Showing posts with label January 28. Show all posts
Showing posts with label January 28. Show all posts

Monday, January 28, 2019

Dua Kemampuan yang tak Tergantikan di Era Milenial

Era millennial sangat identik dengan perubahan yang serba cepat.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Era millennial sangat identik dengan perubahan yang serba cepat. Perubahan itupun terjadi dalam dunia kerja. Perkembangan teknologi menyebabkan banyak pekerjaan yang selama ini ada diprediksi akan menjadi tidak ada, begitu pula sebaliknya. Walaupun begitu, ternyata ada dua skill yang tak akan tergantikan dan akan tetap bertahan di era millennial yaitu: kemampuan negosiasi dan berbagi.

Itulah yang disampaikan oleh coach @dinar.ahadi dalam pembukaan Training Master of Ceremony. Acara yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan) pada hari Minggu, 27 Januari 2019 ini dihadiri oleh 26 peserta dari berbagai latar belakang seperti siswa, mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, serta pengusaha. Acara yang berlangsung dari jam 08.00 sampai 15.00 ini terlaksana atas kerjasama antara DD Pendidikan dan Warung Urban Bogor.

Selaras dengan yang disampaikan oleh coach @dinar.ahadi, Aza el Munadiyan selaku manager Strategic Partnership DD Pendidikan berharap bahwa acara training ini dapat bermanfaat bagi generasi millenial, terutama dalam meningkatkan kemampuan public speaking mereka.

"Public speaking merupakan kemampuan yang harus dimiliki millenial agar bisa berkomunikasi dengan baik ditengah digitalisasi di segala bidang" ucap Aza.

Berbagai tips dan trik penting yang harus dimiliki oleh seorang presenter seperti cara menghilangkan rasa takut berbicara didepan banyak orang, membuat sistematika acara yang tepat, serta membangun keakraban dengan peserta dibahas mendalam oleh coach Dinar. Coach Dinar sendiri berharap bahwa acara ini dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi para peserta.

"Salah satu tujuan acara ini supaya peserta memiliki kemampuan baik ketika menjadi presenter. Tidak hanya sekedar sebagai seorang MC biasa, tapi diharapkan mereka mampu menghidupkan acara  yang bisa digunakan untuk berbagai event sehingga ia layak disebut sebagai MC yang berkelas, bernilai mahal, dan terus diingat oleh setiap orang" ucap Dinar

Tidak hanya sebatas teori, setiap peserta diberi kesempatan untuk mempraktekkan langsung ilmu yang didapat ketika training. Diantara peserta yang merasakan manfaat besar dari training ini adalah mas Dani :

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih pada DD Pendidikan. Ketika saya mengikuti acara ini saya akhirnya saya paham kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan ketika menjadi MC sekaligus tau cara memperbaikinya. Kalau bisa nanti ada batch selanjutnya, biar kita makin keren berjamaah" ujar Dani yang sekarang menjadi karyawan swasta.

Apresiasi terhadap acara training juga datang dari mba Nurul yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga, "Acara ini keren banget, jujur saya menyesal kenapa saya gak dapat materi seperti ini dari dulu. Terima kasih mas Dinar dan DD Pendidikan".

Apresiasi dari peserta terhadap acara training ini menunjukan bahwa keahlian public speaking sangat diperlukan. Tak hanya sebatas untuk menambah mata pencarian, diharapkan keahlian public speaking dapat meningkatkan kepercayaan diri bagi peserta diera millenial.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HBZTtJ
January 28, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HBZTtJ
via IFTTT
Share:

Harlah Muslimat NU Jadi Momentum Membela Bangsa

Muslimat dan NU menjadi gambaran bahwa mayoritas umat Islam Indonesia toleran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Peringatan hari lahir harus menjadi momentun bagi NU dan Muslimat NU unuk membela bangsa. Kedua elemen ini harus menunjukkan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia toleran dan moderat.

“Nah sekarang sudah saatnya NU dan termasuk Muslimat bangkit membela bangsa dan melakukan perlawanan. Saya bilang, The Silent Majority is Now Declare as The Noisy Majority. Mayoritas yang diam sekarang telah menjadi mayoritas yang bersuara. Itu sikap keluarga besar NU melihat kondisi kebangsaan hari ini,” kata Ketua Panitia Harlah ke-73 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Yenny Wahid saat ditanya seputar Harlah Muslimat ke-73, di Jakarta, Senin (28/1).

Peringatan Harlah Muslimat NU di GBK pada Ahad kemarin, dihadiri oleh Presiden Jokowi dan isteri, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Ketua Umum PP Muslimat Khofifah Indar Parawansa, serta para sesepuh NU dan beberapa menteri Kabinet Kerja.

Yenny tak menampik jika ada yang menyebut peringatan Harlah Muslimat yang mendatangkan seratusan ribu anggota Muslimat ke Jakarta sebagai manuver politis. Dijelaskannya, politisnya bukan politik praktis, tapi pada tataran kebangsaan.

"Kita ingin menguatkan Aswaja (ahli sunnah wal jamaah) karena bisa menjawab tantangan-tantangan yang dihadapai komunitas Islam di Indonesia dan bahkan di dunia. Sebab di dalam Aswaja terkandung nilai-nilai tasamuh (toleran), tawasuth (moderat), tawazun (seimbang) dan i’tidal (adil),” papar putri Gus Dur itu.

Menurut Yenny, ada dua tujuan utama harlah digelar di Jakarta. Pertama, Muslimat melihat ada suasana tegang di tengah masyarakat menjelang Pilpres 2019. “Kita mengajak ibu-ibu Muslimat untuk meredakan ketegangan tersebut dengan cara memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa,” ujar Yenny.

Kedua, Muslimat dan NU ingin menunjukkan bahwa mayoritas umat Islam di Indonesia merupakan umat yang toleran dan moderat. “Jadi sebenarnya Harlah Muslimat kali ini merupakan upaya menunjukkan kepada masyarakat agar jangan ragu tentang identitas umat Islam di Indonesia. Sesungguhnya umat Islam di Indonesia itu umat yang toleran dan cinta damai,” ungkapnya.

Menurut dia, NU sebagai salah satu ormas Islam terbesar di negeri ini, selama ini lebih memilih diam di saat bertebaran hoaks, ujaran kebencian, dan bahkan fitnah.

 “Sekarang tidak boleh lagi diam. Kami juga ingin bersuara. Sebab kami yang jumlahnya banyak memiliki ideologi yang jelas, sikap kami juga jelas dalam hal membela negara. Demikian juga kecintaan kami kepada tanah air sangat jelas, terartikulasikan dengan melihat militansi ibu-ibu Muslimat yang datang ke GBK,” paparnya.

Meski NU selama ini memilih diam, Yenny meyakini bahwa keberadaan NU tetap menjadi faktor sehingga Indonesia tetap aman. Para kiai dan ulama NU terus berikhtiar agar masyarakat tetap tenang dan tak mudah termakan hoaks atau ujaran kebencian. Kalau tidak ada NU dengan semua badan otonomnya, menurut Yenny, bisa jadi konflik sudah pecah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S6JGRh
January 28, 2019 at 08:59PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S6JGRh
via IFTTT
Share:

Umrah Bersama Al Zahra Bisa Mengunjungi Ulama Makkah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Al-Zahra Tour and Travel memberikan program khusus bagi calon jamahaah umrah yang mendaftar untuk keberangkatan 10 Maret 2019. Program ini dinamakan Umrah Spesial Milad Al-Zahra yang kedua.

Direktur Utama Al-Zahra Habib Abu Bakar Soleh Al Zufri mengatan, untuk program Umrah Spesial Milad ini Al-Zahra mengajak jamaah berkunjung ke beberapa ulama di Makkah dan Madinah. "Khusus paket milad kita ada kunjungan ke beberapa ulama di kota Makkah," kata Habib Abu Bakar saat berbincang dengan Republika.co.id, Sabtu (26/1).

Habib Abu Bakar Soleh Al Zufri mengatakan, tujuan Al-Zahra mengagendakan jamaah mengunjungi ulama di Makkah ialah untuk memperluas khazanah ilmu agama para jamaah. Sehingga selain melakukan ritual umrah, jamaah mendapat tambah ilmu agama langsung dari sumbernya. Karena jamaah akan diberikan kesempatan untuk tanya jawab. “Tujuan kunjungan ke para ulama untuk mengikuti majelis ilmu yang diadakan,” katanya.

Selain mengajak jamaah bertemu dengan beberapa ulama di Makah, Program Umrah Spesial Milad Al-Zahra yang kedua juga mengagendakan jamaah umrah bersama Al Habib Mahdi bin Muhammad al Hiyed, alumni Pondok Pesantren Daarul Mustofa, Tarim Hadramaut. “Program milad kita dimbimbing oleh Al Habib Mahdi bin Muhammad al Hiyed yang merupakan alumni Pondok Pesantren Daarul Mustofa,” katanya.

Abu Bakar mengatakan, nanti selama di Tanah Suci, Al Habib Mahdi bin Muhammad-al Hiyed sebagai murid Habib Umar bin Hafiz ini akan memberikan ilmu pengetahuan tentang agama kepada jamaah yang mendaftar di Program Umrah Spesial Milad Al-Zahra. “Beliau akan memberikan kajian Siroh Nabawi di Madinah dan acara kajian tentang keutamaan umrah dan Makkah,” katanya.

Berita Terkait

Abu Bakar menginformasikan, Program Umrah Spesial Milad Al-Zahra ini seatnya terbatas. Dia menjelaskan saat ini masih ada 50 seat yang belum terisi. Untuk itu, jamaah diminta segera mendaftarkan umrah di travel Al-Zahra untuk keberangkatan di 10 Maret 2019. "Paket 10 hari pulang pergi hanya Rp 23,5 juta sudah all-in akomodasi Madinah Al Harama dan Makkah Ajayad Makarim," katanya.

Selain menyediakan program regular, Al-Zahra di bawah PT Azzahra Ismail ini juga menyediakan Program Umrah Plus Hadramaut di harga Rp 37 juta. Harga itu sudah all in starting Jakarta/Surabaya 20 hari pulang pergi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DDWMNA
January 28, 2019 at 08:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DDWMNA
via IFTTT
Share:

Kapan Penderita DBD Harus Dirawat Inap?

Kapan penderita DBD harus dirawat inap?

Foto: Republika

REPUBLIKA.CO.ID,

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RWv8Ez
January 28, 2019 at 08:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RWv8Ez
via IFTTT
Share:

Rumah Qur’an di Lombok Dibangun dari Donasi TCash dan Gopay

Rumah Qur’an sendiri merupakan solusi hunian di wilayah terdampak bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika datang ke Lombok, cobalah mampir ke Dusun Melempo (Lombok Timur) dan Dusun Dasan Lekong (Lombok Utara). Ratusan rumah Qur’an berdiri di dua dusun tersebut bak vila. PPPA Daarul Qur’an bersama masyarakat menginisiasi pembangunan rumah Qur’an sebagai solusi hunian layak bagi masyarakat korban gempa Lombok dan kemudian menjadikan dua dusun tersebut sebagai kampung Qur’an.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an Tarmizi As Shidiq dan sejumlah rombongan dari Dewan Syariah PPPA Daarul Qur’an KH Ahmad Kosasih ditemani Vokalis Band D’Masiv Rian Ekky Pradipta atau kerap disapa Rian D’Masiv pada 21-22 Januari lalu telah meresmikan 187 hunian layak dan empat mushalla untuk korban gempa Lombok di dua dusun tersebut.

Dari 187 unit rumah Qur’an yang telah berdiri, sebagian plang pada rumah tersebut bertuliskan hasil donasi TCash dan GoPay. PPPA Daarul Qur’an belum lama ini memang telah resmi menjadi salah satu mitra penghimpun donasi pada aplikasi Tcash milik operator Telkomsel dan GoPay dari Gojek. Tarmizi mengatakan bahwa, saat terjadi gempa bumi di Lombok, lembaganya membuka akses kemudahan berdonasi melalui Tcash dan Gopay.

"Sejak terjadi gempa bumi di Lombok, kami terus mendampingi masyarakat hingga mereka kembali bangkit. Kami juga membuka akses donasi untuk para pengguna TCash yang ingin membantu saudara kita di Lombok dengan nama PPPA DAQU PUSAT pada aplikasi, sedangkan pada aplikasi GoPay kami menggunakan QR Code sedekah yang bisa langsung discan pada aplikasi GoPay,” tutur Tarmizi.

“Alhamdulillah donasi yang terhimpun dari para penguna TCash cukup besar sekitar 100 juta rupiah, ini bisa digunakan untuk membangun 7 unit rumah Qur'an dan dari GoPay dapat membangun satu unit rumah Qur’an, maka setiap rumah kami pasangkan plang masing-masing logo agar masyarakat penerima manfaat mengetahui siapa saja yang telah membantu,” sambungnya.

Rumah Qur’an sendiri merupakan solusi hunian yang telah dibangun PPPA Daarul Qur’an di sejumlah wilayah yang pernah terjadi gempa bumi yaitu di Merapi, Jailolo, Maluku dan beberapa wilayah di Timur Indonesia sebagai hunian yang layak dan aman. Rumah Qur’an merupakan “recycle house” dan dapat tumbuh serta disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing wilayah. 

“Biasanya, bangunan lama itu memiliki sejarah yang tidak dapat dipisahkan dengan pemilik rumah itu sendiri. Sebab itu bagian-bagian material yang masih bisa digunakan dipakai kembali untuk membuat rumah Qur’an seperti kusen, tralis, jendela dan daun pintu lalu kami menambahkan material-material yang baru. Nilai rumah Qur’an ini Rp17,5 juta untuk satu unitnya,” jelas Tarmizi.

Sejumlah acara digelar oleh masyarakat dua dusun itu. Dari anak-anak hingga orang tua, semua menyambut peresmian dengan ceria, tangis dan dukapun telah berganti tawa dan bahagia. Rian D'Masiv juga sempat menghibur masyarakat Lombok Timur dengan menyanyikan salah satu lagu andalannya "Jangan Menyerah". Rian memberikan semangat hidup untuk masyarakat Dusun Dasan Lekong lewat lagunya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WpZtd5
January 28, 2019 at 08:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WpZtd5
via IFTTT
Share:

Tim Gabungan KPK-Polri-Kejaksaan Tangkap DPO di Depok

Setelah ditangkap, PM dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan Tugas Koordinator Wilayah (Satgas Korwil) Penindakan KPK dengan dukungan Polsek Limo, Cinere memfasilitasi Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan  pada kegiatan penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Jakarta Selatan atas nama tersangka PM (Perdana Marcos). KPK melakukan pencarian berdasarkan permintaan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya.

"DPO atas nama PM ditangkap di sebuah kantor di daerah Cinere, Depok oleh tim gabungan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, tim Koorwil Penindakan KPK, dan tim Polsek limo pada hari Senin tanggal 28 Januari 2019 sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Senin (28/1).

PM yang merupakan pihak swasta penyedia barang atau jasa merupakan tersangka perkara tindak pidana korupsi pada kegiatan pekerjaan peningkatan trotoar dan saluran tepi wilayah Kecamatan Cilandak yang dilaksanakan oleh Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun Anggaran 2015.  Dia ditetapkan sebagai tersangka sejak Juli 2016 dan dinyatakan DPO setelah beberapa kali dipanggil sebagai tersangka namun tidak datang.

"Untuk pihak PPK dan penyedia jasa lainnya telah terbukti bersalah melanggar Pasal 2, Pasal 3 UU 31/1999 Jo. UU 20/2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi dan telah dilakukan eksekusi pidana badan oleh Kejari Jakarta Selatan. Kerugian negara yang ditimbulkan pada perkara ini adalah sekitar Rp 4,4 miliar," terang Febri.

Setelah tersangka PM ditangkap, ia langsung dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan. Diduga sebelumnya tersangka PM berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya dan bahkan mengubah identitas diri.

Selama menjadi DPO, diduga tersangka PM masih mengikuti berbagai proyek dengan menggunakan beberapa perusahaan berbeda. Pada saat tim Koorwil Penindakan KPK mendapatkan informasi mengenai keberadaan DPO, KPK bersama Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penangkapan tersangka PM di wilayah hukum Kota Depok.

"Penangkapan DPO atas nama tersangka PM merupakan bentuk sinergi antara KPK, Kejaksaan, dan Polri dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi. Kerjasama seperti ini kami pandang sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan korupsi, termasuk pencarian DPO dari kasus yang ditangani KPK, Polri atau Kejaksaan," ujar Febri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RiFERn
January 28, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RiFERn
via IFTTT
Share:

Indef Prediksi Isu Freeport akan Mencuat di Debat Capres

Debat pilpres 2019 babak kedua akan digelar pada 17 Februari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat  Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira memprediksikan beberapa topik akan muncul dibahas oleh kedua pasangan calon presiden (capres) dalam debat pemilu presiden (pilpres) 2019 babak dua. Menurutnya, isu sumber daya alam (SDA) yang akan dibahas yakni divestasi saham Freeport.

"Itu (Freeport) yang paling menarik untuk dijadikan bahan serangan dari capres penantang  maupun pembelaan dari capres petahana. Kemudian masalah Blok Rokan juga akan dibahas," tutur Bhima kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/1).

Ia juga memperkirakan topik infrastruktur akan menjadi topik paling hangat berikutnya serta kemungkinannya dikait-kaitkan dengan masalah utang lalu dihubungkan dengan soal tenaga kerja, dan dampak infrastruktur terhadap ekonomi daerah.

"Bagi infrastruktur yang menurunkan biaya logistik tentunya akan memenangkan siapa pun presiden baru nantinya," ujar Bhima di sela-sela forum diskusi bertema "Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu Presiden 2019".

Sedangkan terkait topik bahan bakar minyak (BBM), dia memperkirakan topik ini akan menjadi topik populis dalam debat Pilpres 2019 babak kedua nanti. Terkait dengan tema debat lingkungan hidup, menurut Bhima kemungkinan tema tersebut tidak menjadi isu seksi dalam debat nanti, mengingat masalah kebakaran hutan dianggap berhasil diatasi oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Debat pilpres 2019 babak kedua akan digelar beberapa pekan lagi yakni pada Minggu 17 Februari 2019. Debat babak kedua tersebut akan membahas energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, lingkungan hidup.

Debat babak kedua termasuk dalam lima babak debat pilpres 2019 dengan debat mengenai hukum, HAM, korupsi dan terorisme telah digelar pada 17 Januari 2019, dan debat terakhir yakni debat babak kelima bertema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri akan menutup seluruh rangkaian debat pilpres 2019

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CNUR7H
January 28, 2019 at 08:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CNUR7H
via IFTTT
Share:

Buah Manis Menepati Janji

Inilah faktor moral terpenting keberhasilan seseorang dalam hidup bermasyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ada satu momen bersejarah pada masa awal Islam, yakni Perjanjian Hudaibiyah. Terjadi pada tahun keenam Hijriyah, ini merupakan capaian kesepakatan antara Rasulullah beserta kaum Muslimin dengan orang-orang Quraisy Makkah.

Kala itu, Rasulullah SAW dan para sahabat berangkat dari Madinah menuju Makkah untuk melaksanakan umrah. Sementara Makkah masih dikuasai kaum Quraisy.

Sesampai di Al-Hudaibiyah, rombongan Rasulullah dihadang oleh kaum musyrikin. Maka, terjadilah perundingan antara kedua pihak yang menghasilkan kesepakatan.

Antara lain, gencatan senjata selama 10 tahun, tidak boleh saling menyerang, dan kaum Muslimin tidak dibolehkan umrah tahun ini tetapi tahun berikiutnya. Butir kesepakatan yang terakhir dirasakan sangat berat oleh kaum muslimin karena mereka harus membatalkan umrahnya.

Bertepatan dengan akan ditandatanganinya perjanjian, anak Suhail, juru runding orang Quraisy, masuk Islam dan ingin ikut bersama Nabi SAW ke Madinah. Suhail pun mengatakan akan menolak menandatangani kesepakatan jika anaknya tidak dipulangkan kembali.

Rasulullah akhirnya menandatangani kesepakatan dan menepati janjinya. Anak Suhail dikembalikan, dan umat Muslimin harus membatalkan umrahnya.

Perjanjian Hudaibiyah menjadi bukti keteguhan Rasulullah SAW terhadap janji yang telah disampaikan, meski sangat berat dirasakan. Itulah mengapa, beliau dijuluki sebagai seorang yang jujur lagi terpercaya.

Belum lama perjanjian berjalan, orang-orang kafirlah yang justru mengkhianatinya. Akibatnya, mereka harus menghadapi pasukan kaum Muslimin pada peristiwa pembukaan kota Makkah (Fathu Makkah) yang membuat mereka bertekuk lutut.

Sejak itu, Islam kian berkembang di Tanah Arab. Demikianlah di antara buah menepati janji, yakni datangnya pertolongan dan kemenangan dari Allah SWT. Janji, kata yang ringan diucapkan namun berat dilaksanakan. Kadang terlontar janji, namun sampai saatnya memenuhi, tak ada niatan untuk menepati janji tersebut.

Ini bukanlah sikap positif. Seorang Muslim sejati antara lain memiliki ciri senantiasa menepati janji dengan yakin. Bahkan bisa dikatakan, sifat menepati janji menjadi salah satu faktor moral terpenting bagi keberhasilan seseorang dalam hidup bermasyarakat.

Rasulullah banyak memberikan teladannya, termasuk larangan keras mencederai janji meskipun dengan orang-orang kafir. Nabi SAW menempatkan seseorang yang ingkar janji dalam golongan kaum munafik.

''Tanda-tanda munafik ada tiga; jika ia berbicara, ia bohong; jika ia membuat janji, ia mengingkari; dan ketika ia dipercaya atas sesuatu, ia mengkhianati kepercayaan itu.'' (Muttafaqun'alaih)

Janji adalah refleksi sosial manusia dalam kehidupan berinteraksi atau muamalah dengan yang lain. Secara sederhana dan garis besar, janji dibagi menjadi tiga.

Pertama, janji kepada Allah SWT. Inilah janji yang diikrarkan sebagai jawaban peng iya-an manusia dari pertanyaan Allah SWT.

Dalam surat al-Araf ayat 172 disebutkan, ''Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi (tulang rusuk) mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) ''Bukankah aku ini Tuhanmu?'' Mereka menjawab, ''Betul (Engkau Tuhan kami).''

Kedua, janji kepada diri sendiri. Janji ini bisa berbentuk ungkapan untuk memberikan motivasi kepada diri sendiri agar melakukan amal kebajikan.

Adapun ketiga, janji kepada orang lain, kepada agama, suatu kelompok atau golongan, organisasi perkumpulan, partai, masyarakat, dan bahkan janji kepada negara dan pemerintah.

Menepati janji merupakan jantung moral dan perilaku Islam. Sifat itu juga salah satu dari tanda-tanda yang paling mengindikasikan kebenaran keimanan serta Islam.

Sebuah janji adalah janji kepada Allah, dan berarti standar martabat dan kesucian. Menepatinya menjadi kewajiban. ''Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu.'' (QS al Maidah [5] : 1)

Banyaknya ayat maupun hadis terkait janji, menunjukkan bahwa menepati janji dan komitmen berada di antara tanda-tanda keimanan. Sebaliknya, ingkar janji sangatlah dicela, berdosa besar juga ciri-ciri orang munafik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DDKIMz
January 28, 2019 at 08:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DDKIMz
via IFTTT
Share:

De Gea: Meski Terus Menang, MU Sulit Tembus Liga Champions

MU memperkecil selisih ketinggalan dengan peringkat keempat, Chelsea.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Rekor sempurna yang ditoreh pelatih sementara Ole Gunnar Solskjaer telah memberi harapan baru bagi Manchester United (MU). Namun, kiper MU David De Gea mengakui cukup sulit bagi timnyas untuk lolos ke Liga Champions.

MU saat ini masih berada di peringkat enam klasemen sementara setelah memenangi enam pertandingan secara beruntun sejak pelatih asal Norwegia itu menggantikan posisi Jose Mourinho yang dipecat. Rentetan kemenangan itu membuat MU memperkecil selisih ketinggalan dengan peringkat keempat Chelsea dari 11 angka menjadi tiga angka.

Namun MU masih terpaut 16 angka dari peringkat teratas Liverpool yang mengoleksi 60 angka.

"Kami gembira dengan kemenangan ini, tapi kami belum puas dengan situasi yang kami alami secara keseluruhan. Klub ini harus berjuang keras untuk meraih gelar juara," kata De Gea seperti dikutip Sky Sports. "Kami ingin kembali lolos ke Liga Champions yang pasti masih sulit dicapai, tapi kami setidaknya berhasil memperkecil ketinggalan."

Setelah lolos ke babak kelima Piala FA dengan mengalahkan Arsenal, lawan berikut MU di kompetisi Liga Primer Inggris adalah Burnley, Selasa (29/1). De Gea mengaku cukup khawatir menghadapi lawan yang mampu mengumpulkan sepuluh angka dari empat pertandingan terakhir.

"Penampilan mereka bagus akhir-akhir ini, tapi kami bertanding di hadapan suporter dan kami juga dalam kondisi baik. Jadi kami cukup yakin untuk meraih tiga angka," kata De Gea.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Uic5Ry
January 28, 2019 at 08:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Uic5Ry
via IFTTT
Share:

Tanggap Darurat Sulsel Berlangsung Hingga 6 Februari

Tercatat 69 orang meninggal dunia dan tujuh orang masih dinyatakan hilang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARAT -- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan status tanggap darurat bencana banjir, longsor dan puting beliung telah ditetapkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) selama 14 hari. Tanggap darurat berlangsung mulai Rabu (23/1) hingga Rabu (6/2).

Satus tanggap darurat dapat diperperpanjang sesuai dengan kondisi di lapangan. Dengan penetapan status darurat oleh Gubernur, maka ada kemudahan akses, baik penggunaan anggaran dari alokasi belanja tak terduga di APBD dan penggunaan dana siap pakai di BNPB. Selain itu juga kemudahan akses pengerahan personel, logistik, peralatan, pengadaan barang dan jasa, dan adminsitrasi.

"Intinya adalah agar penanganan dampak bencana dapat dilakukan cepat, tepat dan akurat," kata Sutopo dalam keterangan persnya, Senin (28/1).

Penanganan darurat masih terus dilakukan di Sulsel. Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban, penanganan pengungsi, perbaikan sarana dan prasarana masih terus dilakukan. Bencana banjir, longsor dan putting beliung di Sulsel terjadi di 201 desa di 78 kecamatan tersebar di 13 kabupaten/kota yaitu di Kabupaten Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap, Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai.

"Dampak bencana per Senin (28/1) tercatat 69 orang meninggal, tujuh orang hilang, 48 orang luka-luka, 9.429 orang mengungsi," papar Sutopo.

Kerusakan fisik meliputi 559 unit rumah rusak (33 unit hanyut, 459 rusak berat, 37 rusak sedang, 25 rusak ringan, 5 tertimbun), 22.156 unit rumah terendam, 15,8 km jalan terdampak, 13.808 Ha sawah terdampak, 34 jembatan, dua pasar, 12 unit fasilitas peribadatan, delapan fasilitas pemerintah, dan 65 unit sekolah.

Sebagian besar banjir sudah surut di daerah. Sebagian pengungsi sudah pulang ke rumahnya, namun sebagian masih tinggal di pengungsian. Masyarakat berada di pengungsian karena rumahnya rusak berat. Mereka merasa lebih nyaman di pengungsian karena takut adanya banjir dan longsor susulan.

Masyarakat memerlukan bantuan untuk membersihkan lumpur dan material dari banjir dari rumahnya. Selain tenaga relawan dan aparat untuk memebersihkan lumpur, juga memerlukan peralatan rumah tangga dan peralatan untuk membersihkan lumpur.

Wakil Presiden JUsuf Kalla didampingi Kepala BNPB, Menteri PU Pera dan Menteri Sosial berkiunjung ke lokasi bencana Sabtu (26/1). Beberapa hal yang disampaikan adalah BNPB dan BPBD akan mengatasi hal hal yang terkait dengan percepatan penanganan dampak bencana banjir dan longsor di Sulsel.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sQv5uM
January 28, 2019 at 08:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sQv5uM
via IFTTT
Share:

Bank Mandiri Targetkan Laba Bersih 2019 Tumbuh Double Digit

Perolehan laba bersih pada akhir 2018 lalu mencapai Rp 25,0 triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan laba bersih sekitar 13 persen pada 2019. Selain itu, Non Performing Loan (NPL) ditargetkan 2,5 persen dan Net Interest Margin (NIM) dijaga antara 5,6-5,8 persen pada 2019.

"Untuk target net profit kita optimis masih double digit meski akan lebih rendah dari tahun 2018, peluangnya cukup baik untuk pertumbuhan namun berapa persennya masih belum bisa dipastikan," kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dalam paparan kinerja Bank Mandiri, Senin (28/1).

NIM pada 2018 tercatat 5,74 persen, turun 0,09 persen dari 2017 sebesar 5,83 persen. Sementara laba bersih tercatat Rp 25,0 triliun pada akhir 2018 atau tumbuh 21,2 persen secara year on year (yoy) dan NPL turun dari 3,46 persen pada 2017 menjadi 2,75 persen di akhir tahun 2018.

Kualitas kredit membaik karena restrukturisasi pembiayaan ke sektor-sektor dengan risiko rendah. Kartika menyampaikan Bank Mandiri menghindari sektor SME dengan penurunan sekitar 7,7 persen dan middle corporate sekitar 8,5 persen.

"Tahun depan kita akan fokus di korporasi, pertambangan, kita jaga sektor tersebut, dan kemungkinan menambah sektor tertentu," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HBVQ0s
January 28, 2019 at 08:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HBVQ0s
via IFTTT
Share:

Mandiri Alokasikan Rp 30 Triliun untuk Akusisi Bank

Bank Mandiri akan mengakuisisi bank spesialis bisnis kredit UMKM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memiliki modal berlebih hingga Rp 30 triliun pada 2019 yang akan digunakan untuk mengakuisisi perusahaan perbankan spesialis bisnis kredit usaha kecil dan menengah.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa perseroan mengincar bank dengan kapasitas modal yang menengah untuk diakuisisi. Kelompok bank menengah di Indonesia dikategorikan Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II bermodal Rp 1-5 triliun, dan BUKU III bermodal Rp 5-30 triliun.

"Kami memiliki modal sekitar 20 persen lebih, jadi ada kelebihan modal sekitar 3-4 persen. Target kami kan 17 persen. Jadi ada tiga persen kira-kira sekitar Rp 30 triliun. Kami modalnya memang besar," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika di Jakarta, Senin (28/1).

Rasio kecukupan modal inti (Capital Adequacy Ratio/CAR) Mandiri saat ini sebesar 20,96 persen.

Tiko menegaskan saat ini masih melakukan penjajakan untuk calon bank yang akan diakuisisi. Dia hanya menegaskan bank yang akan diakuisisi memiliki spesialisis bisnis di kredit UKM."Belum ada nama yang mendekati," ujar dia.

Selain itu, kata Tiko, Mandiri masih ingin mencermati valuasi harga dari perbankan nasional. Saat ini, valuasi dari perbankan di Indonesia cukup tinggi karena banyak investor asing yang sedang gencar-gencarnya melakukan investasi strategis di perbankan Tanah Air.

"Pembeli asing kan sekarang banyak yang berminat. Jadi saat ini kami masiih melihat valuasinya," ujar dia.

Jika Mandiri merealisasikan untuk akusisi bank menengah, aset konsolidasi bank pemerintah itu akan semakin gemuk. Saat ini, aset konsolidasi Mandiri sebesar Rp 1.202,3 triliun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SatZs5
January 28, 2019 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SatZs5
via IFTTT
Share:

Solskjaer Tetap Persiapkan Skuat MU untuk Musim Depan

Ia mengakui tak mengharapkan hengkangnya pemain pada saat bursa transfer Januari.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER - Pelatih sementara Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer tetap mempersiapkan tim untuk musim depan, meski ia belum dipastikan akan menjadi pelatih permanen. Solskjaer mencatat sukses di awal tugasnya sebagai pelatih menggantikan Jose Mourinho yang dipecat.

Solskjaer memenangi seluruh delapan pertandingan di semua kompetisi. Ia dianggap mengembalikan warna permainan menyerang yang selama ini menjadi ciri khas MU ketika ia menjadi pemain di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

"Apa yang akan dilakukan oleh Manchester United pada musim depan, dengan atau tanpa saya, tidak jadi masalah. Saya berada di sini untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi tahun depan," kata Solskjaer menjelang pertandingan Liga Primer Inggris menghadapi Burnley, Senin (28/7).

Seperti dikutip Reuters, Solskjaer yakin bahwa langkah berikutnya adalah memberikan jalan bagi produk Akademi Sepak Bola Manchester United, seperti Mason Greenwood, Jimmy Garner, dan Ethan Hamilton.

"Kami mempunyai banyak bakat di tim usia muda yang perlu Anda lihat menjelang musim kompetisi mendatang. Ini membuat klub dan tim dalam posisi bagus menyambut musim berikutnya. Mason, Jimmy, Ethan akan muncul pada saat yang tepat," kata Solskjaer menambahkan.

Solskjaer mengakui ia tidak mengharapkan hengkangnya pemain pada saat bursa transfer Januari. Walaupun media Inggris melaporkan bahwa pemain tengah Andreas Pereira dan pemain sayap Matteo Darmain akan hengkang. "Untuk saat ini, saya bisa mengatakan bahwa semua pemain masih bertahan di klub karena belum ada kesepakatan yang dibuat," katanya.

Solskjaer sudah merasa cocok dengan trio pemain tengah Paul Pogba, Nemanja Matic, dan Ander Herrera, tapi juga berharap kepada Pereira yang baru dua kali bermain sejak awal musim ini agar lebih sering diturunkan. "Saya tidak meminjamkan dia karena Andreas tampak sangat bagus saat berlatih. Ia akan lebih banyak bermain sampai akhir musim ini," katanya menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B5x4QI
January 28, 2019 at 08:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B5x4QI
via IFTTT
Share:

BNPB Ungkap Data Korban Terbaru Bencana di Sulawesi Selatan

Sebanyak 69 orang meninggal akibat banjir, longsor, dan puting beliung di Sulsel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hingga Senin tercatat 69 orang meninggal dunia akibat banjir, longsor, dan puting beliung di Sulawesi Selatan.

"Selain itu, tujuh orang hilang, 48 orang luka-luka dan 9.429 orang mengungsi," kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (28/1).

Sutopo mengatakan banjir, longsor, dan puting beliung terjadi di 21 desa di 78 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap, Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Kabupaten Sinjai.

Bencana menyebabkan 559 rumah rusak, meliputi 33 hanyut, 459 rusak berat, 37 rusak sedang, 25 rusak ringan dan 5 tertimbun, 22.156 rumah terendam, 15,8 Km jalan terdampak, 13.808 hektare sawah terdampak serta 34 jembatan, dua pasar, 12 fasilitas peribadatan, delapan fasilitas pemerintah, dan 65 sekolah rusak.

"Guna mempermudah dan mempercepat penanganan bencana Gubernur Sulsel telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari," kata Sutopo.

Masa tanggap darurat dimulai sejak Rabu (23/1) hingga Rabu (6/2) yang dapat diperpanjang berdasarkan kondisi di lapangan.

"Penetapan status darurat oleh Gubernur untuk mempermudah akses, baik penggunaan anggaran dari alokasi belanja tak terduga di APBD dan penggunaan dana siap pakai di BNPB," katanya.

Status tanggap darurat juga untuk mempermudah akses pengerahan personil, logistik, peralatan, pengadaan barang dan jasa, serta adminsitrasi.

"Intinya, agar penanganan dampak bencana dapat dilakukan cepat, tepat dan akurat," ujarnya

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Te1yqI
January 28, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Te1yqI
via IFTTT
Share:

Menag Luncurkan Buku Serial Literasi Agama untuk Millenial

Buku tersebut diharapkan berkontribusi dalam menjaga dan membangun peradaban dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meluncurkan buku serial Literasi Agama untuk Remaja, khususnya bagi kaum millenial. Buku tersebut berjudul Meyakini, Menghargai, dan Merayakan Keragaman.

Menag mengapresiasi kehadiran buku tersebut sebagai bagian dari upaya untuk terus menjaga ke-Indonesiaan yang religius. Buku tersebut juga diharapkan berkontribusi dalam menjaga dan membangun peradaban dunia.

“Peluncuran buku ini, meski dimaksudkan untuk generasi muda, namun juga sangat penting untuk orang dewasa. Orang dewasa juga memerlukan informasi buku ini,” kata Menag dalam keterangan tulis, Senin (28/1).

Dia menjelaskan, buku ini membantu misi Kemenag dalam membangun kehidupan keagamaan, kerukunan, dan membangun kualitas pendidikan yang lebih baik. Menag menilai penerbitan buku ini, dari sisi waktu sangat tepat. Sebab, saat ini, lanjut Menag, kaum muda dan masyarakat Indonesia kekurangan bahan bacaan, yang bisa menjelaskan tentang keragaman dalam kehidupan keagamaan, yang pada akhirnya melahirkan kesadaran bahwa keragaman adalah kehendak Tuhan. “Semoga buku ini mengisi kekosongan yang ada pada kita,” kata Menag.

Menag berharap buku ini tidak hanya menjelaskan keragaman pada setiap agama. Tapi juga menjelaskan kenapa Tuhan menciptakan keragaman. Karena ini yang melandasi agar orang menjadi lebih rendah hati dalam beragama.

Menag mnejelaskan, penerbitan buku ini momentumnya sangat pas dalam konteks moderasi beragama. Kemenag juga dalam beberapa tahun terakhir terus mendorong gerakan Moderasi Beragama. Istilah ini yang terus disosialisasikan, agar pengamalan agama masyarakat Indonesia senantiasa berada pada jalur yang moderat.

“Agama itu sendiri tentu moderat, tidak berlebih-lebihan karena datang dari Tuhan. Tapi seperti tadi, pemahaman kita terhadap agama yang membawa kita pada pengamalan agama, boleh jadi kita terjerembab pada pengamalan yang berlebih-lebihan,” jelas Menag. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B72uG5
January 28, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B72uG5
via IFTTT
Share:

Indonesia Barokah not a product of journalism: Press Council

Copies of Indonesia Barokah tabloid were sent to mosques, Islamic boarding schools.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Press Council has delivered the results of the assessment and recommendations on the contents of the Indonesia Barokah tabloid to the police and Election Supervisory Board (Bawaslu). The Council found that the tabloid did not contain black campaigns.

Chairman of Press Council Yosep Adi Prasetyo said Indonesia Barokah was not a product of journalism as referred to in the Press Law. The Council will hold a plenary session to decide on its search results for the Indonesia Barokah tabloid.

"We have found that this tabloid is not a product of the press, but we still have to decide in the form of opinions, judgments, and recommendations." Yosep said when contacted by reporters on Monday (Jan 28).

The Press Council made the conclusion after reviewing some aspects. Firstly, the address of the editorial office was not found and did not match the location listed in the tabloid.

"Secondly, the names of the journalists are not available in the Press Council's database. Moreover, the person in charge should have high competence in terms of journalism, which has participated in the journalist competency test (UKW)," he said.

Thirdly, in terms of content, there were some parts of the tabloid cornering certain presidential and vice-presidential pairs. According to him, the contents were indeed not a black campaign, but most of the news were recycled from news from other media.

The results of these assessments and recommendations will be submitted to the police, Bawaslu (Election Supervisory Body), and those who reported Indonesia Barokah to the Press Council. According to Yosep, the three parties could later follow up on their recommendations.

"Later the police and Bawaslu take action in accordance with their authority. In essence, we conclude that it's not a journalistic product," he said.

Yosep also appealed to the public to use mainstream media as reference to check provocative news. According to him, the public must look for references to credible and trusted media.

"Meanwhile, the media must shift the focus now to the public needs of election. In addition, they must also focus on legislative elections (pileg). Don't let the news focus only on the presidential election. People's representatives are also important and can not be ignored," he added.

Previously, Bawaslu's member Fritz Edward Siregar noticed that Indonesia Barokah tabloid were sent directly to residents' homes. He also revealed that the tabloid had spreaded massively in Yogyakarta.

This fact was revealed by Fritz to reporters during a discussion at Gondangdia, in Central Jakarta, on Saturday (Jan 26). He said that the spread of the Indonesia Barokah tabloid was not only in mosques and islamic boarding schools.

"In fact, many residents accept that the tabloids were sent through the post office. So, from the post office they were sent to other places, including residents' houses," said Fritz.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B8mrwx
January 28, 2019 at 07:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B8mrwx
via IFTTT
Share:

34 Ribu Dai NU Diminta Kawal Bangsa dari Radikalisme

Para dai medsos NU itu juga perlu meluruskan pemahaman keagamaan yang keliru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma'ruf Amin mengisi tausiyah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) di Auditorium Bina Karna, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (28/1). Kiai Ma'ruf juga mengalungkan surban kepada beberapa pengurus LDNU yang meluncurkan "Program 34 Ribu Dai Medsos".

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 ini meminta agar 34 ribu dai NU untuk mengawal bangsa dari kelompok radikal. Juga dari kelompok-kelompok yang kerap memberikan pemahaman yang tidak tepat dalam konteks keislaman dan kebangsaan. "Saya kira dai kita supaya bergerak efektif. Sebab kita menghadapi kelompok-kelompok yang radikal dan intoleran," ujar Kiai Ma'ruf saat ditemui usai menghadiri Rakornas LDNUI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (28/1).

Menurut Kiai Ma'ruf, para dai medsos itu penting untuk menyampaikan pemahaman-pemahaman yang moderan dan toleran, sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi. Menurut dia, para dai medsos NU itu juga perlu meluruskan pemahaman keagamaan yang keliru dalam rangka mengawal bangsa.

"Dan ini yang penting disampaikan ke masyarakat, supaya masyarakat tidak terprovokasi, sehingga terjadi konflik di dalam masyarakat. Dai kita harus meluruskan itu dalam rangka menjaga dan mengawal bangsa dan negara," ucap Mantan Rais Aam PBNU ini.

Dia mengatakan, para dai NU juga harus menangkal informasi-informasi hoaks yang banyak menyebar di media sosial. Karena, menurut dia, hoaks dapat menjadi sumber konflik di negara ini. "Termasuk hoaks juga. Itu juga sumber pertikaian yang ada di bangsa ini," kata Kiai Ma'ruf.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Th20o4
January 28, 2019 at 07:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Th20o4
via IFTTT
Share:

Menlu Turki Temui Utusan PBB untuk Penyelidikan Khashoggi

Turki berusaha membuka penyelidikan internasional kasus pembunuhan Khashoggi.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu melakukan pertemuan dengan Agnes Callamard pada Senin (28/1). Callamard adalah pelapor khusus PBB untuk eksekusi di luar hukum yang akan memimpin penyelidikan internasional atas kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Pertemuan dilangsungkan di kediaman resmi Cavusoglu. Callamard didampingi oleh Baroness Helena Kennedy dan Profesor Duterte Nuno Vieira dari University of Coimbra, Portugal.

Kedatangan Callamard ke sana merupakan undangan resmi dari Pemerintah Turki. Ankara diketahui berusaha membuka penyelidikan internasional atas kasus pembunuhan Khashoggi. Turki menilai, penyelidikan yang dilakukan otoritas Saudi masih belum memadai.

Callamard selaku tokoh yang akan memimpin penyelidikan tersebut sepakat dengan Turki. "Saya menganggap penyelidikan ini sebagai langkah yang perlu di antara sejumlah lainnya, menuju pengungkapan kebenaran yang penting dan pertanggung jawaban formal atas pembunuhan mengerikan Khashoggi," katanya, dikutip laman Aljazirah.

Menurut dia, penyelidikan akan berusaha mencari tahu sifat serta tingkat tanggung jawab negara dan individu dalam kasus Khashoggi. "Penyelidikan juga akan berupaya mengidentifikasi cara-cara di mana negara dapat memperkuat pemenuhan komitmen internasional mereka untuk melindungi hak hidup, mencegah pelanggaran, dan memastikan pertanggung jawaban," ujar Callamard dalam sebuah pernyataan, dikutip laman Anadolu Agency.

Selain itu, penyelidikan pun akan meninjau dan mengevaluasi keadaan di sekitar pembunuhan Khashoggi dari perspektif hak asasi manusia. Guna mendukung proses tersebut, Callamard telah meminta bukti-bukti dari pihak lain, termasuk Amerika Serikat (AS).

Callamard dan tim yang dipimpinnya akan berada di Turki selama sepekan. Selain Cavusoglu, mereka juga dijadwalkan bertemu Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gul dan kepala jaksa penuntut umum Istanbul Irfan Fidan.

Setelah bertemu pejabat-pejabat yang berkepentingan, Callamard akan berusaha mendatangi gedung konsulat Saudi di Istanbul, tempat Khashoggi dibunuh. Dia diketahui telah mengajukan permohonan kepada Saudi agar mengizinkannya memasuki gedung konsulatnya di Istanbul. Namun, Riyadh belum merespons permintaannya.

Semua informasi dan fakta yang didapatkan Callamard selama melakukan penyelidikan akan dipresentasikan dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Juni mendatang.

Khashoggi, jurnalis the Washington Post, dibunuh dan dimutilasi di gedung konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober tahun lalu. Hingga kini potongan jasadnya belum ditemukan.

Saudi telah menahan 11 tersangka yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. Pada Desember tahun lalu, pengadilan Saudi menggelar sidang perdana kasus tersebut. Kantor Jaksa Penuntut Umum Saudi mengatakan, lima tersangka di antaranya dituntut hukuman mati.

Namun, Turki belum merasa puas atas proses peradilan yang dilakukan Saudi. Ankara menilai masih banyak hal yang belum terungkap dalam kasus itu. Turki bahkan menuding terdapat negara-negara Barat yang sengaja menutupi kasus tersebut.

"Ada negara-negara Barat yang berusaha menutupi kasus ini. Saya tahu alasannya, kami tahu dan melihat jenis transaksi apa yang dibuat. Kami melihat bagaimana mereka yang berbicara tentang kebebasan pers sekarang menutupi ini setelah melihat uang," kata Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pekan lalu.

Menurutnya hal itu yang menjadi alasan Turki ingin membawa kasus Khashoggi ke penyelidikan internasional. "Kami membuat persiapan untuk investigasi internasional dalam beberapa hari mendatang dan kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujar Cavusoglu.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah melayangkan tuduhan kepada Saudi. Dia menyebut terdapat pejabat tinggi Saudi yang terlibat dalam kasus pembunuhan Khashoggi. Namun, Erdogan tak menyatakan secara gamblang siapa pejabat tinggi yang dimaksud.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) adalah tokoh yang kerap disebut memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Tudingan kepadanya didasari atas keterlibatan Saud al-Qahtani dalam kasus tersebut. Al-Qahtani diketahui merupakan tangan kanan Pangeran MBS.

CIA yang turut menyelidiki kasus Khahsoggi memiliki dugaan serupa. Dalam laporannya CIA meyakini Pangeran MBS adalah otak pembunuhan Khahsoggi. Kendati demikian, hingga kini belum ada bukti valid yang dapat membuktikan dugaan tersebut.

Baca: Tim PBB Kunjungi Turki Selidiki Kasus Pembunuhan Khashoggi

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2B6geko
January 28, 2019 at 07:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2B6geko
via IFTTT
Share:

KPK Sambut Baik Rencana KPU Umumkan Nama Caleg Eks Koruptor

Nama-nama caleg eks koruptor akan diumumkan pada Januari atau awal Februari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan mengumumkan daftar calon anggota legislatif (caleg) mantan narapidana korupsi pada Februari 2019 mendatang. Daftar caleg eks koruptor rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Terkait rencana KPU untuk mengumumkan daftar caleg napi korupsi, saya kira hal tersebut penting direalisasikan sepanjang sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Senin (28/1).

Menurut Febri, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui siapa yang akan dipilihnya untuk mewakili pada kursi DPR atau DPRD. Selain itu, kata dia, ketika caleg tersebut menjabat tetapi justru melakukan korupsi, hal tersebut sebenarnya adalah bentuk khianat terhadap kepercayaan yang telah diberikan pada mereka sebelumnya.

"Pejabat publik dipilih untuk melayani masyarakat, bukan justru untuk memperkaya diri sendiri," ujar Febri.

Apalagi, kata dia, KPK telah memproses ratusan pelaku korupsi dari unsur politik tersebut mulai dari DPR 69 orang, DPRD 161 orang, dan kepala daerah 150 orang sampai saat ini. Sebelumnya, KPK telah menyarankan KPU agar mengumumkan 40 mantan narapidana korupsi yang menjadi calon anggota DPR, DPRD, dan DPD pada Pemilu 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WpOiRF
January 28, 2019 at 07:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WpOiRF
via IFTTT
Share:

KPU Jelaskan Status Pencalegan Ahmad Dhani

Jika sudah ada vonis tetap, maka dia tidak memenuhi syarat sebagai calon

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan status pencalonan seorang caleg yang tersangkut kasus pidana bisa tidak memenuhi syarat (TMS) jika sudah ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap (inkrah). Hal tersebut disampaikan menganggapi status hukum Ahmad Dhani Prasetyo yang divonis penjara selama 1,5 tahun dalam kasus ujaran kebencian.

"Apabila ada caleg DPR, DPRD provinsi atau calon anggota DPD yang sudah ditetapkan sebagai calon tetap, apabila dia dijatuhi hukuman pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap, maka dia tidak memenuhi syarat sebagai calon," ungkap Wahyu ketika dikonfirmasi, Senin (28/1) malam.

Dia melanjutkan, dalam kasus Ahmad Dhani, perlu dilihat kembali apakah putusan hukum kepada dirinya sudah berkekuatan hukum tetap atau belum. "Kalau belum, ya jalan terus (pencalonannya). Tetapi kalau sudah berkekuatan hukum tetap maka yang bersangkutan tidak memenuhi syarat," tuturnya.

Menurutnya, jika caleg Partai Gerindra yang maju di daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur 1 (Surabaya-Sidoarjo) itu mengajukan banding, berarti status putusan hukumnya belum inkrah.

Wahyu juga menegaskan bahwa persoalannya bukan ditahan atau tidak ditahan, melainkan soal status hukumnya. Sebab, menurut dia tidak menutup kemungkinan jika ada caleg lainnya sedang bermasalah pidana.

"Artinya KPU belum bisa eksekusi. Yang bisa dieksekusi KPU adalah putusan hukum yang sudah inkrah atau tetap. Hal ini sebagaimana surat edaran kepada KPU provinsi, kabupaten/kota yang baru-baru ini kami sampaikan," tegas Wahyu.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membacakan putusan terhadap kasus ujaran kebencian, yang melibatkan musisi Ahmad Dhani, pada hari ini, Senin. Dalam sidang tersebut, hakim memutuskan memberikan sanksi kepada ayah dari Al, El, dan Dul itu selama 1,5 tahun penjara.

“Menyatakan Ahmad Dhani Prasetyo alias Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah. Dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo dengan pidana penjara selama 1 tahun dan enam bulan,” ujar Hakim Ketua, Ratmoho, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RjYV4U
January 28, 2019 at 07:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RjYV4U
via IFTTT
Share: