Showing posts with label 2019 at 01:52AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:52AM. Show all posts

Friday, February 1, 2019

Bertanding di GBLA, Emil Minta Bobotoh Belajar dari Sejarah

Ia tidak ingin kasus tewasnya supporter kembali terulang di Kota Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung kembali bisa berlaga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dengan disaksikan bobotoh. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap laga tersebut bisa menjadi momentum pembelajaran bagi bobotoh.

"Seperti biasa belajarlah dari sejarah. Menonton itu dengan sportif dengan rasa bangga. Beri dukungan boleh tapi tidak negatif," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (1/2).

Menurut Emil, ia tidak ingin kasus tewasnya supporter kembali terulang di Kota Bandung. Ia mengatakan aksi bodoh oknum suporter itu justru merugikan tim kebanggaannya sendiri.

"Jangan sampai kejadian gara-gara ulah (oknum) bobotoh yang dirugikan kan Persibnya dihukum, didenda. Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran," katanya.

Perlu diketahui, Persib Bandung dijatuhi sanksi oleh Komdis PSSI akibat ulah suporternya. Tim kebanggaan Jabar ini harus menjalani laga usiran di luar Pulau Jawa dan tanpa bisa disaksikan bobotoh secara langsung.

Sanksi itu buntut dari tragedi meninggalnya suporter Persija Jakarta , Haringga Sirla di Stadion GBLA. Haringga tewas dikeroyok oknum bobotoh jelang laga Persib dengan Persija dalam lanjuta Liga 1 2018, Ahad (23/9).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gjf48z
February 02, 2019 at 01:52AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gjf48z
via IFTTT
Share:

Saturday, January 5, 2019

Warga Diimbau Hindari Pesisir Selat Sunda Radius 500 Meter

BMKG dan BAdan Geologi masih tetap terus memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk menghindari lokasi pesisir pantai di sekitar Selat Sunda dalam radius 500 meter. Berdasarkan informasi Badan Geologi terkait perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau, serta dengan mempertimbangkan kondisi lereng atau tebing dasar laut ataupun kondisi potensi kegempaan di Selat Sunda, maka zona waspada tsunami masih diterapkan dalam radius 500 meter dari tepi pantai yang berada pada elevasi rendah. Elevasi rendah ini adalah elevasi kurang dari lima meter di atas permukaan laut).

"Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada. Beraktivitas boleh di pantai atau pesisir Selat Sunda dalam radius 500 meter dari tepi pantai yang berada pada elevasi rendah," tulis keterangan resmi BMKG Sabtu (5/1) sore.

BMKG beserta Badan Geologi dengan dukungan TNI dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan masih tetap terus memantau, dan akan terus menyampaikan informasi perkembangannya. "Mohon terus memonitor perkembangan informasi terkait kewaspadaan bahaya tsunami, melalui website, aplikasi mobile dan media sosial Info BMKG, serta memonitor perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui aplikasi Magma Indonesia Badan Geologi-ESDM, agar tidak terpancing dengan informasi atau isu yang menyesatkan," pinta BMKG.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FaEYLY
January 06, 2019 at 01:52AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FaEYLY
via IFTTT
Share: