Showing posts with label 2018 at 08:58PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:58PM. Show all posts

Saturday, December 15, 2018

Belasan Polisi di NSW Terlibat Kasus KDRT

Rentang usia polisi pelaku KDRT bervariasi dari 32 sampai 55 tahun

Mereka disumpah untuk membantu menjaga ketertiban dan melaksanakan hukum yang berlaku, namun kemana kita akan mengadu bila polisi itu sendiri yang berbuat tindak kriminal.

Menurut data yang diperoleh ABC, 17 petugas polisi di negara bagian New South Wales (NSW) telah dikenai tuduhan berkenaan dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sejak bulan Februari 2017.

Tindakan yang dilakukan bervariasi mulai dari intimidasi dan pembuntutan (stalking), melakukan penyerangan fisik, mencekik, sampai ke penganiayaan seksual. Dua dari 17 polisi tersehut berpangkat sersan, 14 adalah senior constable, dan pangkat seorang lainnya tidak disebutkan.

Informasi yang diperoleh ABC tidak mengungkapkan hasil akhir dari penyelidikan dan tuduhan terhadap 17 polisi tersebut.

Menteri Urusan Kepolisian NSW Troy Grant mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tuduhan KDRT yang dilakukan polisi 'sangat memprihatinkan.' "Saya percaya sepenuhnya polisi akan melakukan penyelidikan seksama mengenai berbagai tuduhan tersebut," katanya.

Menurut data sejak Oktober 2016, ada 30 polisi lagi yang dikenai tuduhan melakukan tindak kekerasan termasuk pemukulan, pelanggaran seksual terhadap anak-anak dan perusakan dengan niat buruk.

Kepala lembaga Domestic Violence (KDRT) NSW Moo Baulch mengatakan adanya hubungan pribadi dengan para petugas polisi menjadi alasan utama mengapa korban tidak mau melaporkan kasus mereka ke pihak berwenang.

"Ada sejumlah kelompok yang tidak mau melapor ke polisi, dengan berbagai alasan, dan utamanya karena mereka adalah pasangan, atau istri dari petugas polisi," katanya.

Beberapa diantara mereka bahkan adalah polisi sendiri. Sembilan dari 17 polisi yang dikenai tuduhan KDRT bertugas di kawasan regionaal.

Moo Baulch mengatakan tindak kekerasan rumah tangga yang terjadi kawasan regional Australia memiliki tantangan yang unik. Mereka yang tinggal di kawasan regional kadang sendirian terpencil jadi mereka mungkin harus melakukan perjalanan 20 km ke kota terdekat untuk mendapatkan bantuan.

"Mereka kadang takut karena adanya hubungan pribadi dengan pasangan mereka dan mengenal polisi lainnya." Itulah alasannya mengapa mereka takut dengan polisi di kawasan lokal mereka.

Dari semua petugas polisi yang dikenai tuduhan KDRT di negara bagian tersebut, hanya satu adalah polisi wanita. Rentang usia pelaku bervariasi dari 32 sampai 55 tahun, namun beberapa laporan tidak menyebut usia pelaku.

Secara keseluruhan di negara bagian NSW di tahun 2017-2018 tercatat ada 28.637 insiden KDRT, jumlah ini menurun dbiandingkan tahun sebelumnya.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PFJzXm
December 15, 2018 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PFJzXm
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

Ustaz Bachtiar Nasir Nyatakan Bangga kepada Dai Hidayatullah

Gerakan para dai Hidayatullah berpotensi menjadi pilar tegaknya dakwah di pelosok RI.

REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN  -- Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustaz Bachtiar Nasir, datang secara khusus ke arena Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ormas Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (23/11).

Ia didaulat membawakan khutbah Jumat di depan ribuan kader yang memadati lantai 1,2,3 Masjid Agung Hidayatullah.

Sebelum meninggalkan lokasi Silatnas, kepada INA News Agency, pimpinan Arrahman Qur'anic Learning (AQL) tersebut menyatakan kebanggaannya terhadap  peranan kalangan dai ormas Islam Hidayatullah.

"Ribuan dai Hidayatullah yang sekarang ini berkumpul di Balikpapan adalah pejuang-pejuang Islam,  terutama dai dari pelosok,  yang saya banggakan," ujar Ustad Bachtiar dalam rilis Hidayatullah yang diterima Republika.co.id, Jumat (23/11).

Dia menyebut, gerakan para dai Hidayatullah berpotensi menjadi pilar tegaknya dakwah di pelosok Indonesia. Ustaz Bachtiar berharap elemen dai Hidayatullah tetap istiqomah berada di garda terdepan dakwah Islam.

"Bagi saya dai yang ada di pelosok ini adalah orang-orang yang berada di front terdepan dalam dakwah ini sebagaimana Abu Ubaidah Al Jarrah ingin di Baitul Maqdis walaupun jauh dari pusat pemerintahan," tuturnya sembari meminta para dai Hidayatullah untuk tetap berkoordinasi dengan elemen gerakan dakwah lainnya dalam menyatukan kekuatan.

Ormas Hidayatullah menggelar Silatnas di Balikpapan, 20-25 November 2018. Silatnas tersebut dibuka secara resmi oleh  Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla,  Kamis (22/11). Kegiatan tersebut dihadiri ribuan dai dari seluruh Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2R8MdXo
November 23, 2018 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2R8MdXo
via IFTTT
Share: