Showing posts with label 2019 at 09:12PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:12PM. Show all posts

Sunday, May 19, 2019

Kemacetan di Pintu Keluar Tol Brebes Barat Diantisipasi

Sistem satu jalur akan diterapkan dari KM 29 Cikarang sampai KM 263 Brebes Barat

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES – Pemerintah memastikan sistem satu jalur akan diterapkan dari kilometer 29 Cikarang sampai kilometer 263 Brebes Barat. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan pemudik di Tol Trans Jawa pada momen Idul Fitri tahun ini.

Dengan diberlakukannya sistem satu arah, kepadatan di persimpangan tepat setelah pintu keluar Tol Brebesa Barat akan dapat ditanggulangi. Demikian disampaikan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setiyadi.

Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi kepadatan di pintu keluar Tol Brebes Barat, pemudik akan diarahkan. Sebagian dari mereka diminta dapat keluar di pintu tol sebelumnya.

"Masyarakat kan yang turun di pintu Tol Pejagan juga banyak ke Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, hinnga Wonosobo,” kata Budi Setiyadi saat meninjau jalur mudik di Pintu Tol Brebes Barat, Ahad (19/5).

Budi menegaskan, masyarakat juga dapat keluar dari pintu tol mana saja sehingga tidak semuanya terpusat di Brebes Barat. Meski sistem satu jalur ditetapkan dari Cikarang sampai Brebes Barat, semua pintu keluar tol di sepanjang jalur tersebut akan tetap dibuka.

Bagi pemudik yang akan menuju ke arah Banjarnegara, Wonosobo, dan Temanggung tidak harus keluar di Brebes Barat. “Pemudik bisa keluarnya ke Tegal, Slawi langsung ke arah Purbalingga kemudian baru langsung ke Banjarnegara,” jelas Budi.

Pemerintah akan menerapkan sistem satu jalur saat arus mudik mulai 30 Mei sampai 2 Juni 2019. Selanjutnya, saat arus balik juga akan diberlakukan sistem satu arah dari ruas Tol Palimanan kilometer 189 sampai Cikarang kilometer 29 pada 8-10 Juni 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JsnM71
May 19, 2019 at 09:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JsnM71
via IFTTT
Share:

Thursday, April 18, 2019

Beyonce Beri Penghormatan untuk Michelle Obama

Michelle Obama masuk dalam 100 Orang Paling Berpengaruh versi Time.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Penyanyi Beyonce memberi penghormatan pada mantan Ibu Negara Amerika Serikat (AS) Michelle Obama yang masuk dalam kategori 100 Orang Paling Berpengaruh versi Majalah Time. Beyonce juga menyebut Michelle sebagai mantan ibu negara brilian dan agung. Bagi pelantun “De Javu” ini, mencintai Michelle adalah keharusan.

“Itu adalah sesuatu yang datang secara alami karena pembawaan dirinya, ia mirip kita dan dia bergerak di bidang di mana kita sebagai orang Amerika kulit hitam seperti tidak  ditakdirkan berada di sana, tetapi dia tampak sangat kuat,” kata Beyonce melalui tulisan di daftar tahunan majalah tersebut, seperti dilansir NBC News, Kamis (18/4).

Penyanyi peraih Grammy itu mengambarkan istri dari mantan Presiden AS Barack Obama sebagai seseroang yang kuat dan ambisius. Beyonce menyanjung Michelle yang menggunakan posisinya untuk membantu orang lain.

Beyonce bersyukur putra dan putrinya dibesarkan di dunia di mana Michelle Obama bersinar sebagai harapan yang menginspirasi untuk berbuat dan menjadi lebih baik lagi.

“Ia memberdayakan kami semua untuk menghadapi ketakutan dan menjadi lebih dari sekadar hebat,” ujarnya.

Selain Michelle Obama, bintang NBA LeBron James, Presiden AS Donald Trump, penyanyi Lady Gaga dan Ariana Grande, dan Paus Francis juga berada dalam daftar 100 Orang Paling Berpengaruh versi Time. Demikian juga dengan penasihat khusus Presiden AS Robert Mueller dan Christine Blasey Ford yang secara terbuka menuduh calon Mahkamah Agung saat itu Brett Kavanaugh melakukan serangan seksual.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KQBx0L
April 18, 2019 at 09:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KQBx0L
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Bekraf: Deregulasi DNI Kian Positif Bagi Industri Perfilman

Dalam dua tahun terakhir, industri film nasional terus tumbuh.

REPUBLIKA.CO.ID,UNGARAN—Kebijakan Pemerintah berupa deregulasi bidang usaha yang masuk dalam Daftar Negatif Investasi (DNI) terus memberikan angin segar bagi industri perfilman yang ada di tanah air.

Dalam dua tahun terakhir, industri perfilman nasional terus bertumbuh dan kian menjanjikan sebagai sebuah peluang investasi, dari salah satu sub sektor yang dibidangi oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) tersebut.

Kepala Bekraf, Triawan Munaf yang dikonfirmasi mengatakan, industri perfilman nasional kini semakin menggeliat, menyusul adanya kebijakan deregulasi DNI tersebut.

“Dari yang awalnya hanya 1.000 layar, sekarang sudah menjadi 1.800 layar dalam waktu dua tahun terakhir,” ungkapnya, di sela membuka kegiatan ‘Festival Kuliner Kabupaten Semarang’ di Alun- alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/3).

Pun demikian, jelas Triawan, dengan jumlah penonton film nasional yang juga menunjukkan pertumbuhan menggembirakan. Dari 16 juta penonton, sekarang sudah menjadi 52 juta penonton.

Ini karena dampak deregulasi DNI oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Paket kebijakan ekonomi nomor 10 tersebut memegang peranan penting bagi perkembangan dunia film layar lebar di tanah air.

Sebab, semakin tingginya jumlah penonton yang menyaksikan film produksi domestik tersebut, tentu merupakan hal yang sangat positif bagi masa depan industri perfilman di tanah air.

“Artinya dengan semakin banyaknya jumlah penonton film domestik, maka diharapkan juga akan semakin mendorong banyak investor kembali melirik peluang pada industri film nasional,” tandasnya.

Seperti diketahui --dalam rangka mendorong industri film nasional-- salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah adalah dihapuskannya bidang usaha yang masuk ke dalam daftar DNI.

Kebijakan ini juga berarti semakin memperluas kesempatan para investor untuk berinvestasi pada industri perfilman domestik. Sehingga kebijakan juga kian membuka peluang untuk memperluas pasar film nasional.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Hpyb2u
March 16, 2019 at 09:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Hpyb2u
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Pecundangi Home United, Persija Lewati Ujian Pertama

Kemenangan ini membuka asa Persija tampil di fase grup Liga Champions Asia.

REPUBLIKA.CO.ID, KALLANG -- Persija Jakarta berhasil melewati ujian pertama putaran perdana babak kualifikasi Liga Champions Asia 2019 setelah membungkam tuan rumah Home United FC. Laga antara kedua kesebelasan di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, pada Selasa (5/2), berakhir dengan skor 1-3 untuk Persija.

Pelatih Persija Ivan Kolev datang ke Singapura membawa sejumlah pemain pinjaman dari Madura United FC, yakni striker Alberto ‘Beto’ Goncalves dan Jaimerson da Silva. Sayang Jaimerson tak bisa main di laga kali ini lantaran sanksi kartu merah musim lalu di laga AFC Cup 2018. Dalam formasi 4-3-3, tim Macan Kemayoran menyertakan Beto.

Pemain naturalisasi dari Brasil itu kali ini diposisikan sebagai gelandang sayap menemani Riko Simanjuntak. Di lini depan, Kolev mengandalkan bomber Marko Simic. Sedangkan pelatih Home United, Saswadimata Dasuki melawan dalam formasi 4-4-2. Ia mengandalkan duet striker asing dan lokal Isaka Cernak dengan Adam Swandi. Hasilnya, sepanjang laga dua kesebelasan berhasil menyajikan pertandingan sengit.

Di awal-awal laga, para penggawa Macan Kemayoran berhasil mendominasi permainan awak Para Pelindung. Persija mampu unggul cepat pada menit ke-9. Lewat sepakan bebas dari Ramdani Lestaluhu, bek Hoo Wai Loon, malah menyundul bola ke arah gawangnya sendiri. Skor 0-1 milik Persija. Home United baru mampu membalas pada menit ke-43 lewat gol gelandang sayap Song Ui-young. Babak pertama dua kesebelasan berbagi skor 1-1.

Mengawali babak kedua, Kolev menukar gelandang bertahan Sandy Suthe dengan Tony Sucipto. Persija kerja keras mengembalikan keunggulan. Para pemain Home United tak mau kalah berusaha membalikkan keunggulan. Namun dominasi permainan anak-anak Jakarta membuat tuan rumah kembali kebobolan. Persisnya pada menit ke-55, umpan silang dari sektor kanan oleh Riko disambut cepat dengan kepala Beto.

Skor menjadi 2-1 untuk Persija. Tertinggal satu gol, memicu para pemain Home United untuk membalas. Sepanjang menit 60-an, para pemain tuan rumah mencoba membangun serangan bertubi. Tetapi lini pertahanan solid Maman Abdurrahman dan Ryuji Utomo, berhasil mematahkan setiap usaha menyamakan skor dari para pemain lawan. Di menit ke-69, peluang emas milik pemain belakang Abdul Hameed, berhasil dimentahkan kiper Andritany Ardhiyasa.

Penyelamatan tersebut, menjadi aksi gemilang yang keempat kalinya oleh kiper timnas Indonesia tersebut. Di menit ke-71, Kolev terpaksa menukar gelandang tengahnya, Fitra Ridwan yang terkapar di pinggir lapangan. Posisinya digantikan Yan Nasadit. Pelatih Dasuki baru merespons rotasi tim lawan tersebut pada menit ke-74, untuk menyegarkan lini tengahnya dengan menukar dua pemain sekaligus. Akan tetapi, pergantian kubu tuan rumah tersebut juga tak mampu mematahkan permainan Persija.

Sampai menit ke-80, Persija tetap unggul dengan permainan yang agresif. Home United yang berusaha melawan tampak kesulitan mencari satu gol balasan agar kedudukan imbang. Sekali peluang didapatkan Song lewat umpan matang dari Wai Loon. Tetapi, Andritany bergeming dari sarangnya karena bola melantur ke di atas mistar gawang. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Home United kembali jebol di menit ke-85.

Lagi-lagi, peran Riko yang menjadi penentu. Serangan cepatnya dari sektor kanan berhasil melewati dua pemain bertahan tuan rumah.

Pemain asal Pematang Siantar itu berhasil melepas umpan lambung ke areal penalti Home United. Simic yang menunggu di depan gawang, mudah saja meneruskan bola. Kiper Rudy Khairullah pun tak mampu mengantisipasi sarangnya dijebol untuk ketiga kalinya. Skor menjadi 3-1 untuk Persija. Sampai menit ke-90, Persija tetap unggul. Tambahan waktu lima menit dari wasit, pun tak mampu menyelamatkan Home United.

Kemenangan atas Home United tersebut memberi harapan bagi Persija untuk tampil di penyisihan grup Liga Champions Asia. Namun masih ada dua pertandingan kualifikasi yang harus dihadapi Ismed Sofyan dan kawan-kawan.

Setelah ini, Persija kembali tandang ke markas New Castle Jets wakil dari Australia, pada 12 Februari. Pada kualifikasi terakhir, Macan Kemayoran kembali tandang ke Jepang, menghadapi juara Liga Champions Asia 2018, Kashima Antlers.

Pada babak kualifikasi ini, Persija wajib menang di semua laga jika ingin tampil di babak penyisihan grup Liga Champions Asia. Namun andai pun kalah, tim Macan Kemayoran tetap punya satu slot di kompetisi level kedua Asia, di AFC Cup 2019 bersama PSM Makassar. Kedua tim tersebut menjadi wakil klub Indonesia di level Asia musim ini setelah berhasil menjadi juara dan runner-up Liga 1 2018.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I64ULp
February 05, 2019 at 09:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I64ULp
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Momen Madrid Balaskan Kekalahan Memalukan

Poin penuh dari jamu Madrid membuat Alaves saat itu naik ke posisi ketiga klasemen.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Real Madrid bertekad mengamankan poin penuh dari laga menjamu Deportivo Alaves untuk menjaga peluang bersaing memperebutkan gelar juara La Liga Spanyol. Laga di Santiago Bernabeu yang akan digelar pada Ahad (3/2) malam waktu setempat ini sekaligus menjadi momen balas dendam atas kekalahan pada awal Oktober lalu.

Madrid yang saat itu masih dilatih Julen Lopetegui, dipaksa membawa pulang kekalahan 0-1 dari markas Deportivo Alaves. Hasil tersebut memperpanjang rekor buruk Madrid yang gagal memetik kemenangan dalam tiga laga sebelumnya.

Los Merengues sebelumnya kalah 1-0 dari CSKA Moskow di Liga Champions. Dan, dua laga La Liga sebelumnya Madrid kalah 0-3 dari Sevilla dan bermain imbang 0-0 dengan Atletico Madrid.

Poin penuh dari menjamu Real Madrid membuat Alaves saat itu naik ke posisi ketiga klasemen dengan nilai 14. Adapun Madrid tertahan di posisi dua juga dengan nilai 14, namun unggul selisih gol dari Alaves.

Senin (4/2) dinihari WIB nanti Madrid punya peluang membalaskan kekalahan memalukan dari Deportivo Alaves tersebut. Perlahan tapi pasti, Real Madrid mulai menemukan kembali performa terbaiknya.

''Kami bertekad meraih kemenangan di semua laga,'' gelandang serang Real Madrid, Lucas Vazquez, seperti dikutip Football Espana. ''Ini adalah Real Madrid, kami akan terus bertarung hingga akhir musim.''

Lima kemenangan dari enam laga terakhir di semua ajang mampu diraih oleh pasukan asal Ibukota Spanyol tersebut. Tiga kemenangan beruntun di La Liga mampu membawa Los Blancos kembali ke persaingan papan atas klasemen sementara Liga Spanyol.

Real Madrid Siap Kembali ke Papan Atas

Sergio Ramos Minta Real Madrid Tetap Solid

Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, pun mengaku senang karena skema permainan dan strateginya berjalan dengan sempurna. ''Di tiga laga terakhir, semuanya berjalan sempurna dan berada di tempatnya,'' ujar Solari, seperti dikutip dari laman resmi klub, pertengahan pekan ini.

Dalam sepekan terakhir, pelatih asal Argentina itu menyebut permainan Real Madrid begitu luar biasa. Diawali dari kemenangan 2-0 dari Sevilla, Madrid kemudian mencukur Eibar 4-2,di kancah Copa Del Rey. Dan, skuad Santiago Solari terakhir membenamkan Espanyol 4-2 di kancah La Liga Spanyol pada akhir pekan lalu.

Catatan tiga kemenangan beruntun ini menjadi modal berharga buat Madrid untuk tampil apik di tiga kompetisi, terutama dari Liga Spanyol. Los Blancos, julukan bagi Real Madrid, pun mampu mencetak 10 gol dalam tiga laga terakhir tersebut. ''kami berhasil mencetak banyak gol,'' kata Solari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UAC0Ej
February 03, 2019 at 09:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UAC0Ej
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 22, 2019

Menkumham Bantah Rencana Pembebasan Baasyir Bermotif Politis

Menkumham mengatakan pihak keluarga Baasyir sudah mengusulkan sejak setahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membantah tudingan jika rencana pembebasan Ustaz Abu Bakar Baasyir bermotif politik. Menurutnya, sudah sejak setahun lalu, pihak keluarga Ustaz Baasyir mengusulkan soal pembebasan itu.

"Ada orang yang mengatakan, wah ini ada tujuan politik. Hanya kebetulan saja waktunya. Saya katanan, sejak satu tahun sebelum ini sudah diusulkan keluarga dan pengikut beliau (Ustaz Baasyir). Keluarga dan beberapa pengikut beliau mengusulkan dengan alasan usia yang sudah udzur. Kami pertimbangkan, kami rapat," tegasnya di Jakarta, Selasa (22/1).

Lebih jauh Yasonna menjelaskan, sudah ada permintaan dan niat sejak setahun yang lalu mengingat usia Ba'asyir yang semakin tua. Serta ada keinginan keluarga di Solo, agar Baasyir dipindahkan ke rumahnya di Solo.

"Sementara UU tidak memungkinkan itu. Kami tawarkan untuk dipindahkan ke Solo. Tidak di gunung Sindur, mengingat umur sudah uzur kami bantu berdasarkan pertimbangan kemanusiaan, tapi keluarga mengatakan, kalau hanya di lapas, ya di Sindur saja. Karena dekat dengan fasilitas kesehatan," jelasnya.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly menegaskan ada syarat penting yang harus dipenuhi terkait dengan pembebasan narapidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir.

"Kalau semua syarat dipenuhi, sebetulnya pada tanggal 13 Desember sudah kami keluarkan. Ada syarat penting yang dimintakan sesuai dengan ketentuan hukum. Akan tetapi, sampai sekarang belum dipenuhi," kata Yasonna saat jumpa pers di Gedung Kementerian Hukum dan HAM RI, Jakarta, Selasa.

Untuk diketahui, Abu Bakar Ba'asyir sudah berhak memperoleh pembebasan bersyarat karena sudah lebih 2/3 menjalani masa putusan pidananya. Artinya, Abu Bakar Ba'asyir berhak menerima pembebasan bersyarat pada tanggal 13 Desember 2018.

"Beliau kalau memenuhi syarat keluar pada tanggal 13 Desember lalu. Dalam proses sebelum 13 Desember pun sudah melakukan segala persyaratan administratif yang dibutuhkan untuk itu, sampai mulai ada timbul persoalan yang kemarin timbul debat di publik setelah pernyataan Pak Yusril," ucap Yasonna.

Sebelumnya, pengacara Yusril Ihza Mahendra mengungkap dirinya berkoordinasi dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) soal Abu Bakar Ba'asyir yang menolak menandatangani setia pada Pancasila.vYusril menjelaskan soal Abu Bakar Ba'asyir yang tidak mau menandatangani syarat untuk bebas bersyarat, salah satunya soal setia pada Pancasila.

Atas dasar tersebut, Yasonna mengungkapkan bahwa Pemerintah masih melakukan kajian yang mendalam soal pembebasan Abu Bakar Ba'asyir tersebut.

"Kami masih melakukan kajian yang mendalam dari berbagai aspek tentang hal ini, hukum, dan juga secara ideologi seperti apa konsep NKRI-nya, keamanannya dan lain-lain. Itu yang sekarang sedang digodok dan sedang kami bahas secara mendalam bersama Kementerian yang lain, itu saja," ujar Yasonna.

Ia pun menyatakan bahwa Pemerintah sampai saat ini belum memberikan status bebas pada Abu Bakar Ba'asyir. "Belum," ucap Yasonna singkat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2U6PDuM
January 22, 2019 at 09:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2U6PDuM
via IFTTT
Share: