Showing posts with label 2019 at 01:37PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:37PM. Show all posts

Sunday, May 19, 2019

Mahasiswa Banten tak Tanggapi Ajakan People Power

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Banten duga aksi ditunggangi organisasi lain.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Banten tidak menanggapi adanya ajakan pihak tertentu untuk melakukan people power pascapencoblosan pemilu 2019 ke Jakarta pada 22 Mei 2019. BEM se-Banten curiga aksi itu akan ditunggangi oleh kelompok lain.

"Kami sudah mendeklarasikan menolak ajakan tersebut karena diduga ditunggangi oleh organisasi lain," kata Sekretaris Jenderal BEM se-Banten, Ade Kurniawan di Tangerang, Ahad (19/5).

Ade mengatakan berupaya untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan yang sempat retak akibat perbedaan pada pemilu 2019. Untuk itu, katanya, upaya people power dianggap tidak mendidik karena ada pihak yang ingin menggulingkan pemerintah yang sah sesuai undang-undang.

Namun, Ade berusaha untuk membendung isu-isu yang muncul yang dapat memecah persatuan terutama pada rencana 22 Mei. BEM se-Banten melakukan dialog dengan pihak Polresta Tangerang, aparat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tangerang dengan tujuan menolak people power.

Sedangkan dialog tersebut dihadiri Kepala Kesbangpol Kabupaten Tangerang, Ahmad Hidayat dan Kasat Intel Polresta Tangerang, Kompol Agus Hermanto mewakili Kapolreta, Kombes Pol Sabilul Alif. Menurut dia, mahasiswa berperan besar dalam merajut persatuan dan kesatuan bangsa bahkan sebagai garda terdepan menjaga kedaulatan bangsa.

Demikian pula mahasiswa harus berperan secara aktif untuk menjaga kedaulatan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia menambahkan mahasiswa Banten berperan dalam merajut persatuan dan kesatuan bangsa karena melihat isu yang mengerikan di media sosial.

Namun, BEM se-Banten berupaya menangkal isu mengerikan itu dengan tidak mengikuti ajakan melakukan people power dengan cara mengerahkan massa ke Jakarta. "Ini tidak mungkin kami lakukan karena menjaga keutuhan bangsa lebih baik dari pada merusak atau memecah persatuan," katanya.

Padahal sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, menolak seruan pihak tertentu untuk melakukan gerakan massa people power karena dianggap tidak percaya dengan hasil pemilu 2019. Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH Ues Nawawi Gofar mengatakan gerakan itu bisa memecah-belah kesatuan dan persatuan bangsa, untuk itu dengan tegas disampaikan penolakan.

Ues menyatakan akan mendukung secara penuh tentang kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Terkait keputusan resmi hasil pemilu, katanya, maka masyarakat harus mendukung dan akan menerima apa pun hasilnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q9ixK2
May 19, 2019 at 01:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q9ixK2
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Sukabumi Gencarkan Penertiban Alat Peraga Kampanye

Penertiban alat peraga kampanye dipimpin oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Upaya penertiban alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) dan capres mulai dilakukan petugas gabungan di Kota Sukabumi, Ahad (14/4). Langkah tersebut dilakukan karena saat ini sudah memasuki masa tenang penyelenggaraan pemilu 2019.

Penertiban ini langsung dipimpin oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Sebelum melakukan penertiban, Achmad memimpin apel penertiban di Kantor Satpol PP Kota Sukabumi. Selanjutnya, dia memimpin penertiban ke sejumlah ruas jalan protokol Kota Sukabumi.

"Penertiban ini karena hari ini masuk masa tenang," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

APK yang ditertibkan, seperti baliho dan umbul-umbul. Fahmi menerangkan, penertiban ini sebagai bentuk kecintaan kepada kota dan menjadi kewajiban menjaga kondusivitas dengan membantu Bawaslu melaksanakan penertiban APK.

"Sebagai bentuk kecintaan mari laksanakan penertiban APK yang ada di wilayah jalan protokol," ujar Fahmi.

Ia meminta penertiban dilakukan dengan santun dan tidak kasar serta tidak dipilih-pilih. Fahmi mengatakan, APK milik siapa pun di jalan protokol akan ditertibkan. Terlebih sebelumnya sudah ada iimbauan kepada partai politik dan tim sukses untuk melakukan penertiban.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Sukabumi Yadi Mulyadi menambahkan, upaya penertiban APK dilakukan dengan menyebar petugas ke sejumlah titik berbeda, terutama di kawasan yang ramai dengan APK. Dia berharap semua APK yang ada di jalan protokol bisa segera dibersihkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v5EoYW
April 14, 2019 at 01:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v5EoYW
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Madura United Andalkan Slamet Nurcahyo Jebol Gawang Persela

Slamet Nurcahyo sudah pernah dua kali menjebol gawang Persela.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMONGAN -- Madura United akan melakoni laga hidup mati kontra Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Ahad (31/3) sore. Madura United harus mampu menumbangkan tuan rumah jika ingin lolos ke semi final Piala Presiden 2019.

Untuk memuluskan langkah tim ke fase selanjutnya, tim yang berjuluk Laskar Sape Kerrab itu mengklaim mempunyai kartu As agar Persela Lamongan dapat tumbang. Wakil Kapten Madura United, Slamet Nurcahyo menyatakan. ia akan menjadi ancaman tersendiri bagi Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lamongan.

Slamet telah dua kali mengoyak gawang Persela Lamongan. Gelandang yang  mengenakan nomor punggung 10 di Madura United itu merasa termotivasi dari dua gol sebelumnya ke gawang Persela untuk mengantarkan timnya ke semi final.

"Tentu sangat memotivasi kepada diri saya. Semoga ini menjadi tenaga tersendiri untuk menang Minggu nanti," katanya seperti dikutip dari laman resmi Madura United, Sabtu (30/3).

Laga tersebut juga akan menjadi reuni bagi kiper yang baru menandatangani kontrak dengan Madura United, Muhammad Ridwan dan bek sayap Andik Rendika Rama. Tak ayal, keduanya lebih hafal terhadap tipikal permaianan lawannya nanti.

"Pasti ada sedikit-sedikit tahu soal mereka. Saya juga pasti kasih tahu pengalaman saya, apalagi baru (musim) kemarin saya bersama Persela," ujar Ridwan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OySBqh
March 30, 2019 at 01:37PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OySBqh
via IFTTT
Share: