Showing posts with label 2019 at 02:11PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:11PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Siapa Mehmet Baru Pasca 566 Tahun Penaklukan Konstantinopel?

Mungkinkah sosok seperti Sultan Mehmed II akan muncul kembali?

REPUBLIKA.CO.ID, Sultan Mehmed II menjadi jawaban dari ramalan Rasulullah SAW yang tertera pada sebuah hadits. Hadits tersebut mendorong Sultan Mehmed II untuk berusaha keras menaklukkan Konstantinopel. Berbagai metode dan strategi dilakukan meskipun tak jarang menemui kegagalan.

“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan,” (HR Ahmad bin Hanval Al Musnad).

Pada 20 Jumadil Awal 857 H bertepatan dengan 29 Mei 1453 M, Al-Fatih beserta bala tentaranya berhasil menaklukkan Konstantinopel. Dia memasuki wilayah Konstantinopel dengan membawa serta kapal-kapal mereka melalui perbukitan Galata, untuk memasuki titik terlemah Konstantinopel, yaitu Selat Golden Horn.

Ketika itu, Sultan Mehmed II beserta ribuan tentaranya menarik kapal-kapal mereka melalui darat. Meski ada tentaranya mengatakan kemustahilan untuk melakukan strategi tersebut, namun Sultan Mehmed II tidak gentar. “Dia dengan tegas mengatakan kepada seluruh tentaranya untuk bergegas dan melaksanakan strategi tersebut,” ungkap Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim, mengisahkan kisah tersebut, Rabu (29/5).

Sebanyak 70 kapal diseberangkan melalui bukit hanya dalam satu malam, kehebatannya ini membuat Sastrawan Yoilmaz Oztuna berkata, ‘Tidaklah kami pernah melihat atau mendengar hal ajaib seperti ini, Mehmed telah menukar darat menjadi lautan dan melayarkan kapalnya di puncak gunung. Bahkan usahanya ini mengungguli apa yang pernah diilakukan oleh Alexander The Great’.

“Tapi ada hal-hal yang luar biasa dibalik sukses Sultan Mehmed II, hingga ia mampu melindungi seluruh rakyat di sana, baik Muslim maupun non-Muslim,” kata Ramli.

Sehari sebelum berjalannya strategi itu, ia memerintahkan semua tentaranya untuk berpuasa pada siang hari dan shalat Tahajud pada malam harinya sebelum berperang untuk meminta kemenangan pada Allah swt. Alhasil, Sultan Mehmed II berhasil membawa kemenangan dengan menaklukkan Konstantinopel dan memimpinnya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Setelah kemenangan itu, Sultan Mehmed II kemudian diberi gelar Sultan Muhammad Al-Fatih, sang penakluk konstantinopel yang mewujudkan janji Rasulullah SAW. Sultan Mehmed II memang terkenal sebagai sultan yang saleh.

Semasa hidupnya, dia tidak pernah meninggalkan shalat fardu, shalat sunah, shalat Tahajud, dan berpuasa. Sejak ia berusia delapan tahun, ia telah menghafal Alquran dan menguasai tujuh bahasa berbeda, yaitu Arab, Latin, Yunani, Serbia, Turki, Parsi, dan Ibrani.

Setelah ia memimpin Konstantinopel selama 19 tahun, dia berencana menaklukkan Roma, hanya saja, saat ingin melaksanakan cita-citanya, Al-Fatih wafat. Dia menghadap Ilahi pada 3 Mei 1481 karena sakit sewaktu dalam perjalanan jihad menuju pusat Imperium Romawi Barat di Roma, Italia.

“Ada yang mengatakan wafatnya Sultan Muhammad al-Fatih karena diracuni oleh dokter pribadinya Ya’qub Basya. Wallahualam ya,” ucap Ramli lagi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XcLdEp
May 30, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XcLdEp
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

REI Siap Dukung Pemerintah Bangun Ibu Kota Baru

Swasta sudah berpengalaman mengembangkan kota-kota baru di Jabodetabek.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata mengatakan anggotanya siap untuk memberikan dukungan dalam pembangunan ibu kota baru yang tengah dirancang pemerintah. Selama ini REI telah berpengalaman dalam mengembangkan kota-kota baru. Setidaknya terdapat 34 kota baru di kawasan Jabodetabek dengan luas rata-rata 60 hektare.

"Semuanya berhasil rata-rata menjadi kota baru mandiri serta menciptakan sentra-sentra ekonomi sehingga terjadi pemerataan ekonomi di masyarakat," kata Soelaeman di Jakarta, Kamis (23/5).

Salah satu yang berhasil adalah pengembangan kota baru seperti BSD, Bintaro dan Lippo Karawaci. Rata-rata luas wilayahnya 60 ribu hektare dengan lama pengembangan 20-30 tahun.

Menurut Eman, pengembangan kawasan baru sebaiknya memang banyak melibatkan swasta dan ahli-ahli di bidangnya. Sinergi dan koordinasi dibutuhkan mengingat pengembangan kawasan butuh waktu yang panjang.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengestimasi pembangunan ibukota baru akan membutuhkan anggaran sekitar Rp 466 triliun. Namun dari kebutuhan tersebut, dana yang disiapkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya sekitar Rp 30,6 triliun, dan itu pun bersifat multiyears. Sementara sisanya pemerintah akan menggandeng BUMN serta mengandalkan keterlibatan swasta antara lain melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Menurut Eman, swasta khususnya pengembang tidak masalah bila diminta mendanai pembangunan fasilitas hunian dan komersial di ibukota baru. Setidaknya, ungkap dia, akan ada captive market sebanyak 1,5 juta orang di ibu kota baru tersebut yang dari sisi properti pasti membutuhkan rumah, kawasan komersil, hotel, ruang pertemuan, pusat perbelanjaan, sarana hiburan dan rekreasi, serta fasilitas kota lainnya.

"Saya yakin pengembang tentu tertarik melihat captive marketnya yang besar," ujar pengembang yang juga seorang perencana kota (planner) tersebut.

Presiden Federasi Realestat Dunia (FIABCI) Asia Pasifik itu menjamin swasta terutama pengembang anggota REI mampu membiayai sendiri pembangunan ibu kota baru yang menurut rencana bakal dibangun di Kalimantan Tengah. "Investasi swasta tidak perlu dari dana pemerintah. Kami bisa pakai equity dan dana bank. Sedangkan untuk pengembangan beberapa proyek skala besar kami bisa bentuk konsorsium. Pembiayaan enggak ada masalah, karena captive marketnya sudah jelas," papar Eman.

Butuh Kepastian

Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius pemerintah dalam pengembangan kota baru. Pertama, aspek geografis dimana mencakup perhitungan potensi bencana, tanah gambut atau bukan, dan ketersediaan infrastruktur awal seperti listrik, air, serta akses jalan.

"Lebih baik bila lokasi ibukota baru nanti tidak jauh dari pelabuhan, sehingga biaya logistik untuk pengembang tidak terlalu mahal," ujar Eman.

Kedua, untuk menciptakan kota baru dibutuhkan regulasi atau payung hukum yang kuat, sehingga pengerjaan proyek memiliki kejelasan hukum. Pengelolaan ibu kota baru nantinya juga perlu diatur sebuah otorita yang memiliki kewenangan apakah setingkat Pemerintah Kota (Pemkot) atau dibentuk Badan Pengelola (BP) seperti BP Batam.

Ketiga, terkait dengan investasi, dibutuhkan insentif-insentif bagi swasta yang menjadi pionir dan membiayai sendiri pembangunan kota baru.

Keempat, terkait jaminan keamanan (secure) tanah dan pengendalian tanah. REI berpendapat pemerintah perlu mengendalikan tata ruang dan mengimplementasikan tata ruang tersebut dengan baik.

Dengan begitu, maka swasta lebih mudah melakukan pembangunan tanpa perlu direpotkan dengan negosiasi rumit untuk menggunakan atau mendapatkan tanah. "Pemerintah harus mampu mencegah dan mengontrol harga tanah, sehingga swasta tidak berspekulasi untuk membeli tanah di situ. Ini juga sangat penting bagi pengembang," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WYXyMs
May 23, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WYXyMs
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Pertagas Cetak Laba Bersih 146 Juta Dolar AS pada 2018

Peningkatan laba didorong meningkatnya kinerja operasi Pertagas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan keuangan yang positif pada 2018. Anak usaha dari Pertamina yang bergerak di sektor gas ini mencetak laba bersih perusahaan sebesar 146 juta dolar AS. 

Corporate Secretary Pertagas, Fitri Erika menjelaskan laba yang dibukukan oleh perusahaan pada 2018 mengalami kenaikan jika dibandingkan laba pada 2017 sebesar 141 juta dolar AS. Hijaunya sisi keuangan karena meningkatnya kinerja operasi yang dicatatkan Pertagas.

"Kami berhasil meningkatkan laba pada 2018 kemarin. Lebih baik dari 2017 silam," ujar Fitri melalui siaran persnya, Rabu (15/5).

Fitri menjelaskan sepanjang 2018 Pertagas berhasil meningkatkan volume Transportasi Gas sebanyak dua persen dari 502.043 MMSCF di 2017 menjadi 512.271 MMSCF di 2018. Transporasi Minyak dari ruas pipa Tempino-Plaju juga mencatatkan kinerja positif yaitu 3,71 MMBO atau naik 10 persen dari tahun lalu.

Lini usaha Pemrosesan LPG juga meningkat empat persen dibandingkan tahun lalu menjadi 214.446 ton. Bisnis Regasifikasi LNG turut meningkat delapan persen dari tahun 2017, dari 42.132 BBTU menjadi 45.624 BBTU.

"Peningkatan paling signifikan terdapat pada bisnis Kompresi Gas. Volumenya naik 41 persen dari 1.791 BBTU di tahun 2017 menjadi 2.531 BBTU di 2018," ujar Fitri. 

Total aset Pertagas pada 2018 naik signifikan, yaitu 106 persen dibandingkan 2017. Pada akhir 2018, total aset Pertagas adalah 2,048 juta dolar AS. Peningkatan ini disebabkan oleh penambahan investasi di tahun 2018.

Sepanjang tahun 2018 Pertagas telah menyelesaikan bebagai proyek yaitu Pipa Transmisi Gas Grissik-PUSRI, Pipa Transmis Gas Semare, Pipa Distribusi INL dan Polytama dan Jaringan Gas Rumah Tangga di Jambi, Balikapapan, Bontang dan Penajam Paser Utara. Total investasi Pertagas di tahun 2018 adalah 152 juta dolar AS. Saat ini,  Pertagas juga masih menyelesaikan beberapa proyek yang tengah berjalan yakni Pipa Transmisi Gas Gresik-Semarang, Pipa Transmisi Gas Duri-Dumai, Pipa Distribusi PDTA-PDTI dan Jaringan Gas Rumah Tangga di Samarinda dan PALI. 

Erika menyatakan, sebagai bentuk kontribusi nyata bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional, fokus utama Pertagas adalah menyediakan infrastruktur gas di Indonesia. "Harapannya dengan semakin banyak infrastruktur gas, penyaluran gas dari produsen ke konsumen lebih mudah sehingga suplai energi akan terus terjaga,” paparnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YnWEtk
May 15, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YnWEtk
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Ini 4 Manfaat Investasi Sejak Muda

Inevstasi yang tepat sejak muda sangat penting untuk masa depan.

Investasi bukanlah menjadi hal yang asing lagi bagi setiap orang. Pada dasarnya investasi merupakan kegiatan menanamkan modal pada suatu perusahaan atau aset dengan nilai yang tinggi dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat di kemudian hari.

Dengan begitu, investasi sering dikaitkan dengan hanya orang yang sudah bekerja dan berpenghasilan tinggi saja yang bisa melakukan investasi. Ya, mungkin itu zaman dulu yang jelas berbeda dengan zaman sekarang. Kini, generasi milenial pun sudah bisa melakukan investasi sejak dini.

Memang pada kenyataannya, milenial masih belum banyak yang akrab dengan investasi karena diantara mereka masih berat meninggalkan gaya hidup yang tinggi seperti belanja-belanja hingga nongkrong di kafe-kafe. Padahal investasi sekarang ini tidak butuh modal yang besar, cukup dengan Rp100 ribu saja, milenial sudah bisa investasi.

Meski modal investasi kecil tapi jika sudah dimulai sejak muda, Anda bisa merasakan banyak manfaat di kemudian hari. Namun, hal ini tentunya dengan jenis investasi yang tepat.

Manfaat Investasi

1. Nilai Aset dan Kekayaan akan Semakin Meningkat

Investasi secara otomatis dapat meningkatkan nilai aset serta kekayaan yang dimiliki. Aset yang dimaksud disini tidak terbatas pada gedung ataupun properti lainnya, tetapi uang yang dimiliki atau tersimpan sebagai dana investasi juga dapat digolongkan sebagai aset. Aset berupa ini jika disisihkan untuk investasi tentunya akan berkembang semakin banyak. Berkembangnya aset tentunya berbanding lurus dengan berkembangnya kekayaan yang dimiliki.

Baca Juga: Punya Uang Rp 1 Juta? Begini Cara Investasi Menguntungkan di Sukuk Tabungan 002

2. Merdeka dalam Hal Keuangan

Merdeka identik dengan kebebasan. Merdeka secara finansial berarti bebas dalam hal keuangan. Dikatakan bebas karena dapat menghidupi kebutuhan sehari-hari dengan kekayaan yang telah dimiliki tanpa harus bekerja keras.

Aset yang dimiliki jika diinvestasikan bisa mendatangkan uang yang dapat mengisi pundi-pundi rekening semakin banyak. Dari keuntungan inilah bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan tanpa perlu merasa khawatir dengan kondisi keuangan yang dimiliki.

3. Terhindar dari Inflasi

Inflasi dapat dikatakan hal yang wajar terjadi pada setiap negara. Setiap negara pasti mengalami inflasi meskipun dengan tingkatan yang berbeda. Indonesia sendiri dapat dikatakan sebagai negara dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi. Inflasi hampir memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perekonomian, terutama dalam hal jual beli, karena dapat melemahkan daya beli masyarakat. Untuk itu, investasi merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk terhindar dari inflasi.

4. Menyiapkan Masa Depan yang Cerah

Memasuki usia senja, meskipun keinginan untuk bekerja masih ada dan ingin terpenuhi, tapi fisik sudah tidak mampu memenuhi lagi. Di usia senja otomatis penghasilan yang didapat pun akan berkurang dibandingkan dengan masa-masa usia produktif.

Maka berinvestasi sejak muda merupakan cara untuk membantu mempersiapkan masa tua yang lebih cerah. Investasi yang direncanakan dan dimulai sejak sekarang tentunya akan membantu mencukupi kebutuhan di kemudian hari.

Baca Juga: Tips Investasi Pemula Sesuai dengan Usia

Jenis-jenis Investasi yang bisa Dicoba

Untuk memulai berinvestasi, tentunya harus paham terlebih dahulu jenis-jenis dari investasi. Hal ini dilakukan untuk menentukan investasi yang cocok dan sesuai dengan generasi milenial. Ada beberapa jenis investasi yang ada di Indonesia:

1. Emas

emas

Emas

Emas dapat dikatakan sebagai investasi termudah dan hal yang paling klasik.  Investasi emas dapat berupa logam mulia, emas perhiasan, emas batangan dan voucher emas (emas digital). Namun, kekurangan dari investasi ini terletak dari penyimpanannya.

Penyimpanan investasi emas disarankan menggunakan Safe Deposit Box yang disediakan oleh bank-bank tertentu. Jika tidak menggunakan jasa tersebut, penyimpanan juga dapat dilakukan secara mandiri dengan menggunakan brankas pribadi untuk menghindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Deposito

deposito

Deposito

Jika memiliki uang namun ingin menyimpannya dengan jangka waktu yang cukup panjang, bisa menggunakan deposito. Deposito sebenarnya tergolong tabungan namun memiliki jangka waktu tertentu berdasarkan kesepakatan dengan nasabah. Biasanya jangka waktu deposito antara 3,6 sampai 12 bulan. Deposito memiliki tiga jenis yang dapat dipilih sesuai dengan kemampuan generasi milennials, yaitu deposito berjangka, sertifikat deposito dan deposito on call.

3. Saham

saham

Saham

Saham merupakan tanda kepemilikan dalam suatu perusahaan. Saham sendiri hanya berbentuk lembaran kertas yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai tanda keikutsertaan modal dan presentase kepemilikan perusahaan. Risiko dan keuntungan dari saham memiliki sifat berbanding lurus, yaitu high risk dan high return.

Semakin tinggi risiko suatu saham, maka semakin tinggi pula keuntungan yang akan didapatkan. Untuk itu, jika ingin mencoba berinvestasi disini, maka harus memiliki kemampuan untuk menganalisa jenis saham dan analisa ketepatan mengenai penempatan modal yang dimiliki untuk investasi.

4. Properti

rumah

Properti

Tanah dan properti lainnya dapat dikategorikan sebagai investasi yang bersifat klasik, karena keberadaannya sudah ada sejak dahulu. Investasi di bidang ini cukuplah mudah, karena hanya dilakukan dengan sistem yang sederhana. Jika ingin berinvestasi di bidang ini tentunya dibutuhkan modal yang cukup besar pula, meskipun tidak dapat dipungkiri bahwa keuntungan yang didapat juga lumayan besar.

5. Reksadana

reksadana

Reksadana

Reksadana salah satu investasi yang cukup terkenal dengan risiko yang paling kecil dan mudah dilakukan. Reksadana merupakan tempat untuk menghimpun dana melalui pihak lain yang akan diwujudkan ke dalam surat berharga, bisa berwujud saham, obligasi maupun sekuritas lainnya. Dana yang dibutuhkan untuk investasi ini tergolong murah sesuai bank yang menerbitkan reksadana. Minimal dana yang diinvestasikan antara Rp, 50.000-500.000.

6. Obligasi

obligasi

Obligasi

Obligasi atau surat hutang secara sederhana dapat dikatakan sebagai investasi pinjaman. Berinvestasi di obligasi sama artinya dengan kita memberikan pinjaman kepada pemillik obligasi. Penerbit obligasi bisa pemerintah maupun perusahaan.

Wujud obligasi hampir sama dengan saham, yaitu berupa lembaran kertas perjanjian yang berisi nominal jumlah dan ketentuan presentase bunga. Obligasi ini memiliki jangka waktu tertentu. Di akhir periode perjanjian, perusahaan/negara yang menerbitkan obligasi akan mengembalikan modal yang dipinjamkan beserta bunga sebagai keuntungan pembeli obligasi.

7. Forex Trading

forex

Forex trading

Forex trading merupakan konsep investasi dengan berdagang mata uang asing. Forex trading ini memang masih asing didengar dan dilakukan oleh kebanyakan orang, karena investasi dalam bidang ini memiliki risiko yang sangat tinggi. Walaupun dengan keuntungan yang didapatkan sama tingginya. Keuntungan lain dari forex trading ini adalah adanya jangka waktu yang dapat dikategorikan pendek.

8. Valuta Asing

valas

Valuta asing

Valuta asing (valas) sudah sering kali terdengar di dunia perekonomian dan keuangan. Valuta asing sebenarnya mata uang yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional, seperti dollar, euro dan poundsterling.

Prinsip investasi di bidang ini sebenarnya hampir sama dengan forex trading, hanya saja yang diperdagangkan hanya mata uang yang diakui sebagai alat bayar perdagangan internasional. Valuta asing dapat dibeli ketika harga sedang turun dan dijual ketika harga sedang naik, dan selisihnya dapat menjadi keuntungan bagi investor.

Kelemahan dari investasi jenis ini adalah tidak stabilnya nilai tukar mata uang yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, misal kondisi politik ataupun sosial suatu negara.

Jadi Investor yang Cerdas

Hal penting yang perlu milenial ketahui dalam investasi adalah jadilah investor yang cerdas dan jangan hanya ikut-ikutan orang lain saja. Tentukan tujuan berinvestasi terlebih dahulu, kemudian barulah pilih jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, agar terhindar dari kerugian tetaplah mengontrol investasi yang dilakukan.

Baca Juga: Kesalahan dalam Melakukan Investasi dan Cara Memilih Investasi yang Tepat

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E34a4X
May 11, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E34a4X
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

BRISyariah Kembali Tawarkan Sukuk Tabungan ST-004

Penawaran sukuk tabungan ST-004 dilakukan secara online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan membuka masa penawaran instrumen Sukuk Negara Tabungan seri ST-004 yang diperuntukkan bagi investor ritel pada Jumat (3/5). PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIsyariah) kembali dipercaya menjadi mitra distribusi sukuk tabungan yang dikeluarkan oleh pemerintah ini.

Masa penawaran mulai tanggal 3 Mei 2019 sampai dengan 21 Mei 2019 pukul 10.00 WIB dan settlement tanggal 28 Mei 2019. Seperti ST-003, ST-004 juga dipasarkan secara online. Tujuan penerbitan ST004 secara online adalah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel, menyediakan alternatif investasi bagi masyarakat, mendukung terwujudnya keuangan inklusif, serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2019.

Sehubungan dengan waktu penerbitan ST-004 yang berdekatan dengan hari Pendidikan Nasional 2 Mei, maka tema penerbitan Sukuk Tabungan ST004 kali ini adalah “Investasi Cerdas untuk Pendidikan Berkualitas”. Dana yang terhimpun dari penjualan ST004 ini sebagian juga akan digunakan untuk membangun Sekolah dan Perguruan Tinggi diluar pulau Jawa, seperti ITK (Institut Teknologi Kalimantan) dengan fasilitas pendidikan setara ITS (Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya), dan ITERA (Institut Teknologi Sumatera) yang setara dengan ITB.

Sehingga diharapkan pemerataan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang setara dengan sekolah dan perguruan tinggi dipulau Jawa. ST-004 memiliki tingkat imbal hasil sebesar 7,95 persen per tahun sebagai kupon minimal dengan skema floating with floor, artinya tingkat imbalan acuan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate yang ditambah dengan spread tetap sebesar 195 bps (1,95 persen).

Tingkat imbalan/kupon untuk periode pertama (28 Mei – 10 Agustus 2019) adalah sebesar 7,95 persen. Nantinya, tingkat Imbalan/Kupon berikutnya akan disesuaikan setiap tiga bulan pada tanggal penyesuaian imbalan sampai dengan jatuh tempo.

Jika BI 7 Day RRR naik maka imbal hasil ST004 juga ikut naik, namun jika turun , maka imbalannya tetap di 7.95 persen pa. Imbalan dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulannya.

Masyarakat bisa memulai investasi dengan nilai yang cukup terjangkau. Sekretaris Perusahaan BRIsyariah, Indriati Tri Handayani mengatakan minimum pemesanan ST-004 adalah Rp 1 juta, sementara maksimum pemesanan adalah Rp 3 miliar.

Menurutnya, nilai investasi ST-004 ini cukup terjangkau. Harapannya agar bisa dijangkau generasi milenial. Apalagi pemesanan dilakukan secara online.

"Generasi milenial yang berniat memulai investasi tidak perlu ragu. Apalagi dilihat dari karakteristik Sukuk Tabungan, ST-004 ini aman, mudah dan menawarkan keuntungan yang menarik," katanya, Selasa (7/5).

Masyarakat bisa melakukan pemesanan ST-004 melalui aplikasi BRISonline dan website (http://bit.ly/2Y9G6VN). Bagi anda yang belum menjadi nasabah BRIsyariah, anda hanya perlu datang ke Kantor Cabang BRIsyariah untuk membuka rekening tabungan dan selanjutnya sudah bisa digunakan untuk melakukan investasi di Sukuk Tabungan ST004.

Untuk pembayaran pemesanan ST004 bisa dilakukan melalui teller bank dan secara online melalui internet banking. ST-004 memiliki tenor dua tahun. Waktu jatuh tempo adalah 10 Mei 2021. Seperti ST-003, ST-004 tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, namun bisa dicairkan lebih awal (early redemption) oleh investor sesuai syarat yang berlaku.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H5M18v
May 07, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H5M18v
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

BPN Datangi Bawaslu Laporkan Kesalahan Entry Data Situng

BPN melaporkan 13 ribu kesalahan data situng KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Informasi dan Teknologi (IT) BPN akan melaporkan temuan ribuan kesalahan entry data pada aplikasi Sistem Penghitungan Suara (Situng)  KPU ke Bawaslu, Kamis (2/5) siang ini. Kedatangan BPN kali ini adalah melaporkan 13 ribu kesalahan data situng KPU.

Insya Allah siang ini kami akan membawa bukti satu kardus berupa 2.500 lembar bukti kesalahan entry data Situng KPU,” kata Sekretaris Relawan  IT  BPN Dian Islamiati Fatwa dalam keterangan tertulisnya.

BPN sebelumnya mengaku telah memverikasi selama lima hari  (27 Maret- 1 Mei) data-data yang sudah masuk ke Situng, Dian mengaku tim Relawan IT menemukan sebanyak 13.031 kesalahan entry data. Data tersebut diperoleh dari 225.818 TPS. Total kesalahan sebanyak 5.7 persen.

Ada tiga kesalahan yang mereka temukan. Pertama, jumlah suara yang tercantum melebihi jumlah maksimal pemilih pada setiap TPS. Kedua, jumlah suara yang tercatat tidak sama dengan suara sah ditambah dengan suara tidak sah dan kertas suara tidak terpakai. Ketiga, Jumlah sah tidak sama dengan total perolehan suara sah dari kedua pasangan.

“Ribuan kesalahan yang kami temukan menunjukkan sistem Situng KPU tidak bisa diandalkan dan menyesatkan,” ujar Dian. Batas kewajaran dalam system IT maksimal 0,1 persen. Sementara kami menemukan kesalahan antara 5-7 persen,” ujar Dian.

Sementara itu Koordinator Gerakan Nasional Selamatkan Demokrasi (GNSD) DR M. Said Didu meminta agar Bawaslu segera turun tangan dan menghentikan Situng KPU.

“Agar tidak menimbulkan keresahan dan ketidakpercayaan publik yang meluas, Bawaslu harus segera menghentikan Situng KPU dan melakukan audit forensik oleh auditor independen,” tegas Said Didu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J5RC0d
May 02, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J5RC0d
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

In Picture: Aksi Jurnalis Peringati Hari Buruh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang Jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melakukan aksi pada saat peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) di depan Patung Kuba, Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Dalam aksinya AJI mengajak untuk seluruh Jurnalis bangkit melawan kekerasan, pemberangusan dan turbulensi industri media.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DGTSaJ
May 01, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DGTSaJ
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Telkom Berbagi Inspirasi dan Motivasi dengan 3.000 Mahasiswa

Telkom menggelar program BUMN Goes to Campus yang diinisiasi Kementerian BUMN.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Kementerian BUMN hadir memberikan inspirasi dan motivasi di depan sekitar 3.000 mahasiswa Universitas Muhammadiyah di Palembang, Selasa (23/4) lalu. Rektor Universitas Muhammadiyah, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M dalam sambutannya, selain berterima kasih pada semua pihak disampaikan pula bahwa kerja sama dengan Telkom akan terus dikembangkan.

Program BUMN Goes to Campus yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan peringatan hari ulang tahun ke-21 Kementerian BUMN. Program ini juga sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap peran BUMN dalam pembangunan nasional.

BUMN Goes to Campus di Universitas Muhammadiyah Palembang diisi dengan talkshow yang menghadirkan Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra, Rektor Universitas Muhammadiyah, Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M, Direktur Human Capital Management Telkom sekaligus Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Herdy Harman dan milenial entrepreneur lokal Fifie H. Boy. Kemudian dilanjutkan dengan sharing session oleh milenial BUMN dan Youtubers yang akan berbagi pengalaman seputar bidang yang mereka geluti dan menjadi inspirasi millenial untuk berkarya membangun bangsa.

Dalam rangka memperingati HUT Kementerian BUMN, Telkom menyelenggarakan program BUMN Goes to Campus di Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Universitas Muhammadiyah Palembang. BUMN lain juga melakukan kegiatan yang sama di beberapa universitas di seluruh Indonesia. Selain Telkom, hari ini juga ada BUMN yang melaksanakan BUMN Goes to Campus, seperti Semen Indonesia di Universitas Bung Hatta, Padang dan Perusahaan Gas Negara (PGN) di Universitas Santo Thomas, Medan.

“Pada beberapa tahun lalu BUMN sudah melaksanakan kegiatan ini, namun dilakukan secara sendiri-sendiri. Sekarang waktunya BUMN bersinergi membuat kegiatan-kegiatan secara masif untuk kepentingan bersama dan BUMN berkomitmen selalu hadir untuk negeri sebagai wujud sumbangsih nyata "Soko Guru" perekonomian nasional,” ujar Hambra selaku Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN dalam sambutannya di Universitas Muhammadiyah Palembang.

Dalam sesi talkshow, Direktur Human Capital Management Telkom Herdy Harman mengatakan, seiring berjalannya waktu BUMN hadir semakin kuat dan kokoh dalam memberikan kontribusi terbaiknya untuk masyarakat. BUMN hadir tidak hanya dalam hal pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tapi juga memberikan kesempatan yang luas bagi generasi muda untuk berkarya melalui berbagai program di antaranya Siswa Mengenal Nusantara, Rekrutmen Bersama, Spirit of Millenials dan BUMN Goes to Campus.

"Sesuai namanya, yakni BUMN Goes To Campus, setiap BUMN hadir di tengah mahasiswa di seluruh Indonesia demi memberikan inspirasi dan semangat untuk terus berkarya membangun bangsa,” jelas Herdy seperti dalam siaran persnya.

Herdy menyampaikan, memasuki era industri 4.0 dan menghadapi tantangan disruptive saat ini, Telkom memiliki konsep pengelolaan human capital yang mencakup aspek people, culture, organization dan digitizing process. "Ada lima aspek utama yang kami cari dalam menemukan talent-talent terbaik, yakni berkarakter kuat, kompetensi yang terbaik, memiliki kompetensi digital dengan disruptive mindset, kolaboratif serta memiliki social awareness,” kata Herdy.

Lebih lanjut Herdy menjelaskan bahwa dalam membentuk talent dan leader terbaik, Telkom menjalankan filosofi Great People dalam membangun talent dan leader. Mulai dari rekrutmen, pengelolaan kompetensi karyawan, pemberian reward dan program eksklusif untuk karyawan terpilih, work life integration hingga pensiun nantinya.

“Dengan konsep ini, diharapkan lulusan terbaik dari seluruh universitas di Indonesia dapat tertarik dan menjadi best talent di BUMN, khususnya di Telkom,” ujar Herdy.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan MOU antara FHCI dan Universitas Muhammadiyah Palembang serta penyerahan sejumlah bantuan untuk pengembangan kampus, antara lain bantuan perlengkapan laboratorium dan bantuan dana pendidikan untuk mahasiswa berprestasi. Acara ditutup dengan pengundian doorprize dan hiburan musik dari HiVi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vn0Wo8
April 25, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vn0Wo8
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Legenda Liverpool Ini Jadi Pelatih Klub Liga Australia

Fowler pernah menjadi top skorer dan meraup popularitas selama bermain di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, BRISBANE -- Legenda dan mantan penyerang Liverpool, Robbie Fowler, dipercaya sebagai pelatih klub Liga A Australia, Brisbane Roar FC. Ini merupakan pengalaman pertama Fowler di bidang manajemen pada klub papan atas Australia.

Fowler yang pernah berperan sebagai pemain sekaligus pelatih di klub Thailand, Muangthong United, sebelum pensiun pada 2012, diharapkan bisa mendongkrak prestasi Roar yang sedang menurun. Ia akan diikat dengan kontrak selama dua tahun.

"Saya sudah tidak sabar menghadapi tantangan dan siap untuk membawa kesuksesan di klub yang punya catatan sejarah membanggakan di Liga A," kata Fowler dalam siaran pers yang dikutip Reuters, Selasa (23/4). "Saya bersama keluarga sudah menjalani kehidupan di Queensland, jadi saya sangat gembira bisa kembali ke sini sebagai bagian dari keluarga Brisbane Roar."

Mantan pemain tim nasional Inggris tersebut pernah menjadi kapten klub North Queensland Fury pada musim 2009-2010 sebelum klub yang bermarkas di Townsville tersebut bubar karena dililit utang.

Musim kompetisi berikutnya, Fowler bergabung dengan klub anggota Liga A lainnya, Perth Glory. Fowler meraup popularitas selama bermain di Australia dan menjadi pencetak gol terbanyak sebelum hengkang ke Thailand.

Pria berusia 44 tahun tersebut akan menghadapi tugas berat sebagai pelatih. Fowler harus membangun kembali Roar yang saat ini mengalami musim yang buruk karena terpuruk di peringkat sembilan dari 10 klub peserta Liga A atau hanya mengantongi empat kemenangan dari total 26 pertandingan.

Fowler akan menggantikan posisi John Aloisi yang mengundurkan dari klub juara tiga kali Liga A itu pada Desember lalu dan pelatih sementara Darren Davies pun tidak berdaya untuk mengangkat kembali pamor klub yang dipermalukan 1-6 oleh Newcastle Jets pekan lalu.

"Brisbane yakin bahwa kami telah menunjukkan orang yang tepat dan seseorang yang haus akan kesuksesan," kata CEO Brisbane Roar, David Pourre.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W0IBZZ
April 23, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W0IBZZ
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Rumah Zakat Beri Pelatihan Pencatatan Keuangan

Rumah Zakat memberi pelatihan kepada pelaku usaha binaannya dan MTTG Sumatera.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Salah satu tolak ukur kesuksesan suatu usaha adalah tingginya angka penjualan produk. Demi mencapai hal tersebut, ada banyak hal yang harus dilakukan, seperti melakukan promosi, meningkatkan kualitas, memperbanyak kuantitas dan merapihkan administrasi pencatatan keuangan.

Oleh karena itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan proses tersebut, Rumah Zakat Medan sebagai Mitra dari Majelis Ta’limTelkom Group (MTTG) Sumatera, menggelar pelatihan pencatatan keuangan bagi para pelaku usaha dari binaan Rumah Zakat dan MTTG.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada Kamis (28/3) lalu, dimulai dari Pukul 11.00-12.30 WIB. Pelatihan ini di ikuti oleh enam orang pelaku usaha binaan yang merupakan ibu-ibu. Muhammad Arif, S.E. T pemateri pelatihan ini menyampaikan kiat-kiat pencatatan keuangan yang baik dan benar, selain itu ibu-ibu juga diajak langsung praktik mencatat keuangan.

Ernida Hasibuan ( 44 tahun) salah satu peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan yang diberikan ini. " Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi lebih teliti untuk melakukan produksi dan lebih rapi pencatatan keuangannya " ujarnya.

Karim Bancin, selaku fasilitator penanggung jawab pelaksana kegiatan ini, mengatakan  bahwa kegiatan ini merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan pemahaman bisnis kepada para ibu-ibu binaan. "Dengan adanya pelatihan ini semoga proses produksi yang dilakukan lebih terkontrol dan terarah," kata Karim, seperti dalam siaran pers Rumah Zakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CZTweJ
April 06, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CZTweJ
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Citra Satelit Ungkap Penyebab Letusan Gunung Agung di Bali

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Rencana kelompok Yahudi Indonesia memperingati hari kemerdekaan Israel di Jakarta ditentang keras oleh Partai PDI Perjuangan. PDIP, yang sangat menentang invasi militer Israel ke Palestina, tetap mendukung kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirai mengatakan, partainya secara jelas mendukung pemberian kemerdekaan bagi Palestina. "Kami tidak melihat urgensinya kelompok di Indonesia ikut merayakan kemerdekaan Israel," ujar Ara, sapaan akrabnya, saat dihubungi, Kamis (12/5).

Pada Sabtu (14/5) besok, negara Israel akan memperingati HUT Ke-63 kemerdekaannya. Rupanya, perayaan tersebut akan diikuti oleh selebrasi dari kelompok penganut Yahudi yang ada di Jakarta. Hingga kini kelompok tersebut masih merahasiakan lokasi perayaan karena menuai banyak kecaman.

Ara mengingatkan bahwa hingga kini pemerintah Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan pemerintah Israel. "Kalau ini dibiarkan, hubungan diplomatik Indonesia dengan Palestina bisa rusak."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2D7JI2H
April 04, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2D7JI2H
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Menang Atas Fulham, Pep Guardiola Puji Pemainnya

Melawan Fulham bukan pertandingan mudah yang mudah bagi City.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola memuji pemainnya ketika menang atas Fulham 2-0, Sabtu (30/3). Ia mengatakan, anak asuhnya bermain luar biasa dan meraih hasil yang fantastis.

Dua gol tersebut dicetak oleh Bernando Silva dan Sergio Aguero. Kemenangan ini membuat City kembali ke puncak klasemen sementara. Namun, posisi tersebut dapat kembali ke tangan Liverpool jika menang atas Tottenham Hotspur yang baru bermain Ahad (31/3) malam WIB.

"Itu adalah hasil luar biasa setelah jeda internasional dan bermain jauh. Kami melakukan apa yang harus kami lakukan," ujar Guardiola dilansir dari laman resmi klub, Ahad.

Mantan pelatih Barcelona itu menegaskan, pemainnya membuatnya kagum. Terutama pada babak pertama. Menurut dia, the Citizens bermain dengan semangat luar biasa dan mengendalikan permainan.

Guardiola puas atas kemenangan ini karena melawan Fulham bukan pertandingan mudah. Ia juga menilai perburuan gelar dengan Liverpool akan semakin sengit hingga akhir musim. "Liverpool dan Manchester City telah melakukan hal luar biasa sejauh ini sehingga layak mendapat pujian. Kami akan memiliki 80 poin dengan enam pertandingan lagi jika kami menang pekan depan," katanya.

Guardiola meminta pada para pemainnya agar menikmati kemenangan. Namun pelatih asal Spanyol itu juga berharap bisa memenangkan pertandingan di laga berikutnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uAOjW6
March 31, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uAOjW6
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Asosiasi Peternak: Suplai Bibit Ayam Berlebih

Jumlah bibit ayam saat ini berkisar 62-65 juta per minggu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Anggota Perhimpunan Peternak Unggas Nusantara (PPUN) Guntur Rotua mengatakan, suplai bibit anak ayam atau day old chicken (DOC) berdasarkan kandang terpasang sesuai dengan kebutuhan kandang terpasang. Kendati demikian, kata dia, kapasitas kandang yang ada saat ini melebihi suplai dengan kebutuhan ayam di pasaran.

“DOC sekarang itu sekitar 62-65 jutaan per minggu, nah kita (DOC di tingkat peternak) di atas itu. Artinya, sebenarnya suplai DOC terhadap kebutuhan itu over,” kata Guntur saat dihubungi Republika, Jumat (29/3).

Terlebih, kapasitas kandang terpasang semakin bertambah seiring dengan pembangunan kandang tertutup yang terus dilakukan. Jika mengacu pada kapasitas kandang terpasang itu, kata dia, Kementerian Pertanian (Kementan) dapat saja mengklaim suplai DOC sesuai dengan kebutuhan. Namun dia menilai, harus dibedakan terlebih dahulu suplai terhadap kebutuhan yang seperti apa.

Sementara itu Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita meminta kepada semua pihak untuk melakukan verifikasi dan konfirmasi data DOC untuk mengindari kesimpangsiuran. Dia mengklaim data Kementan berdasarkan populasi grant parent stock (GPS), parent stock (PS), final stock, dan DOC diperoleh dari semua pembibit ayam ras di seluruh dunia melalui surat elektronik yang masuk.

Menurutnya, laporan tersebut diperoleh dari jumlah produksi DOC FS tahun 2018 yang mencapai 3.137.707.479 ekor per tahun atau setara dengan daging ayam sebanyak 3.361.638 ton per tahun. Dari perhitungan tersebut, kata dia, rata-rata produksi per bulan sebanyak 261.475.623 ekor sedangkan untuk produksi DOC FS pada Januari 2019 sebanyak 268.004.654 ekor per bulan.

Dia menjelaskan, pengaturan keseimbangan suplai dan kebutuhan daging ayam ras akan dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap peternak mandiri, koperasi, serta konsumen sehingga mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berkeadilan.

“Jadi, penambahan atau pengurangan produksi ayam ras bisa dilakukan kalau terjadi ketidakseimbangan supply-demand,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HMFtx8
March 29, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HMFtx8
via IFTTT
Share:

Thursday, March 28, 2019

Bos Facebook Indonesia Mundur

Indonesia merupakan salah satu negara pengguna Facebook terbesar keempat di dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sri Widowati, yang selama tiga tahun terakhir menjabat sebagai Pimpinan Facebook Indonesia, resmi meninggalkan jabatannya. Menurut informasi dari Facebook, Wido mengundurkan diri untuk mengembangkan kariernya di luar perusahaan tersebut, namun, tidak disebutkan apa kegiatan dia berikutnya setelah mundur dari jabatannya ini.

"Kami berterima kasih atas dampak positif yang telah Wido berikan selama tiga tahun terakhir dalam membantu menjalankan program-program Facebook di Indonesia," kata juru bicara Facebook dalam keterangan resmi, Kamis (28/3).

Facebook mengaku saat ini masih dalam proses mencari pengganti pimpinan mereka di Indonesia. "Kami berharap agar kesuksesan selalu menyertai langkah Wido ke depannya," kata sang juru bicara.

Sri Widowati ditunjuk menjadi pimpinan Facebook Indonesia, menggantikan pendahulunya Ananda Tilak. Wido sebelum di Facebook telah berkarier di bidang pemasaran selama ebih dari 20 tahun, dan pernah menjabat berbagai posisi antara lain di Garnier dan Unilever.

Facebook saat ini merupakan jejaring sosial terbesar di dunia, secara global platform ini memiliki lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia. Indonesia merupakan salah satu negara pengguna Facebook terbesar keempat di dunia, pada 2018 lalu diperkirakan jumlah pengguna Indonesia mencapai 130 juta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V0XlHI
March 28, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V0XlHI
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

Cerita Emre Can Tentang Ronaldo yang Rendah Hati

Can melihat eks Madrid itu tak pernah gunakan kebintangan untuk menyombongkan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Emre Can menggambarkan kerendahan hati seorang Cristiano Ronaldo. Keduanya bermain bersama di Juventus.

Can melihat eks Real Madrid itu tidak pernah menggunakan kebintangan untuk menyombongkan diri. Menurutnya, Ronaldo justru tipikal manusia yang pendiam dan selalu membumi.

"Dia membuat saya terkesan. Dia yang pertama mengatakan halo dan terima kasih untuk apa pun. Dia tidak hanya bertindak seperti itu kepada rekan setim, tapi juga kepada semua masseur (ahli pijat di klub profesional), pelatih, dan staf lainnya," kata Can kepada Bild dikutip dari Football Italia, Kamis (21/3).

Eks Liverpool berpendapat, banyak orang akan keheranan mengetahui keseharian CR7 tersebut. Pada kesempatan serupa, ia diminta mengomentari selebrasi selangkangan ala Ronaldo saat mencetak hattrick ke gawang Atlerico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, tengah pekan lalu.

Aksi peraih lima ballon d'Or (pemain terbaik dunia) itu sedang diinvestigasi UEFA. Artinya kapten tim nasional Portugal berpotensi terkena hukuman.

Can tidak ingin membahas detail gerakan tersebut. Tapi ia menegaskan tindakan rekannya karena ulah beberapa oknum di Atletico Madrid pada leg pertama.

Kala itu nyaris sepanjang pertandingan, Ronaldo mendapat cemoohan penggemar Los Colchoneros. Puncaknya ketika pelatih Diego Simeone melakukan aksi yang sama dengan tindakan Ronaldo.

Jadi sebelum Ronaldo, Simeone sudah merayakan keberhasilan dengan cara demikian. Apa yang terlihat di Turin, seperti sebuah pembalasan. "Semua orang tahu, perayaan (Ronaldo) ditujukan pada siapa. Saya merasa hebat dengannya, saya senang dia mencetak hattrick, karena tidak mudah baginya saat menjalani leg pertama," jelas Can.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cwv44v
March 21, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cwv44v
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Pengamat: Kasus Romy Bisa Menyulitkan PPP Lolos ke Senayan

Pengamat: Tren elektabilitas PPP Sempat Alami Kenaikan Sebelum Kasus Romy

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO dan Founder Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengungkapkan tren elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sempat mengalami kenaikan. Bahkan menurut survei terakhir yang dilakukan Alvara, elektabilitas PPP berada di angka 3,5 persen.

"Ya kalau kita lihat sejak 2018 itu posisi terakhir dulu di kisaran satu persen, lalu sampai akhir Februari (2019) ini sudah naik ke hampir 3,5 persen. Tinggal sedikit lagi untuk mencapai parliamentary treshold (ambang batas parlemen) empat persen," kata Hasanuddin saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (17/3).

Hasanuddin berpandangan adanya kasus yang membelit Ketua Umum PPP non-aktif M Romahurmuziy (Romy) tersebut diprediksi bakal menyulitkan PPP untuk menaikan elektabilitas agar bisa lolos PT. Selain itu kasus tersebut juga dinilai  bakal menganggu soliditas partai, terutama dari caleg yang akan bertarung. Apalagi pemilu menyisakan waktu 30 hari lagi.

"Jadi saya kira kasus romy ini akan berdampak sangat signifikan terhadap suara elektabilitas dari PPP," ujarnya.

Ia menambahkan, pascapengangkatan Suharso Monoarfa sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP, partai berlambang Ka'bah itu harus segera menggelar konsolidasi secara masif terhadap organ-organ partai. Hal itu dinilai perlu untuk menjaga solidias partai.

"Apalagi kalau kita lihat PPP ini sejak pertikaian partai itu sangat kuat ya. Sejak misalkan bagaimana dengan Pak Djan Faridz yang dulu punya sejarah pertikaian yang masih cukup kuat. Jadi saya kira tugas plt Pak Suharso monoarfa sangat berat karena harus segera melakukan konsolidasi partai," katanya.

Sebelumnya Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengaku optimis partainya bisa lolos ambang batas parlemen. Sejarah panjang yang dimiliki PPP membuat Suharso cukup yain partainya meraih empat persen.

"Kami punya keyakinan, karena kami punya kemampuan, Kami punya sejarah yang panjang, kami punya kader-kader terbaik, Kami punya generasi penerus dari partai ini," ungkapnya.

Selain itu ia juga mengajak seluruh kader PPP untuk tidak berlarut dalam kesedihan ditetapkannya Romy sebagai tersangka oleh KPK. Ia berharap adanya peristiwa tersebut bisa semakin membuat partainya semakin besar.

"Mudah-mudahan cobaan ini akan membawa partai ini menjadi besar, tinggal waktu dan sejarah yang akan mencatat dalam sisa-sisa waktu kedepan apakah kami dapat membuktikan bahwa partai ini akan eksis dan tetap hadir, lolos dari parlementary threshold," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HqkSig
March 17, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HqkSig
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Panglima TNI: Pondok Pesantren Samudranya Ilmu

Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, mengatakan pondok pesantren merupakan samudra ilmu yang tak terbatas pada ilmu agama saja. 

"Pondok pesantren adalah tempat samudranya ilmu dan bukan hanya mengajarkan pengetahuan agama. Ilmu-ilmu pengetahuan lain juga sangat penting dan berguna untuk membangun negeri ini," ujar Hadi dalam keterangan persnya yang diterima Republika.co.id, Rabu (13/3).

Dia mengatakan, Indonesia adalah negara besar. Karena itu, kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah kunci untuk menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Indonesia, kata dia, wilayahnya sangat luas dan penuh dengan sumber daya alam yang melimpah.

“Di dalamnya bermacam-macam suku dan agama serta kaya dengan berbagai budaya yang indah," ungkap dia

Menurutnya, hanya dengan pendidikan yang maju pula, Indonesia dapat menjadi bangsa terkemuka dan maju. 

Karena itu, Hadi menyampaikan, seluruh komponen bangsa harus mengisi ilmu dengan cara belajar untuk mengelola wilayah negara Indonesia yang luas itu.

Di sisi lain, Hadi mengatakan, saat ini berita maupun informasi yang tidak bertanggung jawab atau hoaks hampir setiap hari diterima.

Terkadang, seseorang secara tak sadar turut berkontribusi untuk menyampaikan berita tersebut, karena ingin menjadi citizen journalist atau pewarta warga.

"Untuk itu, kita tidak boleh menerima berita-berita dengan mudah tanpa didukung fakta dan data yang akurat," ujarnya.

Hadi menuturkan, pada zaman dulu, perang antarnegara menggunakan kekuatan bersenjata. Kemudian perang masuk ke generasi kedua yang juga menggunakan kekuatan bersenjata. Saat ini perang dilakukan dengan serangan informasi.

"Mari kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI dengan tidak mudah terprovokasi dengan berita-berita hoax. Cerdas untuk dalam menyikapi berita tersebut," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Chp933
March 13, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Chp933
via IFTTT
Share:

Kisah Pendeta Yahudi Masuk Islam setelah Mencekik Nabi SAW

Nabi SAW saat itu sedang memimpin majelis ilmu di masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kehidupan Nabi Muhammad SAW dan keluarga termasuk sederhana. Walaupun bisa saja memiliki harta yang banyak dari perdagangan dan rampasan perang, tetapi Rasulullah SAW lebih menyukai zuhud. Sebab, beliau lebih mengutamakan kebutuhan umat dan kemaslahatan Islam.

Sampailah suatu kali, Rasulullah SAW terpaksa berutang untuk memenuhi beberapa keperluannya. Beliau berutang kepada seorang Yahudi di Madinah. Namanya, Zaid bin San'ah.

Sebagian masyarakat mengenal Zaid tidak hanya sebagai pedagang, tetapi juga ahli kitab. Dia pakar Taurat, sehingga amat dihormati kaum Yahudi di Madinah. Walaupun mengetahui kabar kenabian Rasulullah SAW, sebagaimana dinubuatkan Taurat dan Injil, Zaid enggan menyatakan Islam.

Maka begitu Rasulullah SAW berutang kepadanya, Zaid melayaninya sebagai orang biasa. Keduanya lantas menyepakati tenggat waktu pembayaran.

Hari demi hari berlalu. Nabi SAW suatu waktu memimpin majelis ilmu di Masjid Nabawi. Rumah ibadah itu penuh sesak oleh para sahabat yang dengan penuh perhatian menyimak ceramah Rasulullah SAW.

Tiba-tiba, datanglah Zaid bin San'ah melalui pintu masjid. Dia lantas meminta celah, agar bisa sampai ke shaf terdepan. Banyak kaum Muslimin di sana belum mengetahui siapa pria yang tampaknya sedang terburu-buru itu.

Bukannya langsung duduk, Zaid yang kini sudah di shaf terdepan justru berdiri tepat di belakang Rasulullah SAW. Dia lalu menarik kain serban Nabi SAW yang melingkar di lehernya, sehingga beliau seketika tercekik.

Seluruh sahabat otomatis berdiri, seperti hendak menyerang pria asing ini. Umar bin Khaththab yang berada dekat sekali dengan Nabi SAW berkata, "Wahai Rasulullah SAW, izinkanlah saya untuk memenggal kepala orang ini!" Umar menatap Zaid dengan wajah merah padam, menahan murka.

Nabi SAW memberi isyarat dengan tangannya agar Umar dan seluruh hadirin tenang. Masih dalam keadaan tercekik, beliau lantas menoleh ke arah Zaid.

"Wahai Yahudi, ada apa?" kata beliau--tanpa mengungkapkan nama Zaid bin San'ah.

"Kau berutang padaku, Muhammad! Dan aku tahu, kalian ini orang Quraisy sangat suka menunda-nunda pembayaran utang," kata yang ditanya.

"Bukankah belum tiba saatnya (tenggat waktu pembayaran)?" tanya Nabi SAW lagi.

"Saya tidak peduli. Bayar utangmu sekarang juga!" seru Zaid lagi, sembari melepas serban Nabi SAW.

Maka Rasulullah SAW berpaling kepada Umar dan berkata, "Wahai Umar, ambilkan dari Baitul Maal sebanyak 20 sha' (sekira 40 kg) kurma untuk membayar utangku kepada Yahudi ini dan sebanyak 20 sha' kurma lagi."

"Wahai Rasulullah, 20 sha' itu untuk utang engkau. Tetapi, 20 sha' lagi untuk apa?" tanya Umar.

"Itu sebagai hukuman karena engkau telah menakut-nakuti dia," jawab Nabi SAW.

Singkat cerita, Umar pun keluar dari masjid dan berjalan menuju Baitul Maal (kas negara). Dia diikuti oleh Zaid dari belakang.

Sepanjang perjalanan, Umar mencoba meredam kekesalan. Bagaimana mungkin seorang Yahudi bisa dengan pongahnya mencekik Rasulullah SAW tepat di depannya? Ingin betul Umar melampiaskan amarahnya ke orang yang sedang berjalan di belakangnya itu.

Bagaimanapun, ketaatan Umar kepada Nabi SAW jauh lebih besar. Sampailah Umar dan Zaid di Baitul Maal. Sahabat bergelar al-Faruq itu lantas menyiapkan dua karung. Masing-masing akan diisi 20 sha kurma.

Karung pertama yang tuntas diisi lantas diberikannya kepada pria Yahudi itu. Sementara Umar sedang mengisi karung kedua, sang pencekik Nabi SAW tadi mencegahnya.

"Wahai Umar. Tahanlah. Jangan kau masukkan kurma ke karung itu," katanya.

Umar tidak peduli, "Aku hanya melaksanakan perintah Nabi SAW! Aku tidak ingin mendengarmu!"

"Wahai Umar, apakah kau tidak mengenal saya?"

"Saya tidak peduli!" jawab Umar dengan ketus.

"Saya adalah Zaid bin San'ah."

Mendengarnya, Umar seketika terkejut, kemudian berdiri menghadapnya. "Apakah benar kamu Zaid bin San'ah!? Zaid yang pendeta Yahudi, ahli Taurat?" tanya Umar setengah tak percaya.

"Benar. Akulah Zaid bin San'ah," jawab si Yahudi dengan tenang.

"Kau! Bukankah kau tahu bahwa Muhammad adalah utusan Allah!?" tanya Umar lagi.

"Benar. Aku mengetahuinya. Tapi, coba engkau pikir, wahai Umar. Bagaimana mungkin aku nekad mencekik dirinya di depan kalian, umat Islam yang mengimaninya sebagai nabi? Bahkan aku melakukannya seorang diri dan di dalam masjid kalian. Apa engkau pikir aku sudah gila?" ujar Zaid.

"Mengapa kau melakukannya?" tanya Umar.

"Sungguh, sebelum tadi aku datang ke masjid kalian, aku telah mendapati tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Hampir seluruh tanda-tanda itu ada padanya. Hanya saja, masih ada satu tanda yang belum tampak jelas bagiku. Yakni, bahwa kasih sayangnya mengalahkan rasa amarahnya," jelas Zaid.

"Maka dari itu, aku nekad melakukan hal tadi. Aku tahu, utang Muhammad belum jatuh tempo. Aku sengaja memancing emosi Muhammad dan kalian, para sahabatnya. Aku sudah bertekad mempertaruhkan nyawaku hanya untuk membuktikan kebenaran, adakah tanda kenabian yang terakhir itu pada diri Muhammad."

"Dan kini aku percaya. Ternyata benar kasih sayang beliau mengalahkan marahnya. Maka saksikanlah, wahai Umar, asyhadu an laa ilaaha illa Allah, wa asyhadu anna Muhammad rasulullah," tegas Zaid bin San'ah.

Demikianlah, pendeta Yahudi itu akhirnya masuk Islam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FaVOtf
March 13, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FaVOtf
via IFTTT
Share:

Saturday, January 12, 2019

Indonesia Bidik Timur Tengah Investasi di Sektor Migas

Indonesia membidik kerja sama dengan Irak dan Azerbaijan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbagai terobosan sedang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan investasi subsektor minyak dan gas bumi (migas). Salah satunya membidik kerja sama dengan sejumlah negara terutama di kawasan Timur Tengah yaitu Irak dan Azerbaijan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto menjelaskan Selain Azerbaijan, Irak juga menjadi sasaran utama kerja sama dalam pengembangan industri petrokimia, pembangunan kilang dan eksplorasi lapangan migas di negara tersebut melalui PT. Pertamina (Persero).

"Nanti masih banyak kerja sama lain yang menyusul akan dilakukan," ujar Djoko, Sabtu (12/1).

5 Blok Migas Masuk dalam Lelang Tahap I 2019

Direktur Pembinaan Program Migas, Soerjaningsih mengemukakan rencana memperlebar peluang investasi hulu migas ke kawasan Timur Tengah. "Yang akan kita laksanakan tahun ini adalah meningkatkan kerja sama dengan Irak dan Azerbaijan. Dengan Azerbaijan, kita ditawari eksplorasi lapangan migas di sana dan juga impor minyak mentah," ujar Soerjaningsih.

Kendati demikian, kemitraan kedua negara sifatnya masih penjajakan atau negosiasi. Hal ini nanti akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan bilateral antar kedua negara.

Investasi sektor migas di luar negeri bukan hal baru bagi Pemerintah Indonesia. Sebab, sepanjang 2018 ada (empat) empat kerja sama pokok di sektor migas yang berhasil disepakati oleh kedua belah pihak. Pertama Indonesia dengan Rusia melalui Rosneft, membangun kilang GRR Tuban dengan nilai investasi 15-16 miliar dolar AS.

Kedua, kerja sama Indonesia dengan Saudi melalui Saudi Aramco, mengerjakan proyek RDMP kilang Cilacap dengan nilai investasi 5,4 - 6 miliar dolar AS. Ketiga, kerja sama Indonesia dengan Azerbaijan.

Pertamina menjalin kerja sama dengan SOCAR dalam hal impor minyak mentah dan ekslporasi lapangan migas. Nilai investasinya akan diketahui setelah penandatangan nota kesepahaman. Keempat, kerja sama Indonesia dengan Bangladesh. Kelima, Indonesia dengan Pakistan dalam hal pasokan LNG dengan nilai penerimaan sebesar 14,3 miliar dolar AS.

Kerja sama dengan berbagai negara ini diharapkan mampu menjaga tren investasi sektor ESDM. Sebagai catatan, realisasi investasi di sektor ESDM tahun 2018 mencapai angka USD 32,2 miliar atau setara Rp 462,83 triliun.

Dari jumlah tersebut, sebesar 12,5 miliar dolar AS merupakan realisasi dari subsektor migas. Perolehan ini mengalami peningkatan dibandingkan pencapaian 2017 dimana sektor migas baik hulu dan hilir hanya mengangongi investasi senilai 11 miliar dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QGiHav
January 12, 2019 at 02:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QGiHav
via IFTTT
Share: