Showing posts with label 2019 at 11:39PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:39PM. Show all posts

Sunday, February 24, 2019

Akses Air Minum ke Masyarakat Dinilai Masih Butuh Swasta

Pemerintah bisa membuat aturan bagi swasta dalam pembatasan pengelolaan air minum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Asosiasi Pengusaha Air Minum Isi Ulang Indonesia (Aspamindo) menyatakan untuk menyalurkan air minum ke masyarakat dan membutuhkan keterlibatan swasta. Hal ini karena Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak bisa melakukannya sendiri.  

Selain tidak memiliki sumber daya yang cukup, kondisi gografis daerah-daerah yang ada di Indonesia menjadi penyebabnya. Belum lagi fakta yang menyebutkan, bahwa lebih dari separuh PDAM yang ada di Indonesia itu kondisinya tidak sehat bahkan terus mengalami kerugian.

Sekjen Aspamindo Budi Darmawan mengatakan, tidak sehat itu karena masalah pipa untuk penyaluran air yang sangat mahal. Investasi untuk pipa utama air diameter 6 inch saja sudah sekitar Rp 800 juta per kilometer. Belum lagi untuk investasi pipa distribusinya.

Terkait pendanaan, PDAM tidak memiliki dana untuk itu, sementara PDAM harus mendistribusikan air ke masyarakat dari  sumber airnya. "Jika jaraknya dekat, PDAM mungkin masih sanggup dengan hitungan harga tarif air minum yang hanya Rp 4000-4500 per kubik. Tapi kalau jauh, pasti tidak sanggup. Kecuali biaya ke konsumennya dinaikkan lebih besar lagi," kata Budi berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (24/2). 

Budi menambahkan tarif yang diberlakukan untuk air minum itu cuma satu. Misalnya untuk rumah tangga kelas bawah, menengah, dan mewah, tanpa memperhitungkan jarak.  “Jadi bisa dimaklumi jika nyaris tidak ada PDAM yang sanggup membangun pipa dari instalasinya ke areal yang jauh,” tuturnya. 

Dia mencontohkan, untuk Kabupaten Bogor saja, pemenuhan akses air minum ke masyarakat belum semuanya.  Karena luas Kabupaten Bogor itu cakupan riilnya tidak sampai 20 persen, sehingga tidak mampu menginvestasi pipa utama dan pipa distribusi. 

“Sementara, PDAM kan harus membeli pipanya terlebih dulu untuk dipasang, setelah itu baru masyarakatnya nyambung untuk berlangganan. Iya kalau yang berlangganan banyak, kalau  panjangnya sampai 20 kilo dan yang berlangganan hanya dua orang, bisa tekor itu PDAM,” ujar Budi.

Jadi, bisa dibayangkan betapa pusingnya mengelola air bersih untuk masyarakat umum. Karenanya, persoalan air minum masyarakat itu perlu dilihat secara menyeluruh.  

PDAM tidak bisa bekerja sendiri, apalagi  tidak memiliki sumber daya yang cukup. PDAM  mau tidak mau harus bekerja sama dengan pihak swasta.  Artinya, sinergi dengan pihak swasta itu akan membantu PDAM dalam memenuhi akses air minum ke masyarakat, khususnya ke daerah-daerah yang tidak terjangkau pipa air PDAM.  Pilihan lainnya adalah, pemerintah harus subdidi PDAM yang ada. 

“Yang belum disambung PDAM karena PDAM belum punya dana, dijadikan peluang bisnis oleh pihak swasta, sehingga masyarakat bisa minum dengan biaya terjangkau. Itu peluang bisnis namanya kalau dari sudut pandang wirausaha,” katanya.

Sementara itu, Guru Besar bidang Ilmu Hidrogeologi Vulkanik Fakultas Teknik Geologi yang juga Dekan Fakultas Teknik Geologi Unpad, Hendarmawan, menegaskan bahwa pemenuhan akses air minum masyarakat itu memang harus dipenuhi. Tapi dalam kenyataannya, PDAM itu hanya ada di kota-kota saja.

Di daerah-daerah yang agak ke pinggir sedikit, PDAM sudah sulit masuk.  “Itu karena biaya permodalan pemasangannya sangat besar. Bisa saja itu dibebankan kepada masyarakat, tapi harganya jadi mahal. Kalau harganya jadi mahal, itu akan menjadi problem baru lagi di masyarakat,” katanya.

Hendarmawan melihat masih perlunya melibatkan pihak swasta untuk memenuhi akses air bersih ke masyarakat itu. satu hal yang penting, kata Hendarmawan, hitungan majamenen airnya benar. Artinya, negara bisa membuat aturan soal penggunaan air, agar nantinya swasta jangan seenaknya mengambil air yang memang itu air untuk masyarakat.

“Ada air yang memang harus diambil pihak swasta di kedalaman tertentu, tidak mengganggu air untuk masyarakat dan mengganggu lingkungan.  Jadi, industri tetap jalan dan masyarakat juga bisa menikmati  air yang murah dengan  lingkungan yang tetap terjaga,” ucapnya.

Menurut data Aspadin, jumlah air yang digunakan dalam seluruh aktivitas industri di Indonesia mencapai 27,7 triliun liter. Dari total tersebut, industri AMDK menggunakan sebanyak 29 miliar liter air atau sekitar 0,0001 persen.

Rachmat menjelaskan, dalam skala yang lebih kecil, industri AMDK hanya menggunakan 0,06 persen dari seluruh air yang digunakan dalam industri perpipaan. Potensi air yang melimpah di Indonesia menurutnya, dapat dioptimalkan dengan adanya regulasi yang tepat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E6cEYl
February 24, 2019 at 11:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E6cEYl
via IFTTT
Share:

Saturday, February 16, 2019

Comforta Raih Top Brand Award Lima Tahun Berturut-Turut

Pertumbuhan penjualan Comforta meningkat pesat di 2018

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Comforta Spring Bed kembali meraih penghargaan Top Brand Award di tahun 2019, akhir pekan ini. Penghargaan ini diserahkan oleh Chairman Frontier Consulting Group, Handi Irawan di hadapan ratusan eksekutif perusahaan terkemuka dan banyak media masa nasional.

Comforta Spring Bed telah mendapatkan Top Brand selama 5 tahun berturut- turut semenjak 2015. Penghargaan ini didasarkan atas hasil survey independen yang dilakukan oleh Frontier Group yang telah memasuki tahun ke-19, melibatkan 13.600 responden di 15 kota besar, yaitu Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Pekanbaru, Palembang, Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Denpasar dan Manado. Tahun ini ada 283 kategori dengan ribuan merek yang dilibatkan dalam survei Top Brand.

President Director Massindo Group, Jeffri Massie menyatakan belum lama ini Massindo Group meluncurkan koleksi Comforta terbaru 2019 yang sangat inovatif. Sejak diluncurkan di penghujung tahun lalu, penjualan Comforta di Indonesia naik pesat.

Masyarakat di seluruh Nusantara menyambutnya dengan sangat antusias. Penampilan Comforta dengan kain-kain berteknologi Belgia, kawat per baja yang lebih tebal (2,4 mm dibandingkan dengan 2,2 mm yang digunakan kebanyakan pesaingnya). "Kemudahan pembayaran melalui skema cicilan 0 persem selama 12 bulan di ratusan mitra usaha membawa kesuksesan besar”, tutur Jeffri berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id

Massindo Group telah berdiri selama 35 tahun sejak didirikan William Massie pada tahun 1983. Massindo Group bekerja sama dengan perusahaan perusahaan di Amerika Serikat sebagai lisensi spring bed premium Spring Air, Therapedic dan sebagai distributor tunggal pelindung kasur anti air dan anti tungau Protect-A-Bed. Produk produk Massindo Group telah diekspor ke Amerika Serikat, Jerman, Uni Emirat Arab (Dubai), Australia, Tiongkok, Sri Lanka, Malaysia dan Singapura.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SDhW7W
February 16, 2019 at 11:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SDhW7W
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

Riko: Persija Andalkan Kecepatan Bongkar Pertahanan Jets

Persija akan menghadapi Newcastle Jets pada kualifikasi kedua Liga Champions Asia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemain sayap klub Persija Jakarta Riko Simanjuntak mengatakan, timnya mengandalkan kecepatan untuk membongkar pertahanan tim Australia Newcastle Jets. Kedua tim akan saling beradapan pada kualifikasi kedua Liga Champions Asia 2019, Selasa (12/2).

"Pelatih kami sudah memberitahukan beberapa hal tentang lawan termasuk postur tubuh mereka yag bagus. Namun, kami memiliki kecepatan dan itu akan dimaksimalkan dalam pertandingan nanti," ujar Riko, dikutip dari laman Persija di Jakarta, Ahad (10/2).

Riko Simanjuntak merupakan sosok penting di balik kecepatan Persija. Dengan kemapuan menyisir sisi kanan ataupun kiri, pemain asal Sumatra Utara itu sangat diandalkan tim berjuluk Macan Kemayoran itu untuk menyuplai bola ke penyerang dari sektor sayap.

Skema seperti itu tampak ketika Persija menaklukkan Home United dengan skor 3-1. Hasil tersebut membuat klub Liga Singapura itu tersingkir dari kualifikasi Liga Champions Asia 2019.

Riko saat itu menorehkan dua assist untuk gol penyerang Alberto Goncalves dan Marko Simic. Prosesnya sangat khas, berawal dari pergerakan di sisi sayap.

Persija mencoba untuk mengulangi kondisi serupa kala melawan Newcastle Jets di Australia. Riko menyebut, kemungkinan untuk menang selalu terbuka.

"Kami harus percaya diri. Kami harus yakin mampu bersaing," tutur Riko.

Sebagai informasi, pemenang dari pertandingan Persija melawan Newcastle akan melanjutkan perjalanan ke fase playoff Liga Champions Asia 2019 di mana klub ternama Jepang Kashima Antlers sudah menunggu. Laga penentu masuk atau tidaknya satu tim ke babak grup Liga Champions Asia 2019 itu berlangsung di Stadion Kashima, Jepang, pada Selasa (19/2). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BtTefw
February 10, 2019 at 11:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BtTefw
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Pengamat Dorong Pemerintah Hidupkan Lagi Dewan Penerbangan

Kemenhub dinilai tidak cukup bisa menangani masalah penerbangan komersial.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat penerbangan, Chappy Hakim menilai, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tidak akan cukup bisa menangani persoalan penerbangan komersial dari melonjaknya harga tiket hingga persoalan bagasi berbayar. Ia pun mendorong pemerintah untuk menghidupkan kembali Dewan Penerbangan.

"Dalam pengertian ini, dewan penerbangan dibutuhkan dalam konteks penyelenggaraan nasional secara aviation yang tidak hanya terdiri dari penerbangan komersil dan penerbangan militer dalam konteks keamanan nasional. Tetapi berkaitan juga dengan publisher bisnis dan bisnis," ujar Chappy di Cikini, Jakarta (9/2).

Ia beranggapan, hadirnya kembali Dewan Penerbangan mampu menghilangkan kebijakan secara sepihak oleh maskapai seperti menaikkan harga ataupun penerapan bagasi berbayar. Dewan Penerbangan nantinya  akan lebih dulu mengkaji sebelum diajukan ke pemerintah.

"Sehingga policy di tingkat pemerintah dapat mengakomodir kepentingan seluruhnya. Dalam artian bahwa masalah-masalah seperti bagasi berbayar itu tidak akan muncul dalam konteks apabila di tingkat kebijakan pemerintah sudah menerima saran seperti itu (dari Dewan Penerbangan)," ungkapnya.

Kemudian mantan KSAU tersebut menilai melalui pengkajian awal kebijakan dari para stakeholder terkait diharapkan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah di dunia penerbangan. "Policy terbaik adalah kita harus mulai memikirkan di tingkat nasional itu ada dewan penerbangan. Karena kita harus menampung terlebih dahulu di semua sektor untuk diinventarisir baru kita bsa mencari solusi yang the best solution," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GwV56K
February 09, 2019 at 11:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GwV56K
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Kurangi Impor Beras Perlu Gerakan Pangan Lokal

Di Indonesia, jumlah kalori dan bahan makanan masih didominasi beras.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pakar Biologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof Djukri mengatakan, Indonesia sebenarnya bisa mengurangi kebijakan impor beras. Tapi, ia merasa, pengurangan impor beras memerlukan gerakan pangan lokal.

Djukri mengatakan, meningkatnya jumlah penduduk akan berefek meningkatnya permintaan bahan pangan. Di Indonesia, jumlah kalori dan bahan makanan masih didominasi beras.

Mengacu rekomendasi Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), ada banyak bahan pangan nonberas yang layak. Seperti jagung, talas, sukun, sorgum, singkong atau sagu yang dapat menurunkan konsumsi beras.

Ia menilai, kebijakan pangan di Indonesia tidak akan kurang karena banyak keragaman. Untuk mendukung program ketahanan pangan, diversifikasi pangan menjadi kuncinya. "Agar tidak tergantung impor beras dan gandum," kata Djukri melalui pidato pelepasan guru besar purna tugas di UNY pekan lalu.

Djukri melihat, ragam pangan lokal terus tergerus gandum dan beras impor. Karenanya, perlu gerakan bersama kembali ke ragam pangan lokal yang dijamin UU Nomor 18 Tahun 2012. "Papua dan Maluku yang pernah terjadi krisis pangan karena rendahnya konsumsi beras adalah solusi kepada kearifan lokal," ujar Djukri.

Menurut Djukri, aneka ragam sumber bahan pangan lokal memiliki karbohidrat tinggi yang setara dengan beras dan terigu. Sayangnya, terjadi pemudaran pamor bahan pangan lokal di kalangan muda.

Hal itu disebabkan mereka menganggap komoditas itu sebagai makanan inferior. Maka itu, ia menekankan, program penganekaragaman padi, jagung dan kedelai harus saling mendukung.

Djukri menjelaskan, tanaman pangan memiliki kemampuan melepaskan diri dari lingkungan seperti faktor air, cahaya, nutrisi, suhu dan sebagainya. Kemampuan adaptasi juga ada dalam tanaman tertentu di lingkungan ekstrim.

Lingkungan ini akan mengubah struktur tanaman agar bertahan hidup. Tanaman juga memiliki kemampuan memulihkan diri dari ancaman lingkungan. Penemuan varietas unggul merupakan resultante proses fisiologi tingkat tertentu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WHQELY
February 05, 2019 at 11:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WHQELY
via IFTTT
Share:

Saturday, February 2, 2019

Main Efektif Jadi Kunci Tira Persikabo Lolos ke 16 Besar

Tira Persikabo ke perdelapan final Piala Indonesia usai menyingkirkan Semen Padang.

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Tira Persikabo sukses menumbangkan Semen Padang dengan skor 2-0 pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia 2018/2019, yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (2/2) malam WIB. Skor 2-0 lahir lewat gol striker Loris Arnaud menit ke-52 dan Wawan Febrianto 15 menit berselang.

Hasil ini memastikan Tira Persikabo lolos ke babak 16 besar dengan aregat 4-1. Usai pertandingan, pelatih Tira Persikabo Rahmad Darmawan mengungkapkan telah melakukan sedikit perubahan komposisi pemain saat melawan Semen Padang. Coach RD, demikian Rahmad biasa disapa, mengatakan, sejak awal ia yakin Semen Padang akan menyerang timnya mati-matian untuk mengejar ketertinggalan argegat 1-2 hasil dari leg pertama.

“Ada beberapa pergantian yang saya lakukan hari ini, saya sedikit memaksakan Arnaud  yang belum begitu fit untuk bermain menggantikan San San. Kita bermain normal, efektif, memaksimalkan pressing dan counter attack karena saya paham Semen Padang pasti akan mencari kemenangan dengan bermain menyerang,” kata RD seusai pertandingan.

“Ada beberapa catatan di sini, kedepannya kami tidak boleh cepat hilang bola, bermain lebih sabar, berani rebut bola, dan melakukan built up cepat,” tambah RD.

Bek PS Tira Persikabo, Khursed Beknazarov menambahkan, kemenangan atas Semen Padang sangat berarti baginya. "Ini pertama kali saya ikut main dan kami menang, skor yang sangat meyakinkan. Saya bahagia dan merasa sangat cocok dengan tim ini," kata sosok asal Tajikistan yang baru direkrut Tira Persikabo bulan lalu ini.

Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli kecewa dengan kekalahan yang diderita timnya. Menurut dia, lini belakang yang rapuh jadi sebab lawan bisa menceploskan dua bola ke gawang Kabau Sirah.

“Sebetulnya kita main bagus, ada beberapa peluang, terutama di babak kedua. Namun ada kesalahan individu di lini belakang kami, sehingga lawan bisa membuat gol,” kata Syafrianto.

Atas hasil ini, Tira Persikabo menyusul lima tim yang sudah memastikan tiket 16 besar. Tim-tim tersebut adalah Persela Lamongan, Bali United, Bhayangkara FC, PSS Sleman, dan Persija Jakarta.

Jalannya laga

Tim tamu lebih mendominasi sepanjang babak pertama, Tira Persikabo sesekali menunggu untuk melakukan serangan balik. Di paruh pertandingan ini tidak ada gol satu pun, hingga ditutup dengan skor 0-0.

Tempo pertandingan meningkat pada babak kedua, Tira Persikabo berani membangun serangan, menekan lawan tanpa henti. Semen Padang hanya sesekali melakukan perlawanan, tapi selalu putus saat berhadapan langsung dengan kiper di kotak penalti.

Loris Arnaud membuka gol bagi  tuan rumah pada menit ke-52. Semen Padang bereaksi atas gol tersebut, mulai bangkit, tapi beberapa peluang kembali gagal dimanfaatkan oleh pasukan Kabau Sirah. Selalu putus saat masuk ke dalam kotak penalti.

Gol kembali terjadi di menit ke-67, kali ini Wawan Febriyanto yang tampil apik malam iini mencatatkan namanya di papan skor. Dia juga yang memberikan umpan matang bagi terjadinya gol pertama tadi. Pertandingan ditutup dengan skor 2-0 bagi kemenangan Tira Persikabo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MJ33dQ
February 02, 2019 at 11:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MJ33dQ
via IFTTT
Share: