Showing posts with label 2019 at 11:13PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:13PM. Show all posts

Saturday, April 20, 2019

Tradisi Megengan, PWNU Jatim Bagikan 1.440 Kue Apem

Tradisi megengan ini digelar PWNU Jatim setiap pertengahan Sya'ban.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA— Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) menggelar budaya ‘megengan’ bertepatan dengan malam pertengahan Sya’ban (nishfu Sya’ban) dengan membagikan sebanyak 1.440 kue apem kepada masyarakat Surabaya.

Pembagian ribuan kue apem yang berlokasi di Jalan Masjid Al Akbar Timur Surabaya, depan Kantor PWNU Jatim itu, melibatkan puluhan anak-anak yatim piatu. Para anak yatim juga dilibatkan untuk membagikan kue apem kepada pengendara yang melintas di jalan raya.

“Jumlah 1.440 kue apem yang kami bagikan mengacu pada tahun Hijriyah sekarang ini,” kata Ketua Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Jatim, Ahmad Afif Amrullah, kepada wartawan di lokasi pembagian apem, Sabtu (20/4) petang.

Nishfu Sya’ban bagi umat Islam diyakini sebagai malam pengampunan. Afif menjelaskan pada setiap nishfu Sya’ban, amaliah bagi seluruh umat manusia selama setahun dilaporkan oleh para malaikat kepada Allah.

"Kita kemudian saling meminta maaf kepada seluruh saudara dan kerabat, simbolisasinya menggunakan kue apem," ujarnya.

Bagi-bagi kue apem kepada saudara dan kerabat dalam tradisi Jawa dikenal dengan istilah "megengan". Tradisi megengan, lanjut Afif, juga menjadi pertanda bahwa sebentar lagi akan datang tamu istimewa, yaitu bulan suci Ramadhan.

"Karenanya dalam kesempatan ini kami juga mengingatkan bahwa sebentar lagi akan datang bulang suci Ramadhan,” tutur dia.  

Dia juga mengajak para elite politik dan segenap masyarakat yang baru saja melaksanakan Pemilu 2019 agar saling memaafkan. “Mari kita bersama-sama berdoa agar hasil Pemilu 2019 dapat membawa kebaikan bagi bangsa Indonesia," tuturnya.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dphro2
April 20, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dphro2
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Parkir Liar Kuasai Sebagian Jalan di Pasar Gembrong

Pinggir jalan Pasar Gembrong Jakarta Timur jadi lokasi parkir liar

Sejumlah warga terlihat banyak yang memarkir kendaraannya di pinggir jalan yang berada di Pasar Gembrong,  Jakarta Timur. Padahal di beberapa titik di jalan ini sudah terpasang rambu dilarang berhenti.

Jalan ini pun akhirnya menjadi salah satu lokasi parkir liar bagi warga yang berkunjung dan berbelanja di Pasar Gembrong. Kondisi ini nampaknya memang sudah biasa di kawasan ini.

Namun keberadaan kendaraan yang terparkir di jalan ini menyebabkan ruas jalan menjadi agak sempit walaupun memang masih bisa dilalui. 

Bukan hanya kendaraan saja bahkan ada beberapa warga yang memanfaatkan jalan tersebut untuk menggelar lapak di hingga ke jalan tersebut. Sehingga pejalan kaki pun mau tak mau tak bisa melintasi trotoar fan harus berjalan di jalan raya.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2If5JAx
April 12, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2If5JAx
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Cristiano Ronaldo Terancam Dihukum

Cristiano Ronaldo dinilai melakukan selebrasi kontroversial.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Juventus dirundung kabar tak sedap,pasalnya bintang sekaligus pemain andalan Cristiano Ronaldo terancam bakal absen pada laga perempat final Liga Champions versus Ajax Amsterdam. Itu setelah selebrasi kontroversial ke pendukung Atletico Madrid.

Juve memastikan satu tempat ke babak delapn besar Liga Champions 2018/2019 setelah menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat akhir 3-2. Adapun Ronaldo keluar sebagai pahlawan dalam comeback Bianconeri di Stadion Allianz, Turin, tengah pekan kemarin.

Penyerang asal Portugal menyarangkan tiga gol ke gawang Jan Oblak pada menit ke-27, 48, dan menit ke-86. Rentetan gol tersebut sekaligus menambah catatan hat-trick Ronaldo menjadi delapan di sepanjang kariernya di ajang Si Kuping Besar.

Namun, cerita heroik dari Juve dan Ronaldo tak hanya berhenti disitu. Pesepak bola bernomor punggung 7 dinilai telah melakukan selebrasi kontroversial. Ronaldo merayakan gol ketiganya dan seakan melakukan provokasi pada suporter Los Colchoneros.

Seperti dikuti Gazzetta dello Sport, selepas sukses mengeksekusi penalti Ronaldo berlari ke arah penonton Atletico dan mengeluarkan kata-kata kasar dengan meletakan kedua tangannya ke selangkangan.

Alhasil, dengan melihat perlakuan tersebut, surat kabar Spanyol Mundo Deportivo, Sabtu (16/3) mempercayai bahwa pihak Atletico tengah meminta UEFA untuk mengambil tindakan dan membuka penyelidikan atas selebrasi seronok Ronaldo.

Apabila Ronaldo dinyatakan bersalah atas selebrasinya maka CR7 tidak dapat bermain di perempat final ketika bentrok melawan Ajax Amsterdam. Tentunya hal itu sangat merugikan pihak Nyonya Tua. Sebab meski bergemilang pemain top dunia tapi Ronaldo adalah kartu as terbaik milik Juve.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Jrs6V4
March 16, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Jrs6V4
via IFTTT
Share:

Monday, February 25, 2019

Penyelam Mengais Rezeki di Bangkai Kapal yang terbakar

Para penyelam mengais rezeki di bangkai kapal yang terbakar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para penyelam mengais rezeki di bangkai kapal yang terbakar di Pelabuhan Samudera Nizam Zachman Muara Baru, Jakarta Utara, dengan mencari alat yang tersisa dan masih layak digunakan.

Hal itu terlihat pada aktivitas menjelang Senin sore di Dermaga Timur, Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara. Saat itu suasana agak sepi. Heri Kiswanto (35) bersiap menyelam untuk mengangkat baling-baling kapal yang pada Sabtu (23/2) terbakar.

Beruntung kapal masih bersandar di dermaga. Kalau tenggelam, misalnya, nasibnya akan lain. Karena itu, memerlukan keahlian untuk mengangkat suku cadang atau puing kapal di dalam air. Itu bukan pekerjaan mudah.

Itulah bedanya penyelam wisata dengan profesi penyelam panggilan. "Ya ampun, air lautnya hitam banget," ujar Heri Kiswanto seraya mengamati area yang akan diselaminya.

Menurut dia, hitamnya air laut setelah terjadinya kebakaran karena telah bercampur dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. "Kalau begini, harus pakai insting, percuma juga pakai senter," katanya.

Ia mengatakan risiko mengangkat baling-baling kapal tak dapat diprediksi kendalanya. Penyelam harus dapat memperhitungkan berbagai kemungkinan dan sigap mengantisipasi segala hal buruk dengan kecepatan tinggi.

Dalam melakukan penyelaman, Heri Kiswanto bersama teman-temannya menggunakan kompresor yang biasa digunakan tukang tambal ban untuk mengisi udara sebagai alat bantu pernafasan ketika menyelam.

"Ada selang udara, kompresor, filter dan 'mouthpiece'. Insa Allah aman, saya juga ikut pelatihan menyelam," katanya seraya menunjukkan kartu lisensi selam dari "Internasional Scuba Open Circuit".

Dalam melakukan penyelaman, dia menjelaskan, tubuh harus turun secara perlahan. Udara yang masuk dari kompresor melalui selang juga harus diatur. Setelah baling-baling kapal terangkat, tugas Heri dan kawan-kawan selesai. Perusahaan atau pemilik kapal biasanya menjual bagian-bagian kapal yang sudah didaratkan.

"Mungkin dijual lagi, kalau masih bagus kan juga bisa jadi suku cadang kapal lainnya," ujarnya.

Heri mengaku, profesi sehari-harinya adalah memperbaiki lambung kapal yang bocor. "Kebocoran harus di tambal dari dua sisi, dari dalam kapal dan luar. Harus teliti sehingga presisi," ujar dia.

Sementara itu, Zainudin (45) yang juga berprofesi sama dengan Heri Kiswanto mengaku khawatir pendapatan akan berkurang. "Sebelum terjadi kebakaran kapal, kapal yang singgah di sini banyak, pasti ada saja kerjaannya," katanya.

Namun ia tetap bersyukur dari profesinya itu cukup memenuhi kebutuhan hidup keluarganya serta membiayai pendidikan anaknya

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H1rYIT
February 25, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H1rYIT
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Wiranto Jelaskan Ledakan Saat Debat Capres

Ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan pada saat debat berlangsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menjelaskan soal kejadian ledakan pada saat pelaksanaan debat kedua Pilpres, Ahad (17/2). Dia menegaskan tidak ada korban jiwa dan materi akibat ledakan itu.

Menurut Wiranto, dirinya sudah mengetahui berita ledakan dari Kapolda Metro Jaya. "Saya mendengar ada Kapolda, ada Pangdam. Sudah menjelaskan kepada saya. Itu ledalan dari petasan yang besar, tidak ada korban manusia, korban materi, " ujar Wiranto kepada wartawan di Hotel Sultan, Ahad malam.

Dia menduga, ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan pada saat debat berlangsung. Karena itu, Wiranto memastikan kondisi saat ini aman. "Ancaman dari mana? Tidak. Biarkan saja," tegas Wiranto.

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi. Sebab, setelah dilakukan identifikasi di lokasi, ledakan bersumber dari mercon besar.

"Tidak usah mengada-ada. Sementara penjelasan dari Kapolda yang langsung. masuk ke wilayah ledakan itu, diidentifikasi ledakan dari mercon besar. maksud bagaimana kita dalami lag," tegas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SVG197
February 17, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SVG197
via IFTTT
Share:

Monday, February 11, 2019

Grace Natalie: Ada Fenomena Normalisasi Intoleransi

Normalisasi intoleransi, yaitu pembiaran penyerangan atas kelompok yang berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengingatkan sebuah fenomena yang dianggap dapat membahayakan persatuan masyarakat Indonesia. Fenomena tersebut, yakni normalisasi intoleransi.

"Pembiaran penyerangan atas kelompok yang berbeda keyakinan, penutupan tempat ibadah, meluasnya ceramah kebencian, lama-lama menjadi sesuatu yang kita anggap biasa. Inilah fenomena berbahaya yang disebut aktivis peneliti perempuan Sandra Hamid sebagai 'normalisasi intoleransi'," kata Grace dalam pidato politiknya di Festival 11 Yogyakarta di Grha Pradipta Jogja Expo Center, Senin (11/2), seperti dikutip dalam siaran persnya. 

Dalam pidato politiknya yang berjudul "Musuh Utama Persatuan Indonesia" itu, Grace sangat menyayangkan fenomena ini karena dapat menimbulkan konflik yang akan menghancurkan toleransi di masyarakat. Grace di hadapan 2.000 peserta yang hadir dari pengurus, kader, dan simpatisan PSI, menjelaskan bahwa gejala normalisasi intoleransi adalah ketika masyarakat semakin menganggap intoleransi sebagai sesuatu yang normal.

"Gejala normalisasi intoleransi adalah ketika masyarakat semakin menganggap intoleransi sebagai sesuatu yang normal akibat meluasnya kampanye kultural yang mengajak orang hanya berpikir secara biner: hitam-putih. Kaum kita, musuh kita," kata Grace.

Di tengah gelombang normalisasi intoleransi yang semakin besar ini, Grace menegaskan, PSI tidak akan diam. PSI akan melawan segala bentuk ancaman bagi persatuan masyarakat Indonesia karena sesuai dengan perjuangan pokok PSI yaitu melawan intoleransi.

Ia menegaskan bahwa fenomena normalisasi intoleransi yang membahayakan inilah yang akan menjadi prioritas pertama yang harus PSI selesaikan, yaitu melawan segala bentuk ancaman bagi persatuan masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SLtcy0
February 11, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SLtcy0
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

Jokowi: Dukungan Purnawirawan Memberi Semangat Bekerja

Dukungan purnawirawan dibacakan KSAL 1996-1998 Laksamana TNI (Purn) Arief Koesharyadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menilai dukungan dari para purnawirawan TNI dan Polri memberikan semangat kepada dirinya untuk bekerja lebih baik lagi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada para senior, para purnawirawan TNI-Polri, dari mitra Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, serta Kepolisian," kata Joko Widodo, saat memberikan sambutan pada acara Silaturrahmi Purnawiran TNI dengan Presiden Joko Widodo, di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta, Ahad (10/2).

Dukungan dihadiri sekitar 1.000 orang purnawirawan dari TNI-AD, TNI-AL, TNI-AU, dan Polri. Deklarasi dukungan dibacakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) tahun 1996-1998, Laksamana TNI (Purn) Arief Koesharyadi.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo menyatakan ingin bercerita sedikit soal pembangunan infrastruktur. Menurut Jokowi Indonesia adalah negara besar yang memiliki sekitar 17 ribu pulau terbentang dari Sabang damai Merauke.

"Saya pernah terbang dari Banda Aceh sampai Wamena, sekitar sembilan jam. Itu sama saja terbang melintasi sembilan negara di Eropa. Ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara besar," katanya.

Menurut dia, membangun Indonesia tidak hanya membangun di Pulau Jawa, tapi harus di seluruh wilayah Indonesia. "Itu menunjukkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Pada kepemimpinannya, Joko Widodo menegaskan, memprioritaskan membangun dua hal yakni, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).

"Kenapa saya membangun infrastruktur. Karena, dalam persaingan global, harus didukung oleh infrastruktur yang layak.  Tanpa adanya Infrastruktur yang layak, Indonesia tidak bisa bersaing di dunia internasional," katanya.

Prioritas pembangunan kedua, menurut Jokowi, adalah pembangunan SDM. Menurut dia, kalau SDM tidak dibangun, maka Indonesia sulit masuk ke dalam kelompok negara berpenghasilan menengah.

"Saya meyakini, dalam persaingan global ke depan, negara yang unggul adalah negara yang dapat bergerak cepat," katanya.

Menurut Jokowi, kalau Indonesia menjadi negara cepat, maka akan dapat mengalahkan negara lambat. Trend ke depan, kata dia, bukan lagi negara besar mengalahkan negara kecil, atau negara maju mengalahkan negara belum maju," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GAOZSW
February 10, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GAOZSW
via IFTTT
Share:

Sunday, January 20, 2019

1.000 Lubang Biopori Dibangun di Bogor

Kegiatan pembuatan lubang biopori sudah dimulai sejak Desember 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kota Bogor, Jawa Barat berkomitmen untuk menjadi kampus ramah lingkungan. Caranya dengan membuat 1.000 lubang biopori.

"Kegiatan pembuatan lubang biopori sudah dimulai sejak Desember 2018. Ini akan terus dilaksankan sampai 1.000 lubang terbaut," kata M Alamsyah, salah satu mahasiswa Polbangtan Bogor, di Kota Bogor, Ahad (20/1).

Alamsyah menyebutkan, kegiatan pembuatan lubang biopori dilakukan oleh mahasiswa dibawah komando SEMESTA yakni organisasi mahasiswa Polbangtan Bogor yang bergerak pada pelestarian lingkungan. Pembuatan lubang Biopori di lakukan di sekitar are kampus Polbangtan Bogor, Cibalangung, Kota Bogor melibatkan mahasiswa dan anggota SEMESTA.

Lubang Biopori adalah sebuah metode untuk meningkatkan daya resap air pada tanah. Metode ini  dicetuskan oleh Dr Kamir Raziudin Brata dosen di Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian IPB.

Lubang ini berbentuk silidris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air. Lubang itu bertujuan mengatasi genangan air dengan cara meningkatan daya resap air pada tanah.

"Lubang Biopori memiliki ukuran tertentu yang telah ditentukan, yakni dengan kedalaman satu meter dan berdiameter 10 cm," kata Alamsyah.

Pembuatan Biopori menggunakan alat khusus yang diciptakan oleh pakar IPB tersebut. Polbangtan mendapat 20 perangkat alat bor biopori.

Ia mengatakan, lubang Biopori nantinya akan ditutup dengan sampah organik yang berfungsi sebagai penyerap air ke tanah dan membuat kompos alami. Menurut Alamsyah, program pembuatan biopori bermula dari ketika Polbangtan Bogor mendapat pinjaman seperangkat peralatan bor Biopori dari salah satu mitra industri PT Nestlé Indonesia sebanyak 20 perangkat.

Penerimaan alat biopori ini ditindaklanjuti oleh Wasissa Titi Ilhami, selaku dosen Polbangtan yang menginstruksikan anggota SEMESTA menjalankan program pembuatan biopori. "Kami mendapatkan amanah, karena program ini berkenaan erat dan selaras dengan tujuan organisasi SEMESTA yang bergerak dibidang lingkungan hidup," katanya.

Alamsyah menambahkan, biopori yang sudah dibuat terdapat di tempat yang memiliki kemungkinan tergenang oleh air yakni disepanjang jalan kampus. Sasaran berikutnya sekitar areal asrama mahasiswa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HoudI1
January 20, 2019 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HoudI1
via IFTTT
Share: