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Riyanto meminta agar pengelola tempat wisata di Tanah Air untuk menambah tong sampah untuk mengantisipasi membludaknya sampah plastik pada saat musim liburan. "Kami meminta agar pengelola tempat wisata untuk menambah tong sampah untuk mengantisipasi banyaknya sampah plastik. Pengelola tempat wisata harus menyediakan tempat sampah yang terpilah, baik yang organik dan anorganik," kata Bambang.

Bambang mengatakan kesadaran  masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah, yang organik dan anorganik masih kurang. Padahal pemilahan itu memudahkan petugas kebersihan untuk melakukan pengolahan sampah.

"Kalau kita bandingkan dengan petugas kebersihan kita dan luar negeri sungguh berbeda. Kalau di luar negeri, jumlah petugasnya paling hanya satu orang yang mengambil sampah, sedangkan di kita banyak sekali dan proses pemilahan sampahnya membutuhkan waktu lama," jelas Bambang.

Begitu juga kesadaran masyarakat akan sampah plastik juga sangat kurang. Untuk itu perlu upaya kolektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.

Komisi VII DPR, kata Bambang, saat ini sedang membahas mengenai peraturan mengenai limbah terutama sampah plastik dan dia juga mengamati banyak perusahaan yang kurang peduli dengan bahaya sampah plastik. "Sampah plastik ini sangat berbahaya sekali. Tidak hanya mencemari lingkungan, tapi juga berbahaya bagi manusia dan terurainya lama," kata Bambang lagi.

Data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Jumlah sampah plastik itu semakin bertambah ketika musim liburan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UOPgGs
December 16, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UOPgGs
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Direktur Persib Optimistis Jakmania-Bobotoh Satu Tribun

Bisa saja kedua suporter 'dipaksa' untuk bersinggungan langsung di dalam stadion.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung menyelesaikan kompetisi Liga 1 2018 di posisi keempat. Manajemen Persib mengevaluasi secara keseluruhan skuat Persib, termasuk mengenai pendukung Persib, Bobotoh.

Kejadian pada September 2018 lalu memiliki dampak tersendiri bagi Persib. Kehilangan Bobotoh bukan hanya mengakibatkan turunnya penampilan Persib tapi juga kerugian finansial karena laga kandang usiran luar Pulau Jawa.

Namun direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahyono mengakui kejadian tersebut bisa jadi momentum untuk Persib menjadi lebih baik. Termasuk kerasnya rivalitas dari Bobotoh dan pendukung Persija, Jakmania.

"Konflik (Bobotoh dan Jakmania) itu makin runcing. Kami bisa inisiasi melalui pertolongan suporter," kata Teddy di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Kamis (13/12).

Teddy menyatakan, Persib memang menjalin komunikasi dengan pentolan Bobotoh dari berbagai kelompok. Bahkan ia mengakui hubungan atasan Bobotoh dan Jakmania terjalin dengan baik. Namun yang menjadi masalah adalah di akar rumput.

Teddy menuturkan, bisa saja kedua suporter 'dipaksa' untuk bersinggungan langsung di dalam stadion. Tentunya dengan pengamanan ketat di awal masa percobaan. "Misal pada saat Persib lawan Persija di Gelora Bandung Lautan Api, ok, kita coba 500 orang The Jak dikawal oleh Bobotoh, benar-benar dijaga," tegas dia.

The Jak akan diberikan satu tribun bersama Bobotoh dengan pengawalan ketat. Persib juga menyediakan 5 hingga 10 bus untuk Jakmania dan dibantu dari komunitas Bobotoh dari manapun. "Sosialisasi dan komunikasi (dengan pentolan Bobotoh) sudah, karena lama-lama makin tidak karuan konfliknya," jelas Teddy.

Memang, tidak ada yang mengetahui awal mula rivalitas kedua suporter terbesar di Indonesia ini. Namun dengan usaha dan kerja sama, bukan tidak mungkin kedua belah pihak akan benar-benar berada di satu tribun yang sama. "Okelah rivalitas, tapi jangan sampai kebablasan kayak begitu. Saya sih kalau mau mencairkan mesti dari semua, kalau semakin dilarang makin memuncak dan tidak akan beres," jelasnya.

Teddy optimistis ketegangan kedua kubu suporter akan mencair di masa mendatang. Apalagi dengan berbagai macam insiden yang terjadi selama Liga 1 2018. Momentum tersebut dapat dijadikan sebagai ajang perdamaian kedua belah pihak. "Tapi tidak bisa hanya bicara di atas tanpa implementasi ke bawah. Kalau misal benar-benar dikawal 200-300 orang dijagain oleh Bobotoh kita saja, lama-lama makin besar jadi 1 tribun khusus."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CdGNoS
December 14, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CdGNoS
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Kemenpora Turunkan Pemandu Bakat di Kejuaraan Bali IFC

Kemenpora mengharapkan bibit pemain muda Indonesia muncul dari turnamen ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendatangkan pemandu bakat untuk memantau pemain sepak bola muda Indonesia yang turun pada kejuaraan U-15 Bali International Football Championship 2018 di Pecatu, Badung, Bali, 1-10 Desember 2018. Kemenpora mengharapkan bibit pemain muda Indonesia muncul dari turnamen ini.

"Selain dari Indonesia, kami juga mendatangkan pemandu bakat dari Spanyol," kata Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta di Jendela Bali Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali, Ahad (2/12).

Khusus dari Indonesia, pemandu bakal yang dihadirkan di antaranya mantan pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini, Ricky Yakobi, Rully Nere hingga Rudi Keltjes. Mereka akan memantau kemampuan pemain secara bergantian selama kejuaraan internasional pertama yang digagas Kemenpora itu.

Pada Bali IFC 2018, ada 12 tim dari sembilan negara yang berpartisipasi mulai dari Australia, Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Jepang, China, dan Korea Selatan. Untuk tuan rumah Indonesia menurunkan tiga tim setelah Timor Leste mengundurkan diri.

Tim pertama adalah timnas pelajar yang merupakan hasil Piala Menpora U-14 dan dilatih oleh Firman Utina. Berikutnya adalah Bali All Stars dan Bara FC yang merupakan gabungan pada pemain asal Badung dan SKO Ragunan.

"Tujuan kami mendatangkan pemandu bakat adalah untuk memudahkan PSSI dalam mencari pemain potensial. Selain itu kejuaraan ini juga untuk pematangan pemain kita," kata Raden Isnanta menambahkan.

Terkait pelaksanaan Bali IFC 2018, Raden Isnanta menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan salah satu langkah negara di Asia Pasifik untuk bersama-sama memajukan sepak bola. Selain ini adalah untuk meningkatkan sport tourism di Indonesia yang dimulai dari Bali.

Bali IFC 2018 terbilang cukup istimewa. Selain digelar oleh non-federasi, turnamen ini juga berlangsung di sebuah desa yaitu Pecatu. Meski demikian, untuk kualitas lapangan tidak diragukan lagi karena sudah mengadopsi standar internasional terutama rumput yang digunakan.

"Para peserta sudah meninjau Lapangan Pecatu dan mereka cukup puas dengan fasilitas yang kami miliki," kata Kepala Desa Pecatu, Made Karyana.

Sementara itu operator turnamen dari Gobolabali I Gusti Agung Putu Nuaba menjanjikan ada sesuatu yang berbeda dalam turnamen ini. Dia mengerahkan timnya yang berjumlah enam orang di lapangan untuk memantau pergerakan para pemain.

"Ada sesuatu yang lain yang kami berikan. Saat kompetisi nanti kami akan menilai mereka dalam bentuk statistik. Tujuannya adalah untuk memberikan masukkan kepada tiap pelatih negara peserta. Diharapkan statistik yang dijabarkan nanti bisa dijadikan bahan evaluasi," katanya.

Tim-tim yang turun di Bali IFC 2018, yakni Jepang (Progresso Sano FC), Cina (Hubei FA), Australia (Western Football), Korea Selatan (Busan Football Academy dan Gyeongnam Changnyeong SC), Filipina (Apuesto Bueno United FC), Thailand (Cruzeiro Academy Asia), Malaysia (Felda United FC), Singapura (Sporting CF SA) serta tiga dari Indonesia. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G3ZP4S
December 02, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G3ZP4S
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

Sekjen PDIP: Prabowo tak Paham Sejarah

PDIP mengomentari pernyataan Prabowo soal rencana Australia memindahkan kedubes

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto merespon pernyataan calon presiden Prabowo Subianto yang tak mempermasalahkan rencana Australia memindahkan kantor Kedutaan Besarnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Menurutnya, pernyataan tersebut menunjukkan ketidakpedulian Prabowo terhadap perjuangan rakyat Palestina

Ia pun menilai pernyataan tersebut keluar karena tidak memahami sejarah karena menafikan nasib rakyat Palestina. "Ini adalah pemimpin yang tidak paham sejarah," kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Sabtu (24/11).

Menurutnya, sudah sejak lama Indonesia mendorong kemerdekaan Palestina. Hal itu juga yang didengungkan Soekarno saat meminta Palestina ikut dalam KAA pada tahun 1955. Sebab kemerdekaan adalah juga hak segala bangsa, termasuk Palestina. Menurut Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu, Indonesia menolak tegas penjajahan, iimperialisme dan kolonialisme.

"Indonesia adalah negara antipenjajahan, antiimperialisme, dan antikolonialisme," katanya.

Baca juga: Ketua DPP Gerindra Bela Prabowo Soal Pernyataan Yerusalem

Tak hanya itu, Hasto juga mengingatkan bahwa Presiden Soekarno pernah rela memutuskan Indonesia tak ikut Olimpiade 1962. Keputusan itu sebagai bentuk protes atas hadirnya dua delegasi, Israel dan Taipeh.

"Karena itu sikap Prabowo itu nyata-nyata berbeda dengan sikap PDIP, berbeda dengan apa yang diperjuangkan Bung Karno dan nyata-nyata berbeda dengan apa telah diperjuangkan Presiden Jokowi," ujarnya.

Baca juga: Prabowo: Pemindahan Kedutaan Australia Bukan Masalah Bagi RI

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, tak mau mencampuri rencana pemerintah Australia memindahkan kantor Kedutaan Besar Australia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Hal tersebut dikatakan Prabowo usai acara Indonesia Economic Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (21/11)

"Kita sebagai pendukung Palestina, kita tentu punya pendapat sendiri. Tapi Aussie (Australia) juga merupakan negara independen dan berdaulat maka kita harus menghormati kedaulatan mereka," ujar Prabowo.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QfYzQ7
November 24, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QfYzQ7
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Dianggap Bernuansa LIberal, PAS Tolak ICERD

Umat Islam berkewajiban menolak konsep liberal yang menempatkan semua agama sama.

REPUBLIKA.CO.ID,  KUALA LUMPUR – Partai Islam Se-Malaysia (PAS) menyerukan umat Muslim di negeri itu untuk menentang ratifikasi Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (ICERD). Presiden PAS, Datuk Seri Abdul Hadi Awang, mengatakan seluruh Muslim memiliki kewajiban  menentang ICERD, yang menurutnya akan menempatkan Islam pada tingkat yang sama dengan agama-agama yang lain. 

Abdul Hadi mengatakan, ketentuan saat ini dalam Konstitusi Federal untuk melarang diskriminasi terhadap non-Muslim di negara itu sudah cukup dan jauh lebih baik daripada apa yang ICERD tawarkan. 

Dia mengatakan, orang-orang Malaysia telah menikmati kedamaian untuk waktu yang lama. Sedangkan setiap kelemahan dalam hal pelaksanaan, menurutnya, dapat diselesaikan secara mandiri tanpa perlu adanya perubahan kebijakan.

Menurut dia, Islam adalah agama resmi Federasi dan hak beragama adalah kontrak sosial yang lengkap dalam arti apa pun. Dengan demikian, umat Islam memiliki kewajiban menolak konsep liberal yang menempatkan semua agama secara sama.

“Wajar bagi semua pengikut agama untuk percaya bahwa agama mereka adalah agama yang benar, tidak berpikir bahwa itu sama dengan agama-agama lain," kata Abdul Hadi dalam sebuah pernyataan, dilansir di New Straits Times, Kamis (22/11).

Karena itulah, Abdul Hadi mengatakan Muslim harus menolak dan menghindari ICERD. Dia mengatakan definisi dari apa yang merupakan diskriminasi, hak dan keadilan bagi umat Islam serta pengikut agama lain berbeda dari mereka yang tidak beragama. 

Dalam hal ini, dia menegaskan mereka tetap teguh dalam keyakinan mereka bahwa definisi mereka adalah salah satu yang relevan untuk semua waktu. Menurutnya, definisi keadilan mereka adalah bahwa itu adalah sesuatu yang pantas untuk situasi tertentu.

"Karena itu, tepat untuk hak-hak khusus diberikan kepada kelompok-kelompok tertentu, seperti memberikan Bumiputera hak-hak khusus karena mereka telah dikesampingkan selama pendudukan kolonial. Pada saat yang sama, hak untuk beragama, ras lain, yatim piatu dan hak-hak khusus wanita tidak dapat ditolak," lanjutnya.

Abdul Hadi mengatakan, bahwa publik juga harus memahami perbedaan antara menjunjung tinggi satu agama dan hak untuk beribadah sesuai agama mereka masing-masing. 

Dia mengatakan, konsep Barat yang setuju dengan komunitas lesbian, gay, biseksual dan transeksual (LGBT), misalnya menganggap pelarangan budaya sebagai diskriminatif, itu bertentangan dengan semua agama karena bertentangan dengan sifat manusia.

Jika budaya LGBT diizinkan, ia menilai hal itu dapat menyebabkan berbagai masalah dalam keluarga dan masyarakat pada umumnya. Karenanya, hal itu dinilainya hanya berlaku untuk negara tanpa agama. Abdul Hadi menekankan agar ICERD ditentang, karena menurutnya itu adalah agenda Freemason untuk menghancurkan agama, ras dan negara.

"Muslim, mereka yang beragama, Bumiputera dan semua ras harus bersatu untuk menentang ICERD. Jangan terpengaruh oleh agenda Barat yang telah lama meninggalkan agama dan etika kemanusiaan yang sejati," tambahnya.  Kiki Sakinah 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r1qeGe
November 22, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2r1qeGe
via IFTTT
Share:

Gelandang Napoli: Semua Berjalan Baik dengan Ancelotti

Don Carlo dengan segudang pengalaman membawa pengaruh positif bagi mentalitas Napoli.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI -- Gelandang Napoli Piotr Zielinski optimistis timnya meraih kesuksesan musim ini. Pemilik Stadion San Paulo kembali bertarung memperebutkan scudetto Serie A Italia dengan Juventus.

Para pendukung Napoli, kata Zienlinski, yakin akan kemampuan tim kesayangannya. Juga semua staf yang bekerja di klub tersebut.

"Kami tim yang sangat kuat dan kami dapat melakukan hal-hal hebat," kata Zielinski kepada SportMediaset dikutip dari Football Italia, Kamis (22/11).

Napoli berada di posisi pertama Grup C Liga Champions Eropa. Dari empat pertandingan, Partenopei mengantongi enam poin.

Sebuah hasil sensasional, mengingat Napoli tergabung bersama Paris Saint Germain dan Liverpool. Sejauh ini pasukan biru belum terkalahkan.

"Sekarang kami harus menang melawan Red Star. Jika hal-hal berjalan seperti cara kami bermain (menghadapi PSG dan Liverpool), kami bisa lolos (ke babak knock out)," ujar Zielinski.

Zielinski menyinggung peran Carlo Ancelotti. Menurutnya, Don Carlo dengan segudang pengalaman membawa pengaruh positif bagi mentalitas Napoli. "Semua berjalan baik dengan Ancelotti," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FEpQYr
November 22, 2018 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FEpQYr
via IFTTT
Share: