Showing posts with label 2018 at 09:48PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:48PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Fraksi PDIP MPR Beri 6 Penilaian Capaian Kinerja Pemerintah

Kinerja pemerintah dinilai sudah cukup baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan  Fraksi  PDI  Perjuangan  MPR  RI Ahmad Basarah memberikan catatan keitannya soal kenegaraan di tahun 2018. Menurut dia, dalam bidang ideologi negara,  kinerja pemerintah melalui  perangkatnya  untuk  terus membumikan  Pancasila secara  terstruktur  dan sistematis  terlihat  semakin terukur dengan  telah dibentuknya  Badan  Pembinaan  Ideologi  Pancasila (BPIP). 

"Dengan  demikian  saat  ini  kita  telah  memiliki dua  lembaga negara yang  bertanggung  jawab melaksanakan  sosialisasi  dan  pembinaan  ideologi Pancasila,  yaitu  Badan  Sosialisasi  4  Pilar  MPR RI  dan  BPIP," ujar dia.

Perkembangan  menggembirakan lainnya  adalah  akan  dimasukannya  kembali  mata pelajaran  Pancasila  sebagai  mata  pelajaran  wajib dalam  kurikulum  pendidikan  tingkat  dasar  hingga menengah  atas, setelah  dihapuskan melalui UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Nomor  20  tahun  2003.

"Kemajuan  pembangunan  nasional di  bidang ideologi  ini  harus  kita  dukung  agar  ke  depan bangsa  Indonesia  benar-benar  dapat  memiliki kedaulatan  dan  daya  tahan  ideologi  nasional yang  kokoh  dari  ancaman  ideologi  transnasional seperti  ideologi ekstrimisme  agama," ucap dia.

Kedua,  terkait  kinerja  lembaga-lembaga  negara. Selama  2018  masing-masing  pelaku  dalam  cabang kekuasaan  negara dinilai telah  berfungsi  sebagaimana perintah  konstitusi.  Presiden  dinilai  telah  bekerja  sebagaimana  perintah konstitusi  yaitu  memajukan  kesejahteraan  umum melalui  berbagai  program  pembangunan  di berbagai  penjuru  negeri.

Sementara  lembaga legislatif  telah  menjadi  partner/mitra    kerja yang  kritis  dan  konstruktif  bagi  Presiden  dalam memenuhi janji  politiknya  kepada  rakyat  Indonesia. Adapun  pelaku  kekuasaan  kehakiman  yaitu  badan peradilan  terus  berusaha  menegakkan  hukum  dan keadilan  termasuk  penegakan  hukum  terhadap segala  penyelewenangan  keuangan  negara  yang dilakukan  oleh  para  penyelenggara  negara dan mantan  penyelenggara  negara  serta  pihak-pihak lainnya.

Ketiga,  dalam  bidang  Pertahanan  dan  Keamanan. Sinergisitas  baik  antara  TNI-Polri  dan  lembaga terkait  telah  membuat  stabilitas  keamanan nasional  begitu  terjaga  sepanjang  2018. Sepanjang  tahun  2018  setidaknya  ada  2  (dua) isu  besar  yang  menyangkut  keamanan  nasional, yaitu kasus  Terorisme  dan  Separatisme.

Khusus terorisme, pasca  terjadinya  serangan teroris di  beberapa  daerah  maka  Presiden  dan  DPR telah  berhasil  mencapai  kesepakatan  untuk memperkuat  perangkat  hukum yang  ada lewat revisi UU Pemberantasan  Tindak  Pidana  Terorisme, utamanya memperkuat  aspek pencegahan  oleh aparat  keamanan  dan  penegak  hukum sehingga dapat  efektif  menanggulangi  ancaman  terorisme dan  separatisme.

Keempat,  dalam  bidang  Politik  Dalam  Negeri. Menurut dia, penyelenggaraan  Pilkada  serentak tahun 2018 telah berlangsung  aman  dan  damai serta  telah menghasilkan  sejumlah  kepala  dan  wakil  kepala daerah  yang  dipilih  secara  demokratis.  Hal  ini menunjukkan  makin  matangnya masyarakat dalam  berdemokrasi. 

"Namun  demikian  di  beberapa tempat,  potret  politik  Indonesia  masih  belum menunjukkan  wajah  perkembangan  demokrasi yang  substansial  karena  agenda  konstestasi Pilkada  dan  kampanye  pemilu  masih  dijejali  dengan narasi-narasi  negatif,  khususnya  isu  politik  identitas yang  menggunakan  Perbedaan  Suku,  Agama,  Ras dan  Antar  Golongan  (SARA)  sebagai  alat  untuk merebut  kemenangan  dalam pilkada," ucapnya.

Kelima,  untuk bidang  hubungan  luar  negeri. Berbagai  kemajuan  diplomasi  hubungan  luar negeri  Indonesia  di  tahun  2018  ini  banyak hal yang  menggembirakan.  Sebut  saja  konsistensi memperjuangan  kemerdekaan  Palestina  dengan cara  menolak  pengakuan  Yerusalem  sebagai ibukota negara Israel,  aktif    menyelesaikan  konflik Rohingnya  di  Myanmar  hingga  penyelenggaraan Annual  Meeting  IMF  –  World  Bank 2018  yang mengundang  investor  dari  berbagai  negara  dan Indonesia  mendapat  investasi  sebesar  Rp 202  triliun.

Diplomasi  Pemerintah  juga  semakin  meningkat pada  berbagai  forum-forum  internasional.  Terbukti pada  tahun  ini,  Indonesia  berhasil  menjadi  Anggota Tidak  Tetap  Dewan  Keamanan  PBB  untuk periode 2019  – 2020. Di ujung  tahun  2018  ini  juga  ditandai dengan  keberhasilan  Pemerintah  Indonesia  merevisi Kontrak  Karya  PT.  Freeport  dengan  mengambil  alih 51% saham perusahaan  Amerika Serikat itu setelah  sejak  tahun  1967  kekayaan  tambang  emas, tembaga dan  sumber energi serta  mineral  lainnya di  tanah  Papua  itu  dikuasai  asing.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GNw3SB
December 30, 2018 at 09:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GNw3SB
via IFTTT
Share:

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi

BMKG meminta masyarakat di kawasan pesisir meningkatkan kewaspadaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG ) mengeluarkan imbauan tentang gelombang tinggi di berbagai wilayah yang berpotensi terjadi sejak Ahad, (30/12) hingga Rabu (2/1) tahun depan. Warga pesisir diminta untuk waspada,

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Kepala Sub Bidang Analisa dan Prediksi Meteorologi Maritim BMKG Zairo Hendrawan, dalam keterangan persnya pada wartawan, hari ini.

Zairo menjelaskan peningkatan tinggi gelombang ini dipicu pola tekanan rendah 1003 hPa dan 1007 hPa di Samudaera Hindia selatan Bali, Laut Sulu, dan Laut Cina Selatan. Pola angin di utara Indonesia umumnya bergerak dari barat laut menuju timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 - 30 knot.

Baca juga,  BMKG Pastikan Longsor Gunung Anak Krakatau Sebabkan Tsunami.

Sementara di selatan wilayah Indonesia umumnya angin bergerak dari barat daya menuju barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 - 25 knot. "Kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di Laut Cina Selatan, Perairan Kepulauan Natuna dan Kepulauan Anambas, Selat Sunda, Perairan utara dan selatan Pulau Jawa, Laut Jawa, Laut Arafuru, dan Perairan Yos Sudarso," ujarnya.

BMKG mengingatkan terdapat risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran bagi perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry hingga kapal besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar. BMKG meminta masyarakat  di kawasan pesisir meningkatkan kewaspadaan. "Kami minta warga pesisir tetap waspada terhadap gelombang tinggi ini," ucapnya.

Berikut daftar wilayah berpeluang gelombang tinggi:

Gelombang 1,25 - 2,5 meter:

1. Perairan Barat P. Simeulue - Kepulauan Mentawai

2. Perairan Enggano - Bengkulu

3. Samudera Hindia Barat Sumatera

4. Perairan Selatan Bali - Sumbawa

5. Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan

6. Perairan Selatan Pulau Sumba

7. Perairan Selatan Pulau Sawu - Pulau Rote - Kupang

8. Laut Sawu - Selat Ombai

9. Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara

10. Selat Karimata

11. Perairan Timur Kepulauan Bintan - Kepluauan Lingga

12. Perairan Utara Pangkal Pinang

13. Selat Gelasa

14. Perairan Kepulauan Seribu

15. Perairan Selat Kalimantan

16. Perairan Kotabaru

17. Perairan Kepulauan Kangean

18. Laut Bali

19. Selat Makassar Bagian Selatan

20. Perairan Barat Sulawesi Selatan

21. Laut Sumbawa

22. Perairan Kepulauan Sabalana - Kepulauan Selayar

23. Teluk Bone Bagian Selatan

24. Perairan Kepulauan Baubau - Kepulauan Wakatobi

25. Laut Flores

26. Perairan Utara Flores

27. Perairan Selatan Ambon

28. Laut Banda

29. Perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Tanimbar

30. Perairan Kepulauan Kai - Kepulauan Aru

31. Laut Arafuru bagian barat dan tengah

32. Perairan Amamapare - Agats

33. Laut Sulawesi Bagian Timur

34. Perairan Kepulauan Sangihe

35. Perairan Bitung - Manado

36. Laut Maluku

37. Perairan Utara Kepulauan Sula

38. Perairan Barat dan Timur Kepulauan Halmahera

39. Laut Halmahera

40. Perairan Utara Papua Barat - Papua

Gelombang 2,5 - 4,0 meter:

1. Perairan Barat Lampung

2. Selat Sunda Bagian Selatna

3. Perairan Selatan Banten Hingga Jawa Timur

4. Perairan Selatan Banten - Jawa Timur

5. Samudera Hindia Selatan Bali

6. Perairan Utara Singkawang

7. Perairan Utara Jawa Barat - Jawa Timur

8. Laut Jawa

9. Perairan Kepulauan Talaud

10. Perairan Utara Halmahera

11. Perairan Barat Yos Sudarso

12. Laut Arafuru Bagian Timur

13. Samudera Pasifik Utara Halmahera - Papua

Gelombang 4,0 - 5,0 meter:

1. Laut Natuna

2. Perairan Kepulauan Anambas

3. Samudera Hindia Selatan Jawa

Gelombang lebih dari 6,0 meter:

1. Laut Cinta Selatan

2. Laut Natuna Utara

3. Perairan Kepulauan Natuna

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RlKvVU
December 30, 2018 at 09:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RlKvVU
via IFTTT
Share:

Saturday, December 22, 2018

Dua Gol Aubameyang Bawa Arsenal Gasak Burnley 3-1

Kemenangan ini belum membawa Arsenal untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Arsenal tampil perkasa pada pekan ke-18 Liga Primer Inggris. Menjamu Burnley di Stadion Emirates, London, Sabtu (22/12) malam WIB, the Gunners unggul 3-1.

Baru dua menit pertandingan berjalan, kedua tim langsung memperoleh peluang emas. Penyerang tuan rumah, Pierre-Emerick Aubameyang gagal memanfaatkan kans yang diperoleh.

Sepakan eks Borussia Dortmund melenceng tipis di samping kanan gawang Joe Hart. Pun demikian dengan Burnley. Berawal dari serangan balik, Ashley Westwood yang sudah berhadapan dengan Bern Leno, belum mampu menjaringkan bola ke gawang Arsenal.

Perlahan tapi pasti pasukan London Merah mulai mendominasi. Umpan kombinasi satu dua sentuhan diperagakan anak asuh Unai Emery.

Pada menit ke-14, gol yang ditunggu publik Emirates datang juga. Berawal dari umpan silang Mesut Oezil ke kotak penalti tim tamu. Bola yang datang disambut Sead Kolasinac yang langsung melepaskan umpat tarik. Dengan sekali sentuhan, Aubameyang menyambar bola tersebut hingga merobek jala the Clarets.

Di sisa waktu yang ada, Arsenal terus menyerang. Namu hingga turun minum, angka di papan skor belum berubah.

Selepas jeda, Burnley mencoba mengambil inisiatif penyerangan. Namun the Gunners justru menambah gol pada menit ke-50.

Berawal dari serangan balik cepat, Alexandre Lacazette memberi umpan manis ke Aubameyang. Penyerang tim nasional Gabon itu melepaskan sepakan keras yang tak bisa dibendung Hart.

Sekitar 15 menit kemudian, Burnley mempertipis ketertinggalan. Tendangan keras Ashley Barnes meluncur mulus di sudut kiri gawang Leno.

Pada menit ke-90, Arsenal mempertegas keunggulan melalui sepakan pemain pengganti Alex Iwobi. Skor 3-1 untuk armada London Merah bertahan hingga laga berakhir.

Kemenangan ini belum mengantar Arsenal untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara. The Gunners masih berada di posisi kelima dengan mengemas 37 poin hasil dari 18 laga. Posisi Arsenal satu tangga di bawah Chelsea yang mengantongi poin sama namun unggul selisih gol. The Blues juga baru memainkan 17 laga.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CsURLs
December 22, 2018 at 09:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CsURLs
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Pemkot Bekasi Tambah Alokasi Dana Infrastruktur 2019

Dana Rp 885 miliar berasal dari APBD Kota Bekasi dan hibah Pemprov DKI Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, menambah alokasi dana pembangunan infrastruktur pada 2019 senilai Rp 885 miliar dari sekitar Rp 700 miliar pada 2018. Dana itu berasal dari APBD Kota Bekasi dan hibah Pemprov DKI Jakarta.

"Dana pada 2019 berasal dari APBD Kota Bekasi Rp 402 miliar untuk 740 kegiatan, sedangkan sisanya merupakan hibah dari Pemprov DKI sebanyak Rp 423 miliar," kata Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Dicky Irawan di Bekasi, Selasa (11/12).

Menurutnya dana yang bersumber dari APBD akan digunakan untuk prioritas penanggulangan banjir berupa normalisasi saluran air serta kelanjutan sejumlah proyek kolam retensi di beberapa titik. Kolam retensi  itu diantaranya berada di Perumahan Galaxy, Perumahan Cikas Kecamatan Bekasi Selatan serta kelanjutan Bendung Koja yang berada di sekitar alirasn Sungai Cikeas.

"Paling banyak untuk proyek di Bidang Sumber Daya Air, terutama normalisasi saluran air," ujarnya.

Dicky mengatakan sebagian dana itu juga akan digunakan untuk menormalisasi saluran air di lingkungan perumahan warga yang selama ini selalu tergenang air hujan saat musim hujan berlangsung. Perumahan itu di antaranya berada di Kompleks Dosen IKIP Pondokgede, Kelurahan Pengasinan Kecamatan Rawalumbu, sebagian perumahan di Kecamatan Bekasi Timur dan Kecamatan Bekasi Utara.

Sementara itu, saluran primer atau kali besar di Bekasi seperti Kali Bekasi akan dinormalisasi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC).

Sementara alokasi dana bantuan dari DKI Jakarta akan diperuntukan bagi kelanjutan proyek pembangunan flyover Cipendawa dan Rawapanjang. "Flyover Cipendawa itu dananya Rp 286 miliar, Rawapanjang Rp 117 miliar, lalu pembangunan saluran di bawah jalan tol wilayah Pondokgede Rp15 miliar, dan penerangan jalan umum Rp 5 miliar," ujarnya.

Ia menambahkan penyerapan dana infrastruktur mengaku pada aspirasi masyarakat yang telah tercatat dalam hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2018. "Usulan Musrenbang ini paling banyak berupa pembangunan jalan serta penanggulangan banjir, sehingga kita juga akan menyasar target itu," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L8GD5b
December 11, 2018 at 09:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2L8GD5b
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

BSMI Siagakan Posko Kesehatan Relawan Reuni 212

Posko BSMI akan berada di ring satu barat panggung utama Reuni 212

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) membuka posko kesehatan dan menyiagakan relawan untuk membantu peserta aksi Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat pada Ahad (2/12). BSMI juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan  Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya.

"Setelah berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Metro, kami membuka posko kesehatan dan menyiagakan ambulan dengan jalur evakuasi khusus agar cepat melakukan tindakan penanganan masalah kesehatan," kata Ketua Umum BSMI Djazuli Ambari di Jakarta, Sabtu (1/12).

Djazuli menyebutkan Posko kesehatan akan berdiri di ring satu sisi barat dari lokasi panggung utama aksi Reuni 212. Dituturkan Djazuli, terdapat 75 relawan medis dan nonmedis yang dikerahkan untuk membantu penanganan kesehatan pada reuni 212 tersebut.

Selain mendirikan posko kesehatan, relawan BSMI juga akan keliling untuk membantu peserta aksi yang butuh bantuan kesehatan. "Jumlah relawan dan bantuan terus bertambah dari cabang-cabang BSMI yang memberangkatkan relawan," ucap Djazuli.

Djazuli menyebut keterlibatan BSMI membuka posko kesehatan didasari rasa kemanusiaan dengan mempertimbangkab potensi berkumpulnya ribuan orang dalam satu titik."Kita berharap berkumpulnya massa dalam satu titik bisa berjalan lancar dan tertib seperti sebelum-sebelumnya. Tetapi mengantisipasi munculnya masalah kesehatan,maka BSMI mencoba hadir di sana," ujar dia.

Sejumlah organisasi keagamaan akan menggelar aksi Reuni Akbar Alumni 212 di Monas Jakarta Pusat mulai Ahad (2/12) dinihari.

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah bersiap mengerahkan 20.000 personel guna mengawal aksi tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono menjamin aparat gabungan akan mengamankan aksi besar yang diharapkan berlangsung tanpa mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat itu. Bahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemungkinan akan menghadiri acara Reuni 212 tersebut

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FRdNqN
December 01, 2018 at 09:48PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FRdNqN
via IFTTT
Share: