Showing posts with label 2019 at 08:58PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:58PM. Show all posts

Wednesday, April 3, 2019

Harga Bawang Merah Kembali Naik di Purwakarta

Saat ini, harganya mencapai Rp 48 ribu per kilogram.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Sejumlah ibu-ibu rumah tangga di Kabupaten Purwakarta, terkejut dengan kenaikan harga bawang merah di pasar tradisional. Awalnya, harga bumbu dapur ini, hanya Rp 32 ribu per kilogram. Saat ini, harganya mencapai Rp 48 ribu per kilogram.

Dessi Yanni (33 tahun) ibu rumah tangga asal Gg Flamboyan, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, mengatakan, dua pekan yang lalu, harga bawang merah masih Rp 32 ribu per kilogramnya. Tetapi, pada hari ini ada kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikannya mencapai Rp 16 ribu per kilogram. "Kaget juga, saat beli bawang naiknya lumayan," ujar Dessi, kepada Republika.co.id, Rabu (3/4).

Menurut Dessi, bawang merah ini merupakan salah satu bumbu dapur utama yang selalu digunakannya. Jadi, setiap menu masakan apapun, pasti menggunakan bawang merah. Jadi, keberadaannya sangat penting.

Untuk sekadar masak menu harian di rumah, dalam tiga hari sekali Dessi pasti membeli bawang merah. Meskipun, jumlahnya hanya seperempat kilogram. Tetapi, saat ini di kala harga bawang mahal, dia akan berupaya menghemat pemakaian bumbu tersebut. "Biasanya, dalam setiap menu masakan menggunakan bawang merah minimalnya lima siung, sekarang akan dikurangi. Sebab, harganya mahal," ujarnya dengan tertawa.

Berbeda dengan Dessi, ibu rumah tangga lainnya, Ratna Suminar (32 tahun) mengaku, didapurnya harus tersedia bawang merah. Sebab, dirinya memiliki anak usia balita. Salah satu manfaat bawang merah, yaitu bisa meredakan panas dan kembung pada anak. "Jadi, harus tersedia bawang merah. Jaga-jaga, jika anak sakit panas, cukup dikasih parutan bawang merah, asem jawa dan minyak telon, panasnya akan turun. Itu resep warisan leluhur," ujar Anna.

Secara terpisah, Eman Suherman (48 tahun) pedagang sayur keliling, mengaku, harga bawang merah di pasaran bervariasi. Tergantung dari ukurannya. Bawang dengan ukuran kecil, harganya Rp 40 ribu per kilogram. Namun, yang ukurannya besar mencapai Rp 48 ribu per kilogram. "Stok bawang di pedagang banyak. Cuma, harganya saja yang mengalami kenaikan," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UmCIss
April 03, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UmCIss
via IFTTT
Share:

Saturday, March 9, 2019

Ustaz Adi Hidayat Jelaskan 5 Bulan Istimewa

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang perlunya bersikap hati-hati (wara')

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Allah SWT telah menentukan bulan-bulan istimewa dalam satu tahun. Dalam sistem kalender Hijriah, ada lima bulan yang tergolong istimewa, yakni Ramadhan, Dzulkaidah, Dzulhijah, Muharam, dan Rajab. Hal itu disampaikan Ustaz Adi Hidayat, yang mengisi kajian rutin bakda Subuh di Masjid An-Nur, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (9/3).

“Selain bulan Ramadhan, terdapat keistimewaan khusus dalam bulan-bulan yang empat. Tiga bulan terletak berurutan Dzulkaidah, Dzulhijah, Muharam, ditambah bulan Rajab. Ketika ada yang menyebutkan Ramadhan bulan istimewa, ditambah dengan empat bulan istimewa, maka jumlahnya lima,” papar Ustaz Adi Hidayat, hari ini.

Khususnya bulan Ramadhan, yang akan tiba dalam waktu tidak lama lagi. Bulan tersebut memiliki keutamaan karena terdapat satu malam yang bernilai seribu bulan di dalamnya. Itulah malam Lailatul Qadr.

Ustaz Adi Hidayat menambahkan, ketika seorang muslim beribadah pada malam Lailatul Qadr itu, maka pahala ibadahnya akan dilipatgandakan seperti beribadah selama seribu bulan. Semua atas izin dan kehendak Allah SWT.

Pelipatgandaan pahala juga berlaku pada bulan-bulan istimewa lainnya. Alumnus Kuliyya Dakwah Islamiyyah (Libya) itu menjelaskan, berbagai amalan kebaikan memiliki nilai lebih bila dilaksanakan dalam bulan-bulan tersebut dibandingkan dengan ketika bulan-bulan lain.

“Salah satu pendapat datang dari Imam Al Qurthubi. Ketika Allah menekankan keistimewaan pada bulan-bulan tersebut, amal kebaikan yang dikerjakan melahirkan pahala yang berlipat ganda dari bulan-bulan sebelumnya,” kata dai yang lahir di Pandeglang (Banten) 34 tahun silam itu.

Di sisi lain, menurut Ustaz Adi Hidayat, ada keseimbangan. Ketika pada bulan-bulan istimewa amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, maka begitu pula dengan amalan-amalan yang buruk. Setiap kesalahan yang dilakukan pada bulan itu, maka akan dilipatgandakan pula dosanya. Maka dari itu, setiap muslim diminta terus berhati-hati (wara').

Kehati-hatian itu merujuk pada larangan Allah untuk bertindak zalim. Sang Pencipta telah memberikan penekanan khusus untuk tidak berbuat zalim pada bulan-bulan istimewa. Tentu saja, pada dasarnya setiap perbuatan zalim dilarang pada bulan apa pun, serta rentang waktu mana pun, baik detik, menit, jam, maupun hari.

Kezaliman secara ringkas dapat diartikan sebagai maksiat, yakni tindakan yang menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Ustaz Adi Hidayat lantas memerinci penjelasannya.

Zalim adalah istilah untuk sebuah tindakan salah. Ketika tindakan salah itu mengakibatkan dosa, maka zalim tergolong sebagai maksiat.

Peraih gelar master dari UIN Sunan Gunung Djati (Bandung) itu menuturkan, pahala tidak semata-mata diperoleh dari kebaikan yang telah dikerjakan. Pahala juga didapatkan seorang Muslim dari ikhtiarnya dalam meninggalkan perbuatan dosa.

Ustaz Adi Hidayat menyontohkan, ketika seseorang menolak ajakan bergunjing (ghibah), maka penolakan itu sudah tercatat sebagai pahala.

Pantauan Republika.co.id, kajian yang berlangsung di Masjid An-Nur berlangsung lancar. Seisi masjid itu dipenuhi hadirin yang datang dari berbagai kalangan, baik remaja, dewasa, maupun orang tua; demikian pula kaum Muslim dan Muslimah. Mereka menyimak pemaparan Ustaz Adi Hidayat dengan penuh perhatian.

Dalam setiap penjelasan, Ustaz Adi Hidayat kerap menyebutkan berbagai referensi dan dalil-dalil secara terperinci. Kemampuan hafalannya sangat baik. Dia tidak jarang mengingatkan jamaah tentang nama-nama surah, ayat, dan bahkan letak ayat tersebut di dalam mushaf Alquran yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dibahas. Demikian pula dengan sumber-sumber dari hadits.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XR79FQ
March 09, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XR79FQ
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

40 Pertandingan Piala Presiden 2019 akan Disiarkan Langsung

Bagi penonton yang tak sedang berada di depan televisi, dapat menonton secara online.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Organizing Committee Piala Presiden 2019 Harsiwi Achmad mengatakan, Indosiar akan menayangkan seluruh pertandingan Piala Presiden 2019. Turnamen ini digelar mulai 2 Maret sampai 12 April 2019, yakni sebanyak 40 pertandingan.

"Piala Presiden adalah turnamen pramusim yang sangat dinikmati penonton di stadion maupun di televisi, luar biasa. Kami dari Emtek Group selalu berkomitmen menyiarkan semua pertandingan selama Piala Presiden 2019," kata Harsiwi yang juga merupakan Direktur Progamming Surya Citra Media (SCM)-Emtek Group dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (19/2).

Bahkan, kata Harsiwi, untuk memperluas jangkauan dan memberikan kesempatan menonton live bagi yang tidak sedang berada di depan televisi saat pertandingan berlangsung, pihaknya akan menayangkan livestreaming di Vidio.com.

"Semuanya akan tayang live di TV, tapi untuk memperluas jangkauan juga atau kalau ada pemirsa yang tidak di depan TV, kami akan tayangkan juga live streaming di Vidio.com, jadi bisa disaksikan walaupun di jalan," kata Harsiwi.

Perempuan yang lebih senang disebut sebagai pihak Official Broadcaster itu mengatakan, Indosiar akan terus menayangkan pertandingan Piala Presiden dan kali ini akan lebih banyak dari sebelumnya, yakni dua pertandingan setiap harinya.

"Kami akan menayangkan 40 pertandingan, dengan setiap harinya akan ada dua pertandingan, yaitu pada pukul 15.30 dan 18.30 WIB. Ketika memasuki pertandingan semifinal dan final akan kami tayangkan di waktu primetime," jelas Harsiwi. "Saya juga pastikan siaran tidak akan diacak sehingga bisa dinikmati seluruh pecinta sepak bola seluruh pelosok Indonesia."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V4UxJ6
February 19, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V4UxJ6
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

In Picture: Peresmian Museum Lima Gunung di Kawasan Candi Borobudur

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Sejumlah perwakilan komunitas seniman membuka tirai penutup prasasti saat peresmian museum Lima Gunung di komplek studio Mendut, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (5/2/2019).

Museum yang berada di kawasan candi Borobudur tersebut menyimpan arsip dan ratusan karya seni dan benda antik koleksi seniman komunitas Lima Gunung.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UHNSnU
February 05, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UHNSnU
via IFTTT
Share:

Monday, February 4, 2019

BMH Kembali Bantu KorbanTsunami Selat Sunda

Warga korban tsunami Selat Sunda sangat membutuhkan peralatan masak.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Musibah Tsunami Selat Sunda memang telah berlalu, tetapi sebagian warga masih sangat membutuhkan kepedulian. Untuk itu, Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Banten kembali mengirimkan bantuan berupa logistik dan peralatan masa untuk warga RT 15 RW 08 Kampung Sumur, Desa Sumber Jaya, Pandeglang,  Banten. Bantuan tersebut dikirimkan, Senin  (4/2).

"Alhamdulillah BMH Banten dapat kembali menyalurkan amanah para muzakki dan donatur untuk menyalurkan bantuan bagi saudara kita yang terdampak musibah tsunami Selat Sunda. Dalam kesempatan ini, BMH menyalurkan bantuan logistik berupa sembako dan paket peralatan masak bagi warga," terang relawan BMH di lokasi, Oman Abdurrahman.

Peralatan masak dinilai mendesak karena hingga saat ini, aliran listrik masih belum bisa menerangi dan melayani warga. Sehingga,  keberadaan kompor gas menjadi sangat vital untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehar-hari.

"Selain itu, kondisi yang sangat mendesak adalah seragam sekolah anak-anak.  Sampai saat ini, anak-anak sekolah masih menggunakan baju kaos atau baju main. Ya, memang ada kebijakan dari sekolah bagi mereka yang terkena bencana diizinkan sekolah menggunakan baju seadanya," imbuh Oman dalam rilis BMH yang diterima Republika.co.id, Senin (4/2).

Atas bantuan logistik dan paket peralatan masak yang diberikan BMH ini, warga mengaku bahagia."Terima kasih BMH, telah datang kembali ke desa kami dan membawakan bantuan yang sangat kami butuhkan. Semoga ini menjadi kebaikan bagi semua yang peduli kepada kami melalui BMH," tutur seorang warga, Jarta (60 tahun).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D7rjSA
February 04, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D7rjSA
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Guru SD Bosowa Bina Insani Magang di TK

Magang itu dalam rangka penerapan kurikulum One Bosowa School.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR --  Dalam rangka sosialisasi program baru bernama OBS (One Bosowa School), Yayasan Bosowa Bina Insani menyelenggarakan kegiatan magang bagi guru-guru SD. Kegiatan ini diselenggarakan  di unit TK Bosowa Bina Insani, Bogor, Jawa Barat, selama lima hari, 21-25 Januari 2019.  

“Kegiatan magang ini dalam rangka penerapan kurikulum baru,  yakni One Bosowa School di tahun ajaran 2019/2020 di lingkungan SD  Bosowa Bina Insani Bogor,” kata Wakil Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah (Wadirdikdasmen) Bosowa School, Sudirman dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (2/2). .

Ia menambahkan, program magang kali ini adalah tahap ketiga. Semua guru, baik di unit SD, SMP sampai SMA Bosowa Bina Insani akan mendapatkan kesempatan yang sama.

Ada tiga  pemateri selama magang berlangsung. Ketiganya adalah Sudirman,  Femi Balti (kepala TK Bosowa Bina Insani) dan Yuli (guru TK Bosowa Bina Insani). 

Kegiatan magang dimulai pukul 08.00 dan berakhir pukul 16.00. “Selama magang berlangsung, setiap guru diberikan kesempatan yang sama yakni memasuki ruang teori dan praktik ke setiap sentra yang ada,” ujarnya. 

Sentra di TK Bosowa Bina Insani berjumlah delapan, yakni  sentra balok, sentra Imtaq, sentra seni, dan sentra seni persiapan. “Selain itu, sentra peran main peran, sentra mikro, sentra alam kering, dan sentra alam basah,” tuturnya.

Kesembilan  guru yang magang bergabung bersama para siswa play group  (PG), TK A dan B. “Kegiatannya yakni mengobservasi selama kegiatan belajar mengajar (KBM), presentasi hasil observasi dan diskusi,” kata Sudirman. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SbMA8g
February 03, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SbMA8g
via IFTTT
Share:

Friday, January 25, 2019

Asita Dukung Percepatan Pemulihan Pariwisata NTB

Sektor pariwisata Lombok sedang mengalami masa-masa sulit pascagempa

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Nusa Tenggara Barat (NTB) Dewantoro Umbu Joka mengajak seluruh pelaku industri wisata bahu membahu bersama Pemerintah Daerah (Pemda) untuk kembali memulihkan sektor pariwisata NTB, khususnya Lombok. Umbu menilai, sektor pariwisata sangat berperan penting bagi roda perekonomian masyarakat Lombok yang menggantungkan hidup dari sektor ini.

Lesunya sektor pariwisata Lombok akibat gempa, kata dia, tentu juga akan berdampak bagi perekonomian masyarakat, terutama para pelaku industri wisata dan UMKM di Lombok. "Kita harus kompak karena semua bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat," ujar Umbu saat perayaan HUT Asita ke-48 di Hotel Aston, Mataram, NTB, Jumat (21/1).

DPD Asita NTB, kata Umbu, terus mendukung langkah percepatan pemulihan sektor pariwisata Lombok yang sedang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar). "Ada pesan dari teman-teman Asita, kalau bisa pembenahan destinasi terus dilakukan agar semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Lombok," lanjut Umbu.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengakui jika sektor pariwisata Lombok sedang mengalami masa-masa sulit pascagempa pada tahun lalu. "Pariwisata kita dalam posisi tertekan pascagempa, okupansi (hotel) sekitar 30 persen, baik di kota dan resort, ini PR besar bagi kita semua," ujar Faozal.

Angka okupansi yang berada di kisaran 30 persen, kata Faozal, menunjukan sektor industri perhotelan belum benar-benar pulih. Persoalan lain, lanjut Faozal, juga datang dari harga tiket pesawat yang relatif begitu tinggi dan banyaknya pembatalan penerbangan di Bandara Internasional Lombok (BIL).

"Banyak cancel (pesawat) tapi tidak hanya di Lombok saja. Artinya kejadian ini hampir di semua tempat," kata Faozal.

Dinas Pariwisata NTB, lanjut Faozal, terus berkomunikasi dengan manajemen maskapai untuk dapat memberikan harga tiket pesawat yang lebih terjangkau agar wisatawan bisa kembali mengunjungi Lombok.

Faozal menambahkan, penurunan jumlah wisatawan sejatinya hal yang wajar saat masa sepi kunjungan atau low season setiap awal tahun. Dia berharap, sektor pariwisata Lombok mulai kembali menggeliat pascamasa low season pada Maret atau April mendatang.

Dalam waktu dekat, kata dia, Pemprov NTB juga akan menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan manajemen AirAsia terkait Bandara Internasional Lombok sebagai hub AirAsia kelima di Indonesia. "Pemprov NTB berharap Asita NTB tetap kompak dan terus membantu dalam kemajuan sektor pariwisata NTB ke depan," ucap Faozal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HxFw0v
January 25, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HxFw0v
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 22, 2019

Menkumham Kaget dengan Pernyataan Yusril Soal Ustaz Baasyir

Menkumham mengatakan masih melakukan kajian soal pembebasan Ustaz Baasyir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laolly mengatakan, pihaknya bersama Kemenkopolhukam masih memberikan kajian yang sangat mendalam terkait rencana pembebasan Ustaz Abu Bakar Baasyir. Termasuk soal pertimbangan faktor kemanusiaan.

Yasonna menjelaskan, sejak satu tahun lalu pihak keluarga menyampaikan keinginan agar Ustaz Baasyir dipindahkan ke rumahnya di Solo, mengingat usainya yang sudah semakin tua. Namun, karena undang-undang tidak memungkinkan hal itu, Kemenkumham menawarkan penahanan Ustaz Baasyir dipindahkan dari Gunung Sindur ke Solo, dengan pertimbangan kemanusiaan. Tetapi hal itu ditolak oleh pihak keluarga.

Yasonna melanjutkan, pembebasan bersyarat untuk Ustaz Baasyir kemudian dipertimbangkan. Namun, ia mengaku terkejut saat mendengar pernyataan dari Yusril Ihza Mahendra yang menyampaikan Ustaz Baasyir telah berstatus bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Jumat (18/1). Yusril mengaku pembebasan Ustaz Abu Bakar Baasyir atas instruksi Presiden Joko Widodo dengan pertimbangan kemanusiaan, kesehatan dan juga usia yang sudah uzur.

"Sampai saat ini kan Ditjen pas meminta perlengkapan administrasi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. tiba-tiba Pak Yusril membuat statemen itu. Jujur saja kami juga agak gamang juga, tapi anyway bahwa pertimbangan kemanusiaan itu memang sudah harus dipertimbangkan," jelasnya.

"Maka presiden memerintahkan kepada kita untuk berkoordinasi dan melakukan kajian yang mendalam. Kembali ke statement Pak Wiranto mengatakan diperlukan kajian secara hukum juga termasuk NKRI karena ini kan mengenai perbuatan pidana yang berkaitan dengan keselamatan orang. Terorisme," ujarnya menambahkan.

Yasonna pun mengaku sangat kaget dengan pernyataan Yusril. " Agak kaget juga. Saya kan sebagai Menteri Hukum dan HAM, PB untuk ini harus saya yang teken dengan pertimbangan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Sampai sekarang saya belum menerima pertimbangan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, karena belum dilengkapi persyaratannya," jelasnya.

Menurutnya, sampai saat ini proses kajian masih terus berjalan. Lantaran proses ini juga menyangkut ya ada urusannya dengan Polri, BNPT, bahkan dengan Kemlu karena menyangkut dengan resolusi PBB. Yasonna menambahkan, dengan rencana pembebasan bersyarat artinya Baasyir tidak bebas murni. Karena bila ingin bebas secara penuh baru akan terwujud pada tahun 2023.

Namun, ia melanjutkan, hukum mengatakan jika sudah melewati 2/3 masa tahanan, maka narapidana bisa bebas bersyarat. Untuk itu, Yasonna meminta Yusril membantu agar semua syarat-syarat tersebut terpenuhi.

"Kami berharap, Pak Yusril juga bisa membantu supaya persyaratan itu bisa terpenuhi supaya semuanya, masyarakat dengan tenang melihat ini tidak ada kaitannya dengan politik," ujarnya.

Ihwal syarat pembebasan bersyarat, Yasonna menegaskan  mengakui Pancasila sangat fundamental yakni mengakui Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

"Jadi jangan salah mengakui Pancasila seolah-seolah tidak mengakui Tuhan. Tidak. Maksudnya kita mengakui Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara dan ya paham NKRI. Itu yang kita persyaratkan karena jenis kejahatannya, kejahatan tentang terorisme terhadap negara. Maka Itu yang jadi persoalan pokok yang kita bahas," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HpGE6h
January 22, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HpGE6h
via IFTTT
Share:

Satgas Antimafia Bola Kerja Keras Sebelum Liga Dimulai

Satgas menentukan skala prioritas yang harus segera diselesaikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian memprioritaskan pengusutan dugaan praktik pengaturan skor di Liga 3 terlebih dahulu sebelum masuk ke kompetisi lainnya. Pengusutan tersebut diharapkan dapat menemukan titik terang sebelum gelaran liga sepak bola Indonesia dimulai.

"Tentunya satgas akan menentukan skala prioritas mana yang harus segera diselesaikan," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/1).

Dedi menerangkan, saat ini prioritas utama Satgas Antimafia Bola ada pada pengusutan dugaan pengaturan skor di Liga 3. Hal tersebut bukan berarti pengusutan hal yang sama di Liga 2, Liga 1, dan yang lainnya bukan merupakan prioritas.

"Liga 3 diclearkan dulu (baru masuk ke yang selanjutnya). Kalau yang lain-lainnya itu masuk ke prioritas, tapi prioritas yang kedua atau yang ketiga," terangnya.

Ia menyebutkan, pengusutan dugaan pengaturan skor dilakukan agar tak ada lagi persepsi di masyarakat, masih ada orang-orang yang mencoba melakukan praktik pengaturan skor ketika liga tersebut kembali dimulai pada 2019. Karena itu, kata dia, Satgas Antimafia Bola akan bekerja keras.

"Kita benar-benar meng-clear-kan dulu. Berikan jaminan dulu sampai dengan bulan Mei, sebelum liga itu bergulir. Insya Allah satgas ini akan bekerja sangat keras untuk menyelesaikan mafia pengaturan skor yang ada di liga-liga," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CBi4tF
January 22, 2019 at 08:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CBi4tF
via IFTTT
Share: