Showing posts with label 2019 at 03:54PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:54PM. Show all posts

Monday, May 27, 2019

Mendag: Impor Bawang Putih Cukup Dilakukan Importir

Menjelang Lebaran harga bawang putih sudah kembali stabil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, importasi bawang putih cukup dilakukan oleh perusahaan impor (importir) yang sudah melakukan kewajiban tanam sebesar 5 persen sesuai dengan ketentuan yang diperintahkan pemerintah. Saat ini harga bawang putih disebut Enggartiasto sudah stabil.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2017 juncto 24 Tahun 2018 disebutkan, importir bawang putih dikenakan kewajiban tanam sebesar 5 persen dari volume impor yang didapat dari rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) yang dikeluarkan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Harga bawang putih sudah stabil, dan kita cukup importir saja yang melaksanakan impor,” kata Enggar saat memberikan sambutan dalam kegiatan Bazar Ramadhan, di halaman Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Senin (27/5). Ketika ditanyai mengenai kelanjutan penugasan impor bawang putih oleh Bulog, Enggar hanya mengatakan pihaknya mensyukuri keadaan stabilitas harga yang sudah terjamin dan lebih baik dari waktu sebelumnya.

Ditemui terpisah pada akhir pekan lalu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman enggan berkomentar terkait RIPH dan kelanjutan penugasan Bulog. “Ini lagi tanya RIPH, yang penting pertumbuhan pertanian meningkat dan harga-harga sudah terkendali, termasuk bawang putih,” kata Amran.

Direktur Jenderal Tanaman Hortikultura Kementan Suwandi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengeluarkan 29 RIPH setara kuota impor sebesar 300 ribu ton kepada importir yang sudah melaksanakan kewajiban tanam bawang putih sebesar 5 persen. Adapun pengajuan RIPH dari importir yang masih berproses di Kementan saat ini, menurut dia, jumlahnya masih cukup banyak dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Proses pengajuan RIPH akan ditutup Kementan hingga Desember tahun ini.

Terkait dengan penugasan importasi oleh Bulog sebagaimana tertuang dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada pertengahan Maret lalu, Suwandi mengaku belum mendapat tindaklanjut apapun berupa RIPH dari Bulog.

“Kan Bulog belum ajukan RIPH-nya, kita belum tahu juga bagaimana itu kelanjutan penugasan Bulog,” kata Suwandi.

Sebagaimana diketahui, hasil rakortas menyebut, Bulog diberi penugasan melakukan importasi bawang putih sebesar 100 ribu ton guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pada Ramadhan dan Lebaran. Namun demikian, hingga kini realisasi penugasan tersebut tak kunjung terealisasi.

Pemerintah melalui Kemendag dan Kementan dalam beberapa kesempatan mengklaim, sejak masuknya bawang putih impor oleh importir harga bawang putih berangsur turun.

Berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih ukuran sedang pada 27 Mei 2019 berada di kisaran Rp 41.250-Rp 59.200 per kilogram (kg) atau turun sekitar 52-65 persen dibandingkan harga rata-rata bawang putih nasional di awal Mei 2019.

Kepala Bidang Informasi dan Humas Bulog Teguh Firmansyah menegaskan, penugasan impor bawang putih oleh Bulog tidak menggunakan skema pengajuan RIPH sebab Bulog tidak menjalankan kewajiban tanam sebesar 5 persen layaknya importir swasta. Kendati demikian dia mengatakan, pihaknya masih akan menunggu keputusan penugasan impor dikeluarkan oleh pemerintah secara resmi.

“Kami mengacu sesuai rakortas saja, bahwa kami (Bulog) diberi penugasan,” kata Teguh.

Teguh memastikan, hingga saat ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian belum membatalkan hasil keputusan rakortas yang ada. Teguh juga menyebut, meski bawang putih impor sudah masuk dan mempengaruhi penurunan harga, penurunan harga bawang putih belum terjadi secara merata khususnya di wilayah-wilayah pelosok jika mengacu pernyataan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EA9YDs
May 27, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EA9YDs
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Taladan Abu Bakar ash-Shiddiq

Abu Bakar ash-Shidiq memberi teladan tentang pemimpin yang baik

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: A Najihan M

Abu Bakar As-Shiddiq merupakan sahabat Rasulullah SAW yang sangat istimewa. Selain setia pada Rasulullah, dalam dirinya juga menonjol sifat jujur dan bijaksana. Ia juga selalu berkata yang benar sehingga dijuluki dengan as-shiddiq (orang yang jujur). Abu Bakar sangat jujur dalam mengemban amanat dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Selama menjadi khalifah, ia selalu memperhatikan rakyatnya. Hidupnya sangat sederhana dan tidak pernah menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi maupun keluarganya.

Dikisahkan, ketika Khalifah Abu Bakar merasa ajalnya hampir datang menjemput, beliau memanggil putri tercintanya, Siti Aisyah, untuk menyampaikan sebuah wasiat. "Wahai Aisyah putriku, aku telah diserahi urusan kaum Muslimin, aku telah memakan makanan yang sederhana dan aku juga telah memakai pakaian yang sederhana dan kasar.

Yang tersisa dari harta kaum Muslimin padaku adalah seekor unta, seorang pelayan (pembantu) rumah tangga, dan sehelai permadani yang sudah usang. Kalau aku wafat, kirimkan semuanya kepada Umar bin Khattab. Karena, aku tidak ingin menghadap Allah sedangkan di tanganku masih ada harta kaum Muslimin walaupun sedikit."

Ada beberapa hal yang bisa ditarik dari wasiat itu.

Pertama, gambaran bahwa seorang pemimpin tidak boleh menggunakan fasilitas umat (negara) untuk kepentingan pribadi dan keluarga. Hidup sederhana merupakan keharusan pemimpin. Hidup sederhana seperti ini sulit dilakukan bila keimanan tidak melekat pada diri sang pemimpin.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak dikatakan seorang itu beriman apabila tidak amanat dan tidak dikatakan beragama seseorang yang tidak berakal" (HR Dailami).

Kedua, Khalifah Abu Bakar merupakan salah seorang tipe pemimpin yang sangat bertanggung jawab. Sebagai bukti, meskipun ajal hampir datang menjemput, ia masih juga memikirkan harta umat, amanat kaum Muslimin. Padahal, apalah artinya seekor unta, seorang budak, dan sehelai permadani yang sudah usang dibandingkan dengan kekuasaan besar yang digenggamnya.

Namun, itulah bukti nyata bahwa Abu Bakar adalah pemimpin yang selalu mengutamakan amanat dan tanggung jawab tanpa melihat nilai yang terkandung pada barang-barang itu.

Sikap dan perilaku Abu Bakar yang demikian sebenarnya tidak mengherankan apabila mengingat hadis Rasulullah SAW yakni, "Barang siapa diserahi kekuasaan (tanggung jawab) urusan manusia lalu menghindar (mengelak) melayani kaum lemah dan orang yang membutuhkannya, maka Allah tidak akan mengindahkannya pada Hari Kiamat" (HR Ahmad).

Hanya pemimpin yang beriman dan punya hati nuranilah yang mampu memahami pesan yang tersirat pada wasiat yang disampaikan oleh Khalifah Abu Bakar Shiddiq tersebut. Perangai pemimpin yang demikianlah harapan seluruh umat. Semoga lahir abu bakar-abu bakar modern yang memiliki sifat jujur dan amanah, sebagai pemimpin masa depan yang kita dambakan. Wallahu a'lam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JzljaK
May 23, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JzljaK
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Keluarga yang Lebih Kaya Lebih Berisiko Terkontaminasi Kimia

Keluarga tingkat sosial ekonomi tinggi lebih berisiko terpapar kontaminasi kimia

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Keluarga dengan tingkat sosial ekonomi lebih tinggi atau lebih kaya lebih berisiko terpapar kontaminan kimia. Penelitian baru Eropa telah mempelajari tingkat paparan 41 kontaminan lingkungan dari 1.300 wanita hamil dan anak-anak mereka dalam kaitannya dengan posisi sosial ekonomi mereka.

Penelitian dilakukan oleh Institut Kesehatan Global Barcelona (ISGlobal). Penelitian ini merupakan bagian dari proyek Helix dan dilakukan dengan menggunakan kelompok kelahiran dari enam negara Eropa (Spanyol, Perancis, Yunani, Lithuania, Norwegia, dan Inggris).

Para peneliti mengambil sampel urin dan darah dari wanita hamil dan anak-anak mereka menentukan konsentrasi rata-rata biomarker dari kontaminan kimia. Peserta juga mengisi kuesioner tentang tingkat pendidikan, pekerjaan, dan kemakmuran keluarga mereka.

Temuan yang dipublikasikan dalam International Journal of Hygiene dan Environmental Health menunjukkan dibandingkan dengan mereka yang tingkat sosial ekonomi rendah, wanita hamil dengan latar belakang sosial ekonomi yang lebih tinggi memiliki risiko lebih tinggi terpapar beberapa komponen kimia. Antara lain berbagai zat per dan  polyfluoroalkyl (PFAS), merkuri, arsenik, beberapa fenol dan pestisida.

Anak-anak dari keluarga dengan posisi sosial ekonomi jauh lebih tinggi juga berisiko lebih tinggi terpapar senyawa organoklorin, zat per dan polyfluoroalkyl, merkuri, arsenik dan bisphenol A. Risiko terpapar yang lebih tinggi hanya ditemukan pada kasus cadmium pada wanita hamil dan timbal, dan metabolit phthalate pada anak-anak.

Menurut Parisa Montazeri, penulis utama publikasi, penjelasan yang mungkin untuk perbedaan konsentrasi polutan antar kelompok sosial ekonomi karena adanya perbedaan dalam diet, merokok, dan penggunaan produk konsumen seperti kosmetik. Misalnya, merokok tembakau menjelaskan bagian dari konsentrasi kadmium yang lebih tinggi yang diamati pada wanita dengan tingkat sosial ekonomi lebih rendah.

“Dalam studi masa depan, penting untuk menganalisa efek pada kesehatan kontaminan lingkungan dengan mempertimbangkan peran posisi sosial ekonomi,” kata peneliti ISGlobal dan koordinator penelitian, Martine Vrijheid dikutip dari Malay Mail.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HmoS1O
May 16, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HmoS1O
via IFTTT
Share:

Pemerintah Beri Izin Impor Bawang Putih untuk Tiga Importir

Total, ada 21 RIPH yang telah dikeluarkan dan 15 telah diberikan surat izin impor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Tanaman Hortikultura Suwandi menyatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) menambah lagi pemberian rekomendasi izin impor produk hortikultura (RIPH) kepada tiga importir. Total, ada 21 RIPH yang telah dikeluarkan dan sebanyak 15 telah diberikan surat penrizinan impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Menurut Suwandi, pemberian RIPH kepada importir tambahan sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Di mana rekam jejak serta kepatuhan importir terhadap ketentuan wajib tanam telah dilaksanakan. “Kami sudah cek dan hasilnya sudah sesuai,” kata Suwandi saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (16/5).

Suwandi menambahkan, dari 21 importir yang diberikan RIPH, jumlah pengajuan kuota impor berjumlah 275 ribu ton. Jumlah tersebut, kata dia, bukan ditentukan atas kewenangan Kementan melainkan Kemendag. Dia melanjutkan, pihaknya hanya menjalankan tupoksi sebagai lembaga yang berwenang memberikan rekomendasi apabila perusahaan impor sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Terkait dengan pemberian tugas importasi kepada Bulog dengan kuota 100 ribu ton sebagaimana rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang digelar bersama sejumlah kementerian terkait pada (18/3) lalu, pihaknya mengaku belum memberikan mandat penugasan. Pasalnya, pihaknya belum mendapat instruksi langsung dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

“Sampai sekarang Bulog belum upload mengajukan RIPH,” kata dia.

Pemberian RIPH kepada importir, kata Suwandi, merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan agar harga di pasar tidak bergejolak. Sebagaimana diketahui, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) April 2019, kenaikan harga bawang putih mencapai 35 persen atau berkontribusi pada inflasi sebesar 0,09 persen. Gejolak harga dan inflasi tersebut disebabkan lambatnya pasokan impor masuk ke dalam negeri.

Kebijakan impor bawang putih akan terus dilangsungkan pemerintah sebab Indonesia belum dapat swasembada bawang putih. Suwandi menjabarkan, sebanyak 90 persen lebih kebutuhan konsumsi bawang putih berasal dari pasokan impor di mana dalam sebulan rerata kebutuhan mencapai 42 ribu ton.

Saat ini, kata dia, pemerintah terus menggenjot perluasan lahan tanam benih bawang putih guna mengejar target swasembada pada 2021. Saat ini, menurut Suwandi, sebanyak 110 kabupaten yang dijadikan wilayah pertanaman benih.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YwiTgI
May 16, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YwiTgI
via IFTTT
Share:

Presiden Anjurkan Zakat ke Baznas

Baznas berperan mengentaskan kemiskinan dengan meningkatkan pendapatan mustahik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo menganjurkan  umat muslim Indonesia menunaikan zakat, infak dan sedekah (ZIS), melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Sejauh ini, Baznas sudah ikut berperan mengentaskan kemiskinan dengan meningkatkan pendapatan mustahik rata-rata hingga 97,88 persen.

Presiden, para menteri kabinet, dan pejabat tinggi negara, memberikan contoh pada masyarakat dengan membayar zakat di konter Baznas di Istana negara, pada Kamis (16/5). Baznas menyediakan 30 konter pembayaran zakat secara tunai dan non tunai, didampingi dengan petugas bank.

“Alhamdulillah hari ini terlaksana kembali acara tahunan yang telah dirintis oleh Bapak Presiden sejak Randhan tahun 2016,” ujar Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo, dalam laporannya di hadapan Presiden pada acara Zakat Istana di Istana Negara, Kamis (16/5).

Menurut dia, Baznas turut berperan dalam program mengentaskan kemiskinan baik melalui program santunan maupun pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. “Bapak Presiden, para menteri dan para pejabat lain menunaikan zakat ke Baznas, sebagai bentuk keteladanan para pemimpin muslim dalam menunaikan kewajibannya,” ucap Bambang.

Hasil penelitian Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas tentang Efektivitas Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas Pusat Tahun 2018, dikatakan Bambang, menunjukkan program-program Baznas berhasil secara signifikan memperbaiki kesejahteraan ekonomi, kesejahteraan spiritual, tingkat pendidikan, kesehatan dan kemandirian ekonomi mustahik.

“Merujuk garis kemiskinan versi Badan Pusat Statistik (BPS) 2018, Baznas mampu meningkatkan pendapatan sebanyak 28 persen mustahik yang telah dibantu melalui program-program pemberdayaan. Efek tersebut akan semakin besar jika zakat yang terkumpul juga makin besar,” kata Bambang.

Untuk meningkatkan penghimpunan zakat, Baznas berharap Presiden segera mengesahkan Peraturan Presiden mengenai zakat Aparatur Sipil Negara (ASN). “Dari informasi yang kami peroleh, Bapak Menteri Agama telah menulis surat kepada Bapak Presiden tentang permohonan inisiatif penyusunan Peraturan Presiden tentang Zakat Aparatur Negara,” papar dia.

Dalam laporan tersebut, Bambang juga menyampaikan jumlah pengumpulan ZIS di Indonesia selama lima tahun terakhir telah tumbuh dengan rerata tahunan 26,64 persen. Pada 2018, pengumpulan ZIS secara nasional mencapai Rp 8,1 Trilyun. Realisasi pengumpulan zakat dapat didongkrak melalui dua kebijakan pemerintah.

“Pertama, zakat menjadi bersifat wajib bagi semua muslim dan muslimat yang memenuhi persyaratan syariah untuk menjadi muzaki. Kedua, insentif pajak yang selama ini berlaku, yaitu zakat yang dibayarkan melalui BAZNAS atau LAZ resmi bisa mengurangi penghasilan kena pajak, diubah menjadi zakat bisa mengurangi kewajiban pajak penghasilan,” tutup Bambang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HnZh8V
May 16, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HnZh8V
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Cedera, Otavio Dutra Asen Bela Persebaya Vs Bali United

Cedera hidung dialami Dutra saat memperkuat Persebaya pada uji coba kontra Persela.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kabar kurang sedap untuk penggemar Persebaya Surabaya. Bek tengah Otavio Dutra bakal absen pada laga pembuka kontra Bali United.

Hidung pemain tim nasional Indonesia itu bermasalah. Cedera hidung dialami Dutra saat memperkuat Persebaya pada laga uji coba kontra Persela Lamongan, Sabtu (11/5) malam lalu.

Tim medis lantas melakukan pemeriksaaan. Hasilnya palang pintu 35 tahun ini akan menjalani pemulihan selama 10 hari.

Dokter tim Persebaya, Pratama Wicaksana memastikan Dutra gagal unjuk gigi saat tim kota pahlawan berhadapan dengan Laskara Serdadu Tridadu. Pihaknya sudah menangani sang defender dengan baik.

"Kemungkinan besar ia juga absen pada laga kedua melawan Kalteng Putera. Semoga pas lawan PSIS Semarang, dia sudah fit," ujar Pratama, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (14/5).

Duel Persebaya kontra Bali United berlangsung di di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (16/5).

Kehilangan Dutra membuat pelatih Djadjang Nurdjaman berkereasi mencari solusi. Beruntung ia memiliki Hansamu Yama dan Rachmat Irianto. 

Saat beruji coba kontra Persela dua nama terakhir tampil disiplin menghalau setiap serangan lawan. Sebagai finalis Piala Presiden 2019, Bajul Ijo menargetkan turut meramaikan persaingan di papan atas Liga 1 musim ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YsmTi5
May 14, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YsmTi5
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Pertamina Pastikan Pasokan LPG di Papua dan Maluku Aman

Konsumsi LPG di wilayah MOR VIII mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII memastikan pasokan LPG untuk wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat selama bulan Ramadan dalam kondisi aman. Pertamina memprediksi adanya kenaikan penyaluran LPG masyarakat di wilayah MOR VIII di periode Satgas RAFI 2019 sebesar 23 persen dari penyaluran normal harian.

Oleh karena itu, sebanyak 29.155 tabung Elpiji ukuran 12 kg, 50 kg, dan Brightgas 5,5 kg telah tersedia untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah operasional MOR VIII selama periode Ramadan 1440 H.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII Pertamina Brasto Galih Nugroho, dalam kunjungan ke salah satu agen LPG wilayah Kota Jayapura, PT Tanjung Torea Indah Hamadi, pada Rabu (8/5/2019) menjelaskan, untuk meningkatkan pelayanan kepada para konsumen, Pertamina MOR VIII juga telah menyiapkan agen dan sub agen siaga yang terus beroperasi selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.

“Untuk memastikan konsumen mendapatkan LPG sesuai kebutuhan, kami telah menyiapkan agen dan sub-agen siaga. Di wilayah Kota/Kabupaten Jayapura terdapat empat agen dan 13 sub-agen siaga, Sementara secara keseluruhan di wilayah Maluku Papua terdapat 14 agen dan 43 sub-agen siaga,” terang Brasto, Jumat (10/5).

Brasto menambahkan bahwa agen dan sub-agen siaga ini merupakan bagian dari satuan tugas (Satgas) RAFI Pertamina MOR VIII untuk menjamin ketersediaan LPG dan BBM dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Di periode Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2019, Pertamina memprediksi adanya peningkatan penyaluran LPG dari 328 MT (metric ton) menjadi 405 MT. Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas rumah tangga dan restoran di akhir Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. Peningkatan ini juga terjadi seiring dengan adanya tren peningkatan penyaluran LPG di wilayah MOR VIII di periode TW I 2019.

Brasto menjelaskan bahwa konsumsi LPG di wilayah MOR VIII mengalami peningkatan yang cukup signifikan. “Untuk penyaluran LPG pada periode TW I 2019 mengalami kenaikan sebesar 20 persen untuk LPG berbagai ukuran di wilayah Maluku Papua,” terangnya.

Sementara itu untuk wilayah Jayapura sendiri, ia menjelaskan konsumsi LPG mencapai 5 MT per hari untuk konsumsi normal sedangkan untuk Ramadhan dan Idul Fitri diperkirakan akan meningkat sampai 23 persen atau naik menjadi 6-7 MT per hari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VaPoPy
May 10, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VaPoPy
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Seskab: Presiden Pertimbangkan Banyak Hal untuk Reshuffle

Presiden bisa kapan saja melakukan perombakan kabinet.

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA -- Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan, reshuffle atau perombakan kabinet merupakan kewenangan penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan Pramono ini menimpali beredarnya isu reshuffle yang semakin kencang, menyusul disebutnya nama sejumlah menteri di Kabinet Kerja dalam kasus korupsi.

"Saya meyakini bahwa tentunya Presiden mempertimbangkan banyak hal untuk keputusan tersebut," kata Pramono usai mendampingi Presiden Jokowi meninjau lokasi calon ibu kota di Kalteng, Rabu (8/5).

Soal waktu reshuffle pun, Pramono enggan berkomentar banyak. Menurutnya, Presiden bisa kapan saja memutuskan merombak susukan kabinetnya. Ia juga menambahkan, Presiden saat ini masih fokus pada penyelesaian perhitungan suara dalam pilpres, alih-alih soal perombakan kabinet. "Jadi pikirannya masih ke sana (perhitungan suara)," kata Pramono.

Isu perombakan kabinet kembali mencuat setelah Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi menyebut perombakan menteri kabinet kerja kemungkinan dilakukan setelah Lebaran. Isu reshufflle atau perombakan kabinet ini semakin menguat setelah sejumlah menteri tersangkut proses hukum di KPK.

Seperti diketahui, sejumlah menteri Kabinet Kerja disebut-sebut dalam kasus hukum yang ditangani KPK. Mereka di antaranya yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, dan juga Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Menag Lukman diketahui tengah menjalani proses pemeriksaan oleh KPK terkait kasus jual beli jabatan yang melibatkan Romahurmuziy. Sedangkan Menpora Imam Nahrawi disebut dalam kasus suap dana hibah KONI. Sementara Mendag Enggartiasto belum menjalani pemeriksaan oleh KPK. Namun, KPK telah menggeledah ruang kerja terkait 'nyanyian' Bowo Sidik Pangarso. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YgDoOu
May 08, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YgDoOu
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 7, 2019

Maruf Sambut Baik Jika ada Rencana Pertemuan dengan Sandi

Maruf mengingatkan kedua pihak harus merajut kembali silaturahim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin mengaku belum memiliki rencana untuk menggelar buka puasa bersama Sandiaga Uno. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari wacana rekonsiliasi kubu Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Belum, belum ada tuh belum. Belum ada yang bilang dia mau buka bersama dengan saya," kata Ma'ruf Amin di jalan Proklamasi Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

Meski demikian, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengaku akan menyambut dengan tangan terbuka jika Sandiaga Uno berniat bertamu ke kediamannya sambil mengadakan buka puasa bersama. Menurut Ma'ruf, pertemuan keduanya akan membangun kembali peersaudaraan.

"Kan itu semua murid saya, sahabat saya, gak ada musuh. Gak ada musuh tuh gak ada. Karena itu kita harus merajut kembali lah," kata Ma'ruf lagi.

Kendati, Mustasyar Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) tidak akan menghubungi Sandiaga terlebih dahulu guna mengadakan buka puasa bersama tersebut. Dia hanya menawarkan kesediannya untuk menyambut undangan Sandiaga jika ingin mengakan pertemuan di bulan ramadhan.

"Katanya Sandi mau buka sama saya, silakan. Mau buka bersama boleh," katanya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Verry Surya Hendrawan sebelumnya mengatakan, Ma'ruf Amin memang tengah membuat rencana pertemuan dengan Sandiaga Uno. Selain silaturahmi, dia mengatakan, pertemuan juga direncanakan akan diisi buka puasa dan salat tarawih bersama.

"Insyallah dalam waktu dekat akan bertemu cawapres 01 dan 02. Yang jelas sebelum penetapan (paslon terpilih) 22 Mei dong. Agar kita lebih tenang melangkah ke depan sebagai bangsa," kata Verry Surya Hendrawan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DS3wr6
May 07, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DS3wr6
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Ustaz Yusuf Mansur Ingatkan Netizen Soal Ini

Ustaz Yusuf Mansur berpesan kepada netizen untuk tak berguru hanya pada satu sumber

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Media sosial kini banyak dimanfaatkan sebagai ajang berdakwah. Hal itu seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi sehingga orang-orang dapat mengakses pelbagai konten via internet di manapun dan kapanpun. Menurut Ustaz Yusuf Mansur, netizen alias warganet hendaknya pandai memilah dan memilih konten dakwah yang bertebaran di media sosial. Tujuannya supaya mereka memeroleh sajian keilmuan yang baik dan benar.

Sosok yang akrab disapa UYM ini menilai, media sosial memungkinkan netizen untuk belajar agama dari banyak sumber. Dengan kata lain, teknologi membuat pilihan-pilihan itu kian beragam. Lebih lanjut, dia mengkhawatirkan bila netizen hanya belajar agama atau mendengarkan dakwah dari sumber saja, maka bisa jadi akan tertutup dari perspektif yang lain.

"Ada baiknya netizen yang mempelajari banyak hal di dunia online benar-benar mempelajari banyak hal. Jangan hanya belajar dari satu atau dua sumber saja," kata Ustaz Yusuf Mansur saat berbincang-bincang dengan Republika.co.id, akhir pekan lalu.

Bagi PPPA Daarul Qur'an itu, tidak apa-apa seorang netizen belajar dari dai yang ceramahnya terkesan keras atau tegas. Di sisi lain, netizen yang sama disarankannya juga menyimak konten dakwah dari para ustaz yang cenderung lembut.

Sebaliknya, lanjut Ustaz Yusuf Mansur, seorang netizen yang senang dengan gaya ceramah yang lembut sebaiknya jangan hanya belajar dari satu sumber. Pelajari dan simak juga konten dakwah dari para penceramah yang tegas dan keras. Hal itu bertujuan supaya warganet menemukan keseimbangan.

"Sama saja kita di dunia nyata. Jangan hanya memiliki satu guru. Malam Senin (misalnya) ngaji sama siapa, Selasa sama siapa, Rabu sama siapa. Nanti bisa lebih dewasa dan lebih banyak modalnya dibanding dengan orang yang gurunya hanya satu," papar dia.

Internet bukan tanpa risiko. Kadangkala, sajian hoaks bertebaran sehingga membuat netizen lalai dari mengklarifikasi. Karena itu, UYM mengingatkan supaya netizen selalu cermat membaca dan menonton. Kalau bisa, biasakan menyimak suatu tayangan secara utuh, dari sumber yang tidak sepotong-sepotong.

Di atas itu semua, UYM menyarankan tiap netizen yang hendak ngaji digital untuk mengamalkan bismillahirahmaanirrahiim. "Bismillah kita. Jadi dari awal mengaji, sudah berdoa kepada Allah, saya ingin mengaji, jangan sampai salah guru dan salah sumber," ujarnya.

Sebab, Insya Allah, orang yang niatnya baik akan selalu tertolong. UYM pun percaya, generasi milenial Muslim yang semangat belajar agama akan semakin tertarik untuk mendalami luasnya samudra ilmu Allah, serta semakin arif dan bijaksana dalam bermedia sosial.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PN46uU
May 06, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PN46uU
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

362 Pemuda Pecahkan Rekor Dunia Mainkan Indonesia Raya

Para pemuda menyanyikan dan memainkan lagu Indonesia Raya dengan orkestra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Acara "Konser Indonesia Raya dan Memainkan Lagu Indonesia Raya Dengan Orkestra di Taman oleh Pemain Terbanyak" telah berhasil memecahkan Rekor MURI bahkan Rekor Dunia. Hal ini disampaikan Menpora Imam Nahrawi didampingi istrinya Shobibah Rohmah dan Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah saat membuka acara itu di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, Ahad (5/5) pagi.

Kegiatan yang diselenggarakan Forum Komunikasi Pemuda Indonesia dan Taman Suropati Chamber ini diikuti 326 peserta orkestra dari berbagai sekolah, lembaga, instansi dan beberapa komunitas lainnya. Acara ini telah memecahkan Rekor Dunia.

"Ini inisiatif yang luar biasa mengumpulkan para pemuda kreatif dan peduli musik dan kita bergembira karena kegiatan ini memecahkan Rekor Dunia oleh MURI, ini pertanda para musisi kita harus terus disupport, didorong, difasilitasi untuk konser, untuk perform seperti pagi ini, kita harap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan dengan rutin sebagai bagian nasionalisme kita," kata Menpora usai acara seperti dikutip dari laman resmi Kemenpora.

Selain lagu kebangsaan Indonesia Raya juga ditampilkan beberapa lagu kebanggaan lain seperti Bangun Pemudi Pemuda, Satu Nusa Satu Bangsa, Rayuan Pulau Kelapa hingga Theme Song Asian Games 2018 Meraih Bintang. "Beberapa lagu itu sejak kecil sudah kita nyanyikan dan sekarang mereka mengingatkan kita kembali sebagai penyemangat syukur-syukur bisa diaplikasikan dalam hidup sehari-hari," sambungnya.

Menpora mengaku bersyukur pagi ini Rekor Dunia telah dipecahkan. Ini diharapkan dapat memotivasi para musisi muda untuk terus menunjukkan kreativitasnya.

Ketua MURI Jaya Suprana mengatakan dirinya telah banyak menyaksikan, mendengarkan dan terlibat banyak tentang orkes-orkes terbaik di dunia baik di New York, Berlin, Munich, London, Tokyo tapi dirinya juga mengakui para pemain orkes pada pagi ini tumbuh dari dasar dari nol dari akar rumput yang menjadi Pohon Beringin yang besar dan agung, luar biasa.

"Pak Menteri boleh bangga pada masa sekarang pemuda-pemuda Indonesia membanggakan, rekor ini diajukan sebagai Rekor Indonesia (MURI) dengan berat hati saya terpaksa menolak acuan rekor ini sebagai rekor Indonesia karena ini bukan rekor Indonesia tetapi Rekor Dunia," tegas Jaya.

Hal itu lanjut Jaya, belum pernah terjadi diplanet bumi ini ada orkes swadaya masyarakat, generasi muda yang tumbuh dari nol yang mampu bersama menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan sedemikian indah. "Maka sekarang tiba saatnya saya menganugerahkan piagam penghargaan ini kepada yang berhak menerima," katanya.

Sebelumnya, Ketua Taman Suropati Chamber AE Sugeng Dwiharso (Ages) menuturkan bahwa dirinya telah 12 tahun belajar di Taman Suropati, disana ada kelas bibit, kelas akar, kelas dahan dan kelas ranting. "Di taman ini ada beberapa kelas filosofinya adalah kita menyemai sesuatu dengan telaten dan rutin dari bibit hingga menjadi tumbuh dan berkembang, terima kasih kepada Kemenpora telah membuatkan acara kami dengan program-program unggulannya," katanya.

Ketua Panitia Basty Sulistyanto menyampaikan pilihan menyanyikan lagu Indonesia Raya adalah obat luka untuk tetap bersatu membangun Bangsa Indonesia. "Semoga dengan acara ini menjadikan kita pemuda yang menginspirasi, mencerahkan dan mempererat seluruh elemen bangsa untuk bangun Indonesia," katanya. Nampak hadir Asdep Peningkatan Kreatifitas Pemuda Djunaedi dan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Y74aIU
May 05, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Y74aIU
via IFTTT
Share:

Monday, April 22, 2019

Akedemisi: Jangan Kaitkan Teror Sri Lanka dengan Agama

Teror Sri Lanka dilakukan dilakukan teroris yang sejatinya tak beragama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Cendekiawan Muslim Prof Nanat Fatah Natsir meminta masyarakat Indonesia tidak mengaitkan aksi teror bom saat perayaan paskah di Sri Lanka dengan agama tertentu.  

"Jangan kaitkan aksi teror itu dengan agama tertentu. Sejatinya teroris tidak beragama," kata mantan rektor UIN Bandung itu saat dihubungi di Jakarta, Senin (22/4).

Karena itu, Nanat mengajak masyarakat fokus pada aksi teror yang terjadi, bukan latar belakang agama si pelaku. Indonesia harus mengutuk keras aksi teror tersebut.

Kepada pemerintah, Nanat meminta menyampaikan sikap mengecam keras tindak kekerasan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan tersebut.

"Pemerintah Indonesia perlu meminta pemerintah Sri Lanka untuk mengusut tuntas aksi teror tersebut dan menghukum para pelakunya sesuai dengan hukum yang berlaku di sana," katanya.

Nanat juga meminta masyarakat Indonesia untuk menjadikan aksi teror di Sri Lanka sebagai pelajaran agar tidak sampai terjadi di dalam negeri.

"Saya pribadi prihatin dengan aksi teror bom saat perayaan paskah di Sri Lanka itu. Masyarakat Indonesia perlu mendoakan agar korban ledakan dan keluarganya diberikan kesabaran dan kekuatan," katanya.

Sebelumnya, terjadi aksi teror bom di Sri Lanka saat perayaan paskah pada Ahad (21/4). Ledakan bom terjadi di empat hotel, tiga gereja, dan satu rumah. Jumlah korban tewas mencapai 215 orang dengan korban luka mencapai 450 orang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DpgP1W
April 22, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DpgP1W
via IFTTT
Share:

Sejarah Panjang Perang Saudara di Sri Lanka

Sri Lanka menghadapi pemberontakan Tamil hingga perebutan kekuasaan.

REPUBLIKA.CO.ID, KOLOMBO -- Ledakan di berbagai tempat di Sri Lanka, Ahad (21/4) mengusik satu dekade ketenangan warga usai berakhirnya perang saudara. Sri Lanka selama 26 tahun berperang melawan pemberontak Tamil.

Dikenal dengan Kelompok Tamil Tiger, mereka mengincar dengan menyerang bank negara, pusat perbelanjaan, kuil, dan hotel yang ramai dikunjungi turis. Salah satu gereja terdampak pemboman hari Paskah, kemarin berada di kota terbesar Sri Lanka, yakni Kolombo, kota yang juga merupakan tujuan wisatawan asing.

Pasukan militer Sri Lanka berhasil mengalahkan pemberontak Tamil pada 2009. Perang saudara tersebut dipicu pemberontak Tamil ingin memiliki negara sendiri untuk etnis minoritas Tamil. PBB memprediksi terdapat sebanyak 100 ribu orang tewas dalam perang selama 26 tahun kala itu. Namun, panel PBB mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, 45 ribu warga Tamil tewas dalam perang tersebut.

Keluarga para Tamil masih mencari ribuan orang yang hilang selama perang. Mereka berusaha merebut kembali tanah yang masih dipegang militer.

Pemerintah Sri Lanka dan pemberontak Tamil Tiger sama-sama dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia. Banyak pihak di dalam negeri maupun luar negeri yang meminta penyelidikan soal pelanggaran hak asasi manusia tersebut.

The New York Times menuliskan, kelompok minoritas Tamil sebagian besar adalah Hindu. Tamil perang melawan umat Buddha Sinhala yang menyebabkan perang saudara pada 1980-an. Tamil Tiger mengidentifikasikan dirinya sebagai sekuler.

Sensus Negara pada 2012 mencatat, total populasi Sri Lanka ada sekitar 22 juta. Terdiri dari 70 persen beragama Budha, 12,6 persen Hindu, 9,7 persen Muslim dan 7,6 persen Kristen. Pada Februari-Maret tahun lalu, terdapat serangkaian bentrokan agama antara umat Buddha Sinhala dan Muslim di kota Ampara dan Kandy.

Sri Lanka terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Keindahannya mampu menarik lebih dari dua juta wisatawan pada 2018 saja. Namun, rakyatnya telah lama menghadapi kekerasan. 

Negara itu memperoleh kemerdekaan dari pemerintahan Inggris pada 1948 sebagai kekuasaan Ceylon, dan menjadi Republik Sri Lanka pada 1972. Baru-baru ini, Sri Lanka telah terperangkap dalam persaingan regional yang jauh lebih besar antara Cina dan India.

Sri Lanka juga beberapa waktu lalu menghadapi ketegangan politik pada tatanan pemerintahannya. Upaya menggulingkan perdana menteri Sri Lanka menghasilkan krisis konstitusional yang berlarut-larut sehingga menjadi ancaman perpecahan hingga kekerasan. Untuk periode yang singkat, negara tersebut memiliki dua perdana menteri yang diumumkan pada saat yang bersamaan.

Presiden Maithripala Sirisena memecat perdana menteri, Ranil Wickremesinghe, Oktober lalu. Sebagai penggantinya, ia menunjuk mantan presiden dan orang kuat di Sri Lanka, yakni Mahinda Rajapaksa.

Rajapaksa tidak memiliki cukup suara di parlemen untuk menjadikannya perdana menteri, maka Sirisena membubarkan badan tersebut.

Krisis dua bulan membuat pemerintahan negara mandek. Bentrokan bergantian di jalan-jalan terjadi, di mana ribuan pendukung dari masing-masing pihak berbaris, dan begitu pula dengan parlemen, di mana anggota parlemen berkelahi dan bahkan saling melempar bubuk cabai. Rajapaksa akhirnya mundur dan Wickremesinghe tetap menjadi perdana menteri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VYfKWf
April 22, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VYfKWf
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

Jokowi-Maruf Sementara Unggul di Quick Count Empat Lembaga

Jokowi-Maruf unggul pada kisaran 54-55 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan calon (paslon) Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin sementara unggul berdasarkan hitung cepat (quick count) Pilpres 2019 versi empat lembaga survei yaitu Charta Politika, Indikator, Indo Barometer, dan LSI Denny JA hingga Rabu (17/4) sore. Empat lembaga survei menghitung mantan wali kota Surakarta, Jawa Tengah tersebut unggul sementara mengalahkan rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Charta Politika merilis Jokowi menang sementara 54,83 persen dan Prabowo 45,17 persen. Data yang masuk 55,89 persen dan update terakhir Rabu pukul 15.18 WIB. Sementara itu lembaga survei Indikator juga memberikan hasil yang sama.

"Jokowi 55,97 persen dan Prabowo 44,03 persen," ujar lembaga survei Indikator seperti dikutip, Rabu.

Data yang masuk ke Indokator baru 45,4 persen dan update terakhir pukul 15.06 WIB. Kemudian, lembaga survei Indo Barometer juga mengungkap Jokowi-Maruf menang sementara yaitu 54,19 persen dan Prabowo memperoleh 45,81 persen. Data tersebut berasal dari 40,5 persen data yang telah masuk ke Indo Barometer dan update terakhir jam 15.18 WIB.

Lembaga survei terakhir yaitu LSI Denny JA juga merilis data yang tidak jauh berbeda. Bahkan, data yang masuk ke lembaga ini sudah 67 persen dan update terakhir 15.17 WIB.

"Jokowi memperoleh 54,88 persen dan Prabowo 45,12 persen," kata lembaga survei LSI Denny JA.

Seperti diketahui pilpres 2019 diikuti paslon Joko Widodo-Maruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Rakyat Indonesia serentak memilih presiden 2019-2024 hari ini Rabu pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gr7zw5
April 17, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gr7zw5
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Syafana Islamic School Wisuda 95 Hafiz Alquran

Satu tahun lebih Syafana Islamic School melakukan program menghafal Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Syafana Islamic School wisuda 95 muridnya yang menjadi hafizh Alquran dan ini diadakan di aula Syafana Islamic School, Gading Serpong, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (13/4) lalu. Mereka di antaranya adalah 56 orang hafizh Alquran 5 juz dan 39 orang hafizh Alquran 10 juz, dan semuanya adalah pelajar sekolah tersebut.

Wahatul Furqan Kairo, Mesir, Syech Sayyid Yaqoob, mengapresiasi pengajaran dalam manajemen Syafana Islamic School, yang telah membimbing anak-anak tersebut menghafal Alquran. Dia juga mengucapkan rasa terima kasihnya atas terobosan baru ini, dimana sekolah juga bisa melahirkan para hafizh Alquran, karena Alquran merupakan pedoman hidup umat Islam.

“Terima kasih kepada orang-orang yang menjadikan Alquran sebagai ayat pertama dalam kehidupannya,” ucap Syech Sayyid Yaqoob dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Ahad (14/4).

Managing Director Syafana Islamic School ustadz Nanang Firdaus Masduki  mengungkapkan, sangat bangga memiliki anak-anak didik yang dapat menghafal Alquran 5 hingga 10 juz. Menurut dia, tidak semua anak-anak di Indonesia bisa mendapat kesempatan yang sama seperti di Syafana Islamic School.

“Ini adalah program pertama di Indonesia. Anak-anak penghafal Alquran akan memberi syafaat kepada orang tuanya di hari kiamat. Alquran itu obat buat orang tua. Para penghafal Alquran akan diberikan penghargaan dari Nabi Muhammad kelak,” ungkap Nanang.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bagi anak-anak yang menghafal Alquran nanti di yaumil akhir, Allah akan memberi mahkota penghargaan. Mahkota itu diberikan oleh Allah. Kepada anak-anak itu, Allah janjikan akan menjadikan anak-anak itu pembawa risalah di dunia.

Satu tahun lebih Syafana Islamic School melakukan program menghafal Alquran ini, dan dalam menghafal Alquran ini, sekolah tersebut mempunyai tantangan besar. “Pukul 03.00 WIB dinihari mereka harus bangun kemudian menuju sekolah. Ba’da sholat subuh langsung mereka mengikuti program Hafizh Alquran. Menghafal Alquran ini ilmu khusus. Penguasaan Alquran sebagai dasar untuk menguasai ilmu pengetahuan lainnya,” ujar Nanang.

Selama ini, belajar menghafal Alquran harus pergi ke pesantren Alquran, dan Nanang ingin mengubah ini. Syafana Islamic School melakukan lompatan agar murid tetap di sekolahnya, tapi bisa menjadi penghafal Alquran. “Di sini penghafal Alquran dibarengi dengan mempelajari ilmu pengetahuan lainnya,” tutup dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KEFfKV
April 16, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KEFfKV
via IFTTT
Share:

Kronologi Rusaknya Kotak Suara di Boyolali Akibat Hujan

KPU Boyolali telah mengganti kotak suara yang rusak.

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Boyolali sudah mengganti kotak suara yang rusak akibat terkena hujan badai saat pendistribusian ketiga desa di Kecamatan Banyudono.

Ketua KBU Boyolali Ali Fahrudin, di Boyolali, Selasa (16/4), mengatakan, saat logistik dinaikkan ke dalam truk kondisi cuaca masih cerah. Akan tetapi, ketika tengah perjalanan dengan ditutup terpal terjadi hujan dan badai.

Kejadian itu, juga banyak pohon yang tumbang di jalan, dan air hujan bisa masuk ke dalam terpal hingga membasahi kotak suara. KPU pun merespons dengan cepat dengan menggantik kotak suara dan beberapa formulir yang rusak. Pada hari ini, sekitar pukul 06.00 WIB semua penggantian sudah selesai.

"Kami mendapat laporan kotak suara yang rusak sebanyak 130 kotak. Kami langsung meluncur ketiga desa itu, semua logistik yang rusak kita tarik ke KPU Boyolali, dan dilakukan penggantian dengan yang baru," kata Ali.

Pihaknya segera melaporkan kejadian khusus itu, ke KPU RI melalui Provinsi, sehingga hal tersebut, menjadi pembelajaran bersama.

Menurut Iksan Ahmadi salah satu anggota panitia pemungutan suara (PPS) Desa Trayu sebanyak 40 kotak suara yang datang diangkut dengan truk langsung diturunkan dari kendaraan, dan bagian bawah kotak suara mengalami rusak karena basah terkena air.

Menurut Iksan atas kejadian tersebut langsung dilaporkan ke KPU Boyolali dan langsung ditindaklanjuti untuk diganti yang baru. Logistik Pemilu di desa persiapan kini sudah aman siap melaksanakan pemungutan suara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UUIWjF
April 16, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UUIWjF
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

MUI Maluku Ajak Masyarakat tidak Golput di Pemilu 2019

MUI Maluku mengajak masyarakat menggunakan hak pilih.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON— Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Maluku mengajak seluruh lapisan masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk tidak memilih golongan putih pada pemilu serentak tanggal 17 April 2019 nanti.

"Kami imbau masyarakat yang telah memiliki hak suara jangan sampai termasuk dalam barisan golput, karena yang golput itu adalah termasuk warga negara Indonesia yang tidak bertanggungjawab," kata Ketua MUI Maluku, Abdullah Latuapo di Ambon, Ahad (14/4).

Setiap orang yang sudah mempunyai hak suara dan terdaftar sebagai pemilih dalam DPT diimbau untuk mendatangi tempat-tempat pemungutan suara yang sudah ada guna menyalurkan haknya.

MUI juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bekerjasama dengan pemerintah, TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan kedamaian sampai tiba saatnya 17 April 2019, bertepatan dengan pelaksanaan pemilu serentak. 

“Pemilu serentak ini adalah hajatan kita bersama dan merupakan hajat nasional. "Untuk itu sudah menjadi suatu kewajiban bagi kita semua untuk sama-sama bagaimana menjaga ketenangan dan keamanan serta mengawal pemilu serentak tahun ini sehingga bisa sukses dan berhasil dalam keadaan aman dan damai," ujar Abdullah.

Satu hari menjelang masa tenang yang berlangsung dari14-16 April 2019, MUI bersama pimpinan agama yang tergabung dalam forum komunikasi antarumat beragama Maluku telah melakukan doa bersama demi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi pemilu serentak tahun ini.

Tokoh agama yang hadir untuk melakukan doa bersama diantaranya Ketua MUI Maluku, Abdullah Latuapo, Pastor Agus Ulhayanan dari Keuskupan Amboina, Sinode GPM Pendeta Hendrik Hetary, Ketua Walubi Wilhelmus Yawelrissa, dan Ketua PHDI Maluku, I Nyoman Sukadana.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GkzGgu
April 14, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GkzGgu
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Hilang Malu, Kasus Perisakan Kembali Berulang

Para pelajar muslim telah hilang malu sehingga berani melakukan perisakan

Lagi dunia pendidikan tercoreng kembali dengan kasus perisakan terhadap seorang remaja putri viral di jagad media sosial, khususnya twitter. Tagar #JusticeForAudrey sempat menduduki trending topic beberapa jam yang lalu. Broadcast tanda tangan petisi menuntut keadilan untuk AU yang dilayangkan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pun tak ketinggalan. 

AU merupakan seorang siswi SMP berusia 14 tahun yang menjadi korban perisakan 12 siswi SMA secara brutal itu, kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dideritanya. Menurut  penuturan  yang dimuat surat kabar setempat yakni tribun pontianak, kronologi kasus perisakan ini berawal dari masalah asmara dan berbuntut pada komentar di media sosial hingga berujung nahas pada tindakan pengeroyokan. 

Betapa malang apa yang menimpa AU ini, akibat kebrutalan sesama pelajar tersebut ia tak hanya mengalami trauma secara fisik namun juga trauma psikis yang luar biasa. Sementara di sisi lain, para pelaku perisakan menunjukkan sikap tidak merasa malu dan bersalah atas apa yang mereka lakukan terhadap korban. Bahkan, pada akun sosial medianya mereka terlihat santai dan masa bodoh dengan apa yang telah terjadi. 

Ironis bukan, apa yang kembali dipertontonkan oleh wajah pendidikan negeri ini. Padahal notabene, program kurikulum pendidikan berkarakter cukup santer didengung-dengungkan dan dibanggakan oleh rezim saat ini. Namun, nyatanya kasus perisakan di kalangan remaja masih terus saja marak. Inilah salah satu potret pendidikan yang disandarkan pada sekulerisme. 

Sekulerisme secara perlahan-lahan telah mengebiri rasa malu pada diri pelajar muslim tersebut. Pendidikan agama yang didapatkan oleh para pelajar hanya habis di jam sekolah sebagai sebuah formalitas, namun dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah nilai-nilai moral agama itu hilang tak berbekas. 

Padahal Rasulullah SAW telah mengingatkan pada kita sebagai seorang muslim agar menjaga dan menghiasi dirinya dengan rasa malu. Sebab, sifat malu merupakan salah satu sifat terpuji yang bisa mengendalikan orang yang memilikinya dari perbuatan-perbuatan yang tidak sepatutnya dilakukan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْحَيَاءُ لَا يَأْتِي إِلَّا بِخَيْرٍ

“Rasa malu itu hanya mendatangkan kebaikan.” (HR. Bukhari dan Muslim dari ‘Imron bin Hushain)

Dalam hadits yang lain juga Rasulullah SAW menyebutkan bahwa rasa malu adalah bagian dari iman. Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Iman itu terdiri dari 70 sekian atau 60 sekian cabang. Cabang iman yang paling utama adalah ucapan la ilaha illalloh. Sedangkan cabang iman yang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari tempat berlalu lalang. Rasa malu adalah bagian dari iman.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian menanamkan dan menjaga tetapnya rasa malu pada setiap individu muslim merupakan sebuah keharusan bagi individu, masyarakat dan juga negara yang mayoritas berpenduduk muslim ini. Pengajaran sifat terpuji tersebut tak cukup dibebankan kepada lembaga formal sekolah. Namun lebih dari itu keteladanan dari keluarga, masyarakat bahkan negara pun berperan penting dan bertanggungjawab atas keberlangsungan rasa malu tersebut. Walhasil, hanya dengan rasa malu, maka aka terjagalah martabat kemanusiaan kita secara pribadi dan selamatlah tatanan kehidupan secara keseluruhan. 

“Malulah kamu sekalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu”.(HR At-Tirmidzi). 

Wallâhu a‘lam bish-shawâb. 

Pengirim: Anisa Mumtazah

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X3Jlh4
April 11, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X3Jlh4
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Vincenzo Montella Kembali Latih Fiorentina

Montella sebelumnya pernah memimpin Fiorentina sejak 2012-2015.

REPUBLIKA.CO.ID, FIRENZE -- Fiorentina resmi ditinggal Stefano Pioli yang menyatakan mundur dari klub pada Selasa (9/4) waktu setempat. Kini berbagai surat kabar Italia melaporkan Vincenzo Montella telah menyetujui kontrak dengan kubu La Viola hingga Juni 2020.

Meski sukses mengantarkan Fiorentina lolos hingga babak semifinal Coppa Italia 2018/2019, namun hasil buruk di pentas Serie A Italia baru-baru ini membuat klub meragukan masa depan Pioli. Sebelum mengumumkan pemecatan, eks pelatih Inter Milan dan SS Lazio itu lebih dahulu mengundurkan diri dari tim yang berbasis di Stadion Artemio Franchi.

Kini, Sky Sport Italia, Rabu (10/4), mengklaim Montella telah menyetujui persyaratan dasar untuk menangani Federico Chiesa dan kolega. Bahkan tidak hanya melakoni sisa musim, namun hingga Juni 2020 mendatang.

Nantinya, Monttella akan menerima bayaran sebesar 1,5 juta euro per musim dengan opsi untuk memperpanjang kontrak. Ia akan mengadakan sesi latihan perdana pada, Rabu (10/4) waktu setempat. Ini akan menjadi kembalinya L'Aeroplanino ke Stadio Franchi yang sebelumnya pernah memimpin sejak 2012-2015, dengan melakoni 153 pertandingan kompetitif.

Setelah meninggalkan the Tuscany, Montella bergabung dengan Sampdoria, AC Milan, dan Sevilla, meskipun dua pengalaman terakhir menghasilkan pemecatan selama musim yang sama. Rekor Montella dengan Viola adalah 81 kemenangan, 32 imbang, dan 40 kekalahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2P1xgWA
April 10, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2P1xgWA
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

Penumpang Bandara Radin Inten Turun 15 Persen

Bagasi berbayar dan tiket mahal menurunkan jumlah penumpang.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDAR LAMPUNG – Harga tiket yang mahal dan penetapan bagasi berbayar turut memberikan andil turunnya jumlah penumpang pesawat udara yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada Februari 2019. Jumlah penumpang yang berangkat pada Februari 2019 sebanyak 68.036 orang mengalami penurunan  15,02 persen dibandingkan pada Januari 2019 sebanyak 80.062 orang.

“Penurunan jumlah penumpang sangat signifikan yakni 15,02 persen, hal karena pengaruh harga tiket dan juga bagasi berbayar, juga berkurangnya maskapai penerbangan,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum pada ekspose di Kantor BPS Lampung, Senin (1/4).

Ia mengatakan, penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Radin Inten II pada Februari 2019 sebanyak 65.737 orang, mengalami penurunan sebesar 15,46 persen dibandingkan dengan Januari 2019 sebanyak 77.755 orang. Sedangkan barang yang dimuat dari Bandara Radin Inten II Lampung pada Februari 2019 sebanyak 469.155 kg mengalami penurunan sebesar 21,07 persen jika dibandingkan Januari 2019 sebesar 594.367 kg. Barang yang dibongkar pada Februari 2019 sebanyak 560.151 kg, mengalami penurunan sebesar 28,47 persen dibandingkan Januari 2019 sebanyak 783.128 kg.

Bandara Radin Inten II Branti Lampung melayani pemberangkatan dan kedatangan penumpang, bongkar muat barang menuju delapan lokasi bandara yakni Soekarno – Hatta (CGK), Hang Nadim Batam (BTH), Adi Sucitjipto Yogyakarta (JOG), Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (PLM), Husein Sastranegara Bandung (BDO), Halim Perdana Kusuma Jakarta (HLP), Sultan Thaha Syaifuddin Jambi (DJB), dan Fatmawati Soekarno Bengkulu (BKS).

Yeane mengatakan, penurunan jumlah penumpang pesawat terjadi pada beberapa bandara tujuan dan yang tertinggi terjadi pada pemberangkatan penumpang menuju CGK sebesar 18,05 persen yakni 61.920 orang menjadi 50.746 orang. Kemudian jika dibandingkan dengna pemberangkatan penumpang tahun lalu pada Februari 2018 sebesar 100.359 orang mengalami penurunan sebesar 32,21 persen.

“Bila dilihat masing-masing bandara, penurunan keberangkatan tertinggi yang menuju Bandara Hang Nadim Batam sebesar 51,05 persen yakni 5.450 orang menjadi 2.668 orang,” katanya.

Sedangkan jumlah kedatangan penumpang di Bandara Radin Inten II Lampung pada Februari 2019 tercatat 65.737 orang mengalami penurunan sebesar 15,46 persen, jika dibandingkan Januari 2019 sebanyak 77.755 orang. Penurunan tertinggi pada kedatangan penumpang dari Bandara Hang Nadim Batam sebesar 22,76 persen dari 3.454 orang menjadi 2.668 orang. Dibandingkan pada periode yang sama pada tahun lalu Februari 2018 juga mengalami penurunan hingga 33,32 persen dari sebelumnya 98.592 orang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YG2bfJ
April 01, 2019 at 03:54PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YG2bfJ
via IFTTT
Share: