Showing posts with label 2019 at 07:09PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:09PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

PBHMI Dukung Program Menteri Amran Ciptakan Petani Milenial

Menteri Pertanian bertekad menciptakan sejuta petani milenial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) mendukung program Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menciptakan petani milenial. Hal tersebut dimaksudkan untuk regenerasi petani sehingga profesi tersebut tetap ada dan produksi pangan berjalan melalui tangan produktif generasi muda.

Pada tahun ini Menteri Pertanian bertekad menciptakan sejuta petani milenial. Para petani tersebut diharapkan mampu produksi komoditas pertanian yang berorientasi tidak hanya mencukupi kebutuhan dalam negeri tapi harus kuasai pasar ekspor. 

“Ini bagi kami jalan baru kebangkitan sektor pertanian, karena petani milenial tidak hanya bertani tapi juga sekaligus menjadi pelaku usaha muda,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kemaritiman dan Agraria, Pri Menix Dey dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (28/5).

Pria jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menilai program menciptakan petani milenial dapat secepatnya terwujud. Sebab, Kementan sendiri selama pemerintahan Jokowi-JK telah membangun modernisasi pertanian dan menerapkan pertanian yang berbasis teknologi yang sangat maju. Misalnya, baru di pemerintahan sekarang, petani di pedesaan hingga perbatasan sudah menggunakan alat mesin pertanian mulai dari pra tanam, panen, hingga penanganan pasca panen yang sama dengan negara maju.

“Kita bisa lihat, Menteri Pertanian telah mulai membangun digitalisasi pertanian, traktor saja tidak hanya empat roda, tetapi juga sudah ada traktor yang cukup dikendalikan dengan remot kontrol. Begitu mesin panen jagung dan jagung sudah sangat maju sehingga inilah yang menjadi turbo penggerak generasi muda dengan mudahnya memilih jalan menjadi petani sukses,” terang Pri Menix.

Oleh karena itu, Pri Menix berharap agar program petani milenial secepatnya terwujud, maka perlu mendorong masing-masing daerah memiliki gerakan pengusaha muda pertanian berbasis teknologi pertanian 4.0. Hal ini sejalan dengan gagasan ekonomi ummat sebagai poros baru kebangkitan ekonomi Indonesia guna mengurai secara nyata kemiskinan yang didominasi masyarakat di level pedesaan.

Untuk memulai mewujudkan gerakan ini, perlu sinergitas PBHMI dengan Kementan untuk membuat preneur camp pengusaha muda pertanian. Dengan kegiatan ini, tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tapi juga mendorong petani muda bisa menciptakan nilai tambah dari suatu komoditas pertanian.

“Inilah jawaban dari apa yang disampakan Pak Presiden Jokowi bahwa untuk meningkatkan nilai devisa, harus dipacu kegiatan ekspor. Komoditas pertanian memiliki banyak komoditas bernilai ekonomis tinggi untuk diekspor,” pinta Pri Menix.

Capaian

Sementara itu, Mentan Amran dalam sambutannya menyebutkan capaian pembangunan pembangunan selama 4,5 tahun pemerintahan Jokowi-JK, di antaranya berhasil menekan inflasi bahan pangan dari 10,57 persen di pada 2014 menjadi 1,26 persen di 2017. Dari capaian ini, ada banyak negara yang dilampaui Indonesia, yaitu Jepang, Belanda, Kanada, Jerman, dan total ada 12 negara yang kita lampaui, sebentar lagi Amerika Serikat kita lampaui. 

“Capaian berikutnya di bawah pemerintahan Jokowi-JK, sambung Amran, ekspor komoditas pertanian hingga saat ini melonjak 26 persen, nilainya Rp1.700 triliun. Begitu PDB sektor pertanian naik 47 persen, total akumulasi nilainya Rp1.375 triliun atau separuh dari APBN,” sebutnya.

Amran bertekad sektor pertanian digerakkan petani milenial. Di tangan mereka sektor pertanian akan berkembang pesat, karena adanya terobosan yang mendongkrak hasil pertanian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I8eo5g
May 28, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I8eo5g
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

Hadapi Kemarau, Indramayu Buat Jadwal Gilir Air

Potensi kekeringan kerap mengancam sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Memasuki musim kemarau, potensi kekeringan kerap mengancam sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu. Untuk mengantisipasi hal itu, Pemkab Indramayu telah membuat jadwal gilir penggelontoran air dari hulu ke hilir.

Jadwal tersebut tertuang dalam surat bernomor 611/1905/D.PUPR-IM tentang Pengelolaan Distribusi Air Saluran Induk Cipelng. Surat tertanggal 21 Mei 2019 itu ditandatangani oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu, Omarsyah.

Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa air Saluran Induk Barat digelontorkan ke wilayah kerja UPTD Losarang selama delapan hari (8 X 24 jam) mulai Kamis, 23 Mei 2019 pukul 07.00 WIB. Untuk teknis pembagian tiap-tiap areal lahan, diserahkan ke UPTD PSDA Losarang dengan memprioritaskan areal kritis.

Selain itu, menugaskan kepala UPTD Bangodua dan kepala UPTD Cikedung sebagai alur penggelontoran air dari hulu ke hilir Saluran Induk Barat, agar dapat berkoordinasi dengan jajarannya. Hal itu untuk membantu penyelamatan tanaman padi dari ancaman kekeringan di wilayah kerja UPTD PSDA Losarang.

‘’Saya minta agar jadwal ini dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab,’’ tukas Omarsyah, dalam surat tersebut.

Terpisah, Dandim 0616/Indramayu, Letkol Agung Nur Cahyo, meminta agar semua pihak untuk membantu mengawasi jadwal tersebut. Dia menegaskan, jajarannya pun akan siap mengawal agar jadwal itu ditaati.

‘’Jika ada indikasi mafia air, tolong segera laporkan. (Mafia air) tidak boleh ada dan tidak boleh dipelihara,’’ tegas Agung, Ahad (27/5).

Agung menambahkan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari sejumlah koramil, daerah-daerah yang saat ini sudah mengeluhkan kekurangan air adalah Kecamatan Kandanghaur dan Kecamatan Losarang. Padahal, umur tanaman padi di kedua wilayah tersebut rata-rata baru sekitar satu sampai dua minggu.

‘’Jadi sedang sangat membutuhkan air,’’ kata Agung. 

Agung berharap, kekeringan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya tidak lagi terjadi kali ini. Untuk itu, upaya antisipasi, termasuk dengan jadwal giliran air, harus benar-benar terealisasi di lapangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K3Xg3d
May 26, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K3Xg3d
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Cerita Pengalaman Dai Indonesia Selama Ramadhan di Macau

Di Macau, seorang Muslim menjalani puasa Ramadhan 15 jam setiap hari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang dai ambassador Dompet Dhuafa, Ustaz Sukron Makmun menceritakan pengalaman dakwahnya selama bulan Ramadhan tahun ini di Macau. Di negara yang bertetangga dengan Hong Kong ini, dia mengemban amanah untuk berdakwah, khususnya bagi Muslimin Indonesia yang tinggal di sana.

Tiba di Macau pada Jumat (10/5) lalu, Ustaz Sukron baru menemukan satu masjid yang kecil dengan kapasitas sangat minim, layaknya musala. Meskipun kecil, tempat ibadah ini menjadi pusat kegiatan perantau Muslim dari berbagai negara. Bahkan, di sana juga diselenggarakan shalat Jumat.

Masjid ini dikelola para migran Pakistan. Pengelolaannya mendapat sokongan dana dari pelbagai pihak, semisal sekelompok orang asal Kuwait.

"Tiap akhir pekan, masyarakat Indonesia, dari berbagai kalangan, profesional, semi profesional dan pekerja migran Indonesia (PMI) juga berduyun-duyun ke masjid ini," kata Ustaz Sukron Makmun saat dihubungi Republika.co.id dari Jakarta, Ahad (19/5).

"Ada yang sekadar ingin bertemu sesama WNI, ada yang iktikaf, atau sekadar ingin cari udara atau suasana segar, karena letaknya di pinggir pantai," sambung dia.

Di masjid itu, tiap sore sejumlah ibu-ibu dari gabungan Muslimah Indonesia-Macau mengadakan pengajian. Selama Ramadhan, masjid tersebut juga digunakan untuk kegiatan buka puasa bersama.

Kegiatan ifthar atau buka puasa bersama itu diikuti para anggota berbagai majelis taklim yang ada. Di antaranya adalah MATIM, Halimah, Halaqah, Irsyad, dan lain-lain.

Takmir masjid Pakistan juga mengundang dai asal Myanmar, Syeikh Abdul Hamd, dan seorang hafiz dari Indonesia Ustaz Ersa untuk menjadi imam shalat Tarawih. "Acara yang diadakan oleh gabungan Muslimah Indonesia-Macau itu diikuti dengan penuh antusias oleh para Muslimah," kenang Ustaz Sukron.

Selaku dai ambassador Dompet Dhuafa, dirinya di masjid itu mengisi banyak rangkaian kegiatan selama Ramadhan. Mulai dari shalat Shubuh berjamaah, zikir bersama, kuliah tujuh menit (kultum) bakda subuh berjamaah, hingga buka puasa bersama, shalat isya berjamaah dan tarawih keliling.

Di Macau, seorang Muslim menjalani puasa Ramadhan dengan durasi waktu 15 jam. Waktu buka puasa di sana biasanya dilakukan pada pukul 18.58 sore. Namun, shalat tarawih biasanya dimulai pada pukul 23.00 dan selesai pukul 01.00 dini hari

Menurutnya, durasi shalat tarawih bisa berbeda-beda, tergantung tiap majelis taklim dan durasi sesi tanya jawab saat kultum. Ustaz Sukron juga melakukan tarawih keliling dari satu majelis ke majelis yang lain. Ia menuturkan, sebagian besar jamaahnya di Macau adalah kaum hawa.

Karena kegiatan yang padat itulah, Ustaz Sukron mengatakan dirinya harus mengondisikan fisiknya dengan baik. Seperti halnya mengatur waktu istirahat, pola makan, dan jenis makanan yang dikonsumsi.

"Jamaah selalu menyediakan aneka makanan atau kuliner yang menggoda selera. Dai dituntut harus dapat menahan diri dari makan dan minum, tidak hanya di siang hari, tapi juga di malam hari selepas Tarawih," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LVzfxX
May 19, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LVzfxX
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

Valencia Mengejar Tiket Terakhir Liga Champions

Tiket Liga Champions musim depan masih bisa terlepas dari genggaman Valencia.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Untuk pertama kalinya di pentas La Liga musim ini, Valencia akhirnya berhasil menempati peringkat keempat di papan klasemen sementara La Liga Spanyol. Kemenangan 3-1 atas Alaves dan kekalahan Getafe dari Barcelona pada akhir pekan lalu menjadi momen kunci keberhasilan Los Che menembus zona Liga Champions.

Kendati memiliki koleksi poin yang sama dengan Getafe, yaitu 58 poin dari 37 partai, tapi Los Che berhak menempati posisi keempat lantaran unggul jumlah selisih gol dibanding el Geta. Kebangkitan Los Che pada paruh kedua La Liga musim ini, dengan keberhasilan mengumpulkan 35 poin dari 17 laga, akhirnya membawa Los Che kini berada di posisi empat besar.

Namun, tiket Liga Champions musim depan masih bisa terlepas dari genggaman Valencia. Hingga laga pamungkas liga pada pekan ini, tiket tersebut masih berpotensi direbut oleh Getafe dan Sevilla.

Valencia tidak punya pilihan lain kecuali memenangkan laga terakhir La Liga pada Sabtu malam ini. Guna mengamankan tiket Liga Champions, El Che harus bisa membawa pulang kemenangan dari laga lawatan ke markas Real Valladolid.

''Sekarang kepastian lolos ke Liga Champions musim depan berada sepenuhnya di tangan kami. Namun, kami ingin memastikan hal tersebut dengan kemenangan di laga terakhir kontra Real Valladolid,'' kata penyerang Valencia, Santi Mina, seperti dikutip laman resmi klub.

Jika berhasil meraih kemenangan di Stadion Jose Zorilla, Valencia akan pertama kalinya menorehkan tiga kemenangan beruntun di pentas La Liga musim ini. Namun pelatih Valencia, Marcelino Garcia Toral, menegaskan kemenangan di Stadion Jose Zorilla bukan hanya berarti kepastian finish di peringkat keempat dan tampil di kancah Liga Champions musim depan.

Kemenangan di laga tersebut bakal menjadi modal besar buat Los Che kala menghadapi Barcelona di partai puncak Copa Del Rey pada Sabtu (25/5) mendatang. Hal ini terkait dengan suntikan kepercayaan diri dan mentalitas bertanding para penggawa Valencia, terutama jika mereka berhasil menuntaskan La Liga di posisi keempat.

''Apa yang kami perlu lakukan adalah meraih kemenangan di dua laga terakhir di musim ini. Jika kami bisa memastikan posisi di peringkat keempat lewat kemenangan di laga kontra Valladolid, maka itu akan meningkatkan moral para pemain di laga final Copa Del Rey. Untuk itu, sekarang kami akan fokus sepenuhnya di laga kontra Valladolid,'' kata Marcelino seperti dikutip laman resmi klub.

Marcelino menilai kondisi Real Valladolid yang dipastikan bakal bertahan di pentas La Liga, justru bakal memberikan tantangan tersendiri buat Los Che. Para penggawa Valladolid akan bermain tanpa beban dan terbebas dari kewajiban untuk meraih tiga poin.

Kemenangan 2-1 atas Rayo Vallecano, akhir pekan lalu, memang membawa Valladolid selamat dari ancaman degradasi. Berada di peringkat ke-16, tim berjuluk Albivioletas itu telah mengantongi selisih empat poin dari peringkat ke-18, Girona.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hr1bWb
May 18, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hr1bWb
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Korban Banjir di Bengkulu Butuh Air Bersih

Warga juga membutuhkan bantuan bahan pangan, pakaian, dan untuk perbaikan rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Warga dua desa di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, menjadi korban banjir bandang pada Jumat (26/4) malam. Mereka menyatakan membutuhkan pasokan air bersih.

"Kami membutuhkan air bersih, karena sumur di desa kami semuanya terendam lumpur sehingga untuk keperluan minum, mandi dan mencuci belum ada, saat ini kami hanya menggunakan air mineral bantuan pemerintah dan warga lainnya," kata Kepala Desa Tanjung Dalam, Ferry Marzoni, yang ditemui di Kapahiang, Ahad (28/4).

Ia mengatakan rumah warga desanya yang terdampak banjir tersebut mencapai 265 unit dengan jumlah penduduk mencapai 1.200 orang. Dari jumlah itu, satu rumah hancur dan satu lagi terbawa banjir.

Selain membutuhkan pasokan air bersih warga desa itu, tambah dia, juga membutuhkan bantuan bahan pangan. Selain itu, pakaian bekas maupun bantuan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak dan hilang terbawa banjir.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan kepala desa, banjir bukan hanya membuat dua rumah yang rusak berat dan hanyut. Ia mengatakan ada ratusan rumah terdampak sehingga merusak perabotan rumah tangga maupun peralatan elektronik warga.

Selain itu banjir ini juga merendam jalanan, jembatan, masjid dan sarana publik lainnya. Kemudian 130 hektare sawah juga terendam, kerusakan irigasi di lima titik, belasan hektare kebun kopi, puluhan karung beras dan padi hasil panen juga terendam air, termasuk ratusan ekor ternak unggas dan lainnya.

Sekda Kabupaten Kepahiang Zamzami Z yang ditemui saat meninjau lokasi banjir mengatakan, langkah yang sudah dilakukan pemkab daerah itu ialah membuka akses transportasi untuk jalur bantuan pangan. Pemkab Kepahiang juga mendirikan dapur umum, mendirikan posko layanan kesehatan serta akan mengirimkan pakaian bekas layak pakai.

"Kami sudah menginstruksikan kepada ASN di lingkungan Pemkab Kepahiang untuk membantu korban banjir baik berupa makanan maupun pakaian," ujarnya.

Selain itu, Pemkab Kepahiang juga akan membuka dapur umum tambahan di Desa Tanjung Dalam, karena dapur umum yang didirikan di Desa Air Hitam jangkauannya cukup jauh, serta mengirimkan pasokan air bersih.

Sebelumnya, banjir melanda tiga desa di Kecamatan Ujan Mas yakni Desa Suro, Desa Air Hitam dan Desa Tanjung Dalam mulai Jumat malam (26/4) sekitar pukul 22.00 WIB. Selain merendam ratusan rumah, ratusan hektare areal pertanian, puluhan ternak kambing mati, merusak jalan raya, jembatan serta tiga warga dinyatakan hilang terbawa banjir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UYn1sB
April 28, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UYn1sB
via IFTTT
Share:

Azerbaijan Siap Sambut Wisatawan Muslim

Azerbaijan miliki tempat-tempat bersejarah peninggalan Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Azerbaijan terletak di persimpangan antara dua kebudayaan dunia Eropa dan Asia, dan memiliki tempat-tempat bersejarah peninggalan Islam yang patut dikunjungi oleh para peziarah. Selain itu negara ini mempunyai kekayaan sumber alam.

Koridor Trans-Kaukasia dan infrastruktur yang tersedia di Azerbaijan menghubungkan Eropa dengan negara-negara Kaukasus dan Asia Tengah.

Negara yang pernah menjadi bagian dari Uni Soviet ini berbatasan dengan Rusia di sebelah utara, Georgia dan Armenia di barat, dan Iran di selatan. Negara yang berbentuk republik ini memiliki luas 86,6 ribu km2 dan populasi sekitar 10 juta merupakan sebuah negara dengan iklim dan alam yang unik.

Azerbaijan pertama kali berdiri sebagai sebuah negara Muslim pada tahun 1918 tetapi pada tahun 1920 ini bergabung dengan Uni Soviet dengan nama Republik Sosialis Soviet Azerbaijan. Setelah Uni Soviet runtuh tahun 1991, Azerbaijan kembali menjadi negara merdeka.

Baku adalah ibu kota sekaligus kota terbesar Azerbaijan. Penduduknya berjumlah lebih 2 juta jiwa. Berada di pantai Semenanjung Ab'eron bagian selatan, kota ini terdiri atas dua bagian utama: Pusat Kota dan Kota Dalam. Baku adalah salah satu kota tertua dan terbesar di Timur.

Pada tahun 2007, menteri budaya dari negara-negara anggota Organisasi Kerja sama Islam menyatakan Baku sebagai ibu kota Budaya Islam pada tahun 2009. Kota Dinding Baku - bersama dengan Istana Shirvanshah dan Qiz Qalasi didaftarkan ke Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2000. Menurut peringkat Lonely Planet, Baku merupakan salah satu dari 10 tujuan teratas di dunia.

Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta akan menyelenggarkan resepsi terkait dengan hari ulang tahun ke-101 Republik Demokratik Azerbaijan dan 100 tahun Dinas Diplomatik Azerbaijan.

Dalam suatu kesempatan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Azerbaijan, Ruslan Nasibov, menceritakan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai negaranya selama sedikitnya satu dekade belakangan dan hubungan diplomatik dengan Indonesia.

Secara khusus dia menawarkan para pelancong untuk mengunjungi sejumlah peninggalan bersejarah di negaranya.

"Orang-orang Indonesia bisa pergi ke Azerbaijan untuk berziarah dengan fasilitas visa on arrival," kata Ruslan. "Lebih 3 juta orang Azerbaijan pergi ke luar negeri antara lain untuk berlibur dan berbisnis."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GCtmzQ
April 28, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GCtmzQ
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

MUI: Jangan Tinggalkan Shalat Ketika Kampanye

Yunahar mengatakan shalat bagi Muslim harus dilaksanakan apapun keadaannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Yunahar Ilyas mengatakan bagi umat Islam shalat agar tidak ditinggalkan meski saat mengikuti kampanye Pemilu. Pernyataan itu menanggapi terdapat kampanye capres tertentu yang diselingi shalat berjamaah baru-baru ini. 

"Dalam acara apa saja ibadah tidak boleh ditinggalkan. Kalau sudah masuk waktu Subuh tidak shalat itu salah. Jangan karena kampanye tinggalkan shalat," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/4). Menurut dia, agama Islam itu hadir di berbagai unsur kehidupan, tetapi sebaiknya menghindari politik praktis. 

Selain itu, Yunahar menanggapi percampuran barisan (shaf) shalat antara perempuan dan laki-laki yang tidak sesuai syariah pada kampanye. Terkait bercampurnya shaf perempuan dan laki-laki, Yunahar mengatakan hal itu tidak menjadi persoalan jika dalam keadaan darurat.

"Shaf itu harus teratur depan belakang, laki-laki kemudian perempuan. Tetapi dalam keadaan darurat seperti di Masjidil Haram, Mekkah, itu diijinkan tidak urut. Islam mementingkan shalat dalam keadaan apapun," tegasnya.

Yunahar mengatakan shalat bagi Muslim harus dilaksanakan apapun keadaannya. Saat sakit dan tidak bisa berdiri maka boleh shalat sembari tidur, darurat dengan baju kotor juga tidak menjadi persoalan bahkan tidak ada baju sekalipun.

"Dalam keadaan apapun termasuk darurat, tidak bisa berdiri ya tidur, adanya baju kotor ya pakai, tidak ada pakaian dalam keadaan darurat tetap shalat," tambah dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2uXngEA
April 09, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2uXngEA
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Makin Banyak Pekerja Timor Leste Jadi Pemetik Buah Tasmania

Sekitar 2.500 pekerja asal Timor Leste mengantre untuk bisa bekerja di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Semakin banyak pekerja asal Timor Leste yang membantu panenan buah beri di Tasmania (Australia) dengan tahun ini 214 orang sekarang bekerja di empat pertanian di sana. Nilai industri beri di Tasmania, pulau terbesar yang terpisah dari benua Australia saat ini adalah sekitar 80 juta dolar Australia (sekitar Rp 800 miliar) setiap tahunnya.

Oleh karenanya setiap musim panen diperlukan pekerja untuk membantu. Para pekerja di Tasmania tidak mencukupi untuk melakukan hal tersebut.

Timor Leste adalah salah satu negara yang ikut dalam program Pekerja Musiman Australia (SWP), program dimana para pekerja dari terutama kawasan Pasifik datang ke Australia di masa panen buah. Para pekerja biasanya datang dengan kontrak selama enam bulan sehingga para pekerja asing ini bisa mendapatkan penghasilan sehingga bisa mengirim uang ke negara masing-masing.

Tahun 2018, ada sekitar 1.400 pekerja Australia yang bekerja di berbagai pertanian di Australia, dan 214 orang diantaranya bekerja di Tasmania. "Warga Timor Leste adalah cerita sukses di Tasmania," kata Lucy Rodgers dari Kedutaan Timor Leste di Canberra.

"Pertanian beri menyediakan lapangan kerja berimbang bagi pria dan wanita, dengan kebanyakan pertanian rationya 50:50 sehingga ini bagus bagi kesetaraan gender dan membuka kesempatan bagi pekerja perempuan asal Timor," ujarnya.

Salah satu pertanian itu adalah Burlington Berries di Cressy, yang mempekerjakan pemetik dari 35 negara dan tahun lalu baru mulai mendatangkan pekerja dari Timor Leste.

Bekerja sama dengan baik

Libby Sutherland dari Burlington Berries berkunjung sendiri ke Dili untuk mencari 20 pekerja yang diperuntukkan bagi pertanian tersebut di musim pertama program pekerja musiman tersebut. "Kami sangat puas dengan para pekerja ini," kata Sutherland.

"Mereka bisa dipercaya, mereka bisa diandalkan dan bisa bekerja dengan baik dengan pekerja Australia lainnya. Mereka bisa bekerja sama dengan baik, dan kami tahu bahwa mereka akan kembali lagi tahun depan melakukan hal yang sama, hal yang merupakan bonus besar baik bagi kami maupun bagi mereka," katanya.

Salah seorang pekerja itu adalah Surayah Khan, yang juga adalah guru sekolah menengah di Dili, dan di Burlington menjadi pimpinan pekerja dimana mereka memetik stroberi dan raspberi. "Saya berharap pengalaman yang kami dapatkan di Tasmania, bisa bermanfaat bagi negara kami," katanya.

"Saya ingin warga Timor Leste untuk memahami ketika kami bekerja di sini, dan ketika kami kembali ke Timor Leste, kami bisa mengubah pikiran dan berpandangan pertanian adalah bisnis serius," ujarnya.

Andrew Terry dari pertanian lainnya yaitu Tasmanian Berries juga sudah merekrut 20 pekerja asal Timor Leste musim ini dan berharap akan memperbanyak pekerja untuk tahun depan. "Mereka bagus, mereka juga senang bisa bekerja di sini. Saya kira pada awalnya suhu udara di Tasmania (yang dingin) mengejutkan mereka. Mereka bagus, dan pekerja keras," kata Terry.

Lewat program SWP ini ada sekitar 2.500 pekerja asal Timor Leste sedang berada dalam antrean untuk bisa bekerja di Australia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V1ZGSB
March 29, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V1ZGSB
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 26, 2019

Lembaga Keuangan Syariah Harus Bisa Ubah Persepsi Masyarakat

Industri syariah sangat membutuhkan keberpihakan terutama dari pemerintah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Komisi Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Ventje Rahardjo menyampaikan keuangan syariah memiliki ruang yang sangat luas untuk berinovasi. Meski demikian, yang terjadi saat ini adalah syariah berupaya mengikuti produk-produk yang tersedia di konvensional.

Ventje mengatakan ini membuat masyarakat masih menilai bahwa institusi keuangan syariah tidak ada bedanya dengan konvensional. Padahal lembaga keuangan syariah bisa membuat produk yang tidak bisa ditiru oleh konvensional.

"Ini tugas kita semua untuk menunjukkan keunikan, perbedaan, ada yang tidak bisa dilakukan konvensional tapi bisa di syariah," kata Ventje dalam Seminar Nasional INDEF di ITS Tower, Jakarta, Selasa (26/3).

Ia mengakui bahwa industri syariah sangat membutuhkan keberpihakan terutama dari pemerintah. Sebagai infant industry, keuangan syariah perlu insentif dalam jangka waktu tertentu agar bisa berkembang. Selain itu, ruang lingkup syariah sangat luas dan terintegrasi di semua sektor.

Finansial teknologi (fintek) dapat menjadi katalis. KNKS sendiri memiliki sejumlah program untuk meningkatkan peranan fintek, seperti dengan menyediakan ekosistem digital syariah contoh marketplace. Ventje mengatakan KNKS juga akan mendorong pembentukan perusahaan teknologi informasi melalui joint venture.

"Nantinya ia harus nirlaba dan memang dedikasinya untuk kemanfaatan," kata dia.

Perusahaan ini tidak akan dikelola oleh KNKS melainkan berdiri sendiri hasil kolaborasi. Tujuan utamanya melancarkan integrasi segala sektor syariah. Mulai dari keuangan syariah, sektor riil, hingga keuangan sosial syariah.

Pengamat Ekonomi Syariah yang juga Peneliti Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Indonesia, Yusuf Wibisono menyampaikan tidak berjalannya keuangan syariah karena terhambat di sektor riil. Sistem di Indonesia membuat sektor UMKM sulit berkembang.

"Bunga yang tinggi untuk sektor UMKM sekitar 20 persen, namun untuk korporasi hanya 10 persen," kata Yusuf.

Masyarakat kecil tidak hanya kesulitan akses pada keuangan tapi juga diberi beban yang berat. Yusuf menyampaikan seharusnya sektor syariah bisa berperan di sini karena syariah punya nilai kebajikan yang harus ditonjolkan.

Ini dapat jadi pembeda antara produk syariah dan konvensional. Yusuf mengatakan nilai syariah memang filosofis namun sangat fundamental. Bisnis ini tidak hanya dimaksudkan untuk memanfaatkan pasar saja tapi membawa kemanfaatan.

"Jadi seharusnya, kita punya bisnis model yang sangat beda, karena memang bukan hanya komersil tapi juga membawa kebajikan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Yitxbw
March 26, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Yitxbw
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

Kelola Potensi Daerah, Koperasi UMKM Bisa Manfaatkan PLUT

Dalam rentang 2013-2018 sudah berdiri 61 PLUT Koperasi UMKM di 26 provinsi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengharapkan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT KUMKM) bisa menjadi rumah besar bagi para pelaku KUMKM. Kehadiran PLUT diharapkan bisa mengelola potensi dan sumber daya yang dimiliki daerah.

"Untuk mewujudkannya, kita tak bisa hanya duduk berpangku tangan, tapi kita harus bekerja keras dan bekerja cerdas," kata Sesmenkop UKM Meliadi Sembiring, Senin (18/3).

Kerja keras tersebut diperlukan mengingat tantangan yang dihadapi  PLUT KUMKM beserta para konsultan pendamping juga akan sangat besar. Terutama pada struktur pelaku usaha di Indonesia yang dicirikan oleh dua persoalan besar.

Kedua persoalan itu adalah, ia melanjutkan, pertama, masih terjadi kesenjangan yang lebar antara pelaku usaha berskala besar, menengah, kecil dan mikro. Usaha besar dengan omset rata rata Rp 705,6 miliar per tahun, jumlahnya hanya mencapai 0,01 persen.

Usaha menengah dengan omset rata-rata Rp 23,7 miliar per tahun setara 0,09 persen pelaku usaha. Begitu juga dengan usaha kecil dengan omset rata rata Rp 1,34 miliar per tahun yang jumlah pelaku usahanya 1,1 persen.

"Dan terakhir usaha mikro dengan omset hanya Rp 68 juta per tahun yang mendominasi komposisi pelaku usaha nasional sebanyak 98,8 persen," ujar dia.

Kedua, kata dia, adalah persoalan lemahnya keterkaitan usaha di antara pelaku usaha. Kemitraan usaha yang sehat sebagaimana pesan UU No 20 tahun 2008 tentang UMKM belum berkembang.

"Persoalan kesenjangan struktur ekonomi inilah yang menjadi salah satu dasar dalam menyusun pemberdayaan UMKM dengan mendorong dan menfasilitasi bagaimana agar usaha mikro khususnya dapat cepat berkembang dan naik kelas," kata Meliadi.

Ia menilai, dalam perjalanannya PLUT KUMKM masih memghadapi berbagai kendala, khususnya untuk mampu bekerja secara profesional dan berkesinambungan dalam upaya mempercepat terwujudnya UKM naik kelas.

Oleh sebab itu, kebijakan dan program pengembangan PLUT KUMKM  masih perlu ditinjau untuk direvitalisasi, baik dalam rangka memperkuat kebijakan aspek legalnya, pengembangan program layanannya maupun peningkatan profesionalisme kompetensinya.

Sementara itu Asdep Pendampingan Usaha Deputi Restrukturisasi Usaha Eviyanti Nasution mengatakan, dalam rentang 2013-2018 sudah berdiri 61 PLUT KUMKM di 26 provinsi dan 35 kabupaten/kota yang didukung 330 tenaga konsultan.

"Pada 2019, jumlah konsultan akan ditambah 20 sehingga total menjadi 350 orang konsultan," ujarnya pada acara Forum Koordinasi dan Evaluasi Program PLUT-KUMKM di Jakarta.

Ia menambahkan, forum koordinasi dan evaluasi PLUT KUMKM ini bertujuan untuk merumuskan program kerja 2019 sekaligus menggalang komitmen menciptakan PLUT mandiri dan profesional.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JkpXu7
March 18, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JkpXu7
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 6, 2019

Pelatih Persebaya Klaim Persib Lebih Diuntungkan

Persebaya kehilangan empat pemain yang harus membela timnas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persebaya Surabaya akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (7/3). Dalam gelaran ini, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, dipastikan melakukan rotasi.

Hal ini karena empat pemain Persebaya, Otavio Dutra, Ruben Sanadi, Osvaldo Haay, dan Rachmat Irianto dipanggil oleh timnas Indonesia. Djanur, sapaan akrab Djadjang menyatakan, hal itu menguntungkan kubu Persib.

"Kalau soal untung-untungan, kami yang sebenarnya rugi karena ada lima pemain kami absen, sementara Persib cuma satu. Itu jadi keuntungan buat Persib," kata Djanur di Lapangan Pusdikpom, Cimahi, Rabu (6/3).

Persib memang hanya kehilangan Febri Hariyadi. Djanur menilai Persib tanpa Febri tetap menjadi Persib yang kuat. "Semua pemain di sana cukup berkualitas, jadi ketika ini gak main itu gak main, (pertandingan) ini sama imbang, sama baik, sama bagus jadi tetap harus kami waspadai," katanya.

Di sisi lain, Djanur juga menyoroti keputusan pelatih Persib, Miljan Radovic, yang memaksakan diri untuk menurunkan Esteban Vizcarra. Padahal, Vizcarra baru saja pulih dari cedera lengan. "Termasuk Esteban, dia punya kelebihan tersendiri walaupun cukup lama absen di pertandingan. Kalau dia comeback besok di pertandingan itu juga akan jadi perhatian kami," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ERtk7B
March 06, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ERtk7B
via IFTTT
Share:

Rumah Zakat Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Kuansing

Rumah Zakat juga memberikan bantuan berupa sembako dan 240 kaleng kornet Superqurban

REPUBLIKA.CO.ID, KUANSING -- Rumah Zakat Action kembali menurunkan tim relawannya dalam aksi kemanusian di Desa Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantansingingi (Kuansing). Sebanyak empat orang tim relawan di turunkan langsung menuju lokasi dampak banjir di lokasi tersebut.

Suardi sebagai Koordinator Lapangan menjelaskan, ketinggian air diperkirakan satu hingga dua meter. Sudah 325 rumah terendam banjir, 15 rumah rusak parah, 823 jiwa ada yang mengungsi ke rumah keluarga.

"Ada yang masih tetap tinggal di dalam rumah yang masih bisa ditinggali," ungkapnya, beberapa waktu lalu seperti dalam siaran pers.

Rumah Zakat juga memberikan bantuan berupa sembako dan 240 kaleng kornet Superqurban untuk disebarkan. Jarak tempuh yang dilalui dari Kota Pekanbaru sekitar lima hingga enam jam perjalanan dengan menggunakan mobil. Sesampainya dilokasi, relawan langsung berkoordinasi dengan kepala desa setempat.

Kepala Desa Petapahan, Syafrilis sangat berterima kasih kepada relawan yang sudah turun untuk membantu seluruh warga di Desa Petapahan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VFhItU
March 06, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VFhItU
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Aksi Penyelundupan Barang Antik Suriah Berhasil Digagalkan

Pelaku menyelundupkan barang antik ke negara-negara tetangga Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, DARAA – Otoritas Cabang Keamanan Kriminal Daraa, Suriah menangkap anggota kelompok penyelundup sejumlah barang antik yang akan diselundupkan ke luar Suriah.

Dengan bantuan perantara, pelaku menyelundupkan barang antik ke negara-negara tetangga Suriah. 

Kepala Cabang Keamanan Kriminal Daraa mengatakan pihaknya menangkap salah satu dari anggota kelompok penyelundup barang antik itu setelah menerima informasi tentang sekelompok orang yang menggali diam-diam dan mengumpulkan serta menjual barang antik itu ke luar negeri. Dari pelaku didapati barang bukti berupa ribuan keping arkeologi. 

“Potongan-potongan arkeologis yang disita termasuk koin emas, perunggu dan tembaga, di samping itu ada barang tembikar dan gelas, segel cap batu, serta perhiasan,” seperti dilansir SANA pada Kamis (14/2).

Pelaku mengaku bahwa dirinya membeli barang-barang antik tersebut dari orang-orang yang menggali dan mengumpulkannya di berbagai lokasi di Daraa. 

Diduga pelaku memiliki keterkaitan dengan pedagang barang antik ilegal yang merupakan warga Suriah yang tinggal di Arab Saudi. 

Untuk diketahui, Daraa merupakan kota di Suriah yang dulunya bagian dari wilayah kuno Hauran.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GIlQVD
February 14, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GIlQVD
via IFTTT
Share:

Dua Karya Siswa ESOA di Pameran Perlindungan Orangutan

Angel ingin mengajak masyarakat untuk memperjuangkan keberlangsungan ekosistem

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Erudio School of Art (ESOA) mengirimkan dua karyanya untuk dipamerkan dalam pameran seni rupa bertema perlindungan terhadap Orangutan yaitu #ARTFORORANGUTAN3 “A GOOD LIFE FOR ORANGUTAN” yang akan digelar di Jogja National Museum, Yogyakarta pada 14-17 Februari 2019 mendatang. Dua karya ini lolos dari tahap seleksi untuk pameran yang bekerja sama dengan Komunitas Gigi Nyala ini.

Karya pertama yaitu berjudul “Hand in Hand” yang merupakan karya mix media oleh Gavrila Angelina, siswa kelas 3. Karya ini dalam bentuk payung yang bagian luarnya berwarna putih, sedangkan di bagian dalamnya bergambar pepohonan di hutan.

Uniknya di karya ini, gagang payungnya berbentuk tangan berwarna putih yang seolah-olah sedang mengulurkan tangan. “Dengan karya ini, saya ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggenggam tangan spesies payung ini dengan erat dan bersama-sama memperjuangkan keberlangsungan ekosistem mereka yang tak ternilai dan tak tergantikan harganya,” kata siswa yang kerap disapa Angel ini, Kamis (14/2).

Sedangkan karya yang kedua merupakan karya kolaborasi dari tiga siswa kelas 1 yaitu Athira H. Shaumi, Steffany Andrea dan Carlene Leta dengan judul “Loepa”. Mereka menggunakan medium digital pixel art dalam membuat karya ini.

Pameran #ARTFORORANGUTAN3 “A GOOD LIFE FOR ORANGUTAN” merupakan seri ketiga dari Center for Orangutan Protection (COP) dalam membuat pameran amal untuk mengkampanyekan perlindungan, rehabilitasi dan menghentikan kekerasan terhadap satwa liar, terutama orangutan. Pameran ini terbuka untuk umum dan tidak ada pungutan biaya masuk.

Erudio School of Art (ESOA) sendiri merupakan institusi non-formal yang fokus pada seni rupa dan desain setara dengan Sekolah Menengah Atas berbasis proyek. Visi ESoA adalah menjadi institusi inspiratif yang menciptakan lingkungan hidup lebih baik melalui edukasi seni. Misi ESoA adalah menciptakan lingkungan belajar yang memaksimalkan potensi dan keunikan setiap murid melalui seni rupa dan desain untuk menumbuhkan kreativitas, semangat dalam bereksplorasi, dan pencarian identitas diri dengan filosofi demokrasi dalam edukasi.

ESOA percaya bahwa setiap anak memiliki hak yang sama dengan orang dewasa untuk memutuskan segala hal menyangkut minat mereka, terutama dalam proses belajar, murid dan orang dewasa dapat bersama-sama menjadi sumber informasi. Selain itu, ESOA adalah salah satu pusat pengembangan seni rupa dan desain di Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tnJJtU
February 14, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tnJJtU
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 12, 2019

Timnas U-22 Kembali Raih Hasil Imbang

Skuat Garuda Muda bermain imbang 1-1 pada laga uji coba menghadapi Madura United.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKALAN — Timnas Indonesia U-22 belum mampu meraih kemenangan jelang tampil pada Piala AFF U-22. Skuat Garuda Muda bermain imbang 1-1 pada laga uji coba menghadapi Madura United FC di Stadion Bangkalan, Madura, Selasa (12/2). Hasil seri tersebut menjadi yang ketiga kalinya terjadi pada laga uji tanding tim asuhan Indra Sjafri.

Timnas Garuda Muda mampu menahan permainan agresif yang ditonjolkan Madura United selama 40 menit. Menjelang turun minum, para penggawa Laskar Sape Kerrab baru mampu membuka keunggulan. Slamet Nurcahyo menjebol gawang timnas yang kali ini dikawal kiper Nadeo Argawinata pada menit ke-41. Skor 1-0 menutup babak pertama.

Pada babak kedua, para pemain timnas kerja keras membalas. Namun permainan solid Madura membuat setiap serangan ke lini pertahanan kerap patah. Indra pun mulai merotasi pemain untuk mengubah keadaan. Akan tetapi, gol yang dinanti tak kunjung datang. Baru pada menit ke-90 striker Marinus Wanewar menyelamatkan Garuda Muda dari kekelahan setelah tendangannya membungkam kiper Muhammad Ridho. Skor pun berubah menjadi 1-1. 

Sebelumnya, skor 1-1 juga timnas U-22 dapatkan saat uji tanding menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Ahad (10/2). Sebelum itu, Garuda U-22 juga bermain imbang 2-2 saat menghadapi Bhayangkara FC, Rabu (6/2). 

Hasil ini sebetulnya tak bisa dikatakan buruk. Sebab rangkaian hasil seri tersebut menghadapi lawan-lawan dari tim-tim papan atas Liga 1 2019 yang berisikan penggawa senior dan asing.

Tiga kali uji coba tersebut diharapkan mampu memotivasi skuat Garuda Muda sebelum tampil di turnamen internasional yang bakal dihadapi pekan depan. Usai uji coba dengan Madura, para pemain timnas U-22 akan terbang ke Kamboja untuk mengikuti Piala AFF U-22. Indonesia tergabung di Grup B bersama tuan rumah, Malaysia, dan Myanmar. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tkm9hw
February 12, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tkm9hw
via IFTTT
Share:

Generasi Muda Diimbau Jaga Akidah Saat Hari 'Valentine'

Anak muda Muslim sudah sepatutnya mencontoh Rasulullah SAW.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Menjelang pertengahan bulan Februari, mulai marak kebiasaan merayakan Hari Valentine. Perayaan dari budaya luar itu tidak jarang diklaim sebagai "Hari Kasih Sayang."

Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan imbauan terkait Hari Valentine. Menurut wakil ketua komisi tersebut, KH Agus Abdul Ghofur, generasi muda Muslim sebaiknya tidak ikut-ikutan budaya asing.

Lebih lanjut, dia berharap kaum Muslimin, utamanya dari generasi muda, untuk menjaga akidah. Mereka dinilainya harus kembali kepada tuntunan ajaran agama Islam serta mencontoh teladan Rasulullah SAW.

"Generasi muda Muslim dalam rangka menghadapi bentuk kebudayaan sosial di masyarakat, wajib menjaga akidah kita," kata KH Agus Abdul Ghofur kepada Republika.co.id, Selasa (12/2).

Baca juga: MUI: Umat Islam Jangan Ikuti Perayaan 'Valentine'

Kiai Agus juga mengingatkan generasi muda Muslim untuk memahami prinsip kasih sayang menurut ajaran Islam. Caranya dengan menyimak kembali sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW (sirah Nabawiyah).

Dia menjelaskan, Islam merupakan agama yang menyebarkan kasih sayang kepada seluruh alam (rahmatan lil 'alamin). Dalam diri Rasulullah SAW juga terdapat sifat pengasih dan penyayang. Oleh karena itu, Kiai Agus menegaskan, sudah sepatutnya umat Islam mengikuti tuntunan beliau SAW. 

"Kasih sayang itu tentu sudah menjadi bagian dari sikap seorang Muslim tanpa harus diistimewakan di hari-hari tertentu. Kita setiap hari harus berkasih sayang (kepada sesama manusia)," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GEVunK
February 12, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GEVunK
via IFTTT
Share:

Friday, February 1, 2019

Tahun Ini, Antam Genjot Produksi dan Penjualan

Peningkatan produksi didorong oleh naiknya kapasitas smelter.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Aneka Tambang (Antam) berencana untuk menggenjot penjualan emas pada 2019 ini. Jika pada 2018 penjualan emas Antam tercatat sebanyak 28 ton, maka di tahun ini Antam menargetkan penjualan emas bisa mencapai 32 ton.

Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo menjelaskan peningkatan penjualan emas tersebut juga sejalan dengan target peningkatan produksi emas. Jika pada 2018 produksi emas antam mencapai 1,9 juta ton, maka tahun ini Arie menargetkan produksi hingga 2 ton.

Arie mengatakan, peningkatan volume penjualan emas ini ditopang oleh peluang pasar domestik produk logam mulia yang masih terbuka. "Ini seiring dengan tingkat pembelian emas oleh masyarakat yang semakin positif dan meningkatnya kesadaran untuk berinvestasi emas," ungkap Arie di Dharmawangsa, Jumat (1/2).

Selain peningkatan penjualan emas, Antam juga berencana untuk meningkatkan produksi feronikelnya hingga 30 ribu TNi (ton feronikel dalam nikel). Produksi ini naik 23 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 24.652 TNi.

Baca juga, Antam Catat Penjualan Bersih Rp 25 Triliun

Dia mengatakan, peningkatan produksi ini karena kapasitas smelter atau pemurnian hasil mineral meningkat. Peningkatan itu karena smelter di beberapa tempat milik perusahaan sudah selesai.

“Kapasitas smelter 13.500. Selain itu kan ada GB Gavernis di Tanjung Buli. Ini lagi financing, diharapkan mungkin dalam dua bulan lagi sudah bisa selesai,” ujar Arie.

Sedangkan untuk bijih nikel, Antam mematok target produksi sebanyak 10,5 juta wet metric ton (wmt), meningkat 14 persen dari tahun 2018 yang sebesar 9,2 juta wmt. Sedangkan target penjualannya sebesar 8 juta wmt atau naik 18 persen dari tahun 2018 yang ada di angka 6,7 juta wmt.

Sementara untuk komoditas bauksit, Antam menargetkan produksi tahun ini sebanyak 3,1 juta wmt atau naik 152 persen dari tahun 2018 yang sebesar 1,2 juta wmt. Targetnya, Antam mampu menjual 3,2 juta wmt bauksit atau meningkat 140 persen dari tahun lalu yang sebanyak 1,3 juta wmt.

Adapun pada tahun lalu, Antam mengklaim menorehkan capaian produksi dan penjualan feronikel serta penjualan emas yang tertinggi sepanjang sejarah. Dikutip dari situs resmi Antam, pada tahun lalu, volume produksi unaudited feronikel sebesar 24.868 TNi, sedangkan untuk penjualan unaudited feronikel pada tahun 2018 sebanyak 24.135 TNi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Bfl2UR
February 01, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Bfl2UR
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 30, 2019

BRI Catat Laba Bersih Rp 32,4 Triliun

Penyaluran kredit BRI terhadap segmen UMKM tercatat sebesar Rp 645,7 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat laba bersih Rp 32,4 triliun pada 2018. Jumlah tersebut naik 11,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2017 sebesar Rp 29 triliun.

Direktur Utama Bank BRI Suprajarto mengatakan salah satu pendorong profitabilitas yakni penyaluran kredit ke sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus meningkat. Hingga akhir Desember 2018, portofolio penyaluran kredit BRI terhadap segmen UMKM tercatat sebesar Rp 645,7 triliun.

"Ini setara 76,5 persen dari total penyaluran kredit BRI," kata dia dalam paparan kinerja BRI di Kantor BRI, Jakarta Pusat, Rabu (30/1).

Angka ini lebih tinggi dibandingkan proporsi kredit UMKM BRI di akhir tahun 2017 sebesar 75,6 persen. Ia menambahkan, hal tersebut selaras dengan strategi perseroan yang terus fokus memberdayakan dan mengembangkan ekonomi kerakyatan dengan menyediakan akses permodalan terhadap pelaku UMKM di Indonesia. 

Untuk simpanan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI di akhir Desember 2018 tercatat Rp 944,3 triliun. Tumbuh 12,2 persen secara dari tahun ke tahun. Aset BRI pun terkerek di angka Rp 1.296,9 triliun, tumbuh 15,2 persen dibandingkan posisi Desember 2017 sebesar Rp 1.126,2 triliun. 

Faktor lain pendorong profitabilitas Bank BRI yakni mampu meningkatkan efisiensi dalam proses bisnis. Tercermin dari penurunan BOPO, dari 70,7 persen pada akhir Desember 2017, menjadi 70 persen pada akhir 2018.

Selain itu, struktur dana murah (CASA) BRI meningkat dari 59 persen di akhir tahun 2017 menjadi 60,1 persen pada Desember 2018. Rasio lainnya, yakni LDR BRI berada di angka cukup ideal di kisaran 89,3 persen dengan CAR 21,3 persen. 

"Bank BRI berhasil mempertahankan kinerja positif yang berkelanjutan di tengah kondisi ekonomi yang cukup menantang sepanjang tahun 2018," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UsQAOa
January 30, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UsQAOa
via IFTTT
Share:

Friday, January 25, 2019

Waskita Karya Siap Bangun Tol Atas Laut di Kaltim

Waskita menargetkan bisa merampungkan tiga proyek jalan tol pada tahun ini

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- PT Waskita Karya (Persero) menyatakan siap membangun tol di atas laut yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser di Kalimantan Timur, apabila dipercayakan mengerjakan proyek tersebut. Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra mengungkapkan panjang tol di atas laut nantinya akan membentang sekitar enam kilometer.

Saat ini sedang tahap penyiapan proyek, salah satunya adalah kajian studi kelayakan. "Ini benar-benar di atas laut yang dalam,  maka studinya tidak bisa main-main, sedang kami siapkan," katanya saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/1).

Diperkirakan tol tersebut akan membutuhkan nilai investasi di atas Rp 10 triliun untuk membangun tol di atas Teluk Balikpapan. Menurut dia, apabila perusahaan yang ia pimpin ditunjuk untuk mengerjakan proyek tersebut, maka akan bisa segera dimulai tahun depan.

Sebelumnya, Waskita Karya menargetkan bisa merampungkan tiga proyek utama pembangunan jalan tol pada 2019 yakni jalan tol Trans Sumatera, Jakarta-Cikampek II Elevated dan ruas Pasuruan-Probolinggo. "Yang jadi target nasional dari Terbanggi Besar sampai ke Palembang. Persisnya sampai di Kayu Agung sepanjang 185 km. Pemerintah meminta agar tol itu bisa dipakai masyarakat saat Lebaran," kata Gusti.

Gusti menuturkan proyek tol Trans Sumatera itu merupakan bagian dari proyek ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dimiliki oleh PT Hutama Karya (Persero). Meski ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri Juni mendatang, ia mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi jika target penyelesaian meleset.

"Kalau pun tidak bisa selesai 100 persen, kami akan coba seperti di Jawa kemarin, yaitu memberlakukan tol fungsional," katanya.

Lebih lanjut, Gusti menjelaskan proyek lainnya yang paling penting adalah Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated yang ditargetkan rampung sebelum Lebaran. Proyek itu, menurut dia, bergantung pada material box girder sepanjang 60-70 meter yang perlu dipabrikasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SadSLa
January 25, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SadSLa
via IFTTT
Share:

Thursday, January 24, 2019

IPHI Sulsel Temukan Praktik Penggunaan Visa Haji Korsel

IHRAM.CO.ID, MAKASSAR— Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Selatan menemukan temuan mengagetkan tentang temuan oknum jamaah haji memakai visa Korea Selatan namun menggunakan bahasa daerah Bugis. 

"Tahun kemarin ada yang ketemu, dia pakai (Haji) visa Korea tetapi pakai bahasa Bugis. Saya tidak tau apa dia kerja di sana, jadi ambilnya dari sana," Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang saat melalukan audiensi dan silaturahmi ke Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah di Lounge Kantor Gubernur Sulsel di Makassar, Kamis (24/1). 

Agus yang merupakan mantan wakil gubernur Sulsel dua periode itu mengatakan jamaah yang menggunakan visa negara lain sepatutnya menjadi perhatian. 

Dia sekaligus berharap semua proses bisa berjalan sesuai prosedur.  "Dia pakai visa jatah Muslim Korea, di sanakan ada bebeberapa persen, tahun lalu ada laporannya," kata Agus.

Selain membicarakan haji dan umrah, Agus juga menyampaikan terkait persiapan pergantian pengurus IPHI Sulsel yang direncanakan pada 26 Januari mendatang. Pihaknya sekaligus mengundang dan berharap kehadiran Gubernur Sulsel pada acara tersebut. 

Agus menyampaikan, seiring dengan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat, minat masyarakat untuk melakukan ibadah haji dan umrah juga semakin bertambah. 

"Ini karena kesejahteraan masyarakat meningkat, jadi daftar tunggu haji saja itu sampai 30 tahun, ada kabupaten 36 tahun, terendah 22 tahun. Ini baru Sulsel. dan animo untuk melakukan umroh juga tinggi," sebutnya 

Agus juga mengatakan IPHI memiliki peranan untuk bermitra dengan pemerintah. Sehingga tidak timbul masalah dalam pelaksanaan haji dan umrah. 

"Dari dulukan sudah saya wanti-wanti, jangan sampai ada tergiur dengan haji dan umrah (berbiaya murah) sehingga bersoal, hasilnyakan kelihatan, saya dari dulu ingatkan," kata dia.   

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B0HJfr
January 24, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B0HJfr
via IFTTT
Share: