Showing posts with label 2018 at 04:36PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:36PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Polri: Mayoritas Anggota Terkait Kasus Narkoba Pengguna

Berdasarkan rilis Polri 2018, ada 244 kasus narkoba yang melibatkan polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menuturkan, kebanyakan polisi yang terlibat dalam kasus narkoba adalah pengguna. "Boleh dikatakan 90 persen dari yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba itu adalah pengguna," kata Dedi saat dikonfirmasi, Ahad (30/12).

Dalam rilis akhir tahun Polri 2018, ada 244 kasus narkoba yang melibatkan polisi. Jumlah itu meningkat 221 persen dari tahun 2017, yakni sebanyak 76 kasus. 

Berdasarkan data Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, jumlah aparat Polri yang terlibat narkoba di tahun 2018 ada 328. Terdapat pula anggota TNI yang terlibat narkoba, yakni sebanyak 41 orang. 

Dedi menjelaskan, ada beberapa kemungkinan faktor yang menyebabkan peningkatan itu terjadi. Pertama, kata Dedi, terdapat kemungkinan bahwa banyak anggota yang terlibat dalam kasus narkoba. 

Kedua, adanya peningkatan patroli di tubuh Polri. Bidang Profesi dan Pengamanan di tiap Polda melakukan pemeriksaan secara berkala. 

Tes urin anggota dilakuakan setiap tiga bulan dan secara acak. "Karena kegiatan propam secara masif dan berkala melakukan pemeriksaan urine terhadap anggota," kata Dedi menjelaskan. 

Selain itu, lanjut Dedi Prasetyo, ada beberapa faktor yang menyebabkan anggota terlibat dalam kasus narkoba. Dedi mencontohkan, dalam penyidikan narkoba ada saja anggota yang ikut terjerumus dalam penyalaggunaan narkoba. 

Anggota juga kerap terjerumus karena gaya hidup saat melakukan surveilance kasus narkoba. Dedi pun memastikan, setiap anggota yang terlibat narkoba akan ditindak tegas. 

Upaya awal yang akan dilakukan adalah rehabilitasi, bagi anggota yang merupakan pemakai. Namun, bila sudah memasuki ranah pidana, tindakan hukum pun dilakukan. 

Langkah-langkah tentang penegakan hukum secra internal itu terus, secara periodik itu terus dilakukan oleh baik dilakukan dari tingkat polsek polres hingga polda kemudian kita akan meningkatkan kembali pengawasan internal," kata Dedi menegaskan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EX7noY
December 30, 2018 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EX7noY
via IFTTT
Share:

Himbara Maksimalkan Penyaluran KUR ke Sektor Produksi

Perbankan juga tetap menjaga kualitas kredit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perbankan berupaya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor produksi. Pasalnya, pemerintah menargetkan penyaluran tersebut bisa mencapai 50 persen. 

"Himbara sudah maksimal dalam menaikkan KUR produktif," ujar Ketua Umum Himpunan Bank Negara (Himbara) Maryono kepada Republika, Ahad, (30/12). Meski begitu, ia menegaskan, bank tetap menjaga kualitas kredit. 

Dirinya menjelaskan, penyaluran KUR produktif pun perlu investasi lebih. "Perlu waktu juga," kata Maryono. 

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama bank Tabungan Negara (BTN) ini mengungkapkan, porsi penyaluran KUR produksi BTN sudah mencapai 59 persen. Dengan begitu sudah melebih target yang ditetapkan pemerintah. 

"BTN KUR produktifnya sudah 59 persen. Walau nilainya masih kecil," ujarnya. 

Sebagai informasi, pemerintah mencatat realisasi penyaluran KUR per 30 November 2018 sebesar Rp 118,29 triliun. Maka, dari total plafon KUR sebesar Rp 120 triliun telah terealisasi sebanyak 95,5 persen. 

Bila dirincikan, sebanyak Rp 79,74 triliun KUR disalurkan oleh BRI per November 2018. BRI memang memiliki plafon KUR terbesar. Lalu sebanyak Rp 17 triliun disalurkan oleh Bank Mandiri. 

Sementara pada periode sama, BNI menyalurkan KUR sebanyak Rp 15,66 triliun. Kemudian BTN sebesar Rp 94,41 miliar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EUrWBr
December 30, 2018 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EUrWBr
via IFTTT
Share:

Saturday, December 29, 2018

50 Tokoh Rumuskan Risalah Jakarta untuk Tangkal Ekstremisme

Agama menempati posisi dan peran kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 50 tokoh lintas agama merumuskan lima hal untuk mengantisipasi menguatnya sikap ekstremisme dan eksklusivisme beragama. Para tokoh ini meminta pemerintah memperhatikan lima masukan tersebut untuk kelangsungan hidup bernegara.

Lima hal tersebut disepakati dalam 'Risalah Jakarta'. Salah satu perumus risalah, Mahfud MD, mengatakan agama menempati posisi dan peran kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam kehidupan bangsa yang multi agama, hal ini mengharuskan pelaksanaannya dalam kehidupan publik taat pada dasar negara dan konstitusi.

"Akhir-akhir ini, kehidupan beragama di Indonesia menghadapi tantangan serius berupa semakin menguatnya sikap eksklusivisme dan ekstremisme beragama. Fenomena ini menggejala di berbagai ruang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Mahfud di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Pusat, Sabtu (29/12).

Dia melanjutkan, dirinya dan puluhan tokoh merumuskan lima isu yang ditujukan sebagai saran untuk pemerintah. "Risalah ini penting untuk disampaikan kepada pemerintah dan masyarakat luas," lanjutnya. 

Isi risalah tersebut yakni, pertama, konservatisme sebagai karakter dasar agama, tidak bermasalah sejauh dipahami sebagai usaha merawat ajaran dan tradisi keagamaan. Tetapi, konservativisme dapat menjadi ancaman serius ketika berubah menjadi eksklusivisme dan ekstremisme agama, dan menjadi alat bagi kepentingan politik.

"Situasi ini menjauhkan peran utama agama yang bukan hanya panduan moral spiritual, bahkan menjadi sumber kreasi dan inspirasi kebudayaan," tutur Mahfud.

Kedua, konservatisme yang mengarah pada eksklusivisme dan ekstrimisme beragama seringkali dipicu faktor-faktor yang tidak selalu bersifat keagamaan melainkan rasa tidak aman akibat ketidakadilan (politik maupun ekonomi), formalisme hukum, politisasi agama, dan cara berkebudayaan. Pertarungan pada ranah kebudayaan menjadi pertarungan strategis. Karena itu, agama tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan.

Ketiga, era disrupsi membawa perubahan dalam kehidupan beragama di Indonesia. Dampak dari era disrupsi telah menciptakan dislokasi intelektual dan kultural, serta mendorong eksklusi dan penguatan identitas kelompok.

"Teknologi informasi dan komunikasi sebagai media disruptif menjadi pengubah permainan karena membawa budaya baru yang serba instan," ungkap Mahfud.

Keempat, eksklusivime dan ekstremisme beragama menjadi alasan beberapa kelompok untuk memperjuangkan ideologi agama sebagai ideologi negara. Formalisasi agama dalam kebijakan negara juga menguat di berbagai daerah, atau dalam kebijakan yang mengatur pelayanan publik dan kewargaan, bahkan menciptakan kegamangan atas hukum positif yang berlaku semisal dalam isu-isu terkait keluarga dan perempuan. Relasi kuasa politis yang di Indonesia muncul dalam paradigma mayoritas minoritas menjadi alasan untuk mempengaruhi kebijakan negara.

"Kelima, untuk mengatasi tantangan itu, kami merumuskan beberapa strategi," lanjut Mahfud.

Strategi pertama, Pemerintah mengambil langkah-langkah konkret untuk memimpin gerakan penguatan keberagamaan yang moderat sebagai arus utama. Agama perlu dikembalikan kepada perannya sebagai panduan spiritualitas dan moral, bukan hanya pada aspek ritual dan formal, apalagi yang bersifat eksklusif baik pada ranah masyarakat maupun Negara.

Strategi kedua, Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk menghapus atau membatasi regulasi dan kebijakan yang menumbuhsuburkan eksklusivisme dan ekstremisme beragama, dan perilaku diskriminatif dalam kehidupan beragama, antara lain mendorong pembentuk UU (DPR dan Pemerintah) merevisi UU Nomor 5 Tahun 1969 tentang Pemberlakuan PNPS No 1 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama sesuai dengan Putusan MK.

Strategi Ketiga, mengembangkan strategi komunikasi berbangsa agar terhindar dari kegagapan menghadapi era disrupsi dan membangun gerakan kebudayaan untuk memperkuat akal sehat kolektif. Diperlukan langkah-langkah menerjemahkan materi atau muatan yang fundamental dari tokoh agama, budayawan dan akademisi, menjadi konten dan sajian yang lebih mudah dipahami generasi muda tanpa kehilangan bobot isinya.

Strategi Keempat, Pemerintah, khususnya Kementerian Agama, perlu mengambil langkah-langkah aktif, untuk memfasilitasi ruang-ruang perjumpaan antarkelompok masyarakat, untuk memperkuat nilai-nilai insklusif dan toleransi, misalnya dalam bentuk dialog lintas-iman, khususnya di kalangan generasi muda.

Strategi kelima, tokoh-tokoh agama lebih aktif dalam memandu umat untuk menjalankan agama dan keyakinan yang terbuka, berlandaskan nilai-nilai hakiki agama sebagai panduan spiritual dan moral, bahkan sebagai sumber kreasi dan inspirasi kehidupan.

"Risalah Jakarta ini merupakan sumbangsih Forum Dialog Refleksi dan Proyeksi Kehidupan Beragama di Indonesia 2018 kepada masyarakat dan Negara Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati upaya luhur kita untuk memperkaya dan memperkuat peradaban bangsa ini," tambah Mahfud.

Adapun sejumlah perumus risalah itu yakni Mahfud MD, Asep Zamzam Noor, Fatin Hamama, Garin Nugroho, Haidar Baqir, Hartati Murdaya, Henriette G Lebang, Jadul Maula, Komaruddin Hidayat, Suhadi Sanjaya, Sujiwo Tedjo, Ulil Abshar Abdalla, Usman Hamid, Uung Sendana, Wahyu Muryadi, Yudi Latif, Bhikku Jayamedo, Alisa Wahid, Coki Pardede, Zaztrow,  dan D Zawawi Imron.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SphCoV
December 29, 2018 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SphCoV
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Adik Zulkifli Hasan Didakwa Terima Fee Rp 100 Miliar

Bupati Lampung nonaktif Zainudin Hasan hari ini menjalani sidang perdana.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sidang perdana terdakwa Bupati (nonaktif) Lampung Selatan Zainudin Hasan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, Bandar Lampung, Senin (17/12). Zainudin hadir di persidangan dengan pengawalan ketat aparat Polda Lampung.

Berdasarkan pantauan Republika, Senin (17/12), proses sidang dipimpin Hakim Ketua Mien Trisnawati dengan agenda mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, berlangsung lancar dan aman, meski saat memasuki ruang sidang terdakwa didampingi dua polisi berpakaian lengkap dengan persenjataan, termasuk pengamanan di luar gedung pengadilan.

Adik Ketua MPR-RI tersebut terjerat perkara tindak pidana korupsi suap fee proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan dan juga tindak pidana pencucian uang. Ia ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pertengahan tahun ini, bersama orang dekatnya.

Dalam dakwaannya, JPU KPK Wawan Yunarwanto menyebutkan, terdakwa Zainudin Hasan telah menerima fee proyek infrastruktur di Dinas PUPR Lampung Selatan sebanyak Rp 100 miliar lebih. “Sejak tahun 2016 hingga tahun 2018, terdakwa telah menerima uang Rp 100 miliar lebih,” kata JPU KPK Wawan Yunarwanto.

Uang tersebut terkait fee proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan dalam tiga tahun terakhir. Dalam keterangan dakwannya, JPU menyebutkan uang tersebut digunakan terdakwa untuk keperluan pembelian aset pribadi seperti tanah, ruko, rumah makan, dan juga disebutkan kapal pesiar.

Terdakwa Zainudin Hasan menerima fee proyek tersebut dari orang dekatnya Agus Bhakti Nugroho (saat ini menjadi terdakwa dalam kasus yang sama di PN Tanjungkarang), bekerja sama dengan Kepala Dinas (Kadis) PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi (tahun 2016), dan juga Kadis PUPR Anjar Asmara (tahun 2017). Selain itu, terdakwa juga menerima uang fee proyek sebagai suap dari Direktur PT Prabu Sungai Andalas Gilang Ramadhan (sudah divonis 2,3 tahun penjara).

JPU KPK Wawan menyatakan, uang yang diterima terdakwa dari berbagai sumber tersebut sebagai komitmen dirinya untuk mengatur rekanan proyek agar dapat mengerjakan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan. Terungkap, Zainudin menggunakan fee proyek untuk keperluan pribadi.

Keperluan pribadi Zainudin yang diketahui berasal dari fee proyek di antaranya, pembelian satu unit Harley Davidson, satu unit Toyota Vellfire, satu unit Mercedes B CLA 200 AMG, satu unit All New Pajero Sport Dakar, dua unit New Xpander Ultimate, satu unit Speed Boat Krakatau, satu unit Mercedes B S400.

KPK juga telah menyita aset Zainudin, di antaranya satu unit ruko, 22 bidang tanah di Lampung Selatan, saham aliran, dan vila di Tegal Mas (Kabupaten Pesawaran). KPK menyita aset terdakwa dengan total mencapai Rp 500 miliar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S14dTL
December 17, 2018 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S14dTL
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Program Transmigrasi Berhasil Bangun 3.600 Pemukiman

Transmigrasi berkontribusi mewujudkan kawasan transmigrasi sebagai pusat ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU UTARA -- Penyelenggaraan program transmigrasi yang sudah berjalan selama 68 tahun telah berhasil membangun 3.608 satuan permukiman. Mereka berada di 619 kawasan transmigrasi.

Hal itu disampakan Direktur Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PKP2Trans Kemendes PDTT) R Hari Pramudiono saat menjadi inspektur upacara dalam rangka puncak peringatan Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) digelar di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Jumat (14/12).

Dari kawasan tersebut, kata dia, di antaranya telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru dengan terbentuknya 1.183 desa definitif, 385 menjadi ibukota kecamatan, 104 ibukota Kabupaten dan 2 ibukota provinsi.

"Transmigrasi telah berkontribusi dalam mewujudkan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan  pembangunan Indonesia untuk menjadi lebih sejahtera," katanya.

Hari menyampaikan bahwa fokus transmigrasi saat ini salah satunya yakni mengembangkan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) melalui program kemitraan di kawasan transmigrasi.

"Dalam hal ini, ada kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam pengembangan produk unggulan untuk kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitarnya," katanya.

Salah satu kolaborasi antara pemerintah dan swasta seperti pengembangan Prukades Tebu di kawasan transmigrasi Melolo Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur dan Prukades komoditi Sawit di kawasan transmigrasi Bupul, Kabupaten Merauke serta pengembangan Prukades lain di daerah lainnya.

"Tercatat pada tahun 2018 total investasi melalui pola kemitraan dengan pengembangan Prukades di kawasan Transmigrasi mencapai Rp 15,97 triliun. Bukan hanya kolaborasi pemerintah dengan swasta. Kolaborasi juga dilakukan antara pemerintah pusat dengan daerah yang salah satunya adalah dengan sharing APBD dari daerah asal Yogyakarta dan Jawa Tengah kepada daerah tujuan di Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara dan Sulawesi Barat," katanya.

Puncak peringatan HBT tahun ini digelar di Bengkulu Utara yang merupakan daerah yang tidak asing bagi transmigrasi karena Bengkulu Utara bisa terbentuk karena adanya program transmigrasi. Hingga saat ini, di Bengkulu Utara sudah terdapat kawasan Perkotaan Baru (KPB) Lagita yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang dapat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Bengkulu Utara.

"Sejumlah fasilitasi perkotaan untuk mendukung aktivitasi sosial ekonomi masyarakat telah tersedia di Lagita. Kami berharap, Lagita mampu berkembang lebih maju sebagai pusat agribisnis dan agroindustri dengan meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antar kementerian terkait, BUMN, swasta, Pemda, Perbankan dan masyarakat melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SKBhiY
December 14, 2018 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SKBhiY
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Mourinho tak Ingin Ambil Pusing MU Dikalahkan Valencia

Padahal jika menang, MU bisa saja finis di puncak klasemen Grup H.

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Jose Mourinho tak ambil pusing atas kekalahan 1-2 Manchester United (MU) atas Valencia di Liga Champions. Pelatih MU ini menilai tak ada yang perlu dievaluasi dalam laga tersebut.

Karena, hasil pertandingan itu tidak mempengaruhi posisi skuat Iblis Merah untuk lolos ke babak 16 besar. Mou menilai lolos fase grup adalah sebuah kesuksesan. Bahkan finis di peringkat dua pun tidak masalah karena yang di atasnya adalah klub sekelas Juventus.

''Sebelum pertandingan saya bicara kepada para pemain jika kami menang dan Juve menang, kami melakukan pekerjaan dengan baik. Jika kami tidak menang dan Juve tidak menang kami dapat menyalahkan diri sendiri,'' ujar Mou dikutip dari Sky Sports, Kamis (13/12).

Padahal, jika menang, MU bisa saja finis di puncak klasemen Grup H, menyusul kekalahan Juventus 1-2 oleh Young Boys. Dengan finis di posisi kedua, MU berpotensi bertemu lawan kuat, yaitu Barcelona, Borussia Dortmund, Paris Saint-Germain, Porto, Real Madrid, dan Bayern Muenchen.

Namun Mou juga tidak ingin ambil pusing dengan drawing babak 16 besar nanti. Karena, menurut pelatih asal Portugal ini, ada tim yang finis di peringkat pertama juga tidak senang berhadapan dengan lawannya nanti. ''Saya tidak berpikir undian akan berbeda secara signifikan,'' ujarnya menjelaskan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Lg9LqV
December 13, 2018 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Lg9LqV
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Milad ke-15, JIC Gelar Beragam Kegiatan

Kegiatan yang disuguhkan seperti keagamaan, sosial, intelektual, dan ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka merayakan Milad ke-15 Jakarta Islamic Center (JIC), akan diadakan berbagai kegiatan. Kegiatan yang disuguhkan beragam, mulai dari yang bersifat keagamaan, sosial, intelektual, maupun peningkatan perekonomian umat.

"Pertama, kami akan mengadakan Diskusi Aktual Islam Ibukota dan Kongres Islamic Center selama tiga hari mulai Jumat (7/12) sampai Ahad (9/12). Untuk baksos diadakan pada Sabtu (8/12), pengajian akbar pada Ahad (9/12). Untuk bazar akan dilaksanakan tiga hari mulai Jumat hingga Ahad," ujar Kepala Sekretariat JIC, Ahmad Juhandi, dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Jumat (7/12).

Kegiatan diskusi aktual Islam Ibukota, Ahmad menyebut akan diisi oleh narasumber Nur Hidayah dan Badriyah Uyuni. Kedua orang ini akan membahas tentang bagaimana nilai-nilai keislaman bisa diaplikasikan secara aktual di kota metropolitan.

Sedangkan acara Kongres Islamic Center akan diikuti para pengelola islamic center seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan tiga hari dan bertujuan untuk saling berbagi informasi mengenai pengelolaan islamic center di lembaganya masing-masing.

Selain itu akan ada diskusi tentang bagaimana idealnya pengelolaan islamic center untuk menjawab tantangan perkembangan zaman. Ini dilakukan agar eksistensi lembaga ini semakin diperhitungkan dan memberi dampak positif bagi kemajuan umat.

Bakti sosial yang dilaksanakan pada sabtu rencananya akan memberikan sembako gratis kepada 1000 orang, pengobatan gratis, pemberian kacamata baca, serta seminar pencegahan kanker servic. Kegaiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan OASE, perkumpulan istri kabinat kerja.

Pada hari yang sama, akan diadakan doa, zikir dan tausiyah MAIS (Majlis Zikir dan Istiqhosah) JIC di Masjid JIC sabtu dengan peserta 500 orang.

"Nah, pada Ahadnya (9/12) akan diadakan pengajian akbar oleh KH Yazid bin Abdul Qodir Jawwas yang akan dihadiri 10.000 jamaah. Pengajian akbar ini bekerjasama dengan Tim Kajian Ilmiah Pegawai," ujar Ahmad.

Ia melanjutkan, di hari yang sama juga akan diadakan Tabligh Maulid Pra Jief 2019. Acara ini akan dihadiri KH Yusuf Mansur dengan host Indra Bekti dengan audien 1000 pelajar dan banyak door prize yang akan diberikan kepada para pengunjung.

Selama tiga hari kegiatan tersebut akan dimeriahkan dengan bazar yang diikuti 80 peserta yang terdiri dari kuliner, pakaian, dan lainnya.

"Bazar ini diadakan sebagai wahana dan tanggung jawab JIC dalam mengembangkan ekonomi. Silakan datang dan kunjungi kegiatan kami selama tiga hari. Kami berharap Islamic Center Jakarta bisa memberikan kontribusi kebaikan bagi warga Jakarta," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zNWuSa
December 07, 2018 at 04:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zNWuSa
via IFTTT
Share: