Showing posts with label 2019 at 08:12PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:12PM. Show all posts

Friday, May 24, 2019

In Picture: Jokowi Bertemu BJ Habibie

BJ Habibie mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menyambut Presiden ketiga RI BJ Habibie  di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Dalam pertemuan tersebut BJ Habibie mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo untuk periode 2019-2024 berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, serta berpesan agar proses pemilu tidak membuat bangsa pecah dan menghambat pembangunan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WoIWsI
May 24, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WoIWsI
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Masjid-Masjid AS Antisipasi Serangan Teror

Masjid-masjid di AS memberi pelatihan keselamatan untuk antisipasi serangan teror.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Sejak insiden penembakan dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, terjadi pada Maret lalu, Nezar Hamze (42 tahun) mendapat banyak panggilan dari masjid-masjid di Amerika Serikat (AS). Dia diminta memberikan pelatihan tentang bagaimana umat Muslim harus bertindak saat serangan teror terjadi di masjid mereka. 

Hamze adalah wakil sheriff sekaligus pelatih lapangan dan seorang sopir penyelamat terlatih dengan tim intervensi krisis yang berbasis di Fort Lauderdale, Florida. Dalam empat tahun terakhir, dia telah mengunjungi lebih dari 170 masjid di AS untuk memberikan pelatihan keselamatan. Harapannya umat Muslim di sana memiliki bekal kemampuan untuk menghadapi situasi genting, seperti ancaman atau serangan teror. 

Pasca-insiden Christchurch, Hamze cukup sibuk. Banyak masjid di AS yang memanfaatkan jasa pelatihan keselamatannya. Islamic Center of Boca Raton di Florida adalah salah satu masjid yang segera memanggil Hamze setelah penembakan Christchurch terjadi. 

"Menjadi semakin penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah yang lebih terorganisasi untuk memastikan bahwa sesuatu seperti ini (penembakan Christchurch) tidak pernah terjadi di sini," ujar anggota tim keselamatan dan keamanan masjid Rami Aboumahadi, dilaporkan laman Huffington Post. 

Dia sebenarnya berharap hasil pelatihan keselamatan Hamze tak perlu digunakan. "Tapi Allah melarang sesuatu terjadi, setidaknya kita punya ide apa yang harus dilakukan (saat terjadi serangan teror)," katanya. 

Untuk jasa pelatihan keselamatan, Hamze meminta biaya sebesar 500-2.250 dolar AS. Besaran biaya tergantung pada topik dan jumlah sesi, mencakup apa yang harus dilakukan jika seorang penembak aktif menyerang masjid. 

Jasa pelatihan Hamze juga menawarkan panduan tentang ancaman bom, rencana evakuasi, dan praktik keselamatan umum selama perhelatan kegiatan akbar, seperti salat Jumat atau Ramadan. Hamze dapat meninjau denah masjid dan bertemu dengan tim keamanannya. Ia pun menawarkan jasanya ke pusat-pusat Muslim lainnya, seperti sekolah-sekolah Islam swasta. 

Hamze mengatakan insiden penembakan dua masjid di Selandia Baru membuatnya tertekan. Tapi dia mengaku tak terkejut. Ia hanya khawatir serangan serupa bisa terjadi di Amerika. 

"Saya tidak terkejut jika itu akan terjadi lagi. Ini hanya masalah kapan dan di mana. Jadi kita harus memastikan masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan, alat, dan pelatihan untuk melindungi diri mereka sendiri," ujar Hamze.

Selain memanfaatkan jasa pelatihan keselamatan, ada pula masjid-masjid di AS yang menempuh cara lain guna mengamankan jamaahnya. The North Austin Muslim Coummunity Center, salah satu masjid terbesar di Texas Tengah, rela menggelontorkan dana ribuan dolar demi keperluan keamanan.

Dalam beberapa bulan terakhir, Masjid Austin memang telah empat kali menjadi sasaran penyerangan. Pekan lalu, misalnya, seseorang terekam video sedang menuangkan bensin ke sisi bangunan masjid dan berusaha menyalakannya. Hingga kini polisi setempat belum berhasil menangkap pelaku pembakaran tersebut. 

Sejak saat itu, selain mempererat kerja sama dan koordinasi dengan otoritas keamanan setempat, Masjid Austin juga menyewa jasa keamanan swasta. "Kami ingin melakukan segala yang kami bisa setelah menaruh kepercayaan kepada Allah bahwa kami juga mengambil sarana yang diperlukan untuk keselamatan manusia," kata Imam Masjid Austin Islam Mossad. 

Imam Masjid Westchester di New York, Saad Gewida menempuh jalur antisipasi serupa seperti Masjid Austin. Ia menyewa jasa keamanan swasta untuk menjaga pintu masuk dan keluar masjid setiap malam.

Pada bulan Ramadan, Masjid Westchester menggelar kegiatan buka puasa bersama setiap hari. Kegiatan itu diikuti sekitar 200 Muslim. Banyak dari mereka yang membawa kerabat, anak, serta orang tuanya. 

"Jika seseorang meninggal, maka semuanya sudah berakhir. Kehidupan seseorang telah berakhir. Dengan cara ini kami telah melindungi orang-orang kami dan tidak menempatkan mereka dalam bahaya, dan anggota masyarakat kami lega mendengar bahwa kami telah memilih dan melakukannya," kata Gewida. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WAUPIQ
May 10, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WAUPIQ
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

Sandiaga Uno: Kami Minta Maaf Kalau Ada Salah

Sandiaga Uno meminta maaf kepada masyarakat dan rekan media jelang debat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta maaf kepada masyarakat dan rekan media jelang debat akhir capres-cawapres.

"Setelah selama ini berjuang, kami minta maaf jika ada salah-salah kepada masyarakat dan rekan media," kata Sandiaga ketika tiba di lokasi debat Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu malam.

Ia juga mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja saat debat berlangsung. Sandiaga juga memberikan gestur bahwa belum ada kejutan yang disiapkan jelang debat.

Debat kelima Pemilu Presiden 2019 merupakan debat pamungkas sekaligus akan menutup seluruh rangkaian debat yang telah dimulai sejak Januari 2019.

Debat yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta ini menghadirkan kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, baik pasangan calon nomor urut 01 maupun 02. Berbagai tema yang diangkat dalam debat terakhir ini adalah ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, dan industri.

Sebagaimana diketahui, Pemilu Presiden 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma''ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VEG8nz
April 13, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VEG8nz
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

KPHI akan Gugat UU PIHU

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Komis Pengawas Haji Indonesia (KPHI) akan menyurati Presiden Joko Widodo. Surat dikirim merupakan respons KPHI yang tak disertakan DPR dan Kemenag dalam UU Haji dan Umrah tebaru sebagai pengawas eksternal.

"Secara formal kami akan bersurat kepada presiden," kata Ketua KPHI Samidin Nashir kepada wartawan di sela-sela FGD, Kamis (4/4).

Setelah bersurat kepada presiden, langkah selanjutnya KPHI akan mengajukan gugatan kepada Mahkama Konsitusi (MK). Langkah ini merupakan bentuk perjuangan KPHI agar jamaah mendapat pelayanan terbaik dari penyelenggara haji.

"Nanti akan mengajukan judicial review ke MK terkait hal ini sudah diundangkan tidak ada jalan lain kecuali itu secara konsitusional," 

Menurut Samidin, tidak disertakannya KPHI sebagai pengawas eksternal terhadap penyelenggaraan ibadah haji merupakan langkah mundur dan sangat disesalkan. Karena hal itu sudah sangat menyalahi prinsip prinsip clean and good governance. "Ini sungguh-sungguh langkah yang tidak bisa ditolerir,"  katanya.

Padalah, dibentuknya KPHK itu atas desakan umat dan masyarakat, agar penyelenggaraan ibadah haji itu akuntabel. Karena dulu operator, regulator dan sekaligus evaluator atau control itu ada di satu lembaga yakni Kementerian Agama (Kemenag).

Kemudian, kata Samdin, dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2008 dimunculkan lembaga negara independen yang bernama KPHI untuk mengawasi. Akan tetapi dalam perjalanan waktu perangkat-perangkat lembaga tidak disiapkan atau dibentuk. "Sehingga ruang gerak KPHI ini menjadi sangat terbatas," katanya.

Salah satu contoh yang sangat-sangat menyalahi Pasal 19 Undang-undang Nomor 13/2008 diamanahkan supaya dibentuk sekretariat KPHI dan sampai sekarang sekretariat KPHI tidak pernah dibentuk sampai KPHI sendiri akan dibubarkan.

"Inikan aneh. Kalau tidak ada sekretariat apa yang mau diperbuat banyak.Padahal sumber daya dan sumber dana ada di sekretariatan," katanya.

Menurut Samdin, kalau KPHI tidak ada maka pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama dalam menyelenggarakan ibadah haji menjadi lembaga yang super body. Karena tidak ada kontrol-kontrol dari lembaga yang yang independen.

Berita Terkait

"Memang ada DPR dan itu pengawasan kebijakan umum. Dan ada BPK itu pengawasan khusus keuangan tetapi pengawasan teknis siapa," katanya.

Katanya lembaga swadaya masyarakat (LSM) bisa melakukan pengawasan. Akan tetapi tidak akan maksimal karenq LSM itu bukan lembaga negara yang tidak tidak dijamin undang-undang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UhwIC6
April 04, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UhwIC6
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 19, 2019

Pengamat: Impor Terkait Penawaran dan Permintaan

Impor masih dilakukan sebagai upaya stabilisasi harga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Pengamat ekonomi Fithra Faisal Hastiadi mengatakan impor pangan bukan merupakan hal yang tabu. Karena, dilakukan setiap negara yang terlibat dalam perdagangan internasional.

"Impor itu bukan hal yang tabu. Semua negara pasti impor. Tidak ada negara yang tidak impor karena memang ini mekanisme 'supply and demand'," kata Fithra staf pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu, Selasa (19/2).

Fithra menjelaskan setiap negara yang melakukan kegiatan perdagangan internasional pasti melakukan impor, meski terjadi perdebatan di Indonesia terkait perbedaan data.

Menurutnya,  impor masih dilakukan sebagai upaya untuk stabilisasi harga agar tidak mengganggu daya beli masyarakat dan laju inflasi tetap terjaga. Namun, apabila pemerintah menyatakan terdapat surplus produksi beras sebanyak tiga juta ton pada 2018 dan harga masih mengalami kenaikan, hal itu terjadi karena biaya logistik yang mahal.

"Seharusnya harga sudah bisa stabil dengan sendirinya kalau memang itu bisa didistribusikan dengan baik. Permasalahannya mungkin kita bicara mengenai ongkos logistik yang mahal," katanya.

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bustanul Arifin mengatakan suatu negara mendapatkan label swasembada apabila memiliki hasil produksi minimal 80 persen dari total kebutuhan.

Jika menilik data produksi beras dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencapai 32,4 juta ton dengan perbandingan konsumsi sebanyak 29,5 juta ton, maka Indonesia sudah surplus hampir tiga juta ton. "Jika melihat itu, Indonesia sekarang swasembada," katanya.

Meski demikian, swasembada pangan bukan berarti tidak melakukan impor, karena dilakukan sebagai upaya untuk mencegah kenaikan harga.

Sebelumnya, isu impor pangan mengemuka dalam debat capres putaran kedua, ketika calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mempertanyakan impor pangan kepada calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo. Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan bahwa impor pangan masih dibutuhkan sebagai cadangan strategis untuk menstabilkan harga atau apabila terjadi gagal panen dan bencana alam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IjbrCi
February 19, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IjbrCi
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

In Picture: Marc Marquez Belajar Main Angklung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pebalap MotoGP Marc Marquez memainkan angklung saat kunjungan di Saung Angklung Udjo, Bandung, Jawa Barat, Ahad (10/2). 

Marc Marquez dikenalkan dan bermain alat musik tradisional yang terbuat dari bambu tersebut. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MW2GwA
February 10, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MW2GwA
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

PSI tak Setuju Rocky Gerung Dijerat Pasal Penodaan Agama

PSI tetap akan memperjuangkan penghapusan pasal-pasal karet dalam UU Penodaan Agama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni menegaskan, bahwa pihaknya akan mencabut pasal-pasal karet dalam Undang-undang (UU) Penodaan Agama. Pasalnya, UU tersebut bisa menjerat banyak orang, seperti Basuki Tjahaja Purnama, Meliana, dan juga bahkan Rocky Gerung. 

Menurut Antoni, meskipun berbeda politik dengan Rocky Gerung, pihaknya tidak setuju jika pengamat politik tersebut dijerat dengan UU penodaan agama. "Meski berbeda pilihan politik dengan Rocky Gerung, PSI tidak setuju Rocky dijerat dengan undang-undang ini," ujar Antoni dalam siaran persnya, Selasa (5/2). 
Menurut Amnesty International, kata dia, undang-undang tersebut telah menjerat lebih banyak orang pada masa reformasi dibandingkan pada masa Orde Baru. Hal ini terjadi karena undang-undang tersebut bersifat karet, sehingga ke depannya bisa saja menjerat siapapun.
"Karena bersifat karet undang-undang ini dapat menjerat siapa saja, Ahok, Meliana atau mungkin Rocky Gerung dan siapa saja," ucap Antony.
Dia mengatakan, PSI percaya bahwa agama adalah suci dan absolut. Namun, kata dia, tafsir terhadap agama adalah relatif dan subjektif, sehingga negara tidak perlu masuk mengurus tafsir keagamaan mana yang paling tepat, akurat dan objektif. 
Menurut dia, penafsiran itu harus dibiarkan menjadi bagian dari kebebasan berpikir dan berpendapat serta dinamika dan dialektika akademis para ulama, teolog dan akademisi tanpa campur tangan negara. "Dengan demikian tidak akan ada Ahok, Meliana dan rakyat Indonesia lain yang terjerat undang-undang karet ini," kata Antony.
Antoni mengaku, hari ini dirinya juga diminta Ketua Umum PSI Grace Natalie untuk mengunjungi Meliana (44 tahun) di Lapas Permpuan Tanjung Gusta, Medan untuk bersama-sama merayakan Imlek. Di sana, Antony juga bertemu dengan keluarga dan pengacara perempuan keturunan Tionghoa tersebut.
Menurut dia, demi keadilan, Meliana meminta agar Mahkamah Agung (MA) segera memutus kasasinya yang sudah dikirim sejak bulan Desember lalu. "Dalam kesempatan ini juga PSI menegaskan akan mencabut UU Penodaan Agama yang bersifat karet itu. Ini adalah agenda perioritas PSI bila masuk DPR RI nanti," jelas Antony.

Rocky Gerung telah memenuhi panggilan Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat (1/2) sore, untuk dimintai klarifikasi kasus hukum yang menjeratnya. Dengan mengenakan kemeja bergaris biru putih dan jaket hitam, Rocky datang ke Kompleks Polda Metro Jaya sekitar pukul 15.55 WIB didampingi oleh tim kuasa hukumnya termasuk mantan koordinator Kontras Haris Azhar.

Rocky dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama oleh Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 lalu karena pernyataannya yang menyebut, "Kitab suci adalah fiksi" di salah satu acara televisi swasta. Rocky dipanggil dengan status sebagai saksi terlapor atas laporan Jack yang tercatat dengan nomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Dalam laporannya Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sc2bEH
February 05, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sc2bEH
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 29, 2019

Kementerian Agama Dorong IAIN Palu Bertransformasi ke UIN

Transformasi itu merupakan upaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi agama Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU— Kementerian Agama mendorong perubahan transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Tanah Air yang berstatus institut untuk beralih menjadi Universitas Islam Negeri. 

Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Prof Arskal Salim, mengatakan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020 hingga 2024, salah satu program Kemenag yakni peningkatan status PTKIN dari IAIN menjadi UIN.

Namun, sebut dia, dorongan Kementerian Agama atas hal itu tergantung pada kesiapan PTKIN, IAIN di seluruh Indonesia.

"Harapan kita bertambah jumlah UIN di Tanah Air dari target yang ada. Nah, hal ini sangat terpola kembali pada kesiapannya, siapa yang paling siap, apakah IAIN Palu siap juga bertransformasi menjadi UIN mulai hari ini hingga lima tahun kedepan," ujar Arskal Salim.

Ia mengimbau kepada seluruh pimpinan IAIN di Tanah Air agar segera menyiapkan langkah-langkah untuk menuju peralihan status menjadi UIN termasuk IAIN Palu.

Salah satu kriteria sederhana untuk menjadi UIN, sebut dia, yaitu letak atau keberadaan PTKIN, IAIN di Tanah Air yaitu berada di ibu kota provinsi.

IAIN Palu, menurut dia, masuk dalam kategori/kriteria itu. IAIN Palu letaknya di pusat kota, pusat pergerakkan ekonomi di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah.

"Dari aspek teritorial letak atau keberadaan IAIN di ibu kota provinsi itu telah menjadi modal," sebut dia.

Arskal menguraikan, kesiapan lainnya yaitu akreditasi institut. Seluruh IAIN di Tanah Air harus berakreditasi A, minimal B.

Akreditasi itu, didukung dengan predikat B akreditasi seluruh program studi yang ada di setiap fakultas di masing-masing institut.

"Kalau ada sekitar 50 prodi yang terakreditasi B, kemudian ada beberapa guru besar dan institut terkareditasi A, maka tentu Kemenag akan mempertimbangkan untuk di perjuangkan menjadi UIN," kata dia.

Dia menyebutkan, saat ini dari 17 UIN di Indonesia, terdapat tiga UIN telah terakreditasi dengan predikat A. Kemenag lewat Direktorat Pendidikan Tinggi Islam mengupayakan 10 UIN yang terakreditasi B menjadi A.

Rektor IAIN Palu, Prof Sagaf S Pettalongi, mengatakan alih status IAIN Palu menjadi UIN merupakan suatu kebutuhan lembaga. 

Hal ini untuk memaksimalkan pelayanan dan penyelenggaraan pendidikan yang berujung pada mencerdaskan kehidupan bangsa. “Maka perlu dilakukan transformasi perguruan tinggi termasuk IAIN Palu," sebut dia.

Dengan menjadi UIN, IAIN Palu akan lebih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat/generasi muda yang ingin mengenyam pendidikan umum, seperti program studi kedokteran, kesehatan masyarakat, dan sebagainya di perguruan tinggi tersebut.

IAIN Palu mulai menyiapkan langkah-langkah strategis untuk merespons upaya Kementerian Agama mendorong IAIN di seluruh Indonesia menjadi UIN dalam RPJMN 2020-2024. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RmJGIs
January 29, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RmJGIs
via IFTTT
Share:

Monday, January 28, 2019

Tanggap Darurat Sulsel Berlangsung Hingga 6 Februari

Tercatat 69 orang meninggal dunia dan tujuh orang masih dinyatakan hilang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARAT -- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan status tanggap darurat bencana banjir, longsor dan puting beliung telah ditetapkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) selama 14 hari. Tanggap darurat berlangsung mulai Rabu (23/1) hingga Rabu (6/2).

Satus tanggap darurat dapat diperperpanjang sesuai dengan kondisi di lapangan. Dengan penetapan status darurat oleh Gubernur, maka ada kemudahan akses, baik penggunaan anggaran dari alokasi belanja tak terduga di APBD dan penggunaan dana siap pakai di BNPB. Selain itu juga kemudahan akses pengerahan personel, logistik, peralatan, pengadaan barang dan jasa, dan adminsitrasi.

"Intinya adalah agar penanganan dampak bencana dapat dilakukan cepat, tepat dan akurat," kata Sutopo dalam keterangan persnya, Senin (28/1).

Penanganan darurat masih terus dilakukan di Sulsel. Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, penanganan pengungsi, perbaikan sarana dan prasarana masih terus dilakukan. Bencana banjir, longsor dan putting beliung di Sulsel terjadi di 201 desa di 78 kecamatan tersebar di 13 kabupaten/kota yaitu di Kabupaten Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap, Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai.

"Dampak bencana per Senin (28/1) tercatat 69 orang meninggal, tujuh orang hilang, 48 orang luka-luka, 9.429 orang mengungsi," papar Sutopo.

Kerusakan fisik meliputi 559 unit rumah rusak (33 unit hanyut, 459 rusak berat, 37 rusak sedang, 25 rusak ringan, 5 tertimbun), 22.156 unit rumah terendam, 15,8 km jalan terdampak, 13.808 Ha sawah terdampak, 34 jembatan, dua pasar, 12 unit fasilitas peribadatan, delapan fasilitas pemerintah, dan 65 unit sekolah.

Sebagian besar banjir sudah surut di daerah. Sebagian pengungsi sudah pulang ke rumahnya, namun sebagian masih tinggal di pengungsian. Masyarakat berada di pengungsian karena rumahnya rusak berat. Mereka merasa lebih nyaman di pengungsian karena takut adanya banjir dan longsor susulan.

Masyarakat memerlukan bantuan untuk membersihkan lumpur dan material dari banjir dari rumahnya. Selain tenaga relawan dan aparat untuk memebersihkan lumpur, juga memerlukan peralatan rumah tangga dan peralatan untuk membersihkan lumpur.

Wakil Presiden JUsuf Kalla didampingi Kepala BNPB, Menteri PU Pera dan Menteri Sosial berkiunjung ke lokasi bencana Sabtu (26/1). Beberapa hal yang disampaikan adalah BNPB dan BPBD akan mengatasi hal hal yang terkait dengan percepatan penanganan dampak bencana banjir dan longsor di Sulsel.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sQv5uM
January 28, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sQv5uM
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Pulangkan Lima Pemain

Timnas U-22 yang kelak bertanding di Piala U-22 AFF 2019 akan diperkuat 30 pemain

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional (timnas) U-22 Indonesia memulangkan lima pemain setelah menjalani pemusatan latihan pekan kedua yang digelar 14-19 Januari 2019 di kawasan Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (19/1), kelima pemain itu adalah Indra Mustafa (Persib), Syafril Lestahulu (Persib U-19), Jayus Hariono (Arema FC),  Anan Lestaluhu (Persija), dan Wahyudi Hamisi (Borneo FC).

Dengan demikian, untuk pemusatan latihan pekan ketiga yang dimulai 21 Januari 2019, timnas U-22 yang kelak bertanding di Piala U-22 AFF 2019 akan diperkuat 30 pemain. Menurut pelatih timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri, penilaian pemain dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan segala aspek demi mendapatkan pemain terbaik untuk skuat Garuda.

Sebanyak 40 nama pemain nantinya akan didaftarkan ke Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) pada 27 Januari 2019 untuk mengikuti Piala U-22 AFF yang digelar mulai 17 Februari 2019 di Kamboja.

"Semua informasi pemain tentang kesehatan, fisioterapi, psikotes, dan kemampuan mereka sudah kami dapatkan. Jadi, tidak terlalu sulit buat saya untuk menentukan siapa yang lanjut atau tidak," kata Indra, Sabtu.

Piala U-22 AFF 2019 berlangsung di Kamboja pada 17 Februari-2 Maret 2019. Di turnamen itu, Indonesia bergabung di Grup B bersama Malaysia, Myanmar, Singapura, dan tuan rumah Kamboja.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2szJs6z
January 19, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2szJs6z
via IFTTT
Share:

Thursday, January 17, 2019

Cedera Hentikan Langkah Thiem di Australia Terbuka

Thiem sempat membanting raketnya ketika ia harus mundur saat kedudukan 7-5, 6-4, 2-0.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Petenis Austria, Dominic Thiem, gagal melangkah lebih jauh dalam turnamen grand slam Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Kamis (17/1). Petenis unggulan ketujuh tersebut tidak dapat melanjutkan pertandingan melawan Alexei Popyrin karena mengalami cedera.

Thiem tampak frustrasi dalam pertandingan tersebut. Ia sempat membanting raketnya ketika ia harus mundur saat kedudukan 7-5, 6-4, 2-0.

Petenis tuan rumah Popyrin tampil dengan fasilitas wildcard. Ia selanjutnya akan berhadapan dengan pemenang antara Lucas Pouille dan Maximilian Marterer.

Sebelumnya petenis muda Rusia, Anastasia Potapova (17), melakoni debutnya di kejuaraan tenis Australia Terbuka di Melbourne, Australia, Selasa. Dia menghadapi Pauline Parmentier (32) yang telah terlebih dahulu menjadi petenis profesionial satu tahun sebelum Potopova dilahirkan.

Mantan petenis junior nomor satu dunia dan juara Wimbeldon junior itu memiliki catatan bagus tahun 2018 dalam tahun keduanya di sirkuit WTA. Dia dua kali mencapai babak final yang membawanya finis di peringkat 100 besar. Padahal, Potapova mengawali tahun 2018 dari peringkat 242 dan sempat turun ke 260.

Kenaikan peringkat yang drastis itu menjamin satu tempat baginya untuk pertama kali turun di Grand Slam turnamen Australia Terbuka. ''Saya tidak mengalami tekanan sedikit pun,'' kata Potopova kepada Reuters setelah kemenangan 6-4, 7-6 atas petenis asal Prancis tersebut. ''Aku hanya merasakan kekuatan ini. Kekuatan dari masa muda ini sangat membantuku,'' ujar Potopova.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AT1DJ0
January 17, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AT1DJ0
via IFTTT
Share:

Friday, January 11, 2019

Instagram Perkenalkan Fitur Regram

Fitur baru tersedia bagi pemilik lebih dari satu akun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Instagram akan memperkenalkan fitur yang sudah lama dinanti-nanti oleh penggunanya. Fitur tersebut adalah Regram.

Fitur Regram  memungkinkan pengguna membagikan unggahan dari akun lain. Fungsi fitur baru ini namun masih terbatas.

Pengguna Instagram akan bisa me-regram sebuah unggahan ke beberapa akun dalam waktu yang sama. Syaratnya, harus mereka sendiri yang mengontrol masing-masing akun tersebut.

Fitur Regram lebih banyak digunakan oleh influencer media sosial atau pengguna untuk keperluan bisnis yang memiliki beberapa akun. Regram akan mempermudah mereka membagikan konten-konten promosi di platform tersebut.

Pengguna Instagram bisa menggunakan fitur ini dengan cara memilih "Post to Other Accounts" atau "Unggah ke Akun Lain" yang terdapat pada pilihan "Tag". Disiarkan Independent, fitur ini akan tersedia untuk pengguna Iphone.

"Kami meluncurkan fitur ini untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna yang sering mengunggah ke beberapa akun," kata juru bicara Instagram.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RkCBwK
January 11, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RkCBwK
via IFTTT
Share:

Thursday, January 10, 2019

Warga Yogya tak Antusias Pencabutan Moratorium Hotel

Sempat bermunculan spanduk-spanduk penolakan pembangunan hotel.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sebagian besar pelaku usaha hotel memahamipencabutan moratorium di Yogyakarta sebagai antisipasi kehadiran New Yogyakarta International Airport (NYIA). Tapi, langkah itu kurang disambut baik masyarakat Yogyakarta.

Pemkot Yogyakarta selama ini memang dikenal memiliki kebijakan-kebijakan yang cukup dekat masyarakat. Melalui program Gandeng Gendong misal, Pemkot mampu memadukan lima elemen mulai kota, korporasi, kampus, kampung dan komunitas.

Sayang, untuk pembangunan hotel, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Pemkot Yogyakarta jarang mendapat sambutan masyarakat. Cukup banyak masyarakat yang melakukan penolakan terhadap pembangunan hotel.

Bahkan, di kampung-kampung sekitaran Kantor Wali Kota Yogyakarta saja, sempat bermunculan spanduk-spanduk penolakan pembangunan hotel dan restoran beberapa tahun lalu. Hal itu sedikit banyak menunjukkan penolakan masyarakat.

Penolakan memang bukan tanpa alasan. Pasalnya, Kota Yogyakarta sudah menjadi kabupaten/kota yang paling banyak memiliki hotel. Artinya, kepadatannya cukup tinggi untuk mengizinkan lagi hotel-hotel dibangun.

Kondisi itu sempat berubah saat kebijakan moratorium izin pembangunan hotel di Kota Yogyakarta hadir. Walau secara lansung itu menjadi arahan Pemprov DIY, kebijakan itu mendapat apresiasi tinggi masyarakat.

Sayang, kebijakan moratorium yang baru dimulai 2014 sudah berhenti saat usianya belum lima tahun. Padahal, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X sendiri, pada beberapa kesempatan sempat mengungkapkan keinginan memperpanjangnya.

Salah satu warga Yogyakarta, Dian Dewi menilai, hotel-hotel yang ada di Yogya sudah cukup banyak. Ia malah merasa, jumlah hotel yang ada saat ini saja kerap membuat macet jalan-jalan di Kota Yogyakarta.

"Yang sekarang saja sudah sering bikin macet karena ke luar masuk kendaraan, apalagi ditambah," kata Dian saat ditemui di salah satu kafe di Yogyakarta, Kamis (10/1).

Senada, warga Yogyakarta lain, Rasyid, mengaku sejauh ini hotel-hotel di Yogyakarta sudah cukup banyak. Ia berpendapat, kondisi itu cukup membuat padat Kota Yogyakarta, terutama pada akhir pekan.

Ia menyarankan, pembangunan hotel-hotel dialihkan ke kabupaten/kota lain yang ada di DIY. Misalnya, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul, atau Kabupaten Kulonprogo agar dekat bandara baru. "Mending di Bantul atau Gunungkidul biar dekat pantai-pantai, atau Kulonprogo biar wisatawan tidak terlalu jauh," ujar Rasyid.

Sementara itu, para pelaku usaha hotel di Yogyakarta memang tidak banyak keberatan moratorium pemberian izin pembangunan hotel dicabut Pemkot Yogyakarta. Mereka memahami itu sebagai antisipasi kehadiran New Yogyakarta International Airport (NYIA).

GM Lynn Hotel Yogyakarta, Bambang Kusno menilai, kebijakan untuk mencabut moratorium itu pasti sudah dipikirkan matang-matang. Salah satunya karena kebutuhan penginapan saat NYIA aktif pasti sangat tinggi. "Jadi, pasti banyak orang yang akan datang ke Yogyakarta, dan itukan perlu akomodasi, jadi saya menyambut baik," kata Bambang.

Menurut Bambang, tinggal ditegaskan lagi pengawasan dari Pemkot Yogyakarta, dan kepatuhan dari pengusaha-pengusaha hotel. Ia merasa, kebijakan moratorium itu akan berjalan baik jika semua elemen mematuhi aturan yang ada.

Selain itu, Bambang mengungkapkan, selama ini komunikasi para pengusaha hotel dengan wadah-wadah seperti Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sangat baik. Sehingga, apa saja peraturan yang ada bisa disosialisasikan dengan baik.

"Asal kita semua berjalan dalam relnya saya pikir bagus, kalau semua mengikuti peraturan pemerintah semuanya akan enak, pemerintah menetapkan sesuatu pasti berdasarkan hajat hidup orang banyak," ujar Bambang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VKKAld
January 10, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VKKAld
via IFTTT
Share:

Monday, January 7, 2019

Fintek Syariah Harus Sasar Sektor Riil

Banyak pengusaha potensial yang sulit terjamah perbankan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Finansial teknologi (fintek) skema syariah diproyeksikan terus berkaitan langsung dengan sektor riil. Pengamat ekonomi syariah, Yusuf Wibisono, mengatakan fintek syariah ini pada dasarnya memang untuk memajukan sektor riil.

"Fintek syariah itu berkahnya karena menyentuh sektor riil, tidak hanya berorientasi pada profit," kata Yusuf, Ahad (6/1).

Skema syariah mengharuskan model bisnis fintek menjadi jembatan antara yang kelebihan dengan yang kekurangan. Yusuf memprediksi sebagian besar tren masih akan menyasar pembiayaan atau peer to peer lending dengan beragam sektor usaha.

Fintek syariah harus benar-benar berbeda dengan konvensional yang mementingkan keuntungan. Yusuf mencontohkan tipe peer to peer lending konvensional dengan bunga memberatkan. Ini jangan sampai terjadi pada fintek syariah.

"Regulasi terkait pricing ini seharusnya jadi perhatian, minimal ada acuan harga yang ditetapkan regulator, jangan sampai terlalu tinggi atau terlalu rendah," kata Yusuf.

Hingga saat ini, dua fintek syariah telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan lini bisnis peer to peer lending. Ke depannya, Yusuf berharap fintek syariah menjadi wadah yang sempurna untuk akad mudharabah. Teknologi, kata dia, mempertemukan antara pemilik modal dan penerima modal.

Peer to peer lending, tambahnya, ideal menggunakan akad mudharabah. Fintek syariah memiliki kesempatan untuk mewujudkan mudharabah tersebut karena banyak pengusaha potensial yang sulit terjamah oleh perbankan.

Meski memang tidak mudah namun Yusuf menilai tahun ini adalah waktunya membesarkan fintek syariah. Jika fintek syariah bisa menjaring sebanyak-sebanyaknya pembiayaan pada sektor riil, maka efek domino akan terasa, mulai dari pengentasan kemiskinan, inklusi syariah, hingga kemajuan ekonomi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Qvg7DU
January 07, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Qvg7DU
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

Jalan Sehat Muhammadiyah Bantul Diikuti Puluhan Ribu Warga

Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah silaturahim dan menjaga marwah persyarikatan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL— Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar jalan sehat keluarga besar Muhamadiyah di Lapangan Paseban Bantul.

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (6/1) ini bertujuan untuk menjaga marwah persyarikatan tersebut. 

"Selain untuk menjalin silaturahim keluarga besar Muhammadiyah se-Bantul dan menjaga marwah persyarikatan acara ini juga merupakan rangkaian milad Muhammadiyah ke 106 tahun," kata Ketua Panitia Jalan Sehat Muhammadiyah Yusuf Fuad di sela-sela kegiatan. 

Menurut dia, tema milad ke-106 Muhammadiyah ini adalah 'Ta'awun untuk Negeri'. Melalui tema tersebut Muhammadiyah ingin menggelorakan semangat tolong menolong, kerja sama dan membangun kebersamaan di tubuh umat dan bangsa.

"Tujuannya supaya negeri ini menjadi negeri yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur. Muhammadiyah dalam konteks keumatan dan kebangsaan bahkan dalam konteks kemanusiaan universal terus menggelorakan praksis Islam," katanya.

Dia juga mengatakan, wujud Islam yang mewujudkan program-program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, dan usaha-usaha pemberdayaan yang benar-benar membawa perubahan.

"Dengan harapan Muhammadiyah selalu bermanfaat untuk umat dan bangsa serta membawa masyarakat yang berkemajuan," katanya.

Menurut dia, jalan sehat Muhammadiyah itu diikuti sekitar 18 ribu orang berasal dari berbagai organisasi ortonom (ortom) baik dari Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci, dan Hizbul Wathan serta masyarakat umum.

Selain itu, lanjut dia, amal usaha Muhammadiyah baik dari kesehatan RSU (Rumah Sakit Umum) PKU Muhammadiyah Bantul maupun amal usaha pendidikan, dan didukung ambulans gratis Muhammadiyah.

"Target peserta diharapkan sebanyak 15 ribu orang, namun jumlah peserta mencapai 18 ribu orang lebih, hal ini menggambarkan semangat warga Muhammadiyah untuk bersilaturahim bersama," katanya.

Bupati Bantul, Suharsono, mengatakan warga Muhammadiyah wajib mengambil peran sebagai pelaku di dalam proses pembangunan dan sebagai kekuatan dalam pemersatu yang mengayomi, memodernisasi, dan menguatkan kebersamaan di tengah kemajemukan.

"Saya berharap dengan momentum jalan sehat ini selain mengingatkan kepada kita akan arti penting menjaga kesehatan juga mampu menggelorakan tentang pentingnya membangun hidup untuk kebersamaan yang bisa diwujudkan dalam semangat gotong royong," katanya.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FgMd4e
January 06, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FgMd4e
via IFTTT
Share:

Thursday, January 3, 2019

Polresta Solo Tangkap Tersangka Pencuri 500 Ponsel

Masih ada empat tersangka yang masuk daftar pencarian orang.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Anggota Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Solo menangkap dua tersangka yang diduga pelaku pencurian 500 ponsel di Mal Matahari Singosaren. Penangkapan dilakukan di daerah Bogor, Jawa Barat pada 14 November 2018 sekitar pukul 10.30 WIB.

Dua tersangka yang ditangkap tersebut masing-masing bernama Tejo Lelono Sigit Permono (29) dan Candra Edi Lesmana (34). Keduanya tercatat sebagai warga Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Salah satu tersangka yang ditangkap tersebut merupakan residivis yang dulunya pernah melakukan tindak pidana lain yakni kasus narkoba.

Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Fadli, mengatakan, selain dua tersangka yang ditangkap tersebut, masih ada empat tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Tersangka pencurian di Singosaren menjarah sebanyak delapan toko (counter) ponsel. "Mereka berhasil mengambil kurang lebih 500 ponsel dengan berbagai merek. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp 800 juta," terang Kompol Fadli kepada wartawan dalam konferensi pers di Mapolresta Solo, Kamis (3/1).

Dia menjelaskan kronologi pencurian di Singosaren pada 22 Oktober 2018 pukul 03.30 WIB tersangka mengendarai mobil Toyota Avanza, tersangka memiliki peran berbeda. Candra Edi Lesmana sebagai pengemudi Toyota Avanza yang dikendarai dari Jakarta sampai Solo. Sedangkan Tejo Lelono berperan membantu menjadi pengemudi dan membantu mengambil ponsel di berbagai counter untuk dimasukkan ke karung bersama empat tersangka lainnya yang masih DPO. 

Tersangka M yang masih DPO berperan sebagai manajer lapangan bersama tersangka I yang juga masih DPO. Mereka menggunting kunci gembok pintu dengan menggunakan gunting besi besar. 

"Mereka dua kesana. Pertama mereka membongkar sudah mengambil dua karung ponsel setelah dicek di jalan cuma pembungkus. Akhirnya balik lagi dicek satu per satu akhirnya berhasil membongkar delapan konter dan mengambil berbagai merek ponsel," terangnya. 

Dua tersangka tersebut masing-masing telah membeli sepeda motor dari hasil penjualan ponsel curian itu. Penjualan ponsel dilakukan secara manual di Jakarta 

Para tersangka tersebut dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 3, 4 dan 5 KUHP dengan ancaman di atas 10 tahun penjara. Mengenai keterlibatan orang dalam, Fadli menyatakan untuk pemeriksaan sementara belum ditemukan. Pada saat kejadian, petugas keamanan mal tersebut tidak melihat karena tersangka berada di lokasi agak jauh sehingga tidak terdeteksi. Tersangka tersebut berada dalam jaringan di luar Jawa Tengah. 

"Ini kami masih dalam tahap pengembangan, mudah-mudahan ke depan bisa terungkap semua," harapnya. 

Barang bukti yang disita antara lain, gunting besi besar, ponsel Samsung J6 warna abu-abu, ponsel Oppo warna merah, nota pembelian dan penjualan ponsel, ponsel Nokia warna putih, kartu ATM, ponsel Vivo V11 warna merah, ponsel Samsung warna putih, perhiasan emas, serta sebuah flashdisk berisi rekaman CCTV. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QlqfPt
January 03, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QlqfPt
via IFTTT
Share: