Showing posts with label 2019 at 03:17PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:17PM. Show all posts

Sunday, May 19, 2019

IPC Implementasi Trilogi Maritim untuk Tekan Biaya Logistik

IPC meyakini implementasi trilogi maritim tekan biaya logistik hingga 18,7 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, Elvyn G Masassya yakin implementasi trilogi maritim akan menurunkan biaya logistik nasional. Trilogi maritim atau jaringan pelabuhan yang terintegrasi (integrated port network) ini mencakup tiga pilar standarisasi pelabuhan, aliansi pelayaran, dan industri yang terakses baik dengan pelabuhan.

Elvin mengatakan standarisasi pelabuhan yang telah dilakukan IPC sejak 2016 ini sejalan dengan sejalan dengan rencana pemerintah untuk menurunkan biaya logistik sebesar 4,9 persen dalam tiga tahun ke depan. "IPC meyakini Trilogi Maritim akan menurunkan biaya logistik dari 23,6 persen per PDB di 2018 menjadi 18,7 persen pada 2022," ujar Elvin pekan ini.

Terkait standarisasi pelabuhan, pihaknya hingga kini terus melakukan pembenahan. Khususnya pengembangan fisik serta digitalisasi pelabuhan. Sehingga mencapai visi menjadi trade facilitator di 2024.

IPC juga memiliki misi menjadi pusat pelabuhan terbesar di Asia Tenggara mengungguli Singapura. Saat ini, IPC Saat ini, IPC telah membuka layanan pelayaran langsung (direct call services) ke Amerika, Eropa, Australia, dan Intra Asia. Khusus Asia sejak April lalu, IPC telah melakukan kerja sama dengan Pelabuhan Ningbo, Cina.

Mudik Lebaran

Terkait Mudik, Elvyn memprediksi penumpang jalur laut akan meningkat pada Lebaran 2019. Atas dasar itu pihaknya telah memastikan semua pelabuhan yang dikelola IPC siap menyambut kedatangan dan keberangkatan para pemudik.

Ia menambahkan khusus Tanjung Priok, IPC menyediakan fasilitas mudik gratis bagi 2000 pemudik tujuan Batam dan Surabaya dengan kapal laut. "Kami juga akan memfasilitas keberangkatan 22 ribu pemudik khusus di kota-kota tujuan Jawa dan Sumatra," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30rYdbs
May 19, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30rYdbs
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Menkeu: Neraca Dagang April Bukti Ekonomi Dunia Lagi Sulit

Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit 2,5 miliar dolar AS pada April 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menilai terjadinya defisit neraca perdagangan april menunjukan bahwa ekonomi dunia saat ini pergerakannya sedang tidak mudah. Hal ini terlihat tak hanya dari impor yang naik tetapi juga permintaan ekspor yang anjlok.

"Kalau kita lihat dari komposisinya tentu ini sesuatu yang perlu kita untuk perhatikan. Sebetulnya signal ini menggambarkan bahwa ekonomi dunia memang mengalami situasi yang tidak mudah," ujar Sri di Kementerian ESDM, Rabu (15/5).

Sri menjelaskan untuk bisa memperbaiki neraca perdagangan di bulan ini dan bulan depan memang perlu ada pengetatan impor. Meski begitu, kata Sri, apabila impor yang dilakukan adalah impor bahan baku, maka akan berpengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi kedepan.

"Kalau melihat dari sisi impor, kalau kita lihat untuk bahan baku dan barang modal juga perlu kita antisipasi terhadap industri yang menggunakan itu. Berarti nanti ini akan mempengaruhi pertumbuhan kita ke depan," ujar Sri.

Namun tak hanya persoalan efek dari perekonomian dunia saja, dari dalam negeri Sri Mulyani memprediksi terjadinya defisit yang cukup dalam pada April ini dikarenakan adanya keputusan investor untuk menunda investasi. Hal tersebut bisa jadi karena adanya Pemilu.

"Saya mesti harus lihat apakah ada volume impor yang melambat terutama pada kuartal I yang kemudian baru direalisasikan pada April. Dan April mengejar sebelum lebaran. Mungkin mereka melakukan kalkulasi nanti sesudah lebaran akan ada libur yang panjang lagi jadi semuanya ditumpukkan di bulan April," ujar Sri Mulyani.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan April 2019 mengalami defisit sebesar 2,5 miliar dolar AS. Defisit tersebut berasal dari defisit neraca dagang migas 1,49 miliar dolar AS maupun non migas 1,0 miliar dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JkScYK
May 15, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JkScYK
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Ramadhan Bulan Ampunan, Jauhi Kemaksiatan

Ramadhan adalah waktu tepat jauhi maksiat agar mendapat ampunan Allah SWT

Marhaban ya Ramadhan dimana umat Islam sedang kedatangan tamu mulia. Kemuliaannya bagaikan seribu bulan. Bulan menahan hawa nafsu. Di bulan ini kaum muslim diperintahkan berpuasa. Menahan lapar, dahaga bahkan amarah. Maka, kebaikan akan berlipat ganda.

Namun, di negeri muslim terbesar ini. Tidak semua orang muslim berpuasa. Terkadang saya sering menemukan mereka makan dengan lahapnya. Di pasar, di pinggir jalan bahkan di mall banyak ditemui muslim tapi tidak puasa.

Bahkan sering dijumpai puasa masih berdua-duaan (baca pacaran). Padahal ini adalah bulan suci. Bulan dilipat gandakan amalan. Baik amal kebaikan ataupun amal keburukan. Bulan penuh ampunan. 

Sebagai seorang muslim hendaknya kita menjaga iman. Melaksanakan kewajiban dan meninggalkan keharaman. Memperbanyak ibadah kepada Sang Pencipta dan menghentikan perbuatan dosa. 

Alangkah indahnya jika seluruh umat muslim berpuasa. Semua saling menghormati, tidak ada warung buka saat pagi dan siang hari. Mall - mall, cafetaria, resto semua tempat makan tutup, kecuali jam tertentu dengan pembeli khusus. Bahkan karaoke dan diskotik tutup agar umat Islam bisa fokus dalam beribadah. 

Akan lebih terasa nikmat, jika tontonan menyajikan acara yang bersifat tuntunan meningkatkan iman. Oleh karena itu hendaknya seluruh elemen bersinergi dalam mewujudkan keimanan dan ketakwaan. 

Pengirim: Henyk Nur Widaryanti SSi, MSi,Ngawi Jawa Timur

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HiieKb
May 14, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HiieKb
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

KPU Tetapkan Hasil Pemilu di Bengkulu, Prabowo Unggul Tipis

Hasil perolehan suara untuk Pemilu 2019 di Bengkulu telah sah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU), menetapkan hasil Pemilu 2019 untuk Provinsi Bengkulu pada Ahad (12/5) sore.  Berdasarkan penetapan tersebut, paslon capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno unggul tipis dari paslon capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin.

Komisioner KPU,  Hasyim Asy'ari, mengatakan hasil perolehan suara untuk Pemilu 2019 di Bengkulu telah sah.  "Bismillah, kita tetapkan untuk provinsi Bengkulu sah, " ujar Hasyim saat rapat pleno terbuka di Kantor KPU,  Menteng,  Jakarta Pusat, Ahad.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra, menyampaikan hasil perolehan suara pilpres untuk paslon capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin sebesar 583.488 (49,89 persen). Kemudian, untuk paslon capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno sebanyak 585.999 suara (50,11 persen).

"Kemudian, jumlah suara sah untuk pilpres sebanyak 1.169.487 dan jumlah suara tidak sah 26.862 suara. Total numlah suara sah dan tidak sah pilpres 1.196.349 suara, " ujar Irwan

Dia melanjutkan, jumlah pemilih pilpres di Bengkulu secara keseluruhan mencapai 1.452.503 orang. Adapun jumlah pengguna hak pilih sebanyak 1.196.349 orang.

Selain menetapkan hasil pilpres, KPU juga mengesahkan hasil pileg DPR RI untuk Bengkulu.  Dari hasil pileg,  tercatat suara untuk PDIP paling tinggi (137.006 suara). Kemudian disusul,  Golkar ( 136.581 suara) dan Gerindra  (130.846 suara)

Berikut ini hasil pileg di Provinsi Bengkulu yang telah disahkan :

PDIP: 137.006 suara

Partai Golkar : 136.581 suara

Gerindra: 130.846 suara

PAN : 121.990 suara

PKS : 98.952 suara

Nasdem : 94.172 suara

PKB 76.751 suara

Demokrat : 38.426 suara

Perindo : 37.657 suara

PPB : 30.394 suara

Berkarya : 23.633 suara

PSI : 17.759 suara

Hanura : 16.392 suara

PKPI 10.633 suara

PBB : 8.210 suara

Garuda: 7.582 suara

jumlah pemilih pileg: 1.452.503

jumlah pengguna hak pilih pileg : 1.194.366

Jumlah seluruh suara sah : 986.984

Jumlah tidak sah : 207.382

Jumlah seluruh suara sah dan tidak : 1.194.366

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30mQBHk
May 12, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30mQBHk
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Venezuela: Upaya Kudeta AS akan Gagal

Menteri Luar Negeri Venezuela memperingatkan untuk kembali ke jalur dialog.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW – Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan bahwa tindakan yang diambil Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya tak akan membuahkan hasil apa pun. Alih-alih terus mencoba menumbangkan pemerintahan Nicolas Maduro, dia memperingatkan bahwa sudah saatnya kembali ke jalur dialog.

“Mereka (AS) mengambil serangkaian tindakan yang akan menemui kegagalan, seperti upaya untuk menunjuk presiden palsu di negara lain, percobaan kudeta di Venezuela, dan usaha untuk mempengaruhi angkatan bersenjata Bolivarian,” kata Arreaza dalam konferensi pers bersama seusai bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Moskow, Ahad (5/5), dilaporkan laman kantor berita Rusia TASS.

Dia pun meminta Lavrov menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo bahwa sekarang sudah tiba waktunya untuk kembali ke jalur dialog. Lavrov dan Pompeo memang dijadwalkan melakukan pertemuan di Finlandia pada Senin (6/5). “Kita pada titik ketika kita harus kembali ke dialog, menghormati hukum internasional, dan prinsip-prinsip hubungan bilateral,” kata Arreaza.

Selama bertemu Lavrov, Arreaza membahas tentang situasi politik terkini di Venezuela, termasuk upaya kudeta terhadap Maduro oleh oposisi. Mereka pun mendiskusikan tentang prospek penyelesaian politik di Caracas.

Selain itu, Lavrov dan Arreaza turut membicarakan tentang peningkatan kerja sama bilateral. Hal itu termasuk memperluas kemitraan komprehensif Venezuela-Rusia di kancah internasional.

Pada 30 April dan 1 Mei lalu, ribuan massa atau simpatisan oposisi menggelar aksi demonstrasi di Caracas. Mereka menyerukan pelengseran Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Aksi itu digerakkan oleh pemimpin oposisi Juan Guaido.

Demonstrasi yang kembali merebak sempat membuat situasi di Venezuela memanas lagi. Para demonstran terlibat bentrok dengan pasukan pemerintah. Sekitar 100 orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.

Maduro menuduh bahwa aksi itu adalah percobaan kudeta oleh oposisi yang didukung AS. Ia pun menegaskan bahwa upaya kudeta tersebut berhasil digagalkan. Maduro pun sesumbar bahwa dirinya tak akan bisa dilengserkan.

Guaido diketahui telah mendeklarasikan dirinya sendiri sebagai presiden sementara Venezuela pada Januari lalu. Hal itu dia lakukan setelah rakyat  Venezuela menggelar demonstrasi dan menuntut Maduro mundur dari jabatannya.

Dukungan dunia internasional pun terpecah kepada dua tokoh tersebut. AS, Israel, Australia, dan mayoritas negara anggota Uni Eropa membela kepemimpinan Guaido di Venezuela. Sedangkan, Maduro memperoleh dukungan dari beberapa negara, antara lain Rusia, Cina, Turki, dan Kuba. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DUCVtw
May 06, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DUCVtw
via IFTTT
Share:

Saturday, May 4, 2019

Batang Toru hydropower plant to conserve orang utans

Batang Toru hydropower plant form a community-based local wisdom conservation cadres.

REPUBLIKA.CO.ID, SITANDIANG -- Batang Toru hydropower plant made a concrete action to protect orang utans in Tapanuli while sustain Batangtoru ecosystem by conducting training and forming a community-based local wisdom conservation cadres. The program was supported by Center for Natural Resources Conservation Center (BBKSDA) Region V of North Sumatra, involving seven villages in the sub district of Sipirok and Marancar.

The activity of this program was carried out for two days, started from 30th April to May 1st with a focus on Sitandiang Hamlet, Bulu Mario Village, Sipirok District, South Tapanuli Regency. On the event, a number of figures were presented, namely Chief of Communication and External Relations PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE) Firman Taufick, Senior Adviser of the Batang Toru Hydroelectric Power Plant Agus Djoko Ismanto, Senior Action Research Save Batangtoru Koesnadi Wirasapoetra, and staff in the Section III Region V North Sumatra BBKSDA M Nasir Siregar.

They shared their knowledge and local wisdom of what they did from generation to generation interacting with orang utans. Effective local wisdom for coexistence of orang utans is a principle that will be prioritized by the Batang Toru hydropower plant.

According to Firman Taufick, the activity was one of the concrete actions in an effort to help preserve the orang utans species in the Batangtoru ecosystem. The program aimed to make the community have sufficient knowledge and skills to participate in the survival of orang utans in Batangtoru.

“Community has local wisdom from time to time. They know better about how to coexist with orang utans. This training is an effort to explore their local wisdom while at the same time providing practical skills for good coordination between communities and the government and Batang Toru hydropower plant in protecting orang utans,” Firman said in a press release on Saturday.

Strengthening people's understanding and skills will be the first step of Batang Toru hydropower plant, together with government and community in forming community-based conservation cadres. The community must be an important element in protecting orang utans because they interact from day to day with this animal.

Senior Adviser on Environment and Sustainability NSHE Agus Djoko Ismanto explained Batang Toru hydropower plant took mitigation actions against potential impacts that might arise due to the construction of the project. ESHIA (Environmental, Social and Health Impact Assessment), is one of the studies that has become a reference for hydropower plant to run deep resource conservation which is called as the Biodiversity Action Plan.

Protection measures from the Biodiversity Action Plan of the Batang Toru hydropower plant had been initiated since before land clearing. The process is under the supervision of BBKSDA, which is collaborating with Batang Toru hydropower plant and local Non Government Organizations (NGOs).

"We jointly monitor the presence of animals through inspection before logging. Animals must be protected, so no one hurt during the construction of Batang Toru hydropower plant,” said Agus.

Koesnadi, one of the initiators of community-based orang utans conservation training said so far the community has local wisdom in preserving nature, for example, when dealing with orang utans. The community believed if they disturb Mawas (orang utan idiom in South Tapanuli), it will cause danger for them and the village.

According to Koesnadi, one example of another local wisdom is Matari Bondar. This is the customary rule of a century-old ancestry in safeguarding forests and water sources. The communities from four villages namely Haonatas, Tanjung Rompa, Bonan Dolok and Siranap (Hatabosi) have a tradition of guarding forests since their ancestors to date to fulfill their daily clean water needs and irrigate agricultural land.

Batang Toru hydropower plant is committed to protect orang utans and also takes action by working with government and community. After the training process, the program is followed by the formation of community-based conservation cadres.

The program is also part of the application of the study of the Environmental Social and Health Impact Assessment (ESIA). The application of ESIA provisions has made

Batang Toru first hydropower plant in Indonesia that implement the equatorial principle.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VDF2Mp
May 04, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VDF2Mp
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Jokowi Ingin Perayaan Hari Buruh Berjalan Kondusif

Jokowi berharap Hari Buruh besok diisi dengan penuh kegembiraan oleh para buruh.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap peringatan dan perayaan Hari Buruh pada Rabu (1/5) esok hari bisa berjalan tertib dan aman. Ia pun ingin Hari Buruh besok diisi dengan penuh kegembiraan oleh para buruh.

Hal ini disampaikannya setelah menyempatkan diri menyantap makan siang bersama ribuan buruh pabrik di lingkungan PT KMK Global Sports di Cikupa, Tangerang, Banten Selasa (30/4).  "Besok May Day kami harap perayaan hari buruh berjalan baik, dengan kegembiraan. Dan semuanya kondusif. Harapan kami itu," ujar Jokowi, Selasa (30/4).

Bersama para buruh pabrik sepatu di Cikupa, Tangerang, Jokowi juga sempat berdialog dan menyerap aspirasi para buruh, termasuk menyangkut kesejahteraan mereka. "Banyak bertanya. Karena tadi saya tanya sudah berapa tahun kerja di sini katanya 20 tahun, ada yang 15 tahun. Tadi saya tanya masalah gaji. Berapa gaji di sini, Rp 3,9 juta. Tanya langsung saya," kata Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan bahwa pemerintahannya tetap mengupayakan peningkatan kesejahteraan buruh melalui perbaikan keterampilan. Tujuannya, ujar Jokowi, adalah peningkatan produktivitas perusahaan yang berujung pada kenaikan gaji bagi karyawannya.

"Kalau sudah produktif, perusahaan gaji lebih tinggi tuh mampu. Karena produktivitas menyangkut produksi berapa yang dihasilkan. Kalau yang dihasilkan naik, ya gaji dinaikkan nggak ada masalah," kata Jokowi.

Akhir pekan lalu, Presiden juga mengundang perwakilan serikat pekerja ke Istana Bogor. Jokowi pun berjanji akan segera membahas revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan bersama sejumlah pimpinan organisasi buruh, pengusaha, dan pemerintah.

"Kita juga telah sepakat untuk membuat, merevisi PP 78 dan kita harapkan dari serikat pekerja, dari buruh senang, tetapi juga di sisi yang lain dari perusahaan, dari pengusaha juga senang, jangan sampai ada yang dirugikan karena PP 78 ini," kata Jokowi, dikutip dari siaran resmi Istana.

Selain membahas revisi PP Nomor 78, Jokowi dan para serikat buruh membahas peringatan hari buruh. Jokowi meminta agar peringatan hari buruh dapat digelar dengan berbagai kegiatan yang positif. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LeWOSb
April 30, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LeWOSb
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Pelari Kenya Unggul di Mandiri Jogja Marathon 2019

Antusiasme pelari dan warga di ajang Mandiri Jogja Marathon tahun ini sangat tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pelari Kenya Stephen Munghatia Mugambi meraih juara dengan catatan waktu 2 jam 25 menit 48 detik untuk kategori full marathon putra di ajang internasional Mandiri Jogja Marathon 2019, Ahad (28/4). Tahun ini, ajang lomba lari marathon itu diikuti 7.500 pelari dari 11 negara.

Selain Stephen, pelari asal Kenya yaitu Daniel Gekara menempati posisi kedua dengan catatan waktu 2 jam 30 menit 11 detik dan Muindi Onesmus Muasya di tempat ketiga dengan catatan waktu 2 jam 31 menit 30 detik.

“Animo pecinta olahraga lari sungguh luar biasa, berbagai usia pun turut serta berpartisipasi. Marathon kali ini juga berbeda karena mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal sehingga dapat memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Provinsi Yogyakarta dan sekitarnya,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Candi Prambanan, Jawa Tengah, Ahad (28/4).

Pada lomba yang dilepas oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Sri Sultan Hamengkubuwono X, serta Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirdjoatmodjo ini, pada kategori half marathon putra dipuncaki oleh pelari Charles Munyua Njoki dengan catatan waktu 1 jam 13 menit 17 detik, disusul oleh Welman D Pasaribu di peringkat kedua, dan Amri Wahyudin diperingkat ketiga.

Untuk half marathon putri, peringkat pertama ditempati Odekta Naibaho dengan catatan waktu 1 jam 22 menit 29 detik, disusul Afriana Paijo pada peringkat kedua dan Yanitasari Yanita di peringkat ketiga.

Untuk kategori 10 K putra, peringkat pertama diduduki oleh James Karanja dengan catatan waktu 32 menit 20 detik, di peringkat kedua adalah Pandu Sukarya dan Fajar Hidayat menduduki peringkat ketiga. Pada kategori 10 K putri, peringkat pertama ditempati Pretty Sihite dengan catatan waktu 39 menit 53 detik dan Elisabeth Wanza di peringkat kedua, serta Qurrotul Farida diperingkat ketiga.

Sementara pada kategori 5K, untuk kelompok putra, peringkat pertama diraih Syamsuddin Massa dengan catatan waktu 16 menit 11 detik dan Ravi Putra serta Muh Alwi Bashori masing-masing di peringkat kedua dan ketiga. Untuk kelompok putri, peringkat pertama diduduki Mahardika Manik dengan catatan waktu 19 menit. Di peringkat kedua ditempati Zolanda Riva Ngesti dan peringkat ketiga adalah Raden Roro Devina.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, antusiasme pelari dan masyarakat pada ajang Mandiri Jogja Marathon tahun ini sangat tinggi. “Di sepanjang rute, masyarakat banyak yang memberikan dukungan dengan menyemangati dan menampilkan kesenian-kesenian daerah,” kata Rohan.

Masyarakat Yogyakarta juga sangat antusias menyambut ajang yang sudah digelar untuk ketiga kalinya. Lebih dari 8 ribu orang memadati race village di area Candi Prambanan untuk melihat dan memberikan dukungan kepada para pelari serta mencicipi ragam kuliner khas Yogyakarta. Tidak hanya di area lomba, dukungan masyarakat juga mengalir di sepanjang rute yang dilalui para pelari.

Di sepanjang rute, pelari disuguhkan pemandangan alam Yogyakarta yang sangat indah dengan areal persawahan, pegunungan, situs candi bersejarah, serta berbagai atraksi yang ditampilkan oleh masyarakat setempat seperti tarian budaya tradisional.

Tahun ini, Mandiri Jogja Marathon juga bekerja sama dengan masyarakat di desa-desa yang dilalui rute marathon sehingga masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam perhelatan ini. “Bank Mandiri turut serta mendukung partisipasi desa dengan memberikan bantuan berupa pengaspalan jalan rusak sepanjang rute marathon, dan 450 lampu penerangan. Di samping itu, apresiasi juga diberikan kepada desa terbaik dalam kategori padat karya, ragam budaya dan hiburan,” Kata Rohan Hafas.

Apresiasi Padat Karya diberikan kepada Desa Wedonartani dan Umbulnartani. Sementara, Ragam Budaya diberikan kepada Desa Sukoharjo dan Titomartani. Desa Taman Martini, Purwomartani, Selomartani, Widodomartani, dan Maguwoharjo mendapat apresiasi dalam kategori hiburan.

Di kawasan lomba Mandiri Jogja Marathon 2019, masyarakat juga dapat mengikuti program aktivasi LinkAja untuk mendukung kampanye Cashless Society. Masyarakat akan mendapatkan edukasi penggunaan aplikasi LinkAja untuk melakukan berbagai transaksi kuliner dan lainnya di kawasan race village Candi Prambanan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LbhJWf
April 28, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LbhJWf
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Partai Demokrat Tegaskan Tetap Bersama Prabowo-Sandi

Penarikan kader dari Kartanegara beberapa waktu lalu bukan berarti Demokrat mundur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jendral Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, menegaskan partainya masih tetap berada di gerbong koalisi pendukung pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia pun mengklarifikasi isu penarikan kader Demokrat dari rumah pemenangan pasangan calon nomor urut 02 di Kartanegara beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan penarikan tersebut bukan sebagai langkah Demokrat mundur dari Koalisi Indonesia Adil Makmur. Ia menyatakan penarikan kader-kader Demokrat dari Kartanegara beberapa waktu lalu lantaran kosongnya pengurus di DPP. 

“Posisi kami tetap di 02. Malam hari itu, kami fokus di DPP. Karena ada kegiatan di Kartanegara, kami ramai-ramai ke sana. Karena DPP kosong, akhirnya kami ditarik kembali. Tak ada masalah,” kata Hinca, Selasa (23/4).

Hinca pun memastikan hubungan Partai Demokrat dan partai-partai lain pendukung Prabowo-Sandi tetap solid. Bahkan, rencananya sore nanti, Demokrat akan menggelar pertemuan dengan Sandiaga.

Terkait deklarasi dan tasyakuran yang dilakukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menurut Hinca hal tersebut merupakan suatu yang wajar. Di sisi lain, Hinca juga mengatakan Demokrat mendorong kedua pasangan calon, yakni Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo-Sandiaga, dapat segera bertemu. 

“Jangankan tokoh, seluruh warga negara ini wajib bersilaturahmi. Apalagi capres bagus itu,” katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GAr0ma
April 23, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GAr0ma
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

Ribuan Pendukung Jokowi Nobar di Luar GBK

Panitia telah menyediakan 5 layar besar di luar SUGBK untuk pendukung Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian pendukung pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin lebih memilih untuk menyaksikan Konser Putih Bersatu dari layar besar yang telah disediakan oleh panitia. Mereka memilih menonton di luar karena tribun di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sudah hampir terisi penuh.

"Tadi sudah coba masuk ke tribun, tapi kata petugasnya sudah penuh. Jadi nonton dari luar saja bareng yang lain ini," ujar Muhammad Rusdi (37), salah satu pengunjung di SUGBK, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Berdasarkan pantauan, panitia telah menyediakan sekira lima layar besar di luar SUGBK. Layar tersebut menampilkan gambar dari kegiatan yang ada di dalam stadion.

Pengeras suara dengan ukuran cukup besar juga disediakan oleh panitia agar pengunjung di luar juga dapat menikmati lantunan musik yang dihadirkan sejumlah musisi di dalam stadion. Massa yang tak bisa masuk ke dalam stadion pun duduk di depan layar, sambil menyaksikan pertunjukan musik.

Aneka stan makanan dan minuman juga hadir di dalam kawasan SUGBK.  "Tidak apa-apa di luar, yang penting ikut meramaikan Jokowi-Amin di Pilpres 2019. Di luar aja udah senang kok," ujar Wahyuddin (29), salah satu pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kegiatan di dalam stadion baru sudah dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin rencananya akan datang ke GBK sekitar pukul 16.00 WIB hingga acara selesai pada 17.00 WIB.

Konser putih rencananya akan menampilkan lebih dari 500 artis, musisi, budayawan, dan seniman. Acara ini juga akan dihadiri oleh 1.000 perwakilan tokoh masyarakat.

“Kita ingin Rapat Umum Rakyat Konser Putih Bersatu ini nantinya akan menjadi kampanye pemilu yang terbesar di Indonesia," ujar Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Kxl1CF
April 13, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Kxl1CF
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 9, 2019

Indonesia Meminta Keadilan Uni Eropa Soal Sawit

Indonesia membawa masalah sawit ke WTO.

REPUBLIKA.CO.ID, Laporan wartawan Republika.co.id Erik Purnama Putra dari Brussel, Belgia

BRUSSEL -- Pemerintah Indonesia meminta agar Uni Eropa tidak melakukan diskriminasi dan menghentikan pembahasan rancangan aturan yang melarang peredaran produk turunan kelapa sawit di Eropa. Staf Khusus Menteri Luar Negeri, Peter Gonta mengatakan Indonesia hanya meminta keadilan, karena penolakan terhadap kelapa sawit dari Indonesia semakin kencang dilakukan Parlemen Uni Eropa, masyarakat, maupun LSM.

"Saya sedih juga, kita sampaikan fakta-fakta ke mereka, tapi kita sering tak digubris. Ini pemakaian produk turunan kelapa sawit selalu turun lima persen dalam empat tahun terakhir. Di bungkusan makanan tertera 'no palm oil', ini membangun citra negatif. Ini tidak fair," kata mantan dubes Indonesia untuk Polandia itu.

Peter pun sempat menunjukkan surat kepada Republika.co.id yang diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad yang berisi enam poin sikap bersama kedua negara, yang menolak tindakan Uni Eropa. Menurut Peter, surat itu sudah dikirim ke Uni Eropa sebagai sikap perlawanan kedua negara produsen terbesar kelapa sawit agar tidak diperlakukan seenaknya oleh negara lain.

"Ini bukan bela pemerintah, tapi negara. Mereka anggap kita jajahan kita, prinsipnya Asia dianggap bodoh. Kita dianggap masyarakat kelas bodoh," kata Peter.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan berdasarkan data 2017, wilayah hutan di Indonesia mencapai 63 persen dari total daratan, dan 42,95 persen dari total hutan berstatus dilindungi dan hutan konservasi. Dia pun menyinggung data resmi Uni Eropa pada 2015, wilayah hutan Uni Eropa hanya terdiri 37,89 persen dari total area dan hanya 16,43 persen hutan yang tersedia untuk pasokan kayu.

Dengan fakta itu, ia pun mempertanyakan kebijakan Uni Eropa yang mempertanyakan kebijakan alih fungsi untuk kelapa sawit, sebagai dasar kerusakan hutan di Indonesia. "Ini sangat ironis, mereka mengusik Indonesia dengan isu ini (padahal hutan kita lebih luas)," kata Darmin mengklaim.

Dia menyebut, kelapa sawit merupakan komoditas penting yang berkontribusi sangat signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran di Indonesia, karena ada 5 juta pekerja mencari nafkah, dan sekitar 19,5 petani maupun keluarganya terlibat dalam sektor ini. Darmin mengatakan, pemerintah Indonesia sudah melakukan langkah penting untuk memperbaiki berbgai kekurangan terkait kelapa sawit.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OZZTDN
April 09, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OZZTDN
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Masjid Linwood Dibuka, Siap Sambut Jamaah Shalat Jumat

Masjid Linwood dibuka kembali setelah direnovasi akibat tragedi penembakan.

REPUBLIKA.CO.ID, CHRISTCHURCH -- Masjid Linwood yang menjadi salah satu sasaran aksi penembakan pada 15 Maret 2019 akan kembali dibuka untuk shalat Jumat pertama kalinya, Jumat (5/4). Masjid yang terletak di pinggiran timur Christchurch tersebut ditutup selama tiga pekan setelah serangan terorisme yang mematikan.

Barisan polisi bersenjata lengkap tampak berjaga di depan Masjid Linwood. Selain itu deretan bunga dan sejumlah kertas berisi pesan dukungan dan tulisan "aroha" yang berarti "cinta" dalam bahasa Maori terpampang di sepanjang pagar masjid. Sebanyak tujuh jamaah Masjid Linwood menjadi korban meninggal dunia.

Jendela-jendela yang hancur akibat tembakan telah dibenahi. Semua karpet masjid telah diganti, termasuk kayu yang hancur juga sudah diperbaiki. Kamera keamanan tampak terpasang di sejumlah sudut masjid. Imam Masjid Linwood, Alabi Lateef Zirullah mengatakan, besok akan menjadi fajar yang baru bagi Masjid Linwood.

"Orang-orang yang masuk ke dalam tempat ini, pasti akan menjadi emosional," ujar Zirullah, dilansir New Zealand Herald, Kamis (4/4).

Zirullah yang merupakan cendekiawan Islam kelahiran Nigeria selamat dari aksi penembakan. Dia membantu menyelamatkan beberapa jamaahnya ketika serangan terjadi. Ayah satu anak yang berusia 42 tahun tersebut menawarkan bimbingan dan dukungan kepada mereka yang membutuhkannya.

Di sisi lain, Zirullah juga menerima sejumlah tawaran konseling. Zirullah mengaku siap memimpin kembali Masjid Linwood dan melakukan shalat Jumat esok hari, bersama seorang imam dari Australia.

"Kami akan mengingat saudara-saudari kami yang telah hilang. Saya ingin memberi tahu kepada orang-orang tentu saja kami kehilangan beberapa orang yang kami cintai, tetapi hidup terus berjalan dan kami harus memberikan cinta sebagai balasan kepada mereka yang telah memberikan cinta kepada kami," ujar Zirullah.

Zirullah mengatakan, dukungan dari seluruh warga Selandia Baru termasuk pemerintah sangat luar biasa. Setiap hari Masjid Linwood dibanjiri bunga, kue, vocer, ribuan kartu, dan surat. Menurut Zirullah, berbagai macam bentuk dukungan tersebut memberinya kekuatan.

"Beberapa orang masih mengalami banyak trauma dan mereka ingin melepaskan diri dari rasa sakit, kehilangan, dan ketakutan. Tetapi sebagian besar saudara kami baik-baik saja. Kami berdoa setiap hari. Kami duduk di sini dan kami mengobrol. Semuanya membaik," ujar Zirullah.

Dia mengatakan ini adalah tragedi besar. Orang-orang membutuhkan waktu untuk mengatasinya.

"Seluruh dunia dapat belajar dari Selandia Baru dan cara kita semua bereaksi. Orang-orang dapat belajar dari kita, dan kita dapat menghentikan tindak pembunuhan ini. Dan itu bekerja sebaliknya juga, mereka yang dicuci otak oleh ISIS hanya membawa rasa malu dan sakit," ujar Zirullah.

Jumat pekan lalu, Zirullah mengadakan shalat Jumat di Hagley Park. Dia mengatakan, pelaku penembakan bertujuan meletakkan dasar kebencian di Selandia Baru. Namun sebaliknya, aksi terornya justru membangun masyarakat dan komunitas yang penuh cinta.

Salah satu jamaah Masjid Linwood yang selamat, Ali Elliot Marshall Dawson (33 tahun) akan menghadiri shalat Jumat besok. Dia selamat dari serangan itu karena bersembunyi di kamar mandi.

Ketika penembakan berhenti, dia melihat jenazah Linda Armstrong (65 tahun) yang ditembak oleh pelaku terorisme melalui jendela-jendela masjid. Setelah Dawson keluar dari masjid, polisi bersenjata menangkapnya dan dia sempat ditahan.

"Saya sempat menjadi tersangka karena cocok dengan deskripsi orang yang mereka cari," ujar Dawson.

Namun, pada akhirnya Dawson dibebaskan karena tidak bersalah. Dia mengaku tidak ada dendam dengan polisi karena saat itu situasi sedang semrawut.

"Besok akan menjadi istimewa. Saya hanya ingin dekat dengan Allah. Tidak ada yang dapat menghalangiku untuk kembali," kata Dawson.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FQniDy
April 04, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FQniDy
via IFTTT
Share:

Masjid di Skotlandia Raih Penghargaan Bidang Amal

Masjid Al-Farooq di Skotlandia banyak berkiprah di bidang amal

REPUBLIKA.CO.ID, EDINBURGH -- Sebuah masjid di distrik Govanhill, Skotlandia, meraih penghargaan sebagai "Masjid Skotlandia Tahun Ini". Demikian dilansir Glasgow Live, Kamis (4/4). Masjid al-Farooq--demikian namanya--diketahui banyak berkiprah dalam bidang sosial, termasuk untuk komunitas non-Muslim atau umum. Sebut saja, amal usaha dan bank makanan rutin.

Penghargaan itu ditaja Konferensi Tahunan Skotlandia. Acara tersebut digelar di Hampden Park akhir pekan ini. Kegiatan tersebut merupakan pengakuan atas kontribusi penting yang dilakukan baik individu maupun organisasi komunitas Muslim di negara tersebut.

Setelah pemungutan suara digelar, Pusat Pendidikan dan Komunitas Al-Farooq diberi penghargaan "Mosque of the Year 2019." Masjid itu meraih penghargaan demikian untuk pertama kalinya.

Masjid di bagian selatan negara itu meraih hadiah utama setelah mengalahkan institusi lain, termasuk Madrasah Taleem ul-Islam, Masjid Al-Furqan dan Akademi Al Faalah.

Al-Farooq merupakan masjid pertama di Skotlandia yang menyediakan layanan bahasa isyarat setiap penyelenggaraan khutbah Jumat. Tidak hanya itu, Masjid al-Farooq juga merupakan dilengkapi kelas khusus bagi komunitas tuna rungu, mualaf, dan non-Muslim yang ingin mengenal Islam.

Pusat pendidikan dan komunitas ini juga menjalankan bank makanan selama enam hari dalam sepekan. Lembaga ini juga menyediakan program sosial dan pendidikan bagi kaum perempuan.

Seorang komite Masjid Al-Farooq mengaku gembira lantaran pihaknya menerima penghargaan semacam ini. Ia juga tak lupa menyampaikan terima kasih bagi para pemilih yang telah memilih masjid ini. Menurutnya, tim di masjid layak mendapatkan penghargaan atas kerja keras dan upaya mereka.

"Ini menunjukkan kami melakukan hal yang benar dan ini memberikan kami kepuasaan yang luar biasa karena tahu bahwa kami memiliki pengaruh positif dalam kehidupan masyarakat di Glasgow dan semoga seluruhnya," kata juru bicara tersebut, dikutip dari Glasgow Live, Kamis (4/4).

Ia mengatakan, Masjid Al-Farooq telah berdiri selama 20 tahun dan telah membuat sejumlah kemajuan. Awalnya, mereka tidak memiliki karpet untuk alas beribadah shalat di dalam masjid. Namun kini, menurutnya, mereka bisa meraih sebuah penghargaan. Kendati begitu, ia menegaskan bahwa Masjid Al-Farooq tidak akan berhenti untuk membuat kemajuan. Menurutnya, mereka akan terus memberikan pendidikan, menginspirasi dan melayani komunitas mereka.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FZsAOk
April 04, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FZsAOk
via IFTTT
Share:

3.000 Warga Dompu Mengungsi Akibat Banjir

Tidak ada korban jiwa dalam banjir Dompu.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muhammad Rum mengatakan, sekitar 3.000 warga di Kelurahan Kota Baru dan Karijawa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengungsi akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada Rabu (3/4). Sekitar 700 rumah terdampak.

"Pendataan terus kita lakukan, sekitar hampir 700 rumah yang terdampak, tiga rumah rusak berat, dan 3.000 jiwa mengungsi," ujar Rum di Mataram, NTB, Kamis (4/4).

Rum menyampaikan, 3.000 warga mengungsi di rumah keluarga yang tidak terdampak banjir. Rum menyebutkan, tidak ada korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan korban luka, hanya ada tiga rumah rusak berat, sisanya paling tinggal pembersihan," lanjut Rum. 

Rum mengatakan kejadian banjir di Dompu disebabkan sejumlah faktor, mulai dari tingginya curah hujan, kerusakan hutan, ketidaksiapan infrastruktur, dan kondisi masyarakat yang masih tinggal di bantaran sungai.

"Sungai kita sudah tidak bisa menampung. Alih fungsi hutan saya pikir ada pengaruhnya,  kita tidak melarang (tanam) jagung di daerah datar, tapi di daerah yang curam tolong pertahankan pohon yang memiliki akar tunjang," kata Rum. 

Rum menambahkan, normalisasi sungai yang tidak dilakukan membuat tanggul tidak  mampu menahan datangnya air. "Kita sudah coba saya rencana kerja pemerintah 2020 ingin melakukan mitigasi struktural, pembuatan tanggul, normalisasi sungai, rehabilitasi hutan dan lahan," ucap Rum. 

BPBD NTB bersama Dinas Sosial NTB telah mengirimkan 4 ton bantuan logistik berupa makanan siap saji, mie instan, selimut,  hingga matras. "Kondisi banjir saat ini sudah berangsur-angsur surut, namun masih banyak rumah warga yang terendam. Selain itu cuaca dalam kondisi mendung saat ini," kata Rum menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ONTD1H
April 04, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ONTD1H
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

SD Bina Insani Program Inter Gelar Primary Cup

Lomba ini menguji kemampuan siswa dalam bahasa Inggris, Matematika dan Sains.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- SD Bosowa Bina Insani Program Inter menyelenggarakan Primary Cup. Kegiatan itu dilaksanakan di SD Bosowa Bina Insani, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/3).

Program tahunan ke-2 yang diadakan  SD Bina Insani Program Inter ini diikuti oleh 134 siswa mulai dari kelas 1 sampai 5 SD. Mereka  dibagi ke dalam tiga  jenis lomba,  yakni ESL, Maths and Science.

Head of Level SD Bosowa Bina Insani Program Inter, Tuesty mengatakan,  Primary Cup 2019 (Cambridge Day) adalah annual programme (kegiatan tahunan)  SD Bina Insani Program Internasional, sebagai wadah untuk peserta didik menunjukkan kemampuan dalam tiga  subjek Cambridge Primary,  yaitu ESL (English as a Second Language), Math dan Science. “Tema yang diangkat  kali ini adalah ‘Smart and Fun with Cambridge’, belajar melalui metode fun learning,” kata Tuesty dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (1/4).

Kepala SD Bina Insani, Dr  Sudrajat  MpdI menyatakan sangat mendukung kegiatan tersebut. Ia pun menyemangati para siswa.  “Semoga kalian tetap semangat dalam meraih prestasi dan ini kesempatan yang tepat buat kalian,” tuturnya.

Ia menambahkan, kehadiran orangtua siswa pada lomba kali ini  menambah semarak suasana lomba. Lomba ESL (bahasa Inggris) didukung oleh EF Taman Yasmin, Bogor. Dalam hal ini,  ada dua  jenis lomba,  yakni Spelling Bee (kelas 1-2) dan Story Telling (kelas 3-5).

“Adapun lomba Science dalam bentuk Experiment. Dan lomba Maths mengerjakan soal dengan cepat dan benar,” ujarnya menjelaskan tentang lomba tersebut.

Puncak acara,  pukul 13.00, panitia mengumumkan  para juara di setiap lomba. 

Juara ESL (Bahasa Inggris) kategori Spelling Bee  juara ke-1 sampai ke-3 adalah: Tito, Fatih, dan Ahsan. Sedangkan kategori Story Telling, para juaranya adalah Aniqa, Lisha dan Naomi. 

Lomba Maths kelas 3, juara ke-1 sampai ke-3 diraih oleh Akbar, Naura dan Echa. Math kelas 4, juara ke-1 sampai ke-3  diraih oleh Hazirah, Attar, dan Reinhard. Untuk kelas 5, juara ke-1 sampai ke-3 diraih oleh Akhtar, Kayleeen dan Ezra.

Untuk lomba Science kelas 1, para juaranya adalah  Aiko, Fathur dan Shanelle. Kelas 2, juara ke-1 sampai ke-3, diraih oleh Alya, Yara dan Rafiedz. Kelas 3, juara ke-1  sampai ke-3 diraih oleh Theo, Kyand dan Marilya.

Lomba Science  kelas 4, para juaranya Higher Kaka, Nadia, dan Pearly. Sedangkan kelas 5, juara ke-1 sampai ke-3 diraih oleh Keenan, Winanti dan Raffi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OE30kA
April 02, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OE30kA
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Karena Mutasi Gen, Wanita Ini tidak Rasakan Nyeri

Bila mengalami sakit, dia lebih cepat sembuh dibandingkan kebanyakan orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jo Cameron adalah seorang perempuan berusia 71 tahun yang tinggal di Inverness Skotlandia. Hal yang membedakan Cameron dengan orang lain adalah dalam kehidupan sehari-hari dia sering tidak merasa sakit walau misalnya ada bagian tubuhnya yang mengalami cedera.

Bila mengalami sakit, dia lebih cepat sembuh dibandingkan kebanyakan orang. Ia juga tidak mengalami rasa takut atau kecemasan berlebihan seperti yang dialami orang lain.

Sekarang para ilmuwan menemukan ini disebabkan karena di dalam tubuh Cameron terjadi mutasi gen sehingga apa yang dirasakannya berbeda dengan kebanyakan orang lain. Ketika berusia 65 tahun, Jo Cameron harus menjalani operasi karena cedera serius di tangannya.

Para dokter yang menanganinya baru menyadari selama ini Cameron tidak pernah menggunakan obat penghilang rasa sakit sama sekali. "Ketika [dokter] menemukan saya tidak pernah meminum [obat penghilang rasa sakit], dia memeriksa riwayat medis saya dan menemukan saya tidak pernah meminta obat penghilang rasa sakit," kata Jo Cameron kepada BBC.

Karena para dokter menyadari apa yang terjadi pada Cameron adalah hal yang aneh, dia kemudian dirujuk ke ahli genetika nyeri di University College London (UCL), yang meneliti DNAnya untuk menentukan apa yang membuatnya begitu unik. Mereka kemudian menemukan adanya dua keanehan dalam susunan genetika Jo Cameron.

Pertama ada perubahan pada gen yang disebut FAAH, yang merupakan pusat pengaturan sensasi rasa sakit, suasana hati dan ingatan. Penemuan kedua lebih mengejutkan lagi para peneliti. Kondisi ini dijuluki FAAH-OUT dimana sebagian para peneliti menduga gen itu sebagai 'gen sampah' yang tidak berfungsi,

Sekarang mereka memperkirakan FAAH-OUT ini adalah gen yang mengatur tinggi rendahnya rasa sakit, suasana hati, dan ingatan dalam tubuh kita. Di dalam tubuh Cameron, gen ini bermutasi sehingga pengaturan itu tidak berjalan normal sehingga Cameron misalnya tidak merasa sakit walau kulitnya terbakar.

Kalaupun mengalami luka-luka, dia akan sembuh dengan cepat tanpa meninggalkan bekas luka. "Dia melaporkan banyak mengalami luka bakar dan luka lainnya tanpa rasa sakit, sering mencium dagingnya yang terbakar sebelum menyadari adanya luka di badannya dan luka-luka ini sembuh dengan cepat dengan sedikit atau tanpa meninggalkan bekas luka," kata laporan itu.

"Dia melaporkan pernah memakan cabai Scotch Bonnet dan tidak mengalami rasa tidak nyaman, kecuali sempat merasakan 'sensasi pedas' sesaat di mulutnya. Dia juga mengaku pernah mengalami kehilangan memori yang berlangsung lama ... dia juga melaporkan tidak pernah merasa panik, bahkan dalam situasi berbahaya atau ketakutan, seperti dalam kecelakaan lalu lintas di jalan yang terjadi baru-baru ini," ujar laporan itu

Para peneliti percaya mutasi itu mungkin diturunkan dari ayah Jo Cameron, yang juga jarang meminta obat penghilang nyeri. Hasil uji DNA tersebut yang kemudian diterbitkan dalam British Journal of Anesthesia yang mengungkapkan dua mutasi yang secara bersamaan menekan rasa sakit dan kecemasan dan di sisi lain meningkatkan rasa senang, penyembuhan luka, dan kehilangan ingatan.

Apa arti penemuan itu?

Para peneliti mengatakan penemuan ini dapat membantu menyoroti peran genetika dalam manajemen nyeri. Peneliti dan percaya mungkin ada lebih banyak orang yang memiliki mutasi yang sama.

"Orang-orang dengan kepekaan yang langka terhadap rasa sakit dapat berharga untuk penelitian medis seiring dengan kita mempelajari bagaimana mutasi genetik mereka berdampak pada bagaimana mereka mengalami rasa sakit," kata peneliti utama studi tersebut, James Cox.

"Kami berharap seiring waktu, temuan kami dapat berkontribusi pada penelitian klinis untuk rasa sakit dan kecemasan pasca-operasi, dan kemungkinan nyeri kronis, PTSD dan penyembuhan luka, mungkin melibatkan teknik terapi gen. Implikasi untuk temuan ini sangat besar," kata Devjit Srivastava, penulis utama makalah ini.

"Temuan ini mengarah pada penemuan baru penghilang rasa sakit yang berpotensi menawarkan penghilang rasa sakit pasca operasi dan juga mempercepat penyembuhan luka. Kami berharap ini dapat membantu 330 juta pasien yang menjalani operasi secara global setiap tahun," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HXefDr
March 29, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HXefDr
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

500 Rumah di Gaza Rusak Akibat Serangan Udara Israel

Sebanyak 30 rumah di Gaza hancur total akibat serangan udara Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Menteri Pekerjaan Umum Palestina di Jalur Gaza Mufid al-Hasayneh mengatakan agresi Israel baru-bari ini ke Gaza telah menyebabkan 500 rumah warga rusak. Para pekerja telah dikerahkan ke masing-masing daerah untuk membenahi puing-puing yang menutup akses jalan.

“Dalam serangan udara Israel terhadap Gaza, 30 rumah hancur total dan 500 rumah lainnya rusak,” kata al-Hasayney pada Selasa (26/3) malam, dilaporkan laman kantor berita Palestian, WAFA.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah mengerahkan semua upaya yang mungkin diambil untuk mengurangi beban dan penderitaan warga Palestina yang terdampak serangan. Kementerian Pekerjaan Umum Palestina juga menjalin koordinasi dengan badan-badan serta lembaga internasional dalam membantu masyarakat Gaza.

Sejak Senin lalu, situasi di Gaza kembali memanas. Hal itu dipicu oleh serangan roket dari Gaza ke wilayah Israel. Salah satu roket yang ditembakkan dilaporkan menghantam sebuah rumah dan melukai tujuh warga Israel.

Serangan itu kemudian dibalas Israel dengan mengerahkan jet tempurnya ke Gaza. Mereka menyerang basis dan markas kelompok Hamas di sana. Kantor pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dilaporkan hancur akibat serangan udara Israel.

Eskalasi di Gaza kemudian berusaha diredam oleh Mesir. Ia mengundang perwakilan Hamas dan Israel untuk melakukan pembicaraan. Kairo pun berhasil mendorong kedua belah pihak menyepakati gencatan senajata pada Selasa.

Kendati mencapai gencatan senjata, ketegangan masih membekap wilayah perbatasan Israel dan Gaza. Israel bahkan mengimbau warganya untuk selalu waspada dan menganjurkan mereka berlindung di tempat perlindungan bom.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uxhqJY
March 27, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uxhqJY
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

BI: Posisi Investasi Internasional Indonesia Meningkat

Per akhir kuartal IV 2018, PII Indonesia mencatat net kewajiban 317,8 miliar dolar AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada akhir 2018 mencatat peningkatan net kewajiban. Peningkatan ini didorong oleh naiknya posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN).

Pada akhir kuartal IV 2018, PII Indonesia mencatat net kewajiban 317,8 miliar dolar AS atau 30,5 persen dari produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut meningkat dari posisi net kewajiban pada akhir kuartal III 2018 yang tercatat 292,5 miliar dolar AS atau 28,0 persen dari PDB.

Dalam penjelasan pers tertulis, Jumat (22/3), BI menilai perkembangan PII Indonesia pada kuartal IV 2018 itu masih tetap sehat. Hal ini tercermin dari rasio neto kewajiban PII Indonesia terhadap PDB yang relatif stabil di kisaran rata-rata negara peers sebesar 30,5 persen.

Di samping itu, struktur neto kewajiban PII Indonesia juga didominasi oleh instrumen berjangka panjang. Meski demikian, BI akan tetap mewaspadai risiko neto kewajiban PII terhadap perekonomian.

Ke depan, BI meyakini kinerja PII Indonesia akan semakin baik sejalan dengan terjaganya stabilitas perekonomian dan berlanjutnya pemulihan ekonomi Indonesia didukung oleh konsistensi dan sinergi bauran kebijakan moneter, pendalaman pasar keuangan, fiskal, dan reformasi struktural.

Dijelaskan, peningkatan net kewajiban PII Indonesia tersebut disebabkan oleh peningkatan posisi KFLN yang lebih besar dari peningkatan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).

Peningkatan posisi KFLN Indonesia, yang terutama didorong oleh besarnya aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio, merupakan cerminan kepercayaan investor yang tinggi terhadap prospek perekonomian domestik.

Pada akhir triwulan IV 2018, posisi KFLN naik 5,0 persen (qtq) atau sebesar 31,9 miliar dolar AS menjadi 664,8 miliar dolar AS. Peningkatan posisi KFLN juga dipengaruhi oleh faktor perubahan lainnya seperti revaluasi positif atas nilai aset finansial domestik sejalan dengan peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan faktor pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang berdampak pada peningkatan nilai instrumen investasi berdenominasi rupiah.

Posisi AFLN Indonesia juga meningkat terutama didorong oleh transaksi perolehan AFLN dalam bentuk cadangan devisa. Posisi AFLN pada akhir kuartal IV 2018 tercatat naik 1,9 persen (qtq) atau sebesar 6,5 miliar dolar AS menjadi 347,0 miliar dolar AS.

Peningkatan posisi AFLN lebih lanjut tertahan oleh faktor perubahan lainnya seperti revaluasi negatif atas AFLN, sejalan dengan penurunan rata-rata indeks saham negara-negara penempatan AFLN dan faktor penguatan nilai tukar dolar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y9Tlqp
March 22, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y9Tlqp
via IFTTT
Share:

PBB Sebut Penembakan Christchurch Islamofobia

Kekerasan rasial dan diskriminasi berpangkal dengan idelologi supremasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA -- Para ahli hak asasi manusia pada Kamis (21/3) menggambarkan serangan teroris di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru sebagai islamfobia. Rapporteur Khusus PBB mengenai Rasialisme Tendayi Achiume dan Ketua Kelompok Kerja Ahli mengenai Rakyat Keturunan Afrika Michal Balcerzak mengeluarkan pernyataan bersama dalam kesempatan Hari Internasional bagi Penghapusan Dikskriminasi Rasial.

"Kurang dari sepekan lalu, seorang supremasi kulit-putih melakukan serangan teroris Islamfobi terhadap dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, dan menewaskan 50 orang serta melukai banyak orang lagi," demikian bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Turki, Anadolu.

"Peristiwa tragis ini mengingatkan kita rasialisme, kebencian kepada orang asing dan kebencian terhadap agama mematikan," kata para ahli.

Mereka menyatakan kekerasan rasial dan diskriminasi berpangkal dengan idelologi supremasi dan populisme etnik-nasionalis. Para ahli tersebut mendesak semua negara agar melakukan peran mereka secara sungguh-sungguh dan mensahkan kebijakan yang akan melindungi penduduk yang rentan dan menjamin kesetaraan rasial. Mereka juga mendesak rakyat yang terlibat dalam keistimewaan rasial agar menghapuskan rasialisme, xenofobia dan intoleransi yang berkaitan dengan semua itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ybr3M1
March 22, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ybr3M1
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Sejarah Pembunuhan Massal di Selandia Baru

Penembakan masjid Christchurch masuk 10 penembakan massal terburuk di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, WELLINGTON -- Seluruh dunia melihat Selandia Baru sebagai salah satu negara paling aman. Tapi sebenarnya negara itu juga memiliki sejarah panjang pembunuhan massal. Penembakan di dua masjid di Christchurch menjadi pembunuhan massal terburuk sepanjang sejarah Selandia Baru.

Dengan korban tewas yang mencapai 50 orang, penembakan ini masuk 10 penembakan massal terburuk di dunia. Pada 1943, sebanyak 48 tawanan perang dari Jepang ditembak dan dibunuh dalam kerusuhan di penjara tawanan perang di Featherston. Seorang prajurit Selandia Baru juga tewas dalam kejadiaan tersebut.

Perdana Menteri Jacinda Ardern menyebut penembakan Christchurch menjadi hari tergelap dalam sejarah Selandia Baru. Tapi, penembakan ini bukan satu-satunya penembakan massal yang pernah terjadi di negara itu.

Dilansir di Radio NZ, Ahad (17/3), pada 1990 David Gray menembaki orang di jalan Aramoana di dekat Dunedin. Ia membunuh 13 orang sebelum ditembak mati polisi keesokan harinya. Gray tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Menurut The Atlantic, penembakan massal kembali terjadi pada 1997 dimana enam orang tewas dan empat lainnya terluka di Raurimu, North Island.

Pada 1941, Stanley Graham melepaskan tembakan di Hokitika. Ia menembak mati empat polisi dan tiga orang lainnya. Penembakan itu dipicu pertengkaran dengan tetangganya yang ia yakini membunuh hewan ternaknya. Graham akhirnya ditembak mati polisi dalam pemburuan besar-besaran. 

Pada 1992, ada dua pembunuhan massal yang terjadi di Selandia Baru. Dua peristiwa itu terjadi hanya berselang beberapa pekan.

Kejadian pertama terjadi pada Mei ketika petani Auckland Brian Schlaepfer membunuh istrinya dalam sebuah pertengkaran. Lalu, sebelum bunuh diri, Schlaepfer membunuh lima anggota keluarga lainnya, yakni tiga orang putra, satu orang menantu dan satu cucu laki-laki. Pada Juni di tahun yang sama Raymod Ratima memukul dan menusuk tujuh anggota keluarganya sampai tewas.

Di Selandia Baru, kekerasan dengan senjata sangat jarang terjadi. Tingkat pembunuhan tahunan dengan senjata juga tidak pernah mencapai digit ganda.

Dalam skala global, World Atlas memasukkan penembakan Christchurch ke posisi delapan penembakan massal terburuk dalam sejarah. Tragedi ini setara dengan pembantaian di Pulse Nightclub, Florida, Amerika Serikat pada 2016 yang jumlah korban tewasnya 49 orang.

Penembakan massal terburuk terjadi di Peshawar, Pakistan di mana ada sebanyak 149 orang tewas. Enam orang pelaku penembakan tersebut anggota kelompok yang berafilasi dengan Taliban.

Hal itu disusul penembakan di Garissa University College di Kenya yang total jumlah korban tewasnya sebanyak 148 orang. Al-Shabaab, kelompok yang berafilasi dengan Alqaidah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W7i64F
March 17, 2019 at 03:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W7i64F
via IFTTT
Share: