Showing posts with label 2019 at 08:10PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:10PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Jarang Juara di GP Mugello, Marquez Khawatir

Di MotoGP, Marquez hanya satu kali meraih kemenangan di Mugello pada musim 2014.

REPUBLIKA.CO.ID, MUGELLO -- Pembalap MotoGP tim Repsol Honda, Marc Marquez, merasa khawatir jelang GP seri Italia di Sirkuit Mugello, akhir pekan nanti. Pasalnya, catatan Marquez di sirkuit itu terbilang tak cukup impresif.

Kali pertama pria asal Spanyol itu menguasai trek Mugello saat masih bertarung di kelas 125cc musim 2010 silam. Ketika naik kelas ke Moto2, Marquez berhasil merebut podium tertinggi pada 2011.

Namun, di MotoGP, Marquez hanya satu kali meraih kemenangan di Mugello pada musim 2014. Ia juga tercatat dua kali gagal finis tahun 2013 dan 2015.

"Kita lihat nanti. Mugello tentu saja trek balap di mana kami kesulitan. Tetapi tahun lalu, jarak kami tidak jauh. Kami melakukan kesalahan dengan memakai ban depan yang aneh tahun lalu," kata Marquez seperti dilansir Motorsport, Kamis (30/5).

Untuk menebus kesalahannya, Marquez menyampaikan dirinya sudah mempersiapkan balapan di Mugello sejak Jumat pekan lalu. Sebab, sirkuit yang akan dilewatinya nanti adalah salah satu yang menyulitkannya di beberapa musim terakhir.

Marquez mengakui bahwa sirkuit sepanjang 5,2 km itu tak ramah baginya. Walau telah mengoleksi tiga kemenangan di seri balap sebelumnya, ia akan tetap mewaspadai para rival. "Rival kami selalu sangat kuat dan jaraknya sangat dekat di sirkuit ini. Mugello bisa menjadi balapan yang menyenangkan pada pekan nanti," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YUVkhJ
May 30, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YUVkhJ
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 29, 2019

Fadli Nilai Aneh Prabowo ke Dubai Dapat Perhatian Luar Biasa

Menurut Fadli, selama ini Prabowo sering bepergian ke luar negeri untuk berbisnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mempertanyakan sejumlah pihak yang mempersoalkan kepergian ketua umumnya Prabowo Subianto ke Dubai, Uni Emirat Arab. Fadli menilai, selama ini Prabowo memang kerap bepergian ke luar negeri dan tidak pernah dirahasiakan.

"Sejak dulu juga biasa seperti itu. Cuma kali ini kok mendapat perhatian yang luar biasa, yang menurut saya agak aneh," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5).

Fadli juga mempersoalkan beredarnya manifes atau daftar penumpang pesawat yang ditumpangi Prabowo dan rombongan ke Dubai. Fadli menilai tak lazim atas beredarnya informasi yang seharusnya rahasia tersebut.

"Pertanyaannya apakah memang manifes keberangkatan seseorang itu boleh dipublikasikan dan apakah boleh imigrasi menyebarluaskan informasi seperti ini," kata Fadli.

"Ini kan urusan privat, bukan urusan kenegaraan, dinas. Jadi menurut saya agak aneh. Ini informasi yang bersifat privat kemudian disebarluaskan sedemikian rupa," ujar Fadli lagi.

Wakil Ketua DPR itu pun menjelaskan bahwa kepergian Prabowo kali ini bukanlah urusan khusus, melainkan untuk bertemu koleganya. Menurutnya, setelah dari Dubai, Prabowo juga akan melanjutkan perjalanan menuju Austria untuk urusan bisnis.

"Ya itu saya kira dalam rangka pertemuan, bisnis. Beberapa waktu lalu juga sempat ke Malaysia, Thailand pasca-Pilpres juga. Pernah ke Brunei juga. Biasa saja. Pak Prabowo itu kan banyak sekali kawan-kawannya," ujarnya.

Sebelumnya, beredar kabar Prabowo Subianto terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab menggunakan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdana Kusuma menggunakan Private Jet Ambraer 190/ Lineage 1000 noreg : 9HNYC. Selain itu, beredar juga manifest pesawat yang ditumpangi Prabowo bersama sejumlah orang di antaranya, Tedy Arman, Yoriko Fransisko Karundeng, Gibrael Habel Karapang, dua orang warga Rusia Mikhail Davzdov dan Anzhelika Butaeva, satu orang warga Amerika bernama Justin, dan satu orang warga Jerman Mischa Gemermann.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ws1QAs
May 29, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ws1QAs
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

Pedagang Peci Raup Untung Selama Ramadhan

Kebanyakan pedagang hanya berjualan peci selama Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pedagang peci musiman di Kota Padang, Sumatera Barat, meraih keuntungan signifikan selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah karena tingginya permintaan dari masyarakat.

"Saya jualan peci khusus di bulan Ramadhan saja, karena banyak permintaan. Biasanya saya jualan asongan," kata salah seorang pedagang peci Azmar (61) yang berjualan di depan Masjid Taqwa di pasar Raya Padang, Ahad (26/5).

Menurutnya penjualan peci di bulan Ramadhan banyak diminati oleh para pembeli, sehingga ia merasa dengan berjualan peci di bulan Ramadhan dapat menambah pendapatannya.

Peci yang dijual tersebut dibeli di grosiran blok A dekat pasar Raya, kemudian dijual eceran di depan Masjid Taqwa. Peci tersebut berasal dari Jawa dan beberapa juga berasal dari Bukittinggi dengan harga penjualan yang beragam mulai dari Rp20.000 hingga Rp50.000.

"Sejak awal Ramadhan penjualan peci cukup banyak, namun akhir-akahir ini kembali sedikit terkadang hanya terjual tiga sampai lima peci saja," katanya.

Penjualan yang diperoleh per hari kira-kira Rp85.000 hingga Rp200.000, biasanya penjualan yang banyak di hari Minggu, katanya.

"Karena hari Minggu merupakan hari libur sehingga banyak pengunjung yang datang ke pasar Raya dan singgah di masjid Taqwa, setidaknya mereka tertarik juga untuk membeli peci," katanya.

Biasanya di Ramadhan sebelumnya penjualan peci yang paling banyak saat malam takbiran mencapai Rp500.000, katanya.

Jika peci tersebut tidak terjual semuanya maka akan disimpan dan dijual lagi di bulan Ramadhan berikutnya dan setelah lebaran ia kembali berjualan asongan, sambungnya.

Sementara itu pedagang lainnya Rusli (40) juga merasakan hal yang sama penjualan peci meningkat di saat malam takbiran. "Saya tidak menaikkan harga, malah ada yang saya jual seharga modal supaya habis terjual," sambungnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ExqVy8
May 26, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ExqVy8
via IFTTT
Share:

Saturday, May 25, 2019

Pemprov Sumbar Gelar Lomba Islami Ramadhan di Masjid Raya

Lomba Islami Ramadhan di Masjid Raya bertujuan menyemarakkan Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG—  Dinas Pariwisata Sumatra Barat bekerja sama dengan organisasi pemuda Genpi dan Al-Hamas mengadakan sejumlah lomba Islami bertema Pesona Ramadhan seperti lomba busana Muslim, azan, mewarnai kaligrafi, dan nasyid di Masjid Raya Sumbar di Padang, Sabtu (25/5).

Ketua panitia penyelenggara kegiatan lomba, Hanafi Setia Pujiana, di Padang, Sabtu, mengatakan semua kegiatan lomba itu gratis, diadakan satu hari dari pukul 08.00 WIB hingga sore.

Dia menjelaskan lomba busana Muslim untuk tingkat anak-anak, sedangkan lomba azan untuk usia 13 hingga 17 tahun, lomba mewarnai kaligrafi juga untuk tingkat anak-anak, dan nasyid untuk umum.

Sejak awal Ramadhan informasi mengenai perlombaan ini sudah diumumkan melalui media sosial, sekolah, dan tempat umum sehingga pesertanya cukup banyak.

Sejak diumumkan, para peserta sudah mendaftar lewat saluran yang disediakan yakni media sosial whatsapp, instagram, dan via telepon.

Peserta yang mendaftar direkap dari seluruh jenis lomba dan kembali melakukan pendaftaran ulang ke panitia di lokasi lomba. Peserta yang terpilih untuk mengikuti perlombaan sebanyak 125 orang, untuk peserta lomba busana muslim 34 orang, azan 26 orang, mewarnai kaligrafi 50 orang, dan nasyid 15 tim.

Dia mengatakan lokasi lomba untuk mewarnai dan azan diadakan di Lantai I Masjid Raya Sumbar. Untuk lomba nasyid dan busana muslim di atas panggung di parkiran belakang Masjid Raya.

Bagi peserta yang memenangkan lomba ini nantinya akan mendapatkan piala, piagam dan tabungan. Pengumuman pemenang serta penyerahan hadiahnya akan diadakan Ahad (26/5) setelah shalat Zhuhur.

Tujuan lomba ini kata dia, untuk mempromosikan pariwisata halal dan mengisi kegiatan anak muda di bulan suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan rabbani, dan membuat mereka semakin cinta kepada agama Islam. *

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X7vp5Z
May 25, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X7vp5Z
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Jembatan Gantung Pertama di Perbatasan RI-Timor Leste

Jembatan gantung ini juga berpotensi jadi satu destinasi wisata

REPUBLIKA.CO.ID, BELU -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun jembatan gantung pertama di perbatasan antara Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Timor Leste. Adanya infrastruktur ini menghubungkan Desa Tialai dan Desa Naikasa, yang terletak di Kecamatan Lamaken, Kabupaten Belu, NTT.

"Ini contoh infrastruktur kerakyatan dengan jembatan  gantung, kalau banyak yang bilang ini kaya di Indiana Jones," ujar Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja, Ahad (19/5). Indiana Jones merupakan judul film yang diperankan antara lain Harrison Ford.

Jembatan Kian Rai Ikun, demikian namanya, memiliki panjang 84 meter. Daya topangnya bisa menampung 40 orang dalam waktu bersamaan. Dalam proses pengerjaan, proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 3,2 miliar. Dana sebesar itu dikeluarkan dari APBN 2018 di bawah Direktorat Jendral Bina Marga.

Proses pengerjaan dilakukan selama tiga bulan. Sedangkan peresmian jembatan gantung ini telah dilakukan oleh  pada 10 April lalu.

"Jembatan ini bantu masyarakat, yang dari cerita bupati, ketika musim hujan air meninggi sehingga menyulitkan untuk anak sekolah lewat," kata Endra.

Endra menjelaskan, sebelum jembatan gantung itu dibangun, anak sekolah harus memutar dengan jarak tujuh kilometer untuk bisa menyeberang. Kondisi menyulitkan bertambah ketika musim hujan tiba, sungai meluap dan anak-anak mesti menunggu air surut terlebih dahulu baru bisa menyeberang.

"Ini juga bisa jadi destinasi wisata di Belu kare jadi tempat foto yang bagus," kata Endra.

Jembatan yang berada di atas aliran sungai Talau ini merupakan satu dari empat jembatan gantung yang dibangun di NTT pada 2018. Tiga jembatan lainnya yanh dibangun bersamaan adalah Jembatan Gantung Kali Nyonya di Kota Kupang, dan dua jembatan gantung lagi dibangun di Flores.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2w6LooS
May 19, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2w6LooS
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

60 Pedagang akan Ramaikan Pasar Pabukoan di Padang

Di Padang, pasar pabukoan hadir sebagai tempat berjualan menu berbuka puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG- Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Endrizal mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tempat bagi pedagang pasar pabukoan selama bulan suci Ramadhan. Sebanyak 60 pedagang nantinya akan berjualan menu berbuka puasa (pabukoan) di depan Pasar Inpres Blok III, Pasar Raya, Kota Padang.

"Sebanyak 50 pedagang di antaranya merupakan pedagang lama yang sebelumnya memang sering ikut serta dalam agenda pasar pabukoan ini dan 10 pedagang lainnya merupakan pedagang baru," kata Endrizal, Jumat (3/5).

Endrizal mengatakan, semua padagang yang akan berjualan di pasar pabukoan akan mendapatkan pembekalan dan pembinaan supaya jualan mereka terjamin higienis dan nikmat. Dengan begitu, menu-menu yang tersedia di pasar pabukoan terjamin aman buat konsumen. Pembinaan ini akan dilakukan di bawah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Padang.

Endrizal menjelaskan, nantinya para pedagang ini mulai berjualan sejak pukul 16.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB. Berbagai menu yang akan dijual di pasar pabukoan di Pasar Raya Padang itu di antaranya adalah es cendol, es rumput laut, es mata pengantin hingga aneka kolak. Aneka cemilan seperti onde-onde, perkedel jagung, lapek bugih, serta lamang tapai juga akan tersedia.

Endrizal menyebut, Dinas Perdagangan Kota Padang memprediksi para pedagang pasar pabukoan juga akan tersebar di beberapa titik selain di Pasar Raya Padang. Pasar pabukoan pun bakal ada di Pasar Nanggalo Siteba dan Pasar Lubuk Buaya.

Endrizal mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu menjaga ketertiban pasar pabukoan. Ia berharap, keberadaan pasar tersebut tidak mengganggu kondisi lalu lintas karena rata-rata pasar pabukoan lokasinya tidak jauh dari jalan raya.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian terkait arus lalu lintas selama bulan Ramadhan ini di lokasi berdagangan," ujar Endrizal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PJusOf
May 03, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PJusOf
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Real Madrid Dikabarkan Capai Kesepakatan Datangkan Eriksen

Madrid akan segera menyelesaikan negosiasi dengan Tottenham.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan secara lisan dengan gelandang kreatif Tottenham Hotspur Christian Eriksen. Madrid akan segera menyelesaikan negosiasi dengan Tottenham dalam beberapa waktu ke depan. 

Menurut laporan ESPN, Rabu (1/5), raksasa Spanyol ini sedang merampungkan penandatanganan kontrak Eriksen. Proses transfer itu, diperkirakan menelan biaya cukup fantastis, yakni sebesar 100 juta Euro atau setara Rp 1,59 triliun.

Kepindahan Eriksen ke Madrid telah lama menjadi pemberitaan, mengingat kontrak gelandang timnas Denmark itu akan berakhir pada 2020. Padahal, Eriksen belum menandatangani perpanjangan kontrak yang diajukan Tottenham. 

Tawaran itu, dinilai sangat realistis bagi Tottenham untuk mengamankan dana besar atas penjualan Eriksen. Jika Spurs tidak melepas Eriksen pada jendela transfer musim panas ini, akan sangat mungkin Eriksen akan meninggalkan Tottenham dengan bebas transfer pada tahun depan. 

Tottenham berusaha menahan kepergian Eriksen dengan mematok harga 150 juta Euro atau setara dengan Rp 2,39 Triliun. Namun, keinginan Eriksen untuk bergabung dengan Madrid dinilai akan memaksa Spurs untuk segera melepasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LdK9ic
May 01, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LdK9ic
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

In Picture: Adaro Bagi Dividen 200 Juta Dolar AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Adaro Energy pada tahun buku 2018 membagikan dividen kepada para pemilik saham sebesar 200 juta dolar Amerika Serikat (AS). Dividen yang dibagikan ini mengalami penurunan jika dibandingkan 2017. Tercatat 2017 kemarin perusahaan membagikan dividen sebesar 250 juta dolar AS kepada para pemilik saham.


Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Tohir, menjelaskan penurunan besaran dividen ini juga sejalan dengan penurunan laba bersih yang dikantongi perusahaan. Jumlah dividen tunai tersebut termasuk dividen tunai interim sebesar 75 juta dolar AS yang telah dibayarkan pada tanggal 15 Januari 2018. Sisa laba bersih akan disisihkan sebagai cadangan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 70 UU No. 40 tahun 2007 dan dialokasikan sebagai laba ditahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J52Wte
April 30, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J52Wte
via IFTTT
Share:

Persib Coba Gunakan 100 Persen Tiket Online

Persib Bandung akan mencoba gunakan tiket online dalam setiap pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan mencoba pemesanan tiket online secara total. Uji coba 100 persen tiket akan dilakukan pada laga leg kedua babak delapan besar Piala Indonesia kontra Borneo FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (4/5).

General Coordinator Panitia Pelaksana Pertandingan, Budi Bram Rachman mengakui Persib termasuk terlambat dalam penggunaan tiket online. Menurutnya, tim besar lain sudah menggunakan sistem tersebut jauh sebelum Persib.

"Kemarin ada rencana untuk dijual secara online, kita akan cetak 25 ribu lembar," kata Bram di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (4/5).

Laga ini dijadikan uji coba sebelum kompetisi Liga dimulai. Kemudian hasil pertandingan akan dievaluasi sehingga ketika Liga dimulai tidak ada lagi masalah.

"Jadi gini, kan era digital sekarang ini. Tapi inikan bahwa nanti akan lebih mudah, akan dipermudah, tidak ada penukaran tiket lagi di lapangan," katanya.

Memang, jalur pembelian tiket Persib termasuk rumit. Karena dalam pembelian tiket, calon penonton harus menukar tiket elektronik dengan tiket asli. Penukaran dilakukan di tempat terbilang jauh dari stadion.

Penggunaan tiket online ini diakui Bram akan memunculkan pro kontra sendiri. Termasuk penjualan tiket di tribun komunitas penonton yang selama ini dijual secara internal.

"Kita paham, pasti ada pro kontra. Ada yang susah masuk, ini kita sudah jauh hari disosialisasikan di web kita termasuk cara pemesanan. Kita sudah sampaikan di web," katanya.

Di sisi lain, permasalahan muncul ketika Persib akan bertemu dengan tim besar atau pertandingan dengan tensi tinggi. Bram menyebut sudah mengantisipasi hal tersebut.

"Pasti kan untuk tim tamu harus ada alokasi, ada teksnis tersendiri. Nanti teknisnya akan lebih praktis untuk itu. Tapi kan ada presentase buat mereka, seperti apa. Kita sudah lakukan antisipasi," kata Bram.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IQ3UKG
April 30, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IQ3UKG
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Tiga Prinsip Penyelenggaraan Kesehatan Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dalam setiap pelaksanaan ibadah haji, kesehatan selalu menjadi aspek yang penting. Hal itu ditegaskan Kepala Pusat Kesehatan Haji (Kapuskes) Eka Jusup Singka.

Baca Juga:

Dia menuturkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memiliki tiga prinsip dalam menyelenggarakan kesehatan haji. Tiga prinsip itu diambil dari aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Prinsip penyelenggaraan kesehatan haji itu pembinaan, pelayanan dan perlindungan," kata Eka Jusup Singka saat berbincang dengan Ihram.co.id, Jumat (12/4).

Dia menyebut, bila ketiga prinsip itu dilakukan seluruh komponen penyelenggara ibadah haji, maka para jamaah haji dapat menjalankan ibadah tersebut sesuai syariat. "Tanpa membahayakan diri dan orang lain," katanya.

Eka menuturkan, Kemenkes juga memiliki pedoman dalam penyelenggaraan kesehatan haji, sebagaimana terkandung dalam Permenkes Nomor 62 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji.

Menurut dia, ada lima tujuan Kemenkes menerapkan Permenkes 62/2016 itu. Pertama, mencapai kondisi istithaah kesehatan jamaah haji. Kedua, mengendalikan faktor risiko kesehatan haji. Ketiga, menjaga jamaah haji dalam kondisi sehat, baik selama di Indonesia, perjalanan, maupun Tanah Suci.

Keempat, mencegah terjadinya transmisi penyakit menular, yang mungkin terbawa keluar dan atau masuk Indonesia oleh jamaah haji. Kelima, memaksimalkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan kesehatan haji.

Eka menyampaikan, dalam penyelenggaraan ibadah haji ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan jamah haji di Indonesia. Faktor itu di antaranya komitmen politik, dukungan masyarakat dan ulama, sistem kesehatan haji yang terintegrasi dengan sistem pelayanan umum serta pengetahuan sikap dan perilaku masyarakat dan jamaah haji itu sendiri.

"Melalui pemeriksaan kesehatan serta pembinaan kesehatan jamaah haji maka akan jamaah akan mencapai istithaah," katanya.

Semetara yang mempengaruhi kesehatan jamaah haji di Arab Saudi di antaranya adalah, perjalanan dan kumpulan masa, ingkungan sosial, fasilitas pelayanan, dan aktivitas fisik.

Eka memastikan, jika faktor sosial di Tanah Suci itu tidak dapat diatasi oleh jamaah haji, maka akan timbul penyakit baru dan eksaserbasi yang mengharuskan jamaah dirawat.  Dan bahkan yang paling ekstirme jamaah bisa meninggal dunia.

Berita Terkait

"Jika semua hal itu terjadi dengan demikian rukun dan wajib haji tidak dapat dilaksanakan oleh jamaah haji," tutur dia.

Untuk itu kata Eka penting pemerintah hadir dalam melakukan pembinaan pelayanan dan perlindungan terhadap para jamaah haji. Karena hal itu telah diatur oleh undang-undang nomor 13 tahun 2018 tentang penyelenggaraan ibadah haji.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Xc8ZAl
April 12, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Xc8ZAl
via IFTTT
Share:

Psikolog Sarankan Ortu Pantau Kegiatan Anaknya di Medsos

Orang tua harus memantau polah anaknya di media sosial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peristiwa kekerasan yang dialami AY (14) di Pontianak, Kalimantan Barat mengundang banyak perhatian. Terkait hal ini, psikolog Tika Bisono mengatakan orang tua harus mahir menggunakan media sosial.

"Ini orang tua dan guru juga harus jadi orang sosmed (sosial media) dong," kata dia pada Republika.co.id, Jumat (12/4). 
Tika menyarankan, orang tua memiliki akun media sosial dan memantau kegiatan anaknya di internet. Sebab, saat ini pergaulan semakin luas tidak hanya di lingkungan nyata, namun juga di dunia maya. 
Di dunia maya, anak akan terpapar banyak hal. Apabila tidak ada yang mendampingi dan membatasi aktivitasnya dikhawatirkan penggunaan media sosial anak menjadi tidak terkendali. 
"Terserah mau pakai nama samaran atau enggak. Yang penting kan masuk ke ranah mereka. Jadi memang harus masuk ke dunia maya karena anak-anak sudah bergaulnya di situ," kata dia. 
Menurut Tika, berteman dengan anak di media sosial bukanlah bentuk orang tua paranoid. Ia berpendapat, sudah semestinya orang tua dan guru bisa mengikuti aktivitas anak di dalam media sosial.
Dengan begitu, polah anak yang tak wajar bisa segera terdeteksi. Apabila terdeteksi si anak melakukan hal yang tidak wajar maka akan bisa langsung ditegur secara privat tanpa harus dilakukan langsung di media sosial. 
"Misalnya, duh kok ini anak enggak sopan sih ngomongnya. Bukan berarti lalu ditegur di depan jutaan orang, tapi kan bisa dijapri (pesan pribadi)," kata Tika.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IcCVbS
April 12, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IcCVbS
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Tokoh Sufi Suriah: Tarekat itu Menyejukkan dan Mendamaikan

Tarekat merupakan upaya bersama mencari ketenangan batin.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN – Tokoh sufi asal Damaskus Suriah, Syekh Muhammad Adnan al-Afyouni, mengatakan tarekat sufi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari ajaran Islam. 

Tarekat menempati posisi ihsan (perbuatan baik) dan menjadi cermin sikap istiqamah sesuai ajaran Alquran dan sunah yang disepakati ulama dan para mujtahid. 

"Tarekat sufi telah diwariskan dan bergulir dari satu generasi ke generasi selanjutnya, melalui para pewaris sejati yaitu para ulama yang mengembannya secara maksimal baik dalam pemahaman, rasa, perbuatan, dan otentisitasnya," kata dia. 

Para ulama tarekat tersebut, lanjut al-Afyouni, berasal dari golongan sufi yg menempuh satu-satunya jalan yang paling istimewa berupa rantai emas yang tersambung dari guru ke guru hingga berlabuh pada mahaguru, Baginda Rasulullah SAW. 

Dia menuturkan, tarekat-tarekat sufi telah tersebar luas di seluruh penjuru dunia. "Keberadaan tarekat ini penting untuk menjaga identitas keislaman, dakwah dan meniupkan ruh pada tubuh umat yang satu," kata pria yang menjabat Ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah 

Dia mengatakan, meski terdapat perbedaan negara dan kebangsaan, di antara para mursyid tarekat ada hubungan spiritual yang kuat, ikatan pemikiran yang erat, tak terpisahkan oleh jarak dan tempat tinggal yang berbeda serta negara yang berbeda. “Tarekat sufi merupakan spirit keislaman yang melampaui batas-batas dimensi jarak ruang dan waktu,” kata sosok yang juga menjabat ketua Dewan Rekonsiliasi Nasional Suriah itu. 

Syekh Adnan menegaskan tarekat sufi berperan penting di era modern dan globalisasi seperti dicontohkan dalam pokok-pokok agama, menebar kedamaian di dunia, rasa aman di masyarakat, meredam ketegangan, dan menciptakan ketenangan dalam kondisi apapun. 

Menurut dia, para sufi juga mengajak berbagai tarekat untuk membangun komunitas dunia yang berlandaskan pada nilai-nilai akhlak mulia dan menciptakan kerukunan antar golongan. Ini tidak akan tercapai kecuali dengan menyatukan kekuatan tasawuf yang dimulai dengan strategi bersama yang efektif.

"Berdasarkan itu, banyak hati yang telah dipersatukan, dan niat telah sempurna guna mendirikan organisai internasional untuk menyatukan ahli-ahli tarekat dan aspirasinya, baik guru-guru maupun murid dari tarekat-tarekat tersebut," sebutnya.

Hal itu juga untuk mengoptimalisasi pemikiran, merevitalisasi ide-ide revolusioner yang dapat melahirkan rasa aman, dan membangun strategi untuk memgembangkan ajaran tasawuf. Ini supaya dapat membentuk peradaban dunia yang damai, umat manusia yang setara melalui sistem tarekat yang indah dan pertumbuhan yang konsisten.

"(Termasuk juga) penjagaan aset, kekayaan, dan program-program yang terukur, serta kesepakatan-kesepakatan yang akan mendatangkan kebaikan dan kerja sama organisasi," kata tokoh yang juga menjabat sebagai Mufti Agung Damaskus, Suriah ini.     

Konferensi Ulama Sufi Internasional menghasilkan banyak kesepakatan. Konferensi digelar di Pekalongan, Jawa Tengah, 8-10 April, dan dihadiri lebih dari 80 ulama sufi dari 37 lebih negara.   

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UpkxTE
April 10, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UpkxTE
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Garut Miliki Event Pariwisata Terbanyak di Jabar

Garut miliki 123 event budaya dan kesenian.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Gebyar Pesona Budaya Garut 2019 resmi dimulai pada Sabtu (6/4). Dalam pagelaran yang berlangsung selama dua hari itu, berbagai atraksi wisata budaya dan kesenian akan dipamerkan sebagai upaya memajukan sektor pariwisata Kabupaten Garut sekaligus menarik lebih banyak wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, tahun ini merupakan penyelenggaraan Gebyar Pesona Budaya Garut yang ke 17 kali. Namun, saat ini, acara yang selalu rutin diselenggarakan itu masuk dalam Calendar of Event (CoE) nasional. Acara ini merupakan satu di antara 123 event budaya dan kesenian yang akan digelar di Kabupaten Garut.

"Ternyata Kabupaten Garut ini adalah kabupaten dengan event pariwisata terbanyak di Indonesia, ada 123 event tahun ini, mengungguli Banyuwangi yang memiliki 99 event," kata dia dalam sambutannya pada penyelenggaraan Gebyar Pesona Budaya Garut 2019, di alun-alun Garut, Jawa Barat, Sabtu (6/4).

Gebyar Pesona Budaya Garut 2019 digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Garut yang ke-206 yang diperingati setiap 16 Februari 2019. Dengan mengangkat tema "Garut Tandang Ngahibarkeun Dangiang", Kabupaten Garut berupaya melestarikan budaya bangsa agar lebih dikenal hingga mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, Garut menjadi Kabupaten dengan event terbanyak di Jawa Barat. Dari 580 event yang diselenggarakan oleh berbagai kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat, Kabupaten Garut menyumbang 123 event. 

Menurut dia, banyaknya event di Kabupaten Garut akan menjadi keuntungan tersendiri. Pasalnya, event-event itu akan menarik banyak jumlah wisatawan.  "Ditambah lagi Garut sudah mulai ditopang dengan transportasi kereta api dari Jakarta ke Cibatu, yang akan menjadi kekuatan di sektor pariwisata," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G3QTe4
April 06, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G3QTe4
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Jalan Rusak di Tepi Flyover Pramuka tak Kunjung Diperbaiki

Kondisi jalan rusak di tepi Flyover Pramuka sering menyebabkan kemacetan

Seingat penulis jalan rusak di dekat Flyover Pramuka, Jakarta Timur sudah cukup lama dibiarkan. Hal ini sangat mengganggu kenyamanan para pengendara yang melintasi jalur tersebut. 

Akibat rusaknya jalan tersebut, sering sekali terjadi kemacetan. Apalagi ketika memasuki waktu sibuk seperti pagi dan sore hari. Karenan kendaraan-kendaraan mengurangi kecepatan laju kendaraan mereka. Jalan inipun merupakan akses penting bagi warga Jakarta.

Kepada pemerintah DKI Jakarta, saya berharap semoga jalan ini segera diperbaiki biar tidak semakin parah dan tidak macet serta agar tidak membahayakan pengendara lainnya yang melintas.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FRRIFp
April 05, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FRRIFp
via IFTTT
Share:

Saturday, March 30, 2019

Tim Jetski Indonesia Optimistis Meski Diusik Kendala Teknis

Saat ini, posisi Aero berada di peringkat kelima dengan total poin 1.070.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski mengalami kendala teknis, tim Jetski Indonesia tetap optimistis meraih hasil maksimal pada putaran terakhir Jetracer World Championship 2019 yang akan berlangsung  Ahad (31/3).

"Pada putaran ketiga hari ini (30/3/2019) sempat mengalami kendala teknis, oli mesin berkurang dan sempat keluar dari race untuk tambah oli," ujar pejetski Indonesia Aero Sutan Aswar seusai menyelesaikan pertandingan hari ketiga kejuaraan dunia jetski di Jakarta, Sabtu (30/3).

Kendati demikian, Aero bersyukur mampu menyelesaikan perlombaan putaran ketiga Sabtu dengan hasil cukup memuaskan. Saat ini, posisi Aero berada di peringkat kelima dengan total poin 1.070.

Sementara pejetski Indonesia lainnya, Aqsa Sutan Aswar yang merupakan adik Aero menempati peringkat ketiga dengan raihan poin 1.108, terpaut 60 poin dari peringkat pertama Pastorrelo Jean Bruno, pejetski asal Prancis.

Aero mengatakan, tim sedang memperbaiki hal yang sifatnya teknis agar tidak terjadi kendala pada putaran selanjutnya di ajang Jetracer World Championship 2019 nomor Pro F1 Open. "Saya sendiri menyiapkan fisik agar fit saat perlombaan besok," ucapnya.

Ketua Indonesia Jet Sport Boating Association (IJBA) Saiful Sutan Aswar mengatakan secepatnya akan menyelesaikan setiap kendala yang dihadapi pejetski Indonesia.

"Segala masalah hari ini harus selesai sehingga besok dapat tampil maksimal," ujarnya.

Jetracer World Championship 2019 mempertandingkan tiga nomor endurance yaitu Pro F1 Open, Pro F1 Open (Normally Aspirated) dan Amateur F1 Open (Gran Tourismo).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uB9ojj
March 30, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uB9ojj
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Para Ulama Tasawuf Asia Tenggara Gelar Muzakarah di Batam

Muzakarah diharapkan mampu mencetak kader ulama tasawuf yang ulung.

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM – Ratusan ulama tasawuf dari negara-negara Asia Tenggara menggelar pertemuan di Batam, Kepulauan Riau, Ahad malam (24/3). 

Para ulama tasawuf dari seluruh negara ASEAN ini berkumpul dalam rangka Muzakarah Pengkaderan Tauhid Tasawuf Asia Tanggara ke-2, yang akan dibuka secara resmi pada Ahad malam ini di Lapangan Welcome To Batam (WTB).   

Rencananya acara pembukaan akan dihadiri Gubernur Kepuluan Riau, Nurdin Basirun, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama Republik Indonesia Juraidi, Walikota Batam Muhammad Rudi, Ketua DPRD Batam Nuryanto, Kapolresta, Danramil, para ulama dan pimpinan ormas keagamaan serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Indonesia.  

Sejak Sabtu (21/3) pagi, para ulama dari berbagai negara sudah memasuki Batam melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Pelabuhan Batam Centre serta pelabuhan lainnya. Mereka akan menginap di Asrama Haji Batam yang memiliki kapasitas sekitar 1.000 kamar.   

Pimpinan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) Asia Tenggara, Abuya Syekh Amran Waly al-Khalidi, menyatakan Muzakarah Tauhid Tasawuf Asia Tenggara Ke-2 ini  diharapkan bisa menghasilkan kader ulama tasawuf yang berakhlak mulia dan senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan umat serta terus menebarkan kesejukan dan kedamain.  

“Pengkaderan ulama tasawuf ini diharapkan sebagai penyambung lidah dari cita-cita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia juga sebagai penyambung para nabi dan rasul yang diutus agar kita dapat beriman dan beramal salehsehingga hidup bahagia di dunia dan di akhirat kelak,” ujar Abuya.  

Pengkaderan ini, lanjut Abuya,  merupakan misi dakwah agar setiap warga negara, terutama umat Islam dapat saling membantu dan menyeru kepada kebaikan yang memberikan manfaat di dalam kehidupan sehari-hari, serta tidak lagi ada keinginan untuk melakukan ujaran kebencian apalagi permusuhan.  

Ketua Umum Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPPTI) yang juga menjadi Ketua Panitia Muzakarah, Abi Sahal Tastari Waly, enyatakan, hingga Sabtu (23/4), jumlah peserta Muzakarah yang terdaftar di panitia sudah mencapai 600 orang. 

Mereka merupakan para pimpinan pondok pesantren, pimpinan dayah, pimpinan majelis zikir, pimpinan lembaga keagamaan serta para pengkaji tauhid tasawuf dari negara-negara Asia Tenggara. 

“Jumlah peserta ini kemungkinan akan terus bertambah, karena proses pendaftaran dan pendataan oleh panitia masih terus berjalan. Kami mohon dukungan semuanya, agar acara ini berjalan dengan lancar untuk membawa kebaikan bagi bangsa dan negara,” ujar Abi Sahal. 

Muzakarah akan dipusatkan di Asrama Haji Batam selama dua hari penuh dari 25–26 Maret. Sementara setiap malamnya, akan diisi dengan zikir akbar dan penyampaian tausiyah. 

Narasumber utama pada Muzakarah ini  antara lain Abuya Syekh H Amran Waly al-Khalidi (Aceh), Syekh Muhammad Zein  Djarnuzi (Pimpinan Pondok Pesantren Roudhoh Al-Hikam, Cibinong, Bogor, Jawa Barat), Tuan Guru Muhammad Sholeh (Malaysia), Abi Rozali (Malaysia), dan Tuan Guru Wan Abdul Qodir (Thailand).   

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HQ76EX
March 24, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HQ76EX
via IFTTT
Share:

Saturday, March 9, 2019

Caldara Kembali Masuk Skuat AC Milan di Serie A

Kehadiran Caldara akan sangat bagus untuk mempertahankan eksistensi Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Bek muda Italia Mattia Caldara sudah dinyatakan sembuh dari cedera. Pemain 24 tahun tersebut terkapar cedera sejak Oktober 2018 lalu.

Hingga saat ini memasuki pekan ke-27 Serie A, Caldara belum mendapatkan jam debut membela I Rossoneri. Caldara baru beberapa laga membela Milan di Liga Europa.

Kini pelatih Milan Gennaro Gattuso sudah memasukkan nama bekas pemain Atalanta dan Juventus itu ke dalam rombongan tim yang bertandang ke markas Chievo Verona, Ahad (10/3) dini hari WIB nanti.

Caldara akan jadi opsi bagi Gattuso untuk melengkapi Mateo Musacchio dan Alessio Romagnoli. Kehadiran Caldara akan sangat bagus buat Gattuso supaya dapat mempertahankan eksistensi Milan di zona Liga Champions.

Kini badai cedera Milan beranjak selesai. Tinggal Cristian Zapata dan Giacomo Bonaventura yang masih berurusan dengan cedera. Dua pemain lain yang sebelumnya juga cedera, yakni Lucas Biglia dan Andrea Conti juga sudah kembali membela Milan dalam sejumlah laga teranyar di Copa Italia dan Serie A.

Berikut daftar pemain Milan untuk bertandang ke Stadion Marcantonio Bentegodi, markas Chievo, dikutip dari Football Italia:

Kiper: A Donnarumma, G Donnarumma, Pepe Reina

Bek: Abate, Calabria, Caldara, Conti, Laxalt, Musacchio, Romagnoli, Strinic

Gelandang: Bakayoko, Bertolacci, Biglia, Kessie, Montolivo, Paqueta

Penyerang: Borini, Calhanoglu, Castillejo, Cutrone, Piatek, Suso

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UtSjTU
March 09, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UtSjTU
via IFTTT
Share:

Fanomena Bunuh Diri, Mahasiswa Perlu Sadar Kesehatan Mental

Sangat baik bila mahasiswa ikut kelompok dukungan bagi yang mengalami gangguan mental

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meninggalnya Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran AH (22 tahun) karena gantung diri menambah daftar mahasiswa yang bunuh diri setelah pada Desember 2018 lalu, dua mahasiswa Unpad juga meninggal karena bunuh diri. Salah satu faktor yang dinilai menjadi penyebab utama bunuh diri di kalangan mahasiswa adalah rendahnya kesadaran kesehatan mental.

"Banyak mahasiswa yang lupa menjaga mental health, karena mereka hanya fokus sama pekerjaan, sama tugas tugas mereka," kata Aktivis kesehatan jiwa dan pendiri Heart People Adi Chandra saat berbincang dengan Republika.co.id, Sabtu (9/3).

Penyebab bunuh diri diakui Adi Chandra tidak bisa digeneralisasi karena harus melihat pada faktor lingkungan, sosial, kesehatan dan berbagai faktor lainnya. Namun, Adi yang merupakan pendiri yayasan konseling melayani kasus bunuh diri ini mengaku, banyak mahasiswa yang menceritakan ingin bunuh diri karena faktor kurang sadarnya mahasiswa atas kesehatan mental.

Adi Chandra menyebut, banyak mahasiswa yang berkonsultasi pada yayasannya karena beban pekerjaan yang terlalu banyak. Di samping itu, ekspektasi mahasiswa juga terlalu tinggi dengan banyaknya hal yang dilakukan tanpa mengatur waktu dan kesehatan. 

"Alhasil banyak hal yang ternyata gagal karena tidak di manage dengan baik. Jadi mereka stres dan frustrasi," kata Adi.

Lebih jauh, lanjut Adi, bahkan mahasiswa kerap tidak bisa membedakan antara stres dan frustrasi, bahkan cenderung menyepelekan kedua faktor tersebut. Adi pun menjelaskan bahwa stres adalah saat di mana tubuh tertekan karena beban kerja. Sementara frustasi adalah perassan di mana seseorang merasa tidak bisa mencapai yang ia inginkan.

"Jadi misal melakukan banyak hal, baca buku, ngerjain tugas, makalah, tapi mereka kayak tidak mengerti atau sekadar tuntutan dari dosen, tapi mereka tidak enjoy," ujarnya menjelaskan.

Maka untuk menekan tendensi bunuh diri itu, diperlukan kesadaran besar mahasiswa untuk menceritakan kesehatan mentalnya. Mahasiswa seharusnya lebih terbuka dalam mencurahkan permasalahan yang dihadapi tanpa merasa malu. Di samping itu, pihak universitas juga dituntut untuk menciptakan iklim yang membuat mahasiswa sehat secara jiwa, raga dan spiritual.

"Tidak hanya diberikan beban secara akademik saja. Percuma kalau akademik pinter tapi ternyata mental health drop," ujar Adi Chandra.

Sayangnya, kesehatan mental dinilai Adi belum menjadi kebutuhan yang dianggap krusial di Indonesia. Masyarakat Indonesia masih lebih sadar kesehatan fisik bahkan politik dari pada kesehatan mental. Bahkan, masyarakat Indonesia kerap memandang miring orang-orang pemilik gangguan mental yang hendak mengungkapkan permasalahannya.

Alhasil, penderita kesehatan mental semakin tertekan dan kesadaran akan kesehatan mental menjadi terkesampingkan. Maka itu, Adi Chandra pun mendorong perlunya edukasi masyarakat atas kesadaran kesehatan mental.

"Harus ada momen edukasi, mental health itu apa, mau dicerna atau tidak, at least mereka tau ada mental health di kesehatan kita. Ini kebutuhan untuk me1mantain kebutuhan mental mereka. Awareness yang paling penting," ujar dia.

Untuk lingkup mahasiswa, Adi pun menilai akan sangat baik bila mahasiswa membuat kelompok dukungan atau support group yang menaungi mahasiswa dengan gangguan kesehatan mental. "Kalau ada support group, itu lebih baik. It's okay when you're not okay," kata dia.

Pihak Universitas Padjajaran (Unpad) mengaku tidak berdiam diri dengan adanya kasus bunuh diri mahasiswa. Kepala Kantor Komunikasi Unpad Syauqy Lukman menuturkan, pihak kampus terus mengimbau kepada para mahasiswa untuk lebih terbuka terkait permasalahannya sehari-hari.

"Bila ada kendala terkait perkuliahan, juga masalah-masalah pribadi lainnya, mahasiswa dapat melakukan konseling dengan dosen wali, wakil dekan, manajer akademik dan kemahasiswaan atau Kepala Program Studi," kata Syauqy.

Adapun layanan bimbingan dan konseling Unpad, kata Syauqy dipusatkan pada TPBK Fakultas Psikologi yang memang memiliki kompetensi di bidang tersebut. TPBK (Tim Pelayanan dan Bimbingan Konseling) adalah unit layanan yang dimiliki oleh Fakultas Psikologi Unpad, diperuntukkan gratis bagi mahasiswa Unpad yang membutuhkan bantuan psikologis. Layanan yang tersedia di TPBK meliputi bimbingan karir, kesulitan belajar, penyesuaian diri, masalah akademik, pertemanan, interaksi sosial dan permasalahan psikologis lainnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CctJzM
March 09, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CctJzM
via IFTTT
Share:

Monday, February 25, 2019

Hadapi Panen Raya Jagung, Kapasitas Dryer Perlu Diperhatikan

pembagian alat pengering jagung harus disertai pembinaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN – Menghadapi musim panen jagung di iklim penghujan seperti sekarang, pemerintah dinilai perlu memperhatikan kapasitas alat pengering (dryer) yang dimiliki petani. Ketua Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) Sudirman menyarankan pemerintah tak hanya fokus membagi-bagikan alat pengering saja.

“Membagikan dryer itu katakanlah memang diperlukan petani, tapi jangan hanya berhenti di situ,” kata Sudirman saat dihubungi Republika.co.id, Senin (25/2).

Menurut dia, sejak periode pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pembagian dryer kepada petani tidak dibarengi dengan pembinaan serta pengelolaan manajemen. Sehingga jika terjadi kerusakan pada dryer yang diberikan itu, petani tak tahu harus melakukan apa.

Dia menyarankan pemerintah membangun sistem pembinaan yang baik di tingkat koperasi dan badan usaha milik desa (bumdes). Hal itu agar dryer yang dibagikan pemerintah tak rusak dan dapat dimanfaatkan penggunaannya dengan baik.

“Kalau ada koperasi ataupun bumdes yang mengelola dryer, misalnya ada petani yang ingin mengeringkan jagungnya tinggal bayar sekian. Tarif itu hasilnya bisa dimanfaatkan bumdes untuk biaya perawatan mesin,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, kapasitas dryer yang dimiliki pabrik dan pedagang mencakup kurang dari 750 ribu ton jagung dalam sebulan. Jumlah tersebut, kata Sudirman, belum cukup untuk mengantisipasi pengeringan jagung dalam momentum panen raya bersama.

Dia juga menyesalkan langkah pemerintah yang agak lambat dalam menghadapi persoalan dryer. Pemberian dryer dilakukan pemerintah justru mendekati panen raya, bukan pada saat waktu tanam dilakukan petani.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NwbxFO
February 25, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NwbxFO
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Antisipasi Kejahatan Siber, KPU Siap Kerja Sama dengan BSSN

BSSN menyebut KPU adalah salah satu lembaga yang rentan diserang kejahatan siber.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan kesiapannya melakukan kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengantisipasi kejahatan siber terhadap lembaganya. Menurut Arief, KPU telah meminta pihak yang ahli di bidangnya bisa membantu mengamankan situs pemilu.

"Kami bersedia (bekerja sama) sepanjang dalam ketentuan diperbolehkan," jelas Arief kepada wartawan di Hotel Sari Pan Pacific, Sabtu (9/2).

Arief mengakui, KPU tidak memiliki keahlian dalam membangun sistem IT. Oleh karena itu, KPU meminta kepada pihak-pihak yang ahli dibidangnya untuk memberikan dukungan.

"Makanya saat kami membangun sistem IT dan keamanan IT, KPU bekerja sama dengan ahli," tuturnya.

Salah satu langkah yang telah dilakukan KPU yakni melakukan upgrade software dan hardware. Sistem IT KPU juga diperkuat dengan menambah sejumlah server.

Sementara itu, terkait kemungkinan kebocoran data, Arief menegaskan ia sudah mengingatkan rekannya di KPU untuk tidak main-main dengan hal tersebut. Ia meminta segera dilakukan penindakan jika terjadi kebocoran data.

"Kalau ditemukan tangkap saja, kami minta prosesnya dipercepat," ungkap Arief.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyebut, Indonesia menjadi negara dengan status darurat keamanan siber. Salah satu lembaga yang rentan diserang kejahatan siber adalah KPU.

Kepala BSSN Djoko Setiadi mengimbau KPU untuk mempercayakan keamanan siber pada lembaganya. "Jangan terjadi sebaliknya, BSSN dituduh melakukan pergerakan-pergerakan dan bersekongkol dengan salah satu siapapun,” kata Djoko kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (9/2).

Djoko menjelaskan, posisi BSSN merupakan lembaga hasil dari transformasi Lembaga Sandi Negara yang mana setiap pegawainya telah disumpah agar wajib mengemban tugas hingga seumur hidup dalam mengamankan keamanan sandi negara. Djoko menegaskan, posisi BSSN dalam hal ini netral dan independen sehingga tak perlu ada yang dikhawatirkan dalam menaruh kepercayaan keamanan siber.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TFqK9L
February 09, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TFqK9L
via IFTTT
Share: