Showing posts with label 2019 at 02:03PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:03PM. Show all posts

Saturday, May 25, 2019

Dinkes Bekasi Siapkan Tim Pantau Kesehatan Pemudik

Tim monitoring berjumlah 25 orang petugas medis dengan sistem kerja secara keliling.

REPUBLIKA.CO.ID, CIKARANG -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyiapkan tim monitoring yang bertugas memantau kesehatan para pemudik yang melintasi jalur mudik di wilayah itu. Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti mengatakan, tim monitoring yang dibentuk pihaknya berjumlah 25 orang petugas medis dengan sistem kerja secara keliling.

"Kalau ada yang ditemukan sakit di pinggir jalan, mereka akan langsung diobati petugas monitoring yang memang membawa persediaan obat-obatan," kata dia, Sabtu (25/5).

Sementara apabila diperlukan penanganan khusus dari tim dokter, petugas akan membawa mereka ke RSUD Kabupaten Bekasi di Kecamatan Cibitung. Enny melanjutkan, petugas monitoring kesehatan ini bergerak secara mobile di sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura), Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, serta ruas Tol Jakarta-Cikampek.

Untuk jalur Pantura, mereka akan bergerak menyusuri Jalan Diponegoro, Sultan Hasanudin, Teuku Umar, Imam Bonjol, Fatahilah, dan Jalan H. Oemar Said Cokroaminoto.

Juga ke Jalan Yos Sudarso, Gatot Subroto, RE Martadinata, Urip Sumoharjo, Pacing Bekasi, hingga Jalan Raya Rengas Bandung yang merupakan perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang.

"Sedangkan untuk monitoring di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang dan ruas Tol Jakarta-Cikampek, petugas akan menyisir dari perbatasan Kota Bekasi sampai perbatasan Kabupaten Karawang," katanya.

Selain tim kecil monitoring ini, pihaknya juga akan menyediakan posko kesehatan di 11 titik wilayahnya dengan bantuan Polres Metro Bekasi, Dinas Perhubungan, dan unsur masyarakat lainnya.

"Kita selalu koordinasi dengan mereka, terutama soal pemilihan titik posko dan juga tentunya pelayanan yang ada di dalam posko mudik," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X5k06N
May 25, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X5k06N
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Mengulik Sebaran Kuliner Pecel di Indonesia

Pecel bisa jadi mulai tersebar pada masa pascaperang Diponegoro.

REPUBLIKA.CO.ID, Hingga kini, kuliner tradisional pecel biasanya selalu identik sebagai makanan khas masyarakat Pulau Jawa. Lalu benarkah demikian?

Antropolog dari Universitas Brawijaya (UB), Ary Budiyanto mencoba mengulik sekilas sebaran kuliner pecel di Indonesia. Termasuk bagaimana perbedaan rasa pecel di satu wilayah dengan lainnya. Lalu juga terkait bumbu khas pecel di beberapa daerah.

Berdasarkan Centhini (1814), pecel sudah tersebar di hampir seluruh Pulau Jawa. Akan tetapi pecel di sini lebih menitikberatkan pada menu pecel ayamnya. "Namun, bisa dipastikan bahwa pecel sayur kini tersebar di mana ada etnis Jawa Tengahan dan Timuran berada," ujar Ary kepada Republika.co.id, belum lama ini.

Dari keterangan Centhini juga dapat dilihat bagaimana pecel sayuran ditemukan di Jawa Tengah Selatan. Lalu sepertinya mulai terus menyebar ke bagian tengah dan wilayah timur lainnya.

Di sisi lain, Ary berpendapat, pecel bisa jadi mulai tersebar pada masa pascaperang Diponegoro (1825 - 1830). Melalui laskar Diponegoro yang berpencar ke berbagai daerah, kuliner pecel nampaknya juga ikut menyebar di dalamnya. Kemudian berevolusi dengan selera dan cita rasa lokal daerah masing-masing. 

Di antara pecel khas di Pulau Jawa, Ary menilai, hanya bumbu Madiun yang tidak memakai terasi dan kencur. Pecel Madiun juga sepertinya dimasak secara khusus. Dalam hal ini caranya dengan menyangrai bumbu utama. "Yakni cabai rawit, daun jeruk dan bawang putih di atas cobek tanah," tambah Ary.

Sementara proses memasak kacang tanah, Ary mengungkapkan, sebagian besar orang Madiun biasanya mengupas kulit arinya terlebih dahulu. Lalu digoreng dan ditumbuk dengan garam serta gula merah. Bahkan, kemungkinan juga dengan mencampurkan asam jawa di dalamnya. 

"Hingga pada tahun-tahun 90-an akhir, cita rasa bumbu pecel Madiun cenderung pedas dan gurih (asin). Namun kini sepertinya berubah lebih manis," katanya.

Di sisi lain, Ary juga mencoba menjelaskan bagaimana bumbu pecel Jawa Timuran dan Tengahan lainnya. Sepengetahuannya, proses masak kacang tanah di wilayah ini seringkali digoreng dengan kulit arinya. 

Secara umum, kata Ary, cara memasak mereka lebih praktis dengan menggoreng seluruh bahan bumbu. Bahan seperti bawang putih, terasi, daun jeruk purut dan cabe ditumbuk hingga halus atau setengah halus. Selanjutnya, mencampur kacang tanah yang telah digoreng utuh dengan kulit arinya bersama asam Jawa. "(Lalu--red) gula merah dan garam secukupnya," tambah dia.

Sementara bumbu pecel daerah Jawa Tengah dan Timuran, Ary berpendapat, kebanyakan memakai asam jawa. Bumbu pecel jenis terakhir ini serupa dengan yang berada di Malang. Namun untuk lebih memastikannya secara detail, ini diperlukan penelitian lebih lanjut ke depannya.

Hal yang pasti, ia melanjutkan, bumbu kencur atau asam Jawa pada pecel Malang bukan suatu kekhasan dari daerah ini. Sebab, bumbu tersebut dipakai secara umum di Pulau Jawa. "Bumbu pecel Madiun bisa dipastikan yang paling khas, karena tanpa terasi dan kencur dan dengan teknik sangrai di atas cobek tanah," tutup Ary.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LJQEth
May 15, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LJQEth
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Tarawih dan Iktikaf, Favorit Warga di Masjid Raya Sumbar

tarawih dan iktikaf di Masjid Raya Sumbar dihadiri ribuan jamaah.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG— Masjid Raya Sumatra Barat yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman di Kota Padang termasuk salah satu masjid favorit bagi warga Padang dan sekitarnya untuk menunaikan shalat tarawih. 

Ketua Pengurus Masjid Raya Sumbar, Yulius Said, mengatakan setiap malamnya lebih dari dua ribu  jamaah ikut tarawih di masjid raya setiap malam Ramadhan. 

Yulius menceritakan kegiatan Ramadhan di Masjid Raya Sumbar ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari penyediaan takjil buat buka bersama setiap hari. 

Pengurus, kata Yulius, mencatat ada 500 orang lebih yang hadir berbuka di Masjid Raya Sumbar setiap hari. Di situ mereka menyediakan aneka makanan dan minuman takjil seperti korma, gorengan, minuman teh, dan lain-lain. 

"Kami tidak mematok berapa orang yang boleh datang (buka puasa di Masjid Raya Sumbar). Tidak ada batasan. Tapi biasanya yang datang 500 orang setiap hari," kata Yulius kepada Republika.co.id, Sabtu (11/5).

Untuk biaya menyediakan iftar ini, Yulius menyebut berasal dari uang sedekah para jamaah, uang kas masjid, dan dari donatur. 

Untuk kurma saja, kata Yulius, pihak Masjid Raya Sumbar sudah mendapatkan sumbangan sebanyak dua ton dari salah satu anak perusahaan BUMN. 

Biasanya selama satu bulan Ramadhan saja di Masjid Raya Sumbar hanya menghabiskan satu ton kurma. Jadi sisanya satu ton lagi pengurus akan membagi-bagikan kepada masjid dan mushala yang lain yang juga selalu mengadakan buka gratis.  

Setelah buka puasa gratis, Yulius menyebut kegiatan di Masjid Raya Sumbar selain shalat wajib lima waktu adalah shalat tarawih. Shalat tarawih di Masjid Raya Sumbar dilaksanakan setelah shalat Isya dan ceramah agama. 

Di Masjid Raya Sumbar, shalat tarawih dilaksanakan sebanyak delapan rakaat dan ditambah tiga rakaat shalat witir. Selama satu bulan Ramadhan, pengurus menyediakan tiga orang imam yang bacaannya bagus. 

Tiga orang imam ini dibagi jatah 10 malam pertama, 10 malam kedua dan 10 malam terakhir. Setiap malam imam yang memimpin shalat tarawih ini membaca sebanyak setengah juz. 

Bacaan ayat pendek saat shalat tarawih ini nanti akan terus dilanjutkan oleh imam kedua dan ketiga. Jadi bagi jamaah yag rutin datang ke Masjid Raya Sumbar selama satu bulan Ramadhan untuk shalat tarawih terhitung telah membaca Alquran sebanyak 15 juz atau setengah dari total isi Alquran 30 juz.  

"Makanya imam yang kita pilih yang bacaannya enak dan bagus. Jadi ketika dia membaca ayat yang panjang, tapi tidak terasa lama," ujar Yulius. 

Pada 10 malam terakhir Ramadhan, Yulius menjelaskan akan ada itikaf bersama di Masjid Raya Sumbar. Dia mengatakan berkaca pada Ramadhan-Ramadhan sebelumnya, di Masjid Raya ini ada seribu sampai 2 ribu jamaah yang hadir setiap malam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PX39QN
May 11, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PX39QN
via IFTTT
Share:

Saat Trump Isyaratkan Konfrontasi Militer dengan Iran

Tawaran berunding dengan AS ditampik Garda Revolusi Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku tak mengesampingkan kemungkinan konfrontasi militer dengan Iran mengingat ketegangan yang terjadi di antara kedua negara. Sementara itu, pesawat pengebom B-52 milik AS telah tiba di pangkalan militer AS di Qatar yang sengaja dikerahkan untuk mengirim pesan kepada Iran.

Dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih pada Kamis (9/5), Trump enggan menjelaskan alasannya mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke kawasan Timur Tengah. Dia hanya menyebut bahwa ada ancaman yang belum jelas.

"Kami memiliki informasi yang tidak ingin Anda ketahui. Mereka sangat mengancam dan kami harus memiliki keamanan besar untuk negara ini dan banyak tempat lainnya," ujar Trump.

Trump pun mengomentari tentang memanasnya hubungan AS dengan Iran terkait program nuklir. Menurut dia, Teheran seharusnya mengajaknya bicara. "Kita dapat membuat kesepakatan, kesepakatan yang adil. Kita hanya tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir, tidak terlalu banyak bertanya. Dan kita akan membantu mengembalikannya ke bentuk yang baik," ucap Trump.

Jika sekiranya para pejabat Iran belum memiliki kesempatan bertemu, Trump pun membuka diri untuk melangsungkan percakapan via telepon. "Jika mereka melakukannya, kami terbuka untuk bicara dengan mereka," kata dia.

Tawaran berunding ini langsung ditampik pasukan elite Iran, Deputi Kepala Garda Revolusi Yadollah Javani. "Tidak akan ada perundingan dengan Amerika dan Amerika juga tidak akan berani mengambil tindakan militer kepada kami," kata Javani kepada kantor berita Tasnim, Jumat (10/5).

Sementara, Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi mengatakan bahwa Iran sudah pernah berunding dengan enam kekuatan dunia, termasuk AS. Perundingan itu dilakukan dalam kerangka kerja kesepakatan nuklir yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Ravanchi justru menyebut Trump yang meninggalkan pembicaraan tersebut.

"Namun, tiba-tiba ia (Trump—Red) memutuskan untuk meninggalkan meja perundingan... apa jaminannya bahwa ia tidak akan abai lagi? kata Ravanchi dalam wawancara dengan MSNBC.

Sementara itu, ribuan orang turun ke jalan di Tehran, Jumat. Mereka menyuarakan dukungan kepada Pemerintah Iran untuk menarik diri dari JCPOA. Aksi ini dilakukan usai shalat Jumat.

“Amerika harus tahu bahwa sanksi tidak akan berpengaruh apa-apa!\" teriak pengunjuk rasa.

Tak ada indikasi serangan Iran

Penasihat keamanan nasional AS John Bolton mengatakan, belum ada indikasi atau peringatan serius tentang apakah Iran merencanakan kemungkinan serangan. Dia hanya menegaskan bahwa AS hendak mengirim pesan yang jelas kepada Teheran.

"AS tidak mencari perang dengan rezim Iran, tapi kami sepenuhnya siap menanggapi serangan apa pun, apakah dengan proksi, Garda Revolusi Iran, atau pasukan reguler Iran," ucap Bolton, dilaporkan laman CBS.

Di luar perseteruan tersebut, Trump juga telah menuduh mantan menteri luar negeri AS, John F Kerry, telah melanggar hukum federal. Trump menyebut, Kerry menjalin kontak dengan Iran. Perbuatan Kerry, menurut Trump, melanggar Undang-Undang Logan (Logan Act) 1799. Kerry adalah menteri luar negeri AS yang menegosiasikan kesepakatan nuklir Iran pada 2015. Kala itu, AS masih dipimpin Barack Obama.

Menurut UU tersebut, adalah sebuah kejahatan bagi warga negara AS untuk bernegosiasi dengan pemerintah asing yang berselisih denga Washington. "Dia (Kerry) berbicara dengan Iran dan memiliki banyak pertemuan serta panggilan telepon dan dia mengatakan kepada mereka apa yang harus dilakukan. Itu adalah pelanggaran total dari Logan Act," kata Trump.

Seorang juru bicara Kerry telah membantah tuduhan Trump. "Dia (Trump) salah tentang fakta, tentang hukum, dan sayangnya dia salah tentang cara menggunakan diplomasi untuk menjaga keamanan Amerika," kata juru bicara Kerry.

Pada Mei tahun lalu Trump memutuskan menarik AS dari JCPOA. Ia lalu menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Teheran. Sanksi itu membidik sektor energi, otomotif, dan keuangan Iran. Pada Rabu lalu Trump memerintahkan penerapan sanksi baru untuk Teheran yang mengincar industri logam negara tersebut.

(reuters/ap ed: yeyen)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vTkelA
May 11, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vTkelA
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Masuk Surga Secepat Ini, Panduan Ramadan dari Ustaz Bobby

Peserta akan mendapat bimbingan berupa video, artikel, e-book selama bulan Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ramadan adalah kesempatan untuk menunaikan berbagai macam amalan terbaik sekaligus mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Namun, sudahkah kita bersiap diri untuk menyambut kedatangan bulan suci itu?

Dalam rangka menyambutnya, Ustaz Bobby Herwibowo pun mengajak seluruh umat muslim di Indonesia untuk segera melakukan persiapan. Sebab, banyak amalan yang bisa dilakukan selama bulan Ramadan. Amalan yang amat ringkas, mudah singkat, serta cepat, dan semua terangkum dalam sebuah komunitas yang dibimbing langsung oleh Ustaz Bobby yakni “Masuk Surga Secepat Ini”.

“Saya ingin mengajak kalian semua untuk melakukan amalan-amalan kebaikan yang berbuah surga. Amalan yang amat ringkas, mudah, singkat, juga cepat,” ajak Ustaz Bobby, Kamis (2/5).

Komunitas 'Masuk Surga Secepat Ini' hadir dengan memanfaatkan sosial media sebagai medium, utamanya aplikasi pesan daring yaitu Whatsapp. Lewat Whatsapp, nantinya para peserta akan mendapat bimbingan berupa video, artikel, dan buku elektronik (e-book) yang dikirim selama bulan Ramadan berlangsung.

“Selama tiga puluh hari penuh ketika Ramadan, umat muslim yang tergabung dalam komunitas ini akan mendapat video inspirasi yang menjelaskan tentang amalan hebat. Lalu, ada juga 3 sampai 5 artikel per hari yang akan mengingatkan kita semua untuk terus menunaikan ibadah Ramadan, baik yang wajib maupun sunnah untuk menyempurnakan,” kata Ustaz Bobby.

Untuk melengkapinya, Ustaz Bobby bersama timnya juga akan mengirimkan dua e-book kepada para peserta. Keduanya adalah hasil karyanya sendiri dengan judul Jadi Juara di Bulan Ramadan Bersama Alquran dan 8 Cara Membuat Keluarga Anda Ketagihan Menghafal Alquran.

“Saya pun telah meluncurkan sebuah buku baru, judulnya sama dengan komunitas bimbingan yang saya buat, Masuk Surga Secepat Ini,” ungkap Ustaz Bobby.

Ustaz Bobby Herwibowo membuka kesempatan bagi seluruh umat muslim yang ingin bergabung ke dalam komunitasnya. Hanya dengan berdonasi sebesar Rp 100 ribu, para peserta akan mendapat tips dan trik masuk surga dengan melakukan amalan terbaik sesuai Alquran dan Hadits, terutama selama bulan Ramadan.

“Mari bergabung dengan jutaan pencinta amalan, insya Allah apabila kita mengamalkan seluruhnya, bulan Ramadan akan penuh dengan makna. Tujuan akhirnya: saya, kalian, bahkan kita semua bakal dimasukkan ke dalam surga-Nya,” kata Ustaz Bobby.

Hasil donasi yang terkumpul, 50 persennya akan diserahkan kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk dikonversikan menjadi program-program bantuan yang akan berjalan selama bulan Ramadan.  Bagi umat yang berminat ikut serta, bisa langsung mendaftarkan diri melalui situs www.secepatini.com atau mengirim pesan langsung ke nomor Whatsapp  08111231788 dengan mengetik: daftar secepatini. Jadi, tunggu apalagi? Siapkan Ramadan-mu dari sekarang!

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IX5xqa
May 03, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IX5xqa
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Sophie Turner Menikah dengan Joe Jonas di Las Vegas?

Muncul video yang diduga sebagai pernikahan Sophie dan Joe.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemeran Sansa Stark di Game of Thrones, Sophie Turner, telah menikahi tunangannya Joe Jonas secara diam-diam di Las Vegas. Aktris asal Inggris itu mengikat janji suci dengan Joe di Sin City, setelah dirinya meninggalkan Billboard Awards Kamis, (2/5).

Sebuah video pernikahan yang diunggah DJ Diplo menunjukkan Sophie, mengenakan gaun putih saat ia bertukar sumpah dengan Joe, yang tampak berwibawa dalam setelan abu-abu. Keduanya berada di sebuah gedung 'wedding chapel' di Las Vegas dan upacara tersebut dipimpin oleh peniru penghulu Elvis sebagai penghulu.

"Aku menikah, dan aku mencintaimu, dan aku bersyukur kepada Tuhan. Tuhan telah memberi kamu untuk ku," kata Shopie dikutip dari Mirror, Kamis.

Pasangan itu kemudian mengucapkan janji suci secara bersama. "Aku berjanji kepada kamu, aku tidak akan pernah meninggalkan kamu. Aku akan mencintai dan mempercayai kamu sepanjang hari dalam hidup ku," ujar keduanya.

Peniru Elvis memberi tahu mempelai pria agar memberiku kecupan pada Shopie. "Kamu boleh mencium pengantin wanita," katanya, seketika setelah itu, para tamu yang hadir bersorak.

Untuk diketahui, Shopie dan Joe telah mengumumkan pertunangan pada Oktober 2017. Menurut laporan, keduanya berencana kembali menggelar upacara mewah di Prancis pada Juni mendatang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IUvZAM
May 02, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IUvZAM
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

Pusat Astronomi Uni Emirat Arab Prediksi Awal Puasa Sama

Pusat Astronomi Uni Emirat Arab memprediksi Ramadhan 6 Mei.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI – Pusat Astronomi Internasional di Uni Emirat Arab (UEA) memprediksikan awal bulan suci Ramadhan jatuh pada 6 Mei mendatang. Dilansir dari Emirates News Agency, Senin (29/4). Awal Ramadhan yang bertepatan 6 Mei tersebut secara umum sama di hampir negara-negara Islam. 

Direktur Pusat Astronomi Internasional, Mohamed Shawkat, mengatakan penampakan bulan sabit tidak mungkin ada dari Asia Timur dan Tenggara serta Eropa Selatan dan sebagian besar negara-negara Arab pada 5 Mei mendatang. 

Dia menegaskan bahwa mereka dimungkinkan bisa melihat bulan hanya dengan teleskop di wilayah-wilayah tersebut pada hari nanti. Kendati demikian, melihat bulan dengan mata telanjang di negara-negara Afrika Barat dan Selatan serta sebagian besar Amerika Serikat juga akan sulit. “Bulan akan relatif mudah terlihat di Amerika Tengah,” kata dia. 

Sementara itu, secara terpisah, di Indonesia, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal puasa tahun 1440 Hijriyah/2019 Masehi pada 6 Mei 2019. Penetapan itu berdasarkan hasil perhitungan astronomi haqiqi wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalam Maklumat PP Muhammadiyah tersebut, dijelaskan mengenai awal puasa dan hari-hari besar lain, di antaranya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah jatuh pada 5 Juni 2019.

Pemerintah melalui Kementerian Agama baru akan menggelar sidang isbat dan pemantauan awal Ramadhan 1440 H pada 5 Mei 2019. Sidang penetapan awal Ramadhan diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Thamrin, Jakarta. Pemerintah akan melakukan pemantauan hilal awal Ramadhan pada hari dan tanggal yang sama di 34 provinsi.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GQCFO0
April 29, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GQCFO0
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

KPK Periksa Khofifah di Mapolda Jatim

Khofifah diperiksa sebagai saksi kasus jual beli jabatan Kemenag Jatim

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selama empat jam di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (26/4). Khofifah diperiksa sebagai saksi kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama Jatim, yang melibatkan Romahurmuziy.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan adanya pemeriksaan kepada Khofifah di gedung Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jatim. Khofifah diperiksa mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.

"Diperiksa dari pukul 09.00 sampai 13.00 WIB di Tipidkor, Ditreskrimsus Polda Jatim menyangkut saksi yang ditetapkan KPK," kata Barung.

Mengenai subtansi pemeriksaan, mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu menegaskan tidak ingin berkomentar, karena merupakan wewenang KPK. Menurutnya, Polda hanya menyiapkan tempat dan ruangan untuk pemeriksaan.

"Mengenai substansi itu wewenang KPK. Kami hanya menyiapkan tempat dan ruang," katanya.

Sementara adanya informasi beberapa pejabat pejabat Kanwil Kemenag Jatim yang turut diperiksa KPK di Polda Jatim, Barung juga enggan berkomentar. "Yang kami tahu hanya Khofifah Indar Parawansa. Selebihnya silakan tanya KPK," ujarnya.

Dalam kasus ini, Romy diduga menerima suap Rp 300 juta dari Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin. Haris dan Muafaq menyuap Romy agar bisa duduk di jabatan mereka sekarang.

Nama Khofifah sempat disebut oleh Romy sebagai salah satu pihak yang ikut merekomendasikan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jatim. Meskipun Gubernur Jatim itu membantah pernyataan Romy. Selain Khofifah, nama Kiai Asep Saifuddin Chalim, juga disebut Romy.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZC2s3B
April 26, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZC2s3B
via IFTTT
Share:

Sunday, April 21, 2019

Seeing is Believing, Post Truth dan Every Body Lies

Masa kini adalah masa 'Post Truth" dan Big Data yang tidak mengajarkan moral?

Oleh: DR Syahganda Nainggolan, Pendiri Sabang Merauke Circle

Mantan Ketua BNP2TKI dan aktivis ITB yang pernah dipenjara di masa Orde Baru, Jumhur Hidayat, bertanya pada saya tadi malam, "Gan, apakah Prabowo akan jadi presiden?". Tidak, jawabku? " Lho, jadi Jokowi dong?, " katanya. "Tidak juga", kataku. " Lalu siapa?," tanya dia lagi. "Belum tahu, bisa jadi kamu.", jawabku.

"Predicting the present" adalah pendekatan baru, via big data. Pendekatan lama adalah "predicting the future", via survei dan quick count. Biarkanlah Denny JA menulis masih mengutip Karl Popper tentang Angsa Hitam, tentang falsifikasi. Ilmu verifikasi dan falsifikasi adalah kebanggaan orang-prang sains. Tapi itu dulu. Sekarang era Big Data, ilmu kebanggaan semua.

Big data akan membantu ahli-ahi ilmu sosial mengetahui situasi terkini dan dinamika terkini. Itulah yang membuat saya menjawab pertanyaan Jumhur bahwa Presiden ke depan bukan Prabowo dan juga bukan Jokowi?

Era peradaban manusia, khususnya belakangan ini ditandai dengan melihat fakta adalah fakta. Fakta adalah yang dilihat. Fakta adalah yang bisa diverifikasi. Atau di falsifikasi. Itu adalah era "seeing is believing". Hillary Clinton menulis buku dengan judul itu. Dia memberikan pandangan2nya atas apa yang dilihatnya. Tentang keluarga dan anak-anak, misalnya. Lalu Clinton memberikan pandangan politiknya tentang itu, bagaimana sebaiknya sebuah keluarga itu.

Era lain yang paralel, ditandai dengan "alternative fact" Sebagai sebuah kebenaran. Trump tidak percaya bumi itu bulat. Dia mengatakan bahwa dia sudah berjalan keseluruh dunia, dan dia tidak melihat effect grvitasi bumi, dia yakin bumi datar. Orang-orang ahli kebumian mengatakan bahwa bumi bulat. Trump yakin fakta yang dia kemukakan. Jika lawan politiknya tidak yakin anggap saja itu fakta alternatif, sebuah kebenaran yang lain.

"Alternative fact" adalah era Post Truth. Kebenaran bukan monopoli sebuah kelompok. Jokowi silakan percaya menang, Prabowo juga yakin menang.

Jokowi bersandar pada Quick Count lembaga survei pendukungnya, Prabowo bersandar pada real count (sensus) data tim internalnya. Siapa benar? Di era verifikasi dan falsifikasi, hasil hitungan Quick Count yang tidak berpihak, bisa jadi rujukan. Di era Post Truth, karena tidak ada yang tidak berpihak, maka Quick Count menjadi tidak relevan.

Lebih dari setahun lalu saya membeli buku "Every Body Lies: What the Internet Can Tell Us About Who We Really Are". Saya WA ke junior saya doktor ahli Big Data.

" Sudah punya lu? ", tanyaku. " Sudah bang," katanya, sambil membalas dengan foto buku itu. Jelas dia ahli big data, lebih duluan punya daripada saya.

Hidup 'jaman now' harus berpikir ulang jika hanya pintar menggunakan buku "Mega Trends" nya John Naisbitt. Juga menggunakan buku "The World is Flat" Tom Friedman. Apalagi modal survei dan quick count. Kita harus melengkapi daya analisa kita dengan big data.

Big data adalah sebuah potret besar tentang kehidupan kita yang terekam di dunia maya. Percakapan, pencarian, fakta, dam lainnya. How big is big? Tanya Seth Stephens Davidowitz.

Setelah "Seeing is believing" dan "Post Truth", Big Data yang jadi rujukan saat ini harus kita lihat untuk memotret situasi. Lalu situasi apa yang dimaksud itu?

Bagi saya yang terpenting adalah keterbelahan politik kita. Data dari jejak digital selama ini, baik di WA Groups, FB, Tweeter, Instagram, Media Online dan lainnya. ekskalasi kebencian antara barisan rakyat pendukung Prabowo vs pendukung Jokowi sudah pada titik tertinggi.

Hal tersebut misalnya soal tuduhan dan framing Prabowo akan mendirikan negara Islam alias khilafah sudah sempurna. Google trends menampilkan "Prabowo Khilafah" meroket keangka 100 alias maksimum pada saat pilpres ini. Sementara Google Trends "Jokowi PKI" hampir di angka 100 beberapa waktu lalu dan pernah dua kali mencapai angka 100 sebelumnya.

Itu baru dua contoh kita melihat data. Berbagai isu dan saling sebar (kita asumsikan tidak ada pihak ketiga) ketakutan, hoax, fitnah, kebencian, dan lainnya. sudah terjadi selama 5 tahun ini. Dan itu tidak gampang di resetting agar bangsa kita menjadi bangsa yang satu Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kebencian saling dendam, kelompok median (netral) semakin lama semakin hilang. Situasi ini, digambarkan sejarah, mirip tahun 65. Tapi pada potret sekarang, saya melihatnya seperti di Venezuela, Maduro vs. Guaido, dan pengikutnya.
(Saat ini ada dua Presiden di Venezuela yang diakui dunia).

Pertanyaan Jumhur siapa presiden dan jawaban saya bukan keduanya adalah fakta. keyakinan Prabowo atas kemenangannya dapat dijelaskan dengan fakta sosial, melebihi angka yang harus dikontestasi di KPU. Prabowo telah memenangkan hati rakyat. Namun, Prabowo pasti tidak akan menjadi presiden Bangsa Indonesia, karena setengah atau hampir setengah bangsa ini termakan isu Prabowo= Khilafah. Sebaliknya Jokowi sudah tidak disukai rakyat, setidaknya setengah Bangsa Indonesia yang ada di barisan Prabowo. So what?

Jika Jokowi nantinya dimenangkan KPU, dan Prabowo tidak mengakui kemenangan itu masalah. Sebab, Prabowo berdasarkan datanya, sudah meyakini kemenangannya. Kekalahan bagi Prabowo adalah sama dengan indikasi kecurangan yang dilakukan Jokowi. Kredibilitas KPU juga jadi pertanyaan.

Jika itu kasusnya, pemerintahan tanpa legitmasi dari Prabowo, maka Indonesia yang ekonominya kini sedang susah, akan segera kolaps. Indonesia akan terseret menjadi negara hancur seperti Venezuela.

Situasi ini akan diperparah lagi jika penggunaan kekerasan terhadap jalannya demokrasi dilakukan, misalnya melakukan cara cara represif. Sebab, konsolidasi rakyat yang terbelah sudah mencapai kematangan. Dan rakyat tahu arti demokrasi.

Terakhir, dalam situasi seperti ini, Big Data tidak mengajar kan moral kita untuk berpihak. Big data hanya memotret fakta. Namun, 
kita manusia harus mempunyai moral. Itu adalah pemihakan pada yang benar dan kita yakini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GxZMN9
April 21, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GxZMN9
via IFTTT
Share:

Korban Ledakan Bom di Gereja Sri Lanka Jadi 42 Orang

Ledakan menghantam tiga gereja dan tiga hotel di sekitar gereja.

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO - Sejumlah ledakan terjadi di gereja, dan hotel di Sri Lanka di mana umat Kristiani tengah menjalankan perayaan Paskah, Ahad (21/4) waktu setempat. Ledakan menghantam tiga gereja dan tiga hotel di sekitar gereja di ibu kota Sri Lanka, Kolombo dan luar Kolombo yang menewaskan sedikitnya 42 orang, dan melukai ratusan orang lainnya.

Dilansir Channel News Asia, Polisi setempat mengatakan, ledakan menghantam sejumlah hotel kelas menangah atas, dan satu gereja di Kolombo, sementara dua gereja lain di luar Kolombo menjadi sasaran ledakan.

Ledakan pertama dilaporkan di Gereja St Anthony di Kolombo, dan gereja St, Sebastian di Kota Negombo yang terletak di luar ibu kota. Seorang pejabat anonim mengatakan kepada AFP, bahwa setidaknnya 160 orang terluka dalam ledakan di gereja St Anthony, para korban luka kini sedang dalam penanganan Rumah Sakit Nasional Kolombo hingga siang hari.

"Serangan bom ke gereja kami, silakan datang dan bantu jika anggota keluarga Anda ada di sana," tulis sebuah postingan dalam bahasa Inggris di halaman Facebook Gereja St Sebastian di Katuwapitiya di Negombo.

Tidak lama setelah ledakan-ledakan itu dilaporkan, polisi mengkonfirmasi tiga hotel di ibu kota itu juga telah dihantam bom berbarengan dengan sebuah gereja di kota Batticalao yang terletak di timur negara itu. Seorang pejabat di rumah sakit Batticaloa mengatakan, lebih dari 300 orang telah dirawat dengan luka-luka setelah ledakan di sana.

Saksi mata maupun kepolisian belum memberikan informasi menyoal sifat ledakan. Foto yang beredar di media sosial menunjukkan atap satu gereja hampir runtuh dalam ledakan itu. Sementara lantainya dipenuhi campuran genteng, serpihan kayu dan darah. Beberapa orang terlihat berlumuran darah, dengan beberapa berusaha membantu mereka yang mengalami cedera lebih serius.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IJhC17
April 21, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IJhC17
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Mendikbud Imbau Pemda Buat MoU Terkait Zonasi di Perbatasan

Imbauan ini diutamakan pada area yang berada di titik perbatasan antara dua daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) membuat Nota Kesepahaman terkait zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Imbauan ini diutamakan pada area yang berada di titik perbatasan antara dua daerah.

Seperti diketahui, tak jarang menemukan siswa perbatasan yang harus mengeyam pendidikan di wilayah tetangga. Cara ini dilakukan karena letak sekolah yang berada dalam satu wilayah secara administratif sangat jauh. Karena kondisi ini, mereka pun lebih memilih bersekolah di tempat terdekat meski berbeda secara administratif.

"Ya harus ada MoU antara daerah agar enggak ada masalah, harus dilakukan masing-masing," ujar Muhadjir di kediamannya, Jatimulyo, Lowokwaru, Kota Malang, belum lama ini.

Dengan sistem zonasi, pemerintah sebenarnya menjadi tahu lokasi mana yang tidak tersedia sekolah. Apalagi selama ini masalah tersebut terbilang cukup sepi untuk dibicarakan. Dari sini, dia melanjutkan, pemerintah pun memiliki tugas membangun sekolah di tempat-tempat tersebut.

Muhadjir menceritakan pengalamannya mengunjungi salah satu sekolah di Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur. Dia menemukan sekolah yang hanya memiliki siswa kurang dari 40 orang.

Secara aturan, sekolah tersebut jelas tidak bisa melanjutkan kegiatannya. Mereka harus mengadakan sistem regrouping agar lebih efisien. Pemerintah setempat sudah seharusnya memiliki kebijakan penambahan sekolah sesuai peta zonasi.

"Misal, ada kecamatan enggak ada SMP. Itu baru tahu dengan zonasi," jelasnya.

Sistem zonasi juga membuat pemerintah tahu sebaran guru di daerahnya. Mereka bisa mengetahui apa guru di wilayahnya sudah 100 persen PNS atau belum. Sebab, perbandingan jumlah guru PNS dan honorer pada dasarnya tidak boleh terlalu jauh.

Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) jelas harus melakukan reformasi pendidikan. Kemendikbud juga mengklaim selalu mendiskusikan perihal ini dengan pemerintah setempat.

"Kita juga ada data mana Pemda yang perlu intervensii jauh dari pusat," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IGyo0N
April 19, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IGyo0N
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Ancol Beri Diskon Tiket 50 Persen Saat Pemilu

Ancol memberi diskon 50 persen bagi pengunjung yang menunjukkan jari bertinta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada Rabu (16/4) esok membuat berbagai objek wisata memberikan diskon khusus. Salah satu yang ikut memberikan diskon khusus Pemilu adalah PT Taman Impian Jaya Ancol (PT TIJA). Objek wisata di Jakarta Utara ini memberikan potongan harga sampai dengan 50 persen di unit-unit rekreasinya.

Dalam keterangan resmi yang diterima Republika pada Selasa (16/4), Corporate Communcations PT TIJA Rika Lestari menjelaskan cara memperoleh diskon cukup mudah. "Tunjukkan jari yang telah ada tinta bukti pencoblosan ke petugas loket unit rekreasi," jelasnya.

Khusus di hari-H Pemilu, jam operasional dibukanya wahana rekreasi disesuaikan dengan jadwal selesainya pencoblosan yaitu pukul 13.00 WIB. Dengan adanya diskon Pemilu, harga tiket masuk wahana rekreasi pun jauh lebih miring. Tiket masuk Dufan yang biasanya dijual Rp 295 ribu akan menjadi Rp 170 ribu. Satu orang pengunjung yang menunjukan jari bertintanya akan mendapat diskon yang berlaku untuk lima orang.

Di Atlantis Water Adventures, pengunjung dapat masuk dengan tiket seharga Rp 85 ribu dari harga normal Rp 170 ribu. Satu orang pengunjung yang menunjukan jari bertintanya mendapat diskon yang berlaku untuk dua orang.

Pada wahana rekreasi Sea World Ancol, harga tiket dipangkas menjadi hanya Rp 60 ribu dari harga normal Rp 120 ribu. Satu jari bertinta hanya akan mendapat diskon untuk satu orang.

Sedangkan di Ocean Dream Samudra, pengunjung dapat membeli tiket seharga Rp 65 ribu dari harga normal Rp 130 ribu. Sama dengan Sea World, Ocean Dream Samudra memberlakukan satu jari bertinta hanya memperoleh satu tiket diskon.

Tidak hanya potongan harga, sejumlah acara menarik juga akan disajikan kepada seluruh pengunjung. Ada penampilan magician Limbad di Dufan. Ada juga aksi kolaborasi flag movement divers menggunakan bendera merah putih oleh lima penyelam dilanjutkan pembentangan spanduk pemilu damai pada pukul 13.45 WIB di Sea World Ancol.

Tak ketinggalan ada aksi TOBOT Internasional Show di Ocean Dream Samudra serta Atlantis Splash Magic. Atraksi ini menampilkan sulap yang dikemas secara lucu dan menghibur di kolam Atlantis Water Adventures.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V7Ifne
April 16, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V7Ifne
via IFTTT
Share:

Krisis tak Halangi Pemilu RI di Venezuela

Pemungutan suara untuk WNI di Venwzuela berlangsung Ahad lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Caracas beserta jajaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) sukses menyelenggarakan pemungutan suara Pemilu 2019 untuk para WNI di Venezuela di tengah krisis yang mendera negara itu. Pemungutan suara di tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN) KBRI Caracas di Venezuela berlangsung pukul 08.00-18.00 waktu setempat pada Ahad (14/4).

Menurut keterangan tertulis PPLN Caracas yang diterima di Jakarta, Selasa (16/4), pada TPSLN Caracas, tercatat  29 WNI masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan empat WNI dalam daftar pemilih tambahan (DPTb). "Partisipasi pemilih, termasuk diaspora Indonesia sangat menentukan kualitas demokrasi kita," ujar Ketua PPLN Caracas, Anselmus Baru pada pembukaan proses pemungutan suara.

Kegiatan pemungutan suara pun dimanfaatkan pula sebagai ajang silaturahim dan bertukar kabar bagi WNI yang berada di Venezuela. Sesuai semangat pemilu sebagai pesta demokrasi rakyat Indonesia, kegiatan pemungutan suara di TPSLN Caracas juga dimeriahkan dengan acara karaoke dan santap kuliner Indonesia bersama WNI di Venezuela.

PPLN Caracas beserta KPPSLN berusaha semaksimal mungkin menjalankan tugas-tugasnya melayani hak WNI dalam memberikan suara, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan di Venezuela dan negara-negara lain yang masuk wilayah kerja KBRI Caracas.

Sebelumnya, PPLN Caracas telah menyelenggarakan dua Kotak Suara Keliling (KSK), yakni KSK Puerto La Cruz, Venezuela pada 8 April 2019 dan KSK Trinidad dan Tobago, pada 12-13 April 2019. Pada KSK Puerto La Cruz tercatat sebanyak 13 WNI dalam DPT dan delapan WNI dalam DPTb. Sedangkan pada KSK Trinidad dan  Tobago tercatat sebanyak 160 WNI dalam DPT.

PPLN Caracas juga memfasilitasi WNI yang tersebar di Grenada, St. Lucia, dan St. Vincent dan Grenadines melalui metode pos, yang tercatat sebanyak 20 WNI dalam DPT. Dubes RI di Caracas, Mochammad Luthfie Witto'eng menyampaikan penghargaan kepada penyelenggara pemilu, PPLN dan KPPSLN, yang telah bekerja maksimal sehingga Pemilu Luar Negeri di Venezuela berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Rangkaian Pemilu Luar Negeri 2019 di Caracas akan ditutup dengan penghitungan suara pada Rabu, 17 April 2019 waktu setempat. Pada penutupan, Sekretaris PPLN Caracas, Restu Fajar Anggriawan, kembali mengundang WNI di Venezuela untuk dapat menyaksikan proses penghitungan suara sembari memanfaatkan libur panjang Paskah di Venezuela.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KR1FIK
April 16, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KR1FIK
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Kembali ke Persib, Adaptasi Gian Zola Lancar

Zola mengakui persaingan di lini tengah Persib cukup ketat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gelandang Persib Gian Zola Nasrullah kembali ke Persib Bandung usai menuntaskan tugasnya di timnas U-23 Indonesia. Ini kali pertama Zola kembali ke skuat Maung Bandung usai membela Persela Lamongan selama separuh musim.

Zola mengakui tidak ada kendala meski baru bergabung lagi bersama tim. Bahkan proses adaptasi baik dengan materi latihan maupun tim tidak memiliki masalah.

"Makin ke sini alhamdulillah makin fit, adaptasi makin lancar. Semoga di setiap latihan ke depannya bisa adaptasi lebih lancar dan padu dengan pelatih dan pemain yang lain," kata Zola di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Senin (8/4).

Zola tidak memiliki masalah berarti karena Persib juga merekrut pemain jebolan Diklat Persib. Seperti Erwin Ramdani dan Abdul Aziz yang juga pernah mengenyam masa Diklat bersama Zola. "Senang bisa kembali berkumpul lagi. Apalagi kami main bareng-bareng di PON. Kami sudah lama tidak kumpul, sekarang kumpul lagi ya alhamdulillah senang," kata dia.

Zola berharap dengan tim yang sekarang chermistry tim dapat terjalin dengan cepat. Apalagi kompetisi akan dimulai pada satu bulan lagi. "Pasti seiring bermain bersama tidak akan hilang chermistry yang dulu di PON sekarang kumpul lagi. Tidak akan menjadi kerikil untuk ke depannya," jelas dia.

Kakak kandung dari Beckham Putra ini mengakui persaingan di lini tengah cukup ketat. Tapi dibandingkan memikirkan persaingan, Zola lebih memilih untuk membuktikan diri dengan kerja keras baik di lapangan maupun di latihan. "Jangan mikir yang aneh-aneh, di lapangan saja 100 persen karena pelatih juga lihat. Lihat di latihan, uji coba, gim, yang penting melakukan yang terbaik saja," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KeNddq
April 08, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KeNddq
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Pencetakan KTP-El Lama, Wali Kota Bekasi Langsung Sidak

Rahmad menyampaikan ke perugas, kalau berkas sudah lengkap jangan ditahan-tahan lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Wali Kota Bekasi Rahmad Effendy melakukan sidak proses pembuatan e-KTP di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Kamis (4/4). Sidak itu dilakukan usai Rahmad Effendy yang akrab disapa Pepen itu mendapatkan laporan dari warga perihal pembuatan e-KTP yang memakan waktu lama di kecamatan itu.

Setiba di ruang pelayanan pencetakan e-KTP, Pepen mendapati seorang warga atas nama Sukama yang masih menunggu proses percetakan, padahal data-datanya sudah lengkap. Pepen pun sempat menanyakan apa kendala dari pembuatan e-KTP untuk warga Kelurahan Kranji itu.

Menanggapi pertanyaan Pepen itu, petugas e-KTP langsung bergerak cepat menyelesaikan pekerjaannya. "Nah, harus cepat seperti inilah, kalau sudah lengkap jangan ditahan-tahan lagi," kata Pepen setelah melihat proses percetakan selesai hanya dalam waktu dua menit.

Usai melakukan sidak itu, Pepen langsung memanggil semua kepala seksi di Kecamatan tersebut untuk mengadakan rapat. Dalam rapat itu Pepen meminta agar tidak lagi terjadi pelayanan e-KTP yang bertele-tele dan menghabiskan waktu produktif masyarakat. Pelayanan bagi warga, tutur Pepen, harus efisien karena warga adalah pembayar pajak sehingga harus dinomorsatukan.

"Warga datang, ajukan, lalu (petugas) pamor yang antarkan ke rumah masing-masing. Jangan ada minta kas untuk ini itu, jika warga yang kasih itu tidak masalah, asal jangan mematok harga sekian. Jika di kasih makan ya makan, uang bensin ambil, sekali lagi jangan dipatok harga" tegas Wali Kota Bekasi dua periode itu.

Masih di lokasi yang sama, Pepen langsung menelpon Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Taufik Rachman, untuk meminta agar setiap satu jam sekali memberikan persetujuan pembuatan kartu keluarga agar bisa berjalan dengan cepat.

"Setelah di acc (setujui) untuk pencetakan Kartu Keluarga, setiap Kecamatan yang mengajukan bisa langsung naik cetak setiap jam nya, waktunya bisa dari setengah 9 pagi hingga setengah 4 sore, jadi pelayanan tetap berjalan tidak bertele tele," tutur politisi Partai Golkar itu.

Ia juga meminta agar hasil perekaman e-KTP bisa langsung ke Kementrian Dalam Negeri. "Kurang lebih satu jam langsung bisa cetak kalau data tersebut sudah di acc sama Mendagri," tutup dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OQjkPt
April 05, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OQjkPt
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Polisi Periksa Belasan Saksi Terkait Mayat dalam Koper

Polisi enggan mengungkapkan keterangan para saksi untuk kelancaran penyelidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Penyidik Polda Jawa Timur (Jatim) sudah memeriksa sekitar 12 saksi terkait kasus mutilasi yang mayat ditemukan dalam koper di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Blitar. Kendati demikian, polisi enggan mengungkapkan keterangan para saksi, dengan alasan untuk kelancaran penyelidikan.

"Kami sudah minta keterangan ada sekitar 12 orang mereka yang terakhir bersama-sama dwngan dia," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera ditemui di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (4/4).

Barung mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sudah ditemukan beberapa fakta terkait kasus tersebut. Polisi juga sudah mengantongi identitas yang diduga terlibat kasus mutilasi tersebut.

Namun, Barung menyatakan, hasil itu tidak bisa dipublikasikan demi mempermudah penyelidikan. "Kami sudah mengantongi beberapa hal yang belum kita publikasikan sementara untuk kepentingan penyelidikan," kata Barung.

Warga Blitar digegerkan penemuan mayat dalam koper di antara semak-semak dekat sungai, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Rabu (3/4). Koper warna hitam itu ditemukan pencari rumput di desa sekitar. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VrqfkF
April 04, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VrqfkF
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Kampanye di Pontianak, Jokowi Ungkit Soal Infrastruktur

Jokowi juga menyinggung soal pembangunan Bandara Supadio.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Hari keempat kampanye terbuka calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dilakukan dengan menyapa masyarakat di Kubu Resort, Pontianak, Kalimantan Barat pada Rabu (27/3). dalam kesempatan itu, Jokowi kembali mengungkit sejumlah pembangunan yang telah dilakukan pemerintah saat ini.

"Alhamdulillah, konsep pembangunan dari pinggir yang diterapkan di Pontianak sudah membuahkan hasil," kata Jokowi saat berkampanye dihadapan para pendukungnya itu.

Jokowi mengungkapkan, pembangunan yang telah dilakukan pemerintah telah membuat provinsi tersebut mampu mengembangkan potensi tanaman holtikultura hingga usaha kuliner. Dia mengatakan, daerah itu kini telah siap menjadi lumbung padi nasional.

Jokowi menegaskan, pengembangan daerah itu bisa terjadi berkat infrastruktur yang sudah dibangun dalam lima tahun terakhir. Dia lantas meminta masyarakat untuk menjaga fasilitas yang ada dengan terus membina persatuan dan kerukunan mengingat Pontianak menggambarkan kebhinekaan lantaran berbagai suku hidup rukun di sana

"Karena di sini berkumpulnya banyak suku,” kata Jokowi.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, di provinsi yang dihuni beragam suku asal Dayak, Melayu, Tionghoa, Jawa, Madura, dan Bugis itu telah dibangun Pos Lintas Batas Nasional (PLBN). Fasilitas negara itu bahkan kini sudah layak bersanding dengan pos lintas milik Serawak, Malaysia.

"PLBN di Entikong, Badau dan Aruk kini memiliki jalan yang lebar dan beraspal mulus," katanya.

Jokowi selanjutnya juga menyinggung pengembangan Bandara Supadio, pembangunan Pelabuhan Kijing, jembatan gandeng di Landak serta jembaran di Sungai Sambas Besar. Dia mengatakan, semua pembangunan itu dilakukan guna mendukung peningkatan potensi yang dimiliki Pontianak.

Jokowi menegaskan, pemerintah akan melakukan kajian untuk membangun tol Pontianak-Singkawang. Dia mengaku telah berkunjung 10 kali ke Pontianak.

Dalam kesempatan itu, dia bertanya kepada masyarakat yang hadir dalam kampanye terbuka itu terkait pembangunan yang sudah dilakukan. Pernyataan Jokowi kemudian direspon dengan jawaban positif dari para pendukung yang hadir.

Mantan wali kota Solo itu kemudian meminta masyarakat untuk memilih pemimpin yang berpengalaman demi memajukan daerah dengan melihat rekam jejak kandidat. Secara pribadi, Jokowi mengatakan jika dirinya telah duduk di kursi pemerintahan dalam berbagai tingkatan.

"Selain itu, saya meminta agar masyarakat Kalimantan Barat untuk ikut memerangi hoaks dan berita buruk,” tegas Jokowi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HJhteu
March 27, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HJhteu
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Siswa SD Kota Bandung Raih Rekor Menulis Puisi Terbanyak

Mereka membuat rekor menulis puisi terbanyak dalam jangka waktu 10 menit.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ribuan siswa Sekolah Dasar di Kota Bandung mencatatkan rekor baru di Original Record Indonesia (ORI). Mereka membuat rekor menulis puisi terbanyak dalam jangka waktu 10 menit.

Dari hitungan panitia, dalam kurun waktu tersebut terdata 16.153 siswa SD mampu menulis puisi. Pemecahan rekor ini sebagai penanda momentum penyelenggaraan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019 dan Kota Bandung menjadi tuan rumah.

"Setelah mengecek dan menghitung, ternyata ada 16.153 dari 15.000 peserta yang diajukan. Kami nyatakan rekor ini berhasil dan sah," kata Ketua ORI Guru Susanto seperti dalam siaran persnya akhir pekan ini.

Rekor siswa SD di Kota Bandung ini membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy sangat terkesan. Ia merasa tersanjung melihat masyarakat Kota Bandung menunjukan animo yang tinggi terhadap Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Oleh karenanya, Muhadjir pun mengajak seluruh masyarakat Kota Bandung untuk lebih giat lagi berliterasi. ‎Sehingga, ujarnya, Kota Bandung tidak hanya terkenal sebagai kota kreatif saja, namun juga sebagai kota pendidikan.

‎"Saya hadir di sini senang sekali ada kurang lebih 20.0000  siswa dan guru hadir dalam Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Kota Bandung. Mari kita bangun Bandung jadi kota pendidikan, kota maju yang menyiapkan anak cerdas pemimpin Kota Bandung dan dunia," ‎tutur Muhadjir.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengajak seluruh masyarakat yang hadir agar membulatkan tekad ‎untuk menjunjung lebih tinggi pendidikan. Sehingga, proses pembangunan di Kota Bandung ikut ditunjang dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

"Alhamdulillah Kota Bandung terpilih menjadi tempat penyelenggaraan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019. Mudah-mudahan ini menjadi spirit kita untuk memajukan Kota Bandung lebih berpendidikan dan menjadikan Bandung lebih juara," ujar Oded.

‎Oded menuturkan, pendidikan dan kebudayaan yang kuat mampu mendorong peradaban manusia ke arah lebih baik. Ilmu yang dimiliki oleh setiap manusia kelak akan menyelamatkannya dalam kesulitan baik di dunia maupun di akhirat.

"Tentu saja tagline Indonesia maju itu kitas sepakat melalui pendidikan Indonesia bisa maju. Karena kalau kita maju, tentu dengan pendidikan dan pengetahun. Untuk di akhirat juga kalau mau selamat kita harus dengan pengetahuan,‎" katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tu3Ot4
March 24, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tu3Ot4
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 19, 2019

Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan ke Keluarga Zulfirman Syah

Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 10 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) melalui Biro Bina Mental dan Kesra menyerahkan bantuan untuk keluarga korban penembakan di Masjid Al-noor di Deans Avenue, di wilayah Christchurch, Selandia Baru, Zulfirman Syah. Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Provinsi Sumbar Syaifullah yang mewakili Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 10 juta.

Walau tidak banyak, Syaifullah berharap setidaknya bisa meringankan beban keluarga. "Kita perwakilan dari Pemprov Sumbar, turut berduka-cita atas kejadian ini. Kita doakan agar semuanya segera pulih, agar Zulfirman bisa mewujudkan cita-cita mulianya," kata Syaifullah. Penyerahan baruan ini dilakukan pada Senin (18/3) di Jalan Indah III Nomor G16 Kelurahan Lapai Kecamatan Nanggalo, di Kota Padang.

Sebelum penyerahan bantuan ini, pada Ahad (17/3) lalu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit juga sudah lebih dulu melakukan kunjungan ke kediaman keluarga besar Zulfirman. Saat itu Wagub memang menjanjikan bantuan buat keluarga korban.

Pemprov mengetahui adanya rencana anggota keluarga besar Zul yang akan berangkat ke Selandia Baru. Nasrul mengimbau kepada masyarakat agar turut membantu Zulfirman sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Zulfirman bersama putranya Omar yang baru berusia dua tahun menjadi korban penembakan Masjid Al-noor di Deans Avenue, di wilayah Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Saat itu keduanya hendak menunaikan ibadah Shalat Jumat. Pihak keluarga menyampaikan kondisi Zulfirman dan Omar terus berangsur membaik. Keduanya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit pemerintah Selandia Baru.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y7OHsM
March 19, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y7OHsM
via IFTTT
Share:

Thursday, March 14, 2019

Surat Suara Mulai Disortir di Barito Selatan

Baru tiga jenis surat suara diterima di Barito Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BUNTOK -- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengagendakan penyortiran,  penghitungan, dan pelipatan surat suara Pemilu 2019. Sebelumnya dilakukan lebih pengecekan fisik surat suara.

"Namun Berdasarkan kesepakatan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), kepolisian dan lain-lainnya, sebelum dilakukan penyortiran dan pelipatan, terlebih dahulu dilakukan pengecekan terhadap bungkus kotak surat suara yang fisik luarnya ada yang sobek, atau sempat terkena air ketika dalam perjalanan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Selatan, Bahruddin di Buntok, Kamis (14/3).

Menurut dia, hal itu untuk memastikan kondisi surat suara yang dibawa dari Banjarmasin, Kalimantan Selaran, tidak rusak selama perjalanan. Dia mengungkapkan, surat suara tersebut dilakukan penjemputan dari gudang group PT Majapahit Bangun Persada di Banjarbaru, Kalsel, selaku penyedia jasa ekspedisi pengiriman, dan surat suara tersebut tiba di kantor KPU Barito Selatan di Buntok pada Selasa (12/3).

Berdasarkan tanda terima, surat suara yang diterima ini ada tiga jenis surat suara yakni surat suara untuk pemilihan anggota DPR-RI, surat suara untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi, dan surat suara pemilihan anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan.

"Berdasarkan catatan dan penghitungan surat suara yang diterima KPU Barito Selatan untuk pemilihan anggota DPR-RI sebanyak 194 koli dan surat suara pemilihan anggota DPRD Provinsi Kalteng sebanyak 96 koli," jelas Bahruddin.

Sedangkan surat suara untuk pemilihan anggota DPRD Barito Selatan yang diterima untuk tiga daerah pemilihan (dapil). Terdiri dari 82 koli surat suara untuk dapil Barsel 1, kemudian 56 koli surat suara untuk dapil Barsel 2, dan 62 koli surat suara untuk dapil Barsel 3.

Dengan demikian total keseluruhan surat suara yang telah diterima, dan telah tiba di KPU Barito Selatan ini sebanyak 590 koli.

Sementara itu, surat suara untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, saat ini sedang dalam pengiriman dari Jakarta menuju ke Banjarmasin.

"Untuk penjemputan dua jenis surat suara itu masih belum bisa kita dipastikan. Akan tetapi kita akan terus berkoordinasi dengan pihak ekspedisi agar bisa dilakukan penjemputan kembali surat suara tersebut nantinya," kata Bahruddin.

Meskipun demikian, surat suara untuk pemilihan anggota DPD-RI dalam manifes dari group PT Majapahit Bangun Persada yang akan diterima nantinya sebanyak 194 koli dan surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden sebanyak 49 koli.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FbK1Lg
March 14, 2019 at 02:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FbK1Lg
via IFTTT
Share: