Showing posts with label 2019 at 02:33PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:33PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Sedimentasi Citarum Kian Memrihatinkan

Normalisasi aliran Citarum akan dilakukan pada sektor 15.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Sedimentasi di sepanjang aliran Sungai Citarum, kian memrihatinkan. Hal itu, terlihat salah satunya di bibir Citarum yang ada di Kampung Sawah, Desa Cilangkap, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta. Akibat sedimentasi itu, Satgas Citarum Sektor 15 melakukan normalisasi.

Komandan Satgas Citarum Sektor 15, Kolonel Arm Wawan Hermawan, mengatakan, sedimentasi di sepanjang aliran Citarum yang ada di sektor 15 memang cukup memrihatinkan. Karena itu, saat ini sedang dilakukan upaya normalisasi. Adapun normalisasi ini, dikerjakan selama 1,5 bulan kedepan.

"Lokasi yang kita normalisasi, ada di Kampung Sawah, tepatnya di belakang pabrik milik PT South Pacific Viscose. Karena ini, lokasi yang cukup parah," ujar Wawan, kepada sejumlah media, Kamis (30/5).

Akan tetapi, normalisasi ini jangkauannya cukup terbatas. Yakni, panjangnya hanya 25 meter dengan lebar 19 meter. Adapun lumpur yang telah diangkat saat ini mencapai 5.794 meter kubik.

Alasan jangkauan normalisasi ini terbatas, lanjut Wawan, dikarenakan izin dari BBWS Citarum dan PJT II Jatiluhur seperti itu. Mengingat, air yang mengalir dari Bendungan Jatiluhur melalui Citarum ini, selain dipergunakan untuk kepentingan irigasi (pertanian) juga untuk air baku PDAM di wilayah hilir.

Jika jangkauan normalisasi ini, diperpanjang sampai hilir, maka akan berdampak pada tingkat kejernihan air tersebut. Sehingga, BBWS Citarum dan PJT II Jatiluhur, hanya memberi izin normalisasi dengan jangkauan yang terbatas.

"Kami inginnya mengeruk lumpur ini sampai Curug, atau perbatasan Purwakarta-Karawang. Tetapi, kalau dikeruk semua, maka kami bisa diprotes oleh warga Karawang, Bekasi, Jakarta. Sebab, air pam mereka bisa keruh," ujarnya.

Menurut Wawan, pengerukan sedimentasi ini dibantu juga oleh masyarakat sekitar. Bahkan, antusiasme warga untuk terlibat langsung cukup tinggi. Dengan begitu, kesadaran warga dalam menyukseskan program Citarum harum ini mulai meningkat.

Sementara itu, Head of Corporate Affairs PT South Pacific Viscose, Widi Nugroho Sahib, mengatakan, normalisasi Citarum ini berbatasan langsung dengan pipa ipal perusahaannya. Jika tidak diangkat, endapan lumpur itu akan menutupi pipa tersebut. Sehingga, bila hal itu terjadi maka produksi serat sintetis ini akan terganggu.

"Normalisasi ini, atas inisiasi warga. Lalu, kita membantu supor, salah satunya untuk biaya pengerukannya," ujar Widi.

Karena itu, selama proses pengerukan lumpur tersebut, selain dari petugas Satgas Sektor 15, juga dibantu oleh warga sekitar. Bahkan, normalisasi ini diapresiasi oleh jajaran direksi. Serta, jika diizinkan normalisasi akan dilanjutkan sampai wilayah perbatasan Purwakarta-Karawang.

"Itupun kalau diizinkan, kita siap membantu dalam upaya normalisasi Citarum ini," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KbMR5O
May 30, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KbMR5O
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

SM Pertamina Berfokus Kontrak Pemain

Youbel Sondakh bertekad bawa timnya jadi lebih kuat pada IBL musim mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Finalis Indonesian Basketball League (IBL) musim 2018/2019, Satria Muda (SM) Pertamina saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan kontrak pemain. Ada beberapa pemain yang kontraknya akan habis pada bulan Agustus hingga Oktober tahun ini.

Pelatih kepala SM Pertamina, Youbel Sondakh, ketika dihubungi Republika.co.id, Senin (27/5) menyatakan klub saat ini sedang mengurus kontrak pemain yang waktunya akan habis. “Kami masih belum memikirkan pemain lain yang akan kami rekrut. Kami tengah fokus agar sejumlah pemain yang habis kontraknya tetap bisa memperkuat tim,” ujar dia.

Usai dikalahkan oleh Stapac Jakarta pada partai puncak IBL musim lalu, Youbel Sondakh bertekad membawa timnya menjadi lebih kuat pada IBL musim mendatang. Untuk bisa lebih kuat, tentu ia tidak ingin kehilangan sejumlah pemain yang akan habis masa kontraknya.

Manajer Tim SM Pertamina Jakarta, Riska Natalia Dewi menjelaskan, beberapa pemain yang kontraknya kini dalan proses perpanjang kontrak adalah Juan Laurent, Muhammad Dhiya’ul Haq, Muhammad Rizal Falconi, dan Laurentius Steven Oei. “Mereka semuanya masih dalam proses perpanjangan kontrak mengingat masa kontraknya juga akan habis nanti di sekitar bulan Agustus maupun Oktober 2019,” ujar Riska Natalia.

Jika pemain lokal mulai diurus perpanjangan kontraknya, tidak dengan pemain asing. Menurut Riska Natalia, dua pemain asingnya yakni Dior Lowhorn dan Jamarr Andre Johnson yang juga pemain naturalisasi Indonesia kontraknya sudah habis. “Untuk pemain asing belum kami bahas, apakah ada pemain yang masih kami pertahankan, atau mencari pemain yang baru lagi. Kami masih fokus dengan perpanjangan kontrak pemain lokal dulu,” jelasnya.

Musim lalu, juara 10 kali Indonesia ini ditinggal salah seorang pemain andalannya yakni Christian Ronaldo Sitepu. Dodo sapaan pemain berposisi center ini memutuskan pensiun usai juara bersama SM Pertamina di musim 2017/2018.

Kehilangan Dodo yang juga center langganan timnas, membuat tim yang bermarkas di Britama Arena, Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara ini, bergerak cepat mencari pemain lokal yang berposisi center juga. SM Pertamina merekrut center Bima Perkasa Jogja Kristian Liem. Namun saat itu Lim masih dalam kondisi cedera sehingga tidak dimainkan sekali pun.

Sebelum IBL musim 2019/2020 digelar, tim-tim IBL termasuk SM pertamina akan tampil di ajang 3 x 3 yang digelar IBL di lima kota, yakni Cirebon, Bali, Yogyakarta, Bandung, dan grand final di Jakarta. Gelaran ini direncanakan mulai Juli hingga 4 Agustus 2019. SM Pertamina merupakan juara bertahan di ajang 3 x 3 ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YSx53B
May 27, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YSx53B
via IFTTT
Share:

Ayah Harun Beberkan Adanya Surat Larangan untuk Menuntut

Didin mengaku surat tidak boleh menuntut diberikan saat pengambilan jenazah Harun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Orang tua Harun Al Rasyid (15 tahun), Didin Wahyudin mengungkapkan sulitnya proses pengambilan jenazah sang anak yang menjadi korban kerusuhan 22 Mei 2019. Didin mengaku diminta menandatangani pernyataan agar tak menuntut pihak manapun.

Didin menceritakan, kesulitan itu dialami saat mengambil jenazah putra keduanya di RS Polri Kramat Jati. Pada Kamis (23/5), ia sudah mendapat kabar Harun meninggal dan berada di RS Polri setelah dipindahkan dari RS Dharmais. Harun dipindah ke RS Polri karena tak beridentitas.

"Tapi di sana katanya harus melalui prosedur untuk mengambil surat pengantar dari Polres Jakbar. Setelah dari Polres Jakbar, sudah malam katanya, besok harus kembali lagi jam 8.00 WIB. Itu hari Kamis malam Jumat," kata Didin saat mengadu ke DPR RI, Jakarta, Senin (27/5).

Didin mengaku sudah lemas, sehingga pengambilan jenazah diwakilkan oleh adiknya. Jumat (24/5) pagi, ayah Didin dan adiknya sudah tiba di RS Polri. Namun, Kapolres Jakarta Barat belum hadir, hingga pukul 9.00 WIB  mereka baru bisa menandatangani berkas pengambilan jenazah.

"Sampai sana harus diautopsi dulu, tapi satu hal di situ ada pernyataan keluarga korban tidak boleh menuntut siapapun apapun, dan kedua untuk dilakukan autopsi," ungkap Didin Wahyudin.

Didin sempat memperingatkan adiknya yang mengambil jenazah untuk tak menandatangani dokumen apapun yang belum jelas maksudnya. Adiknya sempat bingung. Namun, karena waktu semakin sore, atas anjuran dari ayah Didin, akhirnya dokumen tetap ditandatangani agar jenazah Harun dapat segera dipulangkan.

Namun, kejanggalan kembali ditemukan Didin. Jenazah Harun sudah dalam kondisi rapi dan dipakaikan kain kafan. Didin diberitahu, jenazah anaknya sudah diautopsi.  "Hasil autopsi tidak diberikan, di situ saya mempertanyakan kenapa hasil autopsi tidak diminta, apa memang tidak ada apa tidak dikasih," kata Didin.

Jenazah Harun sampai di rumahnya, Jakarta Barat pada Jumat (24/5) sore, sekitar pukul 15.00 WIB. Didin mengaku sempat meminta agar kafan jenazah anaknya dibuka. Namun ia dicegah oleh pihak keluarga dan hanya sempat melihat wajah Harun. Karena waktu sudah sore, Harun segera dimakamkan.

Orang tua Harun pun menuntut keadilan bagi anaknya yang meninggal itu "Anak saya ini dibunuh pak, dibunuh, saya minta keadilan. Anak saya tidak politik, tidak mengerti pak. Ini indonesia hukum apa, hukum rimba atau apa," katanya lagi disertai isak tangis.

Harun Al Rasyid, murid SMP Islam Assa’adatul Abadiyah, Petamburan, Jakarta Barat menjadi salah satu korban dalam kerusuhan 22 Mei 2019. Orang tuanya mengaku mendapat informasi, Harun ditemukan sudah tak bernyawa dalam sebuah got di bilangan Slipi, Jakarta Barat.

Terkait pengakuan keluarga Harun yang diminta pernyataan tak menuntut itu, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal mengaku belum mendapatkan informasi. "Belum dapat info," kata Iqbal di Kemenko Polhukam, Senin (27/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30Ke2uf
May 27, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30Ke2uf
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

PBB Desak Myanmar Ambil Tindakan Agar Rohingya Kembali

Komisioner PBB melakukan kunjungan ke Myanmar.

REPUBLIKA.CO.ID, DHAKA -- Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi menyampaikan kekhawatiran tentang Rohingya kepada pejabat tinggi selama kunjungan 5 hari ke Myanmar. Grandi mendesak Myanmar mengambil tindakan agar para pengungsi Rohingya, baik di Bangladesh maupun di Myanmar pulang dengan selamat.

Dilansir dari Anadolu Agency, Ahad (26/5), Grandi mengadakan pertemuan dengan penasihat negara Myanmar dan pejabat senior lainnya dalam kunjungan lima hari di Myanmar berakhir. Dalam kesempatan itu Grandi menyampaikan kekhawatiran tentang warga Rakhine, Rohingya dan para pengungsi di Bangladesh.

Grandi juga menandatangani nota kesepahaman dengan Departemen Manajemen Bencana Kementerian Kesejahteraan Sosial, Bantuan dan Pemukiman Kembali mengenai kegiatan Badan Pengungsian untuk PBB, UNHCR yang lebih luas di seluruh negeri.

Selama pembicaraannya, Grandi juga mendorong Myanmar untuk mempercepat verifikasi sekitar 98 ribu pengungsi yang tinggal di Thailand untuk memungkinkan solusi yang diperluas untuk kelompok ini, melalui repatriasi atau akses legal ke pasar tenaga kerja di Thailand. PBB menggambarkan Rohingya sebagai orang yang paling teraniaya di dunia.

Rohingya telah menghadapi ketakutan yang meningkat akan serangan sejak belasan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada 2012. Menurut Amnesty International, lebih dari 750 ribu pengungsi Rohingya, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas pada Agustus 2017.

Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24 ribu Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar, menurut sebuah laporan oleh Ontario International Development Agency (OIDA). Lebih dari 34 ribu Rohingya juga dilemparkan ke dalam api, sementara lebih dari 114.000 lainnya dipukuli, demikian laporan yang berjudul "Migrasi Paksa Rohingya: Pengalaman yang Tak Terungkap" itu.

Sekitar 18 ribu perempuan dan gadis Rohingya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar dan lebih dari 115 ribu rumah Rohingya dibakar dan 113 ribu lainnya dirusak. PBB juga telah mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan - termasuk bayi dan anak kecil serta pemukulan brutal dan penghilangan yang dilakukan oleh pasukan negara Myanmar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I13H4K
May 26, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I13H4K
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Bawaslu Bahas Sejumlah Temuan Soal PSU Kuala Lumpur

Bawaslu meminta dugaan dan kejanggalan bisa diungkapkan sehingga bisa ditangani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sedang membahas sejumlah temuan terkait pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kuala Lumpur.  Bawaslu meminta adanya dugaan dan kejanggalan bisa diungkapkan sehingga bisa ditangani.

"Kami menunggu terhadap proses laporan. Yang sekarang sedang kami bahas dengan Panwaslu LN, siang tadi sebelum rapat (rekapitulasi) sudah ketemu dengan Panwaslu LN, untuk menyikapi bagaimana tindakan Bawaslu dan posisi Bawaslu saat rekapitulasi PPLN Wilayah Kuala Lumpur," ujar Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng,  Jakarta Pusat,  Ahad (19/5).

Ftitz melanjutkan, setiap dugaan perlu dibuktikan dan didukung pernyataan saksi.  Terlebih jika ada saksi yang mengajukan keberatan pada saat rekapitulasi. 

"Sehingga nanti, kami akan mendengarkan pada saat rapat rekapitulasi, bisa dicocokan atau bisa diajukan pelapor penanganan administrasi di Bawaslu. Maka nanti kami tunggu bagaimana situasinya," kata dia.

Namun, Fritz menegaskan, tetap ada sejumlah isu yang digarisbawahi oleh Bawaslu. Pertama, adanya keberatan dari benerapa parpol.

Kedua, adanya tata cara yang salah terkait prosedur penghitungan, penerimaan surat suara, dan surat suara yang dipergunakan dan pada saat proses penghitungan. "Terkait misalnya ada dugaan mengenai penggelembungan dan senagainya perlu kembali ditegaskan mengenai suara rekapitulasi ataupun sengketa mengenai hasil suara itu berada di MK,  Bawaslu fokus pada apakah cara penghitungannya tata cara administrasi rekapitulasi nya sudah sesuai atau tidak," kata Fritz. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W7GoPJ
May 19, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W7GoPJ
via IFTTT
Share:

Saturday, May 18, 2019

Hakikat Supremasi Hukum

Supremasi hukum berarti mengadili seadil-adilnya, tanpa tebang pilih

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Aep Saepulloh     

Suatu hari, Abdurrahman bin Umar bin Khaththab, putra khalifah Umar bin Khathab, dan temannya Abi Sarwa'ah Uqbah bin al-Harits meminum minuman keras, sehingga keduanya mabuk.

Keesokan harinya keduanya pergi menemui gubernur Mesir saat itu, Amr bin 'Ash, untuk menyesali perbuatannya. Amr bin 'Ash lalu berkata, "Masuklah ke dalam rumah, aku akan menghukum kalian."

Setelah keduanya masuk, Amr bin 'Ash lalu menggunduli rambut serta mendera keduanya.

Mendengar berita itu, Amirul Mukminin Umar bin Khathab lalu mengirim surat kepada Amr bin 'Ash. Isinya adalah instruksi agar segera mengirim putranya itu ke Madinah. Sesampai di hadapannya, Umar lalu mendera putranya itu untuk yang kedua kalinya.

Dari kisah di atas, ada dua pelajaran yang perlu kita ambil.

Pertama, penguasa (penegak hukum) tidak boleh segan-segan untuk menghukum setiap pelaku pelanggaran, siapa pun orangnya, termasuk putra penguasa tertinggi sekalipun. Karena, semua manusia sama di depan hukum, baik putra rakyat biasa atau pun putra pejabat dan penguasa. Hukum yang tebang pilih--hanya menghukum kaum lemah dan membiarkan kelompok terhormat--akan membawa negara ke jurang kebinasaan.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya yang menyebabkan hancur dan binasanya ummat sebelum kalian adalah bilamana orang-orang lemah melakukan kesalahan, mereka lalu menghukumnya. Akan tetapi bilamana orang-orang terhormat yang melakukannya, mereka membiarkannya (tidak menghukumnya)."

Kedua, mereka yang mempunyai kedudukan dan jabatan harus mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut. Maksudnya, ketika keluarga, famili, atau kelompoknya jelas-jelas bersalah, ia harus berani menyatakan bersalah. Bukan malah membela secara membabi buta. Bahkan kalau perlu, ia juga harus berani menghukum untuk yang kedua kalinya.

Apa yang dilakukan Umar bin Khathab terhadap putranya adalah landasan dan jaminan kokoh untuk mewujudkan supremasi hukum. Bagaimanapun supremasi hukum baru akan terwujud bila ada contoh kongkret dan jaminan kuat dari penguasa tertinggi. Sebagaimana jaminan Rasulullah Saw terhadap para sahabat dan ummatnya, ''Demi Allah, kalau saja Fatimah binti Muhammad mencuri, aku pasti akan memotong tangannya.'' (HR Bukhari Muslim).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jr3P0k
May 18, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jr3P0k
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 15, 2019

Sukidi, Doktor Baru Muhammadiyah Dari Harvard University

Sukidi Mulyadi aktivis Muhammadiyah lulus doktor dari Harvard University

Oleh: Andar Nubowo, Aktivis Muhammadiyah dan Reseach Fello di S Rajaratnam School of Internasional Studies

Hari ini saya mendapat kabar gembira bahwa kawan sekaligus senior saya di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Persyarikatan Muhammadiyah, Sukidi Mulyadi, baru saja berhasil mempertahankan ujian doktoralnya di Universitas Harvard Amerika Serikat. Ia melewatinya setelah belasan tahun bertapa di perguruan swasta terbaik di dunia itu. Saya dan tentunya kami, kaum muda dan warga Muhammadiyah berbahagia sekali dengan kabar ini. Seperti berkah indah di bulan Ramadlan.

Kisah Sukidi adalah narasi keuletan, kegigihan, dan ketekunan tak kenal lelah dan putus-asa. Berasal dari Tanon Sragen Jawa Tengah, dengan susah payah, berdarah dan berlika-liku, kini Sukidi Mulyadi ---penulis prolifik artikel di media nasional dan internasional serta beberapa buku populer, ia telah menaklukkan mitos keangkeran akademik Harvard. Ia telah membuktikan diri bahwa persistensi mimpi dan cita-cita itu tak boleh luruh di depan altar-altar kampus yang menjulang tinggi dan angkuh serta para profesor yang kadang terasa "tinggi hati". Ia mengalami itu dengan narasi besar seorang begawan-pejuang: "rawe-rawe rantas malang-malang putung".

Ketika saya masih mengeja diktat-diktat kuliah, Sukidi memberi inspirasi dan membakar gairah intelektualitas. Ia --pada saat itu, bagai obor muda bagi tunas-tunas lain yang tengah bertumbuh dalam gelap. Jika tidak salah, ia mengawali studi politik di Ohio Amerika Serikat pada 2003, kemudian mengambil S2 lagi di Harvard pada 2004, dan seterusnya selama kurang lebih belasan tahun menempuh S3 di kampus yang sama.

Saya ingat, penggalan waktu sekitar 2007-2008, Sukidi rajin beli buku-buku bahasa Arab yang ditulis para pemikir Islam seperti Nasr Hamid Abu Zayd, Hasan Hanafi dan lainnya. Mengingat di Paris, buku-buku tersebut mudah dijumpai, akhirnya ia meminta tolong saya untuk membelikan dan mengirimkannya ke sana. Saat itu, ia pernah bilang ayuk nulis bareng (co-authoring) suatu hari. Semoga ajakan itu suatu saat terwujud. Dari hasil perburuan buku-buku Arab-nya itu, sejurus kemudian ia mengirimkan tulisannya yang terbit di sebuah jurnal bergengsi tentang Nasr Hamid Abu Zayd.

Saya mengucapkan selamat atas pencapaian Dr Sukidi Mulyadi dan Mbak Uum Humaerah atas prestasi ini. Sukidi adalah sedikit orang -- meminjam istilah Robert Hefner (Bob) Hefner pada saya saat di Jogja dan Paris sepuluh tahun lalu, mahasiswa Indonesia yang berhasil "beradaptasi" dengan iklim dan kultur akademik Harvard yang "angker". Ya, Hefner sempat merespon balik tulisan Sukidi di Kompas dalam sebuah tanggapan yang serius dan panjang tentang Muhammadiyah sebagai gerakan Protestantisme Etik. Hefner mengapresiasi Sukidi tanpa basa-basi.

Sukidi, lagi-lagi, menggubah sebuah narasi ketekunan, keuletan dan kegigihan dengan indah. Kemarin, anak Tanon dan aktivis Ciputat ini dengan tanpa diketahui oleh siapapun termasuk istrinya-- berhasil mempertahankan disertasinya tentang "The Gradual Qur'an: Views of Early Muslim Commentators." Narasi itu menginspirasi, saya terutama, dan tentunya anak-anak muda yang sekarang tengah menempuh jalan pedang yang tajam nan sunyi dalam karir akademik dan intelektual. Semoga, saya beruntung dapat segera menapaki jalan indah kesuksesan ini.

Selamat Bro! Welcome back to Indonesia soon..

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hjc38t
May 15, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hjc38t
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Dampak Online Shop, Keuntungan dan Risikonya

Masyarakat mulai gandrung berbelanja secara online.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Evie Yulianti*

Online Shop, istilah ini mungkin sering didengar, yang merupakan salah satu industri dengan potensial besar dari sisi bisnis.Tren belanja online kini menjadi gaya hidup baru masyarakat seluruh dunia, termasuk Indonesia, seiring perkembangan zaman.

Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan dalam sistem bisnis, baik selera, kebutuhan dan keinginan masyarakat. Pola bisnis juga berubah, dari pemasaran konvensional ke pemasaran online. Jika sebelumnya konsumen membeli produk di retail dan mall-mall yang terkenal, pada saat ini konsumen sudah mulai beralih ke transaksi online shopping untuk sejumlah produk tertentu. Belakangan, item produk yang dijual semakin berkembang dan variatif.

Proses keputusan belanja online tidak serumit keputusan pembelian offline. Ini menjadi salah satu alasan belanja online banyak diminati dibandingkan dengan belanja secara tradisional. Belanja secara online memang lebih memudahkan, menghemat waktu serta biaya.

Inilah yang membuat sebagian dari pengguna internet melakukan pembelian online. Menggunakan mesin pencari seperti browser atau aplikasi online shop pada tahap pencarian informasi, konsumen akan mencari referensi secara online dari manapun. Opini yang telah disebutkan orang lain, menjadi suatu informasi yang berguna bagi pembeli lain dalam mengetahui produk yang akan dibeli.

Masyarakat yang mulai gandrung berbelanja secara online, menjadi efek dari meningkatnya pengguna internet di Indonesia. Selain menggunakan untuk mencari informasi dan hiburan, kini internet sudah menjadi sarana baru untuk melakukan transaksi keuangan dan belanja secara online. Dalam konteks ini, penguasaan teknologi internet berhubungan secara positif terhadap hasil dari penggunaan internet, seperti belanja secara online (online shopping).

Media pemasaran lewat internet yang efektif dan tanpa biaya promosi, membuat online shop menjadi kebiasaan baru dalam berbelanja. Namun di balik fenomena tersebut, terdapat faktor risiko dan dampak signifikan. Harga produk yang biasanya menjadi lebih murah dibandingkan harga yang ditawarkan toko offline, bisa membuat sektor bisnis offline menjadi sepi pembeli. Ini akan mengubah pola pikir masyarakat di Indonesia untuk tidak lagi belanja secara offline.

Jika dilakukan perbandingan antara belanja secara online dengan offline, masyarakat dapat merasakan keuntungan yang lebih banyak. Konsumen bisa mencari produk yang ingin dibeli lebih detail, bisa membandingkan harga, mudahnya produk didapat dari dalam maupun luar negeri, kualitas produk yang sama baiknya dengan toko offline, kemasan yang lebih bagus, hingga mudah mendapatkan produk tertentu yang biasanya sulit didapatkan secara offline.

Selain itu, orang bisa melakukan penghematan biaya, efisiensi waktu dan tenaga. Serta kemudahan transaksi yang dilakukan dengan canggihnya teknologi sekarang ini. Pembeli bisa melakukan pembayaran melalui transfer, kartu kredit, hingga cash on delivery.

Namun segala kelebihan dari transaksi secara online tersebut memiliki kekurangan yang menjadi dampak negatif dalam pelaksanaannya. Proses transaksi yang tidak langsung bertatap muka, dapat memicu terjadinya penyimpangan dan penipuan. Apalagi pembeli dan penjual tidak saling mengenal.

Transaksi online berisiko terhadap penyimpangan, karena berlangsung atas dasar saling percaya tanpa landasan hukum dan tanpa bukti fisik yang kuat. Keamanan transaksi sangat dibutuhkan oleh konsumen dalam hal ini untuk terhindar dari potensi penipuan.

Sebagian online shop besar telah membuat sistem keamanan yang cukup baik dalam proses transaksi. Namun tetap saja kita masih mendengar adanya penyimpangan dan penipuan. Untuk itu, kembali kepada para pengguna jasa online shop. Berhati-hati dan selalu waspada menjadi kuncinya. Selamat berbelanja online!

* Mahasiswi Pascasarjana, Program Studi Service Management, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HaxAjI
May 10, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HaxAjI
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Balotelli: Setop Bandingkan Messi dengan Ronaldo

Lionel Messi saat ini telah mengoleksi 600 gol di level klub.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Barcelona baru saja menorehkan hasil sensasional pada leg pertama semi final Liga Champions musim ini. Menjamu Liverpool di Stadion Camp Nou, Kamis (2/5) dini hari WIB, Barca unggul tiga gol tanpa balas.

Siapa bintang dalam big match ini? Lagi-lagi Lionel Messi menunjukkan daya magisnya di level tertinggi. La Pulga mencetak dua gol ke gawang kubu tamu. Pujian terhadap Kapten Blaugrana bermunculan.

Salah satunya dari penyerang asal Italia berdarah Ghana, Mario Balotelli. Sosok yang sempat berkostum Merseyside Merah itu menilai Messi pemain terbaik tunggal untuk periode sekarang. Lebih dari satu dekade terakhir, kapten tim nasional Argentina itu selalu dibandingkan dengan Cristiano Ronaldo. Menurut Balotelli, perbandingan itu tidak relevan lagi.

"Demi kebaikan sepak bola, tolong jangan membandingkannya (Messi) dengan pemain Juve bernomor punggung tujuh itu (Ronaldo)," demikian tulisan di Media Sosial eks bomber Inter Milan, dikutip dari Football Italia.

Baik Messi maupun Ronaldo telah mengoleksi 600 gol di level klub. Itu terjadi dalam sepekan belakangan. Beberapa hari lalu, CR7 mencatat rekor tersebut, saat membela Juve melawan Inter Milan. Kapten Portugal ini membobol gawang Samir Handanovic.

Tak butuh waktu lama bagi Messi untuk menyusul sang rival. Sepasang gol ke gawang Liverpool, membuat La Pulga juga di top 600. Lebih dari 10 tahun terakhir, perbadingan siapa yang terbaik antara Messi dan Ronaldo terus menjadi perbincangan para penggiat sepak bola. Bahkan di level pemain, pelatih, pengamat, wartawan, dan penggemar.

Ada juga yang menilai mereka tak bisa dibandingkan, karena memiliki gaya permainan yang berbeda. Pada intinya Messi dan Ronaldo sama-sama telah meraih ballon d'Or sebanyak lima kali.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DKxRYo
May 02, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DKxRYo
via IFTTT
Share:

LSI Denny JA: Jokowi-Maruf Unggul di 21 Provinsi

Jokowi-Ma'ruf menang mutlak di Bali, Jateng, Kaltara, Papua, NTT, dan Papua Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil hitung cepat LSI Denny JA yang datanya sudah 100 persen menunjukkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin, unggul di 21 provinsi. Sementara itu, capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga unggul di 13 provinsi.

"Hasil hitung cepat LSI Denny JA menunjukkan bahwa Jokowi-Ma''ruf memperoleh dukungan sebesar 55,71 persen, sementara Prabowo-Sandi memperoleh dukungan sebesar 44,29 persen," kata peneliti Denny JA, Ardian Sopa, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/5).

Dia menjelaskan daerah-daerah Jokowi-Ma'ruf menang mutlak antara lain Bali (93,85 persen), Jawa Tengah (77,20 persen), Kalimantan Utara (74,45 persen), Papua (89,60 persen, Nusa Tenggara Timur (89,43 persen), dan Papua Barat (78,58 persen).

Menurut dia, daerah-daerah Prabowo-Sandiaga menang mutlak antara lain Aceh (85,28 persen), Riau (65, 24 persen), Sumatera Barat (85,10 persen), Nusa Tenggara Barat (64,02 persen), Maluku Utara (59,08 persen), dan Kalimantan Selatan (65,66 persen).

Selain itu, dia mengatakan, apabila pemilih pada Pilpres 2019 tercatat sebesar 192.866.254 pemilih dengan asumsi partisipasi pemilih sebesar 80,76 persen versi hitung cepat maka estimasi suara sah pada pilpres 2019 sebesar 155.758.787 suara.

"Jika Jokowi-Ma''ruf memperoleh suara sebesar 55,71 persen, artinya sama dengan 86.773.220 suara. Prabowo-Sandi memperoleh suara 44,29 persen artinya setara dengan 68.985.566 suara," ujarnya.

Menurut dia, apabila selisih kedua pasangan calon sebesar 11,42 persen, artinya selisih itu setara dengan kurang lebih 17 juta suara selisih antara kedua kandidat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wn2BWM
May 02, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wn2BWM
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Sandi Diserbu Pendukung Usai Shalat di Masjid Raya Sumbar

Sandi berkunjung ke Padang untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan warga.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG 00 Calon wakil presiden nomor urut dua Sandiaga Uno hari ini, Rabu (1/5) berkunjung ke Kota Padang. Salah satu tujuan kedatangan Sandi ke Kota Padang untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan warga Sumbar di Pemilu Serentak 17 April kemarin.

Beberapa menit setelah mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Sandi mampir ke masjid Raya Sumatera Barat di Khatib Sulaiman. Di sana, Sandi, yang didampingi Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, melaksanakan shalat zuhur berjamaah dengan warga.

Pantauan Republika.co,id, Sandi terlihat langsung shalat tahyatul masjid dua rakaat. Setelah itu, ia juga ikut mendengarkan kultum.

Kemudian, Sandi mengikuti shalat zuhur berjamaah di shaf paling depan. Usai solat zuhur, Sandi dan beberapa anggota rombongannya sholat jamak takdim.

Ketika hendak keluar masjid menuju mobil, Sandi diserbu oleh kalangan milenial dan emak-emak kota Padang. Sandi diserbu untuk salaman dan foto bareng.

"Bapak Sandi ngadap sini pak. Kami mau selfie," ucap salah satu emak-emak di Padang.

Sandi pun terlihat cukup sabar melayani masyarakat yang ingin berfoto dan bersalaman dengannya. Sandi terus dikerumuni warga sampai ia masuk mobil yang telah menantinya di depan Masjid Raya.

Sandi kemudian melambaikan tangannya saat berdiri di pintu mobil melambaikan tangan masyarakat di sekelilingnya. Setelah itu, Sandi akan makan siang di Rumah Makan Silungkang yang terletak di depan Stasiun Padang, Simpang Haru, Sawahan, 

Sekitar pukul 14.00, ia akan berkunjung PPK Kecamatan kuranji yang berlokasi di Kantor KAN Kuranji, Jl. Kuranji, Pasar Ambacang. Sejam setelah itu, Sandi menghadiri syukuran pemenangan dan konsolidasi Relawan Prabowo-Sandi Sumatra Barat di halaman kantor DPD Gerindra Sumbar.

Kemudian, Sandi akan hadir sebagai pembicara pada acara Dialog Penciptaan Lapangan Kerja OK OCE di  Kubik Koffie. Terakhir sekitar pukul 17.30 WIB, politikus Partai Gerindra itu akan hadir berorasi untuk memberikan semangat kepada relawan Sekber yang mengawal C-1 Prabowo-Sandi di Gedung Citra Swalayan Gunung Pangilun. Dari sana, Sandi akan kembali ke BIM untuk bertolak pulang ke Jakarta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GOAnh1
May 01, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GOAnh1
via IFTTT
Share:

Tingkatkan Layanan, Kemenag Terapkan 6 Inovasi Petugas Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Agama (Kemenag) akan menerapkan enam inovasi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 H/2019. Inovasi tersebut untuk mengoptimalkan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan bagi jamaah haji Indonesia.

Baca Juga:

“Kami melakukan inovasi bina haji 2019,” kata Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Rabu, dalam acara pembekalan petugas haji Arab Saudi 1440 H/2019.

Enam inovasi yang dimaksud yakni meningkatkan peran petugas pertolongan pertama pada jamaah haji (P3JH), penempatan konsultan ibadah-ibadah di sektor-sektor, dan menguatkan pemberdayaan petugas kloter.

Selanjutnya meningkatkan peran petugas daerah, ketua regu, dan ketua rombongan, mengubah sistem seleksi dan pola pembekalan, serta menggerakkan tiga langkah satgas Armuzna.

Menurut Khoirizi, inovasi dalam bina haji sangat penting karena penyelenggaraan haji diliputi begitu banyak problematika yang kerap kali tidak terduga.

Dia mencatat setidaknya problematika haji timbul karena berhubungan dengan upaya mengurus banyak orang, melibatkan banyak pihak, beragam strata sosial, beragam latar belakang, dilaksanakan di luar negeri, dibatasi ruang dan waktu.

Oleh karena itu pihaknya menyiapkan komitmen dan profesionalitas para petugas haji agar semakin baik. Hal ini dibutuhkan untuk menyukseskan sebuah event besar penyelenggaraan ibadah haji. 

“Apa ada even yang lebih besar dari haji? Kecuali pilpres dan pileg kemarin. Tapi yang berbeda, haji menggerakkan orang. Bukan sekadar dari rumah menuju TPS, melainkan haji menggerakkan orang dari rumahnya hingga tanah suci,”  ujarnya.

Pada kesempatan itu, Khoirizi juga meminta petugas haji untuk meneguhkan komitmen untuk hadir di tengah-tengah jemaah.

Caranya adalah dengan melakukan optimalisasi pergerakan petugas, sehingga dapat menyebarkan petugas yang hanya berjumlah sekitar 4.000an orang di tengah-tengah lebih dari 200 ribu jamaah.

“Bentuk komitmen kita harus hadir di tengah-tengah jemaah. Itu mengapa petugas haji diambil dari seluruh Indonesia, karena kita akan melayani jemaah yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia juga,”  tutur Khoirizi.

Berita Terkait

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DGWiGl
May 01, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DGWiGl
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Di Belt and Road Forum, JK Sebut Perlakuan Eropa Soal Sawit

JK mengatakan perlakuan Eropa berpengaruh bagi Indonesia sebagai produsen sawit.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyingung perlakuan dikriminatif sejumlah negara, terutama di Eropa, terhadap perkebunan dan industri sawit. JK menyayangkan hal tersebut karena amat berpengaruh bagi Indonesia, yang menjadi salah satu produsen sawit terbesar di dunia.

Itu disampaikan JK saat menyampaikan pandangan dan masukan Indonesia pada Sesi 3 Leaders 'Roindtable Belt and Road Forum (BRF II) yang bertajuk "Promoting Green And Sustainable Development To Implement The UN 2030 Agenda' di Ji Xian Hall, International Convention Center (ICC), Beijing. Sabtu (27/4).

"Perlakuan diskriminatif ini diterapkan dengan mengatasnamakan isu keberlanjutan (sustainable palm oil)," ujar JK dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Ahad (28/4). 

JK pun menjelaskan bahwa sawit memiliki kontribusi signifikan dalam pencapaian SDGs di Indonesia. Apalagi, sekitar 16 juta orang terlibat dalam perkebunan dan industri sawit Indonesia.

"Pada saat yang sama isu sustainability ini telah menjadi perhatian dari negara produsen sejak lama yang diperkuat dengan dukungan data," kata JK.

Namun, JK melanjutkan, semua data tersebut tidak didengarkan. "Diskriminasi terus dijalankan dan tentunya akan berpengaruh terhadap pencapaian SDGs Indonesia, Oleh karena itu, diskriminasi ini harus dilawan," kata JK.

Menurutnya, untuk mencapai SDGs tidak ada satupun negara yang dapat melakukannya sendiri. Karena itu, ia menilai, diperlukan sinergi dan kerjasama seperti pentingnya ownership dalam setiap kerjasama. 

"Kerja sama ini harus bersifat national-driven bukan donor atau loan-giver driven," katanya.

Selain itu, yang kedua, kerja sama juga harus mempertimbangkan isu inklusifitas. Karena, dengan inklusifitas, maka kerja sama Belt and Road seharusnya meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal semaksimal mungkin.

"Angka pengangguran dapat ditekan bukan justru meningkat," katanya.

JK mengatakan partisipasi dan kemanfaatan dari kerja sama BRI harus dapat dirasakan oleh semua. Ketiga, JK melanjutkan, peran swasta harus terus didorong dalam kerja sama BRI. 

"Dengan demikian proyek kerja sama tidak terlalu mengandalkan pada utang pemerintah," katanya.

JK menilai faktor lingkungan juga perlu terus dipertimbangkan dalam SDGs. Sebab, isu memelihara lingkungan merupakan bagian integral dari pencapaian SDGs.

Yang terakhir, kata JK, dalam meningkatkan kerja sama dalam pemenuhan SDGs diperlukan kepemimpinan kolektif dan shared responsibilities. "Me-first policy tidak dapat diterapkan jika kita ingin cita-cita SDGs terpenuhi, Disitulah prinsip-prinsip multilateralisme diperlukan," katanya.

"Dunia akan melihat dan mencatat apakah janji kerja sama Belt and Road ini benar akan membawa keuntungan bagi semua," kata JK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ILYXTe
April 28, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ILYXTe
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Aset Bank Jatim Tumbuh Rp 62,7 Triliun

Laba Bank Jatim di sepanjang 2018 tumbuh 7,13 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2018 (RUPS TB 2018) di Ruang Bromo Kantor Pusat Bank Jatim, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Jumat (26/4). RUPS tersebut di antaranya terkait persetujuan laporan tahunan perseroan mengenai keadaan dan jalannya perseroan selama 2018.

"Termasuk laporan pelaksanaan tugas pengawas dewan komisaris selama tahun buku 2018 dan pengesahan laporan keuanga  perseroan tahun buku 2018," kata Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha.

Ferdian mengungkapkan, pada 2018, Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan total aset sebesar Rp 62,69 triliun year on year (yoy). Artinya, pertumbuhan total aset Bank Jatim mencapai 21,68 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ferdian mengungkapkan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim pada 2018 juga terbilang positif. Pertumbuhannya mencapai Rp 50,92 triliun, atau meningkat 27,78 yoy. Pertumbuhan DPK, kata dia, didominasi dana murah dengan Current Account Saving Account (CASA) dengan kontribusi 75,41 persen.

Menurut Ferdian, kredit Bank Jatim pada 2018 juga tumbuh sebesar Rp 33,89 triliun atau sebesar 6,74 persen yoy. Pun laba sebelum pajak Bank Jatim pada 2018 mencatatkan catatan positif, yakni sebesar Rp 1,75 triliun, atau tumbuh 7,13 persen yoy.

Ferdian menambahkan, rasio keuangan Bank Jatim posisi Desember 2018 juga menorehkan catatan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Antara lain Return of Equity (RoE) tercatat sebesar 17,75 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,37 persen, dan Return on Asset (RoA) sebesar 2,96 persen.

"Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 69,45 persen. Hal ini menunjukkan Bank Jatim menjadi salah satu dengan efisiensi yang baik," ujar Ferdian.

Pada kuartal I 2019, lanjut Ferdian, Bank Jatim juga telah meluncurkan berbagai inovasi-inovasi guna meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Salah satunya adalah meluncurkan portal e-form kredit. Portal ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam melakukan pengajukan kredit.

"Secara teknis Bank Jatim cukup melakukan registrasi pada portal tersebut untuk selanjutnya calon nasabah akan mendapatkan notifikasi berupa persyaratan yang harus dibawa ke kantor Bank Jatim terdekat," kata Ferdian.

Demi meningkatkan pelayanan nasabah di bidang digital banking, Bank Jatim juga mengenalkan fasilitas baru berup QR code yang diberi nama Jatimcode. Jatimcode merupakan pengembangan fitur pembayaran Bank Jatim mobile banking melalui scan QR code. Fasilitas ini memudahkan nasabah dalam bertransaksi, sehingga lebih fleksibel.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IKn6to
April 26, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IKn6to
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 24, 2019

Pembebasan PBB dengan NJOP di Bawah Rp 1 Miliar tak Dihapus

Pembebasan PBB untuk NJOP di bawah Rp 1 miliar berlaku sampai 31 Desember 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menyatakan tidak benar penghapusan pembebasan pajak bumi dan bangunan (PBB) terhadap objek pajak di bawah Rp 1 miliar.

Pernyataan ini merupakan hak jawab atas pemberitaan Republika.co.id berjudul Pergub Direvisi, NJOP di Bawah Rp 1 Miliar Bakal Bayar PBB pada 22 April 2019. Dalam pemberitaan itu, terjadi kekeliruan disebutkan bahwa pemilik Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 1 Miliar akan membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).

Dalam surat hak jawabnya, Pemprov DKI menyebut bahwa Peraturan Gubernur 38 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Gubernur Nomor 259 Tahun 2015 tentang Pembebasan Atas PBB Perdesaan dan Perkotaan Atas Rumah, Rumah Susun Sederhana Sewa dan Rumah Susun Sederhana Milik dengan NJOP sampai dengan Rp 1 Miliar, sama sekali tidak disebutkan bahwa tahun 2020 NJOP PBN-P2 di bawah Rp 1 Miliar dihapuskan.

Dalam Pasal 4A Pergub 38 Tahun 2019 disebutkan bahwa Pasal 2 hanya berlaku sampai 31 Desember 2019 yakni mengenai pembebasan PBB dengan NJOP di bawah Rp 1 miliar. Sehingga hal inilah yang membuat penulis keliru menyebut bahwa NJOP di bawah Rp 1 miliar akan membayar PBB pada 2020.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, kebijakan mengenai pembebasan PBB justru akan diperluas. Anies menyebut, seperti para guru, pensiunan PNS, pensiuan TNI-Polri, veteran, dan mereka yang dianggap berjasa bagi bangsa dan negara akan mendapatkan pembebasan PBB.

Dalam berita sebelumnya menyebutkan bahwa Pemprov DKI Jakarta merevisi Peraturan Gubernur Nomor 259 Tahun 2015 tentang PBB dengan NJOP di bawah Rp 1 milliar. Untuk merevisi aturan tersebut diterbitkan Pergub Nomor 38 Tahun 2019 tertanggal 15 April 2015.

Dalam Pasal 4A Pergub 38 disebutkan bahwa Pasal 2 hanya berlaku sampai 31 Desember 2019 yakni mengenai pembebasan PBB dengan NJOP di bawah Rp 1 miliar. Artinya, pada 2020 rumah atau lahan dengan NJOP di bawah Rp 1 miliar wajib membayar PBB.

Melalui Pergub 38/2019 itu, pembebasan PBB dikecualikan untuk objek pajak yang beralih kepemilikan, penguasaan, atau pemanfaatan. "Itu tiap tahun saja diperbarui. Yang penting pada tahun 2019, itu tetap di bebaskan. Itu dulu yang penting," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Ia menjelaskan, Pemprov DKI tengah melakukan fiskal kadaster atau pendataan ulang seluruh bangunan sejak April kemarin. Sebab, kata dia, saat ini banyak informasi mengenai bangunan di Ibu Kota yang tidak akurat.

"Ketika fiskal kadaster selesai maka kita akan punya data lengkap dari situ kita akan buat kebijakan tentang PBB yang komprehensif termasuk tempat-tempat yang disebut sebagai rumah tinggal tetapi dalam prakteknya kegiatan komersial," jelas Anies.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vl6S14
April 24, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vl6S14
via IFTTT
Share:

Kota Solo Targetkan Keluar dari Zona Merah Narkotika

Peredaran narkoba di Solo berada di peringkat pertama di eks Karesidenan Surakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menargetkan bisa keluar dari zona merah kasus peredaran narkoba. Saat ini, kasus peredaran narkoba di Kota Solo berada di peringkat pertama di eks Karesidenan Surakarta, dan nomor dua se-Jawa Tengah.

Berdasarkan data dari Sat Resnarkoba Polresta Solo, kasus peredaran narkoba di Kota Solo pada 2018 mengalami penurunan dibandingkan 2017. Pada 2017 terdapat 164 kasus peredaran narkoba, sedangkan 2018 turun menjadi 83 kasus. Kasus terbanyak ditemukan di Kecamatan Banjarsari, yang sebanyak 50 kasus pada 2017 dan 31 kasus pada 2018.

Sedangkan kasus paling sedikit ditemukan di Kecamatan Serengan, sebanyak 19 kasus pada 2017 dan 10 kasus pada 2018. Kecamatan Banjarsari memiliki luas wilayah paling luas di Kota Solo, sedangkan Kecamatan Serengan luas wilayahnya paling sempit.

Berbagai upaya dilakukan Pemkot Solo dan Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) yang baru saja dibentuk. Salah satunya, melalui Penyuluhan Pencegahan Peredaran/Penggunaan minuman keras dan Narkotika (P4GN) yang diselenggarakan di Hotel Grand Setiakawan, Solo, Rabu (28/4). Penyuluhan tersebut menghadirkan narasumber dari BNNK Solo.

Seksi Pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) BNNK Solo, Brian Primanda Prabowo, mengatakan, saat ini, narkotika sudah menyusup ke anak-anak TK dan SD. Bukan narkoba atau psikotropika yang disebarkan kepada anak-anak, melainkan bahan adiktif. Padahal, bahan adiktif dapat merusak otak dan menimbulkan ketergantungan. Bahan adiktif banyak disusupkan melalui permen atau jajanan lainnya yang berbahaya.

"Dari hasil penelitian, setiap hari ada 33 penggguna narkoba yang meninggal karena narkoba. Kita harus menjaga saudara, keluarga dan tetangga kita," jelasnya kepada para peserta.

Terkait masuknya narkotika ke Indonesia, menurutnya, banyak sekali modus penyelundupan narkotika. Antara lain, melalui mesin-mesin pemotong rumput, melalui lapas, dan sebagainya. Peredaran narkotika melalui lapas menggunakan alat transaksi ponsel. Sedangkan barangnya tidak berada di lapas.

"Sebanyak 80 persen penyelundupan narkoba dari laut. Selain itu, bandara, stasiun dan tempat-tempat umum rawan untuk penyelundupan narkoba," imbuhnya.

Dia juga menyebut, harga narkoba di luar negeri murah, tapi setelah masuk ke Indonesia harganya tiga kali lipat. Harga satu gram shabu-shabu di Indonesia mencapai Rp 1,5 juta, padahal di Cina hanya Rp 20 ribu per gram, dan di Iran Rp 50 ribu per gram.

Brian menambahkan, kasus narkoba di Solo nomor satu se-Solo Raya dan nomor dua se-Jawa Tengah. Di Solo masyarakatnya majemuk, terdiri dari bermacam suku dan agama. Tetapi semua agama pasti melarang narkoba.

"Di Kota Solo ada 54 kelurahan, pasti di setiap kelurahan ada data narkoba. Sumber dari Sat Narkoba Polresta Solo. BNNK akan membentuk relawan anti narkoba," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Hubungan Antar Lembaga Kesbangpol Kota Solo, Muhammad Rudiyanto, mengatakan, penyuluhan tersebut merupakan program rutin Pemkot Solo dan menjadi bagian tugas Kantor Kesbangpol Solo. Dalam satu tahun, Kesbangpol melaksanakan empat kali penyuluhan P4GN. "Mengingat kondisi Kota Solo saat ini masuk peringkat cukup lumayan di Jawa Tengah. Untuk itu, Pemkot Solo mengguatkan program P4GN," jelasnya.

Peserta penyuluhan terdiri dari tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, pemuda dari karang taruna, dan pengurus olah raga. Pengurus olahraga menjadi salah satu relasi Kesbangpol untuk menyampaikan kepada pegiat olah raga dan untuk ikut berpartisipasi menyosialisasikan bahaya narkoba. Sedangkan ibu-ibu PKK, ketika mengetahui bahaya narkoba minimal akan menyampaikan kepada keluarganya. Ibu-ibu PKK dapat berperan sebagai pengawas kepada keluarga agar tidak masuk ke lingkaran narkoba.

Di samping menggiatkan sosialisasi dan penyuluhan, Pemkot Solo tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait program P4GN. Pemkot telah melakukan focus group discussion (FGD) untuk menggodok Perwali tersebut. Melalui Perwali tersebut nantinya organisasi perangkat daerah (OPD) dapat mengetahui tugas dan fungsi masing-masing terkait program P4GN.

"Melalui perwali, OPD sifatnya hanya pencegahan dan penyuluhan. Yang pokok BNN. OPD dengan adanya Perwali bisa membantu penyuluhan tergantung kapasitas masing-masing. Untuk menjadikan Kota Solo bisa turun dari zona merah, dibantu OPD terkait," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PqjZr4
April 24, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PqjZr4
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Situng KPU: Jokowi 55,12 Persen, Prabowo 44,88 Persen

Saat ini, data yang masuk berasal dari 163.180 TPS atau 20 persen dari total TPS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga Selasa (23/4) pukul 14.15 WIB masih mencatat keunggulan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Jokowi-Ma'ruf mencatat perolehan suara sebesar 55,12 persen, sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan suara sebanyak 44,88 persen.

Data penghitungan suara pilpres yang dimuat dalam Situng KPU masih terus bergerak. Saat ini, data yang masuk berasal dari 163.180 tempat pemungutan suara atau hanya 20,06 persen dari 813.350 TPS.

Berdasarkan data yang masuk hingga 14:15 Jokowi meraih 55,12 persen suara atau setara 17.022.426. Sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 13.861.031 suara atau 44,88 persen. 

Paslon Jokowi-Ma'ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti  Sumatera Utara, Lampung, DKI Jakarta,  Jawa Tengah, Jawa Timur  dan Bali. Paslon Prabowo-Sandiaga sementara ini unggul di Sumatra Barat, Jambi, Aceh, Banten, Riau dan  Nusa Tenggara Barat (NTB).

Komisioner KPU, Viryan, mengatakan situng KPU berfungsi sebagai alat transparansi penghitungan dan rekapitulasi suara pemilu. Masyarakat dipersilakan untuk memantau dan mengawasi data yang direkapitulasi supaya tidak terjadi kesalahan. 

Sekalipun publik menemukan data yang salah, kata Viryan, maka data tersebut masih bisa diperbaiki oleh jajaran KPU. "Itulah dampak dari transparansi kerja KPU. Publik bisa mengkoreksi, publik bisa mengkritisi, dan KPU selalu responsif terhadap hak-hak itu," kata Viryan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/4). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VZQrmA
April 23, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VZQrmA
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Penyuluh Pertanian Menangis Haru Memeluk Menteri Amran

Eksistensi penyuluh sangat diprioritaskan untuk memujudkan kedaulatan pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR — Dua penyuluh pertanian dari Papua, Martias Mukah dan penyuluh dari Aceh, Nurlisma menangis haru. Keduanya memeluk dan sampai bermohon agar Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tetap menjadi menteri untuk 5 tahun ke depan.

Hal itu terjadi dalam pertemuan Apresiasi, Penguatan Penyuluh dan Petani Andalan digelar di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (10/4). Saat menyampaikan sambutan dan dialog bersama 12 ribu penyuluh dan petani se Indonesia pada pertemuan tersebut, Menteri Amran memanggil keduanya. Tak main-main, Amran memberikan apresiasi dengan memberangkatkan kedua penyuluh asal Papua dan Aceh tersebut ke Thailand.

"Kami memberikan penghargaan ini kepada para penyuluh-penyuluh hebat se Indonesia. Mereka pahlawan pangan. Karena merekalah, sektor pertanian dalam kurun 4,5 tahun di Pemerintahan Jokowi-JK sektor pertanian meningkat signifikan," kata Amran.

Amran menjelaskan, kedua penyuluh itu akan diberangkatkan ke Thailand untuk melakukan studi banding sembari mempelajari teknologi di negara itu untuk disebarluaskan di Indonesia.

Kedua yang diberangkatkan ke Thailand itu adalah Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Nurlisma dan Penyuluh Pertanian asal Kabupaten Timika, Matias Nikah.

Saat dimintai keterangan usai pertemuan apresiasi ini, Nurlisma, penyuluh dari Aceh masih tak bisa menahan rasa harunya bertatap muka langsung dan diberikan hadiah oleh Mentan Amran yakni diberangkatkan ke Thailand. Walaupun merupakan penyuluh yang sudah tua, Mentan Amran tetap memberikan kesempatan untuk belajar.

"Alhamdulillah kami selaku penyuluh dan sebagai perwakilan Indonesia, sangat berterimakasih kepada Pak Mentan Amran. Kita harapkan Pak Amran itu bisa jadi menteri lagi atau 5 tahun kedepan bisa jadi presiden," ucapnya.

Nurlisma menilai Amran merupakan sosok menteri yang sangat gigih memperjuangkan nasib petani, seperti memperjuangan petani untuk mendapatkan pupuk yang bermutu dan benih bersertifikat. Eksistensi penyuluh sangat diprioritaskan untuk memujudkan kedaulatan pangan dan agar kesejahtraan petani membaik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YZUXTQ
April 10, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YZUXTQ
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Menteri BUMN Resmikan Proyek Baru Bandara Soekarno Hatta

Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan berbagai fasilitas dan proyek di Soekarno Hatta

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan berbagai fasilitas dan proyek di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam Airport Project Tour Bandara Internasional Soekarno-Hatta itu, fasilitas-fasilitas terbaru diresmikan oleh Menteri BUMN.

Selain itu, Rini juga melakukan ground breaking proyek gedung pelayanan angkutan terpadu (Integrated Building) serta proyek peningkatan aksesibilitas dan juga revitalisasi sub terminal 1C dan sub terminal 2F.

"Sementara fasilitas-fasilitas yang diresmikan antara lain stasiun kereta bandara, Stasiun Kalayang atau skytrain di Terminal 1, 2, 3 serta stasiun skytrain terpadu yang terintegrasi dengan stasiun kereta bandara, depo skytrain, Airport Operation Command Center (AOCC) dan sub gardu induk tegangan tinggi 150 KV, serta power station 2 dan 3,” ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Sabtu (6/4).

Stasiun kereta bandara dioperasikan sejak awal 2018 dan hingga kini melayani operasional kereta bandara dari Soekarno-Hatta menuju Stasiun Batu Ceper, Duri, BNI City, hingga ke Bekasi. Adapun minat masyarakat memilih kereta bandara semakin meningkat seiring dengan ketepatan dan kecepatan waktu (hanya 45 menit menuju bandara dari Stasiun BNI City), serta semakin banyaknya stasiun yang dilayani. Dalam waktu dekat, kereta bandara juga akan melayani keberangkatan dari Stasiun Manggarai.

Sementara itu, skytrain beroperasi sejak 2017 guna mempermudah perpindahan penumpang pesawat ke Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3 dan stasiun kereta bandara. Operasional skytrain dilengkapi stasiun yang berada di masing-masing titik tersebut, serta juga terdapat depo sebagai tempat perawatan rutin kereta.

Adapun Airport Operation Command Center (AOCC) adalah pos komando terintegrasi yang memantau operasional bandara. AOCC merupakan kolaborasi antara PT Angkasa Pura II selaku airport operator, lalu airline operator, air navigation, dan authorities seperti Karantina, Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian dan sebagainya.

Salah satu hasil dari adanya AOCC adalah tingginya tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) keberangkatan maskapai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang mencapai hampir 94 persen pada Februari 2019 berdasarkan riset dari OAG.

Menteri BUMN juga meresmikan sub Gardu Induk Tegangan Tinggi, serta Power Station 2 dan 3, yang memastikan kehandalan kelistrikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Angkasa Pura II berani dengan agresif mau menginvestasikan untuk pengembangan Bandara Soekarno-Hatta, yang saya tahu untuk proyek-proyek ini sebesar Rp 9 triliun seluruhnya," ucapnya.

Di samping meresmikan berbagai fasilitas tersebut Menteri BUMN juga melakukan ground breaking sejumlah proyek, yakni integrated building, Revitalisasi Terminal 1C dan 2F dan flyover aksesibilitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Integrated building akan memiliki konsep untuk penyelenggaraan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) serta menjadi pusat pelayanan angkutan moda terpadu. Pada bangunan itu akan terdapat hotel, perkantoran, pusat perbelanjaan serta mengintegrasikan moda transportasi publik yang kereta, bus, hingga taksi.

Kemudian, revitalisasi Terminal 1C dan 2F guna meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi penumpang pesawat. Revitalisasi seluruh Terminal 1 dan 2 nantinya akan membuat kapasitas meningkat dari saat ini masing-masing sembilan juta penumpang menjadi masing-masing 18 juta penumpang.

Lalu proyek flyover yang berlangsung merupakan upaya untuk mengurai kepadatan di jalan akses Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan wilayah sekitar yakni Rawa Bokor. “Kinerja AP II selama empat tahun ini secara internasional Bandara Soekarno-Hatta mendapat banyak pengakuan dunia. Saya yakin Bandara Soekarno-Hatta dapat menjadi salah satu bandara terbaik dan teramai di dunia," ungkapnya.

Ke depan, Angkasa Pura II tidak berhenti mengembangkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta meski saat ini sudah sejajar dengan bandara berkelas dunia lainnya. “Kami berupaya agar pelayanan dan fasilitas dapat semakin baik," tambah Direkut Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2uPIIvy
April 06, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2uPIIvy
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Pedagang Kebab di Karawang Ditangkap Densus 88

Pedagang kebab itu ditangkap sekelompok pria yang mengaku dari Mabes Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Pedagang kebab, Arif, yang tinggal di Kampung Utama Jaya, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, ramai diperbincangkan warga setempat. Pasalnya, pedagang tersebut ditangkap sekelompok pria, yang ditenggari merupakan anggota Densus 88 Mabes Polri.

Ketua RT 01/01 Kampung Utama Jaya, Enggun Suryadi, mengatakan, pedagang kebab tersebut ditangkap sekelompok pria yang mengaku dari Mabes Polri, pada Rabu malam (3/4) kemarin. Penangkapan itu, tentunya membuat heboh seisi kampung. Karena, saat penangkapan, puluhan pria terlihat mengepung ruko yang ada gerobak kebab di Jl Suhud Hidayat, Kelurahan Adiarsa. "Bahkan Jl Suhud Hidayat, sampai ditutup dan diblokir mobil," ujar Enggun, kepada sejumlah media, Kamis (4/4).

Saat penangkapan, lanjut Enggun, warga melihat sejumlah pria berpakaian hitam-hitam memakai tutup kepala masuk ke ruko tersebut.Tak lama kemudian, seorang pria bernama Arif dibawa petugas ke dalam mobil. Penangkapan Arif ini, jelas membuat kaget warga.

Saat penangkapan berlangsung, Enggun mengaku dicari orang yang mengaku dari Mabes Polri. Alasannya, karena dia sebagai Ketua RT. Pria yang mengaku dari Mabes ini, menanyakan soal pedagang kebab tersebut. "Arif ini, dikenal sebagai pribadi yang supel. Seingat saya, pedagang kebab tersebut baru setahun tinggal di Kampung Utama Jaya," ujarnya.

Arif, lelaki asal Bima, Nusa Tenggara Barat. Ia menikah dengan perempuan warga Kampung Utama Jaya. Pasangan tersebut baru memiliki anak.

Meskipun, sudah setahun tinggal di Karawang, Enggun menegaskan, Arif belum menyerahkan KTP, dan dokumen kependudukan lainnya. Padahal, dia sudah memintanya berkali-kali. Tetapi, Arif belum menyerahkannya juga dengan berbagai alasan.

Akan tetapi, yang membuat warga suka terhadap Arif ini, karena yang bersangkutan pribadinya supel dan periang. Setiap hari, Arif kerap mengobrol dan bercanda.

Beredar kabar, terjadi penangkapan terduga teroris di tiga lokasi yang ada di Kabupaten Karawang. Selain di Adiarsa, Densus 88 juga meringkus terduga teroris di Kecamatan Majalaya dan Kotabaru. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2K837WX
April 04, 2019 at 02:33PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2K837WX
via IFTTT
Share: